BAB 3 MENGGUNAKAN PROGRAM PROLOG
|
|
|
- Suhendra Salim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB 3 MENGGUNAKAN PROGRAM PROLOG 3.1 Pengenalan Bab ini akan membahas software dan mengekodekan program Prolog. Contoh-contoh program mudah juga dikemukakan untuk membantu memberikan kefahaman dari mulai program yang ditulis, proses pertanyaan bisa dilakukan dengan memasukkan tujuan yang seimbang terhadap fakta dan aturan. Prolog seterusnya akan menilai pertanyaan yang dibuat oleh pengguna untuk mendapatkan output. 3.2 Objektif Di akhir bab ini anda dapat: 1. Menjelaskan tentang penulisan program Prolog. 2. Mempelajari jenis-jenis pertanyaan dalam Prolog. 3. Mengetahui bagaimana Prolog menilai suatu pertanyaan. 3.3 Kebutuhan Software Sebelum kita memulai program Prolog, setiap kita perlu dilengkapi dengan software Prolog. Dalam modul ini, kita akan menggunakan software swi-prolog versi 5.1 dan software Notepad sebagai file dukungan terhadap software swi-prolog. Software Notepad akan digunakan sebagai file penyunting. Program Prolog akan dikodekan pada Notepad dan kemudiannya akan diterjemah dan di-run-kan pada software swi-prolog. Software swi-prolog versi 5.1 ini merupakan salah satu contoh penterjemah Prolog yang bias diperoleh secara gratis dari internet. 3.4 Penulisan Program Prolog Seperti yang telah dibicarakan dalam Bab sebelumnya, program Prolog mengandung klausa. Klausa bisa terdiri daripada fakta dan peraturan. Fakta akan senantiasa benar. Peraturan pula akan benar berdasarkan kepada syarat yang diberi. Klausa mengandung kepala dan badan. Badan perlu dibuat supaya klausa adalah benar. Fakta mempunyai kepala tetapi tidak mempunyai badan. Manakala peraturan memiliki kepala yang disebut sebagai kesimpulan (gol) dan Munir: Menggunakan Program Prolog 19
2 badan yang dikenali sebagai syarat atau sub-gol. Badan dalam peraturan ini dipisahkan dengan tanda koma. Jika salah satu sub-gol adalah palsu maka kesemua gol adalah palsu. Apabila satu sistem prolog dimulai, maka tanda berikut akan muncul pada skrin:?- Seterusnya kita membuat satu program Prolog dengan menggunakan software Notepad sebagai software penyunting. Andaikan program yang hendak ditulis seperti berikut: Program di atas perlu disimpan dan diberi nama file. Andaikan ia disimpan dalam direktori c dan diberi nama program1. Kita seterusnya perlu me-run-kan program tersebut menggunakan software swi-prolog dengan mengetik:?- consult('c:program1'). Penterjemah Prolog akan berinteraktif dengan menyatakan bahwa file telah diakses dan jika tidak terdapat komentar pada program. Seandainya terdapat komentar apakah komentar sintaks atau komentar logika, software Prolog akan menyatakan no pada skrin. Untuk menulis program secara langsung, satu file perlu dirujuk mewakili kata kunci. Contohnya:?- consult(user). boneka(barbie). boneka (tubies). main(farzanah, tubies). suka(farzanah, X):-boneka(X), main(farzanah, X). suka(suzi,y):-suka(farzanah,y). <ctrl-z><enter> Setelah satu program telah dibuat, pengguna bisa menanyakan beberapa pertanyaan (queries) dengan memasukkan gol yang sesuai. Bagian seterusnya membicarakan pertanyaan yang bisa dilakukan dalam software Prolog. ibubapak(ali,ahmad). ibubapak(alia, siti). ibubapak(abu,kassim). Munir: Menggunakan Program Prolog 20
3 3.5 Pertanyaan(Queries) Dengan satu pertanyaan menimbulkan penterjemah Prolog bekerja. Pengguna bertanya satu pertanyaan dan Prolog akan mencoba menjawab pertanyaan mengikut informasi (aturan dan peraturan) yang ada. Pertanyaan dalam Prolog adalah untuk menilai satu gol dan mencari informasi menggunakan deduksi logika. Contoh-contoh pertanyaan yang bisa diajukan bagi program di atas ialah : Untuk mengetahui sama ada tubies adalah boneka?- boneka(tubies). Untuk mengetahui apakah kesukaan farzanah??- suka(farzanah, X). X = barbies Untuk mengetahui apakah kesukaan suzi??- suka(suzi, Y). Y = barbies Bagaimana Prolog dapat mencari jawaban bagi: 1. suzi suka Y jika farzanah suka Y. 2. farzanah suka Y jika Y adalah boneka dan farzanah bermain dengan Y. 3. barbies adalah boneka dan farzanah bermain dengan barbies. Dari keadaan di atas, kita dapatkan katakan bahwa suzi suka barbies karena suzi suka apa yang farzanah suka dan juga dinyatakan bahwa farzanah suka barbies. Maka, suzi suka barbies. Tetapi, bagaimanakah keadaan itu dikodekan dalam Prolog? Pernyataan suzi suka Y jika farzanah suka Y bisa dikodekan dalam bentuk peraturan karena pernyataan ini menunjukkan keadaan yang bersyarat. suka(suzi,y) :- suka(farzanah,y). Bagi pernyataan farzanah suka Y jika Y adalah boneka dan farzanah bermain dengan Y dikodekan dalam Prolog sebagai : suka(farzanah,y) :- boneka(y), bermain(farzanah,y). Bagi pernyataan ketiga yaitu barbies adalah boneka dan farzanah bermain dengan barbies bisa ditulis sebagai fakta dalam Prolog sebagai : boneka(barbies). bermain(farzanah,barbies). Munir: Menggunakan Program Prolog 21
