BAB IV HASIL DAN ANALISIS

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV HASIL DAN ANALISIS"

Transkripsi

1 BAB IV HASIL DAN ANALISIS 4.1 Profil Responden Bagian ini akan membahas karakteristik responden. Karakteristik dasar responden yang ditanyakan adalah jenis kelamin, pendidikan formal terakhir, usia, jenis pekerjaan dan alas an mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah Jenis Kelamin Berdasarkan hasil kuesioner, perbandingan anatara responden wanita dan pria tidak terlalu jauh. Dari 135 responden sebanyak 72 orang (53%) adalah wanita dan pria sebanyak 63 orang (47%). Hasil ini menunjukan bahwa yang lebih banyak berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah adalah wanita. Hal ini merupakan sesuatu yang biasa karena wanita menyukai jalanjalan untuk mencari tahu sesuatu atau refreshing dari kegiatan sehari-hari. Sumber: output pengolahan Ms.Excel Gambar 4.1 Jenis Kelamin Responden 49

2 4.1.2 Pendidikan Formal Untuk pendidikan formal responden, dari 135 reponden peringkat terbanyak ditempati oleh SMU dengan jumlah 62 orang (46%) lalu SMP sebanyak 36 orang (27%) disusul dengan Sarjana 14 orang (10%), Diploma 12 orang (9%), S2/S3 7 orang (5%) dan terakhir dari berpendidikan SD sebanyak 4 orang (3%). Responden dengan pendidikan formal dominan SMP dan SMU bisa dikarenakan ingin menambah wawasan atau menjadikan Taman Mini Indonesia Indah sebagai tempat alternative rekreasi dari aktivitas disekolah atau sehari-hari tanpa harus mengeluarkan uang yang banyak. Sumber: output pengolahan Ms.Excel Gambar 4.2 Pendidikan Formal Responden 50

3 4.1.3 Usia Gambar 4.3 menunjukan dari responden yang berjumlah 135 orang pengunjung Taman Mini Indonesia Indah, usia 20 tahun sebanyak 49 orang (36%), usia tahun sebanyak 39 orang (29%), usia tahun sebanyak 28 orang (21%), usia tahun sebanyak 18 orang (13%) dan usia 51 tahun sebanyak 1 orang (1%). Dari hasil ini, menunjukkan jumlah responden yang lebih banyak berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah berusia 20 tahun. Hal ini dikarenakan pengunjung yang datang ke Taman Mini Indonesia Indah dominan pelajar/mahasiswa akan tetapi pengunjung dengan rentang usia tahun juga banyak ditemui di Taman Mini Indonesia Indah karena Taman Mini Indonesia Indah merupakan salah satu tempat rekreasi yang tempatnya strategis sehingga banyak pengunjung menjadikan Taman Mini Indonesia Indah sebagai alternative rekreasi yang berada di wilayah Jakarta timur Sumber: output pengolahan Ms.Excel Gambar 4.3 Usia Responden 51

4 4.1.4 Jenis Pekerjaan Berdasarkan hasil kuesioner yang didapat, dari 135 responden pengunjung Taman Mini Indonesia Indah, sebanyak sebanyak 72 orang (53%) merupakan palajar/mahasiswa, kemudian disusul oleh responden yang berpropesi sebagai pegawai swasta sebanyak 31 orang (23%), Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 16 orang (12%), wirausaha sebanyak 9 orang (7%), ibu rumah tangga sebanyak 4 orang (3%), dan lain-lain sebanyak 3 orang (2%). Dari data ini menunjukkan bahwa pelajar/mahasiswa lebih banyak berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah. Sumber: output pengolahan Ms.Excel Gambar 4.4 Jenis Pekerjaan Responden 52

5 4.1.5 Alasan mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah Sebanyak 49 orang dari 135 responden menjawab Taman Mini Indonesia Indah sebagai tempat alternative rekreasi dengan presentase 36%. Kemudian responden sebanyak 29 orang menjadikan Taman Mini Indonesia Indah untuk menambah wawasan/sarana pembelajaran dengan presentase 21%. Berikutnya, tempat yang strategis menjadi salah satu alasan, dari 135 jumlah responden sebanyak 25 orang dengan presentase sebesar 18% melakukan kunjungan ke Taman Mini Indonesia Indah. Responden yang menjawab tugas sekolah/kampus/instasi pendidikan sebanyak 20 orang (15%) dan berkunjung dengan berbagai alas an lain-lain sebanyak 14 orang (10%). Sumber: output pengolahan Ms.Excel Gambar 4.5 Alasan mengunjungi TMII 53

6 4.2 Uji Validitas Dan Reliabitas Variabel Hasil Uji Validitas Variabel Uji validitas menggunakan model Factor Analysis. Yang perlu diperhatikan dalam uji ini adalah Nilai Standardize Loading Factor (SLF) pada table Anti Image dan Nilai Extraction pada table Communalities. Pertanyaan akan dianggap valid apabila memiliki nilai SLF dan extraction lebih besar dari 0,5. Hasil pengujian untuk masing masing variabel adalah sebagai berikut: 1. Variabel Kualitas Pelayanan Tabel 4.1 Hasil Pengujian Validitas Instrumen Kualitas Layanan Indikator Standardize Loading Factor (SLF) Nilai R Kesimpulan Layan1 0,563 0,50 VALID Layan2 0,717 0,50 VALID Layan3 0,619 0,50 VALID Layan4 0,561 0,50 VALID 54

7 Layan5 0,610 0,50 VALID Layan6 0,553 0,50 VALID Layan7 0,624 0,50 VALID Layan8 0,468 0,50 TIDAK VALID Layan9 0,748 0,50 VALID Layan10 0,691 0,50 VALID Layan11 0,643 0,50 VALID Layan12 0,634 0,50 VALID Layan13 0,597 0,50 VALID Layan14 0,739 0,50 VALID Layan15 0,756 0,50 VALID Sumber: Hasil pengolahan SPSS Dari tabel 4.1 diatas dapat diketahui bahwa dari uji validitas dengan analisis faktor konfirmatori terdapat indikator yang tidak valid dengan nilai standardized factor loading < 0,50 yaitu: indikator respon petugas pelayanan terhadap saran pengunjung yang mempunyai nilai 0,468. Indikator yang tidak valid tidak akan digunakan dalam penelitian ini. 55

