Modul Ekonomi Kelas X SMA

dokumen-dokumen yang mirip
MODUL INFLASI DAN INDEKS HARGA

Inflasi dan indes harga

Inflasi dan Indeks Harga

Jenis-Jenis Inflasi. Berdasarkan Tingkat Keparahan;

YUNITA ANGGRAINI. Seri Pengembangan Bahan Ajar Pendekatan Saintifik. Bakti Ilmu

ANGGIT BIMANTARA. Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasyah Aliyah Kelas X. Pusat Perbukuan. Departemen Pendidikan Nasional

Ekonomi. untuk SMA/MA Kelas XI Semester 1. Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Inung Oni Setiadi Irim Rismi Hastyorini. Dibuat oleh:

Indikator Inflasi Beberapa indeks yang sering digunakan untuk mengukur inflasi seperti;.

ekonomi K-13 INFLASI K e l a s A. INFLASI DAN GEJALA INFLASI Tujuan Pembelajaran

PENDAPATAN NASIONAL ALLDO KURNIA PUTRA IPA 2 SEMESTER III. SMA AL AZHAR SYIFA BUDI JAKARTA Jalan Kemang Raya No.7 Jakarta Selatan

Modul Mengelola Kartu Piutang dan Kartu Utang

A. Indeks Harga dan Inflasi

BAB 2 LANDASAN TEORI

Oleh: Hendry Wijaya, SE., M.Si.

PENGANTAR DAN TUJUAN MODUL

PERAN PELAKU KEGIATAN EKONOMI

MODUL AKUNTANSI SMA KELAS XII

MODUL AKUNTANSI SMK KELAS XI SEMESTER 1

BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU INFLASI DI INDONESIA

= Inflasi Pt = Indeks Harga Konsumen tahun-t Pt-1 = Indeks Harga Konsumen tahun sebelumnya (t-1)

MODUL EKONOMI SMA KELAS XI

Kebijakan Moneter dan Fiskal

MODUL EKONOMI SMA KELAS X

Pengantar dan Tujuan Modul

Kebijakan Pemerintah KEBIJAKAN PEMERINTAH. Kebijakan Pemerintah. Kebijakan Pemerintah 4/29/2017. Tujuan

MODUL KONSEP MANAJEMEN

Analisis dalam teori mikro ekonomi pada umumnya meliputi bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian, mis. Kegiatan seorang konsumen,

MODUL EKONOMI SMA KELAS KELAS XI

MODUL INDEKS HARGA DAN INFLASI USER FARIS SUKMO PRIAMBUDI

BAB I PENDAHULUAN. menetapkan stabilitas di bidang ekonomi yang sehat dan dinamis, pemeliharaan di bidang ekonomi akan tercipta melalui pencapaian

BAB I PENDAHULUAN. inflasi yang rendah dan stabil. Sesuai dengan UU No. 3 Tahun 2004 Pasal 7,

InfLasi dan Indeks Harga

PENGUKURAN INFLASI. Dalam menghitung Inflasi secara umum digunakan rumus: P P

MODUL PELAKU EKONOMI DALAM SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

KATA PENGANTAR. Assalamu alaikum Wr, Wb.

ekonomi K-13 KEBIJAKAN MONETER DAN KEBIJAKAN FISKAL K e l a s A. PENGERTIAN KEBIJAKAN MONETER Tujuan Pembelajaran

INFLASI.

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

Perekonomian Indonesia

BAB I PENDAHULUAN. 2. untuk mencapai tingkat kestabilan harga secara mantap. 3. untuk mengatasi masalah pengangguran.

Kebijakan Moneter & Bank Sentral

EKONOMI. unlimited human s wants and needs. scarcity resources

MODUL EKONOMI SMA KELAS X

Dampak Inflasi Terhadap Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (Apbd) Pada Pemerintah Kota Tasikmalaya

08. Tabel biaya dan produksi suatu barang sebagai berikut : Jumlah produksi Biaya tetap Biaya variabel Biaya total 4000 unit 5000 unit 6000 unit

V. TEORI INFLASI Pengertian Inflasi

BAB 2 LANDASAN TEORI

ekonomi Kelas X KEBIJAKAN MONETER KTSP A. Kebijakan Moneter Tujuan Pembelajaran

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

Seri Pengembangan Bahan Ajar Pendekatan Saintifik

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang

A. PENGERTIAN SISTEM MONETER DI INDONESIA

MODUL PEMBELAJARAN EKONOMI X SMA EKONOMI KELAS X SMA RETVIAN PUTRI IRMI

BAB I PENDAHULUAN. didunia, termasuk Indonesia. Apabila inflasi ditekan dapat mengakibatkan

BAB I PENDAHULUAN. negara. Inflasi itu sendiri yaitu kecenderungan dari harga-harga untuk menaik

BAB II KAJIAN PUSTAKA. materi tersebut disampaikan secara berurutan, sebagai berikut.

