BAB 3 METODE PENELITIAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB 3 METODE PENELITIAN"

Transkripsi

1 BAB 3 METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan tahapan proses penelitian yang digunakan untuk memecahkan persoalan yang muncul. Metode penelitian disusun dengan mengacu pada latar belakang dan tujuan penelitian yang ingin dicapai, sedangkan pembentukan metode penelitian didasarkan atas teori-teori yang mendukung pemecahan masalah dan bertujuan memberikan gambaran atau penjelasan untuk menangani fenomena-fenomena yang terjadi Model Penelitian Desain riset merupakan kerangka atau framework untuk mengadakan suatu penelitian. Pada penelitian ini permodelan didapatkan melalui teori cognitive response, model ini biasa digunakan untuk mempelajari proses kognitif dari konsumen terhadap iklan yang telah mereka lihat. Asumsi dari permodelan ini adalah pemikiran yang didapatkan melalui iklan menggambarkan proses kognitif atau reaksi konsumen dan membantu membentuk sikap penerimaan atau penolakan terhadap pesan (Belch &Belch, 2007). Perubahan sedikit terjadi dalam penelitian ini untuk menyesuaikan dengan konteks dari permasalahan, di mana purchase intention dirubah menjadi intention to vote. Hal itu dikarenakan tujuan akhir dari komunikasi pemasaran adalah terjadinya pembelian, sedangkan pada komunikasi pemasaran politik tujuan akhirnya adalah membawa audience menuju kotak suara untuk melakukan pemilihan. 25

2 26 Gambar 3.1 Model Penelitian B_attd1 B_attd2 B_attd3 M11-M14 M21-M24 Message Thought M31-M35 S11-S155 S21-S26 Ad11-Ad14 Ad21-Ad23 Ad31-Ad33 Source Thought Ad Execution Thought H1 H2 H3 H4 Brand Attitude H6 H5 Attitude Toward the Advertisemen H8 H7 Int_Vote1 Intention to Vote Int_Vote1 Ad41-Ad45 Att_Ad1 Att_Ad2 Att_Ad3 Sumber: Diolah oleh Penulis (2008) Hipotesis yang akan diuji dalam penelitian ini adalah pengaruh-pengaruh eksposure iklan terhadap pembentukan Attitude dan Intention dari audiensi, yaitu : a. Message Thought Message thought merupakan persepsi dari audience terhadap pesan yang disampaikan oleh pengiklan kepada konsumen. Beberapa dimensi yang dianggap penting dalam membentuk message adalah kejelasan dari iklan (clarity), relevansi iklan terhadap kebutuhan audience (relevance), dan kepercayaan dan penerimaan audience terhadap pesan yang disampaikan (acceptance). Jika audience mempersepsikan baik dari message yang

3 27 disampaikan, maka diharapkan hal itu dapat mempengaruhi sikap audience terhadap brand yang dijelaskan (brand attitude). Karena itu hipotesis untuk message adalah: Hipotesis H1 : Semakin tinggi penilaian audiensi terhadap pesan, semakin tinggi brand attitude yang dibentuk. b. Source Thought Source thought merupakan persepsi dari audience terhadap orang yang menyampaikan pesan di dalam iklan. Beberapa dimensi yang dianggap penting dalam membentuk source adalah kredibilitas dari penyampai pesan (credibility) dan ketertarikan dari audience terhadap penyampai pesan (attractiveness). Jika audience mempersepsikan baik dari source yang disampaikan, maka diharapkan hal itu dapat mempengaruhi sikap audience terhadap brand yang dijelaskan (brand attitude) dan terhadap iklan itu sendiri (attitude toward the ad). Karena itu hipotesis untuk source adalah: Hipotesis H2 : Semakin tinggi penilaian audiensi terhadap penyampai pesan, semakin tinggi brand attitude yang dibentuk. Hipotesis H3 : Semakin tinggi penilaian audiensi terhadap penyampai pesan maka semakin tinggi attitude toward the advertisement yang dibentuk. c. Ad Execution Thought Ad Execution thought merupakan persepsi dari audience terhadap elemen eksekusi pada iklan. Beberapa dimensi yang dianggap penting dalam membentuk eksekusi iklan adalah adalah akting dan penampilan orang-orang yang tampil pada iklan (commercial characters), penampilan visual yang ditunjukkan (visualization), latar belakang music dan suara yang mendukung (sound devices) dan kesesuaian antar elemen iklan yang ada (congruence of commercial element). Jika audience mempersepsikan baik dari eksekusi iklan yang disampaikan, maka diharapkan hal itu dapat mempengaruhi sikap mereka terhadap iklan (attitude toward the ad). Karena itu hipotesis untuk ad execution adalah:

4 28 Hipotesis H4 : Semakin tinggi penilaian audiensi terhadap eksekusi iklan, semakin tinggi attitude toward the advertisement yang dibentuk. d. Brand Attitude, Attitude Toward the Ad dan Intention to Vote Brand attitude merupakan sikap audience terhadap brand yang diiklankan. Dalam konteks penelitian ini merupakan sikap audience terhadap calon presiden yang beriklan. Sedangkan attitude toward the ad merupakan sikap mereka terhadap iklannya. Audience yang memiliki sikap yang positif terhadap brand dipercaya dapat mempengaruhi sikap mereka terhadap iklan, begitu juga sebaliknya jika audience menyukai iklan yang ditayangkan hal tersebut dapat mempengaruhi sikap mereka terhadap iklan. Karena itu hipotesis untuk kedua konstruk ini adalah: Hipotesis H5 : Semakin tinggi brand attitude maka akan berpengaruh positif terhadap attitude toward the advertisement yang dibentuk. Hipotesis H6 : Semakin tinggi attitude toward the advertisement maka akan berpengaruh positif terhadap brand attitude yang dibentuk. Selain itu kedua sikap ini diyakini dapat memberikan pengaruh terhadap intention to vote. Jika audience memiliki sikap yang baik terhadap calon presiden dan iklannya, maka mereka akan mempertimbangkan untuk memilih tokoh tersebut sebagai presiden yang diinginkan. Karena itu hipotesisnya adalah: Hipotesis H7 : Semakin tinggi brand attitude maka akan berpengaruh positif terhadap pembentukan intention to vote. Hipotesis H8 : Semakin tinggi attitude toward the advertisement maka akan berpengaruh positif terhadap pembentukan intention to vote.

