UN SMA IPA 0 Kimia Kode Soal 999 Doc.name : UNSMPAIPA999KIM30 Version : 0- halaman 0. Perhatikan beberapa pernyataan di bawah ini! () Zat tunggal yang paling sederhana dan tidak dapat diuraikan lagi menjadi zatzat lain yang lebih sederhana dengan cara kimia. () Zat yang terdiri atas dua komponen atau lebih dengan komposisi sembarang serta dapat dipisahkan secara fisika. (3) Zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi beberapa zat lain yang sederhana dengan reaksi kimia Pernyataan yang tepat untuk unsur, senyawa dan campuran berturut-turut (A),, 3 (B), 3, (C), 3, (D),, 3 (E), 3, 0. Perhatikan gambar berikut! 03. Berikut merupakan beberapa perubahan materi : () Fotosintesis () Kapur barus menguap (3) Beras menjadi tepung (4) Daun menguning Pasangan yang merupakan perubahan kimia (A) dan (B) dan 4 (C) dan 3 (D) dan 4 (E) 3 dan 4 04. Data berikut yang tidak mengikuti Hukum Kekekalan Massa, antara reaksi magnesium dengan belerang menjadi magnesium sulfide Mg (s) + S (s) MgS (s) Molekul gas hydrogen diperlihatkan oleh (A) I (B) II (C) III (D) IV (E) V 05. Pernyataan yang sesuai dengan Hipotesis Avogadro yang berbunyi Pada temperatur dan tekanan sama, gas-gas yang (A) Volumenya berbeda, mengandung jumlah molekul yang sama (B) Volumenya sama, mengandung jumlah molekul yang sama pula (C) Massanya sama, mengandung jumlah partikel yang sama pula (D) Jenisnya sama, mengandung jumlah partikel yang sama (E) Volumenya sama, mengandung jumlah molekul berbeda
doc.name : UNSMAIPA999KIM30 version : 0- halaman 06. Jika diketahui massa atom relative (Ar : Mg - 4; S - 3; O - 6; H = ), maka massa rumus relative (Mr) dari MgSO 4.nH O adalah (A) 0. 8n (B) 0 + 8 n (C) 38 n (D) 0 n (E) 0 n 07. Dalam satu wadah terdapat L partikel gas hidrogen. Jika L adalah bilangan Avogadro, volum wadah yang ditempati gas tersebut pada suhu dan tekanan standar (A),4 liter (B), liter (C) L liter (D) liter (E) 0,5 liter 08. Elektron valensi unsur 35 7X (A) elektron (B) 3 elektron (C) 5 elektron (D) 7 elektron (E) 8 elektron 09. Di antara unsur berikut : 4 6 0 7 P, 8 Q, 0 R, 3 S, 3 6 T. Yang terletak dalam golongan yang sama pada sistem periodik (A) P dan R (B) Q dan T (C) R dan T (D) P dan S (E) S dan R. Dari persamaan reaksi di bawah ini, yang merupakan persamaan reaksi redoks (A) Na CO 3(aq) + HCl (aq) NaCl (aq) + H I (l) + CO ((g) (B) KOH (aq) + SO 3(aq) K SO 4(aq) + H O (l) (C) ZnS (s) + HCl (aq) ZnCl (aq) + H S (g) (D) Al O 3(s) + NaOH (aq) NaAlO (aq) + H O (l) (E) 4NHO 3(aq) + Zn (3) Zn(NO 3 ) (aq) + NO (g) + H O (g). Di antara senyawa berikut :. C 4 H 0. C 3 H 6 3. C 5 H 8 4. C 4 H Yang termasuk pasangan senyawa hidrokarbon tidak jenuh (A) dan (B) dan 3 (C) dan 3 (D) 3 dan 4 (E) dan 4 3. Dari rumus berikut : Atom C-primer, C-sekunder, dan C-tersier berturut-turut ditunjukkan oleh nomor (A) 5-4- (B) 4-- (C) 3--4 (D) -3- (E) --5 0. Unsur Mg. C. N. O. dan S berturut-turut mempunyai nomor atom :, 6, 7, 8, dan 6. Pasangan unsur yang mempunyai ikatan ionik (A) C dan S (B) Mg dan O (C) N dan O (D) C dan O (E) C dan N
