RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) MATA KULIAH AKUNTANSI AGRIBISNIS DISUSUN OLEH : RINI HAKIMI, SP, MSi VONNY INDAH MUTIARA, SP, MEM WIDYA FITRIANA, SP, MSi DIAN HAFIZAH, SP, MSi PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2011
LATAR BELAKANG Akuntansi agribisnis merupakan mata kuliah wajib di Program Studi Agribisnis yang mengkosentrasikan pada hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan konsep akuntansi baik dlam hal pembukuan, pembiayaan dan penentuan harga pokok produk yang dihasilkan dalam kegiatan agribisnis. Mata kuliah ini sangat diperlukan terkait dengan orientasi kegiatan pertanian ke depan diharapkan berorientasi pasar, sehingga untuk dapat mencapai hal tersebut kegiatan agribisnis harus memiliki pembukuan yang baik dan benar serta mampu melakukan perhitungan biaya baik biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik maupun biaya bersama terhadap produk yang dihasilkan serta mampu menetapkan harga pokok produk yang benar terhadap produk yang dihasilkan. A. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Nama Mata Kuliah : AKUNTANSI AGRIBISNIS 2. Kode/SKS : PAB 221 / 4(2-2) 3. Semester : IV 4. Tujuan Pembelajaran : Pengembangan sektor pertanian saat ini mengarah ke kegiatan pertanian yang berorientasi pasar. Untuk dapat bersaing dalam pasar sebuah kegiatan agribisnis diharuskan memiliki pembukuan yang baik sehingga dapat diketahui perkembangan kegiatan yang sudah dijalankan. Selain itu agar dapat memperoleh keuntungan yang diharapkan, kegiatan agribisnis harus melakukan perhitungan yang baik dan benar terhadap harga pokok produk yang akan dijual. Penentuan harga pokok produk ini dapat dilakukan dengan benar jika suatu usaha melakukan perhitungan yang tepat terhadap komponen biaya pembentuk produk seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik maupun biaya-biaya yang menjadi biaya bersama dalam menghasilkan sebuah produk. Agar mata kuliah Akuntansi Agribisnis ini dapat mengikuti perkembangan informasi dan teknologi, maka perlu upaya untuk pengembangan kreativitas dalam pembelajaran. Oleh karena itu mata kuliah ini didukung dengan kegiatan praktikum
yang meliputi analisis kegiatan usaha agribisnis, pembuatan laporan keuangan, analisis laporan keuangan usaha agribisnis, analisis biaya-biaya usaha agribisnis dan penentuan harga pokok produk agribisnis pada sebuah usaha agribisnis. Kegiatan analisis kegiatan usaha agribisnis diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi dan melakukan pembukuan terhadap transaksi yang terjadi. Didalam kegiatan pembuatan laporan keuangan diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan membuat sebuah laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan laporan neraca untuk sebuah usaha agribisnis, kemudian mereka dapat melakukan analisis sederhana terkait dengan laporan yang dihasilkan guna perbaikan kegiatan pada periode berikutnya. Analisis biaya-biaya agribisnis dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merinci dan menghitung biaya-biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan sebuah produk agribisnis. Sedangkan penentuan harga pokok produk dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menetapkan harga pokok produk yang sesuai sehingga kegiatan usaha yang dilakukan mendatangkan keuntungan. 5. Outcome pembelajaran Berdasarkan tujuan pembelajaran diatas, mahasiswa peserta mata kuliah Akuntansi Agribisnis akan memiliki kemampuan : a. Membuat pembukuan pada usaha agribisnis baik yang berbentuk usaha jasa, dagang, maupun pabrik b. Membuat laporan keuangan suatu usaha agribisnis c. Melakukan perhitungan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik, biaya standar dan biaya bersama d. Menetapkan harga pokok produk agribisnis. 6. Jumlah Jam dan Pembagiannya Perkuliahan Akuntansi Agribisnis ini berlangsung 16 kali perkuliahan dengan perincian 14 kali program kuliah tatap muka dan 2 kali ujian (ujian tengah semester/uts dan ujian akhir semester /UAS). Mata kuliah Akuntansi Agribisnis memiliki bobot 4 (2-2) SKS sehingga setiap minggu terdiri dari 2 sks perkuliahan dan 2 sks praktikum. Untuk praktikum dilaksanakan didalam kelas dan di lapangan. Secara rinci rencana kuliah Akuntansi Agribisnis adalah sebagai berikut.
