kesejahteraan Yayasan Pendidikan PT. PLN Usaha tanggal 28 merupakan Perikanan PT. KPI merupakan perusahaan program Berdirinya perguruan para mampu

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "kesejahteraan Yayasan Pendidikan PT. PLN Usaha tanggal 28 merupakan Perikanan PT. KPI merupakan perusahaan program Berdirinya perguruan para mampu"

Transkripsi

1 PT. Kepurun Pawana Indonesia (PT. KPI) adalah ba usaha (perseroan) swasta nasional, afiliasi Yayasan Pendidikan & Kesejahteraan PT. PLN (PERSERO) yang berdiri padaa tanggal 28 Oktober 1997 berdasarkan akte notaris H. Daliso Rudianto, SH, notaris PPAT di Yogyakarta, nomor : 22, tanggal 28 Oktober PT. KPI bertempat berkedudukan di ds. Kepurun, kec. Manisrenggo, kab. Klaten, Jawa Tengah, bergerak menjalankan usaha dibig Agribusiness Agroindustries yang meliputi usahausaha : Pertanian, Peternakan, Perikanan dalam operasi usahanya mengacu pada system manajemen agribusiness. Berdirinya PT. KPI didasarkan padaa pemikiran kenyataan potensi alam sumber daya manusia tanah air Indonesia yang begitu besar serta kondusif bagi usaha pertanian, peternakan perikanan, namun belum dikelola secara optimal; sehingga didirikanny ya PT. KPI disamping dimaksudkan mengembangkan untuk secara mengelola optimal serta potensi sumberdaya alam sumberdaya manusia Indonesia, melalui usahausaha : Pertanian, dengan mengacu pada Peternakan Perikanan system manajemen agribisnis yang baik benar yang akan memberika an hasil optimal demi kesejahteraan paraa stake holder : Konsumen, Customer, Karyawan, Pemegangg Saham, Masyarakat, Bangsaa Tanah Air Indonesia. Nama PT. Kepurun Pawana Indonesia, merupakan gabungan dari 3 (tiga) kata yakni : Kepurun : Nama desa dimana kegiatan usaha PT. Kepurun Pawana Indonesia dipusatkan, terletak di lereng gunung Merapi dengan ketinggian 600 m dpl, termasuk wilayah kec. Manisrenggo, kab. Klaten, Jateng. Pawanaa : Kata dalam bahasa Sanskerta berarti angin. Indonesia : Negara, tanah tumpah darah tercinta. Dengan menggabungkan ketiga kata tersebut menjadi Kepurun Pawana Indonesia, para penggagas dari Kepurun akan bertiup angin segar yang memberi harapan membangun kehidupan untuk masa depan yang lebih baik ke seluruh pelosok tanah air Indonesia. PT. KPI merupakan realisasi peran PT. PLN (Persero) yang disamping sebagai Ba Usaha Milik Negara, dituntut meraih keuntungan bagi negara, namun juga harus menjalankann fungsi sosial yakni sebagai agen pembangunan. PT. KPI merupakan ba usaha di bawah binaan PT. PLN (Persero) khususnya Yayasan Pendidikan Kesejahteraan (YPK) PT. PLN (Persero). PT. KPI, pada awalnya merupakan perusahaan yang dibentuk sebagai program kemitraan antara swasta BUMN (PT. PLN (Persero)) yang diperkuat melalui kerja sama dengan perguruan tinggi (UGM). Program program usaha PT. KPI yang senantiasa berlandaskann hasil pengkajiann teknologi yang dalam penerapannya diharapkan mampu menghasilkan produkproduk yang bermanfaat dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani peternak. Di masaa datang diharapkan usaha PT. KPI dapat berkembang merambah sektor agribisnis dalam arti luas. Unit Jasa Pelatihan merupakan kekhasan melatih PT. KPI. Unit Jasa Pelatihan berupaya mengembangkan sumber daya manusia bagi para pengelola perusahaan maupun masyarakat luas khususnya di sektor agribisnis maupun di sektor yang lain. Hal ini dilakukan mengingat kualitas sumberdaya manusia di tanah air pada umumnya masih belum dapat diandalkan. 1

2 Dengan demikian, disamping menjalankan usaha komitmen untuk mengemba angkan pengetahua an usaha yang profit oriented, PT. KPI juga memiliki wawasan masyarakat luas di lapangan agribisnis. Sehingga maju berkembangnya PT. KPI juga berarti maju berkembangnya pengetahuan ekonomi masyarakat petani peternak. Hingga saat ini PT. KPI telah menyelenggarakan pelatihan bagi masyarakat petani/peternak maupun calon purna karya/ purna tugas dari berbagai Instansi seperti PT. PLN (Persero), PT. Pembangkitan Jawaa Bali (PT. PJB), PT. Indonesia Power, PT. Telkom DIVRE IV Jateng & DIY, PT. Pertamina, Dinas Peternakan Kab Gunungkid dul DIY, BAPPEDA Kab Boyolali JATENG, dll. Klaten, Januari 2013 PT. KEPURUN PAWANA INDONESIA Hal PENDAHULUAN... 1 DAFTAR ISI... 2 VISI, MISI & STRATEGI... 3 STRUKTUR ORGANISASI & PEMEGANG SAHAM... 4 BIDANG, JENIS DAN RUANG LINGKUP USAHA... 5 TENAGA AHLI... 7 PENGALAMAN PT. KPI KPIFARM KPIFOOD KPIRETAIL KPITRAINING CENTER PENUTUP LAMPIRANLAMPIRAN Ir. Teguh Juwono Direktur Utama 2

3 VISI : Diakui sebagai perusahaan nasional yang bertumbuh kembang, unggul, terpercaya memberikan manfaat bagi umat manusia lingkungan dengan bertumpu pada kekayaan sumber daya alam insani tanah air Indonesia. MISI : Menjalankan mengembangkan Usaha Jasa Konsultasi Training Centre Agribisnis serta Agroindustri Big Usaha lain yang terkait, berorientasi kepuasan masyarakat/pelanggan, anggota perusahaan pemegang saham. Mengupayakan agar agribisnis agro industri menjadi pendorong kegiatan ekonomi kesejahteraan masyarakat Membantu pengembangan kegiatan usaha agribisnis agro industri yang berwawasan lingkungan kelestarian alam Membantu pengembangan wilayah/ daerah pedesaan berbasis pada potensi, kearifan, budaya keunggulan lokal berwawasan global dengan berbasis pada potensi, kearifan, budaya keunggulan lokal masingmasing daerah atau wilayah setempat. Hasil yang diharapkan, desadesa diseluruh tanah air mampu mengenali jati diri, menggali segenap potensi yang dimiliki untuk dikelola menjadi usaha yang prospektif, menguntungkan, sehat, unggul dapat diandalkan terus berkembang mendorong terwujudnya kesejahteraan wilayah/daerah, alam, lingkungan, masyarakat lahir maupun batin. STRATEGI : Menjalankan mengembangkan Usaha Jasa Konsultasi Training Centre Agribisnis Agroindustri dengan mengacu pada konsep Pertanian Indonesia Harmoni Alami Lestari (PERIHAL), yakni usaha pertanian atau agro dalam pengertian luas berbasis Sistem Manajemen Agribisnis Agroindustri dengan didukung Information & Communication Technology dengan tetap memperhatikan kelestarian alam, lingkungan hidup, kultur, kearifan lokal namun juga berwawasan global. Menjalankan usahausaha agribisnis agroindustri dalam skala kecil Menengah (UKM) yang sehat, unggul, dapat diandalkan terus berkembang sebagai wujud implementasi programprogram usaha jasa consultans, training centre communication & information centre, juga dimaksudkan sebagai suatu model usaha agribisnis agroindustri yang selanjutnya akan dapat diduplikasi /atau direplikasi untuk dikembangkan ke daerah atau wilayah lain 3

4 1. Pemegang Saham Pemegang saham mayoritas PT. Kepurun Pawana Indonesia adalah Yayasan Pendidikan Kesejahteraan PT. PLN (Persero) sebanyak 53 % sebagian dimiliki oleh perorangan (Ir. Djiteng Marsudi) sebanyak 47 %. 2. Struktur Organisasi STRUKTUR ORGANISASI PT. KEPURUN PAWANA INDONESIA ORGANISASI Organisasi usaha PT. KEPURUN PAWANA INDONESIA adalah sebagai berikut : DEWAN KOMISARIS Komisaris Utama : IR. DJITENG MARSUDI Komisaris Anggota : GENERAL MANAGER PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TENGAH (EX OFFICIO) DEWAN DIREKSI Direktur Utama : IR. TEGUH JUWONO O Direktur Keuangan & Adminsitrasi : AGUS TRIYONO, S.Pt Wakil Direktur Operasi & Pemasaran : JOKO MARYONO Wakil Direktur Keuangan : YUNI IKAWATI Manajer Divisi Administrasi : SIDIQ NURROHMAN HADI Manajer Divisi Produksi : JATI WIBOWO, S.Pd Manajer Divisi Training Centre : R.SUHUN HARSANA, S.Pt. UNIT USAHA UNIT USAHA 4

5 BIDANG USAHA Big usaha perusahaan adalah Jasa Consultant, Training Centre Information & Communication Centre Agribisnis Agroindustri atau usaha pertanian dalam arti luas dengan mengacu pada sistem manajemen agribisnis agroindustri didukung teknologi informasi teknologi komunikasi. UNIT USAHA Unit usaha perusahaan terdiri atas unit usaha inti (core business) serta unit usaha pendukung aktivitas keberhasilan usaha inti, meliputi : (1) Unit Usaha Inti (core business) a. Jasa Konsultasi b. Jasa Pusat Pelatihan c. Jasa Pusat Data & Informasi (2) Unit Usaha Kecil & Menengah Pendukung Usaha Inti (Core business supporting) a. Pertanian b. Peternakan c. Perikanan d. Pemasaran Toko Agribisnis & Agroindustri PROGAM DAN RUANG LINGKUP USAHA Program ruang lingkup usaha, meliputi : (1) Unit Usaha Jasa Konsultasi a. Program layanan Konsultasi Pendampingan Agribisnis & Agroindustri Pertanian. b. Program layanan Konsultasi Pendampingan Agribisnis & Agroindustri Peternakan c. Program layanan Konsultasi Pendampingan Agribisnis & Agroindustri Perikanan Air Tawar. d. Program layanan Konsultasi Pendampingan Manajemen & Pemasaran Usaha Mikro, Kecil Menengah. e. Program layanan Konsultasi Pendampingan Pengembangan Desa Mandiri secara Sosial Kemasyarakatan, Budaya, Ekonomi Religius. f. Program layanan Konsultasi Pendampingan Pengembangan Wilayah Pedesaan berbasis One VillageOne Product (OVOP) didukung Information & Communication Technology. g. Program layanan Konsultasi Digital & Global Village berbasis keunggulan kearifan lokal. h. Program layanan Konsultasi pengembangan potensi lokal pedesaan. i. Program layanan Konsultasi pengembangan kawasan ternak/ peternakan. j. Pogram layanan Konsultasi Pendampingan Manajemen Administrasi & Manajemen Konflik Pertanahan Desa. k. Program layanan Konsultasi Pendampingan Pengembangan Pertanian Organik. l. Program layanan Bimbingan mahasiswa praktek kerja lapangan (PKL) 5