4 3.5.1 Jenis Pertanyaan Pertanyaan dalam Prolog bisa dikategorikan kepada 3 jenis yaitu: 1. Pertanyaan mencari 2. Pertanyaan pengesahan 3. Pertanyaan tindakan Pertanyaan mencari mengandungi satu atau lebih variabel dan informasi pertanyaan ialah untuk memenuhi gol dengan menyediakan nilai kepada variabel. Contoh:?- suka (farzanah, X). bisa dibaca sebagai "Cari semua nilai X yang gol bagi pertanyaan suka(farzanah,x) adalah benar. Jawabannya adalah barbies dengan variabel X dibebankan nilai barbies untuk membuat pertanyaan di atas menjadi benar. Pertanyaan pengesahan bertujuan mencari pengesahan apakah satu gol (tiada variabel) adalah benar atau palsu. Contoh:?-suka(farzanah,barbies). Pertanyaan tindakan meminta sistem mengendalikan beberapa tindakan seperti: mengendalikan input-output?- consult(c:namafile). memberhentikan sistem?- halt. memulakan kesalahan mengetik?- trace. 3.6 Contoh Program : Pohon Keluarga Jika kita masih ingat, contoh program pohon keluarga telah diterangkan dengan ringkas dalam Bab sebelumnya. Dalam bab ini, contoh program keluarga ini akan dibicarakan dengan lebih terperinci yang melibatkan penulisan fakta dan peraturan. Fakta yang menerangkan hubungan keluarga ialah: ibubapak(x,y). % X adalah ibubapak Y. Tanda % mewakili komen, yaitu setiap baris komen mesti dimulai dengan tanda %. Prolog tidak akan menterjemahkan baris yang mengandungi tanda %. Andaikan terdapat beberapa fakta dalam program kita seperti di bawah. ibubapak(aliya, amin). ibubapak(ahmad,amin). ibubapak(ahmad,liza). ibubapak(amin,ana). Munir: Menggunakan Program Prolog 22
5 ibubapak(amin,tina). ibubapak(tina,aris). Berdasarkan kepada fakta-fakta di atas, kita bisa mengajukan beberapa pertanyaan seperti:?-ibubapak(ahmad,liza). % adakah ahmad ibubapak liza?-ibubapak (ahmad, aris). % adakah ahmad ibubapak aris no?-ibubapak(x, liza). % siapakah ibubapak liza X=ahmad?-ibubapak(amin, X). % siapakah anak kepada amin X=ana ; % untuk mendapatkan jawaban lain tekan ; X=tina?-ibubapak(X,Y). % senaraikan X dan Y dengan X adalah ibubapak Y X=aliya Y=amin; X=ahmad Y=amin; X=ahmad Y=liza; % dan seterusnya?-ibubapak(x,y),ibubapak(y,aris). % siapakah kakek aris X=amin Y=tina Yes. Coba kita tuliskan pertanyaan atau gol untuk mendapatkan penyelesaian kepada siapakah cucu ahmad. Kodekan semua fakta di atas ke dalam Notepad dan seterusnya run-kan program tersebut dengan menggunakan penterjemah swi-prolog dan ajukan semua contoh pertanyaan di atas serta bandingkan jawaban yang diberikan oleh penterjemah Prolog dengan jawaban kita. Berdasarkan kepada fakta ibubapak, kita juga bisa memperkenalkan hubungan seperti mamah, ayah, teteh, akang dan kakek/nenek dengan menggunakan peraturan karena kita tahu bahwa program Prolog terdiri daripada klausa dan klausa ini pula terdiri daripada fakta dan peraturan. Andaikan kita ingin menambahkan fakta jeniskelamin seperti di bawah kepada contoh program pohon keluarga yang dibicarakan sebelum ini. Munir: Menggunakan Program Prolog 23
6 perempuan(aliya). perempuan(liza). perempuan(ana). lelaki(ahmad). lelaki(amin). lelaki(aris). Jadi, hubungan seperti mamah, ayah, teteh, akang, kakek/nenek bisa dibuat dengan menggunakan peraturan. Silahkan perhatikan contohcontoh peraturan di bawah. 1. mamah(x,y):-ibubapak(x,y), perempuan(x). Untuk semua X dan Y, X adalah mamah kepada Y jika X adalah ibubapak Y dan X adalah perempuan?-mamah(aliya,x). X=amin 2. ayah(x,y):-ibubapak(x,y),lelaki(x). Untuk semua X dan Y, X adalah ayah kepada Y jika X adalah ibubapak Y dan X adalah lelaki?-ayah(ahmad,x). X=amin; X =liza. 3. akang(x,y):-ibubapak(z,x),ibubapak(z,y), lelaki(x). Untuk semua X dan Y, X adalah akang kepada Y jika Z adalah ibubapak kepada X dan Z adalah ibubapak kepada Y dan X adalah lelaki?-akang(ahmad,y). X=liza 4. teteh(x,y):-ibubapak(z,x),ibubapak(z,y),perempuan(x). Untuk semua X dan Y, X adalah teteh kepada Y jika Z adalah ibubapak kepada X dan Z adalah ibubapak kepada Y dan X adalah perempuan Munir: Menggunakan Program Prolog 24
7 ?-teteh(ana,y). Y=tina 5. kakek(x,z):- ibubapak(x,y),ibubapak(y,z),lelaki(x). Untuk semua X dan Z, X adalah kakek kepada Z jika X adalah ibubapak kepada Y dan Y adalah ibubapak kepada Z dan X adalah lelaki?-kakek(ahmad, Z). Z=ana; Z=tina 6. keturunan(y,x):-ibubapak(x,y). Untuk semua X dan Y, Y adalah keturunan X jika X adalah ibubapak Y. 3.7 Bagaimana Prolog Menilai Pertanyaan Penterjemah Prolog menilai suatu pertanyaan melalui : 1. Penyatuan Kitar Jadi-semula (Recursive Cycle Of Unification) 2. Penilaian sub-gol Apabila pengguna mengetik satu pertanyaan, penterjemah Prolog mencari melalui klausa-klausa, kepala satu klausa yang bisa disatukan dengan pertanyaan. Apabila satu klausa yang dapat disatukan dengan pertanyaan ditemui, klausa tersebut diaktifkan dan setiap sub-gol dinilai dahulu. Sebaliknya, jika penterjemah Prolg gagal untuk memenuhi satu sub-gol (klausa untuk sub-gol tidak ada), prolog akan balik kembali (backtracks) kepada sub-gol yang berhasil pada yang terakhir sekali. Apabila penterjemah Prolog balik kembali, itu akan membatalkan (undo) jalan benar yang telah dibuat oleh sub-gol. Kemudian ia akan coba pada set jalan baru. Lihatlah gambar di bawah yang menggambarkan proses balik kembali. Munir: Menggunakan Program Prolog 25
8 Perhatikan contoh program Prolog di bawah. ayah(ali,wahid). ayah(ali,abdullah). kakek(u,v):- akang(u,b), ayah(b,v). Andaikan kita ingin mengajukan pertanyaan jalil merupakan kakek kepada siapa dan dikodekan pertanyaan ini dalam Prolog sebagai :?-kakek(jalil,w). Bagaimanakah penterjemah Prolog menyelesaikan gol ini? Perhatikan langkah-langkah penjejakan yang dilaksanakan oleh penterjemah Prolog untuk mendapatkan penyelesaian pertanyaan atau gol di atas. 1.?-kakek(jalil,W). Pertanyaan ini adalah di atas 'timbunan'. Penterjemah mencari klausa yang padan dalam pangkalan data. 2.?-kakek(jalil,W). kakek(u,v):- akang(u,b), ayah(b,v). Penyatuan adalah wajar di mana U = jalil dan V = W Munir: Menggunakan Program Prolog 26
