Prosiding Pendidikan Dokter ISSN: X

dokumen-dokumen yang mirip
TINJAUAN KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP PELAYANAN BAGIAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT PATRIA IKKT TAHUN 2017

: Mutu Pelayanan, BPJS Kesehatan, Kepuasan Pasien

NASKAH PUBLIKASI. Disusun oleh: Nopia Wahyuliani

MUTU PELAYANAN DAN KOMUNIKASI TERAUPETIK YANG BAIK MENINGKATKAN KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS KESEHATAN DI RSI NU DEMAK

GAMBARAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DIRUANG RAWAT INAP RSUD SULTANSYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK

: Dimensi Kualitas, Kepuasan Pasien, Askes Sosial, Pelayanan Rawat Jalan, Rumah Sakit

masyarakat karena terwujudnya keadaan sehat merupakan kehendak semua pihak.

Prosiding Pendidikan Dokter ISSN: X. Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung 2,3

Prosiding Pendidikan Dokter ISSN: X

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI BP.GIGI PUSKESMAS KELAYAN DALAM KOTA BANJARMASIN

DESKRIPSI MUTU PELAYANAN DAN KEPUASAN PASIEN HIPERTENSI PESERTA PROLANIS BPJS DI PUSKESMAS PATARUMAN III KOTA BANJAR

HUBUNGAN ANTARA PELAYANAN DOKTER DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP A BADAN LAYANAN UMUM RUMAH SAKIT UMUM PUSAT PROF. DR. R. D. DR. R.

Prosiding Pendidikan Dokter ISSN: X

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PERAWATAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS BAHU

HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PESERTA BPJS DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI

*Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado

BAB I PENDAHULUAN. Setiap negara mengakui bahwa kesehatan menjadi modal terbesar untuk

Windi Tatinggulu*, Rooije.R.H.Rumende**, Tinneke Tololiu**.

*Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi **Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sam Ratulangi

HUBUNGAN ANTARA PELAYANAN DOKTER DAN PELAYANAN PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANCARAN KASIH GMIM MANADO

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUASAN PENGGUNA BPJS. Yustina Kristianingsih

BPJS PARTICIPANTS KNOWLEDGE ABOUT THE FLOW OF OUTPATIENT SERVICES PROCEDURES AT Dr. KARIADI HOSPITAL IN SEMARANG

*Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi

JUDUL HALAMAN PERSETUJUAN SKRIPSI HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI KATA PENGANTAR

HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIO DEMOGRAFI, STATUS KEPESERTAAN DENGAN KEPUASAAN PASIEN DALAM PELAYANAN KIA DI PUSKESMAS III DENPASAR SELATAN

HUBUNGAN MUTU PELAYANAN INSTALASI FARMASI DENGAN PENGAMBILAN OBAT PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SURAKARTA TAHUN 2013

Farmaka Volume 15 Nomor 3 96

BAB 1 PENDAHULUAN. menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang

Pengaruh Mutu Pelayanan Dokter Terhadap Loyalitas Pasien di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PESERTA BPJS NON PBI (PENERIMA BANTUAN IURAN) TERHADAP PELAYANAN TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT LABUANG BAJI MAKASSAR

Studi Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan RSUD Takalar

Kata Kunci :Jaminan Kesehatan Nasional, Puskesmas, Pengetahuan, sikap petugas, dan persepsi pasien Kepustakaan : 20 Buah,

* Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi

PENERAPAN REGRESI LOGISTIK DALAM ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN RAWAT JALAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RSUD KABUPATEN BADUNG MANGUSADA

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PESERTA BPJS NON PBI (PENERIMA BANTUAN IURAN) TERHADAP PELAYANAN TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT LABUANG BAJI MAKASSAR

Gambaran Indeks Kepuasan Masyarakat di Puskesmas Tegal Angus pada Era Jaminan Kesehatan Nasional

Inpatient Satisfaction of Nursing Services in RSUP Dr. Kariadi Semarang

GAMBARAN KUALITAS PELAYANAN OBAT PADA PASIEN BPJS DI DEPO FARMASI BLUD RSUD BALANGAN PERIODE MEI-JUNI TAHUN 2016

Hubungan Mutu Pelayanan Keperawatan dengan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Ruang Rawat Inap Kelas III

