BAB V SIMPULAN DAN SARAN
|
|
|
- Yandi Herman Tanuwidjaja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation telah dilaksanakan dalam dua siklus dan telah meningkatkan kemampuan penalaran siswa. Pada saat proses pembelajaran berlangsung siswa terlihat sangat antusias, sebagian besar siswa merasa senang saat proses pembelajaran berlangsung. Proses ini dapat dilihat dari kegiatan siswa saat organizing dan presenting. Pembelajaran ini berhasil merubah pembelajaran yang awalnya terfokus kepada guru, menjadi pembelajaran menggunakan kelompok-kelompok, yang membuat pembelajaran terfokus kepada aktifitas siswa. Berdasarkan hasil observasi guru dan siswa yang dilakukan oleh dua observer, menunjukkan hasil observasi kegiatan guru pada siklus I sebesar 79,41% dengan kualifikasi sangat baik dan observasi kegiatan siswa sebesar 82,69% dengan kualifikasi sangat baik. Sedangkan hasil observasi kegiatan guru pada siklus II sebesar 94,12% dengan kualifikasi sangat baik dan observasi kegiatan siswa sebesar 92,31% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan analisis hasil penelitian yang dilakukan di kelas VIII A SMP Negeri 3 Mrebet, keberhasilan pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation telah meningkatkan kemampuan penalaran siswa SMP Negeri 3 Mrebet. 79
2 80 Keadaan awal siswa sebelum dikenakan tindakan nilai rata-rata kemampuan penalaran siswa sebesar 51,69 dengan kualifikasi rendah, meningkat pada siklus I dengan nilai rata-rata siswa menjadi 57,50 kualifikasi rendah, dan meningkat menjadi 74,45 dengan kualifikasi tinggi pada siklus II. Ketuntasan kemampuan penalaran siswa mengalami peningkatan. Sebelum dikenakan tindakan persentase ketuntasan 40,62%, meningkat setelah dikenakan tindakan pada siklus I menjadi 50%, dan pada siklus II persentase ketuntasan kembali meningkat sebesar 78,13%. Dalam hal ini sudah memenuhi indikator keberhasilan, karena persentase ketuntasan siswa lebih dari 70%. B. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kelas VIII A SMP Negeri 3 Mrebet, peneliti menyarankan kepada guru sebagai berikut: 1. Perlu adanya inovasi dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa yaitu pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. 2. Pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation, perlu adanya pengawasan yang lebih dari guru saat belajar secara berkelompok agar hasilnya lebih optimal.
3 81 DAFTAR PUSTAKA A. Aziz Saefudin Meningkatkan Profesionalisme Guru dengan PTK. Yogyakarta: Citra Aji Parama Abdul Majid Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: Remaja Rosdakarya Agus Suprijono Cooperative Learning Teori dan Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Ahmad Susanto Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: PRENADA MEDIA GROUP Benny A Pribadi Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: PT Dian Rakyat Daryanto dan Muljo Rahardjo Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Gava Media Dimyati dan Mudijono Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta Fajar Shadiq Pemecahan Masalah, Penalaran dan Komunikasi. Yogyakarta: Pusat Pengembangan Penataran Guru (PPPG) Matematika Hamdani Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia Hamzah B Uno dan Masri Kuadrat Umar Mengelola Kecerdasan dalam Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara Ibrahim, dkk Strategi Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Teras Mia Usniati Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika Melalui Pendekatan Pemecahan Masalah. Jakarta. Jurusan Pendidikan Matematika UIN Syarif Hidayatullah Miftahul Huda Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Nana Sudjana Penilaian Hasil dan Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Sri Wardhani Analisis SI dan SKL Mata Pelajaran SMP/MTs untuk Optimalisasi Tujuan Mata Pelajaran Matematika. Yogyakarta: Pusat
4 82 Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika Sudjatmoko P Matematika Kreatif Konsep dan Terapannya. Solo. PT TIGA SERANGKAI PUSTAKA MANDIRI Sugiyono Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D). Bandung: Alfabeta Suharsimi Arikunto Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT RINEKA CIPTA Syaiful Sagala Konsep dan Makna Pembelajaran Untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta Wina Sanjaya Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
5 LAMPIRAN
6 LAMPIRAN 1 JADWAL PENELITIAN DAN DATA SISWA
7 83 Jadwal Pelaksanaan Penelitian Siklus ke Pertemuan ke Hari, Tanggal I 1 Kamis, 5 November Sabtu, 7 November Kamis, 12 November 2015 II 1 Sabtu, 21 November Kamis, 26 November Sabtu, 28 November 2015 Relasi Fungsi Materi Tes siklus kemampuan penalaran siswa siklus I Menentukan banyaknya pemetaan yang mungkin dua himpunan Korespondensi satu-satu Menentukan bentuk fungsi jika nilai dan data fungsi diketahui Tes siklus kemampuan penalaran siswa siklus II
8 84 DATA SISWA KELAS VIII A SMP N 3 MREBET PURBALINGGA Wali kelas: No Nama Siswa L/P 1 Aditya Dwi Putra F L 2 Agustina Adella Y P 3 Alfalan Saputra L 4 Anggih L 5 Arlen Saputra L 6 Awal Risky D L 7 Defi Nofita Sari P 8 Deni Setiawan L 9 Dian Febriyanti P 10 Dina Bela Safitri P 11 Enjen Dwi Rahayu P 12 Fasa Aprilia P 13 Ghofur Sayaifudin L 14 Handi L 15 Imam Dandi Zulian L 16 Iqsan Arman Bastian L 17 Khamsiatun Khasanah P 18 Melina P 19 Nanda Dwi Prasetyo L 20 Nara Melani L 21 Ngabdul Latif L 22 Niken Ayu Aningrum P 23 Purwito L 24 Putri Maulidina Wahyu P P 25 Putri Sephia Prayoga P 26 Rieke Arvina Sari P 27 Riska Utaminingsih P 28 Robby Oki Satrya L 29 Seti Nurwati P 30 Slamet Catur Prasetyo L 31 Yahya Nur Risqi L 32 Yudi Ardiawan L Jumlah L: 18 P: 14
9 LAMPIRAN 2 PRA TINDAKAN
10 85 Soal Tes Pra Tindakan 1. Misalkan suatu persegi diletakkan berimpit dikanan persegi yang lainnya. Tentukan keliling persegi yang terdiri dari: a. 1 persegi b. Gabungan 2 persegi c. Gabungan 3 persegi Apakah bangunan di atas setelah digabungkan akan tetap berbentuk persegi? Jelaskan! 2. D 8 cm A 6 cm B 10 cm C Hitunglah luas bangun ABCDE diatas! Apakah luas bangun BCDE sama dengan luas bangun ABE? Mengapa? 3. Sebidang tanah berbentuk E persegi panjang berukuran 20 m x 15 m, akan di bangun sebuah kolam renang berbentuk persegi ditengahanya berukuran 10 m x 10 m. Di tepi sisa tanah akan ditanami rumput. Jika harga rumput Rp ,00 per meter persegi, berapa uang yang diperlukan untuk membeli rumput tersebut? Good Luck
11 LAMPIRAN 3 SIKLUS 1
12 86 Sekolah Kelas Mata Pelajaran Semester : SMP N 3 MREBET : VIII : Matematika : I(satu) Silabus Tahun Pelajaran : 2013/2014 Standar Kompetensi : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Kompetensi Dasar 1.3 Memahami relasi dan fungsi Materi Pokok/ Pembelaja ran Relasi dan fungsi Kegiatan Pembelajaran Menyebutkan hubungan yang merupakan suatu fungsi melalui masalah sehari-hari, misal hubungan antara nama kota dengan negara/propinsi, nama siswa dengan ukuran sepatu Indikator Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Penilaian Teknik Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Tes lisan Pertanyaan Berikan contoh dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan fungsi! Alokasi Waktu 2x40mnt Sumber Belajar Buku teks Lingkungan
13 87 Kompetensi Dasar 1.4 Menentu kan nilai fungsi Materi Pokok/ Pembelaja ran Fungsi 1.5 Membuat sketsa Fungsi grafik fungsi aljabar sederhana pada sistem koordinat Cartesius Kegiatan Pembelajaran Menuliskan suatu fungsi menggunakan notasi Mencermati cara menghitung nilai fungsi dan menghitungnya Menyusun suatu fungsi jika nilai fungsi dan data fungsi diketahui 2.1 Membuat tabel pasangan antara nilai peubah dengan nilai fungsi Penilaian Indikator Teknik Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Menyatakan suatu Tes tulis Tes uraian Harga gula 1 kg Rp fungsi dengan notasi 5600,00. Harga a kg gula 5600 a rupiah.nyatakan dalam bentuk fungsi a! Menghitung nilai fungsi Tes tulis Tes isian Jika f(x) = 4x -2 maka nilai f(3)=... Menentukan bentuk fungsi jika nilai dan data fungsi diketahui Menyusun tabel pasangan nilai peubah dengan nilai fungsi Tes tulis Tes uraian Jika f(x) = px + q, f(1) = 3 dan f(2) = 4 tentukan f(x). Tes tulis Tes isian Diketahui f(x) = 2x + 3. Lengkapilah tabel berikut: x 0 1 f(x) Alokasi Waktu 1x40mnt 1x40mnt 2x40mnt 2x40mnt Mengetahui Kepala Sekolah Mrebet, Juli 2015 Guru mata pelajaran Matematika Sumber Belajar EKO SUPRIYANTO, S.Pd. SITI NURLAELI,S.Pd NIP NIP