9 3.?-kakek(jalil,W). akang(jalil,b), ayah(b,w). 4. Penterjemah menilai isi klausa Setiap sub-gol diletak di atas 'timbunan' mengikut giliran dan dinilai. Jika semua sub-gol adalah benar, gol dipenuhi. Sub-gol pertama diletakkan di atas 'timbunan'.?-kakek(jalil,w).?-akang(jalil,b). akang(jalil,b), ayah(b,w). Penyatuan gagal!! Oleh itu, pergi ke klausa akang dan coba penyatuan. Coba sehingga semua klausa akang diperiksa. 5.?-kakek(jalil,W)?-akang(jalil,B). kakek(jalil,w): akang(jalil,b), ayah(b,w). Pertanyaan menyatukan klausa dengan B=ali Munir: Menggunakan Program Prolog 27
10 6. Setiap kejadian B dalam aturan 'kakek' akan ditukar kepada ali.?-kakek(jalil,w) akang(jalil,ali), ayah(ali,w).?- Sekarang, sub-gol akang berhasil. Penterjemah kini menempatkan sub-gol kedua di atas 'timbunan'. 7.?-kakek(jalil,W) akang(jalil,ali), ayah(ali,w).?-?-ayah(ali,w). ayah(ali,wahid). ayah(ali,abdullah). Sekarang, penterjemah coba menyatukan sub-gol ayah(ali,w) dengan klausa ayah(ali,wahid). Ini berhasil dengan W=wahid 8.?-kakek(jalil,wahid) kakek(jalil,wahid):- akang(jalil,ali), ayah(ali,wahid).?-?-ayah(ali,wahid). (jalil,ali). ayah(ali,wahid). (ali,abdullah). Munir: Menggunakan Program Prolog 28
11 Pada tahap ini, gol dipenuhi setelah mendapat jawaban pertama W=wahid Jika pengguna menolak jawaban tersebut dan menanyakan jawaban lain dengan mengetik ; maka W=abdullah JIKA penterjemah disuruh balik kembali dan mencari jawaban baru MAKA yang terkini akan menyebabkan kegagalan pada lokasi terkini dalam pangkalan data klausa. Semua jalan dijalankan melalui keberhasilan klausa yang terakhir yang undone. Penterjemah akan mulai menilai lagi pertanyaan yang sama pada klausa setelahnya. Sub-gol ayah berada di atas 'timbunan' supaya ia digagalkan. Sekarang, dipilih klausa ayah kedua untuk menyatukan sub-gol. 9.?-kakek(jalil,W)?-?-ayah(ali,W). akang(jalil,ali), ayah(ali,w). ayah(ali,wahid). ayah(ali,abdullah). Sekarang, sub-gol ayah(ali,w) bersatu dengan klausa ayah(ali,abdullah). dengan W=abdullah 10.?-kakek(jalil,abdullah)?-?-ayah(ali,abdullah). kakek(jalil,abdullah):- akang(jalil,ali), ayah(ali,abdullah). ayah(ali,wahid). ayah(ali,abdullah). Gol dipenuhi!! W=abdullah Munir: Menggunakan Program Prolog 29
12 Jika pengguna menanyakan pertanyaan yang lain, 11.?-kakek(jalil,W)?- akang(jalil,ali), ayah(ali,w). ayah(ali,wahid). ayah(ali,abdullah).?-ayah(ali,w)... Pertanyaan ayah gagal dan dibuang dari 'timbunan'. 12.?-kakek(jalil,W)?-akang(jalil,B). akang(jalil,b), ayah(b,w).. Sub-gol akang gagal. 13.?-akang(jalil,B). akang(jalil,b), ayah(b,w).. Pertanyaan kakek gagal. Penterjemah membalas TIDAK. Munir: Menggunakan Program Prolog 30
13 3.8 Peraturan Jadi-Kembali (Recursive) Peraturan jadi-kembalii bermaksud satu fungsi memanggil dirinya sendiri. Peraturan ini selalu digunakan dalam pemprograman Prolog. Contoh di bawah menerangkan penggunaan peraturan jadi-kembali bagi menerangkan hubungan predecessor. Bagi menulis peraturan ini, terdapat dua perkara yang perlu dipertimbangkan iaiatu : X mungkin predecessor secara langsung kepada Z. Contoh, X adalah ibubapak kepada Z X mungkin predecessor secara tidak langsung kepada Z. Contohnya terdapat satu rantaian ibubapak di antara X dan Z. X X X X Z pred Y pred Y Y pred Z Y2 Y2 pred Z Y3 Z Oleh itu, terdapat 2 jenis peraturan yang menerangkan perhubungan predecessor. Peraturan 1 predecessor(x,z):- ibubapak(x,z). Untuk semua X dan Z, X adalah predecessor Z jika X adalah ibubapak Z. Munir: Menggunakan Program Prolog 31
14 Peraturan 2 predecessor(x,z):- ibubapak(x,y), predecessor(y,z). Untuk semua X dan Z, X adalah predecessor Z jika terdapat Y dengan (1) X adalah ibubapak Y dan (2) Y adalah predecessor Z. 3.9 Kesimpulan Sekarang anda telah mempelajari cara-cara untuk menulis dan program dan pertanyaan dalam Prolog. Kita akan lebih memahami program Prolog jika membuat program sendiri dengan berpedoman kepada contoh program yang disediakan dalam bab ini. Diharuskan juga untuk mencoba program jadi-kembali karena peraturan ini sangat penting dalam membuat program aplikasi kecerdasan buatan yang menggunakan bahasa pemprograman Prolog Latihan Takrifkan pohon keluarga anda dan dapatkan hubungan seperti kakek, nenek, sepupu, anak sepupu, kakak-beradik dan lain-lain hubungan. Seterusnya kodekan hubungan ini ke dalam bahasa pemprograman Prolog dan ajukan gol atau pertanyaan untuk mewakili hubungan yang telah anda takrifkan. Munir: Menggunakan Program Prolog 32
BAB 1 PENGENALAN BAHASA PROLOG
1.1 Pengenalan BAB 1 PENGENALAN BAHASA PROLOG Modul ini memberi penekanan kepada aspek pemprograman dengan menggunakan bahasa pemprograman Prolog. Disamping itu dalam modul ini juga akan dibahas tentang
BAB 2 SINTAKs DAN LOGIKA PROLOG
BAB 2 SINTAKs DAN LOGIKA PROLOG 2.1 Pengenalan Setelah anda mendapat gambaran umum tentang bahasa pemprograman Prolog, maka seterusnya kita akan membahas sintak dan logika yang disediakan oleh Prolog.
