BAB IV RANCANGAN SISTEM
|
|
|
- Johan Gunardi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB IV RANCANGAN SISTEM 1. Rancangan Basis Data a. Entity Relational Diagram (ERD) Dibawah ini adalah gambar Entity Relational Diagram (ERD) untuk sistem usulan : Gambar IV.1 Entity Relational Diagram Sistem Usulan 46
2 47 b. Transformasi ERD ke LRS Dibawah ini adalah gambar langkah - langkah dalam Transformasi ERD (Entity-Relationship Diagram) diubah kebentuk LRS (Logical Record Structure) Gambar IV.2 Transformasi ERD ke LRS
3 48 c. Logical Record Structure ( LRS ) Setelah di transformasikan ERD ke LRS, maka bentuk Logical Record Structure (LRS) yang sudah terbentuk seperti pada gambar dibawah ini : Gambar IV.3 Logical Record Structure
4 49 d. Normalisasi Berikut ini langkah - langkah normalisasi dilakukan dengan diuraikan gambar Ketergantungan Fungsional dan tahap normalisasi. 1) Relasi Barang Gambar IV.4 Ketergantungan Fungsi pada Relasi Barang Keterangan Gambar : (a). Tabel Barang sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (b). Tabel Barang sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu Nm_brg, Jenis_brg, Satuan dan Har_sat bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu Kd_brg (Funcional Dependency). (c). Tabel Barang sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu Kd_brg (Transitive Dependency). 2) Relasi Pelanggan Gambar IV.5 Ketergantungan Fungsi pada Relasi Pelanggan
5 50 Keterangan Gambar : (a). Tabel Pelanggan sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (b). Tabel Barang sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu Nm_plg, Alamat, Kota, Provinsi, Kodepos, No_telp dan No_fax bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu Kd_plg (Funcional Dependency). (c). Tabel Pelanggan sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu Kd_plg (Transitive Dependency). 3) Relasi PO Gambar IV.6 Ketergantungan Fungsional pada Relasi PO Keterangan Gambar : (a). Tabel PO sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (b). Tabel PO sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu No_PO, Tgl_selesai, DP dan Kd_plg bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu No_PO (Funcional Dependency). (c). Tabel PO sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu No_PO (Transitive Dependency). 4) Relasi pesan Gambar IV.7 Ketergantungan Fungsional pada Relasi pesan
6 51 Keterangan Gambar : (a). Tabel pesan sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (b). Tabel pesan sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu Jml_pesan, Hrg_pesan dan deskripsi bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu No_urut, No_PO dan Kd_brg (Funcional Dependency). (c). Tabel pesan sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu No_urut, No_PO dan Kd_brg (Transitive Dependency). 5) Relasi Faktur Gambar IV.8 Ketergantungan Fungsional pada Relasi Faktur Keterangan Gambar : (a). Tabel Faktur sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (b). Tabel Faktur sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu Tgl_fak dan No_PO bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu No_fak (Funcional Dependency). (c). Tabel Faktur sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu No_fak (Transitive Dependency). 6) Relasi Kwitansi Gambar IV.9 Ketergantungan Fungsional pada Relasi Faktur
7 52 Keterangan Gambar : (a). Tabel Kwitansi sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (b). Tabel Kwitansi sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu Tgl_kwt dan No_ fak bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu No_kwt (Funcional Dependency). (c). Tabel Kwitansi sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu No_kwt (Transitive Dependency). 7) Relasi Rekening Gambar IV.10 Ketergantungan Fungsional pada Relasi Rekening Keterangan Gambar : (a). Tabel Rekening sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (b). Tabel Rekening sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu Nm_rek bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu No_rek (Funcional Dependency). (c). Tabel Rekening sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu No_rek (Transitive Dependency). 8) Relasi Jurnal Gambar IV.11 Ketergantungan Fungsi pada Relasi Jurnal
8 53 Keterangan Gambar : (a). Tabel Jurnal sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (b). Tabel Jurnal sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu Tgl_jurnal, Posisi dan Jumlah bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu No_rek dan No_bukti (Funcional Dependency). (c). Tabel Jurnal sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu No_rek dan No_bukti (Transitive Dependency). 9) Relasi SJ Gambar IV.12 Ketergantungan Fungsi pada Relasi SJ Keterangan Gambar : (a). Tabel SJ sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (b). Tabel SJ sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu Tgl_SJ, No_fak dan No_plat bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu No_SJ (Funcional Dependency). (c). Tabel SJ sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu No_SJ (Transitive Dependency). 10) Relasi kirim Gambar IV.13 Ketergantungan Fungsional pada Relasi kirim
9 54 Keterangan Gambar : (d). Tabel pesan sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (e). Tabel pesan sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu Jml_kirim bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu No_SJ dan Kd_brg (Funcional Dependency). (f). Tabel pesan sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu No_SJ dan Kd_brg (Transitive Dependency). 11) Relasi Kendaraan Gambar IV.14 Ketergantungan Fungsi pada Relasi Kendaraan Keterangan Gambar : (a). Tabel Kendaraan sudah bernilai tunggal (1NF) karena sudah tidak ada atribut yang berulang (Repeating Group). (b). Tabel Kendaraan sudah normal bentuk kedua (2NF) karena semua atribut non key yaitu Jenis_kend dan Merk bergantung sepenuhnya kepada atribut key yaitu No_plat (Funcional Dependency). (c). Tabel Kendaraan sudah normal bentuk ketiga (3NF) karena semua atribut non key tidak bergantung kepada atribut key lainnya tetapi terhadap key yaitu No_plat(Transitive Dependency).