14 88 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus I (Pertemuan 1) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ semester Alokasi Waktu Standar Kompetensi : SMP Negeri 3 Mrebet : Matematika : VIII A/ Ganjil : 2 x 40 menit : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Kompetensi Dasar Indikator : 1.3 Memahami relasi dan fungsi : Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menjelaskan dengan kata-kata yang berkaitan dengan relasi 2. Siswa dapat menyatakan atau menyajikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi B. Karakter siswa yang diharapkan 1. Disiplin 2. Rasa hormat dan perhatian 3. Tekun 4. Tanggung jawab C. Materi pembelajaran 1. Definisi Relasi Relasi dari himpunan A ke B adalah aturan yang menghubungkan anggota himpunan A ke anggota himpunan B. 2. Menyatakan Relasi Relasi dapat dinyatakan dengan menggunakan:
15 89 1) Diagram panah 2) Himpunan pasangan berurutan 3) Diagram Cartesius Contoh: A himpunan nama orang, maka A = { Andi, Raka, Dion} B himpunan jenis olahraga, maka B = { sepakbola, basket, bulu tangkis} Dengan diagram panah A B Andi Sepak bola Raka Dion Bulu tangkis Basket Diagram cartesius Bulu tangkis Basket Sepak bola Andi Raka Dion
16 90 Himpunan pasangan berurutan U = {( Andi, sepak bola), (andi, bulu tangkis), (raka, sepakbola), (raka, basket), (dion, sepakbola), (dion, bulu tangkis)}. D. Model Pembelajaran: Model pembelajaran kooperatif Group Investigation E. Metode Pembelajaran 1. Diskusi kelompok 2. Tanya jawab 3. Presentasi F. Langkah - Langkah Pembelajaran: No Kegiatan Pembelajaran Alokasi waktu 1. Kegiatan awal 10 menit a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan model pembelajaran yang akan digunakan yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation c. Guru memberikan dorongan kepada siswa dengan menjelaskan bahwa belajar materi relasi dan fungsi akan berguna untuk seterusnya, karena dijenjang sekolah berikutnya juga akan menemukan materi fungsi kembali, serta dalam kehidupan sehari-hari siswa dapat menjumpai masalah yang berhubungan dengan relasi dan fungsi d. Guru menyampaikan apersepsi yang berhubungan dengan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi 2. Kegiatan Inti 60 menit
17 91 Eksplorasi a. Guru menyampaikan bahwa topik yang akan dipelajari adalah relasi dan fungsi b. Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen c. Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 Elaborasi d. Guru membagi lembar kegiatan siswa e. Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS f. Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS g. Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi h. Setelah selesai berdiskusi, guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi i. Masing-masing kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi Konfirmasi j. Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. k. Guru memberi evaluasi berupa soal latihan yang dikerjakan secara individu dan dikumpulkan. 3 Kegiatan Akhir (10 menit) 10 menit
18 92 a. Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik b. Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari c. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya d. Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam. G. Sumber Belajar : Buku Paket Matematika Kelas VIII H. Penilaian : a. Teknik penilaian : kelompok dan Individu b. Bentuk Penilaian : LKS dan Uraian c. Soal / instrumen : Terlampir I. Instrument penilaian Indikator Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Teknik Tes tertulis Bentuk Instrumen Uraian Penilaian Soal Jika diketahui suatu fungsi f : x x, maka f (1) < f (2). Bagaimana jika f : x 1 x, apakah f (1) > f (2) atau f (1) < f (2)? Jelaskan! Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Tes tertulis Uraian Diketahui suatu himpunan: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan fungsi? Jelaskan alasannya!
19 93 Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Tes tertulis Uraian Suatu fungsi didefinisikan sebagai berikut, f ( x) ax b Jika diketahui f (2) = 1 f (3) = 5 Menentukan nilai fungsi Tes tertulis Tentukanlah nilai a dan b! Uraian Diketahui suatu pemetaan f : x x 2, dengan daerah asal fungsi x 1 x 6, x A. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut! Mengetahui, Mrebet, 2015 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran EKO SUPRIYANTO, S.Pd. SITI NURLAELI,S.Pd NIP NIP
20 94
21 95
22 96 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus I (Pertemuan 2) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ semester Alokasi Waktu Standar Kompetensi : SMP Negeri 3 Mrebet : Matematika : VIII A/ Ganjil : 2 x 40 menit : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Kompetensi Dasar : 1.3 Memahami relasi dan fungsi 1.4 Menentukan nilai fungsi Indikator : Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Menyatakan suatu fungsi dengan notasi dan menghitung nilai fungsi A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menjelaskan/menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan fungsi 2. Siswa dapat menentukan domain, kodomain dan range 3. Siswa dapat menyatakan suatu fungsi dengan notasi dan menghitung nilai fungsi B. Karakter siswa yang diharapkan 1. Disiplin 2. Rasa hormat dan perhatian 3. Tekun 4. Tanggung jawab
23 97 C. Materi pembelajaran 1. Definisi Fungsi Fungsi dari himpunan A ke himpunan B adalah relasi khusus yang menghubungkan setiap anggota himpunan A ke tepat satu anggota himpunan B. Contoh fungsi: Contoh bukan fungsi: 2. Notasi Pemetaan Pemetaan atau fungsi dari himpunan A ke himpunan B biasanya ditulis dengan huruf kecil, misalnya f: A B artinya f memetakan dari himpunan A ke B. Jika x anggota A (domain) dan y anggota B (kodomain), f memetakan x ke y dinotasikan dengan f: x y, dibaca f memetakan x ke y atau x dipetakan ke y oleh f. Dengan demikian, pada pemetaan f: x y yang memetakan setiap x y dengan tepat satu y B dapat ditulis dengan f: x f(x). Dalam hal ini, y = f(x) disebut bayangan (peta) x oleh f. Contoh: Diketahui suatu pemetaan f: x x 2, dengan daerah asal fungsi {x 1 x < 6, x A}. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut! Jawab: Daerah asal fungsi {x 1 x < 6, x A} = {1, 2, 3, 4, 5}. f: x x 2 biasa ditulis dengan f (x) = x 2 sehingga diperoleh f (1) = 1 2 = 1 f (2) = 2 2 = 4 f (3) = 3 2 = 9 f (4) = 4 2 = 16 f (5) = 5 2 = 25 Jadi, daerah hasil fungsi adalah {1, 4, 9, 16, 25}.
24 98 D. Model Pembelajaran: Model pembelajaran kooperatif Group Investigation E. Metode Pembelajaran 1. Diskusi kelompok 2. Tanya jawab 3. Presentasi F. Langkah - Langkah Pembelajaran: No Kegiatan Pembelajaran Alokasi waktu 1. Kegiatan awal 10 menit a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan model pembelajaran yang akan digunakan yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation c. Guru memberikan dorongan kepada siswa dengan menjelaskan bahwa belajar materi relasi dan fungsi akan berguna untuk seterusnya, karena dijenjang sekolah berikutnya juga akan menemukan materi fungsi kembali, serta dalam kehidupan sehari-hari siswa dapat menjumpai masalah yang berhubungan dengan relasi dan fungsi d. Guru menyampaikan apersepsi yang berhubungan dengan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi 2. Kegiatan Inti 60 menit Eksplorasi a. Guru menyampaikan bahwa topik yang akan dipelajari adalah relasi dan fungsi
25 99 b. Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen c. Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 Elaborasi d. Guru membagi lembar kegiatan siswa e. Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS f. Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS g. Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi h. Setelah selesai berdiskusi, guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi i. Masing-masing kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi Konfirmasi j. Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. k. Guru memberi evaluasi berupa soal latihan yang dikerjakan secara individu dan dikumpulkan. 3 Kegiatan Akhir (10 menit) 10 menit a. Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik b. Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari
26 100 c. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya d. Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam. G. Sumber Belajar : Buku Paket Matematika Kelas VIII H. Penilaian : a. Teknik penilaian : kelompok dan Individu b. Bentuk Penilaian : LKS dan Uraian c. Soal / instrument : Terlampir I. Instrument penilaian Indikator Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Teknik Tes tertulis Bentuk Instrumen Uraian Penilaian Soal Jika diketahui suatu fungsi f : x x, maka f (1) < f (2). Bagaimana jika f : x 1 x, apakah f (1) > f (2) atau f (1) < f (2)? Jelaskan! Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Tes tertulis Uraian Diketahui suatu himpunan: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan fungsi? Jelaskan alasannya!
