BAB 2 DATA DAN ANALISA

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III IDENTIFIKASI DATA

BAB 2 DATA DAN ANALISA

BAB 2 DATA DAN ANALISA. Gambar 2.1

BAB II DATA DAN ANALISA. diambil dari berbagai sumber, diantaranya : 1. Wawancara dengan pemilik Kopi cap Pohon dan karyawan.

BAB 2 DATA DAN ANALISA

BAB I PENDAHULUAN. di Indonesia yang cenderung tropis atau hangat. Produk-produk minuman yang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Profil Produk

BAB 2 DATA DAN ANALISA

BAB I PENDAHULUAN. biji tanaman kopi. Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab qahwah yang berarti

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Observasi Profil Perusahaan

BAB II DATA DAN ANALISA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Budaya ngopi di dunia memang sudah ada sejak berabad abad yang lalu.

BAB 2. DATA DAN ANALISA. Sumber data dan informasi untuk mendukung proyek Tugas Akhir ini diperoleh dari

BAB I PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Masalah

BAB 2 DATA DAN ANALISA

f. Life-cycle : menikah (primer) &single (sekunder). g. Kewarganegaraan :Indonesia (primer) & pendatang (sekunder). 3. Psikografis a. Kelas sosial: me

BAB III IDENTIFIKASI DATA. A. Identifikasi Data Objek

1.1.2 Visi dan Misi a. Visi Menjadikan starbucks sebagai brand yang terkenal dan dihargai di seluruh dunia.

seiring waktu. Banyaknya industri pariwisata membuat semakin banyak peluang masyarakat Indonesia khususnya Bali yang bekerja di bidang Pariwisata.

BAB 2 DATA DAN ANALISA

BAB I PENDAHULUAN. Jumlah Konsumsi. Pertumbuhan (%) Konsumsi Per Kapita (Gram) Jumlah Populasi. Tahun

I. PENDAHULUAN. Regional Bruto (PDRB). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi

BAB 1 LATAR BELAKANG. Kopi merupakan sebuah minuman yang berasal dari hasil pengolahan biji

BAB I PENDAHULUAN. Gaya hidup modern dan serba instan sudah tidak dapat lagi dipisahkan dari

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Dalam zaman moderenisasi sekarang ini dunia bisnis terus berjalan,

BAB I PENDAHULUAN. dunia. Lebih dari 2,25 miliar cangkir kopi diminum setiap harinya dan lebih dari

2) Segmentasi Demografi Segmentasi ini memberikan gambaran bagi pemasar kepada siapa produk ini harus ditawarkan. Jawaban atas pertanyaan kepada siapa

BAB I PENDAHULUAN. kehidupan manusia, mulai dari produk makanan, minuman, fashion, maupun

BAB 2 DATA DAN ANALISA. Data dan informasi untuk mendukung proyek Tugas Akhir ini diperoleh dari berbagai sumber, antara lain:

BAB 2 PRODUK DAN JASA. Kopi merupakan sebuah jenis minuman yang berasal dari hasil pengolahan

BAB II DESKRIPSI PT. BERJAYA COSWAY INDONESIA

STRATEGI PEMASARAN PADA PRODUK BAVERAGE S STARBUCKS KUNINGAN CITY JAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. Alamat : Jalan Gandapura No.61 Bandung. 2. Christian. 3. Trevi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB III PROFIL PERUSAHAAN. berbadan hukum menjadi CV. Bi-ensi Fesyenindo tahun Pada

II. TINJAUAN PUSTAKA. penting dalam masalah budidaya kopi di berbagai Negara hanya beberapa

I PENDAHULUAN. Latar Belakang tahun

BAB II IDENTIFIKASI MASALAH. A. Data Produk

I. PENDAHULUAN. bersaing dari negara lain yaitu tanaman kopi. Dari 10 negara penghasil kopi

BAB 2 DATA DAN ANALISA. Data dan informasi untuk mendukung proyek Tugas Akhir ini diperoleh dari berbagai sumber, antara lain:

