Modul ke: Penganggaran Perusahaan Fakultas EKONOMI DAN BISNIS Dr. Aries Susanty, ST. MT Program Studi
Penyusunan Anggaran Tenaga Kerja Langsung Abstract Memberikan pemahaman tentang lingkup kegiatan dalam menyusun anggaran tenaga kerja langsung
Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik disebut biaya konversi. Tenaga kerja langsung adalah tenaga manusia yang bekerja langsung mengolah produk. Misal : perusahaan rotan : tenaga kerja langsung : tukang potong rotan, tukang ukur kursi rotan, tukang rakit kursi rotan. Tenaga kerja tak langsung adalah tenaga kerja manusia yang ikut membantu menyelesaikan produk, seperti mandor, manajer produksi, penyelia dan lain-lain. Upah tenaga kerja langusng disebut biaya tenaga kerja langsung, sedangkan upah untuk tenaga kerja tak langsung disebut biaya tenaga kerja tak langsung. Biaya tenaga kerja tak langsung merupakan salah satu unsur dari biaya overhead pabrik (BOP).
Biaya Tenaga Kerja Langsung Tenaga kerja yang memelihara alat produksi (misalnya orang bengkel) termasuk unsur biaya pemeliharaan. Biaya pemeliharaan termasuk biaya overhead pabrik (BOP). Anggaran biaya tenaga kerja langsung meliputi taksiran keperluan tenaga kerja yang diperlukan untuk memproduksi jenis dan kuantitas produk yang direncanakan dalam anggaran produksi. Anggaran biaya tenaga kerja langsung merupakan salah satu unsur dari harga pokok produk. Harga pokok produk adalah semua biaya yang berkaitan dengan produk.
Standar Tenaga Kerja Langsung Standar tenaga kerja langsung dapat ditentukan dengan cara : Menghitung rata-rata jam kerja yang dikonsumsi dalam suatu pekerjaan dari kartu harga pokok periode yang lalu. Menggunakan cara operasi produksi di bawah keadaan normal yang diharapkan Mengadakan penyelidikan gerak dan waktu. Mengadakan taksiran yang wajar Memperhitungkan kelonggaran waktu untuk istirahat, penundaan kerja yang tak bias dihindari, dan factor kelelahan.
Standar tariff upah tenaga kerja langsung dapat ditentukan atas dasar : Perjanjian dengan organisasi karyawan Data upah masa lalu yang dihitung secara rata-rata Perhitungan tariff upah dalam operasi normal. Contoh : Misalkan standar jam tenaga kerja langsung ditentukan untuk membuat suatu botol kecap diperlukan waktu 0,1 jam dan standar tarif upah tenaga kerja langsung ditentukan per jam Rp 500,-. Dengan demikian standar tenaga kerja langsung untuk membuat satu botol kecap = 0,1 jam @ Rp 500,- = Rp 50,-
Anggaran Jam Tenaga Kerja Langsung Terpakai Untuk menyusun anggaran jam tenaga kerja langsung terpakai diperlukan data anggaran produksi dan standar jam tenaga kerja langsung. Misalkan anggaran produksi dari Perusahaan Kecap Asli selama tahun 2008 sebagai berikut : (lihat anggaran produksi pada modul 3) Triwulan Kecap Sedang Kecap Manis Kecap Asin Total I 20 botol 14 botol 9 botol 43 botol II III IV
Standar jam tenaga kerja langsung untuk membuat satu botol kecap diperlukan waktu 0,1 jam. Formula yang dapat dipergunakan dalam menyusun anggaran jam tenaga kerja langsung terpakai adalah sebagai berikut : JTKLT = P x SJTKL JTKLT = jam tenaga kerja langsung terpakai P = produksi SJTKL = standar jam tenaga kerja langsung
Perusahaan Kecap Asli Anggaran Jam Tenaga Kerja Langsung Terpakai Tiap Triwulan pada tahun 2008 Triwulan I II III IV SETAHUN Kecap Sedang Kecap Manis Kecap Asin Total
Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung Formula yang dapat dipergunakan dalam menyusun anggaran biaya tenaga kerja langsung sebagai berikut : BTKL = JTKLT x STUTKL BTKL = biaya tenaga kerja langsung JTKLT = jam tenaga kerja langsung terpakai STUTKL = standard tariff upah tenaga kerja langsung Misalkan dari table diatas dan data standar tariff upah tenaga kerja langsung per jam Rp 500,-, maka dapatlah disusun anggaran biaya tenaga kerja langsung sebagai berikut :
Perusahaan Kecap Asli Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung Terpakai Tiap Triwulan pada tahun 2008 Triwulan Kecap Sedang Kecap Manis Kecap Asin Total I II III IV SETAHUN
Hal tersebut berarti : Anggaran biaya tenaga kerja langsung setahun untuk : Kecap sedang = 9,5 jam x Rp 500,- = Rp 4.750,- Kecap manis = 5,4 jam x Rp 500,- = Rp 2.700,- Kecap asin = 3,8 jam x Rp 500,- = Rp 1.900,-
Latihan Berikut ini data anggaran produksi PT. Galuh Banjar Tahun 2010 dan data lainnya : PT. GALUH BANJAR ANGGARAN PRODUKSI TAHUN 2010 (DALAM UNIT) Keterangan Produk A Produk B Produk C Jumlah Penjualan 15.000 10.000 25.000 50.000 Persediaan akhir 3.000 5.000 7.000 15.000 Produk siap dijual 18.000 15.000 32.000 65.000 Persediaan awal 3.000 4.000 7.000 14.000 Produksi 15.000 11.000 25.000 51.000
Standar jam kerja adalah sebagai berikut : Jenis Produk Departemen 1 Departemen 2 Departemen 3 Produk A 2 jam kerja 1 4 Produk B 2 1 2 Produk C 1 2 3 Upah per jam kerja adalah sebagai berikut : Departemen 1 = Rp 600,- Departemen 2 = Rp 200,- Departemen 3 = Rp 500,- Dari data tersebut buatlah anggaran : Jam tenaga kerja langsung. Biaya tenaga kerja langsung.
Latihan 2 Perusahaan Dodol Kandangan memproduksi satu jenis produk dengan harga pokok standar per kg dodol sebagai berikut : Biaya bahan baku 2 kg @ Rp 100,- = Rp 200,- Biaya tenaga kerja langsung 3 jam @ Rp 50,- = Rp 150,- Selama tahun 2008 perusahaan merencanakan produksi sebagai berikut : Triwulan 1 10.000 kg Triwulan 2 11.000 kg Triwulan 3 12.000 kg Triwulan 4 13.000 kg Dari data tersebut susunlah tiap triwulan : Anggaran pemakaian bahan baku Anggaran biaya pembelian bahan baku Anggaran jam tenaga kerja langsung Anggaran biaya tenaga kerja langsung