27 101 Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Tes tertulis Uraian Suatu fungsi didefinisikan sebagai berikut, f ( x) ax b Jika diketahui f (2) = 1 f (3) = 5 Tentukanlah nilai a dan b! Menentukan nilai fungsi Mengetahui, Tes tertulis Uraian Diketahui suatu pemetaan f : x x 2, dengan daerah asal fungsi x 1 x 6, x A. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut! Mrebet, 2015 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran EKO SUPRIYANTO, S.Pd. SITI NURLAELI,S.Pd NIP NIP
28 102
29 103
30 104
31 105
32 106
33 107
34 108
35 109
36 110
37 111
38 112
39 113
40 114
41 115
42 116
43 117
44 118
45 119
46 120
47 121
48 122
49 123
50 124
51 125
52 126
53 127
54 128
55 129
56 130
57 131
58 132 Kisi-Kisi Tes Kemampuan Penalaran Siklus 1 Kompetensi Dasar 1. Memahami relasi dan fungsi 2. Menentukan nilai fungsi Indikator Pencapaian Kompetensi a. Menghitung nilai fungsi b. Menghitung nilai fungsi a. Menyatakan suatu fungsi dengan notasi b. Menyatakan suatu fungsi dengan notasi c. Menjelaskan dengan kata-kata dan mennyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Menghitung nilai fungsi Indikator Soal a. Siswa dapat menduga nilai fungsi jika bentuk fungsi berubah b. Siswa dapat memberikan alasan tentang fungsi a. Siswa dapat menyajikan himpunan pasangan berurutan ke dalam diagram panah b. Siswa dapat menentukan fungsi dari himpunan pasangan berurutan c. Siswa dapat memberikan alasan tentang fungsi Siswa dapat menyatakan bentuk fungsi jika nilai fungsi diketahui Siswa dapat menentukan menentukan nilai fungsi Nomor Aspek Penalaran Soal 1 A. Mengajukan dugaan D. Memberikan alasan dari beberapa solusi 2 B. Menentukan pola E. Memeriksa kesahihan suatu argumen D. Memberikan alasan dari beberapa solusi 3 B. Menentukan pola C. Manipulasi matematika F. Menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi 4 C. Manipulasi matematika F. Menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi Bentuk Soal Uraian Uraian Uraian Uraian
59 133 Tes Kemampuan Penalaran Siklus I 1. Jika diketahui suatu fungsi f : x x, maka f (1) < f (2). Bagaimana jika f : x 1, apakah f (1) > f (2) atau f (1) < f (2)? Jelaskan! x 2. Diketahui suatu himpunan: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan fungsi? Jelaskan alasannya! 3. Suatu fungsi didefinisikan sebagai berikut, f ( x) ax b Jika diketahui f (2) = 1 f (3) = 5 Tentukanlah nilai a dan b! 4. Diketahui suatu pemetaan f : x x 2, dengan daerah asal fungsi x 1 x 6, x A Tentukan daerah hasil fungsi tersebut!.
60 134 KUNCI TES KEMAMPUAN PENALARAN SIKLUS 1 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran 1 Diketahui: f : x x, maka f (1) < f (2) Ditanya: jika f : x 1, apakah f (1) > f (2) atau f (1) < f (2)? x Jelaskan! Jawab: jika f : x 1, maka f (1) > f (2) karena pada x bilangan pecahan semakin besar pembilang maka semakin kecil bilangan tersebut. 2 Diketahui: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Ditanya: Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan fungsi? Jelaskan alasannya! Jawab: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} Domain pada A hanya memiliki satu pasangan B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} Ada anggota domain B yang memiliki dua pasangan C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Domain pada C hanya memiliki satu pasangan Diagram panah: Himpunan A A. Kemampuan mengajukan dugaan D. Kemampuan memberikan alasan dari beberapa solusi B. Kemampuan menentukan pola
61 135 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran Himpunan B Himpunan C Dari himpunan A, B, dan C yang merupakan fungsi adalah A dan C Alasannya karena domain dari himpunan A dan C hanya memiliki satu pasang, sedangkan pada himpunan B domain 1 mempunyai dua pasang. E. Kemampuan memeriksa kesahihan suatu argument D. Kemampuan memberikan alasan dari beberapa solusi 3 Diketahui: f ( x) ax b Jika f (2) = 1 f (3) = 5 Ditanya: Nilai a dan b! Jawab: f (2) = 1 maka 2a b = 1 (*) f (3) = 5 maka 3a b = 5 (**) eliminasi b untuk memperoleh nilai a 2a b 1 3a b 5 a = 4 B. Kemampuan menentukan pola C. Kemampuan manipulasi matematika
62 136 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran Maka a = 4 Untuk a = 4 pada (*) diperoleh 2a b 1 2(4) b 1 8 b 1 b b 7 4 Diketahui: f : x x 2 Jadi, a = 4 dan b = 7 daerah asal fungsi x 1 x 6, x A Ditanya: Daerah hasil fungsi tersebut! Jawab: Menentukan daerah asal fungsi x 1 x 6, x A ={1, 2, 3, 4, 5, 6} f(1) = x 2 = 1 2 = 1 f(2) = x 2 = 2 2 = 4 f(3) = x 2 = 3 2 = 9 f(4) = x 2 = 4 2 = 16 f(5) = x 2 = 5 2 = 25 f(6) = x 2 = 6 2 = 36 Jadi, daerah hasil fungsi f : x x 2 adalah {1, 4, 9, 16, 25, 36} D. Kemampuan menarik kesimpulan, atau melakukan generalisasi C. Kemampuan manipulasi matematika F. Kemampuan menarik kesimpulan, atau melakukan generalisasi
63 137 Rubrik Penilaian Kemampuan Penalaran Siklus 1 Soal Aspek/Indikator Nomor Kompetensi 1 Kemampuan mengajukan dugaan Kemampuan memeberikan alasan dari beberapa solusi 2 Kemampuan menentukan pola Kemampuan memeriksa kesahihan suatu argumen Kemampuan memeberikan alasan dari beberapa solusi Skor Siswa dapat mengajukan Siswa kurang tepat dalam Siswa mengajukan dugaan dugaan sebagian mengajukan dugaan tentang tentang permasalahan yang informasi tentang permasalahan yang berhubungan dengan permasalahan yang berhubungan dengan pemetaan atau fungsi tetapi berhubungan dengan pemetaan atau fungsi tidak jelas, tidak tepat, dan pemetaan atau fungsi tidak lengkap Siswa dapat mengajukan dugaan tentang permasalahan yang berhubungan dengan pemetaan atau fungsi Siswa dapat memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan Siswa dapat memberikan sebagian alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat menentukan sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memeriksa sebagian kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat memberikan sebagian alasan tentang permasalahan yang Siswa kurang tepat dalam memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa kurang tepat dalam menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa kurang tepat dalam memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan Siswa memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menentukan pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa tidak dapat mengajukan dugaan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat memberikan alasan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat menentukan pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memeriksa kesahihan suatu argumen dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat memberikan alasan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali
64 138 3 Kemampuan menentukan pola Kemampuan manipulasi matematika Kemampuan menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi 4 Kemampuan manipulasi matematika Kemampuan menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat menarik kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa dapat menarik kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi berhubungan dengan menentukan fungsi Siswa dapat menentukan sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat menarik sebagian kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi sebagian pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa dapat menarik sebagian kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi menentukan suatu fungsi Siswa kurang tepat dalam menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memanipulasi pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam menarik kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memanipulasi pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa kurang tepat dalam menarik kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menentukan pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memanipulasi pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menarik kesimpulan tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memanipulasi pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menarik kesimpulan tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa tidak dapat menentukan pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memanipulasi pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat menarik kesimpulan dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memanipulasi pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat menarik kesimpulan dan tidak menuliskan jawaban
65 139
66 140
67 141 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN SISWA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MREBET KABUPATEN PURBALINGGA SIKLUS PERTEMUAN Sub pokok bahasan : Jumlah siswa : Observer : No. Indikator Ya Tidak 1 Berdoa dan menjawab salam 2 Memperhatikan penjelasan guru 3 Mempelajari dan mengamati topik yang akan dipelajari 4 Siswa membentuk 6 kelompok secara heterogen 5 Siswa memilih materi dengan 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 6 Siswa mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS 7 Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS 8 Mempersiapkan hasil diskusi dan menentukan siapa yang akan mempresentasikan hasil diskusi 9 Perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 mempresentasikan hasil diskusi 10 Memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi 11 Mecatat dan menyimpulkan materi yang telah dipelajari 12 Memperhatikan guru memberikan penghargaan 13 Menjawab salam Mrebet, Observer
68 142
69 143
