Pengantar TRACER STUDY dan Problematikanya Oleh Dr. Eng. Bambang S. Budi Presiden Indonesia Career Center Network dan Direktur ITB Career Center
Apa itu Tracer Study? Tracer Study atau yang sering disebut sebagai survey alumni atau survey follow up adalah studi mengenai lulusan lembaga penyelenggara pendidikan tinggi. Studi ini dipandang mampu menyediakan berbagai informasi yang bermanfaat bagi kepentingan evaluasi hasil pendidikan tinggi Hasil analisisnya digunakan untuk feedback (umpan balik) penyempurnaan/penjaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi
Concept of Tracer Study INPUT Student s biodata, experiences, motives INPUT Study conditions and provisions TRACER STUDY OUTPUT Knowledge, skills, motivation, grades OUTCOMES Transition employment, work service to society The focus of the research conducted is the relationship between higher education and employment, higher education systems and structures as well as the graduation survey/tracer Study. PROCESS Teaching and learning Source: INCHER - Schomburg
Tujuan Untuk mengetahui hasil pendidikan dalam bentuk: Transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja Profil keluaran pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi Proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi Input/masukan pendidikan berupa penggalian lebih lanjut terhadap informasi lulusan
Studi ini dilakukan untuk membaca transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja dan kondisi para alumni di awal karirnya Studi ini dimaksudkan agar bisa membaca employability dan relevansi dunia pendidikan dengan dunia kerja Mampu menyediakan data-data yang diperlukan untuk proses akreditasi (Nasional maupun Internasional) Studi ini menyediakan data-data yang sangat bermanfaat untuk mahasiswa, alumni, orang tua, masyarakat, dunia usaha dan industri, para konselor pendidikan/karir, dan lain sebagainya.
Facility Educational Process Institution Services etc Objectives of Tracer Study (Graduate Surveys) 1. To get valueable information for the development of the university 2. To evaluate the relevance of higher education Hardskill Softskill Int/Ext Factor Competency/Skill Contribution Mismatch, etc Feedback to University/Quality Assurance or Government/ National policy maker Data from graduates Provide important data and input for HRD of Employer (characteristics, etc) Provide empirical evidences of alumni on professional relevance, early career, employability, etc 3. To contribute to the accreditation process 4. To inform students, parents, lecturers and administrators Developed from INCHER - Schomburg
Manfaat Tracer Study Sebagai data base alumni yang terdata berdasarkan program studi dan lulusan (tahun lulus)/angkatan (tahun masuk); Sebagai masukan/informasi penting bagi pengembangan kampus; Sebagai alat evaluasi untuk melihat relevansi antara perguruan tinggi dengan dunia kerja; Sebagai masukan bagi perbaikan kinerja dosen dan staf administrasi; Sebagai masukan bagi perbaikan kurikulum; Sebagai bahan evaluasi untuk akreditasi Nasional/Internasional; Sebagai bahan untuk membangun jaringan/network alumni
Relation between Tracer Study, Institution and Research Quality assurance (accreditation) Vertical match - overeducation/ undereducation Alumni career service Institutional Tracer Study Skill mismatch - study and work Evaluation, information, marketing Study conditions and professional success Institutional Development Research
Socio-biographic background Parents s education Gender Motives and abilities Prior education Structures Higher education Study conditions Curricula Study behaviour Socio-cultural conditions Competences Country Region Transition process Employment and work Labour market conditions Knowledge society Globalisation, internationalisation Life course
University Exit Survey Tracer Study I Tracer Study II 1-2 years 4-5 years Time After Graduation National Tracer Study Guideline: 1-3 years after graduation (Book from Belmawa, DIKTI, Minister of Education, 2011) Developed from source: Schomburg, INCHER
Conduction of the Survey Response Statistic Which percentage of WHAT? Total amount of graduates of a cohort Graduates in the survey Available addresses Validate addresses Actual participants (= response)
Issue and Problem 1. Lack of Awareness, Knowledge and Support in University 2. Weak on system, methodologies, planning and implementation Problem in Indonesia 3. Focus on(ly) to fulfill the requirements of accreditation 4. Not (yet) important educational evaluation for the development of institutions
Problem spesifik Di berbagai negara, sangat beragam metode, sistem, penyelenggara, pendekatan, kuesioner inti, dan lain sebagainya tetapi persoalannya sama, response rate yang rendah (dibawah 50%) Di Indonesia, pada umumnya masih hanya untuk keperluan data akreditasi/administrasi karena lemah dari segi konsep, pemahaman, metode, pendekatan, dana, dll sehingga tidak bersistem, apalagi (langka) munculnya gagasan-gagasan inovasi maupun pengembangan. Karena kepentingan akreditasi, penyelenggaranya sering hanya di tingkat Prodi, sehingga sporadis hanya saat dibutuhkan, tidak ada SDM yang khusus dan karenanya tidak melembaga dan tidak berkelanjutan. Muara dari problem di Indonesia juga berujung pada response rate yang rendah, tidak mereprentasikan profil target responden, tidak memberikan data yang baik/akurat, bahkan hanya ala kadarnya kecuali sekadar untuk kebutuhan formalitas/administrasi (akreditasi).