makalah sistem periodik unsur

dokumen-dokumen yang mirip
kimia Kelas X TABEL PERIODIK K-13

SOAL TENTANG SISTEM PERIODIK UNSUR DAN JAWABANNYA

MODUL KIMIA KELAS X MIA

BAB III TABEL PERIODIK

SISTEM PERIODIK UNSUR

BAB I STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

Struktur dan Sifat-Sifat Atom. Add subtitle here

Perkembangan Dasar Pengelompokan Unsur

SISTEM PERIODIK UNSUR

MEDIA POWERPOINT MATERI KIMIA SISTEM PERIODIK UNSUR RANGKUMAN MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR

1. Pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan sifat periodik unsur-unsur adalah.

A. SEJARAH PERKEMBANGAN TABEL SISTEM PERIODIK

Lembar Observasi Laboratorium

SISTEM PERIODIK UNSUR (SPU)

1.Sejak kapan manusia mulai mengelompokkan unsur-unsur? dan bagaimana perkembangannya? 2.Apa tujuan Pengelompokan Unsur- Unsur?

Tabel Periodik Unsur. Sebagian unsur terbentuk. ini. Sudah sejak dahulu para ahli kimia berusaha mengelompokkan unsurunsur

SISTEM PERIODIK UNSUR

CREATED BY : KKN-PPL UNY 2012

PERKEMBANGAN SISTEM PERIODIK UNSUR

STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK Kimia SMK KELAS X SEMESTER 1 SMK MUHAMMADIYAH 3 METRO

Antiremed Kelas 10 Kimia

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM PERIODIK

TEORI ATOM. Ramadoni Syahputra

MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 10

HUKUM DASAR KIMIA DAN STOIKIOMETRI

SISTEM PERIODIK UNSUR

Sejarah Perkembangan sistem periodik Di alam ada 109 unsur, bagaimana penyusunan unsur tersebut secara logis?

Tabel periodik unsur-unsur kimia

1. Pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan sifat periodik unsur-unsur adalah.

ULANGAN SUSULAN TENGAH SEMESTER 1 TAHUN AJARAN 2009/2010 SMA KRISTEN PETRA 1 SURABAYA

kimia Kelas X REVIEW I K-13 A. Hakikat Ilmu Kimia

Kimia unsur. Klasifikasi Materi. Tabel Periodik. Kuantitas materi : Atom dan konsep mol. Atom dan konsep mol

Pilihan ganda Soal Sistem Periodik Unsur dan Struktur atom. A. Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E di depan jawaban yang tepat!

LEMBARAN SOAL 7. Sat. Pendidikan. Pilihlah Satu Jawaban yang Palin Tepat 1. Perhatikan bagan percobaan penghamburan sinar alfa berikut:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

LEMBARAN SOAL 8. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH )

SIFAT SIFAT ATOM DAN TABEL BERKALA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : Mata Pelajaran : Kimia Kelas / Semester : X/I Materi

K13 Revisi Antiremed Kelas 10 KIMIA

8-11. Sifat Kemagnetan

NIP

KEGIATAN BELAJAR 2 KONFIGURASI ELEKTRON, HUBUNGANNYA DENGAN LETAK UNSUR DALAM SISTEM PERIODIK, DAN SIFAT PERIODIK UNSUR

X Z. ISOTOP Atom atom yang sama mempunyai nomor atom sama tetapi nomor massa berbeda disebut isotop Contoh : H 1 H 1 H 1

SISTEM PERIODIK UNSUR

KATA SAMBUTAN. iii. Jakarta, Pebruari 2009 Kepala Pusat Perbukuan

HUKUM DASAR KIMIA DAN STOIKIOMETRI

STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PE- RIODIK

KIMIA UNSUR. (4) energi ionisasi kripton lebih tinggi daripada energi ioniasasi neon

Ciri-Ciri Organisme/ Mahkluk Hidup

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Perkembangan Sistem Periodik Unsur. : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

BAB 2 STRUKTUR ATOM PERKEMBANGAN TEORI ATOM

ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR

YAYASAN PEMBINA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA SMA LABSCHOOL KEBAYORAN

PENGANTAR. Konsep Dasar Kimia untuk PGSD 99

SIFAT- SIFAT PERIODIK UNSUR

KIMIA Untuk SMA/MA kelas x

Arti Penting Kimia Kimia Materi ruang massa Massa

OAL TES SEMESTER I. I. Pilihlah jawaban yang paling tepat!

