Taufiqurrahman 1

dokumen-dokumen yang mirip
Metode Grafik. Sistem dan Bidang Kerja. Langkah-langkah Metode Grafik. Metode Grafik Program Linear Taufiqurrahman 1

CCR314 - Riset Operasional Materi #3 Ganjil 2015/2016 CCR314 RISET OPERASIONAL

CCR-314 #2 Pengantar Linear Programming DEFINISI LP

CCR314 - Riset Operasional Materi #2 Ganjil 2015/2016 CCR314 RISET OPERASIONAL

PROGRAM LINIER METODE GRAFIK

Operations Management

: METODE GRAFIK. Metode grafik hanya bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dimana hanya

BAB IV PROGRAMA LINIER : METODE GRAFIK

LINEAR PROGRAMMING. 1. Pengertian 2. Model Linear Programming 3. Asumsi Dasar Linear Programming 4. Metode Grafik

BAB 2. PROGRAM LINEAR

Dosen Pengampu : Dwi Sulistyaningsih

LINIEAR PROGRAMMING MATEMATIKA BISNIS ANDRI HELMI M, S.E., M.M.

Ardaneswari D.P.C., STP, MP.

Pendahuluan. Secara Umum :

DEFINISI LP FUNGSI-FUNGSI DALAM PL MODEL LINEAR PROGRAMMING. Linear Programming Taufiqurrahman 1

BAB 2 PROGRAM LINEAR

1. Fungsi Objektif z = ax + by

LINEAR PROGRAMMING MODEL SIMPLEX

contoh soal metode simplex dengan minimum

Team Dosen Riset Operasional Program Studi Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia

A. PENGERTIAN PROGRAM LINEAR

BAB LINEAR PROGRAMMING : METODE GRAFIK PENDAHULUAN PENDAHULUAN

TEKNIK RISET OPERASI

Gambar 1.1 Mesin dan SDM perusahaan

METODE GEOMETRIS (METODE GRAFIS)

Ir. Tito Adi Dewanto

10 Soal dan Pembahasan Permasalahan Program Linear

PROGRAM LINEAR. sudir15mks

PEMROGRAMAN LINIER. Metode Simpleks

MODUL 1 : PROGRAM LINEAR

BAHAN KULIAH TEKNIK RISET OPERASI

BAB III. SOLUSI GRAFIK

METODE GEOMETRIS (METODE GRAFIS)

Team Dosen Riset Operasional Program Studi Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia

PENDAHULUAN. Buku Bacaan Sementara : Diktat Gunadarma penulis Media Anugrah Ayu Riset Operasi penulis a.l. Pangestu Subagyo, T.

MATEMATIKA DASAR TAHUN 1987

Optimasi. Bab Metoda Simplex. Djoko Luknanto Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil FT UGM

Optimasi. Masalah Awal. Definisi 2. Contoh. Solusi Titik Sudut Feasible. Bab Metoda Simplex

LINEAR PROGRAMMING. Pembentukan model bukanlah suatu ilmu pengetahuan tetapi lebih bersifat seni dan akan menjadi dimengerti terutama karena praktek.

BAB 2 Alamanda. LINEAR PROGRAMMING: METODE GRAFIK Fungsi Tujuan Maksimasi dan Minimasi

PEMROGRAMAN LINEAR YULIATI,SE,MM

Hand out_x_fungsi kuadrat

Introduction to Management Science: Pengantar Program Linear: Formulasi Model dan Solusi Grafik

Sejarah Perkembangan Linear Programming

PERTIDAKSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL

Model Matematika. Persamaan atau pertidaksamaan Matematika Tujuan

Pertemuan Minggu ke Bidang Singgung, Hampiran 2. Maksimum dan Minimum 3. Metode Lagrange

RISET OPERASIONAL MINGGU KE-2. Disusun oleh: Nur Azifah., SE., M.Si. Linier Programming: Formulasi Masalah dan Model

sama dengan p q. Perhatikan tabel berikut. p q B B S S B S S B S S B B S S S B B S B S S S S B B S B B

MATEMATIKA SISTEM INFORMASI 2 [KODE/SKS : IT / 2 SKS]

APLIKASI TURUNAN ALJABAR. Tujuan Pembelajaran. ) kemudian menyentuh bukit kedua pada titik B(x 2

