Rekomendasi Pengambilan Mata Kuliah Pilihan Menggunakan Recursive Elimination Algorithm (Relim)
|
|
|
- Lanny Tan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Rekomendasi Pengambilan Mata Kliah Pilihan Menggnakan Recrsive Elimination Satrio Prasojo Shafiah, ST., MT Hetti Hidayati, S.Kom., MT Telkom University Abstrak Pada proses perkliahan, setiap mahasiswa pada proses registrasi wajib melakkan tahapan perwalian. Mahasiswa biasanya mengajkan mata kliah apa saja yang akan diambilnya kepada dosen wali, setelah it dosen wali akan memberikan saran terkait mata kliah apa saja yang sebaiknya diambil, tertama mata kliah pilihan. Demi memdahkan proses tersebt, dibatlah sebah sistem yang menangani perekomendasian. Sistem ini memanfaatkan teknik data mining menggnakan algoritma Recrsive Elimination (Relim). Data yang diproses akan dipadatkan menggnakan parameter minimm spport. Implementasi yang dilakkan terbkti dapat menghasilkan rekomendasi mata kliah pilihan dengan atran asosiasi yang menggnakan nilai spport dan confidence sebagai acannya. Kata knci : rekomendasi, Relim, minimm spport, spport, confidence Abstract Every college stdent at the registration stage shold have a consltation with their lectrer. The stdent sally sbmit their corse plan for the next semester to their lectrer, then the lectrer wold give a recommendation especially for the certain corses. To make it simple, we will bild a system that cold give a corse recommendation. The data mining techniqe, that called Recrsive Elimination will be planted in the system. Processed data will be denser becase of minimm spport parameter. This implementation proves can prodce a corse recommendation sing association rles with spport and confidence vale as a reference. Keywords : recommendation, Relim, minimm spport, spport, confidence 1. Pendahlan Rencana stdi seorang mahasiswa dalam sat semester ke depan sangat ditentkan oleh pengambilan mata kliah yang dilakkannya. Bagi mahasiswa tingkat akhir, tidak hanya mata kliah wajib saja yang perl diambil, namn jga mata kliah pilihan sebagai dasar pengerjaan Tgas Akhir nantinya. Pada jrsan Teknik Informatika IT Telkom terdapat 3 bah Kelompok Keahlian (KK), yait SIDE, ICM, dan Telematik. Tiap kelompok keahlian memiliki mata kliah pennjang yang berbeda sat sama lain. Di sinilah sering terjadi permasalahan dimana mahasiswa terkadang mengambil mata kliah pilihan tanpa melihat riwayat nilai mata kliah wajib pendkngnya. Contohnya adalah saat seorang mahasiswa mengambil Jaringan Kompter Lanjt (Jarkomlan) padahal nilai mata kliah Jarkom pada semester sebelmnya krang memaskan. Dosen wali seharsnya dapat mencegahnya pada saat proses perwalian, namn kejadian seperti it seringkali lolos begit saja. Sistem yang ada saat ini masih berpa perwalian manal, di mana seorang dosen wali memeriksa riwayat nilai mahasiswanya sat per sat terlebih dl, barlah ia dapat memberi rekomendasi mata kliah pilihan apa saja yang sebaiknya diambil. Sistem seperti ini jelas mengras wakt dan tenaga. Kendala lain dihadapi para mahasiswa yang hars kembali dari daerah asalnya hanya sekedar ntk bertatap mka dengan dosen wali. Seperti yang kita ketahi, jadwal perwalian biasanya dilakkan pada saat libr semester. Mengingat pekerjaan seorang dosen wali tidak mdah, karena rata-rata seorang dosen wali memiliki setidaknya 40 anak wali, diperlkan sebah Page 1
2 sistem yang dapat merekomendasikan mata kliah pilihan secara otomatis. Sistem yang dibangn akan memanfaatkan teknik data mining yang telah terbkti dalam beberapa tahn terakhir dapat menangani jmlah data yang begit besar, seperti pada analisis pasar, deteksi penipan, pengendalian prodksi, dan masih banyak lagi [1]. Salah sat topik terpenting dalam data mining yait association rles / atran asosiasi yang sangat penting bagi pengambilan keptsan [2]. Berdasarkan stdi literatr, atran asosiasi telah terbkti dapat menyelesaikan beberapa masalah perekomendasian, seperti pada jrnal yang ditlis oleh Ngroho Wandy, Rlly Hendrawan, dan Akhmad Mkhlason berjdl Pengembangan Sistem Rekomendasi Penelsran Bk dengan Penggalian Association Rle Menggnakan Algoritma Apriori (stdi Kass Badan Perpstakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timr). Metode dan algoritma tersebt menghasilkan transaksitransaksi peminjaman bk dengan strong association (keterkaitan kat) antar bk dalam transaksi yang dignakan sebagai rekomendasi peminjaman bk. Algoritma asosiasi yang dignakan pada Tgas Akhir ini yait algoritma Recrsive Elimination (Relim) karena kesederhanaan strktrnya dengan langsng memproses transaksi. Pada dasarnya, selrh pekerjaan pemrosesan transaksi dilakkan dalam sat fngsi rekrsif sederhana, yang ckp ditlis dengan beberapa baris kode saja [3]. Diharapkan sistem yang bar ini nantinya akan dapat memberi rekomendasi mata kliah pilihan dengan cepat dan tepat sehingga dapat menghemat wakt dan tenaga baik dosen wali mapn mahasiswa. 2. Landasan Teori 2.1 Data Mining Berdasarkan jrnal Seminar Nasional Informatika 2009 yang ditlis oleh Azhari dan Anshori dari FMIPA UGM dengan jdl Pendekatan Atran Asosiasi ntk Analisis Pergerakan Saham, data mining adalah eksplorasi dan analisis terhadap sejmlah data dengan tjan ntk menemkan pola dan atran yang sangat penting (Dnham, 2003; Trban, dkk. 1988). Menrt Han, dkk. (2001), data mining merpakan penerapan bidang ilm interdisipliner, statistik, database, machine learning, pattern recognition, kecerdasan batan, dan visalisasi. Bidang-bidang tersebt memiliki peranan yang saling berhbngan, sehingga sangat slit ntk memberikan batasan yang jelas diantara masing-masing disiplin ilm tersebt dengan data mining [2]. 2.2 Association Rles Mining Masih berdasarkan jrnal Azhari dan Anshori dari FMIPA UGM Pendekatan Atran Asosiasi ntk Analisis Pergerakan Saham, association rles mining (atran mining assosiasi) berfngsi ntk menemkan asosiasi antar variabel, korelasi ata sat strktr diantara item ata objek-objek didalam database transaksi, database relasional, mapn pada penyimpanan informasi lainnya (Agrawal dan Srikant, 1994; Tan dkk., 2006). Sebah atran asosiasi adalah implikasi dari X=>Y, dimana X I, Y I, dan X Y =. Atran X=>Y berada di dalam himpnan transaksi D dengan kepercayaan (confidence) c, jika c% dari transaksi dalam D yang ada X terdapat jga Y. Atran X=>Y memiliki dkngan (spport) s di dalam set transaksi D, jika s% transaksi dalam D terdapat X Y (1). Spport item set (1) adalah jmlah transaksi T yang didalamnya terdapat (1). Confidence mengkr seberapa besar ketergantngan sat item dengan item yang lainnya. Freqent item set adalah item set yang memiliki nilai spport lebih ata sama besar dengan nilai minimm spport yang ditentkan (2). Dimisalkan sat atran R : X=>Y, maka: Spport (X=>Y) = spport ({X} (1) Confidence (X=>Y) = (2) [ ] { } { } {Y}) Sebah atran (rle) biasanya terdiri dari da bagian, yait kondisi (condition) dan hasil (reslt), biasanya disajikan dalam pernyataan sebagai berikt : Jika kondisi maka hasil (If condition then reslt) (3) Page 2
3 2.3 FP-Growth Algorithm Menrt Christian Borgelt dalam jrnalnya yang berjdl Keeping Things Simple: Finding Freqent Item Sets by Recrsive Elimination, algoritma FP-Growth merpakan inspirasi dari algoritma Relim. FPgrowth adalah salah sat alternatif algoritma yang dapat dignakan ntk menentkan himpnan data yang paling sering mncl (freqent itemset) dalam sebah kmplan data. FP-growth menggnakan pendekatan yang berbeda dari paradigma yang dignakan pada algoritma Apriori [7] Analisis Pola Frekensi Tinggi dengan Algoritma FP-Growth Pada penentan freqent itemset terdapat 2 tahap proses yang dilakkan yait: pembatan FP-tree dan penerapan algoritma FP-growth ntk menemkan freqent itemset. Strktr data yang dignakan ntk mencari freqent itemset dengan algoritma FP-growth adalah perlasan dari penggnaan sebah pohon prefix, yang biasa disebt adalah FP-tree. Dengan menggnakan FP-tree, algoritma FPgrowth dapat langsng mengekstrak freqent itemset dari FP-tree yang telah terbentk dengan menggnakan prinsip divide and conqer Pembentkan FP-Tree FP-tree merpakan strktr penyimpanan data yang dimampatkan. FP-tree dibangn dengan memetakan setiap data transaksi ke dalam setiap lintasan tertent dalam FP-tree. Karena dalam setiap transaksi yang dipetakan, mngkin ada transaksi yang memiliki item yang sama, maka lintasannya memngkinkan ntk saling menimpa. Semakin banyak data transaksi yang memiliki item yang sama, maka proses pemampatan dengan strktr data FP-tree semakin efektif. Adapn FP- tree adalah sebah pohon dengan definisi sebagai berikt: a. FP-tree dibentk oleh sebah akar yang diberi label nll, sekmplan sb-tree yang beranggotakan item-item tertent, dan sebah tabel freqent header. b. Setiap simpl dalam FP-tree mengandng tiga informasi penting, yait label item, menginformasikan jenis item yang direpresentasikan simpl tersebt, spport cont, merepresentasikan jmlah lintasan transaksi yang melali simpl tesebt, dan pointer penghbng yang menghbngkan simpl-simpl dengan label item sama antar-lintasan, ditandai dengan garis panah pts-pts Penerapan Algoritma FP-Growth Setelah tahap pembangnan FP-tree dari sekmplan data transaksi, akan diterapkan algoritma FP-growth ntk mencari freqent itemset yang signifikan. Algoritma FP-growth dibagi menjadi tiga langkah tama, yait: 1. Tahap Pembangkitan Conditional Pattern Base Conditional Pattern Base merpakan sbdatabase yang berisi prefix path (lintasan prefix) dan sffix pattern (pola akhiran). Pembangkitan conditional pattern base didapatkan melali FP-tree yang telah dibangn sebelmnya. 2. Tahap Pembangkitan Conditional FP-tree Pada tahap ini, spport cont dari setiap item pada setiap conditional pattern base dijmlahkan, lal setiap item yang memiliki jmlah spport cont lebih besar sama dengan minimm spport cont akan dibangkitkan dengan conditional FP-tree. 3. Tahap Pencarian Freqent itemset Apabila Conditional FP-tree merpakan lintasan tnggal (single path), maka didapatkan freqent itemset dengan melakkan kombinasi item ntk setiap conditional FP-tree. Jika bkan lintasan tnggal, maka dilakkan pembangkitan FP-growth secara rekrsif. Page 3
4 2.4 Recrsive Elimination Algorithm (Relim) Algoritma Recrsive Elimination (Relim) merpakan salah sat algoritma asosiasi yang pertama kali diperkenalkan oleh Christian Borgelt dari Department of Knowledge Processing and Langage Engineering Universitas Magdebrg di Jerman sekitar tahn Algoritma ini terinspirasi dari teknik asosiasi lainnya, yait FP-growth dan H-mine, berfngsi ntk menemkan freqent item sets. Relim bekerja tanpa memerlkan prefix trees atapn strktr data yang rmit, dengan kata lain algoritma ini langsng mengekseksi transaksi [3] Preprocessing Pada tahap ini, dilakkan penghitngan frekensi tiap item transaksi. Minimm spport yang diinginkan kita tentkan, sehingga selanjtnya kita dapat menghilangkan item yang infreqent. Gambar 0.2 Sorted Transaction Terbentklah initial database yang nantinya akan dilakkan recrsive elimination terhadapnya. Freqent item dissn dari yang berjmlah kecil ke besar seperti pada gambar 2.2. Saat ini, posisi pointer berada pada item e. Gambar 0.3 Initial Database Selanjtnya dilakkan eliminasi terhadap prefix e, pointer berpindah ke item setelah prefix e. Item-item yang semla ber-prefix e kemdian bergabng dengan item set yang memiliki prefix sama. Proses ini berlangsng ters meners hingga hanya tersisa 1 bah item set saja. Gambar 0.1 Database transaksi (kiri), frekensi item (tengah), dan database yang telah diredksi (kanan) Recrsive Processing Pada tahap ini dimlailah pemrosesan secara rekrsif terhadap database yang telah diredksi tadi. Langkah pertama adalah dengan menghitng jmlah freqent item yang terdapat pada prefix (awalan) dari selrh item set. Page 4
5 3. Perancangan Sistem 3.1 Deskripsi Umm Sistem Pada jrnal ini akan dirancang sat sistem yang memdahkan perwalian, khssnya dalam proses pengambilan mata kliah pilihan oleh mahasiswa. Sistem akan membaca mata kliah beserta nilai tiap mahasiswa yang tersimpan dalam database. Selanjtnya data tersebt akan dipreprocessing agar memenhi minimm spport sekaligs menghilangkan mata kliah yang tidak relevan dengan mata kliah pilihan yang ada. Algoritma Relim dignakan ntk mendapatkan freqent itemset yang akan dicari rle-nya. Rle inilah yang nantinya akan dignakan dignakan ntk perekomendasian. 3.2 Perancangan Proses Perancangan proses dari sistem yang dibat dalam bentk flowchart dapat dilihat pada gambar 3.1 berikt. RELIM Minimm Spport START Data MK Asli Preprocessing RElim Berikt ini adalah contoh data mentah yang didapat. Tabel 0.1 Contoh Data Mentah NIL AI KODE KULIAH THN AJARAN SEMES TER NIL AI NIM A CS A A CS A b C DU C b C SE C N Dari tabel di atas terlihat bahwa masih ada mata kliah yang bkan merpakan mata kliah informatika, yait DU2002 (Pengling). Mata kliah yang tidak relevan inilah yang akan dihilangkan. Selain it, ntk memdahkan pembacaan data, NIM yang berpa kode enkripsi tersebt dibah ke dalam format 0, 1, dan setersnya Setelah it dilakkan tahapan preprocessing selanjtnya, yait mengeliminasi data yang tidak memenhi minimm spport. Sebelmnya dilakkan inisiasi terlebih dahl terhadap data yang sdah diolah sebelmnya. Hal ini bertjan ntk menjadikan kode mata kliah dan nilai sebah item Data Perwalian REKOMENDASI Freqent Itemset Pembentkan Atran Asosiasi Cek Atran Asosiasi MK Pilihan END Gambar 0.2 Gambaran Umm Sistem Atran Asosiasi 3.3 Deskripsi Kass Preprocessing Tahap ini berpa data cleaning, data integration, data transformation, dan data redction ntk menghilangkan noise dan inkonsistensi, serta meredksi kran data agar lebih sesai dengan kebthan sistem. Data mentah didapat dari UPT Sisfo IT Telkom (sekarang Telkom University). Tabel 0.2 Contoh Data Akademik yang Telah Diinisiasi NIM Mata Kliah & Nilai CDG4I3- CSG2A3- B B 713-C CS3113- CSG2A3- B B CS1113-A 333- CSG2A3- A B CDG4I3- CSG2A3- B 333-A CS3113-B B 333- A CS3113-B CDG4I3- CSG2A3- B 333-A B 333- CSG2A3- A B CS1113-A 333- A CS3113-B CS1113-A 383-C CS3113- CSG2A3- B B 713-C CDG4I3- CSG2A3- B 333-A B. Gna memdahkan penlisan di bk, penlis lal melakkan inisiasi kembali Page 5
6 terhadap mata kliah dan nilai. Inisiasi yang dilakkan dapat dilihat pada tabel 3.3 berikt. Tabel 0.3 Hasil Inisiasi NIM Mata Kliah & Nilai 0 A D F 1 C D E 2 B D 3 A B C D 4 B C 5 A B D 6 B D E 7 B C E G 8 C D F 9 A B D Tentkan nilai minimm spport ntk menghilangkan infreqent item. Pada contoh berikt ditentkan bahwa minsp=3. Tabel 0.4 Frekensi Item Makni Spport G 1 F 2 E 3 A 4 C 5 B 7 D 8 Setelah menghilangkan infreqent items, dibentklah redced database dengan menysn kembali NIM serta mata kliah dan nilai seperti semla namn dengan rtan item set yang berbeda. Item set dissn secara ascending, yait mlai dari item berfrekensi terendah hingga tertinggi. Item yang tidak memenhi minimm spport tidak disertakan kembali. Tabel 0.4 Data Akademik yang Telah Diredksi NIM 0 A D Mata Kliah & Nilai 1 E C D 2 B D 3 A C B D 4 C B 5 A B D 6 E B D 7 E C B 8 C D 9 A B D Recrsive Processing Pada tahap ini akan dilakkan pengolahan terhadap data akademik bar yang tadi dibentk menggnakan algoritma Relim. Tjannya yait ntk menemkan freqent itemset. Data akademik tersebt dapat dibentk ke dalam initial database berpa array sebagai berikt. Tabel 0.5 Initial Database E A C B D CD D B D BD CBD D CB BD BD Recrsive elimination dilakkan dengan mengeliminasi prefix sat per sat mlai dari kiri ke kanan array. Pada kass ini, yang pertama dieliminasi adalah prefix E. Gambar 3.2 berikt mennjkkan proses eliminasi yang terjadi. Conter pada prefix yang dieliminasi akan mennjkkan angka 0, sedangkan item-item yang mengiktinya akan di-reassign ke dalam prefix-prefix yang letaknya di kanan. Conter akan mennjkkan jmlah item yang di-reassign tadi. Gambar 0.3 Eliminasi Prefix E Page 6
