XIII. STATISTIKA NON PARAMETRIKA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "XIII. STATISTIKA NON PARAMETRIKA"

Transkripsi

1 XIII. STATISTIKA NON PARAMETRIKA 8.. Pengujian Data Tidak Berpasangan 8.. Uji Khi-Khuadrat (X 2 ) Suatu kejadian penyakit disuatu daerah menyerang anak babi yang baru disapih dengan tingkat kematian belum diketahui. Peneliti ingin mencoba menurunkan tingkat kematian anak babi tersebut dengan mencobakan dua jenis obat yaitu obat A danb untuk membuktikan keampuhan obatnya peneliti melakukan percobaan dengan menggunakan 9 ekor anak babi percobaan dan diperoleh hasil sebagai berikut : Tabel.8... Hasil Penelitian 9 ekor Anak Babi Penderita Pengobatan Sembuh mati Jumlah Tanpa obat Obat A Obat B Jumlah Dari hasil yang diperoleh peneliti ingin mengetahui apakah pengibatan tersebut bisa menurunkan tingkat kematian babi anak babi penderita Panggil atau keluarkan program SPSS Klik Variabel View, maka muncul Gambar.8.. Gambar.8... Kotak Dialog Variable View Ketik Pengobatan, Hasil dan Data pada Kolom Name, angka pada Kolom Decimals dan pada Kolom Label ketik pula Pengobatan, Hasil dan Data. Klik Pada ujung kanan atas Kolom Values Baris, maka muncul Gambar Praktikum Biostatistika 63

2 Gambar Value Label Ketik angka pada kotak Value dan Tanpa Obat pada kotak Value Label, lalu Klik Add Ketik angka 2 pada kotak Value dan Obat A pada kotak Value Label, lalu Klik Add Ketik angka 3 pada kotak Value dan Obat B pada kotak Value Label, lalu Klik Add Klik OK, maka kembali ke layer Gambar.8.. Klik Pada ujung kanan atas Kolom Values Baris 2, maka muncul Gambar Gambar Value Label Ketik angka pada kotak Value dan Sembuh pada kotak Value Label, lalu Klik Add Ketik angka 2 pada kotak Value dan Mati pada kotak Value Label, lalu Klik Add Klik OK, maka kembali ke layer Gambar.8.., Klik Data View muncul Gambar Gambar Data Vew Praktikum Biostatistika 64

3 Salin atau ketik data pada Tabel.8. pada Gambar 4.8., seperti tampak pada gambar tersebut. Klik Data Wieght Casses, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Weight Cases Klik atau tandai Weight cases by. Klik Data, pindahkan dengan tanda Frequency Variable, Klik OK kembali ke Gambar Klik Analyze, pilih Descritive Statistic Klik Crosstab, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Crosstabs Klik Pengobatan, pindahkan dengan tanda ke Row(s) Klik Hasil, pindahkan dengan tanda ke Colomn(s) Klik Statistics, maka muncul Gambar Praktikum Biostatistika 65

4 Gambar Kotak Dialog Crosstabs Statistics Beri tandan V kotak Chi-square, lalu Klik Continue, maka kembali ke Gambar 5.8. Klik Cell, maka muncul Gambar 8.8. Gambar Kotak Dialog Crosstabs Statistics Berikan tanda V pada kotak Observed, Expected dan Row, lalu Klik Continu, maka kembali ke Gambar , kemudian Klik OK, maka diperoleh hasil analisis Praktikum Biostatistika 66

5 Crosstabs Pengobatan * Hasil Crosstabulation Hasil Pengobatan Total Sembuh Mati Tanpa Obat Count Expected Count % within Pengobatan 53.3% 46.7%.% Obat A Obat B Count Expected Count % within Pengobatan 73.3% 26.7%.% Count Expected Count % within Pengobatan 8.% 2.%.% TotalCount Expected Count % within Pengobatan 68.9% 3.%.% Chi-Square Tests Value Df Asymp. Sig. (2-sided) Pearson Chi-Square 5.392(a) 2.67 Likelihood Ratio Linear-by-Linear Association N of Valid Cases 9 a cells (.%) have expected count less than 5. The minimum expected count is Kesimpulan : Hasilnya tidak berbeda nyata (P<,5), dapat dilihat dari Asymp. Sig (2- sided),67 >,5), jadi pengobatan anak-anak babi yang baru disapih tidak dapat menurunkan tingkat kematian. Praktikum Biostatistika 67

6 Pengobatan Obat B Obat A Tanpa Obat Kalau kita ingin menggambar dalam bentuk Pie, maka Klik Graph, lalu pilih Pie, Klik Define, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Define Pie Klik Data, pindahkan dengan tanda ke kotak Variable Klik Hasil, pindahkan dengan tanda ke kotak Defione Slices by Klik Pengobatan, pindahkan dengan tanda ke kotak Rows Klik OK, maka diperoleh hasil sebagai berikut : Graph Hasil Sembuh Mati Cases weighted by Data Praktikum Biostatistika 68

7 8..2. Uji Wilcoxon Tidat Berpasangan dan Uji Mann-Whitney. Seorang peneliti ingin mengetahui perbedaan ph daging ayam dari dua pasar yang berbeda. Untuk tujuan tersebut peneliti membeli 6 potong paha ayam yang terdiri dari 8 potong dari pasar A dan 8 potong dari pasar B kemudian diukur phnya dan diperoleh hasil sebagai berikut : Tabel ph Daging Ayam dari Pasar A dan B Pasar A B ulangan ,8 4,6 4,7 5,2 4,9 5, 5,2 4,8 5, 5, 5,3 5,4 5,6 5,6 5,6 5,7 Panggil atau keluarkan program SPSS Klik Variabel View, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Variable View Ketik Pasar, Ulanganl dan ph, pada Kolom Name, ketik angka, dan pada Kolom Decimals dan ketik Pasar, Ulangan dan ph Daging pada Kolom Label Klik pada pada baris, pojok atas Kolom Values, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Value Labels Praktikum Biostatistika 69

8 Ketik angka pada kotak Value dan A pada kotak Value Label, lalu Klik Add Ketik angka 2 pada kotak Value dan B pada kotak Value Label, lalu Klik Add Klik Ok, maka kembali ke Gambar.8..2, kemudian Klik Data View pada pojok kiri bawah, maka muncul Gambar Gambar Data View Lengkapi kolom Pasar, Ulangan dan ph seperti tampak pada gambar Klik Tranform, pilih dan Klik Rank Cases, maka muncul Gambar Praktikum Biostatistika 7

9 Gambar Kotak Dialog Rank Cases Klik ph Daging, kemudian pindahkan dengan tanda ke kotak Variable(s) Klik OK, maka Kolom R ph pada Gambar dilengkapi Analyce, pilih Nonparametric Tests Klik 2. Independent Samples, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Two Independent Samples Tests Klik ph Daging, pindahkan dengan tanda ke kotak Test Variable List Klik Pasar, pindahkan dengan tanda ke kotak Grouping Variable Klik Define Groups, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Two Independent Samples Define Praktikum Biostatistika 7

10 Ketik angka pada Group dan angka 2 pada Group 2, lalu Klik Continu, maka kemabli ke Gambar Klik Ok maka diperoleh hasil analisisnya NPar Tests Mann-Whitney Test Ranks ph Pasar N Mean Rank Sum of Ranks A B Total 6 Test Statistics(b) ph Mann-Whitney U 4.5 Wilcoxon W 4.5 Z Asymp. Sig. (2-tailed).4 Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].2(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Pasar Kesimpulan : Terdapat perbedaan yang sangat nyata (P<,) antara ph Daging Pasar A dibandingkan dengan Pasar B, Lihat Kolom Sig. <, Jika kita ingin menampilkan dalam bentuk Gambar, maka Klik Graphs, pilih Bar, KLik Define, maka muncul Gambar Praktikum Biostatistika 72

11 Mean ph Daging Gambar Kotak Dialog Define Simple Bar Tandai atau Klik Other statistics (e.g. mean) KIlik ph Daging, pindahkan dengan tanda ke kotak Variabble KIlik Pasar, pindahkan dengan tanda ke kotak Category Axis Klik OK, maka diperoleh hasil sebagai berikut : Graph A Pasar B Praktikum Biostatistika 73

12 8..3. Uji Kruskal-Wallis Seorang peneliti ingin mengetahui perbedaan jumlah polikel yang dihasilkan oleh kambing kacang betina bila diberikan 5 perlakuan yang berbeda untuk tujuan tersebut peneliti melakukan percobaan dengan menggunakan 25 ekor kambing betina. Tabel Jumlah Polikel Kambing Kacang etina. : Perlakuan ( i) Ulangan Panggil atau keluarkan program SPSS Klik Variabel View, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Variable View Ketik Perlakuan, Ulanganl dan Polikel pada Kolom Name, ketik angka pada Kolom Decimal dan pada Kolom Label ketik Perlakuan, Ulanganl dan Jumlah Polikel. Kemudian Klik Data View, maka muncul Gambar Lengkapi Kolom Perlakuan Ulagan dan Polikel, dengan menyalin data dari Tabel Praktikum Biostatistika 74

