72 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Kesiapan Wajib Pajak saat dilakukan Pemeriksaan Pajak 1. Kelengkapan dokumen umum, dokumen perpajakan dan dokumen pembukuan. Kelengkapan dokumen umum, dokumen perpajakan dan dokumen pembukuan yang disampaikan oleh PT. Flash Mobile terkait dengan proses awal pemeriksaan yang dilakukan, sesuai dengan Surat Perintah Pemeriksaan Pajak Nomor : PRINT 72/WPJ.21/KP.65/21 tertanggal 3 September 21, dan sesuai dengan surat nomor : S- 477/WPJ.21/ KP.6.3/21 tertanggal 11 Oktober 21 mengenai peminjaman dokumen adalah sbb : 1) Dokumen Umum a. Akte Pendirian Perusahaan dan Akte Perubahan Terakhir b. Surat Izin Usaha, Kartu NPWP dan Pengukuhan Kena Pajak c. Bagan Organisasi dan Deskripsi Jabatan d. Surat / Dokumen Perjanjian / Kontrak dengan pihak ketiga e. Daftar Aktiva dan Penyusutannya 2) Dokumen Perpajakan a. SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 29 b. SPT Masa / Tahunan PPh Pasal 21, 22, 23/26, 4 ayat 2 berikut daftar bukti pemotongan, bukti pemotongan dan soft copynya Tahun Pajak 29. c. SPT Masa PPN dan Faktur Pajak Masukan / Keluaran Januari s/d Desember dan soft copynya Tahun Pajak 29 d. SPT Masa PPN dan Faktur Pajak Masukan / Keluaran Oktober s/d Desember dan soft copynya Tahun Pajak 28 e. SPT Masa PPN dan Faktur Pajak Masukan / Keluaran Januari s/d Maret dan soft copynya Tahun Pajak 28
73 f. SSP PPh Pasal 21, 22, 23/26, 4 ayat 2 dan PPN Tahun Pajak 29 3) Dokumen Pembukuan a. Laporan Keuangan Tahun 28 dan Tahun 29 b. Pedoman Sistem Akuntansi Tahun Pajak Tahun Pajak 29 c. Chart Of Account d. Buku Besar dan Buku Pembantu Tahun Pajak 29 e. Kartu / Buku Piutang, Kartu / Buku Hutang, Kartu Buku Persediaan Tahun Pajak 29 f. Buku Penjualan dan Buku Pembelian Tahun Pajak 29 g. Dokumen / Bukti Penerimaan dan Pengeluaran kas / bank, invoice dan surat jalan Tahun Pajak 29 h. Dokumen ekspor dan impor (B/L, PEB, PIB, Invoice, Packing List, PO, DO, dll) Tahun Pajak 29 i. Daftar Rincian Nilai Persediaan Awal dan Akhir; Barang Jadi, Bahan Baku / Pembantu, Kuantum dan Rupiah per jenis barang Tahun Pajak 29 j. Laporan Penjualan dan Pembelian Bulanan, Kuantum dan Rupiah per Jenis Barang Tahun Pajak 29 k. Nota Retur (Retur Pembelian dan Retur Penjualan) Tahun Pajak 29 l. Seluruh Rekening Koran Bank Tahun Pajak 29 m. Laporan Produksi Bulanan Tahun Pajak 29 n. Daftar Karyawan Tetap dan Karyawan Tidak Tetap berikut rincian gaji / upah Tahun Pajak 29 o. Buku, catatan dan dokumen lain yang berhubungan dengan kegiatan usaha Tahun Pajak 29 2. Kesiapan wajib pajak dalam menghadapi proses pemeriksaan pajak yang sedang dilakukan. Dalam waktu proses pemeriksaan pajak yang sedang dilakukan, Tim Pemeriksa Pajak meminta PT. Flash Mobile untuk menyiapkan ekualisasi pajak antara SPT dengan Catatan Pembukuan yang terdiri dari : a. Ekualisasi omzet penjualan tahun 29 menurut SPT Tahunan PPh Badan dengan penyerahan menurut SPT Masa PPN selama satu tahun
74 b. Ekualisasi Pemotongan dan pemungutan PPh pasal 23 / 26 tahun 29 antara SPT dengan biaya yang terkait dengan objek PPh pasal 23 / 26 c. Ekualisasi pemotongan dan pemungutan PPh pasal 21 tahun 29 antara SPT dengan biaya yang terkait dengan objek PPh pasal 21 d. Ekualisasi pemotongan dan pemungutan PPh pasal 4 ayat 2 tahun 29 antara SPT dengan biaya yang terkait objek PPh pasal 4 ayat 2 Selain meminta data ekualisasi pajak tim pemeriksa selama proses berlangsung biasanya meminta data-data, dokumen dan penjelasan lainnya kepada wajib pajak yang belum diberikan oleh wajib pajak untuk memperkuat hasil temuan pemeriksaan pajak. 3. Kesiapan wajib pajak dalam memberikan tanggapan tertulis terhadap Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP). Berdasarkan analisis penulis manajemen PT. Flash Mobile telah siap untuk memberikan tanggapan tertulis terhadap temuan hasil pemeriksaan pajak. Tindak lanjut yang telah dilakukan oleh manajemen PT. Flash Mobile terhadap SPHP tersebut adalah membuat surat sanggahan disertai alasan yang mendukung sanggahan terhadap sebagian hasil temuan pemeriksaan yang tidak disetujui oleh wajib pajak. Manajemen PT. Flash Mobile juga memberikan tanggapan tertulis berupa menandatangi lembar pernyataan persetujuan hasil pemeriksaan pajak karena wajib pajak telah menyetujui seluruh hasil pemeriksaan pajak.