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

BAB 11 LANDASAN TEORI

BAB II TELAAH TEORITIS DAN PENGEMBANGAN MODEL PENELITIAN. Volatilitas (volatility)berasal dari kata dasar volatile(restiyanto, 2009).

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Boediono (2000) Inflasi dapat diartikan sebagai kecenderungan kenaikan

BAB I PENDAHULUAN. fiskal maupun moneter. Pada skala mikro, rumah tangga/masyarakat misalnya,

Uang EKO 2 A. PENDAHULUAN C. NILAI DAN JENIS-JENIS UANG B. FUNGSI UANG. value).

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. yang dikonsumsinya atau mengkonsumsi semua apa yang diproduksinya.

I. PENDAHULUAN. Kegiatan konsumsi telah melekat di sepanjang kehidupan sehari-hari manusia.

BAB VI INFLATION, MONEY GROWTH & BUDGET DEFICIT

Wulansari Budiastuti, S.T., M.Si.

MODUL UNTUK SMA DAN SMK RESIKO USAHA K E L A S X S E M E S T E R G E N A P. Penulis : Haris Ali Murfi T A H U N A J A R A N /

Cakupan Teori Ekonomi Makro, Output, Inflasi, Pengangguran, dan Variabel ekonomi Makro lainnya

INFLATION. Izza Mafruhah, SE, MSi

BAB I PENDAHULUAN. kestabilan harga. Masalah pertumbuhan ekonomi adalah masalah klasik

Kata Pengantar. Pertama kami panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan telah terbitnya Modul Ekonomi untuk SMA dan MA ini.

ANALISIS PENGARUH BEBERAPA FAKTOR EKONOMI MONETER TERHADAP LIKUIDITAS DI BANK UMUM DAN BANK SYARIAH DI KOTA SURABAYA SKRIPSI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. (Mankiw, 2006: 145). Ini tidak berarti bahwa harga harga berbagai macam

8 BAB INDEKS HARGA DAN INFLASI

I. PENDAHULUAN. jasa. Oleh karena itu, sektor riil ini disebut juga dengan istilah pasar barang. Sisi

1 Kurikulum Versi Mahasiswa (Solusi SI Ekonomi SMA KTSP)

KATA PENGANTAR. Pertama-tama peneliti panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah

Makro ekonomi adalah Makro artinya besar, analisis makro ekonomi merupakan analisis keseluruhan kegiatan perekonomian. Bersifat global dan tidak

BAB I PENDAHULUAN. cenderung mengakibatkan gejolak ekonomi moneter karena inflasi akan

Andri Helmi M, SE., MM. Sistem Ekonomi Indonesia

PENGARUH NILAI KURS RUPIAH TERHADAP INFLASI DI INDONESIA. Oleh : Natalia Artha Malau, SE, M.Si Dosen Universitas Negeri Menado

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. beredar dan hubungan jumlah uang beredar dengan laju inflasi. diketahui definisi uang dan fungsi uang.

MODUL AKUNTANSI SMA KELAS X

TINJAUAN PUSTAKA. ekonomi uang, dimana daya beli yang ada dalam uang dengan berjalannya waktu

Pertemuan ke-4 KONSUMSI DAN INVESTASI

SKRIPSI. ANALISIS FAKTOR EKONOMI YANG MEMPENGARUHI TINGKAT INFLASI DI JAWA TIMUR Disusun oleh : M. Rizki Johansyah

1. Penyebab permasalahan pokok ekonomi tentang banyaknya barang dan jasa yang harus diproduksi adalah

BAB II URAIAN TEORITIS. Bank-bank umun pemerintah dan Bank-bank umum swasta nasional di

BAB I PENDAHULUAN. berhubungan dengan penawaran (supply) dan permintaan (demand) dana jangka

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA. kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa-jasa bank lainnya

BAB I PENDAHULUAN. Salah satu peristiwa moneter yang penting dan hampir dijumpai semua

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penelitian. Penelitian penelitian sebelumnya telah mengkaji masalah pengaruh

Transkripsi:

Modul Ekonomi Kelas X SMA i

PENGANTAR DAN TUJUAN MODUL Assalamu alaikum Wr, Wb. Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, penyusunan modul Ekonomi dengan kompetensi dasar menganalisis inflasi dan indeks harga dapat diselesaikan. Mendesain pengembangan bahan ajar yang baik, salah satu solusi dalam meningkatkan daya serap siswa dalam pembelajaran Ekonomi yang mengutamakan kemampuan menganalisis pada pembelajaran ekonomi. Salah satu bahan ajar yang dapat dikembangkan adalah modul. Modul yang dikembangkan dalam buku ini adalah modul berbasis pembelajaran saintifik. Modul dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang ditemukan. Modul ini mengarahkan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mendorong terjadinya peningkatan kemampuan berpikir siswa untuk meningkatkan kemampuan aplikatif dan mencipta siswa dalam proses pembelajaran ekonomi pada peserta didik SMA program peminatan IPS. Penyusun mengharapkan dengan tersusunnya dan diterapkannya modul ini dapat meningkatkan kemampuan aplikatif dan mencipta peserta didik dalam proses pembelajaran serta dapat dikembangkan lebih lanjut modul yang memadukan kurikulum 2013 dengan model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 Wassalamu alaikum Wr, Wb. Surakarta, Juni 2017 Penyusun Modul Ekonomi Kelas X SMA ii