70 144 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN GURU PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MREBET KABUPATEN PURBALINGGA Sub pokok bahasan : Jumlah siswa : Observer : SIKLUS PERTEMUAN No. Indikator Ya Tidak 1 Guru membuka pelajaran 2 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai 3 Guru menjelaskan prosedur atau langkahlangkah pembelajaran yang akan digunakan 4 Guru memberikan motivasi 5 Guru memberikan apersepsi 6 Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen 7 Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 8 Guru mengarahkan siswa mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS 9 Guru mengarahkan siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS 10 Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi 11 Guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi 12 Guru mengarahkan kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi 13 Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. 14 Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik
71 Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari 16 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya 17 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam Mrebet, Observer
72 146
73 147
74 LAMPIRAN 4 SIKLUS 2
75 148 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus II (Pertemuan 1) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ semester Alokasi Waktu Standar Kompetensi : SMP Negeri 3 Mrebet : Matematika : VIII A/ Ganjil : 2 x 40 menit : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Kompetensi Dasar Indikator : 1.4 Menentukan nilai fungsi : Menghitung nilai fungsi A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menentukan banyaknya fungsi/pemetaan yang mungkin dari dua himpunan dengan diagram panah 2. Siswa dapat menentukan banyaknya fungsi/pemetaan yang mungkin dari dua himpunan dengan diagram rumus B. Karakter siswa yang diharapkan 1. Disiplin 2. Rasa hormat dan perhatian 3. Tekun 4. Tanggung jawab
76 149 C. Materi pembelajaran Menentukan Banyaknya Pemetaan yang Mungkin dari Dua Himpunan Untuk mengetahui banyaknya pemetaan yang mungkin dari dua himpunan, perhatikan penjelasan berikut ini: Jika himpunan A={a} dan himpunan B={1} maka n(a)=1 dan n(b)=1. Jika himpunan A={a} dan himpunan B={1, 2} maka n(a)=1 dan n(b)=2 Jika himpunan A={a, b} dan himpunan B={1} maka n(a)=2 dan n(b)=1 Jika himpunan A={a} dan himpunan B={1, 2, 3} maka n(a)=1 dan n(b)=3 Jika himpunan A={a, b, c} dan himpunan B={1} maka n(a)=3 dan n(b)=1 Jika himpunan A={a, b} dan himpunan B={1, 2} maka n(a)=2 dan n(b)=2 Dengan mengamati contoh-contoh di atas, untuk menentukan banyaknya pemetaan yang mungkin dari himpunan A ke himpunan B atau sebaliknya, dapat dilihat pada tabel berikut. Banyaknya Anggota Himpunan A Tabel 2.3 Banyaknya Pemetaan yang Mungkin Himpunan B Banyaknya Pemetaan yang Mungkin dari A ke B Banyaknya Pemetaan yang Mungkin dari B ke A = = = = = = = = = = = = = = 2 3 Jika banyaknya anggota himpunan A adalah a dan banyaknya anggota himpunan B adalah b maka Banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B = b a, Banyaknya pemetaan yang mungkin dari B ke A = a b.
77 150 D. Model Pembelajaran: Model pembelajaran kooperatif Group Investigation E. Metode Pembelajaran 1. Diskusi kelompok 2. Tanya jawab 3. Presentasi F. Langkah - Langkah Pembelajaran: No Kegiatan Pembelajaran Alokasi waktu 1. Kegiatan awal 10 menit a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan model pembelajaran yang akan digunakan yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation c. Guru memberikan dorongan kepada siswa dengan menjelaskan bahwa belajar materi relasi dan fungsi akan berguna untuk seterusnya, karena dijenjang sekolah berikutnya juga akan menemukan materi fungsi kembali, serta dalam kehidupan sehari-hari siswa dapat menjumpai masalah yang berhubungan dengan relasi dan fungsi d. Guru menyampaikan apersepsi yang berhubungan dengan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi 2. Kegiatan Inti 60 menit Eksplorasi a. Guru menyampaikan bahwa topik yang akan dipelajari adalah relasi dan fungsi b. Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen c. Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama
78 151 mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 Elaborasi d. Guru membagi lembar kegiatan siswa e. Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS f. Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS g. Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi h. Setelah selesai berdiskusi, guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi i. Masing-masing kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi Konfirmasi j. Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. k. Guru memberi evaluasi berupa soal latihan yang dikerjakan secara individu dan dikumpulkan. 3 Kegiatan Akhir (10 menit) 10 menit a. Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik b. Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari c. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya d. Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam.
79 152 G. Sumber Belajar : Buku Paket Matematika Kelas VIII H. Penilaian : a. Teknik penilaian : Kelompok dan Individu b. Bentuk Penilaian : LKS dan Uraian c. Soal / instrument : Terlampir I. Instrument penilaian Indikator Menghitung nilai fungsi Teknik Tes tertulis Penilaian Bentuk Instrumen Soal Uraian Jika diketahui suatu himpunan A = (1, 2, 3) dan B = ( p, q, r, s). Banyaknya pemetaan dari himpunan A ke himpunan B adalah 64. Apakah banyaknya pemetaan dari himpunan B ke himpunan A sama dengan himpunan A ke himpunan B? jelaskan! Menghitung nilai fungsi Tes tertulis Uraian Diketahui suatu himpunan: A = {(ani,putih), (budi,merah), (salma,biru), (andi,kuning)} B = {(angga,sepakbola), (dani, basket), (ria,voli)} C = {(irma,4), (anggi,4), (inu,3)} Menentukan bentuk fungsi jika nilainya diketahui Tes tertulis Uraian Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan korespondensi satu-satu? Jelaskan alasannya! Suatu fungsi didefinisikan f ( x) ax b. Jika diketahui f (2) = 1 dan f (3) = 5. Tentukan bentuk fungsi f! Menghitung nilai Tes Uraian Diketahui anggota himpunan A
80 153 fungsi tertulis adalah n(a) = 2, dan anggota himpunan B = n(b) = 4. Tuliskan banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B dan dari B ke A! Mengetahui, Mrebet, 2015 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran EKO SUPRIYANTO, S.Pd. SITI NURLAELI,S.Pd NIP NIP
81 154
82 155
83 156 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus I (Pertemuan 2) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ semester Alokasi Waktu Standar Kompetensi : SMP Negeri 3 Mrebet : Matematika : VIII A/ Ganjil : 2 x 40 menit : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Kompetensi Dasar : 1.3 Memahami relasi dan fungsi 1.4 Menentukan nilai fungsi Indikator : Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Menyatakan suatu fungsi dengan notasi dan menghitung nilai fungsi A. Tujuan Pembelajaran: 1. Siswa dapat menjelaskan/menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan fungsi 2. Siswa dapat menentukan domain, kodomain dan range 3. Siswa dapat menyatakan suatu fungsi dengan notasi dan menghitung nilai fungsi B. Karakter siswa yang diharapkan 1. Disiplin 2. Rasa hormat dan perhatian 3. Tekun 4. Tanggung jawab
84 157 C. Materi pembelajaran 1. Definisi Fungsi Fungsi dari himpunan A ke himpunan B adalah relasi khusus yang menghubungkan setiap anggota himpunan A ke tepat satu anggota himpunan B. Contoh fungsi: Contoh bukan fungsi: 2. Notasi Pemetaan Pemetaan atau fungsi dari himpunan A ke himpunan B biasanya ditulis dengan huruf kecil, misalnya f: A B artinya f memetakan dari himpunan A ke B. Jika x anggota A (domain) dan y anggota B (kodomain), f memetakan x ke y dinotasikan dengan f: x y, dibaca f memetakan x ke y atau x dipetakan ke y oleh f. Dengan demikian, pada pemetaan f: x y yang memetakan setiap x y dengan tepat satu y B dapat ditulis dengan f: x f(x). Dalam hal ini, y = f(x) disebut bayangan (peta) x oleh f. Contoh: Diketahui suatu pemetaan f: x x 2, dengan daerah asal fungsi {x 1 x < 6, x A}. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut! Jawab: Daerah asal fungsi {x 1 x < 6, x A} = {1, 2, 3, 4, 5}. f: x x 2 biasa ditulis dengan f (x) = x 2 sehingga diperoleh f (1) = 1 2 = 1 f (2) = 2 2 = 4 f (3) = 3 2 = 9 f (4) = 4 2 = 16 f (5) = 5 2 = 25 Jadi, daerah hasil fungsi adalah {1, 4, 9, 16, 25}. D. Model Pembelajaran: Model pembelajaran kooperatif Group Investigation
85 158 E. Metode Pembelajaran 1. Diskusi kelompok 2. Tanya jawab 3. Presentasi F. Langkah - Langkah Pembelajaran: No Kegiatan Pembelajaran Alokasi waktu 1. Kegiatan awal 10 menit a. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan model pembelajaran yang akan digunakan yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation c. Guru memberikan dorongan kepada siswa dengan menjelaskan bahwa belajar materi relasi dan fungsi akan berguna untuk seterusnya, karena dijenjang sekolah berikutnya juga akan menemukan materi fungsi kembali, serta dalam kehidupan sehari-hari siswa dapat menjumpai masalah yang berhubungan dengan relasi dan fungsi d. Guru menyampaikan apersepsi yang berhubungan dengan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi 2. Kegiatan Inti 60 menit Eksplorasi a. Guru menyampaikan bahwa topik yang akan dipelajari adalah relasi dan fungsi b. Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen c. Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya
86 159 mengerjakan LKS 2 Elaborasi d. Guru membagi lembar kegiatan siswa e. Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS f. Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS g. Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi h. Setelah selesai berdiskusi, guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi i. Masing-masing kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi Konfirmasi j. Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. k. Guru memberi evaluasi berupa soal latihan yang dikerjakan secara individu dan dikumpulkan. 3 Kegiatan Akhir (10 menit) 10 menit a. Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik b. Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari c. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya d. Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam.