Dosen Pembina: HP :

FUNGSI, SISTEM PERSAMAAN LINIER DAN MENGGAMBAR GRAFIK

MEDIA PEMBELAJARAN RISET OPERASI UNTUK METODE DUALITY LINIER PROGRAMMING BERBASIS MULTIMEDIA

Model Linear Programming:

BAB II LANDASAN TEORI

Algoritma Simplex. Algoritma Simplex adalah algoritma yang digunakan untuk mengoptimalkan fungsi objektif dan memperhatikan semua persamaan

LINEAR PROGRAMMING, METODE GRAFIK

BAB II. PEMROGRAMAN LINEAR

Model Program Linear dan Daerah Penyelesaian Masalah

Menentukan Nilai Optimum dengan Garis Selidik

Program Linear. Bab I

BAB 3 LEXICOGRAPHIC GOAL PROGRAMMING 3.1 DESKRIPSI UMUM LEXICOGRAPHIC GOAL PROGRAMMING

PROGRAM LINEAR. Ingat: Langkah-langkah dalam menggambar ax + by = c 1. Buat daftar nilai x dan y pada tabel.

SISTEM KOORDINAT. Berikut ini kita akan mempelajari bagaimana menentukan sistem koordinat dibidang dan diruang.

PROGRAM LINEAR DENGAN METODE SIMPLEX

CONTOH SOAL UAN PROGRAM LINIER

Manajemen Sains. Pemrograman Linier (Metode Grafik) Eko Prasetyo Teknik Informatika Univ. Muhammadiyah Gresik 2011

PENYELESAIAN MODEL LINEAR PROGRAMMING SECARA GRAFIK

PEMETAAN STANDAR ISI (SK-KD)

Bab. Program Linear. Di unduh dari: ( Sumber buku : (bse.kemdikbud.go.id)

IMPLEMENTASI TEKNIK RISET OPERASI PADA PROGRAM LINEAR MENGGUNAKAN PROGRAM POM-QM WINDOWS 3

BAB I PENDAHULUAN. baik. Mata pelajaran matematika di SMP diberikan kepada semua siswa dengan

Taufiqur Rachman 1

Pengantar Teknik Industri TIN 4103

PERTEMUAN 6 Analisis Primal - Dual

METODE SIMPLEKS DALAM PROGRAM LINIER

Contoh 1. Seorang ahli gizi ingin menentukan jenis makanan yang harus diberikan pada pasien dengan biaya minimum, akan tetapi sudah mencukupi

Fungsi Linier & Grafik Fungsi Aplikasi dalam Ekonomi

OPTIMALISALI KASUS PEMROGRAMAN LINEAR DENGAN METODE GRAFIK DAN SIMPLEKS

PENDAHULUAN KALKULUS

Fungsi Linear dan Fungsi Kuadrat

ULANGAN SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2009/2010. Hari, Tanggal : Senin, 17 Mei 2010 Waktu : WIB (120 menit)

MODUL 1 : PROGRAM LINEAR

Bilangan Real. Modul 1 PENDAHULUAN

KARTU SOAL UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2010/2011. No. Soal. a. b. c. d. e.

LINIER PROGRAMMING Formulasi Masalah dan Pemodelan. Staf Pengajar Kuliah : Fitri Yulianti, MSi.

APLIKASI PROGRAM LINEAR DALAM MASALAH ALOKASI DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM DINAMIK. Erlia Sri Wijayanti ABSTRAK

FUNGSI. Riri Irawati, M.Kom 3 sks

Antiremed Kelas 11 Matematika

GEOMETRI ANALITIK BIDANG & RUANG

B. Persoalan Batasan Campuran

AB = AB = ( ) 2 + ( ) 2

PROGRAM LINIER : ANALISIS POST- OPTIMAL. Pertemuan 6

Pengambilan Keputusan dalam keadaan ada kepastian. IRA PRASETYANINGRUM, S.Si,M.T

KARTU SOAL UJIAN NASIONAL MADRASAH ALIYAH NEGERI PANGKALPINANG

Matematika ITB Tahun 1975

MAKSIMALISASI KEUNTUNGAN DENGAN PENDEKATAN METODE SIMPLEKS Kasus pada Pabrik Sosis SM

BAB 3 LINEAR PROGRAMMING

mempunyai tak berhingga banyak solusi.

