SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Magister Akuntansi UNS BANDI 7/21/2017 bandi.staff.fe.uns.ac.id 1
Siklus Produksi Materi 10 7/21/2017 bandi.staff.fe.uns.ac.id 2
PENDAHULUAN Produksi merupakan proses bisnis terpenting setelah penjualan Produksi harus sinkron dengan proses yang lain, terutama proses penjualan 7/21/2017 bandi.staff.fe.uns.ac.id 3
TUJUAN UMUM PERANCANGAN SIA Mengendalikan aktivitas produksi. Mengendalikan persediaan: baik bahan baku maupun barang jadi. Menjamin validitas dokumen produksi Menjamin keandalan pembukuan dan pelaporan aktivitas produksi. Menjamin keamanan data dan informasi produksi dan ketepatan pelaporan. Menjamin efektifitas dan efisiensi aktivitas produksi.
DIAGRAM KONTEK SIKLUS PRODUKSI Pesanan pelanggan Permintaan pembelian Siklus pendapatan Prediksi penjualan Produk jadi Siklus Produksi Overhead Bahan baku Siklus pengeluaran Kos produksi Laporan Biaya tenaga kerja Kebutuhan tenaga kerja Sistem buku besar dan pelaporan Manajemen Siklus Penggajian/ SDM Tujuan SIA: seluruh kegiatan produksi, termasuk arus data/informasi, dilaksanakan secara efektif dan efisien.
SIKLUS PRODUKSI Produk jadi Siklus pendapatan Prediksi penjualan Permintaan pembelian Siklus pengeluaran Desain produk Kos Bill of materials Operation list PDP Produk jadi Planning dan scheduling Siklus SDM/ penggajian Bahan baku Order produksi Order produksi, permintaan bahan baku & move ticket Bahan baku dan biaya overhead Akuntansi kos Kartu jam kerja, move tickets, dan permintaan bahan baku Operasi produksi Laporan Kos produksi Manajemen Sistem buku besar dan pelaporan
AKTIVITAS SIKLUS PRODUKSI Perancangan produk Perencanaan dan anggaran produksi Pelaksanaan produksi: Konsumsi bahan baku Konsumsi biaya tenaga kerja Konsumsi biaya overhead produksi Akuntansi Biaya dan pelaporan kegiatan produksi: unit produksi dan biaya produksi
ANCAMAN SIKLUS PRODUKSI Desain produk tidak tepat Kelebihan/kekurangan produksi Kesalahan investasi aktiva tetap untuk aktivitas produksi Pencurian atau gangguan persediaan dan aktiva tetap. Gangguan proses produksi Laporan aktivitas produksi tidak akurat
AKTIVITAS DAN DOKUMEN Desain produk, dokumen yang umum digunakan: Daftar kebutuhan bahan (bill of material) Daftar teknis pelaksanaan produksi (operation list). Perencanaan dan penjadwalan produksi, dokumen yang umum digunakan: Daftar rencana kegiatan produksi (master production schedule)
AKTIVITAS DAN DOKUMEN Pesanan produksi (production order) Permintaan bahan (material requisition) Slip alur produksi (move ticket) Pembelian persediaan, dokumen yang umum digunakan: Pesanan pembelian Laporan penerimaan barang Voucher utang dagang.
AKTIVITAS DAN DOKUMEN Penggajian, dokumen yang umum digunakan: Kartu jam kerja (timecard) Kartu produksi Otorisasi gaji (salary authorization). Transfer barang dalam proses ke dalam persediaan barang jadi, dokumen yang umum digunakan: Laporan barang jadi (completed production order).
AKTIVITAS DAN DOKUMEN Biaya overhead pabrik, dokumen yang umum digunakan: Berbagai dokumen atau daftar biaya produksi tak langsung, misalnya daftar penyusutan mesin produksi, daftar biaya pemeliharaan mesin produksi, dan berbagai daftar biaya produksi tidak langsung lainnya.
SISTEM AKUNTANSI Biaya Tujuan akuntansi Biaya : 1. Menyediakan informasi untuk perencanaan, pengawasan, dan evaluasi kegiatan produksi. 2. Menyediakan informasi biaya produksi, untuk kepentingan keputusan kombinasi produk (product mix). 3. Menyediakan informasi untuk kepentingan penyusunan laporan keuangan.