87 160 G. Sumber Belajar : Buku Paket Matematika Kelas VIII H. Penilaian : d. Teknik penilaian : kelompok dan Individu e. Bentuk Penilaian : LKS dan Uraian f. Soal / instrument : Terlampir I. Instrument penilaian Indikator Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Teknik Tes tertulis Bentuk Instrumen Uraian Penilaian Soal Jika diketahui suatu fungsi f : x x, maka f (1) < f (2). Bagaimana jika f : x 1 x, apakah f (1) > f (2) atau f (1) < f (2)? Jelaskan! Menjelaskan dengan kata-kata dan menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Tes tertulis Tes tertulis Uraian Uraian Diketahui suatu himpunan: A = {(1,1), (2,3), (3,5), (4,7), (5,8)} B = {(1,6), (1,7), (2,8), (3,9), (4,10)} C = {(2,5), (3,6), (4,7)} Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan fungsi? Jelaskan alasannya! Suatu fungsi didefinisikan sebagai berikut, f ( x) ax b Jika diketahui f (2) = 1 f (3) = 5 Menentukan nilai fungsi Tes tertulis Tentukanlah nilai a dan b! Uraian Diketahui suatu pemetaan f : x x 2, dengan daerah asal fungsi x 1 x 6, x A. Tentukan daerah hasil fungsi tersebut!
88 161 Mrebet, 2015 Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran EKO SUPRIYANTO, S.Pd. SITI NURLAELI,S.Pd NIP NIP
89 162
90 163
91 164
92 165
93 166
94 167
95 168
96 169
97 170
98 171
99 172
100 173
101 174
102 175
103 176
104 177
105 178
106 179
107 180
108 181
109 182
110 183
111 184
112 185
113 186
114 187
115 188 Kisi-Kisi Tes Kemampuan Penalaran Siklus 2 Kompetensi Dasar Menentukan nilai fungsi Indikator Pencapaian Kompetensi c. Menghitung nilai fungsi d. Menjelaskan dengan kata-kata yang berkaitan dengan relasi dan fungsi d. Menyatakan suatu fungsi dengan notasi e. Menyatakan suatu fungsi dengan notasi f. Menjelaskan dengan kata-kata yang berkaitan dengan relasi dan fungsi Menyatakan suatu fungsi dengan notasi Menghitung nilai fungsi Indikator Soal c. Siswa dapat menduga banyaknya pemetaan d. Siswa dapat memberikan alasan tentang banyaknya pemetaan d. Siswa dapat menyajikan himpunan pasangan berurutan ke dalam diagram panah e. Siswa dapat menentukan korespondensi satu-satu dari himpunan pasangan berurutan f. Siswa dapat memberikan alasan tentang korespondensi satu-satu Siswa dapat menyatakan bentuk fungsi jika nilai fungsi diketahui Siswa dapat menentukan menentukan banyaknya pemetaan yang mungkin dari himpunan A ke B dan sebaliknya Nomor Aspek Penalaran Soal 1 C. Mengajukan dugaan E. Memberikan alasan dari beberapa solusi 2 D. Menentukan pola F. Memeriksa kesahihan suatu argumen E. Memberikan alasan dari beberapa solusi 3 B. Menentukan pola C. Manipulasi matematika F. Menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi 4 C. Manipulasi matematika F. Menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi Bentuk Soal Uraian Uraian Uraian Uraian
116 189 Tes Kemampuan Penalaran Siklus 2 1. Jika diketahui suatu himpunan A = (1, 2, 3) dan B = ( p, q, r, s). Banyaknya pemetaan dari himpunan A ke himpunan B adalah 64. Apakah banyaknya pemetaan dari himpunan B ke himpunan A sama dengan himpunan A ke himpunan B? jelaskan! 2. Diketahui suatu himpunan: A = {(ani,putih), (budi,merah), (salma,biru), (andi,kuning)} B = {(angga,sepakbola), (dani, basket), (ria,voli)} C = {(irma,4), (anggi,4), (inu,3)} Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan korespondensi satu-satu? Jelaskan alasannya! 3. Suatu fungsi didefinisikan f ( x) ax b. Jika diketahui f (2) = 1 dan f (3) = 5. Tentukan bentuk fungsi f! 4. Diketahui anggota himpunan A adalah n(a) = 2, dan anggota himpunan B = n(b) = 4. Tuliskan banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B dan dari B ke A!
117 190 KUNCI TES KEMAMPUAN PENALARAN SIKLUS 2 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran 1 Diketahui: A = (1, 2, 3) B = ( p, q, r, s) Banyaknya pemetaan dari himpunan A ke himpunan B adalah 64 Ditanya: Apakah banyaknya pemetaan dari himpunan B ke himpunan A sama dengan himpunan A ke himpunan B? jelaskan! Jawab: Banyak pemetaan yang mungkin dari himpunan B ke himpunan A tidak sama dengan himpunan A ke B karena banyaknya anggota himpunan A tidak sama dengan banyaknya anggota himpunan B 2 Diketahui: A = {(ani,putih), (budi,merah), (salma,biru), (andi,kuning)} B = {(angga,sepakbola), (dani, basket), (ria,voli)} C = {(irma,4), (anggi,4), (inu,3)} Ditanya: Sajikan himpunan di atas ke dalam diagram panah! Mana dari himpunan A, B dan C yang merupakan korespondensi satu-satu? Jelaskan alasannya! Jawab: Diagram panah: Himpunan A A. Kemampuan mengajukan dugaan D. Kemampuan memberikan alasan dari beberapa solusi ani budi salma andi putih merah biru kuning B. Kemampuan menentukan pola
118 191 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran Himpunan B angga dani ria sepakbola basket voli Himpunan C irma anggi inu 4 3 Dari himpunan A, B, dan C yang merupakan korespondensi satu-satu adalah A dan B Alasannya karena banyaknya anggota domain dan kodomain pada himpunan A dan B adalah sama. E. Kemampuan memeriksa kesahihan suatu argumen D. Kemampuan memberikan alasan dari beberapa solusi 3 Diketahui: f ( x) ax b Jika f (2) = 8 f (4) = 10 Ditanya: Tentukan bentuk fungsi f! Jawab: f (2) = 8 maka 2a + b = 8 (*) f (4) = 10 maka 4a + b = 10 (**) eliminasi b untuk memperoleh nilai a B. Kemampuan menentukan pola
119 192 No Alternative Jawaban Aspek Kemampuan Penalaran 2a b 8 C. Kemampuan manipulasi 4a b 10 matematika 2 a = 2 Maka a = 1 Untuk a = 1 pada (*) diperoleh 2a b 8 2(1) b 8 2 b 8 b b 6 Jadi, bentuk fungsi f = x Diketahui: n(a) = 2 n(b) = 4 Ditanya: Tuliskan banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B dan dari B ke A! Jawab: Banyak pemetaan dari A ke B : b a D. Kemampuan menarik kesimpulan, atau melakukan generalisasi C. Kemampuan manipulasi matematika Banyak pemetaan dari B ke A : a b Jadi, banyaknya pemetaan yang mungkin dari A ke B adalah 16 dan dari B ke A adalah 32 F. Kemampuan menarik kesimpulan, atau melakukan generalisasi
120 193 Rubrik Penilaian Kemampuan Penalaran Siklus 2 Soal Aspek/Indikator Nomor Kompetensi 1 Kemampuan mengajukan dugaan Kemampuan memeberikan alasan dari beberapa solusi 2 Kemampuan menentukan pola Kemampuan memeriksa kesahihan suatu argumen Kemampuan memeberikan alasan dari beberapa solusi Skor Siswa dapat mengajukan Siswa kurang tepat dalam Siswa mengajukan dugaan dugaan sebagian mengajukan dugaan tentang permasalahan yang informasi tentang tentang permasalahan berhubungan dengan permasalahan yang yang berhubungan pemetaan atau fungsi tetapi berhubungan dengan dengan pemetaan atau tidak jelas, tidak tepat, dan pemetaan atau fungsi fungsi tidak lengkap Siswa dapat mengajukan dugaan tentang permasalahan yang berhubungan dengan pemetaan atau fungsi Siswa dapat memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat memberikan sebagian alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat menentukan sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memeriksa sebagian kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa dapat memberikan sebagian alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan fungsi Siswa kurang tepat dalam memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa kurang tepat dalam menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa kurang tepat dalam memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi Siswa memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menentukan pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memeriksa kesahihan suatu argumen tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memberikan alasan tentang permasalahan yang berhubungan dengan menentukan suatu fungsi tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa tidak dapat mengajukan dugaan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat memberikan alasan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat menentukan pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memeriksa kesahihan suatu argumen dan tidak menuliskan jawaban sama sekali Siswa tidak dapat memberikan alasan dan tidak menuliskan jawaban sama sekali
121 194 3 Kemampuan menentukan pola Kemampuan manipulasi matematika Kemampuan menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi 4 Kemampuan manipulasi matematika Kemampuan menarik kesimpulan, atau membuat generalisasi Siswa dapat menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat menarik kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa dapat menarik kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa dapat menentukan sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi sebagian pola untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat menarik sebagian kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa dapat memanipulasi sebagian pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa dapat menarik sebagian kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa kurang tepat dalam menentukan pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memanipulasi pola untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam menarik kesimpulan untuk mencari nilai a dan b Siswa kurang tepat dalam memanipulasi pola untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa kurang tepat dalam menarik kesimpulan untuk mencari daerah hasil fungsi Siswa menentukan pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memanipulasi pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menarik kesimpulan tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa memanipulasi pola tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa menarik kesimpulan tetapi tidak jelas, tidak tepat, dan tidak lengkap Siswa tidak dapat menentukan pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memanipulasi pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat menarik kesimpulan dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat memanipulasi pola dan tidak menuliskan jawaban Siswa tidak dapat menarik kesimpulan dan tidak menuliskan jawaban
