Audit Manajemen - Sesi 1 KONSEP DASAR Basic Concepts 1 Presentation Outline 1. Konsep dan Definisi 2. Ruang Lingkup dan Sasaran 3. Kerangka Kerja Audit Manajemen 4. Prinsip Dasar Audit Manajemen 5. Perbedaan Financial vs Management Audit 6. Tahap-tahap Audit Manajemen 7. Ekonomisasi, Efisiensi, dan Efektivitas 8. Ruang Lingkup Audit Manajemen 2. 1
1. Konsep dan Definisi Audit Manajemen (management audit) merupakan istilah lain dari Audit Operasional (operational audit). Beberapa definisi: - Audit manajemen adalah pengevaluasian terhadap efesiensi dan efektivitas operasi perusahaan berupa suatu rancangan sistematis untuk mengaudit aktivitas, program yang diselenggarakan keseluruhan atau sebagian dari entitas untuk menilai dan melaporkan apakah sumber daya dan dana telah digunakan secara efisien dan apakah tujuan dari program dan aktivitas yang telah direncanakan telah dicapai dan tidak melanggar ketentuan dan kebijakan yang ditetapkan perusahaan (IBK Bayangkara) - Operational audit: a systematic review of an organization activities in relation to specified objectives. The purposes of the engagement may be: (a) to assess performance, (b) to identify opportunities for improvement, and (c) to develop recommendation for improvement or other function (AICPA) 3 2. Ruang Lingkup dan Sasaran Ruang lingkup audit manajemen meliputi seluruh aspek kegiatan manajemen, yang berupa seluruh atau sebagian kegiatan, program, atau aktivitas yang dilakukan perusahaan. Periode yang dicakup juga beragam, bisa untuk jangka waktu satu minggu, satu/beberapa bulan, satu/beberapa tahun, tergantung dari tujuan yang ingin dicapai. Sasaran dalam audit manajemen adalah kegiatan, aktivitas, program, dan bidang-bidang dalam perusahaan yang diidentifikasi masih memerlukan perbaikan dari segi efisiensi, efektivitas, dan ekonomisasi. Ada 3 elemen dalam audit manajemen: Kriteria (criteria) merupakan standar (pedoman/norma) bagi setiap indiv idu dalam perusahaan dalam beraktivitas Penyebab (cause) merupakan tindakan/aktivitas yang dilakukan oleh indiv idu/kelompok dalam perusahaan Akibat (effect) merupakan perbandingan antara cause dengan criteria yang terkait 4. 2
3. Kerangka Kerja Audit Manajemen KRITERIA E V A L U A S I KONDISI Hasil Aktual Pelaksanaan Program/Aktivitas GAP PENYEBAB Pelaksanaan Program/Aktivitas AKIBAT Financial Non-Financial REKOMENDASI TINDAK LANJUT 5 4. Prinsip Dasar Audit Manajemen Ada tujuh prinsip dasar: 1. Audit dititikberatkan pada objek audit yang mempunyai potensi untuk diperbaiki 2. Audit merupakan prasyarat penilaian terhadap kegiatan objek audit 3. Pengungkapan dalam laporan mengenai adanya temuan-temuan yang positif dan negatif 4. Identifikasi individu yang bertanggung jawab terhadap kekurangan-kekurangan yang terjadi 5. Penentuan tindakan terhadap individu yang seharusnya bertanggung jawab 6. Pengungkapan adanya pelanggaran hukum 7. Penyelidikan dan pencegahan kecurangan (fraud) 6. 3
Tujuan 5. Perbedaan Financial vs Management Audit Aspek Audit Keuangan Audit Manajemen Memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan telah disajikan sesuai PABU 7 Untuk mencapai perbaikan atas berbagai program, aktivitas dalam pengelolaan perusahaan yang masih memerlukan perbaikan Meliputi keseluruhan fungsi manajemen dan Ruang Lingkup Data-data akuntansi dan proses pelaporan keuangan unit-unit terkait di dalamnya Dasar yuridis Diwajibkan oleh otoritas yang lebih tinggi, Audit manajemen bukan merupakan suatu seperti Bapepam, DJP, Bank, instansi lainnya keharusan Pelaksana audit Auditor independen (Kantor Akuntan Publik) Auditor internal atau Auditor eksternal (KAP) Frekuensi audit Satu kali dalam setahun dan reguler Sewaktu-waktu dan periodenya tidak tetap Orientasi audit Menekankan pada perbaikan yang akan Audit dilakukan terhadap data-data keuangan dilakukan di masa yang akan datang yang bersifat historis (historical audit) (anticipatory audit) Bentuk laporan audit Pengguna laporan Laporan Auditor Independen (berisi opini auditor independen) Lebih banyak digunakan pihak eksternal Laporan komprehensif, berisi temuan, kesimpulan, dan rekomendasi Digunakan pihak internal 6. Tahap-tahap Audit Manajemen 1. Audit Pendahuluan Untuk mendapatkan informasi me ngenai latar belakang objek audit, seperti menelaah berbagai peraturan, ketentuan, atau kebijakan yang terkait; menganalisis informasi untuk mengidentifikasi potensi kelemahan. Tahap ini dapat menghasilkan tentative audit objec tive 2. Review dan Pengujian Pengendalian Manajemen Auditor melakukan review terhadap pengendalian manajemen untuk menilai efektivitasnya. Hasil pengujian ini dapat mendukung tentative audit objective se hingga menjadi definitive audit objective 3. Audit Terinci Auditor melakukan pengumpulan bukti kompeten dalam jumlah yang memadai untuk mencapai tujuan audit yang telah ditetapkan. Hasil pada tahap ini dituangkan dalam kertas kerja audit, untuk mendukung kesimpulan dan rekomendasi yang diberikan 4. Pelaporan Tahapan ini untuk mengkomunikasikan hasil audit dan rekomendasi 5. Tindak Lanjut Tahap ini untuk mendorong dilakukannya perbaikan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan 8. 4
7. Ekonomisasi, Efisiensi, dan Efektivitas Ekonomisasi (kehematan) berhubungan dengan bagaimana perusahaan mendapatkan sumber daya yang akan digunakan dalam setiap aktivitas, dimana ukuran input dikatakan ekonomis jika perusahaan dapat memperoleh sumber daya dengan pengorbanan yang paling kecil. Efisiensi (daya guna) berhubungan dengan bagaimana perusahaan melakukan operasinya sehingga dicapai optimalisasi penggunaan sumber daya yang dimiliki Efektivitas (hasil guna) berhubungan dengan bagaimana perusahaan mencapai tujuannya. INPUT PROSES OUTPUT Rencana Operasi Pengorbanan yg direncanakan Tujuan EKONOMISASI EFISIENSI EFEKTIVITAS Hasil Aktual Pengorbanan yang terjadi Hasil yang dicapai 9 8. Ruang Lingkup Audit Manajemen Audit Mgmt Lainnya Audit Sumber Daya Manusia Audit Produksi dan Audit Pemasaran AUDIT MANAJEMEN Audit Pajak Audit Sistem Informasi Audit Quality Control Audit Mgmt Lingkungan 10. 5