BAB 1 PENDAHULUAN. manajemen di masing-masing perusahaan juga dituntut agar dapat

I. PENDAHULUAN. Sektor pertanian tampaknya masih menjadi primadona perekonomian di

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

ROASTING KOPI CELUP Industri pengolahan kopi pada umumnya menggunakan bahan baku biji kopi Arabika dan Robusta dengan komposisi perbandingan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Malabar (diluar negeri dikenal dengan Java Preanger) ini berjeniskan arabika dan

BAB I RINGKASAN EKSEKUTIF. Saat ini Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik, jika

BAB I PENDAHULUAN Profil Perusahaan a) Abuba Steak

BAB 2 DATA DAN ANALISA

I. PENDAHULUAN. penduduk Indonesia masing menggantungkan hidupnya di sektor ini. Sektor

BAB I PENDAHULUAN. hal yang harus dimiliki oleh perusahaan untuk mampu bersaing dan. meraih sukses dalam bisnis di era globaliasi ini.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Kopi merupakan salah satu komoditi terbesar di dunia yang

KEDAI KOPI REPUBLIK. [Versi Draft) Digunakan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Kewirausahaan. (logo) Disusun oleh.

BAB 1 PENDAHULUAN. tempatnya tinggal menjadi semakin rusak karena ulah mereka sendiri. Salah

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini, banyak sekali pebisnis atau investor yang membuka bisnis coffee shop di

BAB 2 DATA DAN ANALISA

Peluang Bisnis Sampingan Distro Online

BAB I PENDAHULUAN. pelanggan sebagai tujuan utama (Kotler, 2012). Tidak terkecuali usaha dalam

BAB I PENDAHULUAN. Dalam laju pertumbuhan perekonomian yang sangat ketat di Indonesia,

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

I. PENDAHULUAN. dalam family Rubiaceae dan genus Coffea. Kopi merupakan bahan minuman tidak

BAB I PENDAHULUAN. Kopi pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1696 dari jenis kopi tersebut ada

BAB III IDENTIFIKASI DATA

BAB I PENDAHULUAN. untuk melakukan pembelian atas produk ataupun jasa tertentu. Minat konsumen

BAB I PENDAHULUAN. supaya usaha tersebut dapat berkembang lebih baik lagi. Promosi. merupakan aspek yang sangat penting dalam manajemen pemasaran, dan

BAB II IDENTIFIKASI MASALAH. A. Profil Perusahaan. kecamatan Cepu, dia adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Selama hidup di

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PEND AHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Jika berbicara tentang Aceh tentunya salah satu khas dan terkenal yaitu

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Profil Perusahaan Visi : Misi :

BAB 2 DATA DAN ANALISA

I. PENDAHULUAN. menyerap tenaga kerja, menghasilkan devisa negara, dan berfungsi dalam

BAB I PENDAHULUAN. terutama pada bisnis bakery dan cake shop. Bila dilihat trend saat ini, bisnis

BAB I PENDAHULUAN. teman menjadi salah satu penyebab masyarakat banyak mendatangi cafe untuk

BAB V HASIL DAN PEMBAHANSAN DESAIN

BAB I PENDAHULUAN. besar tetapi perusahaan kecil atau perusahaan pemula juga menerapkan

BAB III PROYEKSI PENJUALAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN PADA UD. JAYA ABADI

PERANCANGAN DESAIN INTERIOR MUSEUM KOPI INDONESIA BAB I PENDAHULUAN

BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam era globalisasi dewasa ini, persaingan dalam dunia industri di negara kita

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang. Perkembangan bisnis di era globalisasi yang terjadi saat ini menimbulkan

masyarakat di perkotaan semakin padat. Padatnya aktivitas masyarakat ini, membuat

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN. Iklan majalah ini dimaksudkan untuk menunujukkan suatu pengalaman minum