5 Desain Penelitian Pada penelitian ini untuk mendapatkan data yang tepat dalam memecahkan masalah maka dilakukan riset yang bersifat eksploratif dan konklutif deskriptif. Riset eksplorasi bertujuan untuk memberikan pemahaman awal sehingga dapat memberikan pengertian secara mendalam terhadap suatu obyek penelitian sebelum dilanjutkan dengan penelitian lebih lanjut. Sedangkan riset konklutif deskriptif bertujuan untuk memperoleh kesimpulan penelitian dengan menjelaskan mengenai obyek penelitian secara lebih dalam dan terstruktur. Selain itu riset ini merupakan cross sectional study, dimana penelitian hanya dilakukan dengan mengukur populasi pada satu waktu dan tempat tertentu. Dengan satu kali penelitian (Malhotra, 2004). 3.3 Jenis dan Sumber Data Data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Seluruh data primer diambil dari responden sesuai dengan jumlah sample yang ditentukan. Untuk memudahkan pengumpulan data maka digunakan daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan. Sebelum responden mengisi jawaban pertanyaan, mereka terlebih dahulu diberi tahu maksud, tujuan dan cara pengisian daftar pertanyaan. Hal ini dilakukan agar responden dapat mengisi seluruh pertanyaan dengan baik dan benar sesuai dengan harapan penelitian. Data dikumpulkan dengan penyebaran kuisioner. Penulis menunjukkan tayangan iklan televisi sebelum menjawab pertanyaan dalam kuisioner. Pengumpulan jawaban pertanyaan dilakukan pada saat itu juga setelah daftar pertanyaan diisi oleh responden. Data sekunder diperoleh melalui tinjauan kepustakaan melalui literatur, jurnal-jurnal terkemuka, majalah, surat kabar, dan situs internet yang dapat memberikan informasi yang sesuai dengan masalah penelitian. Data skunder ini digunakan untuk mendukung penulisan secara menyeluruh serta deskripsi dari hasil penelitian dalam karya akhir ini.

6 Populasi dan Sampel Populasi penelitian ini adalah mahasiswa kelas malam dan kelas pagi MM- FEUI Salemba. Metode pengambilan sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability samping dimana tiap konsumen atau responden yang memenuhi criteria populasi tidak memiliki kesempatan atau peluang yang sama untuk dipilih menjadi sampel (Malhotra, 2007). Metode ini diharapkan mampu menghilangkan persoalan biaya dan pengembangan suatu kerangka sampling. Meskipun demikian, metode ini sering digunakan secara legitimate dan efektif. Teknik sampling yang digunakan melalui convenience sampling, yakni sample yang diambil dari siapa saja yang ditemui oleh penulis. Dalam pengumpulan data dilakukan pemilihan responden yang berasal dari MM FE-UI yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Responden yang dipilih berasal dari kelas pagi dan kelas malam untuk mendapatkan keragaman dari mahasiswa-mahasiswa MM- FEUI. 3.5 Objek Penelitian Objek penelitian yang menjadi pusat perhatian dalam penelitian ini, yaitu: Iklan Politik Prabowo Subianto Iklan ini berusaha untuk memberikan dorongan kepada konsumen di Indonesia untuk membeli produk dalam negeri dengan menumbuhkan semangat dan kecintaan kepada tanah air. Beberapa pesan ini secara jelas ditunjukkan dalam teks yang ditampilkan dalam setiap bagian iklan.

7 31 Gambar 3.2 Cuplikan Iklan Politik Prabowo Subianto Sumber: Data Sekunder Di dalam iklan ini terlihat bahwa Prabowo Subianto berupaya untuk membentuk imej beliau sebagai pemimpin yang pro terhadap masyarakat kelas bawah, terutama petani. Iklan ini dieksekusi dengan gaya bahasa yang lugas dan penuh semangat untuk memperkuat imej yang coba dibentuk. Iklan ini sempat beredar di beberapa televisi swasta dalam kurun waktu yang cukup lama yaitu di awal hingga pertengahan tahun Iklan Politik Rizal Malarangeng Iklan Politik Rizal Mallarangeng memberikan pesan kepada masyarakat akan perubahan. Dan menurut beliau perubahan seharusnya datang dari pemimpin baru, yang tidak datang dari tokoh-tokoh politik lama. Di dalam iklannya Rizal terlihat berusaha untuk merangkul segala golongan dan tidak secara spesifik menyebutkan isu tertentu sebagai topik utama.

8 32 Gambar 3.3 Cuplikan Iklan Politik Rizal Mallarangeng Sumber: Data sekunder Rizal Mallarangeng berusaha untuk membentuk imej dari audiensi dengan menyatakan bahwa beliau merupakan pemimpin alternatif yang mencoba membawa perubahan. Iklan dieksekusi dengan gaya bahasa yang hangat, tulus dan modern untuk mempertegas imej yang coba dibentuk. Iklan ini sempat beredar di beberapa televisi swasta dalam kurun waktu yang cukup singkat yaitu diantara bulan Agustus September Latar Belakang Pemilihan Objek Penelitian Ada beberapa alasan yang digunakan oleh peneliti untuk menentukan kedua iklan politik tersebut sebagai objek penelitian, yaitu: a. Kedua tokoh secara jelas mencalonkan diri sebagai calon presiden untuk periode Pada saat penelitian ini dijalankan Prabowo Subianto mempertegas pencalonannya dengan mendirikan partai Gerindra sebagai kendaraan politik menuju presiden. Sedangkan Rizal Mallarangeng sebagai calon independen membuat beberapa langkah untuk mulai mengenalkan dan mempopulerkan dirinya, puncaknya dengan memuat iklan dan slogan RM09 sebagai langkah menuju presiden.