13 Gambar Data View Klik Tranform, pilih Rank Cases, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Rank Cases Praktikum Biostatistika 75

14 Klik Jumlah Polikel, pindahkan dengan tanda ke Variable, lalu Klik OK, maka Gambar dilengkapi dengan Kolom R Polikel yaitu data Polikel yang telah di ranking. Kelik Analyce, pilih Nonparametric Tests K Independent Samples, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Tests for Several Independent Samples Klik Jumlah Polikel, pindahkan dengan tanda ke Test Variable List Klik Perlakuan, pindahkan dengan tanda ke Grouping Variable Berikan tanda V pada kotak Kruskal-Wallis H Difine Group, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Several Independent Samples Define Range Ketik angka pada kotak Minimum dan angka 2 pada kotak Maximum, lalu Klik Continu, maka kembali ke Gambar , kemudian Klik OK, maka diperoleh hasil analisisnya Praktikum Biostatistika 76

15 NPar Tests Kruskal-Wallis Test Ranks Jumlah Polikel Perlakuan N Mean Rank Total 25 Test Statistics(a,b) Jumlah Polikel Chi-Square 5.99 Df 4 Asymp. Sig..4 a Kruskal Wallis Test b Grouping Variable: Perlakuan Kesimpulan : Perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<,) atau P =,4) terhadap Jumlah Polikel Maka untuk mengetahui antar perlakuan yang mana berbeda jumlah polikelnya dapat dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney Kelik Analyce, pilih Nonparametric Tests 2 Independent Samples, maka muncul Gambar Gambar Kotak dialog Two Independent Sample Test Praktikum Biostatistika 77

16 Klik Jumlah Polikel, pindahkan dengan tanda ke Test Variable List Klik Perlakuan, pindahkan dengan tanda ke Grouping Variable Berikan tanda V pada kotak Kruskal-Wallis H Difine Group, maka muncul Gambar Gambar kotak Dialog Two Independent Sample Test Define Groups Ketik angka pada Group dan angka 2 pada Group 2, Klik Continu, maka kembali kegambar , Klik OK, maka diperoleh hasil analisis nya Dengan cara yang sama : Ketik angka pada Group dan angka 3 pada Group 2 Ketik angka pada Group dan angka 4 pada Group 2 Ketik angka pada Group dan angka 5 pada Group 2 Ketik angka 2 pada Group dan angka 3 pada Group 2 Ketik angka 2 pada Group dan angka 4 pada Group 2 Ketik angka 2 pada Group dan angka 5 pada Group 2 Ketik angka 3 pada Group dan angka 4 pada Group 2 Ketik angka 3 pada Group dan angka 5 pada Group 2 Ketik angka 4 pada Group dan angka 5 pada Group 2 Mann-Whitney Test Ranks Perlakuan N Mean Rank Sum of Ranks Total Praktikum Biostatistika 78

17 Test Statistics(b) Jumlah Polikel Mann-Whitney U 9. Wilcoxon W 24. Z Asymp. Sig. (2-tailed).456 Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].548(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Perlakuan Ranks Perlakuan N Mean Rank Sum of Ranks Total Test Statistics(b) Jumlah Polikel Mann-Whitney U 2.5 Wilcoxon W 7.5 Z Asymp. Sig. (2-tailed).33 Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].32(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Perlakuan Ranks Perlakuan N Mean Rank Sum of Ranks Total Test Statistics(b) Jumlah Polikel Mann-Whitney U. Wilcoxon W 5. Z Asymp. Sig. (2-tailed).8 Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].8(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Perlakuan Praktikum Biostatistika 79

18 Ranks Perlakuan N Mean Rank Sum of Ranks Total Test Statistics(b) Jumlah Polikel Mann-Whitney U 4. Wilcoxon W 9. Z -.84 Asymp. Sig. (2-tailed).7 Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].95(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Perlakuan Ranks Perlakuan N Mean Rank Sum of Ranks Total Test Statistics(b) Jumlah Polikel Mann-Whitney U 9.5 Wilcoxon W 24.5 Z Asymp. Sig. (2-tailed).523 Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].548(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Perlakuan Ranks Perlakuan N Mean Rank Sum of Ranks Total Test Statistics(b) Jumlah Polikel Mann-Whitney U. Wilcoxon W 25. Z Asymp. Sig. (2-tailed).59 Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].69(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Perlakuan Praktikum Biostatistika 8

19 Ranks Perlakuan N Mean Rank Sum of Ranks Total Test Statistics(b) Jumlah Polikel Mann-Whitney U. Wilcoxon W 5. Z Asymp. Sig. (2-tailed).7 Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].8(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Perlakuan Ranks Perlakuan N Mean Rank Sum of Ranks Total Test Statistics(b) Jumlah Polikel Mann-Whitney U 5. Wilcoxon W 2. Z Asymp. Sig. (2-tailed). Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].5(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Perlakuan Ranks Perlakuan N Mean Rank Sum of Ranks Total Praktikum Biostatistika 8

20 Test Statistics(b) Jumlah Polikel Mann-Whitney U. Wilcoxon W 5. Z Asymp. Sig. (2-tailed).8 Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].8(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Perlakuan Ranks Perlakuan N Mean Rank Sum of Ranks Total Test Statistics(b) Jumlah Polikel Mann-Whitney U. Wilcoxon W 5. Z Asymp. Sig. (2-tailed).7 Exact Sig. [2*(-tailed Sig.)].8(a) a Not corrected for ties. b Grouping Variable: Perlakuan Kesimpulan : Hasil analisis Mann-Whitney dapat disingkat sebagai berikut : Signifikansi Perlakuan Mean Rank A A A AB 2 5. AB AB 9.5 BC BC C C Jadi jumlah Polikel perlakuan tidak berbeda nyata (P>,5) dengan perlakuan 2 dan 5, sebaliknya perlakuan berbeda nyata (P<,5) dengan perlakuan 3 dan berbeda sangat nyata (P<,) dengan perlakuan 4. Jika kita ingin menggambar dalam bentuk Grafik Bar, Klik Graph, pilih Bar, Klik atau pilih Simple, Klik Define, maka nuncul Gambar Praktikum Biostatistika 82

21 Mean Jumlah Polikel Gambar Kotak Dialog Define Simple Bar Tandai Other statistic (e.g. mean) Klik Jumlah Polikel, pindahkan dengan tanda ke kotak Variable Klik Perlakuan, pindahkan dengan tanda ke kotak Category Axis Graph Perlakuan Praktikum Biostatistika 83

22 8.2. Pengujian Data Berpasangan Uji Tanda. Seorang peneliti ingin mengetahui perbedaan kelainan ginjal kanan dan kiri pada ternak kelinci akibat pemberian insektisida pada pakannya. Dari ekor kelinci yang diperiksa diperoleh data sebagai berikut : Tabel.8.2. Kelainan Ginjal (=ada kelainan, =tidak ada kelainan) Kelinci Ginjal kanan Ginjalkiri Panggil atau keluarkan program SPSS Klik Variabel View, maka muncul Gambar.8.2. Gambar Kotak Dialog variable View Ketik GKanan dan GKiri pada Kolom Name, ketik angka pada Kolom Decimals dan pada Kolom Label ketik Ginjal Kanan dan Ginjal Kiri, Klik Data View pada pojok kiri bawah maka muncul gambar Gambar Data View Praktikum Biostatistika 84

23 Klik Analyce, pilih Nonparametric Tests Klik 2 Related Samples, maka muncul Gambar Gambar Two Related Sample Test Kelik Ginjal Kanan dan Ginjal Kiri secara bersamaan, pindahkan dengan tanda ke kotak Test Pair(S)List, berikan tanda V pada kotak Sign, kemudian Klik OK maka diperoleh hasil analisisnya : NPar Tests Sign Test Frequencies N Ginjal Kiri - Ginjal Kanan Negative Differences(a) 4 Positive Differences(b) 5 Ties(c) Total a Ginjal Kiri < Ginjal Kanan b Ginjal Kiri > Ginjal Kanan c Ginjal Kiri = Ginjal Kanan Test Statistics(b) Ginjal Kiri - Ginjal Kanan Exact Sig. (2-tailed).(a) a Binomial distribution used. b Sign Test Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan yang nyata (P>,5) kelainan Ginjal Kanan dan Kiri. Lihat Sig.>,5. Praktikum Biostatistika 85

24 Uji Cochran Salah satu cara untuk mengetahui adanya pembusukan pada daging adalah dengan mengunakan uji Eber. Seorang peneliti ingin pemeriksaan adanya pembusukan daging sapi yang dijual sore hari disuatu asar. Pada pasar tersebut terdapat 4 kios daging sapi peneliti ingin mengetahui apakah terdapat perbedaan diantara kios tersebut. Untuk tujuan tersebut peneliti mengambil sample tiap hari selama 2 hari data yang diperoleh sebagai berikut : Tabel Hasil Uji Eber. Hari ke-j Kios (i) Panggil atau keluarkan program SPSS Klik Variabel View, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Variable View Praktikum Biostatistika 86