6 (2) Unit Usaha Jasa Pusat Pelatihan a. Program Pelatihan Usaha Agribisnis & Agroindustri Sapi Potong & Itik Petelur b. Program Pelatihan Usaha Agribisnis & Agroindustri Sapi Perah & Kambing Perah. c. Program Pelatihan Usaha Agribisnis & Agroindustri Sayuran & Buahbuahan d. Program Pelatihan Usaha Agribisnis & Teknologi Tepat Guna Big Agribisnis. e. Program Pelatihan Usaha Agribisnis & Agroindustri Tanamann Obatobatan. f. Program Pelatihan Usaha Perikanan Air Tawar. g. Program Pelatihan Tawar. Usaha Ug Air h. Program Pelatihan Manajemen Katering Rumah Makan. i. Program Pelatihan Otomotif Mobil. j. Program Pelatihan Otomotif Sepeda Motor. k. Program Pelatihan Desa Mandiri. l. Program Pelatihan Pengembangan Wilayah Pedesaan berbasis One Village One Product (OVOP) didukung Informationn & Communication Technology. m. Program Pelatihan Digital & Global Village berbasis keunggulan kearifan lokal. n. Program Pelatihan Kewirausahaan Manajemenn Pengelolaann Pengembangan Usahaa Kecil. o. Program Pelatihan Manajemenn Keuangan Akuntansi Sederhana bagi Usaha Mikro Kecil Menengah. p. Program Pelatihan Pembekalan Pra Purnabhakti (Pembekalan Menghada api Masa Purna Tugas). q. Program Pelatihan Obatobatan Pengobatann Herbal. r. Program Pelatihan Pertanian Organik s. Kemah Sabtu Minggu Agribsiniss bagi anak anak remaja t. Program Pelatihan out bound u. Program Pelatihan Pengembangan Sumberdayaa Manusiaa (3) Unit Usaha Jasa Pusat Dataa & Infomasi a. Pusat Data Informasi Agribisnis & Agroindustri b. Pusat Data Informasi Wilayah Pedesaan c. Pusat Informasi One Village One Product d. Program Siaran Radio KPI AGRO FM (4) Unit Usaha Pertanian a. Demplot pembibitan, budidaya pengolahan hasil tanaman sayursayuran b. Demplot pembibitan, budidaya pengolahan hasil tanaman buahbuahan c. Demplot pembibitan,budidayaa pengolahan hasil tanaman obatobatan / /atau herbal d. Demplot pembibitan, budidaya pengolahan hasil tanaman hias (5) Unit Usaha Peternakan a. Demplot pembibitan, budidaya pengolahan hasil & limbah sapi perah b. Demplot pembibitan, budidaya pengolahan hasil & limbah sapi potong c. Demplot pembibitan, budidaya pengolahan hasil & limbah kambing d. Demplot pembibitan, budidaya pengolahan hasil & limbah itik e. Jasa Kesehatan & Reproduksi Hewan (6) Unit Usaha Perikanan a. Demplot pembibitan, budidaya pengolahan hasil ikan air tawar 6

7 b. Demplot pembibitan, budidaya pengolahann hasil ug air tawar c. Demplot pembibitan, budidayaa ikan hias. Tenaga Ahli PT. Kepurun Pawana Indonesia terdiri dari : (7) Unit Pemasaran & Toko Agribisnis & Agroindustri a. Outlet/ toko pertanian, peternakan, perikanan b. Delivery Service sayuran, daging buahbuahan c. Katering Rumah Makan Ir. Djiteng Marsudi (Mantan Dirut PT. PLN (Persero)) Ir. Budi Santoso Prof.Dr.Ir. Tri Yuwanta, S.U., DEA (Fak. Peternakan UGM) Dr.Ir. Sumadi, M.S. (Fak Peternakan UGM) Dr.Ir. Adiarto, MS (Fak. Peternakan UGM) Ir. Heru Sasongko, M.P. (Fak. Peternakan UGM) Agus Triyono, S.Pt (Peternakan) R. Suhun Harsana, S.Pt (Peternakan) Dra. Aisah Indati, M.S. (Fak. Psikologi UGM) Dra. Neila Ramdhani, M.Si., M. Ed.(Fak. Psikologi UGM) Drs. Hadi Sutarmanto, M..S. (Fak Psikologi UGM) Prof.Dr.Ir. Kamiso (Jurusan Perikanan UGM) Dr.Ir. Triyanto, M.Si (Jurusan Perikanan UGM) dr. H. Bambang Djarwoto, Sp. PD. (Fak. Kedokteran UGM) Ir. Hadi Santoso, MS (Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian, Yogyakarta) Ir. Gunawan EP (Dinas Pertanian Kab. Magelang) H. Zed Djunaedi, SE (Wirausaha Otomotif) Dr. Supartini (Inhabitant Research Center of UGM) AR Iskandar (Entrepreneur) lr.hj. Suryati (Entrepreneur) Drs. Yanuar Saksono, MM (Kadin UKM DIY) Dr.lr. Dja'far Assidiq, M.Sc. (Agricultural Faculty of UGM) Prof.Dr.Kapti Rahayu, M.Sc. (Technology of Agricultural Faculty of UGM) Drh. Prabowo P Putro, MPhil (Animal Medical Faculty of UGM) Ir. Gunawan Tjiptadi, M.S, (Lembaga Pendidikan Perkebunan) AR Iskandar (Wirausaha) Drs. Yanuar Saksono, MM (Kadin UKM DIY) Dr.Ir. Dja far Assidiq, M.Sc. (Fak. Pertanian UGM) 7

8 Dr. Drs. H. Fauzan Asmara, MM (Trainer Big Marketing, Service Excellence, Power Negotiator, Body Language, Entrepreneurship, Time Management, Strategic Managemen nt, Investation for financial freedom) Drs. HM. Hami BDZ (Instruktur pelatihan program Pra Purna Tugas khususnya aspek Psikologi Mental Spiritual) Setio Budi Wibowo, S.Psi., Psikologi (Trainer Psikologi) Dr. dr. H. Zaenal Muttaqien Sofro (Dosen/ Praktisi) Saptono, S.Pd ( Perikanan/ Praktisi) Drs. Bambang Hidayatun, MM (Wirausaha/ Praktisi) Aris Munandar Alea Praktisi) Bakery (Wirausaha/ Ir. Ahmad Pikni, M.Si (Pertanian/ Praktisi) Aries Harsono, S.Pt (Peternakan) Suharyanto, SP (Pertanian), ainlain. 1. KPI FARM : a. Sapi Perah TH Bekerjasama dengan PT. Lembu Jantan Perkasa dalam Pengadaan Sapi Perah dari Australiaa bagi Peternak Sapi Perah Binaan PUKK PT. PLN (PERSERO) Tahap I, sejumlah 100 ekor. Bekerjasama dengan PT. Lembu Jantan Perkasa dalam Pengadaan Sapi Perah dari Australiaa bagi Peternak Sapi Perah Binaan PUKK PT. PLN (PERSERO) Tahap II, sejumlah 100 ekor. Budidaya Sapi Perah, sejumlah 50 ekor TH 1998 Bekerjasama dengan PT. Lembu Jantan Perkasa dalam Pengadaan Sapi Perah dari Australiaa bagi Peternak Sapi Perah Binaan PUKK PT. PLN (PERSERO) Tahap I, sejumlah 156 ekor. Budidaya Sapi Perah, sejumlah 50 ekor TH 1999 Budidaya Sapi Perah, sejumlah 50 ekor Hasil Susu disetorkan ke KUD Budidaya Sapi Perah, sejumlah 50 ekor Hasil Susu disetorkan ke KUD Pengalaman PT. KPI dimaksud meliputi usaha Centre Konsultan, yang secaraa terperinci sebagai berikut usaha dibig : Farm, Processing, Retail, Training : TH 2003 Budidaya Sapi Perah, sejumlah 50 ekor Hasil Susu sebagaian disetor ke KUD, sebagian kemasan lainnyaa diolah menjadi susu Pengolahan Limbah Sapi Pupuk Kompos Perah menjadi 8

9 TH 2004 Budidaya Sapi Perah, sejumlah 50 ekor Hasil Susu sebagian besar diolah menjadi su su kemasan Diupayakan untuk menambah populasi, menerapkan teknologi pemerahan dengan mesin perah, guna mendukung produksi su su kemasan yang kian meningkat pemasarannya. Produksi pupuk kompos diintensifkan b. Sapi Potong TH 1999 Memulai usaha budidaya (penggemukkan) sapi potong, sejumlah 25 ekor. TH 2001 Mengelola usaha penggemukkan sapi potong, disamping dikang PT. KPI Kepurun, juga bekerjasama dengan PLTA Garung Banjarnegaraa membuka kang menggemukkan sapi potong sejumlah 50 ekor di lokasi PLTA Garung Banjarnegara. TH 2002 Mengelola usaha Penggemukkan sapi potong, menambah populasi sapi potong di kang PT. KPI Kepurun dengan sapi ex Brahman dari Australia, sehingga jumlah sapi potong di Kepurun mencapai 100 ekor. Australia yang membuat banyak petenak sapi potong lokal gulungg tikar. PT. KPI menyisakan sapi 30 ekor, namun bukan untuk penggemukkan, melainkan lebih diarahkan kepadaa trading dengan perputaran uang lebih cepat. TH 2004 Usaha sapi potong tetap lebih dikonsentrasikan padaa Trading diarahkan untuk mendukung unit usaha KPIFOODbahan yakni sebagai penyedia baku untuk produk olahan daging (bakso, sosis, beef berger, dendeng, keripik paru, dll), yang permintaan pasarnya kian meningkat dari hari ke hari cukup signifikan. c. Pengolahan Limbah Ternak TH 2000 Mengingat permintaan pupuk kompos kian meningkat tren pertanian organik kian berkembang, PT. KPI mulai pupuk merintis kompos untuk dengan memproduksi membangun instalsi pengolahan pupuk kang. TH 2001 Mengirim 2 orang stafff untuk mengikuti pelatihan Fine Compost di CV. Lembah Hijau Multifarm, dalam rangka memperdalamm seluk beluk teknis pembuatan peningkatan kualitas produk pupuk kompos. TH 2002 Produksi pupuk kompos mulai dipasarkan dilingkungan sekitar desa Kepurun. TH 2003 Jumlah populasi sapi potong untuk penggemukkan dikurangi, karena usaha sapi potong di tahun ini relative lesu, harga jual sapi jauh menurun karena banyaknya suplai sapi daging dari TH 2003 Produksi pupuk kompos dipasarkan lebih luas, bekerjasama dengan PT. Dua Alam Rahayu (PT. DAR). TH 2004 Produksi pupuk diintensifkan. kompos Upaya lebih untuk 9