10 55 e. Spesifikasi Basis Data Basis data yang telah mempunyai bentuk normal selanjutnya dijelaskan dalam spesifikasi basis data yang meliputi nama file, media penyimpanan yang digunakan, isi yang disimpan, organisasi yang digunakan, primary key, panjang record, jumlah record dan struktur file. Spesifikasi basis data yang memberikan penjelasan secara detil tentang masing-masing basis data yang digunakan dalam sistem informasi penjualan tunai CV. SEROJA Printing adalah sebagai berikut : 1) Nama File : Barang Media : Hard-disk Isi : Data data barang Organisasi : Index Sequential Primary Key : Kd_brg Panjang Record : 63 byte Jumlah Record : 324 record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 Kd_brg Text 5 Kode Barang 2 Nm_brg Text 25 Nama Barang 3 Jenis_brg Text 15 Jenis Barang 4 Satuan Text 10 Satuan barang 5 Har_sat Currency 6 Harga satuan barang Tabel IV.1 Struktur Tabel Barang 2) Nama File : Pelanggan Media : Hard-disk Isi : Data data Pelanggan Organisasi : Index Sequential Primary Key : Kd_plg Panjang Record : 116 byte Jumlah Record : 1152 record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 Kd_plg Text 5 Kode Pelanggan 2 Nm_plg Text 25 Nama Pelanggan 3 Alamat Text 30 Alamat pelanggan 4 Kota Text 12 Kota pelanggan 5 Provinsi Text 15 Provinsi Pelanggan 6 Kodepos Text 5 Kodepos Pelanggan 7 No_telp Text 12 No.Telepon Pelanggan 8 No_fax Text 12 No. Fax Pelanggan Tabel IV.2 Struktur Tabel Pelanggan
11 56 3) Nama File : PO Media : Hard-disk Isi : Data data PO Organisasi : Index Sequential Primary Key : No_PO Panjang Record : 34 byte Jumlah Record : record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 No_PO Text 5 Nomor Purchase Order 2 Tgl_PO Date/Time 8 Tanggal Purchase Order 3 Tgl_selesai Date/Time 8 Tanggal Selesai Pesanan 4 DP Currency 8 Uang muka dari pembayaran 5 Kd_plg Text 5 Kode Pelanggan Tabel IV.3 Struktur Tabel PO 4) Nama File : pesan Media : Hard-disk Isi : Data data detail PO Organisasi : Index Sequential Primary Key : No_urut + No_PO + Kd_brg Panjang Record : 56 byte Jumlah Record : record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 No_urut Text 5 Nomor urut Pesan 2 Kd_brg Text 5 Kode Barang 3 No_PO Text 5 Nomor Purchase Order 4 Jml_pesan Long Integer 3 Jumlah Pesan 5 Hrg_pesan Currency 8 Harga Pesan 6 deskripsi Text 30 Deskripsi pesanan Tabel IV.4 Struktur Tabel pesan 5) Nama File : Faktur Media : Hard-disk Isi : Data data Faktur Organisasi : Index Sequential Primary Key : No_fak Panjang Record : 18 byte Jumlah Record : record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 No_fak Text 5 Nomor Faktur 2 Tgl_fak Date/time 8 Tanggal Faktur 3 No_PO Text 5 Nomor Purchase Order Tabel IV.5 Struktur Tabel Faktur
12 57 6) Nama File : Kwitansi Media : Hard-disk Isi : Data data Kwitansi Organisasi : Index Sequential Primary Key : No_kwt Panjang Record : 18 byte Jumlah Record : record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 No_kwt Text 5 Nomor Kwitansi 2 Tgl_kwt Date/time 8 Tanggal Kwitansi 3 No_fak Text 5 Nomor Faktur Tabel IV.6 Struktur Tabel Kwitansi 7) Nama File : Rekening Media : Hard-disk Isi : Data data Rekening Organisasi : Index Sequential Primary Key : No_rek Panjang Record : 30 byte Jumlah Record : 108 record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 No_rek Text 5 Nomor Rekening 2 Nm_rek Text 25 Nama Rekening Tabel IV. 7 Struktur Tabel Rekening 8) Nama File : Jurnal Media : Hard-disk Isi : Data data Jurnal Organisasi : Index Sequential Primary Key : No_rek + No_bukti Panjang Record : 32 byte Jumlah Record : record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 No_rek Text 5 Nomor Rekening 2 No_bukti Text 5 Nomor Bukti Transaksi 3 Tgl_jurnal Date/time 8 Tanggal jurnal 4 Posisi Text 6 Debet/Kredit 5 Jumlah Currency 8 Jumlah jurnal Tabel IV. 8 Struktur Tabel Jurnal
13 58 9) Nama File : SJ Media : Hard-disk Isi : Data data SJ Organisasi : Index Sequential Primary Key : No_SJ Panjang Record : 26 byte Jumlah Record : record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 No_SJ Text 5 Nomor Surat Jalan 2 Tgl_SJ Date/time 8 Tanggal Surat Jalan 3 No_fak Text 5 Nomor Faktur 4 No_plat Text 8 Nomor Plat Kendaraan Tabel IV. 9 Struktur Tabel SJ 10) Nama File : kirim Media : Hard-disk Isi : Data data detil SJ Organisasi : Index Sequential Primary Key : No_SJ + Kd_brg Panjang Record : 13 byte Jumlah Record : record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 No_SJ Text 5 Nomor Surat Jalan 2 Kd_brg Text 5 Kode Barang 3 Jml_kirim Long Integer 3 Jumlah Kirim Tabel IV. 10 Struktur Tabel kirim 11) Nama File : Kendaraan Media : Hard-disk Isi : Data data Kendaraan Organisasi : Index Sequential Primary Key : No_plat Panjang Record : 33 byte Jumlah Record : 144 record Struktur File : No Nama field Type Lebar Desimal Keterangan 1 No_plat Text 8 Nomor Plat Kendaraan 2 Jenis_kend Text 15 Jenis Kendaraan 3 Merk Text 10 Merk Kendaraan Tabel IV. 11 Struktur Tabel Kendaraan
14 59 f. Rancangan Kode 1) Kd_plg P L digit menunjukkan nomor inisial file Pelanggan. 3 digit terakhir menunjukkan nomor urut Pelanggan. 2) Kd_brg X X digit pertama menunjukkan inisial Jenis Barang. 3 digit terakhir menunjukkan nomor urut Barang. 3) No_PO P O digit pertama menunjukkan inisial file PO. 3 digit terakhir menunjukkan nomor urut Purchase Order. 4) No_fak F K digit petama manunjukkan inisial file Faktur. 3 digit terakhir menunjukkan nomor urut Faktur. 5) No_kwt K W digit petama manunjukkan inisial file Kwitansi. 3 digit terakhir menunjukkan nomor urut Kwitansi. 6) No_rek digit pertama menunjukkankelompk rekening. 1 digit kedua menunjukkan golongan rekening. 1 digit ketiga menunjukan jenis rekening 2 digit terakhir perluasan jenis rekening 7) No_SJ S J digit petama manunjukkan inisial file SJ. 3 digit terakhir menunjukkan nomor urut Surat Jalan. 8) No_plat X X X X 1 digit petama manunjukkan inisial Kota. 4 digit kedua menunjukkan nomor urut Register Kendaraan. 3 digit terakhir menunjukkan inisial Wilayah.
