KHOMARUDIN Drs. Fadjeri, M.Pd Prodi BK FKIP UNISRI ABSTRAK

dokumen-dokumen yang mirip
TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 NGUTER SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Oleh : Hesti Karmila Wulandari NIM :

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK BELAJAR TERHADAP MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM BELAJAR SISWA SMP NEGERI 17 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP TINGKAT INFERIORITAS SISWA KELAS VIIA SMP NEGERI 2 SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PENGARUH BIMBINGAN SOSIAL TERHADAP PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS X MIA 4 SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Agus Kuntoro NIM: Pembimbing : Dra. Sri Hartini, M.Pd. Prodi BK FKIP UNSIRI ABSTRAK

PENGARUH LAYANAN INFORMASI MELALUI MEDIA FILM TERHADAP KREATIVITAS VERBAL PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 17 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN GADGET

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PERILAKU PRO-SOSIAL PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 GONDANGREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 WERU SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PERMAINAN OUTBOND

HUBUNGAN ANTARA KESTABILAN EMOSI DENGAN MOTIF AFILIASI PADA SISWA KELAS X TEKNIK ELEKTONIKA INDUSTRI SMK NEGERI 1 WONOSEGORO TAHUN PELAJARAN

PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANG TUA DENGAN ANAK TERHADAP PENYESUAIAN SOSIAL PADA

PENGARUH LAYANAN PENGUASAAN KONTEN TERHADAP PEMAHAMAN POTENSI DIRI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 KALIKOTES KLATEN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Octavena Mellinda Skripsi. Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Maret.

HUBUNGAN ANTARA SELF ESTEEM DENGAN PERILAKU ASERTIF PADA SISWA KELAS X TEKNIK KOMPUTER JARINGAN 1 SMK NEGERI 1 WONOSEGORO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Kata Kunci : Layanan Informasi Karir, Pemilihan Karir

MEITA RULY HANGESTI SARI NIM:

PENGARUH LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI DALAM MENGEMUKAKAN DAN MEMPERTAHANKAN PENDAPAT PADA SISWA KELAS

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PROGRAM STUDY BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA

Titis Fitri Putri Astuti ( ) Pembimbing : Dra. Sri Hartini, M.Pd. Prodi BK FKIP UNISRI ABSTRAK

Antok Dian Pranadi, Dr. H. Roemintoyo. S.T., M.Pd., Drs. Bambang Sulistyo Budhi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Sebelas Maret

Yustiana NIM: Pembimbing : Dra. Sri Hartini, M.Pd. Prodi BK FKIP UNSIRI ABSTRAK

PENGARUH PEMBERIAN LAYANAN INFORMASI TERHADAP PENGURANGAN RASA INFERIORITAS SISWA KELAS VII MTs NEGERI GEMOLONG TAHUN PELAJARAN

BAYU ADHY TAMA K

Kata Kunci: Layanan Penguasaan Konten, Motivasi Berwirausaha

PEMBERIAN INFORMASI KARIR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN PROGRAM JURUSAN

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MEDIA FILM TERHADAP EFIKASI DIRI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 17 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN MENGHIAS BUSANA DI SMKN 2 GODEAN

HUBUNGAN KEMANDIRIAN DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 SEWON BANTUL YOGYAKARTA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2013

SKRIPSI. Oleh: ADNAN HUSADA PUTRA NIM K FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA.

Tyas Siti Syarifah ( ) Pembimbing :Lydia Ersta K. Prodi BK FKIP UNSIRI ABSTRAK

PENGARUH KEAKTIFAN SISWA BERORGANISASI TERHADAP PENINGKATAN SOFT SKILLS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN

PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA 3-4 TAHUN

ABSTRAK. : Ice breaking, Motivasi diri siswa dalam mengikuti pelajaran. matematika

PENGARUH LAYANAN PENEMPATAN DAN PENYALURAN TERHADAP ORIENTASI KARIR PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 GONDANGREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENGARUH LAYANAN INFORMASI KARIR TERHADAP MINAT STUDI LANJUT PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

HUBUNGAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK DENGANKELANCARAN PROSES BELAJAR MENGAJAR

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KEDISIPLINAN KERAPIHAN BERSERAGAM PADA SISWA KELAS XII IPS 1 SMA NEGERI 1 COLOMADU TAHUN PELAJARAN

HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA JURNAL. Oleh IMAM SUBIANTO NAZARUDIN WAHAB TAMBAT USMAN

Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3 no.2, Juni

HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN KECENDERUNGAN MENCONTEK PADA SISWA KELAS XI IPS MAN 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

SKRIPSI UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI. Disusun Oleh : MUHAMMAD AGUNG NUGROHO NPM :

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN KEDISIPLINAN DAN TATA TERTIB SEKOLAH PADA SISWA KELAS VIII SMP N 1 GONDANGREJO TAHUN PELAJARAN

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

PENGARUH LAYANAN INFORMASI TERHADAP PENINGKATAN EFIKASI DIRI SISWA KELAS VII D SMP NEGERI 2 KARANGMALANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

: Layanan Informasi, Perilaku Membolos

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI SMA KARTIKA 1-5 PADANG ABSTRACT

BAB III METODE PENELITIAN. Pengaruh Metode pembelajaran cooperative script terhadap prestasi belajar

HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN DAN MOTIVASI BELAJAR

PENGARUH PELAKSANAAN BUSINESS CENTRE TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NEGERI 1 WONOSOBO

Oleh: FARIDA RAHMAWATI A PUBLIKASI ILMIAH

HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN PERSEPSI CARA MENGAJAR GURU TERHADAP HASIL KOGNITIF BELAJAR FISIKA SISWA SMA

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU AGRESIF SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 23 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2016/2017

PENGARUH PEMANFAATAN WAKTU BELAJAR SISWA DI LUAR JAM PELAJARAN DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI

PENGARUH FREKUENSI DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS ATAS DI SDN KEDUNGWADUK 1 SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETRAMPILAN MENGAJAR GURU DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA

HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 4 PADANG JURNAL

Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. & ABSTRACT

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENURUNAN KECURANGAN AKADEMIK PADA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016.

3. Hasil dan Pembahasan

PENGARUH TEKNIK BEHAVIORISTIK TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI UJIAN PADA SISWA KELAS IX SMP N 1 GONDANGREJO, KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN

STUDI PERBANDINGAN KOMPETENSI PRAKTIK KELISTRIKAN OTOMOTIF MAHASISWA LULUSAN SMA DAN SMK PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN JPTK FKIP UNS

KOMPARASI METODE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT)

TINGKAT KESULITAN BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SISWA KELAS V SD NEGERI SE KECAMATAN KOTAGEDE YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016

PERBEDAAN KESADARAN MULTIKULTURAL ANTARA SISWA

KONTRIBUSI MINAT BACA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI I KUOK KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU

HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS JURNAL. Oleh DEVIYANTI PANGESTU SULTAN DJASMI ERNI MUSTAKIM

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PERILAKU ASERTIF ANTAR SEBAYA PADA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 GONDANGREJO KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MENJAHIT PADA SISWA SMPN 2 MOJOGEDENG KABUPATEN KARANGANYAR

PENGARUH PERSEPSI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO-VISUAL

A. Jenis dan Pendekatan Penelitian

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR JURNAL. Oleh YOCIE CALLISTA PUTRI BAHARUDDIN RISYAK SYAIFUDDIN LATIF

ANALISIS PERSEPSI SISWA UNTUK MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK LAS BUSUR MANUAL DI SMKN 1 SEDAYU

JURNAL OLEH: FAJAR KUSUMAJATI K

HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN FASILITAS BELAJAR

HUBUNGAN ANTARA PEMAHAMAN SEJARAH DAN PERSEPSI TENTANG PEMBELAJARAN SEJARAH DENGAN KESADARAN SEJARAH SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN

HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS VII SMP N 1 SLEMAN YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015 / 2016 SKRIPSI

HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA JURNAL. Oleh NIO WICAK KUNCORO BAHARUDDIN RISYAK RIYANTO M.

