Alfian Rokhmansyah, M.Hum.

dokumen-dokumen yang mirip
Pokok Bahasan Rincian Pokok Bahasan Waktu

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Karya sastra tulis terdiri dari dua bentuk, yaitu karya sastra tulis yang berbentuk

BAB IV PENUTUP. ditarik kesimpulan dan saran sebagai berikut : A. Simpulan. 1. Sêrat Srutjar merupakan naskah jamak. Ditemukan tiga buah naskah yang

Daftar Pustaka (1992). Sastra Perang: Sebuah Pembicaraan mengenai Hikayat Perang Sabil. Jakarta: Balai Pustaka.

NASKAH KH ANWAR RANJI WETAN MAJALENGKA. (Kajian Filologis) Proposal Skripsi

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Butir-butir mutiara kebudayaan Indonesia pada masa lampau sebagai

BAB I PENDAHULUAN. Kesusastraan Melayu klasik telah ada sebelum mesin cetak digunakan di

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB V PENUTUP. ditemukan dua varian naskah, yaitu naskah Sêrat Driyabrata dengan nomor

SERAT MUMULEN (SUNTINGAN TEKS DAN KAJIAN SEMIOTIK)

BAB I PENDAHULUAN. dipandang sebagai cipta sastra karena teks yang terdapat dalam teks mengungkapkan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Zainal Arifin Nugraha, 2013

BAB 1 PENDAHULUAN. 1 Universitas Indonesia

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. teks yang ditulis dengan huruf bahasa daerah atau huruf Arab-Melayu. Naskah

BAB I PENDAHULUAN. bangunan besar, benda-benda budaya, dan karya-karya sastra. Karya sastra tulis

BAB 1 PENDAHULUAN. Masyarakat Jawa telah mengenal budaya bersusastra melalui tulisan yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Sebuah manuskrip dalam aksara Latin yang berjudul Tjajar Sapi berisi tentang

BAB III PENUTUP. A. Kesimpulan. 1. Naskah SDR yang dijadikan objek penelitian tidak mempunyai nomor

BAB I PENDAHULUAN. Naskah kuno merupakan warisan budaya masa lampau yang penting dan patut

MERANCANG PENELITIAN NASKAH

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. rakyat, sejarah, budi pekerti, piwulang, dll. (Nindya 2010:1). Manfaat dalam

BAB I PENDAHULUAN. yang luas yang mencakup bidang kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan

ASPEK KEBAHASAAN NASKAH ALALA TANALUL ILMA KARYA SYEKH MUHAMMAD ABU BASYIR AR-ROMAWI SKRIPSI. Oleh Wahyu Anif Faridatul Hasanah NIM

TINJAUAN BUKU. * Peneliti Islamic Manuscripts Unit (ILMU) PPIM UIN Syarif Hidayatullah

BAB 3 OBJEK DAN METODE PENELITIAN. (Ratna, 2004:34). Metode berfungsi untuk menyederhanakan masalah, sehingga

BAB I PENDAHULUAN. rahmat Allah SWT karena leluhur kita telah mewariskan khazanah kebudayaan

BAB I PENDAHULUAN. terbesar di dunia. Perkembangan Islam di Indonesia khususnya pulau Jawa sangat

Kawruh warnining udheng-udhengan (suatu tinjauan filologis) Budi Kristiono C UNIVERSITAS SEBELAS MARET BAB I PENDAHULUAN

MEMBINGKAI KAJIAN HISTORIS DAN FILOLOGIS DALAM PENELITIAN ILMIAH*

BAB I PENDAHULUAN. pikir manusia demi menunjang keberlangsungan hidupnya. Dalam Kamus Besar

BAB III METODE PENELITIAN. A. Jenis Penelitian. sebuah penelitian diperlukan penggunaan metode yang tepat agar hasil penelitian

FILOLOGI DR 432 SILABUS. Dr. Dedi Koswara, M. Hum. Dr. Ruhaliah, M. Hum. PROSEDUR PELAKSANAAN PERKULIAHAN. No.: FPBS/FM- 7.1/07