8 2. Variabel Emotional Reaction Table 4.2 Hasil Pengujian Validitas Instrumen Emotional Reaction Indikator Standaridize Loading Factor Nilai R Kesimpulan Emosi1 0,564 0,50 VALID Emosi2 0,735 0,50 VALID Emosi3 0,736 0,50 VALID Emosi4 0,859 0,50 VALID Emosi5 0,600 0,50 VALID Emosi6 0,696 0,50 VALID Sumber: Hasil pengolahan SPSS Dari tabel 4.2 diatas dapat diketahui bahwa dari uji validitas dengan analisis faktor konfirmatori terdapat indikator dengan nilai standardized factor loading > 0,50 yaitu: Emosi1 Emosi6, sehingga sudah bisa dikatakan valid. 56

9 3. Variabel Re-visit Intention Table 4.3 Hasil Pengujian Validitas Instrumen Revisit Intention Indikator Standaridize Loading Factor Nilai R Kesimpulan Intensi1 0,608 0,50 VALID Intensi2 0,811 0,50 VALID Intensi3 0,864 0,50 VALID Sumber: Hasil pengolahan SPSS Dari tabel 4.3 diatas dapat diketahui bahwa dari uji validitas dengan analisis faktor konfirmatori terdapat indikator dengan nilai standardized factor loading > 0,50 yaitu: Intensi1 Intensi3, sehingga semuanya sudah dapat dikatakan valid. 57

10 4. Variabel Willingness To Recommendation Tabel 4.4 Hasil Pengujian Validitas Instrumen Willingness to Recommendation Indikator Standaridize Loading Factor Nilai R Kesimpulan WTR1 0,847 0,50 VALID WTR2 0,837 0,50 VALID WTR3 0,646 0,50 VALID Sumber: Hasil pengolahan SPSS Dari 3 indikator dalam variabel willingness to recommendation semuanya mempunyai nilai standardized factor loading > 0,50 sehingga semuanya akan dipakai dalam penelitian selanjutnya. 58

11 4.2.2 Hasil Uji Reliabitas Variabel Hasil pengujian instrument dikatakan realibel apabila mempunyai nilai Alpha Cronbach > 0,6. Adapun hasil pengujian tersebut disajikan dalam table sebagai berikut: Tabel 4.5 Hasil Pengujian Realibilitas Instrumen Penelitian Variabel Nilai Cronbach's Alpha Standar Nilai Kesimpulan Kualitas Layanan 0,864 0,60 Reliabel Emotional Reaction 0,606 0,60 Reliabel Revisit Intention 0,650 0,60 Reliabel Willingness to Recommendation Sumber: Hasil Pengolahan SPSS 0,670 0,60 Reliabel Berdasarkan table 4.5 variabel kualitas pelayanan, emotional reaction, revisit intention, willingness to recommendation mempunyai nilai Alpha Cronbach > 0,6. sehingga dapat dikatakan bahwa hasil survey tersebut reliable. 59

12 4.3 Pengolahan Data dan Uji Kecocokan Model Pengukuran Uji Kecocokan Model Pengukuran a. Variabel Kualitas Pelayanan Dalam pengujian ini terdapat 10 variabel teramati tentang kualitas pelayanan yang telah diuji, dan mendapatkan hasil Chi-square = 104,41, df = 35, P-value 0,00000, dan RMSEA = 0,122. Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan Program LISREL Gambar 4.6 Model Pengukuran Variabel Kualitas Pelayanan Pada gambar 4.3 dari 14 variabel teramati yang dimasukan dalam SEM, terdapat 8 variabel teramati yang mempunyai nilai Standardize Loading Factors 0,6 yaitu layan6, layan9, layan11, layan13, layan14. Sehingga variabel teramati valid dan dapat digunakan dalam model penelitian yaitu: 60

13 1. Petugas TMII bersedia menolong pengunjung ketika mengalami kesulitan 2. Petugas TMII mampu menangani keluhan pengunjung 3. Petugas TMII memiliki keandalan dalam mengoperasikan wahana 4. Petugas TMII memberikan pelayanan dengan penuh perhatian dan tanggung jawab 5. Petugas TMII melayani pengunjung tanpa ragu-ragu b. Variabel Emotional Reaction Dalam pengujian ini terdapat 3 variabel teramati tentang emotional reaction yang telah diuji, dan mendapatkan hasil Chi-square = 0,00, df = 0, P-value 1,00000, dan RMSEA = 0,000. Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan Program LISREL Gambar 4.7 Model Pengukuran Variabel Emotional Reaction 61

14 Pada gambar 4.7 dari 3 variabel teramati yang dimasukan dalam SEM, terdapat 2 variabel teramati yang mempunyai nilai Standardize Loading Factors 0,6 yaitu emosi2 dan emosi3. Sehingga variabel teramati valid dan dapat digunakan dalam model penelitian yaitu: 1. Pengunjung TMII sering berkunjung ke tempat wisata lain 2. Pengunjung TMII memiliki pengalaman berkunjung ke tempat wisata lain c. Variabel Revisit Intention Dalam pengujian ini terdapat 3 variabel teramati tentang revisit intention yang telah diuji, dan mendapatkan hasil Chi-square = 0,00, df = 0, P- value 1,00000, dan RMSEA = 0,000. Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan Program LISREL Gambar 4.8 Model Pengukuran Variabel Revisit Intention 62

15 Pada gambar 4.8 dari 3 variabel teramati yang dimasukan dalam SEM, terdapat 2 variabel teramati yang mempunyai nilai Standardize Loading Factors 0,6 yaitu Intensi2 dan Intensi3. Sehingga variabel teramati valid dan dapat digunakan dalam model penelitian yaitu: 1. Pengunjung TMII akan dating pada event-event yang diselenggarakan TMII 2. Pengunjung bersedia menggunakan jasa layanan baru yang ditawarkan oleh TMII d. Variabel Willingness to Recommendation Dalam pengujian ini terdapat 3 variabel teramati tentang willingness to recommendation yang telah diuji, dan mendapatkan hasil Chi-square = 0,00, df = 0, P-value 1,00000, dan RMSEA = 0,000. Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan Program LISREL Gambar 4.9 Model Pengukuran Variabel Revisit Intention 63