9 33 b. Kedua iklan dieksekusi dengan struktur pesan yang cukup sama yaitu penyampaian dari pemikiran dan berusaha untuk membentuk imej masyarakat melalui iklan yang ditayangkan. Di dalam iklan semua statemen dari kedua tokoh juga merupakan statemen positif dan tidak ditujukkan untuk memperbandingkan dengan kandidat presiden lain secara langsung. c. Kedua tokoh belum pernah menjadi presiden sehingga iklan televisi menjadi krusial bagi mereka untuk memperkenalkan dirinya. Ditakutkan jika salah satu objek yang diperbandingkan merupakan presiden terpilih ataupun mantan presiden dapat menjadikan hasil dari penelitian bias, dikarenakan sikap masyarakat terhadap tokoh dapat juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. 3.6 Prosedur Penelitian Penelitian dilakukan di dalam ruang tertutup dengan mekanisme sebagai berikut: 1. Greetings Peneliti memperkenalkan diri pada responden dan memberikan gambaran singkat mengenai maksud penelitian dan teknis pengisian kuesioner. 2. Profil Demografi Responden Responden mengisi profil data demografi terlebih dahulu sebelum mengisi pertanyaan utama topik. 3. Visualisasi Iklan Prabowo Subianto Penayangan visualisasi iklan kepada responden sebagai objek penelitian pertama dalam penelitian ini. 4. Pertanyaan Mengenai Iklan Prabowo Subianto Responden dipersilahkan untuk mengisi pertanyaan kuesioner yang berhubungan dengan objek penelitian pertama. 5. Visualisasi Iklan Rizal Mallarangeng Penayangan visualisasi iklan kepada responden sebagai objek penelitian kedua dalam penelitian ini.

10 34 6. Pertanyaan Mengenai Iklan Rizal Mallarangeng Responden dipersilahkan untuk mengisi pertanyaan kuesioner yang berhubungan dengan objek penelitian kedua. 7. Profil Behavioral Responden Setelah selesai dengan pertanyaan kuesioner objek kedua, responden dipersilahkan untuk meneruskan ke pertanyaan yang menyangkut tentang kebiasaan dan perilaku mereka sampai pertanyaan terakhir. 3.7 Desain Kuisioner Pada penelitian ini, kuesioner terdiri dari 5 bagian yaitu: Pengantar, Profil Demografi Responden, Pengukuran pada Iklan Prabowo Subianto, Pengukuran pada Iklan Rizal Mallarangeng serta Profil Behavioral Responden. Kuesioner ini diisi setelah responden menonton kedua iklan yang menjadi objek penelitian Operasionalisasi Variabel Variabel-variabel yang digunakan pada penelitian adalah sebagai berikut: Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel No Variabel Variabel Definisi Variabel Operasional Skala Latent Operasional 1. Message Understanding Kemudahan dari pesan agar dapat dimengerti Thought oleh audience Relevance Relevansi dari isi pesan iklan terhadap kepentingan/kebutuhan audience Acceptance Isi pesan dapat diterima dengan baik dan tidak meragukan bagi audience 2. Source Credibility Relevansi dari pengetahuan, keahlian dan Thought pengalaman tokoh terhadap topik yang sedang dibicarakan. Selain itu mendapatkan kepercayaan dari audience terhadap apa yang diutarakan Attractiveness Ketertarikan terhadap tokoh. Dapat dikarenakan audience merasa memiliki kemiripan (similarity), mengenal (familiarity) dan menyukai (likability) tokoh

11 35 3 Ad Commercial Segala hal di dalam iklan yang berkaitan Execution Characters dengan pemeran yang muncul dalam iklan, Thought dari penampilan, akting, suara hingga kepribadian yg dimunculkan melalui akting Visual Device Segala visualisasi yang muncul di dalam iklan dari kualitas gambar, setting pemandangan hingga pencahayaan dan tone. Music/ Segala latar belakang music dan suara yang Auditory muncul dan mendukung atmosfir yang coba Devices dibentuk di dalam iklan. Congruence of Kesesuaian antara semua elemen iklan yang commercial muncul di dalam iklan dari pemeran, gambar, element suara dengan alur cerita iklan. 4 Brand attitude 5 Attitude toward the advertiseme nt 6 Intention to vote Baik Buruk Positif Negatif Suka Tidak Suka Baik Buruk Menarik Tidak Menarik Suka Tidak Suka Like to vote Sikap audience terhadap tokoh S.Diff 5 Sikap audience terhadap iklan S.Diff 5 Keinginan untuk memilih tokoh sebagai presiden Format Pertanyaan Pada kuisioner yang digunakan dalam survey ini akan menggunakan dua jenis pertanyaan yaitu: a. Close ended question, yaitu pada format pertanyaan ini responden dapat memilih jawaban dari pertanyaan berdasarkan pilihan yang ada. format pertanyaan ini untuk mengetahui karakteristik responden seperti jenis kelamin, usia, dan lainnya. b. Scaled response question, yaitu format yang menggunakan skala untuk mengukur tingkat signifikansi atribut. Pada penelitian ini menggunakan skala Likert dan Sematic Differential dengan skala interval dari 1 (sangat tidak setuju) sampai dengan 5 (sangat setuju).

12 Metode Analisis Data Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif atau bersifat survey dengan variabel-variabel seperti yang telah dijabarkan pada bagian sebelumnya. Pada tahap awal kuesioner diakukan uji wording pada sepuluh responden. Kemudian hasil uji wording diperbaiki dan dilakukan pengujian pada 151 responden. Setelah data terkumpul, peneliti akan melakukan pengujian statistik untuk menjawab permasalahan yang ada. Data-data dari kuesioner akan diolah menggunakan software SPSS versi 16 sebagai alat untuk melakukan analisa deskriptif, uji paired t test, dan uji one way anova. Selain itu data juga diolah menggunakan software LISREL 87 sebagai alat untuk melakukan uji estimasi model menggunakan tehnik struktur equation modelling Analisis Deskriptif Analisis ini digunakan untuk mendapatkan profil responden seperti jenis kelamin, usia, pendidikan, status pernikahan, profesi dan penghasilan. Hasil dari analisis deskriptif ini disajikan dalam bentuk tulisan, tabel maupun gambar grafik. Agar mencapai maksud itu maka dilakukan perhitungan frekuensi, persentase, mean, dan tabulasi silang (cross tabulation). Selain itu juga digunakan untuk mencari central tendency (kecenderungan terpusat) seperti mean dan median. Analisis mean dilakukan untuk data berbentuk skala likert sedangkan tabulasi frekuensi dilakukan pada semua data dari kuisioner untuk dibuat persentasenya guna mengetahui perbedaan terhadap masing-masing pertanyaan dalam kuisioner Analisis Compare Mean Analisa ini dilakukan untuk melihat adanya perbedaan rata-rata pada kedua objek penelitian yang diteliti. Kedua objek penelitian diukur dari sampel responden yang sama sehingga yang dilakukan disini adalah perbandingan dari penilaian terhadap kedua objek. Karena itu uji yang dilakukan adalah parametric two-paired sample, menggunakan paired t-test. Tujuannya adalah untuk memperbandingkan penilaian responden terhadap kedua objek dan menegaskan bahwa penelitian dapat diteruskan dengan metode SEM dengan adanya perbandingan terhadap kedua objek yang diteliti.