15 60 2. Rancangan Antar Muka a. Rancangan Keluaran 1). Nama Keluaran : Faktur Fungsi : Sebagai bukti transaksi penjualan dan pembayaran DP. Media : Kertas Distribusi : Pelanggan, Bagian Penjualan Rangkap : 2 Frekuensi : Harian Volume : 3/hari Format : Lampiran C - 1 Keterangan : Faktur diberikan kepada pelanggan sebagai bukti transaksi penjualan dan pembayaran DP 2). Nama Keluaran : Surat Jalan Fungsi : Sebagai bukti pengiriman barang. Media : Kertas Distribusi : Pelanggan Rangkap : 2 Frekuensi : Harian Volume : 3/hari Format : Lampiran C - 2 Keterangan : Surat Jalan dikirimkan ke pelanggan pada saat pengiriman barang sebagai bukti pengiriman. 3). Nama Keluaran : Kwitansi Fungsi : Sebagai bukti pelunasan pembayaran Media : Kertas Distribusi : Pelanggan Rangkap : 2 Frekuensi : Setiap terjadi pelunasan pembayaran. Volume : 3/hari Format : Lampiran C 3 Keterangan : Kwitansi diberikan kepada pelanggan sebagai bukti pelunasan pembayaran. 4). Nama Keluaran : Laporan Penjualan Fungsi : Untuk mengetahui volume penjualan Media : Kertas Distribusi : Pimpinan Rangkap : 1 Frekuensi : Bulanan Volume : 1/bulan Format : Lampiran C 4 Keterangan : Laporan Penjualan diberikan kepada pimpinan. 5). Nama Keluaran : Laporan Jurnal Penerimaan Kas Fungsi : Memberitahukan keuangan bentuk jurnal penerimaan kas yang dapat dilaporkan Media : Kertas Distribusi : Pimpinan
16 61 Rangkap : 1 Frekuensi : Bulanan Volume : 1/bulan Format : Lampiran C 5 Keterangan : Laporan jurnal penerimaan kas diberikan kepada pimpinan 6). Nama Keluaran : Laporan Jurnal Umum Fungsi : Memberitahukan keuangan bentuk jurnal umum yang dapat dilaporkan Media : Kertas Distribusi : Pimpinan Rangkap : 1 Frekuensi : Bulanan Volume : 1/bulan Format : Lampiran C 6 Keterangan : Laporan jurnal umum diberikan kepada pimpinan. b. Rancangan Masukan 1). Nama Masukan : Data Barang Sumber : Bagian Penjualan Fungsi : Sebagai form masukan data barang Media : Kertas Rangkap : 1 Frekuensi : Setiap terjadi penambahan barang Volume : 2/bulan Format : Lampiran D - 1 Keterangan : Berisi tentang data barang 2). Nama Masukan : Data Pelanggan Sumber : Pelanggan Fungsi : Sebagai form masukan data pelanggan Media : Kertas Rangkap : 1 Frekuensi : Setiap terjadi penambahan data pelanggan Volume : 2/bulan Format : Lampiran D 2 Keterangan : Berisi tentang data pelanggan 3). Nama Masukan : Data Kendaraan Sumber : Delivery Fungsi : Sebagai form masukan data kendaraan Media : Kertas Rangkap : 1 Frekuensi : Setiap terjadi penambahan kendaraan Volume : - Format : Lampiran D 3 Keterangan : Berisi tentang data kendaraan
17 62 4). Nama Masukan : Data Rekening Sumber : Bagian Penjualan Fungsi : Sebagai form masukan data rekening Media : Kertas Rangkap : 1 Frekuensi : Setiap terjadi penambahan rekening Volume : - Format : Lampiran D - 4 Keterangan : Berisi tentang data rekening 5). Nama Masukan : Purchase Order ( PO ) Sumber : Pelanggan Fungsi : Sebagai form masukan data pesanan. Media : Kertas Rangkap : 1 Frekuensi : Harian Volume : 3/hari Format : Lampiran D 5 Keterangan : Berisi tentang data pesanan pelanggan
18 63 c. Rancangan Dialog Layar 1) Struktur Tampilan Berikut ini gambar struktur hierarki dari semua tampilan layar yang dirancang pada Sistem Penjualan CV. SEROJA Printing : Gambar IV.15 Struktur Tampilan
19 64 2) Rancangan Layar Berikut ini gambar semua bentuk rancangan layar yang dibuat beserta format datanya : Menu Utama Gambar IV.16 Rancangan Layar Menu Utama
20 65 Menu File Master Gambar IV.17 Rancangan Layar Menu File Master
21 66 Entri Data Pelanggan Lihat List Pelanggan Gambar IV.18 Rancangan Layar Entri Data Pelanggan Entri Data Barang Lihat List Barang Gambar IV.19 Rancangan Layar Entri Data Barang
22 67 Entri Data Kendaraan Lihat List Kendaraan Gambar IV.20 Rancangan Layar Entri Data Kendaraan Entri Data Rekening Lihat List Rekening Gambar IV.21 Rancangan Layar Entri Data Rekening
23 68 Menu Utama Transaksi Gambar IV.22 Rancangan Layar Menu Utama Transaksi
24 69 Entri Purchase Order ( PO ) Gambar IV.23 Rancangan Layar Entri Purchase Order ( PO ) Cetak Faktur Gambar IV.24 Rancangan Layar Cetak Faktur
25 70 Cetak Kwitansi Gambar IV.25 Rancangan Layar Cetak Kwitansi Cetak Surat Jalan Gambar IV.26 Rancangan Layar Cetak Surat Jalan
26 71 Menu Laporan Gambar IV.27 Rancangan Layar Menu Laporan Cetak Laporan Penjualan Gambar IV.28 Rancangan Layar Laporan Penjualan
27 72 Cetak Laporan Jurnal Penerimaan Kas Gambar IV.29 Rancangan Layar Cetak Laporan Jurnal Penerimaan Kas Cetak Laporan Jurnal Umum Gambar IV.30 Rancangan Layar Cetak Laporan Jurnal Umum
28 73 d. Sequence Diagram 1. Entri Data Pelanggan : Bag. Penjualan : FormPelanggan : CntrlPlg : Pelanggan Show ( ) Show ( ) Tambah ( ) Tambah ( ) Input Pelanggan ( ) Input Pelanggan ( ) Get Pelanggan ( ) Display Pelanggan ( ) Simpan ( ) Simpan ( ) Simpan Pelanggan ( ) Ubah ( ) Ubah ( ) Ubah Pelanggan ( ) Hapus ( ) Hapus ( ) Hapus Pelanggan ( ) Cari ( ) Cari ( ) Cari Pelanggan ( ) Display Pelanggan ( ) Gambar IV.31 Sequence Diagram Entri Data Pelanggan
29 74 2. Entri Data Barang : Bag. Penjualan : FormBarang : CntrlBrg : Barang Show ( ) Show ( ) Tambah ( ) Tambah ( ) Input Barang ( ) Input Barang ( ) Get Barang ( ) Display Barang ( ) Simpan ( ) Simpan ( ) Simpan Barang ( ) Ubah ( ) Ubah ( ) Ubah Barang ( ) Hapus ( ) Hapus ( ) Hapus Barang ( ) Cari ( ) Cari ( ) Cari Barang ( ) Display Barang ( ) Gambar IV.32 Sequence Diagram Entri Data Barang