75 B. Analisis Hasil Pemeriksaan Pajak Penghasilan PPh badan dalam rangka menguji kepatuhan Wajib Pajak 1. Berdasarkan Hasil Pemeriksaan Pajak sebelum Wajib Pajak memberikan tanggapan tertulis terhadap temuan awal koreksi positif terhadap hasil pemeriksaan pajak, penulis telah melakukan analisis besarnya temuan koreksi fiskal positif untuk PPh Badan sebesar Rp. 992.789.338,-, sesuai dengan rincian dalam Tabel 4.1, dibawah ini : TABEL 4.1 Temuan Koreksi Fiskal Positif Sebelum wajib pajak memberikan tanggapan tertulis terhadap Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) untuk Tahun Pajak 29 No Keterangan Cfm SPT/WP Cfm.Fiskus Koreksi Alasan dilakukan Koreksi I A PPh Badan Equalisasi Peredaran Usaha dengan DPP PPN 1. Pendapatan 16.257.61.49 16.263.157.525 6.96.35 Pendapatan kurang dilaporkan di PPH badan B Beban langsung 1. Personalia 1.182.639.59 1.182.316.159 322.9 Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 2. Sewa 333.588.5 266.434.5 67.154. Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 3. Listrik 14.636.46 133.164.336 7.472.71 Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 4. Sewa Kendaraan 12.94.71 114.711.392 6.229.318 Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 5. Sewa Notebook 6. Jasa, Fee 7. Kantor Umum 16.2. 5.. 835.296.847 16.2. 5.. 79.38.466 44.988.381 Biaya makan yang bukan untuk seluruh pegawai 8. Bahan 9. Perjalanan 446.561.668 795.768.577 444.194.668 727.64.385 2.367. 68.74.192 Biaya yang tidak ada kaitannya dengan usaha Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 1. Sharing fee 11. Promosi 2.416.655.466 43.636.359 2.416.655.466 43.636.359 Karena tidak dibuatkan daftar nominatif 12. Penyusutan 13. Komunikasi 46.276.8 1.618.89.663 46.276.8 1.38.235.931 31.654.732 Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29
76 14. HPP barang 1.383.467.374 1.383.467.374 Sub Total - B 1.24.557.638 9.293.28.685 911.528.952 C Beban Usaha 1. Personalia 2. Sewa 3. Penyusutan 4. Penyisihan manfaat kary 3.218.549.591 787.737.5 49.71.645 367.689. 3.218549.591 787.737.5 49.71.645 367.689. 5. Listrik,air & telp 259.424.858 25.616.11 8.88.749 Koreksi pulsa HP, sesuai Kep Dirjen Pajak KEP- 22/PJ./22 6. Biaya Kendaraan 12.533.66 93.478.66 9.55. Koreksi Biaya STNK Direksi, sesuai Kep Dirjen Pajak KEP-22/PJ./22 7. Kantor Umum 87.679.88 83.92.88 3.777. Koreksi biaya yang tidak ada hubungannya dng usaha, pasal 6 ayat 1 UU PPh. 8. Professional fee 9. Asuransi 1. Perjalanan 11. Pemeliharaan 12. Perijinan 13. Promosi 14. Lain - Lain 52.712.43 44.787.743 4.536.33 25.982.88 7.. 859.818.62 46.198.936 52.712.43 44.787.743 3.889.88 25.982.88 7.. 82..943 44.938.436 9.646.45 39.817.659 1.26.5 Kor. biaya tahun 29 28 dibebankan tahun Kor. biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 Kor. Biaya rapat yang merupakan natura, sesuai pasal 9 ayat 1 huruf e Sub Total - C 6.31.353.1 6.237.987.644 72.365.357 D Penyesuaian fiskal positif : 1. Penyisihan manfaat kary 2. Sanksi admin 367.689. 8.631.691 367.689. 8.631.691 3. Penyes fiskal Positif lainnya 27.56.73 27.56.73 4. Penyusutan 276.14.112 278.813.15 2.798.993 Koreksi Biaya penyusutan aset tetap berdasarkan audit report Rp.278.813.15,- Sub Total - D 679.84.876 682.639.869 2.798.993 Grand Total (A-D) 992.789.338 Sumber : Data SPHP Tahun 29 (data diolah Tahun 214)