122 195
123 196
124 197 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN SISWA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MREBET KABUPATEN PURBALINGGA SIKLUS PERTEMUAN Sub pokok bahasan : Jumlah siswa : Observer : No. Indikator Ya Tidak 1 Berdoa dan menjawab salam 2 Memperhatikan penjelasan guru 3 Mempelajari dan mengamati topik yang akan dipelajari 4 Siswa membentuk 6 kelompok secara heterogen 5 Siswa memilih materi dengan 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 6 Siswa mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS 7 Siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS 8 Mempersiapkan hasil diskusi dan menentukan siapa yang akan mempresentasikan hasil diskusi 9 Perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 mempresentasikan hasil diskusi 10 Memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi 11 Mecatat dan menyimpulkan materi yang telah dipelajari 12 Memperhatikan guru memberikan penghargaan 13 Menjawab salam Mrebet, Observer
125 198
126 199
127 200 LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN GURU PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION KELAS VIII A SMP NEGERI 3 MREBET KABUPATEN PURBALINGGA SIKLUS PERTEMUAN Sub pokok bahasan : Jumlah siswa : Observer : No. Indikator Ya Tidak 1 Guru membuka pelajaran 2 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai 3 Guru menjelaskan prosedur atau langkahlangkah pembelajaran yang akan digunakan 4 Guru memberikan motivasi 5 Guru memberikan apersepsi 6 Guru membagi siswa ke dalam 6 kelompok secara heterogen 7 Guru mengarahkan siswa bahwa 3 kelompok pertama mengerjakan LKS 1, sedangkan 3 kelompok selanjutnya mengerjakan LKS 2 8 Guru mengarahkan siswa mengumpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah di LKS 9 Guru mengarahkan siswa berdiskusi bersama anggota kelompoknya untuk menyelesaikan masalah yang terdapat dalam LKS 10 Guru mengarahkan kelompok untuk memilih wakil-wakil kelompok untuk presentasi 11 Guru mengarahkan perwakilan dari kelompok LKS 1 dan LKS 2 untuk mempresentasikan hasil diskusi 12 Guru mengarahkan kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan memberikan tanggapan kepada kelompok presentasi
128 Guru membahas hasil diskusi bersama siswa dan memberikan klarifikasi jawaban yang benar. 14 Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik 15 Guru membimbing siswa untuk merangkum dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari 16 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya 17 Guru menutup pelajaran dengan berdoa dan mengucap salam Mrebet, Observer
129 LAMPIRAN 5 DATA OBSERVASI PEMBELAJARAN DAN CATATAN LAPANGAN
130 jjjj 202
131 203
132 204
133 205
134 206
135 207
136 208
137 209
138 210
139 211
140 212
141 213
142 214
143 215
144 216
145 217
146 218
147 219
148 220
149 221
150 222
151 223
152 224
153 225
154 226
155 227
156 228
157 229
158 230
159 231
160 232
161 233
162 LAMPIRAN 6 HASIL PEKERJAAN SISWA
163 bb 234
164 235
165 236
166 237
167 238
168 239
169 240
170 241
171 242
172 243
173 244
174 245
175 246
176 247
177 248
178 249
179 250
180 251
181 252
182 253
183 254
184 255
185 256
186 257
187 258
188 259
189 260
190 261
191 262
192 263
193 264
194 265
195 266
196 LAMPIRAN 7 ANALISIS HASIL PENELITIAN
197 gg 267
198 268
199 269
200 270
201 271
202 272
203 273
204 274
205 275
206 276
207 LAMPIRAN 8 FOTO PENELITIAN
208 277 Guru menentukan pembagian kelompok Guru membagikan LKS pada setiap kelompok
209 278 Siswa berdiskusi mengerjakan LKS Guru memberikan arahan untuk setiap siswa aktif dalam kelompok
210 LAMPIRAN 9 ARSIP SURAT
211 kk 279
212 280
213 281
214 282
215 283
216 284
217 285
218 286
219 LAMPIRAN 10 KARTU BIMBINGAN
220 aa 287
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas VIIIC MTs Muhammadiyah Kasihan, dapat disimpulkan bahwa: 1. Untuk meningkatkan minat belajar
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) SISWA KELAS VIIIC SMP MUHAMMADIYAH 1 MINGGIR Dian Safitri Universitas
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah : SMP Negeri 3 Singaraja Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VIII / Ganjil Alokasi Waktu : 2 40 menit A. Standar Kompetensi x. Memahami bentuk
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester : SMP Negeri 3 Magelang : Matematika : VIII (Delapan) : 1 (Satu) Standar Kompetensi : 1. Memahami bentuk aljabar, relasi,
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan) : Menentukan rumus fungsi jika nilainya diketahui
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester : SMP Negeri 3 Magelang : Matematika : VIII (Delapan) : 1 (Satu) Standar Kompetensi : 1. Memahami bentuk aljabar, relasi,
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika menggunakan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari penelitian tindakan kelas (PTK) pada siswa kelas VIIB SMP Negeri 3 Tempel dapat disimpulkan bahwa pembelajaran
1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus Menjelaskan pengertian relasi dengan menggunakan kata-kata
108 LAMPIRAN VI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP Kelas Eksperimen) Satuan Pendidikan : SMP Negeri 46 Sijunjung Kelas / Semester : VIII (Delapan)/1 (Ganjil) Mata Pelajaran : Matematika Materi Pokok
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER) SISWA
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER) SISWA KELAS VIID SMP N I SEYEGAN Jundari Universitas PGRI Yogyakarta [email protected]
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 SINGARAJA
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 SINGARAJA Jl. Gajah Mada No. 109 Telp. (0362) 22441 Fax. (0362) 25970 Website: http://www.smpn1singaraja.sch.id E-mail: [email protected]
Relasi dapat dinyatakan dengan tiga cara yaitu :
A. Standar Kompetensi RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah : SMP Negeri 3 Singaraja Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VIII / Ganjil Alokasi Waktu : 2 40 menit 1. Memahami bentuk
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah :... Mata Pelajaran : Matematika Kelas : VIII (Delapan) Semester : 1 (Satu) Standar Kompetensi : 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah : SMP Negeri 3 Singaraja Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VIII / Ganjil Alokasi Waktu : 2 40 menit A. Standar Kompetensi. Memahami bentuk
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS VIID SMP N I SRANDAKAN
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS VIID SMP N I SRANDAKAN Oleh: Raras Dwi Asri 11144100129 Pendidikan Matematika Fakultas
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. tipe Team Games Tournament (TGT). Pada siswa kelas VIII SMP Islam
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT). Pada siswa kelas VIII SMP Islam Prestasi Almubtadi-IEN Bantul
Anna Revi Nurutami Universitas PGRI Yogyakarta
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) PADA SISWA KELAS VIIIA SMP MATARAM KASIHAN Anna Revi Nurutami Universitas PGRI
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. matematika dengan menggunakan model Problem Based Learning dapat
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari penelitian tindakan kelas, diperoleh kesimpulan bahwa proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model Problem
2. Menggambar gambar grafik fungsi pada bidang koordinat Cartesius. D. Tujuan Pembelajaran Melalui diskusi, siswa diharapkan mampu :
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 SINGARAJA Jl. Gajah Mada No. 109 Telp. (0362) 22441 Fax. (0362) 25970 Website: http://www.smpn1singaraja.sch.id E-mail: [email protected]
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Nama Sekolah : SMP N Ayo Belajar 1 Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : VIII/ 1 (Satu) Standar Kompetensi : 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 LENDAH Joko Prayitno 11144100066 Pendidikan
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Kelas (PTK) pada siswa kelas VIII A SMP N 2 Sanden dengan menerapkan. model pembelajaran tipe Teams Games Tournament
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas VIII A SMP N Sanden dengan menerapkan model pembelajaran tipe
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi waktu : SMA Negeri 1 Sukasada : Matematika : X/1 (Ganjil) : 2 x 4 menit (1 pertemuan) I. Standar Kompetensi
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. pembelajaran matematika menggunakan strategi pembelajaran Inquiry
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari penelitian tindakan kelas, bahwa proses pembelajaran matematika menggunakan strategi pembelajaran Inquiry terbimbing
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester : SMP Negeri 3 Magelang : Matematika : VIII (Delapan) : 1 (Satu) Standar Kompetensi : 1. Memahami bentuk aljabar, relasi,
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Kelas (PTK) pada siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Pajangan dapat
97 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Pajangan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran
Silabus. Kegiatan Pembelajaran Instrumen. Tugas individu.