JENIS SISTEM AKUNTANSI BIAYA Sistem Biaya pesanan (job costing system), digunakan pada proses produksi berdasarkan pesanan. Biaya produksi diakumulasi berdasarkan pesanan dengan menggukan kartu pesanan (job cost sheet) Sistem Biaya proses (process costing system), digunakan pada proses produksi masal. Biaya produksi dikumpulkan berdasarkan periode produksi/departemen produksi.
PROSES PEMBUKUAN Sistem manual: jurnal, buku besar biaya produksi (biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik), buku pembantu biaya produksi, dan rekapitulasi biaya produksi (berlaku baik pada Biaya proses maupun Biaya pesanan) Sistem berbantuan komputer: sama dengan sistem manual, hanya saja entri data (bisa) dilakukan hanya sekali, selanjutnya distribusi dan rekapitulasi biaya dijalankan dengan menggunakan program komputer.
LAPORAN PROSES PRODUKSI Laporan pengendalian produksi (control report), berisi informasi lengkap kegiatan produksi, mulai dari perencanaan, penjadwalan, pelaksanaan, dan berbagai masalah produksi yang ada. Laporan biaya produksi (production cost reports), berisi informasi lengkap biaya produksi, baik secara total maupun per unit.
KEPUTUSAN PRODUKSI Kombinasi dan jenis produk yang harus dibuat untuk memaksimumkan keuntungan (product mix). Penentuan harga jual (product pricing) Perencanaan dan alokasi sumber daya (resource allocation and planning), misalnya keputusan tentang membuat sendiri atau membeli suatu produk, tingkat keuntungan relatif antar jenis produk dst. Perencanaan dan pengawasan biaya produksi dan evaluasi kinerja(cost management).
COMPUTER INTEGRATED MANUFACTURING (CIM) Perbedaan jenis barang yang diproduksi dan perbedaan teknologi membuat perbedaan pola produksi. Computer integrated manufacturing (CIM) ditujukan untuk menurunkan biaya produksi. Akuntan harus memahami pengaruh CIM terhadap SIA. Salah satu pengaruh CIM adalah pergeseran dari produksi masa (mass production) ke dalam produksi khusus (custom order manufacturing).
PERAN AKUNTAN DALAM PROSES PRODUKSI 65% sampai 80% biaya produksi ditentukan pada tahap disain produk. Akuntan adalah penyedia informasi tentang pengaruh disain produk terhadap biaya produksi dan tingkat keuntungan yang akan diraih. Keputusan produksi ditentukan oleh prediksi tingkat keuntungan dari kegiatan produksi. Di tangan akuntan, fungsi pengendalian anggaran produksi untuk memastikan efektifitas dan efisiensi proses produksi. Akuntan bertanggungjawab memastikan kesesuaian SIA dengan teknik produksi yang berlaku.
SISTEM AKUNTANSI KOS MANUAL Penjualan Order Penjualan Persediaan Laporan Pesanan Kontrol Produksi Skedul Produksi Order Penjualan Laporan Pesanan Order Produksi 1 2 B Mengeluarkan material Permintaan material A Akuntansi Kos Order Produksi 2 Menyiap kan kartu kos N Permintaan material Kartu Kerja Mencatat Kos C Kartu Kos Lap. Produk jadi Menghitung kos/unit Jurnal voucher Ke akuntansi keuangan Bagian Produksi A Order Produksi 1 Meminta material Permintaan material B Membuat kartu kerja Kartu Kerja Memproduksi barang C Membuat laporan produk jadi Lap. Produk jadi D D
SISTEM INFORMASI PRODUKSI ON-LINE Bagian penjualan Prediksi dan order Buku Besar Bagian perencanaan produksi Order pro-duksi dan & skedul Sistem informasi produksi on-line Bagian rekayasa produk Kos standar & tarif overhead Bagian akuntansi kos Spesifikasi produk Pengendalian spesifikasi produksi Bagian persediaan Permintaan bahan baku CIM interface Bagian produksi Data produksi Pelaksana produksi Data base siklus konversi Penggunaan bahan baku Prosedur operasi Skedul produksi Persediaan Order produksi Produk dalam proses Instruksi & skedul Sistem pemrosesan inquiry Informasi status produksi Informasi status produksi Informasi analisis kos produksi Informasi kinerja produksi Bagian penjualan Bagian perencanaan produksi Bagian akuntansi kos Bagian pengendalian produksi
SISTEM INFORMASI PRODUKSI ON-LINE Karakteristik sistem: Seluruh data produksi dikumpulkan dalam data base kegiatan produksi. Setiap bagian harus memasukkan data kegiatan produksinya ke dalam sistem data base. Seluruh bagian harus memperhatikan informasi dalam data base untuk melihat kegiatan atau perintah yang harus dilaksanakan. Informasi didistribusikan ke seluruh divisi produksi secara elektronik.