Bab I Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom

MASSA ATOM,MASSA ATOM RELATIF dan KONFIGURASI ELEKTRON

MASSA ATOM,MASSA ATOM RELATIF DAN KONFIGURASI ELEKTRON

KIMIA. Sesi POLIMER. A. LOGAM ALKALI a. Keberadaan dan Kelimpahan Logam Alkali. b. Sifat-Sifat Umum Logam Alkali. c. Sifat Keperiodikan Logam Alkali

SOAL. Jawaban : D. Dapat kita lihat bahwa semua unsur diatas merupakan unsur perioda 3 (jumlah

RANGKUMAN MATERI. Struktur Atom

No. BAK/TBB/SBG201 Revisi : 00 Tgl. 01 Mei 2008 Hal 1 dari 8 Semester I BAB I Prodi PT Boga BAB I MATERI

Soal dan jawaban tentang Kimia Unsur

Sifat-Sifat Umum Unsur Dra. Sri Wardhani, M.Si. Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Soal 3 Diantara unsur unsur di bawah ini yang paling stabil adalah... A. 8 P B. 9 Q C. 10 R D. 12 S E. 20 T

KIMIA. Sesi KIMIA UNSUR (BAGIAN IV) A. UNSUR-UNSUR PERIODE KETIGA. a. Sifat Umum

SIFAT FISIS DAN SIFAT KIMIA UNSUR-UNSUR

Bab 1 Struktur Atom. 79. a 80. d 81. c 82. c 83. d 84. a 85. c 86. b 87. e 88. b 89. d 90. b 91. a

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA BAHAN AJAR KIMIA DASAR BAB VI IKATAN KIMIA

KATA PENGANTAR BANDUNG, DESEMBER 2002 TIM KONSULTAN KIMIA FPTK UPI

Pentalogy FISIKA SMA

KIMIA DASAR TEKNIK INDUSTRI UPNVYK C H R I S N A O C V A T I K A ( ) R I N I T H E R E S I A ( )

A. HUKUM PERBANDINGAN VOLUM DAN HIPOTESIS AVOGADRO*

Struktur atom. Kunci : A Pembahasan Partikel dasar penyusun atom adalah proton, elektron dan neutron

PENGANTAR KIMIA INDUSTRI _KIMIA INDUSTRI_ DEWI HARDININGTYAS, ST, MT, MBA WIDHA KUSUMA NINGDYAH, ST, MT AGUSTINA EUNIKE, ST, MT, MBA

diunduh dari

BANK SOAL SELEKSI MASUK PERGURUAN TINGGI BIDANG KIMIA 1 BAB I STRUKTUR ATOM

GENTA GROUP in PLAY STORE. Kode Aktivasi Aplikasi: 74DSM. Kode Aktivasi Aplikasi: P859 FPM KIMIA

4. Atom atau kumpulan atom yang bermuatan listrik disebut. a. zat tunggal d. ion b. molekul e. gugus fungsi c. senyawa

Kegiatan Belajar 4 Kimia Unsur. Menguasai teori aplikasi materipelajaran yang diampu secara mendalam pada materi Kimia Unsur.

DAFTAR PUSTAKA. 1. Dra. Sukmriah M & Dra. Kamianti A, Kimia Kedokteran, edisi 2, Penerbit Binarupa Aksara, 1990

LEMBARAN SOAL 9. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH )

Intan Pariwara. Depdiknas. halaman Kelas X. 2. Buku PR Kimia. 3. BSE Kimia X, positif dengan elektron. bergerak mengelilinginya.

BAB 1. Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur. Kata Kunci. Pengantar

Struktur atom. Bagian terkecil dari materi disebut partikel. Beberapa pendapat tentang partikel materi :

Dalam 1 golongan dari atas ke bawah energi ionisasi bertambah kecil ionisasi K < ionisasi Na.