13 Analisis SEM Program LISREL digunakan untuk melakukan estimasi respon model kognitif pada kedua objek penelitian. Analisa yang dihasilkan akan menentukan hubungan antara variabel yang terdapat pada iklan dengan brand attitude, attitude toward the ad dan intention to vote. Pada uji ini dilakukan uji kecocokan terlebih dahulu. Uji kecocokan dilakukan agar dapat diketahui bahwa data yang terkumpul dapat digunakan untuk menjelaskan model dari penelitian. Uji kecocokan dilakukan dengan menguji validitas dan reliabilitas model pengukuran. Di dalam pengujian validitas dan reliabilitas dipertimbangkan beberapa indikator yang dapat menerangkan bahwa data dapat digunakan untuk model. Sehingga di dalam proses ini tidak saja didapatkan model pengukuran yang bagus tetapi juga di dapatkan kecocokan pada keseluruhan model. Pada uji kecocokan model ada beberapa parameter yang dapat digunakan untuk mengukur kepantasan dari suatu model, parameter tersebut adalah (Hair.et.al, 1998, halaman 695) : 1. X2 yang tidak signifikan (setidaknya nilai p>=0.05) 2. Normed fit index (NFI) yang lebih besar dari Nilai RMSEA <= Absolute Fit Measure a. Standardized root mean square residual (SRMR) <= 0.08 b. P-value for Test of Close Fit (p CLOSE) <= 0.05 c. Noncentrality parameter (NCP) dengan nilai tinggi d. Goodness of fit index (GFI) dengan nilai tinggi e. Expected cross-validation index (ECVI) dengan nilai tinggi 5. Adjusted goodness-of-fit index (AGFI); nilai minimum Parsimonious Fit Measure a. Parsimonious goodness of fit index (PGFI) dengan nilai tinggi b. Parsimoneous normed fit index (PNFI) dengan nilai tinggi c. Model Akaike information criterion (Model AIC) dengan nilai kecil

14 Analisis ANOVA Uji Anova yang dilakukan terhadap konstruk pengamatan untuk mengetahui apakah konstruk pengamatan (elemen dalam iklan) secara signifikan dipengaruhi oleh variabel dependen dalam hal ini adalah familiarity dari responden. Hal ini didapatkan dengan membandingkan P-value atau Signifikan dari hasil uji Anova. Apabila nilai signifikan >0,05 maka dapat dijelaskan bahwa variabel tersebut tidak signifikan menjelaskan konstruk. Apabila nilai signifikan <0,05 maka dapat dijelaskan bahwa variabel tersebut secara signifikan menjelaskan konstruk, pada tingkat kepercayaan 95%.

BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang Penulisan

BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang Penulisan BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penulisan Komunikasi merupakan suatu proses pertukaran informasi yang terjadi antara satu pihak dengan pihak yang lain. Memenuhi kebutuhan kita sebagai mahluk sosial, tidak

Lebih terperinci

4. ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA

4. ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA 41 4. ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA Pada bab ini akan dibahas hasil penelitian dan interpretasinya. Pembahasan dalam bab 4 ini meliputi gambaran umum yang menjadi subyek penelitian, analisis model SEM,

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Kerangka Berpikir Penelitian ini merupakan pengembangan dari jurnal berjudul The Impact of Corporate Credibility and Celebrity Credibility on Consumer Reaction to Advertisements

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dalam menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi

BAB III METODE PENELITIAN. dalam menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi BAB III METODE PENELITIAN Bab ini bertujuan untuk memberikan landasan yang valid dan reliabel dalam menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi yang dihasilkan dapat dipercaya

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jooyeon Ha dan Soo Cheong Jang (2009). Rancangan yang digunakan dalam

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jooyeon Ha dan Soo Cheong Jang (2009). Rancangan yang digunakan dalam BAB III METODOLOGI PENELITIAN Rancangan Penelitian Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Jooyeon Ha dan Soo Cheong Jang (2009). Rancangan yang digunakan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1 BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1 Analisis Deskriptif 1. Analisis secara deskriptif Bagian ini akan membahas hasil pengolahan data yang telah dikumpulkan dari lapangan berdasarkan karakteristik

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar yang valid dan reliabel untuk

BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar yang valid dan reliabel untuk BAB III METODE PENELITIAN Bab ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar yang valid dan reliabel untuk menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi yang diperoleh dari penelitian

Lebih terperinci

Bab III. Metodologi Penelitian. dalam melakukan sebuah penelitian. Desain penelitian memberikan serangkaian prosedur

Bab III. Metodologi Penelitian. dalam melakukan sebuah penelitian. Desain penelitian memberikan serangkaian prosedur Bab III Metodologi Penelitian 3.1. Desain Penelitian Desain penelitian memiliki definisi sebagai sebuah kerangka kerja yang digunakan dalam melakukan sebuah penelitian. Desain penelitian memberikan serangkaian

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN 30 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan riset exploratory dan riset deskriptif. Kombinasi keduanya dimaksudkan untuk saling menunjang, dimana

Lebih terperinci

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1. Pengumpulan Data Pada bagian ini dilakukan proses pengumpulan dan pengolahan data tahap awal serta pengumpulan data tahap akhir. Pengumpulan data pada penelitian

Lebih terperinci

PENGARUH HARGA DISKON TERHADAP NIAT BELI MELALUI STORE IMAGE PADA MATAHARI DEPARTMENT STORE SURABAYA. I. Data Responden Usia :

PENGARUH HARGA DISKON TERHADAP NIAT BELI MELALUI STORE IMAGE PADA MATAHARI DEPARTMENT STORE SURABAYA. I. Data Responden Usia : PENGARUH HARGA DISKON TERHADAP NIAT BELI MELALUI STORE IMAGE PADA MATAHARI DEPARTMENT STORE SURABAYA Saya mohon kesediaan Anda untuk berkenan mengisi kuesioner berikut ini mengenai diskon harga, niat beli,

