VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN Oleh Nugroho Susanto
|
|
|
- Yenny Chandra
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN Oleh Nugroho Susanto A. PENGANTAR Sebelum penelitian dilakukan penting difikirkan antara lain apakah instrument yang digunakan sudah valid dan reliabel. Uji validitas dan reliabilitas instrument penelitian dilakukan sebelum penelitian. Keadaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah instrumen yang digunakan sudah valid dan reliabel atau belum. Beberapa metode pengujian yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah instrumen sudah valid dan reliabel dengan bantuan uji statistik. Perlu dipahami bahwa validitas penelitian berbeda dengan validitas instrumen. Validitas instrumen menekankan pada aspek alat ukur yang digunakan dalam penelitian. Beberapa asumsi validitas instrumen antara lain validitas konstruk, validitas, isi dan validitas eksternal. Pada validitas konstruk, validitas isi dan validitas eksternal tidak memerlukan analisis statistik untuk menjamin validitas isi, konstruk dan eksternal tetapi pada masing-masing kesimpulan validitas diperlukan korelasi antar item untuk menyebut bahwa instrumen yang digunakan adalah instrumen yang valid. Korelasi antar item dapat mengunakan analisis bantuan komputer dengan membandingkan nilai korelasi (r) tabel dengan nilai hasil perhitungan statistik. Beberapa pendapat ahli memberikan gambaran bahwa validitas konstruk, isi dan eksternal menekankan pada pendapat ahli yang kompeten dalam bidangnya. Misalnya kuesioner tentang pengetahuan maka diperlukan pendapat ahli perilaku untuk konsultasi tentang validitas instrumen yang akan digunakan. contoh koesioner tentang pengetahuan TB paru maka perlu dikonsultasikan kepada ahli perilaku dan ahli penyakit TB paru. Konsultasi dengan ahli dimaksudkan untuk mendapatkan validitas instrumen dari sisi validitas isi. Reliabilitas menekankan pada aspek pengukuran yang dilakukan secara berulang-ulang dengan konsistensi hasil yang sama. Pendapat Miller reliability is defined as the extent to which a questionnaire, test, observation or any measurement procedure produces the same results on repeated trials. Untuk mengetahui reliabilitas suatu alat penelitian dapat mengunakan uji bantu statistik antara lain uji KR- 20, KR 21, dan alfa conbarch. Dalam pengunaan uji untuk masing-masing akan dibahas pada bagian ini.
2 Untuk lebih menjelaskan secara terperinci tentang validitas dan reliabilitas kita perhatikan ilustrasi berbagai kasus yang akan kita bahas pada BAB ini. B. VALIDITAS Uji validitas instrument meliputi beberapa cara antara lain validitas konstruk, validitas isi, dan validitas eksternal: 1. Validitas Konstruk Uji validitas konstruk menekankan pada pendapat ahli (exspert) yang kompeten dalam bidang yang akan diteliti. Langkah yang dilakukan antara lain dengan menyusun beberapa pertanyaan yang akan dilakukan dalam penelitian kemudian melakukan konsultasi kepada ahli (exspert). Pendapat beberapa ahli dianggap sebagai dasar utama untuk melakukan uji coba kuesioner. Pada beberapa referensi pendapat ahli yang diminta setidaknya adalah berpendidikan doktor. Setelah mendapatkan pendapat atau masukan dari beberapa ahli kemudian dilakukan uji validitas dengan melihat korelasi antar item pertanyaan. Uji coba dapat dilakukan pada 30 sampel penelitian. Beberapa alasan yang mendasari uji coba dilakukan terhadap 30 sampel antara lain dimungkinkan diperolehnya normalitas data. Validitas Isi Uji validitas isi ditekankan pada perbandingan antara isi instrumen dengan substansi yang akan dilakukan penelitian. Artinya instrumen yang digunakan disesuaikan dengan indikator-indikator yang digunakan dalam penelitian. Misalnya indikator tes toefl adalah kemampuan reading, gramer dan listening. Contoh lain. Indikator pengetahuan penyakit TB paru meliputi penyebab penyakit, tanda dan gejala, pengobatan, perjalanan alamiah TB paru. Acuan indikator kontent sebagai dasar yang digunakan untuk dilakukan uji coba kuesioner terhadap subjek penelitian. Uji validitas isi dilakukan dengan analisis item. Setelah analisis item kemudian dikorelasikan dengan total item. Untuk mendapatkan hasil validitas kita ambil hasil analisis korelasi antar item pertanyaan. Contoh kuesioner PENGETAHUAN ASI EKSKLUSIF
3 A. Definisi ASI Eksklusif Jawaban Apakah pengertian ASi eksklusif adalah pemberian ASI saja kepada bayi tanpa memberikan makan/ minum yang lain? Apakah Menurut ibu sampai usia 4 bulan saja bayi cukup diberi ASI saja (tanpa makana/ minuman tambahan)? Apakah di atas usia 6 bayi bayi diperkenalkan makana/ minuman selain ASI? Apakah ASI yang pertama kali keluar (kolostrum) sebaiknya diberikan pada bayi? B. Manfaat ASI Apakah ASI dapat melindungi terhadap penyakit seperti Ispa dan Diare? Apakah semakin sering bayi mengisap puting susu ibu semakin banyak prolaktin dan ASI yang dikeluarkan? Apakah iibu mengetahui bahwa menyusui secara penuh selama 6 bulan maka tidak di perlukan perlindungan kontrasepsi tambahan? ApakaIbu yang menyusui bayi dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara dan kanker leher rahim Apakah berat badan ibu juga dapat cepat kembali turun karena lemak yang ditumpuk di bawah kulit selama hamil digunakan untuk pembentukan ASI C. Kandungan ASI Apakah ASI mengandung antibody (kekebalan tubuh bayi)? Apakah ASI mempunyai kandungan gizi yang lebih baik dibanding susu formula? Apakah ibu mengetahui bahwa cairan berwarna kuning itu kolustrum, yang sangat baik buat bayi D. Teknik menyusui Apakah Merangsang bayi agar mau membuka mulut dan menghisap puting susu ibu adalah dengan menyentuh pipi bayi Apakah menurut ibu posisi dalam pemberian ASI pada bayi lebih bagus posisi tidur di bandingkan dengan posisi duduk Pada contoh kuesioner kita dapat mengambil beberapa asumsi tentang indikatorindikator yang digunakan dalam menyusui yang meliputi: definisi, manfaat, kandungan dan teknik menyusui. Dari beberapa indikator yang digunakan kemudian diterjemahkan kedalam item-item pertanyaan kemudian dikonsultasikan kepada ahli yang expert. Setelah konsultasi baru kemudian dilakukan uji coba kuesioner dari masing-masing item pertanyaan dengan melihat korelasi antar item dengan total. Pada contoh kuesioner, hasil jawaban responden berupa ya dan tidak. Hal ini memberikan arahan bahwa hasil pertanyaan merupakan bentuk kategori/ bahasa umun dikenal dengan skala nominal. Untuk kepentingan analisis