16 Pada gambar 4.9 dari 3 variabel teramati yang dimasukan dalam SEM, terdapat 2 variabel teramati yang mempunyai nilai Standardize Loading Factors 0,6 yaitu WTR1 dan WTR2. Sehingga variabel teramati valid dan dapat digunakan dalam model penelitian yaitu: 1. Pengunjung TMII menginformasikan atau menyatakan hal-hal positif kepada orang lain tentang TMII 2. Pengunjung TMII meyakinkan kepada orang lain untuk nerkunjung ke TMII Uji Kecocokan Keseluruhan Model Pengukuran Setelah menemukan model secara keseluruhan, model ini kemudian akan dianalisis untuk melihat kecocokan dengan data. Setelah itu akan dihitung construct reliability dan variance extracted dari masing-masing variabel laten Langkah kedua adalah dengan menambahkan model struktural asli pada model CFA (Wijanto, 2008). Model hybrid ini kemudian diestimasi dan dianalisis untuk melihat kecocokan secara keseluruhan dan evaluasi terhadap model strukturalnya (Wijanto, 2008). Pengerjaan SEM (Structural Equation Modeling) pada penelitian ini menggunakan program LISREL 8.70 by Karl G. Jöreskog & Dag Sörbom. Hasil uji kecocokan model pengukuran ditunjukan pada Tabel 4.1, dan gambar model pengukuran dapat dilihat pada Gambar 4.10 dan Tabel

17 Gambar 4.10 Model Pengukuran Konstruk Variabel Penelitian Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan Program LISREL 65

18 Tabel 4.6 Hasil Uji Kecocokan Model Pengukuran No. Ukuran GOF Tingkat Target Kecocokan 1. Root Mean Square Error of Approximation (RMSEA) P (Close-fit) RMSEA 0,08 P 0,50 Hasil Estimasi Tingkat Kecocokan 0,088 Tidak Fit 2. Normed Fit Index (NFI) NFI 0,90 0,68 Tidak Fit 3. Non-Normed Fit NNFI 0,90 0,77 Tidak Fit Index (NNFI) 4. Comparative Fit CFI 0, Marginal Fit Index (CFI) 5. Incremental Fit IFI 0,90 0,81 Marginal Fit Index (IFI) 6. Relative Fit Index (RFI) RFI 0,90 0,63 Tidak Fit 7. Goodness of Fit GFI 0,90 0,81 Marginal Fit Index (GFI) 8. Adjusted Goodness of Fit Index (AGFI) AGFI 0,90 0,75 Tidak Fit Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan Program LISREL Namun model pengukuran konstruk variabel penelitian tersebut belum fit karena mempunyai nilai RMSEA 0,088. Sesuai dengan Goodness of fit dikatakan suatu model dapat dinilai fit apabila mempunyai nilai RMSEA 0,08, sehingga diperlukan adanya modifikasi model. Berikut hasil modifikasi tersebut dapat dilihat pada Gambar 4.11 dan Tabel

19 4.3.3 Hasil Modifikasi Model Konstruk Pengukuran Gambar 4.11 Hasil Modifikasi Pengukuran Model Konstruk Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan Program LISREL 67

20 Tabel 4.7 Hasil Uji Kecocokan Model Pengukuran Setelah Modifikasi No. Ukuran GOF Tingkat Target Kecocokan 1. Root Mean Square Error of Approximation (RMSEA) P (Close-fit) RMSEA 0,08 P 0,50 Hasil Estimasi Tingkat Kecocokan 0,070 Good Fit 2. Normed Fit Index (NFI) NFI 0,90 0,74 Tidak Fit 3. Non-Normed Fit NNFI 0,90 0,83 Marginal Fit Index (NNFI) 4. Comparative Fit CFI 0, Marginal Fit Index (CFI) 5. Incremental Fit IFI 0,90 0,87 Marginal Fit Index (IFI) 6. Relative Fit Index (RFI) RFI 0,90 0,68 Tidak Fit 7. Goodness of Fit GFI 0,90 0,85 Marginal Fit Index (GFI) 8. Adjusted Goodness of Fit Index (AGFI) AGFI 0,90 0,79 Tidak Fit Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan Program LISREL Dari 8 item pengukuran kecocokan model (fitness measure) kesuluran item menunjukan hasil baik. Dengan melihat hasil uji kecocokan model pengukuran keseluruhan model tersebut bahwa Goodness of fit menunjukan kecocokan yang baik (good fit dan marginal fit). Maka dapat disimpulkan kecocokan keseluruhan model Goodness of fit adalah baik. 68

21 4.3.4 Uji Kecocokan Model Struktural Wijanto, 2008 mengatakan bahwa uji kecocokan model struktual terdiri dari uji kecocokan keseluruhan model dan analisis hubungan kausal. Hubungan kausal antar variabel ddikatakan signifikan bisa dilihat pada uji kausalitas. Hasil kecocokan keseluruhan model dapat dilihat pada Gambar 4.12 dan Tabel 4.8 Gambar Model Struktural model ( T-values) Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan Program Lisrel,

22 Tabel 4.8 Hasil Uji Kecocokan Model Struktual Model Penelitian No. Ukuran GOF Tingkat Target Kecocokan 1. Root Mean Square Error of Approximation (RMSEA) P (Close-fit) RMSEA 0,08 P 0,50 Hasil Estimasi Tingkat Kecocokan 0,073 Good Fit 2. Normed Fit Index (NFI) NFI 0,90 0,85 Marginal Fit 3. Non-Normed Fit NNFI 0,90 0,91 Marginal Fit Index (NNFI) 4. Comparative Fit CFI 0,90 0,92 Good Fit Index (CFI) 5. Incremental Fit IFI 0,90 0,92 Good Fit Index (IFI) 6. Relative Fit Index (RFI) RFI 0,90 0,81 Marginal Fit 7. Goodness of Fit GFI 0,90 0,84 Marginal Fit Index (GFI) 8. Adjusted Goodness of Fit Index (AGFI) AGFI 0,90 0,79 Tidak Fit Sumber: Hasil Pengolahan Data dengan Program LISREL Dari Tabel 4.8 terlihat bahwa nilai kecocokan model menunjukan nilai bagus artinya secara keseluruhan nilai kecocokan menunjukan good fit. 70

23 4.3.5 Pengujian Hipotesis Penelitian Setelah didapatkan model struktural dengan goodness of fit yang baik, maka langkah berikutnya adalah melakukan uji hipotesis. Pada penelitian ini ada 5 hipotesis seperti yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, dan pengujian dilakukan dengan melihat signifikansi tiap hubungan variabel. Nilai signifikansi (α) yang digunakan sebesar 0,10 atau 10% dengan nilai t sebesar 1,67 (Wijanto, 2008). Hal tersebut mengingat proses pengumpulan data melibatkan responden yang cukup banyak dan beragam dan merupakan convenience sampling yang memiliki resiko error yang tinggi. Nilai hasil estimasi atas hubungan kausal dari model struktual yang diuji dan hasil pengujian hipotesis dengan nilai-t masing-masing hubungan dapat dilihat pada Tabel 4.9 (Keterangan: dikatakan berpengaruh apabila nilai t-values 1,96) sebagai berikut: 71