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian adalah sebuah kerangka kerja yang digunakan dalam melakukan sebuah penelitian (riset pemasaran). Desain penelitian memberikan serangkaian

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 No. Responden : KUESIONER

LAMPIRAN 1 No. Responden : KUESIONER LAMPIRAN 1 No. Responden : KUESIONER Kepada : Yth. Responden Dengan hormat, Terima kasih atas partisipasi anda menjadi salah satu responden dan secara sukarela mengisi kuesioner ini. Saya mahasiswi Universitas

Lebih terperinci

Holland Bakery merupakan salah satu pelopor dalam usaha modern bakery yang. dikenal dengan Holland Bakery. Holland Bakery selalu berusaha untuk

Holland Bakery merupakan salah satu pelopor dalam usaha modern bakery yang. dikenal dengan Holland Bakery. Holland Bakery selalu berusaha untuk IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Sejarah Singkat Perusahaan (Holland Bakery) Holland Bakery merupakan salah satu pelopor dalam usaha modern bakery yang dikenal dengan Holland Bakery. Holland Bakery selalu

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS BAB IV HASIL DAN ANALISIS 4.1 Profil Responden Bagian ini akan membahas karakteristik responden. Karakteristik dasar responden yang ditanyakan adalah jenis kelamin, pendidikan formal terakhir, usia, jenis

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai hasil analisa data Pengaruh Customer Experience dan Perceived Quality terhadap Brand Trust Guna Meningkatkan Customer Loyalty dengan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh 40 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pengaruh persepsi atas suatu harga (price

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. mencakup latar belakang budaya yang berbeda, perekonomian yang berbeda, dll,

BAB III METODE PENELITIAN. mencakup latar belakang budaya yang berbeda, perekonomian yang berbeda, dll, BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Objek penelitian ini dipilih mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana. Pemilihan lokasi penelitian ini dipilih berdasarkan beberapa pertimbangan, antara

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 33 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian memiliki definisi sebagai sebuah kerangka kerja yang digunakan dalam melakukan sebuah penelitian. Desain penelitian memberikan serangkaian

Lebih terperinci

BAB III DESAIN DAN METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian causal method yaitu

BAB III DESAIN DAN METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian causal method yaitu 3.1 Jenis Penelitian BAB III DESAIN DAN METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis penelitian causal method yaitu merupakaan jenis penelitian untuk mendapatkan penjelasan hubungan antar variabel

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan penelitian yang bersifat eksploratori dan penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan penelitian yang bersifat eksploratori dan penelitian 19 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian yang bersifat eksploratori dan penelitian yang bersifat kausal (sebab-akibat). Desain penelitian eksploratori

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. langsung kepada responden yang mengisi kuesioner pada aplikasi google form di

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. langsung kepada responden yang mengisi kuesioner pada aplikasi google form di 30 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Pengumpulan Data Pada penelitian ini, yang menjadi objek penelitiannya adalah mahasiswa program studi akuntansi Universitas Islam Indonesia. Kuesioner

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian 4.1.1 Pelaksanaan Pre-Test Dalam penelitian ini, peneliti melakukan pre-test terlebih dahulu sebelum menyebarkan kuesioner yang sebenarnya kepada

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN III. METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Kegiatan penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai bulan Agustus 2016. Tempat pelaksanaan kegiatan penelitian berada di Kecamatan Getasan, Kabupaten

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dapat diyakini kebenarannya secara ilmiah. Studi penelitian ini menggunakan

BAB III METODE PENELITIAN. dapat diyakini kebenarannya secara ilmiah. Studi penelitian ini menggunakan 20 BAB III METODE PENELITIAN A. Lingkup Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menguji hipotesis mengenai hubungan antar variabel berdasarkan fakta empiris dan dapat diyakini

Lebih terperinci

Tutorial LISREL teorionline

Tutorial LISREL teorionline CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS BY HENDRY Phone : 0856-9752-3260 Email : [email protected],id Blog : http://teorionline.wordpress.com/ Seperti dijelaskan sebelumnya, CFA ditujukan untuk menguji validitas

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. A. Statistik Deskriptif. terhadap pernyataan-pernyataan didalam kuesioner. Deskripsi Data bertujuan untuk

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. A. Statistik Deskriptif. terhadap pernyataan-pernyataan didalam kuesioner. Deskripsi Data bertujuan untuk 50 BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Deskripsi Data merupakan ringkasan jawaban yang diberikan responden terhadap pernyataan-pernyataan didalam kuesioner. Deskripsi Data bertujuan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian kuantitatif adalah metode yang berlandaskan pada filsafat positivism,

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian kuantitatif adalah metode yang berlandaskan pada filsafat positivism, 34 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah metode yang berlandaskan pada filsafat positivism,

Lebih terperinci

ANALISIS PERILAKU KONSUMEN PRODUK ORGANIK DI SUMATERA UTARA

ANALISIS PERILAKU KONSUMEN PRODUK ORGANIK DI SUMATERA UTARA 230 Lampiran : 1 Kuesioner Kuesioner ANALISIS PERILAKU KONSUMEN PRODUK ORGANIK DI SUMATERA UTARA 231 Kepada Bapak/Ibu Responden Penyelidikan di Tempat Kuesioner Penelitian Assalamualaikum., Bersama ini

Lebih terperinci

IV. METODE PENELITIAN

IV. METODE PENELITIAN 47 IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Kabupaten Takalar dan Sidenreng Rappang Provinsi Sulawesi Selatan. Pemilihan lokasi ditentukan secara sengaja (purpossive),

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Berdasarkan tujuan penelitian, maka jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif dan verifikatif. Melihat sifat penelitian ini

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional 3.1.1 Variabel penelitian Variabel penelitan adalah suatu atribut atau sifat nilai dari orang, objek, atau kegiatan yang mempunyai

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 103 BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Survei Dari 25 kantor LPND sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 11 Tahun 2005, No. 81 Tahun 2006, No. 08 Tahun 2008, dan No. 09 Tahun 2008,