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 6 BINTAN KABUPATEN BINTAN

PRESTASI BELAJAR IPA

BAB III METODE PENELITIAN

HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII MTs UNIT SEKOLAH BARU (USB) SAGULUNG BATAM

HUBUNGAN ANTARA LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP N 4 SEWON BANTUL TAHUN AJARAN 2016 / 2017

HUBUNGAN BIMBINGAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA JURNAL. Oleh NUR LAILI KHUSNA NAZARUDDIN WAHAB RIYANTO M.TARUNA

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM

PENGARUH PEMBERIAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 KADEMANGAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Mutiara Kusumawardani Maghfiroh Universitas Slamet Riyadi, Jl. Sumpah Pemuda No. 18 Surakarta

BAB III METODE PENELITIAN

HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MEMORI DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI RANAH KOGNITIF SISWA SMA NEGERI 2 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2011/2012

: KASIH ERLIANA K

Diajukan Oleh: WINDA ASTUTI A

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. didik kelas VII di SMP Negeri 2 Pariaman, maka dalam penelitian ini

BAB III METODE PENELITIAN

DANANG ASMORO NIM K

VOTEKNIKA Jurnal Vokasional Teknik Elektronika & Informatika

BAB III METODE PENELITIAN

Eka Fitriyanti Universitas Aisyiyah Yogyakarta Kata kunci: Persepsi profesi bidan, prestasi belajar Asuhan Kebidanan II

HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR SEJARAH DENGAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH SISWA SMA SANTO MIKAEL SLEMAN YOGYAKARTA

Transkripsi:

1 PENGARUH LAYANAN INFORMASI MENGGUNAKAN MEDIA FILM TERHADAP PENANGGULANGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS XI MIA 3DI SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 KHOMARUDIN 11500032 Drs. Fadjeri, M.Pd Prodi BK FKIP UNISRI ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh layanan informasi menggunakan media film terhadap penanggulangan perilaku bullying pada siswa kelas XI MIA 3 di SMANegeri 7 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 26, sampel penelitian menggunakan sampel total.teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Metode angket dipergunakan untuk mengumpulkan data tentang Perilaku bullying, sedangkan metode dokumentasi dipergunakan untuk memperoleh data tentang nama responden. Teknik analisis data dengan t-tes.hasil analisis data secara statistik tentang pengaruh layanan informasi menggunakan media film terhadap penanggulangan perilaku bullying pada siswa kelas XI MIA 3 di SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 diperoleh t hitung = 4,273 dikonsultasikan dengan t tabel dengan d.b = (N-1) = (26-1) = 25 dalam taraf signifikansi 5% dan 1%. Jadi dapat disimpulkan t hitung lebih besar dari t tabel atau (2,060<4,273> 2,787).Berdasarkan hasil analisis data di atas, maka hipotesis yang menyatakan Ada pengaruh layanan informasi menggunakan media film terhadap penanggulangan perilaku bullying pada siswa kelas XI MIA 3 di SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 terbukti kebenarannya. Kata kunci: Layanan Informasi, Media Film, Perilaku Bullying, Siswa

2 ABSTRACT Khomarudin. THE INFLUENCE OF INFORMATION SERVICE USING MOVIE MEDIA TOWARD THE PREVENTION OF BULLYING FOR THE ELEVENTH GRADE MIA 3 STUDENTS OF SMA N 7 SURAKARTA IN THE 2014/ 2015 ACADEMIC YEAR. Thesis. Surakarta: Teacher Training and Education Faculty, Slamet Riyadi University, February 2015. The aim of this research is to know the Influence of Information Service Using Movie Media toward the Prevention of Bullying for the Eleventh Grade Students of SMA N 7 Surakarta in the 2014/ 2015 Academic Year. The population of this research was the eleventh grade MIA 3 students of SMA N 7 Surakartain the 2014/ 2015 Academic Year with 26 total number of the students. Sample in this research used total number of the students. In collecting the data, questionnaire and documentation was used. Questionnaire was used to collect the data of bullying, while documentation was used to find the data of respondents name. To analyze the data, t-test was used. Statistically, the result of data analysis for the influence of information service using movie media toward bullying for the Eleventh Grade Students of SMA N 7 Surakarta in the 2014/ 2015 Academic Year was found that t obtain = 4,273 consulted with t table with d.b = (N-1) = (26-1) = 25 from the significant level 5% and 1%. It can be concluded that t obtain is higher than t table or (2,060 < 4,273 > 2,787). Based on the results of data analysis above, the hypothesis which declares that There is influence of information service using movie media toward the prevention of bullying for the eleventh grade MIA 3 students of SMA N 7 Surakarta in the 2014/ 2015 Academic Year can be proven. Keywords: Information Service, Movie Media, Bullying, Students