25 Ketik Kios, Kios2, Kios3 dan Kios4 pada Kolom Name, ketik angka pada Kolom decimals, pada Kolom Label ketik Ketik Kios, Kios 2, Kios 3 dan Kios 4, Klik Data View pada pojok kiri bawah maka muncul Gambar Gambar Data View Salin atau ketik data dari Tabel hasil Uji Eber pada Kolom Kios, Kioas 2, Kioas 3 dan Kioas 4, seperti tampak pada Gambar Klik Analyce, pilih Nonparametric Tests Klik K Related Samples, maka muncul Gambar Praktikum Biostatistika 87

26 Gambar Test for Several Related Samples Klik : Kios KIos 2 Kios 3 Kios 4 secara bersamaan, kemudian pindahkan dengan tanda ke kotak Test Variable, tandai dengan tanda V pada kotak Cochran s Q, kemudian Klik OK, maka diperoleh hasil analisis sebagai berikut : NPar Tests Cochran Test Frequencies Kios Value Kios 9 3 Kios2 8 4 Kios3 4 8 Kios4 2 Test Statistics N 2 Cochran's Q 4.63(a) Df 3 Asymp. Sig..3 a is treated as a success. Kesimpulan : Kios berpengaruh sangat nyata (P<,) atau (P=,3) terhadap hasil Uji Eber, untuk mengetahui Kios mana saja yang memberikan hasil yang berbeda dilanjutkan dengan Uji MC Nemar Praktikum Biostatistika 88

27 Kembali lagi ke Gambar , kemudian Klik Analyce, pilih Nonparametric Tests Klik 2 Related Samples, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Two Related Sample Test Klik Pasang demi pasang variable yang diuji, pindahkan dengan tanda ke kotak Test(s) List, seperti tampak pada Gambar Tandai dengan tanda V pada kotak McNemar, Klik OK maka diperoleh hasil analisisnya NPar Tests McNemar Test Crosstabs Kios & Kios2 Kios Kios Kios & Kios3 Kios Kios Kios & Kios4 Kios Kios4 9 3 Praktikum Biostatistika 89

28 Kios2 & Kios3 Kios2 Kios3 7 3 Kios2 & Kios4 Kios2 Kios4 8 4 Kios3 & Kios4 Kios3 Kios4 4 8 Test Statistics(b) Kios & Kios2 Kios & Kios3 Kios & Kios4 Kios2 & Kios3 Kios2 & Kios4 Kios3 & Kios4 N Exact Sig. (2- tailed).(a).63(a).4(a).344(a).8(a).25(a) a Binomial distribution used. b McNemar Test Kesimpulan : Dari Tabel Test Statistic(b) diatas dapat disimpulkan : Hasil Eber Kios tidak berbeda nyata (P>,5) dengan kios 2 dan 3, tetapi hasil uji Eber Kios berbeda sangat nyata P<, dengan Kios 4. Demikian juga hasil uji Eber antara Kios 2 berbeda sangat nyata (P<,) dengan Kios 4, tetapi antara Kios 3 dan Kios 4 tidak berbeda nyata (P>,5) Bisa disajikan dalam bentuk Tabel dibawah ini Kios Jumlah Signifikansi Positif.5. 3 a a 2 4 a a 3 8 ab ab 4 2 b b Praktikum Biostatistika 9

29 Uji Wilcoxon Berpasangan Dari 5 panelis yang digunakan untuk mengetahuiperbedaan citarasa antara daging sapi sebelum dan sesudah diberikan penyedap rasa dipeoleh hasil sebagai berikut: Tabel Hasil Uji Citarasa 5 Panelis. Panelis Sebelum Sesudah Panggil atau keluarkan program SPSS Klik Variabel View, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Variable View Ketik Sebelum dan Sesudah pada Kolom Name, pada Kolom Decimal ketik angka, kemudian Klik Data View pada pojok kiri bawah maka muncul Gambar Praktikum Biostatistika 9

30 Gambar Data View Ketik atau salin datanya dari tabel diatas pada kolom Sebelum dan sesudah, seperti tampak pada Gambar Klik Analyze pilih Nonparametric Tests Klik 2 Related Samples, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Two Related Sample Test Praktikum Biostatistika 92

31 Klik Sebelum dan Sesudah secara bersamaan, pindahkan dengan tanda ke kotak Test Pair(s) List, tandai dengan tanda V pada Kotak Wilcoxon, kemudian Klik OK, maka diperoleh hasil analisisnya NPar Tests Wilcoxon Signed Ranks Test Ranks N Mean Rank Sum of Ranks Sesudah - Sebelum Negative Ranks 2(a) Positive Ranks (b) Ties 2(c) Total 5 a Sesudah < Sebelum b Sesudah > Sebelum c Sesudah = Sebelum Test Statistics(b) Sesudah - Sebelum Z (a) Asymp. Sig. (2-tailed).8 a Based on negative ranks. b Wilcoxon Signed Ranks Test Kesimpulan : Penyedap rasa berpengaruh sangat nyata (P<,) terhadap citarasa daging sapi atau citarasa daging sapi yang diberikan penyedap sangat nyata (P<,) lebih enak citarasanya dari pada yang tidak diberikan penyedap makanan Uji Friedman Seorang peneliti ingin mengetahui perbedaan titer antibody pada ayam buras jantan yang diberikan 4 jenis vaksin yang berbeda. Pengukuran antobodi dilakukan setiap minggu yaitu pada minggu pertama,kedua dan ketiga Praktikum Biostatistika 93

32 Tabel Data Titer Antibody Ayam Buras. Minggu ke Jenis vaksin Panggil atau keluarkan program SPSS Klik Variabel View, maka muncul Gambar Gamabar Kotak Dialog Variable View Ketik Vaksin, Vaksin2, Vaksin3 dan Vaksin4 pada Kolom Name, pada KOlom Decimals ketik angka, pada Kolom Label ketik Vaksin, Vaksin 2, Vaksin 3 dan Vaksin 4, kemudian Klik Data View maka muncul Gambar Gambar Data View Praktikum Biostatistika 94

33 Klik Analyce pilih Nonparametric Tests Klik K Related Samples, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Tests for Related Samples Klik Vaksin Vaksin 2 Vaksin 3 dan Vaksin 4 secara bersamaan pindahkan dengan tanda ke Test Variales, tandai dengan tanda V pada kotak Riedman, kemudian Klik OK, maka diperoleh hasil analisis sebagai berikut : NPar Tests Friedman Test Ranks Mean Rank Vaksin 4, Vaksin 2,58 Vaksin 3,92 Vaksin 4 2,5 Test Statistics(a) N 6 Chi-Square 3, Df 3 Asymp. Sig.,5 a Friedman Test Praktikum Biostatistika 95

34 Kesimpulan : Jenis Vaksin berpengaruh nyata (P<,) atau (P=,5) terhadap titer antibobi ayam Buras, selanjutnya dilakukan uji Wilcoxon Berpasangan, yaitu untuk mengetahui Vaksin mana memberikanhasil yang berbeda Kembali ke Gambar , Klik Analyce pilih Nonparametric Tests 2 Related Samples, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Two Related Samples Tests Klik Variablel sepasang demi sepasang pindahkan dengan tanda ke kotak Test Pair(s) List seperti tampak pada Gambar Tandai dengan tanda V pada kotak Wilcoxon, kemudian Klik OK, maka diperoleh hasil anlaisisnya sebagai berikut : Praktikum Biostatistika 96

35 NPar Tests Wilcoxon Signed Ranks Test Ranks N Mean Rank Sum of Ranks Vaksin 2 - Vaksin Negative Ranks 6(a) 3,5 2, Positive Ranks (b),, Ties (c) Total 6 Vaksin 3 - Vaksin Negative Ranks 6(d) 3,5 2, Positive Ranks (e),, Ties (f) Total 6 Vaksin 4 - Vaksin Negative Ranks 6(g) 3,5 2, Positive Ranks (h),, Ties (i) Total 6 Vaksin 3 - Vaksin 2 Negative Ranks 2(j) 3, 6, Positive Ranks 3(k) 3, 9, Ties (l) Total 6 Vaksin 4 - Vaksin 2 Negative Ranks (m) 5, 5, Positive Ranks 5(n) 3,2 6, Ties (o) Total 6 Vaksin 4 - Vaksin 3 Negative Ranks (p) 2,5 2,5 Positive Ranks 3(q) 2,5 7,5 Ties 2(r) Total 6 Test Statistics(c) Vaksin 2 - Vaksin Vaksin 3 - Vaksin Vaksin 4 - Vaksin Vaksin 3 - Vaksin 2 Vaksin 4 - Vaksin 2 Vaksin 4 - Vaksin 3 Z -2,22(a) -2,24(a) -2,232(a) -,447(b) -,86(b) -,(b) Asymp. Sig. (2- tailed) a Based on positive ranks. b Based on negative ranks. c Wilcoxon Signed Ranks Test,26,27,26,655,236,37 Praktikum Biostatistika 97

