Pengantar Akuntansi dan Bisnis

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Pengantar Akuntansi dan Bisnis"

Transkripsi

1 Pengantar Akuntansi dan Bisnis Chapter 1 1 Tujuan Pembelajaran 1. Menggambarkan ciri dasar dari bisnis. 2. Menggambarkan peran akuntansi dalam bisnis. 3. Menggambarkan pentingnya etika bisnis dan prisip-prinsip dasar dalam pelaksanaannya. 4. Menggambarkan profesi akuntansi. 5. Menjabarkan perkembangan prinsip-prinsip akuntansi dan bagaimana praktiknya. 6. Menetapkan persamaan akuntansi dan menentukan setiap unsur dari persamaan tersebut. 7. Menjelaskan bagaimana transaksi-transaksi bisnis dinyatakan dalam persamaan akuntansi. 8. Menggambarkan laporan keuangan dan bagaimana laporan tersebut saling berhubungan. 9. Menggunakan rasio utang terhadap ekuitas. 2 1

2 Tipe-Tipe Bisnis 3 Tipe Organisasi Bisnis Perusahaan perseorangan (proprietorship) dimiliki oleh satu orang Joe s Kelebihan Mudah mengorganisasikan Biaya mengorganisasikan rendah Kekurangan Sumber keuangan terbatas Kewajiban tak terbatas 4 2

3 Tipe Organisasi Bisnis Persekutuan (partnership) dimiliki oleh dua orang atau lebih Joe and Marty s Kelebihan Mempunyai sumber daya keuangan yang lebih dibandingkan perusahaan perseorangan Keahlian manajerial bertambah Kekurangan Kewajiban tak terbatas 5 Tipe Organisasi Bisnis Korporasi (corporation) merupakan entitas hukum yang terpisah berdasarkan Undang-Undang J & M, Inc. Kelebihan Kemampuan sumber dana yang besar dengan menerbitkan saham Kekurangan Terkena pajak dua kali (Double Taxation) 6 3

4 Strategi Bisnis Strategi bisnis merupakan seperangkat rencana dan tindakan yang terintegrasi, yang disusun untuk membuat bisnis perusahaan mempunyai keunggulan dibandingkan pesaingnya dalam rangka memaksimalkan keuntungan. 7 Strategi Bisnis Pada strategi biaya rendah (low-cost strategy), perusahaan merancang dan memproduksi produk dan jasa dengan kualitas yang masih dapat diterima pada biaya yang lebih rendah dari pesaingnya. Wal-Mart Southwest Airlines Pada strategi diferensiasi, perusahaan merancang dan memproduksi produk dan jasa yang mempunyai ciri khas yang unik sehingga membuat pelanggan mau membayar dengan harga yang lebih tinggi. Maytag Tommy Hilfiger 8 4

5 Rantai Nilai (Value Chain) Rantai nilai adalah serangkaian aktivitas dari sebuah bisnis untuk menambah nilai (value) bagi pelanggannya dengan memproses input menjadi barang atau jasa. Masukan Proses Bisnis Produk atau Jasa Nilai Pelanggan Pihak yang Berkepentingan (Business Stakeholders) Pihak-pihak yang berkepentingan merupakan individu atau entitas yang mempunyai kepentingan terhadap kinerja sebuah bisnis. 9 Proses Penyediaan Informasi 1 Identifikasi stakeholders Catat data ekonomik dari aktivitas bisnis STAKEHOLDERS Internal: Pemilik, manajer, pegawai Siapkan laporan akuntansi untuk stakeholders 4 5 Eksternal: Pelanggan, kreditor, pemerintah Sistem Informasi Akuntansi 3 2 Ketahui kebutuhan informasi stakeholders Rancang sistem informasi akuntansi untuk memenuhi kebutuhan stakeholders 10 5

6 Etika Bisnis Prinsip-prinsip yang mendasari perilaku yang etis 1. Hindari pelanggaran etika walaupun itu kecil. 2. Pusatkan perhatian pada reputasi jangka panjang. 3. Anda bisa saja dihadapkan pada konsekuensi pribadi yang buruk bila tetap berpegang pada posisi yang etis. 11 Profesi Akuntansi Akuntan yang dipekerjakan oleh sebuah perusahaan bisnis atau organisasi nirlaba terikat pada akuntansi privat. Akuntan berikut stafnya yang menyediakan jasa berdasarkan imbalan bekerja pada akuntansi publik. Bidang akuntansi khusus, yaitu akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen 12 6

7 Prinsip Akuntansi yang Diterima Umum (Generally Accepted Accounting Principles, GAAP) Konsep entitas bisnis membatasi data ekonomik dalam sistem akuntansi pada data yang langsung berhubungan dengan aktivitas bisnis. Konsep biaya merupakan dasar pencatatan harga pertukaran atau biaya akuisisi pada catatan akuntansi. 13 Prinsip Akuntansi yang Diterima Umum (Generally Accepted Accounting Principles, GAAP) Konsep objektivitas mensyaratkan catatan dan laporan akuntansi didasarkan pada bukti yang objektif. Konsep unit ukur mensyaratkan data ekonomik dicatat dalam rupiah (dolar). 14 7

8 Persamaan Akuntansi Harta = Kewajiban + Ekuitas Pemilik Sumber daya yang dimiliki perusahaan Hak dari pemilik Transaksi Bisnis Hak dari kreditor, mencerminkan utang perusahaan Transaksi bisnis adalah peristiwa ekonomi yang secara langsung mengubah kondisi keuangan perusahaan atau secara langsung mempengaruhi hasil operasi bisnis 15 Ilustrasi transaksi bisnis Pada 1 November 2005, Chris Clark memulai sebuah bisnis yang diberi nama NetSolutions. a. Chris Clark menyetor $25,000 ke bank atas nama NetSolutions. a. Harta Kas 25,000 = = Ekuitas Pemilik Modal Chris Clark 25,000 Investasi oleh Chris Clark 16 8

9 Ilustrasi transaksi bisnis b. NetSolutions menukarkan $20,000 untuk tanah. c. NetSolutions membeli perlengkapan $1,350 dan akan dibayar kemudian. Harta = Ekuitas Kas + Tanah Modal Chris Clark Bal. 25,000 = 25,000 b. 20, ,000 Bal. 5,000 20,000 25,000 Harta = Kewajiban + Ekuitas Utang Modal Kas + Perlengkapan + Tanah Dagang Chris Clark Bal. 5,000 20,000 = 25,000 c. + 1, ,350 Bal. 5,000 1,350 20,000 1,350 25, Ilustrasi transaksi bisnis d. NetSolutions menyelenggarakan jasa pada pelanggannya dengan imbalan $7,500 dan diterima tunai. Harta Kewajiban + Ekuitas Utang Modal Kas + Perlengkapan + Tanah Dagang Chris Clark Bal. 5,000 1,350 20,000 = 1,350 25,000 d. + 7, ,500 Bal. 12,500 1,350 20,000 1,350 32,500 = Pendapatan jasa 18 9

10 Ilustrasi transaksi bisnis e. NetSolutions membayar beban-beban berikut: gaji, $2,125; sewa, $800; utilities, $450; and lain-lain, $275. Harta Kewajiban + Ekuitas Utang Modal Kas + Perlengkapan + Tanah Dagang Chris Clark Bal. 12,500 1,350 20,000 1,350 32,500 e. 3,650 2,125 = Bal.8,850 1,350 20,000 1,350 28,850 = Gaji Sewa Util. Lain2. 19 Ilustrasi transaksi bisnis f. NetSolution s membayar $950 kepada kreditors. g. Pada akhir bulan, perlengkapan yang tersisa $550, berarti $800 telah habis dipakai. Harta Kewajiban + Ekuitas Utang Modal Kas + Perlengkapan + Tanah Dagang Chris Clark Bal. 8,850 1,350 20,000 = 1,350 28,850 f Bal. 7,900 1,350 20, ,850 Harta Utang Modal Kas + Perlengkapan + Tanah Dagang Chris Clark Bal. 7,900 1,350 20,000 = ,850 g Bal. 7, , ,050 = = Kewajiban + Ekuitas Beban perlengkapan 20 10

11 Ilustrasi transaksi bisnis h. Pada akhir bulan, Chris menarik $2,000 kas untuk keperluan pribadi. Harta Utang Modal Kas + Perlengkapan + Tanah Dagang Chris Clark Bal. 7, ,000 = ,050 h. 2,000 2,000 Bal. 5, , ,050 = Kewajiban + Ekuitas Penarik an 21 Pengaruh transaksi terhadap ekuitas pemilik Ekuitas Pemilik Berkurang dengan Bertambah dengan Penarikan Pemilik Beban Investasi Pemilik Pendapatan Laba Bersih 22 11

12 Laporan Keuangan Laporan laba rugi (Income statement) Ringkasan pendapatan dan beban untuk periode waktu tertentu. Laporan perubahan modal (Statement of owner s equity) Ringkasan perubahan ekuitas pemilik yang terjadi selama periode waktu tertentu. Laporan Neraca (Balance sheet) Daftar harta, kewajiban, dan ekuitas pada suatu tanggal tertentu. Laporan arus kas (Statement of cash flows) Ringkasan penerimaan dan pengeluaran kas untuk periode waktu tertentu. 23 Laporan Laba Rugi Pendapatan Jasa $ Beban Operasi: Beban Gaji Beban Sewa Beban Perlengkapan Beban Utilitas Beban Lain-Lain NetSolutions Laporan laba Rugi Per 30 November 2005 $ Total Beban Operasi Ke Laporan Laba Bersih Perubahan $ Modal 24 12

13 Laporan Perubahan Modal NetSolutions Laporan Perubahan Modal Per 30 November 2005 Modal Chris Clark, 1 November 2005 $ 0 Investasi pada 1 November Dari $ Laba Bersih untuk November Laporan Laba Rugi $ Dikurangi penarikan Kenaikan ekuitas pemilik Modal Chris Clark 30 November 2005 Ke Neraca $ Laporan Neraca Aktiva NetSolutions Neraca 30 November 2005 Kewajiban Kas $ Utang Dagang $ Perlengkapan Ekuitas Tanah Modal Chris Clark Total utang dan Dari Laporan Perubahan Modal Total aktiva $ ekuitas $ Neraca ini disajikan menggunakan bentuk akun (sebelahmenyebelah). Bentuk lain yaitu bentuk laporan

14 Laporan Arus Kas NetSolutions Laporan Arus Kas Per 30 November 2005 Arus kas dari aktivitas operasi: Kas diterima dari pelanggan $ Dikurangi pembayaran untuk beban dan pembayaran kepada kreditor Arus kas bersih dari aktivitas operasi Arus kas dari aktivitas investasi: Pembayaran kas untuk pembelian tanah ( ) Arus kas dari aktivitas pendanaan: Kas diterima dari investasi pemilik $ Dikurangi penarikan kas oleh pemilik Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan Arus kas bersih dan saldosama kas 30 dengan Nov saldo kas neraca $ Analisis dan Interpretasi Keuangan Rasio utang terhadap ekuitas memungkinkan pemilik seperti Chris Clark untuk menganalisis kemampuan perusahaan bertahan dalam kondisi bisnis yang buruk. Rasio utang terhadap ekuitas = Total Kewajiban Total ekuitas Rasio utang terhadap ekuitas = $400 $26,050 Rasio utang terhadap ekuitas =

15 Summary 1. Tipe-tipe bisnis: Bisnis manufaktur Bisnis perdagangan Bisnis Jasa 2. Tipe organisasi bisnis: Perusahaan Perseorangan Persekutuan Korporasi 3. Strategi bisnis: Strategi biaya rendah dan Strategi diferensiasi 4. Rantai Nilai: Input Proses Output Customer s value 5. Business Stakeholders: individu atau entitas yang berkepentingan terhadap perusahaan. 6. Proses penyediaan informasi kepada stakeholders dengan sistem informasi akuntansi. 7. Perilaku etis beserta prinsip-prinsipnya. 29 Summary 8. Profesi akuntansi: Akuntansi Privat, Akuntansi Publik, Akuntansi Keuangan, dan Akuntansi Manajemen 9. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP): Konsep entitas bisnis Konsep Biaya Konsep Objektivitas Konsep Unit Ukur 10. Persamaan akuntansi: Assets = Liabilities + Owner s Equity 11. Transaksi bisnis mengubah kondisi keuangan dan mempengaruhi kinerja perusahaan 12. Laporan keuangan: Laporan Laba Rugi Laporan Perubahan Modal Laporan Neraca Laporan Arus Kas 13. Rasio utang terhadap ekuitas = total utang / total ekuitas 30 15

16 Chapter 2 Menganalisis Transaksi 31 Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan mengapa akun digunakan untuk mencatat dan meringkas pengaruh dari transaksi pada laporan keuangan. 2. Menyebutkan karakteristik dari sebuah akun. 3. Menjabarkan aturan debit dan kredit serta saldo normal dari akun-akun. 4. Meringkas dan menganalisis pengaruh-pengaruh transaksi terhadap laporan keuangan. 5. Menyiapkan neraca saldo (trial balance) dan menjelaskan bagaimana neraca saldo dapat digunakan untuk menemukan kesalahan (error). 6. Menemukan kesalahan pencatatan dan mengoreksinya. 7. Menggunakan analisis horizontal untuk membandingkan laporan keuangan dari periode yang berbeda

17 Akun? Setiap item laporan keuangan, disebut akun (account), dimasukkan dalam buku besar. Sekumpulan akun pada sebuah entitas bisnis disebut buku besar (ledger). Daftar dari akun-akun dalam sebuah buku besar disebut daftar akun (chart of account). 33 Klasifikasi Akun Harta (Assets) merupakan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Kewajiban (Liabilities) merupakan utang terhadap pihak luar (kreditor). Ekuitas (Owner s equity) merupakan hak pemilik terhadap perusahaan. Akun Neraca Pendapatan (Revenues) merupakan peningkatan pada ekuitas sebagai hasil dari penjualan barang atau jasa. Beban (Expenses) merupakan penggunaan harta atau jasa untuk memperoleh pendapatan. Akun Laba Rugi 34 17

18 Persamaan Akuntansi yang Diperluas Persamaan akuntansi dasar dapat diperluas agar mencakup kelima klasifikasi akun sebelumnya yang mengindikasikan apa yang diterima dan apa yang diberikan. DEBIT diterima Harta Beban = KREDIT diberikan Kewajiban Ekuitas Pendapatan Laba Bersih 35 Sistem Pencatatan Ganda (Double-Entry Accounting) Sistem Pencatatan Ganda berdasarkan konsep sederhana: setiap pihak dalam transaksi bisnis akan menerima sesuatu dan memberikan sesuatu sebagai imbalan. Dalam hal pembukuan, apa yang diterima didebit dan apa yang diberikan dikredit. Akun T (Taccount) menggambarkan sebuah neraca yang seimbang. Neraca Akun T Menerima DEBIT Memberi KREDIT Sisi kiri menerima DEBIT Sisi kanan memberi KREDIT 36 18

19 Nama Akun Akun T (T-Account) Angka Yang iposting Jumlah Debit & Kredit Sisi kiri debit 5,100 3,750 4,300 2,900 Kas Sisi kanan kredit 850 1, ,900 10,950 5,850 Saldo (Balance) = Debit Kredit 37 Transaksi dan Akun Neraca (A) 1 November 2005, Chris Clark menyetor $25,000 pada bank atas nama NetSolutions. JURNAL Hal 1 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Nov. 1 Kas Modal Chris Clark Investasi kas di NetSolutions. Kas Nov. 1 25,000 Modal Chris Clark Nov. 1 25,000 (C) 10 November, NetSolutions membeli perlengkapan $1,350 dan akan dibayar kemudian. 5 Tanah Kas Membeli tanah. Kas Nov. 1 25,000 Nov. 5 20,000 Tanah Nov. 5 20,

20 Aturan Debit dan Kredit Akun Neraca Harta Akun Harta Debit jika naik (+) Kredit jika turun (-) KEWAJIBAN Akun Kewajiban Debit jika turun (-) Debit jika turun (-) Kredit jika naik (+) EKUITAS Akun Ekuitas Kredit jika naik (+) Transaksi dan Akun Laba Rugi (D) 18 November, NetSolutions menerima $7,500 dari pelanggan atas jasa yang dilakukan. 18 Kas Pendapatan Jasa Menerima imbalan dari pelanggan atas jasa yang dlakukan. Kas Nov. 1 25,000 Nov. 5 25, ,500 Pendapatan jasa Nov. 18 7,500 (G) 30 November, NetSolutions menghitung $800 perlengkapan telah habis digunakan. 30 Beban Perlengkapan Perlengkapan Perlengkapan yang habis digunakan. Perlengkapan Nov. 10 1,350 Nov Beban Perlengkapan Nov

21 Aturan Debit dan Kredit Akun Laba Rugi Akun Beban Debit jika naik (+) Kredit jika turun (-) Akun Pendapatan Debit jika turun (-) Kredit jika naik (+) 41 Penarikan Oleh Pemilik (D) 30 November, Chris Clark menarik $2,000 kas untuk keperluan pribadi JURNAL Hal 2 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit 2005 Nov. 30 Penarikan Chris Clark Kas Chris Clark menarik kas untuk penggunaan pribadi. Kas Nov. 1 25,000 Nov. 5 25, , , ,000 Penarikan Chris Clark Nov. 30 2,000 Nov. 10 1,

22 Saldo Normal Akun Kenaikan (Normal Balances) Penurunan Akun Neraca: Harta Debit Kredit Kewajiban Kredit Debit Ekuitas Pemilik: Modal Kredit Debit Penarikan Debit Kredit Akun Laba Rugi: Pendapatan Kredit Debit Beban Debit Kredit 43 Alur Transaksi Bisnis 1 Persetujuan transaksi 2 Transaksi terjadi 3 Dokumen disiapkan 4 Catat di jurnal 5 Posting ke buku besar 44 22

23 Menjurnal dan Memposting ke Buku Besar 1 Desember, NetSolutions membayar premi asuransi $2,400 untuk 2 tahun mendatang. JURNAL Hal 2 Tgl Keterangan Post. Ref. Debit Kredit 2005 Des. 31 Asuransi Dibayar Dimuka Kas Membayar premi untuk dua tahun. AKUN Tgl 2005 Des. 1 Asuransi Dibayar Dimuka AKUN NO. 15 Item Post. Debi 2 Ref. t Kredi t Saldo Debi Kred t it Menjurnal dan Memposting ke Ledger JURNAL Pos Tgl Keterangan t. Debit Kred 2005 Asuransi Dibayar Dimuka Ref it 11. Des. 1 Hal 2 Kas Membayar premi untuk dua tahun. AKUN Tgl 2005 Nov. 30 Kas AKUN NO. 11 Item Post. Debi 2 Ref. t Kredi t Des Saldo Debi Kred t it 46 23

24 Ilustrasi Ayat Jurnal Des. 1 NetSolutions membayar sewa untuk Desember, $ Beban Sewa Kas Membayar sewa untuk bulan Desember. 47 Ilustrasi Ayat Jurnal Des. 1 NetSolutions menerima $360 untuk tiga bulan sewa mulai 1 December Kas Sewa diterima dimuka Menerima uang muka sewa untuk tiga bulan

25 Ilustrasi Ayat Jurnal Des. 4 NetSolutions membeli peralatan kantor dengan kredit pada Executive Supply Co. sebesar $1, Peralatan Kantor Utang Dagang Membeli peralatan kantor dengan kredit. 49 Ilustrasi Ayat Jurnal Dec. 6 NetSolutions membayar $180 iklan di surat kabar Beban Lain-Lain Kas Membayar iklan di surat kabar 50 25

26 Neraca Saldo (Trial Balance) NetSolutions Neraca Saldo 31 Desember 2005 Kas Piutang Dagang Perlengkapan Asuransi Dibayar Dimuka Tanah Peralatan Kantor Utang Dagang Sewa Diterima Dimuka Modal Chris Clark Penarikan Chris Clark Pendapatan Jasa Beban Gaji Beban Sewa Beban Utilitas Beban Perlengkapan Beban Lain-Lain Akun Nerac Akun Perub a ahan Modal (Ekuit Akun Laba as) Rugi 51 Kesalahan (Errors) Kesalahan yang tidak akan menyebabkan neraca saldo tidak seimbang: 1. Tidak mencatat transaksi atau memposting transaksi. 2. Mencatat dengan jumlah salah yang sama pada sisi debit dan kredit untuk suatu transaksi. 3. Mencatat transaksi yang sama lebih dari sekali. 4. Memposting dengan jumlah yang benar namun pada akun yang salah

27 Kesalahan (Errors) Kesalahan yang menyebabkan neraca saldo tidak seimbang: 1. Salah dalam menyiapkan neraca saldo Salah menambahkan kolom Salah memasukkan jumlah saldo akun Saldo dimasukkan salah kolom atau tidak dimasukkan 2. Saldo akun salah Saldo salah dihitung Saldo dimasukkan salah kolom pada buku besar 3. Salah dalam memposting Jumlah yang diposting salah Debit diposting pada kredit atau sebaliknya Tidak diposting 53 Koreksi Kesalahan Error Kesalahan Correction Prosedur Koreksi Procedure 1. Ayat jurnal salah tetapi belum Gambar garis pada error tersebut diposting. dan masukkan ayat jurnal atau jumlah yang benar. Error Kesalahan Correction Prosedur Procedure Koreksi 2. Ayat jurnal benar tetapi Gambar garis pada posting yang salah diposting. salah dan posting lagi yang benar. Kesalahan Prosedur Koreksi 3. Ayat jurnal salah dan telah Buat jurnal dan posting koreksi diposting dengan benar

28 Contoh Koreksi Kesalahan Pada 5 Mei, pembelian peralatan kantor dengan kredit salah dijurnal dan telah diposting seperti yang ditampilkan. Jurnal Seperti yang dicatat dan diposting Tgl Keterangan Debit Kredit Mei 5Perlengkapan 12,500 Bagaimana Utang Dagang ayat jurnal 12,500 koreksi yang dibutuhkan? 55 Contoh Koreksi Kesalahan Pada 5 Mei, pembelian peralatan kantor dengan kredit salah dijurnal dan telah diposting seperti yang ditampilkan. Jurnal Seperti yang dicatat dan diposting Tgl Keterangan Debit Kredit Mei 5Perlengkapan 12,500 Utang Dagang 12,500 Tgl Keterangan Debit Kredit Mei 5Peralatan Kantor 12,

29 Analisis dan Interpretasi Keuangan Membandingkan sebuah akun pada laporan keuangan sekarang dengan akun yang sama pada laporan keuangan sebelumnya disebut analisis horizontal. 57 J Holmes, Attorney-at-Law Laporan Laba Rugi Per 31 December 2005 dan 2006 Kenaikan (Penurunan) Jumlah Persen Pendapatan Jasa $187,500 $150,000 $37, % Beban Operasi: Beban Gaji $ 60,000 $ 45,000 $15, % Beban Sewa 15,000 12,000 3, % Beban Utilitas 12,500 9,000 3, % Beban Perlengkapan 2,700 3,000 (300)(10.0)% Beban Lain-Lain 2,300 1, % Total Beban Operasi $ 92,500$ 70,800 $21, % Laba Bersih $ 95,000$ 79,200 $15, % 58 29