UCAPAN TERIMA KASIH Alhamdulillah, atas rahmat dan hidayah yang telah di berikan oleh Allah SWT penulis dapat menyusun modul ini berjalan lancar dan terselesaikan dengan baik. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan modul ini masih banyak kekurangan dan kelemahan baik dalam aspek subtansi maupun penulisnya. Hal tersebut dikarenakan oleh keterbatasan kemampuan penulis. Meskipun demikian alhamdulillah berkat bantuan dan motivasi serta bimbingan dan fasilitas dari berbagai pihak akhirnya penulis mampu menyelesaikan modul ini. Oleh karena itu dengan rasa tulusdan ikhlas, penulis ucapkan terima kasih yang Sebesar besarnya kepada yang terhormat : 1. Dosen pengampu, Agus Susilo, S.Pd, M.Pd 2. Semua dosen S1 Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan bimbingan dan wawasan keilmuan kepada penulis sehingga menambah keyakinan untuk menggapai harapan masa depan yang lebih baik. 3. Kedua orang tua tercinta yang senantiasa memotivasi dan mendoakan penulis selama penyusunan modul ini. 4. Semua teman-teman kelas D FKIP Pendidikan Akuntansi yang selalu tetap eksis untuk selalu berkumpul dan berceria. Terimakasih terucap untuk kalian semua. Semoga modul ini memberikan informasi bagi kita semua dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua Modul Ekonomi Kelas X SMA iii

Daftar Isi Pengantar dan Tujuan Modul... ii Ucapan Terima Kasih... iii Daftar Isi...iv Daftar Tabel... v Daftar Gambar...vi Bagian I Kompetensi Dasar: Menganalisis Inflasi dan Indeks Harga... 1 Indikator Pertemuan Pertama... 1 Tujuan Pembelajaran Pertemuan Pertama... 1 Pengertian Inflasi... 2 Cara Menghitung Laju Inflasi... 2 Penyebab Inflasi... 2 Cara Mengatasi Inflasi... 3 Dampak Inflasi... 5 Rangkuman... 9 Kesimpulan Proses Pelajaran... 10 Refleksi Pelajaran... 10 Lembar Evaluasi Pelajaran... 11 Bagian II Kompetensi Dasar: Menganalisis Inflasi dan Indeks Harga... 14 Indikator Pertemuan Kedua... 14 Tujuan Pembelajaran Pertemuan Kedua... 14 Pengertian Indeks Harga... 15 Macam-Macam Indeks Harga... 15 Ciri-Ciri Indeks Harga... 16 Metode Perhitungan Indeks Harga... 16 Rangkuman... 20 Kesimpulan Proses Pelajaran... 21 Refleksi Pelajaran... 21 Lembar Evaluasi Pelajaran... 22 Glosarium... 25 Daftar Pustaka... 26 Indeks... 27 Profil Penulis... Modul Ekonomi Kelas X SMA iv

Daftar Tabel Tabel 1... 2 Modul Ekonomi Kelas X SMA v

Daftar Gambar Gambar 1... 2 Modul Ekonomi Kelas X SMA vi

Kompetensi Dasar : Menganalisis Inflasi dan Indeks Harga MAU TAHU Indikator Pertemuan Pertama 1. Mendeskripsikan pengertian inflasi 2. Mengidentifikasi penyebab inflasi dan cara mengatasi inflasi Tujuan Pembelajaran Pertemuan Pertama 1. Siswa mampu mendeskripsikan pengertian inflasi 2. Siswa mampu mengidentifikasi penyebab inflasi dan cara mengatasi inflasi Ekonomis rasional yaitu para konsumen yang selalu berusaha mencapai kepuasan maksimal dari setiap barang dan jasa yang dikonsumsi, sedangkan produsen selalu berusaha untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. (Menurut ahli-ahli ekonomi klasik pada abad ke18 dan 19, seperti Adam Smith, David Ricardo, yang selanjutnya dikembangkan oleh Marshall dan Pigou.) Modul Ekonomi Kelas X SMA 1