BAB 1 PENDAHULUAN. Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun

Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap

HUBUNGAN KEPUASAN PASIEN DENGAN MINAT PASIEN DALAM PEMANFAATAN ULANG PELAYANAN KESEHATAN PADA PRAKTEK DOKTER KELUARGA

STUDI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN BAGI PASIEN RAWAT INAP PESERTA ASURANSI KESEHATAN DI RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2013

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

HUBUNGAN PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT INAP DI RUANG HANA RSU PANCARAN KASIH GMIM MANADO

HUBUNGAN PERSEPSI DAN HARAPAN TENTANG MUTU PELAYANAN MAKANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT KASIH IBU SURAKARTA

ANALISIS MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT DAERAH MADANI PROVINSI SULAWESI TENGAH. Aminuddin 1) Sugeng Adiono 2)

LAPORAN AKHIR Survey Indeks Kepuasan Masyarakat sesuai Kepmenpan Nomor 25/M.PAN/2/2004 RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan 2016

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

PERSEPSI STAF PELAYANAN TENTANG MANAJEMEN PEMASARAN DI RUMAH SAKIT STELLA MARIS MAKASSAR

TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS HALMAHERA DAN PUSKESMAS ROWOSARI SEMARANG DI ERA JKN LAPORAN HASIL KARYA TULIS ILMIAH

BAB I PENDAHULUAN. Kesehatan. Dalam Undang Undang 36/2009 ditegaskan bahwa setiap orang

HUBUNGAN ANTARA PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS GAJAHAN SURAKARTA DENGAN KEPUASAN PASIEN PESERTA PKMS (PEMELIHARAAN KESEHATAN MASYARAKAT SURAKARTA)

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KAMAR OBAT PUSKESMAS KABUPATEN JEPARA TAHUN 2017

HUBUNGAN PELAYANAN POSYANDU X DENGAN TINGKAT KEPUASAN LANSIA

BAB 1 : PENDAHULUAN. orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang

LAPORAN HASIL KARYA TULIS ILMIAH

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN INSTALASI FARMASI DI RSUD PARE MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL

INTISARI TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS GADANG HANYAR BANJARMASIN

HUBUNGAN PERSEPSI MUTU PELAYANAN LABORATORIUM PATOLOGI KLINIK DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR TAHUN 2015

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN MINAT PEMANFAATAN KEMBALI PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS JONGAYA KOTA MAKASSAR

HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS TEPUS I KABUPATEN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA

*Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi, Manado

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. termasuk dalam kriteria inklusi pada penelitian ini, 15 responden untuk

KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT X

PENGARUH KARAKTERISTIK PASIEN TERHADAP INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TENTANG PELAYANAN RAWAT JALAN PUSKESMAS BANYUMAS

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DEWASA KELAS I DI RUMAH SAKIT DHARMAIS PUSAT KANKER NASIONAL ABSTRAK

DAFTAR LAMPIRAN HALAMAN

Kata Kuci: Mutu Pelayanan Tenaga Kesehatan, Kepuasan Pasien

PENGUKURAN KEPUASAN PESERTA JKN MELALUI PENDEKATAN IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS

BAB I PENDAHULUAN. asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, yang telah

GAMBARAN KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN PATIENT SATISFACTION BPJS OVERVIEW OF HEALTH SERVICES

ABSTRACT. Keywords: Dimensions of Quality of nurses services, Patient Satisfaction ABSTRAK

*Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado ABSTRACT. Key word: Nurse Service, Patient Satisfaction, Service Dimension RINGKASAN

Correlation Analysis between Patient Characteristic with Patient Satisfactory Level in RSGMP UMY

BAB I PENDAHULUAN. termasuk ke Perguruan Tinggi dan Lembaga Swadaya Masyarakat. SJSN. mencakup beberapa jaminan seperti kesehatan, kematian, pensiun,

JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO

PROFIL TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN UMUM TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI RSUD KEFAMENANUBULAN JULI TAHUN 2011 ABSTRAK

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI POLIKLINIK GIGI RSUD KABUPATEN BADUNG

GAMBARAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN PADA UPT PUSKESMAS MUARA TEWEH DI KABUPATEN BARITO UTARA

LEMBAR PENGE SAHAN ARTIKEL ILMIAH

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. sebelumnya sesuai dengan tujuan penelitian ini. Berikut deskripsi

BAB 1 PENDAHULUAN. seluruh warga Negara termasuk fakir miskin dan orang tidak mampu.