30 Summary 1. Penjelasan akun, buku besar, dan daftar akun. 2. Klasifikasi akun: Harta Kewajiban Ekuitas Pendapatan Beban 3. Akuntansi pencatatan ganda = Neraca = T-Account 4. Saldo normal akun: Harta +/+ D -/- K Kewajiban +/+ K -/- D Ekuitas Pemilik-Modal +/+ K -/- D Ekuitas Pemilik-Penarikan +/+ D -/- K Pendapatan +/+ K -/- D Beban +/+ D -/- K 59 Summary 5. Alur transaksi bisnis: Autorisasi transaksi Transaksi terjadi Dokumen disiapkan Jurnal Posting ke buku besar 6. Penjelasan neraca saldo. 7. Kesalahan yang tidak menyebabkan neraca saldo tidak seimbang. Tidak mencatat transaksi atau memposting transaksi. Mencatat dengan jumlah salah yang sama pada sisi debit dan kredit untuk suatu transaksi. Mencatat transaksi yang sama lebih dari sekali. Memposting dengan jumlah yang benar namun pada akun yang salah. 8. Kesalahan yang menyebabkan neraca saldo tidak seimbang: Kesalahan pada saat menyiapkan neraca saldo Saldo akun salah Salah dalam memposting 9. Koreksi kesalahan Penjelasan Analisis Horizontal. 30

31 Matching Concept dan Proses Penyesuaian Chapter 3 61 Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan bagaimana matching concept berhubungan dengan dasar akrual dari akuntansi. 2. Menjelaskan mengapa penyesuaian diperlukan dan menjabarkan karakteristik ayat penyesuaian. 3. Membuat ayat jurnal penyesuaian. 4. Mengikhtisarkan proses penyesuaian dan membuat neraca saldo disesuaikan (adjusted trial balance). 5. Menggunakan analisis vertikal untuk membandingkan item laporan keuangan satu sama lain dan dengan rerata industri

32 Metode Pencatatan Pendapatan dan Beban Dasar Kas (Cash Basis) Menurut dasar kas untuk konsep periode akuntansi, pendapatan dan beban dilaporkan dalam laporan laba rugi periode saat kas diterima atau dibayarkan. Dasar Akrual (Accrual Basis) Sedangkan menurut dasar akrual, pendapatan dilaporkan dalam laporan laba rugi periode saat pendapatan itu didapat (earned). 63 Dasar Akrual Akuntansi Pendapatan dilaporkan saat didapat (earned) Beban dilaporkan saat terjadi (incurred) Pendapatan dan beban dipasangkan dengan tepat untuk menentukan laba bersih Membutuhkan ayat penyesuaian pada akhir periode 64 32

33 Matching Concept Matching concept membantu melaporkan pendapatan dan beban yang berhubungan dalam periode yang sama. $10,000 dicatat sebagai harta Paid $10,000 for an advertising kampanye iklan campaign for a product that will be introduced tahun in Membayar $10,000 untuk produk yang akan diperkenalkan Menjual produk yang diiklankan tersebut $10,000 dibebankan pada 2005 bersama dengan pendapatan 65 NetSolutions Neraca Saldo 31 Desember 2005 Kas Piutang Dagang Perlengkapan Asuransi Dibayar Dimuka Tanah Peralatan Kantor Utang Dagang Neraca Sewa Diterima Dimuka Modal Chris Clark saldo belum Penarikan Chris Clark Pendapatan Jasa disesuaikan Beban Gaji (Unadjusted Trial Beban Sewa Balance) Beban Utilitas Beban Perlengkapan Beban Lain-Lain

34 Jurnal Penyesuaian 67 Beberapa perlengkapan telah digunakan. 31 Desember, perlengkapan sebesar $760 masih di tangan Des. 31 Perlengkapan (saldo pada neraca saldo) $2,000 Perlengkapan di Tangan 31 Desember 760 Perlengkapan Terpakai $1,240 Beban Perlengkapan Perlengkapan Perlengkapan Beban Perlengkapan Bal. 2,000 Des. 31 1,240 Bal Des. 31 1,240 2, Beban Tangguhan (Beban Dibayar Dimuka) 68 34

35 Asuransi dibayar dimuka untuk 24 bulan pada 1 Desember secara teoritis telah digunakan selama bulan Desember Asuransi Dibayar Dimuka (neraca saldo) $2,400 untuk 24 bulan Beban Yang Harus Diakui ((2,400/24) x 1) Beban Asuransi Asuransi Dibayar Dimuka Asuransi Dibayar 15 Beban Asuransi 56 Dimuka Bal. 2,400 Des Des ,300 Beban Tangguhan (Beban Dibayar Dimuka) 69 Pengaruh Tidak Melakukan Penyesuaian Jumlah Salah Pencatatan Laporan Laba Rugi Pendapatan disajikan dengan benar $ XXX Beban kekecilan sebesar (1.340) Laba Bersih kelebihan sebesar $ Laporan Neraca Harta kelebihan sebesar $ Kewajiban disajikan dengan benar $ XXX Ekuitas kelebihan sebesar Total Kewajiban dan Ekuitas kelebihan sebesar $ Beban Tangguhan (Beban Dibayar Dimuka) 70 35

36 Tiga bulan sewa sebesar $360 diterima tanggal 1 Desember. Pada 31 Desember $120 telah dapat diakui (earned) Sewa Diterima Dimuka Pendapatan Sewa Sewa Diterima Dimuka 23 Pendapatan Sewa 42 Des Bal. 360 Des Pendapatan Tangguhan (Pendapatan Diterima Dimuka) 71 Pengaruh Tidak Melakukan Penyesuaian Jumlah Salah Pencatatan Laporan Laba Rugi Pendapatan kekecilan sebesar $ (120) Beban disajikan dengan benar XXX Laba Bersih kekecilan sebesar $ (120) Laporan Neraca Harta disajikan dengan benar $ XXX Kewajiban kelebihan sebesar $ 120 Ekuitas kekecilan sebesar (120) Total Kewajiban dan Ekuitas disajikan benar $ XXX Pendapatan Tangguhan (Pendapatan Diterima Dimuka) 72 36

37 31 Desember, beban gaji yang belum dibayar sebesar $250 dan belum dicatat Beban Gaji Utang Gaji Utang Gaji Beban Gaji Bal. 4, Des Des Beban (Kewajiban) yang Akan Dibayar 73 Pengaruh Tidak Melakukan Penyesuaian Jumlah Salah Pencatatan Laporan Laba Rugi Pendapatan disajikan dengan benar $ XXX Beban kekecilan sebesar (250) Laba Bersih kelebihan sebesar $ 250 Laporan Neraca Harta disajikan dengan benar $ XXX Kewajiban kekecilan sebesar $ (250) Ekuitas kelebihan sebesar 250 Total Kewajiban dan Ekuitas disajikan benar $ XXX Beban (Kewajiban) yang Akan Dibayar 74 37

38 NetSolutions telah melakukan jasa senilai $500 selama Desember dan belum dibuat tagihannya untuk pelanggan Piutang Dagang Pendapatan Jasa Piutang Dagang 12 Pendapatan Jasa 41 Bal. 2,220 Bal. 16,340 Des Des ,720 16,840 Pendapatan (Beban) yang Akan Dibayar 75 Pengaruh Tidak Melakukan Penyesuaian Jumlah Salah Pencatatan Laporan Laba Rugi Pendapatan kekecilan sebesar $ (500) Beban disajikan dengan benar XXX Laba Bersih kekecilan sebesar $ (500) Laporan Neraca Harta kekecilan sebesar $ (500) Kewajiban disajikan dengan benar $ XXX Ekuitas kekecilan sebesar $ (500) Total Kewajiban dan Ekuitas kekecilan sebesar $ (500) Pendapatan (Beban) yang Akan Dibayar 76 38

39 Aktiva Tetap (Fixed Assets) Tanah mempunyai umur yang tidak terbatas sehingga tanah tidak didepresiasi. Gedung dan peralatan mempunyai umur yang terbatas oleh karena itu keduanya didepresiasi. 77 NetSolutions mengestimasi penyusutan peralatan kantor sebesar $50 untuk bulan Desember Beban Depresiasi Akumulasi Depresiasi Peralatan Kantor Akumulasi Depresiasi Peralatan Kantor Des Beban Depresiasi Des Depresiasi Aktiva Tetap 78 39

40 Pengaruh Tidak Melakukan Penyesuaian Jumlah Salah Pencatatan Laporan Laba Rugi Pendapatan disajikan dengan benar $ XXX Beban kekecilan sebesar $ (50) Laba Bersih kelebihan sebesar $ 50 Laporan Neraca Harta kelebihan sebesar $ 50 Kewajiban disajikan dengan benar $ XXX Ekuitas kelebihan sebesar $ 50 Total Kewajiban dan Ekuitas kelebihan sebesar $ 50 Depresiasi Aktiva Tetap 79 NetSolutions Neraca Saldo Disesuaikan 31 Desember 2005 Kas Piutang Dagang Perlengkapan Asuransi Dibayar Dimuka Tanah Peralatan Kantor Akumulasi Depresiasi Utang Dagang Utang Gaji Sewa Diterima Dimuka Modal Chris Clark Penarikan Chris Clark Pendapatan Jasa Pendapatan Sewa Beban Gaji Beban Sewa Beban Depresiasi Berlanjut

41 NetSolutions Neraca Saldo Disesuaikan 31 Desember Beban Utilitas Beban Perlengkapan Beban Asuransi Beban Lain-Lain Analisis dan Interpretasi Vertikal Membandingkan item laporan keuangan satu sama lain dan dengan rerata industri 82 41

42 J. Holmes, Attorney-at-Law Laporan Laba Rugi Per 31 Desember 2005 dan Jumlah Persen Jumlah Pendapatan Persen Jasa $187,500 $150,000 Beban Operasi: Beban Gaji $60,000 $45,000 Beban Sewa 15,000 12,000 Beban Utilitas 12,500 9,000 Beban Perlengkapan 2,700 3,000 Beban Lain-Lain 2,300 1,800 Total Beban Operasi $92,500 $70,800 Laba Bersih $95,000 $79, Jumlah Persen Jumlah Persen Pendapatan Jasa $187, % $150, % Beban Operasi: Beban Gaji $60,000 $45,000 Beban Sewa 15,000 12,000 Beban Utilitas 12,500 9,000 Beban Perlengkapan 2,700 3,000 Beban Lain-Lain 2,300 1,800 Total Beban Operasi $92,500 $70,800 Laba Bersih $95,000 $79,

43 Jumlah Persen Jumlah Persen Pendapatan Jasa $187, % $150, % Beban Operasi: $60,000 Beban Gaji $60, % $45,000 $187,500 $15,000 Beban Sewa 15, % 12,000 $187,500 Beban Utilitas 12,500 9,000 Beban Perlengkapan 2,700 3,000 Beban Lain-Lain 2,300 1,800 Total Beban Operasi $92,500 $70,800 Laba Bersih $95,000 $79, Jumlah Persen Jumlah Persen Pendapatan Jasa $187, % $150, % Beban Operasi: Beban Gaji $60, % $45, % Beban Sewa 15, % 12, % Beban Utilitas 12, % 9, % Beban Perlengkapan 2, % 3, % Beban Lain-Lain 2, % 1, % Total Beban Operasi $92, % $70, % Net income $95, % $79, % 86 43

44 Summary 1. Metode pencatatan pendapatan dan beban: Dasar Kas Dasar Akrual 2. Matching Concept menghubungkan pendapatan dengan beban yang terkait dan dilaporkan pada periode yang sama. 3. Neraca saldo belum disesuaikan + ayat jurnal penyesuaian = neraca saldo disesuaikan 4. Analisis vertikal membandingkan item laporan keuangan satu sama lain dan dengan rerata industri 87 Summary 88 44

45 Matching Concept dan Proses Penyesuaian Chapter 3 89 Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan bagaimana matching concept berhubungan dengan dasar akrual dari akuntansi. 2. Menjelaskan mengapa penyesuaian diperlukan dan menjabarkan karakteristik ayat penyesuaian. 3. Membuat ayat jurnal penyesuaian. 4. Mengikhtisarkan proses penyesuaian dan membuat neraca saldo disesuaikan (adjusted trial balance). 5. Menggunakan analisis vertikal untuk membandingkan item laporan keuangan satu sama lain dan dengan rerata industri

46 Metode Pencatatan Pendapatan dan Beban Dasar Kas (Cash Basis) Menurut dasar kas untuk konsep periode akuntansi, pendapatan dan beban dilaporkan dalam laporan laba rugi periode saat kas diterima atau dibayarkan. Dasar Akrual (Accrual Basis) Sedangkan menurut dasar akrual, pendapatan dilaporkan dalam laporan laba rugi periode saat pendapatan itu didapat (earned). 91 Dasar Akrual Akuntansi Pendapatan dilaporkan saat didapat (earned) Beban dilaporkan saat terjadi (incurred) Pendapatan dan beban dipasangkan dengan tepat untuk menentukan laba bersih Membutuhkan ayat penyesuaian pada akhir periode 92 46

47 Matching Concept Matching concept membantu melaporkan pendapatan dan beban yang berhubungan dalam periode yang sama. $10,000 dicatat sebagai harta Paid $10,000 for an advertising kampanye iklan campaign for a product that will be introduced tahun in Membayar $10,000 untuk produk yang akan diperkenalkan Menjual produk yang diiklankan tersebut $10,000 dibebankan pada 2005 bersama dengan pendapatan 93 NetSolutions Neraca Saldo 31 Desember 2005 Kas Piutang Dagang Perlengkapan Asuransi Dibayar Dimuka Tanah Peralatan Kantor Utang Dagang Neraca Sewa Diterima Dimuka Modal Chris Clark saldo belum Penarikan Chris Clark Pendapatan Jasa disesuaikan Beban Gaji (Unadjusted Trial Beban Sewa Balance) Beban Utilitas Beban Perlengkapan Beban Lain-Lain

48 Jurnal Penyesuaian 95 Beberapa perlengkapan telah digunakan. 31 Desember, perlengkapan sebesar $760 masih di tangan Des. 31 Perlengkapan (saldo pada neraca saldo) $2,000 Perlengkapan di Tangan 31 Desember 760 Perlengkapan Terpakai $1,240 Beban Perlengkapan Perlengkapan Perlengkapan Beban Perlengkapan Bal. 2,000 Des. 31 1,240 Bal Des. 31 1,240 2, Beban Tangguhan (Beban Dibayar Dimuka) 96 48

49 Asuransi dibayar dimuka untuk 24 bulan pada 1 Desember secara teoritis telah digunakan selama bulan Desember Asuransi Dibayar Dimuka (neraca saldo) $2,400 untuk 24 bulan Beban Yang Harus Diakui ((2,400/24) x 1) Beban Asuransi Asuransi Dibayar Dimuka Asuransi Dibayar 15 Beban Asuransi 56 Dimuka Bal. 2,400 Des Des ,300 Beban Tangguhan (Beban Dibayar Dimuka) 97 Pengaruh Tidak Melakukan Penyesuaian Jumlah Salah Pencatatan Laporan Laba Rugi Pendapatan disajikan dengan benar $ XXX Beban kekecilan sebesar (1.340) Laba Bersih kelebihan sebesar $ Laporan Neraca Harta kelebihan sebesar $ Kewajiban disajikan dengan benar $ XXX Ekuitas kelebihan sebesar Total Kewajiban dan Ekuitas kelebihan sebesar $ Beban Tangguhan (Beban Dibayar Dimuka) 98 49

50 Tiga bulan sewa sebesar $360 diterima tanggal 1 Desember. Pada 31 Desember $120 telah dapat diakui (earned) Sewa Diterima Dimuka Pendapatan Sewa Sewa Diterima Dimuka 23 Pendapatan Sewa 42 Des Bal. 360 Des Pendapatan Tangguhan (Pendapatan Diterima Dimuka) 99 Pengaruh Tidak Melakukan Penyesuaian Jumlah Salah Pencatatan Laporan Laba Rugi Pendapatan kekecilan sebesar $ (120) Beban disajikan dengan benar XXX Laba Bersih kekecilan sebesar $ (120) Laporan Neraca Harta disajikan dengan benar $ XXX Kewajiban kelebihan sebesar $ 120 Ekuitas kekecilan sebesar (120) Total Kewajiban dan Ekuitas disajikan benar $ XXX Pendapatan Tangguhan (Pendapatan Diterima Dimuka)

51 31 Desember, beban gaji yang belum dibayar sebesar $250 dan belum dicatat Beban Gaji Utang Gaji Utang Gaji Beban Gaji Bal. 4, Des Des Beban (Kewajiban) yang Akan Dibayar 101 Pengaruh Tidak Melakukan Penyesuaian Jumlah Salah Pencatatan Laporan Laba Rugi Pendapatan disajikan dengan benar $ XXX Beban kekecilan sebesar (250) Laba Bersih kelebihan sebesar $ 250 Laporan Neraca Harta disajikan dengan benar $ XXX Kewajiban kekecilan sebesar $ (250) Ekuitas kelebihan sebesar 250 Total Kewajiban dan Ekuitas disajikan benar $ XXX Beban (Kewajiban) yang Akan Dibayar

52 NetSolutions telah melakukan jasa senilai $500 selama Desember dan belum dibuat tagihannya untuk pelanggan Piutang Dagang Pendapatan Jasa Piutang Dagang 12 Pendapatan Jasa 41 Bal. 2,220 Bal. 16,340 Des Des ,720 16,840 Pendapatan (Beban) yang Akan Dibayar 103 Pengaruh Tidak Melakukan Penyesuaian Jumlah Salah Pencatatan Laporan Laba Rugi Pendapatan kekecilan sebesar $ (500) Beban disajikan dengan benar XXX Laba Bersih kekecilan sebesar $ (500) Laporan Neraca Harta kekecilan sebesar $ (500) Kewajiban disajikan dengan benar $ XXX Ekuitas kekecilan sebesar $ (500) Total Kewajiban dan Ekuitas kekecilan sebesar $ (500) Pendapatan (Beban) yang Akan Dibayar

53 Aktiva Tetap (Fixed Assets) Tanah mempunyai umur yang tidak terbatas sehingga tanah tidak didepresiasi. Gedung dan peralatan mempunyai umur yang terbatas oleh karena itu keduanya didepresiasi. 105 NetSolutions mengestimasi penyusutan peralatan kantor sebesar $50 untuk bulan Desember Beban Depresiasi Akumulasi Depresiasi Peralatan Kantor Akumulasi Depresiasi Peralatan Kantor Des Beban Depresiasi Des Depresiasi Aktiva Tetap

54 Pengaruh Tidak Melakukan Penyesuaian Jumlah Salah Pencatatan Laporan Laba Rugi Pendapatan disajikan dengan benar $ XXX Beban kekecilan sebesar $ (50) Laba Bersih kelebihan sebesar $ 50 Laporan Neraca Harta kelebihan sebesar $ 50 Kewajiban disajikan dengan benar $ XXX Ekuitas kelebihan sebesar $ 50 Total Kewajiban dan Ekuitas kelebihan sebesar $ 50 Depresiasi Aktiva Tetap 107 NetSolutions Neraca Saldo Disesuaikan 31 Desember 2005 Kas Piutang Dagang Perlengkapan Asuransi Dibayar Dimuka Tanah Peralatan Kantor Akumulasi Depresiasi Utang Dagang Utang Gaji Sewa Diterima Dimuka Modal Chris Clark Penarikan Chris Clark Pendapatan Jasa Pendapatan Sewa Beban Gaji Beban Sewa Beban Depresiasi Berlanjut

55 NetSolutions Neraca Saldo Disesuaikan 31 Desember Beban Utilitas Beban Perlengkapan Beban Asuransi Beban Lain-Lain Analisis dan Interpretasi Vertikal Membandingkan item laporan keuangan satu sama lain dan dengan rerata industri

56 J. Holmes, Attorney-at-Law Laporan Laba Rugi Per 31 Desember 2005 dan Jumlah Persen Jumlah Pendapatan Persen Jasa $187,500 $150,000 Beban Operasi: Beban Gaji $60,000 $45,000 Beban Sewa 15,000 12,000 Beban Utilitas 12,500 9,000 Beban Perlengkapan 2,700 3,000 Beban Lain-Lain 2,300 1,800 Total Beban Operasi $92,500 $70,800 Laba Bersih $95,000 $79, Jumlah Persen Jumlah Persen Pendapatan Jasa $187, % $150, % Beban Operasi: Beban Gaji $60,000 $45,000 Beban Sewa 15,000 12,000 Beban Utilitas 12,500 9,000 Beban Perlengkapan 2,700 3,000 Beban Lain-Lain 2,300 1,800 Total Beban Operasi $92,500 $70,800 Laba Bersih $95,000 $79,

57 Jumlah Persen Jumlah Persen Pendapatan Jasa $187, % $150, % Beban Operasi: $60,000 Beban Gaji $60, % $45,000 $187,500 $15,000 Beban Sewa 15, % 12,000 $187,500 Beban Utilitas 12,500 9,000 Beban Perlengkapan 2,700 3,000 Beban Lain-Lain 2,300 1,800 Total Beban Operasi $92,500 $70,800 Laba Bersih $95,000 $79, Jumlah Persen Jumlah Persen Pendapatan Jasa $187, % $150, % Beban Operasi: Beban Gaji $60, % $45, % Beban Sewa 15, % 12, % Beban Utilitas 12, % 9, % Beban Perlengkapan 2, % 3, % Beban Lain-Lain 2, % 1, % Total Beban Operasi $92, % $70, % Net income $95, % $79, %

58 Summary 1. Metode pencatatan pendapatan dan beban: Dasar Kas Dasar Akrual 2. Matching Concept menghubungkan pendapatan dengan beban yang terkait dan dilaporkan pada periode yang sama. 3. Neraca saldo belum disesuaikan + ayat jurnal penyesuaian = neraca saldo disesuaikan 4. Analisis vertikal membandingkan item laporan keuangan satu sama lain dan dengan rerata industri 115 Summary

59 Menyempurnakan Siklus Akuntansi Chapte r Tujuan Pembelajaran 1. Meninjau ulang tujuh langkah dasar dari siklus akuntansi. 2. Membuat kertas kerja (work sheet). 3. Membuat laporan keuangan (financial statement) dari kertas kerja. 4. Membuat ayat jurnal penyesuaian dan penutup dari kertas kerja. 5. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan tahun fiskal dan tahun bisnis alami. 6. Menganalisis dan menginterpretasikan kemampuan membayar (solvency) dari sebuah bisnis dengan menghitung modal kerja (working capital) dan rasio lancar (current ratio)