4 kita perlu memperhatikan bentuk dari jawaban dalam kuesioner karena dapat menentukan uji analisis yang tepat untuk melakukan uji validitas dengan analisis korelasi antar item pertanyaan. 3. Validitas eksternal Validitas eksternal menekankan pada aspek bagaimana instrumen yang digunakan sesuai dengan kondisi empiris dilapangan. Artinya item-item pertanyaan disesuaikan dengan indikator-indikator empiris dilapangan. Keadaan ini menekankan bahwa instrumen yang digunakan memenuhi indikator teori dan sesuai dengan kondisi dilapangan. Uji coba kuesioner dilakukan setelah mendapatkan kesamaan antara item pertanyaan dengan kondisi empiris dilapangan. Setelah instrumen mendapatkan kesesuaian maka instrumen dilakukan pengujian dengan korelasi antar item pertanyaan. Korelasi antar item pertanyaan dapat dilakukan dengan bantuan perangkat lunak. Contoh instrumen DUKUNGAN TEMPAT BEKERJA 1. Apakah tempat ibu bekerja memberikan waktu untuk memberikan ASI? Apakah di tempat ibu bekerja ada tempat penitipan anak? 3. Apa kah terdapat fasilitas khusus untuk memberikan ASI? 4. Apakah atasan membatasi waktu dalam pemberian ASI? 5. Apakah teman kantor memberikan dorongan untuk memberikan ASI? 6. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia ruangan khusus untuk menyusui atau memereah ASI? 7. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia alat untuk memerah asi? 1.Ya 0.Tidak 8. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia alat untuk menyimpan ASI? 9. Apakah di luar jam istirahat ibu diizinkan untuk menyusui atau memerah ASI? 10. Berapakah jarak antara rumah ibu ke tempat bekerja? 1.Lebih 5 km 0.Kurang 5 km Berdasarkan kuesioner yang akan kita ajukan untuk pengujian kuesioner, kita perlu memberikan telaah kondisi empiris dilapangan. Instrumen penelitian menanyakan apakah keadaan ada dan sesuai yang terjadi dilapangan. Pada contoh kuesioner ini didapatkan jawaban subjek yaitu ya dan tidak. Hal ini memberikan
5 arti bahwa bentuk dari skala pertanyaan adalah kategoris atau nominal. Bentuk dari pertanyaan dapat memberikan arahan pengunaan uji yang tepat untuk menilai korelasi antar item pertanyaan. Uji validitas untuk analisis korelasi antar item memperhatikan hasil dari sebuah pertanyaan. Bentuk pertanyaan yang bersifat kategoris atau tingkatan akan memberikan arah pengunaan uji korelasi yang tepat untuk dilakukan uji korelasi antar item. Hal yang penting untuk diperhatikan dalam analisis validitas antara lain korelasi item pertanyaan dengan batasan skor yang diiginkan. Menurut Miller Criterionrelated validity is assessed when one is interested in determining the relationship of scores on a test to a specific criterion. Dari berbagai referensi sebelumnya yang dikatakan sebagai batasan pengunaan skor digunakan skor total. Hal ini diperkuat dengan hasil olahan program uji validitas dan reliabilitas yang dibahas pada bagian akhir BAB ini. Contoh: Kuesioner 1 PERTANYAAN ASI yang pertama kali keluar (kolostrum) sebaiknya diberikan pada bayi. JAWABAN 1. setuju ragu-ragu 3. tidak setuju 4. sangat tidak setuju Koesioner 2 PERTANYAAN Apakah ASI yang pertama kali keluar (kolostrum) sebaiknya diberikan pada bayi? JAWABAN Tidak Penjelasan Pada kedua pertanyaan tersebut ada perbedaan tipe hasil jawaban dari kedua kuesioner. Pada kuesioner 1 tipe jawaban ada 4 pilihan yaitu setuju, ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju sedangkan pada kuesioner 2 terdapat dua pilihan jawaban yaitu ya dan tidak. Adanya perbedaan itu memberikan arahan uji statistik apa yang sebaiknya digunakan untuk uji validitas.
6 C. RELIABILITAS Pemahaman tentang reliabilitas menekankan pada aspek bahwa alat yang digunakan adalah reliabel artinya dilakukan pengukuran berkali-kali hasilnya tetap sama. Hasil pengukuran dapat dilihat dari berbagai aspek antara lain pengukuran berulang dengan istrumen yang sama atau pengukuran berulang pada subjek yang sama. Pengertian pengukuran berulang bisa saja pada subjek yang berbeda atau pada instrumen yang berbeda. Sebuah ilustrasi kasus: Kasus 1 Peneliti melakukan uji coba 2 instrumen pemeriksaan yaitu pemeriksaan kadar hemoglobin dengan pemeriksaan sahli dan pemeriksaan hemocue. Uji coba dilakukan terhadap subjek yang sama. Kasus 2 Peneliti melakukan uji coba instrumen yaitu pemeriksaan kadar hemoglobin dengan pemeriksaan hemocue. Uji coba dilakukan terhadap orang yang sama dengan dua kali pemeriksaan. Pada bagian ini reliabilitas dibahas dalam 2 sudut yaitu reliabilitas internal dan reliabilitas eksternal. 1. Pengujian eksternal Pengujian reliabilitas secar eksternal dapat dilakukan dengan uji test retest dan uji instrumen equivalen. Pengujian test retest dapat mengunakan bantuan uji korelasi product moment. Asumsi yang diperlukan dalam pengunaan uji korelasi product moment salah satu skala data adalah berbentuk kontinue, sehingga uji reliabilitas eksternal dapat memanfaatkan uji korelasi product moment. Untuk menghasilkan data dengan skala kontinue dapat mengunakan item skala likert untuk setiap pertanyaan. Contoh sebuah instrumen A: 1. Menurut ibu sampai usia 4 bulan saja bayi cukup diberi ASI (tanpa makanan/ minuman tambahan)? Apakah di atas usia 6 bayi bayi diperkenalkan makana/ minuman selain ASI? 1. setuju ragu-ragu 3. tidak setuju 1. setuju ragu-ragu