Tabel 1. Jumlah Jam dan Pembagian Kuliah Akuntansi Agribisnis No Jenis Program Jumlah Program Jumlah Jam Keterangan 1. Tatap muka di kelas atau di luar kelas (kuliah, diskusi, presentasi) 14 kali @ 100 menit 2. Tugas terstruktur 12 kali @ 100 menit 3. Eksplorasi mandiri 14 kali @ 100 menit 4. Praktikum 12 kali @ 100 menit 1400 menit Interaksi dosenmahasiswa dan mahasiswamahasiswa dalam membahas materi pembelajaran, baik bersumber dari dosen, pustaka, hasil eksplorasi mahasiswa dan tugas terstruktur 1200 menit Dosen memberikan tugas yang berkaitan dengan materi yang akan dibahas ataupun yang baru dibahas dalam tatap muka 1400 menit Mahasiswa diberi kebebasan memperoleh materi pembelajaran dari berbagai sumber yang berkaitan atau mendukung materi pembelajaran 1200 menit Mahasiswa diberi berbagai kasus nyata sebagai ajang untuk mempraktekkan teori, mahasiswa melakukan simulasi terkait dengan materi baik di ruang kelas maupun di luar ruang kelas. Mahasiswa juga diberikan soal-soal terstruktur berdasarkan bank soal.
7. Jadwal Kegiatan Mingguan Minggu Topik ke 1. Pendahuluan Akuntansi dan Lingkungannya 2. Dasar-dasar prosedur pembukuan 3. Pencatatan akuntansi 4. Akuntansi untuk usaha jasa agribisnis 5 Akuntansi Perusahaan Dagang 6 Akuntansi untuk Perusahaan Pabrik Tabel 2. Jadwal Kegiatan Mingguan Substansi 1. Kontrak belajar 2. Pengertian akuntansi agribisnis 3. Ruang Lingkup Akuntansi Agribisnis 4. Kegunaan dan pemakai informasi akuntansi 5. Bidang-bidang akuntansi 6. Pengertian akuntansi biaya 7. Tujuan akuntansi biaya 8. Penggolongan biaya 9. Jenis-jenis usaha / perusahaan agribisnis 1. Konsep-konsep dan prinsip-prinsip akuntansi 2. Proses akuntansi 3. Jenis daftar hitung (perkiraan) dan bentuk-bentuknya 4. Persamaan akuntansi 5. Double entry book keeping 6. Aturan debit kredit dan saldo normal 1. Bukti transaksi 2. Pencatatan dengan perkiraan 3. Tabellaris 4. Jurnal umum 5. Pemindahbukuan (buku besar) 1. Jurnal umum usaha jasa 2. Pemindahbukuan (buku besar) 3. Neraca saldo 4. Jurnal penyesuaian 5. Neraca lajur 6. Laporan keuangan usaha jasa agribisnis 7. Jurnal penutup 8. Neraca saldo penutup 9. Jurnal balik 1. Buku penjualan dan penerimaan kas 2. Buku pembelian dan pengeluaran kas 3. Laporan keuangan untuk usaha dagang agribisnis 4. Jurnal penutup dan jurnal balik 1. Kegiatan perusahaan pabrik 2. Jurnal dan buku besar 3. Jurnal penyesuaian 4. Neraca lajur 5. Laporan keuangan 6. Jurnal penutup dan jurnal balik
7 Aktiva Tetap, Surat- Surat Berharga dan Piutang dagang 8 Ujian Tengah Semester (UTS) 9 Akuntansi Biaya Bahan Baku 10 Akuntansi Biaya Tenaga Kerja 11 Akuntansi Biaya Overhead 12 Metode Penentuan Harga Pokok Pesanan 13-14 Metode Penentuan Harga Pokok Proses 15 Sistem Biaya Standar Harga Pokok Produk Bersama dan Harga Pokok Sampingan 16 Ujian Akhir Semester (UAS) 7. Neraca saldo penutup 1. Penilaian aktiva tetap 2. Surat-surat berharga 3. Piutang dagang Menjawab Pertanyaan Ujian 1. Unsur biaya yang membentuk harga pokok bahan baku yang dibeli 2. Penentuan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam produksi 3. Masalah yang berhubungan dengan bahan baku (Sisa bahan, Produk rusak (spoiled goods), Produk cacat) 1. Definisi biaya tenaga kerja 2. Penggolongan kegiatan dan biaya tenaga kerja 3. Perhitungan biaya tenaga kerja 4. Biaya yang berhubungan dengan tenaga kerja 1. Penggolongan biaya overhead pabrik 2. Penentuan tarif biaya overhead pabrik 3. Pembebanan biaya overhead pabrik atas dasar tarif. 