LEMBARAN SOAL 1. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH ) SOAL

Kamu dapat menjelaskan konsep atom, ion, dan molekul, serta mengomunikasikannya. Senyawa Homogen. Partikel senyawa. Senyawa molekul Senyawa ion

BAB 1 PERKEMBANGAN TEORI ATOM

BAB 2. Pada bab struktur atom dan sistem periodik unsur, Anda sudah mempelajari bahwa. Ikatan Kimia. Kata Kunci. Pengantar

Bab 1 STRUKTUR ATOM. Pada pelajaran bab pertama ini akan dipelajari tentang perkembangan teori atom, notasi unsur, Isotop, isobar, dan isoton.

UTS 02 s.d. 11 Nov UAS 08 s.d. 20 Jan SEMESTER GANJIL 28 Agustus s.d. 30 Desember 2006

BENDA WUJUD, SIFAT DAN KEGUNAANNYA

kimia KONFIGURASI ELEKTRON

Penulis: Budi Utami, Agung Nugroho Catur Saputro, Lina Mahardiani, Sri Yamtinah, Bakti Mulyani. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

Transkripsi:

makalah sistem periodik unsur BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Unsur kimia atau hanya disebut unsur adalah zat kimia yang tak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil,atau tak dapat diubah menjadi zat kimia lain dengan menggunakan metode kimia biasa. Partikel terkecil dari unsur adalah atom. Sebuah atom terdiri atas inti atom (nukleus) dan dikelilingi oleh elektron. Inti atom terdiri atas sejumlah proton dan neutron. Hingga saat ini diketahui terdapat kurang lebih 117 unsur di dunia. Hal yang membedakan unsur satu dengan lainnya adalah jumlah proton dalam inti atom tersebut. Misalnya,seluruh atom karbon memiliki proton sebanyak 6 buah,sedangkan atom oksigen memiliki proton sebanyak 8 buah. Jumlah proton pada setiap atom dikenal dengan istilah nomor atom (Z). Namun demikian,atom-atom pada unsur yang sama tersebut dapat memiliki jumlah neutron yang berbeda,hal ini dikenal dengan sebutan Isotop. Massa atom sebuah unsur (A) adalah massa ratarata atom suatu unsur pada alam. Karena massa elektron sangatlah kecil,dan massa neutron hampir sama dengan massa proton,maka massa atom biasanya dinyatakan dengan jumlah proton dan neutron pada inti atom,pada Isotop yang memiliki kelimpahan terbanyak di alam. Ukuran massa atom adalah satuan massa atom (amu). Beberapa Isotop bersifat radioaktif dan mengalami penguraian (peluruhan) terhadap radiasi partikel alfa atau beta. Unsur paling ringan adalah hidrogen dan helium. Hidrogen dipercaya sebagai unsur yang ada pertama kali di jagad raya setelah terjadi Big Bang. Seluruh unsur-unsur berat secara alami terbentuk (baik secara alami ataupun buatan) melalui berbagai metode nukleosintesis. Hingga tahun 2005,dikenal 118 unsur yang diketahui,93 nsur diantaranya terdapat di alam, dan 23 unsur merupakan unsur buatan. Unsur buatan pertama kali diduga adalah teknetium pada taun 1937. Seluruh unsur buatan adalah radioaktif dengan waktu paruh yang pendek,sehingga atom-atom tersebut yang terbentuk secara alami sepertinya telah terurai. Daftar unsur dapat dinyatakan dengan nama,simbol,atau nomor atom. Dalam tabel periodik,disajikan pula pengelompokan unsur-unsur yang memiliki sifat-sifat kimia yang sama. Pengelompokan unsur-unsur kimia terus berkembang seiring dengan penemuan unsur kimia dan perkembangan ilmu pengetahuan. Pengelompokan unsur-unsur kimia ini menghasilkan suatu tabel periodik yang berisi data dan informasi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang berkaitan dengan kimia. Seperti perhitungan jumlah proton,elektron,dan neutron suatu atom,susunan elektron dalam atom (konfigurasi elektron),massa atom relatif unsur dan kelompok unsur dalam Isotop,Isobar,dan Isoton. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan,maka dapat disimpulkan permasalahan sebagai berikut : 1. Apa saja Sistem Periodik Unsur yang pernah disusun oleh para ahli? 2. Bagaimana cara para ahli menyusun Tabel Periodik pada masanya? C. Tujuan pembahasan 1. Mengetahui tentang berbagai macam Sistem Periodik Unsur yang disusun oleh