77 Penulis menganalisis temuan awal koreksi fiskal positif terhadap pendapatan dan biaya sebesar Rp.992.789.338,- yang dilakukan oleh tim pemeriksa pajak, yang alasannya sbb : (1) Pendapatan kurang dilaporkan di PPh badan sebesar Rp. 6.96.35,-, berdasarkan equalisasi antara peredaran usaha di PPh Badan dengan penyerahan di SPT Masa PPN, terdapat selisih sebesar Rp.6.96.35,-, selisih tersebut diperlakukan sebagai koreksi atas pendapatan yang kurang dilaporkan dalam SPT Tahunan PPh Badan Tahun 29. (2) Beban langsung - Personil Rp. 322.9,-, koreksi tersebut karena adanya biaya tahun 28 yang dibebankan tahun 29. (3) Beban langsung - Sewa Rp. 67.154.,-, koreksi tersebut karena adanya biaya tahun 28 yang dibebankan tahun 29. (4) Beban langsung - Listrik Rp. 7.472.7,-, koreksi tersebut karena adanya biaya tahun 28 yang dibebankan tahun 29. (5) Beban langsung - Sewa Kendaraan Rp. 6.229.318,-, koreksi tersebut merupakan pengeluaran klaim asuransi terhadap keluarga dari karyawan perusahaan sesuai dengan pasal 9 ayat 1 huruf b UU PPh. (6) Beban langsung - Umum Rp. 44.988.381,-, di dalam biaya kantor - umum terdapat biaya-biaya entertainment, biaya makan yang tidak untuk seluruh pegawai, hadiah, dan sumbangan, biaya-biaya tersebut dikoreksi sesuai dengan pasal 9 ayat 1 huruf e dan g. Pemeriksa juga melakukan koreksi terhadap pemakaian pulsa handphone sesuai
78 dengan keputusan Dirjen Pajak No. KEP-22/PJ./22 tanggal 18 April 22. (7) Beban langsung - Bahan Rp. 2.367.,-, koreksi tersebut karena terdapat biaya-biaya yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan usaha sesuai Pasal 6 ayat 1 UU PPh. (8) Beban langsung - Perjalanan Rp. 68.74.192,-, koreksi tersebut karena adanya biaya tahun 28 yang dibebankan di tahun 29. Didalam biaya perjalanan terdapat biaya-biaya entertainment, biaya makan yang tidak untuk seluruh pegawai, hadiah, dan sumbangan, biaya-biaya tersebut dikoreksi sesuai dengan pasal 9 ayat 1 huruf e dan g. (9) Beban langsung - Promosi Rp. 43.636.359,-, koreksi tersebut karena tidak dibuatkan daftar nominatif sesuai dengan ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku. (1) Beban langsung - Komunikasi Rp. 31.654.732,-, koreksi tersebut karena adanya biaya tahun 28 yang dibebankan di tahun 29 dan koreksi terhadap pemakaian pulsa handphone sesuai dengan keputusan Dirjen Pajak No. KEP-22/PJ./22 tanggal 18 April 22. (11) Beban umum - Promosi Rp. 39.817.659,-, koreksi tersebut karena adanya biaya tahun 28 yang dibebankan tahun 29. (12) Beban umum - Listrik, air dan telepon Rp. 8.88.749,-, koreksi tersebut adalah atas pemakaian pulsa handphone sesuai dengan keputusan Dirjen Pajak No. KEP-22/PJ./22 tanggal 18 April 22.