Silabus Jenjang : SMP dan MTs Mata Pelajaran : Matematika Kelas : VIII Semester : 1 Standar Kompetensi : ALJABAR 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan garis lurus. Kompetensi Dasar Materi Ajar
UPAYA MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 12 YOGYAKARTA
1 UPAYA MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 12 YOGYAKARTA Bekti Pertiwi Universitas PGRI Yogyakarta [email protected]
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi waktu : SMA Negeri 1 Sukasada : Matematika : X/1 (Ganjil) : 2 x 45 menit (1 pertemuan) I. Standar Kompetensi
D. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini siswa diharapkan dapat: 1. Menjelaskan pengertian relasi dalam kehidupan sehari-hari.
77 LAMPIRAN II Pertemuan I RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (KELAS EKSPERIMEN) Nama Sekolah : SMPN 17 Sijunjung Mata Pelajaran : Matematika Kelas/ Semester : VIII/ I Jumlah Pertemuan : 1 x Pertemuan
: Gradien dan Persamaan Garis Lurus
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 SINGARAJA Jl. Gajah Mada No. 109 Telp. (0362) 22441 Fax. (0362) 2970 Website: http://www.smpn1singaraja.sch.id E-mail: [email protected]
Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT), Motivasi, Hasil Belajar.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS VII A SMP N 3 SENTOLO Estiningsih Universitas PGRI Yogyakarta
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru matematika
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari tindakan kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru matematika VIIB SMP Negeri 2 Purwosari
Kata kunci : Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization (TAI), motivasi belajar, dan hasil belajar.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 IMOGIRI
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT)
74 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi waktu : SMA Negeri 1 Sukasada : Matematika : X/1 (Ganjil) : 2 x 4 menit (1 pertemuan) I. Standar Kompetensi
BAB V KESIMPULAN, SARAN DAN TINDAK LANJUT. model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan minat belajar IPS
BAB V KESIMPULAN, SARAN DAN TINDAK LANJUT A. Kesimpulan Beradasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan minat belajar IPS siswa kelas
Kata kunci : Pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), motivasi dan prestasi belajar
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE Think Pair Share (TPS)SISWA KELAS VII C SMP MUHAMMADIYAH 1 MINGGIR Aresti Nurul Sholiha Universitas
Reny Tri Setia Ningsih. Universitas PGRI Yogyakarta.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 2 KASIHAN Reny Tri Setia Ningsih Universitas PGRI Yogyakarta
LEMBAR KERJA SISWA I
197 LAMPIRAN IX LEMBAR KERJA SISWA I Tingkat Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi : SMP N 46 Sijunjung : Matematika : VIII/Ganjil : Relasi dan Fungsi Kelompok : Nama Anggota : 1. 2. 3.
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 SINGARAJA Jl. Gajah Mada No. 109 Telp. (0362) Fax. (0362) 25970
PEMERINTH KUPTEN ULELENG DINS PENDIDIKN SMP NEGERI 1 SINGRJ Jl. Gajah Mada No. 9 Telp. (0362) 22441 Fax. (0362) 25970 Website: http://www.smpn1singaraja.sch.id E-mail: [email protected] RENCN
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI SINGARAJA Jl. Gajah Mada No. 09 Telp. (0362) 2244 Fax. (0362) 25970 Website: http://www.smpnsingaraja.sch.id E-mail: [email protected]
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pendidikan : SMA Kelas/Semester : X/ 1 (Ganjil) Alokasi waktu : 2 x 45 menit I. Standar Kompetensi 1.1 Memecahkan masalah yang
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Selama penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) di kelas VIIIB SMP Negeri 1 Mlati, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Pembelajaran
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS XI SMK N 1 KASIHAN TAHUN AJARAN 2014/2015 Efin Nur Widiastuti
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS VIIID SMP N I KASIHAN
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS VIIID SMP N I KASIHAN ML. Dri Handayani 1) Wahyu Wulan Wardani 2) 1) SMP N 1 Kasihan, 2) Universitas
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N 2 Kubung Mata Pelajaran : Matematika
171 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N Kubung Mata Pelajaran : Matematika Kelas : VII Semester : II (Dua) Jumlah Pertemuan : x Pertemuan A. Standar Kompetensi
Oleh: AGUS SUSILA NIP Guru SMP Negeri 1 Jalancagak
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATERI LEMBAGA NEGARA MELALUI MODEL MIND MAPPING (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas VIII K SMP Negeri 1 Jalancagak Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017)
PROSIDING ISBN :
P 54 UPAYA MENINGKATKAN KARAKTER POSITIF SISWA DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE KOOPERATIF DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA TRAVEL GAME DI SMP NEGERI 14 YOGYAKARTA Laela Sagita, M.Sc 1, Widi Asturi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan) : Mengidentifikasi faktor suku aljabar bentuk selisih dua kuadrat
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester : SMP Negeri 3 Magelang : Matematika : VIII (Delapan) : 1 (Satu) Standar Kompetensi : 1.Memahami bentuk aljabar, relasi,
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP ) Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pendidikan : SMA Kelas/ Semester : X/ Ganjil Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP ) Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pendidikan : SMA Kelas/ Semester : X/ Ganjil Alokasi Waktu : x 45 menit I. Standar Kompetensi 1.1 Memecahkan masalah yang berkaitan
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIVIEMENT DIVISION (STAD)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIVIEMENT DIVISION (STAD) Aisjah Juliani Noor, Rifaatul Husna Pendidikan Matematika FKIP
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. pada siswa kelas VIIIG SMP Negeri 16 Yogyakarta adalah: Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat
78 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas VIIIG SMP Negeri 16 Yogyakarta adalah: Model pembelajaran kooperatif tipe
LAMPIRAN VIII BAHAN AJAR I
177 LAMPIRAN VIII BAHAN AJAR I A. Standar Kompetensi Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus B. Kompetensi Dasar Memahami relasi dan fungsi C. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat
Wenni Hastuti Universitas PGRI Yogyakarta
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA SISWA KELAS VIIID SMP N 1 NGLUWAR MAGELANG Wenni Hastuti Universitas PGRI
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N 2 Kubung Mata Pelajaran : Matematika
153 LAMPIRAN VI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N 2 Kubung Mata Pelajaran : Matematika Kelas : VII Semester : II (Dua) Jumlah Pertemuan : 1 x Pertemuan A.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP ) Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pendidikan : SMA Kelas/ Semester : X/ Ganjil Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP ) Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pendidikan : SMA Kelas/ Semester : X/ Ganjil Alokasi Waktu : 2 x 45 menit I. Standar Kompetensi 1.1 Memecahkan masalah yang berkaitan
SILABUS PEMBELAJARAN
SILABUS PEMBELAJARAN Sekolah :... Kelas : VIII (Delapan) Mata Pelajaran : Matematika Semester : I (satu) ALJABAR Standar : 1. Memahami bentuk aljabar, relasi,, dan persamaan garis lurus Indikator Kegiatan
SURAT KETERANGAN Nomor: 421/80/2011
53 53 PEMERINTAH KABUPATEN PATI DINAS PENDIDIKAN UPT DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN WEDARIJAKSA SEKOLAH DASAR NEGERI SUWADUK 01 Alamat : Desa Suwaduk, Kec. Wedarijaksa Kab. Pati Kode Pos 59152 SURAT KETERANGAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOI PENELITIAN A. Metode Penelitian 1. Subjek Penelitian Subjek yang akan diteliti pada penelitian ini adalah peserta didik kelas II semester ganjil MI Salafiyah apuro Warungasem Batang tahun
53
LAMPIRAN 53 54 55 56 57 RENCANA PELAKSAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Sooko Ponorogo Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VIII / 1 Materi Pokok : Persamaan Garis Lurus Alokasi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Siklus I
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Siklus I Sekolah : SD Negeri Pesalakan 01 Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : V/ I Pertemuan Ke : 1-2 Alokasi Waktu : 6 x 35 Menit A. Standar Kompetensi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan) : Operasi pada pecahan bentuk aljabar
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester : SMP Negeri 3 Magelang : Matematika : VIII (Delapan) : (Satu) Standar Kompetensi :. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
91 LAMPIRAN II RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NAMA SEKOLAH : SMAN 4 Kota Solok MATA PELAJARAN : Matematika KELAS : XI IPA (Sebelas IPA) SEMESTER : 2 (Dua) JUMLAH PERTEMUAN : 1 Pertemuan A. Standar
RELASI DAN FUNGSI. 2. Misalkan A = {2,3,4,5} dan B = {2,3,4,5,6}. Buatlah relasi dari A ke B yang