4. Departementalisasi biaya overhead pabrik 1. Karakteristik usaha yang produksinya berdasarkan pesanan 2. Karakteristik metode harga pokok pesanan 3. Prosedur akuntansi biaya dalam metode harga pokok pesanan 1. Karakteristik usaha yang produksinya berdasarkan proses 2. Karakteristik metode harga pokok proses 3. Prosedur akuntansi biaya dalam metode harga pokok proses 1. Definisi biaya standar 2. Manfaat sistem standar dalam pengendalian biaya 3. Kelemahan biaya standar 4. Prosedur penentuan biaya standar 1. Pengertian harga pokok produk bersama dan produk sampingan 2. Penentuan harga pokok produk bersama dan produk sampingan Menjawab Pertanyaan Ujian
Metode pembelajaran yang digunakan pada kegiatan mingguan adalah : Minggu ke 1 Tatap muka di kelas dengan cara : 1. Dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan harapan terhadap mata kuliah Akuntansi Agribisnis 2. Dosen menerangkan dengan in focus 3. Tanya jawab ditengah-tengah kuliah dan pada akhir perkuliahan 4. Membentuk kelompok mahasiswa untuk membahas materikuliah dan mempresentasikan materinya di minggu berikutnya Minggu ke 2-7 dan Minggu ke 9-15 Tatap muka di kelas dengan cara : 1. Dosen memberikan pretest 2. Presentasi mahasiswa dengan in focus dilanjutkan dengan diskusi dipimpin mahasiswa 3. Dosen memberikan evaluasi dan memberikan tambahan materi yang diperlukan dengan in focus 4. Tanya jawab ditengah-tengah kuliah dan pada akhir perkuliahan 5. Dosen menjelaskan gambaran umum materi yang akan dibahas minggu berikutnya 6. Mahasiswa diberi pekerjaan rumah tentang topik yang sudah diberikan 8. Penilaian Tabel 3. Bobot Kriteria Penilaian No Kriteria Sumber penilaian Tinggi rendahnya penilaian 1. Penguasaan Semakin sering bertanya sesuai materi dengan topic, nilai semakin baik 4. Kreativitas 1. Diskusi 1. Pertanyaan yang relevan dengan topic yang dibicarakan 2. Kuis, ujian praktikum, UTS dan UAS 3. Kesesuaian tugas yang dikumpulkan dengan topik Semakin dapat menjawab soal nilai semakin baik Semakin aktif, bobot nilai semakin baik 2. Aktivitas di dalam kelas 5. Kedisiplinan 1. Ketepatan mengumpulkan tugas Semakin sering bertanya atau mengutarakan pendapat semakin tinggi nilainya Jika tepat waktu akan memperoleh nilai yang lebih baik
2. Absensi kehadiran Kehadiran kurang dari 80% tanpa alasan yang jelas tidak mendapatkan nilai Item Penilaian 1. Ujian Tengah Semester (UTS) : 25% 2. Ujian Akhir Semester (UAS) : 25% 3. Tugas : 15% 4. Keaktifan : 10% 5. Praktikum : 25% Tabel 4. Skala Penilaian No Nilai Nilai angka Angka Mutu Sebutan Mutu Mutu 1. A 85 4.00 Sangat cemerlang 2. A- 80-84 3.50 Cemerlang 3. B+ 75-79 3.25 Sangat baik 4. B 70-74 3.00 Baik 5. B- 65-69 2.75 Hamper baik 6. C+ 60-64 2.25 Lebih dari cukup 7. C 55-59 2.00 Cukup 8. C- 50-54 1.75 Hamper cukup 9. D 40-49 1.00 Kurang 10. E < 40 0.00 Gagal Bahan, Sumber Informasi dan Referensi 1. Soemarso. Akuntansi Sustu Pengantar. Penerbit Rineka Cipta. Jakarta. 2. Yusup, AL Haryono. 1995. Dasar-dasar Akuntansi. STIE YKPN. Yogyakarta. 3. Horgren & Harrison. 1993. Akuntansi. Penerbit Salemba Empat. Jakarta. 4. Thacher, Ronald J. 1979. Aiccounting Principles 2 nd edition. Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, NJ. 5. Mulyadi. Akuntansi Biaya. YKPN. Yogyakarta 6. Cost Accounting; E Managerial Emphasis, 9 th ed. Horgren, Foster, Datar. 1997