Factors that Affect the Service Quality Toward Patient Satisfaction In Clinical Disease In Sunan Kalijaga Demak Period Of May 2015 Oktober 2015

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN JAMKESMAS DI INSTALASI HEMODIALISA RUANG DAHLIA BLU RSUP PROF. DR. R. D.

BAB I PENDAHULUAN. ini dikarenakan telah terjadi beberapa perubahan mendasar. Pada awal

BAB I PENDAHULUAN. Rumah sakit yang merupakan salah satu dari sarana kesehatan, merupakan

Kata Kunci : Variasi Makanan, Cara Penyajian Makanan, Ketepatan Waktu Penyajian Makanan, Kepuasan Pasien

Prosiding Pendidikan Dokter ISSN: X

PENGARUH PERSEPSI PASIEN TENTANG KUALITAS LAYANAN TERHADAP PEMANFAATAN ULANG DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT NENE MALLOMO KABUPATEN SIDRAP

1 BAB I PENDAHULUAN. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah dilaksanakan sejak 1 Januari 2014

HUBUNGAN ANTARA MUTU PELAYANAN DENGAN PEMANFAATAN APOTEK RUMAH SAKIT PANCARAN KASIH GMIM MANADO Margreit I. Musak*

HUBUNGAN ANTARA MUTU JASA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS RANOTANA WERU

5. Quality Assurance (QA) Peningkatan mutu dalam pelayanan kesehatan selain berorientasi kepada proses pelayanan yang bermutu,juga hasil mutu

HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN LOYALITAS PASIEN DI PUSKESMAS BARANTI KABUPATEN SIDRAP TAHUN 2013

UNIVERSITAS UDAYANA GAMBARAN PEMANFAATAN PELAYANAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DAN JAMINAN

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS TAMALANREA KOTA MAKASSAR

EVALUASI PELAKSANAAN PERENCANAAN PULANG

Analisis Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Kepuasan Pelayanan Rawat Jalan Semarang Eye Center (SEC) Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Transkripsi:

Prosiding Pendidikan Dokter ISSN: 246-657X Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Peserta BPJS Kesehatan pada Mutu Pelayanan Kesehatan di Poli Penyakit dalam RSUD Al-Ihsan Bandung Tahun 27 Edi Supriadi, Dadi S Argadireja 2, Siska Nia Irasanti 3 Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, 2 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, 3 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung Abstrak Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja pelayanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya. Rumah Sakit (RS) Al Ihsan Bandung mengikuti program BPJS. Pada pelaksanaan program BPJS ini, Rumah Sakit Al Ihsan mengalami beberapa masalah. Jumlah pasien yang banyak dan panjang antrian di fasilitas kesehatan terutama rumah sakit menjadi kendala serius kepuasan masyarakat terhadap program BPJS. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana gambaran tingkat kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Al Ihsan Bandung. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan desain potong lintang. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 76 orang. Pengambilan data dilakukan secara consecutive admission sampling. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 35 orang (46%) sangat puas dan sebanyak 4 orang (54%) puas dengan pelayanan yang dilakukan di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung Kata kunci: Tingkat Kepuasan Description of Satisfaction Level Patient Participants BPJS Health on Quality of Health Services in Internal Departement In Hospital Al-Ihsan Bandung On 27 Abstract Patient satisfaction is a level of patient feeling that arises as a result of the health service performance it receives after the patient compares it to what it expects. Hospital (RS) Al Ihsan Bandung follow BPJS program. In the implementation of this BPJS program, Al Ihsan Hospital has several problems. The large number of patients and long queues at health facilities, especially hospitals, became a serious obstacle to public satisfaction with the BPJS program. This study aims to determine how the description of the level of patient satisfaction BPJS Health participants at Al Ihsan Hospital Bandung. The method of this research is analytic descriptive with cross sectional design. The number of samples in this study as many as 76 people. Data collection is done by consecutive admission sampling. The result of this research is 35 people (46%) very satisfied and 4 people (54%) are satisfied with the service done in Poly Disease In Al-Ihsan Hospital Bandung Keywords: Level of satisfaction Korespondensi: Edi Supriadi, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung, Jl. Hariang Banga No. 2, Bandung, Jawa Barat, E-mail: edisupriadi9@gmail.com 769