A 1. Amatilah paparan materi dibawah ini dan temukan permasalahan yang dapat ditanyakan atau didiskusikan a. Pengertian Inflasi Dalam ekonomi, inflasi memiliki pengertian suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terusmenerus. Jika inflasi meningkat, maka harga barang dan jasa di dalam negeri akan mengalami kenaikan. Dengan kata lain, inflasi merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara terus menerus. Inflasi merupakan proses mengenai suatu peristiwa bukan mengenai tinggi rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukkan inflasi. Dianggap inflasi jika terjadi proses kenaikan harga yang terus-menerus dan saling memengaruhi. Gambar 1.1 Ilustrasi Laju Inflasi Cara Menghitung Laju Inflasi Keterangan: IHt IHt1 Laju Inflasi = IHt IHt1 IHt1 x 100% = Indeks harga tahun tertentu (tahun yang dihitung) = Indeks harga tahun sebelumnya b. Penyebab Inflasi dan Cara Mengatasi Inflasi 1. Penyebab Inflasi a) Tarikan permintaan (demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan dimana biasanya dipicu oleh membanjirnya likuiditas di pasar sehingga terjadi permintaan yang tinggi dan memicu perubahan pada tingkat harga. b) Desakan biaya (cost push inflation) terjadi akibat adanya kelangkaan produksi dan adanya kelangkaan distribusi. Modul Ekonomi Kelas X SMA 2

2. Cara Mengatasi Inflasi a) Kebijakan Moneter Peran bank sentral dalam mengatasi inflasi adalah dengan mengatur jumlah uang yang beredar. Kebijakan yang diambil oleh bank sentral dinamakan kebijakan moneter, yaitu dengan menggunakan cara-cara sebagai berikut: 1) Politik Diskonto (discount politic) adalah politik bank sentral untuk memengaruhi peredaran uang dengan jalan menaikkan dan menurunkan tingkat bunga. Dengan menaikkan tingkat bunga diharapkan jumlah uang yang beredar di masyarakat akan berkurang karena orang akan lebih banyak menyimpan uangnya di bank daripada menjalankan investasi. 2) Politik Pasar Terbuka (open market policy) dijalankan dengan membeli dan menjual surat-surat berharga. Dengan menjual suratsurat berharga diharapkan uang akan tersedot dari masyarakat. 3) Politik Persediaan Kas (cash ratio policy) adalah politik bank sentral untuk memengaruhi peredaran uang dengan jalan menaikkan dan menurunkan persentase persediaan kas dari bank. Dengan dinaikkannya persentase kas, diharapkan jumlah kredit akan berkurang. 4) Pengawasan kredit selektif. b) Kebijakan Fiskal Selain kebijakan moneter, pemerintah juga dapat memberlakukan kebijakan fiskal yaitu kebijakan yang berhubungan dengan pengaturan penerimaan dan pengeluaran negara. Jadi yang diatur dalam kebijakan fiskal adalah pengaturan pengeluaran pemerintah (APBN) dan peningkatan tariff atau pajak. c) Kebijakan Nonmoneter Selain dua kebijakan di atas, ada juga yang disebut kebijakan nonmoneter yang mengatur hal-hal berikut: 1) Peningkatan produksi 2) Kebijakan upah 3) Pengawasan harga Modul Ekonomi Kelas X SMA 3

Laporan Inflasi Berdasarkan Perhitungan Inflasi Tahunan Bulan dan Tahun Tingkat Inflasi Januari 2010 3.72% Desember 2009 2.78% November 2009 2.41% Oktober 2009 2.57% September 2009 2.83% Agustus 2009 2.75% Juli 2009 2.71% Juni 2009 3.65% Mei 2009 6.04% April 2009 7.31% Maret 2009 7.92% Februari 2009 8.60% Januari 2009 9.17% Desember 2008 11.06% November 2008 11.68% Oktober 2008 11.77% September 2008 12.14% Agustus 2008 11.85% Juli 2008 11.90% Juni 2008 11.03% sumber: www.bi.go.id Tabel 1.1 Laporan Inflasi Tahun 2008-2010 Modul Ekonomi Kelas X SMA 4

B 2. Dari paparan diatas coba diskusikan dengan anggota kelompok dengan bimbingan guru untuk menganalisis dampak positif maupun dampak negatif yang ditimbulkan oleh inflasi! Secara umum, inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif, tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hyperinflation) keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu, orang menjadi tidak bersemangat bekerja, menabung atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap, seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu. a. Bagi pemilik pendapatan tetap dan tidak tetap Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun di tahun 2003 daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya, orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti pengusaha tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi. b. Bagi para penabung Bagi para penabung, inflasi menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang tabungan menghasilkan bunga, tetapi jika tingkat inflasi di atas bunga nilai uang tetap menurun. Jika orang tidak menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang karena untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat. c. Bagi debitur dan kreditur Bagi orang yang meminjam uang kepada bank (debitur), inflasi menguntungkan karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, bagi kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman. Modul Ekonomi Kelas X SMA 5

d. Bagi produsen Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan jika pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Jika hal ini terjadi, produsen terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, jika inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen dapat menghentikan produksinya untuk sementara waktu, bahkan jika tidak sanggup mengikuti laju inflasi dapat gulung tikar (biasanya terjadi pada pengusaha kecil). e. Bagi perekonomian nasional 1) Investasi berkurang 2) Mendorong tingkat bunga 3) Mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif 4) Menimbulkan kegagalan pelaksanaan pembangunan 5) Menimbulkan ketidakpastian keadaan ekonomi pada masa yang akan datang 6) Menyebabkan daya saing produk nasional berkurang 7) Menimbulkan defisit neraca pembayaran 8) Merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Dampak Positif Inflasi 1.... 2.... 3.... 4.... 5.... 6.... 7.... 8.... Modul Ekonomi Kelas X SMA 6