7 3. ASI yang pertama kali keluar (kolostrum) sebaiknya diberikan pada bayi 3. tidak setuju 1. setuju ragu-ragu 3. tidak setuju Contoh sebuah instrumen B: Apakah Menurut ibu sampai usia 4 bulan saja bayi cukup diberi ASI saja (tanpa makanan/ minuman tambahan)? Apakah di atas usia 6 bayi bayi diperkenalkan makana/ minuman selain ASI? Apakah ASI yang pertama kali keluar (kolostrum) sebaiknya diberikan pada bayi? Tidak Tidak Tidak Berdasarkan kedua instrumen terlihat perbedaan hasil penilaian pada setiap skor item. Skor item pada kuesioner A terdapat 3 pilihan jawaban yang ditawarkan. Pada kuesioner B terdapat 2 pilihan jawaban yang ditawarkan. Adanya perbedaan ini yang dapat memberikan petunjuk bagaimana kita bisa memilih uji yang mana yang sebaiknya digunakan, apakah uji korelasi pearson atau cenderung meilih uji kappa...? Pengujian instrumen equivalen lebih menekankan pada aspek data yang berbentuk kategoris (nominal). Pengujian instrumen dengan equivalen sering diterjemahkan dalam bidang kesehatan seperti analisis kappa (koefisien aggrement). Pengujian reliabilitas instrumen dengan cara ini dapat dilakukan satu kali tetapi instrumennya ada dua instrumen, pada responden yang sama, waktu yang sama, dan instrumen yang berbeda. Reliabilitas instrumen dihitung dengan cara mengkorelasikan antara data instrumen yang satu dengan data instrumen yang dijadikan equivalen. Untuk mengetahui instrumen mana yang lebih baik dari dua instrumen yang dilakukan pengujian maka diperlukan sebuah kesepakatan atau yang biasa disebut sebagai koefisien aggrement. Uji equivalen yang biasa diterapkan dalam bidang kesehatan seperti skrining kesehatan. Pengujian Reliabilitas internal Pengujian instrumen guna untuk mengetahui reliabilitas internal dapat dilakukan dengan sekali pengujian. Kemudian data yang diperoleh dari uji coba dilakukan analisis. Pengujian instrumen dapat dilakukan dengan uji alfa
8 cronbach, korelasi item (Kuder Richardson 20 dan 21). Pengujian reliabilitas internal dilakukan dengan menguji cobakan instrumen sekali saja. Hal yang penting diperhatikan dalam uji coba kuesioner adalah bentuk dari pertanyaan yang ada dalam kuesioner seperti pada ilustrasi dibagaian awal BAB ini. Untuk memilih mengunakan mana yang dipakai (alfa cronbach, Kuder Richardson 20 dan 21) kita perlu memahami bentuk dari jawaban pertanyaan itu sendiri. Misalnya jawaban dari pertanyaan adalah (ya vs tidak atau setuju, tidak setuju, ragu-ragu, sangat setuju). Untuk pertanyaan dengan tipikal ya dan tidak kita dapat mengunakan Kuder Richarson 20 untuk melakukan pengujian reliabilitas. Untuk pertanyaan yang memiliki jawaban sangat tidak setuju, tidak setuju, ragu-ragu, setuju, sangat setuju kita dapat mengunakan alfa conbrach untuk menguji valididtas dan reliabilitas. Menurut Miller Specifically, coefficient alpha is typically used during scale development with items that have several response options (i.e., 1 = strongly disagree to 5 = strongly agree) whereas KR-20 is used to estimate reliability for dichotomous (i.e., Yes/No; True/False) response scales. Uji reliabilitas pada data kategoris biasa digunakan alfa conbrach. Rumus X S 2 2 t n X 2 X 2 t X n t 2 r i 2 k S t piqi 2 k S 1 t Diketahui K = Jumlah item dalam instrument Pi = Proporsi banyaknya subjek yang menjawab pada item 1 qi = 1-Pi St 2 = variansi total.
9 Ilustrasi kasus: Seorang peneliti ingin melakukan pengujian reliabilitas terhadap instrumen penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner. Pada kuesioner terdapat 10 pertanyaan. Uji coba reliabilitas dilakukan kepada 10 subjek penelitian. Apakah instrumen tersebut valid dan reliabel..? Instrumen penelitian sebagai berikut: DUKUNGAN TEMPAT BEKERJA 1. Apakah tempat ibu bekerja memberikan waktu untuk memberikan ASI? Apakah di tempat ibu bekerja ada tempat penitipan anak? 3. Apa kah terdapat fasilitas khusus untuk memberikan ASI? 4. Apakah atasan membatasi waktu dalam pemberian ASI? 5. Apakah teman kantor memberikan dorongan untuk memberikan ASI? 6. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia ruangan khusus untuk menyusui atau memereah ASI? 7. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia alat untuk memerah asi? 1.Ya 0.Tidak 8. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia alat untuk menyimpan ASI? 9. Apakah di luar jam istirahat ibu diizinkan untuk menyusui atau memerah ASI? 10. Apakah ada regulasi/peraturan perusahaan bagi ibu menyusui? 1.ya 0.tidak Hasil uji coba adalah sebagai berikut: Keterangan: P1 = pertanyaan 1, P2 = pertanyaan 2 dan seterusnya.
10 Bagaimana mengatakan bahwa instrumen yang akan digunakan adalah reliabel...? Penyelesaian Untuk menyelesaikan kasus tersebut diperlukan tabel bantu sebagai berikut: No No item pertanyaan Xt Xt Np P 0,9 0,8 0,7 0,6 0,5 0,5 0,6 0,4 0,4 0,3 Q 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,5 0,4 0,6 0,6 0,7 Pq 0,09 0,16 0,21 0,24 0,25 0,25 0,24 0,24 0,24 0,21 pq = 2,13 Penyelesaian Kemudian memasukan nilai-nilai dalam tabel kedalam rumus seperti berikut X t 2 57 X X t X 361 n X 361 X , 9 X 2 36, 1 10 X S 2 2 t n 36,1 S 2 t 10 2 S 2 t 3,61 r i 2 k S t piqi 2 k S 1 t r i 10 3,61 2, ,61 i 1,48 1,11 3,61 r r 1,11 0,409 r i 0,455 i APLIKASI SOFTWARE Langkah penyelesaian:
11 1. Buka Menu utama SPSS, kemudian buat variable dengan mengaktifkan menu variable view seperti gambar berikut: Masukan data kedalam program SPSS seperti gambar berikut: 3. Setelah data dimasukan kemudian aktifkan menu analisis, kemudian pilih Scale kemudian pilih reliability analisis, seperti gambar berikut:
12 4. Setelah itu terlihat gambar sebagai berikut: 5. Masukan variabel yang akan dianalisis ke dalam kolom sebelah kanan Kemudian aktifkan menu Statistik dan pilih item, scale, scale item deleted. Kemudian klik continu untuk melanjutkan analisis.