RELASI DAN FUNGSI A. Relasi I. Pengertian Relasi Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah hubungan yang memasangkan anggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B. Misalkan A={Adi, Boni, Chris}
KISI-KISI SOAL PENALARAN & KOMUNIKASI MATEMATIK
KISI-KISI SOAL PENALARAN & KOMUNIKASI MATEMATIK Jenis Sekolah : SMP/MTs Alokasi Waktu : 90 Menit Mata Pelajaran : Matematika Jumlah Soal : 10 butir Kelas/Semester : VIII/2 Bentuk Soal : Uraian Kurikulum
NICO SATYA YUNANDA A54F100019
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SUGIHMANIK KECAMATAN TANGGUNGHARJO KABUPATEN
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN NKRI MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL THINK-PAIR-SHARE. Erly Pujianingsih
Didaktikum: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 17, No. 2, Mei 2016 (Edisi Khusus) ISSN 2087-3557 PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN NKRI MELALUI PENERAPAN SD Negeri 02 Kebonsari, Karangdadap, Kabupaten
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING SISWA KELAS VIII PUTRA SMP IT MASJID SYUHADA Ifut Riati Universitas PGRI Yogyakarta ABSTRAK Penelitian
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Eny Safitri Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo e-mail: [email protected]
Bab 2. Relasi dan Fungsi. Standar Kompetensi. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus. Kompetensi Dasar
Bab 2 Relasi dan Fungsi Standar Kompetensi Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus. Kompetensi Dasar 1.3 Memhami relasi dan fu ngsi 1.4 Menentukan nilai fungsi. 1.5 Membuat sketsa
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( R P P ) Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pendidikan : SMA Kelas/Semester : XI IPS/ 1 Alokasi waktu : 2 x 45 menit
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( R P P ) Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pendidikan : SMA Kelas/Semester : XI IPS/ 1 Alokasi waktu : x 45 menit I Standar Kompetensi 11 Menggunakan aturan statistika,
PENERAPAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA SISWA MTs
PENERAPAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA SISWA MTs Marliani Utami Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan) : Operasi pecahan pada bentuk aljabar
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester : SMP Negeri 3 Magelang : Matematika : VIII (Delapan) : 1 (Satu) Standar Kompetensi : 1. Memahami bentuk aljabar, relasi,
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP) 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis lurus
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas / Semester Bahan Kajian Alokasi Waktu : SMPIT Insan Kamil Karanganyar : Matematika : VIII / Ganjil : Persamaan Garis Lurus :
Reni Rasyita Sari Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI IIS 5 SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Reni Rasyita Sari Program Studi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N 2 Kubung Mata Pelajaran : Matematika
161 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N 2 Kubung Mata Pelajaran : Matematika Kelas : VII Semester : II (Dua) Jumlah Pertemuan : 2 x Pertemuan A. Standar Kompetensi
SILABUS. STANDAR KOMPETENSI 2. Menggunakan pengukuran waktu, panjang, dan berat dalam pemecahan masalah.
45 46 Nama Sekolah : SDN Pagerharjo 02 Mata Pelajaran : Matematika Kelas : 2 Semester : I SILABUS STANDAR KOMPETENSI 2. Menggunakan pengukuran waktu, panjang, dan berat dalam pemecahan masalah. Kompetensi
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 SINGARAJA Jl. Gajah Mada No. 109 Telp. (0362) 22441 Fax. (0362) 2970 Website: http://www.smpn1singaraja.sch.id E-mail: [email protected]
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG
PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 SINGARAJA Jl. Gajah Mada No. 109 Telp. (0362) 22441 Fax. (0362) 25970 Website: http://www.smpn1singaraja.sch.id E-mail: [email protected]
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Langkapura ini menggunakan model cooperative learning Tipe TSTS dengan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian mengenai pembelajaran matematika di kelas IV A SDN 2 Langkapura ini menggunakan model cooperative learning Tipe TSTS dengan media grafis. Melalui penelitian tindakan
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) SISWA KELAS VIIC SMP NEGERI 1 SENTOLO Nurul Arum Sulistyowati FKIP, Universitas
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subjek Penelitian Lembaga pendidikan yang akan dijadikan tempat pelaksanaan penelitian yaitu SD Kumpulrejo 03 Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga. 4.2
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. A. Kesimpulan Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dapat
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IVB SD Negeri Gamol. Penerapan model pembelajaran
RELASI DAN FUNGSI A. Relasi 1. Pengertian Perhatikan gambar dibawah ini.
RELASI DAN FUNGSI A. Relasi 1. Pengertian Perhatikan gambar dibawah ini. Gambar 1.1 Gambar 1.1 menunjukkan suatu kumpulan anak yang terdiri atas Tino, Atu, Togar, dan Nia berada di sebuah toko alat tulis.
BAB V PENUTUP. matematika yang diajarkan dengan modelproblem Based Learning dengan. Fungsi di SMP Negeri 10 Kupang Tahun Ajaran 2014/2015.
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka dapat ditarik simpulan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap prestasi belajar matematika yang diajarkan dengan modelproblem
Oleh: Tiaranita Dekriati * ) Japet Ginting ** ) Sakur *** ) ABSTRACT
1 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN STRUKTURAL NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VIII C MTs HASANAH PEKANBARU Oleh: Tiaranita
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN CONTEXTUAL TEACHING & LEARNING SISWA KELAS VII E SMP N 1 SRANDAKAN
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN CONTEXTUAL TEACHING & LEARNING SISWA KELAS VII E SMP N 1 SRANDAKAN Arrini Ditta Margarani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
PEDOMAN WAWANCARA DIALOG AWAL
51 Lampiran 1 PEDOMAN WAWANCARA DIALOG AWAL PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KONSTRUKTIVISME (PTK Pada Siswa Kelas X Jurusan Teknik Otomotif SMK
Oleh: Umi Salamah SDN 2 Watulimo Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek
216 JUPEDASMEN, Volume 2, Nomor 2, Agustus 2016 MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BAGI SISWA KELAS V SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DI
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MENGGUNAKAN HAND OUT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP MONTERADO ARTIKEL PENELITIAN OLEH
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MENGGUNAKAN HAND OUT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP MONTERADO ARTIKEL PENELITIAN OLEH NORITA NIM. F04611026 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
18 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis dan Setting Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Setting Penelitian menjelaskan tentang lokasi berlangsungnya penelitian, pada
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : VIII (Delapan) : 1.2 Menguraikan bentuk aljabar ke dalam faktor-faktornya.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester : SMP Negeri 3 Magelang : Matematika : VIII (Delapan) : (Satu) Standar Kompetensi :.Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER SISWA KELAS VIIC SMP NEGERI 11 YOGYAKARTA
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER SISWA KELAS VIIC SMP NEGERI 11 YOGYAKARTA Oleh: Finanda Rizki Sahati 11144100125 Pendidikan Matematika Fakultas
Jamidar Kepala SMP Negeri 2 Sirenja Kab. Donggala Sulawesi Tengah ABSTRAK
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw II untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII B SMPN 2 Sirenja pada Materi Teorema Pythagoras Jamidar Kepala SMP Negeri 2 Sirenja Kab. Donggala
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMP XXX Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VIII / Gasal Standar Kompetensi : 1. Memahami bentuk aljabar, relasi, fungsi, dan persamaan garis
A. Standar Kompetensi Memahami bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMP Bhaktiyasa Singaraja Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : VII / Ganjil Tahun Ajaran : 2013-2014 A. Standar Kompetensi Memahami bentuk aljabar,
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) : Memahami bentuk penyajian fungsi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/ Semester Materi Pokok Sub Materi Alokasi Waktu : SMP Negeri 2 Banyudono : Matematika : VIII (delapan)/ 1 (satu) : Fungsi
Tabel 3.1. Juli Agustus September Studi lapangan x 2 Penyusunan Proposal x
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Tempat Penelitian Penelitian dilaksanakan di Kelas V SD N Kalimanggis, Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Adapun
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGHITUNG ARITMATIKA SOSIAL MELALUI PENERAPAN MODEL STAD. Kasurip
Dinamika: Jurnal Praktik Penelitian Tindakan Kelas Pendidikan Dasar & Menengah ISSN 0854-2172 SMP N 1 Wonokerto Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode
