IKATAN KIMIA BY. V_CVA MAN RETA 2010/2011
ATOM STABIL Suatu atom dikatakan stabil jika: 1. Sukar bereaksi dengan atom/unsur lain (golongan VIII A ) 2. Elektron valensinya berisi penuh elektron yaitu berisi 2 atau 8 elektron seperti halnya unsur gas mulia 3. Atom yang belum stabil akan mencapai kestabilan dengan berikatan dengan atom lain sehingga elektron valensinya 2 atau 8 4. elektron terluar/elektron valensinya kurang dari 4 akan cenderung melepas elektron terluarnya (kecuali unsur H karena dia akan menerima 1 elektron untuk menjadi stabil sehingga akan menyamai unsur He). Jika e val = 4 akan cenderung melepas/menerima elektron, jika e val lebih dari 4 akan menerima elektron
KAIDAH OKTET DAN STRUKTUR LEWIS KAIDAH OKTET & DUPLET KAIDAH OKTET: kecenderungan suatu atom untuk memiliki 8 elektron di kulit terluarnya/elektron valensinya = 8. KAIDAH DUPLET: kecenderungan suatu atom untuk memiliki 2 elektron di kulit terluarnya/elektron valensinya = 2. Kaidah oktet dan kaidah duplet hanya sesuai untuk unsur-unsur golongan utama (golongan A) STRUKTUR LEWIS & LAMBANG LEWIS Teori Lewis berbunyi: 1. Elektron valensi memegang peranan penting dalam berikatan 2. Terjadi transfer elektron sehingga terbentuk ion positif dan ion negatif membentuk ikatan ionik 3. Terjadi transfer penggunaan bersama elektron dalam ikatan dan membentuk atom yang stabil Lambang Lewis: lambang titik elektron yang merupakan simbol elektron valensi suatu atom/unsur
IKATAN IONIK Ikatan yang terjadi karena adanya serah terima elektron (adanya ion positif/elekropositif dan ion negatif/elektronegatif) Elektropositif : unsur yang cenderung melepas elektron ( Gol IA - IIA); elektronegatif unsur yang cenderung menerima elektron (Gol VIA- VIIA) Ikatan ion hanya terjadi antara gol IA-IIA dengan gol VIA - VIIA. Golongan IA kecuali unsur H Sifat senyawa ionik: terdiri dari ion-ion; dalam bentuk larutannya bersifat elektrolit/menghatarkan arus listrik; dalam bentuk padatan tidak dapat menghatarkan arus listrik titik lebur/titik didih tinggi; mudah larut dalam pelarut polar; berupa zat padat yang keras
IKATAN KOVALEN Ikatan yang terjadi akibat pemakaian bersama pasangan elektron oleh atom-atom yang berikatan jika elektron yang disumbangkan oleh masingmasing atom adalah 1 maka akan terbentuk ikatan kovalen tunggal; jika yang disumbangkan 2 akan terbentuk ikatan kovalen rangkap 2 dan jika yang disumbangkan 3 elektron akan membentuk ikatan rangkap 3. Ikatan kovalen ada yang polar dan ada yang non polar Non polar Keelektronegatifan kecil/nol Bentuk molekul simetris Atom pusat tidak mempunyai PEB Tak dibelokkan medan magnet Polar Kelektronegatifan besar Bentuk molekul simetris Atom pusat mempunyai PEB Dibelokkan oleh medan magnet
IKATAN KOVALEN KOORDINASI (DATIV) Ikatan yang terjadi akibat adanya pemakaian pasangan elektron bersama yang hanya berasal dari salah stu atom yang berikatan Contoh: NH 3 + AlCl 4 ; NH 4+ ; SO 3 Sifat umum ikatan kovalen: berupa gas/zat cair yang mudah menguap; medan listrik yang ditimbulkan adalah nol/sangat kecil; ada yang larut dalam air dan ada yang sulit larut; gaya tarik antar molekul lemah sehingga titik didih dan titik leleh relatif rendah.
IKATAN LOGAM Terbentuk akibat adanya interaksi antara inti logam positif dengan elektron yang bergerak bebas. Elektron valensi dalam atom bebas bergerak dan dapat berpindag dari satu orbital ke orbital lain. Gerakan elektron mengelilingi muatan inti positif seakan berupa awan elektron yang bermuatan negatif. Partikel bermuatan positif tertarik ke awan elektron dan sebaliknya sehingga menghasilkan ikatan logam Sifat: dalam bentuk padat merupakan penghantar listrik yang sangat baik; dalam 1 golongan makin keatas ikatannya semakin kuat
Latihan Soal 1. Ikatan kimia terbentuk karena. 2. Bagaimana proses terbentuknya ion positif dan ion negatif? Jelaskan! 3. Diketahui senyawa KCl; MgCl, HCl; MgO dan KI. Dari senyawasenyawa tersebut sebutkan senyawa mana saja yang termasuk senyawa ionik dan senyawa kovalen 4. Dikatahui: H=1; S=16; O=16; N=7; Cl=17; P=15. Buatlah struktur Lewis dari NH 3 ; Cl 2 ; SO 2 ; HNO 3 ; H 3 PO 4 5. Selidikilah apakah atom-atom 18 A; 37 B; dan 52 C merupakan atom stabil atau bukan! Bagaimana agar atom-atom tersebut dapat mencapai kestabilan