Modul ke: 02 Fakultas FASILKOM Konsep Sistem Informasi Teknologi Informasi Sebagai Keunggulan Strategis Program Studi Sistem Informasi Inge Handriani, M.MSI., M.Ak
M A T E R I KONSEP DASAR KEUNGGULAN KOMPETITIF TEKANAN KOMPETITIF IMPLEMENTASI STRATEGI KEUNGGULAN KOMPETITIF PENGGUNAAN STRATEGIS TI STRATEGI DASAR PENGGUNAAN TI STRATEGI KOMPETITIF RANCANG ULANG PROSES BISNIS TEKNIK DALAM MENERAPKAN BPR KOMPONEN BPR DAFTAR PUSTAKA
Konsep Dasar Keunggulan Kompetitif Sistem informasi strategis dapat dimanfaatkan untuk membantu perusahaan agar dapat bertahan hidup dan berhasil dalam jangka panjang dalam menghadapi tekanan kompetitif yang membentuk struktur persaingan dalam perusahaan Dalam model klasik Michael Porter mengenai strategi kompetitif, bisnis apapun yang ingin mempertahankan hidup dan berhasil haruslah mengembangkan serta mengimplementasikan berbagai strategi. Back to Menu
The Competitive Environment Bargaining Power of Suppliers Threat of New Entrants Rivalry Among Existing Competitors Threat of Substitutes Bargaining Power of Customers
Fundamental Competitive Strategies - Cont. Cost Leadership Strategies Differentiation Strategies Innovation Strategies Growth Strategies Alliance Strategies
Konsep Dasar Keunggulan Kompetitif Keunggulan Kompetitif Perusahaan : 1) Menggunakan sumber daya virtual 2) Penggunaan informasi untuk mendapat pengungkitan (leverage) di dalam pasar 3) Menciptaan rantai nilai /value chain (yang terdiri atas aktifitas utama dan pendukung yang memberikan kontribusi kepada margin) Back to Menu
Penggunaan Strategis Teknologi Informasi TI digunakan sebagai faktor pembeda kompetitif: a. Bisnis Berfokus Pada Pelanggan Mampu menelusuri preferensi pelanggan, mengikuti tren pasar, pasokan produk, layanan dan informasi, kapan saja, di mana saja, layanan dengan kebutuhan pelanggan b. Perekayasaan Ulang Proses Bisnis Perekayasaan Ulang proses bisnis atau business process engineering-bpr adalah pemikiran kembali yang mendasar dan pendesain ulang yang radikal Back to Menu
Strategi Dasar Penggunaan Teknologi Informasi Dalam Bisnis 1. Biaya yang lebih rendah Gunakan TI untuk mengurangi secara mendasar biaya proses bisnis Gunakan TI untuk menurunkan biaya pelanggan atau pemasok Back to Menu
Strategi Dasar Penggunaan Teknologi Informasi Dalam Bisnis 2. Diferensiasi Kembangkan berbagai fitur TI baru untuk melakukan diferensiasi produk dan jasa Gunakan berbagai fitur TI untuk mengurangi keunggulan diferensiasi para pesaing. Gunakan berbagai fitur TI untuk memfokuskan diri pada ceruk pasar yang dipilih Back to Menu
Strategi Dasar Penggunaan Teknologi Informasi Dalam Bisnis 3. Inovasi Buat produk dan jasa baru yang memasukkan berbagai komponen TI Kembangkan pasar baru atau ceruk pasar baru yang unik dengan bantuan TI Buat perubahan radikal atas proses bisnis dengan TI yang secara dramatis akan memangkas biaya, meningkatkan kualitas, efisiensi, atau layanan pelanggan, atau mempersingkat waktu ke pasar Back to Menu
Strategi Dasar Penggunaan Teknologi Informasi Dalam Bisnis 4. Mendukung Pertumbuhan Gunakan TI untuk mengelola perluasan bisnis secara regional dan global Gunakan TI untuk mendiversifikasi serta mengintegrasikan produk dan jasa lainnya. 5. Kembangkan Persekutuan Gunakan TI untuk membuat organisasi virtual yang terdiri dari para mitra bisnis Kembangkan sistem informasi antar perusahaan yang dihubungkan oleh internet dan ekstranet yang akan mendukung hubungan bisnis strategis dengan para pelanggan, pemasok, subkontraktor, dan pihak lain Back to Menu
Strategi kompetitif menurut Mc Farlan dan Mc Kenny 1. Dapatkah TI merubah dasar persaingan? Pertanyaan ini diajukan untuk menjawab ancaman dari pesaing-pesaing yang sudah ada. TI harus bisa berperan merubah dasar cara bersaing 2. Dapatkah TI membangun halangan untuk masuk bagi pesaing? Sebagai mekanisme pertahanan diri Back to Menu
Strategi kompetitif menurut Mc Farlan dan Mc Kenny 3. Dapatkah TI digunakan untuk menghasilkan produk-produk baru? Pertanyaan ini diajukan untuk menjawab ancaman dari produk-produk baru yang biasanya dimotori oleh bidang Research and Development yang didukung oleh TI yang canggih. 4. Dapatkah TI membangun biaya berpindah? Berhubungan dengan kekuatan tawar-menawar dari para konsumen atau pelanggan. Back to Menu
Strategi kompetitif menurut Mc Farlan dan Mc Kenny 5. Dapatkah TI merubah keseimbangan kekuatan dari hubungan dengan pemasok? Pertanyaan ini adalah untuk menjawab ancaman kekuatan tawar-menawar dengan pemasok/supplier Back to Menu
Strategic Uses of Information Strategy Improving Technology Promote Business Process Business Innovation Locking in Customers and Suppliers IT Role Use IT to reduce costs of doing business Use IT to create new products or services Use IT to improve quality Use IT to link business to customers and suppliers Outcome Enhance Efficiency Create New Business Opportunities Maintain Valuable Customers and Relationships