Lebih terperinci

UJIAN FINAL MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL Dosen Pengampu : Prof. Dr. Badrun Kartowagiran

UJIAN FINAL MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL Dosen Pengampu : Prof. Dr. Badrun Kartowagiran UJIAN FINAL MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL Dosen Pengampu : Prof. Dr. Badrun Kartowagiran Nama : Andi Ulfa Tenri Pada Nim : 11701261007 1. Paradigma hubungan antara variabel : Penelitian ini menggunakan data

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian dimaksudkan sebagai seperangkat teori, prosedur, dan asumsi yang diyakini tentang bagaimana peneliti melihat dunia. Pendekatan

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN 23 III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian ini dimulai dari pemikiran tentang peremajaan es krim Wall s Magnum, merubah konsep menjadi blow me away dengan pengalaman yang kompleks dan

Lebih terperinci

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN 63 BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Dari hasil pengujian hipotesis dan pembahasan, maka kesimpulan yang dapat dijelaskan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Berdasarkan hasil penelitian

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN

III. METODOLOGI PENELITIAN 21 III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Dari industri jasa Lembaga Bahasa Inggris yang ada di Bogor, setiap penyelenggara kursus bahasa Inggris tentunya akan menciptakan suatu nama / simbol

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. seluruh karyawan yang menggunakan sistem ERP di PT Angkasa Pura II

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. seluruh karyawan yang menggunakan sistem ERP di PT Angkasa Pura II 62 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan yang menggunakan sistem ERP di PT Angkasa Pura II (Persero).

Lebih terperinci

IDENTITAS RESPONDEN. 2. Umur < 30 Tahun Tahun Tahun > 50 Tahun. 3. Masa Kerja 3-8 Tahun Tahun 9-14 Tahun >20 Tahun

IDENTITAS RESPONDEN. 2. Umur < 30 Tahun Tahun Tahun > 50 Tahun. 3. Masa Kerja 3-8 Tahun Tahun 9-14 Tahun >20 Tahun 89 IDENTITAS RESPONDEN 1. Jenis Kelamin Pria Wanita 2. Umur < 30 Tahun 41-50 Tahun 21-40 Tahun > 50 Tahun 3. Masa Kerja 3-8 Tahun 15-20 Tahun 9-14 Tahun >20 Tahun Petunjuk Pengisian : 1. Bacalah setiap

Lebih terperinci

BAB III METODELOGI PENELITIAN. dan pernah melakukan pembelian produk secara online di Bukalapak.com. pusat perkantoran yang berada di Jakarta.

BAB III METODELOGI PENELITIAN. dan pernah melakukan pembelian produk secara online di Bukalapak.com. pusat perkantoran yang berada di Jakarta. BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Waktu dan tempat penelitian Penelitian ini dilakukan pada responden yang tinggal di Jakarta Selatan dan pernah melakukan pembelian produk secara online di Bukalapak.com

Lebih terperinci

Lampiran 1 Kuesioner. Hormat saya, Selvia Indrawati. 1. Karakteristik responden. 1. Usia saya saat ini :

Lampiran 1 Kuesioner. Hormat saya, Selvia Indrawati. 1. Karakteristik responden. 1. Usia saya saat ini : 68 Lampiran 1 Kuesioner Kami mohon kesediaan bapak/ibu untuk berkenan mengisi kuesioner berikut ini dengan judul Pengaruh Brand Affect, Brand Quality, Brand Trust Terhadap Consumer s Brand extention Attitude

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 Kuesioner Faktor-Faktor Pendorong Konsumen Melakukan Impulsive Buying pada Toko-Toko Ritel Fashion di Indonesia.

LAMPIRAN 1 Kuesioner Faktor-Faktor Pendorong Konsumen Melakukan Impulsive Buying pada Toko-Toko Ritel Fashion di Indonesia. 99 LAMPIRAN 1 Kuesioner Faktor-Faktor Pendorong Konsumen Melakukan Impulsive Buying pada Toko-Toko Ritel Fashion di Indonesia Nomor : Tanggal : Responden Yth, Saya adalah Emir Zakiar, mahasiswa program

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Penelitian Penelitian ini menganalisa bagaimana pengaruh kepribadian, komunikasi, dan kelompok referensi terhadap pengambilan keputusan konsumen menggunakan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang hanya

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang hanya BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Sifat Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang hanya memaparkan situasi atau peristiwa tanpa mencari atau menjelaskan hubungan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Gambaran Populasi dan Sampel Populasi adalah kumpulan dari seluruh elemen sejenis tetapi dapat dibedakan satu sama lain (Supranto, 2000). Populasi dalam penelitian ini adalah

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN. Berilah tanda (X) pada satu pilihan yang sesuai dengan jawaban anda. 1. Jenis Kelamin: : a. Laki laki b.

KUESIONER PENELITIAN. Berilah tanda (X) pada satu pilihan yang sesuai dengan jawaban anda. 1. Jenis Kelamin: : a. Laki laki b. 96 A. Karakteristik Responden KUESIONER PENELITIAN Berilah tanda (X) pada satu pilihan yang sesuai dengan jawaban anda 1. Jenis Kelamin: : a. Laki laki b. Perempuan 2. Status : a. Menikah b. Belum Menikah

Lebih terperinci

KUESIONER. 2. Berapa usia anda? a tahun c tahun b tahun d. > 26 tahun

KUESIONER. 2. Berapa usia anda? a tahun c tahun b tahun d. > 26 tahun 72 KUESIONER Berilah tanda (X) pada salah satu pilihan anda : I. Karakteristik Responden 1. Jenis kelamin anda? a. Laki-laki b. Perempuan Nama Responden: Tujuan Kuesioner Penelitian Kuesioner ini bertujuan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan tujuannya penelitian ini termasuk applied research atau

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan tujuannya penelitian ini termasuk applied research atau BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Berdasarkan tujuannya penelitian ini termasuk applied research atau penelitian terapan yang mana didalamnya terdapat solusi atas suatu permasalahan

Lebih terperinci

Hasil Model Awal Model Persamaan Struktural untuk Pengaruh Sertifikasi terhadap Kinerja dan Kompetensi