3 PENDAHULUAN Di dalam perkembangan pribadi-sosial siswa/peserta didik sangat memerlukan adanya program layanan informasi, mengingat kegunaan dan manfaat informasi sebagai acuan/pedoman untuk menentukan sikap, tingkah laku dan pertimbangan bagi arah mengembangan diri, selain itu layanan informasi juga bermanfaat sebagai dasar pengambilan keputusan untuk kehidupanya ke depan. Seperti yang di kemukakan oleh Winkel & Sri Hastuti (2006: 316-317) menjelaskan bahwa layanan informasi diadakan untuk membekali para siswa dengan mengetahui tentang data dan fakta dibidang pendidikan sekolah, bidang pekerjaan dan bidang perkembangan pribadi-sosial, supaya siswa dapat belajar tentang lingkungan hidupnya agar lebih mampu mengatur dan merencanakan kehidupanya sendiri. Dalam pelaksanaan program bimbingan di sekolah apabila tidak dilaksanakan layanan informasi maka akan mempersulit dan/atau menghalangi siswa/peserta didik untuk berkembang lebih jauh, dikarenakan mereka tidak mendapat kesempatan untuk mempelajari data dan fakta yang dapat mempengaruhi hidupnya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan yang signifikan terhadap berbagai dimensi kehidupan manusia. Oleh karena itu agar pendidikan tidak tertinggal dari perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) tersebut perlu adanya penyesuaian-penyesuaian, terutama yang berkaitan dengan faktor-faktor pengajaran di sekolah. Salah satu faktor tersebut adalah media pembelajaran, karena dengan adanya media dalam pembelajaran dapat membantu para guru dan staf pengajar dalam menyampaikan pesan pembelajaran serta lebih cepat dan lebih mudah ditangkap oleh para siswa. Film merupakan salah satu alat yang dapat di gunakan sebagai media penyampaian layanan informasi, media film juga merupakan bagian dari media pembelajaran, sehingga diharapkan para siswa dapat lebih mudah menangkap materi pembelajaran yang disampaikan melalui pemutaran film tersebut. Film merupakan media yang amat besar kemampuanya dalam membantu proses, belajar mengajar (Arif S. Sadiman dkk, 2003: 67). Banyak hal-hal yang dapat

4 dijelaskan melalui film, antara lain tentang proses yang terjadi dalam tubuh kita atau yang terjadi dalam suatu industri, kejadian-kejadian dalam alam, tata cara kehidupan di negara asing, berbagai industri dan pertambangan, mengajarkan suatu ketrampilan, sejarah orang-orang besar dan sebagainya. Sekarang ini berbagai macam masalah tengah melanda dunia pendidikan di Indonesia.Salah satunya adalah kekerasan atau bullying baik oleh guru terhadap siswa maupun siswa dengan siswa lainnya. Bullying adalah bagian dari tindakan agresi yang dilakukan berulangkali oleh seseorang/ anak yang lebik kuat terhadap anak yang lebih lemah secara psikis dan fisik (Astuti, 2008: 2). Bentuk kekerasan ini bukan hanya dalam bentuk fisik saja tetapi juga secara psikologis.kekerasan dapat terjadi di mana saja, termasuk di sekolah, tempat bermain, di rumah, di jalan, dan di tempat hiburan.bullying seolah-olah sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak di zaman sekarang ini.maraknya aksi kekerasan atau bullying yang dilakukan oleh siswa di sekolah semakin banyak menghiasi deretan berita di halaman media cetak maupun elektronik.misalnya kekerasan di sekolah ibarat fenomena gunung es yang nampak ke permukaan hanya bagian kecilnya saja. Masalah itu akan terus berulang, jika tidak ditangani secara tepat dan berkesinambungan dari akar persoalannya. Perlu dipikirkan mengenai resiko yang dihadapi anak, dan selanjutnya dapat dicarikan jalan keluar untuk memutus rantai kekerasan yang saling berkelit tanpa habishabisnya.tentunya, berbagai pihak bertanggung jawab atas kelangsungan hidup anak, karena anak-anak juga memiliki hak yang harus dipenuhi oleh negara, orang tua, guru, dan masyarakat.diperlukan komitmen bersama dan langkah nyata untuk mecegah kekerasan (bullying) di sekolah. Menurut data PACER Center (organisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup anak dengan keterbatasan) di Amerika Serikat setiap tahun ada 3,2 juta anak yang menjadi korban Bullying dan lebih dari 160.000 anak membolos setiap hari karena trauma dengan teror yang diterimanya di sekolah. Selain data di atas juga diemukan beberapa kasus Bullying selama melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) selama 3 bulan di SMA N 7 Surakarta.Kenyataan inilah yang mendorong untuk diadakanya layanan