doc.name : UNSMAIPA999KIM30 version : 0- halaman 3 4. Berikut adalah beberapa fraksi hasil penyulingan bertingkat minyak bumi : () Minyak pelumas () Bensin (3) Solar (4) Lilin Urutan yang menggambarkan fraksi dengan titik didih yang makin meningkat (A),,3,4 (B),3,,4 (C) 3,,,4 (D) 4,3,, (E),4,3, 5. Perhatikan data percobaan tentang kondisi yang diperlukan untuk perkaratan pada gambar berikut! 7. Diberikan beberapa persamaan reaksi : Pasangan yang termasuk reaksi pembentukan (A) dan (B) dan 3 (C) dan 3 (D) 3 dan 4 (E) dan 4 8. Berdasarkan diagram : Faktor utama penyebab perkaratan besi berdasarkan percobaan tersebut (A) Adanya air suling (B) Air laur dan air suling (C) Adanya air dan udara (D) Air dan garam CaCl (E) Air suling dan minyak 6. Sebanyak 00 ml larutan Ca(OH) 0, M direaksikan dengan 00 ml larutan Hcl 0, M menurut persamaan : Ca(OH) (aq) + HCl (aq) CaCl (aq) + H O (l) Massa CaCl yang dihasilkan (Ar : Ca = 40;O = 6; Cl = 35.5) (A) 0,55 gram (B) 5,55 gram (C) 55,50 gram (D) 555 gram (E) 5550 gram Perubahan entalpi untuk A B CD adalah (A) ΔH (B) - ΔH ΔH ΔH (C) - ΔH ΔH (D) ΔH ΔH (E) - ΔH ΔH 9. Diketahui energi ikatan rata-rata (dalam kj/ mol) C = C = 64 C - C = 348 C - H = 43 C - Br = 76 H - Br = 366 Entalpi reaksi adisi (A) -9 kj/mol (B) -90 kj/mol (C) -57 kj/mol (D) +57 kj/mol (E) +90 kj/mol
doc.name : UNSMAIPA999KIM30 version : 0- halaman 4 0. Suatu reaksi bila temperaturnya dinaikkan 0 C, reaksi akan berlangsung lebih cepat kali. Bila pada suhu T C reaksi berlangsung selama 60 menit, maka pada saat suhu (T + 40) C reaksi akan berlangsung selama (A) 0 menit (B) 0 menit (C) 40 menit (D) 80 menit (E) 0 menit. Dalam suatu ruangan L mula-mula dimasukkan mol Nh 3, kemudian dipanaskan sehingga 50% turunan membentuk N dan H. Perubahan konsentrasi NH 3. N dan H menuju keadaan setimbang digambarkan oleh grafik (A) (B) (C) (D). Perhatikan grafik berikut! Pernyataan yang tepat setelah beberapa waktu (A) Zat-zat hasil reaksi = zat-zat semula (B) Zat-zat hasil reaksi lebih banyak dari zat semula (C) Zat-zat pereaksi tidak berubah (D) Zat-zat hasil reaksi lebih sedikit dari zat semula (E) Pereaksi berubah semua menjadi zat hasil 4. Diketahui beberapa reaksi berikut : H 4 HS 3PO 4 - H HPO + H S H SO3 HNO3 HSO 4 NO3 NH3 HO NH 4 OH Pasangan spesi yang keduanya merupakan asam menurut Bronsted-Lowrey (A) H 3 PO 4 dan HS - (B) HS - dan NH 3 (C) H 3 PO 4 dan H O (D) H O dan HS - (E) NO 3 - dan CO 4-5. Besarnya penurunan tekanan uap larutan dari 8 gram glukosa (Mr = 80) yang dilarutkan ke dalam 90 gram aur, bila pada 5 C tekanan uap air jenuh = 3,76 mmhg. adalah (A) 0,4 mmhg (B) 0,39 mmhg (C) 0,46 mmhg (D) 0,5 mmhg (E) 0,76 mmhg (E)