Hasil Model Awal Model Persamaan Struktural untuk Pengaruh Sertifikasi terhadap Kinerja dan Kompetensi Lampiran 1: Hasil Model Awal Model Persamaan Struktural untuk Pengaruh Sertifikasi terhadap Kinerja dan Kompetensi Raw Data from file 'F:\pa_mughni\PRE.psf' Sample Size = 72 Latent Variables S KI KO Relationships

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian Proses penelitian ini diawali dengan kegiatan mengidentifikasi permasalahan ditempat penelitian, melakukan perumusan masalah

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Menurut Syaodih (2010) survei (survey) digunakan untuk. mengumpulkan informasi berbentuk opini dari sejumlah besar orang

BAB III METODE PENELITIAN. Menurut Syaodih (2010) survei (survey) digunakan untuk. mengumpulkan informasi berbentuk opini dari sejumlah besar orang digilib.uns.ac.id BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Menurut Syaodih (2010) survei (survey) digunakan untuk mengumpulkan informasi berbentuk opini dari sejumlah besar orang terhadap topik atau

Lebih terperinci

BAB III OBJEK DAN METODOLOGI PENELITIAN. Objek penelitian merupakan sesuatu yang menjadi perhatian dalam suatu

BAB III OBJEK DAN METODOLOGI PENELITIAN. Objek penelitian merupakan sesuatu yang menjadi perhatian dalam suatu BAB III OBJEK DAN METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian merupakan sesuatu yang menjadi perhatian dalam suatu penelitian, objek penelitian ini menjadi sasaran dalam penelitian untuk

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah

BAB 3 METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 49 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif. Studi deskriptif merupakan penelitian terhadap fenomena atau populasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membantu dalam menyelesaikan penelitian ini.

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. membantu dalam menyelesaikan penelitian ini. BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Studi Literatur Dalam menyelesaikan laporan tugas akhir ini harus sesuai dengan Metode penelitian, langkah awal yaitu melakukan studi literatur dan jurnal yang

Lebih terperinci

Mohon berikan tanda ( ) pada jawaban yang anda pilih :

Mohon berikan tanda ( ) pada jawaban yang anda pilih : Lampiran 1 Kuesioner :(Lanjutan) PETUNJUK : Mohon berikan tanda ( ) pada jawaban yang anda pilih : Jenis Kelamin Umur : ( ) Pria ( ) 17-24 ( ) Wanita ( ) 25-34 ( ) 35-49 ( ) 50-64 ( ) 65 tahun keatas Pendidikan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di PT. Nasmoco Bengawan Motor Solo

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di PT. Nasmoco Bengawan Motor Solo BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini dilakukan di PT. Nasmoco Bengawan Motor Solo Baru, Sukoharjo.Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey. Penelitian survey adalah

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian adalah kerangka kerja yang digunakan untuk melaksanakan riset pemasaran (Malhotra, 2007). Desain penelitian memberikan prosedur untuk

Lebih terperinci

c tahun d. > 32 tahun 4. Apa profesi anda saat ini? a. Mahasiswa b. Pegawai Swasta c. Ibu Rumah Tangga d. Lainnya

c tahun d. > 32 tahun 4. Apa profesi anda saat ini? a. Mahasiswa b. Pegawai Swasta c. Ibu Rumah Tangga d. Lainnya Lampiran 1 Kuesioner KUESIONER Yth. Responden Saya Gracia Abigail Salim, mahasiswa Jurusan Manajemen Ritel, Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya sedang melakukan penelitian untuk

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA. mengenai posisi studi ini dibandingkan penelitian-penelitian terdahulu

BAB II KAJIAN PUSTAKA. mengenai posisi studi ini dibandingkan penelitian-penelitian terdahulu BAB II KAJIAN PUSTAKA Pembahasan pada bab ini dimaksudkan untuk memberi penjelasan mengenai posisi studi ini dibandingkan penelitian-penelitian terdahulu berdasarkan variabel-variabel yang menjadi objek

Lebih terperinci

Disusun oleh: Mochammad Yulistiano F BAB I PENDAHULUAN. dampak bagi dunia bisnis produk komersial maupun jasa. Kehadiran

Disusun oleh: Mochammad Yulistiano F BAB I PENDAHULUAN. dampak bagi dunia bisnis produk komersial maupun jasa. Kehadiran Pengukuran Advertising Response Modeling (ARM) iklan televisi dengan endorser selebritis dan non-selebritis (studi pada mahasiswi Universitas Sebelas Maret Surakarta) Disusun oleh: Mochammad Yulistiano

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ini diantaranya adalah desain penelitian, populasi, sampe, teknik sampling.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ini diantaranya adalah desain penelitian, populasi, sampe, teknik sampling. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini menjelaskan tentang metodologi yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah desain penelitian, populasi, sampe, teknik sampling. Dijelaskan pula sumber,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Purbalingga, Jawa

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Purbalingga, Jawa BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Alasan memilih Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah karena untuk memudahkan penulis

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. obyek penelitian adalah para pengguna software akuntansi pada perusahaanperusahaan

BAB III METODE PENELITIAN. obyek penelitian adalah para pengguna software akuntansi pada perusahaanperusahaan BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Pengumpulan data dari kuesioner dalam penelitian ini dilakukan sekitar satu bulan dari tanggal 13 Oktober sampai 14 November 2014. Dengan obyek

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan dua pendekatan yaitu: pendekatan kualitatif yang berupa eksploratif dan pendekatan kuantitatifyang berupa deskriptif.

Lebih terperinci

BAB V ANALISIS HASIL

BAB V ANALISIS HASIL BAB V ANALISIS HASIL 5.1. Analisis Kecocokan Pada analisis hasil, bagian utama yang dibahas adalah mengenai tingkat kecocokan antara data dengan model, validitas dan reliabilitas model pengukuran serta

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini dikategorikan sebagai explanatory research yaitu penelitian yang bertujuan menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel 3.1.1 Populasi Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek atau subyek yang mempunyai karakteristik tertentu yang telah ditetapkan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Rancangan Penelitian. dari antisipasi teknologi baru. Rancangan penelitian yang disajikan berbentuk

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Rancangan Penelitian. dari antisipasi teknologi baru. Rancangan penelitian yang disajikan berbentuk BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Finger et al (203) yang bertujuan untuk mengetahui anteseden dan konsekuensi