5 infornasimenggunakan media film sebagai langkah preventif/pencegahan terjadinya kasus perilaku bullying di lingkungan sekolah. Berdasarkan uraian di atas maka perlu diteliti tentang pengaruh layanan informasi menggunakan media film terhadap penanggulangan perilaku bullying pada siswa kelas XI MIA 3 di SMA N 7 Surakarta, Tahun Pelajaran 2014/2015. METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 7 Surakarta Tahun pelajaran 2014/2015.Pelaksanaan penelitian pada bulan Januari 2015 sampai dengan bulan Februari 2015. Metode Penelitian Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif kuantitatif eksperimen.adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 26Siswa.dalam penelitian ini mengingat jumlah sampel terbatas yaitu seluruh siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 26 siswa, maka seluruh anggota populasi dijadikan sampel atau lazim dikenal dengan sebutan sampel total. Dalam penelitian ini ada dua variabel, yakni : 1). Variabel bebas atau independent variable adalah Layanan Informasi Menggunakan Media Film 2). Variabel terikat atau dependent variable adalah Perilaku Bullying. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket yang terdiri dari 29 butir pernyataan. Pengujian instrumen dilakukan dengan mengggunakan rumus product moment : rxy = ( )( ) { ( ) }{ ( ) } Suharsimi Arikunto (2010: 213). Sedangkan menguji reliabilitas butir soal menggunakan rumus korelasi Product Moment dengan angka kasar yang dikemukakan oleh Suharsimi Arikunto (2005 : 72) sebagai berikut : rxy = dimasukan dalam rumus Spearman-Brown : ( )( ) { ( ) }{ ( ) } yang kemudian

6 r = (Suharsimi Arikunto, 2007: 93).Setelah data-data yang penulis terkumpul terutama data yang diperlukan dalam menganalisis data ini menggunakan analisis data rumus statistik t-tes. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data Deskripsi Data Hasil Angket Perilaku bullying Sebelum Diberi Layanan Informasi Menggunakan Media Film Mengenai Perilaku Bullying Hasil dari penyebaran angket perilaku bullying yang peneliti berikan kepada siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 sebelum diberi layanan informasi menggunakan media film mengenai perilaku bullyingmemperoleh nilai tertinggi 53 dan nilai terendah 33( lampiran 9), adapun analisis data diperoleh nilai mean : 40,961 median : 39.58 modus : 36,818 dan Standar deviasi : 6.051( lampiran 10). Selanjutnya dari hasil angket perilaku bullying sebelum diberi layanan informasi menggunakan media film mengenai perilaku bullying tersebut dapat digambarkan dalam gambar frekuensi sebagai berikut : Tabel 2 Distribusi Frekuensi Hasil Angket Perilaku Bullying Sebelum Diberi Layanan Informasi Menggunakan Media Film Mengenai Perilaku Bullying Pada Siswa Kelas XI MIA 3 SMA Negeri 7 SurakartaTahun Pelajaran 2014/2015. Interval X X 2 f cfb f.x f.x 2 53-57 55 3025 2 26 110 6050 48-52 50 2500 3 24 150 7500 43-47 45 2025 1 21 45 2025 38-42 40 1600 12 20 480 19200 33-37 35 1225 8 8 280 9800 Jumlah - - 26-1065 44575 Selanjutnya dari data hasil angket Perilaku Bullying yang disebarkan kepada siswa sebelum diberi layanan informasi menggunakan media film mengenai perilaku bullying dapat digambarkan dalam bentuk grafik histogram dan poligon sebagai berikut :