79 (13) Beban umum - Kendaraan Operasional Rp. 9.55.,-, koreksi tersebut adalah atas pengurusan perpanjangan STNK untuk kendaraan yang dipakai oleh pegawai tertentu sesuai dengan keputusan No. KEP-22/PJ./22 tanggal 18 April 22. (14) Beban umum - Kantor Umum Rp. 3.777.,-, Di dalam biaya kantor terdapat pengeluaran tidak ada hubungannya dengan usaha, sehingga dilakukan koreksi sesuai dengan Pasal 6 ayat 1 UU PPh. (15) Beban umum - Perjalanan Rp. 9.646.45,-, koreksi tersebut karena adanya biaya transport lokal tahun 28 yang dibebankan tahun 29 dan di dalam biaya perjalanan terdapat biaya makan yang tidak untuk seluruh pegawai yang dikoreksi sesuai dengan Pasal 9 ayat 1 huruf e. (16) Beban umum - Lain-lain Rp. 1.26.,-, dalam biaya lain-lain tersebut terdapat biaya rapat dan diskusi yang biaya tersebut merupakan natura, sehingga dilakukan koreksi atas biaya tersebut sesuai Pasal 9 ayat 1 huruf e. (17) Penyesuaian fiskal positif - Rp. 2.798.993,-, koreksi tersebut adalah penyesuaian fiskal atas penyusutan asset tetap, dimana berdasarkan audit report beda temporer atas penyusutan aset tetap adalah sebesar Rp.278.813.15,-, sedangkan menurut SPT wajib pajak Rp.276.14.112,- 2. Dari temuan koreksi fiskal positif untuk PPh badan sebesar Rp.992.789.338,- yang penulis analisis dan telah dilakukan oleh Wajib Pajak dengan memberikan tanggapan tertulis kepada fiskus terhadap
8 temuan koreksi fiskal positif atas biaya promosi dalam Beban Langsung sebesar Rp.43.636.359,- yang oleh wajib pajak dalam SPT PPh badannya telah dibuatkan daftar nominatifnya dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan bahwa biaya promosi tersebut dapat dibiayakan, dan oleh pihak fiskus tanggapan tersebut disetujui, maka temuan koreksi fiskal positifnya untuk PPh badan menjadi berkurang dari sebelumnya sebesar Rp. 992.789.338,- menjadi sebesar Rp.589.152.979,-, sesuai dengan rincian dalam Tabel 4.2, di bawah ini : TABEL 4.2 Temuan Koreksi Fiskal Positif Setelah wajib pajak memberikan tanggapan tertulis terhadap Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) untuk tahun Pajak 29 No Keterangan Cfm SPT/WP Cfm.Fiskus Koreksi Alasan dilakukan Koreksi I A PPh Badan Equalisasi Peredaran Usaha dengan DPP PPN 1. Pendapatan 16.257.61.49 16.263.157.525 6.96.35 Pendapatan kurang dilaporkan di PPH badan B Beban langsung 1. Personalia 1.182.639.59 1.182.316.159 322.9 Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 2. Sewa 333.588.5 266.434.5 67.154. Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 3. Listrik 14.636.46 133.164.336 7.472.71 Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 4. Sewa Kendaraan 12.94.71 114.711.392 6.229.318 Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 5. Sewa Notebook 6. Jasa, Fee 7. Kantor Umum 16.2. 5.. 835.296.847 16.2. 5.. 79.38.466 44.988.381 Biaya makan yang bukan untuk seluruh pegawai 8. Bahan 9. Perjalanan 446.561.668 795.768.577 444.194.668 727.64.385 2.367. 68.74.192 Biaya yang tidak ada kaitannya dengan usaha Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 1. Sharing fee 11. Promosi 2.416.655.466 43.636.359 2.416.655.466 43.636.359