7 D C AB D AD B Gambar 0.4 Eliminasi Prefix A BD A Gambar 0.5 Eliminasi Prefix C Gambar 0.6 Eliminasi Prefix B Akhirnya didapat selrh freqent itemset yait E, A, C, B, D, AB, AD, CB, CD, BD, dan ABD. Freqent itemset ini akan dignakan pada proses selanjtnya, yait pencarian atran asosiasi Mencari Atran Asosiasi Setelah freqent itemset diketahi, kita bisa mencari atran asosiasinya. Setiap atran asosiasi harslah berbentk R : X=>Y, maka kita dapat menghilangkan freqent itemset yang hanya terdiri dari 1 bah item saja, yait E, A, C, B, dan D, sehingga tersisa AB, AD, CB, CD, BD, dan ABD. Untk contoh kass ini penlis mengambil contoh 3 bah freqent itemset saja, yait AB, CD, dan ABD. Tabel 0.6 Pencarian Atran Asosiasi Kandidat Confidence Atran A B B A C D Proses Rekomendasi Proses rekomendasi dilakkan dengan terlebih dahl menyaring atran yang merekomendasikan hanya mata kliah pilihan. Pada kass di atas terdapat 2 atran yang memberi rekomendasi mata kliah pilihan, yait A B dan AD B. mata kliah pilihan dengan kode inisiasi B tersebt yait 333-A (Data Mining). Mata kliah yang telah diambil oleh mahasiswa selanjtnya dimaskkan ke dalam atran-atran tersebt. Misal seorang mahasiswa telah mengambil mata kliah A (CDG4I3-B / AUSI) dan D (CSG2A3-A / Alstrkdat) maka dia akan mendapat rekomendasi mata kliah pilihan 333 (Data Mining). 4. Pengjian dan Analisis Sistem 4.1 Data Set Data set yang dignakan pada pengjian ini adalah data akademik mahasiswa IT Telkom angkatan 2008 s/d Di dalam data ini terdapat 1532 NIM mahasiswa dan 592 jenis kombinasi mata kliah dan nilai. Nantinya data ini akan dibagi menjadi data training dan data testing di dalam sistem. 4.2 Pengjian Sistem Pada tahap ini dilakkan beberapa skenario pengjian ntk mengetahi kapabilitas sitem yang telah dibangn. Adapn tjan dari scenario pengjian ini adalah sebagai berikt. 1. Mengetahi pengarh nilai minimm spport dan pembagian data training serta testing terhadap wakt ekseksi, jmlah freqent itemset serta jmlah atran asosiasi yang dihasilkan. 2. Mengetahi pengarh nilai minimm spport dan pembagian data training serta Page 7
8 testing terhadap akrasi berdasarkan spport dan confidence-nya. 3. Menenetkan nilai minimm spport dan pembagian data yang optimal ntk sistem ini. Untk mencapai tjan di atas, dilakkanlah beberapa skenario pengjian sebagai berikt. 1. Menganalisis pengarh nilai minimm spport dan pembagian data training serta testing terhadap wakt ekseksi, jmlah freqent itemset dan atran asosiasi yang dihasilkan serta akrasi. Selrh data akademik mahasiswa akan diji dengan nilai minimm spport antara 20 hingga 100 dan persentase data training antara 30% hingga 90%. Melali pengjian tersebt nantinya akan didapat perbedaan hasil wakt ekseksi dan jmlah freqent itemset serta atran asosiasi yang terbentk. 2. Melakkan analisis nilai minimm spport dan persentase data training yang optimal ntk sistem. Nilai optimal yang dimaksd yait di mana kombinasi keda nilai maskan tersebt dapat menghasilkan tingkat akrasi yang paling besar. 4.3 Analisis Hasil Pengjian Pengjian dengan Nilai Minimm Spport dan Persentase Data Training Berbah Pengjian Terbentknya Atran Asosiasi Pengjian ini dilakkan gna menganalisis pengarh perbahan nilai minimm spport terhadap wakt terbentknya atran asosiasi. Adapn hasil pengjiannya dapat dilihat pada tabel dan grafik di bawah berikt ini. M i n s p 2 Tabel 0.2 Terbentknya Atran Asosiasi dengan Data Training 30% ksi 30% ksi 40% ksi 50% ksi 60% ksi 70% ksi 80% ksi 90% ksi 30% ksi 40% ksi 50% ksi 60% ksi 70% ksi 80% ksi 90% Gambar 0.7 Grafik Terbentknya Atran Asosiasi Setelah melihat tabel di atas beserta dengan grafiknya yang mennjkkan pengarh minimm spport terhadap lamanya wakt terbentk atran asosiasi, kita dapat menarik kesimplan bahwa semakin besar nilai minimm spport, maka wakt komptasi yang dibthkan ntk membentk atran asosiasi semakin kecil. Nilai minimm spport yang semakin besar mengakibatkan semakin banyak pla itemset yang tereliminasi sehingga hanya menyisakan freqent itemset saja. Dengan jmlah freqent itemset yang makin sedikit inilah, atran asosiasi yang Page 8
9 Jmlah Rekomendasi Pengambilan Mata Kliah Pilihan Menggnakan Recrsive Elimination dihasilkan pn semakin sedikit sehingga wakt komptasi yang dibthkan semakin cepat Pengjian Jmlah Freqent Itemset dan Atran Asosiasi yang Terbentk Pengjian ini dilakkan ntk mengetahi pengarh nilai minimm spport terhadap jmlah freqent itemset serta atran asosiasi yang dihasilkan. Adapn hasil pengjiannya dapat dilihat pada tabel grafik berikt ini. Tabel 0.2 Jmlah Freqent itemset dan Atran Asosiasi yang Terbentk dengan Data Training 50% Mins p Jmlah Freq. Itemset Jmlah Atran Asosiasi Minimm Spport Jmlah Freq. Itemset Jmlah Atran Asosiasi Gambar 0.2 Grafik Jmlah Freqent itemset dan Atran Asosiasi yang Terbentk dengan Data Training 50% Dari hasil pengjian yang ditnjkkan oleh tabel dan grafik di atas mennjkkan bahwa nilai minimm spport berpengarh terhadap jmlah freqent itemset yang dihasilkan. Semakin besar nilai minimm spport, maka akan semakin sedikit freqent itemset yang dihasilkan. Sedangkan jmlah freqent itemset yang dihasilkan berpengarh terhadap jmlah atran asosiasi yang terbentk. Semakin sedikit jmlah freqent itemset, maka akan semakin sedikit pla atran asosiasi yang terbentk Pengjian Akrasi Pengjian ini dilakkan dengan membandingkan kecocokan antara mata kliah pilihan yang telah diambil mahasiswa dengan mata kliah pilihan yang direkomendasikan sistem. Hasil pengjiannya adalah sebagai berikt. Tabel 4.3 Akrasi pada Data Training 50% Mins p Akrasi Spport (%) Akrasi Confidence (%) Akrasi Spport (%) Akrasi Confidence (%) Gambar 4.3 Grafik Akrasi pada Data Training 50% Analisis Nilai Minimm Spport dan Persentase Data Training yang Optimal Nilai minimm spport dan persentase data training yang optimal dilihat dari kombinasi dari da variabel tersebt yang menghasilkan tingkat akrasi/kecocokan yang paling besar. Dapat dilihat pada sb-bab mengenai pengjian akrasi bahwa nilai minimm spport terendah (20) selal menghasilkan akrasi yang paling besar. Tabel 0.4 Akrasi Tertinggi Tiap Pengjian Data Mins p Training (%) Akrasi Spport (%) Akrasi Confidence (%) Page 9
10 Sedangkan ntk persentase data training, tidak ditemkan selisih yang siginifikan ntk menentkan salah sat nilai persentase data training sebagai yang paling optimal. Namn, pada pengjian diketahi bahwa data training sebesar 50% dapat mencakp mata kliah pilihan paling banyak dibanding lainnya. 