13 6. Setelah semua pilihan selesai kemudian pilih kontinue dan kemudian OK untuk melihat hasil analisis. Hasil analisis sebagai berikut: 7. Untuk interpretasi hasil, dapat dilihat nilai corected item total corelation untuk melihat validitas dan Cronbach's Alpha if Item Deleted unutk melihat reliabilitas masing-masing pertanyaan dan untuk melihat reliabilitas instrumen dengan Cronbach's Alpha. Interpretasi Hasil analisis
14 Cronbach's Alpha Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items Item Statistics Mean Std. Deviation N pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan Hasil reliabilitas untuk pertanyaan 1 Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Hasil uji validitas untuk pertanyaan 1 Corrected Item- Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan pertanyaan
15 Catatan: Validitas dan reliabilitas dapat dilihat dari hasil korelasi antar item-total, kemudian dibandingkan dengan hasil tabel statistik. Lampiran KUESIONER I. KARAKTERISTIK RESPONDEN (Untuk Ibu) 0. NOSTUDI Nama (3.1) RT... / (3.2) RW... (3.3) Kampung/Jalan Alamat (3.4) Desa/Kl (3.5) Kec (3.6) Kab. Kota Langsa 1=Tdk Tamat SD 2=Tamat SD 3=SLTP 4. Pendidikan Terakhir 4=SLTA 5=Diploma/Akademi 6=Sarjana 7=S2/S3 Jumlah anggota keluarga Orang Dimana tempat persalinan anak terakhir ibu? 0.Puskesmas BPS 3.Rumah Sakit 4.Dukun 5. Lainya, II.DUKUNGAN KELUARGA A. Dukungan Informasi SKOR Apakah keluarga memberikan informasi bahwa bayi usia 0-6 bulan hanya diberikan ASI saja tanpa boleh makanan lain seperti pisang, susu botol, atau nasi lembik? Apakah keluarga juga mencari informasi dari luar (seperti buku, majalah dan lainlain) tentang cara pemberian ASI ekslusif
16 kepada bayi? Apakah keluarga memberikan bahan bacaan seperti majalah, buku dan lain-lain tentang pemberian ASI ekslusif? Apakah keluarga ikut mendampingi ibu konsultasi ke petugas kesehatan untuk memperoleh informasi tentang ASI? Apakah keluarga memberikan informasi tentang cara menyiapkan dan memberikan ASI perah kepada bayi selama ibu bekerja? Apakah keluarga juga memberikan informasi kepada pengasuh bayi (seperti pembantu, atau anggota keluarga sendiri) bahwa selama ibu bekerja, bayi hanya boleh diberikan ASI saja tanpa makanan pendamping lain? Apakah keluarga juga memberikan informasi kepada pengasuh bayi (seperti pembantu, atau anggota keluarga sendiri) cara memberikan ASI perah kepada bayi selama ibu bekerja? B. Dukungan Penilaian Apakah keluarga membimbing ibu untuk memberikan ASI saja kepada bayi tanpa makanan lainnya? Apakah keluarga membimbing ibu ketika mengalami masalah selama masa menyusui? Apakah keluarga menemani ibu selama masa menyusui? Apakah keluarga membimbing ibu cara memerah dan menyimpan ASI perah? Apakah keluarga membimbing ibu cara memberikan ASI perah kepada bayi? Apakah selama ibu bekerja, keluarga membimbing pengasuh bayi (seperti pembantu atau pengasuh dari anggota keluarga sendiri) tentang cara memberikan ASI perah kepada bayi? C. Dukungan Instrumental Apakah keluarga menyediakan makanan yang cukup bagi ibu selama memberi ASI?
17 Apakah keluarga ikut serta membantu merawat bayi selama ibu bekerja? Apakah keluarga memberikan ASI perah kepada bayi selama ibu bekerja? Apakah keluarga mengantarkan dan menyediakan biaya ke klinik atau puskesmas untuk pemantauan kesehatan bayi selama masa menyusui? Apakah selama ibu bekerja, keluarga membantu pengasuh bayi (seperti pembantu atau anggota keluarga sendiri ) memberikan ASI perah kepada bayi ibu? Apakah selama ibu bekerja, keluarga ikut membantu menjaga ASI perah agar selalu berada dalam lemari pendingin (termos es) sehingga kualitas ASI tetap baik (tidak cepat basi)? D. Dukungan Emosional Apakah keluarga selalu mendengarkan keluhan-keluhan yang ibu sampaikan selama memberi ASI? Apakah keluarga memotivasi ibu untuk memberikan ASI pada bayi sampai usia 6 bulan tanpa boleh diberikan makanan lainnya? Apakah keluarga meyakinkan ibu bahwa ibu dapat memberikan ASI ekslusif kepada bayi sampai bayi berusia 6 bulan? Apakah keluarga menganjurkan ibu mengkonsumsi makanan yang bergizi agar ibu dan bayi selalu dalam keadaan sehat? Apakah keluarga selalu menjaga perasaan ibu dan menyenangkan hati ibu selama masa menyusui ini? Apakah keluarga memberikan motivasi kepada pengasuh bayi (seperti pembantu, atau anggota keluarga sendiri) untuk selalu memberikan ASI perah kepada bayi selama ibu bekerja? III. PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Apakah ibu memberi ASI pertama kali keluar (kolostrum) Apakah ibu memberikan ASI saja secara terus menerus kepada bayi ibu selama 6 bulan. 3. Apakah ibu tidak memberikan makanan lain seperti pisang, susu botol, atau nasi
18 lembik kepada bayi ibu sebelum usia 6 bulan kecuali vitamin dan obat? IV. DUKUNGAN TEMPAT BEKERJA 0. Apakah tempat ibu bekerja memberikan waktu untuk memberikan ASI? Apakah di tempat ibu bekerja ada tempat penitipan anak? 3. Apa kah terdapat fasilitas khusus untuk memberikan ASI? 4. Apakah atasan membatasi waktu dalam pemberian ASI? 5. Apakah teman kantor memberikan dorongan untuk memberikan ASI? 6. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia ruangan khusus untuk menyusui atau memereah ASI? 1.Ya 0.Tidak 7. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia alat untuk memerah asi? 8. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia alat untuk menyimpan ASI? 9. Apakah di luar jam istirahat ibu diizinkan untuk menyusui atau memerah ASI? 10. Berapakah jarak antara rumah ibu ke tempat bekerja? 1.Lebih 5 km 0.Kurang 5 km 0. Pengeluaran rata-rata perbulan untuk bahan makanan V. STATUS SOSIAL EKONOMI Total (ribuan) Beras Lauk pauk Obat-obatan Rokok Lainya Pengeluaran rata-rata perbulan untuk di luar bahan makanan Total (ribuan) Perumahan Pendidikan Pakaian Transportasi Pesta/sosial
19 Lain-lain 3. Pengeluaran rata-rata sebulan (dalam ribuan rupiah) Total ribuan A. Definisi ASI Eksklusif Apakah pengertian ASi eksklusif adalah pemberian ASI saja kepada bayi tanpa memberikan makan/ minum yang lain? Apakah Menurut ibu sampai usia 4 bulan saja bayi cukup diberi ASI saja (tanpa makana/ minuman tambahan)? Apakah di atas usia 6 bayi bayi diperkenalkan makana/ minuman selain ASI? Apakah ASI yang pertama kali keluar (kolostrum) sebaiknya diberikan pada bayi? B. Manfaat ASI VI. PENGETAHUAN Apakah ASI dapat melindungi terhadap penyakit seperti Ispa dan Diare? Apakah semakin sering bayi mengisap puting susu ibu semakin banyak prolaktin dan ASI yang dikeluarkan? Apakah iibu mengetahui bahwa menyusui secara penuh selama 6 bulan maka tidak di perlukan perlindungan kontrasepsi tambahan? ApakaIbu yang menyusui bayi dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara dan kanker leher rahim Apakah berat badan ibu juga dapat cepat kembali turun karena lemak yang ditumpuk di bawah kulit selama hamil digunakan untuk pembentukan ASI C. Kandungan ASI Apakah ASI mengandung antibody (kekebalan tubuh bayi)? Apakah ASI mempunyai kandungan gizi yang lebih baik dibanding susu formula? Apakah ibu mengetahui bahwa cairan berwarna kuning itu kolustrum, yang sangat baik buat bayi D. Teknik menyusui Apakah Merangsang bayi agar mau membuka mulut dan menghisap puting susu ibu adalah dengan menyentuh pipi bayi Apakah menurut ibu posisi dalam pemberian ASI pada bayi lebih bagus posisi tidur di bandingkan dengan posisi duduk APLIKASI SOWARE Studi Kasus