81 12. Penyusutan 13. Komunikasi 46.276.8 1.618.89.663 46.276.8 1.38.235.931 31.654.732 Biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 14. HPP barang 1.383.467.374 1.383.467.374 Sub Total - B 1.24.557.638 9.696.665.44 57.892.593 C Beban Usaha 1. Personalia 2. Sewa 3. Penyusutan 4. Penyisihan manfaat kary 3.218.549.591 787.737.5 49.71.645 367.689. 3.218549.591 787.737.5 49.71.645 367.689. 5. Listrik,air & telp 259.424.858 25.616.11 8.88.749 Koreksi pulsa HP, sesuai Kep Dirjen Pajak KEP- 22/PJ./22 6. Biaya Kendaraan 12.533.66 93.478.66 9.55. Koreksi Biaya STNK Direksi, sesuai Kep Dirjen Pajak KEP-22/PJ./22 7. Kantor Umum 87.679.88 83.92.88 3.777. Koreksi biaya yang tidak ada hubungannya dng usaha, pasal 6 ayat 1 UU PPh. 8. Professional fee 9. Asuransi 1. Perjalanan 11. Pemeliharaan 12. Perijinan 13. Promosi 14. Lain - Lain 52.712.43 44.787.743 4.536.33 25.982.88 7.. 859.818.62 46.198.936 52.712.43 44.787.743 3.889.88 25.982.88 7.. 82..943 44.938.436 9.646.45 39.817.659 1.26.5 Kor. biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 Kor. biaya tahun 28 dibebankan tahun 29 Kor. Biaya rapat yang merupakan natura, sesuai pasal 9 ayat 1 huruf e Sub Total - C 6.31.353.1 6.237.987.644 72.365.357 D Penyesuaian fiskal positif : 1. Penyisihan manfaat kary 2. Sanksi admin 367.689. 8.631.691 367.689. 8.631.691 3. Penyes fiskal Positif lainnya 27.56.73 27.56.73 4. Penyusutan 276.14.112 278.813.15 2.798.993 Koreksi Biaya penyusutan aset tetap berdasarkan audit report Rp.278.813.15,- Sub Total - D 798.84.876 682.639.869 2.798.993 Grand Total (A-D) 589.152.979 Sumber : Data SPHP Tahun 29 (Data diolah Tahun 214)
82 3. Dengan demikian besarnya PPh terhutang dan denda pajak berupa bunga yang sebelumnya dihitung dari koreksi fiskal positif sebesar Rp.992.789.338,- yang pengaruh PPh Badan terhutangnya keseluruhan sebesar Rp. 21.552.796,- yaitu berupa pokok pajak sebesar Rp. 179.957.854,- dan denda pajak berupa bunga Rp. 21.594.942,-, sesuai dengan Tabel 4.3 dibawah ini : TABEL 4.3 Besarnya PPh Badan terhutang sebelum wajib pajak memberikan tanggapan tertulis terhadap Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) Untuk Tahun Pajak 29 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Peredaran Usaha Harga Pokok Penjualan Laba Bruto Usaha Biaya Usaha lainnya Penghasilan neto dari usaha Pengh. (Biaya) dari luar usaha Jumlah Pengh Neto Komersial Uraian Cfm, SPT/WP Cfm. Fiskus Koreksi 16.257.61.49 1.24.557.637 6.52.53.853 6.31.353.1 (257.849.148) (51.822.468 (759.671.616) 16.263.157.525 9.293.28.685 6.97.128.84 6.237.987.644 732.141.197 (51.822.468) 23.318.729 6.96.35 911.528.952 917.624.987 72.365.357 989.99.345 989.99.345 8. 9. 1. 11. 12. 13. a. b. 14. 15. 16. Penghasilan yang dikenakan PPh final Penyesuaian fiskal positif Penghasilan neto fiskal Kompensasi kerugian Penghasilan Kena Pajak PPh terhutang : 12,5 % x 249.235.485 25 % x 595.213.672 Jumlah PPh yang telah disetor PPh yang kurang (lebih) bayar Sanksi administrasi 68.514.441 679.845.876 (148.34.181) 379.914.63 (379.914.63) 68.514.441 682.644.869 844.449.157 844.449.157 31.154.436 148.83.418 179.957.854 379.914.63 (199.956.29) 21.594.942 2.798.993 992.789.338 844.449.157 1.154.436 148.83.418 179.957.854 179.957.854 21.594.942 17. PPh yang masih harus (lebih) dibayar (379.914.63) (178.361.267) 21.552.796 Sumber : Data SPHP Tahun 29 (Data diolah tahun 214) 4. Maka setelah Wajib Pajak memberikan tanggapan tertulis terhadap koreksi Biaya Promosi atas Beban Langsung sebesar Rp. 43.636.359,- dan
83 disetujui oleh fiskus maka koreksi fiskal positifnya dihitung dari jumlah Rp.589.152.979,- yang pengaruh PPh badan terhutangnya menjadi Rp.15.213.27,-, yaitu berupa pokok pajak sebesar Rp. 93.94.23,- dan denda pajak berupa bunga sebesar Rp.11.272.824,-, sesuai dengan Tabel 4.4 di bawah ini : TABEL 4.4 Besarnya PPh Badan terhutang setelah wajib pajak memberikan tanggapan tertulis terhadap Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) Untuk Tahun Pajak 29 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Peredaran Usaha Harga Pokok Penjualan Laba Bruto Usaha Biaya Usaha lainnya Penghasilan neto dari usaha Pengh. (Biaya) dari luar usaha Jumlah Pengh Neto Komersial Uraian Cfm, SPT/WP Cfm. Fiskus Koreksi 16.257.61.49 1.24.557.637 6.52.53.853 6.31.353.1 (257.849.148) (51.822.468 (759.671.616) 16.263.157.525 9.696.665.44 6.566.492.481 6.237.987.644 328.54.837 (51.822.468) (173.317.631) 6.96.35 57.892.593 513.988.628 72.365.357 586.353.985 586.353.985 8. 