doc.name : UNSMAIPA999KIM30 version : 0- halaman 5 6. Suatu larutan elektrolit bila dihitung dengan hukum raoult diharapkan mendidih pada suhu 00,4 C dan membeku pada suhu - 0,84 C. Akan tetapi ternyata titik didih larutan adalah 00,36 C. Titik beku larutan itu sebesar (A) -,7 C (B) -,6 C (C) -0,68 C (D) -0,34 C (E) -,7 C 30. Polimer yang mempunyai sifat termosetting (A) Melamin (B) Tetoron (C) Karet (D) Botol plastik (E) Nilon 3. Turunan benzene berikut yang disebut para hidroksi toluene adalah 7. Jika harga Kb NH 3 =.0 5 maka ph larutan NH 3 0. M (A) + log (B) - log (C) 8 - log (D) 8 + log (E) 3 - log 8. Sebanyak 50 ml larutan KOH 0, M ditambahkan ke dalam 50 ml larutan H SO 4 0, maka [H + ] dalam larutan (A) 0,0 M (B) 0,0 M (C) 0,05 M (D) 0,0 M (E) 0,5 M 9. Berikut ini cara pembuatan koloid : i. belerang digerus dengan gula dan di aduk dengan air ii. Larutan FeCl 3 ditambahkan pada air mendidih iii. Mengalirkan gas CO ke dalam larutan AS O 3 iv. Mengalirkan larutan H S ke dalam larutan AS O 3 Pembentukan koloid secara kondensasi (A) i dan ii (B) i dan iii (C) i dan iv (D) ii dan iii (E) ii dan iv 3. Alkil benzene dapat terbentuk bila benzene direaksikan dengan suatu alkil halide dengan bantuan katalis aluminium klorida. Bila dalam reaksi ini digunakan etil klorida, maka alkil benzene yang terbentuk (A) Benzyl klorida (B) Fenil klorida (C) Asetil benzene (D) Toluene (E) Etil benzena
doc.name : UNSMAIPA999KIM30 version : 0- halaman 6 33. Dalam lima tabung reaksi masing-masing diisi larutan air suling. NaCl, MgSO 4, Na SO 4 dan Ca(HCO 3 ). Kemudian kelima tabung dididihkan. Setelah didinginkan ditetesi larutan sabun dengan jumlah yang sama lalu bersama-sama dikocok larutan yang tidak menimbulkan busa sabun adalah (A) Air suling (B) Ca(HCO 3 ) (C) Na SO 4 (D) MgSO 4 (E) NaCl 34. Zat aditif di bawah ini yang berturut-turut berfungsi sebagai pengawet makanan dan pemanis (A) Oktil asetat dan caramel (B) Monosodium glutamat dan amilaselat (C) Natrium benzoate dan sakarin (D) Dulsin dan natrium nitrat (E) Amil asetat dan butilhidroksi anisol 35. Reaksi redoks berikut : afe MnO bh cfe Mn dho 4 Harga a, b, c, dan d, berturut-turut adalah (A) 4,5,8,5 (B) 4,5,5,8 (C) 5,5,8,4 (D) 5,8,5,4 (E) 5,8,4,5 3 37. Pada elektrolisis larutan CaCl dengan elektroda karbon, di ruang katoda terjadi reaksi (A) Cl - (aq) Cl (g) + e (B) e + Ca + (aq) Ca(s) (C) H O (l) + e 0H - (aq) + H (g) (D) Ca (s) Ca + (aq) + e (E) H O (l) 4H + (aq) + O (g) + 4e 38. Tiga jenis unsur makro yang paling banyak digunakan sebagai komponen pupuk kimia (A) Ca, K, dan Mg (B) N, P, dan K (C) C, H, dan O (D) Na, K, dan Mg (E) Co, P, dan N 39. Sembilan gram zat non elektrolit dalam 360gram air dicampur, ternyata tekanan uap jenuhnya 40mmHg. Bila tekanan uap jenug air pada suhu yang sama adalah 40, mmhg. Mr zat tersebut (A) 90 (B) 6 (C) 80 (D) 34 (E) 360 40. Berdasarkan diagram P - T di bawah yang menggambarkan kenaikan titik didih larutan 36. Diketahui data potensial reduksi sebagai berikut : E Ca +/Ca = -,87 V E Pb /Pb = -0,3V E Mg + +/Mg = -,37V E Au 3+ /Au = +,50V Reaksi yang diperkirakan dapat berlangsung spontan (A) Mg (s) + Pb (aq) Mg + (aq) + Pb (s) (B) Ca (s) + Mg (s) Ca + (aq) + Mg + (aq) (C) Pb + (aq) + Au 3+ (aq) Pb (s) + Au (s) (D) Pb (s) + Mg + (aq) Pb + (aq) + Mg (s) (E) Mg (s) + Ca + (aq) Mg + (aq) + Ca (s) (A) G M (B) F K (C) DD (D) CC (E) B D
doc.name : UNSMAIPA999KIM30 version : 0- halaman 7 4. Sebanyak 00 ml larutan HCOOH 0, M direaksikan dengan 50 ml larutan NaOH 0, M. Bila Ka HCOOH =.0-4 dan log = 0,3 harga ph larutan setelah reaksi adalah (A),7 (B) 3,7 (C) 4,3 (D) 4,7 (E) 5,3 4. Banyaknya garam natrium benzoate C 6 H 5 COONa yang harus dilarutkan dalam 00 ml air untuk mendapatkan larutan garam yang ph-nya 9 (Ka C 6 H 5 OOH = 6.0-5, Mr C 6 H 5 COONa = 44) (A) 6.0-5 gram (B),08 gram (C),6 gram (D) 4,3 gram (E) 8,64 gram 43. Diketahui Ksp Ag CO 3 = 3,. 0 - Kelarutan Ag CO 3 (Mr = 76) perliternya (A) 55, mgram (B) 7,6 mgram (C) 3,8 mgram (D),0 mgram (E),0 mgram 44. Diketahui persamaan reaksi : acr O 7 - + bc O 4 - + H + Cr 3+ +Cco + dh O Jika reaksi disetarakan, harga a,b,c dan d berturut-turut (A) -3-6-7 (B) 3--7-6 (C) --6-7 (D) -6-3-7 (E) -6-7-3 45. Diketahui : Zn (s) + Fe + (aq) Zn + (aq) + Fe (s) E = 0,3 volt Fe (s) + Cu (aq) Fe + (aq) + Cu (s) E = 0,78 volt Potensial standar dari sel : Zn (s) + Cu + (aq) Zn + (aq) + Cu (s) (A) -,0 volt (B) -0,46 volt (C) -0,3 volt (D) +0,46 volt (E) +,0 volt 46. Larutan ZnSO 4 dielektrolisis menggunakan katoda Fe dan anodanya Zn. Proses yang terjadi dalam sel tersebut (A) anoda Zn teroksidasi dan tereduksi kembali pada katoda Fe (B) Katoda De teroksidasi pada anoda Zn (C) Katoda Fe akan habis dan pindah melapisi Zn (D) Logam Fe dan Zn akan teroksidasi dan bercampur dengan elektrolitnya (ZnSO 4 ) (E) Setelah proses logam Fe pindah ke anoda dan logam Zn pindah ke katoda 47. Harga ke empat bilangan kuantum elektron terakhir dari atom unsur yang mempunyai nomor atom 35 (A) n = 4 l = m = - s = + (B) n = 4 l = - m = - s = (C) n - 4 l - m - 0 s - + (D) n = 4 l = m = 0 s = (E) n = 4 l = m = + s = + 48. Unsur yang memiliki konfigurasi elektron : [Ar] 4s 3d 0 4p 3 dalam susunan berkala terletak di dalam (A) Periode 4 golongan IIIA (B) Periode 4 golongan VA (C) Periode 3 golongan IVA (D) Periode 3 golongan VB (E) Periode golongan IVA