383 IS B CS3214-C CS3214-C CS3623-B SE3773-B CS1911-B SE3414-C SE2423-C CS2223-B CS SE3773-B CS2223-B CS2624-C IS3013-B CS2624-C 102-A CS3931-A CS1931-A Rekomendasi Berdasarkan pengjian yang telah dilakkan pada sb-bab sebelmnya, dihasilkan nilai minimm spport yang dianggap sebagai nilai paling optimal. Data atran asosiasi yang akan dignakan adalah yang memiliki minimm spport 20 dan dengan persentase data training sebanyak 50%. Hal ini dikarenakan kondisi tersebt dapat mencakp mata kliah pilihan paling banyak yait sebanyak 13 dari 15 mata kliah pilihan. Dari data atran asosiasi yang dihasilkan, terdapat mata kliah wajib yang diambil mahasiswa dengan mata kliah pilihan tertent. Artinya, mahasiswa yang telah mengambil mata kliah wajib dengan nilai tertent jga akan mengambil mata kliah pilihan tertent. Adapn beberapa atran asosiasi didapat yang dari pengjian yang nantinya akan dijadikan acan ntk rekomendasi adalah sebagai berikt. Tabel 0.5 Rekomendasi Mata Kliah Pilihan MK yang Telah Diambil Sppo rt (%) Confide nce (%) 002-A MA1223-A 102-A CS1911-A CS3243-A B A MA2713-C Tabel 4.5 di atas merpakan beberapa atran rekomendasi yang mengac pada atran asosiasi pada tabel sebelmnya. Untk memhami tabel di atas, dengan contoh kass apabila seorang mahasiswa mengambil mata kliah dengan kode 002 dengan nilai A, maka ia direkomendasikan ntk mengambil mata kliah pilihan dengan kode 113. Pada tabel tersebt, tidak sema mata kliah pilihan dapat direkomendasikan. Hal ini bergantng pada kemnclan mata kliah pilihan yang terdapat pada saat pembentkan atran asosiasi. Untk mata kliah 313 dan 613 tidak dapat ditemkan atran asosiasi yang memiliki nsr item rekomendasi dikarenakan keda mata kliah tersebt memiliki itemset yang sangat sedikit sehingga tidak terbentk pada pola atran asosiasi. 5. Kesimplan dan Saran 5.1 Kesimplan Berdasarkan pengjian dan analisis yang telah dilakkan pada Bab 4, maka didapatkan beberapa kesimplan sebagai berikt. 1. Algoritma Recrsive Elimination (Relim) dapat dignakan ntk menyelesaikan masalah perekomendasian mata kliah pilihan informatika. Atran asosiasi yang dihasilkan algoritma ini berpa mata kliah wajib beserta nilainya dan mata kliah pilihan yang telah diambil mahasiswa beserta nilainya. 2. Nilai minimm spport pada kaitannya dengan wakt ekseksi, tidak memiliki Page 10
11 pengarh signifikan terhadap drasi preprocessing, namn berpengarh terhadap wakt terbentknya atran asosiasi. Semakin besar nilai minimm spport, maka wakt yang dibthkan ntk menghasilkan atran asosiasi semakin kecil karena freqent itemset yang semakin berkrang. 3. Jmlah freqent itemset yang dihasilkan berhbngan erat dengan atran asosiasi yang terbentk. Semakin sedikit freqent itemset-nya, maka semakin sedikit pla jmlah atran asosiasi karena berkrangnya jmlah itemset yang dapat dissn ke dalam atran asosiasi. 4. Nilai minimm spport paling optimal yait 20, karena merpakan nilai yang dapat menghasilkan persentase akrasi terbesar. Sedangkan ntk persentase data training, tidak terlihat salah sat nilai yang ckp menonjol ntk dijadikan nilai optimal. 5.2 Saran Adapn saran yang diperlkan ntk perbaikan jrnal ini adalah sebagai berikt. 1. Sistem dapat diakses secara online ntk memdahkan penggnanya, kapanpn dan dimanapn. 2. Proses rekomendasi tidak hanya ntk jrsan Informatika saja, tapi jga mencakp jrsan lain di Telkom University. 3. Menggnakan data mahasiswa yang akrat, yait mahasiswa hanya mengambil mata kliah pilihan dalam sat kelompok keahlian. Daftar Pstaka [1] Jiawei Han and Micheline Kamber Data Mining Concepts and Techniqes, Second Edition [2] Farrah Hanna Al-Zawaidah, Yosef Hasan Jbara, and Marwan Al-Abed Ab-Zanona An Improved Algorithm for Mining Association Rles in Large Databases. World of Compter Science and Information Technology Jornal [3] Borgelt, Christian. Keeping Things Simple: Finding Freqent Item Sets by Recrsive Elimination. University of Magdebrg, Germany [4] Borgelt, Christian. Simple Algorithms for Freqent Item Set Mining. Eropean Center for Soft Compting, Spain [5] Azhari and Anshori Pendekatan Atran Asosiasi Untk Analisis Pergerakan Saham. Intelligent System Research Grop, Compter Science, FMIPA UGM [6] Dbey, Pallavi Association Rle Mining on Distribted Data [7] Goldie Gnadi and Dana Indra Sensse. Maret Penerapan Metode Data Mining Market Basket Analysis terhadap Data Penjalan Prodk Bk dengan Menggnakan Algoritma Apriori dan Freqent Pattern Growth (FP-Growth) : Stdi Kass Percetakan PT. Gramedia. Jrnal TELEMATIKA MKOM Vol.4 No.1 [8] Ksrini dan Emha Tafiz Lthfi Algoritma Data Mining. Yogyakarta : CV ANDI OFFSET (Penerbit ANDI) [9] Widodo, Mei 2008, Prediksi Mata Kliah Pilhan dengan Atran Asosiasi, Jrsan Teknik Elektro Fakltas Teknik Universitas Negeri Jakarta, Konferensi dan Tem Nasional Teknologi Informasi dan Komnikasi ntk Indonesia, Jakarta [10] Raden Selamet Association Rle. Media Informatika volme 7 no. 1 [11] R. Agrawal and R.Srikant.Sept,1994. Fast Algorithms for Mining Association rles. In Proc. Of the 20th Int l Conf. On Very Large Databases, Santiago,Chile [12] gins/file/file_download/institusi/b P% pdf (Date : 30/11/12) Page 11
Solusi Sistem Persamaan Linear Fuzzy
Jrnal Matematika Vol. 16, No. 2, November 2017 ISSN: 1412-5056 / 2598-8980 http://ejornal.nisba.ac.id Diterima: 14/08/2017 Disetji: 20/10/2017 Pblikasi Online: 28/11/2017 Solsi Sistem Persamaan Linear
PENYELESAIAN LUAS BANGUN DATAR DAN VOLUME BANGUN RUANG DENGAN KONSEP DETERMINAN
Bletin Ilmiah Math. Stat. dan Terapannya (Bimaster) Volme xx, No. x (tahn), hal xx xx. PENYELESAIAN LUAS BANGUN DATAR DAN VOLUME BANGUN RUANG DENGAN KONSEP DETERMINAN Doni Saptra, Helmi, Shantika Martha
BAB 2 LANDASAN TEORI
8 BAB LANDASAN TEORI. Pasar.. Pengertian Pasar Pasar adalah sebah tempat mm yang melayani transaksi jal - beli. Di dalam Peratran Daerah Khss Ibkota Jakarta Nomor 6 Tahn 99 tentang pengrsan pasar di Daerah
BEBERAPA SIFAT JARAK ROTASI PADA POHON BINER TERURUT DAN TERORIENTASI
JRISE, Vol.1, No.1, Febrari 2014, pp. 28~40 ISSN: 2355-3677 BEBERAPA SIFA JARAK ROASI PADA POHON BINER ERURU DAN ERORIENASI Oleh: Hasniati SMIK KHARISMA Makassar [email protected] Abstrak Andaikan
EKONOMETRIKA PERSAMAAN SIMULTAN
EKONOMETRIKA PERSAMAAN SIMULTAN OLEH KELOMPOK 5 DEKI D. TAPATAB JUMASNI K. TANEO MERSY C. PELT DELFIANA N. ERO GERARDUS V. META ARMY A. MBATU SILVESTER LANGKAMANG FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
Penerapan Masalah Transportasi
KA4 RESEARCH OPERATIONAL Penerapan Masalah Transportasi DISUSUN OLEH : HERAWATI 008959 JAKA HUSEN 08055 HAPPY GEMELI QUANUARI 00890 INDRA MOCHAMMAD YUSUF 0800 BAB I PENDAHULUAN.. Pengertian Riset Operasi
BAB III 3. METODOLOGI PENELITIAN
BAB III 3. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. PROSEDUR ANALISA Penelitian ini merpakan sebah penelitian simlasi yang menggnakan bantan program MATLAB. Adapn tahapan yang hars dilakkan pada saat menjalankan penlisan
OPTIMALISASI FITUR-FITUR PADA APLIKASI PRESENTASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENYAMPAIAN PESAN BERBASIS HCI
OPTIMALISASI FITUR-FITUR PADA APLIKASI PRESENTASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENYAMPAIAN PESAN BERBASIS HCI Mokhamad Fatoni, Indri Sdanawati Rozas, S.Kom., M.Kom., Latifah Rifani, S.T., MIT. Jrsan Sistem
PENELUSURAN LINTASAN DENGAN JARINGAN SARAF TIRUAN
Bab 4 PENELUSURAN LINTASAN DENGAN JARINGAN SARAF TIRUAN Tgas mendasar dari robot berjalan ialah dapat bergerak secara akrat pada sat lintasan (trajectory) yang diberikan Ata dengan kata lain galat antara
BUKU AJAR METODE ELEMEN HINGGA
BUKU AJA ETODE EEEN HINGGA Diringkas oleh : JUUSAN TEKNIK ESIN FAKUTAS TEKNIK STUKTU TUSS.. Deinisi Umm Trss adalah strktr yang terdiri atas batang-batang lrs yang disambng pada titik perpotongan dengan
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI DATA MINING DENGAN CONTINUOUS ASSOCIATION RULE MINING ALGORITHM (CARMA) UNTUK REKOMENDASI MATA KULIAH PADA PERWALIAN
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI DATA MINING DENGAN CONTINUOUS ASSOCIATION RULE MINING ALGORITHM (CARMA) UNTUK REKOMENDASI MATA KULIAH PADA PERWALIAN Dwiaji Nuraryudha 1, Shaufiah 2, Hetti Hidayati 3 1,2,3 Fakultas
HASIL KALI TITIK DAN PROYEKSI ORTOGONAL SUATU VEKTOR (Aljabar Linear) Oleh: H. Karso FPMIPA UPI
HASIL KALI TITIK DAN PROYEKSI ORTOGONAL SUATU VEKTOR (Aljabar Linear) Oleh: H. Karso FPMIPA UPI A. Hasil Kali Titik (Hasil Kali Skalar) Da Vektor. Hasil Kali Skalar Da Vektor di R Perkalian diantara da
BAB 2 LANDASAN TEORI. Pada bab ini akan dibahas tentang teori-teori dan konsep dasar yang mendukung pembahasan dari sistem yang akan dibuat.
BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibahas tentang teori-teori dan konsep dasar yang mendkng pembahasan dari sistem yang akan dibat. 2.1. Katalog Perpstakaan Katalog perpstakaan adalah sat media yang
Penerapan Stuktur FP-Tree dan Algoritma FP-Growth dalam Optimasi Penentuan Frequent Itemset
Penerapan Stuktur FP-Tree dan Algoritma FP-Growth dalam Optimasi Penentuan Frequent Itemset David Samuel/NIM :13506081 1) 1) Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Logika Fzzy Pada awalnya sistem logika fzzy diperkenalkan oleh Profesor Lotfi A. Zadeh pada tahn 1965. Konsep fzzy bermla dari himpnan klasik (crisp) yang bersifat tegas ata
KAJIAN PEMODELAN MATEMATIKA TERHADAP PENYEBARAN VIRUS AVIAN INFLUENZA TIPE-H5N1 PADA POPULASI UNGGAS
KAJIAN PEMODELAN MATEMATIKA TERHADAP PENYEBARAN VIRUS AVIAN INFLUENZA TIPE-H5N1 PADA POPULASI UNGGAS Dian Permana Ptri 1, Herri Slaiman FKIP, Pendidikan Matematika, Universitas Swadaya Gnng Jati Cirebon
BAB III LIMIT DAN FUNGSI KONTINU
BAB III LIMIT DAN FUNGSI KONTINU Konsep it mempnyai peranan yang sangat penting di dalam kalkls dan berbagai bidang matematika. Oleh karena it, konsep ini sangat perl ntk dipahami. Meskipn pada awalnya
Analisis Peluruhan Flourine-18 menggunakan Sistem Pencacah Kamar Pengion Capintec CRC-7BT S/N 71742
Prosiding Perteman Ilmiah XXV HFI Jateng & DIY 63 Analisis Pelrhan Florine-18 menggnakan Sistem Pencacah Kamar Pengion Capintec CRC-7BT S/N 717 Wijono dan Pjadi Psat Teknologi Keselamatan dan Metrologi
SISTEM PERANGKINGAN ITEM MOBIL PADA E-COMMERCE PENJUALAN MOBIL DENGAN METODE RANDOM-WALK BASE SCORING
SISTEM PERANGKINGAN ITEM MOBIL PADA E-COMMERCE PENJUALAN MOBIL DENGAN METODE RANDOM-WALK BASE SCORING Desi Yanti, Sayti Rahman, Rismayanti 3 Jrsan Teknik Informatika Universitas Harapan Medan Jl. HM Jhoni
WALIKOTA BANJARMASIN
/ WALIKOTA BANJARMASIN PERATURAN WALIKOTA BANJARMASIN NOMOR TAHUN2013 TENTANG PEDOMAN STANDAR KINERJA INDIVIDU PEGAWAI NEGERI SIPIL DILINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BANJARMASIN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB LANDASAN TEORI.1 Sejarah Analisis Jalr Teknik analisis jalr yang dikembangkan oleh Sewal Wright di tahn 1934, sebenarnya merpakan pengembangan korelasi yang dirai menjadi beberapa interpretasi akibat
PENGGUNAAN ALGORITMA KUHN MUNKRES UNTUK MENDAPATKAN MATCHING MAKSIMAL PADA GRAF BIPARTIT BERBOBOT
PENGGUNAAN ALGORITMA KUHN MUNKRES UNTUK MENDAPATKAN MATCHING MAKSIMAL PADA GRAF BIPARTIT BERBOBOT oleh GURITNA NOOR AINATMAJA M SKRIPSI ditlis dan diajkan ntk memenhi sebagian persyaratan memperoleh gelar
IT CONSULTANT UNIVERSITAS MURIA KUDUS (ITC - UMK)
IT CONSULTANT UNIVERSITAS MURIA KUDUS (ITC - UMK) Arif Setiawan 1*, Pratomo Setiaji 1 1 Program Stdi Sistem Informasi, Fakltas Teknik, Universitas Mria Kds Gondangmanis, PO Box 53, Bae, Kds 59352 * Email:
Bab 5 RUANG HASIL KALI DALAM
Bab 5 RUANG HASIL KALI DALAM 5 Hasil Kali Dalam Untk memotiasi konsep hasil kali dalam diambil ektor di R dan R sebagai anak panah dengan titik awal di titik asal O = ( ) Panjang sat ektor x di R dan R
BAB RELATIVITAS Semua Gerak adalah Relatif
BAB RELATIVITAS. Sema Gerak adalah Relatif Sat benda dikatakan bergerak bila keddkan benda it berbah terhadap sat titik aan ata kerangka aan. Seorang penmpang kereta api yang sedang ddk di dalam kereta
Untuk pondasi tiang tipe floating, kekuatan ujung tiang diabaikan. Pp = kekuatan ujung tiang yang bekerja secara bersamaan dengan P
BAB 3 LANDASAN TEORI 3.1 Mekanisme Pondasi Tiang Konvensional Pondasi tiang merpakan strktr yang berfngsi ntk mentransfer beban di atas permkaan tanah ke lapisan bawah di dalam massa tanah. Bentk transfer
WALIKOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN DAERAH KOTA BANJARMASIN NOMOR TAHUN 2016 TENTANG
_ WALIKOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN DAERAH KOTA BANJARMASIN NOMOR TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KOTA BANJARMASIN NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG RETRIBUSI PELAYANAN
PERBANDINGAN ALGORITMA APRIORI DAN ALGORITMA FP-GROWTH UNTUK PEREKOMENDASI PADA TRANSAKSI PEMINJAMAN BUKU DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO
PERBANDINGAN ALGORITMA APRIORI DAN ALGORITMA FP-GROWTH UNTUK PEREKOMENDASI PADA TRANSAKSI PEMINJAMAN BUKU DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Rizky Mei Anggraeni Program Studi Teknik Informatika,
BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG. PENGELOLAAN PINJAMAN JANGKA PENDEK PADA BADAN LA YANAN UMUM DAERAH
;' I. ~ tr'. T I BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 44 TAHUN 2009 TENTANG. PENGELOLAAN PINJAMAN JANGKA PENDEK PADA BADAN LA YANAN UMUM DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang Mengingat
Korelasi Pasar Modal dalam Ekonofisika
Korelasi Pasar Modal dalam Ekonofisika Yn Hariadi Dept. Dynamical System Bandng Fe Institte [email protected] Pendahlan Fenomena ekonomi sebagai kondisi makro yang merpakan hasil interaksi pada level
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.1 Small Area Estimation Small Area Estimation (SAE) adalah sat teknik statistika ntk mendga parameter-parameter sb poplasi yang kran sampelnya kecil. Sedangkan, area kecil didefinisikan
KEPUTUSAN INVESTASI (CAPITAL BUDGETING) MANAJEMEN KEUANGAN 2 ANDRI HELMI M, S.E., M.M.