9. 1. 11. 12. 13. 14. 15. 16. Penghasilan yang dikenakan PPh final Penyesuaian fiskal positif Penghasilan neto fiskal Kompensasi kerugian Penghasilan Kena Pajak PPh terhutang : 12,5 % x 13.13.974 25 % x 31.78.824 Jumlah PPh yang telah disetor PPh yang kurang (lebih) bayar Sanksi administrasi 68.514.441 679.845.876 (148.34.181) 379.914.63 (379.914.63) 68.514.441 682.644.869 44.812.797 44.812.797 16.262.997 77.677.26 93.94.23 379.914.63 (285.973.86) 11.272.824 2.798.993 589.152.978 44.812.797 16.262.997 77.677.26 93.94.23 93.94.23 11.272.824 17. PPh yang masih harus (lebih) dibayar (379.914.63) (274.71.36) 15.213.27 Sumber : Data SPHP Tahun 29 (Data diolah tahun 214) 5. Dengan demikian terdapat pengurangan temuan koreksi fiskal positif setelah dilakukan tanggapan tertulis oleh wajib pajak sebesar Rp.43.636.359,- yang berpengaruh terhadap PPh Badan terhutangnya menjadi berkurang
84 sebesar Rp.96.339.769,- atau dengan kata lain terjadi penghematan pajak terhutang sebesar Rp.96.339.769,- ( Yaitu dari Rp.21.552.796,- dikurangi Rp. 15.213.27,-), sehingga jumlah sisa restitusi pajak yang diterima menjadi semakin lebih besar, yang dapat dilihat dalam Tabel 4.5, dibawah ini : TABEL 4.5 Besarnya Penghematan PPh Badan terhutang sebelum dan setelah wajib pajak memberikan tanggapan tertulis terhadap Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) Untuk Tahun Pajak 29 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Uraian Peredaran Usaha Harga Pokok Penjualan Laba Bruto Usaha Biaya Usaha lainnya Penghasilan neto dari usaha Pengh. (Biaya) dari luar usaha Jumlah Pengh Neto Komersial Cfm, Fiskus Sebelum memberikan tanggapan 16.263.157.525 9.293.28.685 6.97.128.84 6.237.987.644 732.141.197 (51.822.468 23.318.729 Cfm. Fiskus Setelah memberikan tanggapan 16.263.157.525 9.696.665.44 6.566.492.481 6.237.987.644 328.54.837 (51.822.468) (173.317.631) Besarnya Penghematan PPh Badan terhutang 43.636.359 43.636.359 43.636.359 43.636.359 8. 9. 1. 11. 12. 13. a. b. 14. 15. 16. Penghasilan yang dikenakan PPh final Penyesuaian fiskal positif Penghasilan neto fiskal Kompensasi kerugian Penghasilan Kena Pajak PPh terhutang : 12,5 % x 249.235.485 & 13.13.974 25 % x 595.213.672 & 31.78.824 Jumlah PPh yang telah disetor PPh yang kurang (lebih) bayar Sanksi administrasi 68.514.441 682.644.869 844.449.157 844.449.157 31.154.436 148.83.418 179.957.854 379.914.63 (199.956.29) 21.594.942 68.514.441 682.644.869 44.812.797 44.812.797 16.262.997 77.677.26 93.94.23 379.914.63 (285.973.86) 11.272.824 43.636.359 43.636.359 14.891.439 71.126.212 86.17.651 86.17.651 1.322.118 17. PPh yang masih harus (lebih) dibayar (178.361.267) (274.71.36) 96.339.769 Sumber : Data SPHP Tahun 29 (Data Diolah Tahun 214) 6. Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan (Closing Conference) Berdasarkan hasil analisis penulis, maka pada tanggal 8 April 211 PT. Flash Mobile selaku Wajib Pajak memberikan tanggapan tertulis dalam