FILOLOGI HUKUM SEBAGAI PIRANTI AWAL UNTUK MENENTUKAN YAMIN

BAB I PENGANTAR. Berbagai nilai yang hidup pada masa kini, demikian juga yang akan. berkembang pada masa mendatang, pada hakikatnya merupakan bentuk

SILABUS MATAKULIAH KAJIAN SASTRA LISAN IN 426 DRS. MEMEN DURACHMAN, M.HUM. JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

SILABUS MATAKULIAH SASTRA NUSANTARA IN 109 DRS. MEMEN DURACHMAN, M.HUM. JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. yang tidak hanya berupa arca atau prasasti, tetapi juga dapat berasal dari naskahnaskah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATA KULIAH :...

BAB I PENDAHULUAN. Suatu negara atau kerajaan tentu mempunyai sistem hirarki dalam

Please purchase PDFcamp Printer on to remove this watermark.

Hikayat Qamaruzzaman: Suntingan Teks dan Analisis Sastra Fantastik. Oleh: Farhana Aulia C

BAB II KAJIAN TEORI. Filologi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu philos yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. rangkaian dari kebudayaan-kebudayaan masa lalu. Tidak ada salahnya bila ingin

Bahasa dan Sastra Indonesia 3

BAB I PENDAHULUAN. yang terdapat pada kertas, lontar, kulit kayu atau rotan (Djamaris, 1977:20). Naskah

ANALISIS SEMIOTIK TEKSKIDUNG RUMEKSA ING WENGI

Etimologi Istilah Filologi

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

2016 TEKS NASKAH SAWER PANGANTEN: KRITIK, EDISI, DAN TINJAUAN FUNGSI

BAB I PENDAHULUAN. Melayu klasik yang sebelumnya didominasi oleh sastra Hindu, mulai beralih haluan ke dalam

MENGAPA KITA MEMPELAJARI FILOLOGI???

PATHISARI. Wosing těmbung: Sěrat Pangracutan, suntingan lan jarwanipun teks, kalěpasan.

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan bangsa yang sangat kaya. Salah satu kekayaan yang

SYAIR NEGERI PATANI : Suntingan Teks dan Analisis Semiotik

DAFTAR PUSTAKA. Achadiati Ikram Filologia Nusantara. Jakarta: PT. Dunia Pustaka Jaya.

BAB I PENDAHULUAN. bahasa, dan sastra (Baried, 1983: 4). Cipta sastra yang termuat dalam naskah,

Teks, Tekstologi, dan Kritik Teks

Bahasa dan Sastra Indonesia 3. untuk. SMP/MTs Kelas IX. Maryati Sutopo. Kelas VII. PUSAT PERBUKUAN Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, terdiri dari berbagai suku, bahasa,

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SKRIPSI SERAT CARETA SAMA UN: SUNTINGAN TEKS DISERTAI ANALISIS RESEPSI. Oleh MUHAMMAD HASAN NIM

PROSES MENDAPATKAN NASKAH KUNO DI SUMATERA BARAT UNTUK DISIMPAN DI PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT

Berdasarkan etimologinya, dua kata tersebut kemudian membentuk arti senang berbicara atau senang ilmu (Baried, 1996). Arti ini kemudian berkembang

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS SASTRA JURUSAN SASTRA DAERAH PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA BATAK MEDAN 2008

Berbahasa dan Bersastr

: Restu Gunawan, Sardiman AM, Amurwani Dwi L., Mestika Zed, Wahdini Purba, Wasino, dan Agus Mulyana.

BAB I PENDAHULUAN. hasil pemikiran orang-orang terdahulu yang dituangkan ke dalam sastra dan

BAB II KAJIAN TEORI. A. Pengertian Filologi. kebudayaan suatu bangsa melalui teks-teks tertulis di dalam naskah-naskah klasik

BAB II KAJIAN TEORI. Filologi adalah suatu ilmu yang objek penelitiannya naskah-naskah lama

BAB 1 PENDAHULUAN. dulu sampai saat ini. Warisan budaya berupa naskah tersebut bermacam-macam

BAB I PENDAHULUAN. Pada masa sekarang banyak masyarakat yang berburu naskah-naskah kuna

DAFTAR PUSTAKA. Abdurahman, Dudung. (1999). Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

BAB II KAJIAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PIKIR. A. Kajian Pustaka

2014 SAJARAH CIJULANG

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. mampu menentramkan kehidupan manusia terlebih dalam hal kerohanian.