doc.name : UNSMAIPA999KIM30 version : 0- halaman 8 49. Beberapa fisis unsur gas mulia : Sifat yang sangat stabil dari gas mulia ditunjukkan oleh (A) Nomor atomnya (B) Jari-jari atomnya (C) energi ionisasinya (D) elektron valensinya (E) Afinitas elektronnya 50. Diketahui potensial elektroda standard: F /F - E =+,87 volt Cl /Cl - E =+,36 volt Br /Br - E =+.09 volt l /l - E =+0,54 volt Di antara pernyataan berikut yang paling benar (A) Daya pengoksidasi F < Br (B) Daya pengoksidasi I < F (C) Daya pengoksidasi Br < I (D) Daya pengoksidasi Cl < Br (E) Daya pengoksidasi F < Cl 5. Logam Na jika dimasukkan ke dalam air yang sudah ditetesi indicator pp, ternyata bereaksi dan larutan menjadi merah yang disertai nyala api. Kesimpulan yang dapat diambil dari data tersebut (A) Terjadi reaksi eksoterm dan terbentuk NaOH (B) Reaksinya eksoterm, terbentuk NaOH dan gas H yang terbakar (C) Reaksinya endoterm, terbentuk NaOH dan gas CO yang terbakar (D) Reaksinya eksoterm, terbentuk NaO dan gas O yang terbakar (E) Reaksinya endoterm, terbentuk NaOH dan gas O yang terbakar 53. Bila -metil -butena direaksikan dengan asam klorida akan menghasilkan senyawa yang namanya (A). diklor butane (B),3 dimetil butane (C) -klor -metil butane (D) 3-klor -metil butane (E) -klor -metil butana 54. Turunan benzoate yang merupakan bahan dasar pembuatan zat warna sinetik 5. Senyawa logam alkali yang digunakan untuk bahan pengembang kue (A) KClO 3 (B) KNO 3 (C) NaHCO 3 (D) K SO 4 (E) Na CO 4
doc.name : UNSMAIPA999KIM30 version : 0- halaman 9 55. Kegunaan dari senyawa haloalkana F 3 C - CHB r Cl adalah untuk (A) Pembasmi kuman (B) Pembunuh serangga (C) Pendingin (D) Pemutih (E) Pembius 56. Jika ion kromium, yang bermuatan +3 mengikat. Maka ion kompleks yang terbentuk akan bermuatan (A) - (B) - (C) + (D) + (E) 3+ 57. Polimer di bawah ini yang pembuatannya melalui reaksi polimerisasi kondensasi adalah (A) Polietilena (B) Polivinil klorida (C) Polipropilena (D) Polyester (E) Polisterina 59. Struktur yang dikenal sebagai ikatan peptide pada rumus bangun protein berikut : == (A) -NH (B) (C) (D) (E) 60. Data percobaan uji protein sebagai berikut : 58. Dalam air, asam amino bersifat asam maupun basa dengan cara membentuk ion zwitter. Yang strukturnya berbentuk Pasangan senyawa protein yang mengandung ikatan peptide (A) K dan L (B) K dan M (C) L dan M (D) M dan N (E) L dan N