Statistik Farmasi 2015

dokumen-dokumen yang mirip
DISTRIBUSI FREKUENSI. Luvy S. Zanthy, S.P.,M.Pd. STATISTIKA DASAR 1

DISTRIBUSI FREKUENSI. Oleh Dr. Ratu Ilma I.P. Bahan Mata kuliah Di FKIP Universitas Sriwijaya

Penyajian data histrogram

Statistika Deskriptif & Distribusi Frekuensi

DISTRIBUSI FREKUENSI. Oleh : Malim Muhammad, M.Sc.

STATISTIK DESKRIPTIF

STATISTIKA INDUSTRI I. Agustina Eunike, ST., MT., MBA.

PERTEMUAN II STATISTIK DESKRIPTIF

BAB II DISTRIBUSI FREKUENSI

Distribusi Frekuensi LOGO

Statistika Psikologi 1

MUHAMMAD HAJARUL ASWAD A MT.KULIAH: STATISTIKA DESKRIPTIF UNANDA, 2016

Penyajian Data. Teori Probabilitas

3/16/2015. Penyajian Data dan Distribusi Frekuensi. Berdasarkan Sumber. Berdasarkan Sifatnya. Berdasar Cara Memperoleh. Langkah Statistik Deskriptif

SESI 2 STATISTIK BISNIS

Penyajian Data Bab 2 PENGANTAR. Tujuan:

Penyajian Data. Disusun oleh Putriaji Hendikawati, S.Si., M.Pd., M.Sc. Dr. Scolastika Mariani, M.Si.

BAB 2 PENYAJIAN DATA

MODUL 2 penyajian data

Tipe Data. MENDESKRIPSIKAN DATA Secara Grafik. Bab II. Level Pengukuran. Presentasi Data secara Grafik

DISTRIBUSI FREKUENSI

Penyajian Data dalam Bentuk Tabel

Statistika Bisnis. Penyajian Data. Retno Puji Astuti, SE, M.Ak. Modul ke: Fakultas Ekonomi & Bisnis. Program Studi Akuntansi.

Penyajian Data dan Distribusi Frekuensi. Ridwan Efendi

MODUL 2. STATISTIK BISNIS

PROBABILITAS &STATISTIK. Oleh: Kholistianingsih, S.T., M.Eng.

Modul ke: STATISTIKA BISNIS PENYEJIAN DATA. Tri Wahyono, SE. MM. Fakultas EKONOMI DAN BISNIS. Program Studi AKUNTANSI S1.

DISTRIBUSI FREKUENSI

Statistika Bisnis. Penyajian Data. Ika Sari, SE, M.Ak. Modul ke: Fakultas Ekonomi & Bisnis. Program Studi Akuntansi.

Penyajian Data. Ilham Rais Arvianto, M.Pd Hp : Statistika Pertemuan 2

PENYAJIAN DATA. Cara Penyajian Data meliputi :

Menemukan Pola Data yang Bermakna

King s Learning Be Smart Without Limits NAMA : KELAS :

BAB II DISTRIBUSI FREKUENSI

Distribusi Frekuensi, Penyajian Data Histogram, Polygon dan Kurva Ogive

STATISTIKA INDUSTRI I

E-book Statistika Gratis... Statistical Data Analyst. Penyajian Data Statistik

BAB II PENYAJIAN DATA. Dalam bab ini, dibahas bagaimana cara memvisualisasikan bentuk-bentuk

DISTRIBUSI FREKUENSI MODUL DISTRIBUSI FREKUENSI

Ukuran Statistik bagi Data. Muhammad Arif Rahman

Statistika Sosial. Penyajian data & Distribusi Frekuensi #2. Modul ke: Fakultas FIKOM. Program Studi Public Relations

BAB III DISTRIBUSI FREKUENSI

PENYAJIAN DATA DAN PENGOLAHAN DATA DENGAN SPSS

Tipe Data. Presentasi Data secara Grafik. Level Pengukuran. MENDESKRIPSIKAN DATA Secara Grafik

Pokok Bahasan: MODUL PERKULIAHAN STATISTIKA BISNIS. Distribusi Frekuensi, Penyajian Data Histogram, Polygon dan Kurva Ogive.

Penalaran Statistik 1

STATISTIKA BISNIS PENGUMPULAN DAN PENYAJIAN DATA. Deden Tarmidi, SE., M.Ak., BKP. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Akuntansi

DAFTAR DISTRIBUSI FREKUENSI DAN GRAFIKNYA

PENYAJIAN DATA DALAM BENTUK TABEL

Pokok Bahasan. Jenis-jenis Data (Berdasarkan Sifatnya)

BAB 2 DATA DAN PENGORGANISASIANNYA:

Penyajian Data dan Distr t i r busi F r F e r ku k ensi

Distribusi Frekuensi

Manfaat & Teknik penyajian data:

PENYAJIAN DAN INTERPRETASI DATA PADA EPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF (EPIDEMIOLOGY LECTURE NOTE) Ade Heryana, SST, MKM

Pertemuan ke-3. Oleh : Winda Aprianti, M.Si

Laporan Tugas dan Quiz Statistik Deskriptif. 1. Berikan penjelasan secara singkat apa yang dimaksud dengan:

Statistika Industri I Introduction dan Penyajian Data. Azimmatul Ihwah TIP FTP UB

STATISTIKA LINGKUNGAN. DISTRIBUSI FREKUENSI DAN NILAI SENTRAL Minggu ke-2

BAB IV PENYAJIAN DATA

STATISTIKA LINGKUNGAN

PENYAJIAN DATA DALAM BENTUK TABEL

M. penelitian/menyajikan data penelitian/swahyuni/april 2015 Page 1

PENYAJIAN DATA HASIL PENELITIAN

Diagram. A. Pengertian Diagram

STATISTIKA & PROBABILITAS. PANCARAN FREKUENSI

DAFTAR DISTRIBUSI FREKUENSI DAN GRAFIKNYA

BAB1 PENgantar statistika

Kuliah 2. Data dan Penyajian Data

Distribusi Frekuensi 2.1. Debrina Puspita Andriani /

: Purnomo Satria NIM : PENDISKRIPSIAN DATA

Susunan data menurut kelas-kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar. Distribusi frekwensi menyajikan keterangan

Modul ke: PENYAJIAN DATA. Fakultas Ekonomi & Bisnis. Wieta Chairunesia, S.E., M.Ak. Program Studi Akuntansi.

Materi-1 Statistika, data, penyajian data, Ukuran Pusat dan Sebaran Data. Nurratri Kurnia Sari, M. Pd

STK 211 Metode statistika. Agus Mohamad Soleh

KOMPETENSI DASAR DAN PENGALAMAN BELAJAR

Statistika 1 Fitri Yulianti, SP. MSi

STATISTIKA 1. Menerapkan aturan konsep statistika dalam pemecahan masalah

STK 211 Metode statistika. Materi 2 Statistika Deskriptif

LEMBAR AKTIVITAS SISWA STATISTIKA 2 B. PENYAJIAN DATA

Statistika & Probabilitas. Pancaran Frekuensi

Penyajian Data. Oleh: Arum Handini Primandari, M.Sc

7.1 ISTILAH-ISTILAH DALAM STATISTIKA A.

3/25/2013. KANIA EVITA DEWI, S.Pd., M.Si

Membuat grafik histogram dan polygon serta mencetaknya ke printer

Pedoman Penulisan Tabel dan Gambar TABEL ILUSTRASI TABEL TABEL. Pedoman Penulisan Tabel dan Gambar sesuai dengan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah di IPB

Statistika Deskriptif

Pengantar Statistik. Nanang Erma Gunawan

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Istilah komunikasi berasal dari kata latin Communicare atau Communis yang

Ledhyane Ika Harlyan Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan & Kelautan Universitas Brawijaya 2013

DIAGRAM SERABI S-2 dan S-3 SMU S-1

Catatan Kuliah. Analisis Data. Orang Cerdas Belajar Statistika. disusun oleh. Khreshna I.A. Syuhada, MSc. PhD.

7 Basic Quality Tools. 14 Oktober 2016

MA2081 Statistika Dasar

Created by Simpo PDF Creator Pro (unregistered version)

Created by Simpo PDF Creator Pro (unregistered version)

Penyajian Data (Bag. I)

Penyajian Data. Oleh: Ayundyah K., M.Si. PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 2015

PENGUMPULAN PENGOLAHAN, PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

PENGANTAR STATISTIKA PROF. DR. KRISHNA PURNAWAN CANDRA, M.S. JURUSAN TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MULAWARMAN

Transkripsi:

Statistik Farmasi 2015

Tujuan Perkuliahan Setelah mengikuti perkuliahan, diharapkan mahasiswa mampu: 1. Mengorganisir data menggunakan distribusi frekuensi 2. Mempresentasikan data dalam distribusi frekuensi secara grafik dengan histogram, ogif dan frekuensi poligon 3. Mempresentasikan data dengan grafik batang, pareto, grafik time series dan pie 4. Memahami tentang misleading graphs Outline: Pengantar Pengorganisasian Data Histogram, ogif dan frekuensi poligon Grafik-grafik lain

Ketika melakukan penelitian, peneliti harus mengumpulkan data untuk variabel tertentu yang diteliti. Untuk menggambarkan situasi, menarik kesimpulan, atau membuat kesimpulan tentang peristiwa, peneliti harus mengatur data dalam beberapa cara yang berarti. Metode yang paling nyaman dalam pengorganisasian data adalah dengan membuat distribusi frekuensi. Setelah mengorganisir data, peneliti harus menyajikannya sehingga dapat dipahami oleh pembaca penelitian tsb. Metode yang paling berguna untuk menyajikan data adalah dengan membuat diagram dan grafik. Ada berbagai jenis diagram dan grafik, dan masing-masing memiliki tujuan tertentu.

Pengorganisasian data Data mentah Contoh: Data nilai MK Statisitik mahasiswa Farmasi Karena sedikit informasi dapat diperoleh dari melihat data mentah, peneliti mengorganisir data ke dalam distribusi frekuensi. Distribusi frekuensi terdiri dari kelas dan frekuensi. Setiap nilai data mentah ditempatkan ke dalam kategori kuantitatif atau kualitatif disebut kelas. Frekuensi kelas adalah jumlah nilai data yang terdapat dalam kelas tertentu.

Distribusi frekuensi 1. Distribusi frekuensi kategoris Distribusi frekuensi adalah organisasi data mentah dalam bentuk tabel, menggunakan kelas dan frekuensi Dua jenis distribusi frekuensi yang sering digunakan adalah: 1. Distribusi frekuensi kategoris 2. Distribusi frekuensi kelompok. Distribusi frekuensi kategoris digunakan untuk data yang dapat ditempatkan dalam kategori tertentu, seperti data nominal atau ordinal. Sebagai contoh, data seperti afiliasi politik, agama, atau bidang studi akan menggunakan distribusi frekuensi kategoris

1. Distribusi frekuensi kategoris Contoh: Data golongan darah mahasiswa Farmasi. Prosedur untuk membuat distribusi frekuensi: 1. Buat tabel sbb: Kelas Hitungan Frekuensi A B O Buatlah distribusi frekuensi untuk data tsb. AB 2. Hitung data, dan tempatkan hasilnya di kolom hitungan %

Lanjutan 3. Jumlahkan hitungan dan tempatkan di kolom frekuensi 4. Tentukan % nilai dari setiap kelas, gunakan rumus: f = frekuensi kelas n = jumlah total nilai Persentase biasanya bukan bagian dari distribusi frekuensi, tetapi bisa ditambahkan karena sering digunakan dalam beberapa jenis grafik seperti grafik pie. 5. Tentukan total untuk frekuensi dan persen Tabel lengkapnya sbb: Kelas Hitungan Frekuensi % A IIII 5 20 B IIII II 7 28 O IIII IIII 9 36 AB IIII 4 16 TOTAL 25 100

2. Distribusi frekuensi kelompok Ketika rentang data besar, data harus dikelompokkan ke dalam kelas yang lebih dari satu unit, yang disebut distribusi frekuensi kelompok. Keterangan tabel: Limit Kelas: Nilai terkecil atau terbesar pada setiap kelas Nilai 24 dan 30 pada kelas pertama disebut limit kelas, dengan 24 sebagai limit kelas bawah dan 30 sebagai limit kelas atas. Kolom kedua, disebut batas kelas (class boundaries). Batas kelas: Nilai yang besarnya satu desimal lebih sedikit dari data aslinya Lebar kelas: selisih antara batas bawah kelas dengan batas atas

CARA MEMBUAT TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI Tentukan Range atau jangkauan data (r) 2) Tentukan banyak kelas (k) Rumus Sturgess : k=1+3,3 log n 3) Tentukan lebar kelas (c) c=r/k 1) 4) 5) 6) 7) Tentukan limit bawah kelas pertama dan kemudian batas bawah kelasnya Tambah batas bawah kelas pertama dengan lebar kelas untuk memperoleh batas atas kelas Tentukan limit atas kelas Tentukan frekuensi setiap kelas

Contoh: Data tekanan darah dari pasien 1. Data terkecil = 100 dan data terbesar = 134 3. Lebar kelas (c) = 34 / 7 = 4,9 mendekati 5 4. Limit bawah kelas pertama adalah 100, Maka batas bawah kelas-nya adalah 99,5 r = 134 100 = 34 Jadi jangkauannya adalah sebesar 34 2. 5. Banyak kelas (k) = 1 + 3,3 log 50 = 6,6 Jadi banyak kelas adalah sebanyak 7 kelas Batas atas kelas pertama adalah batas bawah kelas ditambah lebar kelas, yaitu sebesar 99,5 + 5 = 104,5 6. Limit atas kelas pertama adalah sebesar 104,5-0,5 = 104

Lanjutan 7. Tentukan frekuensi setiap kelas Distribusi frekuensi lengkapnya adalah:

DISTRIBUSI FREKUENSI RELATIF DAN KUMULATIF Frekuensi kumulatif untuk kelas Distribusi frekuensi relatif: Membandingkan frekuensi masing-masing kelas dengan jumlah frekuensi total adalah jumlah frekuensi untuk kelas tsb dan semua kelas sebelumnya Distribusi frekuensi kumulatif ada dua, yaitu: distribusi frekuensi kumulatif 1. kurang dari 2. lebih dari

Distribusi frekuensi kurang dari

HISTOGRAM, POLIGON & OGIF Tujuan dari grafik dalam statistik adalah untuk menyampaikan data ke pemirsa dalam bentuk gambar. Grafik statistik digunakan untuk bagi kebanyakan orang lebih mudah untuk memahami makna dari data yang disajikan secara grafis dari data yang disajikan secara numerik dalam tabel atau distribusi frekuensi. Hal ini terutama berlaku jika pengguna sedikit atau tidak memiliki pengetahuan statistik menggambarkan kumpulan data atau untuk menganalisanya. Grafik juga berguna dalam mendapatkan perhatian pemirsa dalam publikasi atau presentasi. Juga dapat digunakan untuk mendiskusikan masalah, memperkuat titik kritis, atau meringkas kumpulan data. Juga dapat digunakan untuk menemukan tren atau pola dalam suatu keadaan pada periode waktu Histogram, poligon dan ogif merupakan 3 grafik yang sering digunakan dalam statisitk

Histogram: grafik yang menampilkan data dengan menggunakan garis vertikal berdekatan (kecuali frekuensi kelas adalah 0) pada berbagai ketinggian untuk mempresentasikan frekuensi kelas. Cara membuat histogram: 1. Gambar dan label sumbu x dan y 2. Frekuensi pada sumbu y, dan batas kelas pada sumbu x 3. Menggunakan frekuensi sebagai tinggi, gambar batang vertikal pada setiap kelas

Poligon : grafik yang menampilkan data dengan menggunakan garis yang menghubungkan titik-titik yang diplot untuk frekuensi di titik tengah dari kelas. Frekuensi diwakili oleh ketinggian titik-titik. Cara membuat poligon 1. Tentukan titik tengah dari setiap kelas 2. Gambarkan sumbu x dan y, label x sebagai titik tengah kelas dan y sebagai frekuensi yang sesuai 3. Dengan titik tengah sebagai x dan frekuensi sebagai y, gambarkan titik-titiknya. 4. Hubungkan titik-titik dengan garis lurus.

Ogif: grafik yang menunjukkan frekuensi kumulatif untuk kelas-kelas dalam distribusi frekuensi Cara membuat ogif: 1. Tentukan frekuensi kumulatif untuk setiap kelas 2. Gambar sumbu x dan y. label x dengan batas kelas dan y untuk frekuensi kumulatif 3. Plot kumulatif frekuensi untuk setiap batas kelas atas 4. Hubungkan titik-titik dengan garis, dan perpanjang garis sampai batas kelas bawah pertama

Membuat grafik lain GRAFIK : memberikan informasi dengan benar dan cepat, tetapi tidak rinci. Syarat : 1. Pemilihan sumbu (sumbu tegak dan sumbu datar), kecuali grafik lingkaran 2. Penetapan skala (skala biasa, skala logaritma, skala lain) 3. Ukuran grafik (tidak terlalu besar, tinggi, pendek) Grafik Batang (Bar) Grafik pareto Grafik Garis (line) atau Interaksi (Interactive) atau time series 3 Sumbu tegak Jenis Grafik lain: 2 1 0 Titik pangkal 1 2 3 4 Sumbu datar Grafik Lingkaran (Pie)

Contoh grafik-grafik lain

Grafik batang:merepresentasikan data dengan menggunakan garis vertikal atau horisontal yang tinggi atau panjang mewakili frekuensi dari data.

Grafik Pareto: digunakan untuk mempresentasikan sebuah distribusi frekuensi kategori, dan frekuensi yang ditampilkan oleh ketinggian batang vertikal, yang disusun dari tertinggi ke terendah.

Grafik time series: mempresentasikan data yang terjadi selama jangka waktu tertentu.

Grafik pie adalah sebuah lingkaran yang terbagi menjadi beberapa bagian atau sesuai dengan persentase frekuensi dalam setiap kategori distribusi.

Misleading graph Grafik memberikan representasi visual yang memungkinkan pembaca untuk menganalisis dan menginterpretasikan data lebih mudah daripada yang mereka dapat hanya dengan melihat angka-angka. Namun, penggambaran grafik yang tidak tepat dalam mempresentasikan data dapat membuat pembaca menarik kesimpulan yang keliru.

Ringkasan Grafik dan Penggunaannya

Latihan soal 1 Gambar 1. Penyebab utama kematian pria berusia 25-44 tahun

Pertanyaan latihan soal 1. Gambar 1 menunjukkan perkiraan penyebab utama kematian pria usia 25-44 tahun. Laju kematian (rate) adalah per 100.000 pria. Jawab pertanyaan berikut tentang gambar. Sebutkan variabel-variabel yang terdapat pada gambar dan tentukan manakah yang kuantitatif dan kualitatif dari masing-masing variabel. Tentukan dari masing-masing variabel, manakah yang diskret dan mana yang kontinu. Sebutkan jenis grafik yang digunakan untuk menampilkan data tersebut. Bisakah kita menggunakan grafik pareto untuk menampilkan data tersebut? Jelaskan alasannya Bisakah kita menggunakan grafik pie untuk menampilkan data tersebut? Jelaskan alasannya

Latihan soal 2 Gambar 2. Kadar kolesterol (mg/dl) dari 200 orang

Pertanyaan latihan soal 2. Sebutkan variabel-variabel yang terdapat pada gambar dan tentukan manakah yang kuantitatif dan kualitatif dari masing-masing variabel. Tentukan dari masing-masing variabel, manakah yang diskret dan mana yang kontinyu. Sebutkan jenis grafik yang digunakan untuk menampilkan data tersebut. Bisakah kita menggunakan grafik pie untuk menampilkan data tersebut? Jelaskan alasannya. Dari Gambar 2, buatlah tabel distribusi frekuensinya

Latihan soal 3 Grafik menunjukkan proyeksi lonjakan jumlah kelahiran (dalam jutaan). Sebutkan alasan mengapa grafik tsb dapat membuat pembaca menarik kesimpulan yang keliru