KEPUTUSAN INVESTASI (CAPITAL BUDGETING) MANAJEMEN KEUANGAN 2 ANDRI HELMI M, S.E., M.M. Penganggaran Modal (Capital Bdgeting) Modal (Capital) mennjkkan aktiva tetap yang dignakan ntk prodksi Anggaran (bdget)
BAB 2 LANDASAN TEORI. Analisis jalur yang dikenal dengan path analysis dikembangkan pertama pada tahun 1920-an oleh
BAB LANDASAN TEORI. Sejarah Analisis Jalr (Path Analysis) Analisis jalr yang dikenal dengan path analysis dikembangkan pertama pada tahn 90-an oleh seorang ahli genetika yait Sewall Wright. Teknik analisis
merupakan kabupaten ke dua terbesar di Jawa Timur. Kabupaten Malang berbatasan dengan dua kota madya yaitu Malang dan Batu dan
IPTEK BAGI MASYARAKAT (IBM) USAHA PENGOLAHAN KURMA TOMAT MENGHADAPI PERMASALAHAN INTENSITAS PERUBAHAN CUACA PADA POSDAYA MANALAGI VI DAN VII DUSUN SUMBERMULYO DESA MADIREDO KECAMATAN PUJON Samsl Arifin
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS TERHADAP PROSES WELDING ( PENGELASAN N ) PADA PEMBUATAN KAPAL CHEMICAL TANKER / DUPLEK M Di PT.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS TERHADAP PROSES WELDING ( PENGELASAN N ) PADA PEMBUATAN KAPAL CHEMICAL TANKER / DUPLEK M000259 Di PT.PAL INDONESIA Oleh : Selfy Atika Sary NRP : 1307 030 053 Pembimbing :
Model Hidrodinamika Pasang Surut Di Perairan Pulau Baai Bengkulu
Jrnal Gradien Vol. No.2 Jli 2005 : 5-55 Model Hidrodinamika Pasang Srt Di Perairan Pla Baai Bengkl Spiyati Jrsan Fisika, Fakltas Matematika dan Ilm Pengetahan Alam, Universitas Bengkl, Indonesia Diterima
FEEDFORWARD FEEDBACK CONTROL SEBAGAI PENGONTROL SUHU MENGGUNAKAN PROPORSIONAL - INTEGRAL BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535
FEEDFORWARD FEEDBACK CONTROL SEBAGAI PENGONTROL SUHU MENGGUNAKAN PROPORSIONAL - INTEGRAL BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535 Makalah Seminar Tgas Akhir Jnanto Prihantoro 1, Trias Andromeda. 2, Iwan Setiawan
Trihastuti Agustinah
TE 9467 Teknik Nmerik Sistem Linear Trihastti Agstinah Bidang Stdi Teknik Sistem Pengatran Jrsan Teknik Elektro - FTI Institt Teknologi Seplh Nopember O U T L I N E OBJEKTIF TEORI CONTOH 4 SIMPULAN 5 LATIHAN
Pengenalan Pola. Ekstraksi dan Seleksi Fitur
Pengenalan Pola Ekstraksi dan Seleksi Fitr PTIIK - 4 Corse Contents Collet Data Objet to Dataset 3 Ekstraksi Fitr 4 Seleksi Fitr Design Cyle Collet data Choose featres Choose model Train system Evalate
Hasil Kali Titik. Dua Operasi Vektor. Sifat-sifat Hasil Kali Titik. oki neswan (fmipa-itb)
oki neswan (fmipa-itb) Da Operasi Vektor Hasil Kali Titik Misalkan OAB adalah sebah segitiga, O (0; 0) ; A (a 1 ; a ) ; dan B (b 1 ; b ) : Maka panjang sisi OA; OB; dan AB maing-masing adalah q joaj =
3. RUANG VEKTOR. dan jika k adalah sembarang skalar, maka perkalian skalar ku didefinisikan oleh
. RUANG VEKTOR. VEKTOR (GEOMETRIK) PENGANTAR Jika n adalah sebah bilangan blat positif maka tpel-terorde (ordered-n-tple) adalah sebah rtan n bilangan riil (a a... a n ). Himpnan sema tpel-terorde dinamakan
KAJIAN PENGGUNAAN KOMPRESOR AKSIAL
Jrnal Dinamis Vol. II, No. 6, Janari 00 ISSN 06-749 KAJIAN PENGGUNAAN KOMPRESOR AKSIAL Tekad Sitep Staf Pengajar Departemen Teknik Mesin Fakltas Teknik Universitas Smatera Utara Abstrak Tlisan ini mencoba
Bab 5 RUANG HASIL KALI DALAM
Bab 5 RUANG HASIL KALI DALAM 5 Hasil Kali Dalam Untk memotiasi konsep hasil kali dalam diambil ektor di R dan R sebagai anak panah dengan titik awal di titik asal O ( ) Panjang sat ektor x di R dan R dinamakan
PENYELESAIAN MASALAH KONTROL OPTIMAL KONTINU YANG MEMUAT FAKTOR DISKON
Jrnal Matematika UNAND Vol. 2 No. 3 Hal. 157 161 ISSN : 233 291 c Jrsan Matematika FMIPA UNAND PENYELESAIAN MASALAH KONTROL OPTIMAL KONTINU YANG MEMUAT FAKTOR DISKON DALIANI Program Stdi Matematika, Fakltas
MODUL PERKULIAHAN. Kalkulus. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh
MODUL PERKULIAHAN Modl Standar ntk dignakan dalam Perkliahan di Universitas Merc Bana Fakltas Program Stdi Tatap Mka Kode MK Dissn Oleh Ilm Kompter Teknik Informatika 9 Abstract Matakliah Menjadi Dasar
I PENDAHULUAN II LANDASAN TEORI
I PENDAHULUAN. Latar Belakang Permasalahan seperti jaringan komnikasi, transportasi, penjadalan, dan pencarian rte kini semakin banak ditemi di tengah-tengah masarakat. Masalah tersebt dimlai dari menemkan
PENDUGAAN JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI KOTA SEMARANG DENGAN METODE SAE
Vale Added, Vol. 11, No. 1, 015 PENDUGAAN JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI KOTA SEMARANG DENGAN METODE SAE 1 Moh Yamin Darsyah, Ujang Malana 1, Program Stdi Statistika FMIPA Universitas Mhammadiyah Semarang Email:
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. mendorong pengembangan yang sukses, dan suatu desain didasarkan kepada
BAB TIJAUA PUSTAKA.. Pendahlan Disain prodk merpakan proses pengembangan konsep aal ntk mencapai permintaan dan kebthan dari konsmen. Sat desain prodk ang baik dapat mendorong pengembangan ang skses, dan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umm Bins Bsiness School Bina Nsantara (Bins) University didirikan pada tanggal 1 Oktober 1974 yang berawal dari sebah lembaga pendidikan kompter jangka pendek,
(a) (b) Gambar 1. garis singgung
BAB. TURUNAN Sebelm membahas trnan, terlebih dahl ditinja tentang garis singgng pada sat krva. A. Garis singgng Garis singgng adalah garis yang menyinggng sat titik tertent pada sat krva. Pengertian garis
BAB III PENDEKATAN TEORI
9 BAB III PENDEKAAN EORI 3.1. eknik Simlasi CFD Comptational Flid Dnamics (CFD) adalah ilm ang mempelajari cara memprediksi aliran flida, perpindahan panas, rekasi kimia, dan fenomena lainna dengan menelesaikan
SISTEM REKOMENDASI PAKET MAKANAN DENGAN ALGORITMA FP-GROWTH PADA RESTORAN SEAFOOD XYZ
SISTEM REKOMENDASI PAKET MAKANAN DENGAN ALGORITMA FP-GROWTH PADA RESTORAN SEAFOOD XYZ Pahridila Lintang 1),Muhammad Iqbal 2), Ade Pujianto 3) 1), 2, 3) Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl Ring
BEBERAPA IDENTITAS PADA GENERALISASI BARISAN FIBONACCI ABSTRACT
BEBERP IDENTITS PD GENERLISSI BRISN FIBONCCI Sri Melati 1, Mashadi, Msraini M 1 Mahasiswa Program Stdi S1 Matematika Dosen Jrsan Matematika Fakltas Matematika dan Ilm Pengetahan lam Universitas Ria Kamps
Kontrol Optimum pada Model Epidemik SIR dengan Pengaruh Vaksinasi dan Faktor Imigrasi
Jrnal Matematika Integratif ISSN 4-684 Volme No, Oktober 05, pp - 8 Kontrol Optimm pada Model Epidemik SIR dengan Pengarh Vaksinasi dan Faktor Imigrasi N. Anggriani, A. Spriatna, B. Sbartini, R. Wlantini
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI Pembahasan pada bab ini, merpakan pembahasan mengenai teori-teori yang berkaitan dengan penelitian. Teori-teori tersebt melipti mata ang, pelak yang berperan, faktor-faktor yang mempengarhi
2.2 Data Mining. Universitas Sumatera Utara
Basis data adalah kumpulan terintegrasi dari occurences file/table yang merupakan representasi data dari suatu model enterprise. Sistem basisdata sebenarnya tidak lain adalah sistem penyimpanan-record
Perbaikan Antarmuka dan Pengembangan Fitur Baru Situs Web Indonesian Future Leaders Chapter Malang menggunakan Framework Affordance-Based Design
Jrnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilm Kompter e-issn: 2548-964X Vol. 2, No. 2, Febrari 208, hlm. 759-767 http://j-ptiik.b.ac.id Perbai Antarmka dan Pengembangan Fitr Bar Sits Web Indonesian Ftre
Abstrak. a) b) Gambar 1. Permukaan parametrik (a), dan model solid primitif (b)
Simlasi ergerakan segitiga Bcket ntk indentifikasi kemngkinan interferensi antara pahat dan benda-kerja (oging) pada sistem-am berbasis model-faset 3D. Kiswanto, riadhana Laboratorim Teknologi Manfaktr
EKSISTENSI BAGIAN IMAJINER PADA INTEGRAL FORMULA INVERSI FUNGSI KARAKTERISTIK
Jrnal Matematika UNAND Vol. No. 2 Hal. 39 43 ISSN : 233 29 c Jrsan Matematika FMIPA UNAND EKSISTENSI BAGIAN IMAJINER PADA INTEGRAL FORMULA INVERSI FUNGSI KARAKTERISTIK YULIANA PERMATASARI Program Stdi
Politeknik Negeri Bandung - Jurusan Teknik Sipil LABORATORIUM MEKANIKA TANAH Jl. Gegerkalong Hilir, Desa Ciwaruga, Bandung, Telp./Fax.