60 Tujuh Langkah Dasar Siklus Akuntansi 1. Transaksi dianalisis dan dicatat dalam jurnal. 2. Transaksi diposting ke dalam buku besar. 3. Sebuah neraca saldo disiapkan, data penyesuaian disusun, dan sebuah kertas kerja diselesaikan. 4. Laporan keuangan disiapkan. 5. Ayat penyesuaian dijurnal dan diposting. 6. Ayat penutup dijurnal dan diposting. 7. Sebuah neraca saldo setelah penutupan (postclosing trial balance) disiapkan. 119 Kertas Kerja Neraca Saldo Penyesua ian NS Disesuaik an Akun Dr Cr Dr Cr Dr Cr Dibuat dari buku besar umum. Akun-akun dijabarkan dalam urutan berikut: harta, kewajiban, ekuitas, pendapatan, and beban. Penyesuaian dimasukkan. Dua Kemungkinan: 1. Deferrals Saldo yang ada berubah. 2. Accruals Informasi yang baru dimasukkan. Penyesuaian digabungkan dengan neraca saldo. Saldo akun sekarang telah disesuaikan

61 NetSolutions Kertas Kerja Per 31 December 2005 NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit 1 Kas 2,065 2 Piutang Dagang 2,220 3 Perlengkapan 2,000 4 Dimuka Asuransi Dibayar 2,400 5 Tanah 20, ,340 7 Peralatan Kantor Utang Dagang Sewa Diterima Dimuka 1, Modal Chris Clark 25,000 Penarikan Chris Clark Pendapatan Sewa 4,000 Neraca Saldo Belum Disesuaikan 12 Beban Gaji 4, Beban Sewa 1, Beban Utilitas Beban Perlengkapan Beban Lain-Lain ,600 42, NetSolutions Kertas Kerja Per 31 December 2005 NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit Kas 2,065 Piutang Dagang 2,220 Perlengkapan 2,000 (a) 1,240 Asuransi Dibayar Dimuka 2,400 Tanah 20,000 Peralatan Kantor 1,800 Utang Dagang 900 Sewa Diterima Dimuka 360 Modal Chris Clark 25,000 Penarikan Chris Clark 4,000 Pendapatan Sewa 16,340 Beban Gaji 4,275 Beban Sewa 1,600 Beban Utilitas 985 Beban Perlengkapan 800 (a) 1,240 Beban Lain-Lain ,600 42,600 (a) Perlengkapan mempunyai saldo debit $2,000. Setelah dihitung ternyata yang tersisa hanya $760. Jadi, $1,240 telah habis digunakan

62 Kas 2,065 Piutang Dagang 2,220 Perlengkapan 2,000 (a) 1,240 Asuransi Dibayar Dimuka 2,400 Tanah 20,000 Peralatan Kantor 1,800 Utang Dagang 900 Sewa Diterima Dimuka 360 Modal Chris Clark 25,000 Penarikan Chris Clark 4,000 Pendapatan Sewa 16,340 Beban Gaji 4,275 Beban Sewa 1,600 Beban Utilitas 985 Beban Perlengkapan 800 (a) 1,240 Beban Lain-Lain ,600 42,600 Beban Asuransi (b) 100 Akun ditambahkan jika dibutuhkan. NetSolutions Kertas Kerja Per 31 December 2005 NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit (b) 100 (b) Asuransi dibayar Dimuka $2,400, untuk pembayaran premi selama 24 bulan mulai 1 Desember. Jadi, beban yang harus diakui bulan ini sebesar $ ($2,400 24) NetSolutions Kertas Kerja Per 31 December 2005 NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit Kas 2,065 Piutang Dagang 2,220 Perlengkapan 2,000 (a) 1,240 Asuransi Dibayar Dimuka 2,400 (b) 100 Tanah 20,000 Peralatan Kantor 1,800 Utang Dagang 900 Sewa Diterima Dimuka 360 (c) 120 Modal Chris Clark 25,000 Penarikan Chris Clark 4,000 Pendapatan Sewa 16,340 Beban Gaji 4,275 Beban Sewa 1,600 Beban Utilitas 985 Beban Perlengkapan 800 (a) 1,240 Beban Lain-Lain ,600 42,600 Beban Asuransi (b) 100 Pendapatan Sewa (c) 120 FOR RENT (c) Sewa Diterima Dimuka $360, yang diterima untuk 3 bulan sewa mulai 1 Desember. Jadi, rent revenue yang bisa diakui untuk Desember sebesar $120 ($360 3)

63 NetSolutions Kertas Kerja Per 31 December 2005 NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit Kas 2,065 Piutang Dagang 2,220 Perlengkapan 2,000 (a) 1,240 Asuransi Dibayar Dimuka 2,400 (b) 100 Tanah 20,000 Peralatan Kantor 1,800 Utang Dagang 900 Sewa Diterima Dimuka 360 (c) 120 Modal Chris Clark 25,000 Penarikan Chris Clark 4,000 Pendapatan Sewa 16,340 Beban Gaji 4,275 (d) 250 Beban Sewa 1,600 Beban Utilitas 985 Beban Perlengkapan 800 (a) 1,240 Beban Lain-Lain ,600 42,600 Beban Asuransi (b) 100 Pendapatan Sewa (c) 120 Utang Gaji (d) 250 (d) Gaji yang masih harus dibayar untuk bulan Desember sebesar $ Kas 2,065 Piutang Dagang 2,220 NetSolutions Kertas Kerja Per 31 December 2005 NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit (e) 500 Perlengkapan 2,000 (a) 1,240 Asuransi Dibayar Dimuka 2,400 (b) 100 Tanah 20,000 Peralatan Kantor 1,800 Utang Dagang 900 Sewa Diterima Dimuka 360 (c) 120 Modal Chris Clark 25,000 Penarikan Chris Clark 4,000 Pendapatan Sewa 16,340 Beban Gaji 4,275 (d) 250 Beban Sewa 1,600 Beban Utilitas 985 Beban Perlengkapan 800 (a) 1,240 Beban Lain-Lain ,600 42,600 Beban Asuransi (b) 100 Pendapatan Sewa (c) 120 Utang Gaji (d) 250 (e) 500 (e) Imbalan yang diakui pada akhir Desember, tetapi belum dicatat sebesar $

64 NetSolutions Kertas Kerja Per 31 December 2005 NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit Kas 2,065 Piutang Dagang 2,220 (e) 500 Perlengkapan 2,000 (a) 1,240 Asuransi Dibayar Dimuka 2,400 (b) 100 Tanah 20,000 Peralatan Kantor 1,800 Utang Dagang 900 Sewa Diterima Dimuka 360 (c) 120 Modal Chris Clark 25,000 Penarikan Chris Clark 4,000 Pendapatan Sewa 16,340 (e) 500 Beban Gaji 4,275 (d) 250 (f) Depresiasi Beban Sewa 1,600 Beban Utilitas 985 peralatan Beban Perlengkapan 800 (a) 1,240 kantor $50 Beban Lain-Lain 455 untuk 42,600 42,600 Beban Asuransi (b) 100 Desember. Pendapatan Sewa (c) 120 Utang Gaji (d) 250 Beban Depresiasi (f) 50 Akum depresiasi (f) NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit Kas 2,065 Piutang Dagang 2,220 (e) 500 Perlengkapan 2,000 (a) 1,240 Asuransi Dibayar Dimuka 2,400 (b) 100 Tanah 20,000 Peralatan Kantor 1,800 Utang Dagang 900 Sewa Diterima Dimuka 360 (c) 120 Modal Chris Clark 25,000 Penarikan Chris Clark 4,000 Pendapatan Sewa 16,340 (e) 500 Beban Gaji 4,275 (d) 250 Beban Sewa 1,600 Beban Utilitas 985 Beban Perlengkapan 800 (a) 1,240 Beban Lain-Lain ,600 42,600 Beban Asuransi (b) 100 Pendapatan Sewa (c) 120 Utang Gaji (d) 250 Beban Depresiasi (f) 50 Akumulasi Depresiasi Dijumlahkan (f) 50 dan diberi 2,260 2,260 garis

65 NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit 2,065 2, ,300 20,000 1,800 Kas 2,065 Piutang Dagang 2,220 (e) 500 Perlengkapan 2,000 (a) 1,240 Asuransi Dibayar Dimuka 2,400 (b) 100 Tanah 20,000 Peralatan Kantor 1,800 Utang Dagang 900 Sewa Diterima Dimuka 360 (c) 120 Modal Chris Clark 25,000 Penarikan Chris Clark 4,000 Pendapatan Sewa 16,340 (e) 500 Beban Gaji 4,275 (d) 250 Beban Sewa 1,600 Beban Utilitas 985 Beban Perlengkapan 800 (a) 1,240 Beban Lain-Lain 455 4,000 4,525 1, , ,000 16,840 42,600 42,600 Insurance Expense (b) Rent Revenue (c) Wages Payable (d) Depreciation Expense (f) Accum. Depreciation (f) Kemudian, kolom Neraca Saldo 2,260 dan 2,260 kolom 43,400 43, Penyesuaian digabung untuk menentukan jumlah yang NS Disesuaik an Kertas Kerja Laba Rugi Neraca Akun Dr Cr Dr Cr Dr Cr Saldo pendapatan dan beban dalam kolom Neraca Saldo Disesuaikan dipindahkan ke kolom Laporan Laba Rugi. Saldo harta, kewajiban, dan ekuitas dalam kolom Neraca Saldo Disesuaikan dipindahkan ke kolom Neraca

66 Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit Kas 2,065 Piutang Dagang 2,720 Perlengkapan 760 Asuransi Dibayar Dimuka 2,300 Tanah 20,000 Peralatan Kantor 1,800 Utang Dagang 900 Sewa Diterima Dimuka 240 Modal Chris Clark 25,000 Penarikan Chris Clark 4,000 Pendapatan Jasa 16,840 Beban Gaji 4,525 Beban Sewa 1,600 Beban Utilitas 985 Beban Perlengkapan 2,040 Beban Lain-Lain 455 Beban Asuransi 100 Pendapatan Sewa 120 Utang Gaji 250 Beban Depresiasi 50 Akum. Depresiasi 50 43,400 43,400 NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan NS Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan Nama Akun Debit Kredit Debit Kredit Debit Kredit Kas 2,065 2,065 Piutang Dagang 2,720 2,720 Perlengkapan Asuransi Dibayar Dimuka 2,300 2,300 Tanah 20,000 20,000 Peralatan Kantor 1,800 1,800 Utang Dagang Sewa Diterima Dimuka Modal Chris Clark 25,000 25,000 Penarikan Chris Clark 4,000 4,000 Pendapatan Jasa 16,840 16,840 Beban Gaji 4,525 4,525 Beban Sewa 1,600 1,600 Beban Utilitas Beban Perlengkapan 2,040 2,040 Beban Lain-Lain Beban Asuransi Pendapatan Sewa Utang Gaji Beban Depresiasi Akum. Depresiasi ,400 43,400 9,755 16,960 33,645 26, Keempat kolom ini dijumlahkan 66

67 Perbedaan antara total kolom Laba Rugi atau total kolom Neraca merupakan laba bersih (rugi bersih) untuk periode tersebut. Laba Rugi Neraca 9,755 16,960 33,645 26,440 7,205 7,205 16,960 16,960 33,645 33,645 Laba Bersih Laba Bersih 133 NetSolutions Laporan Laba Rugi Per 31 Desember 2005 Pendapatan Jasa $16,840 Pendapatan Sewa 120 Total pendapatan $16,960 Beban: Beban Gaji $ 4,525 Beban Perlengkapan 2,040 Beban Sewa 1,600 Beban Utilitas 985 Beban Asuransi 100 Beban Depresiasi 50 Beban Lain-Lain 455 Total Beban 9,755 Laba Bersih $ 7,205 Semua angka pada laporan laba rugi diambil dari kolom 134 laba rugi pada kertas kerja. 67

68 NetSolutions Laporan Perubahan Modal Per 31 Desember 2005 Modal Chris Clark 1 November 2005 $ 0 Investasi pada 1 November 2005 $25,000 Laba Bersih untuk November dan Desember 7,205 $32,205 Dikurangi penarikan 4,000 Kenaikan ekuitas 28,205 Modal Chris Clark 31 Desember 2005 $28,205 Bisa dari Laporan laba rugi maupun kertas kerja. 135 NetSolutions Neraca 31 Desember 2005 Kewajiban Harta Harta Lancar: Kewajiban lancar: Kas $ 2,065 Utang Dagang $900 Piutang Dagang 2,720 Utang Gaji 250 Perlengkapan 760 Sewa terima Dimuka 240 Asuransi Dibayar Dimuka 2,300 Total kewajiban $ 1,390 Total harta lancar $ 7,845 Harta Tetap: Tanah $20,000 Peralat. Kantr$1,800 Dikurangi Akum depresiasi 50 1,750 Ekuitas Dari Laporan Perubahan Modal Total harta Modal Chris Clark 28,205 tetap 21,750 Total kewajiban dan Total harta $29,595 ekuitas $29,

69 Ayat Penyesuaian dan Penutupan Ayat penyesuaian dicatat dalam jurnal pada akhir peride akuntansi. Jika kertas kerja telah dibuat, data untuk ayat jurnal penyesuaian ini berada pada kolom Penyesuaian. 137 Proses Penutupan Beban Gaji Bal. 4,525 Beban Sewa Bal. 1,600 Beban Depresiasi Bal. 50 Beban Utilitas Bal. 985 Beban Perlengkapan Bal. 2,040 Beban Asuransi Bal. 100 Beban Lain-Lain Bal. 455 Ikhtisar Laba Rugi Modal Chris Clark Bal. 25,000 Penarikan Chris Clark Bal. 4,000 Pendapatan Jasa Bal. 16,840 Pendapatan Sewa Bal. 120 Note: Saldo yang tertera adalah saldo setelah disesuaikan sebelum penutupan. Berikut bagaimana proses penutupan dilakukan

70 Proses Penutupan Beban Gaji Bal. 4,525 Beban Sewa Bal. 1,600 Beban Depresiasi Bal. 50 Beban Utilitas Bal. 985 Beban Perlengkapan Bal. 2,040 Beban Asuransi Bal. 100 Beban Lain-Lain Bal. 455 Ikhtisar Laba Rugi 16,960 Modal Chris Clark Bal. 25,000 Penarikan Chris Clark Bal. 4,000 Pendapatan Jasa 16, Bal. 16,840 Pendapatan Sewa Bal. 120 Debit setiap jumlah saldo akun pendapatan, dan kredit ikhtisar laba rugi untuk total pedapatan. 139 Proses Penutupan Bal. Beban Gaji 4,525 4,525 Beban Sewa Bal. 1,600 1,600 Bal. Beban Depresiasi Beban Utilitas Bal Beban Perlengkapan Bal. 2,040 2,040 Beban Asuransi Bal Beban Lain-Lain Bal Ikhtisar Laba Rugi 9,775 16,960 Modal Chris Clark Bal. 25,000 Penarikan Chris Clark Bal. 4,000 Pendapatan Jasa 16,840 Bal. 16,840 Pendapatan Sewa 120 Bal. 120 Debit ikhtisar laba rugi untuk total beban dan kredit setiap saldo akun beban

71 Proses Penutupan Beban Gaji Bal. 4,525 4,525 Beban Sewa Bal. 1,600 1,600 Beban Depresiasi Bal Beban Utilitas Bal Beban Perlengkapan Bal. 2,040 2,040 Beban Asuransi Bal Beban Lain-Lain Bal Ikhtisar Laba Rugi 9,775 16,960 7,205 Modal Chris Clark Bal. 25,000 7,205 Penarikan Chris Clark Bal. 4,000 Pendapatan Jasa 16,840 Bal. 16,840 Pendapatan Sewa 120 Bal. 120 Debit ikhtisar laba rugi sebesar saldonya (dalam kasus ini, laba bersih) dan kredit akun modal. 141 Proses Penutupan Beban Gaji Bal. 4,525 Beban Sewa 4,525 Bal. 1,600 1,600 Beban Depresiasi Bal. 50 Beban Utilitas 50 Bal Beban Perlengkapan Bal. 2,040 2,040 Beban Asuransi Bal Beban Lain-Lain Bal Ikhtisar Laba Rugi 9,775 16,960 7,205 Modal Chris Clark 4,000 Bal. 25,000 7,205 Penarikan Chris Clark Bal. 4,000 4,000 Pendapatan Jasa 16,840 Bal. 16,840 Pendapatan Sewa 120 Bal. 120 Debit akun modal untuk saldo akun penarikan, dan kredit akun penarikan sebesar jumlah yang sama

72 Proses Penutupan Beban Gaji Bal. 4,525 4,525 Beban Sewa Bal. 1,600 1,600 Beban Depresiasi Bal. 50 Beban Utilitas Bal Beban Perlengkapan Bal. 2,040 2,040 Beban Asuransi Bal Beban Lain-Lain Bal Ikhtisar Laba Rugi 9,775 16,960 16,960 7,205 Modal Chris Clark 4,000 Bal. 25,000 7,205 Penarikan Chris Clark Bal. 4,000 4,000 Pendapatan Jasa 16,840 16,480 Bal. 16,840 Pendapatan Sewa 120 Bal. 120 Tutup Pendapatan Tutup Beban Tutup Ikhtisar Laba Rugi Tutup Penarikan 143 Neraca Saldo Setelah Penutupan Setelah jurnal penutupan diposting, semua akun temporer mempunyai saldo nol. NetSolutions Neraca Saldo Setelah Penutupan Kas 31 December Piutang Dagang Perlengkapan Asuransi Dibayar Dimuka Tanah Peralatan Kantor Akumulasi Depresiasi Utang Dagang Utang Gaji Sewa Diterima Dimuka Modal Chris Clark

73 Analisis Keuangan NetSolutions Modal Kerja = Harta Lancar - Kewajiban Lancar = $ $1.390 = $6.455 Kedua rasio ini menunjukkan NetSolutions dapat membayar utang lancarnya. NetSolutions dapat menggunakan rasio lancar untuk dibandingkan dengan perusahaan lain dan rerata industri. Rasio Lancar = Harta Lancar Kewajiban Lancar = $7.845 $1.390 = 5,6 145 Summary 1. Tujuh langkah dasar siklus akuntansi Transaksi dianalisis dan dicatat dalam jurnal. Transaksi diposting ke dalam ledger. Sebuah neraca saldo disiapkan, data penyesuaian disusun, dan sebuah kerta kerja (pilihan) diselesaikan. Laporan keuangan disiapkan. Ayat penyesuaian dijurnal dan diposting. Ayat penutup dijurnal dan diposting. Sebuah neraca saldo setelah penutupan (post-closing trial balance) disiapkan. 2. Rasio keuangan modal kerja dan rasio lancar untuk menilai kemampuan perusahaan membayar utang lancarnya

74 Sistem Akuntansi dan Kontrol Internal Chapte r Tujuan Pembelajaran 1. Menggambarkan sistem akuntansi dan implementasinya. 2. Jabarkan tiga tujuan kontrol internal, dan berikan contoh lima elemen kontrol internal. 3. Menjurnal dan memposting transaksi pada sistem akuntansi manual menggunakan buku besar pembantu (subsidiary ledgers) dan jurnal khusus (special journals). 4. Menggambarkan dan berikan contoh buku besar pembantu tambahan dan jurnal khusus termodifikasi. 5. Menggunakan akuntansi terkomputerisasi pada siklus penerimaan dan pendapatan. 6. Menggambarkan fitur-fitur dasar e-commerce

75 Sistem Akuntansi Dasar Analisis Rancang Implementasi 149 Tujuan Kontrol Internal Untuk memberikan jaminan yang layak bahwa: 1. Harta dijaga dan digunakan untuk tujuan bisnis. 2. Informasi bisnis akurat. 3. Pegawai sesuai dengan peraturan dan hukum

76 Elemen Kontrol Internal 1. Lingkungan kontrol 2. Penilaian risiko 3. Prosedur kontrol 4. Memonitor 5. Informasi dan komunikasi 151 Sistem Akuntansi Manual Buku Besar Umum Kas 11 Piutang 12 Perlengkapan 14 Buku Besar Umum dan Pembantu Buku Besar Pembantu Piutang Akun Pelanggan A B C D Buku Besar Pembantu Utang Utang 21 Akun Kreditor A B C D

77 Jurnal Khusus PENJUALAN Menjual dengan kredit Dicatat pada Jurnal Pendapatan Menerima kas dari sumber manapun Dicatat pada Jurnal Penerimaan Kas PEMBELIAN Membeli dengan kredit Dicatat pada Jurnal Pembelian Pembayaran kas untuk tujuan apapun Dicatat pada Jurnal Pengeluaran Kas 153 Jurnal Pendapatan Jurnal Pendapatan Hal 35 No. Post Piutang Usaha. Debit Tgl Faktur Akun Didebit Ref. Pendapatan Jasa Kredit 2006 Mar MyMusicClub.com Melakukan jasa secara kredit pada MyMusicClub.com, $2,

78 Posting Jurnal Pendapatan Jurnal Pendapatan No. Post Piutang Usaha. Debit Tgl Faktur Akun Didebit Ref. Pendapatan Jasa Kredit 2006 Mar MyMusicClub.com Buku Besar Pembantu Piutang MyMusicClub.com Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo 2006 Mar. 2 R35 2,200 2,200 Untuk meng-update akun MyMusicClub.com, $2,200 debit diposting ke buku besar pembantu piutang. Prosedur checklist pada posting reference dilakukan setiap posting ke buku besar pembantu piutang selesai dilakukan. Hal Posting Jurnal Pendapatan Jurnal Pendapatan Mar MyMusicClub.com RapZone.com Web Cantina MyMusicClub.com Anggap transaksi yang serupa telah dijurnal dan diposting selama bulan Maret. Pada 31 Maret, jurnal pendapatan ditotal dan diberi garis. Hal 35 No. Post Piutang Usaha. Debit Tgl Faktur Akun Didebit Ref. Pendapatan Jasa Kredit

79 Posting Total Jurnal Pendapatan AKUN BUKU BESAR UMUM Piutang Usaha Akun No. 12 Post. Tgl Item Dr. Cr. Ref. Saldo Dr Mar. 1 Saldo R Pendapatan Jasa Item Post. Ref. Dr. Revenue Journal, page 35 Cr. Cr. AKUN Akun No. 41 Tgl Saldo Dr. Cr Mar. 31 R Posting Total Jurnal Pendapatan Jurnal Pendapatan Hal 35 No. Post Piutang Usaha. Debit Tgl Faktur Akun Didebit Ref. Pendapatan Jasa Kredit Mar MyMusicClub.com RapZone.com Web Cantina (12)(41) MyMusicClub.com Dengan menulis nomor akun di sini, menunjukkan $9,600 telah didebit ke Piutang Usaha pada buku besar umum. Menulis 41 di sini menunjukkan $9,600 telah diposting ke sisi kredit Pendapatan Jasa pada buku besar umum