20 Suatu penelitian uji coba dilakukan untuk mengetahui apakah instrument yang digunakan sebelum penelitian valid atau tidak? Berdasarkan hasil penelitian dan instrument yang digunakan adalah sebagai berikut: DUKUNGAN TEMPAT BEKERJA 1. Apakah tempat ibu bekerja memberikan waktu untuk memberikan ASI? Apakah di tempat ibu bekerja ada tempat penitipan anak? 3. Apa kah terdapat fasilitas khusus untuk memberikan ASI? 4. Apakah atasan membatasi waktu dalam pemberian ASI? 5. Apakah teman kantor memberikan dorongan untuk memberikan ASI? 6. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia ruangan khusus untuk menyusui atau memereah ASI? 7. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia alat untuk memerah asi? 1.Ya 0.Tidak 8. Apakah di tempat ibu bekerja tersedia alat untuk menyimpan ASI? 9. Apakah di luar jam istirahat ibu diizinkan untuk menyusui atau memerah ASI? 10. Berapakah jarak antara rumah ibu ke tempat bekerja? 1.Lebih 5 km 0.Kurang 5 km DAFTAR PUSTAKA Michael J. Miller, Ph.D. RELIABILITY AND VALIDITY, Western International University RES 600: Graduate Research Methods
VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN. Oleh Nugroho Susanto
VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN Oleh Nugroho Susanto Pengantar Uji validitas dan reliabilitas dilakukan sebelum penelitian. metode pengujian dengan bantuan uji statistik. validitas penelitian berbeda
KUESIONER ANALISIS DETERMINAN PERILAKU IBU MENYUSUI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2013
Lampiran 1 KUESIONER ANALISIS DETERMINAN PERILAKU IBU MENYUSUI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2013 No. Responden : (diisi oleh peneliti) Tanggal pengisian
Universitas Sumatera Utara
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI IBU MENYUSUI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKUSIF PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA Lembar Kuesioner A. Identitas Responden
Uji Validitas dan Reliabilitas Suatu Kuesioner
PERTEMUAN 4 Uji Validitas dan Reliabilitas Suatu Kuesioner Validitas Uji validitas digunakan untuk mengetahui kelayakan butir-butir dalam suatu daftar (konstruk) pertanyaan dalam mendefinisikan suatu variabel.
KUESIONER PENELITIAN PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU BEKERJA DI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN
Lampiran 1 KUESIONER PENELITIAN PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU BEKERJA DI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2009 No. Responden Tanggal pengisian :
LANGKAH-LANGKAH PENGUJIAN INSTRUMEN UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS
LANGKAH-LANGKAH PENGUJIAN INSTRUMEN UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS Oleh: Aftoni Sutanto UJI VALIDITAS Berikut langkah-langkah uji validitas. Dengan menggunakan contoh data sebagai berikut: 1. Uji Validitas
A. Data Demografi 1. Kode (diisi peneliti) :.. 2. Umur :.. Tahun 3. Agama: ( ) Islam ( ) Kristen Katolik
KUESIONER PENELITIAN Petunjuk Pengisian : 1. Isilah titik dibawah ini dan beri tanda checklist ( ) pada salah satu kolom kurung ( ) sesuai dengan jawaban yang menurut ibu benar. 2. Bila ada yang kurang
Pembahasan. 4.1 Uji Validitas
BAB IV HASIL PENELITIAN Dalam bab ini peneliti akan menguraikan dan menganalisis data dari hasil penelitian yang dilakukan tentang Efektivitas Kegiatan Sarasehan di Radio Sky 90,50 FM Bandung terhadap
Uji Validitas Instrumen. by Ifada Novikasari
Uji Validitas Instrumen by Ifada Novikasari Institut Agama Islam Negeri Purwokerto 2016 Uji Validitas Instrumen a. Validitas Isi/Konten Validitas isi yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah validitas
2. Pendidikan : SD SLTA Perguruan Tinggi
Petunjuk Pengisian : 1. Semua pertanyaan dalam kuesioner ini harus dijawab. 2. Berilah tanda checklist ( ) pada kolom yang telah disediakan. 3. Setiap pertanyaan dijawab hanya dengan satu jawaban yang
Lampiran Universitas Sumatera Utara
101 Lampiran 1 KUESIONER PENELITIAN PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA DAN FAKTOR SOSIAL BUDAYA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAYA PANCUR BATU I. Faktor Sosial Budaya Data Demografi
MATERI APLIKASI KOMPUTER LANJUT UJI RELIABILITAS DAN VALIDITAS
MATERI APLIKASI KOMPUTER LANJUT UJI RELIABILITAS DAN VALIDITAS Jika kita akan melakukan penelitian yang menggunakan kuisioner, setelah kuisioner diisi oleh responden dan sudah tabulasi data, maka langkah
KUESIONER. Universitas Sumatera Utara
KUESIONER PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG MAKANAN SEHAT DAN GIZI SEIMBANG DI DESA MEREK RAYA KECAMATAN RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2010 Tanggal Wawancara : A. IDENTITAS
BAB III METODE PENELITIAN. Desain eksperimen dalam penelitian ini menggunakan desain one group pretest
79 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain eksperimen dalam penelitian ini menggunakan desain one group pretest and post-test atau dapat disebut juga penelitian pra eksperimen. ini Desain
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah level of explanation yaitu penelitian deskriptif dan asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Menurut Siregar (2013, p.15)
Lampiran 1. Surat Observasi Awal Penelitian
Lampiran 1. Surat Observasi Awal Penelitian Lampiran 2. Surat Izin Penelitian dan Pengumpulan Data Lampiran 3. Formulir Persetujuan Pengambilan Data Penelitian Lampiran 4. Formulir Bimbingan Skripsi Lampiran
KUESIONER PENELITIAN
Lampiran 1 KUESIONER PENELITIAN FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHIPERAN SERTA SUAMI DALAM MENDUKUNG PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI KECAMATAN LIMA PULUH KABUPATEN BATUBARA TAHUN 2014 No. Responden Tanggal I. Identitas
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini peneliti akan menguraikan mengenai presentasi dan analisis data yang terdiri dari gambaran umum penelitian, deskripsi hasil penelitian, dan hasil uji
SURAT PERNYATAAN BERSEDIA MENJADI SUBJEK PENELITIAN
Lampiran 1 SURAT PERNYATAAN BERSEDIA MENJADI SUBJEK PENELITIAN Kami yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Ibu : Nama anak balita : Tempat/tanggal lahir : Alamat : Dengan ini menyatakan bahwa kami bersedia
FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN
Lampiran 1 FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN Hubungan Dukungan Keluarga dengan Harga Diri Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di Bagian Kemoterapi RSUP H. Adam Malik Medan Oleh
membeli aksesoris yang sedang menjadi trend dengan kepercayaan diri pada siswi kelas XI jurusan sekretaris SMK Kristen 1 Salatiga.