36 Kesimpulan : Untuk mempermudah menyimpulkannya kita tampilkan dalam bentuk tabel dibawah ini Signifikansi Vaksin Mean Rank.5. Vaksin 2,58 a a Vaksin 3,92 a a Vaksin 4 2,5 ab a Vaksin 4, b a Titer andtibody yang diberikan Vaksin 2 tidak berbeda nyata (P>,5) dengan Vaksin 3 dan Vaksin 4, tetapi berbeda nyata (P<,5 dibandingkan dengan Vaksin. Titer antibody Vaksin tidak berbeda nyata (P>,5) dengan vaksin 4, tetapi berbeda nyata (P<,5) dengan Vaksin 3 dan Vaksin Korelasi Rank Spearman Seorang peneliti ingin mencari korelasi antara adanya bahan berbahaya pada Feses dan pada daging ayam Broiler dengan skor (=tidak ada, =di bawah normal, 2=Normal, 3=di atas normal dan 4=jauh diatas normal). Hasilnya seperti table berikut : Tabel.8.3. Bahan berbahaya pada Feses dan daging Ayam Briler. Peubah Ayam Broiler Feses Daging Panggil Program SPSS, Variable View, maka muncul Gambar.8.3. Gambar.8.3. Kotak Dialog Variable View Praktikum Biostatistika 98

37 Ketik Feses dan Daging pada Kolom Name, pada Kolom Decimals Ketik angka dan pada Kolom Label Ketik Feses Ayam dan Daging Ayam, kemudian Klik Data View pada pojok kiri bawah, maka muncul Gambar 2,8,3, Gambar Data View Salin data Tabel.8.3. ke Gambar seperti tampak pada gambbar tersebut Untuk meranking data Klik Tranform, pilih atau Klik Rank Cases, maka muncul Gambbar Gambar Kotak Dialog Rank Cases Praktikum Biostatistika 99

38 Kelik Feses Ayam dan Daging Ayam, pindahkan dengan tanda ke kotak Variable(s), lalu Klik OK, maka muncul Gambar Gambar Data View Klik Analyze, pilih Corelate Klik Bivariate, maka muncul Gambar Gambar Kotak Dialog Bivariate Correlations Praktikum Biostatistika

39 Klik RANK of Feses dan RanKk of Daging, pindahkan dengan tanda ke kotak Variables, berikan tanda V pada kotak Sperman, kemudian Klik OK maka diperoleh hasil analisis sebagai berikut : Nonparametric Correlations Correlations RANK of Feses RANK of Daging Spearman's RANK of Correlation rho Feses Coefficient..92(**) Sig. (2-tailed).. N RANK of Correlation Daging Coefficient.92(**). Sig. (2-tailed).. N ** Correlation is significant at the. level (2-tailed). Catatan : sebenarbya data tidak perlu di Ranking, langsung saja dianalisis karena Computer meranking sendiri sebelam dianalisis, hasilnya sama saja yitu sebagai berikut : Nonparametric Correlations Correlations Spearman's rho Feses Ayam Dagin g Ayam Feses Ayam Daging Ayam Correlation Coefficient..92(**) Sig. (2-tailed).. N Correlation Coefficient.92(**). Sig. (2-tailed).. N ** Correlation is significant at the. level (2-tailed). Kesimpulan : Terjadi korelasi yang sangat nyata (P<,) anatara zat berbahaya yang terdapat di Feses dengan pada Daging ayam Broiler Lihat Sig.<, dan tanda (**). Praktikum Biostatistika

BAB I PENDAHULUAN. Keuntungan dari menggunakan metode non parametrik adalah : APLIKASI TEST PARAMETRIK TEST NON PARAMETRIK Dua sampel saling T test

BAB I PENDAHULUAN. Keuntungan dari menggunakan metode non parametrik adalah : APLIKASI TEST PARAMETRIK TEST NON PARAMETRIK Dua sampel saling T test BAB I PENDAHULUAN Metode statistik yang banyak dilakukan adalah dengan menggunakan metode parametrik (seperti t-test, z test, Anova, regresi, dan lainnya) dengan menggunakan parameter-parameter seperti

Lebih terperinci

Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara Umur * CD4 + Crosstabulation cd4 1-49 50-99 100-149 Total umur 35 Count 3 4 2 9 Expected Count 4.5 3.0

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Keuntungan dari menggunakan metode non parametrik adalah :

BAB I PENDAHULUAN. Keuntungan dari menggunakan metode non parametrik adalah : BAB I PENDAHULUAN Metode statistik yang banyak dilakukan adalah dengan menggunakan metode parametrik (seperti t-test, z test, Anova, regresi, dan lainnya) dengan menggunakan parameter-parameter seperti

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 KONVERSI DOSIS

LAMPIRAN 1 KONVERSI DOSIS LAMPIRAN KONVERSI DOSIS Perhitungan dosis jamu ekstrak daun salam produksi pabrik jamu B dalam bentuk kapsul Berat J kapsul = 550 mg Konversi dosis dari manusia 70 kg ke mencit 0 gram = 0,006 Maka, dosis

Lebih terperinci

Umur kelompok. Valid < 45 tahun tahun >65 tahun Total

Umur kelompok. Valid < 45 tahun tahun >65 tahun Total 80 Frequency Table Umur kelompok Valid < 45 tahun 9 7.7 7.7 7.7 45-65 tahun 77 65.8 65.8 73.5 >65 tahun 31 26.5 26.5 100.0 Jenis Kelamin Valid laki-laki 67 57.3 57.3 57.3 perempuan 50 42.7 42.7 100.0 Agama

Lebih terperinci

GUIDELINE PENGUJIAN MENGGUNAKAN SPSS

GUIDELINE PENGUJIAN MENGGUNAKAN SPSS GUIDELINE PENGUJIAN MENGGUNAKAN SPSS UJI RELIABILITAS Digunakan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator suatu variabel. Kuesioner dikatakan reliabel ketika jawaban seseorang terhadap pernyataan-pernyataan

Lebih terperinci

UJI NONPARAMETRIK. Gambar 6.1 Menjalankan Prosedur Nonparametrik

UJI NONPARAMETRIK. Gambar 6.1 Menjalankan Prosedur Nonparametrik 6 UJI NONPARAMETRIK Bab ini membahas: Uji Chi-Kuadrat. Uji Dua Sampel Independen. Uji Beberapa Sampel Independen. Uji Dua Sampel Berkaitan. D iperlukannya uji Statistik NonParametrik mengingat bahwa suatu

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN Lampiran 1: Analisis Logit Iteration Step 1 1-2 Log likelihoo d Coefficients Iteration History(a,b,c,d) Constant X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 31.228-2.194.035 -.231 -.080 -.014.819 -.660.443.559

Lebih terperinci

67 Lampiran 2. Kuesioner kepatuhan Eight Items Morisky Scale yang telah dimodifikasi (pretest / posttest) yang ditujukan pada pasien dewasa 68 Lampiran 3. Kuesioner kepatuhan Eight Items Morisky Scale

Lebih terperinci

STATISTIK NON PARAMETRIK

STATISTIK NON PARAMETRIK STATISTIK NON PARAMETRIK JI MANN WITNEY PENDAHLAN ji mann witney merupakan salah satu uji statistic beda yang mempunya cirri sample bersifat independent. Sample independent artinya satu pengukuran variable

Lebih terperinci

(2) Jenis Kelamin : 1. Laki-laki Perempuan. (3) Kelompok Usia : tahun tahun B. Pemeriksaan Kategori Massa Tubuh

(2) Jenis Kelamin : 1. Laki-laki Perempuan. (3) Kelompok Usia : tahun tahun B. Pemeriksaan Kategori Massa Tubuh 1 Lampiran 1 No.Kartu : Tanggal :,2016 DEPARTEMEN ILMU KEDOKTERAN GIGI ANAK FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA HUBUNGAN SKOR PUFA/pufa DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA ANAK USIA 6-12 TAHUN

Lebih terperinci

VI. SPSS RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK)

VI. SPSS RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK) VI. SPSS RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK) Syarat : Ada satu peuabah bebas yang disebut perlakukan Ada satu peubah sampingan/pengganggu yang disebut kelompok Model Matematis : Yij = µ + Ki + Pj + єij i = 1,

Lebih terperinci

STATISTIKA DESKRIPTIF

STATISTIKA DESKRIPTIF STATISTIKA DESKRIPTIF 1 Statistika deskriptif berkaitan dengan penerapan metode statistika untuk mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menganalisis data kuantitatif secara deskriptif. Statistika inferensia

Lebih terperinci

HANDOUT METODE PENELITIAN KUANTITATIF ANALISIS DATA MENGGUNAKAN SPSS

HANDOUT METODE PENELITIAN KUANTITATIF ANALISIS DATA MENGGUNAKAN SPSS HANDOUT METODE PENELITIAN KUANTITATIF ANALISIS DATA MENGGUNAKAN SPSS UJI RELIABILITAS DAN SELEKSI ITEM a. Pindahkan hasil data item dari tabulasi di Excel ke data view SPSS b. Di bagian variable view rubah