BAB 1 PENGENALAN KEPADA PROLOG
BAB 1 PENGENALAN KEPADA PROLOG Pengenalan Unit ini agak berbeza dengan unit-unit yang lain dalam modul ini kerana ia lebih memberi penekanan kepada aspek pengaturcaraan dengan menggunakan bahasa pengaturcaraan
BAB 4 SUSUNAN, OPERATOR DAN ARITMATIKAA
BAB 4 SUSUNAN, OPERATOR DAN ARITMATIKAA 4.1 Pengenalan Bab ini membicarakan notasi khusus untuk susunan yang merupakan satu bentuk struktur yang paling mudah dan berguna. Operasi-operasi dasar susunan
Modul 1 Pengenalan Prolog
Modul 1 Pengenalan Prolog A. Tujuan Setelah menyelesaikan modul ini, diharapkan mahasiswa mampu: 1. Mengetahui sejarah dan pengertian prolog. 2. Mengenal dan memahami penggunaan SWI Prolog. 3. Membuat
BAB 4 SENARAI, OPERATOR DAN ARITMETIK. Pengenalan. Objektif. 4.1 Perwakilan Senarai. TS Sistem Cerdas
BAB 4 SENARAI, OPERATOR DAN Pengenalan ARITMETIK Bab ini membincangkan notasi khas untuk senarai yang merupakan satu bentuk struktur yang paling mudah dan berguna. Operasi-operasi asas senarai turut dibincangkan
BAB I PENDAHULUAN Pengantar Bahasa ISETL
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Pengantar Bahasa ISETL 1.1.1. Pemrograman Dewasa ini perkembangan teknologi berkembang dengan pesatnya dan dapat digunakan dalam segala bidang, diantaranya bidang kesehatan, bidang
pelajaran 1 keluarga setiap anak pasti punya ayah ibu kakek nenek dan saudara semua itu disebut keluarga tahukah kamu anggota keluargamu keluarga 1
pelajaran 1 keluarga setiap anak pasti punya ayah ibu kakek nenek dan saudara semua itu disebut keluarga tahukah kamu anggota keluargamu keluarga 1 menulis kapital bertanya melengkapi cerita memperkenalkan
BAB 2 SINTAK DAN SEMANTIK PROLOG
BAB 2 SINTAK DAN SEMANTIK PROLOG Pengenalan Setelah anda mendapat gambaran umum tentang bahasa pengaturcaraan Prolog dalam bab sebelum ini, seterusnya kita akan beralih kepada sintak dan semantik yang
Tindakan pengguna. Storan data. Pengumpulan data
1. Sistem Maklumat 1.1 Makna maklumat dan sistem maklumat a. maklumat: Adalah data yang telah diproses melalui computer dan ditukar kepada keluaran yang sangat berguna kepada pengguna b. sistem maklumat:
BAB IV METODOLOGI KAJIAN. mencapai objektif dan matlamat kajian. Metodologi kajian menjadikan kajian yang
BAB IV METODOLOGI KAJIAN 4.1 Pengenalan. Metodologi kajian adalah meliputi cara, kaedah dan pendekatan yang digunakan untuk mencapai objektif dan matlamat kajian. Metodologi kajian menjadikan kajian yang
PROGRAM STUDI D3 JURUSAN TEKNIK KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG TK Pengantar Prolog Hand On Lab 1 Inteligensi Buatan 100 menit
Jl Srijaya Negara Bukit Besar Palembang 30139, Telpon : +62711 353414 PROGRAM STUDI D3 JURUSAN TEKNIK KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG TK Pengantar Prolog Hand On Lab 1 Inteligensi Buatan
DEFINISI PENDEKATAN ELEMEN ASAS
5.0 PENGATURCARAAN DEFINISI ARAS & GENERASI Aras Rendah (Generasi 1 & 2) PENDEKATAN Aras Tinggi (Generasi 3,4 & 5) PENTERJEMAH Penghimpun Pentaksir Pengkompil FASA PEMBANGUNAN 5 Fasa ELEMEN ASAS Berstruktur
Analisis dan Perancangan Sistem Hanif Al Fatta M.kom
Analisis dan Perancangan Sistem Hanif Al Fatta M.kom Abstraks System informasi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan bisnis suatu perusahaan atau organisasi modern. Sehingga system informasi
Informasi 107. Bab 10. Informasi
Informasi 107 Bab 10 Informasi Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan mampu: 1) menirukan percakapan teks drama yang dibacakan guru; 2) menceritakan peristiwa yang pernah dialami;
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1. Implementasi Implementasi adalah sebuah tahap dimana analisa dan rancangan yang sudah dibuat sebelumnya dijalankan. Pada tahap ini perangkat keras dan perangkat lunak
INSTITUT PENDIDIKAN GURU KAMPUS TENGKU AMPUAN AFZAN TUGASAN KERJA KURSUS TAHUN AKADEMIK: JUN NOV 2016
INSTITUT PENDIDIKAN GURU KAMPUS TENGKU AMPUAN AFZAN TUGASAN KERJA KURSUS TAHUN AKADEMIK: JUN NOV 2016 Program: PISMP Nama Pelajar: Kod: BMM3142 Semester/ Tahun: Sem 1 Tahun 4 Ambilan : Jun 2013 Nama Kursus:
Kemajuan di bidang teknologi khususnya di dunia komputer dari hari ke. yang semakin kompleks. Dari berbagai macam aktivitas yang digeluti, sebuah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kemajuan di bidang teknologi khususnya di dunia komputer dari hari ke hari mengalami perkembangan yang semakin membaik. Kemajuan ini berkembang sesuai dengan
PANDUAN PENGGUNAAN SISTEM AKREDITASI PERGURUAN TINGGI ONLINE (SAPTO) VERSI 01 UNTUK PENGGUNA PERGURUAN TINGGI
PANDUAN PENGGUNAAN SISTEM AKREDITASI PERGURUAN TINGGI ONLINE (SAPTO) VERSI 01 UNTUK PENGGUNA PERGURUAN TINGGI https://sapto.banpt.or.id/ BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI 2017 PENGANTAR Puji dan
BlackBerry Messenger. Panduan Pengguna. Versi: 6.2
BlackBerry Messenger Panduan Pengguna Versi: 6.2 SWD-1989066-0314041215-039 Daftar Isi Persiapan: BBM... 3 Tentang BBM... 3 Kebutuhan... 3 Fitur baru... 3 Pintasan: BBM... 4 Mengganti gambar tampilan atau
Sekilas C DAN C++ DISUSUN OLEH. Sebuah bahasa, yaitu: 1. Bahasaa tingkat tinggi. High. dapat. lunak
DISUSUN OLEH : ADAM MUKHARIL BACHTIAR, S..Kom. DIKTAT MATAA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB I PENDAHULUAN C DAN C++ IF Sekilas Tentang C dan C+ ++ Sebuah bahasa pemrograman dapat dikategorikan ke dalam tiga level
UMS Manual Pentadbir Sistem MSD Technology Sdn Bhd MANUAL LATIHAN: USP MONITORING SYSTEM (UMS)
MANUAL LATIHAN: USP MONITORING SYSTEM (UMS) UMS Sistem Pentadbir Sistem Pentadbir UMS dibangunkan untuk kegunaan petugas. Skrin pertama UMS Pusat JalurLebar Komuniti Klik butang Sistem Pentadbir UMS untuk
TUTORIAL DASAR C++ BELAJAR C++ DARI NOL. Nor Kandir. Lab B201 - Teknik Elektro ITS Surabaya
TUTORIAL DASAR C++ BELAJAR C++ DARI NOL Nor Kandir Lab B201 - Teknik Elektro ITS Surabaya Daftar Isi Daftar Isi... 1 Pendahuluan... 2 Kegunaan... 2 Persiapan... 3 Mulai Belajar... 3 Tipe Data... 6 Ekpresi
Modul Pratikum Sistem Pakar (Modul 3)
1 TOPIK : LOGIKA PROGRAM dengan PREDIKAT FAIL, TRUE, CUT dan NOT Turbo Prolog menyediakan dua predikat penting, yakni predikat fail yang selalu mengakibatkan kegagalan untuk memaksa lacak balik dan predikat
TMK T5 RANCANGAN PELAJARAN TAHUNAN 2013 TEKNOLOGI MAKLUMAT DAN KOMUNIKASI (TMK) RANCANGAN PELAJARAN TAHUNAN TINGKATAN 5
TEKNOLOGI MAKLUMAT DAN KOMUNIKASI (TMK) RANCANGAN PELAJARAN TAHUNAN TINGKATAN 5 4.0 MULTIMEDIA 1 2/1 4/1 2 7/1-11/1 3 14/1-18/1 4.1 Konsep Multimedia (6 Waktu) 4.1 Konsep Multimedia 4.2 Perkakasan dan
[ MEMBUAT FILE SETUP ] DAN [ MEYIMPANNYA KE DALAM CD ]
2010 [ MEMBUAT FILE SETUP ] DAN [ MEYIMPANNYA KE DALAM CD ] REKAYASA PERANGKAT LUNAK 2010 DAFTAR ISI Halaman depan.. 1 Daftar isi.. 2 BAB I MEMBUAT FILE SETUP MENGGUNAKAN SOFTWARE INNO SETUP 5.3.8 3 A.
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Sistem dapat dilakukan dengan 2 pendekatan, yaitu pendekatan prosedur dan pendekatan komponen. Dengan pendekatan prosedur, yang mempunyai tujuan tertentu. Dengan pendekatan
PENUNJANG SISTEM (Support Systems)
PENUNJANG SISTEM (Support s) 1. Definisi Penunjang Sistem merupakan penyempurnaan sistem secara terus menerus setelah sistem tersebut digunakan. Aktivitas penyempurnaan ini termasuk penyempurnaan program
BAB 2 REPRESENTASI PENGETAHUAN 8 Dalam representasi sebuah fakta yang kita gunakan dalam sebuah program, kita juga harus konsisten dengan representasi
Bab2 Representasi Pengetahuan POKOK BAHASAN: Definisi Representasi Pengetahuan Representasi Pengetahuan secara Logik Programmable Logic (Prolog) Contoh Representasi Pengetahuan dengan Prolog TUJUAN BELAJAR:
MODUL UMUM 2: PENDEKATAN PROSES DALAM PENGURUSAN
MODUL UMUM 2: PENDEKATAN PROSES DALAM PENGURUSAN Pendahuluan Modul ini merupakan asas kepada kerja buat setiap individu dalam organisasi yang ingin memastikan hasil kerja yang dilakukannya berimpak besar.
PERANAN PUSAT SUMBER SEKOLAH DALAM MELAHIRKAN PELAJAR CELIK MAKLUMAT (THE ROLE OF SCHOOL RESOURCE CENTRE IN INCULCATING INFORMATION LITERATE STUDENTS)
LAMPIRAN A PERANAN PUSAT SUMBER SEKOLAH DALAM MELAHIRKAN PELAJAR CELIK MAKLUMAT (THE ROLE OF SCHOOL RESOURCE CENTRE IN INCULCATING INFORMATION LITERATE STUDENTS) Pelajar yang dihormati, Saya sedang menjalankan
BAB 5 BASIS DATA DALAM PROLOG
BAB 5 BASIS DATA DALAM PROLOG 5.1 Pengenalan Seperti yang telah diterangkan dalam bab sebelumnya, program Prolog secara konseptual merupakan penerangan bagi suatu dunia seperti dunia Aliya dan Hassan.