2 Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dimana penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan, meringkas berbagai kondisi, berbagai situasi atau berbagai variabel yang timbul dimasyarakat yang
BAB IV. HASIL dan PEMBAHASAN
BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN 4.1 Analisa Deskriptif Untuk memperoleh data dari responden digunakan lembar kuesioner yang harus diisi oleh para responden tersebut. Untuk selengkapnya kuesioner yang digunakan
Bab V Evaluasi V.1 Skenario Evaluasi
61 Bab V Evaluasi Pada bagian ini akan dipaparkan mengenai langkah-langkah evaluasi kerangka kerja yang dilakukan dalam penelitian ini. Evaluasi kerangka kerja bertujuan mendapatkan informasi yang luas
Lampiran 1. Kuisioner/Alat Ukur Penelitian PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN UJI VALIDITAS
LAMPIRAN 85 Lampiran 1. Kuisioner/Alat Ukur Penelitian PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN UJI VALIDITAS Yth. Calon Responden Penelitian Di Tempat Dengan Hormat, Saya mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan,
PENGARUH HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL TOYOTA AGYA DI WILAYAH JAKARTA TIMUR
PENGARUH HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL TOYOTA AGYA DI WILAYAH JAKARTA TIMUR Nama : Ghyan Arnanda NPM : 13212140 Jurusan : Manajemen (S1) Pembimbing : Dr. Izzati Amperaningrum S,E.. M.M LATAR
Kuesioner. Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi Intergrated Business. Solution (IBS) Pada PT. Citajaya Infinite System
L1 Kuesioner Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi Intergrated Business Solution (IBS) Pada PT. Citajaya Infinite System Sehubungan dengan pelaksanaan tugas skripsi yang bertopik penelitian sistem
BAB 4 HASIL PENELITIAN. Tabel 4.1 Hasil Kuesioner. Public Relations. membantu anda dalam menentukan jenis cetakan yang akan anda pilih?
30 BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Hasil Kuesioner Tabel 4.1 Hasil Kuesioner Public Relations Setujukah anda bahwa Public Relations PT. Uvindo Prima Cemerlang sangat membantu anda dalam menentukan jenis cetakan
Tingkat Partisipasi Ibu Hadir Tidak Hadir
Lampiran I KUESIONER PENELITIAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PARTISIPASI IBU BALITA DALAM PENIMBANGAN BALITA KE POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DARUSSALAM KECAMATAN MEDAN PETISAH TAHUN
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA LEMBAR PERSETUJUAN RESPONDEN
LAMPIRAN 103 104 Lampiran 1. Instrument Penelitian (Kuesioner) PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA LEMBAR PERSETUJUAN RESPONDEN Saya telah mendapat penjelasan
LEMBAR KUESIONER FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ASI EKSKLUSIF TERHADAP IBU YANG MEMPUNYAI BAYI 7-12 BULAN DI DESA
LEMBAR KUESIONER FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ASI EKSKLUSIF TERHADAP IBU YANG MEMPUNYAI BAYI 7-12 BULAN DI DESA PANGIRKIRAN KEC. HALONGONAN KAB. PADANG LAWAS UTARA TAHUN 2015 Responden adalah ibu-ibu
ANALISIS ANGKET Materi Kuliah TIK oleh Dr. Sumadi,M.Pd.
ANALISIS ANGKET Materi Kuliah TIK oleh Dr. Sumadi,M.Pd. A. UJI VALIDITAS Validitas adalah ketepatan atau kecermatan suatu instrument dalam pengukuran. Dalam pengujian instrument pengumpulan data, validitas
KUESIONER PENELITIAN PERILAKU IBU YANG MEMILIKI BAYI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA MATSUM TAHUN 2015
KUESIONER PENELITIAN PERILAKU IBU YANG MEMILIKI BAYI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA MATSUM TAHUN 2015 Identitas Responden No. Responden : Nama Responden : Alamat Responden
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Lokasi Penelitian 3.1.1. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen atau eksperimen semu yaitu desain eksperimen dengan kelompok kontrol
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Dalam bab ini akan dijelaskan hasil penelitian dan pembahasan data yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Dalam bab ini akan dijelaskan hasil penelitian dan pembahasan data yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan, yaitu dari data responden
1. LAMPIRAN 1 : KUISIONER
1. LAMPIRAN 1 : KUISIONER 1.1. Kuisioner Penggunaan Flexi Classy PT TELKOM RESPONDEN Nama : No Flexi : Jenis Layanan : Classy PENGANTAR Kami mohon kesediaan Saudara untuk menjadi responden dalam penelitian
BAB 4 HASIL PENELITIAN
BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian 4.1.1 Analisis Karakteristik Responden Responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah konsumen pengguna PT. Mega Auto Finance cabang Kedoya. Penjelasan
SS = Sangat Setuju. S = Setuju. TS = Tidak Setuju. STS = Sangat Tidak Setuju
LAMPIRAN LAMPIRAN 1 SKALA SIKAP KONFORMITAS Nama : Kelas : Petunjuk Pengisian Didalam skala ini tersedia 31 buah pernyataan. Pada tiap pernyataan disediakan 4 buah pilihan jawaban. Pilih sebuah jawaban
LAMPIRAN 2 KUESIONER
LAMPIRAN 2 KUESIONER KUESIONER HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PENCEGAHAN PENULARAN DI DALAM ANGGOTA KELUARGA PASIEN TB PARU DIBALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT WILAYAH AMBARAWA 2013 No Responden : Tanggal :...
BAB IV PEMBAHASAN. suatu sebaran dikatakan tidak normal apabila p<0,05.
BAB IV PEMBAHASAN A. Pengujian Hipotesis Hipotesis dapat didefinisikan sebagai pernyataan mengenai populasi yang diuji kebenarannya berdasarkan data yang diperoleh dari sampel penelitian. Berdasarkan variabel
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Variabel Penelitian dan Hipotesis 3.1.1. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Menurut Sugiyono (2007:3) variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel
NO Variabel Produk SS S R TS STS 1 Rokok Ten Mild memberikan kenikmatan bagi para penggunanya 2 Rokok Ten Mild mengandung kadar nikotin yang rendah
Lampiran 1 Kuesioner Penelitian ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN ROKOK TEN MILD PADA MAHASISWA FAKULTAS HUKUM USU Responden :... I. Identitas Responden 1.