para ahli. 2. Mengetahui bagaimana cara para ahli menyusun suatu Tabel Periodik. BAB II KAJIAN TEORISTIS A. Pengertian Sistem Periodik Unsur Sistem periodik unsur adalah sebuah tabel yang memuat seluruh unsur kimia yang dikenal oleh IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry). Di dalam tabel periodik,unsurunsur kimia dikelompokan berdasarkan kesamaan sifatnya. Dengan memanfaatkan tabel periodik,kita dapat membuat klasifikasi,penafsiran,dan perkiraaan yang sistematik dari semua informasi kimia. Selain itu,kita juga dapat lebih mudah mempelajari struktur atom. B. Pengelompokan Unsur dalam Sistem Periodik. Pada awalnya,unsur hanya digolongkan menjadi logam dan nonlogam. Dua puluh unsur yang dikenal pada masa itu mempunyai sifat yang berbeda satu dengan yang lainnya. Setelah John Dalton mengemukakan teori atom maka terdapat perkembangan yang cukup berarti dalam pengelompokan unsur-unsur. Penelitian Dalton tentang atom menjelaskan bahwa setiap unsur mempunyai atom-atom dengan sifat tertentu yang berbeda dari atom unsur lain. Hal yang membedakan diantara unsur adalah massanya. Pada awalnya massa atom individu belum bisa ditentukan karena atom mempunyai massa yang amat kecil sehingga digunakan massa atom relatif yaitu perbandingan massa antar atom. Berzelius pada tahun 1814 dan P.Dulong dan A.Petit pada tahun 1819 melakukan penentuan massa atom relatif berdasarkan kalor jenis unsur. Massa atom relatif termasuk sifat khas atom karena setiap unsur mempunyai massa atom relatif tertentu yang berbeda dari unsur lainnya. Penelitian selanjutnya melibatkan Lavoisier yang mengelompokan unsur berdasarkan sifat kimianya. Lalu, Dobereiner, Newlands, Mendeleev, dan Lothar Meyer yang mengelompokan unsur berdasarkan massa atom relatif. Seorang ahli geologi Perancis, Alexander Beguyern yang mengelompokan unsur-unsur kimia berdasarkan kenaikan berat atom. Dan Moseley yang mengelompokan unsur-unsur kimia berdasarkan sifat fisis dan kimia yang diurutkan berdasarkan kenaikan nomor atom dalam bentuk tabel periodik yang selanjutnya disempurnakan oleh Seaborg dan lebih dekenal sebagai Tabel Periodik Modern. C. Sifat-sifat Keperiodikan Unsur pada Umumnya Secara umum, sifat-sifat unsur perodik berubah secara teratur sesuai dengan perubahan nomor atomnya. Sifat ini dinamakan sebagai sifat periodik unsur-unsur yang meliputi: 1. Jari-jari Atom

Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom hingga kulit terluarnya. 2. Afinitas Elekton Afinitas elektron adalah besarnya energi yang dilepas atau diserap oleh atom netral dalam bentuk gas pada penangkapan satu elektron untuk membentuk ion negatif. 3. Energi Ionisasi (Potensial Ionisasi) Energi ionisasi atau potensial ionisasi adalah eneri yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar dari atom. 4. Keelektronegatifan Keelektronegatifan adalah kecenderungan suatu atom untuk bermuatan negatif atau untuk menangkap elektron dari atom lain. BAB III PEMBAHASAN A. Sistem Periodik Unsur Menurut Lavoisier Ilmuan kimia Perancis, Antoine Lavoisier pada tahun 1869 mendefinisikan unsur sebagai zat yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana. Hal itu dituangkan dalam buuya yag berjudul Traite Elementaire de Chimie. Antoine Lavoisier mengelompokan 33 unsur kimia. Pengelompokan unsure tersebut berdasarkan sifat kimianya. Unsur-unsur kimia dibagi menjaddi empat kelompok. Yaitu gas, tanah, logam, dan nonlogam. Pengelompoka ini masih terlalu umum karena ternyata dalam kelompok unsuur logam masih terdapat nsur yang memiliki sifat berbeda. Unsur gas yang dikelompokan leh Lavoisier adalah cahaya, kalor, oksigen, azote (nitrogen), dan hydrogen. Unsur-unsur yang tergolonh nonlogam adalah sulfur, fosfor, karbon, asam kloroda, asam flourida, dan asam borak. Adapun unsur logam adalah antimon, perak, arsenic, bismuth, tembaga timah, nesi, mangan, raksa, molybdenum, nikel, emas, platina, tobel tungsten, dan seng. Adapun yang tergolong unsur tanah adalah kapur, magnesium oksida, barium oksida, alumunium oksida, dan silikon oksida. Kelemahan dari teori Lavoisier : pengelompokan masih terlalu umum. Kelebihan dari teori Laviosier : sudah mengelompokan 33 unsur yang ada bedasarkan sifat kimia sehingga bias dijadikan referensi bagi ilmuan-lmuan setelahnya. B. Sistem Periodik Unsur Menurut Dobereiner Pada tahun 1829, J.W. Dobereiner seorang professor kimia dari Jerman mengelompokan unsurunsur berdaasarkan kemiripan sifat-sifatnya.

Ia mengemukakan bahwa massa atom relatif strontium sangat dekat dengan massa rata-rata dari dua unsur lain yang mirip dengan strontium, yaitu kalsium dan barium. Dobereiner juga mengemukakan beberapa kelompok unsur lain seperti itu. Unsur pembentuk garam dan massa atomnya,yaitu c1 = 35,5 Br = 80, dsn l = 127. Unsur pembentuk alkali dan massa atomnya. Yaitu Li = 7, Na = 23, dan K = 39. Dari pengelompokan unsur-insur tersebut,terdapat suatu keteraturan. Setiap taiga unsur yang sifatnya mirip massa atom (A r) unsur yang kedua (tengah) merupakan massa atom rata-rata dari massa atom unsur pertama dan keetiga. Oleh karena itu, Dobereiner mengambil keputusan bahwa nsuur-unsur dapat dikelompokan kedalam kelompok-kelompok tiga unsur yang disebut triade. Pengelompokan trsebut lebih dikenal dengan Hukum Triad Dobereiner. Triade Ar Rata-rata Ar unsur pertama dan keetiga Kalsium Stronsium Barium 40 88 137 (40 + 137) = 88 2 Kelemahan dari teori iini adalah pengelompokan unsur ini kurang efisen dengan adanya bbeberapa unsur lain dan tida termasuk dalam kelompok triad padahal sifatnya sama dengan unsur dalam kelompok triad tersebut. Kelebihan dari teori ini adalah adanya keteraturan setiap unsur yang sifatnya mirip massa atom (Ar) unsur yang kedua (tengah) merupakan massa atom rata-rata dimassa atom unsur pertama dan ketiga. Mulanya, hokum triad culup popular dna diterima banyak kalangan. Akan tetapi sejak unsurunsur baru, banyak unsur yang mempunyai sifat mirip, tetapi jumlahnya lebih dari tiga. Misalnya, unsur fluorin yang rip dengan unsur-unsur triad halogen (klorin, bromine, iodine). Meskipun demikian, usaha Dobereiner patut dihargai karena ia empelopori peenyusunan table periodic berdasarkan berat atom. Triad 1 (Logam Alkali) Triad 2 (Logam Alkali Tanah) Triad 3 (Halogen) Triad 4 (Golongan VIA) Litium 7 Natrium 23 Kalium 39 Kalsium 40,08