Dampak Negatif Inflasi 1.... 2.... 3.... 4.... 5.... 6.... 7.... 8.... C 3. Setelah dapat menganalisis dampak positif maupun dampak negatif yang ditimbulkan oleh inflasi, coba kerjakan soal mengenai inflasi pada lembar jawab yang telah disediakan bersama anggota kelompok Kerjakan Kasus Berikut Dengan Anggota Kelompok 1. Jelaskan pengertian inflasi! 2. Jelaskan penyebab dari inflasi! 3. Apa saja dampak yang ditimbulkan dari inflasi? 4. Bagaimana cara-cara mengatasi inflasi? 5. Sebutkan penggolongan inflasi berdasarkan tingkat keparahannya! 6. Sebutkan penggolongan inflasi berdasarkan asal inflasi! 7. Apa penyebab terjadinya inflasi menurut Keynes? 8. Apa peran bank sentral dalam mengendalikan inflasi! 9. Sebutkan cara-cara yang digunakan dalam kebijakan moneter dalam mengatasi inflasi! 10. Jelaskan cara menghitung laju inflasi! Modul Ekonomi Kelas X SMA 7

Lembar Jawab Modul Ekonomi Kelas X SMA 8

D E F 1. Setelah dikerjakan paparkanlah hasil pengerjaan bersama anggota kelompok ke depan kelas dan komunikasikan hasil pengerjaan diatas bersama dengan kelompok lain 2. Setelah dipaparkan pengerjaan dari setiap anggota kelompok coba dianalisa ketepatan setiap jawaban masing-masing kelompok, jika ada jawaban yang kurang tepat coba komunikasikan jawaban yang tepat dengan berkonsultasi dengan guru. 3. Setelah kita paham materi yang hari ini kita pelajari coba kita buat rangkuman dan menyimpulkan akan jalanya pembelajaran hari ini, serta kita tarik refleksi apa manfaat mataeri yang kita pelajari hari ini. Rangkuman Modul Ekonomi Kelas X SMA 9

Kesimpulan Pelajaran Hari Ini Refleksi Pelajaran Hari Ini Modul Ekonomi Kelas X SMA 10

G 4. Untuk tambahan pengetahuan dirumah silahkan untuk mendalami materi yang hari ini kita pelajari, dan silahkan untuk mempelajari indeks harga pada pertemuan yang akan datang. E V A L U A S I A. Soal Pilihan Ganda 1. Berikut ini yang bukan kebijaksanaan untuk menanggulangi inflasi adalah... a. Tingkat bunga tabungan b. Peningkatan pajak c. Pemberian kredit d. Penurunan tariff pajak e. Penjualan obligasi pemerintah 2. Inflasi yang disebabkan karena kesalahan pengelolaan perekonomian suatu negara disebut... a. Imported inflation b. Demandpull inflation c. Hyperinflation d. Domestic inflation e. Cost push inflation 3. Apabila tingkat inflasi Indonesia adalah 7%, maka berdasarkan tingkat keparahannya inflasi di Indonesia tergolong dalam kategori... a. Inflasi sedang b. Inflasi ringan c. Inflasi berat d. Inflasi menengah e. Inflasi tinggi 4. Inflasi yang berkisar 10% - 30% pertahun dan belum membahayakan kegiatan ekonomi digolongkan dalam inflasi. a. Inflasi ringan b. Inflasi tinggi c. Inflasi sedang d. Inflasi berat e. Inflasi menengah 5. Inflasi yang disebabkan atas meningkatnya biaya produksi disebut... a. Spiral inflation b. Demand pull inflation c. Supply side inflation d. Cost push inflation e. Downward inflation Modul Ekonomi Kelas X SMA 11