Lebih terperinci

LEMBAR PENJELASAN KEPADA RESPONDEN

LEMBAR PENJELASAN KEPADA RESPONDEN Lampiran 1 LEMBAR PENJELASAN KEPADA RESPONDEN Saya, Ucik Indrawati, S.Kep., Ns., Mahasiswa Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), sedang melaksanakan kegiatan penelitian berjudul

Lebih terperinci

Dua sampel independen, tidak terikat, tidak

Dua sampel independen, tidak terikat, tidak 76 PEMANFAATAN SPSS DALAM PENELITIAN BIDANG KESEHATAN & UMUM PEMANFAATAN SPSS DALAM PENELITIAN BIDANG KESEHATAN & UMUM 77 Jadi dari analisis keputusannya : p value < 0,05 Ho ditolak berarti Distribusi

Lebih terperinci

LAMPIRAN KUESIONER PENELITIAN. No. Responden :

LAMPIRAN KUESIONER PENELITIAN. No. Responden : LAMPIRAN Lampiran 1. Kuesioner Penelitian KUESIONER PENELITIAN No. Responden : A. Data umum : 1. Nama : 2. Tempat, tanggal lahir: 3. Umur : Tahun 4. Jenis kelamin : 5. Alamat : 6. Nomor Hp : 7. Pendidikan

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Pengukuran Tekanan Darah Lansia Pada Pelatihan Senam Lansia Menurunkan Tekanan Darah Lansia Di Banjar Tuka Dalung

LAMPIRAN. Pengukuran Tekanan Darah Lansia Pada Pelatihan Senam Lansia Menurunkan Tekanan Darah Lansia Di Banjar Tuka Dalung LAMPIRAN Pengukuran Darah Lansia Pada Pelatihan Senam Lansia Menurunkan Darah Lansia Di Banjar Tuka Dalung LAMPIRAN Peserta Senam Lansia Di Banjar Tuka Desa Dalung MASTER TABEL Darah Lansia Di Banjar Tuka

Lebih terperinci

INSTRUMEN PENELITIAN

INSTRUMEN PENELITIAN Lampiran 1 INSTRUMEN PENELITIAN HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TATANAN KELUARGA IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KAMPUNG BOJONG KELURAHAN RAWABUAYA TAHUN 2014 PETUNJUK PENGISIAN

Lebih terperinci

XII. SPSS RANCANGAN ACAK LENGKAP POLA BERJENJANG

XII. SPSS RANCANGAN ACAK LENGKAP POLA BERJENJANG XII. SPSS RANCANGAN ACAK LENGKAP POLA BERJENJANG Rancangan Acak Lengkap Pola Berjenjang adalah rancangan percobaan dengan materi homogen atau tidak ada peubah pengganggu, rancangan ini sebenarnya merupakan

Lebih terperinci

STATISTIK PERTEMUAN XIV

STATISTIK PERTEMUAN XIV STATISTIK PERTEMUAN XIV Non Parametrik SKALA DATA Nominal Skala yang tidak mempunyai jenjang/tingkatan hanya membedakan subkategori secara kualitatif Contoh: Jenis Kelamin (Laki-laki =1 Perempuan =2) Ordinal

Lebih terperinci

IV. TEST UNTUK DATA NOMINAL DAN ORDINAL 14 Desember 2005

IV. TEST UNTUK DATA NOMINAL DAN ORDINAL 14 Desember 2005 IV. TEST UNTUK DATA NOMINAL DAN ORDINAL 14 Desember 2005 1 Crosstab (Tabulasi Silang) Crosstab ini dipergunakan untuk menyajikan data categorical dalam bentuk tabulasi, terdiri dari baris (row) dan kolom

Lebih terperinci

UJI PERBEDAAN DUA SAMPEL. Materi Statistik Sosial Administrasi Negara FISIP UI

UJI PERBEDAAN DUA SAMPEL. Materi Statistik Sosial Administrasi Negara FISIP UI UJI PERBEDAAN DUA SAMPEL Materi Statistik Sosial Administrasi Negara FISIP UI Digunakan untuk menentukan apakah dua perlakukan sama atau tidak sama Uji parametrik Uji non parametrik: T- test asumsi: distribusi

Lebih terperinci

Case Processing Summary. Cases. Valid Missing Total. Umur * Kecelakaan Kerja % 0 0.0% % Pendidikan * Kecelakaan Kerja

Case Processing Summary. Cases. Valid Missing Total. Umur * Kecelakaan Kerja % 0 0.0% % Pendidikan * Kecelakaan Kerja Case Processing Summary Cases Valid Missing N N N Umur * Pendidikan * Kecelakaan Kerja Jumlah Jam Kerja * Massa Kerja * Kecelakaan Kerja Umur * Crosstabulation Tidak Umur 12-16 3 3 6 17-25 44 20 64 26-35

Lebih terperinci

VII. ANALISIS REGRESI-KORELASI

VII. ANALISIS REGRESI-KORELASI VII. ANALISIS REGRESI-KORELASI.1. Analisis Regresi Linier Seorang peneliti ingin mengetahui bentuk hubungan antara jumlah cacing jenis tertentu denagn jumlah telurnya pada usus ayam buras. Untuk tujuan

Lebih terperinci

Lampiran 2. Berat badan patokan untuk perhitungan kecukupan gizi

Lampiran 2. Berat badan patokan untuk perhitungan kecukupan gizi Lampiran 1. Kurva standar kafein Absorbansi 1.2 1 0.8 0.6 0.4 0.2 y = 0.0502x + 0.0146 R 2 = 0.9971 Absorbansi Linear (Absorbansi) 0 0 5 10 15 20 25 Konsentrasi (ppm) Lampiran 2. Berat badan patokan untuk

Lebih terperinci

PERSETUJUAN MENJADI RESPONSEN. penelitian, maka saya yang bertanda tangan di bawah ini : Dengan ini saya menyatakan bersedia menjadi responden dalam

PERSETUJUAN MENJADI RESPONSEN. penelitian, maka saya yang bertanda tangan di bawah ini : Dengan ini saya menyatakan bersedia menjadi responden dalam LAMPIRAN PERSETUJUAN MENJADI RESPONSEN Setelah diberikan penjelasan oleh peneliti mengenai maksud dan tujuan penelitian, maka saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Umur : Pendidikan : Jenis Kelamin

Lebih terperinci

Aplikasi di Bidang Politik

Aplikasi di Bidang Politik Aplikasi di Bidang Politik Pembahasan yang terangkum di dalam bab ini adalah: Aplikasi SPSS 15.0 di bidang Politik dengan menentukan statistika deskriptif menggunakan Explore. Aplikasi SPSS 15.0 di bidang

Lebih terperinci

DOKUMENTASI PENELITIAN

DOKUMENTASI PENELITIAN Lampiran 1 1. Rumah Tanaman DOKUMENTASI PENELITIAN 2. Tanaman Purun, Mendong dan Padi Liar 3. Tahap Aklimatisasi 5. Tahap Penyiapan Air Lindi 6. Penyiraman Air Lindi pada Tanaman Uji 7. Kondisi Tanaman

Lebih terperinci

KUESIONER ORANG TUA HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU IBU TERHADAP KEJADIAN KARIES

KUESIONER ORANG TUA HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU IBU TERHADAP KEJADIAN KARIES KUESIONER ORANG TUA HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU IBU TERHADAP KEJADIAN KARIES Tanggal pemeriksaan: (tanggal, bulan) Nama lengkap anak:.. Jenis Kelamin: LK/PR Tanggal lahir/ usia anak:... (tgl-bln-thn) /. Tahun

Lebih terperinci

KUESIONER TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN PESERTA

KUESIONER TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN PESERTA Lampiran 1. Kuesioner Penelitian KUESIONER TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN PESERTA BPJS KESEHATAN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI DUA PUSKESMAS DI KOTA MEDAN PADA BULAN AGUSTUS 2015 Kuesioner ini

Lebih terperinci

PENGANTAR SPSS. Saptawati Bardosono

PENGANTAR SPSS. Saptawati Bardosono PENGANTAR SPSS Saptawati Bardosono Pendahuluan Pada saat merancang usulan penelitian, maka pengolahan datanya sudah harus direncanakan pula: ١) Teknik pengolahan data meliputi: editing, coding, entry dan

Lebih terperinci

Tulis di Lembar Jawaban

Tulis di Lembar Jawaban Nama NPM Dosen Jadwal Kuliah Tulis di Lembar Jawaban TA & Jadwal Komputer TA & Jadwal Manual NON PARAMETRIK II Spearman Mann Whitney Spearman Koefisien korelasi peringkat Spearman atau r s adalah ukuran

Lebih terperinci

Lampiran 1. Standar IMT pada anak laki-laki usia 6-12 tahun. Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1. Standar IMT pada anak laki-laki usia 6-12 tahun. Universitas Sumatera Utara Lampiran 1 Standar IMT pada anak laki-laki usia 6-12 tahun Lampiran 2 Standar IMT pada anak perempuan usia 6-12 tahun Lampiran 3 Tanggal Pemeriksaan :... No. Kartu : DEPARTEMEN ILMU KEDOKTERAN GIGI