30 75 3. Entri Data Kendaraan : Bag. Penjualan : FormKendaraan : CntrlKend : Kendaraan Show ( ) Show ( ) Tambah ( ) Tambah ( ) Input Kendaraan ( ) Input Kendaraan ( ) Get Kendaraan ( ) Display Kendaraan ( ) Simpan ( ) Simpan ( ) Simpan Kendaraan ( ) Ubah ( ) Ubah ( ) Ubah Kendaraan ( ) Hapus ( ) Hapus ( ) Hapus Kendaraan ( ) Cari ( ) Cari ( ) Cari Kendaraan ( ) Display Kendaraan ( ) Gambar IV.33 Sequence Diagram Entri Data Kendaraan
31 76 4. Entri Data Rekening : Bag. Penjualan : FormRekening : CntrlRek Show ( ) Show ( ) : Rekening Tambah ( ) Tambah ( ) Input Rekening ( ) Input Rekening ( ) Get Rekening ( ) Display Rekening ( ) Simpan ( ) Simpan ( ) Simpan Rekening ( ) Ubah ( ) Ubah ( ) Ubah Rekening ( ) Hapus ( ) Hapus ( ) Hapus Rekening ( ) Cari ( ) Cari ( ) Cari Rekening ( ) Display Rekening ( ) Gambar IV.34 Sequence Diagram Entri Data Rekening
32 77 5. Entri Purchase Order ( PO ) : Bag. Penjualan : FormPO : ControlPO : PO : Pelanggan : pesan : Barang : Jurnal Show ( ) Show ( ) Get System ( Tgl_PO ) Tambah ( ) Tambah ( ) Get PO ( ) Display PO ( ) Cari Pelanggan ( ) Cari Pelanggan ( ) Get Pelanggan ( ) Display Pelanggan ( ) Loop Cari Barang ( ) Cari Barang ( ) Get Barang ( ) Display Barang ( ) Input pesan ( ) Input pesan ( ) Hitung Jumlah ( ) Display Jumlah ( ) Hitung Total ( ) Display Total ( ) Input DP ( ) Input DP ( ) Hitung Sisa Bayar ( ) Display Sisa Bayar ( ) Input Tgl_selesai ( ) Simpan ( ) Simpan ( ) Simpan PO ( ) Loop Simpan pesan ( ) Simpan jurnalpo ( ) Gambar IV.35 Sequence Diagram Entri Purchase Order ( PO )
33 78 6. Cetak Faktur : Bag. Penjualan : FormFaktur : CntrlFaktur : Faktur : PO : Pelanggan : pesan : Barang Show ( ) Show ( ) Get SystemDate (Tgl_fak) Get Faktur ( ) Display Faktur ( ) Entry PO ( ) Entry PO ( ) Get PO ( ) Display PO (Tgl_PO, DP) Get Pelanggan ( ) Display Pelanggan ( ) Get pesan ( ) Display pesan( ) Get Barang ( ) Display Barang ( ) Hitung Total ( ) Display Total ( ) Hitung Sisa ( ) Display Sisa ( ) Simpan ( ) Simpan ( ) Simpan Faktur ( ) Cetak ( ) Cetak ( ) Gambar IV.36 Sequence Diagram Cetak Faktur
34 79 7. Cetak Kwitansi : Bag. Penjualan : FormKwitansi : CntrlKwitansi : Kwitansi : Faktur : PO : pesan : Jurnal Show ( ) Show ( ) Get SystemDate (Tgl_kwt) Get Kwitansi ( ) Display Kwitansi ( ) Entry Faktur ( ) Entry Faktur ( ) Get Faktur ( ) Display (Tgl_fak, No_PO) Get PO ( ) Display (Tgl_PO) Get pesan ( ) Hitung Sisa ( ) Display Sisa ( ) Simpan ( ) Simpan ( ) Simpan Kwitansi ( ) Simpan jurnalkwt ( ) Cetak ( ) Cetak ( ) Gambar IV.37 Sequence Diagram Cetak Kwitansi
35 80 8. Cetak Surat Jalan : Bag. Penjualan : FormSJ : CntrlSJ : SJ : Faktur : PO : Pelanggan : Kendaraan : pesan : Barang Show ( ) Show ( ) Get SystemDate ( Tgl_SJ ) Get SJ ( ) Display SJ ( ) Entry Faktur ( ) Entry Faktur ( ) Get Faktur ( ) Display Faktur (Tgl_fak) Get PO ( ) Display PO (No_PO) Get Pelanggan ( ) Display Pelanggan (Nm_plg, Alamat, No_telp ) Entry Kendaraan ( ) Entry Kendaraan ( ) Get Kendaraan ( ) Display Kendaraan ( ) Get pesan ( ) Display pesan (Jml_pesan) Get Barang ( ) Display Barang (Nm_brg, Satuan, Har_sat ) Loop Entry Barang ( ) Entry Barang ( ) Get Barang ( ) Display Barang (Nm_brg, Satuan, Har_sat) Entry Jumlah Kirim ( ) Entry Jumlah Kirim ( ) Simpan ( ) Simpan ( ) Simpan SJ ( ) Cetak ( ) Cetak ( ) Gambar IV.38 Sequence Diagram Cetak Surat Jalan
36 81 9. Cetak Laporan Penjualan : Bag. Penjualan : FormLapJual : CntrlLapJual : Faktur : PO : Pelanggan : pesan : Barang Show ( ) Show ( ) Entry Periode ( ) Entry Periode ( ) Get Faktur Get PO ( ) Get Pelanggan ( ) Get pesan ( ) Get Barang ( ) Hitung Jumlah ( ) Hitung Total ( ) Cetak ( ) Cetak LapJual ( ) Gambar IV.39 Sequence Diagram Cetak Laporan Penjualan
37 Cetak Laporan Jurnal Penerimaan Kas : Bag.Penjualan : FormPenkas : CntrlPenKas : Jurnal Show ( ) Show ( ) Entry Periode ( ) Entry Periode ( ) Get Jurnal ( ) HitungTotal Debet ( ) Hitung Total Kredit ( ) Cetak ( ) Cetak PenKas ( ) Gambar IV.40 Sequence Diagram Cetak Laporan Jurnal Penerimaan Kas
38 Cetak Laporan Jurnal Umum : Bag. Penjualan : FormJurUmum : CntrlJurUmum : Jurnal : Rekening Show ( ) Show ( ) Entry Periode ( ) Entry Periode ( ) Get Jurnal ( ) Get Rekening ( ) Hitung Total Debet ( ) Hitung Total Kredit ( ) Cetak ( ) Cetak JurUmum ( ) Gambar IV.41 Sequence Diagram Cetak Jurnal Umum
39 84 e. Rancangan Class Diagram 1) Entity Class Diagram Pelanggan Kd_plg Nm_plg Alamat Kota Provinsi Kodepos No_telp No_fax Get Pelanggan() Simpan Pelanggan() Ubah Pelanggan() Hapus Pelanggan() Cari Pelanggan() 1 1..* PO No_PO Tgl_PO Tgl_selesai DP Get PO() Simpan PO() 1..* 1 1..* pesan Jml_pesan Hrg_pesan 1..* Barang Kd_brg Nm_barang Jenis_brg Satuan Har_sat Get Barang() Simpan Barang() Ubah Barang() Hapus Barang() Cari Barang() 1..* Get pesan() Simpan pesan() kirim Jml_kirim junalpo Tgl_jurnal Posisi Jumlah Get Jurnal() Simpan jurnalpo() 1 Faktur No_fak Tgl_fak Get Faktur() Simpan Faktur() 1 1..* 1..* SJ No_SJ Tgl_SJ Get SJ() Simpan SJ() Get kirim() Simpan kirim() 1 1..* 1 jurnalkwt Tgl_jurnal Posisi Jumlah Get Jurnal() Simpan jurnalkwt() Kendaraan No_plat Jenis_kend Merk Get Kendaraan() Simpan Kendaraan() Ubah Kendaraan() Hapus Kendaraan() Cari Kendaraan() 1..* Rekening No_rek Nm_rek Get Rekening() Simpan Rekening() Ubah Rekening() Hapus Rekening() Cari Rekening() 1..* 1..* 0..1 Kwitansi No_kwt Tgl_kwt Get Kwitansi() Simpan Kwitansi() Gambar IV.42 Entity Class Diagram