Stronsium 87,62 Barium 137,34 Kolorin 35,45 Bromine 79,91 Iodin 126,90 Sulfur 32,06 Selenium 78,96 Tellurium 127,60 C. Sistem Periodik Unsur Menurut Chancourtois Tahun 1862, ahli geologi Perancis, Alexander Beguyer de Chancourtois, mengelompokan unsurunsur kimia berdasarkan kenaikan berat atom. Unsur-unsur kimia disusun membentuk suatu spiral. Unsur-unsur yang sifatnya mirip terletak pada kolom yang sama. Perbedaan berat atom unsurunsur yang amirip adalah 16. Misalnya, litum dan natrium (7 dan 23). Secara matematika, penyusunan ketiga unsur tersebut dapat dirumuskan dengan persamaan berikut. D. Sistem Periodik Unsur Menurut Newlands H 1 F8 Cl 15 Co/Ni 22 Br 29 Pd 36 I 42 Pt/lr 50 Li 2 Na 9 K 16 Cu 23 Rb 30 Ag 37 Cs 44 Tl 53 G 3 Mg 10 Ca 17 Zn 25 Sr 31 Hokum oktaf ditemukan oleh John Alexander Reina Newlands,seorang ahli kimia Inggris. Newland adalah orang yang perrtama yang meengelompokan unsur berdasarkan kenaian massa atom relatif unsur. Disebut hukumm oktaf karena beliau mendapati bahwa sifat-sifat yang sama beerulang pada setiap unsur ke-8,unsur ke-2 mirip dengan unsur ke-9 dan seterusnya. Kemiripan sifat ditunjukan oleh unsur yang berselisih satu oktaf yakni unsur ke-1 dan ke-8 serta unsur ke-2 dan unsur ke-9. Daftar unsur yang berhasil dikelompokan berdasarkan hkum oktaf oleh Newlands ditunjukan pada table berikut. Huku oktaf Newlands ternyata hanya berlaku uuntuk unsur-unsur dengan massa relatif sampai 20 (kalsium). Kemiripan sifat terlalu dipaksakan apabila pegelompokan dilanjutkan. Misalnya, Ti mempunyai sifat yang cukup berberda dengan Al maupun B. Kelemahan huku oktaf Newland adalah hanya berlaku untuk 17 unsur pertama, yaitu hydrogen hingga kalsium. Selain itu, hokum oktaf juga tidak menyediakan tempat untuk unsur-unsur yang baru ditemkan. Dan dalam kenyataannya masih ditemukan beberapa oktaf yang isinya lebih dari

delapan unsur. Dan penggolongannya ini tidak cocok untuk unsur yang massa atomnya sangat besar. E. Sistem Periodik Mendeleev Pada tahun 1866, ahli kimia asal Rusia Dmetri Ivanovick Mendeleev,melakukan pengamatan terhadap 63 unsur yang sudah dikenal ketika itu dan menyimpulkan bahwa sifat-sifat unsur adalah fungsi periodic dari massa atom relatifnya. Artinya, jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnnya,maka sifat tertentu akan berulang secara periodic. Mendeleev menempatkan unsur-ubsur yang mempunyai kemiripan sifat lajur vertical yang disebut golongan. Unsur-unsur juga disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya dan ditempatkan dalam satu lajur yang disebut periode. Dalam tabelnya Mendelev mengkosongkan beberapa tempat. Hal itu dilakukan untuk memnetapkan keiripan sifat dalam golongan. Sebagai contoh, Mendeleev menempatkan Ti (Ar = 48) pada golongan IV dan membiarkan golongan lll kosong kareena Ti lebih mirip dengan C dan Si, ari pada dengan B dan Al. Mendeleev meramalkan dari sifat unsur yng belum dikenal itu. Perkiraan tersebut didasarkan pada sifat unsur lain yang sudah dikenal, yang letaknya bedampingan baik secara mendatar maupun secara tegak. Ketika unsur yang diramalkan ditemukan, ternyata sifatnya sangat sesuai dengan ramalan Mendeleev. Salah satu contoh adalah germanium (Ge) yang ditemukan pada tahun 1886, yagn oleh Mendeleev dinamai ekasilikon. Unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatif seperti yang digunakan Newlands hanya ada beberapa perbaikan antara lain : a. Besarnya selisih massa atom relatif sekurang-kurangnya dua satuan. b. Bagi unsur transisi disediakan jalur khusus. c. Beberapa tempat dikosongkan untuk unsur yang belum ditemukan. d. Mengadakan korekai terhadap massa atom relatif. e. Tanpa eksperimen ia mengubah valensi Boron dan Alumunium dari 2 menjadi 3. f. Ia meramal sifat unsur yang belum dikenal. Keuntungan dari daftar Mendelees dalam memahami sifat unsur adalah : 1. Sifat kimia dan sifat fisika unsur dalam satu golongan brubah teratur. 2. Valensi tertinggi dicapai oleh unsur dengan golongan sama. 3. Kemiripan sifat dimilii hubungan diagonal. 4. Ada unsur yang aan ditemukan yang akan menempati teempat kosong. 5. Ada teempat bagi unsur transisi. Kelemahan Mendeleev : 1. Panjang periode tidak sama. 2. Beberrapa unsur ada yang tterbalik. 3. Selisih massa atom relatif yang tidak berurutan tidak teratur. 4. Perubahan sifat unsur ini lambat dari elektronegatif menjadi eletropositif. 5. Unsur-unsur dari lanthanoida dimasukan ke dalam satu golonga 6. Besarnya valensi unsur yang lebih dari satu macam valensi sukar diramal kedudukannya dalam sistem periodik 7. Sifat anomali unsur pertama setiap golongan tidak ada hubungannya dengan massa atom relatif 8. Jika daftar disusun berdasarkan massa atom relatif. Maka isotop unsur yang sama harus ditempatkan pada golongan yang berbeda,sedangkan isobar seperti : 40Ar;40K;40Ca harus