Lebih terperinci

TIME LINE PENELITIAN

TIME LINE PENELITIAN Lampiran 1 TIME LINE PENELITIAN NO KEGIATAN Juli Agt 1 September Oktober November Desember 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Studi Pendahuluan 2 Penyusunan proposal 3 Ujian Proposal 4 Revisi Proposal 5 Ijin

Lebih terperinci

Jika Tidak darimana Bapak/Ibu memperoleh air bersih? Sebutkan

Jika Tidak darimana Bapak/Ibu memperoleh air bersih? Sebutkan Lampiran 1 (Kuesioner) PENGARUH KARAKTERISTIK SUMUR TERHADAP KADAR TIMBAL (PB) PADA AIR SUMUR GALI PENDUDUK DISEKITAR INDUSTRI DAUR ULANG AKI DI DESA BANDAR KHALIFAH KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN

Lebih terperinci

Uji Data Dua Sample Tidak Berhubungan (Independent)

Uji Data Dua Sample Tidak Berhubungan (Independent) Uji Data Dua Sample Tidak Berhubungan (Independent) 1. Uji Mann-Whitney Kasus : Seorang guru kesenian di suatu sekolah dasar ingin meneliti bakat menyanyi yang dimiliki anak didiknya apakah memang anak

Lebih terperinci

PRAKTIKUM 1 PENGENALAN SPSS

PRAKTIKUM 1 PENGENALAN SPSS 1. MEMULAI SPSS PRAKTIKUM 1 PENGENALAN SPSS Jika anda akan memulai SPSS 10.0 for Windows, langkah yang harus anda lakukan adalah : a. Klik menu START, kemudian pilih All Programs. Gambar 1. Menu memulai

Lebih terperinci

LAMPIRAN A SKALA IKLIM ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA SETELAH UJI COBA

LAMPIRAN A SKALA IKLIM ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA SETELAH UJI COBA 63 LAMPIRAN A SKALA IKLIM ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA SETELAH UJI COBA 64 Kuesioner Penelitian I. Data Responden Nama Responden : Jenis Kelamin : Laki-laki Perempuan Usia Jabatan/bagian Lama Kerja :..

Lebih terperinci

UJI CHI-SQUARE. 1. Skala pengukuran. ada 4 jenis skala pengukuran yaitu nominal, ordinal (bertingkat), interval, rasio

UJI CHI-SQUARE. 1. Skala pengukuran. ada 4 jenis skala pengukuran yaitu nominal, ordinal (bertingkat), interval, rasio UJI CHI-SQUARE Ada fenomena mhs keperawatan yg sedang skripsi sakit kepala karena tidak tahu bagaimana mengolah data hasil penelitian, apalagi kalau jenis penelitiannya korelasi atau eksperimen. Walaupun

Lebih terperinci

Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (least squares)

Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (least squares) Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (least squares) Memakai Rumus : Y=a+bX Jumlah Stroke Rawat Inap di Rumah Sakit Haji Medan Tahun 2002-2006 Tahun (N) Y X YX X 2 2002 173 1 173 1 2003

Lebih terperinci

STATISTIK NONPARAMETRIK (2)

STATISTIK NONPARAMETRIK (2) PERTEMUAN KE-13 Ringkasan Materi: STATISTIK NONPARAMETRIK () 1. Korelasi Spearman Rank Dari semua statistik yang didasarkan atas ranking (peringkat), koefisien korelasi Spearman Rank merupakan statistik

Lebih terperinci

Lampiran A : Determinasi Tanaman

Lampiran A : Determinasi Tanaman 40 Lampiran A : Determinasi Tanaman 41 Lampiran B: Penghitungan Pembuatan Sampel 1. Perhitungan Pembuatan Sampel Diketahui : berat ekstrak pisang mas 2,5 mg konsentrasi ekstrak etanol yang diinginkan:

Lebih terperinci

LAMPIRAN KARAKTERISTIK RESPONDEN

LAMPIRAN KARAKTERISTIK RESPONDEN 42 LAMPIRAN KARAKTERISTIK RESPONDEN Jenis Kelamin Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Laki - Laki 21 50.0 50.0 50.0 Valid Perempuan 21 50.0 50.0 100.0 Total 42 100.0 100.0 Umur Responden

Lebih terperinci

Lampiran 1. Perhitungan Dosis Phenylephrine. Phenylephrine dosis mencit 25 gr. = 0,5 x 0,14. = 0,07 mg / 25 gram mencit

Lampiran 1. Perhitungan Dosis Phenylephrine. Phenylephrine dosis mencit 25 gr. = 0,5 x 0,14. = 0,07 mg / 25 gram mencit Lampiran 1. Perhitungan Dosis Phenylephrine Phenylephrine dosis tikus Phenylephrine dosis tikus 250 gr Phenylephrine dosis mencit 25 gr = 2 mg / kg = 0,5 mg = dosis 250 gram tikus x faktor konversi = 0,5

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 STATISTIK

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 STATISTIK BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 STATISTIK Ilmu statistik dibagi menjadi 2 yaitu: 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif bertujuan untuk menggambarkan berbagai karakteristik data seperti mean, median, modus

Lebih terperinci

ISSN : Uji Chi-Square pada Statistika dan SPSS Ari Wibowo 5)

ISSN : Uji Chi-Square pada Statistika dan SPSS Ari Wibowo 5) ISSN : 1693 1173 Uji Chi-Square pada Statistika dan SPSS Ari Wibowo 5) Abstrak Uji Chi-Square digunakan untuk pengujian hipotesa terhadap beda dua proporsi atau lebih. Hasil pengujian akan menyimpulkan

Lebih terperinci

Lampiran 1 Peta lokasi penelitian a. Peta Desa Mayangan Kabupaten Subang. b. Peta stasiun pengoperasian bubu lipat

Lampiran 1 Peta lokasi penelitian a. Peta Desa Mayangan Kabupaten Subang. b. Peta stasiun pengoperasian bubu lipat Lampiran 1 Peta lokasi penelitian a. Peta Desa Mayangan Kabupaten Subang b. Peta stasiun pengoperasian bubu lipat 152 Lampiran 2 Unit penangkapan bubu Perahu Nelayan Alat Tangkap Bubu Umpan 153 Lampiran

Lebih terperinci

N X Y XY X Total

N X Y XY X Total Lampiran 1. Perhitungan Metode Least Squares N X Y XY X 2 2006 1 24 24 1 2007 2 21 42 4 2008 3 22 66 9 2009 4 11 44 16 2010 5 33 165 25 Total 15 111 341 55 Diketahui : X = 15 Y = 111 XY = 341 X 2 = 55

Lebih terperinci

MAKALAH UJI PERLUASAN MEDIAN

MAKALAH UJI PERLUASAN MEDIAN MAKALAH UJI PERLUASAN MEDIAN Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengolahan Data Penelitian Dosen Pengampu : Dr. Nur Karomah Dwidayati, M.Si. Oleh: Sulis Rinawati (0401516042) Retno Indarwati (0401516049)

Lebih terperinci

DATA LAMPIRAN LAMPIRAN A SKALA SELF EFFICACY

DATA LAMPIRAN LAMPIRAN A SKALA SELF EFFICACY 67 DATA LAMPIRAN LAMPIRAN A SKALA SELF EFFICACY 68 Pagi/Siang/Sore Saya Rosa Almira Elisse, mahasiswi Fakultas Psikologi yang saat ini sedang melakukan penelitian sebagai tugas akhir. Sehubungan dengan

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Kedua sampel sama Kedua sampel berbeda

LAMPIRAN. Kedua sampel sama Kedua sampel berbeda LAMPIRAN Lampiran 1. Kuesioner Uji Pembedaan Sederhana UJI PEMBEDAAN SEDERHANA Nama : tanggal : Produk : Cookies ubi jalar Instruksi : 1. Dihadapan anda terdapat dua buah sampel cookies. Cicipi sampel

Lebih terperinci

Gambaran Duplikasi Penomoran Rekam Medis. Gambaran Kualifikasi Pendidikan. Gambaran Pengetahuan. Statistics pemberian nomor. N Valid 60.