Lebih terperinci

KUESIONER. Hormat Saya. Peneliti

KUESIONER. Hormat Saya. Peneliti KUESIONER Responden Yth, Saya adalah mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala yang melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Trend Discovery, Socializing, Adventure, Status and Otority Terhadap Motivasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian yang bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh persepsi biaya, persepsi kenyamanan, dan persepsi resiko terhadap minat beli situs tokobagus.com. Karena itulah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Indonesia telah dikeluarkan, baik dalam bentuk peraturan perundang-undangan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Indonesia telah dikeluarkan, baik dalam bentuk peraturan perundang-undangan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Jumlah perokok dari waktu ke waktu mengalami peningkatan, baik dikalangan laki-laki maupun perempuan. Meskipun regulasi pengendalian masalah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Bab ini akan menjelaskan mengenai pelaksanaan penelitian yang telah dijelaskan pada bab tiga sebelumnya, dimulai dari penjelasan mengenai responden, pengujian statistik

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian Penelitian ini dimulai dari pemikiran tentang ketatnya persaingan bisnis pada era globalisasi saat ini yang semakin dinamis dan kompleks, adanya

Lebih terperinci

No. Responden:... (diisi peneliti)

No. Responden:... (diisi peneliti) Lampiran 1 KUESIONER PENELITIAN PENGARUH MUSIK DAN PENCAHAYAAN TERHADAP PERILAKU KONSUMEN YANG DIMODERASI EMOSI PADA CHARLES & KEITH GALAXY MALL SURABAYA No. Responden:... (diisi peneliti) Responden yang

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Bab ini bertujuan untuk mengungkap hasil analisis data penelitian dan pembahasannya. Pembahasan diawali dengan dimulai hasil statistik deskriptif yang bertujuan untuk

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 41 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus yang menganalisis tanggapan konsumen

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian memiliki definisi sebagai sebuah kerangka kerja yang digunakan dalam melakukan sebuah penelitian. Desain penelitian memberikan serangkaian

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 30 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Menurut Sugiyono (2012:2), metode penelitian adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditentukan, dibuktikan, dan dikembangkan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Desain penelitian memiliki definisi sebagai sebuah kerangka kerja yang digunakan dalam melakukan sebuah penelitian. Desain penelitian memberikan serangkaian

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1: HASIL OLAHAN DATA EKONOMETRIKA

LAMPIRAN 1: HASIL OLAHAN DATA EKONOMETRIKA 196 LAMPIRAN 1: HASIL OLAHAN DATA EKONOMETRIKA Pengaruh Konversi Lahan, PDRB Sektor Pertanian dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kebercukupan Beras Kawasan I. Uji Asumsi Klasik a) Uji Normalitas One-Sample

Lebih terperinci

DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN

DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN i DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN v vii ix 1 PENDAHULUAN 1 Latar Belakang 1 Perumusan Masalah 5 Tujuan Penelitian 6 Manfaat Penelitian 6 Ruang Lingkup Penelitian 7 2 TINJAUAN PUSTAKA

Lebih terperinci

III. METODELOGI PENELITIAN. Penelitian ini menganalisa tentang Pengaruh daya tarik iklan televisi terhadap

III. METODELOGI PENELITIAN. Penelitian ini menganalisa tentang Pengaruh daya tarik iklan televisi terhadap III. METODELOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penelitian ini menganalisa tentang Pengaruh daya tarik iklan televisi terhadap kesadaran merek jamu Tolak Angin. Objek penelitian yang menjadi variabel bebas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dalam perusahaan, para karyawan merupakan salah satu aset inti yang penting

BAB I PENDAHULUAN. Dalam perusahaan, para karyawan merupakan salah satu aset inti yang penting 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam perusahaan, para karyawan merupakan salah satu aset inti yang penting untuk melaksanakan kegiatan. Mereka memberi pengaruh besar terhadap kondisi perusahaan.

Lebih terperinci

BAB 3 Metode Penelitian

BAB 3 Metode Penelitian BAB 3 Metode Penelitian 3.1 Disain Penelitian Menurut Sugiyono (2004,p5) jenis-jenis penelitian dapat dikelompokkan menurut, tujuan, pendekatan, dan tingkat eksplanasi, dan analisis & jenis data. Penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. deskriptif dengan menggunakan survey. Tujuan penggunaan survey yaitu: 1. Untuk memperoleh fakta dari gejala yang ada.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. deskriptif dengan menggunakan survey. Tujuan penggunaan survey yaitu: 1. Untuk memperoleh fakta dari gejala yang ada. 3.1 Metodologi Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model deskriptif dengan menggunakan survey. Tujuan penggunaan survey yaitu: 1. Untuk memperoleh

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN 14 III. METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Penelitian PT. YCH Indonesia adalah salah satu perusahaan distributor yang hampir 90% mendistribusikan produk susu dari perusahaan Frisian Flag Indonesia

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Penelitian ini bersumber dari penelitian sebelumnya milik Dawn G. Eaton yang berjudul Effects of Organizational Climate on Faculty Job Satisfaction and

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Alasan

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Alasan BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Alasan memilih Kabupaten Ngawi, Jawa Timur karena untuk memudahkan penulis melakukan penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Responden Pada bab IV ini akan menampilkan hasil penelitian yang berupa gambaran umum objek penelitian dan data deskriptif serta menyajikan hasil komputasi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. teknik sampling, definisi operasional variabel dan teknik analisis yang digunakan. A. Desain Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. teknik sampling, definisi operasional variabel dan teknik analisis yang digunakan. A. Desain Penelitian digilib.uns.ac.id 23 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian berisi tentang desain penelitian, populasi, sampel dan teknik sampling, definisi operasional variabel dan teknik analisis yang digunakan.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. ini akan membahas metode penelitian yang digunakan dalam tesis ini.

BAB III METODE PENELITIAN. ini akan membahas metode penelitian yang digunakan dalam tesis ini. BAB III METODE PENELITIAN Setiap penelitian ilmiah memerlukan aya metode untuk memperlancar penelitian dalam rangka pencarian data petunjuk mengenai cara atau langkah serta teknik penelitian. Penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. hubungan antara satu dengan variabel yang lain (Sugiyono, 2005).

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. hubungan antara satu dengan variabel yang lain (Sugiyono, 2005). BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan penelitian eksplanatori adalah penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta

Lebih terperinci