77 Edi Supriadi, et al. Pendahuluan Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja pelayanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya. Mutu pelayanan adalah keseluruhan karakteristik barang atau jasa yang menunjukkan kemampuannya dalam memuaskan kebutuhan konsumen, baik berupa kebutuhan yang dinyatakan maupun kebutuhan yang tersirat. Berdasarkan survei kepuasan peserta dan fasilitas kesehatan terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang dilakukan salah satu lembaga survey Myriad Research Comitted. Dari total 7.28 responden masyarakat, sebanyak 8% menyatakan puas terhadap BPJS Kesehatan. Angka tersebut melampaui target kepuasan masyarakat yang ditetapkan oleh pemerintah, yaitu sebesar 75%. Persentase total sebesar 8% itu merupakan gabungan dari indeks kepuasan peserta terhadap layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), Kantor Cabang, dan BPJS Kesehatan Center.2 Presentase indeks kepuasan peserta terhadap fasilitas kesehatan diperoleh dari gabungan antara kepuasan peserta di FKTP (8%) dan di FKRTL (82%). Pada tingkat FKTP, indeks kepuasan peserta yang dilayani oleh Puskesmas terbilang sama persis dengan indeks kepuasan peserta yang dilayani Dokter Praktek Perorangan (DPP) dan Klinik, yaitu sebesar 8%. Di tingkat FKRTL, kepuasan peserta yang datang ke RS Pemerintah berada pada angka 8%, sementara untuk RS Swasta adalah 83%. Dari sisi jenis layanan, rawat jalan atau rawat inap di rumah sakit, tidak ada perbedaan tingkat kepuasan di antara keduanya. Sedangkan indeks kepuasan peserta rawat jalan dan rawat inap hampir sama tingginya, yaitu 8% dan 8%.2 Berdasarkan pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) berkala yang dilakukan setiap tahun di RSUP Dr. Hasan Sadikin memiliki trend nilai yang hampir sama antara 73% sampai dengan 74% dengan kriteria baik. Nilai yang diperoleh dari hasil survey belum memenuhi target yang telah ditetapkan yaitu sebesar 75% dikarenakan masih banyak dijumpai kelemahan sehingga belum dapat memenuhi kualitas yang diharapkan. Hal ini ditandai dengan masih adanya keluhan masyarakat yang menimbulkan citra yang kurang baik terhadap RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Terdapat beberapa masalah yang terjadi di lapangan seperti diungkapkan oleh responden diantaranya sarana dan prasarana yang belum memadai, kenyamanan, pelayanan, pungutan liar dan kebersihan.3 Kesehatan merupakan keadaan sejahtera dari tubuh, jiwa, serta sosial yang sangat mungkin setiap individu hidup produktif dengan cara sosial serta ekonomis. Dengan kesehatan ini setiap individu dapat melaksanakan aktivitas sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa sehingga dapat hidup produktif baik secara sosial maupun ekonomis. Dalam mengatur masalah kesehatan diperlukan suatu badan khusus yang bertanggung jawab dalam menyelenggarakan jaminan kesehatan, dimana badan tersebut harus memberikan mutu pelayanan yang baik agar dapat tercapainya kepuasan pelayananan. Organisasi Kesehatan Dunia mendorong seluruh negara mengembangkan jaminan kesehatan untuk semua penduduknya (Universal Health Coverage). Dengan jaminan kesehatan tersebut semua penduduk di negara yang mengembangkan jaminan kesehatan ini termasuk peserta jaminan kesehatan.4 Di Indonesia, pada tanggal Januari 24 telah didirikan suatu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan yang selaras dengan tujuan Organisasi Kesehatan Dunia dalam mengembangkan jaminan kesehatan untuk semua penduduk. Volume 3, No.2, Tahun 27

Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Peserta BPJS Kesehatan pada... 77 BPJS Kesehatan ini merupakan badan hukum yang dibentuk untukmenyelenggarakan program kesehatan.5 Dengan banyaknya jumlah peserta BPJS Kesehatan secara nasional dan baru berlangsung dalam tempo yang relatif singkat, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelayanan BPJS Kesehatan, dimana terdapat permasalahan dalam pengaplikasiannya, banyak masyarakat yang belum tahu teknis mendapatkan pelayanan sesuai dengan aturan BPJS Kesehatan, sehingga banyak peserta BPJS Kesehatan yang mengeluhkan dengan sistem pelayanan rujukan berjenjang yang diterapkan BPJS Kesehatan. 6 Rumah Sakit (RS) Al Ihsan Bandung mengikuti program BPJS. Pada pelaksanaan program BPJS ini, Rumah Sakit Al Ihsan mengalami beberapa masalah. Jumlah pasien yang banyak dan panjang antrian di fasilitas kesehatan terutama rumah sakit menjadi kendala serius kepuasan masyarakat terhadap program BPJS. Rumah Sakit Al Ihsan merupakan rumah sakit yang menerima rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, sehingga jumlah pasien juga semakin banyak. Akibat panjangnya antrean, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan BPJS sangat rendah. Salah satu penyebab rendahnya kualitas pelayanan BPJS adalah jumlah pasien melebihi kemampuan rumah sakit tersebut. Jumlah pasien yang melebihi kampuan terjadi terutama dibagian spesialis besar, salah satunya adalah poli penyakit dalam. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain potong lintang. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 76 orang. Pengambilan data dilakukan secara consecutive admission sampling. Hasil Karakteristik responden di Poli Penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah Al-Ihsan dapat dijelaskan pada Tabel.. Tabel. Gambaran Responden di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Al- Ihsan Bandung Karakteristik Jumlah (n) Persentase (%) Usia (tahun) 5-3 3-45 46-6 6-75 >75 Tingkat pendidikan SD SMP SMA D3 S S2 S3 Pekerjaan Ibu rumah tangga Buruh Wiraswasta 6 6 9 27 8 4 34 6 9 35 23 8 2 25 35 5 5 45 8 25 46 3 Pendidikan Dokter, Gelombang 2, Tahun Akademik 26-27

772 Edi Supriadi, et al. Pensiun Karyawan 4 3 8 4 Tabel. menjelaskan bahwa usia resonden paling tinggi adalah diantara 6-75 tahun, yaitu sebanyak 27 orang (35%). Usia responden paling sedikit adalah usia 5-3 tahun, yaitu sebanyak 6 orang (8%). Tingkat pendidikan responden paling tinggi adalah SMA, yaitu sebanyak 34 orang (45%). Tingkat pendidikan responden yang paling sedikit adalah S2 dan S3, yaitu orang (%). Pekerjaan Responden paling tinggi adalah Ibu rumah tangga, yaitu sebayak 35 orang (46%). Pekerjaan responden paling sedikit adalah buruh, yaitu sebanyak orang (%). Tabel.2 Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung Tingkat Kepuasan Jumlah (n) Persentase (%) Cukup puas Kurang puas Tidak puas 35 4 46 54 Berdasarkan Tabel 4,2 didapatkan bahwa sebanyak 35 orang (46%) sangat puas dan sebanyak 4 orang (54%) puas dengan pelayanan yang dilakukan di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung. Kehandalan Tabel 4.3 Gambaran per Dimensi Mutu Pelayanan Variabel Jumlah Persentase Daya tanggap Jaminan Empati 5 26 36 4 5 25 66 34 47 53 67 33 Volume 3, No.2, Tahun 27

Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Peserta BPJS Kesehatan pada... 773 Bukti fisik 6 5 69 7 8 2 9 9 Tabel 4.3 menjelaskan bahwa dari dimensi kehandalan terdapat 5 orang (66%) merasa sangat puas dan sebanyak 26 orang (34%) menyatakan puas. Untuk dimensi daya tanggap terdapat 36 orang (47%) merasa sangat puas dan sebanyak 4 orang (53%) menyatakan puas. Untuk dimensi Jaminan terdapat 5 orang (67%) merasa sangat puas dan sebanyak 25 orang (33%) menyatakan puas. Untuk dimensi empati terdapat 6 orang (8%) merasa sangat puas dan sebanyak 5 orang (2%) menyatakan puas. Untuk dimensi bukti fisik terdapat 69 orang (9%) merasa sangat puas dan sebanyak 7 orang (9%) menyatakan puas. Pembahasan Dari 76 pasien penyakit dalam yang telah memenuhi kriteria inklusi, diperoleh bahwa usia pasien terbanyak berada pada kelompok usia 6-75 tahun yaitu sebanyak 27 orang (35%). Kunjungan pasien ke poli penyakit dalam meningkat sehubungan dengan meningkatnya usia. Usia lanjut berhubungan dengan penurunan fungsi organ tubuh sehingga pada usia lanjut cenderung lebih sering mengalami sakit. Penelitian ini menunjukan bahwa pendidikan yang lebih tinggi cenderung meningkatkan kesadaran akan status kesehatan sehingga pasien dengan pendidikan lebih tinggi cenderung lebih jarang mengalami sakit. Ini ditujukan dengan sedikitnya jumlah kunjungan ke poli penyakit dalam. Pada kelompok pekerjaan secara langsung akan mempengaruhi status ekonomi seseorang. Pada penelitian ini didapatkan bahwa jumlah responden yang paling tinggi adalah ibu rumah tangga, yaitu sebanyak 35 orang (46%). Tingginya angka kesakitan pada perempuan daripada laki-laki menyebabkan perempuan membutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih banyak. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebanyak 35 orang (46%) sangat puas dan sebanyak 4 orang (54%) puas dengan pelayanan yang dilakukan di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung. Hal ini sejalan dengan penelitian Aditya dkk. yang menyatakan bahwa sebagian besar pasien merasa puas dengan pelayanan yang dilakukan di Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung. Hal ini disebabkan oleh pelayanan yang dilakukan di Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung sudah baik, yaitu kehandalan, daya tanggap, empati, jaminan, dan bangunan yang baik. Kepuasan pasien merupakan suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja pelayanan kesehatan yang diperolehnya setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya. Dengan penerapan pendekatan jaminan mutu pelayanan kesehatan, kepuasan pasien menjadi bagian yang menyeluruh dari kegiatan jaminan mutu pelayanan kesehatan. Jika belum sesuai dengan harapan pasien, maka hal tersebut akan menjadi suatu masukan bagi organisasi pelayanan kesehatan agar berupaya memenuhinya. Jika kinerja pelayanan kesehatan yang Pendidikan Dokter, Gelombang 2, Tahun Akademik 26-27

774 Edi Supriadi, et al. diperoleh pasien pada suatu fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan harapannya, pasien pasti akan selalu datang berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. Pasien akan selalu mencari pelayanan kesehatan di fasilitas yang kinerja pelayanan kesehatannya dapat memenuhi harapan atau tidak mengecewakan pasien. Simpulan Sebagian besar pasien peserta BPJS Kesehatan yang berobat ke poli penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah Al-Ihsan menyatakan puas terhadap mutu pelayanan kesehatan di poli penyakit dalam yaitu sebanyak 4 orang (54%) dan yang menyatakan sangat puas terhadap mutu pelayanan kesehatan di poli penyakit dalam yaitu sebanyak 35 orang (46%). Ucapan Terimakasih Ucapan terimakasih kepada Pimpinan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung, dosen pembimbing I dan II yang telah membantu dalam penelitian ini. Daftar Pustaka. Pohan, Imbalo S, 27, Jaminan Mutu Layanan Kesehatan, EGC, Jakarta 2. https://bpjskesehatan.go.id/bpjs/dmdocuments/46b765fad34345d 786 b65996.pdf 3. http://arsip.rshs.or.id/arsip/show_file/443/48555546amp9ef72332eb 6 6b9a9c5945e8d6537d387 4. WHO, 2, Universal Health Coverage (online).(http://www.who.int/) 5. BPJS Kesehatan, 24, Peraturan BPJS Kesehatan Nomor Tahun 24, BPJS Kesehatan 6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4, 24, Sistem Jaminan Sosial Nasional, Republik Indonesia 7. BPJS Kesehatan, 24, Peraturan BPJS Kesehatan Nomor Tahun 24, BPJS Kesehatan 8. WHO, 2, Universal Health Coverage (online). (http://www.who.int/) 9. BPJS Kesehatan, 24, Panduan Praktis Sistem Rujukan Berjenjang BPJS Kesehatan, BPJS Kesehatan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24, 2, Badan Penyelanggara Jaminan Sosial, Republik Indonesia. Rangkuti, Freddy, 26, Measuring Customer Satisfaction, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2. Notoatmodjo, soekidjo, 24, Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta Volume 3, No.2, Tahun 27