7 Frekuensi 14 12 10 8 6 4 2 0 35 40 45 50 55 Titik Tengah Gambar 2 Grafik Histogram dan Poligon Angket perilaku bullying Sebelum Diberi Layanan Informasi Menggunakan Media Film Mengenai Perilaku Bullyingpada Siswa Kelas XI MIA 3 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015. Deskripsi Data Hasil Angket Perilaku bullying Sesudah Diberi Layanan Informasi Menggunakan Media Film Mengenai Perilaku Bullying Hasil penyebaran angket perilaku bullying yang penulis berikan kepada siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015sesudah diberi Layanan Informasi Menggunakan Media Film Mengenai Perilaku Bullyingmemperoleh nilai tertinggi 53 dan nilai terendah 31( lampiran 11), adapun analisis data diperoleh nilai mean : 38,961 median : 38modus : 36,078 dan Standar deviasi : 5,725( lampiran 12).Selanjutnya dari hasil angket perilaku bullyingsesudah diberi Layanan Informasi Menggunakan Media Film Mengenai Perilaku Bullying tersebut dapat digambarkan dalam gambar frekuensi sebagai berikut :

8 Tabel 3 Distribusi Frekuensi Hasil Angket Perilaku BullyingSesudah Diberi Layanan Informasi Menggunakan Media Film Mengenai Perilaku BullyingSiswa Kelas XI MIA 3 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015. Interval X X 2 f cfb f.x f.x 2 51-56 53 2809 2 26 106 5618 46-50 48 2304 1 24 48 2304 41-45 43 1849 5 23 215 9245 36-40 38 1444 10 18 380 14440 31-35 33 1089 8 8 264 8712 Jumlah - - 26-1013 40319 Selanjutnya dari data hasil angket Perilaku Bullying yang di sebarkan kepada siswa sesudah diberi Layanan Informasi Menggunakan Media Film Mengenai Perilaku Bullyingdapat digambarkan dalam bentuk grafik histogram dan poligon sebagai berikut : 12 10 Frekuensi 8 6 4 2 0 33 38 43 48 53 Titik Tengah Gambar 3 Grafik Histogram dan Poligon Angket perilaku bullying Sesudah Diberi Layanan Informasi Menggunakan Media Film Mengenai Perilaku Bullying pada Siswa Kelas XI MIA 3 SMA Negeri 7 SurakartaTahun Pelajaran 2014/2015.

9 Pembahasan Layanan informasi di SMA Negeri 7 Surakarta sebenarnya sudah diberikan dalam proses layanan Bimbingan dan Konseling. Namun, hal itu di laksanakan atau di berikan guru BK kepada siswa hanya sesuai dengan kebutuhan pada waktu tertentu dan waktunya terbatas, sehingga siswa di SMA Negeri 7 Surakarta masih kekurangan informasi yang berguna untuk menyelesaikan tugas perkembangan dan untuk mengoptimalkan potensi, bakat, minat dan kemampuan yang mereka miliki. Siswa di kelas XI MIA 3 SMA N 7 Surakarta sebelumnya belum pernah di berikan layanan informasi menggunakan media film mengenai perilaku bullying, Sehingga siswa tersebut kurang memahami/mengetahui apa yang di maksud perilaku bullying pada lingkungan sekolah dan siswa juga kurang memahami akibat atau dampak dari perilaku bullying di lingkungan sekolah. Akibatnya ada beberapa siswa melakukan tindakan bullying terhadap temanya di lingkungan sekolah baik bullying secara fisik, verbal dan psikologi. Hal ini dapat menghambat sosialisasi, proses dan prestasi belajar siswa.. Setelah di berikan layanan informasi menggunakan media film mengenai perilaku bullying selama beberapa pertemuan diperoleht hitung yaitu sebesar 4,273 selanjutnya t hitung tersebut dikonsultasikan dengan t tabel dengan d.b = (N-1) jadi (26-1) = 25 dalam taraf signifikansi 5% dan 1% yaitu 2,060 dan 2,787. Jadi dapat disimpulkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel atau 2,060<4,273> 2,787. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa layanan informasi menggunakan media film dapat mempengaruhi tingkat perilaku bullying padasiswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015