24 Tabel 4.9 Hasil Pengujian Hipotesis Penelitian Hipotesis Stuctural Path t- values Keterangan H1 Kualitas Pelayanan 1,61 Data tidak Emotional Reaction mendukung hipotesis H2 H3 Kualitas Pelayanan Re-visit Intention Kualitas Pelayanan Wilingness to Recommendation H4 Emotional Reaction Re-visit Intention H5 Emotional Reaction Wilingness to Recommendation 1,97 Data mendukung hipotesis 1,77 Data tidak mendukung hipotesis 2,61 Data mendukung hipotesis 3,32 Data mendukung hipotesis Sumber: Hasil Pengolajan Data dengan Program Lisrel Kesimpulan Kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap emotional reaction Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap Re-visit Intention Kualitas Pelayanan tidak berpengaruh terhadap Wilingness to Recommendation Emotional Reaction berpengaruh signifikan terhadap Re-visit Intention Emotional Reaction berpengaruh signifikan terhadap Wilingness to Recommendation Secara keseluruhan semua hipotesis dapat diterima karena mempunyai nilai t-values 1, Analisis Hasil Penelitian Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Kualitas Pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap Emotional Reaction, Kualitas Pelayanan berpengaruh signifikan terhadap Revisit Intention, Kualitas Pelayanan 72

25 tidak berpengaruh signifikan terhadap Willingness to Recommendation, Emotional Reaction berpengaruh signifikan terhadap Revisit Intention dan Emotional Reaction berpengaruh signifikan terhadap Willingness to Recommendation Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Emotional Reaction Berdasarkan pada Tabel 4.9 Kualitas Pelayanan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap emotional reaction dengan nilai t-values sebesar 1,61. Artinya, kualitas pelayanan yang diberikan Taman Mini Indonesia Indah kepada para pengunjung kurang memberikan kepuasan sehingga keterlibatan emosi pada pengunjung Taman Mini Indonesia Indah rendah Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Revisit Intention Berdasarkan Tabel 4.9, diketahui bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap revisit intention dengan nilai t-values 1,97. Artinya semakin baik dan meningkatnya kualitas pelayanan yang diberikan Taman Mini Indonesia Indah maka semakin tinggi keinginan seseorang untuk melakukan kunjungan kembali. Para pengunjung akan melakukan kunjungan kembali ke Taman Mini Indonesia Indah untuk datang pada event-event yang diselenggarakan Taman Mini Indonesia 73

26 atau hanya sekedar mencoba menggunakan jasa layanan baru yang disediakan oleh Taman Mini Indonesia Indah Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Willingness to Recommendation Berdasarkan Tabel 4.9, diketahui bahwa kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap Willingness to Recommendation dengan nilai t-values sebesar 1,77. Artinya, kualitas pelayanan yang diberikan pihak Taman Mini Indonesia Indah belum sesuai dengan harapan atau ekspetasi pengunjung terhadap Taman Mini Indonesia Indah sehingga belum menimbulkan rasa ingin merekomendasikan kepada calon pengunjung lain. Hal ini bertolak belakang dengan penelitian sebelumnya (Ridho Bahthiar & Pramono Hariadi 2011) yang menunjukan adanya pengaruh kepuasan pengunjung terhadap dimensi kesetiaannya yang terdiri dari niat merekomendasikan dan mengulangi kunjungan Analisis Pengaruh Emotional Reaction terhadap Revisit Intention Berdasarkan Tabel 4.9, menunjukan bahwa Emotional Reaction berpengaruh secara signifikan terhadap Revisit Intention dengan nilai t-values sebesar 2,61. Artinya, pengunjung memiliki keterkaitan reaksi emosi yang tinggi terhadap Taman Mini Indonesia 74

27 Indah dan pengunjung mendapatkan harapan sesuai dengan ekspektasinya sehingga dapat menimbulkan keinginan untuk mengunjungi kembali Taman Mini Indonesia Indah Analisis Pengaruh Emotional Reaction terhadap Willingness to Recommendation Berdasarkan Tabel 4.9, diketahui bahwa Emotional Reaction berpengaruh signifikan terhadap Willingness to Recommendation dengan nilai t-values sebesar 3,32. Artinya, keterlibatan reaksi emosi yang tinggi dapat memberikan manfaat, diantaranya membentuk rekomendasi untuk berkunjung ke tempat wisata yang dimaksud. Pelanggan yang memiliki reaksi emosi dengan keterkaitan tinggi akan cenderung menyebarkan berita baik mengenai objek wisata yang pernah dikunjunginya, memberikan kritik dan saran kepada pengelola Taman Mini Indonesia agar meningkatkan pelayanan atau pengelolaanya agar pengunjung Taman Miini Indonesia Indah dapat lebih meningkat. 75

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. berada di Kota Batu Malang - Jawa Timur. Tempat wisata ini berada sekitar 20

BAB IV HASIL DAN ANALISIS. berada di Kota Batu Malang - Jawa Timur. Tempat wisata ini berada sekitar 20 60 BAB IV HASIL DAN ANALISIS A. Gambaran Umum Objek Penelitian Jatim Park 1 merupakan sebuah tempat rekreasi dan taman belajar yang berada di Kota Batu Malang - Jawa Timur. Tempat wisata ini berada sekitar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Indonesia telah dikeluarkan, baik dalam bentuk peraturan perundang-undangan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Indonesia telah dikeluarkan, baik dalam bentuk peraturan perundang-undangan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Jumlah perokok dari waktu ke waktu mengalami peningkatan, baik dikalangan laki-laki maupun perempuan. Meskipun regulasi pengendalian masalah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Zalora Indonesia merupakan bagian dari Zalora group yang didirikan pada

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Zalora Indonesia merupakan bagian dari Zalora group yang didirikan pada BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Zalora.co.id Zalora Indonesia merupakan bagian dari Zalora group yang didirikan pada akhir 2011 oleh Rocket Internet GmbH, yang mencakup grup retail fashion

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. food & beverages. J.CO didirikan oleh Jhony Andrean yang sebelumnya terkenal