6. Dibawah ini yang bukan merupakan dampak inflasi bagi perekonomian nasional yaitu... a. Meningkatkan pembangunan b. Investasi berkurang c. Menimbulkan defisit neraca pembayaran d. Menurunkan kesejahteraan rakyat e. Daya saing produk nasional berkurang 7. Pemerintah bekerja sama dengan masyarakat untuk mengendalikan jumlah uang yang beredar di masyarakat agar tidak terjadi inflasi. Karena peredaran uang yang berlebihan akan menyebabkan inflasi. Ini merupakan teori... a. Hansen Mowen b. Kuantitas c. Strukturalis d. Keynes e. Passcall 8. Berikut ini yang bukan peran dari bank sentral dalam mengendalikan inflasi adalah a. Mengatur jumlah uang yang beredar b. Mengatur nilai tukar c. Independensi penentuan kebijakan d. Intervensi pemerintah e. Menentukan inflation targetting 9. Cara yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi inflasi, kecuali... a. Politik pasar terbuka b. Pinjam ke luar negeri c. Pengawasan kerja d. Politik diskonto e. Kebijakan upah 10. Cara yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi inflasi dengan melakukan kebijakan moneter kecuali... a. Kebijakan upah b. Pengawasan kredit c. Politik diskonto d. Politik pasar terbuka e. Politik persediaan kas ** SELAMAT MENGERJAKAN ** Modul Ekonomi Kelas X SMA 12

PETUNJUK PENILAIAN Masukkan Nilaimu - Setiap jawaban benar bernilai (1) Nilai = (Jumlah jawaban benar : 10) X 100 - Tingkat Penguasaan: (A) Baik sekali = 90-100 (B) Baik = 80-89 (C) Cukup = 70-79 (D) Kurang = < 69 Modul Ekonomi Kelas X SMA 13

Kompetensi Dasar : Menganalisis Inflasi dan Indeks Harga MAU TAHU Indikator Pertemuan Kedua 1. Mendeskripsikan pengertian indeks harga 2. Mengidentifikasi ciri-ciri indeks harga 3. Mengidentifikasi metode perhitungan indeks harga Tujuan Pembelajaran Pertemuan Kedua 1. Siswa mampu mendeskripsikan pengertian indeks harga 2. Siswa mampu mengidentifikasi ciri-ciri dan peranan indeks harga 3. Siswa mampu mengidentifikasi metode perhitungan indeks harga Pemerintah menetapkan politik harga secara kontinu dengan membandingkan harga setiap komoditas pada suatu periode dengan periode yang lain, dengan menetapkan suatu nilai standar atas dasar periode tertentu yang dijadikan pedoman oleh pemeritah untuk mengendalikan harga itu disebut Indeks Harga. Modul Ekonomi Kelas X SMA 14

A Amatilah paparan materi dibawah ini dan temukan permasalahan yang dapat ditanyakan atau didiskusikan a. Pengertian Indeks Harga Untuk menghitung besar laju inflasi, sebelumnya kita harus mengetahui dulu besarnya Indeks Harga, yaitu perbandingan perubahan harga tahun tertentu (given year) dengan tahun dasar (based year). Indeks harga biasa digunakan untuk mengetahui ukuran perubahan variabel-variabel ekonomi sebagai barometer keadaan perekonomian, memberi gambaran yang tepat mengenai kecenderungan perdagangan dan kemakmuran. Beberapa macam indeks harga adalah sebagai berikut. 1. Indeks harga konsumen (IHK) adalah angka yang menggambarkan perbandingan perubahan harga barang dan jasa yang dihitung dianggap mewakili belanja konsumen, kelompok barang yang dihitung bisa berubah-ubah disesuaikan dengan pola konsimsi aktual masyarakat. 2. Indeks harga produsen (IHP) adalah perbandingan perubahan barang dan jasa yang dibeli oleh produsen pada waktu tertentu, yang dibeli oleh produsen meliputi bahan mentah dan bahan setengah jadi. Perbedaannya dengan IHK adalah kalau IHP mengukur tingkat harga pada awal sistem distribusi, IHK mengukur harga langsung yang dibayar oleh konsumen pada tingkat harga eceran. Indeks harga produsen biasa disebut juga indeks harga grosir (wholesale price index). 3. Indeks harga yang harus dibayar dan diterima oleh petani. Indeks harga barang-barang yang dibayar oleh petani baik untuk biaya hidup maupun untuk biaya proses produksi, apabila dalam menghitung indeks dimasukkan unsur jumlah biaya hipotek, pajak, upah pekerja yang dibayar oleh petani, indeks yang diperoleh disebut indeks paritas. Rasio antara indeks harga yang harus dibayar oleh petani dengan indeks paritas dalam waktu tertentu disebut rasio paritas (parity ratio). Terdapat 3 Macam Angka Indeks: a. Angka Indeks Harga (Price Relative) b. Angka Indeks Jumlah (Quantity Relative) c. Angka Indeks Nilai (Value Relative) Modul Ekonomi Kelas X SMA 15