Gambaran Duplikasi Penomoran Rekam Medis. Gambaran Kualifikasi Pendidikan. Gambaran Pengetahuan. Statistics pemberian nomor. N Valid 60. Gambaran Duplikasi Penomoran Rekam Medis Statistics N Valid 60 Missing 0 Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid duplikasi 24 40.0 40.0 40.0 tidak duplikat 36 60.0 60.0 100.0 Total 60

Lebih terperinci

Case Processing Summary

Case Processing Summary Lampiran 1 EXAMINE VARIABLES=PD_2 PD_24 PD_72 PD_2mgg /PLOT BOXPLOT STEMLEAF NPPLOT /COMPARE GROUP /STATISTICS DESCRIPTIVES /CINTERVAL 95 /MISSING LISTWISE /NOTOTAL. Explore [DataSet0] G:\REVISI PROPOSAL\Gipsum

Lebih terperinci

Statistik Uji Kruskal-Wallis

Statistik Uji Kruskal-Wallis Statistik Uji Kruskal-Wallis Author: Junaidi Junaidi Statistik Kruskal Wallis adalah salah satu peralatan statistika non-parametrik dalam kelompok prosedur untuk sampel independen. Prosedur ini digunakan

Lebih terperinci

SURAT PERNYATAAN MENJADI RESPONDEN Berdasarkan permintaan dan permohonan serta penjelasan peneliti yang sudah disampaikan kepada saya bahwa akan dilakukan penelitian tentang Hubungan Manajemen Keperawatan

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hormat Saya, Caterine. Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1. Hormat Saya, Caterine. Universitas Sumatera Utara 38 Lampiran 1 LEMBAR PENJELASAN Yth, Saudara/i Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi FK USU tahun masuk 2012. Setelah itu, hasil skor yang didapat

Lebih terperinci

XII. STATISTIKA NONPARAMETRIKA

XII. STATISTIKA NONPARAMETRIKA XII. STATISTIKA NONPARAMETRIKA Uji statistika parametrika (uji t dan uji F) hanya dapat digunakan jika data menyebar normal atau tidak ditemukannya petunjuk pelanggaran kenormalan dan keragaman atau variasi

Lebih terperinci

KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEKERJA TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEKERJA TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEKERJA TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) 1.1 Pengantar Assalaamua laikum wr.wb Dengan ini saya perkenalkan bahwa saya adalah mahasiswi program

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISI DATA

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISI DATA BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISI DATA A. Deskripsi Data Hasil Penelitian 1. Deskripsi Data Umum Penelitian Deskripsi data umum berisi mengenai gambaran umum tempat penelitian yakni di SMP N 1 Pamotan. SMP

Lebih terperinci

LAMPIRAN A SKALA KONFORMITAS DAN PERILAKU KONSUMTIF

LAMPIRAN A SKALA KONFORMITAS DAN PERILAKU KONSUMTIF LAMPIRAN A SKALA KONFORMITAS DAN PERILAKU KONSUMTIF 64 Selamat Pagi/Siang/Sore Saya mahasiswi Fakultas Psikologi yang saat ini sedang melakukan penelitian sebagai tugas akhir guna merampungkan studi saya

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN. Bersama ini saya memohon kesediaan Ibu untuk membantu saya dalam pengisian dan

KUESIONER PENELITIAN. Bersama ini saya memohon kesediaan Ibu untuk membantu saya dalam pengisian dan Lampiran 3 KUESIONER PENELITIAN 1. Surat Permohonan Izin Penelitian Ibu balita yang terhormat...! Bersama ini saya memohon kesediaan Ibu untuk membantu saya dalam pengisian dan kelengkapan jawaban kuesioner

Lebih terperinci

MATERI PERTEMUAN KE 3 SABTU, 5 APRIL 2014 EXPLORER. Buka kembali contoh soal pada pertemuan kedua minggu kemarin sbb:

MATERI PERTEMUAN KE 3 SABTU, 5 APRIL 2014 EXPLORER. Buka kembali contoh soal pada pertemuan kedua minggu kemarin sbb: MATERI PERTEMUAN KE 3 SABTU, 5 APRIL 2014 EXPLORER Buka kembali contoh soal pada pertemuan kedua minggu kemarin sbb: Seorang guru SMA ingin mengetahui rata-rata nilai matematika siswa kelas 3A yang terdiri

Lebih terperinci

Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (Least Squares) Jumlah Penderita Leukemia Rawat Inap di RSU Dr. Pirngadi Medan tahun

Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (Least Squares) Jumlah Penderita Leukemia Rawat Inap di RSU Dr. Pirngadi Medan tahun Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (Least Squares) Memakai rumus : Y= a + bx Jumlah Penderita Leukemia Rawat Inap di RSU Dr. Pirngadi Medan tahun 2005-2009 Tahun Tahun dalam kode (Xi)

Lebih terperinci

LAMPIRAN Lampiran 3 LEMBAR PERSETUJUAN PENELITIAN Yang Bertanda tangan dibawah ini : Nomer Kode Jenis Kelamin Usia Pendidikan Terakhir Pekerjaan :..(diisi oleh peneliti) :.. :.. :.. :.. Menyatakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Dekripsi (karakteristik) data subjek dengan total subjek yang diteliti

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Dekripsi (karakteristik) data subjek dengan total subjek yang diteliti BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Data Subjek Dekripsi (karakteristik) data subjek dengan total subjek yang diteliti sebanyak 50 subjek yaitu lansia yang tinggal di dua panti wreda di Jakarta,

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi data Hasil Penelitian Data Pengamalan PAI dan Perilaku seks bebas peserta didik SMA N 1 Dempet diperoleh dari hasil angket yang telah diberikan kepada responden

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Tabel Distribusi Frekuensi Frequency Table

LAMPIRAN. Tabel Distribusi Frekuensi Frequency Table LAMPIRAN Tabel Distribusi Frekuensi Frequency Table Umur Penderita Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid < 15 tahun 8 3.1 3.1 3.1 15-54 tahun 155 59.8 59.8 62.9 > 54 tahun 96 37.1 37.1

Lebih terperinci

Lampiran 1 : Master Data

Lampiran 1 : Master Data Lampiran 1 : Master Data No. U JK Ag Pdk Pkr SP DA M1 M2 M3 M4 M5 M6 M7 M8 M9 MKK RPO PM LR KSP SB 1. 19 2 1 4 1 1 2 1 1 1 0 0 0 1 0 0 2 1 2 8 1 1 2. 42 2 3 4 5 2 2 1 1 1 0 0 0 1 1 0 2 1 2 13 1 2 3. 39

Lebih terperinci

Skenario Payoff Magnitude terhadap Kecenderungan Pengambilan Risiko. Skenario Pengambilan Keputusan Investasi (Baird et al., 2008)

Skenario Payoff Magnitude terhadap Kecenderungan Pengambilan Risiko. Skenario Pengambilan Keputusan Investasi (Baird et al., 2008) LAMPIRAN Skenario Payoff Magnitude terhadap Kecenderungan Pengambilan Risiko Data Responden NIM : Jenis Kelamin : L / P Usia : Skenario Pengambilan Keputusan Investasi (Baird et al., 2008) Bayangkan anda

Lebih terperinci

LEMBAR KUESIONER PENELITIAN PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TENTANG TRIAD KRR DI SMAN KECAMATAN KISARAN TAHUN 2013

LEMBAR KUESIONER PENELITIAN PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TENTANG TRIAD KRR DI SMAN KECAMATAN KISARAN TAHUN 2013 LEMBAR KUESIONER PENELITIAN PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TENTANG TRIAD KRR DI SMAN KECAMATAN KISARAN TAHUN 2013 I. Karakteristik Responden Nama : Usia : Jenis Kelamin : Kelas : No :.. Petunjuk

Lebih terperinci

Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (Least Squares) Jumlah Penderita Struma Rawat Inap di RS Santa Elisabeth Medan Tahun

Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (Least Squares) Jumlah Penderita Struma Rawat Inap di RS Santa Elisabeth Medan Tahun Lampiran 1 Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (Least Squares) Memakai rumus : Y= a + bx Jumlah Penderita Struma Rawat Inap di RS Santa Elisabeth Medan Tahun 2005-2009 Tahun Tahun dalam

Lebih terperinci

PEDOMAN PENGAMATAN PERAWAT HUBUNGAN PELAKSANAAN EDUKASI PERAWAT TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN PASCA TINDAKAN NASOLARINGOSCOPY

PEDOMAN PENGAMATAN PERAWAT HUBUNGAN PELAKSANAAN EDUKASI PERAWAT TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN PASCA TINDAKAN NASOLARINGOSCOPY No. Kuisioner : PEDOMAN PENGAMATAN PERAWAT HUBUNGAN PELAKSANAAN EDUKASI PERAWAT TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN PASCA TINDAKAN NASOLARINGOSCOPY Petunjuk Pengisian : 1. Isilah semua pernyataan dalam kuisioner

Lebih terperinci

LEMBARAN PENJELASAN EKSPRESI MATRIKS METALLOPROTEINASE-9 PADA PENDERITA KARSINOMA NASOFARING DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN

LEMBARAN PENJELASAN EKSPRESI MATRIKS METALLOPROTEINASE-9 PADA PENDERITA KARSINOMA NASOFARING DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN LAMPIRAN 1 LEMBARAN PENJELASAN EKSPRESI MATRIKS METALLOPROTEINASE-9 PADA PENDERITA KARSINOMA NASOFARING DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN Bapak/Ibu yang terhormat, nama saya dr. Dewi Puspitasari, Peserta Program

Lebih terperinci

Uji Validitas Instrumen. by Ifada Novikasari

Uji Validitas Instrumen. by Ifada Novikasari Uji Validitas Instrumen by Ifada Novikasari Institut Agama Islam Negeri Purwokerto 2016 Uji Validitas Instrumen a. Validitas Isi/Konten Validitas isi yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah validitas

Lebih terperinci

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DAFTAR RIWAYAT HIDUP Lampiran 1 DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama : Sofya Azharni Tempat / Tanggal Lahir : Manna/ 7 April 1994 Agama : Islam Alamat : Jalan Dr.Picauly No.6 Medan 20154 Riwayat Pendidikan : 1. Sekolah Dasar Negeri 17