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. food & beverages. J.CO didirikan oleh Jhony Andrean yang sebelumnya terkenal BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum J.CO Donuts And Coffee J.CO Donuts And Coffee merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang food & beverages. J.CO didirikan oleh Jhony Andrean yang sebelumnya

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Penelitian Penelitian ini menganalisa bagaimana pengaruh kepribadian, komunikasi, dan kelompok referensi terhadap pengambilan keputusan konsumen menggunakan

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1 BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1 Analisis Deskriptif 1. Analisis secara deskriptif Bagian ini akan membahas hasil pengolahan data yang telah dikumpulkan dari lapangan berdasarkan karakteristik

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini adalah masyarakat kecamatan cengkareng jakarta barat. Tabel 4.1 Jenis Kelamin Responden

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini adalah masyarakat kecamatan cengkareng jakarta barat. Tabel 4.1 Jenis Kelamin Responden BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian ini menganalisa bagaimana pengaruh sikap konsumen dan citra merek terhadap minat beli telepon seluler lumia. Subjek yang digunakan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Forever 21 merupakan retail fashion yang menyediakan produk-produk

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Forever 21 merupakan retail fashion yang menyediakan produk-produk BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Forever 21 merupakan retail fashion yang menyediakan produk-produk pakaian, aksesoris, perlengkapan kecantikan baik untuk wanita maupun pria.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Martabak Boss merupakan martabak variasi khas Bandung yang

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Martabak Boss merupakan martabak variasi khas Bandung yang BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian Martabak Boss merupakan martabak variasi khas Bandung yang menawarkan martabak dengan berbagai pilihan rasa. Setiap daerah memiliki namanama khas

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum PT. PIAGGIO Piaggio adalah sebuah perusahaan yang memproduksi motor Vespa asli Italia.Didirikan pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio di Genoa.Awalnya pabrik

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran umum perusahaan PT Pos Indonesia (Persero)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran umum perusahaan PT Pos Indonesia (Persero) BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran umum perusahaan PT Pos Indonesia (Persero) 1. Sejarah PT Pos Indonesia (Persero) Sejarah mencatat keberadaan Pos Indonesia begitu panjang, Kantorpos pertama didirikan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jooyeon Ha dan Soo Cheong Jang (2009). Rancangan yang digunakan dalam

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jooyeon Ha dan Soo Cheong Jang (2009). Rancangan yang digunakan dalam BAB III METODOLOGI PENELITIAN Rancangan Penelitian Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Jooyeon Ha dan Soo Cheong Jang (2009). Rancangan yang digunakan dalam penelitian

Lebih terperinci

59

59 BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Hasil Penelitian 5.1.1. Pendahuluan Tahapan pada bab ini adalah analisa hasil penelitian dengan cara mengolah data-data yang didapatkan sebelumnya, sehingga dapat

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. ditukarkan di perusahaan lokal atau nasional. Perusahaan Groupon

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. ditukarkan di perusahaan lokal atau nasional. Perusahaan Groupon BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Groupon ( Berasal dari kata group dan coupon ) adalah sebuah situs web diskon hari ini yang menampilkan sertifikat hadiah diskon yang dapat

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan PT Lion Mentari Airlines beroperasi sebagai Lion Air adalah maskapai penerbangan bertarif rendah yang berpangkalan pusat di Jakarta, Indonesia. Lion

Lebih terperinci

VIII ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM)

VIII ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM) VIII ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM) Stuctural Equation Model merupakan suatu teknik statistik yang mampu menganalisis pola hubungan antara variabel laten dan indikatornya, variabel laten yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Perusahaan dan Responden. 1. Gambaran Umum PT. Indosat Ooredoo

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Perusahaan dan Responden. 1. Gambaran Umum PT. Indosat Ooredoo BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan dan Responden 1. Gambaran Umum PT. Indosat Ooredoo Indosat didirikan pada tahun 1967 sebagai sebuah perusahaan penanaman modal asing pertama di Indonesia,

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Uji Pendahuluan BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN Penelitian dilakukan dengan metode survey, penulis menyebarkan sebanyak 110 kuesioner yang dilakukan dengan cara membagi secara langsung ke responden.

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 103 BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Survei Dari 25 kantor LPND sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 11 Tahun 2005, No. 81 Tahun 2006, No. 08 Tahun 2008, dan No. 09 Tahun 2008,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 1 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan PT. Infomedia Solusi Humanika (INSANI) yang beralamatkan di Jl RS Fatmawati No 75 Jakarta Selatan didirikan di Jakarta pada 24 Oktober 2012 berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. seluruh karyawan yang menggunakan sistem ERP di PT Angkasa Pura II

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. seluruh karyawan yang menggunakan sistem ERP di PT Angkasa Pura II 62 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan yang menggunakan sistem ERP di PT Angkasa Pura II (Persero).

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. terletak di Kota Sijhih, Taipei Country, Taiwan. produk handphone pintar smartphone yang didirikan pada tahun 1976.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. terletak di Kota Sijhih, Taipei Country, Taiwan. produk handphone pintar smartphone yang didirikan pada tahun 1976. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian PT. Acer Indonesia pertama kali didirikan dengan nama Multitech yang didirikan pada 1976, yang kemudian dinamakan Acer pada 1987. Group pan Acer

Lebih terperinci

KUESIONER. 2. Berapa usia anda? a tahun c tahun b tahun d. > 26 tahun

KUESIONER. 2. Berapa usia anda? a tahun c tahun b tahun d. > 26 tahun 72 KUESIONER Berilah tanda (X) pada salah satu pilihan anda : I. Karakteristik Responden 1. Jenis kelamin anda? a. Laki-laki b. Perempuan Nama Responden: Tujuan Kuesioner Penelitian Kuesioner ini bertujuan

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan diuraikan deskripsi dan analisis hasil penelitian yang diperoleh melalui pengukuran dan pengujian terhadap hipotesis penelitian yang telah ditetapkan terlebih

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian 4.1.1 Pelaksanaan Pre-Test Dalam penelitian ini, peneliti melakukan pre-test terlebih dahulu sebelum menyebarkan kuesioner yang sebenarnya kepada

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Observasi Lapangan Observasi lapangan yang peneliti lakukan adalah dengan mendistribusikan 385 kuesioner kepada pengendara sepeda motor di gedung UOB Plaza. Setiap