80 Jurnal Penerimaan Kas JURNAL Hal 14 PENERIMAAN KAS Akun Piutang Post Lainnya Usaha Kas 2006 Mar. Tgl Akun 1 Pendapatan DikreditRef. SewaCr. Cr. 400 Dr Web Cantina 3,400 3,400 28MyMusicClub.com 2,200 2,200 NetSolutions menerima $400 kas tanggal 1 Maret 30 RapZone.com untuk sewa pada bulan tersebut. 1,750 1,750 Selama Maret, NetSolutions menerima kas dari tiga pelanggannya. 159 Posting Jurnal Penerimaan Kas ke Buku Besar Pembantu JURNAL Hal 14 PENERIMAAN KAS Akun Piutang Post Lainnya Usaha Kas 2006 Mar. Tgl Akun 1 Pendapatan DikreditRef. SewaCr. Cr. 400 Dr Web Cantina 3,400 3,400 28MyMusicClub.com 2,200 2,200 Buku Besar Pembantu Piutang 30 RapZone.com Web Cantina 1,750 Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo 1, Mar. 1 Bal. 3, R35 3,400 2,650 6,050 2,

81 Posting Jurnal Penerimaan Kas ke Buku Besar Umum JURNAL Hal 14 PENERIMAAN KAS Akun Piutang Post Lainnya Usaha Kas 2006 Mar. Tgl Akun 1 Pendapatan DikreditRef. SewaCr. Cr. 400 Dr Web Cantina 3,400 3, MyMusicClub.com Buku Besar Umum 2,200 Akun: 2,200 Piutang Usaha No RapZone.com Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo 2006 Usaha. 1,750 Mar. 1,750 1 Bal 3, R35 9,600 13, CR ,350 7,350 5,650 Tiga item yang dilingkari diposting ke buku besar umum. Coba kita posting Piutang 161 Akun Kontrol Piutang Usaha Buku Besar Pembantu Piutang Usaha Rincian total akun piutang pada buku besar umum dapat dilihat ihat Buku Besar Umum Akun: Piutang Usaha No. 12 Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo Mar. 1 Bal 3, R35 9,600 13, CR14 7,350 5,650 MyMusicClub.com Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo 3/2 R35 2,200 2,200 3/27 R35 3,000 5,200 3/28 CR14 2,200 3,000 RapZone.com Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo 3/6 R35 1,750 1,750 3/30 CR14 1, Web Cantina Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo 3/1 Bal. 3,400 3/18 R35 2,650 6,050 3/19 CR14 3,400 2,

82 Jurnal Pembelian JURNAL PEMBELIAN Hal 11 Utang Akun Post Usaha Perlengk Lainnya Post Tgl Akun Dikredit Ref. Cr. Dr. Dr. Ref. Jumlah 2006 Mar. 3 Howard Supplies Donnelly Supplies Jewett Bus. Sys. 2,800 Peralat Ktr 2, Donnelly Supplies 1,450 1, Howard Supplies Maret 2003, NetSolutions membeli perlengkapan dari Howard Supplies, $600. Coba lihat ayat jurnal berikutnya selama Maret. Yang perlu diperhatikan yaitu akun Peralatan Kantor yang tidak memiliki kolom khusus sehingga dimasukkan pada kolom akun lainnya. 163 Posting Jurnal Pembelian ke Buku Besar Pembantu JURNAL PEMBELIAN Hal 11 Utang Akun Post Usaha Perlengk Lainnya Post Tgl Akun Dikredit Ref. Cr. Dr. Dr. Ref. Jumlah 2006 Mar. 3 Howard Supplies Donnelly Supplies Jewett Bus. Sys. 2,800 Peralat Ktr 2, Donnelly Supplies 1,450 1, Howard Supplies Buku Besar Pembantu Utang Usaha Howard Supplies Tgl Item P.R. Dr. Cr. Saldo 2006 Mar

83 Posting Jurnal Pembelian ke Buku Besar Umum JURNAL PEMBELIAN Hal 11 Utang Akun Post Usaha Perlengk Lainnya Post Tgl Akun Dikredit Ref. Cr. Dr. Dr. Ref. Jumlah 2006 Mar. 3 Howard Supplies Donnelly Supplies Jewett Bus. Sys. 2,800 Off. Equip. 2, Donnelly Supplies 1,450 1, Howard Supplies ,230 3,430 2,800 Tiga item yang dilingkari diposting ke buku besar umum. (21) BUKU BESAR UMUM AKUN Utang Usaha No. 21 Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo Mar. 1 Bal 1, P11 6,230 7, Jurnal Pengeluaran Kas JURNAL PENGELUARAN KAS HAL 7 Akun Utang Cek Post Lainnya Usaha Kas Tgl No. Akun Didebit Ref. Dr. Dr. Cr 2006 Mar Beban Sewa 1,600 1, Grayco Supplies 1,230 1,230 2 Maret, NetSolutions membayar sewa untuk bulan Maret dengan mengeluarkan Cek No. 150 sebesar $1, Maret, mengeluarkan Cek No. 151 kepada Grayco Supplies untuk pembayaran utang sebesar $1,

84 Posting Jurnal Pengeluaran Kas ke Buku Besar Pembantu JURNAL PENGELUARAN KAS HAL 7 Akun Utang Cek Post Lainnya Usaha Kas Tgl No. Akun Didebit Ref. Dr. Dr. Cr 2006 Mar Beban Sewa 1,600 1, Grayco Supplies 1,230 1,230 Buku Besar Pembantu Utang Grayco Supplies Tgl Item P.R. Dr. Cr. Saldo Mar. 3Bal. CP 15 1, , Jurnal Pengeluaran Kas Setelah Diposting ke Buku Besar Umum 2006 JURNAL PENGELUARAN KAS Mar Beban Sewa 52 1,600 1, Grayco Supplies 1,230 1, Jewett Business Sys. 2,800 2, Donnelly Supplies Beban Utilitas 54 1,050 1, Howard Supplies ,650 5,050 7,700 ( ) HAL 7 Akun Utang Cek Post Lainnya Usaha Kas Tgl No. Akun Didebit Ref. Dr. Dr. Cr (21) (11) Item pada kolom Akun Lainnya Dr. diposting per item. Kemudian total Utang Usaha Dr. and Kas Cr. diposting

85 Akun Kontrol Utang Usaha Buku Besar Pembantu Utang Usaha Rincian total akun utang pada buku besar umum dapat dilihat BUKU BESAR UMUM AKUN Utang Usaha No. 12 Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo Mar. 1 Bal 1, P11 6,230 7, CP7 5,050 2,410 Donnelly Supplies Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo Mar 2 P P11 1,450 1, CP ,450 Grayco Supplies Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo Mar 1 Bal. 1, CP7 1, Howard Supplies Tgl Item P.R. Debit Kredit Saldo Mar 3 P P , CP Manfaat Sistem Akuntansi Terkomputerisasi 1. Sistem terkomputerisasi menyederhanakan proses pembukuan. 2. Sistem terkomputerisasi pada umumnya lebih akurat dibandingkan sistem manual. 3. Sistem terkomputerisasi menyediakan informasi saldo akun pada saat ini kepada manajemen untuk membantu membuat keputusan

86 Siklus Pendapatan dan Penerimaan di QuickBooks Dari Exhibit 10, hal 203 buku teks Mail invoice to customer 171 Siklus Pendapatan dan Penerimaan di QuickBooks Dari Exhibit 10, hal 203 buku teks

87 Siklus Pendapatan dan Penerimaan di QuickBooks Dari Exhibit 10, hal 203 buku teks 173 Penggunaan Internet untuk Tujuan Bisnis Manajemen Rantai Pasokan atau Supply chain management (SCM) Manajemen Hubungan Pelanggan atau Customer relationship management (CRM) Manajemen Siklus Hidup Produk atau Product life-cycle management (PLM)

88 Summary 1. Sistem akuntansi dasar: Analisis Rancang Implementasi Umpan Balik 2. Tujuan kontrol internal: Harta dijaga dan digunakan untuk tujuan bisnis. Informasi bisnis akurat. Pegawai sesuai dengan peraturan dan hukum. 3. Elemen kontrol internal: Lingkungan kontrol Penilaian risiko Prosedur kontrol Memonitor Informasi dan komunikasi 175 Summary 4. Sistem akuntansi manual: Buku Besar Umum dan Pembantu Jurnal khusus: Jurnal Pendapatan, Penerimaan Kas, Pembelian, dan Pengeluaran Kas. 5. Manfaat sistem akuntansi terkomputerisasi: Menyederhanakan pembukuan Lebih akurat Dapat memberikan informasi saldo akun kapanpun 6. Siklus Pendapatan dan Penerimaan. 7. Penggunaan internet untuk bisnis: SCM, CRM, dan PLM

89 Akuntansi untuk Bisnis Perdagangan 177 Tujuan Pembelajaran 1. Membedakan aktivitas bisnis jasa dengan bisnis perdagangan. 2. Menggambarkan laporan keuangan dari bisnis perdagangan. 3. Menjelaskan akuntansi untuk penjualan barang dagangan. 4. Menjelaskan akuntansi untuk pembelian barang dagangan 5. Menjelaskan akuntansi untuk biaya transportasi, pajak penjualan, dan diskon dagang (trade discount). 6. Mengilustrasikan kedua sifat dasar transaksi perdagangan. 7. Menyiapkan daftar akun untuk bisnis perdagangan. 8. Menggambarkan siklus akuntansi untuk bisnis perdagangan. 9. Menghitung rasio net sales to assets sebagai ukuran seberapa efektif sebuah bisnis menggunakan asetnya

90 Bisnis Jasa dan Bisnis Perdagangan Pendapatan Jasa Beban Operasi Laba Bersih Penjualan Harga Pokok Penjualan Laba Kotor Beban Operasi Laba Bersih Bisnis Jasa Bisnis Perdagangan $XXX XXX $XXX $XXX XXX $XXX XXX $XXX 179 Laporan Laba Rugi (Multiple-Step) NetSolutions Laporan Laba Rugi 31 Desember 2007 Pendapatan dari penjualan: Penjualan $720,185 Dikurang: Retur Penjualan dan allowance$ 6,140 Diskon Penjualan 5,790 11,930 Penjualan bersih $708,255 Harga Pokok Penjualan 525,305 Laba Kotor $182,950 Berlanjut

91 Beban Operasi: Beban Penjualan: Beban Gaji Bag. Penjualan $56,230 Beban Iklan 10,860 Beban Depr-Peralatan Toko 3,100 Beban Penjualan Lainnya 630 Total Beban Penjualan $ 70,820 Beban Administrasi: Beban Gaji Bag. Adm. $21,020 Beban Sewa 8,100 Beban Depr. Peralatan Kantor 2,490 Beban Asuransi 1,910 Beban Perlengkapan Kantor 610 Beban Adm. Lainnya 760 Total Beban Adm. 34,890 Total Beban Operasi 105,710 Laba dari Operasi $ 77,240 Berlanjut 181 Pendapatan dan Beban Lainnya: Pendapatan Sewa $ 600 Beban Bunga (2,440) (1,840) Laba Bersih $75,

92 Metode Periodik dan Perpetual Metode Periodik Metode penentuan harga pokok penjualan (cost of merchandise sold) dan jumlah barang dagangan di tangan. Dengan metode ini, catatan persediaan tidak menunjukkan jumlah yang tersedia untuk dijual atau jumlah yang dijual selama periode berjalan. Metode Perpetual Dengan metode ini, setiap pembelian dan penjualan barang dagangan dicatat dalam akun persediaan (inventory) dan harga pokok penjualan. Jumlah yang tersedia untuk dijual dan jumlah yang dijual secara terus-menerus diungkapkan dalam catatan persediaan. 183 Harga Pokok Penjualan/HPP (Cost of Merchandise Sold) Prsediaan Barang Dagangan, 1/1/07 $ 59,700 Pembelian $521,980 Dikurang: Retur Pembelian dan allowance $9,100 Diskon Pembelian 2,525 11,625 Pembelian Bersih $510,355 Ditambah Beban Angkut Pembelian 17,400 Harga Pokok Pembelian 527,755 Barang Tersedia untuk Dijual $587,455 Dikurang: Persediaan Barang, 31/12/07 62,150 Harga Pokok Penjualan $525,

93 Laporan Laba Rugi (Single-Step) NetSolutions Laporan Laba Rugi 31 Desember 2007 Pendapatan: Penjualan Bersih $708,255 Pendapatan Sewa 600 Total Pendapatan $708,855 Beban: HPP $525,305 Beban Penjualan 70,820 Beban Adm. 34,890 Beban Bunga 2,440 Total bunga 633,455 Laba Bersih $ 75, Laporan Perubahan Modal NetSolutions Laporan Perubahan Modal 31 Desember 2007 Modal Chris Clark 1/1/07 $153,800 Laba Bersih $75,400 Dikurang Penarikan 18,000 Kenaikan Ekuitas 57,400 Modal Chris Clark 31/12/07 $211,

94 Laporan Neraca NetSolutions Neraca 31 Desember 2007 Harta Harta Lancar: Kas $52,950 Piutang Dagang 91,080 Persediaan Barang Dagangan 62,150 Perlengkapan Kantor 480 Asuransi Dibayar Dimuka 2,650 Total Harta Lancar $209,310 Berlanjut 187 Harta Tetap: Tanah $20,000 Peralatan Kantor $27,100 Dikurang Akumulasi depresiasi 5,700 21,400 Peralatan Kantor $15,570 Dikurang Akumulasi depresiasi 4,720 10,850 Total Harta Tetap 52,250 Total Harta $261,560 Continued

95 Kewajian Kewajiban Lancar: Utang Dagang $22,420 Wesel Bayar (porsi lancar) 5,000 Utang Gaji 1,140 Sewa Diterima Dimuka 1,800 Total Kewajiban Lancar $ 30,360 Kewajiban Jangka Panjang: Wesel Bayar (jatuh tempo 2017) 20,000 Total kewajiban $ 50,360 Ekuitas Modal Chris Clark 211,200 Total liabilities and owner s equity $261, Ilustrasi Transaksi Penjualan Metode Perpetual Jan. 12 Kas atau Piutang Dagang Sims Co Penjualan Faktur No HPP Persediaan Barang Dagangan HPP untuk faktur No January, menjual kepada Sims Company barang dagangan, $510. Biaya barang dagangan tersebut bagi penjual, $

96 Syarat Pembayaran (Credit Term) Syarat kapan pembayaran barang dagangan dilakukan disebut syarat pembayaran. Jika pembeli diperbolehkan membayar dalam jangka waktu tertentu, hal ini disebut sebagai periode kredit. Jika tagihan dibayar dalam 10 hari Bayar $1,470 (kurang 2% sebagai diskon kas) Faktur $1,500 Syarat: 2/10, n/30 Jika tagihan TIDAK dibayar dalam 10 hari Bayar $1,500 (tidak dapat diskon) 191 Transaksi Diskon Penjualan Jan. 21 Kas Diskon Penjualan Piutang Dagang Sims Co Pelunasan faktur No. 7172, dikurang diskon. 21 Januari, perusahaan menerima pelunasan piutang dari Sims Company, dikurang 2% diskon

97 Retur Penjualan dan Allowance Barang dagangan yang terjual namun dikembalikan lagi oleh pembelinya disebut retur penjualan. Jika ada cacat pada barang atau salah kirim barang, penjual bisa mengurangi harga awal saat barang tersebut dijual. Hal ini disebut allowance penjualan. Jan. 13 Retur Penjualan dan Allowance Piutang Dagang Krier Co Kredit Memo No Persediaan Barang Dagangan HPP Retur Penjualan Kredit Memo Januari, menerbitkan Kredit Memo 32 kepada Krier Company untuk barang 193 yang dikembalikan ke NetSolutions. Harga jual, $225; biaya bagi NetSolutions, $ Ilustrasi Transaksi Pembelian Metode Perpetual JURNAL Tgl 2007 Keterangan Post. Ref. Mar. 12 Persediaan Barang Dagangan Tgl 2007 Utang Dagang Alpha Dr HAL 27 Technologies Maret, NetSolutions membeli barang dagangan dengan kredit dari Alpha Technologies, $3,000. Dr Description Post. Ref. Mar. 22 Utang Dagang Alpha Technol Kas Persediaan Barang Dagangan Jika pembayaran dilakukan 22 Maret NetSolutions mencatat diskon sebagai pengurang biaya. Cr. Cr

98 Retur Pembelian dan Allowance Retur Pembelian merupakan pengembalian barang yang telah dibeli karena rusak atau tidak memenuhi spesifikasi permintaan. Saat barang cacat atau salah tetap dipegang pembeli dan penjual membuat penyesuaian harga, hal ini disebut Allowance Pembelian. 4 Mei, NetSolutions mengembalikan $3,000 barang dagangan. Mei 4 Utang Dagang Delta Data Links Persediaan Barang Dagangan Mengembalikan sebagian barang yang dibeli. 195 Biaya Transportasi FOB Shipping Point Pembeli membayar biaya angkut dan mendebit Persediaan Barang Fruit Expres s Kepemilikan berpindah ke pembeli saat pengangkutan meninggalkan gudang penjual (shipping point). FOB Destination Penjual membayar biaya angkut and mendebit Biaya Angkut Penjualan Fruit Expres s Kepemilikan berpindah ke pembeli saat tiba di tujuan (gudang pembeli)

99 Pajak Penjualan Agu. 12 Piutang Dagang Lemon Co Penjualan Pajak Penjualan Terutang 6 00 Faktur No Agustus, menjual barang dagangan dengan kredit kepada Lemon Company, $100. Negara mengenakan 6% pajak penjualan. Sept.15 Pajak Penjualan Terutang Kas Pembayaran Pajak Terutang bulan Agustus. 15 September, penjual menyetor $2,900 untuk pajak yang dikumpulkan selama Agustus. 197 Ilustrasi Akuntansi untuk Bisnis Perdagangan Scully Company (Penjual) Piutang Dagang Burton Co. 7,500 Penjualan 7,500 HPP 4,500 Persediaan Barang Dagangan 4,500 Burton Company (Pembeli) Persediaan Barang Dagangan. 7,500 Utang Dagang Scully Co. 7,500 1 Juli. Scully Company menjual barang dagangan dengan kredit kepada Burton Co., $7,500, FOB 198 shipping point, n/45. Harga pokok penjualan $4,

100 Ilustrasi Akuntansi untuk Bisnis Perdagangan Scully Company (Penjual) Tidak ada jurnal. Burton Company (Pembeli) Persediaan Barang Dagangan 150 Kas Juli, Burton Company membayar biaya transportasi $150 untuk pembelian 1 Juli dari Scully Company. 199 Ilustrasi Akuntansi untuk Bisnis Perdagangan Scully Company (Penjual) Piutang Dagang Burton Co. 5,000 Penjualan 5,000 HPP 3,500 Persediaan Barang Dagangan 3,500 Burton Company (Pembeli) Persediaan Barang Dagangan. 5,000 Utang Dagang Scully Co. 5,000 5 Juli. Scully Company menjual barang dagangan dengan kredit kepada Burton Co., $5,000, FOB destination, n/30. Harga pokok penjualan $3,

101 Ilustrasi Akuntansi untuk Bisnis Perdagangan Scully Company (Penjual) Beban Angkut Penjualan 250 Kas 250 Burton Company (Pembeli) Tidak ada jurnal. 7 Juli. Scully Company membayar biaya transportasi $250 untuk pengiriman barang yang dijual kepada Burton Company tanggal 5 Juli. 201 Ilustrasi Akuntansi untuk Bisnis Perdagangan Scully Company (Penjual) Retur Penjualan dan Allowance 1,000 Piutang Dagang Burton Co. 1,000 Persediaan Barang Dagangan 700 HPP 700 Burton Company (Pembeli) Utang Dagang Scully Co. 1,000 Persediaan Barang Dagangan 1, Juli. Scully Company mengirimkan Burton Company kredit memo untuk $1,000 barang dagangan yang dikembalikan atas pembelian kredit 5 Juli. Harga Pokok Penjualan $

102 Ilustrasi Akuntansi untuk Bisnis Perdagangan Scully Company (Penjual) Kas 4,000 Piutang Dagang Burton Co. 4,000 Burton Company (Pembeli) Utang Dagang Scully Co. 4,000 Kas 4, Juli. Scully Company menerima pembayaran dari Burton Company untuk pembelian 5 Juli. 203 Ilustrasi Akuntansi untuk Bisnis Perdagangan Scully Company (Penjual) Piutang Dagang Burton Co. 12,000 Penjualan 12,000 Piutang Dagang Burton Co. 500 Kas HPP 7, Persediaan Barang Dagangan 7,200 Burton Company (Pembeli) Persediaan Barang Dagangan 12,500 Utang Dagang Scully Co. 12, Juli. Scully Company menjual barang dengan kredit kepada Burton Company, $12,000, FOB shipping point, 2/10, n/eom. Scully membayar dimuka biaya transportasi $500, yang ditambahkan ke 204 faktur. Harga pokok penjualan $7,

103 Ilustrasi Akuntansi untuk Bisnis Perdagangan Scully Company (Penjual) Kas 12,260 Diskon Penjualan 240 Piutang Dagang Burton Co. 12,500 Burton Company (Pembeli) Utang Dagang Scully Co. 12,500 Persediaan Barang Dagangan 240 Kas 12, Juli. Scully Company menerima pembayaran dari Burton Company untuk pembelian 18 Juli, dikurang diskon (2% x $12,000). 205 Penyusutan Persediaan Barang Dagangan (Inventory Shrinkage) Catatan persediaan NetSolutions menunjukkan $63,950 barang tersedia untuk dijual pada 31 Desember Namun perhitungan fisik menunjukkan hanya $62,150 yang tersedia sebenarnya. Ayat Penyesuaian Des. 31 Harga Pokok Penjualan Persediaan Barang Dagangan Catatan Persediaan $63,950 Perhitungan Persediaan 62,150 Kekurangan Persediaan $ 1,

104 Ukuran Profitabilitas Penggunaan Efektif Harta Rasio Penjualan Bersih pada Aset Sears Penney Penjualan Bersih $41,366,000 $31,846,000 Total harta: Awal Tahun $50,409,000 $19,742,000 Akhir Tahun $44,317,000 $20,908,000 Rerata $47,363,000 $20,325,000 Rasio Penjualan Bersih pada Aset.87 pada pada 1 Kegunaan: untuk menilai efektivitas penggunaan aset untuk menghasilkan penjualan. 207 Summary 1. Perbedaan bisnis jasa dengan bisnis perdagangan. 2. Laporan keuangan untuk bisnis jasa: Laporan Laba Rugi (Multiple-Step dan Single Step) Laporan Perubahan Modal Laporan Neraca 3. Menghitung Harga Pokok Penjualan. 4. Syarat Pembayaran. Ex: 2/10 n/ Diskon, retur dan allowance untuk pejualan dan pembelian. 6. FOB Shipping Point dan FOB Destination. 7. Penjualan dengan mengenakan pajak penjualan. 8. Mencatat penyusutan persediaan barang dagangan. 9. Rasio penjualan bersih pada total aset untuk mengukur efektivitas penggunaan aset

