BAB IV METODE PERANCANGAN 4.1. STRATEGI KREATIF Membuat publikasi musik Krontjong Toegoe dalam bentuk sampul album dan buku profil yang modern dan unik. Materi yang disampaikan informatif dan ringan, sehingga dapat dengan mudah diterima oleh khalayak sasaran. Pendekatan melalui Fotografi dan Ilustrasi bergaya kontemporer. Membangun citra Krontjong Toegoe yang modern dan unik agar generasi muda tidak menilai Krontjong Toegoe sebagai grup musik Keroncong yang lawas dan membosankan. 4.1.1. STRATEGI KOMUNIKASI A. Profil Target Terjadi perubahan profil penikmat Krontjong Toegoe dengan profil khalayak sasaran yang dituju agar dapat diterima generasi yang lebih muda dan membuka diri ke kalangan yang SES-nya lebih tinggi. 1. Geografi Hidup di kawasan perkotaan besar Indonesia. 2. Demografi Jenis Kelamin: Pria Wanita Usia: 20 25 tahun Profesi: Mahasiswa/i dan Pekerja SES: B-A 3. Psikografi Rutinitas: Belajar, bekerja. Suka jalan-jalan, senang beraktivitas Suka mempelajari hal-hal baru. 23
24 Karakter: Berjiwa dan pecinta seni Terbuka dengan hal baru dan rasa ingin tahu yang tinggi Memiliki semangat untuk memperluas wawasan Selalu mempunyai pikiran positif dan dewasa Menyukai hal-hal yang unik. B. Kata-kata Kunci/Keyword Fantasi ; khayalan ; abstrak ; musik Kualitas musik keroncong yang dominan santai, mendayu, walau kadang cepat; seperti membawa ke masa lampau. Perjuangan ; perasaan ; kesenian ; Perjalanan turun-naik, pasang-surut, penuh suka duka dalam mendirikan prinsip untuk melestarikan keroncong Modern ; adaptasi ; kontemporer Suasana masa kini dan menggambarkan pembawaan musik Krontjong Toegoe yang beradaptasi dengan zaman sekarang. C. Gagasan Utama/Big Idea "Perjuangan Fantasi" Menggambarkan suasana musik keroncong yang bersifat nostalgia, romantis, cinta, keceriaan; sekaligus menggambarkan perjalanan Krontjong Toegoe dalam melestarikan musik keroncong di Indonesia. D. Positioning Krontjong Toegoe adalah satu-satunya grup musik keroncong modern yang mampu menyampurkan potensi uniknya dengan gaya hidup kontemporer pemerhatinya dan grup yang memiliki tekad untuk berjuang melestarikan musik keroncong asli kampung Tugu.
25 E. Slogan/Tagline "Dinamika Perjuangan Fantastik" Menggambarkan suasana musik keroncong dan perjalanan Krontjong Toegoe dalam melestarikan musik keroncong di Indonesia. F. Pendekatan Emotional/Rational 1. Rational Benefit Berpengalaman, kualitas bermusik/musikalitas keroncongnya tinggi Grup musiknya berlandaskan kekeluargaan yang anggotanya masih memiliki akar keturunan keroncong Tugu asli. Masih mengikuti perkembangan zaman 2. Emotional Benefit Idealisme, Nasionalisme tinggi Nostalgia, perasaan damai sejahtera Memenuhi ekspresi unik dan antic Asli dari tempat lahirnya keroncong, yaitu keroncong Tugu 4.1.2. STRATEGI DESAIN A. Tone & Manner Kontemporer Enerjik, semangat Kontemporer: abstrak, dimensi Konstruktif: melambangkan perjalanan, dinamika, dimensi musik Artistik: fantasi, seni musik B. Strategi Verbal Menggambarkan profil Krontjong Toegoe dan menceritakan dimensi musik Krontjong Toegoe yang modern dan nostalgik, serta perjalanan Krontjong Toegoe yang penuh perjuangan dan dinamis dalam melestarikan dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
26 C. Strategi Visual Sesuai dengan karakteristik target komunikasi dan metode pendekatan, maka unsur-unsur desain yang dipilih adalah: Feel & Look: kontemporer, unik, enerjik agar dapat diterima oleh generasi muda Style Ilustrasi: ceria, fantasi, rileks agar dapat menggambarkan konsep musik keroncong yang mengalun dan ekspresif Tipografi: campuran Script dan Sans menggambarkan suasana kontemporer Layout: dinamis Mencerminkan dinamika perjuangan pelestarian musik keroncong yang bersemangat dan dinamika musik Krontjong Toegoe 4.2. IMPLEMENTASI MEDIA Media yang digunakan: 1. Logo (logogram/logotype) Logo grup Krontjong Toegoe perlu diperbaiki dan dibuat konsisten agar mencerminkan kesan terkelola dengan baik. 2. Sampul Album Perlu didesain agar lebih terasa ini grup musik keroncong yang kontemporer. 3. Kemasan Koleksi Album dan Buku Profil Album CD dan buku Profil perlu dikemas sebagai paket agar dapat dipergunakan sebagai koleksi dan hadiah, maksudnya agar pemerhati dapat sekaligus membaca profilnya dan mendengarkan musiknya. 4. Buku Profil Media utama untuk menampilkan informasi yang menarik tentang grup ini, dibuat singkat padat agar dapat dijadikan paket ringkas dengan CD musiknya. 5. Pembatas Buku Media promosi yang dekat dengan pemerhati buku, difungsikan sebagai pengingat/reminder akan keberadaan grup ini.
27 6. Stasioneries (Kartu Nama, Kop Surat, Amplop). Dipergunakan untuk kepentingan surat menyurat dan media resmi untuk mislanya memuat kontrak perjanjian kepada pihak penyelenggara acara, untuk meningkatkan citra professional. 7. Poster. Media publikasi tentang tampilan baru Krontjong Toegoe dan promosi paket buku dan CD baru. 8. Post Card (Gift/Profil Foto). 9. Banner (Xbanner) Media promosi paket album dan CD, dipasang pada saat pertunjukkan atau di lingkungan sekitar pertunjukkan. 10. Sticker. 11. Brosur / Pamflet Media publikasi profil singkat tentang Kontjong Toegoe dan juga berfungsi untuk promosi paket album dan CD, dibagikan pada saat pertunjukkan atau di lingkungan sekitar pertunjukkan. 12. Baju. 13. Totebag. Di dalamnya dapat diisi paket hadiah lainnya. 14. Notebook. 15. Bendera. Media identitas pada saat pertunjukkan, ditempatkan sebagai latar atau di depan panggung.
28