dimasukan dalam satu golongan. F. Sistem Periodik Modern dari Henry G. Moseley Pada awal abad 20, pengetahuan kita terhadap atom mengalami perkembangan yang sangat mendasar. Para ahli menemukan bahwa atom bukanlah suatu partikel yang tak terbagi melainkan terdiri dari partikel yang lebih kecil yang di sebut partikel dasar atau partikel subatom. Kini atom di yakini terdiri atas tiga jenis partikeldasar yaitu proton, elektron, dan neuron. Jumlah proton merupakan sifat khas dari unsur, artinya setiap unsur mempunyai jumlah proton tertentu yang berbeda dari unsur lainya. Jumlah proton dalam satu atom ini disebut nomor atom. pada 1913, seorang kimiawan inggris bernama Henry Moseley melakukan eksperimen pengukuran panjang gelombang unsur menggunakan sinar-x. Berdasarkan hasil eksperimenya tersebut, diperolehkesimpulan bahwa sifat dasar atom bukan didasari oleh massa atom relative, melainkan berdasarkan kenaikan jumlah proton. Hal tersebut diakibatkan adanya unsur-unsur yang memiliki massa atom berbeda, tetapi memiliki jumlah proton sama atau disebut isotop. Kenaikan jumlah proton ini mencerminkan kenaikan nonor atom unsur tersebut. Pengelompokan unsur-unsur sisitem periodik modern merupakan penyempurnaan hukum periodik Mendeleev, yang di sebut juga sistem periodik bentuk panjang. Sistem periodik modern disusun berdasarkan kebaikan nomor atom dan kemiripan sifat. Lajurlajur horizontal, yang disebut periode disusun berdasarkan kenaikan nomor atom ; sedangkan lajur-lajur vertikal, yang disebut golongan, disusun berdasarkan kemiripan sifat. Sistem periodik modern terdriri atas 7 periode dan 8 golongan. Setiap golongan dibagi lagi menjadi 8 golongan A( IA-VIIIA ) dan 8 golongan B (IB VIIIB). Unsur-unsur golongan A disebut golongan utama, sedangkan golongan B disebut golongan transisi. Golongan-golongan juga dapat ditandai dengn bilangan 1 sampai dengan 18 secara berurutan dari kiri ke kanan. Dengan cara ini maka unsur transisi terletak pada golongan 3 sampai golongan 12. Pada periode 6 dan 7 terdapat masing-masing 14 unsur yang disebut unsurunsur transisi dalam, yaitu unsur-unsur antanida dan aktinida. Unsur-unsur transisi dalam semua termasuk golongan IIIB. Unsur-unsur lantanida pada periode 6 golongan IIIB, dan unsur-unsur aktinida pada periode 7 golongan IIIB. Penempatan unsur-unsur tersebut di bagian bawah tabel periodik adalah untuk alasan teknis, sehingga daftar tidak terlalu panjang. Berikut tabel periodik yang disusun oleh Moseley : http://audibatungga.blogspot.com/2011/04/makalah-sistem-periodik-unsur.html 121212, 21:32