85 bentuk menandatangani Lembar Pernyataan Persetujuan Hasil Pemeriksaan, karena telah menyetujui seluruh hasil pemeriksaan sesuai dengan surat Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan nomor PHP- 21/WPJ.21/KP.65/211 tertanggal 5 April 211. 7. Berita Acara Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan. Setelah pada tanggal 8 April 211 PT. Flash Mobile selaku Wajib Pajak memberikan tanggapan tertulis dalam bentuk menandatangani Lembar Pernyataan Persetujuan Hasil Pemeriksaan, karena telah menyetujui seluruh hasil pemeriksaan, dan pada tanggal itu pula Wajib Pajak menandatangani Berita Acara Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan dan diketahui oleh Tim Pemeriksa Pajak. Adapun berdasarkan analisis penulis Ikhtisar dari pada Hasil Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan Pajak PT. Flash Mobile, yang telah ditandatangani oleh Wajib Pajak dan diketahui oleh Tim Pemeriksa Pajak, adalah sebagai berikut :
86 TABEL 4.6 Ikhtisar Hasil Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan Pajak Untuk Tahun Pajak 29 No. Uraian Cfm, SPT Koreksi cfm. Pembahasan (Rp.) Hasil Pembahasan Akhir (Rp.) I PPH BADAN 1. Peredaran usaha 16.257.61.49 6.96.35 16.263.157.525 2. Beban langsung 1.24.557.637 57.892.593 9.696.665.44 3. Beban usaha 6.31.353.1 72.365.357 6.237.987.644 4. Penyesuaian fiskal positif 679.845.876 2.798.993 682.644.869 II PPH PASAL 21 1. Objek PPh Pasal 21 4.13.996.961 178.515.55 4.39.512.511 III. PPH PASAL 23 1. Objek PPh Pasal 23 3.191.38.884 43.597.199 3.234.96.83 IV. PPH PASAL 26 1. Objek PPh Pasal 26 21.958.95 16.78.821 227.739.726 V PPN DALAM NEGERI 1. Penyerahan yang PPN-nya harus dipungut sendiri 16.118.26.22-16.118.26.22 2. 3. Pajak keluaran yg harus dipungut sendiri Pajak masukan dalam negeri 1.611.82.624 767.773.96-6.56.85 1.611.82.624 774.28.756 4. STP Pasal 14 ayat 4 KUP - 69.653.625 69.653.625 Sumber : Data Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan Pajak 29 (Data Diolah 214) 8. Surat Ketetapan Pajak Setelah Wajib Pajak pada tanggal 8 April 211 menandatangani Berita Acara Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan dan diketahui oleh Tim Pemeriksa Pajak, maka proses selanjutnya adalah pada tanggal 11 April
87 211 Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, menyampaikan Surat Ketetapan Pajak atas Hasil Pemeriksaan Pajak PT. Flash Mobile tahun 29. Adapun berdasarkan analisis penulis Ikhtisar Hasil Akhir Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB), Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB), Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) dan Surat Tagihan Pajak (STP) berkenaan dengan hasil Pemeriksaan Pajak PT. Flash Mobile, Tahun Buku 29, adalah sebagai berikut : TABEL 4.7 Ikhtisar Hasil Akhir Surat Ketetapan Pajak Untuk Tahun Pajak 29 No. Uraian Pokok Pajak (Rp.) I. PPH BADAN Sanksi Pajak - Bunga & Kenaikan (Rp.) Jumlah Pajak kurang (lebih) dibayar (Rp.) 1. SKPKB.No.22/46/9/46/ 11 Th.29 93.94.23 11.272.824 15.213.27 II. PPH PASAL 21 1. SKPKB.No.17/27/9/46/ 11,Masa Jan. sd. Des. 29 III. PPH PASAL 23 1. SKPKB.No.23/23/9/46/ 11,Masa Jan. sd Des. 29 IV. PPH PASAL 26 1. SKPKB.No.4/24/9/46/1 1, Masa Jan. sd. Des. 29 V. PPN BARANG & JASA 1.71.933 3.427.499 14.138.432 1.743.888 558.44 2.31.932 3.356.164 1.73.973 4.43.137 1. SKPKB.No.33/27/9/46/ 11, Masa Januari 29 63.857.731 3.651.711 94.59.442 2. SKPKB.No.34/27/9/46/ 11, Masa April 29 3.86.85 1.481.688 4.568.538 3. SKPKB.No.35/27/9/46/ 11, Masa Juni 29 693.693 35.225 998.918 4. SKPKB.No.36/27/9/46/ 11, Masa oktober 29 15.677 38.44 143.721