Strategic Uses of Information Strategy Raise Barriers to Entry Technology Build a Strategic IT Platform Build a Strategic Information Base IT Role Increase amount of investment or complexity of IT needed to compete Leverage investment in IS resources from operat- ional uses to strategic uses Use IT to provide information to support firm s competitive strategy Outcome Increase Market Share Create New Business Opportunities Enhance Organizational Collaboration
The Value Chain Administrative Coordination & Support Services Human Resource Management Technology Development Procurement of Resources Inbound Logistics Operations Outbound Logistics Marketing and Sales Customer Servicee
The Internet Value Chain Internet Capability Marketing and Product Research Sales and Distribution Support and Customer Feedback Benefits to Company Data for market research, establishes consumer responses Low cost distribution Reaches new customers Multiplies contact points Access to customer com-ments online Immediate response to customer problems Opportunity for Advantage Increase Market Share Lower Cost Margins Enhanced Customers Satisfaction
Strategic Positioning of Internet Technologies High Global Market Penetration E-Commerce Website Value-added IT Services Cost and Efficiency Improvements E-Mail, Chat Systems Product and Services Transformation E-Business; Extensive Intranets and Extranets Performance Improvements in Business Effectiveness Intranets and Extranets Strategy Solution Low E-Business Processes Connectivity Internal Drivers High
Rancang Ulang Proses Bisnis Penggantian proses yang ketinggalan jaman dengan yang lebih baru disebut rancang ulang proses bisnis (business process redesign, BPR). Terkadang juga digunakan istilah business process reengineering. 1. Menerapkan BPR untuk merancang ulang sistem berbasis komputer yang tidak dapat dipertahankan lagi melalui pemeliharaan sistem biasa 2. Jika perusahaan menerapkan BPR untuk berbagai operasi utamanya, usaha tersebut pasti menimbulkan dampak gelombang yang mengakibatkan rancang ulang berbasis komputer Back to Menu
Teknik Dalam Menerapkan BPR IS telah menciptakan tiga teknik untuk menerapkan BPR. Teknikteknik dikenal sebagai tiga-r : 1. Rekayasa Mundur Adalah proses analisis sistem untuk mengidentifikasi elemen-elemen sistem dan hubungan antar elemen berdasarkan sistem yang ada, untuk mendapatkan gambaran proses pengembangan sistem dari awalnya. Tidak mengubah fungsionalitas sistem yang ada. Diterapkan untuk sistem yang tidak ada dokumentasinya. Hasilnya : dokumentasi sistem yang menyeluruh, seperti diagram arus data (data flow diagram DFD), diagram arus sistem, dll Back to Menu
Teknik Dalam Menerapkan BPR 2. Restrukturisasi Transformasi suatu sistem menjadi sistem baru / bentuk lain tanpa mengubah fungsionalnya. Sistem/program tidak terstruktur menjadi terstruktur 3. Rekayasa Ulang Rancang ulang lengkap suatu sistem dengan tujuan mengubah fungsionalitasnya, berdasarkan sistem yang ada. Pengetahuan mengenai sistem yang sedang berjalan tidak diabaikan sama sekali (proses rekayasa mundur) Lalu sistem baru dikembangkan secara normal (proses rekayasa maju) Back to Menu
Komponen BPR 1. Kualitas fungsional Ukuran mengenai apa yang bisa dilakukan oleh sistem. 2. Kualitas teknis Ukuran bagaimana fungsi tersebut dilakukan. Kombinasi kedua komponen menentukan pemilihan teknik BPR. Back to Menu
Customer-Focused e-business Let customers place orders directly Build a community of customers, employees, and partners Let customers check order history and delivery status Customer Database Transaction Database Let customers place orders thru distribution partners Give all employees a complete view of customers Link Employees and distribution partners
Business Reengineering and Quality Management Definition Target Business Quality Improvement Incrementally Improving Existing Processes Any Process Business Reengineering Radically Redesigning Business Systems Strategic Business Processes Potential Payback Risk 10%-50% Improvements 10-Fold Improvements Low High What Changes? Primary Enablers Same Jobs - More Efficient IT and Work Simplification Big Job Cuts; New Jobs; Major Job Redesign IT and Organizational Redesign
The Customer- Focused Agile Competitor Give Customers Solutions to Problems Anticipation of future needs Customization Conformance Organize to Master Change Cooperate with Business Partners and Competitors Leverage the Impact of People and IS Resources
Virtual Corporations Adaptability Borderless Excellence Six Characteristics of Virtual Companies Technology Trust-Based Opportunism
Knowledge Management Systems Technical Support Staff Solution Knowledge Development Engineers Intranet The Internet Customers Product Managers Other Vendors
Daftar Pustaka 1. O Brien, James. A. (2005). Introduction to Information System. 12 th Edition. McGraw- Hill. Singapore. 2. Laudon, Kenneth C. Jane P. Laudon. Management Information Systems. Seventh Edition. Prentice Hall, New Jersey. 2002. 3. McLeod Jr, Raymond. George Schell. Management Information Systems. International Edition. Prentice Hall, New Jersey. 2001. Back to Menu
Terima Kasih Inge Handriani, M.MSI., M.Ak