Transkripsi:

LINER PROGRMMING METODE GRFIK Metode Grafik Setelah membuat formulasi model matematika, langkah selanjutnya dalam penerapan program linear untuk mengambil keputusan adalah menentukan pemecaham dari model. Karena hubungannya linear, beberapa model pemecahan dapat di ilustrasikan secara grafik. Metode grafik terbatas untuk model-model yang hanya mempunyai dua variabel, yang dapat digambarkan dalam dua dimensi grafik. 3 - Taufiqurrahman 3 - Taufiqurrahman 1

Sistem dan idang Kerja Sistem untuk menyatakan hubungan antara aljabar (model matematika) dan geometri (grafik) adalah bidang yang dibagi menjadi empat oleh sumbu tegak (absis) dan sumbu datar (ordinat). idang tersebut dikenal sebagai kuadran. 3 - Taufiqurrahman 3 Langkah-langkah Metode Grafik 1. Gambarkan model batasan (fungsi kendala) sebagai persamaan pada grafik, kemudian dengan mempertimbangkan ketidaksamaan batasan, tunjukkan daerah memenuhi kendala (DMK).. a) Gambarkan fungsi tujuan, lalu geser menjauh dari titik awal (,) ke titik solusi yang optimal, atau: b) Selesaikan persamaan-persamaan pada titik tiap sudut untuk memperoleh nilai solusi pada tiap sudut. 3. a) Selesaikan persamaan-persamaan pada titik solusi untuk menemukan nilai solusi yang optimal, atau: b) Masukkan nilai-nilai ke dalam fungsi tujuan untuk menentukan kumpulan nilai yang menghasilkan nilai Z yang optimal. 3 - Taufiqurrahman 4 3 - Taufiqurrahman

Menentukan Titik Koordinat Misal: X 1 + 4 Ubah pertidaksamaan ( ) menjadi persamaan (=), maka: X 1 + = 4 Mencari nilai X 1 dan dengan mengasumsikan salah satu variabel bernilai (nol). Jika X 1 =, maka: () + = 4 = 4 = Jika =, maka: X 1 + () = 4 Jadi titik koordinatnya adalah: X 1 = 4 dan = X 1 = 4 4 3 1 X 1 + = 4 1 3 4 X 1 3 - Taufiqurrahman 5 Menggambar Daerah Penyelesaian Persamaan ( ) misal: X 1 + 4 Persamaan ( ) misal: X 1 + 4 Persamaan (=) misal: X 1 + = 4 4 3 1 1 3 4 X 1 4 3 1 1 3 4 X 1 4 3 1 1 3 4 X 1 X 1 + 4 X 1 + 4 X 1 + = 4 3 - Taufiqurrahman 3 - Taufiqurrahman 3

Daerah Memenuhi Kendala (DMK) Persamaan ( ), misal: X 1 + 4 4X 1 + 3 1 4 3 1 DMK 1 3 4 X 1 Persamaan ( ), misal: X 1 + 4 4X 1 + 3 1 4 3 DMK 1 1 3 4 X 1 Persamaan ( dan =) X 1 + 4 X 1 = 4 = 4 4 3 DMK 1 1 3 4 X 1 3 - Taufiqurrahman 7 ontoh # 1 Metode Grafik Fungsi Tujuan : Maksimalkan Z 4 X 1 5 Fungsi Kendala : (1) Tenaga kerja : X 1 + 4 () Tanah liat : 4X 1 + 3 1 (3) Non-negatifnegatif : X 1 ; 3 - Taufiqurrahman 8 3 - Taufiqurrahman 4

Solusi Grafik ontoh # 1 1. Menggambar fungsi kendala (Langkah 1) 4 4 3 4X 1 + 3 1 3 1 X 1 + 4 1 DKM 1 3 4 X 1 1 3 4 X 1 3 - Taufiqurrahman 9 Solusi Grafik ontoh # 1. Menggambar garis fungsi tujuan (Langkah.a) 4 4 3 8 = 4X 1 + 5 3 1 1 = 4X 1 + 5 1 = 4X 1 + 5 (erada di luar DMK) 1 8 = 4X 1 + 5 Titik Optimal 1 3 4 X 1 1 3 4 X 1 3 - Taufiqurrahman 1 3 - Taufiqurrahman 5