88 5. STP.No.35/17/9/46/11, Masa Jan. sd. Des. 29 69.653.625 69.653.625 6. SKPLB.No.35/47/9/46/ 11, Masa Februari 29 (6.437.731) (6.437.731) 7. SKPLB.No.36/47/9/46/ 11, Masa Juli 29 (1.181) (1.181) 8. 9. VI. SKPLB.No.37/47/9/46/ 11, Masa Agustus 29 SKPLB.No.37/47/9/46/ 11, Masa November 29 (692.512) (15.677) (692.512) (15.677) Sub Total V (1 sd. 9) 6.56.85 12.13.293 18.637.143 PPH PASAL 4 (2) FINAL 1. SKPN.No.13/54/9/46/1 1, Masa Jan. sd. Des. 29 NIHIL NIHIL NIHIL Total (I sd. VI) 116.258.38 118.462.633 234.72.671 Sumber : Rekap Data Hasil Akhir SKP Tahun Pajak 29 (Data diolah 214) 9. Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) Setelah Wajib Pajak menerima Seluruh Surat Ketetapan Pajak atas Hasil Pemeriksaan Pajak PT. Flash Mobile Tahun Pajak 29, yaitu berdasarkan Ikhtisar Hasil Akhir Surat Ketetapan Pajak tersebut diatas, sehingga dapat diketahui pajak yang kurang dibayar oleh PT. Flash Mobile adalah sebesar Rp.234.72.671,- (setelah diperhitungkan dengan pajak yang lebih dibayar), maka pada tanggal 19 April 211 sesuai dengan Surat Nomor : 35/FM-Dep.Keu/IV/211, PT. Flash Mobile mengajukan surat Permohonan Pembayaran Atas Restitusi Pajak Tahun Buku 29 kepada Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara. Adapun Ikhtisar hasil restitusi pajak PT. Flash Mobile Tahun Buku 29 yang penulis analisis setelah diperhitungkan dengan Kewajiban Pajak
89 yang belum dibayarkan berupa SKP, STP dan tunggakan Pajak adalah sebesar Rp.144.287.524,-, yang perhitungannya adalah sebagai berikut : TABEL 4.8 Ikhtisar Hasil Restitusi Pajak Tahun 29 No. Uraian Jumlah (Rp.) Dlm % I. Jumlah PPh Badan yang lebih dibayar sesuai dengan SPT Tahunan PPh Badan Tahun 29 (379.914.63) 1,% II. Dikurang : 1. Pajak yang terhutang berdasarkan hasil akhir pemeriksaan pajak sesuai SKPKB dan STP setelah dikompensasikan dengan SKPLB (Netto) 234.72.671 61,78% Jumlah Sisa Restitusi Pajak Tahun 29 (145.193.392) 38,22% 2. Tunggakan Pajak sesuai dengan STP Nomor : 11/14/1/46/11 Tgl. 6 Jan. 211, 726/16/6/42/6 Tgl. 13 Nov. 26 dan 836/16/6/42/6 Tgl. 12 Des 26 2. Jumlah Sisa Restitusi Pajak yang diajukan PT. Flash Mobile kepada KPP Madya Jakarta Utara untuk dibayarkan 95.868,24% (144.287.524) 37,98% Sumber : Rekap Hasil Restitusi pajak Tahun 29 (Data Diolah Tahun 214) Berdasarkan surat Permohonan PT. Flash Mobile selaku Wajib Pajak, maka Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, atas nama Direktur Jenderal Pajak akan memproses lebih lanjut permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak tersebut, sehingga pada tanggal 4 Mei 211 Kepala Kantor Pelayanan Pajak atas nama Direktur Jenderal Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPKPP) kepada PT. Flash Mobile. Selanjutnya atas dasar SKPKPP tersebut pada tanggal 4 Mei 211 Kepala KPP Madya Jakarta Utara, atas nama Menteri Keuangan menerbitkan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP).
9 Adapun Ikhtisar SPMKP, atas Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak PT. Flash Mobile Tahun Pajak 29, yang penulis analisis adalah sebagai berikut : TABEL 4.9 Ikhtisar Hasil SPMKP Tahun Pajak 29 No. No.SPMKP dan No.SKPKPP Jumlah Kelebihan Pajak (Rp.) 1. No:46-52-211 Tgl 28-4-11 KEP- 3.PPh/WPJ.21/KP.63/211 2. No:46-53-211 Tgl 28-4-11 KEP- 23.PPN/WPJ.21/KP.63/211 3. No:46-62-211 Tgl 4-5-11 KEP- 25.PPN/WPJ.21/KP.63/211 4. No:46-64-211 Tgl 4-5-11 KEP- 27.PPN/WPJ.21/KP.63/211 5. No:46-63-211 Tgl 4-5-11 KEP- 26.PPN/WPJ.21/KP.63/211 Dikurang Kompensasi Hutang Pajak (Rp.) Jumlah Pengembalian Kelebihan Pajak (Rp.) Tanggal Diterima Pengembalian Pajak 274.71.36 191.65.613 83.5.423 16 Mei 211 6.437.731 6.437.731 16 Mei 211 1.181 1.181 23 Mei 211 15.677 15.677 23 Mei 211 692.512 692.512 26 Mei 211 Jumlah 335.938.137 191.65.613 144.287.524 Sumber : Rekap hasil SPMKP Tahun 29 (Data diolah Tahun 214)