Lebih terperinci

4. ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA

4. ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA 41 4. ANALISIS DAN INTERPRETASI DATA Pada bab ini akan dibahas hasil penelitian dan interpretasinya. Pembahasan dalam bab 4 ini meliputi gambaran umum yang menjadi subyek penelitian, analisis model SEM,

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 33 BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1. Identifikasi Responden Pada penelitian ini jumlah sampel yang digunakan adalah pemilik usaha laundry di Surabaya, sebanyak 120 responden. Dengan Menggunaan metode

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. wilayah kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Penelitian yang dilakukan terbagi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. wilayah kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Penelitian yang dilakukan terbagi BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan tempat penelitian Dalam penelitian ini peneliti mengambil waktu dan lokasi penelitian pada wilayah kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Penelitian yang dilakukan

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 44 BAB 4 ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian 4.1.1 Pelaksanaan Pre-test Untuk menguji konstruk pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner, peneliti melakukan pre-test kepada 30 responden

Lebih terperinci

Mohon berikan tanda ( ) pada jawaban yang anda pilih :

Mohon berikan tanda ( ) pada jawaban yang anda pilih : Lampiran 1 Kuesioner :(Lanjutan) PETUNJUK : Mohon berikan tanda ( ) pada jawaban yang anda pilih : Jenis Kelamin Umur : ( ) Pria ( ) 17-24 ( ) Wanita ( ) 25-34 ( ) 35-49 ( ) 50-64 ( ) 65 tahun keatas Pendidikan

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Karakteristik Responden Pada penelitian ini populasi yang diambil adalah pelanggan yang mendapat layanan penjualan dan layanan purna jual di Ford Jakarta Selatan,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian Proses penelitian ini diawali dengan kegiatan mengidentifikasi permasalahan ditempat penelitian, melakukan perumusan masalah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian yang bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh persepsi biaya, persepsi kenyamanan, dan persepsi resiko terhadap minat beli situs tokobagus.com. Karena itulah

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian kuantitatif adalah metode yang berlandaskan pada filsafat positivism,

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian kuantitatif adalah metode yang berlandaskan pada filsafat positivism, 34 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah metode yang berlandaskan pada filsafat positivism,

Lebih terperinci

Distribusi Responden Berdasarkan Usia

Distribusi Responden Berdasarkan Usia V. HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 ANALISIS DESKRIPTIF 5.1.1 Deskriptif Responden Distribusi Responden Berdasarkan Usia 1% 15% 19% 15-24 25-30 31-44 45-65 65% Gambar 3. Distribusi Responden Berdasarkan Usia Distribusi

Lebih terperinci

ENTERPRENURIAL INTENTION TERHADAP MAHASISWA MENCAPAI THE YOUNG ENTEREPRENEUR. Lemiyana 1, Dedi Hartawan 2

ENTERPRENURIAL INTENTION TERHADAP MAHASISWA MENCAPAI THE YOUNG ENTEREPRENEUR. Lemiyana 1, Dedi Hartawan 2 ENTERPRENURIAL INTENTION TERHADAP MAHASISWA MENCAPAI THE YOUNG ENTEREPRENEUR Lemiyana 1, Dedi Hartawan 2 1,2 Universitas Kader Bangsa, Jl. Mayjen. H. Moh. Ryacudu No.88, 8 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang,

Lebih terperinci

VIII ANALISIS SERVICE QUALITY DALAM MEMBENTUK KEPUASAN DAN LOYALITAS

VIII ANALISIS SERVICE QUALITY DALAM MEMBENTUK KEPUASAN DAN LOYALITAS VIII ANALISIS SERVICE QUALITY DALAM MEMBENTUK KEPUASAN DAN LOYALITAS Faktor faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen dapat diidentifikasi dengan melihat faktor eksternal dan internak yang mempengaruhi

Lebih terperinci

BAB IV BAB ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Kuisioner yang disebar kepada responden sebanyak 120 buah. Pada saat

BAB IV BAB ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Kuisioner yang disebar kepada responden sebanyak 120 buah. Pada saat BAB IV BAB ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4. Profil Responden Penelitian Kuisioner yang disebar kepada responden sebanyak 20 buah. Pada saat pengembalian hanya kembali 3 kuesioner, dimana terdapat 4 kuesioner

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Profil Responden Responden dalam penelitian ini yaitu sales engineer PT.Omron Electronics yang berada di Jakarta, Surabaya, Semarang dan Medan. Pola pencarian responden dilakukan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian Proses penelitian ini diawali dengan kegiatan mengidentifikasi permasalahan ditempat yang akan digunakan sebagai lokasi penelitian,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN. dengan jumlah responden sebanyak 150 orang Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

BAB IV HASIL PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN. dengan jumlah responden sebanyak 150 orang Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin 57 BAB IV HASIL PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Karakteristik Responden Data mengenai karakteristik responden dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik dari responden yang bekerja di PT JobsDB Indonesia.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dalam menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi

BAB III METODE PENELITIAN. dalam menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi BAB III METODE PENELITIAN Bab ini bertujuan untuk memberikan landasan yang valid dan reliabel dalam menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi yang dihasilkan dapat dipercaya

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar yang valid dan reliabel untuk

BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar yang valid dan reliabel untuk BAB III METODE PENELITIAN Bab ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar yang valid dan reliabel untuk menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi yang diperoleh dari penelitian

Lebih terperinci

VITA ANDYANI EA24. Dosen Pembimbing: Dr. Wardoyo, SE., MM

VITA ANDYANI EA24. Dosen Pembimbing: Dr. Wardoyo, SE., MM Kamis, 29 September 2016 PENGARUH ORIENTASI PASAR, INOVASI PRODUK, DAN ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KINERJA PEMASARAN PADA USAHA MIKRO KECIL MAKANAN DAN MINUMAN DI WILAYAH JAKARTA TIMUR VITA ANDYANI

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Statistik deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang ditinjau dari nilai rata-rata (mean) dan standar deviasi.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dibahas hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian yang dimulai dari validitas dan reliabilitas instrumen penelitian dan model teoritis, uji

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Objek Penelitian Sayur organik pada prinsipnya adalah sayur yang ditanam dengan menggunakan pupuk, pestisida, dan perawatan serba organik. Dengan kata lain, seminimal

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Bab ini akan menjelaskan mengenai pelaksanaan penelitian yang telah dijelaskan pada bab tiga sebelumnya, dimulai dari penjelasan mengenai responden, pengujian statistik