b. Ciri-Ciri Indeks Harga Indeks harga mempunyai ciri-ciri di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Indeks harga sebagai standar sebagai perbandingan harga dari waktu ke waktu. 2. Penetapan indeks harga didasarkan pada data yang relevan. 3. Indeks harga ditetapkan oleh sampel, bukan populasi. 4. Indeks harga dihitung berdasarkan waktu yang kondisi ekonominya stabil. 5. Penghitungan indeks harga menggunakan metode yang sesuai dan tepat. 6. Penghitungan indeks harga dilakukan dengan cara membagi harga tahun yang akan dihitung indeksnya dengan harga tahun dasar dikali 100. c. Metode Perhitungan Indeks Harga 1. Metode tak tertimbang Keterangan: εpn X 100 % εpo Pn = harga pada tahun sekarang (ke n) Po = harga pada tahun dasar 2. Metode tertimbang a. Metode Laspeyres b. Metode Paasche c. Metode Tahun Khas Keterangan: ε (Pn x Qo) X 100 % ε (Po x Qo) ε (Pn x Qn) X 100 % ε (Po x Qn) ε (Pn x Qn) X 100 % ε (Po x Qo) Pn = harga pada tahun sekarang (ke n) Po = harga pada tahun dasar Qn = kuantitas pada tahun sekarang (ke n) Qo = kuantitas pada tahun dasar Modul Ekonomi Kelas X SMA 16

B 1. Dari paparan diatas coba diskusikan bersama anggota kelompok dengan bimbingan guru untuk mendiskripsikan 3 macam-macam angka indeks! 2. Angka Indeks Harga (Price Relative) Angka Indeks Jumlah (Quantity Relative) Angka Indeks Nilai (Value Relative) Modul Ekonomi Kelas X SMA 17

C 5. Setelah dapat menganalisis macam-macam angka indeks, coba kerjakan soal mengenai indeks harga dengan anggota kelompok pada lembar jawab yang telah disediakan! 1. Jelaskan pengertian indeks harga dalam ekonomi! 2. Jelaskan macam-macam indeks harga! 3. Terdapat dua metode penghitungan indeks harga yang umum dipakai. Jelaskan! 4. Sebutkan ciri-ciri indeks harga! 5. Jelaskan cara menghitung indeks harga menurut perhitungan indeks harga Laspeyres! 6. Sebutkan peranan indeks harga dalam ekonomi! 7. Jelaskan cara menghitung indeks harga menurut perhitungan indeks harga Paasche! 8. Sebutkan 3 macam angka indeks! 9. Jelaskan cara menghitung indeks harga menurut perhitungan indeks harga Tahun Khas! 10. Jelaskan cara menghitung indeks harga menurut perhitungan indeks harga tidak tertimbang! LEMBAR JAWAB Modul Ekonomi Kelas X SMA 18

6. Setelah dikerjakan, paparkanlah hasil pengerjaan bersama anggota kelompok ke depan kelas dan komunikasikan hasil pengerjaan diatas bersama dengan D kelompok lain. Modul Ekonomi Kelas X SMA 19

7. Setelah kita paham materi yang hari ini kita pelajari coba kita buat rangkuman E dan menyimpulkan akan jalannya pembelajaran hari ini, serta kita tarik refleksi apa manfaat materi yang kita pelajari hari ini. Rangkuman Modul Ekonomi Kelas X SMA 20

Kesimpulan Pelajaran Hari Refleksi Pelajaran Hari Ini Modul Ekonomi Kelas X SMA 21

E 8. Untuk tambahan pengetahuan dirumah silahkan untuk mengerjakan soal latihan dibawah ini. E V A L U A S I 1. Perbandingan perubahan harga tahun tertentu (given year) dengan tahun dasar (based year) merupakan pengertian dari. a. Deflasi b. Angka indeks c. Indeks harga d. Inflasi e. Metode perhitungan angka indeks 2. Angka yang menggambarkan perbandingan perubahan harga barang dan jasa yang dihitung dianggap mewakili belanja konsumen, kelompok barang yang dihitung bisa berubah-ubah disesuaikan dengan pola konsumsi aktual masyarakat disebut. a. Indeks harga b. Indeks harga yang dibayar petani c. Indeks harga yang diterima petani d. Indeks harga konsumen e. Indeks harga produsen 3. Macam-macam angka indeks ada tiga. Dibawah ini yang bukan merupakan macammacam angka indeks harga yaitu. a. Angka indeks harga b. Angka indeks jumlah c. Angka indeks nilai d. Value relative e. Parity ratio 4. Rasio antara indeks harga yang harus dibayar oleh petani dengan indeks paritas dalam waktu tertentu disebut. a. Indeks harga konsumen b. Indeks harga produsen c. Indeks harga grosir d. Indeks harga campuran e. Rasio paritas 5. Metode penghitungan angka indeks yang ditimbang dengan menggunakan faktor penimbang kuantitas pada tahun dasar (Qo) adalah metode. a. Paasche b. Laspayres c. Pearson Modul Ekonomi Kelas X SMA 22

d. Bebas e. Jumlah Kuadrat 6. Di bawah ini yang tidak termasuk ciri-ciri indeks harga adalah... a. Berdasarkan data relevan b. Memiliki satuan persentase c. Menggunakan metode perhitungan yang tepat d. Indeks harga ditentukan melalui populasi e. Dihitung saat kondisi stabil 7. Metode penghitungan angka indeks yang ditimbang dengan menggunakan faktor penimbang kuantitas pada tahun tertentu (Qn) adalah metode... a. Laspeyres b. Pearson c. Paasche d. Bebas e. Jumlah Kuadrat 8. Dibawah ini yang termasuk peranan indeks harga adalah. a. Indeks harga sebagai standar perbandingan harga dari waktu ke waktu b. Penetapan indeks harga didasarkan pada data yang relevan c. Memberikan gambaran atau trend dalam perdagangan d. Indeks harga dihitung berdasarkan waktu yang kondisi ekonominya stabil e. Penghitungan indeks harga dilakukan dengan cara membagi harga tahun yang akan dihitung indeksnya dengan harga tahun dasar ditambah 100 9. Berikut yang bukan merupakan peranan indeks harga yaitu... a. Dapat dijadikan standar atau pedoman untuk melakukan perbandingan harga dari waktu ke waktu b. Indeks harga merupakan petunjuk atau indikator yang dapat digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi secara umum c. Indeks harga pedagang besar dapat memberikan gambaran atau trend dalam perdagangan d. Indeks harga konsumen dan indeks biaya hidup dapat digunakan sebagai dasar penetapan gaji, termasuk dasar untuk mengubahnya e. Indeks harga ditetapkan oleh sampel, bukan populasi. 10. Dibawah ini yang bukan merupakan metode perhitungan indeks harga adalah. a. Metode Tahun Khas b. Metode tak Tertimbang c. Metode Campuran d. Metode Laspeyres e. Metode Paasche *** SELAMAT MENGERJAKAN *** Modul Ekonomi Kelas X SMA 23

PETUNJUK PENILAIAN Masukkan Nilaimu - Setiap jawaban benar bernilai (1) Nilai = (Jumlah jawaban benar : 10) X 100 - Tingkat Penguasaan: (A) Baik sekali = 90-100 (B) Baik = 80-89 (C) Cukup = 70-79 (D) Kurang = < 69 Modul Ekonomi Kelas X SMA 24

GLOSARIUM Inflasi : Proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus (kontinu) Hiper Inflasi : Dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali dan keadaan perekonomian menjadi kacau Indeks Harga : Perbandingan perubahan harga tahun Tertentu (given year) dengan tahun dasar (based year) Rasio Paritas : Rasio antara indeks harga yang harus dibayar oleh petani dengan indeks paritas dalam waktu tertentu IHP : Mengukur tingkat harga pada awal system distribusi IHK : Mengukur harga langsung yang dibayar oleh konsumen pada tingkat harga eceran Inflasi tertutup : Kenaikan harga secara umum hanya berkaitan dengan beberapa barang tertentu secara kontinu Inflasi terbuka : Apabila kenaikan harga terjadi secara keseluruhan Modul Ekonomi Kelas X SMA 25

DAFTAR PUSTAKA Indrastuti dkk. 2009. Ekonomi dan Kehidupan untuk SMA dan MA kelas XII. Jakarta: CV Puta Nugraha. Ismawanto. 2007. Ekonomi Untuk SMA Dan MA Kelas XI. Sukoharjo: Gema Ilmu. http://www.kompasiana.com/ibnu/laporan-inflasi-indekshargakonsumen_54ff8d0ba333111245510e35 http://www.ilmu-ekonomi-id.com/2016/01/inflasi-danindeks-harga.html http://ekonomikelasx.blogspot.co.id/2014/09/indeksharga-dan-inflasi.html https://www.bps.go.id/subjek/view/id/3 Khalwaly, Tajul. 2000. Inflasi & Solusinya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama Permana, Leni, dkk. 2009. Ekonomi 2 untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas XI. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional: Jakarta. Permendikbud No. 81. A. 2013. Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Modul Ekonomi Kelas X SMA 26

INDEKS A Angka indeks 15 B Bunga 6 H Harga 2 Hiperinflasi 5 P Permintaan 2 Produksi 2 Pendapatan nasional 5 Produsen 2 S Spekulatif 6 Modul Ekonomi Kelas X SMA 27

PROFIL PENULIS Penulis Modul adalah Anindya Kusuma Putri, merupakan mahasiswa angkatan 2014 yang sedang menyelesaikan gelar S1 di Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UMS. Dalam media pembelajaran berbasis TIK, mahasiswa dituntut untuk menguasai berbagai proyek yang diberikan, seperti dalam pembuatan peta konsep (mind map), powerpoint dan modul yang saat ini masih dalam pembelajaran dan proses pengembangan modul. Dalam modul pembelajaran ini disinergikan dengan pendekatan dan model pembelajaran, dan ini kali pertamanya saya membuat modul pembelajaran. Diharapkan dengan berbagai keterampilan yang diperoleh mengenai media pembelajara berbasis TIK ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kreatifitas mahasiswa dalam segala aspek pendidikan dan dapat bermanfaat bagi semua pihak. Modul Ekonomi Kelas X SMA 28