Jl Gegerkalong Hilir, esa Ciwarga, Bandng, Telp/Fax : 0 01 45 8 PEMBORAN / SAMPLING AN VANE SHEAR TEST Standar Acan : ASTM - 145 89 I TUJUAN 1 Untk menyelidiki / mengetahi jenis-jenis lapisan tanah (stratigrafi)
JURNAL TEKNIK SIPIL USU
JURNAL TEKNIK SIPIL USU ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI KELOMPOK TIANG TEKAN IDROLIS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM AKADEMI TEKNIK KESELAMATAN PENERBANGAN MEDAN Inda Yfina 1, Rdi Iskandar 2 1
ANALISA KONSISTENSI POLA PEMINJAMAN BUKU MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH (Studi Kasus: UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret)
ANALISA KONSISTENSI POLA PEMINJAMAN BUKU MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH (Studi Kasus: UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret) Miranda Nur Qolbi Aprilina 1, Wiranto 2,Widodo 3 1,2 Program Studi Informatika,
DATA MINING ANALISA POLA PEMBELIAN PRODUK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA APRIORI
DATA MINING ANALISA POLA PEMBELIAN PRODUK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA APRIORI Heroe Santoso 1), I Putu Hariyadi 2), Prayitno 3) 1), 2),3) Teknik Informatika STMIK Bumigora Mataram Jl Ismail Marzuki
PRAKTIKUM OPERASI TEKNIK KIMIA II MODUL 5 BILANGAN REYNOLD
PRAKTIKUM OPERASI TEKNIK KIMIA II MODUL 5 BILANGAN REYNOLD LABORATORIUM RISET DAN OPERASI TEKNIK KIMIA PROGRAM STUDI TEKNIK KIMA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UPN VETERAN JAWA TIMUR SURABAYA BILANGAN REYNOLD
Pola Kompetensi Mahasiswa Program Studi Informatika Menggunakan FP-Growth
Pola Kompetensi Mahasiswa Program Studi Informatika Menggunakan FP-Growth Fitrah Rumaisa, S.T., M.Kom Prodi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Widyatama E-Mail: [email protected]
Pemodelan Dinamika Gelombang dengan Mengerjakan Persamaan Kekekalan Energi. Syawaluddin H 1)
tahaean Vol. 4 No. Janari 007 rnal TKNIK SIPIL Pemodelan Dinamika Gelombang dengan Mengerjakan Persamaan Kekekalan nergi Syaalddin ) Abstrak Paper ini menyajikan pengerjaan hkm kekekalan energi pada pemodelan
BAB 2 LANDASAN TEORI. Pada bab ini akan dibahas tentang konsep dasar dan teori-teori pendukung yang berhubungan dengan sistem yang akan dibangun.
BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibahas tentang konsep dasar dan teori-teori pendukung yang berhubungan dengan sistem yang akan dibangun. 2.1. Data Mining Data mining adalah suatu istilah yang digunakan
lim 0 h Jadi f (x) = k maka f (x)= 0 lim lim lim TURUNAN/DIFERENSIAL Definisi : Laju perubahan nilai f terhadap variabelnya adalah :
TURUNAN/DIFERENSIAL Deinisi : Laj perbaan nilai teradap ariabelnya adala : y dy d lim = lim = 0 0 d d merpakan ngsi bar disebt trnan ngsi ata perbandingan dierensial, proses mencarinya disebt menrnkan
STUDI IDENTIFIKASI LOKASI PEMBANGUNAN IPAL KOMUNAL DAN EVALUASI IPAL KOMUNAL YANG ADA DI KECAMATAN PANAKUKKANG MAKASSAR
STUDI IDENTIFIKASI LOKASI PEMBANGUNAN IPAL KOMUNAL DAN EVALUASI IPAL KOMUNAL YANG ADA DI KECAMATAN PANAKUKKANG MAKASSAR Ahmad Zbair, Riswal K, Wlandari ABSTRAK Stdi tentang Identifikasi IPAL Komnal dan
FAKULTAS DESAIN dan TEKNIK PERENCANAAN
Wiryanto Dewobroto ---------------------------------- Jrsan Teknik Sipil - Universitas elita Harapan, Karawaci FAKULTAS DESAIN dan TEKNIK ERENCANAAN UJIAN TENGAH SEMESTER ( U T S ) GENA TAHUN AKADEMIK
NAMA : KELAS : theresiaveni.wordpress.com
1 NAMA : KELAS : teresiaeni.wordpress.com TURUNAN/DIFERENSIAL Deinisi : Laj perbaan nilai teradap ariabelnya adala : y dy d ' = = d d merpakan ngsi bar disebt trnan ngsi ata perbandingan dierensial, proses
BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 39 TAHUN 2009 TENTANG
BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 39 TAHUN 2009 TENTANG MEKANISME PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN 01 LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO BUPATI SIDOARJO, Menimbang Mengingat
NAVIGASI ROBOT MOBIL DALAM LINGKUNGAN DINAMIK DAN TAK TERSTRUKTUR
NAVIGAI ROBOT MOBIL ALAM LINGKUNGAN INAMIK AN TAK TERTRUKTUR ardjono Trihatmo P3TIE-BPPT Gedng II lantai 21, MH Thamrin 8 [email protected] Abstract This paper presents mobile robot naigation in an
METODE SIMPLEKS PRIMAL-DUAL PADA PROGRAM LINIER FUZZY PENUH DENGAN BILANGAN TRAPEZOIDAL
METODE SIMPLEKS PRIMAL-DUAL PADA PROGRAM LINIER FUZZY PENUH DENGAN BILANGAN TRAPEZOIDAL Bambang Irawanto 1,Djwandi 2, Sryoto 3, Rizky Handayani 41,2,3 Departemen Matematika Faktas Sains dan Matematika
Penggunaan Struktur FP-Tree dan Algoritma FP- Growth dalam Rekomendasi Promosi Produk pada Situs Belanja Online
Penggunaan Struktur FP-Tree dan Algoritma FP- Growth dalam Rekomendasi Promosi Produk pada Situs Belanja Online Irene Edria Devina / 13515038 1 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan
BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG DISIPLIN KERJA PEGA WAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO
BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG DISIPLIN KERJA PEGA WAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SIDOARJO,
BAB III METODE ELEMEN HINGGA. Gambar 3. 1 Tegangan-tegangan elemen kubus dalam koordinat lokal (SAP Manual) (3.1)
5 BAB III MTOD LMN HINGGA 3. Tegangan Tegangan adalah gaa per nit area pada sat material sebagai reaksi akibat gaa lar ang dibebankan pada strktr. Pada Gambar 3.. diperlihatkan elemen kbs dalam koordiant
(draft) KAN Calibration Guide: Volumetric Apparatus (IN) PEDOMAN KALIBRASI PERALATAN VOLUMETRIK
PEDOMAN KALIBRASI PERALAN VOLUMETRIK 1. PENDAHULUAN 1.1 Pedoman ini ditjkan ntk memberikan petnjk bagi laboratorim kalibrasi dalam melakkan kalibrasi peralatan volmetrik dan mengharmonisasikan praktek
Analisis Komputasi pada Segmentasi Citra Medis Adaptif Berbasis Logika Fuzzy Teroptimasi