BAB III METODOLOGI DAN PERANCANGAN KARYA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin pesat, tidak hanya

BAB I PENDAHULUAN. tepat. Dengan menjamurnya berbagai kedai kopi, cafe, club, maupun restorasi kelas

BAB 2 DATA DAN ANALISA

I. PENDAHULUAN. Di era globalisasi ini gaya hidup masyarakat kota semakin kompleks, dapat kita

BAB III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN A. KELOMPOK DATA BERKAITAN DENGAN ASPEK FUNGSI PRODUK RANCANGAN

Transkripsi:

BAB 2 DATA DAN ANALISA 2.1 Sumber Data 2.1 Latar belakang perusahaan Kopi Luwak awalnya hanyalah sebuah nama merek kopi milik pengusaha Semarang, Tan Hok Seng yang memulai usahanya tahun 1965 silam. Pada awalnya Tan Hok Seng hanya seorang pembuat kopi dengan alat sederhana dan menjualnya di pasar Peterongan Semarang. Dengan hanya bermodalkan alas sebesar 9x25 meter, Beliau mulai mengajak kedua anaknya untuk turut membantunya dalam memasak kopi giling dan mengepaknya. Selepas SMA, Salah seorang putranya bernama Agus Susanto yang sampai saat ini masih menggandrungi bisnis kopi luwak, ia mulai mengembangkan usaha ayahnya dengan memasarkan dan meningkatkan kualitas kopi sesuai dengan perkembangan zaman. Pada tahun 1980-an, pembuatan kopi luwak dengan mesin buatan Jerman sehingga terjadi peningkatan produksi yang cukup pesat. Dari yang sebelumnya hanya mampu 800 kilogram perharinya, dengan bantuan mesin yang baru mereka dapat menghasilkan kopi hingga 5 ton perharinya. Hal ini membawa kesuksesan bagi Agus dan ayahnya, hingga mereka berhasil menjadi salah satu produsen kopi luwak di bawah naungan perusahaan yang dibentuk dengan nama PT Java Prima Abadi. Di awal tahun 1999, PT Java Prima Abadi selaku produsen kopi luwak mulai mengekspansi usahanya dari peternak kopi biji luwak ke bidang Café. Outlet Café Kopi Luwak pertama yang dibuka berlokasi di Bandara Achmad Yani, Semarang. Alasannya adalah salah satu tempat yang cukup strategis untuk mengenalkan kopi luwak kepada masyarakat. Dan ternyata hal ini terbukti dengan gerai outlet pertamanya yang cukup ramai dan diminati oleh banyak para wisatawan lokal maupun mancanegara yang sedang menunggu di bandara. Di tahun 2000, Agus membuka outlet keduanya di Java Supermall, Semarang. Kesuksesan Agus membuka outlet keduanya membuat ia semangat memperluas usahanya ke kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Denpasar. Di tahun 2002 barulah usaha Café Kopi Luwak ini berekspansi ke Jakarta yaitu di Mall Kelapa Gading 2 dan terus berkembang sampai sekarang. Saat ini PT Java Prima Abadi oleh seorang putrinya yaitu Vivin Susanti. Rencananya usaha Café Kopi Luwak akan diperluas ke kawasan Internasional. Sampai saat ini sudah ada 18 outlet tersebar di Indonesia yaitu Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan akan segera dibuka di Bali dan Makasar. 2.1.2 Data Perusahaan Nama perusahaan : Café Kopi Luwak

Pengelola : PT Java Prima Abadi Produk yang dijual : 75% minuman kopi, 15% minuman lain, 10% makanan lain Lokasi Penjualan : Semarang : - Java Supermall - Bandara Ahmad Yani - Paragon City - Makro Jakarta : - Plaza Indonesia - Grand Indonesia - Kelapa Gading - Pacific Place - Citraland Mall - Atrium Senen - Metropolitan Mall - Supermall Karawaci - Epicentrum Kuningan - Kuningan City - Blok M Plaza - Central Park Mall Solo : - Solo Square Yogyakarta : - Malioboro Mall