10 KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data secara statistik tentang pengaruh layanan informasi menggunakan media film terhadap penanggulangan perilaku bullying pada siswa kelas XI MIA 3 di SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan menggunakan t-tes diperoleh t hitung yaitu sebesar 4,273, selanjutrnya t hitung tersebut dikonsultasikan dengan t tabel dengan d.b = (N-1) jadi (26-1) = 25 dalam taraf signifikansi 5% dan 1% yaitu 2,060 dan 2,787. Jadi dapat disimpulkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel atau 2,060<4,273> 2,787. Berdasarkan analisis data di atas, maka hipotesis kerja yang menyatakan Ada pengaruh layanan informasi menggunakan media film terhadap penanggulangan perilaku bullying pada siswa kelas XI MIA 3 di SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 diterima karena teruji kebenaraannya pada taraf signifikansi 5% dan 1%. Saran Berdasarkan kesimpulan di atas, dapat disarankan hal-hal sebagai berikut kepada : 1. Siswa a. Dalam lingkungan sekolah siswa harus mau menerima dan menghargai segala bentuk perbedaan yang di miliki oleh teman di sekelilingnya, baik itu perbedaan dalam bentuk fisik, intelegensi, status sosial, agama dan kebudayaan. b. Dalam sebuah kelas siswa hendaknya membangun sistem belajar kelompok, dengan demikian siswa dapat berinteraksi sosial dengan merata tanpa ada rasa individualisme c. Siswa hendaknya membiasakan budaya sopan santun dan tegur sapa dengn siapapun di lingkungan sekolah, dengan demikian akan terbangun komunikasi yang baik dengan seluruh warga sekolah.

11 2. Orang Tua a. Orang tua hendaknya sejak dini membekali anak dengan pengtahuan agama dan mengenalkan perbuatan yang baik untuk membentuk karakter dan mental anak yang baik. b. Orang tua hendaknya sejak dini mengajarkan anak untuk memiliki rasa empati dan menghargai terhadap orang orang yang berada di sekeliling kita c. Orang tua hendaknya membuka chanel komunikasi yang seluas-luasnya terhadap anak, sehingga apapun yang terjadi di sekolah baik/buruk, bullying/tidak bullying, semua itu bisa di pantau oleh orang tua d. Orang tua harus pro-aktif berkomunikasi dengan pihak sekolah untuk mengetahui keadaan dan kondisi anaknya yang sebenarnya di lingkungan sekolah 3. Guru a. Guru BK hendaknya memberikan dukungan/suport sosial kepada siswanya dalam rangka penyesuaian diri dan interaksi sosial secara normal dan optimal. b. Hendaknya Guru selalu memberikan pemahaman yang tepat mengenai bullying terhadap siswa. Pemberian pemahaman ini bisa berupa materi tentang karakteristik bullying, pencegahan dan penanganannya. Dengan demikian, para siawa dapat mengantisipasi dan mengidentifikasi perilaku bullyingtersebut. 4. Sekolah (Penyelenggara Pendidikan) a. Penyelenggara pendidikan harus membuat sebuah sistem sanksi/hukuman yang tegas bagi pelaku tindakan bullying di sekolah b. Penyelenggara pendidikan seharusnya tidak hanya berorientasi pada tugastugas administratif saja, tetapi juga harus meningkatkan inovasi-inovasi untuk melakukan tugas-tugas perlindungan anak/siswa di sekolah c. Pihak sekolah hendaknya membangun jejaring kumunikasi yang aktif dengan para orang tua, Berilah orang tua informasi yang up-to-date mengenai perkembangan kegiatan sekolah dan anak mereka di sekolah. d. Deklarasikan kampanye anti-bullying yang melibatkan peran aktif semua unsur sekolah, dari para guru, karyawan, siswa, dan para orangtua.

12 DAFTAR PUSTAKA Arief S. Sadiman (dkk). 2003. Media Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada Astuti, Ponny Retno. 2008. Meredam Bullying. Jakarta: Grasindo Prayitno & Erman Amti. 2013. Dasar-Dasar BK. Jakarta: Rieneka Cipta. Suharsimi Arikunto. 2005.Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Suharsimi. 2006.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rieneka Cipta.. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Winkel & Sri Hastuti. 2006. Bimbingan Dan Konseling Pendidikan.Yogyakarta:Media Abadi. Di Institusi