BAB IV ANALISIS DATA
75 BAB IV ANALISIS DATA A. Analisis Kuantitatif Berikut ini akan dijelaskan mengenai analisis kuantitatif terkait dengan tema dalam penelitian ini yaitu pengaruh kualitas layanan ATM Banking terhadap kepuasan
KUESIONER PENELITIAN PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GURILLA PEMATANGSIANTAR
KUESIONER PENELITIAN PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GURILLA PEMATANGSIANTAR No. Responden : (diisi oleh peneliti) Tanggal pengisian : I. KARAKTERISTIK
Lampiran 1 Kuesioner Dukungan Sosisal Suami. SKALA DUKUNGAN SOSIAL SUAMI Identitas Nama : Umur : Jenis Kelamin : Pekerjaan : Alamat :
44 Lampiran 1 Kuesioner Dukungan Sosisal Suami SKALA DUKUNGAN SOSIAL SUAMI Identitas Nama : Umur : Jenis Kelamin : Pekerjaan : Alamat : Petunjuk Pengisian Berikut ini terdapat kuisioner yang terdiri dari
BAB III METODE PENELITIAN
32 BAB III METODE PENELITIAN 3.1Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif, yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan hasil analisis berdasarkan
Model Summary. Adjusted R Square. a. Predictors: (Constant), LNLOKASI, Suku Bunga, LNPENDAPATAN, LNUANGMUKA. ANOVA b
Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1.886 a.785.776.26478 a. Predictors: (Constant), LNLOKASI, Suku Bunga, LNPENDAPATAN, LNUANGMUKA ANOVA b Model Sum of Squares
KUESIONER PENELITIAN
KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KELUARGA BERENCANA DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) DI PUSKESMAS KALITANJUNG KOTA CIREBON TAHUN 2014 Kode Responden:...
Kuesioner Penelitian
Lampiran I Kuesioner Penelitian ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN AIR MINERAL AQUA PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA No. Responden :.
KUESIONER PENELITIAN. Bersama ini saya memohon kesediaan Ibu untuk membantu saya dalam pengisian dan
Lampiran 3 KUESIONER PENELITIAN 1. Surat Permohonan Izin Penelitian Ibu balita yang terhormat...! Bersama ini saya memohon kesediaan Ibu untuk membantu saya dalam pengisian dan kelengkapan jawaban kuesioner
KUESIONER PENELITIAN ANALISIS HASIL PENILAIAN KINERJA TERHADAP PERENCANAAN KEBUTUHAN PELATIHAN PADA PT. SANOBAR GUNAJAYA JALAN BRIGJEND KATAMSO NO
LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN ANALISIS HASIL PENILAIAN KINERJA TERHADAP PERENCANAAN KEBUTUHAN PELATIHAN PADA PT. SANOBAR GUNAJAYA JALAN BRIGJEND KATAMSO NO. 222D MEDAN A. IDENTITAS RESPONDEN Nama : Jenis
BAB 4 HASIL PENELITIAN. Data-data yang diolah dalam penelitian ini adalah kuesioner yang
BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Data Responden Data-data yang diolah dalam penelitian ini adalah kuesioner yang desebarkan kepada pengguna website Kreavi.com melalui email admin. Dari kuesioner diperoleh data
BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Responden Penelitian. Jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian survei ini
BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Penyajian Data Penelitian 4.1.1 Gambaran Umum Responden Penelitian Jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian survei ini seluruhnya berjumlah 100 orang.
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penulisan ini, penulis
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1 Pengumpulan Data Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penulisan ini, penulis melakukan penelitian melalui penelitian lapangan, yaitu penelitian yang dilakukan
BAB IV PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP AKHLAK ANAK DI DESA MAJALANGU KECAMATAN WATUKUMPUL KABUPATEN PEMALANG
BAB IV PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP AKHLAK ANAK DI DESA MAJALANGU KECAMATAN WATUKUMPUL KABUPATEN PEMALANG A. Analisis Hasil Angket Tentang Perhatian orang tua di Desa Majalangu Kecamatan Watukumpul
Lampiran 1. ANGKET KUESIONER
80 Lampiran. ANGKET KUESIONER Perihal Lampiran : Permohonan Pengisian Angket : satu berkas Yth. Bapak/Ibu Pegawai Kantor Wilayah DJP Banten Di Serang Dengan hormat, Dalam rangka menyelesaikan program pendidikan
KUESIONER PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PT. BANK SYARIAH MANDIRI CABANG GAJAH MADA MEDAN
KUESIONER PENGARUH STRES KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PT. BANK SYARIAH MANDIRI CABANG GAJAH MADA MEDAN Bersama ini saya memohon kesediaan saudara untuk mengisi daftar kuesioner yang
KUESIONER PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA TOKO BUKU GRAMEDIA SANTIKA DYANDRA MEDAN
Lampiran 1 KUESIONER PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA TOKO BUKU GRAMEDIA SANTIKA DYANDRA MEDAN Identitas Responden Nama : Umur : Jenis Kelamin : Perempuan/ Laki-laki Pendidikan
BAB 4 HASIL PENELITIAN
BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian Data hasil penelitian yang diperoleh dari kuesioner yang telah diisi oleh responden sebanyak 56 orang siswa siswi kelas 3 SMA Avicenna Cinere mengenai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Populasi Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian populasi. Arikunto (2010) menjelaskan bahwa penelitian populasi hanya dapat dilakukan bagi populasi terhingga dan subjeknya
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Lokasi Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research), karena penelitian ini digunakan untuk memecahkan masalah yang
Kuesioner Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Minat Beli Konsumen Terhadap Produk Tempe (Pada Pabrik Tempe H.M. YASIN Medan)
LAMPIRAN 1 Kuesioner Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Minat Beli Konsumen Terhadap Produk Tempe (Pada Pabrik Tempe H.M. YASIN Medan) No. Responden :... I. Identitas Responden Nama : Usia : Jenis
LEMBAR PERSETUJUAN PENELITIAN. pendidikan, pemberian ASI ekslusif, status ekonomi, dan berat
83 LEMBAR PERSETUJUAN PENELITIAN Anda diundang untuk berpartisipasi dalam penelitian berjudul Hubungan tingkat pengetahuan, kelengkapan imunisasi, pendidikan, pemberian ASI ekslusif, status ekonomi, dan
UJI PERSYARATAN INSTRUMEN
PERTEMUAN KE-5 UJI PERSYARATAN INSTRUMEN Materi : 1. Uji Validitas Validitas adalah ketepatan atau kecermatan suatu instrumen dalam mengukur apa yang ingin dukur. Dalam pengujian instrumen pengumpulan
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Karakteristik Responden Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi mengenai sensitivitas moral, pertimbangan moral, dan
PERTEMUAN 2 (IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELANGGAN) SENIN-SELASA, OKTOBER 2016
PERTEMUAN 2 (IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELANGGAN) SENIN-SELASA, 10-11 OKTOBER 2016 TAHAP PERANCANGAN PRODUK TAHAP IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELANGGAN Mengumpulk an Data Mentah dari Pelanggan Menginterpre tasi
UJI VALIDITAS KUISIONER
UJI VALIDITAS KUISIONER Validitas adalah ketepatan atau kecermatan suatu instrumen dalam mengukur apa yang ingin dukur. Dalam pengujian instrumen pengumpulan data, validitas bisa dibedakan menjadi validitas
BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN
BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN 5.1 KARAKTERISTIK RESPONDEN Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 dari konsumen Sophie Martin yang datang berkunjung. Salah satu teknik pengumpulan data yang
BAB IV HASIL PENELITIAN, ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN, ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subjek Penelitian Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai data-data deskriptif yang diperoleh dari responden. Data deskriptif yang menggambarkan
KUESIONER PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPERCAYAAN, IMAGE TERHADAP KEPUASAN NASABAH YANG MEMINJAM DANA
Lampiran 1 KUESIONER PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPERCAYAAN, IMAGE TERHADAP KEPUASAN NASABAH YANG MEMINJAM DANA PADA PT BPR MILALA MEDAN 1. Identitas Responden Nama : Umur : Tahun : Jenis Kelamin : Pekerjaan
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Dalam penelitian ini beberapa variabel yang akan dikaji adalah :
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Variabel Penelitian & Hipotesis Dalam penelitian ini beberapa variabel yang akan dikaji adalah : 1. Variabel ( X ) : Kesepian (loneliness) 2. Variabel ( Y ) : Kesehjateraan
BAB V ANALISA. Pada penelitian yang dilakukan di restoran Nasi Uduk Kebon Kacang Hj.