105 Kas Chapte r Tujuan Pembelajaran 1. Menggambarkan sifat dasar dari kas dan pentingnya kontrol internal terhadap kas. 2. Menjelaskan prosedur dasar pelaksanaan kontrol internal terhadap penerimaan kas. 3. Menjelaskan prosedur dasar pelaksanaan kontrol internal terhadap pembayaran kas, termasuk penggunaan sistem dengan tanda bukti (voucher system). 4. Menggambarkan sifat dasar akun bank dan penggunaanya dalam mengkontrol kas. 5. Menyiapkan rekonsiliasi bank dan membuat jurnal terkait. 6. Pencatatan transaksi kas dalam jumlah kecil menggunakan dana kas kecil (petty cash). 7. Menggambarkan bagaimana kas disajikan dalam neraca. 8. Menghitung dan menginterpretasikan rasio kas terhadap utang lancar

106 Kontrol terhadap Kas Banyak perusahaan membutuhkan beberapa akun kas untuk mencatat kategori dan dana kas yang berbeda. Kebanyakan perusahaan mempunyai berbagai akun bank. Nama untuk setiap akun bank seharusnya: Kas di Bank (Nama Bank). Kontrol pencegahan melindungi kas dari pencurian dan penyalahgunaan. Kontrol deteksi dirancang untuk mendeteksi pencurian dan penyalahgunaan kas sekaligus dapat pula mencegahnya. 211 Sumber Penerimaan Kas pada Bisnis Ritel DEPARTEMEN KASIR Penerimaan Kas Catatan register DEPARTEMEN AKUNTANSI Tiket Deposit Penerimaan Surat Bank Bukti pelunasan (Remittance advices) 1 Penerima an Deposit

107 Mengkontrol Penerimaan Kas dari Penjualan Tunai 19 Kas Kas Berlebih dan Kurang 8 00 Penjualan Mencatat penjualan tunai dan kas di tangan (aktual). Total penjualan tunai 19 Maret sebesar $3, pada pita mesin cash register. Ternyata kas yang diterima hanya $3, di tangan. 213 Mengkontrol Penerimaan Kas melalui Surat 1. Pegawai yang membuka surat pertama kali membandingkan jumlah kas yang diterima dengan jumlah yang tertera pada bukti pelunasan (remittance advice). 2. Kemudian pegawai tersebut mencap cek dan poswesel Hanya Untuk Disetor dalam akun bank perusahaan. 3. Semua kas dikirim ke Departemen Kasir dimana cek dan poswesel digabung dengan penerimaan dari penjualan tunai dan sebuah tiket deposit bank disiapkan. 4. Bukti pelunasan beserta ikhtisar totalnya dikirim ke Departemen Akuntansi dimana pegawai mencatat transaksi penerimaan dan mempostingnya pada akun pelanggan. 5. Salinan duplikat tiket deposit yang dicap dikembalikan ke Departemen Akuntansi dimana pegawai membandingkan 214 penerimaan dengan jumlah total yang seharusnya disetor. 107

108 Kontrol Internal untuk Pembayaran Kas 1. Kontrol kas harus menjamin bahwa pembayaran dilakukan hanya untuk transaksi yang disetujui (authorized). 2. Kontrol kas seharusnya dapat meyakinkan bahwa kas digunakan dengan efisien. 3. Sistem dengan tanda bukti (voucher system) menjamin bahwa apa yang dibayar sesuai dengan yang diminta, diterima, dan ditagih oleh pemasok. 215 Fitur Dasar Sistem Voucher Biasanya menggunakan voucher. Biasanya mempunyai file untuk voucher yang belum dibayar dan file untuk voucher yang telah dibayar. Biasanya dilakukan oleh Departemen Akuntansi setelah semua dokumen pendukung yang diperlukan diterima (permintaan pembelian, faktur pemasok, dan laporan penerimaan barang). Dalam membuat voucher, pegawai bagian piutang memverifikasi kuantitas, harga, dan keakuratan matematis dokumen pendukung dan menyimpan voucher yang telah dibayar

109 Laporan yang diterima dari bank untuk semua transaksi rekening disebut laporan saldo rekening (statement of account). Rekonsiliasi bank merupakan sebuah daftar item beserta jumlahnya yang menyebabkan saldo kas yang dilaporkan pada laporan bank berbeda dengan saldo akun kas pada buku besar perusahaan. 217 Mengapa Catatan Perusahaan Berbeda dengan Laporan Bank? Cek Beredar Simpanan dalam Perjalanan Biaya Pelayanan Bank Penerimaan oleh Bank Cek kosong atau tidak cukup dananya Kesalahan

110 Tahap-Tahap Melakukan Rekonsiliasi Bank 1. Bandingkan setiap deposit pada laporan bank dengan deposit yang belum dicatat yang muncul pada rekonsiliasi periode sebelumnya dan dengan catatan penerimaan deposit yang lain. Tambahkan deposit yang belum dicatat oleh bank pada saldo menurut laporan bank. 2. Bandingkan cek yang dikeluarkan dengan cek beredar yang muncul pada rekonsiliasi periode sebelumnya dan dengan cek yang telah dicatat. Kurangkan cek beredar yang belum dibayar oleh bank dari saldo menurut laporan bank. 219 Tahap-Tahap Melakukan Rekonsiliasi Bank 3. Bandingkan kredit memo dari bank dengan catatan penerimaan kas. Tambahkan kredit memo yang belum dicatat pada saldo menurut catatan depositor. 4. Bandingkan debit memo dari bank dengan catatan pembayaran kas. Kurangi debit memo yang belum dicatat pada saldo menurut catatan depositor. 5. Jabarkan jika ada kesalahan yang ditemukan selama tahaptahap sebelumnya

111 Catatan Bank BANK Catatan Depositor Saldo Awal $3, Saldo Awal $2, Power Network melakukan rekonsiliasi pada laporan bank bulanan per 31 Juli Catatan Bank BANK Catatan Depositor Saldo Awal $3, Ditambah deposit yg tidak dicatat bank $4, Saldo Awal $2, Deposit sebesar $ tidak muncul pada laporan bank

112 Catatan Bank BANK Catatan Depositor Saldo Awal $3, Ditambah deposit yg tidak dicatat bank $4, Saldo Awal $2, Ditambah wesel dan bunga yg diterima bank $2, The bank menerima pembayaran wesel tagih $400 beserta bunga $8 untuk Power Networking 223 Catatan Bank BANK Catatan Depositor Saldo Awal $3, Saldo Awal $2, Ditambah deposit yg tidak dicatat bank $4,175.9 Dikurang cek 8 beredar: No. 812 $1, No No , Ditambah wesel dan bunga yg diterima bank $2, Tiga A buah deposit cek of $ yang dikeluarkan did not appear dalam periode ini tidak on the muncul bank statement. pada laporan bank: #812, $1,061; #878, $435.39; #883, $

113 Catatan Bank BANK Catatan Depositor Saldo Awal $3, Saldo Awal $2, Ditambah deposit yg tidak dicatat bank $4,175.9 Dikurang cek 8 beredar: No. 812 $1, No No , Ditambah wesel dan bunga yg diterima bank $2,957.9 Dikurang cek yg dikembalikan 9 karena tidak cukup dana $ Bank mengembalikan cek dari salah seorang pelanggan, Thomas Ivey, karena tidak cukup dananya sebesar $300. Cek untuk pembayaran piutang. 225 Catatan Bank BANK Catatan Depositor Saldo Awal $3, Saldo Awal $2, Ditambah deposit yg tidak dicatat bank $4,175.9 Dikurang cek 8 beredar: No. 812 $1, No No , Ditambah wesel dan bunga yg diterima bank $2,957.9 Dikurang cek yg dikembalikan 9 karena tidak cukup dana $ Biaya pelayanan bank Biaya pelayanan bank sebesar $

114 Catatan Bank BANK Catatan Depositor Saldo Awal $3, Saldo Awal $2, Ditambah deposit yg tidak dicatat bank $4,175.9 Dikurang cek 8 beredar: No. 812 $1, No No , Ditambah wesel dan bunga yg diterima bank $2,957.9 Dikurang cek yg dikembalikan 9 karena tidak cukup dana $ Biaya pelayanan bank Salah mencatat Cek No Cek No. 879 sebesar $ untuk pembayaran utang pada Taylor Co. salah catat di jurnal sebesar $ Catatan Bank BANK Catatan Depositor Saldo Awal $3, Saldo Awal $2, Ditambah deposit yg tidak dicatat bank $4,175.9 Dikurang cek 8 beredar: No. 812 $1, No No , Saldo disesuaikan $2, Ditambah wesel dan bunga yg diterima bank $2,957.9 Dikurang cek yg dikembalikan 9 karena tidak cukup dana $ Biaya pelayanan bank Salah mencatat Cek No Saldo disesuaikan $2,

115 Power Networking Rekonsiliasi Bank 31 Juli 2006 Saldo menurut Laporan Bank $3, Ditambah: Deposit tidak dicatat bank $4, Dikurang: Cek beredar No. 812 $1, No No , Saldo Disesuaikan $2, Saldo menurut Catatan Depositor $2, Ditambah: Wesel dan Bunga Diterima Bank $2, Dikurang: Cek yg dikembalikan (Thomas Ivey)$ Biaya Pelayanan Bank Salah Mencatat Cek No Saldo Disesuaikan $2, Ayat jurnal harus dibuat untuk penyesuaian-penyesuaian pada sisi depositor yang ada di rekonsiliasi bank

116 Jurnal Terkait dengan Rekonsiliasi Bank Juli 31 Kas Wesel Tagih Piutang Bunga 8 00 Wesel diterima bank. 30 Piutang Dagang Thomas Ivey Beban Adm. Lainnya Utang Dagang Taylor Co Kas Cek dikembalikan, biaya pelayanan, dan salah pencatatan. 231 Kas Kecil

117 Ilustrasi Transaksi Penggunaan Kas Kecil 1 Agustus, mengeluarkan cek No. 511 sebesar $100 untuk pembuatan dana kas kecil. Agu. 1 Kas Kecil Kas Membuat dana kas kecil. 233 Ilustrasi Transaksi Penggunaan Kas Kecil Akhir Agustus, kas kecil telah digunakan untuk pengeluaran berikut: perlengkapan kantor, $28, materai (perlengkapan kantor), $22; perlengkapan toko, $35, dan biaya administratif lain-lain, $3. Agu. 31 Perlengkapan Kantor Perlengkapan Toko Beban Adm. Lainnya 3 00 Kas Pengisian kembali dana kas kecil

118 Analisis dan Interpretasi Keuangan Solvabilitas (solvency) adalah kemampuan perusahaan untuk membayar kewajibannya (debt). Analisis Solvabilitas fokus terhadap kemampuan perusahaan membayar atau paling tidak mencukupi kewajiban lancar dan jangka panjangnya. Kemampuan ini biasanya dinilai dengan menguji hubungan neraca. 235 Analisis dan Interpretasi Keuangan Doomsday Ratio Laettner Co. Oakley Co. A. Kas dan Setara Kas $100,000 $ 120,000 B. Kewajiban Lancar 400,000 1,500,000 Doomsday ratio A / B Kegunaan: How untuk are melihat these ratios kemampuan used? perusahaan memenuhi kewajibannya kepada kreditor dengan asumsi dalam kondisi yang 236 terburuk. 118

119 Summary 1. Kontrol internal terhadap kas: Kontrol pencegahan Kontrol deteksi 2. Kontrol internal terhadap penerimaan kas: Dari penjualan tunai Dari surat 3. Kontrol internal terhadap pembayaran kas. 4. Penggunaan voucher system beserta fiturfiturnya. 237 Summary 5. Rekonsiliasi bank: Cek Beredar Simpanan dalam Perjalanan Biaya Pelayanan Bank Penerimaan oleh Bank Cek kosong atau tidak cukup dananya Kesalahan 6. Jurnal rekonsiliasi bank untuk sisi depositor. 7. Penggunaan kas kecil (petty cash) untuk transaksitransaksi kecil. 8. Menggunakan doomsday ratio untuk menilai solvabilitas perusahaan

120 Piutang Chapte r Tujuan Pembelajaran 1. Jabarkan klasifikasi dari piutang (receivables). 2. Menggambarkan kontrol internal terhadap receivables. 3. Menjelaskan sifat dasar dan akuntansi untuk piutang tak tertagih. 4. Menjurnal piutang tak tertagih dengan metode pencadangan (allowance method) dan mengestimasi piutang tak tertagih berdasarkan penjualan dan analisis piutang. 5. Menjurnal penghapusan langsung piutang tak tertagih. 6. Menjelaskan karakteristik dari wesel (promissory notes). 7. Menjurnal transaksi wesel tagih. 8. Menyajikan aset lancar untuk receivables pada neraca. 9. Menghitung dan menginterpretasikan perputaran piutang (accounts receivable turnover) dan jumlah hari rata-rata piutang (number of days sales in receivables)

121 Klasifikasi Piutang Piutang dagang (Accounts Receivable) digunakan saat menjual barang atau jasa dengan kredit, dan biasanya diperkirakan dapat ditagih dalam waktu yang singkat. Wesel Tagih (Notes Receivable) digunakan saat memberikan kredit dalam bentuk yang formal secara tertulis, disebut promissory note. Piutang Lainnya termasuk piutang bunga, piutang pajak, dan piutang dari karyawan. 241 Pemisahan Tanggung Jawab yang Terkait dengan Piutang Persetujuan Kredit Credit Info. Penjualan Bara ng dan jasa Acctg. Info. Invoice Akuntansi Acctg. Info Penerimaan Kas

122 Piutang Tak Tertagih Metode Pencadangan (Allowance Method) Metode ini konsisten dengan matching principle. Manajemen membuat estimasi setiap tahun berapa bagian piutang yang tidak dapat tertagih. Beban Piutang Tak Tertagih (Uncollectible Accounts Expense) didebit dan Penyisihan Piutang Tak Tertagih (Allowance for Doubtful Accounts) dikredit. Piutang yang benar-benar tidak dapat tertagih didebit ke akun Penyisihan Piutang Tak Tertagih dan dikredit ke akun Piutang Dagang. 243 Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Pencadangan) 31 Desember, Cynthia Richards mengestimasi $4,000 dari $105,000 saldo piutang dagang di perusahaannya kemungkinan tak dapat tertagih. Ayat Penyesuaian Des. 31 Beban Piutang Tak Tertagih Penyisihan Piutang Tak Tertagih

123 Nilai Realisasi Bersih (Net Realizable Value) Jumlah piutang usaha bersih yang diperkirakan dapat tertagih, $101,000 ($105,000 $4,000), disebut nilai realisasi bersih. Jurnal penyesuaian mengurangi piutang menjadi nilai realisasi bersih dan mencocokkan beban piutang tak tertagih dengan pendapatan. 245 Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Pencadangan) Jan. 21 Penyisihan Piutang Tak Tertagih Piutang Dagang John Parker Untuk menghapus piutang tak tertagih. 21 Januari, piutang John Parker sebesar $610 dianggap benar-benar tidak dapat tertagih

124 Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Pencadangan) Jun. 10 Piutang Dagang John Parker Penyisihan Piutang Tak Tertagih Untuk mengembalikan lagi piutang yang telah dihapus tanggal 21 Januari. Melakukan pencatatan kembali piutang On June John 10, Parker the written-off yang telah dihapus account karena is ternyata collected. piutang tersebut dapat ditagih. 247 Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Pencadangan) Jun. 10 Kas Piutang Dagang John Parker Untuk mencatat penagihan piutang dagang. Mencatat penerimaan kas dari penagihan piutang John Parker

125 Mengestimasi Piutang Tak Tertagih Metode pencadangan menggunakan dua cara untuk mengestimasi besarnya Beban Piutang Tak Tertagih. 1. Estimasi berdasarkan persentase dari penjualan. Penjualan kredit untuk periode ini sebesar $300,000 dan diestimasi 1% akan tidak dapat tertagih, sehingga beban piutang tak tertagih sebesar $3,000. Ayat Penyesuaian Des. 31 Beban Piutang Tak Tertagih Penyisihan Piutang Tak Tertagih Mengestimasi Piutang Tak Tertagih Metode pencadangan menggunakan dua cara untuk mengestimasi besarnya Beban Piutang Tak Tertagih. 2. Estimasi berdasarkan analisis piutang. Diestimasi $3,390 dari piutang akan tidak dapat tertagih dan saldo penyisihan piutang tak tertagih sekarang sebesar $510. Beban piutang tak tertagih menjadi $2,880 ($3,390 $510). Adjusting Entry Des. 31 Beban Piutang Tak Tertagih Penyisihan Piutang Tak Tertagih

126 Daftar Umur Piutang (Aging Schedule) Belum Jumlah hari lewat Lewat lebih Pelanggan Saldo Tempo Ashby & Co. $ 150 $ 150 B. T. Barr 610 $ 350 $260 Brock Co. 470 $ 470 Saxon Woods Total $86,300 $75,000$4,000$3,100$1,900 $1,200 $800 $300 Piutang tak tertagih dalam PERSENTotal 2% piutang 5% 10% dagang 20% 30% 50% disajikan 80% Persentase berdasarkan piutang tak tertagih JUMLAH$3,390 = umurnya. berdasarkan $1,500$200$310 pengalaman $380 dan $360$400 rerata $240 industri. 251 Penyesuaian Akhir Tahun Piutang Tak Tertagih Buku Besar Umum Neraca Piutang Dagang A 86,300 Penyisihan Piutang Tak Tertagih 510 A 2,880 B 3,390 C Beban Piutang Tak Tertagih B 2,880 Piutang Usaha $86,300 Dikurangi penyisihan piutang tak tertagih 3,390 Nilai realisasi bersih $82,910 A B C Saldo sebelum penyesuaian Penyesuaian akhir tahun: $3,390 $510 = $2,880 Saldo setelah penyesuaian

127 Akuntansi Piutang Tak Tertagih Metode Penghapusan Langsung Metode ini tidak konsisten dengan matching principle. Piutang yang terbukti tak dapat tertagih dan dihapus tahun tersebut menjadi tak berharga. Beban Piutang Tak Tertagih didebit dan Piutang Dagang dikredit setiap transaksi penghapusan. 253 Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Penghapusan Langsung) Mei 10 Beban Piutang Tak Tertagih Piutang Dagang D. L. Ross Untuk menghapus piutang tak tertagih. 10 Mei, piutang D. L. Ross ditetapkan tidak dapat tertagih. Saldo sebesar $420 dihapus dari pencatatan

128 Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Penghapusan Langsung) Nov. 1 Piutang Dagang D. L. Ross Beban Piutang Tak Tertagih Untuk mengembalikan piutang yang dihapus tanggal 10 Mei. Jurnal Pertama 1 November, D. L. Ross memberi cek sebesar $420 untuk pembayaran piutangnya. 255 Ilustrasi Transaksi Piutang Tak Tertagih (Metode Penghapusan Langsung) Nov. 1 Kas Piutang Dagang D. L. Ross Untuk mencatat pelunasan piutang. Jurnal Kedua Pencacatan atas kas yang diterima dari pelunasan piutang D. L. Ross

129 Wesel Tagih Wesel tagih merupakan dokumen tertulis berisi perjanjian untuk membayar: sejumlah uang tertentu (pokok pinjaman) kepada pihak tertentu di tempat tertentu pada tanggal tertentu atau sesuai permintaan ditambah bunga pada persentase tertentu dari pokok pinjaman per tahun 257 Tanggal Jatuh Tempo Wesel Tagih Tanggal kapan wesel dilunasi disebut tanggal jatuh tempo. Jumlah hari wesel Jumlah hari bulan Maret 31 Tanggal terbit wesel Maret 16 Sisa hari bulan Maret Jumlah hari bulan April Jumlah hari bulan Mei Sisa hari pada bulan Juni Tanggal berapa wesel 90 hari tertanggal 16 Maret jatuh tempo? 90 hari 15 hari 75 hari 30 hari 45 hari 31 hari 14 hari 258 Jawab: 14 Juni 129

130 Nilai Jatuh Tempo Wesel Tagih Jumlah terutang saat jatuh tempo disebut nilai jatuh tempo. Menerima $6,000, 12%, 30 hari wesel tertanggal 21 November 2006 untuk penyelesaian piutang W. A Bunn Co. Perhitungan bunga Pokok x Tingkat Bunga x Waktu = Bunga $6,000 x 12% x 30/360 = $60.00 Perhitungan nilai jatuh tempo Pokok + Bunga = Nilai Jatuh Tempo $6,000 + $60.00 = $6, Ilustrasi Transaksi Wesel Tagih Nov. 21 Wesel Tagih Penjualan Menerima 30 hari, 12% wesel tertanggal 21 November Wesel senilai $6, day, 12% tertanggal 21 November diterima dari W. A Bunn Company untuk penjualan barang

131 Ilustrasi Transaksi Wesel Tagih Des. 21 Kas Wesel Tagih Pendapatan Bunga Menerima pokok dan bunga dari wesel yang jatuh tempo. 21 Desember, saat wesel jatuh tempo, perusahaan menerima $6060 dari W. A. Bunn Company ($6,000 ditambah $60 bunga). 261 Ilustrasi Transaksi Wesel Tagih Des. 21 Piutang Dagang Bunn Co Wesel Tagih Pendapatan Bunga Untuk mencatat wesel beserta bunganya yang tidak dibayar. Jika W. A. Bunn Company gagal membayar wesel pada tanggal jatuh tempo, dianggap sebagai dishonored note receivable. Wesel beserta bunganya ditransfer ke piutang pelanggan

132 Penyajian Piutang pada Neraca Neraca Crabtree Co. 31 Desember 2006 Aktiva Aktiva Lancar: Kas $119,500 Wesel tagih 250,000 Piutang dagang $445,000 Dikurangi penyisihan piutang tak tertagih 15, ,000 Piutang bunga 14,500 Persediaan barang dagangan 714, Perputaran Piutang Dagang Penjualan kredit, bersih $36,000,000 $32,500,000 Piutang dagang (bersih): Awal tahun $ 1,080,000 $1,050,000 Akhir tahun 1,220,000 1,080,000 Total $2,300,000 $2,130,000 Rata-rata $1,150,000 $1,115,000 Perputaran Piutang Dagang 31.3 kali 29.1 kali Kegunaan: Untuk menilai efisiensi penagihan piutang dan manajemen kredit perusahaan. $36,000,000 $1,150,000 $32,500,000 $1,115,

133 Jumlah Hari Rata-Rata Piutang Piutang dagang, akhir tahun Rata-rata penjualan harian Accounts receivable, $1,220,000end of year Average ($36,000,000 daily sales 365 on account days) =12.4 hari Kegunaan: Untuk menilai efisiensi penagihan piutang dan manajemen kredit perusahaan. 265 Summary 1. Klasifikasi piutang: Piutang dagang Wesel tagih Piutang lainnya 2. Pemisahan tanggung jawab yang terkait dengan piutang demi terciptanya kontrol internal yang baik. 3. Metode pencacatan piutang tak tertagih: Metode pencadangan Metode penghapusan langsung 4. Mengestimasi piutang tak tertagih pada metode pencadangan: Persentase penjualan Analisis piutang dengan daftar umur piutang 5. Akuntansi Wesel Tagih 6. Rasio perputaran piutang dan jumlah hari rata-rata piutang