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN Bab ini menjelaskan mengenai analisa sistem dan perancangan yang akan digunakan untuk membuat Aplikasi Permainan Hangman Tebak Kalimat untuk Pembelajaran Bahasa Inggris
1. Algoritma & Pemrograman
1. Algoritma & Pemrograman A. Teori algoritma Suatu himpunan hingga Intruksi yang secara jelas memperinci langkahlangkah proses pelaksanaan pemecahan suatu masalah. Himpunan intruksi yang dimaksud harus
Bab 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
Bab 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Pada masa sekarang ini perkembangan dalam dunia komputer terutama dalam bidang software telah maju dengan pesat dan mempengaruhi berbagai sektor kehidupan manusia,
PENGEMBANGAN PROTOTIPE APLIKASI KONVERSI KODE DARI BAHASA C KE PASCAL
PENGEMBANGAN PROTOTIPE APLIKASI KONVERSI KODE DARI BAHASA C KE PASCAL LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun Sebagai Syarat Kelulusan Tingkat Sarjana oleh : Ipam Fuaddina Adam / 13502079 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
SISTEM INFORMASI ARISAN KELUARGA BERBASIS WEB MOBILE
SISTEM INFORMASI ARISAN KELUARGA BERBASIS WEB MOBILE PROYEK AKHIR Disusun Oleh : ANNISA FAUZIAH NIM : 143110013 JURUSAN : MANAJEMEN INFORMATIKA JENJANG : DIPLOMA TIGA (D-3) SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA
BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C
BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C 1. Sejarah dan Standar C Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967. Bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian
MANUAL PENGGUNAAN SISTEM PERMOHONAN ATAS TALIAN MODUL HONORARIUM UNTUK PENGGUNA KOPERASI VERSI 2.0
MANUAL PENGGUNAAN SISTEM PERMOHONAN ATAS TALIAN MODUL HONORARIUM UNTUK PENGGUNA KOPERASI VERSI 2.0 ISI KANDUNGAN ISI KANDUNGAN... 2 SENARAI RAJAH... 3 1.0 PENGENALAN... 4 2.0 PERMOHONAN HONORARIUM... 5
KUESIONER PERAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI GURU UNTUK MENSOSIALISASIKAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)
KUESIONER PERAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI GURU UNTUK MENSOSIALISASIKAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Petunjuk pengisian: 1. Bacalah setiap pertanyaan tanpa ada yang dilewatkan 2. Pilihlah jawaban yang
ULASAN BUKU. Hasmidar Hassan, 2011, Kata Hubung Dan dan Tetapi dari Sudut Pragmatik, 201 halaman, ISBN
Hasmidar Hassan, 2011, Kata Hubung Dan dan Tetapi dari Sudut Pragmatik, 201 halaman, ISBN 978-983-46-0608-4. Pengulas: Nor Hashimah Jalaluddin [email protected] Universiti Kebangsaan Malaysia Perbincangan
Kawalan PENGENALAN HASIL PEMBELAJARAN
Topik 9 Kawalan HASIL PEMBELAJARAN Di akhir topik ini, anda seharusnya dapat: 1. Menerangkan terma kawalan dan tujuan utamanya; 2. Melihat langkah-langkah yang terlibat dalam proses kawalan; 3. Menghuraikan
MANUAL PENGGUNA SISTEM PERMOHONAN KEMASUKAN KE PKP Disember, 2014
Senarai Kandungan Bil. Modul & Menu Muka surat 1.0 Pendahuluan 2.0 Tujuan 3.0 Capaian Sistem 4.0 Panduan Pengguna 4.1 Permohonan Baru 4.1.1 Tatacara Permohonan 3 4.1.2 Borang Permohonan 4 4.1.3 Muat Naik
KSI B ~ M.S. WULANDARI
1 MODUL II : QUERY Pengertian Query Query artinya pertanyaan atau penyelidikan. Dalam database, query adalah permintaan akan kumpulan data tertentu. Jenis-jenis query 1. Select query Select query digunakan
BAB I PENDAHULUAN. gabah, dan yang sudah dibuang kulit luarnya disebut beras. Dalam praktek di
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Padi merupakan bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Sebagian dari masyarakat kita sumber makanannya dapat berasal dari jagung, sorghum, dan sagu.
20 TIPS MENJADI SEORANG PROGRAMMER.
20 TIPS MENJADI SEORANG PROGRAMMER. Panji Sulaeman [email protected] Abstrak Bahasa pemrograman adalah bahasa yang dapat diterjemahkan menjadi kumpulan perintahperintah dasar tersebut. Penerjemahan
LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT PADA AYAM BROILER
LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT PADA AYAM BROILER Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika S-1 pada Fakultas
Versi Dokumen: 1.0 ISI KANDUNGAN
ISI KANDUNGAN Pengenalan Modul Pelaburan Simpanan Tetap... 2 Sub Modul Permohonan... 3 Permohonan Baru... 4 Baharui/ Keluar... 6 Sub Modul Sokongan... 7 Baru... 7 Baharui/ Keluar... 9 Sub Modul Kelulusan...
1. KALIMAT. 1. Satuan bahasa berupa kata/rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. 2. Memiliki intonasi final.
1. KALIMAT 1. Satuan bahasa berupa kata/rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. 2. Memiliki intonasi final. Perbedaan kalimat dan klausa Klausa : gabungan kata yang
BAB 3 RANCANGAN PROGRAM APLIKASI
36 BAB 3 RANCANGAN PROGRAM APLIKASI 3.1 Struktur Menu Pertama-tama, pada program ini, terdapat 2 buah tombol utama, yaitu tombol Kuantitatif, dan tombol Kualitatif. Berikut, digambarkan struktur masingmasing
LAPORAN PRAKTIKUM RESMI TIPE DATA, KONSTANTA DAN VARIABEL
LAPORAN PRAKTIKUM RESMI TIPE DATA, KONSTANTA DAN VARIABEL Disusun oleh : Nama : Trins Astriani Br Sidauruk NIM : 201302011 Dosen pengampu : Yosef Murya Kusuma Ardhana.S.T., M.Kom JURUSAN KOMPTERISASI AKUNTANSI
ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PEMROGRAMAN LOGIK
ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PEMROGRAMAN LOGIK Indah Wahyuni PARADIGMA-PARADIGMA PEMROGRAMAN Bahasa pemrograman (programming language): notasi yang dipakai untuk menentukan, mengorganisasi, dan melakukan penalaran