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian 4.1.1 Pelaksanaan Survei Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan hotel bintang tiga di wilayah kota Cirebon. Ukuran sampel yang digunakan

Lebih terperinci

3. METODE PENELITIAN 3.1. Penentuan Waktu dan Lokasi 3.2. Jenis Penelitian 3.3. Teknik Pengambilan Sampel

3. METODE PENELITIAN 3.1. Penentuan Waktu dan Lokasi 3.2. Jenis Penelitian 3.3. Teknik Pengambilan Sampel 3. METODE PENELITIAN 3.1. Penentuan Waktu dan Lokasi Penelitian dilaksanakan pada 12 Februari 2016 hingga13 April 2016 di Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Pemilihan lokasi dilakukan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai hasil analisa data Pengaruh Customer Experience dan Perceived Quality terhadap Brand Trust Guna Meningkatkan Customer Loyalty dengan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Objek Penelitian Data diambil menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada konsumen Indomaret Point Pandanaran di kota Semarang. Populasi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. yang relevan untuk mendesain suatu studi penelitian, menjamin

BAB III METODE PENELITIAN. yang relevan untuk mendesain suatu studi penelitian, menjamin BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Penelitian merupakan suatu kesatuan dari beberapa desain yang menggambarkan secara detail dari suatu penelitian. Tujuan memahami desain penelitian adalah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Bab ini bertujuan untuk mengungkap hasil analisis data penelitian dan pembahasannya. Pembahasan diawali dengan dimulai hasil statistik deskriptif yang bertujuan untuk

Lebih terperinci

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1. Pengumpulan Data Pada bagian ini dilakukan proses pengumpulan dan pengolahan data tahap awal serta pengumpulan data tahap akhir. Pengumpulan data pada penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Rancangan Penelitian. dari antisipasi teknologi baru. Rancangan penelitian yang disajikan berbentuk

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Rancangan Penelitian. dari antisipasi teknologi baru. Rancangan penelitian yang disajikan berbentuk BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Finger et al (203) yang bertujuan untuk mengetahui anteseden dan konsekuensi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 45 BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian Proses penelitian ini diawali dengan kegiatan mengidentifikasi permasalahan di tempat penelitian, melakukan perumusan masalah

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI Beberapa teori yang terkait dalam skripsi ini adalah sebagai berikut: Systems Engineering (SE) Structural Equation Modeling (SEM) Fuzzy Serqual (Service Quality) Seperti yang telah

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Rancangan Penelitian. Lopez (2010). Rancangan penelitian ini menggunakan metode hypothesis testing,

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Rancangan Penelitian. Lopez (2010). Rancangan penelitian ini menggunakan metode hypothesis testing, BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh Camison dan Lopez (2010). Rancangan penelitian ini menggunakan metode hypothesis testing,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Purbalingga, Jawa

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Purbalingga, Jawa BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Alasan memilih Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah karena untuk memudahkan penulis

Lebih terperinci

HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN

HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN IV. HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN Demografi Objek Penelitian Demografi data dari objek penelitian dalam penelitian ini ditampilkan pada Tabel 4.1, yaitu berisi data mengenai umur mahasiswa, jenis kelamin

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN. Berilah tanda (X) pada satu pilihan yang sesuai dengan jawaban anda. 1. Jenis Kelamin: : a. Laki laki b.

KUESIONER PENELITIAN. Berilah tanda (X) pada satu pilihan yang sesuai dengan jawaban anda. 1. Jenis Kelamin: : a. Laki laki b. 96 A. Karakteristik Responden KUESIONER PENELITIAN Berilah tanda (X) pada satu pilihan yang sesuai dengan jawaban anda 1. Jenis Kelamin: : a. Laki laki b. Perempuan 2. Status : a. Menikah b. Belum Menikah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 77 BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab IV ini disajikan gambaran data penelitian yang diperoleh dari jawaban responden, proses pengolahan data dan analisis hasil pengolahan data. Analisis yang dilakukan

Lebih terperinci

VIII. ANALISIS STRUCTUAL EQUATION MODEL (SEM)

VIII. ANALISIS STRUCTUAL EQUATION MODEL (SEM) Atribut yang ditetapkan pada variabel kepuasan merupakan atribut mengenai kepuasan konsumen secara keseluruhan (overall satisfaction). Berdasarkan sebaran pilihan responden, lebih dari setengah dari jumlah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. pemicu bagi produsen lama untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. pemicu bagi produsen lama untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Profil Perusahaan Pesatnya kemajuan ekonomi global telah mengundang produsen baru untuk turut ambil bagian dalam kancah perekonomian, sekaligus menjadi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Alasan

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Alasan BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Alasan memilih Kabupaten Ngawi, Jawa Timur karena untuk memudahkan penulis melakukan penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Objek penelitian ini adalah pelanggan Cafe Indomie Abang Adek yang diteliti dengan kuesioner tertulis secara Face to Face (tatap muka) yang akan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Proses penelitian ini di awali dengan mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di tempat penelitian, melakukan perumusan masalah dan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan tujuannya penelitian ini termasuk applied research atau

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan tujuannya penelitian ini termasuk applied research atau BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Berdasarkan tujuannya penelitian ini termasuk applied research atau penelitian terapan yang mana didalamnya terdapat solusi atas suatu permasalahan

Lebih terperinci

IDENTITAS RESPONDEN. 2. Umur < 30 Tahun Tahun Tahun > 50 Tahun. 3. Masa Kerja 3-8 Tahun Tahun 9-14 Tahun >20 Tahun

IDENTITAS RESPONDEN. 2. Umur < 30 Tahun Tahun Tahun > 50 Tahun. 3. Masa Kerja 3-8 Tahun Tahun 9-14 Tahun >20 Tahun 89 IDENTITAS RESPONDEN 1. Jenis Kelamin Pria Wanita 2. Umur < 30 Tahun 41-50 Tahun 21-40 Tahun > 50 Tahun 3. Masa Kerja 3-8 Tahun 15-20 Tahun 9-14 Tahun >20 Tahun Petunjuk Pengisian : 1. Bacalah setiap

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini, menjelaskan mengenai langkah-langkah yang digunakan untuk membahas permasalahan yang di ambil peneliti dalam penelitian ini. Didalam bab ini juga dijelaskan

Lebih terperinci

Dommy Dyotama Satria

Dommy Dyotama Satria ANALISIS HUBUNGAN ANTARA CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM), RELATIONSHIP QUALITY (RQ), DAN CUSTOMER LIFETIME VALUE (CLV) (STUDI KASUS HOTEL GRAND LEGI MATARAM) Oleh: Dommy Dyotama Satria 5209100092