TINJAUAN FILOLOGI DAN AJARAN MORAL DALAM SÊRAT DRIYABRATA

DAFTAR PUSTAKA. Ahmad, B. (2003). Patu mbojo: struktur, konteks pertunjukan, proses penciptaan, dan fungsi. Disertasi, Universitas Indonesia.

WASIAT NABI MUHAMMAD SAW : Suntingan Teks, Analisis Struktur, dan Fungsi

Bahasa dan Sastra Indonesia 3

BAB III METODE DAN TEKNIK PENELITIAN

Budi Waluyo Rudi Adi Nugroho BAHASA INDONESIA. Tingkat Semenjana. untuk SMK Kelas X. Pusat Perbukuan. Departemen Pendidikan Nasional

DAFTAR PUSTAKA. SêratPanglipur Tis-Tis. Madiun: Naskah Tulisan Tangan Koleksi Ari Mukti.

ASAL KETURUNAN RAJA-RAJA MELAYU : Suntingan Teks dan Analisis Hipogram

1. Metodologi Penelitian I. Judul

Atikah Anindyarini Sri Ningsih

BAB II LANDASAN TEORI

PENCITRAAN RAJA DALAM TEKS SYAIR KERAJAAN BIMA SKRIPSI. Oleh ADISAN JAYA NIM

PERAN TAMAN BUDAYA DALAM PENGEMBANGAN LITERASI SENI DAN BUDAYA KREATIF BERBASIS NILAI-NILAI LUHUR DALAM NASKAH NUSANTARA

BAB 1 PENDAHULUAN. Akan tetapi, hingga saat ini masih sedikit peneliti yang memberikan 1 Universitas Indonesia

BAB V PENUTUP. Perancangan buku visual Sarwaboga: Kuliner dalam Serat. Centhini ini dalam proses penyusunannya mengalami beberapa kendala di

BAB V MODEL PENGAJARAN CERITA RANDAI SEBAGAI BAHAN MUATAN LOKAL UNTUK SMP DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

DAFTAR PUSTAKA. Abdurahman, D. (1999). Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. Abdurahman, P. (1982). Cerbon. Jakarta: Sinar Harapan.

Transkripsi:

Alfian Rokhmansyah, M.Hum. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman Samarinda Teori Filologi iii

TEORI FILOLOGI oleh Alfian Rokhmansyah, M.Hum. Hak cipta dilindungi undang-undang 2017 Penyunting Azizatur Rahma Liari, S.S. Nella Putri Giriani, S.S. Editor Maulana Aenul Yaqin, S.Pd.I Layout & Desain Onie Creativa Diterbitkan oleh: CV ISTANA AGENCY Istana Publishing Jln. Nyi Adi Sari Gg. Dahlia 1 Pilahan KG. I/722, RT. 39 RW. 12 Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta Telp. 0851-0052-3476 E-mail: info@istanaagency.com Website: www.istanaagency.com Cetakan ke-1, Juli 2017 14,8 x 21 cm; x + 118 halaman ISBN: 978-602-60586-8-3 iv Alfian Rokhmansyah

Kata Pengantar Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta karunia-nya karena penulis telah merampungkan buku ini. Buku Teori Filologi ini merupakan buku yang dapat digunakan sebagai sarana untuk lebih mengenal filologi, yang notabene adalah ilmu langka. Setiap kali mengajar mata kuliah bidang filologi, mahasiswa merasa kesulitan menemukan buku baru tentang filologi. Umumnya buku-buku filologi sudah cukup lama terbit, dan bahkan sudah sangat sulit ditemui. Hal itu mendorong penulis untuk menyusun dan segera merampungkan buku ini. Buku ini disusun sebagai solusi sulitnya menemukan buku referensi yang berkaitan dengan filologi. Sebagai buku pengantar, buku ini berisikan materimateri dasar seputar filologi. Buku ini terbagi atas tujuh bab, yang meliputi pengenalan ilmu filologi, sejarah filologi, ilmuilmu yang berhubungan dengan filologi, konsep naskah dan teks, kritik teks, metode penelitian filologi, serta perihal transliterasi dan penyuntingan teks. Bab I berisi hakikat filologi sebagai ilmu, tujuan studi filologi, objek kajian filologi, serta tempat penyimpanan naskah nusantara. Bab II memberikan informasi mengenai sejarah perkembangan filologi, mulai dari zaman Yunani dan Romawi, Renaisans, perkembangan studi filologi di Timur Tengah, India, dan akhirnya akan mengenalkan sejarah masuknya filologi di Indonesia. Bab III memberikan akan memberikan informasi ilmu-ilmu lain yang berhubungan dengan filologi, Teori Filologi v

baik ilmu bantu studi filologi maupun ilmu yang memanfaatkan hasil studi filologi. Bab IV akan mengenalkan pada objek kajian filologi, yaitu naskah dan teks. Dalam bab ini juga dipaparkan ilmu yang berhubungan dengan teks, yaitu tekstologi; ilmu yang berhubungan dengan naskah, yang disebut kodikologi; serta pembahasan mengenai iluminasi dan ilustrasi. Bab V akan mengajak pembaca akan semakin mengenal studi filologi karena pada bab ini dikenalkan metodemetode dalam melakukan kritik teks, mulai dari kritik teks pada naskah tunggal dan naskah jamak. Bab VI berisi metode dan langkah kerja filologi, mulai dari inventarisasi naskah, penyusunan deskripsi naskah, dan langkah kerja lainnya. Bab VII sebagai bab terakhir, berisi uraian langkah kerja dalam melaksanakan alih aksara dan penyuntingan teks. Melalui buku ini, penulis berharap dapat memberikan informasi tambahan bagi siapa saja yang ingin mengetahui ilmu filologi, khususnya bagi mahasiswa yang memelajari ilmu filologi. Penulis sadar bahwa buku ini masih belum sempurna. Oleh karena itu, penulis dengan lapang menerima kritik dan saran terhadap buku ini, apabila terdapat kekurangan agar menjadi lebih sempurna. Samarinda, Juli 2017 Penulis vi Alfian Rokhmansyah

Daftar Isi Kata Pengantar... Daftar Isi... v vii BAB 1 HAKIKAT FILOLOGI A. Definisi Filologi... 1 B. Tujuan Filologi... 7 C. Objek Kajian Filologi... 8 D. Tempat Penyimpanan Naskah... 9 Latihan... 11 BAB 2 SEJARAH PERKEMBANGAN FILOLOGI A. Pengantar... 13 B. Filologi Zaman Eropa Daratan... 14 C. Filologi Zaman Romawi... 17 D. Filologi Zaman Renaisans... 18 E. Filologi di Kawasan Timur Tengah... 20 F. Filologi di Kawasan Asia... 24 G. Filologi di Nusantara (Indonesia)... 28 Latihan... 32 BAB 3 FILOLOGI DAN ILMU LAIN A. Kontribusi Filologi terhadap Ilmu Lain... 33 1. Filologi sebagai Ilmu Bantu Filsafat... 34 Teori Filologi vii

2. Filologi sebagai Ilmu Bantu Ilmu Sastra... 34 3. Filologi sebagai Ilmu Bantu Sejarah Kebudayaan... 35 4. Filologi sebagai Ilmu Bantu Sejarah... 35 5. Filologi sebagai Ilmu Bantu Linguistik... 35 6. Filologi sebagai Ilmu Bantu Perkembangan Agama... 36 7. Filologi sebagai Ilmu Bantu Hukum Adat... 36 B. Kontribusi Ilmu Lain terhadap Penelitian Filologi... 37 1. Ilmu Linguistik... 38 2. Pengetahuan Bahasa-Bahasa Lokal... 39 3. Paleografi... 42 4. Ilmu Sastra... 43 5. Ilmu Agama... 43 6. Sejarah Kebudayaan... 44 7. Antropologi... 45 8. Folklor... 45 Latihan... 45 BAB 4 TEKS DAN NASKAH A. Teks... 47 1. Definisi Teks... 47 2. Jenis Teks... 48 3. Tekstologi... 50 B. Naskah... 52 1. Definisi Naskah... 52 2. Bahan Naskah... 54 3. Jenis Naskah... 55 4. Kodikologi... 57 viii Alfian Rokhmansyah

C. Iluminasi dan Ilustrasi... 59 1. Iluminasi... 60 2. Ilustrasi... 66 Latihan... 68 BAB 5 KRITIK TEKS A. Pengertian Kritik Teks... 69 B. Metode Naskah Tunggal... 72 1. Metode Diplomatik... 72 2. Metode Standar... 72 C. Metode Naskah Jamak... 73 1. Metode Intuitif... 73 2. Metode Landasan... 74 3. Metode Gabungan... 76 4. Metode Objektif/Stema... 78 D. Rekonstruksi Teks... 79 Latihan... 79 BAB 6 METODE PENELITIAN FILOLOGI A. Pengantar... 81 B. Inventarisasi Naskah... 82 C. Deskripsi Naskah... 83 1. Judul Naskah... 83 2. Nomor Naskah... 84 3. Tempat Penyimpanan Naskah... 84 4. Asal Naskah... 84 5. Keadaan Naskah... 85 6. Ukuran Naskah... 85 7. Tebal Naskah... 86 Teori Filologi ix

8. Jumlah Baris... 87 9. Huruf... 87 10. Cara Penulisan... 87 11. Bahan Naskah... 88 12. Bahasa Naskah... 88 13. Bentuk Teks... 88 14. Umur Naskah... 89 15. Identitas Pengarang atau Penyalin... 92 16. Fungsi Sosial Naskah... 92 17. Ikhtisar Naskah/Ringkasan Naskah... 93 D. Perbandingan Naskah/Teks... 95 E. Penentuan Naskah yang akan Ditransliterasi... 97 F. Transliterasi (Alih Aksara)... 97 G. Penyuntingan Teks... 98 H. Penerjemahan Teks... 99 I. Analisis Teks... 99 Latihan... 99 BAB 7 TRANSLITERASI DAN SUNTINGAN TEKS A. Transliterasi... 101 B. Suntingan Teks... 103 1. Hasil Transliterasi... 106 2. Proses Penyuntingan... 106 3. Aparat Kritik... 107 4. Hasil Penyuntingan... 111 Latihan... 112 Daftar Pustaka... 113 Tentang Penulis... 117 x Alfian Rokhmansyah

Daftar Pustaka Baried, Siti Baroroh, dkk. 1994. Pengantar Teori Filologi. Jakarta: P3B Depdikbud. Behrend, T.E. dan Titik Pudjiastuti (ed.). 1997a. Katalog Induk Naskah-Naskah Nusantara Jilid 3-A Fakultas Sastra, Universitas Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.. 1997b. Katalog Induk Naskah-Naskah Nusantara Jilid 3-B Fakultas Sastra, Universitas Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Chambert-Loir, Henri dan Oman Fathurahman. 1999. Khazanah Naskah: Panduan Koleksi Naskah-Naskah Indonesia Sedunia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Damayanti, Nuning dan Haryadi Suadi. 2007. Ragam dan Unsur Spiritualitas pada Ilustrasi Naskah Nusantara 1800 1900-an dalam Journal of Visual Arts and Design Volume 1 Nomor 1 Tahun 2007, hlm. 66 84. Bandung: Institut Teknologi Bandung. http://journals.itb.ac.id/index.php/jvad/article/view/ 652/371 (Diakses 27 Mei 2017). Djamaris, Edwar. 1977. Filologi dan Cara Kerja Penelitian Filologi dalam Bahasa dan Sastra. No. 1 Tahun III halaman 20 30. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 114 Alfian Rokhmansyah

Fathurahman, Oman, dkk. 2010. Filologi dan Islam Indonesia. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia. Fathurahman, Oman. 2015. Filologi Indonesia: Teori dan Metode. Jakarta: Prenadamedia. Ikram, Acahdiati. 1980. Kegiatan Filologi di Indonesia Suatu Tinjauan Sejarah dalam Majalah Bahasa dan Sastra, No. 6 Tahun IV. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Depdikbud.. 1997. Filologia Nusantara: Jakarta: Pustaka Jaya. Lubis, Nabilah. 2007. Naskah, Teks, dan Metode Penelitian Filologi. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan Bada Litbang dan Diklat Depag RI. Mulyadi, Sri Wulan Rujiati. 1994. Kodikologi Melayu di Indonesia dalam Lembar Sastra Edisi Khusus Nomor 24. Depok: Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Pudjiastuti, Titik. 2006. Naskah dan Studi Naskah: Sebuah Antologi. Bogor: Akademia. Robson, S.O. 1994. Prinsip-Prinsip Filologi Indonesia. Diterjemahkan oleh Kentjanawati Gunawan. Jakarta: RUL. Safari, Achmad Opan. 2009. Iluminasi Naskah Cirebon. Makalah disajikan pada Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XIII. Surakarta, Juli 2009. Shofwani, M. Irfan. 2005. Mengenal Tulisan Arab Melayu. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa. Soebadio, H. 1991. Relevansi Pernaskahan dengan Berbagai Bidang Ilmu dalam Lembaran Sastra Edisi Khusus: Teori Filologi 115

Naskah dan Kita 12 Januari 1991 hlm. 1 11. Depok: Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Sudibyo. 2007. Kembali ke Filologi: Filologi Indonesia dan Tradisi Orientalisme dalam Jurnal Humaniora Volume 19 Nomor 2 Juni 2007, hlm. 107 118. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Sudjiman, Panuti. 1995. Filologi Melayu. Jakarta: Pustaka Jaya. Sulistyorini, Dwi. 2015. Filologi: Teori dan Penerapannya. Malang: Madani. Suryani NS, Elis. 2012. Filologi. Bogor: Ghalia Indonesia. Sutrisna, Deni. 2012. Surat-Surat Melayu Beriluminasi di Abad Ke-18 dan Ke-19 di Sumatra: Inspirasi Seni Motif dan Ragam Hias Persuratan Penting di Masa Kini dalam Jurnal Naditira Widya Volume 6 Nomor 1 Tahun 2012, hlm. 35 51. Banjarbaru: Balai Arkeologi Provinsi Kalimantan Selatan. Sutrisno, Sulastin. 1981. Relevansi Studi Filologi. Pidato Pengukuhan Guru Besar Bidang Ilmu Filologi UGM. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Sweeney, Amin. 2005. Karya Lengkap Abdullah bin Abdulkadir Munsyi Jilid I. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.. 2006. Karya Lengkap Abdullah bin Abdulkadir Munsyi Jilid II: Puisi dan Ceritera. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.. 2008. Karya Lengkap Abdullah bin Abdulkadir Munsyi Jilid III: Hikayat Abdullah. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. 116 Alfian Rokhmansyah

Tim Penyusun FSK UGM. 1977. Kamus Istilah Filologi. Yogyakarta: Fakultas Sastra dan Kebudayaan Universitas Gadjah Mada. Widodo, S. E., Supardjo, dan E. T. Winarmi. 2012. Iluminasi dan Ilustrasi Naskah Jawa di Perpustakaan Sana Pustaka Karaton Surakarta (Sebuah Kajian Kodikologis) dalam Jurnal Atavisme, Volume 15 Nomor 2 Tahun 2012, hlm. 209 220. Surabaya: Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Zuriati. 2010. Iluminasi Naskah-Naskah Minangkabau. Padang: Fakultas Sastra Universitas Andalas. http://repository.unard.ac.id/id/eprint/2374 (Diakses pada 27 Mei 2017). Teori Filologi 117