Konsep. Bahasa Pemrograman. Evangs Mailoa. Pertemuan 7
Konsep Bahasa Pemrograman Pertemuan 7 Evangs Mailoa PROLOG PROgramming in LOGic Kebanyakan dikembangkan untuk Artificial Intelligence Dibuat oleh Alain Colmerauer dan Phillipe Roussel (University of Aix-Marseille)
BAB I SEKILAS TENTANG C
BAB I SEKILAS TENTANG C Tujuan : 1. Menjelaskan sejarah dan ruang lingkup pemakaian bahasa C 2. Menjelaskan kelebihan dan kekurangan bahasa C 3. Menjelaskan proses kompilasi dan linking program C 4. Menjelaskan
MEMBANGUN GAME MAIN KATA DENGAN MACROMEDIA FLASH
MEMBANGUN GAME MAIN KATA DENGAN MACROMEDIA FLASH SKRIPSI Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Teknik Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika Universitas
RANCANGAN PENGAJARAN HARIAN PENDIDIKAN ISLAM TAHUN : 3
RANCANGAN PENGAJARAN HARIAN PENDIDIKAN ISLAM TAHUN : 3 Mata pelajaran : Pendidikan Islam Kelas : 3 Inovatif Tarikh / Hari : 6 Jamadil Awal 1436 /25 Februari 2015/Rabu Masa : ( 8.10 9.10 pagi ) 60 minit
Oleh Ratna Novita Punggeti
KALIMAT DLM BI Oleh Ratna Novita Punggeti STRUKTUR KALIMAT 1. SUBJEK Bagian kalimat yang menunjukkan pelaku/masalah. Menjawab pertanyaan: siapa, apa. Biasanya berupa kata benda/frasa (kongkret/abstrak)
1. Pendahuluan. 2. Tujuan. 3. Gambaran Disain. MODUL 1 Code Composer Studio Basic
MODUL 1 Code Composer Studio Basic 1. Pendahuluan DSP adalah mikroprosesor untuk aplikasi khusus. Arsitekturnya dirancang supaya dapat mengolah persamaan matematis dengan cepat. Seperti halnya mikroprosesor,
10.0 RUMUSAN DAN REFLEKSI
10.0 RUMUSAN DAN REFLEKSI Dapatan kajian ini telah menunjukkan teknik ENIS dapat membantu murid menguasai kemahiran sifir 2-5. Selepas penyelidikan tindakan ini, murid melahirkan perasaan yakin dan seronok
POLISI PEMBANGUNAN DAN PENYELENGGARAAN SISTEM MAKLUMAT
ISI KANDUNGAN POLISI PEMBANGUNAN DAN PENYELENGGARAAN SISTEM MAKLUMAT... 1 BAB 1 : POLISI PEMBANGUNAN SISTEM MAKLUMAT... 4 0101 Perkara-Perkara Yang Perlu Dipatuhi Adalah Seperti Berikut:... 4 0102 Proses
Manfaat Deteksi Dini. Tumbuh Kembang Anak SERI BACAAN ORANG TUA
03 SERI BACAAN ORANG TUA Manfaat Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan
Algoritma dan Pemrograman
Algoritma dan Pemrograman bagian 2 2009 Modul ini menjelaskan tentang bahasa C dan apa saja yang dibutuhkan bila kita akan menulis suatu program dengan bahasa C. Editor yang dipakai adalah Turbo C++ 4.5.
Saudara Tidak Membutuhkan Meja Tulis
Saudara Tidak Membutuhkan Meja Tulis Bila kita percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat, kita menerima kesukaan yang besar. Ingatkah saudara ketika ini terjadi dalam hidup saudara? Saudara segera mau menceritakannya
Aku tahu cara mencapai cita cita adalah dengan berusaha dengan ujur Salinlah 2 :
Nama: KEJUJURAN 1 MENDATANGKAN MANFAAT Selasa, 17 Jumadil Ula 1435 / 18 Maret 2014 Ttd Orang Tua: Tema: Tempat Umum Sub Tema: Cita cita anak muslim untuk naik haji 1. Tujuan Aku tahu cara mencapai cita
Mengkompilasi Source Code C++ dengan g++.
Mengkompilasi Source Code C++ dengan g++. Untuk mengubah source code menjadi sebuah program, kita membutuhkan sebuah alat yang disebut dengan compiler. Cara memanggil compiler GNU C++: g++ nama_file.cpp
BAB 1 PENGENALAN PROJEK
1 BAB 1 PENGENALAN PROJEK 1.1 Pengenalan Projek Pada masa kini, terdapat banyak aplikasi yang telah bertukar kepada sistem atas talian. Ini seiring dengan perkembangan kehidupan manusia pada masa kini
MODUL 1 STANDAR INPUT DAN OUTPUT
MODUL 1 STANDAR INPUT DAN OUTPUT A. TUJUAN 1. Memahami input dan output dasar pada bahasa pemrograman C/C++ 2. Memahami operasi dasar untuk input dan output pada bahasa pemrograman C/C++ 3. Mampu menciptakan
URL : Manual penggunaan sistem Pro-Ads: 1. Memulakan sistem
URL : http://proads.msd.net.my/ Manual penggunaan sistem Pro-Ads: 1. Memulakan sistem a. Skrin Halaman utama Pro-Ads seperti yang dipaparkan di bawah mempunyai beberapa modul di kiri dan kanan seperti
TEKNIK FUNDRAISING - Bagian 4 dari 6 IV. TEKNIK MENULIS PROPOSAL. Pendahuluan
TEKNIK FUNDRAISING - Bagian 4 dari 6 IV. TEKNIK MENULIS PROPOSAL Pendahuluan Pengumpulan dana bisa jadi sangat lama, mahal, dan merupakan proses yang membuat frustasi, dan tiada jalan yang bisa memastikan
Cara membuat HTML dasar
Cara membuat HTML dasar Oleh : Ronaldo Fantoni 11 IPA /12 1. Struktur dasar HTML HTML (Hypert Text Markup Language) merupakan bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan halaman web. Dalam penggunaannya
2.0 Isu Keprihatinan Yang Dikaji Fokus Kajian 3.0 Objektif Kajian
Penggunaan Sistem Trek Dalam Pengajaran Dan Pembelajaran Mata Pelajaran Sejarah Tingkatan Lima F (Nasionalisme Di Malaysia Sehingga Perang Dunia Kedua) Md.Arman @Jamaludin Ag.Damit Abstrak Kajian ini dijalankan
Kusnawi, S.Kom, M.Eng
Kusnawi, S.Kom, M.Eng Algoritma adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Banyak cabang ilmu komputer yang diacu dalam terminologi algoritma. Namun, jangan beranggapan algoritma selalu identik dengan
BAB II LANDASAN TEORI. Dalam penyelesaian Tugas Akhir ini digunakan landasan teori yang
BAB II LANDASAN TEORI Dalam penyelesaian Tugas Akhir ini digunakan landasan teori yang membahas tentang teori yang dijadikan sebagai acuan dalam menyelesaikan permasalahan. 2.1 Definisi Aplikasi Definisi
LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM PELAYANAN TAMU HOTEL(STUDI KASUS PADA HOTEL RINJANI SEMARANG).
LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM PELAYANAN TAMU HOTEL(STUDI KASUS PADA HOTEL RINJANI SEMARANG). Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem
Komunikasi Dokter dengan Sejawat Pertumbuhan pengetahuan ilmiah yang berkembang pesat disertai aplikasi klinisnya membuat pengobatan menjadi
Komunikasi Dokter dengan Sejawat Pertumbuhan pengetahuan ilmiah yang berkembang pesat disertai aplikasi klinisnya membuat pengobatan menjadi kompleks. Dokter secara individu tidak bisa menjadi ahli untuk
PLC UNTUK PENGENDALI LIFT
PLC UNTUK PENGENDALI LIFT A. Tuiuan Praktikum 1. Mampu membuat diagram urutan pengendalian. 2. Mampu mengaplikasikan diagram pengendalian ke dalam bahasa pemrograman. 3. Mengamati dan memahami proses kerja
2. Software yang dibutuhkan Untuk membuat sebuah program java, minimal yang dibutuhkan adalah:
BAB I. PENDAHULUAN PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (JAVA) 1. Perbedaan Pemrograman Prosedural dan Pemrograman Berorientasi Objek. Program komputer terdiri atas kode dan data. Kode adalah proses logis program
PENDEKATAN PENGAJARAN
1. KESEPADUAN 2. INDUKTIF 3. DEDUKTIF 4. EKLEKTIF Mengikut pendapat Ahmad Mohd Salleh dalam Pendidikan Islam: Falsafah,Pedagogi dan Metadologi, pendekatan ialah wujud berasaskan tanggapan-tanggapan yang
PENGAJARAN BERASASKAN PROJEK : KOTAK SIMPULAN BAHASA OLEH : NUR ALIA ASYURA BINTI HARUN & KUMPULAN A3 KAEDAH MENGAJAR BAHASA MALAYSIA 2
PENGAJARAN BERASASKAN PROJEK : KOTAK SIMPULAN BAHASA OLEH : NUR ALIA ASYURA BINTI HARUN & KUMPULAN A3 KAEDAH MENGAJAR BAHASA MALAYSIA 2 MATA PELAJARAN BAHASA MELAYU TINGKATAN 1Aktif HARI Rabu MASA 10.00-11.00
LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA CV. BALDAH KOMPUTER SEMARANG
LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA CV. BALDAH KOMPUTER SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat Untuk menyelesaikan program pendidikan Strata 1 pada Fakultas Ilmu Komputer
B. KEPENTINGAN DOKUMEN
A. MENGENAI DOKUMEN Dasar berikut diguna pakai pada semua laman media sosial yang menyediakan maklumat rasmi mengenai Universiti Teknologi MARA (UiTM) kepada orang ramai. B. KEPENTINGAN DOKUMEN Laman media
BAGAIMANA MENJADI SEORANG PELAJAR
Pengenalan BAGAIMANA MENJADI SEORANG PELAJAR Kehidupan dikampus adalah menyeronokkan; tetapi ianya juga penuh dengan suasana persaingan. Pendidikan yang kamu diperolehi disitu, dan sikap yang terbentuk,
Bab 2. Representasi Pengetahuan POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 2.1 DEFINISI REPRESENTASI PENGETAHUAN
Bab 2 Representasi Pengetahuan POKOK BAHASAN: Definisi Representasi Pengetahuan Representasi Pengetahuan secara Logik Programmable Logic (Prolog) Contoh Representasi Pengetahuan dengan Prolog TUJUAN BELAJAR:
0C2B F A4?OpenDocument
http://www2.esyariah.gov.my/esyariah/mal/portalv1/undangbm.nsf/mainslg/82f1f880fb 0C2B9648256F85000279A4?OpenDocument ENAKMEN WASIAT ORANG ISLAM (SELANGOR) 1999 4/1999 BETA PERKENANKAN, TENGKU IDRIS SHAH
Pendahuluan. Bab I Logika Manusia
Bab I Pendahuluan 1.1. Logika Manusia Manusia, diantara makhluk yang lain, merupakan pengolah informasi. Kita membutuhkan informasi mengenai dunia dan menggunakan informasi ini untuk kepentingan yang lebih
GAME PETUALANGAN UNTUK UJI MMSE (MINI MENTAL STATE EXAMINATION)
GAME PETUALANGAN UNTUK UJI MMSE (MINI MENTAL STATE EXAMINATION) TUGAS AKHIR Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Informatika Oleh : Nama : Mustika Devi Anggraeni No.
BAB IV HASIL DAN PENGUJIAN. Perangkat lunak terdiri dari 2 bagian utama, yaitu game tree untuk
BAB IV HASIL DAN PENGUJIAN Perangkat lunak terdiri dari 2 bagian utama, yaitu game tree untuk memberi kecerdasan bagi komputer.dan pencarian nilai terkecil bagi manusia. Langkah pertama sebelum menuju
MAHKAMAH PERUSAHAAN MALAYSIA KES NO: 21(26)/4-840/12 ANTARA RIDWAN FARID BIN SUBAIRI DAN MERCURY MARINE SDN. BHD. AWARD NO: 551 TAHUN 2017
MAHKAMAH PERUSAHAAN MALAYSIA KES NO: 21(26)/4-840/12 ANTARA RIDWAN FARID BIN SUBAIRI DAN MERCURY MARINE SDN. BHD. AWARD NO: 551 TAHUN 2017 DI HADAPAN : Y.A. PUAN SITI SALWA BINTI MUSA (Bersidang Berseorangan)
Latihan MyMesyuarat -URUS SETIA- DibentangkanOleh
Latihan MyMesyuarat -URUS SETIA- 1 DibentangkanOleh Versi 20120315 PENGENALAN MyMesyuarat merupakan sistem pengurusan keputusan mesyuarat atas talian dan tanpa menggunakan kertas. Merupakan salah satu
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB METODOLOGI PENELITIAN. Metode Penelitian Pada pelaksanaannya penelitian ini dibutuhkan sebuah metode. Metode merupakan suatu cara yang ditempuh untuk mencapai hasil dari penelitian yang dilakukan.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pra Siklus Sebelum melakukan siklus, peneliti mengumpulkan data awal berupa daftar nama siswa dan nilai awal siswa dengan melakukan pembelajaran
BOLA JARING Permainan Kecil Bola Jaring
BOLA JARING Permainan Kecil Bola Jaring 1. Bola Berantai 2. Boling Kon 3. Panggilan Hangit 4. Star Passes 5. Bola Jaring Mini 6. Lob Berganti Jaring 7. Lantun Lari 8. No Parking 9. Sotong Aktif 10. Long
BAB III ANALISIS DAN METODE PENELITIAN. Perangkat keras yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah : Laptop Dell Inspiron N4030 dengan spesifikasi
BAB III ANALISIS DAN METODE PENELITIAN 3.1 TEMPAT DAN WAKTU Penelitian dilakukan di Jakarta dan dilakukan dari Mei 2011 hingga September 2011 3.2 ALAT DAN BAHAN 1. Perangkat Keras Yang Digunakan Perangkat