134 Persediaan Chapte r Tujuan Pembelajaran 1. Menggambarkan kontrol internal terhadap pesediaan. 2. Menjelaskan pengaruh pencatatan persediaan yang salah pada laporan keuangan. 3. Menjelaskan tiga asumsi arus biaya persediaan dan bagaiman pengaruhnya terhadap laporan laba rugi dan neraca. 4. Menghitung biaya persediaan dengan sistem persediaan perpetual dan periodik, menggunakan metode biaya berikut: first-in, first-out; last-in, first-out; dan average cost. 5. Membandingkan dan membedakan penggunaan ketiga metode biaya tersebut. 6. Menghitung penilaian persediaan dengan dasar selain biaya, menggunakan konsep biaya atau harga pasar yang mana yang lebih rendah (lower of cost or market) dan nilai realisasi bersih. 7. Menyajikan persediaan barang dagangan dalam neraca. 8. Mengestimasi persediaan dengan metode ritel dan laba kotor Menghitung rasio perputaran persediaan dan jumlah hari 134

135 Mengapa Kontrol Persediaan Penting? Persediaan adalah aset yang signifikan dan untuk kebanyakan perusahaan merupakan aset yang terbesar. Persediaan merupakan pusat aktivitas utama dari perusahaan dagang dan manufaktur. Kesalahan dalam menentukan biaya persediaan bisa menimbulkan kesalahan pada laporan keuangan. Persediaan harus dilindungi dari risiko eksternal (seperti kebakaran dan pencurian) dan penipuan internal oleh pegawai. 269 Kontrol Internal terhadap Persediaan Lapora n Peneri maan Barang SETUJU Pesanan Pembelian Faktur Tangga l Nov. 9 Keterangan JURNAL Post. Ref. Persediaan Utang Dagang--XYZ Co Membeli barang dagangan secara kredit

136 Pengaruh Salah Catat Persediaan pada Laporan Keuangan Persediaan Barang Dagangan Harga Pokok Penjualan AKTIVA BIAYA & BEBAN KEWAJIB AN EKUITAS PENDAP ATAN Jika Persediaan Barang Dagangan kelebihan Harga Pokok Penjualan Laba Kotor dan Bersih... Ekuitas Pemilik Akhir Laba Bersih kekecilan kelebihan kelebihan 271 Asumsi Arus Biaya Persediaan Barang dibeli Barang dijual Arus biaya yang keluar (Harga Pokok Penjualan) merupakan arus biaya yang masuk terlebih dahulu, sehingga biaya yang tercatat pada akun persediaan adalah biaya yang belakangan masuk

137 Asumsi Arus Biaya Persediaan Barang dijual Barang dibeli Arus biaya yang keluar (Harga Pokok Penjualan) merupakan arus biaya yang masuk belakangan, sehingga biaya yang tercatat pada akun persediaan adalah biaya yang terebih dahulu masuk. 273 Asumsi Arus Biaya Persediaan Barang dibeli Barang dijual Arus biaya merupakan rata-rata biaya yang terjadi

138 Biaya Persediaan Perpetual Data biaya persediaan untuk ilustrasi Sistem Perpetual FIFO dan LIFO Item 127B Unit Biaya Harga Jan. 1 Persediaan 10 $20 4Cost Penjualan of 7 $30 Mdse. 10 Pembelian Sold Penjualan Penjualan Pembelian Persediaan dengan Perpetual FIFO Item 127B Pembelian Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan Biaya Total Biaya Total Biaya Total Tgl Qty. /unit Biaya Qty. /unit Biaya Qty. /unit Biaya Jan Total 18 $ $ $

139 Persediaan dengan Perpetual LIFO Item 127B Pembelian Harga Pokok Penjualan Saldo Persediaan Biaya Total Biaya Total Biaya Total Tgl Qty. /unit Biaya Qty. /unit Biaya Qty. /unit Biaya Jan Total 18 $ $ $322 Persediaan dengan Periodik Fifo Pembelian Jan Mar. $ Sep. $ Nov. $ $12 1,000 unit Barang Tersedia Untuk Dijual $1,80 0 $3,00 0 $4,40 0 $1,20 $10,40 00 Harga Pokok Penjualan $1,8 00 $3,00 0 $2,20 $7, Pesediaan Barang $2,20 $1,20 0 $3, $9 300 $ $11 unit terjual $ unit $12 tersisa

140 Persediaan dengan Periodik Lifo Pembelian Jan Mar. $ Sep. $ Nov. $ $12 1,000 unit Barang Tersedia Untuk Dijual $1,80 0 $3,00 0 $4,40 0 $1,20 $10,40 00 Harga Pokok Penjualan $1,8 200 $1,8 $1,00 $ unit $2,80 0 $10 tersisa Cost 0 of Merchan dise $2,00 Sold $10 $4, $1, $11 $7, $12 unit terjual Biaya Rata-Rata Periodik 200 $9 300 $10 Jan. 1 Persediaan awal Mar. 10 Pembelian 400 $11 Sept. 21 Pembelian 100 $12 Nov. 18 Pembelian 1,000 unit tersedia untuk dijual Metode biaya rata-rata didasarkan pada rata-rata biaya dari barang yang serupa

141 Biaya Rata-Rata Periodik 200 $9 = $ 1, $10 = $ 3, $11 = $ 4, $11 = $ 1,200 1,000 unit tersedia untuk dijual $10,400 Biaya barang yang tersedia untuk dijual 281 Biaya Rata-Rata Periodik Biaya barang yang tersedia untuk dijual unit tersedia untuk dijual $10,400 1,000 Unit = Rata-rata biaya per unit = $10.40 per Unit Biaya barang yang teredia untuk dijual $10,400 Dikurangi persediaan akhir ($10.40 x 300) 3,120 Harga pokok penjualan $ 7,280 Untuk mencek jumlah ini, kalikan 700 unit yang terjual dengan $10.40, menghasilkan jumlah yang sama $7,

142 Penilaian Persediaan pada Biaya atau Harga Pasar yang Mana Yang Lebih Kecil Harga Kuantitas Biaya Pasar Total Total Lebih kecil Item Persediaan /unit /unit Biaya Pasar B atau P A 400 $10.25 $ 9.50 $ 4,100 $ 3,800 B ,700 2,892 C ,800 4,650 D ,920 4,130 $ 3,800 2,700 4,650 3,920 Total $15,520 $15,472 $15, Penyajian Persediaan Barang Dagangan pada Neraca Metro-Arts Neraca 31 Desember 2007 Aktiva Aktiva Lancar: Kas $ Piutang Dagang $ Dikurangi penyisihan piutang tak tertagih Persediaan Barang Dagangan pada biaya (first-in, first-out method) atau pasar

143 Mengestimasi Persediaan dengan Metode Ritel Metode ritel didasarkan pada hubungan antara biaya barang tersedia untuk dijual dan harga ritel. Harga ritel dari semua barang dagangan harus diakumulasi dan ditotal. Persediaan pada ritel dihitung pada harga ritel barang yang tersedia untuk dijual dikurangi penjualan bersih pada ritel. Rasio dihitung dengan membagi biaya dengan harga ritel. Persediaan pada harga ritel dikali rasio biaya sama dengan jumlah persediaan yang diestimasi. 285 Mengestimasi Persediaan dengan Metode Ritel Biaya Ritel Persediaan barang dagang 1 Jan$19,400 $ 36,000 Pembelian di Januari (bersih) 42,600 64,000 Barang tersedia untuk dijual $62,000 $100,000 Rasio biaya pada harga ritel = $62,000 $100,000 = 62% Tahap 1: Menentukan rasio biaya pada harga ritel

144 Mengestimasi Persediaan dengan Metode Ritel Cost Retail Persediaan Barang Dagang 1 Jan$19,400 $ 36,000 Pembelian di Januari (bersih) 42,600 64,000 Barang tersedia untuk dijual $62,000 $100,000 Penjualan di Januari (bersih) 70,000 Persediaan barang 31 Januari, pada ritel $ 30,000 Tahap 2: Menentukan persediaan akhir pada ritel. 287 Mengestimasi Persediaan dengan Metode Ritel Cost Retail Persediaan Barang Dagang 1 Jan$19,400 $ 36,000 Pembelian di Januari (bersih) 42,600 64,000 Barang tersedia untuk dijual $62,000 $100,000 Penjualan di Januari (bersih) 70,000 Persediaan barang 31 Januari, pada ritel $ 30,000 Persediaan barang 31 Januari pada biaya ($30,000 x 62%) $18,600 Tahap 3: Hitung persediaan yang diestimasi pada biaya

145 Mengestimasi Persediaan dengan Metode Laba Kotor 1. Persentase laba kotor diestimasi berdasarkan pengalaman sebelumnya yang disesuaikan dengan perubahan yang diketahui. 2. Laba kotor dihitung dengan mengalikan tingkat laba kotor estimasi dengan penjualan bersih aktual. 3. Harga Pokok Penjualan estimasi dihitung dengan mengurangi laba kotor dari penjualan aktual. 4. Harga Pokok Penjualan estimasi dikurangi dari barang tersedia untuk dijual aktual untuk menentukan persediaan barang estimasi. 289 Metode Laba Kotor Persediaan 1 Januari $ 57,000 Pembelian di Januari (bersih) 180,000 Barang tersedia untuk dijual Penjualan di Januari (bersih) $237,000 $250,000 Dikurangi: Laba Kotor Estimasi ($250,000 x 30%) 75,000 Harga Pokok Penjualan Estimasi Persediaan Estimasi 31 Januari 175,000 $ 62,000 Metode laba kotor berguna untuk mengestimasi persediaan pada laporan keuangan bulanan atau kuartalan dalam sistem persediaan periodik

146 Perputaran Persediaan SUPERVALU Zale Harga Pokok Penjualan $15,620,127,000 $ 737,188,000 Persediaan: Awal $1,115,529,000 $478,467,000 Akhir 1,067,837, ,669,000 Total $2,183,366,000 $1,050,136,000 Rata-rata $1,091,683,000 $525,068,000 Perputaran persediaan 14.3 kali 1.4 kali Kegunaan: Perputaran persediaan mengukur hubungan antara volume penjualan barang dan jumlah persediaan yang disimpan selama periode berjalan. 291 Jumlah Hari Rata-Rata Persediaan SUPERVALU Zale Rerata harga pokok penjualan harian: $15,620,127,000/365 $42,794,868 $737,188,000/365 $2,019,693 Persediaan akhir $1,067,837,000 $571,669,000 Rerata periode penjualan 25 hari 283 hari Kegunaan: untuk mengukur efisiensi manajemen persediaan

147 Summary 1. Kontrol internal terhadap persediaan. 2. Kesalahan pencatatan persediaan dapat menyebabkan kesalahan pada laporan keuangan. 3. Sistem pencatatan persediaan: Sistem Perpetual Sistem Periodik 4. Metode arus biaya persediaan: First In, First Out Last In, First Out Average Cost 5. Penilaian persediaan pada biaya atau harga pasar yang mana yang lebih kecil. 6. Metode estimasi persediaan: Metode Ritel Metode Laba Kotor 7. Rasio perputaran persediaan dan jumlah hari rata-rata persediaan. 293 Chapte r 10 Aset Tetap dan aset Tak Berwujud

148 Tujuan Pembelajaran 1. Menentukan aset tetap dan akuntansinya 2. Menghitung depresiasi menggunakan metode berikut: metode garis lurus, unit produksi, dan saldo menurun. 3. Mengklasifikasikan biaya aset tetap sebagai capital expenditure dan revenue expenditure. 4. Menjurnal penyelesaian aset tetap. 5. Menentukan sewa guna usaha aset tetap beserta peraturan akuntansi terkait. 6. Menggambarkan kontrol internal terhadap aset tetap. 7. Menghitung deplesi dan menjurnalnya. 8. Menjelaskan akuntansi untuk aset tak 295 Sifat Dasar aset Tetap Aset tetap mempunyai umur yang panjang atau permanen. Aset tetap berwujud karena mempunyai bentuk fisik. Dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dan tidak untuk dijual sebagai bagian dari operasi onal. Klasifikasi Biaya Ya Ya Apa aset itu digunakan untuk tujuan produktif? Aset Tetap Yang dibeli berumur panjang? tidak Investasi tidak Beban

149 Sifat Dasar Depresiasi Semua aset tetap kecuali tanah kehilangan kapasitasnya saat digunakan. Kehilangan kapasitas produksi ini diakui sebagai Beban Depresiasi. Depresiasi alokasi biaya perolehan Depresiasi fisik terjadi dari pengausan atau perusakan saat digunakan atau karena cuaca. Depresasi fungsional terjadi saat aset tetap tidak lagi dapat digunakan pada tingkat yang diharapkan. Biaya Perolehan - Nilai Sisa = Biaya didepresiasi Faktor yang Mempengaruhi Beban Depresiasi Masa Manfaat Beban Depresiasi Periodik 297 Data Biaya Awal..... $24,000 Masa manfaat dalam tahun..5 tahun Masa manfaat dalam jam.. 10,000 Nilai sisa... $2,

150 Metode Penyusutan Garis Lurus Biaya Nilai Sisa Masa Manfaat $24,000 $2,000 5 tahun = depresiasi tahunan = $4,400 depresiasi tahunan $4,400 $24,000 = 18.3% Tingkat depresiasi garis lurus 299 Metode Garis Lurus Akum. Depr. Nilai Buku Nilai buku pada awal pada awal Beban pada akhir Tahun Biaya tahun tahun Depr. tahun 1 $24,000 $24,000 $4,400 $19, ,000 $ 4,400 19,600 4,400 15, ,000 8,800 15,200 4,400 10, ,000 13,200 10,800 4,400 6, ,000 17,600 6,400 4,400 2,000 Biaya ($24,000) Nilai Sisa ($2,000) Estimasi Masa Manfaat (5 years) Beban = Depresiasi tahunan ($4,400)

151 Metode Unit Produksi Biaya Estimasi nilai sisa Estimasi masa manfaat dalam unit, jam, dsb. $24,000 $2,000 10,000 jam = Depresiasi per unit, jam, dsb. = $2.20 per jam. Metode unit produksi lebih sesuai dibandingkan dengan metode garis lurus saat jumlah penggunaan aset tetap bervariasi dari tahun ke tahun. 301 Metode Saldo Menurun Tahap 1 Mengabaikan nilai sisa, menghitung tingkat garis lurus Tahap 2 Tingkat garis lurus dikali.20 x dua. 2 =.40 $24,000 $2,000 5 tahun $4,800 $24,000 = $4,800 = 20% Cara mudahnya dengan membagi satu dengan jumlah tahun (1 5 =.20). Untuk tahun pertama, biaya dari aset dikalikan dengan.40. Setelah tahun pertama, nilai buku yang menurun dari aset dikalikan dengan

152 Tahap 3 Gambar Tabel. Nilai Buku Akum. Awal Depre. Depre. Nilai Buku Tahun Tahun Tingkat Tahunan akhir tahun akhir tahun 1 $24,000 40% $9,600 $9,600 $14, ,400 40% 5,760 15,360 8, ,640 40% 3,456 18,816 5, ,184 40% 2,074 20,890 3, , ,110 22,000 2,000 $3,110 $2,000 Nilai Buku akhir yang diinginkan 303 Merevisi Estimasi Depresiasi Sebuah mesin dibeli dengan $130,000 awalnya diestimasi masa manfaatnya 30 tahun dan nilai sisa $10,000. Mesin ini telah didepresiasi selama 10 tahun dengan metode garis lurus sebesar $4,000 per tahun. Pada awal tahun 11 masa manfaat diestimasi masih tersisa 25 tahun (awalnya 20 tahun) dan nilai sisa sebesar $5,000 (awalnya $10,000). Nilai aset $130,000 Akm Depr (4,000*10) (40,000) Nilai buku akhir 90,000 tahun 10 Nilai buku nilai sisa revisi Estimasi sisa manfaat revisi $90,000 $5,000 = 25 tahun $3,400 depresiasi tahunan revisi

153 Capital Expenditure dan Revenue Expenditure Expenditure Meningkatkan efisiensi atau kapasitas operasi? Ya Tdk Memiliki manfaat ekonomi di masa depan Meningkatkan masa manfaat? Ya Tdk Revenue Expenditure (Debit akun beban untuk perawatan dan perbaikan biasa) Capital Expenditure (Debit akun aset tetap) Revenue Expenditure (Debit akun akumulasi depresiasi) 305 Capital Expenditure dan Revenue Expenditure PEMBELANJAAN MODAL BEBAN KEWAJIB AN 1. Biaya awal 2. Penambahan aset 3. Betterments Laba 4. Perbaikan luar biasa PEMBELANJAAN PENDAPATAN Perawatan dan perbaikan normal atau biasa EKUITAS PENDAP bersih ATAN

154 Akuntansi Penghentian Aset Tetap Saat aset tetap kehilangan manfaatnya dapat dihentikan dengan cara berikut: 1. dibuang, 2. dijual, or 3. ditukar untuk aset yang serupa. Jurnal yang dibutuhkan bervariasi sesuai tipe penghentian dan keadaannya, tetapi ayat berikut selalu dibutuhkan: Akun aset harus dikredit untuk mengeluarkan aset dari buku besar, dan akumulasi depresiasi terkait harus didebit untuk mengeluarkan saldonya dari buku besar. 307 Penghapusan Aset Tetap Sebuah peralatan senilai $25,000 telah terdepresiasi penuh. Pada 14 Februari, peralatan itu dihabiskan. Feb. 14 Akumulasi Depr. Peralatan Peralatan Menghapus peralatan yang telah terdepresiasi penuh

155 Penghapusan Aktiva Tetap Peralatan senilai $6,000 didepresiasi secara garis lurus dengan tingkat 10% per tahun. Saldo awal tahun Akumulasi Depresiasi Peralatan tersebut $4,750. Peralatan tersebut dibuang tanggal 24 Maret. Mar. 24 Beban Depresiasi Peralatan Akumulasi Depresiasi Peralatan Untuk mencatat depresiasi dari awal tahun sampai tanggal $600 x 3/12 penghapusan. Mar. 24 Akumulasi Depr. Peralatan Kerugian Penghapusan Aset Tetap Peralatan Untuk menghapus peralatan yang dibuang. 309 Penjualan Aktiva Tetap Saat aktiva tetap dijual, pemilik bisa untung, rugi, atau impas. 1. Jika harga jual sama dengan nilai buku, tidak ada untung atau rugi (impas). 2. Jika harga jual lebih kecil dari nilai buku, menderita rugi sebesar selisihnya. 3. Jika harga jual lebih besar dari nilai buku, mendapat untung sebesar selisihnya. Untung dan rugi akan dilaporkan pada laporan laba rugi sebagai pendapatan atau kerugian lainnya

156 Penjualan Aktiva Tetap Peralatan senilai $10,000 didepresiasi 10% secara garis lurus. Peralatan tersebut dijual tunai tanggal 12 Oktober. Saldo awal tahun akumulasi depresiasi sebesar $7,000. Okt. 12 Beban Depresiasi Peralatan Akumulasi Depr. Peralatan Untuk mencatat depresiasi dari awal tahun sampai penjualan. $10,000 x ¾ x10% Okt. 12 Kas Akumulasi Depr. Peralatan Asumsi 1: Tidak untung 311 atau rugi Peralatan Peralatan dijual $2,250. Penjualan Aktiva Tetap Asumsi 2: Peralatan dijual seharga $1,000, sehingga menderita rugi $1,250. Okt. 12 Kas Akumulasi Depr. Peralatan Kerugian Penjualan Aktiva Tetap Peralatan Menjual peralatan. Asumsi 3: Peralatan dijual seharga $2,800, sehingga mendapat untung $550. Okt. 12 Kas Akumulasi Depr. Peralatan Peralatan Laba Penjualan Aktiva Tetap Menjual peralatan

157 Pertukaran Aktiva Tetap Serupa Nilai Tukar nilai aset lama yang diperbolehkan untuk ditukar dengan yang baru. Boot saldo terutang pada peralatan baru setelah nilai tukar dikurangi. Nilai Tukar > Nilai buku = Untung Nilai Tukar < Nilai buku = Rugi Untung tidak pernah diakui (dicatat). Rugi harus diakui (dicatat). 313 Pertukaran aset Tetap Serupa Harga peralatan baru yang diterima $5,000 Biaya aset lama $4,000 Akumulasi depr. per tanggal pertukaran 3,200 Nilai buku per tanggal pertukaran $ 800 Kasus 1 (Untung): Nilai tukar, $1,100 Kas dibayar, $3,900 ($5,000 $1,100) Nilai Tukar > Nilai Buku = Untung $1,100 $800 = $300 Boot + Nilai Buku = Biaya aktiva baru $3,900 + $800 = $4,700 Untung tidak diakui untuk pelaporan keuangan

158 Pertukaran aset Tetap Serupa 19 Juni, peralatan ditukar dengan untung $300. Juni 19 Akumulasi Depr. Peralatan Peralatan (baru) Peralatan (lama) Kas Pertukaran aset Tetap Serupa Harga peralatan baru yang diterima $10,000 Biaya aset lama $7,000 Akumulasi depr. per tanggal pertukaran 4,600 Nilai buku per tanggal pertukaran $2,400 Kasus 2 (Rugi): Nilai tukar, $2,000 Kas dibayar, $8,000 ($10,000 $2,000) Nilai Tukar<Nilai Buku = Rugi $2,000 $2,400 = $400 Rugi diakui untuk pelaporan keuangan

159 Pertukaran aset Tetap Serupa 7 September, peralatan ditukar dengan rugi $400. Sept. 7 Akumulasi Depr. Peralatan Peralatan (baru) Rugi Penjualan aset Tetap Peralatan (lama) Kas Pertukaran aset Tetap Serupa* Pertukaran tidak membedakan serupa atau tidak serupa semua menggunakna nilai wajar aset kecuali Pertukaran yang tidak memiliki substansi komersial atau Pertukaran yang nilai wajarnya tidak dapat ditentukan dengan andal. Menggunakan nilai wajar aset yang diterima