Lebih terperinci

KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN ASI PERTAMA/COLOSTRUM DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBNU SINA JAKARTA TAHUN 2015

KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN ASI PERTAMA/COLOSTRUM DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBNU SINA JAKARTA TAHUN 2015 KUESIONER FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN ASI PERTAMA/COLOSTRUM DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK IBNU SINA JAKARTA TAHUN 2015 Nomor Responden : Diisi oleh peneliti Petunjuk : Jawablah

Lebih terperinci

KUESIONER PENGARUH KARAKTERISTIK KADER TERHADAP PELAKSANAAN PENIMBANGAN BALITA DI POSYANDU KABUPATEN PIDIE NANGGRO ACEH DARUSSALAM TAHUN 2010

KUESIONER PENGARUH KARAKTERISTIK KADER TERHADAP PELAKSANAAN PENIMBANGAN BALITA DI POSYANDU KABUPATEN PIDIE NANGGRO ACEH DARUSSALAM TAHUN 2010 Lampiran 3 KUESIONER PENGARUH KARAKTERISTIK KADER TERHADAP PELAKSANAAN PENIMBANGAN BALITA DI POSYANDU KABUPATEN PIDIE NANGGRO ACEH DARUSSALAM TAHUN 2010 A. Karakteristik Responden No. Responden :.. - Umur

Lebih terperinci

1 KUESIONER PENELITIAN PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PERILAKU KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH

1 KUESIONER PENELITIAN PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PERILAKU KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Lampiran KUESIONER PENELITIAN PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PERILAKU KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. PIRNGADI KOTA MEDAN Petunjuk Pengisian Identitas Responden Jawablah

Lebih terperinci

Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner

Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner 1. Sebaran Data Stress Kerja Hasil Skoring Kuesioner 2. Jumlah Skor Setiap

Lebih terperinci

6. Pekerjaan : 1). Bekerja 2). Tidak bekerja

6. Pekerjaan : 1). Bekerja 2). Tidak bekerja KUESIONER PENELITIAN PENGARUH KEPATUHAN DAN MOTIVASI PENDERITA TB PARU TERHADAP TINGKAT KESEMBUHAN DALAM PENGOBATAN DI PUSKESMAS SADABUAN KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2011 =============================================================

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Hasil Penelitian 1. Deskripsi Data Umum Deskripsi data umum berisi mengenai gambaran umum tempat penelitian yakni di MTs N 1 Kudus. MTs N 1 Kudus beralamatkan

Lebih terperinci

ALAT UJI HIPOTESIS PENELITIAN SOSIAL NON PARAMETRIK

ALAT UJI HIPOTESIS PENELITIAN SOSIAL NON PARAMETRIK ALAT UJI HIPOTESIS PENELITIAN SOSIAL NON PARAMETRIK OLEH RIHANDOYO DIPERGUNAKAN UNTUK KALANGAN INTERNAL JURUSAN ADMINISTRASI NEGARA FISIP UNDIP 2009 1 ALAT-ALAT UJI HIPOTESIS NON PARAMETRIS 1. HIPOTESIS

Lebih terperinci

CHI-SQUARE: GOODNESS OF FIT TEST

CHI-SQUARE: GOODNESS OF FIT TEST Modul CHI-SQUARE: GOODNESS OF FIT TEST Pengantar Chi Square adalah salah satu alat analisis yang paling sering digunakan pada statistik, dengan tujuan untuk Uji Homogenitas, Uji Independensi dan Uji Goodness

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN

KUESIONER PENELITIAN KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DENGAN POLA MAKAN UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA DI SMA SWASTA BINA BERSAUDARA MEDAN TAHUN 2014 No. Responden : A. IDENTITAS RESPONDEN

Lebih terperinci

Mencit yang dipilih adalah mencit yang berumur 2-3 bulan dengan berat. rata-rata g dan dipelihara di Labaratorium Biokimia Fakultas

Mencit yang dipilih adalah mencit yang berumur 2-3 bulan dengan berat. rata-rata g dan dipelihara di Labaratorium Biokimia Fakultas a. Pemeliharaan hewan coba Mencit yang dipilih adalah mencit yang berumur 2-3 bulan dengan berat rata-rata 20-30 g dan dipelihara di Labaratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Kandang

Lebih terperinci

LAMPIRAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

LAMPIRAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL LAMPIRAN LAMPIRAN I Kuesioner Balita DI KECAMATAN SEPATAN TIMUR TANGERANG PROGRAM STUDI ILMU GIZI 2016 Saya adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul

Lebih terperinci

Keterangan: Berilah tanda Cek List ( ) pada kolom data responden yang sesuai dengan data saat ini berdasarkan pilihan jawaban yang tersedia!

Keterangan: Berilah tanda Cek List ( ) pada kolom data responden yang sesuai dengan data saat ini berdasarkan pilihan jawaban yang tersedia! KUISIONER PENELITIAN HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN RESPON CEMAS ANAK USIA SEKOLAH TERHADAP PEMASANGAN INTRAVENA SEPERTI INFUS DI EKA HOSPITAL TANGERANG SELATAN BANTEN TAHUN 2014 Keterangan: Berilah

Lebih terperinci

KORELASI DAN ASOSIASI

KORELASI DAN ASOSIASI KORELASI DAN ASOSIASI Kata korelasi diambil dari bahasa Inggris, yaitu correlation artinya saling hubungan atau hubungan timbal balik. Dalam ilmu statistika istilah korelasi diberi pengertian sebagai hubungan

Lebih terperinci

Lampiran 7 PERMOHONAN MENJADI RESPONDEN KepadaYth : Responden Di Tempat. Dengan Hormat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Marcelina Daya Nim : 0.0.08 Adalah mahasiswa dari Universitas Sari

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1. Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN 1. Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN 1 54 LAMPIRAN 2 HASIL PEMERIKSAAN Menerangkan bahwa mahasiswa/peneliti yang namanya di bawah ini: Peneliti : dr. Dwi Rita Anggraini, M.Kes. Nama Instansi : Departemen Anatomi Fak. Kedokteran USU

Lebih terperinci

LAMPIRAN Case Processing Summary Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN Case Processing Summary Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN ANALISIS SPSS : 1. Analisis Crosstabs Tujuannya adalah untuk mencari koef. Contingency menggunakan chi-square test Case Processing Summary Cases Valid Missing Total N Percent N Percent N Percent

Lebih terperinci

Lampiran I Pembuatan Infusa Daun Lidah Buaya Cara kerja : 1. Sediakan bahan baku berupa daun lidah buaya dengan berat 80 gram yang telah

Lampiran I Pembuatan Infusa Daun Lidah Buaya Cara kerja : 1. Sediakan bahan baku berupa daun lidah buaya dengan berat 80 gram yang telah Lampiran I Pembuatan Infusa Daun Lidah Buaya Cara kerja : 1. Sediakan bahan baku berupa daun lidah buaya dengan berat 80 gram yang telah dipotong-potong halus. 2. Buat infusa daun lidah buaya konsentrasi

Lebih terperinci

Worksheet Uji Hedonik. Tanggal Uji : Jenis Sampel : Minuman Sereal Instan Beras Merah dan Bekatul

Worksheet Uji Hedonik. Tanggal Uji : Jenis Sampel : Minuman Sereal Instan Beras Merah dan Bekatul 25 7. LAMPIRAN Lampiran 1. Worksheet Uji Hedonik Worksheet Uji Hedonik Tanggal Uji : Jenis Sampel : Minuman Sereal Instan Beras Merah dan Bekatul Identifikasi Sampel Minuman sereal instan kontrol (energen

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN

KUESIONER PENELITIAN KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PELAYANAN KB DENGAN KEIKUTSERTAAN PRIA DALAM PROGRAM KB DI KECAMATAN PANGURURAN KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2015 1. Identitas Responden No. Responden :

Lebih terperinci

Lampiran Hasil Output SPSS. Statistics. Skor Kepuasan Pasien Rawat Jalan. Valid 200 Missing 0 Mean Skor Kepuasan Pasien Rawat Jalan Frequenc y

Lampiran Hasil Output SPSS. Statistics. Skor Kepuasan Pasien Rawat Jalan. Valid 200 Missing 0 Mean Skor Kepuasan Pasien Rawat Jalan Frequenc y 1 Lampiran Hasil Output SPSS A. Analisis Univariat 1. Kepuasan Pasien Statistics Skor Kepuasan Pasien Rawat Jalan 200 Missing 0 Mean 46.73 Skor Kepuasan Pasien Rawat Jalan Frequenc y Cumulative 39 4 2.0

Lebih terperinci

Tingkat Partisipasi Ibu Hadir Tidak Hadir

Tingkat Partisipasi Ibu Hadir Tidak Hadir Lampiran I KUESIONER PENELITIAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PARTISIPASI IBU BALITA DALAM PENIMBANGAN BALITA KE POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DARUSSALAM KECAMATAN MEDAN PETISAH TAHUN

Lebih terperinci