40 85 2) Boundary Class Diagram : FormBarang : FormKendaraan : FormRekening : FormPelanggan Tambah() Input Pelanggan() Display Pelanggan() Simpan() Ubah() Hapus() Cari() Tambah() Input Barang() Display Barang() Simpan() Ubah() Hapus() Cari() Tambah() Input Kendaraan() Display Kendaraan() Simpan() Ubah() Hapus() Cari() Tambah() Input Rekening() Display Rekening() Simpan() Ubah() Hapus() Cari() : FormPO Get System() Tambah() Display PO() Cari Pelanggan() Display Pelanggan() Cari Barang() Display Barang() Input Pesan() Display Jumlah() Simpan() Batal() : FormFaktur Get SystemDate() Display Faktur() Entry PO() Display PO() Display Pelanggan() Display Barang() Display pesan() Display Total() Display Sisa() Simpan() Cetak() : MenuUtama FormJurUmum Show() Entry Periode() Cetak JurUmum() FormPenKas : FormKwitansi Get SystemDate() Display Kwitansi() Entry Faktur() Display Faktur() Entry PO() Display PO() Display Sisa() Simpan() Cetak() : FormSJ Get SystemDate() Display SJ() Entry Faktur() Display Faktur() Display PO() Display Pelanggan() Entry Kendaraan() Display Kendaraan() Display pesan() Display Barang() Entry Barang() Simpan() Cetak() FormLapJual Show() Entry Periode() Cetak LapJual() Show() Entry Periode() Cetak PenKas() Gambar IV.43 Boundary Class Diagram
41 86 3) Control Class Diagram CntrlPlg CntrlBrg CntrlKend CntrlRek Tambah() Simpan() Ubah() Hapus() Cari() Tambah() Simpan() Ubah() Hapus() Cari() Tambah() Simpan() Ubah() Hapus() Cari() Tambah() Simpan() Ubah() Hapus() Cari() ControlPO CntrlFaktur CntrlKwt CntrlSJ Tambah() Cari Pelanggan() Cari Barang() Hitung Jumlah() Simpan() Batal() Entry PO() Hitung Total() Hitung Sisa() Simpan() Cetak() Entry Faktur() Entry PO() Hitung Sisa() Simpan() Cetak() Entry Faktur() Entry Kendaraan() Entry Barang() Simpan() Cetak() CntrlLapJual CntrlPenKas CntrlJurUmum Entry Periode() Hitung Total() Cetak LapJual() Show() Entry Periode() Hitung Total Debet() Hitung Total Kredit() Cetak PenKas() Show() Entry Periode() Hitung Total Debet() Hitung Total Kredit() Cetak JurUmum() Gambar IV.44 Control Class Diagram
42 87 f. Activity Diagram Per Method 1) Class Pelanggan a). methode get Pelanggan ( ) Gambar IV.45 Activity Per Method get Pelanggan ( ) b). methode simpan Pelanggan ( ) Gambar IV.46 Activity Per Method simpan Pelanggan ( ) c). methode ubah Pelanggan ( ) Gambar IV.47 Activity Per Method ubah Pelanggan ( ) d). methode hapus Pelanggan ( ) Gambar IV.48 Activity Per Method hapus Pelanggan ( ) e). methode cari Pelanggan ( ) Gambar IV.49 Activity Per Method cari Pelanggan ( )
43 88 2) Class Barang a). methode get Barang ( ) b). methode simpan Barang ( ) Gambar IV.50 Activity Per Method get Barang ( ) Gambar IV.51 Activity Per Method simpan Barang ( ) c). methode ubah Barang ( ) Gambar IV.52 Activity Per Method ubah Barang ( ) d). methode hapus Barang ( ) Gambar IV.53 Activity Per Method hapus Barang ( ) e). methode cari Barang ( ) Gambar IV.54 Activity Per Method cari Barang ( )
44 89 3) Class Kendaraan a). methode get Kendaraan ( ) Gambar IV.55 Activity Per Method get Kendaraan ( ) b). methode simpan Kendaraan ( ) Gambar IV.56 Activity Per Method simpan Kendaraan ( ) c). methode ubah Kendaraan ( ) Gambar IV.57 Activity Per Method ubah Kendaraan ( ) d). methode hapus Kendaraan ( ) Gambar IV.58 Activity Per Method hapus Kendaraan ( ) e). methode cari Kendaraan ( ) Gambar IV.59 Activity Per Method cari Kendaraan ( )
45 90 4) Class Rekening a). methode get Rekening Gambar IV.60 Activity Per Method get Rekening ( ) b). methode simpan Rekening ( ) Gambar IV.61 Activity Per Method simpan Rekening ( ) c). methode ubah Rekening ( ) Gambar IV.62 Activity Per Method ubah Rekening ( ) d). methode hapus Rekening ( ) Gambar IV.63 Activity Per Method hapus Rekening ( ) e). methode cari Rekening ( ) Gambar IV.64 Activity Per Method cari Rekening ( )
46 91 5) Class pesan a). methode get pesan ( ) Gambar IV.65 Activity Per Method get pesan ( ) b). methode simpan pesan ( ) 6) Class PO a). methode get PO ( ) Gambar IV.66 Activity Per Method simpan pesan ( ) a). methode simpan PO ( ) Gambar IV.67 Activity Per Method get PO ( ) Gambar IV.68 Activity Per Method simpan PO ( )
47 92 7) Class Faktur c). methode get Faktur ( ) d). methode simpan Faktur ( ) Gambar IV.69 Activity Per Method get Faktur ( ) Gambar IV.70 Activity Per Method simpan Faktur ( ) 8) Class Kwitansi a). methode get Kwitansi ( ) b). methode simpan Kwitansi Gambar IV.71 Activity Per Method get Kwitansi ( ) Gambar IV.72 Activity Per Method simpan Kwitansi ( )
48 93 9) Class SJ a). methode get SJ ( ) b). methode simpan SJ ( ) Gambar IV.73 Activity Per Method get SJ ( ) 10) Class jurnalpo a). methode simpan jurnalpo ( ) Gambar IV.74 Activity Per Method simpan SJ ( ) Gambar IV.75 Activity Per Method simpan jurnalpo ( ) 11) Class jurnalkwt a). methode simpan jurnalkwt ( ) Gambar IV.76 Activity Per Method simpan jurnalkwt ( )
PANDUAN ISI TUGAS AKHIR PENGGUNAAN APLIKASI AKUNTANSI
PANDUAN ISI TUGAS AKHIR PENGGUNAAN APLIKASI AKUNTANSI PROGRAM STUDI: KOMPUTERISASI AKUNTANSI JENJANG : DIPLOMA 3 PERIODE BIMBINGAN SEMESTER GASAL 2012/2013 (September 2012) Versi 1 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
Perancangan Sisem Informasi Penjualan Barang Secara Tunai Pada CV. Prima Inti Anugrah Jakarta
Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST) Maret 2015, pp. 460~474 Perancangan Sisem Informasi Secara Tunai Pada CV. Prima Inti Anugrah Jakarta 460 Marlina AMIK BSI Tangerang Abstrak CV. Prima
BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH
BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH 3.1 Sejarah Singkat. Badan usaha ini bernama Cipta Kreasi Furniture. Perusahaan ini merupakan perusahaan swasta yang bergerak dibidang furniture dari berbagai merk.