BAB V ANALISA Pada penelitian yang dilakukan di restoran Nasi Uduk Kebon Kacang Hj. Ellya, penulis mengajukan seperangkat kuesioner kepada responden yang berjumlah 100 orang, kuesioner ini terdiri dari
Kuesioner Biaya Transportasi
64 Lampiran 1 Kuesioner Biaya Transportasi Kuesioner Biaya Transportasi Mohon anda mengisi dan memilih jawaban yang disediakan! 1. Jenis kelamin : a. wanita b. pria 2. Fakultas : a. Sastra b. Psikologi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Survey
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Survey Survey kepuasan dosen dan tenaga kependidikan di Unswagati rutin dilakukan pada setiap tahun, hal ini sesuai dengan prosedur mutu yang telah ditetapkan yaitu
Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner
Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner 1. Sebaran Data Stress Kerja Hasil Skoring Kuesioner 2. Jumlah Skor Setiap
BAB III METODE PENELITIAN. variabel dependen adalah minat beli konsumen.
36 BAB III METODE PENELITIAN A. Variabel dan Definisi Operasional 1. Variabel Dalam penelitian ini yang menjadi variabel independen adalah citra merek, variabel dependen adalah minat beli konsumen. X Y
Lampiran 1. SURAT BALASAN PERMOHONAN IJIN PENELITIAN
Lampiran 1. SURAT BALASAN PERMOHONAN IJIN PENELITIAN 56 57 Lampiran 2. INFORMED CONSENT Dengan Hormat, Kepada Yth : Responden Di Tempat Saya mahasiswi Program Studi Kaprawatan Universitas Katolik Widya
BAB IV ANALISIS KORELASI ANTARA NILAI BTQ DENGAN PRESTASI BELAJAR MAPEL PAI DI SD KANDANG PANJANG 01 PEKALONGAN
BAB IV ANALISIS KORELASI ANTARA NILAI BTQ DENGAN PRESTASI BELAJAR MAPEL PAI DI SD KANDANG PANJANG 01 PEKALONGAN A. Analisis Data tentang Nilai BTQ SD Kandang Panjang 01 Pekalongan Setelah dikumpulkan dengan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang berusaha untuk menjelaskan atau
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini bersifat kuantitaif, maka proses penelitian banyak menggunakan angka mulai dari pengumpulan, penafsiran, dan penyajian hasil. Penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN. beberapa guru PAI yang belum tersertifikasi dan guru PAI yang sudah. dan 15 item untuk penilaian kompetensi professional.
126 BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 Maret sampai dengan 12 Mei 2016 terhadap penilaian siswa yang diajar guru PAI yang belum tersertifikasi dan sudah
LEMBAR PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN
Lampiran I LEMBAR PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN Medan, Februari 2012 Kepada Yth : Pimpinan Klinik Bersalin Niar Medan Saya yang bertanda tangan di bawah ini adalah mahasiswa Program D-IV Bidan Pendidik
PENGARUH ETIKA KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT JASA MARGA (PERSERO) CABANG BELMERA MEDAN
Lampiran I Kuesioner Penelitian PENGARUH ETIKA KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT JASA MARGA (PERSERO) CABANG BELMERA MEDAN Petunjuk Pengisian 1. Jawablah pertanyaan ini dengan jujur dan benar. 2.
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kuantitatif. untuk menentukan sampel (responden) digunakan teknik Cluster
BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Tipe Penelitian Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kuantitatif dan untuk menentukan sampel (responden) digunakan teknik Cluster sampling yaitu suatu cara pengambilan
Reliability Scale: Reliability Analysis
Reliability Scale: Reliability Analysis Case Processing Summary N % Cases Valid 30 100,0 Excluded( a) 0,0 Total 30 100,0 a Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics
LAMPIRAN A. Skala Penelitian A-1 SKALA PENELITIAN PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWI A-2 SKALA PENELITIAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA
LAMPIRAN 55 LAMPIRAN A Skala Penelitian A-1 SKALA PENELITIAN PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWI A-2 SKALA PENELITIAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA 56 LAMPIRAN A-1 Skala Penelitian PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWI 57
KUESIONER PENELITIAN PENGARUH MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH GUNUNGSITOLI KABUPATEN NIAS TAHUN 2014
Lampiran 1 : Kuesioner Penelitian KUESIONER PENELITIAN PENGARUH MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH GUNUNGSITOLI KABUPATEN NIAS TAHUN 2014 Bersama ini saya menyampaikan
BAB 3 METODE PENELITIAN Variabel Penelitian dan Definisi Operasional
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional 3.1.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu proses pengambilan keputusan dan
LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN. Pertanyaan di bawah ini hanya semata-mata digunakan untuk data
LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN I. Umum Responden yang terhormat, Pertanyaan di bawah ini hanya semata-mata digunakan untuk data penelitian dalam rangka penyusunan skripsi Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen.
Riwayat Organisasi : 1. Panitia Pra KepaniteraanKlinik Senior 2008
Lampiran 1 DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama : Dara Saputri Tempat/Tanggal Lahi : 07 April 1988 Agama : Islam Alamat : Jl. Setia Budi Komplek Tasbih 1 Blok FF no 17 Medan Riwayat Pendidikan : - Tk Bunggong Seulangga
Lampiran: 1 KUESIONER PENELITIAN
Lampiran: 1 KUESIONER PENELITIAN Responden yang terhormat, Guna memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi, penulis melakukan penelitian dalam bentuk skripsi yang berjudul Hubungan
BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan waktu penelitian. bendo Kabupaten Sidoarjo mulai bulan Maret sampai dengan September. B.
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan waktu penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Suwaluh Kecamatan Balong bendo Kabupaten Sidoarjo mulai bulan Maret sampai dengan September Tahun 2013.
BAB III METODE PENELITIAN. rancangan yang digunakan dalam prosedur penelitian. Desain penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Menurut Nursalam (2008), desain penelitian merupakan bentuk rancangan yang digunakan dalam prosedur penelitian. Desain penelitian adalah keseluruhan dari
KUESIONER PENELITIAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS SUKMAJAYA KOTA DEPOK TAHUN 2009
Lampiran 1 KUESIONER PENELITIAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS SUKMAJAYA KOTA DEPOK TAHUN 2009 Nomor/Kode : Hari/ Tanggal : Sub unit Pelayanan : PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER
Reliability. Scale: ALL VARIABLES. Case Processing Summary N %
Reliability Scale: ALL VARIABLES Cases Case Processing Summary Valid Excluded a Total a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. N % 173 85.2 30 14.8 203 100.0 Reliability Statistics