10 memanfaatkan limbah air seni sapi untuk pupuk cair juga dilakukan. Direncanakan mulai tahun 2004 ini Unit Pengolahan Pupuk PT. KPI juga Memproduksi pupuk kompos, disamping itu PT. KPI juga akan mengupayakan memproduksi produk pertaniann organik. d. Pengolahann Pakan Ternak TH 1999 Unit pengolahan pakan ternak, pada awalnya didirikan guna mendukung usaha sapi perah sapi potong. Jadi pakan ternak yang dihasilkan lebih diorientasikan untuk (intern). memenuhi kebutuhan sendiri TH 2002 Produk pakan ternak PT. KPI mulai diketahui/ dikenal masyarakat, sehingga secara perlahan permintaan masyarakat mulai mengalir, PT. KPI mulai meningkatkan produksi. TH 2003 Produksi pakan ternak (konsentrat) sapi disamping untuk kebutuhan internal juga mulai dipasarkan keluar/ memenuhi permintaan masyarakat peternak, terutama disekitar desa Kepurun. TH 2004 Produksi pakan ternak mulai diarahkan untuk melayani kebutuhan masyarakat peternak. Karung kemasan juga telah dicetak produk pakan ternak sapi dipasarkan dengan merk KPI FEED. e. Jasa Kesehatan Reproduksi Ternak TH 2000 Pada mulanya jasa kesehatan reproduksi ternak yang dikelola seorang dokter hewan dengan dibantu tim dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM lebih diarahkan untuk keperluan internal. TH 2003 Padaa tahun 2003, permintaan masyarakat akan jasa kesehatan reproduksi mulai mengalir, terutama dari masyarakat peternak di sekitar desa Kepurun mulai saat ini PT. KPI memberikan pelayanan inseminasi buatan menjual bibit (straw) kepada paraa peternak di sekitar desa Kepurun. TH 2004 Upaya untuk mengoptimalkan unit usaha jasa kesehatan reproduksi ternak ini mulai dilakukan dengann secara bertahap melengkapi sarana peralatan guna mendukung pelayanann kesehatan reproduksi ternak. Direncanakan di tahuntahun mendatang diupayakan untuk mendirikan klinikk hewan toko obat atau apotik yang menyediakan obat pelayanan prima. f. Itik Petelur TH 1999 Usaha itik petelur ini didirikan dalam obatan dengan mengedepankan rangka memanfaatkan potensi alam di sekitar, yakni sawah yang membentang di sekitar lokasi usaha PT. KPI ketersediaan air sepanjang tahun. Jumlah itik petelur pada tahap awal pendirian sejumlah 300 ekor. Produksi telur dijual kepada bakul. 10

11 TH 2000 Kang itik diperluas populasi itik ditambah menjadi 600 ekor. Produksi telur itik masih dijual kepada bakul. TH 2004 Berdasarkan pengalaman memelihara kambing PE domba, padaa tahun 2004 telah dipersiapkan untuk mengembangkan usaha kambing PE dengan bekerjasama dengan kelompok peternak kambing PE Sidomaju di kecamatan Kaligesing Purworejo. Usaha meliputi pembibitan, pembesaran, pengolahan susu limbah. Disamping usaha kambing PE, juga akan dikembangkann usaha tanamann obat, dalam rangkaa menambah pendapatan yang diperoleh dari usaha peternakan kambing PE. TH 2002 Populasi itik ditambah mencapai 1000 ekor keluar. hasil telur mulai dipasarkan TH 2003 Disamping menjual telur, di tahun 2003 ini mulai dirintis pembibitan itik dengan jalan menetaskan telur itik dengan mesin tetas listrik. Bibit itik (meri) lebih diorientasikan untuk memenuhi kebutuhan internal. TH 2004 Berlandaskan pengalaman budidaya itik sebagaimana tersebut di atas, maka untuk tahuntahun selanjutnya telah dipersiapkan untuk mengembangkan usaha itik secara komprehensif, yang terdiri dari produksi penjualan pakan, bibit, telur. Juga dalam rangka mendukung unit usaha KPIFOOD. g. Kambing Domba TH 2003 Pemeliharaan kambing perah peranakan Ettawa (PE) domba dilakukan sebagai sarana program pelatihan usaha kambing. Jadi belum diarahkan kearah usaha yang bersifat komersial. h. Tanaman Sayuran TH 2002 Padaa mulanya penanaman sayuran dimaksud dalam rangka optimalisasi pemanfaatan lahanlahan kosong di lokasi usaha PT. KPI. Hasil panen sayuran dijual kepada pedagang Kepurun. TH 2003 sayuran di sekitar desa Bertanam sayuran secara vertical (verticultur) dengan memanfaatkan paralon dilakukan diantaranya sebagai sarana pelatihan bertani di lahan sempit. Hasil panen sayuran mulai diminati oleh beberapa restoran. 11

12 TH 2004 Upaya untuk mengembangkan usaha tanaman sayuran untuk tahuntahu un selanjutnya telah dipersiapkan dengan mulai menjalankan usaha trading sayuran dengan mengambil/ membeli dari daerah penghasil sayur dijual ke daerah yang membutuhkan. Pemasaran sayuran dilanjutkan dengan mengajukann penawaran ke hotel, rumah makan, super market, warungwarung makan yang melayani mahasiswa. Untuk mengatasi kemungkinan tidak terjualnya sayuran, segera dibangun ruang pendingin penampun ng sayur, dapur untuk mengolah masakan berbasis sayuran berikut kantinkantin untuk menjual sayuran masak. Upaya untuk memproduksi sayuran organik juga mulai dipersiapkan mengingat mulai ada permintaan n. Kerjasama dengan petani disekitar desa Kepurun untuk memproduksi sayuran juga mulai dirintis/ dilakukan. i. Tanaman Buah TH 2003 Ditanamnyaa tanamann buahbuahan pada mulanya dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan lahan dilingkungan usaha PT. KPI yang masih kosong. TH 2004 Mengingat peluang usaha buahbuahan tanaman industri prospektif untuk dikelola dikembangkan, selanjutnya PT. KPI mulai merintis mengembangkan usaha tanaman buah buahan. 2. Usaha tersebut meliputi : Pembibitan, Penampungan, penjualan, pengolahan pengepakkan buah olahan. Produksi penjualan tanaman buah dalam pot juga dilakukan. KPIFOOD : a. Pengolahan Susu TH 2003 Pengolahan susu dilakukan dalam rangka meningkatkan nilai ekonomis nilai jual produksi susu. Padaa tahun 2003 ini telah dilakukan upaya memproduksi usu olahan (susu kemasan berbagai rasa yogurt), namun langkah ini lebih diorientasikan sebagai uji coba materi pelajaran dalam program pelatihan. TH 2004 Pengolahan susu kemasan lebih diintensifkan mulai dipasarkan secara bertahap permintaann susu kemasan dengan berbagai rasa ini meningkat dari waktu ke waktu. Upaya untuk meningkatkan kualitas kemasan susu mengurus ijin produksi telah dilakukan. Apabila ijin dari Departemen Kesehatan telah diperoleh, produksi susu kemasan ini akan lebih ditingkatkan secara kualitatif kuantitatif guna memenuhi permintaan pasar yang kian meningkat. b. Pengolahan Bakso TH 2004 Pengolahan bakso dimulai awal tahun 2004, yang selanjutnya akan disusul dengan pengolahan daging lainnya. Produk bakso yang dihasilkan PT. KPI terus meningkat dari waktu ke waktu karena mendapat respon pasar yang baik. Upaya untuk melengkapi sarana produksi serta ijin produksi juga telah dilakukan hingga saat ini seg dalam tahap penyelesaian. 12

13 c. Pengolahan Keripik Buah TH 2004 Pada mulanya unit pengolahan kripik buah didirikan dikelola guna memenuhi permintaan peserta palatihan, yakni agar dalam program pelatihan agribisnis terdapat materi pelatihan pengolahan keripik buah. Mengingat pengolahan keripik buah ini merupakan salah satu alternative untuk meningkatkan nilai ekonomis buahbuahan terutama saat terjadi over supply pada saat panen raya, disamping itu PT. KPI telah memiliki mesin instalasi pengolah keripik buah; selanjutnya unit pengolahan keripik buah ini akan dikelola salah satu unit usaha PT. KPI, yang dalam beberapa hal juga untuk mendukung unit usaha farm buahbuahan. produkproduk agro yang dihasilkan oleh PT. KPI. b. Penjualan Pupuk Kompos TH 2003 Penjualan pupuk kompos telah dimulai sejak tahun 2003, namun masih belum ditangani secara baik professional. TH 2004 Ditahun 2004 upaya untuk meningkatkan penjualan pupuk dipersiapkan dengan memperbaiki instalasi pengolahan kompos dikembangkan sebagai pupuk kang kemasan serta tempat untuk memajang produk pupuk. 3. KPI RETAIL : a. Penjualan Bakso TH 2004 Penjualan bakso merupakan salah satu usaha yang dilakukan oleh KPI RETAIL, yang selanjutnya akan terus dikembangkan untuk memasarkan produkproduk olahan daging lainnya, yakni : Sosis, dendeng, beef berger, keripik paru berbagai produk olahan hasil ternak lainnya. Untuk tahuntahun selanjutnya akan diupayakan untuk membuka outlet atau meatshop sebagai sarana/ tepat penjualan c. Penjualan Sayuran TH 2003 Ditahun 2003, penjualan sayuran telah mulai dirintis, namun dalam penanganannya masih belum optimal karena budidaya tanaman sayuran lebih diorientasikan sebagai sarana pelatihan dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan lahanlahan dilingkungan PT. KPI yang kosong. TH 2004 Usaha tanaman sayuran ditahun 2004 ini mulai dikelola lebih serius sebagai usaha trading dalam arti dalam penjualan 13

14 sayuran PT. KPI tidak lagi hanya mengandalkan produk yang dihasilkan sendiri tetapi juga mulai mencari membeli di daerahdaerah sentra sayuran untuk kemudian dijual ke daerahdaerah lain yang membutuhkan. d. Penjualan Tanaman Buah TH 2004 Penjualan tanaman buah yang dimaksud terdiri dari : bibit tanaman buahbuahan yang sudah mulai dilakukan, selanjutnya akan disusul dengan penjualan buah segar buah olahan dalam kemasan. Persiapan pendiriann outlet jus buah komprehensif juga telah dilakukan. e. Penjualan Telur Itik TH 2001 Penjualan telur itik telah dilakukan sejak tahun 2001, namun masih sebatas penjualan telur segar. TH 2003 Penjualan telur olahan (telur asin) telah diupayakan, namun masih belum optimal. Disamping itu penjualan telur segar masih terus dilakukan. 4. KPI TRAINING CENTRE : KPITRAINING CENTRE adalah unit usaha PT. Kepurun Pawana Indonesia (PT. KPI) sebagai usaha dibig jasa yang secara khusus membantu melatih membekali para Calon : Purna Tugas/Purnabhakti/Purnakarya/Purnawidya/ Purnatugas/ Purnawirawan dalam mempersiapkan, menghadapi menjalani masa Purna Tugas. Pelatihan Pembekalan Calon Purna Tugas pada mulanya merupakan salah satu program pelatihan dalam rangka membantu calon Purna Tugas mempersiapkan masa Purna Tugas yang diselenggarakan PT. KPI sejak pertengahan tahun Seiring perjalanan waktu permintaan Pelatihan Pembekalan Calon Purna Tugas dari berbagai instansi lembaga negeri maupun swasta terus meningkat berkembang. Karena itulah, agar dapat lebih fokus serta lebih baik profesional dalam menyelenggarakan Pelatihan Pembekalan Calon Purna Tugas, maka dibentuklah KPITRAINING CENTRE. KPITRAINING CENTRE dibentuk sebagai wujud kepedulian terhadap para Purna Tugas yang sebenarnya masih memiliki potensi untuk mengisi, menjalani mengelola hidup dimasa Purna Tugas dengan aktifitas kegiatan produktif, bermanfaat bernilai luhur; sehingga masa Purna Tugas dapat dijalani dengan penuh rasa syukur, sehat, bermanfaat bahagia. TH 2004 Upaya optimalisasi penjualann telur itik telah dimulai pada pertengahan tahun 2004, yakni dengan mengolah mengemas produk telur itik kemudian memasarkannya secara lebih gencar. 14

15 4 (EMPAT) ALASAN UTAMA BERGABUNG DENGAN PROGRAM PUBLIC TRAINING PELATIHAN PRA PURNA TUGAS PT. KEPURUN PAWANA INDONESIA Ada 4 (empat) alasan utama mengapa para Calon Purna Tugas mengikuti program Public Training Pelatihan Pra Purna Tugas yang diselenggarakan oleh PT. KEPURUN PAWANA INDONESIA, yakni : PT. Kepurun Pawana Indonesia adalah ba usaha yang dimiliki dikelola oleh purna tugas/ purna bakti. Pemilik usaha Ir. Djiteng Marsudi adalah purna tugas/ purna bakti PT. PLN (PERSERO) Yayasan Pendidikan & Kesejahteraan PT. PLN (PERSERO) adalah lembaga yang dikelola oleh para Purna Tugas PT. PLN (PERSERO). Pengelola PT. Kepurun Pawana Indonesia juga purna tugas, Direktur Utama PT. Kepurun Pawana Indonesia adalah Purna tugas Pegawai Negeri Sipil, segkan Direktur Keuangan perusahaan ini adalah Purna Tugas PT. PLN (PERSERO). Penyelenggara Program Pelatihan Pembekalan bagi Pra Purna Tugas (Divisi Diklat PT. Kepurun Pawana Indonesia) disamping sebagai lembaga penyelenggara Pendidikan Pelatihan, juga merupakan unit usaha dari PT. Kepurun Pawana Indonesia, ba usaha swasta nasional afiliasi Yayasan Pendidikan & Kesejahteraan PT. PLN (PERSERO) pelaku usaha yang bergerak dibig Agribisis Agroindustri, yang telah berpengalaman dalam usaha peternakan, pertanian perikanan air tawar serta membantu pengembangan agribisnis diberbagai wilayah berbasis keunggulan lokal berorientasi global; didukung tenaga ahli para pakar maupun praktisi yang berhasil dibignya; sehingga para peserta program akan langsung belajar secara teaching farm, dalam arti tidak melulu teori di kelas tetapi juga praktek langsung magang dalam unitunit usaha PT. Kepurun Pawana Indonesia. Penyelenggara Program telah berpengalaman melaksanakan program pelatihan Pembekalan Pra Purna Tugas yang diikuti oleh lembaga, instansi negeri swasta, diantaranya : PT. PLN (PERSERO), PT. PERTAMINA (PERSERO), BANK INDONESIA, PT. BANK BNI (PERSERO) Tbk, PT. JASA RAHARJA (PERSERO), PT. JIWASRAYA (PERSERO), PT. JAMSOSTEK (PERSERO), PT. TASPEN (PERSERO), PT. TELKOM (PERSERO), PT. SARI HUSADA Tbk, RS. BETHESDA, UPN VETERAN YOGYAKARTA, UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA YOGYAKARTA, PT. TAMAN WISATA CANDI BOROBUDUR, PRAMBANAN & RATU BOKO (PERSERO), DEPDAGRI, KUBOTA, KOTA SEMARANG, KOTA TARAKAN, KOTA PEKALONGAN, KABUPATEN SLEMAN, KABUPATEN KULON PROGO, KABUPATEN BANTUL, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, KOTA YOGYAKARTA, DLL. Pasca Program, PT. Kepurun Pawana Indonesia siap memberikan pendampingan dalam pengembangan usaha pemasaran produk yang dihasilkan atau bahkan menjadikan alumni program sebagai mitra dalam pengembangan usaha perusahaan. VISI & MISI KPITRAINING CENTRE VISI : Menjadi Pusat/ Sentra Pelatihan Pembekalan Calon Purna Tugas Nasional yang bertumbuh kembang, unggul, terpercaya memberikan manfaat bagi para Calon Purna Tugas Purna Tugas dengan bertumpu pada kekayaan sumberdaya alam insani tanah air Indonesia. MISI : Menjalankan mengembangkan usaha Jasa Pelatihan Pembekalan Calon Purna Tugas Usaha lain yang terkait, 15

16 berorientasi kepuasan masyarakat pada umumnya, Calon Purna Tugas Purna Tugas pada khususnya. Mengupayakan Calon Purna Tugas Purna Tugas dapat tetap Bersikap Berpikir Positif, sehingga akan senantiasaa Bersyukur apapun, bagaimanapun keadaannya, Aktif, Produktif, Sehat, Bahagia bermanfaat dimasa Purna Tugas Membantu pengembangan kegiatan usaha Purna Tugas (profit & non profit) yang berwawasan lingkungan kelestarian alam. Mendorong terselengga aranya transforma asi pengetahuan pengalaman dari Para Purna Tugas kepada generasi penerus, dalam rangka pengembangan pendidikan masyarakat. ORGANISASI & MANAJEMEN TUJUAN & TARGETT KPITRAINING CENTRE berupaya membantu para Calon Purna Tugas untuk mengenali jati diri selaku Purna Tugas. Pengenalan terhadap jati diri selaku Purna Tugas ini akan menumbuhkan kesadaran yang mendalam terhadap eksistensi diri selaku Purna Tugas, sehingga masa Purna Tugas dapat dijalani dengan bahagia, produktif, penuh manfaat. Dengan demikian, masa Purna Tugas betulbetul akan siap dihadapi, dijalani kebahagiaan dimasa Purna Tugas pasti dapat diraih. STRUKTUR OGANISASI : Struktur organisasi KPITRAINING CENTRE adalah, sebagai berikut : Bila kesadaran terhadap jati diri selaku Purna Tugas telah meresap dihati, para Calon Purna Tugas kemudian akan diajak untuk menelaah, mencermati membedah peluang usaha, kegiatan sosial rohani keagamaan yang prospektif untuk dijalani, dikelola dikembangkan dimasa Purna Tugas. ADMINISTRASI & KERJASAMA DIREKTUR DEWAN PENASEHAT Selanjutnya, setelah melalui dua tahap, yakni secara sadar ikhlas menerima eksistensi sebagai Purna Tugas serta mampu menetapka an pilihan terhadap peluangpeluang yang prospektif untuk dijalani, dikelola dikembangkan, para Calon Purna Tugas akan diajak menyusun rencana membuat peta hidup dimasa Purna Tugas yang akan menjadi panduan dalam menjalani kehidupan dari hari kehari dimasa Purna Tugas. KEUANGAN AKADEMIK UMUM, SARANA & PRASARANA RISET & PENGEMBANGAN 16

17 ORGANISASI PERSONALIA : Organisasi Personalia KPITRAINING CENTRE adalah : Direktur : Ir. Teguh Juwono Direktur Big Adm & Kerjasama : Agus Triyono, S.Pt Wakil Direktur Keuangan(plth) :Yuni Ikawati Direktur Umum Sarana & Prasarana (plth) : Joko Maryono Manajer Akademik : R. Suhun Harsana, S.Pt Manajer Riset & Pengembangan : Sidiq Nurrochman Hadi Dewan Penasehat : Ir. Djiteng Marsudi YPK PT. PLN (Persero) Tenaga Ahli : Ir. Djiteng Marsudi (Mantan DIRUT PT.PLN (PERSERO) ) Ir. Budi Santoso (PT. PLN (Persero)) Prof.Dr.Ir.Tri Yuwanta, S.U, DEA (Peternakan) Prof.Dr.Ir. Sumadi, M.S ( Peternakan) Dr.Ir. Adiarto, M.Sc (Peternakan) Ir. Heru Sasongko, M.Si (Peternakan) Sumantri (Peternakan/ Praktisi) Agus Triyono, S.Pt (Peternakan) R. Suhun Harsana, S.Pt (Peternakan) Prof.Dr. Ir. Kamiso (Perikanan) Dr. Ir. Triyanto, M.S (Perikanan) Saptono, S,Pd (Perikanan/ Praktisi) Prof. drh. HR Wasito Ph.D (Kedokteran Hewan) Drh. Prabowo P Putro, M.Phil (Kedokteran Hewan) Drh. R.Agung Wisnuharto (Kedokteran Hewan) Dr.Ir. Dja far Assidiqi, M.Sc (Pertanian) Ir. Gunawan EP (Pertanian) Dr. Ir. Achmad Kasiyani, M.S (Pertanian) Prof. Ir. Kapti Rahayu, M.Sc, Ph.D (Teknologi Pertanian) Ir. Gunawan Tjiptadi, M.Si (Perkebunan) Ir. Hadi Santoso, M.Si (Teknologi Pertanian) Drs.Untung Sukaryadi, MM (Teknologi Tepat Guna) Dr. H. Bambang Djarwoto Sp.Pd (Kedokteran/ Ahli Ginjal) Drs. M.H. Hami BDZ (Psikologi & Spiritual Quotion) AR Iskandar (Praktisi Bisnis) Rommy Heryanto (Outward Bound) Drs Sony Yanuar Saksono, MM (Manajemen UKM) Ir. Andreas Gunapragga (Praktisi Pertanian Organik) Dr. Drs. H. Fauzan Asmara, MM (Trainer Big Marketing, Service Excellence, Power Negotiator, Body Language, Entrepreneurship, Time Management, Strategic Management, Investation for financial freedom) Setio Budi Wibowo, S.Psi., Psikologi (Trainer Psikologi) Dr. dr. H. Zaenal Muttaqien Sofro (Dosen/ Praktisi) Saptono, S.Pd (Perikanan/ Praktisi) Drs. Bambang Hidayatun, MM (Wirausaha/ Praktisi) Aris Munandar Alea Bakery (Wirausaha/ Praktisi) Ir. Ahmad Pikni, M.Si (Pertanian/ Praktisi) Aries Harsono, S.Pt (Peternakan) Suharyanto, SP (Pertanian) Sidiq Nurrochman Hadi (Teknologi Informasi/ Praktisi) dll INSTANSI & LEMBAGA PENDUKUNG : Instansi Lembaga Pendukung dimaksud adalah Lembaga Instansi yang bekerjasama dengan PT. KPI/ KPITRAINING CENTRE mendukung terselenggaranya Programprogram Pelatihan Pembekalan Calon Purna Tugas, diantaranya sebagai : Penyedia Instruktur Tenaga Ahli, Tempat Magang, Network Bisnis, dll : Universitas Gadjahmada (UGM) Fakultas Peternakan UGM Fakultas Pertanian UGM Fakultas Teknologi Pertanian UGM 17

18 Fakultas Kedokteran Hewan UGM Lembaga Pengabdian Masyarakat UGM Universitas Islam Indonesia STTPLN (Sekolah Tinggi Teknik Yayasan PLN) Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP Magelang & Yogyakarta) AKKAKS (Akademi Kesejahteraan Keluarga AKS) BLPT (Balai Latihan Pendidikan Teknik) Yogyakarta BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Yogyakarta STPP (Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian), Yogyakarta BPD HIPMI DIY PUSAT PENGEMBANGANN KEWIRAUSAHAAN LPM Universitass Sebelas Maret, Surakarta PPA Consultant, Jakarta AAJ Associates Consultant t, Jakarta SAKETI Consultant, Jakarta PUSDIKLATREG DEPDAGRI Yogyakrta CENTER OF Yogyakarta PROPHETIC INTELLIGENCE, CIO Consultant (Center for Indonesian OVOP ) KP4 UGM TAN JAYA (Eksportir Produk Pertanian) NGUDI RAHAYU (Tanaman Obat) PT. GEMA CITRA BAHARI (International Cargo) LPP (Lembaga Pendidikan n Perkebunan) IST AKPRIND (Institut Sains & Teknologi AKPRIND) PT.LEMBAH HIJAU MULTI FARM Kiat Motor (Otomotif) Omega Motor ( Sepeda Motor) CV. BIMATAMA, Yogyakarta FRESH LAND (Praktisi Pertanian Organik) LEMBAGA EKOLABEL INDONESIA, Bogor. Rudjito Glass (Industri Kaca) Meubel MIDORA (Industri Meubel) CV. SUPRA (Produksi Mesin Industri, Industri Karton). PT. GANEP (Industri ROTI) CV. VOLVA INDONESIA (Industri Jamur) MANNA BAKERY (Industri Bakery) VANDITIA NURSERY (Perkebunann Anggrek & Tanaman Hias) Hotel Grand Rosella, Yogyakarta Hotel INNA GARUDA, Yogyakarta Hotel Wisanti, Yogyakarta Hotel SAHID, Yogyakarta Hotel Jentra, Yogyakarta Hotel Grage, Yogyakarta Hotel Gowongan Inn, Yogyakarta Hotel Kusuma Sahid Prince, Surakartaa Kelompok Petani Ikan MINONGREMBOKO Koperasi Petani Salak Pondoh Turi, Sleman, Yogyakarta Industri Kecil Pengolahan Daging (Bakso, dll KPI) Industri Kecil Pengolahann Keripik Buah NASAKPI Unit Pengolahan Pupuk Organik KPI Industri Pengolahan Abon & Keripik Paru Ny. Herdiati Sunardjo Hotel & Restoran VIDI Group Burger MONALIS SA (UKM Kaki Lima yang berhasil) dll PROGRAM PELATIHAN PEMBEKALAN PRA PURNA TUGAS DASAR PEMIKIRAN : Program Pelatihan & Pembekalan Calon Purna Tugas KPITRAINING CENTREE didisain dengan perhitungan pertimbangann kondisi, situasi eksistensi Calon Purna Tugas. Faktor Sikap Upaya untuk terus Berpikir Positif diyakini merupakan hal paling utama ditekankan dalam Program Pelatihan Pembekalan Calon Purna Tugas hal itu hanya dapat diraih bila Rasa Syukur yang mendalam senantiasa tertanam dihati. 18

19 Keberhasilan dalam usaha lainlain termasuk keberhasilan dimasa Purna Tugas sangat ditentukann (90 %) oleh Sikap Cara Pang atau cara Berfikir. Purna Tugas Padaa Prinsipnya bukan merupakan masalah merupakan fenomena alamiah yang pasti akan dihadapi setiap orang yang bekerja, namun Sikap kita, Cara Pang Caraa Berpikir kita terhadap Purna Tugas yang kerapkali menjadi masalah menimbulkan masalah. Untuk itu, langkah pertama yang dilakukan dalam program adalah berupaya mengajak mendorong Peserta Pelatihan Pembekala an Calon Purna Tugas untuk senantiasaa bersyukur dalam segala keadaan, setiap waktu, selanjutnya akan tumbuh berkembang sikap pemikiran positif. Setelah sikap pemikiran positif diraih, para Calon Purna Tugas diajak untuk bersamasam menelaah, mencermati membedah peluang prospek kegiatan maupun usaha yang berorientasi pada profit non profit yang diharapkan dapat dipilih, ditetapkan untuk dikelola dikembangkan dimasa Purna Tugas. Langkah selanjutnya, setelah menetapkan piihan yang akan dikelola dikembangkan dimasa Purna Tugas; para Calon Purna Tugas akan diajak untuk berupaya menyusun rencana yang akan dilakukan menyusun peta hidup dimasa Purna Tugas. Dengan peta hidup dimasa Purna Tugas dimaksud, setelah selesai mengikuti program para Calon Purna Tugas sudah seyogyanya siap menjalani masa Purna Tugas dengan hati lapang, produktif, bahagia bermanfaat. RAGAM, JENIS & MATERI PEMBEKALAN : Ragam, Jenis & Materi Pembekalan adalah berbagai macam pelatihan yang diselenggarakan KPITRAINING CENTRE yang didisain guna memberikan bekal kepada para Calon Purna Tugas agar benarbenar siap menghadapi masa Purna Tugas secara Mandiri, Aktif, Produktif, Sehat Bahagia serta bermanfaat dimasa Purna Tugas. Pelatihan Pembekalan Calon Purna Tugas yang diselenggarakan KPITRAINING CENTRE didisain terdiri dari : Pembekalan Inti/Pokok yang akan diberikan kepada seluruh peserta Pelatihan Pembekalan Calon Purna Tugas Pembekalan Pilihan yang penyelenggaraannya akan mengacu pada pilihan /atau permintaan calon peserta peserta Pembekalan Calon Purna Tugas, secaraa lebih terperinci sebagai berikut : 19

20 Kegiatan (Profit/ Non Profit) Dimasa Purna Tugas, sebagai berikut : PEMBEKALAN POKOK : 3 (TIGA) LANGKAH SUKSES MENGHADAPI, MENGELOLA & MENJALANI MASA PURNA TUGAS Agribisnis & Teknologi Tepat Guna Mendirikan Usaha Baru (Kewirausahaan) Usaha di Big Otomotif Usaha di Big Katering Usaha Sapi Potong & Itik Agribisnis Sayuran & Buahbuahan Usaha Anggrek & Tanamann Hias Usaha Penjualan Voucher Isi Ulang & Jasa Service Handphone 9. Pengolahan Pupuk Organik & Pertanian Organik Berbasis Limbah Ternak Sampah Perkotaan 10. Usaha Minimarket, Retail, Warung Kelontong & Rumah Makan 11. Usaha Service Pendingin/ AC Usaha Konveksi/ Menjahit 3 (Tiga) Langkah Sukses Menghadapi, Mengelola & Menjalani Masa Purna Tugas : 1. KENALI JATI DIRI PURNA TUGAS 2. PAHAMI, CERMATI & MEMBEDA AH PROSPEK, PELUANG & RESIKO USAHA DAN KEGIATAN (PROFIT/NON PROFIT) DIMASA PURNA TUGAS 3. MENYUSUN PETA HIDUP, PANDUAN DIMASA PURNA TUGAS Setelah melalui 3 (tiga) langkah/ tahapan tersebut di atas, seyogyanya Para Calon Purna Tugas peserta Program Pelatihan Pembekalan Calon Purna Tugas selanjutnya benarbenar siap menjalani masa Purna Tugas berdasarka an, berlandaskan PETA HIDUP, PANDUAN DIMASA PURNA TUGAS yang telah disusun dipersiapkan. PEMBEKALAN PILIHAN : Pembekalan Pilihan adalah berbagai macam jenis Program Pelatihan Calon Purna Tugas yang diselenggarakan berdasarkan pilihan para Calon Purna Tugas setelah Memahami, Mencermati & Membedah Prospek, Peluang Resiko Usaha 20

I. PENDAHULUAN. A. Maksud dan Tujuan

I. PENDAHULUAN. A. Maksud dan Tujuan I. PENDAHULUAN A. Maksud dan Tujuan Rencana Kerja (Renja) Dinas Peternakan Kabupaten Bima disusun dengan maksud dan tujuan sebagai berikut : 1) Untuk merencanakan berbagai kebijaksanaan dan strategi percepatan

Lebih terperinci

: pendampingan, vokasi, kelompok keterampilan, peternakan

: pendampingan, vokasi, kelompok keterampilan, peternakan PENINGKATAN KETERAMPILAN BETERNAK DENGAN DILENGKAPI PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA KKN VOKASI DI DESA MOJOGEDANG KECAMATAN MOJOGEDANG KABUPATEN KARANGANYAR Sutrisno Hadi Purnomo dan Agung Wibowo

Lebih terperinci

MENGELOLA DESA SECARA PARTISIPATIF REFLEKSI STUDI BANDING DESA MUARA WAHAU KE WILAYAH DIY. Oleh: Sri Purwani Konsultan

MENGELOLA DESA SECARA PARTISIPATIF REFLEKSI STUDI BANDING DESA MUARA WAHAU KE WILAYAH DIY. Oleh: Sri Purwani Konsultan MENGELOLA DESA SECARA PARTISIPATIF REFLEKSI STUDI BANDING DESA MUARA WAHAU KE WILAYAH DIY (Desa Banjaroya Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulon Progo, Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon dan Desa Sumbermulya

Lebih terperinci

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan 158 Profil Singkat BCA Laporan kepada Pemegang Saham Tinjauan Bisnis Pendukung Bisnis Sumber Daya Manusia Filosofi BCA membina pemimpin masa depan tercermin dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan

Lebih terperinci

BERGUNAKAH PELAJARAN PRAKARYA BAGI SISWA?

BERGUNAKAH PELAJARAN PRAKARYA BAGI SISWA? BERGUNAKAH PELAJARAN PRAKARYA BAGI SISWA? Pendahuluan M. Fajar Prasudi Dalam kurikulum 2013 terdapat pelajaran Prakarya yang wajib dilaksanakan oleh satuan pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang sangat mendukung untuk pengembangan usaha perikanan baik perikanan

BAB I PENDAHULUAN. yang sangat mendukung untuk pengembangan usaha perikanan baik perikanan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan suatu Negara yang memiliki kawasan perairan yang hampir 1/3 dari seluruh kawasannya, baik perairan laut maupun perairan tawar yang sangat

Lebih terperinci

KELOMPOK TANI TERNAK SAPI POTONG BUMI PETERNAKAN WAHYU UTAMA DS. SUKOLILO KEC. BANCAR KAB. TUBAN

KELOMPOK TANI TERNAK SAPI POTONG BUMI PETERNAKAN WAHYU UTAMA DS. SUKOLILO KEC. BANCAR KAB. TUBAN KELOMPOK TANI TERNAK SAPI POTONG BUMI PETERNAKAN WAHYU UTAMA DS. SUKOLILO KEC. BANCAR KAB. TUBAN Nama Kelompok : Bumi Peternakan Wahyu Utama Ketua : Drs. H. Joko Utomo Sekrtaris : Bagus Dwi Ubaidi Abadan

Lebih terperinci

FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Oleh Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., MSi.

FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Oleh Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., MSi. FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Oleh Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., MSi. Disampaikan Pada: DIKLAT KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS SILIWANGI PERIODE II TAHUN AKADEMIK 2011/2012 FILOSOFI KULIAH KERJA NYATA Bagian

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG USAHA BUDIDAYA TANAMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG USAHA BUDIDAYA TANAMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG USAHA BUDIDAYA TANAMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

SOP IMPLEMENTASI Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS JANABADRA YOGYAKARTA

SOP IMPLEMENTASI Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS JANABADRA YOGYAKARTA SOP IMPLEMENTASI Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS JANABADRA YOGYAKARTA 2011 1 KATA PENGANTAR Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) adalah suatu kegiatan penjaminan dan

Lebih terperinci

BAGAN ORGANISASI DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, DAN UMKM KABUPATEN SRAGEN..

BAGAN ORGANISASI DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, DAN UMKM KABUPATEN SRAGEN.. DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, DAN UMKM KABUPATEN SRAGEN LAMPIRAN I :.. PERATURAN DAERAH KABUPATEN SRAGEN TANGGAL : 31 MARET 2011 UMUM DAN KEPEGAWAIAN INDUSTRI KOPERASI LEMBAGA MIKRO USAHA MIKRO, KECIL,

Lebih terperinci

VISI. Terwujudnya masyarakat yang mandiri, sejahtera melalui peningkatan pembangunan peternakan.

VISI. Terwujudnya masyarakat yang mandiri, sejahtera melalui peningkatan pembangunan peternakan. VISI Terwujudnya masyarakat yang mandiri, sejahtera melalui peningkatan pembangunan peternakan. MISI 1. Meningkatkan peluang ekonomi dan lapangan kerja untuk kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di

Lebih terperinci

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA KANTOR LINGKUNGAN HIDUP TAHUN LALU. 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu dan Capaian Renstra Tahun 2013

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA KANTOR LINGKUNGAN HIDUP TAHUN LALU. 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu dan Capaian Renstra Tahun 2013 BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA KANTOR LINGKUNGAN HIDUP TAHUN LALU 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu dan Capaian Renstra Tahun 2013 1. Program Pelayanan administrasi perkantoran Program

Lebih terperinci

RINCIAN RANCANGAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN

RINCIAN RANCANGAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN Lampiran III Ranperda APBD Tahun 2012 Nomor Tanggal : : 19 Desember 2011 PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR RINCIAN RANCANGAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN

Lebih terperinci

RIKA PUSPITA SARI 02 114 054 FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG

RIKA PUSPITA SARI 02 114 054 FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG PERANAN BANTUAN PROGRAM PENGUATAN MODAL USAHA TERHADAP USAHA PENGOLAHAN PISANG PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MAJU BERSAMA DI KECAMATAN TANJUNG BARU KABUPATEN TANAH DATAR Oleh : RIKA PUSPITA SARI 02 114

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN A. Strategi Pembangunan Daerah Strategi adalah langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Strategi pembangunan Kabupaten Semarang

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Manunggal yang bergerak di bidang property developer, didirikan. Alam Sutera Realty Tbk pada 19 September 2007.

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Manunggal yang bergerak di bidang property developer, didirikan. Alam Sutera Realty Tbk pada 19 September 2007. BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Perusahaan PT. Alam Sutera Realty Tbk adalah anak perusahaan dari grup Argo Manunggal yang bergerak di bidang property developer, didirikan oleh Harjanto Tirtohadiguno

Lebih terperinci

LAPORAN ACARA ROASTING / BARISTA CLASS DAN TEMU LAPANG KOPI DI LAMPUNG, 14 15 JUNI 2014

LAPORAN ACARA ROASTING / BARISTA CLASS DAN TEMU LAPANG KOPI DI LAMPUNG, 14 15 JUNI 2014 A. ROASTING / BARISTA CLASS LAPORAN ACARA ROASTING / BARISTA CLASS DAN TEMU LAPANG KOPI DI LAMPUNG, 14 15 JUNI 2014 a. Waktu : Sabtu, 14 Juni 2014, mulai jam 09.00 s/d 17.30 wib b. Tempat : ELS Coffee,

Lebih terperinci

Company Profile. Visi

Company Profile. Visi Company Profile Nama Perusahaan : CV.KEMITRAAN A SWALAYAN SIUP : 503.6/303/PK/2014 Bidang Usaha : Kemitraan Minimarket A SWALAYAN Kantor Pusat : Puri Hutama Danguran A.1 Klaten (0272) 3353129 Website :

Lebih terperinci

BAB III Tahapan Pendampingan KTH

BAB III Tahapan Pendampingan KTH BAB III Tahapan Pendampingan KTH Teknik Pendampingan KTH 15 Pelaksanaan kegiatan pendampingan KTH sangat tergantung pada kondisi KTH, kebutuhan dan permasalahan riil yang dihadapi oleh KTH dalam melaksanakan

Lebih terperinci

RANCANGAN PROGRAM KERJA KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (KKN-PPM)

RANCANGAN PROGRAM KERJA KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (KKN-PPM) RANCANGAN PROGRAM KERJA KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (KKN-PPM) DISUSUN OLEH: Nama: Bejoi Nicolas NPM: 0103285687 Lokasi KKN-PPM: Puncak Lawang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)

Lebih terperinci

PEMBANGUNAN MASYARAKAT MELALUI GERAKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Oleh : Dr. Ir. Hj. Aida Vitayala S. Hubeis

PEMBANGUNAN MASYARAKAT MELALUI GERAKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Oleh : Dr. Ir. Hj. Aida Vitayala S. Hubeis PEMBANGUNAN MASYARAKAT MELALUI GERAKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Oleh : Dr. Ir. Hj. Aida Vitayala S. Hubeis Batasan Istilah Pemberdayaan masyarakat (community emporwerment) adalah perujudan dari pengembangan

Lebih terperinci

MEMANFAATKAN PEKARANGAN PEROLEH RUPIAH

MEMANFAATKAN PEKARANGAN PEROLEH RUPIAH MEMANFAATKAN PEKARANGAN PEROLEH RUPIAH Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) merupakan program yang dicanangkan pemerintah dengan tujuan pemanfaatan lahan pekarangan untuk pengembangan pangan rumah

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 13 TAHUN 2013 TENTANG PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH

PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 13 TAHUN 2013 TENTANG PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH PENJELASAN ATAS PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 13 TAHUN 2013 TENTANG PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH I. UMUM Dengan adanya otonomi daerah Pemerintah Provinsi memiliki peran yang

Lebih terperinci

KOMIT K. tergabung dalam. kurang. belajar. kepada. b Tenggamus. sebagai sebuah. dengan, kem

KOMIT K. tergabung dalam. kurang. belajar. kepada. b Tenggamus. sebagai sebuah. dengan, kem PROFIL KOMIT K KOPERASI KONSERVASI MITRA TANI Historis: KOMIT atau Koperasi Konservasi Mitra Tani nama tersebut dari hasil rembukan perwakilan petani yang tergabung dalam 22 kelompok tani di kabuapten

Lebih terperinci

Pelaksanaan Diklat Orientasi CPNS Badan POM Tahun Anggaran 2015

Pelaksanaan Diklat Orientasi CPNS Badan POM Tahun Anggaran 2015 Pelaksanaan Diklat Orientasi CPNS Badan POM Tahun Anggaran 2015 Sebagai salah satu upaya pelaksanaan Reformasi Birokrasi terkait area perubahan penataan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur, memperkenalkan

Lebih terperinci

ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN Oleh: Hermanto SP Staf Pengajar Jurusan Pendidikan Luar Biasa

ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN Oleh: Hermanto SP Staf Pengajar Jurusan Pendidikan Luar Biasa ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN Oleh: Hermanto SP Staf Pengajar Jurusan Pendidikan Luar Biasa Pendahuluan Tulisan ini, di awali dengan memaparkan visi, misi dan tujuan Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2006-2010.

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Secara umum penelitian ini telah sesuai dengan tujuan yang diharapkan yaitu mengembangkan sebuah model pelatihan yang mampu memberdayakan masyarakat

Lebih terperinci

PELATIHAN PENILAIAN KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN UNIT SIMPAN PINJAM KOPERASI DI KABUPATEN BULELENG

PELATIHAN PENILAIAN KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN UNIT SIMPAN PINJAM KOPERASI DI KABUPATEN BULELENG LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PELATIHAN PENILAIAN KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN UNIT SIMPAN PINJAM KOPERASI DI KABUPATEN BULELENG Ketua : Fridayana Yudiaatmaja, M.Sc / 0012047414 Anggota

Lebih terperinci

STRUKTUR ONGKOS USAHA PETERNAKAN JAWA TENGAH TAHUN 2014

STRUKTUR ONGKOS USAHA PETERNAKAN JAWA TENGAH TAHUN 2014 No. 78/12/33 Th. VIII, 23 Desember 2014 STRUKTUR ONGKOS USAHA PETERNAKAN JAWA TENGAH TAHUN 2014 TOTAL BIAYA PRODUKSI UNTUK USAHA SAPI POTONG SEBESAR 4,67 JUTA RUPIAH PER EKOR PER TAHUN, USAHA SAPI PERAH

Lebih terperinci

Kumpulan Makalah Pembekalan KKN UNY 2011, hal 21-29 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA. Oleh: Wawan S. Suherman *)

Kumpulan Makalah Pembekalan KKN UNY 2011, hal 21-29 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA. Oleh: Wawan S. Suherman *) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA Oleh: Wawan S. Suherman *) A. Pendahuluan Sebagai sebuah institusi perguruan tinggi, Universitas Negeri Yogyakarta memiliki tugas untuk menjalankan tridharma

Lebih terperinci

TABEL 3.1 MATRIK VISI, MISI, SASARAN DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VISI MISI SASARAN ARAH KEBIJAKAN

TABEL 3.1 MATRIK VISI, MISI, SASARAN DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VISI MISI SASARAN ARAH KEBIJAKAN TABEL 3.1 MATRIK VISI, MISI, SASARAN DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VISI MISI SASARAN ARAH KEBIJAKAN Gunungkidul yang berdaya saing maju, mandiri dan sejahtera Tahun 2025 1. Mewujudkan pemerintahan daerah

Lebih terperinci

BUPATI SIGI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIGI NOMOR 10 TAHUN 2010 T E N T A N G

BUPATI SIGI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIGI NOMOR 10 TAHUN 2010 T E N T A N G BUPATI SIGI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIGI NOMOR 10 TAHUN 2010 T E N T A N G BADAN PELAKSANA PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN SIGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SIGI,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 29 TAHUN 2008 TENTANG PENGEMBANGAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 29 TAHUN 2008 TENTANG PENGEMBANGAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 29 TAHUN 2008 TENTANG PENGEMBANGAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN

PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BINTAN NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BINTAN, Menimbang:

Lebih terperinci

LAPORAN EXECUTIVE KAJIAN MODEL PENGEMBANGAN SENI DAN BUDAYA DAERAH KOTA BANDUNG (Kerjasama Kantor Litbang dengan PT. BELAPUTERA INTERPLAN) Tahun 2005

LAPORAN EXECUTIVE KAJIAN MODEL PENGEMBANGAN SENI DAN BUDAYA DAERAH KOTA BANDUNG (Kerjasama Kantor Litbang dengan PT. BELAPUTERA INTERPLAN) Tahun 2005 LAPORAN EXECUTIVE KAJIAN MODEL PENGEMBANGAN SENI DAN BUDAYA DAERAH KOTA BANDUNG (Kerjasama Kantor Litbang dengan PT. BELAPUTERA INTERPLAN) Tahun 2005 1.1 Latar Belakang Seni dan budaya daerah mempunyai

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

Deskripsikan Maksud dan Tujuan Kegiatan Litbangyasa :

Deskripsikan Maksud dan Tujuan Kegiatan Litbangyasa : ISI FORM D *Semua Informasi Wajib Diisi *Mengingat keterbatasan memory database, harap mengisi setiap isian dengan informasi secara general, singkat dan jelas. A. Uraian Kegiatan Deskripsikan Latar Belakang

Lebih terperinci

Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Sekitar. dimensi produksi dan dimensi konsumsi. Dimensi produksi memandang keadaan sehat sebagai

Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Sekitar. dimensi produksi dan dimensi konsumsi. Dimensi produksi memandang keadaan sehat sebagai Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Sekitar Sehat merupakan kondisi optimal fisik, mental dan sosial seseorang sehingga dapat memiliki produktivitas, bukan hanya terbebas dari bibit penyakit. Kondisi sehat

Lebih terperinci

TOR RISET KUANTITATIF IDENTIFIKASI KEPENTINGAN DALAM RANGKA PRIDE CAMPAIGN TNUK BALAI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON

TOR RISET KUANTITATIF IDENTIFIKASI KEPENTINGAN DALAM RANGKA PRIDE CAMPAIGN TNUK BALAI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON TOR RISET KUANTITATIF IDENTIFIKASI KEPENTINGAN DALAM RANGKA PRIDE CAMPAIGN TNUK BALAI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON Jl. Perintis Kemerdekaan No. 51 Labuan Pandeglang Banten 42264 1 I. PENDAHULUAN 1. Latar

Lebih terperinci

a. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup. b. Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam.

a. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup. b. Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam. URUSAN LINGKUNGAN HIDUP Pada Tahun Anggaran 2008, penyelenggaraan urusan wajib bidang lingkungan hidup sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya yang dilaksanakan oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan

Lebih terperinci

SAMBUTAN MENTERI KEHUTANAN PADA ACARA FINALISASI DAN REALISASI MASTERPLAN PUSAT KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI (PPKH) Pongkor, Selasa, 23 April 2013

SAMBUTAN MENTERI KEHUTANAN PADA ACARA FINALISASI DAN REALISASI MASTERPLAN PUSAT KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI (PPKH) Pongkor, Selasa, 23 April 2013 SAMBUTAN MENTERI KEHUTANAN PADA ACARA FINALISASI DAN REALISASI MASTERPLAN PUSAT KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI (PPKH) Pongkor, Selasa, 23 April 2013 Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang

Lebih terperinci

Ketua Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI

Ketua Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI PEMBERDAYAAAN KOPERASI & UMKM DALAM RANGKA PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT 1) Ir. H. Airlangga Hartarto, MMT., MBA Ketua Komisi VI DPR RI 2) A. Muhajir, SH., MH Anggota Komisi VI DPR RI Disampaikan

Lebih terperinci

PROGRAM STRATEGIS KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM 2015

PROGRAM STRATEGIS KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM 2015 1 PROGRAM STRATEGIS KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM 2015 DEPUTI BIDANG KELEMBAGAAN KOPERASI DAN UKM 1. Revitalisasi dan Modernisasi Koperasi; 2. Penyuluhan Dalam Rangka Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi;

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perusahaan yang siap untuk berkompetisi harus memiliki manajemen yang efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dalam hal ini diperlukan dukungan karyawan yang cakap

Lebih terperinci

Latihan: UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH 2012

Latihan: UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH 2012 Latihan: UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH 2012 I. Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) huruf A, B, C, atau D pada lembar jawaban! 1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Bengkulu Utara selama lima tahun, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun

Lebih terperinci

Desa Semoyo merupakan salah satu desa di Kec. Pathuk kab. Gunung Kidul.

Desa Semoyo merupakan salah satu desa di Kec. Pathuk kab. Gunung Kidul. Oleh Mugi Riyanto Kelompok Serikat Petani Pembaharu (SPP) dan Gapoktan Desa Kawasan Konservasi Semoyo. Alamat : Dusun Salak Desa Semoyo, Pathuk Kab. Gunung Kidul Desa Semoyo merupakan salah satu desa di

Lebih terperinci

ACE LIFE DAN BANK CTBC LUNCURKAN EMPAT PRODUK BANCASSURANCE

ACE LIFE DAN BANK CTBC LUNCURKAN EMPAT PRODUK BANCASSURANCE 1 Press Statement UNTUK DISIARKAN SEGERA Kontak Media: Priska Rosalina +62 21 2356 8888 priska.rosalina@acegroup.com ACE LIFE DAN BANK CTBC LUNCURKAN EMPAT PRODUK BANCASSURANCE Jakarta, 19 Juni 2014 PT

Lebih terperinci

PERSEPSI GURU TENTANG KINERJA KEPALA SMA NEGERI 10 CIPONDOH KOTA TANGERANG

PERSEPSI GURU TENTANG KINERJA KEPALA SMA NEGERI 10 CIPONDOH KOTA TANGERANG PERSEPSI GURU TENTANG KINERJA KEPALA SMA NEGERI 10 CIPONDOH KOTA TANGERANG SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Serjana Pendidikan (S.Pd)

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2014 TENTANG PEMBERIAN FASILITAS DAN INSENTIF USAHA HORTIKULTURA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2014 TENTANG PEMBERIAN FASILITAS DAN INSENTIF USAHA HORTIKULTURA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25 TAHUN 2014 TENTANG PEMBERIAN FASILITAS DAN INSENTIF USAHA HORTIKULTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

MENGENAL GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK. Oleh Mansur HR Widyaiswara LPMP Provinsi Sulawesi Selatan

MENGENAL GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK. Oleh Mansur HR Widyaiswara LPMP Provinsi Sulawesi Selatan MENGENAL GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK Oleh Mansur HR Widyaiswara LPMP Provinsi Sulawesi Selatan Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 19 disebutkan bahwa

Lebih terperinci

BAB II PT IRA WIDYA UTAMA MEDAN

BAB II PT IRA WIDYA UTAMA MEDAN BAB II PT IRA WIDYA UTAMA MEDAN A. Sejarah Singkat PT. IRA WIDYA UTAMA pada awal berdiri adalah perusahaan yang berbentuk perseroan komanditer dengan nama CV. IRA CORPORATION, yang berdiri pada tanggal

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 366/Kpts/OT.220/9/2005 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 366/Kpts/OT.220/9/2005 TENTANG KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 366/Kpts/OT.220/9/2005 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN INDEKS PENERAPAN NILAINILAI DASAR BUDAYA KERJA APARATUR NEGARA LINGKUP DEPARTEMEN PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Oleh: Prastowo LPPM IPB

APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Oleh: Prastowo LPPM IPB APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Oleh: Prastowo LPPM IPB Kegiatan Pengabdian kpd Masy oleh IPB umpan balik Inovasi (hasil riset) Konsep Teknologi Produk Unggulan 1. Masyarakat

Lebih terperinci

Pengumuman Hasil Sertifikasi Legalitas Kayu pada IUIPHHK PT. Suka Jaya Makmur, Provinsi Kalimantan Barat oleh SUCOFINDO ICS

Pengumuman Hasil Sertifikasi Legalitas Kayu pada IUIPHHK PT. Suka Jaya Makmur, Provinsi Kalimantan Barat oleh SUCOFINDO ICS Materi Website Pengumuman Hasil Sertifikasi Legalitas Kayu pada IUIPHHK PT. Suka Jaya Makmur, Provinsi Kalimantan Barat oleh SUCOFINDO ICS Jaminan legalitas produk kayu harus dibuktikan dengan adanya sistem

Lebih terperinci

KISI-KISI UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH/MADRASAH

KISI-KISI UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH/MADRASAH Manajerial Menyusun perencanaan untuk berbagai tingkatan perencanaan Memimpin dalam rangka pendayagunaan sumber daya secara optimal Menciptakan budaya dan iklim yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran

Lebih terperinci

BAGUS DWI PRADIPTA PUTRA

BAGUS DWI PRADIPTA PUTRA ANALISIS ADOPSI TEKNOLOGI VERMIKOMPOS TERHADAP PENINGKATAN NILAI TAMBAH PENDAPATAN PADA KELOMPOK TANI TERNAK SUMBER MAKMUR DESA MENDONGAN KECAMATAN SUMOWONO SKRIPSI Oleh : BAGUS DWI PRADIPTA PUTRA FAKULTAS

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI REJANG LEBONG NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI KABUPATEN REJANG LEBONG BUPATI REJANG LEBONG,

PERATURAN BUPATI REJANG LEBONG NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI KABUPATEN REJANG LEBONG BUPATI REJANG LEBONG, PERATURAN BUPATI REJANG LEBONG NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS CEPAT TUMBUH DI KABUPATEN REJANG LEBONG BUPATI REJANG LEBONG, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mendorong percepatan

Lebih terperinci

CV. HIDROMEDIA VISION COMPUTINDO. Sekilas. Visi

CV. HIDROMEDIA VISION COMPUTINDO. Sekilas. Visi CV. HIDROMEDIA VISION COMPUTINDO Sekilas Hidromedia Vision Computindo, yang lebih familiar dengan sebutan Hidromedia lahir untuk turut serta, turun tangan melakukan transformasi proses di setiap bidang

Lebih terperinci

PERAN KELEMBAGAAN PERBANKAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH NASIONAL BANK MANDIRI

PERAN KELEMBAGAAN PERBANKAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH NASIONAL BANK MANDIRI PERAN KELEMBAGAAN PERBANKAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH NASIONAL POKOK BAHASAN I II KONDISI UMKM PERBANKAN KOMITMEN III POLA PEMBIAYAAN UMKM IV KESIMPULAN I KONDISI UMKM PERBANKAN

Lebih terperinci

II. LANDASAN TEORI. falsafah baru ini disebut konsep pemasaran (marketing concept). Konsep

II. LANDASAN TEORI. falsafah baru ini disebut konsep pemasaran (marketing concept). Konsep II. LANDASAN TEORI 2.1 Arti dan Pentingnya Pemasaran Pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses bagi perusahaan akan mengetahui adanya cara dan falsafah yang terlibat didalamnya. Cara dan

Lebih terperinci

EKSISTENSI SANGGAR TARI KEMBANG SORE PUSAT - YOGYAKARTA Theresiana Ani Larasati

EKSISTENSI SANGGAR TARI KEMBANG SORE PUSAT - YOGYAKARTA Theresiana Ani Larasati EKSISTENSI SANGGAR TARI KEMBANG SORE PUSAT - YOGYAKARTA Theresiana Ani Larasati Pengaruh era globalisasi sangat terasa di berbagai sendi kehidupan bangsa Indonesia, tidak terkecuali di Daerah Istimewa

Lebih terperinci

BAB II RENCANA STRATEGIS DAN PENETAPAN KINERJA. 2.1. Perencanaan Strategis Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP)

BAB II RENCANA STRATEGIS DAN PENETAPAN KINERJA. 2.1. Perencanaan Strategis Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) BAB II RENCANA STRATEGIS DAN PENETAPAN KINERJA 2.1. Perencanaan Strategis Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) Rencana strategis (Renstra) instansi pemerintah merupakan langkah awal

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98/Permentan/OT.140/9/2013 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN USAHA PERKEBUNAN

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98/Permentan/OT.140/9/2013 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN USAHA PERKEBUNAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 98/Permentan/OT.140/9/2013 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN USAHA PERKEBUNAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG HORTIKULTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG HORTIKULTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG HORTIKULTURA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 1997 TENTANG KETRANSMIGRASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 1997 TENTANG KETRANSMIGRASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 1997 TENTANG KETRANSMIGRASIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Transmigrasi

Lebih terperinci

III. JENIS TERNAK/UNGGAS YANG DIUSAHAKAN SERTA HASILNYA SELAMA SETAHUN YANG LALU

III. JENIS TERNAK/UNGGAS YANG DIUSAHAKAN SERTA HASILNYA SELAMA SETAHUN YANG LALU III. JENIS TERNAK/UNGGAS YANG DIUSAHAKAN SERTA HASILNYA SELAMA SETAHUN YANG LALU A. Jenis Ternak/Unggas Jenis Kegiatan/Usaha :... (... dari...) : 1. Pengembangbiakan 2. Penggemukan 4. Lainnya A). Mutasi

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komperhensif tentang bagaimana pemerintah Kabupaten Natuna mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan efektif

Lebih terperinci

DINAS PETERNAKAN KABUPATEN KUPANG. Bagian Pertama. Dinas. Pasal 21

DINAS PETERNAKAN KABUPATEN KUPANG. Bagian Pertama. Dinas. Pasal 21 DINAS PETERNAKAN KABUPATEN KUPANG Bagian Pertama Dinas Pasal 21 Dinas Peternakan mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam melaksanakan sebagian urusan wajib yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah

Lebih terperinci

BUDIDAYA IKAN LELE DI KOLAM TERPAL

BUDIDAYA IKAN LELE DI KOLAM TERPAL BUDIDAYA IKAN LELE DI KOLAM TERPAL Siapa yang tak kenal ikan lele, ikan ini hidup di air tawar dan sudah lazim dijumpai di seluruh penjuru nusantara. Ikan ini banyak dikonsumsi karena rasanya yang enak

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEPARA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pemberdayaan masyarakat

Lebih terperinci

- 1 - PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

- 1 - PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN - 1 - SALINAN PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH,

Lebih terperinci

MUKADIMAH. Untuk mewujudkan keluhuran profesi dosen maka diperlukan suatu pedoman yang berupa Kode Etik Dosen seperti dirumuskan berikut ini.

MUKADIMAH. Untuk mewujudkan keluhuran profesi dosen maka diperlukan suatu pedoman yang berupa Kode Etik Dosen seperti dirumuskan berikut ini. MUKADIMAH STMIK AMIKOM YOGYAKARTA didirikan untuk ikut berperan dalam pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dibidang manajemen, teknologi, dan kewirausahaan, yang akhirnya bertujuan untuk memperoleh

Lebih terperinci

(Analisis Isi 2014/2015) persyaratan. Sarjana S-1. Diajukan Oleh: A220110047

(Analisis Isi 2014/2015) persyaratan. Sarjana S-1. Diajukan Oleh: A220110047 MUATAN MATERI PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA DAN PELAKSANAANNYA DALAM PROSESS PEMBELAJARAN (Analisis Isi Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk Siswa Kelas VIII Terbitan Kemendikbud

Lebih terperinci

http://www.jasling.dephut.go.id DIREKTORAT PJLKKHL-DITJEN PHKA KEMENTERIAN KEHUTANAN R.I.

http://www.jasling.dephut.go.id DIREKTORAT PJLKKHL-DITJEN PHKA KEMENTERIAN KEHUTANAN R.I. 3/21/14 http://www.jasling.dephut.go.id DIREKTORAT PJLKKHL-DITJEN PHKA KEMENTERIAN KEHUTANAN R.I. OUTLINE : 1. PERMENHUT NOMOR : P.64/MENHUT-II/2013 TENTANG PEMANFAATAN AIR DAN ENERGI AIR DI SUAKA MARGASATWA,

Lebih terperinci

ARAH KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KONSEP MINAPOLITAN DI INDONESIA. Oleh: Dr. Sunoto, MES

ARAH KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KONSEP MINAPOLITAN DI INDONESIA. Oleh: Dr. Sunoto, MES ARAH KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KONSEP MINAPOLITAN Potensi dan Tantangan DI INDONESIA Oleh: Dr. Sunoto, MES Potensi kelautan dan perikanan Indonesia begitu besar, apalagi saat ini potensi tersebut telah ditopang

Lebih terperinci

BAB V APLIKASI, FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)

BAB V APLIKASI, FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) BAB V APLIKASI, FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) A. Aplikasi Total Quality Management (TQM) dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Jama ah Haji Memasuki usianya yang ke-20 tahun

Lebih terperinci

STABILISASI HARGA PANGAN

STABILISASI HARGA PANGAN STABILISASI HARGA PANGAN Oleh : Dr.Ir. Nuhfil Hanani AR DEWAN KETAHANAN PANGAN TAHUN 2008 PERANAN KOMODITAS PANGAN PRODUSEN KESEMPATAN KERJA DAN PENDAPATAN KONSUMEN RUMAH TANGGA AKSES UNTUK GIZI KONSUMEN

Lebih terperinci

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO LAPORAN HASIL RAPAT KOORDINASI DAN KERJA SAMA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO DENGAN SELURUH PCM DAN PCA SE KABUPATEN PURWOREJO UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO Alamat : K.H.A. Dahlan 3 Telepon/Fax.

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2008 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI KONSELOR

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2008 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI KONSELOR SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2008 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI KONSELOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Lebih terperinci

BUPATI MAGELANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG USAHA PERIKANAN DI KABUPATEN MAGELANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI MAGELANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG USAHA PERIKANAN DI KABUPATEN MAGELANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MAGELANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG USAHA PERIKANAN DI KABUPATEN MAGELANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MAGELANG, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

BUPATI BANYUWANGI. Assalaamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua

BUPATI BANYUWANGI. Assalaamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua BUPATI BANYUWANGI SAMBUTAN BUPATI BANYUWANGI PADA UPACARA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL DIRANGKAI DENGAN PERINGATAN HARI OTONOMI DAERAH KE-18 SEKALIGUS DEKLARASI GEMPITA PERPUS (GERAKAN MASYARAKAT

Lebih terperinci

Horticultural Partnership Support Program. Knowledge Management Series. Kelompok Tani yang Efektif

Horticultural Partnership Support Program. Knowledge Management Series. Kelompok Tani yang Efektif Horticultural Partnership Support Program Knowledge Management Series Kelompok Tani yang Efektif 1. Tani Definisi Dasar Kegiatan yang berkaitan dengan pengolahan tanah dengan tujuan memelihara tanaman

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA DENPASAR TPST-3R DESA KESIMAN KERTALANGU DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA DENPASAR

PEMERINTAH KOTA DENPASAR TPST-3R DESA KESIMAN KERTALANGU DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA DENPASAR PEMERINTAH KOTA DENPASAR TPST-3R DESA KESIMAN KERTALANGU DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA DENPASAR VISI DAN MISI VISI Meningkatkan Kebersihan dan Keindahan Kota Denpasar Yang Kreatif dan Berwawasan

Lebih terperinci

Crafting Creative Event. pt. trijaya komunika

Crafting Creative Event. pt. trijaya komunika Crafting Creative Event pt. trijaya komunika Introduction Situasi dunia usaha yang makin kompetitif dewasa ini menuntut keberadaan perusahaan business partner yang sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan,

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH Menimbang : DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, a. bahwa masyarakat adil dan makmur

Lebih terperinci

RINGKASAN EKSEKUTIF KAJIAN PENGEMBANGAN WILAYAH GEDEBAGE MENJADI PUSAT SEKUNDER (Kantor Litbang bekerjasama dengan LPM UNPAR) TAHUN 2003

RINGKASAN EKSEKUTIF KAJIAN PENGEMBANGAN WILAYAH GEDEBAGE MENJADI PUSAT SEKUNDER (Kantor Litbang bekerjasama dengan LPM UNPAR) TAHUN 2003 RINGKASAN EKSEKUTIF KAJIAN PENGEMBANGAN WILAYAH GEDEBAGE MENJADI PUSAT SEKUNDER (Kantor Litbang bekerjasama dengan LPM UNPAR) TAHUN 2003 A. LATAR BELAKANG Pesatnya laju pertumbuhan pembangunan dan tingginya

Lebih terperinci

7 SUMBER DAYA MANUSIA

7 SUMBER DAYA MANUSIA 7 SUMBER DAYA MANUSIA Dalam implementasi manajemen sumber daya manusia, kami menerapkan budaya sharing session sebagai bentuk aktivitas mempertajam nilai organisasi Perseroan. Pencapaian positif dalam

Lebih terperinci

STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG SPMI-UMP SM 03 09 PALEMBANG 2O13 Standar KEMAHASISWAAN 1 Standar Penilaian Pendidikan Sistem Penjaminan Mutu Internal

Lebih terperinci

UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA DI SEKOLAH

UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA DI SEKOLAH UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA DI SEKOLAH A. Ridwan Siregar Universitas Sumatera Utara I. PENDAHULUAN Minat baca adalah keinginan atau kecenderungan hati yang tinggi (gairah) untuk membaca. Minat baca dengan

Lebih terperinci

MODEL PENCEGAHAN TRAFFICKING MELALUI PEMBERDAYAAN KELUARGA MISKIN DI DAERAH ASAL TENAGA KERJA WANITA (TKW) BERBASIS POTENSI LOKAL

MODEL PENCEGAHAN TRAFFICKING MELALUI PEMBERDAYAAN KELUARGA MISKIN DI DAERAH ASAL TENAGA KERJA WANITA (TKW) BERBASIS POTENSI LOKAL Workshop MODEL PENCEGAHAN TRAFFICKING MELALUI PEMBERDAYAAN KELUARGA MISKIN DI DAERAH ASAL TENAGA KERJA WANITA (TKW) BERBASIS POTENSI LOKAL Peneliti: Dra. Ikawati Dra. C. Elly Kumari Tjahja Putri, M.Pd

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. masyarakat ibukota. Pusat perbelanjaan sering disebut juga dengan sebutan Mal.

BAB 1 PENDAHULUAN. masyarakat ibukota. Pusat perbelanjaan sering disebut juga dengan sebutan Mal. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pusat perbelanjaan merupakan istilah yang tak asing lagi, terlebih bagi masyarakat ibukota. Pusat perbelanjaan sering disebut juga dengan sebutan Mal. Mal merupakan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA. NOMOR: 11 /Per/M.KUKM/ XII /2013

PERATURAN MENTERI KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA. NOMOR: 11 /Per/M.KUKM/ XII /2013 PERATURAN MENTERI KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 11 /Per/M.KUKM/ XII /2013 TENTANG NORMA, STANDAR, PROSEDUR DAN KRITERIA PENYELENGGARAAN INKUBATOR WIRAUSAHA DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

Selamat Datang Di. AsiaWorks

Selamat Datang Di. AsiaWorks Selamat Datang Di AsiaWorks Program Basic Training adalah pengalaman eksplorasi dan penemuan diri; di sana saya belajar banyak hal tentang diri saya sendiri... dari diri saya sendiri! Kurikulum Inti AsiaWorks

Lebih terperinci

Komitmen itu diperbaharui

Komitmen itu diperbaharui POS PEM8CRDAYAAH KELUARCA (POSDAYA) bangsa-bangsa lain di dunia. Rendahnya mutu penduduk itu juga disebabkan karena upaya melaksanakan wajib belajar sembilan tahun belum dapat dituntaskan. Buta aksara

Lebih terperinci

BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH

BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH 5.1. Sasaran Pokok dan Arah Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tujuan akhir pelaksanaan pembangunan jangka panjang daerah di Kabupaten Lombok Tengah

Lebih terperinci

SKRIPSI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

SKRIPSI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan IMPLEMENTASI KARAKTER PEDULI SOSIAL PADA PETANI (Studi Kasus di Desa Tanjungsari Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati) SKRIPSI Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program

Lebih terperinci

Kata-kata kunci: Sumber daya sekolah Sumber daya manusia Sumber daya fisik Sumber daya keuangan

Kata-kata kunci: Sumber daya sekolah Sumber daya manusia Sumber daya fisik Sumber daya keuangan Pengembangan Sumber Daya Sekolah Oleh: Ruswandi Hermawan Abstrak Sekolah memiliki sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuantujuan pendidikan. Sumber daya pendidikan di sekolah dapat dikelompokkan

Lebih terperinci

5. Arah Kebijakan Tahun Kelima (2018) pembangunan di urusan lingkungan hidup, urusan pertanian,

5. Arah Kebijakan Tahun Kelima (2018) pembangunan di urusan lingkungan hidup, urusan pertanian, urusan perumahan rakyat, urusan komunikasi dan informatika, dan urusan kebudayaan. 5. Arah Kebijakan Tahun Kelima (2018) Pembangunan di tahun kelima diarahkan pada fokus pembangunan di urusan lingkungan

Lebih terperinci