BAB IV PERMASALAHAN 4.1 Uraian sistem yang diusulkan. Wardah Wardah
BAB IV PERMASALAHAN 4.1 Uraian sistem yang diusulkan. Prosedur sistem penjualan yang diusulkan meliputi langkah langkah sebagai berikut : 1. Supplier dapat melihat barang serta daftar harga dari brosur
BAB IV PEMBAHASAN MASALAH
30 BAB IV PEMBAHASAN MASALAH 4.1. Prosedur Sistem Yang Diusulkan Prosedur Sistem ini merupakan Prosedur Sistem yang diusulkan penulis yang bertujuan untuk membantu CV. Skaters dalam mengatasi persoalan
BAB III PEMBAHASAN. usaha, struktur organisasi serta tugas dan fungsi dari organisasi tersebut.
BAB III PEMBAHASAN 3.1. Tinjauan Perusahaan Tinjauan perusahaan bertujuan untuk mengetahui sejarah perusahaan/badan usaha, struktur organisasi serta tugas dan fungsi dari organisasi tersebut. 3.1.1. Sejarah
BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH
25 BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH 3.1 Sejarah Singkat. UD. Mandiri didirikan oleh Bapak Rana Gunawan pada tahun 2002 yang berlokasi di Jalan. Pertanian Raya No.134 Lebak Bulus - Jakarta Selatan.
BAB IV HASIL DAN ANALISIS. Bagian pembelian PT. Purinusa Ekapersada Bawen Semarang merupakan
BAB IV HASIL DAN ANALISIS 1.1. Analisis Bagian pembelian PT. Purinusa Ekapersada Bawen Semarang merupakan bagian yang menerima penagihan dari pemasok. Setiap ada tagihan yang masuk, bagian ini sering kali
BAB IV PERANCANGAN DATABASE. bertujuan untuk memberikan gambaran tentang sistem basis data yang saat ini sedang
33 BAB IV PERANCANGAN DATABASE 4.1 Analisis Sistem Yang Berjalan Analisis sistem merupakan tahap yang penting di dalam sebuah sistem informasi. Karena kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi dalam analisis
BAB III ANALISA SISTEM
BAB III ANALISA SISTEM 1. Tinjauan Organisasi Informasi tentang sistem yang sedang berjalan sangat penting sekali dalam proses perancangan sistem informasi. Karena dari informasi tersebut, dapat diketahui
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Analisis sistem memberikan gambaran tentang sistem yang diamati yang saat ini sedang berjalan. Kelebihan dan kekurangan sistem
BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN. 4.1 Prosedur yang diusulkan. Prosedur yang diusulkan sebagai berikut :
70 BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN 4.1 Prosedur yang diusulkan Prosedur yang diusulkan sebagai berikut : 1). Pelanggan memesan barang via telepon / email / fax, lalu Bagian Marketing akan masuk ke
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMESANAN BUKU PADA TOKO BUKU NURIS
TEKNOSI, Vol. 02, No. 02, Agustus 2016 77 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMESANAN BUKU PADA TOKO BUKU NURIS Sarwindah 1,* 1 STMIK Atma Luhur, Jl. Jend Sudirman Selindung Baru Pangkalpinang Bangka Belitung
BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Bab ini diterangkan secara singkat mengenai analisa sistem yang ada di toko sahabat teknik, untuk mempermudah dalam mengetahui kelemahan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
33 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Gambaran Umum CV.D Besto adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kuliner yang menjual ayam goreng dan burger. CV.D Besto berlokasi di jalan Peninggilan Utara
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Gambaran Umum Nasabie AutoRent adalah suatu jenis usaha yang bergerak dalam bidang jasa penyewaan mobil yang beralamat di Jln.Penggilingan Baru III No. 33 Dukuh Kramat
BAB IV RANCANGAN SISTEM USULAN
BAB IV RANCANGAN SISTEM USULAN 4.1. Umum Setelah melakukan analisa di CV. The Computer Specialist (TCS) untuk sistem penjualan barang komputer, penulis kemudian merancang sistem yang bersifat komputerisasi
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Sedang Berjalan Sistem pengolahan pendapatan yang saat ini sedang berjalan di CV. Trembesi masih dilakukan secara semi komputerisasi yaitu dengan
BAB IV ANALISA DAN PEMECAHAN MASALAH
6 BAB IV ANALISA DAN PEMECAHAN MASALAH 4. Analisa Masalah Berdasarkan analisis terhadap sistem yang berjalan penulis mengidentifikasi adanya beberapa kelemahan sebagai berikut :. kesalahan dalam menginput
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Sistem yang saat ini sedang berjalan di PT. Sriwidjaja dalam hal pengolahan penjualan pupuk masih dilakukan dengan menggunakan aplikasi
Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah Dengan Pemanfaatan Teknologi Barcode Pada SMK YPC Tasikmalaya
Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST) Maret 2015, pp. 507~518 Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah Dengan Pemanfaatan Teknologi Barcode Pada SMK YPC Tasikmalaya 507 Ratnanengsih
BAB 4 RANCANGAN SISTEM INFORMASI YANG DIUSULKAN
62 BAB 4 RANCANGAN SISTEM INFORMASI YANG DIUSULKAN 4.1 Prosedur Usulan a. Prosedur Permintaan Pembelian & Penerimaan Material 1. Dimulai dari Staff Purchasing & Logistik ketika mendapat peringatan dari
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Sistem yang saat ini sedang berjalan pada CV. Bintang Terang dalam hal pengolahan laporan pemesanan barang masih dilakukan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
31 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan Pada bagian ini, penulis memaparkan tentang analisa sistem berjalan pada perusahaan mulai dari analisa dokumen yang digunakan
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. untuk mengetahui lebih jelas bagaimana cara kerja sistem tersebut dan masalah
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Yang Berjalan Analisis sistem yang berjalan pada bengkel Mandiri Motor bertujuan untuk mengetahui lebih jelas bagaimana cara kerja sistem tersebut
BAB IV RANCANGAN SISTEM USULAN