SISTEM ERP (ENTERPRISE RESOURCE PLANNING) Pelanggan Entry order Produksi Pengecekan sediaan & SDM; penjadwalan produksi Sediaan Order pembelian bahan baku Kebutuhan SDM SDM Pemasok SDM
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING ERP merupakan perwujudan dari konsep lean manufacturing dengan tujuan meminimumkan, baik persediaan bahan baku, barang dalam proses maupun persediaan barang jadi, karena persediaan memerlukan biaya, misalnya biaya pengelolaan dan penggudangan. ERP dikembangkan dengan cara mengintegrasikan informasi tentang pesanan konsumen, pesanan ke pemasok bahan baku, dan informasi kebutuhan SDM.
METODE PERENCANAAN PRODUKSI 1. Manufacturing resource planning (MRP-II), metode ini adalah pengembangan dari konsep materials resource planning (MRP). Tujuan MRP-II: Menyeimbangkan kapasitas produksi dengan kebutuhan bahan baku Menyesuaikan jumlah produksi dengan prakiraan pesanan, oleh sebab itu disebut push manufacturing.
METODE PERENCANAAN PRODUKSI 2. Just-in-time (JIT) manufacturing. Sasaran JITM adalah meminimumkan persediaan bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi. Barang hanya diproduksi berdasar pesanan konsumen, dan karenanya disebut pull manufacturing. Dalam praktik JITM dijalankan berdasarkan rencana produksi jangka pendek. Perbedaannya dengan MRP-II terletak pada jangka waktu perencanaan. JITM jauh lebih pendek dari MRP-II.
AKUNTANSI AKTIVA TETAP PRORUKSI Penggunaan aktiva tetap produksi, misalnya gedung pabrik, mesin pabrik, dan fasilitas produksi yang lain, mengakibatkan terjadinya BOP. BOP atas penggunaan fasilitas produksi harus dicatat dan dibebankan ke produk dengan tepat.
ACTIVITY BASED COSTING (ABC) Masalah krusial dalam penentuan kos produksi adalah pembebanan BOP, karena BOP tidak bisa diidentifikasi langsung ke masing-masing jenis produk. ABC ditujukan untuk menganalisis dan mengalokasikan BOP secara tepat, tidak hanya didasarkan pada pertimbangan subyektif, misalnya berdasar jam mesin atau unit produksi.
ACTIVITY BASED COSTING (ABC) Sistem akuntansi tradisional mendapatkan kritik karena tidak mampu memberikan informasi biaya dengan tepat untuk kepentingan manajemen produksi, karena dua alasan: 1. Alokasi biaya overhead pabrik tidak tepat. 2. Analisis kinerja produksi kurang komprehensif mengabaikan aspekaspek non finansial.
Referensi Mulyadi, Sistem Akuntansi, Edisi 3, bagian Penerbitan YKPN STIE Yogyakarta, Yogyakarta, 1993.. 2017. Siklus Produksi. http://www.akuntansiku.yolasite.com. Diunduh Senin, 10 Juli 2017, 23:35:53 Romney, Marshall B, dan Steinbart Paul. Accounting Information System. 11 th ed. Pearson Prentice Hall Inc. 2011. (R) Hall, James A., Principles of Accounting Information System, Asia Edition, South Western Cengage Learning, 2011 7/21/2017 bandi.staff.fe.uns.ac.id 30