Solusi Grafik ontoh # 1 3. Menyelesaikan persamaan-persamaan pada titik solusi untuk nilai solusi optimal (Langkah 3.a) X 4X 1 + 3 = 1 X 1 + = 4 4X 1 = 1 3 4 4X 1 + 3 = 1 X 1 = 4 X 1 = 3 (3 /4) 3 4 = 3 (3 /4) 5 /4 = 1 = 8 1 X 1 + = 4 1 3 4 X 1 X 1 X 1 = 4 X 1 = 4 (8) X 1 = 4 X 1 3 - Taufiqurrahman 11 Solusi Grafik ontoh # 1. Menyelesaikan persamaan-persamaan pada titik tiap sudut untuk memperoleh nilai solusi pada tiap sudut. (Langkah.b) 4 3 1 8 X 1 = = 1 3 4 X 1 4 X 1 = 4 = 8 X 1 = 3 = 3. Masukkan nilai-nilai ke dalam fungsi tujuan untuk menentukan kumpulan nilai yang menghasilkan nilai Z yang optimal. (Langkah 3.b) Pada titik Z = 1 Pada titik Z = 13 Pada titik Z = 1 Maka solusi optimal adalah pada titik dengan laba $13 3 - Taufiqurrahman 1 3 - Taufiqurrahman

ontoh # Metode Grafik Variabel Keputusan X 1 = jumlah pupuk SG yang dibeli = jumlah pupuk Q yang dibeli Fungsi Tujuan Minimalkan Z = X 1 + 3 Z = total biaya pemupukan X 1 = harga/biaya dari SG 3 = harga/biaya dari Q Fungsi Kendala X 1 + 4 1 4X 1 + 3 4 X 1 ; (kendala nitrogen) (kendala fosfat) (kendala non-negatif) 3 - Taufiqurrahman 13 Solusi Grafik ontoh # 8 8 X 1 = = 8 DKM DKM 4 4 X 1 = X 1 = X 1 = 8 = 4 8 X 1 X 1 4 8 X 1 3 - Taufiqurrahman 14 3 - Taufiqurrahman 7

Solusi Grafik ontoh # Pada titik, koordinat X 1 dan adalah: X 1 + 4 = 1 * 4X 1 + 8 = 3 4X 1 + 3 = 4 *1 4X 1 + 3 = 4 X 1 + 4 = 1 X 1 + 4(1,) = 1 X 1 = 1,4 X 1 = 4,8 X 1 5 = 8 = 8/5 1, 3 - Taufiqurrahman 15 Solusi Grafik ontoh # 8 X 1 = = 8 Pada titik Z = 48 Pada k Z = 33, DKM Pada k Z = 4 4 1, X 1 = 4,8 = 1, X 1 = 8 = Maka solusi optimal terletak pada titik dengan total biaya $4 4 4,8 8 X 1 3 - Taufiqurrahman 1 3 - Taufiqurrahman 8

Latihan #3 1 Perusahaan sepatu membuat macam sepatu. Yang pertama merek I 1, dgn sol karet, dan merek I dgn sol kulit. Diperlukan 3 macam mesin. Mesin 1 membuat sol karet, mesin membuat sol kulit, dan mesin 3 membuat bagian atas sepatu dan melakukan assembling bagian atas dengan sol. Setiap lusin sepatu merek I 1 mula-mula dikerjakan di mesin 1 selama jam, kemudian tanpa melalui mesin terus dikerjakan di mesin 3 selama jam. Sedang untuk sepatu merek I tidak diproses di mesin 1, tetapi pertama kali dikerjakan di mesin selama 3 jam kemudian di mesin 3 selama 5 jam. Jam kerja maksimum setiap hari mesin 1 adalah 8 jam, mesin adalah 15 jam, dan mesin 3 adalah 3 jam. Sumbangan terhadap laba setiap lusin sepatu merek I 1 =Rp.3. sedang merek I =Rp.5.. Masalahnya adalah menentukan berapa lusin sebaiknya sepatu merek I 1 dan merek I yang dibuat agar bisa memaksimumkan laba. 3 - Taufiqurrahman 17 Solusi Latihan #3 1 (entuk Tabel) Mesin Merek I 1 (x 1 ) I (x ) Kapasitas Maksimum 1 8 3 15 3 5 3 Sumbangan laba 3 5 3 - Taufiqurrahman 18 3 - Taufiqurrahman 9