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. A. Statistik Deskriptif. terhadap pernyataan-pernyataan didalam kuesioner. Deskripsi Data bertujuan untuk

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. A. Statistik Deskriptif. terhadap pernyataan-pernyataan didalam kuesioner. Deskripsi Data bertujuan untuk 50 BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Deskripsi Data merupakan ringkasan jawaban yang diberikan responden terhadap pernyataan-pernyataan didalam kuesioner. Deskripsi Data bertujuan

Lebih terperinci

BAB 5 ANALISIS HASIL STUDI. responden yang berada di Sumatera Utara. Karakteristik responden merupakan

BAB 5 ANALISIS HASIL STUDI. responden yang berada di Sumatera Utara. Karakteristik responden merupakan BAB 5 ANALISIS HASIL STUDI 5.1 Deskripsi Umum Sampel Penelitian Setelah dilakukan penyebaran kuesioner kepada responden maka hasil kuesioner yang layak dan secara penuh mengisi kuesioner berjumlah 134

Lebih terperinci

ANALISIS FAKTOR KONFIRMATORI UNTUK MENGETAHUI KESADARAN BERLALU LINTAS PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI SURABAYA TIMUR

ANALISIS FAKTOR KONFIRMATORI UNTUK MENGETAHUI KESADARAN BERLALU LINTAS PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI SURABAYA TIMUR ANALISIS FAKTOR KONFIRMATORI UNTUK MENGETAHUI KESADARAN BERLALU LINTAS PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI SURABAYA TIMUR Oleh : M Mushonnif Efendi (1310 105 019) Dosen Pembimbing : Jerry Dwi Trijoyo Purnomo, S.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITAN DAN PEMBAHASAN A. GAMBARAN UMUM OBYEK/SUBYEK PENELITIAN 1. Obyek dan Subyek Penelitian Objek dalam penelitian ini yaitu Centro yang ada di Mall Ambarrukmo Plaza Jl. Laksda Adisucipto

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN BAHASAN

BAB 4 HASIL DAN BAHASAN BAB 4 HASIL DAN BAHASAN 4.1. Hasil Observasi Lapangan Kuesioner diberikan pada karyawan yang bekerja pada rumah sakit, yang dalam kasus ini adalah suster. Dengan jumlah soal untuk karyawan sebanyak 41

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. mengapa peneliti memilih subyek tersebut karena peneliti menemukan bahwa

BAB III METODE PENELITIAN. mengapa peneliti memilih subyek tersebut karena peneliti menemukan bahwa BAB III METODE PENELITIAN A. Obyek & Subyek Penelitian Obyek dari penelitian ini yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan subyeknya ialah para Mahasiswa Magister UMY. Alasan mengapa peneliti memilih

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 Kuesioner Faktor-Faktor Pendorong Konsumen Melakukan Impulsive Buying pada Toko-Toko Ritel Fashion di Indonesia.

LAMPIRAN 1 Kuesioner Faktor-Faktor Pendorong Konsumen Melakukan Impulsive Buying pada Toko-Toko Ritel Fashion di Indonesia. 99 LAMPIRAN 1 Kuesioner Faktor-Faktor Pendorong Konsumen Melakukan Impulsive Buying pada Toko-Toko Ritel Fashion di Indonesia Nomor : Tanggal : Responden Yth, Saya adalah Emir Zakiar, mahasiswa program

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan landasan yang valid dan reliabel untuk

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan landasan yang valid dan reliabel untuk BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini bertujuan untuk memberikan landasan yang valid dan reliabel untuk menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi yang diperoleh dari penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. belanja online Tokopedia.com yang berada di DKI Jakarta.

BAB III METODE PENELITIAN. belanja online Tokopedia.com yang berada di DKI Jakarta. BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Proses penelitian dilakukan pada bulan Maret 2017 sampai dengan Juli 2017 di DKI Jakarta. Penelitian ini akan dilakukan pada pengguna situs belanja

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ini diantaranya adalah desain penelitian, populasi, sampe, teknik sampling.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ini diantaranya adalah desain penelitian, populasi, sampe, teknik sampling. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini menjelaskan tentang metodologi yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah desain penelitian, populasi, sampe, teknik sampling. Dijelaskan pula sumber,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menjelaskan hubungan mempengaruhi dan dipengaruhi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Objek penelitian ini adalah karyawan Lanang Barbershop yang beroperasi di wilayah Jakarta Tangerang atau seluruh kios.penelitian ini diteliti dengan

Lebih terperinci

PENGARUH HARGA DISKON TERHADAP NIAT BELI MELALUI STORE IMAGE PADA MATAHARI DEPARTMENT STORE SURABAYA. I. Data Responden Usia :

PENGARUH HARGA DISKON TERHADAP NIAT BELI MELALUI STORE IMAGE PADA MATAHARI DEPARTMENT STORE SURABAYA. I. Data Responden Usia : PENGARUH HARGA DISKON TERHADAP NIAT BELI MELALUI STORE IMAGE PADA MATAHARI DEPARTMENT STORE SURABAYA Saya mohon kesediaan Anda untuk berkenan mengisi kuesioner berikut ini mengenai diskon harga, niat beli,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ini adalah di Pusat Traing Perbankan (PTP) Yogyakarta dengan alamat Perum Candi Gebang Permai Blok T. No. 1,3,4,5 Wedomartani Sleman Yogyakarta.

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tabel 3.1 Rincian waktu penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tabel 3.1 Rincian waktu penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi Penelitian dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan pada perusahaan CV. Damai Swalayan, Medan. beralamat di Jl.Setia Budi No.124A, Medan, Sumatera Utara. Tabel

Lebih terperinci

BAB III METODA PENELITIAN. Rancangan Penelitian. Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh

BAB III METODA PENELITIAN. Rancangan Penelitian. Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh BAB III METODA PENELITIAN Rancangan Penelitian Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Porral dan Mangin (206) dengan judul Food Private Labels Brands:The Role Of Consumer

Lebih terperinci

BAB V ANALISIS HASIL

BAB V ANALISIS HASIL BAB V ANALISIS HASIL 5.1. Analisis Kecocokan Pada analisis hasil, bagian utama yang dibahas adalah mengenai tingkat kecocokan antara data dengan model, validitas dan reliabilitas model pengukuran serta

Lebih terperinci