BAB IV RANCANGAN SISTEM USULAN 4.1. Umum Seiring dengan perkembangan teknologi, maka sudah saatnya untuk memperbaiki sistem yang pada awalnya dengan sistem pembukuan menjadi sistem yang terkomputerisasi,
BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN. mengecek benar atau tidaknya list barang dalam FPP melalui View FPP dan
BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN 4.1 Prosedur Yang Diusulkan Proses pembelian dimulai ketika divisi gudang mengetahui produk sudah mencapai ROP melalui sistem, kemudian divisi gudang akan mengentry
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Sedang Berjalan Sistem pengolahan pendapatan yang saat ini sedang berjalan di CV. Bonie Mekar Jaya masih dilakukan secara manual yaitu dengan
BAB IV RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN
BAB IV RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN 4.1 Struktur Organisasi Perusahaan yang Diusulkan Pembagian tugas dan tanggung jawab setiap bagian secara jelas digambarkan dalam struktur organisasi yang diusulkan:
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Sistem yang saat ini sedang berjalan di CV. Aribur dalam hal pengolahan laporan laporan laba rugi masih dilakukan secara semi
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Untuk mengetahui sistem yang sedang berjalan dan untuk mempelajari sistem yang ada, diperlukan suatu penggambaran aliran-aliran
Maria Permatasari
ANALISIS PENERAPAN DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI PADA TB.MENTARI BARU 2 Maria Permatasari 26209933 Dosen Pembimbing : Dr. Budi Prijanto PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB IV RANCANGAN SISTEM USULAN
BAB IV RANCANGAN SISTEM USULAN 4.1. Umum Setelah menganalisis sistem berjalan pada PT. Parahita Parabawa, maka penulis merancang sistem usulan terhadap penjualan barang yang merupakan perkembangan dari
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh
33 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan Pada bagian ini, penulis memaparkan tentang analisa sistem berjalan pada perusahaan mulai dari analisa dokumen yang digunakan
BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN
BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN 4.1 Overview Sistem baru yang diusulkan untuk PT. Karya Mandiri Persada adalah bertujuan untuk meminimalisir masalah-masalah yang ada pada sistem yang sedang digunakan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
225 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem ng Sedang Berjalan Pada bagian ini, penulis memaparkan tentang analisa sistem berjalan pada perusahaan mulai dari analisa dokumen yang digunakan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan Pada bagian ini, penulis memaparkan tentang analisa sistem berjalan pada perusahaan mulai dari analisa dokumen yang digunakan
BAB 4 PERANCANGAN FILE
BAB PERANCANGAN FILE Tujuan Perancangan File :. Ketersediaan data (data avaibility). Akurat dan konsistensi (data integrity). Penggunaan stroage yang efisien. Kemudahan dalam updating 5. Kemudahan dalam
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan sistem tersebut, maka perlu diketahui bagaimana sistem yang sedang berjalan pada perusahaan.
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai aplikasi barang masuk dan keluar pada PT.GAC Samudera Logistic yang meliputi analisa sistem yang sedang berjalan dan desain sistem.
BAB IV PEMBAHASAN MASALAH
27 BAB IV PEMBAHASAN MASALAH 4.1. Flow of Document Sistem yang Diusulkan Penyewa Bagian Administrasi Pimpinan Form penyewaan Isi Formulir penyewaan Formulir yang sudah diisi Transaksi penyewaan kwitansi
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Profil Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan Manna Bakery berdiri pada tahun 2002 di Semarang. Produk yang dihasilkan adalah makanan ringan, yaitu eggroll. Dikarenakan
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Sistem yang Berjalan Proses yang sedang berjalan dalam pengolahan data pendapatan dan pengeluaran bersistem semi komputerisasi. Administrasi keuangan menginputkan
Tranformasi Logical Record Structure ke Relasi/Tabel
TRANFORMASI LRS KE RELASI/TABEL DAN RANCANGAN BASIS DATA Tranformasi Logical Record Structure ke Relasi/Tabel Aturan Transformasi LRS ke Relasi/Tabel 1. Tiap satu LRS akan menjadi satu tabel 2. Nama LRS
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Sistem yang saat ini sedang berjalan di CV. Sejati Abadi dalam hal pengolahan laporan penjualan barang data diolah secara manual.
BAB IV PERANCANGAN SISTEM. Perancangan sistem adalah suatu gambaran sketsa sistem atau pengaturan
BAB IV PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem adalah suatu gambaran sketsa sistem atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam kesatuan yang utuh dan berfungsi. Perancangan sistem secara
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Prosedur Usulan Perhitungan Harga Pokok Produk Di bawah ini adalah usulan prosedur perhitungan harga pokok produk dan pemberian label dengan menggunakan metode Specific Identification
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Sedang Berjalan Sistem pengolahan pendapatan yang saat ini sedang berjalan di PT. Lembaga Mutiara Media Koreksi masih dilakukan secara semi komputerisasi
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Sedang Berjalan Sistem siklus anggaran yang saat ini sedang berjalan di CV. Surat Kabar ICWPost masih dilakukan secara pembukuan manual, pencatatan
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN KAS PADA BENGKEL HONDA MITRA JAYA BEKASI
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN KAS PADA BENGKEL HONDA MITRA JAYA BEKASI PUTRI JAYANTI/ 25209602 Pembimbing: Dr. Herry Susanto Latar Belakang Masalah Penerapan SIA (Sistem
LAMPIRAN LAMPIRAN. 1. ERD (Entity Relational Diagram) 1 1 TrPemesanan. MsKaryawan. DetilPemesanan. DetilPengirimanKredit. TrPenjTunai.