Solusi Latihan #3 1 (entuk Matematis) Maksimumkan Z = 3x 1 + 5x atasan (constrain) (1) X 1 8 () 3 15 (3) X 1 + 5 3 3 - Taufiqurrahman 19 x Solusi Latihan #3 1 Fungsi atasan (1) -> X 1 8 X 1 8 dan X 1, X 1 = 8 Gambar tersebut merupakan bagian yang memenuhi batasanbatasan: X 1,, dan X 1 8 4 x 1 3 - Taufiqurrahman 3 - Taufiqurrahman 1

Solusi Latihan #3 1 (Fungsi atasan/ll) X 1 + 5 = 3 x X 1 = 8 D 5 3 = 15 Daerah feasible 4 5 x 1 3 - Taufiqurrahman 1 Solusi Latihan #3 1 (Titik Optimal) X 1 + 5 = 3 Titik D: Pada titik ini nilai X = 5; X1 = Nilai Z = 3() + 5(5) = 5 D 5 X 1 = 8 Titik : X = 5. Substitusikan batasan (3), maka X1 + 5(5) = 3. Jadi nilai X1 = (3 5)/ = 5/. Nilai Z = 3(5/) + 5(5) = 7,5 3 = 15 Titik : X1 = 4. Substitusikan batasan (3), maka (4) + 5X = 3. Jadi nilai X = (3 4)/5 = /5. Nilai Z = 3(4) + 5(/5) =18 Daerah feasible 4 5 Titik : Pada titik ini nilai X1 = 4; X = Nilai Z = 3(4) + = 1 X 1 3 - Taufiqurrahman 3 - Taufiqurrahman 11

Latihan #3 Produk yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan adalah meja dan kursi. Dengan ahan mentah dalam satu minggu yang tersedia adalah sebanyak 1 gelondong kayu dan jumlah jam kerja buruh yang tersedia adalah 3 jam kerja. Informasi mengenai penggunaan sumber daya dan hara jual per unit, dijelaskan dalam table dibawah ini : 3 - Taufiqurrahman 3 Jenis Produk Meja Kursi Kebutuhan sumber daya uruh(jam/unit) ahan(kg/unit) 1 Harga ($/unit) 4 5 Dengan melihat kepada informasi diatas, berapakah jumlah Meja dan Kursi yang harus dihasilkan agar keuntungan yang didapat perusahaan maksimum? Variabel keputusan X1 = Jumlah Meja yang dihasilkan X = Jumlah Kursi yang dihasilkan Fungsi Tujuan Jumlah keuntungan yang di dapat adalah sebesar : Z 4X 1 5X 3 - Taufiqurrahman 4 3 - Taufiqurrahman 1

Solusi Latihan #3 (Sistem Kendala) a. Kendala Jam Kerja X X 1 3 b. Kendala ahan aku X 1 X 1 c. Jumlah X1, X yang harus dihasilkan X X 1 ; 3 - Taufiqurrahman 5 Solusi Latihan #3 (Kendala) 5 4 3 1 X 1 = = 5 DMK Titik temu antara Kendala 1 dengan Kendala : X 1 3 1 X 1 3 X 1 1 3 3X 1 3 3X 1 = X 1 = 1 3 4 5 7 8 9 1 X 1 = = X 1 X 1 + = 1 + = 1 = 8 = 4 3 - Taufiqurrahman 3 - Taufiqurrahman 13

Solusi Latihan #3 (Titik Optimal) Pada titik X 1 = ; = ; Z = 4 Pada titik X 1 = ; = 4 ; Z = 8 Pada titik X 1 = ; = 5 ; Z = 5 Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa keuntungan yang terbesar didapatkan apabila memproduksi Meja sebanyak unit dan memproduksi Kursi sebanyak 4 unit dengan mendapatkan keuntungan sebesar $8. 3 - Taufiqurrahman 7 SEKIN & TERIM KSIH 3 - Taufiqurrahman 8 3 - Taufiqurrahman 14