Analisis Komptasi pada Segmentasi Citra Medis Adaptif Soesanti, dkk. 89 Analisis Komptasi pada Segmentasi Citra Medis Adaptif Berbasis Logika Fzzy Teroptimasi Indah Soesanti ), Adhi Ssanto 2), Thomas Sri
MAKALAH SEMINAR KERJA PRAKTEK DESAIN SISTEM KONTROL PESAWAT UDARA MATRA LONGITUDINAL DENGAN METODE POLE PLACEMENT (TRACKING PROBLEM)
MAKALAH SEMINAR KERJA PRAKTEK DESAIN SISTEM KONTROL PESAWAT UDARA MATRA LONGITUDINAL DENGAN METODE POLE PLACEMENT (TRACKING PROBLEM) Aditya Eka Mlyono, Smardi 2 Jrsan Teknik Elektro, Fakltas Teknik, Universitas
STUDI APLIKASI GASIFIKASI DI INDUSTRI GERABAH : PERANCANGAN SISTEM GASIFIKASI PADA TUNGKU PEMBAKARAN GERABAH SEMI KONTINU
1 STUDI APLIKASI GASIFIKASI DI INDUSTRI GERABAH : PERANCANGAN SISTEM GASIFIKASI PADA TUNGKU PEMBAKARAN GERABAH SEMI KONTINU Alvin Malana, Adi Srjosatyo Departemen Teknik Mesin Fakltas Teknik Universitas
BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG
_'C.. BUPATI SIDOARJO PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PENYELESAIAN TUNTUTAN PERBENDAHARAAN DAN TUNTUTAN GANTI RUGI KEUANGAN DAN BARANG MILIK DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
Pemodelan Matematika Rentang Waktu yang Dibutuhkan dalam Menghafal Al-Qur an
Pemodelan Matematika Rentang Wakt yang Dibthkan dalam Menghafal Al-Qr an Indah Nrsprianah Tadris Matematika, IAIN Syekh Nrjati Cirebon Email: [email protected] Abstrak Kegiatan menghafal Al-Qr an
Analisa Performasi Kolektor Surya Terkonsentrasi Dengan Variasi Jumlah Pipa Absorber Berbentuk Spiral
Jrnal Ilmiah EKNIK DESAIN MEKANIKA Vol6 No1, Janari 2017 (11-16) Analisa Performasi Kolektor Srya erkonsentrasi Dengan Variasi Jmlah Pipa Absorber Berbentk Spiral I Gsti Ngrah Agng Aryadinata, Made Scipta
Integrasi 2. Metode Integral Kuadratur Gauss 2 Titik Metode Integral Kuadratur Gauss 3 Titik Contoh Kasus Permasalahan Integrasi.
Interasi Metode Interal Kadratr Gass Titik Metode Interal Kadratr Gass Titik Contoh Kass Permasalahan Interasi Interasi Metode Interasi Gass Metode interasi Gass merpakan metode yan tidak mennakan pembaian
PENERAPAN ASSOCIATION RULE DENGAN ALGORITMA APRIORI PADA TRANSAKSI PENJUALAN DI MINIMARKET SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna
PENERAPAN ASSOCIATION RULE DENGAN ALGORITMA APRIORI PADA TRANSAKSI PENJUALAN DI MINIMARKET SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Komputer (S.Kom) Pada Program Studi
ANALISIS KAPASITAS BALOK KOLOM BAJA BERPENAMPANG SIMETRIS GANDA BERDASARKAN SNI DAN METODA ELEMEN HINGGA
Konferensi asional Teknik Sipil 3 (KoTekS 3) Jakarta, 6 7 ei 29 AAISIS KAPASITAS BAOK KOO BAJA BERPEAPAG SIETRIS GADA BERDASARKA SI 3 729 2 DA ETODA EEE HIGGA Aswandy Jrsan Teknik Sipil, Institt Teknologi
Pengembangan Hasil Kali Titik Pada Vektor
Pengembangan Hasil Kali Titik Pada Vektor Swandi *, Sri Gemawati 2, Samsdhha 2 Mahasiswa Program Stdi Magister Matematika, Dosen Pendidikan Matematika Uniersitas Pasir Pengaraian 2 Dosen Jrsan Matematika
WALIKOTA BANJARMASIN
^ WALIKOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN WALIKOTA BANJARMASIN NOMOR TAHUN 2015 TENTANG STANDAR KOMPETENSI MANAJERIAL BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA BANJARMASIN WALIKOTA BANJARMASIN.
APLIKASI SPANNING TREE UNTUK MENENTUKAN HAMBATAN TOTAL PADA RANGKAIAN LISTRIK SKRIPSI. Oleh: MUAYYAD NANANG KARTIADI NIM
APLIKASI SPANNING TREE UNTUK MENENTUKAN HAMBATAN TOTAL PADA RANGKAIAN LISTRIK SKRIPSI Oleh: MUAYYAD NANANG KARTIADI NIM. 06510042 JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
UNIVERSITAS INDONESIA
UNIVERSIAS INDONESIA PERANANGAN PENGENDALI MODEL PREDIIVE ONROL (MP) PADA SISEM EA EXANGER DENGAN JENIS KARAKERISIK SELL AND UBE ESIS RIDWAN FARUDIN 76733 FAKULAS EKNIK PROGRAM SUDI EKNIK KONROL INDUSRI
RANCANG BANGUN APLIKASI DATA MINING ANALISIS TINGKAT KELULUSAN MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH (Studi Kasus Di Politeknik Negeri Malang)
RANCANG BANGUN APLIKASI DATA MINING ANALISIS TINGKAT KELULUSAN MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH (Studi Kasus Di Politeknik Negeri Malang) Naufal Farras Hilmy 1, Banni Satria Andoko 2 Program Studi Teknik
Trihastuti Agustinah
TE 9467 Teknik Nmerik Sistem Linear Trihastti Agstinah Bidang Stdi Teknik Sistem Pengatran Jrsan Teknik Elektro - FTI Institt Teknologi Seplh Nopember O U T L I N E. Objektif. Teori. Contoh 4. Simplan
3. TEORI PANTULAN DASAR PERAIRAN
30 3. TEORI PANTULAN DASAR PERAIRAN Lat merpakan sat lingkngan yang sangat kompleks baik ditinja dari segi biotik mapn abiotik. Tak terkecali dengan dasar perairan, dasar perairan merpakan sat medim yang
SISTEM REKOMENDASI PEMESANAN SPAREPART DENGAN ALGORITMA FP-GROWTH (STUDI KASUS PT. ROSALIA SURAKARTA)
SISTEM REKOMENDASI PEMESANAN SPAREPART DENGAN ALGORITMA FP-GROWTH (STUDI KASUS PT. ROSALIA SURAKARTA) Nur Rohman Ardani 1), Nur Fitrina 2) 1) Magister Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta 2) Teknik
ANALISIS ALGORITMA APRIORI UNTUK REKOMENDASI PENEMPATAN BUKU PADA PERPUSTAKAAN
1 ANALISIS ALGORITMA APRIORI UNTUK REKOMENDASI PENEMPATAN BUKU PADA PERPUSTAKAAN 1 Uma Mazida, 2 Ricardus Anggi Pramunendar, M.Cs Program Studi Teknik Informatika S1 Fakultas Ilmu Komputer Universitas
ANALISA PENCARIAN FREQUENT ITEMSETS MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-MAX
ANALISA PENCARIAN FREQUENT ITEMSETS MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-MAX Suhatati Tjandra Dosen Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknik Surabaya e-mail : [email protected] ABSTRAK Association rule mining merupakan
ALJABAR LINEAR (Vektor diruang 2 dan 3) Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Aljabar Linear Dosen Pembimbing: Abdul Aziz Saefudin, M.
ALJABAR LINEAR (Vektor dirang 2 dan 3) Dissn Untk Memenhi Tgas Mata Kliah Aljabar Linear Dosen Pembimbing: Abdl Aziz Saefdin, M.Pd Dissn Oleh : Kelompok 3/3A4 1. Nrl Istiqomah 14144100130 2. Ambar Retno