2.1.3 Visi dan Misi Perusahaan PT Java Prima Abadi memiliki visi dan misi yaitu memajukan perusahaan serta mengembangkan usaha dari produk utamanya yaitu biji kopi luwak yang dikenal sebagai biji terbaik dan termahal di dunia sehingga mampu diperluas hingga ke pasaran dunia Internasional. 2.2 DATA KHALAYAK SASARAN 2.2.1 Demografis Wanita dan Pria Usia khalayak 25-45 tahun SES A dan B Pekerjaan : pekerja kantoran, eksekutif muda, wanita karir, entrepreneur. Berpendidikan tinggi dan beraktivitas tinggi 2.2.2 Geografis Kota-kota besar yang terdapat gerai Café Kopi Luwak, seperti : Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Solo Beriklim tropis Berlokasi di mall-mall dengan kepadatan penduduk yang tinggi 2.2.3 Psikografis Kebiasaan minum kopi sebelum/sesudah beraktifitas memiliki gaya hidup konsumtif suka bersosialisasi dan mencari relasi dan acara matang dan mapan dalam bidang finansial

2.3 Kompetitor Waroeng Kopi Luwak Waroeng Kopi Loewak merupakan kopi luwak pilihan yang tersedia dalam 4 varian kopi yaitu Waroeng Kopi Loewak Arabica, Waroeng Kopi Loewak Robusta, Waroeng Kopi Loewak Mix (5% Arabica, 95% Robusta) dan White Coffee Luwak. Kemasan yang tersedia adalah kemasan kaleng exclusive (10 sachet @10gr) dan kemasan sachet 10gr yang terbungkus oleh amplop. Duta Luwak Brother s Link Kemasan kopi terbuat dari alumunium foil dengan berat 250 gram. Terdapat 3 varian rasa yaitu: - Medium roast Warna bubuk sedikit kuning kecoklatan, memiliki karakteristik rasa yang unik dan aroma yang manis - City roast Warna bubuk hitam, rasa dan aroma seimbang - French roast Warna bubuk hitam, rasa sedikit pahit dan aroma tajam

Kopi Luwak Tapis Tapis Luwak didirikan pada tahun 1989, PT Sari Alami (Tapis) adalah sangrai kopi kecil di Bandar Lampung, Indonesia. Nama "Tapis" didapat karena itu adalah bagian dari seni kerajinan tradisional yang terkenal bagi masyarakat Lampung. Menyebarkan aroma dan kualitas kopi Lampung di seluruh dunia selalu menjadi tujuan utama PT Sari Alami. Pada tahun 2010, PT Sari Alami memperkenalkan dengan Standar Internasional tentang etika sumber biji luwak terbaik liar, menghabiskan banyak jam teknik penguasaan memanggang, dan berfokus pada menciptakan cangkir sempurna kopi luwak Tapis. 2.4 Analisa Solusi Komunikasi Visual Strenght - cita rasa yang unik karena didapatkan dengan cara yang tidak biasa - Café Kopi Luwak merupakan pelopor pertama sebagai coffee shop lokal yang menyediakan biji kopi luwak asli. - Café Kopi Luwak memiliki varian rasa kopi yang banyak, juga minuman dan makanan lain yang bervariasi - memiliki beberapa cabang toko di Indonesia dengan tempat yang strategis Weakness: - memiliki beberapa varian rasa namun tidak memiliki kaitan visual antara logo dan masing-masing varian rasa - minum kopi terlalu banyak buruk untuk kesehatan - kopi luwak adalah kopi termahal di Indonesia Opportunity - keinginan orang untuk mencari pengalaman atas rasa kopi luwak pada kafe yang menyajikan kopi luwak - Café atau coffee shop menjadi salah satu gaya hidup yang sedang trend saat ini Threat - banyaknya kompetitor yang menjual kopi luwak mengingat sudah menjadi terkenal