160 Perubahan PSAK 16 (2007)* Termasuk dalam harga perolehan adalah dismantling cost (biaya untuk memindahkan aset di akhir masa manfaat) Aset tetap disajikan di neraca sebesar harga perolehan atau nilai revaluasi dikurang akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan nilai Nilai revaluasi adalah nilai wajar aset pada tanggal pelaporan. Keuntungan revaluasi diakui sebagai laba komprehensif ekuitas Penurunan nilai adalah selisih nilai tercatat aset dengan nilai dapat diperoleh kembali / recoverable amount (nilai tertinggi antara harga nilai wajar dikurangi biaya penjualan atau nilai pakai aset) 319 Sumber Daya Alam dan Deplesi Deplesi adalah proses mentransfer biaya sumber daya alam pada akun beban. Perusahaan membayar $400,000 untuk hak tambang yang diperkirakan sebanyak 1,000,000 ton. Tingkat deplesi sebesar $0.40 per ton ($400,000 1,000,000 ton). Tahun ini, 90,000 ton telah ditambang. Deplesi untuk periode ini $36,000 (90,000 ton x $0.40). Ayat Penyesuaian Des. 31 Beban Deplesi Akumulasi Deplesi

161 Aset Tak Berwujud dan Amortisasi Amortisasi adalah alokasi secara periodik biaya perolehan aset tidak berwujud. Aset tak berwujud yang tidak diperjualbelikan (paten, copyrights, dan goodwill). Tanggal Uraian Debit Kredit Des. 31 Beban Amortisasi 20,000 Paten 20,000 Membayar $100,000 untuk hak paten. Umur paten 11 tahun dan dikeluarkan 6 tahun sebelum pembelian. 11 tahun 6 tahun = 5-tahun ($100,000 / 5 tahun) = $20,000 per tahun 321 aset Tetap: Biaya Depr. Buku Tanah $ 30,000 $ 30,000 Gedung 110,000 $ 26,000 84,000 Peralatan Pabrik 650, ,000458,000 Peralatan Kantor 120,000 13,000107,000 $910,000 Akum. $231,000 Nilai Sumber Mineral: Biaya Depr. Buku 679,000 Alaska $1,200,000$ 800,000 $ $400,000 Wyoming 750, , ,000 $1,950,000$1,000, ,000 Total aset Tetap $1,629,000 Discovery Mining Co. Neraca Parsial 31 December 2006 Akum. Nilai

162 Rasio aset Tetap pada Utang Jangka Panjang Procter & Gamble (dalam jutaan) aset Tetap (bersih) $13,349 $13,095 Utnag Jangka Panjang $11,201 $9,792 Rasio aset Tetap pada Utang Jangka Panjang Kegunaan: Untuk melihat batas keamanan bagi kreditor 323 Summary 1. Aset tetap: aset yang berumur panjang dan didepresiasikan selama masa manfaatnya. 2. Metode penyusutan: Metode Garis Lurus Metode Unit Produksi Metode Saldo Menurun 3. Pembelanjaan Modal dan Pembelanjaan Pendapatan. 4. Penyelesaian aset Tetap: Dibuang Dijual Ditukar dengan aset serupa 5. Sumber Daya Alam dan Deplesi 6. aset Tak Berwujud dan Amortisasi 7. Rasio aset Tetap terhadap Utang Jangka Panjang

Materi: 5 AKUN & MANFAATNYA

Materi: 5 AKUN & MANFAATNYA Materi: 5 AKUN & MANFAATNYA TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan mengapa akun digunakan untuk mencatat dan meringkas pengaruh dari transaksi pada laporan keuangan. 2. Menyebutkan karakteristik dari sebuah

Lebih terperinci

Materi: 7, 8 & 10 PROSES/SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA

Materi: 7, 8 & 10 PROSES/SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA Materi: 7, 8 & 10 PROSES/SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA AGENDA Pengantar Matching Concept Jurnal Penyesuaian Neraca Lajur Jurnal Penutup Daftar Bacaan Materi 7,8 & 10- PA I 2 PENGANTAR Materi 7,8 & 10-

Lebih terperinci

Materi: 6 JURNAL (JOURNAL)

Materi: 6 JURNAL (JOURNAL) Materi: 6 JURNAL (JOURNAL) AGENDA Pengantar Pedoman Menjurnal Contoh; Menjurnal dan memposting Koreksi Kesalahan Kasus / tugas Daftar Bacaan MATERI 6 PA I 2 Materi 6 PA I PENGANTAR 3 Materi 6 PA I PEDOMAN

Lebih terperinci

PENGANTAR AKUNTANSI DAN

PENGANTAR AKUNTANSI DAN Modul ke: PENGANTAR AKUNTANSI DAN BISNIS Fakultas 01FEB MEILIYAH ARIANI, SE., M.Ak Program Studi Akuntansi Pengertian Perusahaan Secara ekonomik, perusahaan diartikan sebagai kegiatan memproduksi barang

Lebih terperinci

Materi: 4 PERSAMAAN AKUNTANSI

Materi: 4 PERSAMAAN AKUNTANSI Materi: 4 PERSAMAAN AKUNTANSI TUJUAN PEMBELAJARAN 2 1. Menjabarkan perkembangan prinsip-prinsip akuntansi dan bagaimana praktiknya, 2. Menetapkan persamaan akuntansi, 3. Menentukan setiap unsur dari persamaan

Lebih terperinci

PENGANTAR AKUNTANSI. Pengantar Akuntansi. Dendy Kurniansyah, SE., M.Ak. Warren Reeve Fess Trisdarisa Soedarto, MPM, MQM. Modul ke:

PENGANTAR AKUNTANSI. Pengantar Akuntansi. Dendy Kurniansyah, SE., M.Ak. Warren Reeve Fess Trisdarisa Soedarto, MPM, MQM. Modul ke: Modul ke: 1Fakultas Ekonomi dan Bisnis PENGANTAR AKUNTANSI Pengantar Akuntansi Dendy Kurniansyah, SE., M.Ak Warren Reeve Fess Trisdarisa Soedarto, MPM, MQM Program Studi Manajemen www.mercubuana.ac.id

Lebih terperinci

Bab 3 Konsep Penandingan dan Proses Penyesuaian. Pengantar Akuntansi, Edisi ke-21 Warren Reeve Fess

Bab 3 Konsep Penandingan dan Proses Penyesuaian. Pengantar Akuntansi, Edisi ke-21 Warren Reeve Fess Bab 3 Konsep Penandingan dan Proses Penyesuaian Pengantar Akuntansi, Edisi ke-21 Warren Reeve Fess Tujuan 1. Menjelaskan hubungan konsep penandingan dengan akuntansi dasar akrual. 2. Menjelaskan mengapa

Lebih terperinci

Bab 4 Penyelesaian Siklus Akuntansi. Pengantar Akuntansi, Edisi ke-21 Warren Reeve Fess

Bab 4 Penyelesaian Siklus Akuntansi. Pengantar Akuntansi, Edisi ke-21 Warren Reeve Fess Bab 4 Penyelesaian Siklus Akuntansi Pengantar Akuntansi, Edisi ke-21 Warren Reeve Fess Tujuan 1. Mengkaji ulang tujuh langkah dasar dalam siklus akuntansi. 2. Menyusun neraca lajur (worksheet). 3. Menyusun

Lebih terperinci

MODUL (1) AKUNTANSI (DMH1G3) Program Studi D3 Manajemen Pemasaran. Penyusun: Fanni Husnul Hanifa, SE., MM NPM : KELAS :

MODUL (1) AKUNTANSI (DMH1G3) Program Studi D3 Manajemen Pemasaran. Penyusun: Fanni Husnul Hanifa, SE., MM NPM : KELAS : AS MODUL (1) AKUNTANSI (DMH1G3) Program Studi D3 Manajemen Pemasaran Penyusun: Fanni Husnul Hanifa, SE., MM NAMA LENGKAP : NPM : KELAS : SEMESTER GENAP 2016/2017 UNIVERSITAS TELKOM 2016 1 BAHAN KAJIAN

Lebih terperinci

Atau kertas berkolom yang digunakan sebagai kertas kerja dalam penyusunan laporan keuangan.

Atau kertas berkolom yang digunakan sebagai kertas kerja dalam penyusunan laporan keuangan. NERACA LAJUR Neraca Lajur (worksheet) adalah kertas kerja (working paper) yang bisa digunakan akuntan untuk mengikhtisarkan ayat jurnal penyesuaian dan saldo akun untuk penyesuaian laporan keuangan. Atau

Lebih terperinci

Des. 31 Pendapatan jasa NetSolutions secara kredit selama paruh kedua bulan Desember adalah sebesar $1.120.

Des. 31 Pendapatan jasa NetSolutions secara kredit selama paruh kedua bulan Desember adalah sebesar $1.120. Des. 31 Pendapatan jasa NetSolutions secara kredit selama paruh kedua bulan Desember adalah sebesar $1.120. 9 10 11 12 31 Piutang Usaha 12 1 120 00 Pendapatan Jasa 41 1 120 00 Mencatat pendapatan jasa

Lebih terperinci

BAB II MENGANALISIS TRANSAKSI. Pengant. Akt - Nurul - STIE PENA

BAB II MENGANALISIS TRANSAKSI. Pengant. Akt - Nurul - STIE PENA BAB II MENGANALISIS TRANSAKSI Pengant. Akt - Nurul - STIE PENA 1 MENGGUNAKAN AKUN UNTUK MENCATAT TRANSAKSI Akun suatu sistem akuntansi yang dirancang untuk menunjukkan kenaikan dan penurunan di setiap

Lebih terperinci

Penyusunan Laporan Keuangan dan Jurnal Penutup

Penyusunan Laporan Keuangan dan Jurnal Penutup Penyusunan Laporan Keuangan dan Jurnal Penutup Tujuan Pembelajaran Konseptual Menggunakan Work Sheet untuk membantu penyusunan laporan keuangan Menjelaskan maksud menutup buku besar Mengidentifikasi akun

Lebih terperinci

C H A P T E R 3 THE ACCOUNTING INFORMATION SYSTEM (SISTEM INFORMASI AKUNTANSI)

C H A P T E R 3 THE ACCOUNTING INFORMATION SYSTEM (SISTEM INFORMASI AKUNTANSI) Dosen : Christian Ramos Kurniawan C H A P T E R 3 THE ACCOUNTING INFORMATION SYSTEM (SISTEM INFORMASI AKUNTANSI) 3-1 Referensi : Donald E Kieso, Jerry J Weygandt, Terry D Warfield, Intermediate Accounting

Lebih terperinci

Tentukan apakah akun aktiva, kewajiban, ekuitas pemilik, pendapatan, atau beban terpengaruh oleh suatu transaksi.

Tentukan apakah akun aktiva, kewajiban, ekuitas pemilik, pendapatan, atau beban terpengaruh oleh suatu transaksi. ILUSTRASI ANALISA TRANSAKSI MODUL 3 Ikthisar Transaksi Tentukan apakah akun aktiva, kewajiban, ekuitas pemilik, pendapatan, atau beban terpengaruh oleh suatu transaksi. Untuk setiap akun yang terpengaruh

Lebih terperinci

Penyesuaian & Penyelesaian Siklus Akuntansi

Penyesuaian & Penyelesaian Siklus Akuntansi Penyesuaian & Penyelesaian Siklus Akuntansi Penyesuaian - Akrual Penyesuaian terhadap akrual dipakai untuk mencatat: Pendapatan yang diterima, dan Pengeluaran yang terjadi pada periode akuntansi namun

Lebih terperinci

SIKLUS AKUNTANSI (Accounting Cycle)

SIKLUS AKUNTANSI (Accounting Cycle) SIKLUS AKUNTANSI (Accounting Cycle) Langkah 1 Dokumen Bisnis di analisis (Bukti Transaksi) Langkah 2 Mencatat Transaksi ke dalam Jurnal (Journal) Langkah 3 Posting ke Buku Besar (Ledger) Langkah 4 Menyusun

Lebih terperinci

PERTEMUAN III: LAPORAN KEUANGAN DAN SIKLUS AKUNTANSI. Tujuan Pembelajaran:

PERTEMUAN III: LAPORAN KEUANGAN DAN SIKLUS AKUNTANSI. Tujuan Pembelajaran: PERTEMUAN III: LAPORAN KEUANGAN DAN SIKLUS AKUNTANSI Tujuan Pembelajaran: 1. Peserta memahami tentang konsep dasar persamaan akuntansi 2. Peserta memahami tentang siklus akuntansi 3. Peserta dapat melakukan

Lebih terperinci

MOJAKOE PENGANTAR AKUNTANSI 1

MOJAKOE PENGANTAR AKUNTANSI 1 MOJAKOE PENGANTAR AKUNTANSI 1 Dilarang memperbanyak MOJAKOE ini tanpa seijin SPA FEUI. Download MOJAKOE dan SPA Mentoring di : http:// Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Ujian Tengah Semester Gasal

Lebih terperinci

Akuntansi sebagai Bahasa Bisnis

Akuntansi sebagai Bahasa Bisnis Akuntansi sebagai Bahasa Bisnis 1 Accounting to account : Memperhitungkan Mempertanggungjawabkan 2 Akuntansi - Definisi Seni Body of knowledge Kegiatan jasa 3 Akuntansi - Definisi Akuntansi adalah seni

Lebih terperinci

Assistant Laboratory of PSMI RESPONSE W7

Assistant Laboratory of PSMI RESPONSE W7 z Assistant Laboratory of PSMI RESPONSE W7 1 z Pada bulan Juni 2008, Savita mendirikan sebuah bisnis design interior bernama Coordinated Design. Pada bulan Juni, Savita melakukan beberapa transaksi bisnis.transaksi

Lebih terperinci

BAB 9 LAPORAN KEUANGAN

BAB 9 LAPORAN KEUANGAN BAB 9 LAPORAN KEUANGAN A. Jenis-Jenis Laporan Keuangan Pada bab 8 sudah dijelaskan bahwa neraca lajur merupakan alat bantu untuk memudahkan dalam membuat laporan keuangan yang meliputi: 1. Laporan laba

Lebih terperinci

Standar Kompetensi : Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa. Kompetensi Dasar : Kemampuan menerapkan tahap siklus akuntansi perusahaan

Standar Kompetensi : Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa. Kompetensi Dasar : Kemampuan menerapkan tahap siklus akuntansi perusahaan Standar Kompetensi : Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa. Kompetensi Dasar : Kemampuan menerapkan tahap siklus akuntansi perusahaan jasa. Indikator : Merumaskan kembali perusahaan jasa,

Lebih terperinci

Analisis transaksi (Analyzing Transactions)

Analisis transaksi (Analyzing Transactions) Analisis transaksi (Analyzing Transactions) Klasifikasi Perkiraan (Classification Of Account) 1. Aktiva (s) Yaitu barang yang berwujud (tangible asset) dan tak berwujud (intangible asset) yang mempunyai

Lebih terperinci

Konsep Penandingan dan Proses Penyesuaian (The Matching Concept and the Adjusting Process)

Konsep Penandingan dan Proses Penyesuaian (The Matching Concept and the Adjusting Process) Konsep Penandingan dan Proses Penyesuaian (The Matching Concept and the Adjusting Process) Konsep Penandingan (The Matching Concept) Penentuan dalam periode mana revenue dan expense bisnis akan dilaporkan

Lebih terperinci

Materi: 4 PERSAMAAN AKUNTANSI

Materi: 4 PERSAMAAN AKUNTANSI Materi: 4 PERSAMAAN AKUNTANSI TUJUAN PEMBELAJARAN 2 1. Menjabarkan perkembangan prinsip-prinsip akuntansi dan bagaimana praktiknya, 2. Menetapkan persamaan akuntansi, 3. Menentukan setiap unsur dari persamaan

Lebih terperinci

BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI

BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI BAB II PERSAMAAN AKUNTANSI A. Penggolongan Akun / Perkiraan Pengertian Akun / rekening (account) adalah tempat untuk mencatat perubahan setiap laporan yang setiap saat dapat menunjukkan saldo pos tersebut.

Lebih terperinci

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I Modul ke: AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I Sistem Informasi Akuntansi, Siklus Akuntansi Fakultas FEB Angela Dirman, SE., M.Ak Program Studi Akuntansi www.mercubuana.ac.id Content Sistem Informasi Akuntansi

Lebih terperinci

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA Siklus Akuntansi Transaksi Bukti Transaksi Jurnal Buku Besar Laporan Keuangan Posting Salah satu aktivitas di dalam siklus akuntansi yang cukup menyita waktu dan tenaga

Lebih terperinci

PENCATATAN TRANSAKSI - BUKU BESAR, POSTING DAN NERACA SALDO

PENCATATAN TRANSAKSI - BUKU BESAR, POSTING DAN NERACA SALDO PENCATATAN TRANSAKSI - BUKU BESAR, POSTING DAN NERACA SALDO Tujuan Pembelajaran Menjelaskan pengertian buku besar Memposting jurnal ke buku besar Membuat neraca saldo (trial balance) Buku Besar (ledger)

Lebih terperinci

Praktikum Pengantar Akuntansi

Praktikum Pengantar Akuntansi Modul ke: 02Fakultas Ferry EKONOMI DAN BISNIS Praktikum Pengantar Akuntansi Mencatat dari bukti transaksi ke buku jurnal khusus Hendro Basuki, SE.,MSi.,Ak.,CA. Program Studi MANAJEMEN Abstract Mencatat

Lebih terperinci

BAB I AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

BAB I AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI BAB I AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI Uji Kompetensi Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1. Pernyataan-pernyataan tentang akuntansi berikut ini benar, kecuali.. a. Akuntansi adalah bahasa bisnis b.

Lebih terperinci

SOAL : TEORI LKS TINGKAT NASIONAL KE-XVIII JAKARTA 2010

SOAL : TEORI LKS TINGKAT NASIONAL KE-XVIII JAKARTA 2010 SOAL : TEORI LKS TINGKAT NASIONAL KE-XVIII JAKARTA 2010 PETUNJUK MENGERJAKAN: 1. Tulis nomor peserta pada lembar kerja yang telah disediakan. 2. Bacalah petunjuk mengerjakan dan soal secara teliti sebelum

Lebih terperinci

Materi: 2 AKUNTANSI & LINGKUNGANNYA

Materi: 2 AKUNTANSI & LINGKUNGANNYA Materi: 2 AKUNTANSI & LINGKUNGANNYA 2 Materi 2 PA I TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menggambarkan ciri dasar dari bisnis. 2. Menggambarkan peran akuntansi dalam bisnis. 3. Menggambarkan pentingnya etika bisnis

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Sistem informasi sangat bervariasi dari satu bisnis ke bisnis lainnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi sistem ini antara lain adalah sifat bisnis dan transaksi-transaksi yang

Lebih terperinci

Materi: 3 STRUKTUR DASAR AKUNTANSI

Materi: 3 STRUKTUR DASAR AKUNTANSI Materi: 3 STRUKTUR DASAR AKUNTANSI AGENDA 2 Materi 2 PA I Pengantar Siklus Akuntansi. Laporan Keuangan dan Unsur-unsurnya. Tujuan Umum Laporan Keuangan. Kualitas Laporan Keuangan. Asumsi Dasar PSAK-IFRS,

Lebih terperinci

PERTEMUAN IV SIKLUS AKUNTANSI 1/18/2010 SUGIARTP AP-4 1

PERTEMUAN IV SIKLUS AKUNTANSI 1/18/2010 SUGIARTP AP-4 1 PERTEMUAN IV SIKLUS AKUNTANSI 1/18/2010 SUGIARTP AP-4 1 PENYELESAIAN SIKLUS AKUNTANSI WORK SHEET FINANCIAL STATEMENT AYAT PENYESUAIAN DAN PENUTUPAN SIKLUS AKUNTANSI TAHUN FISKAL ANALISIS KEUANGAN DAN INTERPRETASI

Lebih terperinci

BAB 3 AKUN (REKENING) DAN PENGGUNAANNYA

BAB 3 AKUN (REKENING) DAN PENGGUNAANNYA BAB 3 AKUN (REKENING) DAN PENGGUNAANNYA Dalam bab 2 telah dijelaskan bagaimana kita menganalisis transaksi bisnis dan pengaruhnya ke dalam persamaan dasar akuntansi yang disajikan dalam bentuk tabel, sebagaimana

Lebih terperinci

GAMBARAN UMUM AKUNTANSI

GAMBARAN UMUM AKUNTANSI PENGANTAR AKUNTANSI GAMBARAN UMUM AKUNTANSI Akuntansi sering disebut sebagai bahasanya dunia usaha karena akuntansi akan menghasilkan informasi yang berguna bagi pihak-pihak yang menyelenggarakannya dan

Lebih terperinci

Overview Siklus Akuntansi

Overview Siklus Akuntansi Overview Siklus Akuntansi Akuntansi adalah.. Secara umum Akuntansi adalah sistem informasi yang memberikan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi perusahaan

Lebih terperinci

LAPORAN ARUS KAS AKTIVITAS OPERASI BERHUBUNGAN DENGAN TRANSAKSI YANG MENGHASILKAN LABA BERSIH. Pembayaran kegiatan operasi lainnya

LAPORAN ARUS KAS AKTIVITAS OPERASI BERHUBUNGAN DENGAN TRANSAKSI YANG MENGHASILKAN LABA BERSIH. Pembayaran kegiatan operasi lainnya LAPORAN ARUS KAS Laporan arus kas melaporkan penerimaan dan pengeluaran kas entitas selama periode tertentu dari mana kas datang dan bagaimana dibelanjakannya. Cash flow menjelaskan sebab-sebab dari perubahan

Lebih terperinci

BAB 11 NERACA SALDO SETELAH PENUTUPAN

BAB 11 NERACA SALDO SETELAH PENUTUPAN BAB 11 NERACA SALDO SETELAH PENUTUPAN A. Pengertian dan Kegunaan Neraca Saldo setelah Penutupan Post closing trial balance dibuat untuk memastikan bahwa akun di buku besar telah seimbang Setelah membuat

Lebih terperinci

Neraca Saldo ( Account, General Ledger & Trial Balance )

Neraca Saldo ( Account, General Ledger & Trial Balance ) Akun, Buku Besar & Neraca Saldo ( Account, General Ledger & Trial Balance ) Setiappos atauitem dalamlaporan Keuangandisebutdengan AKUN/Perkiraan/Rekening (Accounts) IrsanLubis Kelompok Akun/Perkiraan/Rekening

Lebih terperinci

Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Usaha UKM Mitra Binaan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali. I Nyoman Darmayasa, Ak., BKP., CPMA.

Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Usaha UKM Mitra Binaan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali. I Nyoman Darmayasa, Ak., BKP., CPMA. Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Usaha UKM Mitra Binaan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali I Nyoman Darmayasa, Ak., BKP., CPMA. Inna Sindhu Beach Sanur Kamis, 20 September 2012 Pembukuan

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM PENGANTAR AKUNTANSI

MODUL PRAKTIKUM PENGANTAR AKUNTANSI MODUL PRAKTIKUM PENGANTAR AKUNTANSI Versi 3.0 Tahun Penyusunan 2011 Tim Penyusun 1. Tommy Kuncara 2. 3. Laboratorium Akuntansi Dasar Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UNIVERSITAS GUNADARMA Daftar Isi

Lebih terperinci

PENCATATAN TRANSAKSI - IDENTIFIKASI, ANALISIS DAN JURNAL TRANSAKSI

PENCATATAN TRANSAKSI - IDENTIFIKASI, ANALISIS DAN JURNAL TRANSAKSI PENCATATAN TRANSAKSI - IDENTIFIKASI, ANALISIS DAN JURNAL TRANSAKSI Tujuan Pembelajaran Menjelaskan siklus akuntansi Mengidentifikasi dan menganalisis transaksi Melakukan pencatatan transaksi dengan menggunakan

Lebih terperinci

Pertemuan 1. Ruang Lingkup Akuntansi

Pertemuan 1. Ruang Lingkup Akuntansi Pertemuan 1 Ruang Lingkup Akuntansi Objektif: 1. Mahasiswa dapat mengetahui pengertian akuntansi, kegunaan dan pemakai informasi akuntansi, konsep dasar akuntansi, dan siklus akuntansi manual. 2. Mahasiswa

Lebih terperinci

Kompetensi Dasar 5.7 Menyusun laporan keuangan perusahaan jasa

Kompetensi Dasar 5.7 Menyusun laporan keuangan perusahaan jasa Kompetensi Dasar 5.7 Menyusun laporan keuangan perusahaan jasa Laporan Keuangan Tujuan utama dari siklus akuntansi suatu perusahaan, yaitu untuk menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan adalah laporan

Lebih terperinci

Nama Akun: Kas No. Akun: 111

Nama Akun: Kas No. Akun: 111 Kompetensi Dasar 5.6 Membuat ikhtisar siklus tansi perusahaan jasa 1. Menyusun neraca saldo berdasarkan saldo dalam buku besar. Neraca saldo adalah suatu dokumen yang berisi saldo-saldo buku besar. Tujuan

Lebih terperinci

BAB I. 1. Ruang Lingkup Akuntansi

BAB I. 1. Ruang Lingkup Akuntansi 1 BAB I 1. Ruang Lingkup Akuntansi a. Pengertian Akuntansi Akuntansi adalah suatu kegiatan jasa. Fungsinya menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan tentang entitas ekonomik yang

Lebih terperinci

EKONOMI/AKUNTANSI KELAS X IIS TAHUN AJARAN 2016/2017 PERUSAHAAN JASA DAN JURNAL UMUM Oleh: Melania Lintang Kenisah, S.E.

EKONOMI/AKUNTANSI KELAS X IIS TAHUN AJARAN 2016/2017 PERUSAHAAN JASA DAN JURNAL UMUM Oleh: Melania Lintang Kenisah, S.E. MODUL EKONOMI/AKUNTANSI KELAS X IIS TAHUN AJARAN 2016/2017 PERUSAHAAN JASA DAN JURNAL UMUM Oleh: Melania Lintang Kenisah, S.E. KOMPETENSI DASAR 3.3. Menganalisis siklus akuntansi perusahaan jasa 4.3. Mempraktikkan

Lebih terperinci

Laporan Arus Kas dan Analisis Laporan Keuangan

Laporan Arus Kas dan Analisis Laporan Keuangan Laporan Arus Kas dan Analisis Laporan Keuangan Agenda 1 2 Laporan Arus Kas Analisis Laporan Keuangan Laporan Arus Kas Tujuan Pembelajaran Dapat mengelompokkan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan

Lebih terperinci

KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN (FINANCIAL STATEMENT)

KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN (FINANCIAL STATEMENT) KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN (FINANCIAL STATEMENT) Pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dijelaskan bahwa informasi yang disajikan dalam laporan keuangan suatu perusahaan bersifat umum. Hal ini berarti bahwa

Lebih terperinci

BAB 7 PENYESUAIAN DAN KOREKSI AKUN

BAB 7 PENYESUAIAN DAN KOREKSI AKUN BAB 7 PENYESUAIAN DAN KOREKSI AKUN A. Kebutuhan Penyesuaian Penentuan besarnya pendapatan dan beban yang harus dilaporkan pada akhir periode akuntansi bisa mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan para

Lebih terperinci

Materi: 11, 12 & 13 PROSES/SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

Materi: 11, 12 & 13 PROSES/SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG Materi: 11, 12 & 13 PROSES/SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG AGENDA Pengantar Laporan Keuangan Penyusunan HPP Metode Pencatatan Perediaan Ilustrasi Pencatatan Penyusutan persediaan Daftar Bacaan Materi

Lebih terperinci

PENYESUAIAN dan KOREKSI AKUN

PENYESUAIAN dan KOREKSI AKUN PENYESUAIAN dan KOREKSI AKUN A. Kebutuhan Penyesuaian Penentuan besarnya pendapatan dan beban yang harus dilaporkan pada akhir periode akuntansi bisa mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan para akuntan

Lebih terperinci

(OVERVIEW) LAPORAN KEUANGAN & SIKLUS AKUNTANSI

(OVERVIEW) LAPORAN KEUANGAN & SIKLUS AKUNTANSI PENGANTAR AKUNTANSI 1 (OVERVIEW) LAPORAN KEUANGAN & SIKLUS AKUNTANSI PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNISMUH MAKASSAR 2010 Faidhul Adziem Pengertian Akuntansi Secara umum Akuntansi adalah sistem

Lebih terperinci

CASH FLOWS Laporan Arus Kas Isi dan format Laporan Arus Kas

CASH FLOWS Laporan Arus Kas Isi dan format Laporan Arus Kas CASH FLOWS Laporan Arus Kas Neraca, laporan laba rugi, dan laporan ekuitas pemegang saham masing-masing menyajikan dalam batas-batas tertentu dan terpisah-pisah, informasi mengenai arus kas perusahaan

Lebih terperinci

Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda dapat:

Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda dapat: BAB2 Tinjauan Atas Siklus Akuntasi PENDAHULUAN Sistem akuntansi banyak bervariasi antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, tergantung dari sifat dasar perusahaan tersebut dan transaksi-transaksi

Lebih terperinci

JURNAL.

JURNAL. JURNAL www.themegallery.com PENGERTIAN JURNAL Adalah : catatan akuntansi pertama yang dibuat secara kronologis menurut urutan waktu transaksi Kegunaan jurnal pada proses pencatatan: 1. Mengungkapkan pengaruh

Lebih terperinci

PERTEMUAN KE 3 AYAT JURNAL PENYESUAIAN PEMBAHASAN MODUL PRAKTEK DASAR AKUNTANSI PERTEMUAN 2

PERTEMUAN KE 3 AYAT JURNAL PENYESUAIAN PEMBAHASAN MODUL PRAKTEK DASAR AKUNTANSI PERTEMUAN 2 PERTEMUAN KE 3 AYAT JURNAL PENYESUAIAN PEMBAHASAN MODUL PRAKTEK DASAR AKUNTANSI PERTEMUAN 2 Ayat Jurnal Penyesuaian (Adjusting Journal Entry) Yaitu ayat jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo-saldo

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah 2.1.1 Pengertian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Sesuai dengan Undang-Undang No.20 tahun 2008 pengertian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Lebih terperinci

BAB 5 POSTING DAN BUKU BESAR

BAB 5 POSTING DAN BUKU BESAR BAB 5 POSTING DAN BUKU BESAR A. Buku Besar dan Kegunaannya Buku besar merupakan buku yang berisi kumpulan akunakun neraca dan akun-akun laba rugi Sebagaimana dijelaskan pada bab terdahulu bahwa buku besar

Lebih terperinci

SOAL DASAR-DASAR AKUNTANSI

SOAL DASAR-DASAR AKUNTANSI SOAL DASAR-DASAR AKUNTANSI 1. Mengapa transaksi-transaksi harus dicatat di dalam jurnal? A. Untuk memastikan bahwa seluruh transaksi telah dipindahkan ke dalam Buku Besar. B. Untuk memastikan bahwa jumlah

Lebih terperinci

AKUNTANSI & LINGKUNGANNYA. Dasar Akuntansi 1

AKUNTANSI & LINGKUNGANNYA. Dasar Akuntansi 1 AKUNTANSI & LINGKUNGANNYA Dasar Akuntansi 1 1 Definisi Akuntansi; Dari sudut Pemakai: Suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi

Lebih terperinci

Istilah-Istilah Dalam Akuntansi NAMA - NAMA PERKIRAAN ( AKUN ) DAN ISTILAH DALAM BAHASA INDONESIA

Istilah-Istilah Dalam Akuntansi NAMA - NAMA PERKIRAAN ( AKUN ) DAN ISTILAH DALAM BAHASA INDONESIA Istilah-Istilah Dalam Akuntansi NAMA - NAMA PERKIRAAN ( AKUN ) DAN ISTILAH DALAM BAHASA INDONESIA Account Title Assets Current Assets Cash In Bank Petty Cash Account Receivable Allowance For Doubtful Debt

Lebih terperinci

Introduction to Accounting and Business

Introduction to Accounting and Business Introduction to Accounting and Business Sifat Perusahaan (Nature of a Business) Perusahaan (Business) adalah organisasi di mana sumber daya (input) seperti bahan baku (material), dan tenaga kerja (labor)

Lebih terperinci

6/30/2010 SIKLUS PEMROSESAN TRANSAKSI DAN PELAPORAN

6/30/2010 SIKLUS PEMROSESAN TRANSAKSI DAN PELAPORAN SIKLUS PEMROSESAN TRANSAKSI PROSES AKUNTANSI DAN PELAPORAN PERTEMUAN KEDUA INSTRUKTUR : HENDRO SASONGKO ARIEF TRI HARYANTO LAPORAN KEUANGAN APA FUNGSI LAPORAN KEUANGAN BAGI MANAJEMEN DAN BAGI PERUSAHAAN?

Lebih terperinci

Proses Pencatatan Transaksi

Proses Pencatatan Transaksi Akuntansi Pengantar Proses Pencatatan Transaksi Akuntansi Pengantar Berbasis IFRS http:// 2-1 1. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan akun serta bagaimana akun membantu dalam proses pencatatan transaksi.

Lebih terperinci

Presented by: SPA- Accounting Study Division Mojakoe Pengantar Akuntansi 1 MOJAKOE. Pengantar Akuntansi 1 UTS PENGANTAR AKUNTANSI /2013

Presented by: SPA- Accounting Study Division Mojakoe Pengantar Akuntansi 1 MOJAKOE. Pengantar Akuntansi 1 UTS PENGANTAR AKUNTANSI /2013 MOJAKOE Pengantar Akuntansi 1 UTS PENGANTAR AKUNTANSI 1 2012/2013 Accounting Study Division Dilarang memperbanyak MOJAKOE ini tanpa seijin SPA FEUI. Download MOJAKOE & SPA MENTORING di : www.spa-feui.com

Lebih terperinci

A Review of the Accounting Cycle

A Review of the Accounting Cycle A Review of the Accounting Cycle Intermediate Accounting Chapter 2 S t I c e S t I c e S k o u s e n Friday, May 28, 2010 1 Tujuan Pembelajaran 1. Mengidentifikasi dan menjelaskan langkah-langkah dasar

Lebih terperinci

7 BAB LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG

7 BAB LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG 7 BAB LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG PETA KONSEP Laporan keuangan terdiri dari Penyesuaian mempengaruhi Penerapan mempengaruhi Pembalikan dibandingkan dengan Laporan arus kas diperoleh Neraca tahun

Lebih terperinci

Pendahuluan. Akuntansi dan Laporan Keuangan TIP FTP UB

Pendahuluan. Akuntansi dan Laporan Keuangan TIP FTP UB Pendahuluan Akuntansi dan Laporan Keuangan TIP FTP UB What is Accounting? What is Accounting? What is Accounting? Accounting is a system that Identifies Records Relevant Information that is Communicates

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN KAS

BAB III ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN KAS BAB III ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN KAS 1. Sifat Laporan Sumber Dan Penggunan Kas Sifat laporan perubahan modal kerja adalah memberikan ringkasan transaksi keuangan selama satu periode dengan menunjukan

Lebih terperinci

24/03/2012. Bab 3. akrual. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan daftar saldo sesuaian serta tujuannya.

24/03/2012. Bab 3. akrual. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan daftar saldo sesuaian serta tujuannya. Bab 3 Akuntansi Pengantar Berbasis IFRS http:// Menjelaskan asumsi perioda waktu. Menjelaskan basis akrual dalam akuntansi. Menjelaskan mengapa diperlukan penyesuaian akun. Mengenali jenis jenis penyesuaian

Lebih terperinci

Jurusan Akuntansi UK Petra

Jurusan Akuntansi UK Petra Penyesuaian Akun Tujuan Pembelajaran Menjelaskan mengapa akun disesuaikan Mengidentifikasi dan menjelaskan jenisjenis penyesuaian Membuat jurnal penyesuaian Membuat neraca saldo setelah disesuaikan Mengapa

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengertian UMKM menurut Undang Undang No. 20 Tahun 2008, yaitu :

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengertian UMKM menurut Undang Undang No. 20 Tahun 2008, yaitu : BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM berperan penting dalam mengembangkan perekonomian Indonesia. 2.1.1 Pengertian UMKM Pengertian UMKM menurut Undang Undang No. 20 Tahun 2008,

Lebih terperinci

BAB IX. AKUNTANSI PENGERTIAN

BAB IX. AKUNTANSI PENGERTIAN BAB IX. AKUNTANSI PENGERTIAN Akuntansi adalah pencatatan, penggolongan, dan peringkasan transaksi bisnis, serta penginterprestasian informasi yang telah disusun. Banyak perusahaan menggunakan catatan-catatan

Lebih terperinci

AKUNTANSI PILIHAN Kelas X IIS KONSEP PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

AKUNTANSI PILIHAN Kelas X IIS KONSEP PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI YAYASAN WIDYA BHAKTI SEKOLAH MENENGAH ATAS SANTA ANGELA TERAKREDITASI A Jl. Merdeka No. 24 Bandung 022. 4214714 Fax.022. 4222587 http//: www.smasantaangela.sch.id, e-mail : [email protected] 043 URS

Lebih terperinci

REKAP SOAL UN SMK AKUNTANSI 2008/ /2010

REKAP SOAL UN SMK AKUNTANSI 2008/ /2010 REKAP SOAL UN SMK Kumpulan Bank Soal UKK Teori Akuntansi AKUNTANSI 2008/2009 2009/2010 1. Definisi akuntansi adalah A. Ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai perhitungan uang perusahaan B. Kegiatan

Lebih terperinci

ASSETS = LIABILITIES + EQUITY

ASSETS = LIABILITIES + EQUITY PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI (ACCOUNTING EQUATION ) Bentuk Persamaan Dasar Akuntansi Setiap perusahaan pasti memiliki harta (aktiva/asset), yang terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak, harta berwujud

Lebih terperinci

BAB 6 NERACA SALDO. A. Pengertian dan Kegunaan Neraca Saldo

BAB 6 NERACA SALDO. A. Pengertian dan Kegunaan Neraca Saldo BAB 6 NERACA SALDO A. Pengertian dan Kegunaan Neraca adalah selisih antara jumlah sisi debit dengan jumlah sisi kredit dari suatu akun buku besar. Setelah proses transaksi dipindahkan dari buku harian

Lebih terperinci

Irsan Lubis, SE.Ak Suryani, SE

Irsan Lubis, SE.Ak Suryani, SE Latihan SETUP DATABASE ACCURATE Pembahasan Soal Praktik menggunakan Program Accurate versi 4..1 Irsan Lubis, SE.Ak Suryani, SE 1 SOAL PRAKTIK - LATIHAN INFORMASI PERIODE PERUSAHAAN: Nama perusahaan PT

Lebih terperinci

Penyelesaian Siklus Akuntansi (Completion of the Accounting Cycle)

Penyelesaian Siklus Akuntansi (Completion of the Accounting Cycle) Penyelesaian Siklus Akuntansi (Completion of the Accounting Cycle) Neraca Lajur (Work Sheet) Worksheet atau biasanya disebut sebagai kertas kerja, disiapkan dan dibuat untuk mengumpulkan dan mengikhtisarkan

Lebih terperinci

ekonomi Sesi LAPORAN KEUANGAN A. PENGERTIAN DAN TUJUAN LAPORAN KEUANGAN B. LAPORAN LABA/RUGI a. Unsur Laporan Laba/Rugi

ekonomi Sesi LAPORAN KEUANGAN A. PENGERTIAN DAN TUJUAN LAPORAN KEUANGAN B. LAPORAN LABA/RUGI a. Unsur Laporan Laba/Rugi ekonomi KELAS XII IPS - KURIKULUM 2013 10 Sesi LAPORAN KEUANGAN A. PENGERTIAN DAN TUJUAN LAPORAN KEUANGAN Seperti yang telah disampaikan pada pembahasan sebelumnya, laporan keuangan merupakan produk akhir

Lebih terperinci

JAWABAN AKUNTANSI BISNIS PENGANTAR 1

JAWABAN AKUNTANSI BISNIS PENGANTAR 1 JAWABAN AKUNTANSI BISNIS PENGANTAR 1 SIKLUS PADA AKHIR PERIODE: PENYIAPAN LAPORAN KEUANGAN JAWABAN SOAL 1 Besarnya laba/rugi PT IBADAH untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2012 adalah: Penghasilan

Lebih terperinci

BAB IV KONSEP PENANDINGAN DAN PROSES PENYESUAIAN

BAB IV KONSEP PENANDINGAN DAN PROSES PENYESUAIAN BAB IV KONSEP PENANDINGAN DAN PROSES PENYESUAIAN 4.1. PENGERTIAN JURNAL PENYESUAIAN Jurnal Penyesuaian (adjusting entries) ialah ayat ayat jurnal yang dibuat untuk memutakhirkan akun akun tertentu pada

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. fakta-fakta atau angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai.

BAB II LANDASAN TEORI. fakta-fakta atau angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai. BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Informasi Menurut McLeod (McLeod, 1998,) informasi adalah data yang telah diproses, atau data yang memiliki arti. Sedangkan arti dari data sendiri adalah fakta-fakta atau angka-angka

Lebih terperinci

SPA Mentoring. Pengantar Akuntansi 1

SPA Mentoring. Pengantar Akuntansi 1 SPA Mentoring Pengantar Akuntansi 1 Dilarang Memperbanyak Mojakoe ini tanpa seijin SPA FEUI Mojakoe dapat didownload di www.spa-feui.com FB : SPA FEUI Twitter : @spafeui MENTORING UTS PENGANTAR AKUNTANSI

Lebih terperinci

BAB 10 PENUTUPAN BUKU DAN JURNAL PEMBALIK

BAB 10 PENUTUPAN BUKU DAN JURNAL PEMBALIK BAB 10 PENUTUPAN BUKU DAN JURNAL PEMBALIK A. Menjelaskan Kegunaan Jurnal Penutup Akun riil (real account) merupakan akun-akun neraca Setelah jurnal penyesuaian diposting ke buku besar, maka data dalam

Lebih terperinci

BAB 6 NERACA SALDO. A. PENGERTIAN DAN KEGUNAAN NERACA SALDO

BAB 6 NERACA SALDO. A. PENGERTIAN DAN KEGUNAAN NERACA SALDO BAB 6 NERACA SALDO. A. PENGERTIAN DAN KEGUNAAN NERACA SALDO BAB 6 NERACA SALDO A. Pengertian dan Kegunaan Neraca Saldo Setelah proses transaksi dipindahkan dari buku harian ke akun-akun yang bersangkutan

Lebih terperinci

STRUKTUR DASAR AKUNTANSI BAB 2

STRUKTUR DASAR AKUNTANSI BAB 2 STRUKTUR DASAR AKUNTANSI BAB 2 SIKLUS AKUNTANSI Akuntansi adalah aktivitas mengumpulkan, menganalisis, menyajikan dalam bentuk angka mengklasifikasikan, mencatat, meringkas dan melaporkan aktivitas/transaksi

Lebih terperinci

Pencatatan Akuntansi. Bawah ke atas

Pencatatan Akuntansi. Bawah ke atas Pencatatan Akuntansi Bawah ke atas Transaksi Buku Besar Transaksi dianaliis efeknya Analisis persamaan dasar Analisis debit-kredit Jurnal Buku besar Analisis setiap transaksi Mencatat ke dalam jurnal Posting

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Definisi Akuntansi Pengertian Akuntansi (Accounting) menurut Hasiholan (2014:1) : Akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mencatat dan mengkomunikasikan kejadian-kejadian ekonomi

Lebih terperinci

Mentoring SPA FEB Pengantar Akuntansi 1. Official. UTS Semester Gasal 2015/2016

Mentoring SPA FEB Pengantar Akuntansi 1. Official. UTS Semester Gasal 2015/2016 Mentoring Pengantar Akuntansi 1 UTS Semester Gasal 2015/2016 @spafebui SPA FEB UI Dilarang memperbanyak MOJAKOE ini tanpa seijin SPA FEB UI. Download MOJAKOE dan SPA Mentoring di http://spa-feui.com Official

Lebih terperinci

Contoh Soal. Referensi SK-KD

Contoh Soal. Referensi SK-KD Kelas XI, Semester 2 STANDAR KOMPETENSI 5. Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa KOMPETENSI DASAR 5.5.Melakukan posting dari jurnal ke buku besar INDIKATOR 5.5.1. Memindahbukukan (posting)

Lebih terperinci

LAPORAN KEUANGAN. (Aplikasi Bidang Kesehatan & Rumah Sakit)

LAPORAN KEUANGAN. (Aplikasi Bidang Kesehatan & Rumah Sakit) LAPORAN KEUANGAN (Aplikasi Bidang Kesehatan & Rumah Sakit) oleh: Ade Heryana, SST, MKM Prodi Kesehatan Masyarakat, FIKES Univ. Esa Unggul e-mail: [email protected] atau [email protected] Sebagaimana

Lebih terperinci

BAB 3 NERACA SALDO. A. Pengertian dan Kegunaan Neraca Saldo Perusahaan Dagang

BAB 3 NERACA SALDO. A. Pengertian dan Kegunaan Neraca Saldo Perusahaan Dagang BAB 3 NERACA SALDO A. Pengertian dan Kegunaan Neraca Saldo Perusahaan Dagang Neraca saldo adalah daftar kumpulan saldo-saldo akunakun yang ada di buku besar Neraca saldo berguna untuk meringkas akun-akun

Lebih terperinci

PENCATATAN TRANSAKSI DENGAN PERKIRAAN

PENCATATAN TRANSAKSI DENGAN PERKIRAAN BAB 5 PENCATATAN TRANSAKSI DENGAN PERKIRAAN Tujuan Pengajaran: Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan mampu : 1. Menjelaskan dasar pencatatan transaksi dengan perkiraan. Membandingkan pencatatan

Lebih terperinci

AKUNTANSI KEUANGAN 1. ARUMEGA ZAREFAR, SE.,M.Ak.,Akt

AKUNTANSI KEUANGAN 1. ARUMEGA ZAREFAR, SE.,M.Ak.,Akt AKUNTANSI KEUANGAN 1 ARUMEGA ZAREFAR, SE.,M.Ak.,Akt 085274738886 [email protected] Laporan keuangan Siklus akuntansi : Bukti jurnal / pencatatan BB / Ledger Trial Balance / neraca saldo sebelum

Lebih terperinci