LAMPIRAN LAMPIRAN 1. ERD (Entity Relational Diagram) TrPenjKredit 1 1 Piutang 1 * 1 * DetilPemesanan * 1 1 TrPemesanan * * 1 1 1 1 MsKaryawan 1 1 1 * * MsPelanggan 1 TrPenjTunai 1 DetilPengirimanKredit
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Dalam pemilihan KPR masyarakat haruslah jeli, namun untuk menentukan KPR masyarakat umum memiliki kendala di saat memiliki minat untuk membeli
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Perancangan sistem adalah suatu gambaran sketsa sistem atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam kesatuan yang utuh dan berfungsi. Perancangan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem ng Sedang Berjalan Pada bagian ini, penulis memaparkan tentang analisa sistem berjalan pada perusahaan mulai dari analisa dokumen yang digunakan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Sedang Berjalan Sistem pengolahan piutang yang saat ini sedang berjalan di CV. Surat Kabar ICW Post Medan masih dilakukan secara semi komputerisasi
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
41 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan Pada bagian ini, penulis memaparkan tentang analisa sistem berjalan di KPP Pratama Medan Belawan mulai dari analisa dokumen
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Sedang Berjalan Sistem pengolahan laporan laba rugi yang saat ini sedang berjalan di CV. Mahkota masih dilakukan secara semi komputerisasi yaitu
Pelanggan Admin Manager. Fotokopi ktp Fotokopi kk. Input data penjualan tunai. Cetak faktur tunai. Faktur tunai. Faktur di tandatangani.
50 Prosedur Penjualan Tunai Motor Usulan Pelanggan Admin Manager Fotokopi ktp Fotokopi kk Fotokopi ktp Fotokopi kk DB_PM Input data penjualan tunai Cetak faktur tunai Faktur tunai Faktur tunai Faktur di
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai Pembuatan Sistem Informasi Akuntansi Terkomputerisasi Pada Perusahaan Jasa yang meliputi analisa sistem yang sedang berjalan dan desain
RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN TUNAI PADA TOKO MULTIKOMTECH DENGAN METODOLOGI BERORENTASI OBJEK
RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN TUNAI PADA TOKO MULTIKOMTECH DENGAN METODOLOGI BERORENTASI OBJEK Aris Dwi Nandar Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
29 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Kasus Pada usaha yang bergerak di bidang jasa khususnya jasa laundry dan dry cleaning, masih banyak yang melakukan aktifitas atau transaksi penerimaan
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisa terhadap sistem yang sedang berjalan adalah suatu kegiatan untuk
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Analisa terhadap sistem yang sedang berjalan adalah suatu kegiatan untuk mempelajari interaksi sistem yang terdiri atas pelaku
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Sistem yang saat ini sedang berjalan di PT. Indah Sejahtera Com dalam hal pengolahan laporan penjualan aktiva tetap data diolah
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI PADA ANEKA Pembimbing: Dr. Imam Subaweh, SE., Ak.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI PADA ANEKA JAYA AUTOMOBIL ARISCHA OCTAVICHA ARYANITHA 20208186 Pembimbing: Dr. Imam Subaweh, SE., Ak., MM Latar Belakang Masalah Setiap
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PEMBELIAN PADA PT. PRAWISA ARYO SERASI
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PEMBELIAN PADA PT. PRAWISA ARYO SERASI Febrianti Saputry / 20208491 Pembimbing : Dr. Imam Subaweh, SE., AK., MM B. Sundari, SE., MM LATAR BELAKANG MASALAH
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sistem aplikasi basis data pada CV. Lumbung Rejeki yaitu : Monitor : SVGA 17. : Optical Mouse.
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi 4.1.1 Spesifikasi Perangkat Keras Spesifikasi perangkat keras yang direkomendasikan untuk menerapkan sistem aplikasi basis data pada CV. Lumbung Rejeki
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Analisis system adalah suatu proses yang dilakukan oleh peneliti agar dapat memahami
44 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Analisis system adalah suatu proses yang dilakukan oleh peneliti agar dapat memahami system seperti apa yang sedang berjalan dengan cara menganalisa semua prosedur
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah dari pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Masalah Dalam kegiatan bisnis untuk mempertahankan area pemasaran, toko komputer mengalami beberapa permasalahan-permasalahan yang menyangkut kebutuhan data
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Perancangan sistem merupakan suatu kegiatan untuk mengembangkan serta melakukan perbaikan terhadap sistem yang sedang berjalan. Pada tahap ini, dilakukan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1 Analisa Sistem yang sedang berjalan Dalam pembahasan analisa sistem yang berjalan diperusahaan CV. Bina Sarana Mandiri sudah terkomputerisasi tetapi belum maksimal
BAB IV METODE PENELITIAN. ditemukan solusi yang tepat sesuai dengan harapan pihak perusahaan.
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Identifikasi Masalah Sebelum membuat aplikasi penjualan pada PT. Bahtera Citra Abadi, perlu dilakukan identifikasi masalah yang ada pada perusahaan. Hal ini dilakukan agar
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Pertama kali dimulai dari pelanggan memilih barang yang dibeli,
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Permasalahan Sistem penjualan pada CV. Sukses yaitu penjualan secara tunai. Dan berikut penjelasannya di bawah ini. 3.1.1 Analisis Proses Penjualan
BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN PENDISTRIBUSIAN ALAT TULIS KANTOR
BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN PENDISTRIBUSIAN ALAT TULIS KANTOR 4.1. Kebutuhan User Perancangan aplikasi pendistribusian alat tulis kantor ini dibangun berdasarkan kebutuhan manajemen untuk mengganti
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Setelah penulis melaksanakan penelitian di Kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil, dan seperti yang telah diuraikan penulis pada bab sebelumnya
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang sedang berjalan Pada PT. Agro Niaga Globalindo sudah menggunakan sistem komputer dengan mengunakan Microsoft Office. Sistem tersebut tidak
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Berikut ini adalah analisis dokumen yang digunakan di bagian penjualan pada
30 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Yang Berjalan Berkut ini adalah sistem yang sedang berjalan di bagian penjualan pada PT Kasta Timbul. 4.1.1 Analisis Dokumen Berikut ini adalah
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Berjalan Pada CV. Karya Prima sudah menggunakan sistem komputer yaitu menggunakan Microsoft Office. Sistem tersebut tidak begitu efisien dalam
BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN
BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN 3.1 Sejarah singkat PT. PLN (Persero) Sejarah singkat yang penulis paparkan disini merupakan sejarah singkat PT PLN (Persero) Distribusi Jaya dan Tangerang, mulai dari berdirinya
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem yang Berjalan Tahap analisis sistem yang berjalan ini bertujuan untuk mencari informasi mengenai sistem yang lama guna mendapatkan bahan evaluasi
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan
