BAB V SIMPULAN DAN SARAN V.1 Kesimpulan 1. Sistem yang dibuat untuk purchasing department sudah terancang dan terlaksana dengan aturan yang digunakan dengan standar management, sehingga kegiatan operasional hotel dapat berjalan dengan lancar. 2. Peranan purchasing sangat penting, karena sangat membantu dan mempermudah didalam penyediaan dan pengadaan barang untuk keperluan operasional dan penyelesaian setiap pekerjaan yang menemui kendala pembelian suatu barang. Peranan purchasing tidak hanya sebagai pengadaan barang tetapi sebagai penentu dan pembanding harga yang terdapat dipasaran yang nantinya akan dipakai untuk keperluan operasional hotel, maupun sebagai jembatan kepada supplier jika barang yang dipesan atau dibeli mengalami kendala atau masalah ketika digunakan. 3. Prinsip purchasing sangat berperan penting, karena didalam prinsip purchasing meliputi antara lain, harga yang terjangkau, kualitas barang yang bagus, waktu pengiriman barang yang tidak terlambat, jumlah barang yang diperlukan atau dibutuhkan selalu tersedia setiap saat, tempat yang terjangkau dan juga sumber yang tepat. 4. Masih ada department lainnya yang meminta barang secara mendadak ke purchasing department, dikarenakan department yang meminta barang kurang teliti dalam menyiapkan barang keperluan yang mereka butuhkan untuk kegiatan operasional hotel. 1
5. Masih ada supplier yang mengirim barang untuk keperluan operasional hotel dengan jumlah barang yang tidak sesuai dengan yang diminta, dikarenakan stock persediaan barangnya sudah habis. 6. Bagian penerima barang kurang teliti dan tidak secara keseluruhan dalam mengecek barang, terutama barang yang dikemasa dalam kaleng, karena department lain menemukan bahan makanan dalam kaleng yang sudah penyok atau rusak. 7. Bagian kitchen masih telat dalam memberikan daily market list untuk bagian purchasing yang diterima paling lambat jam 12 siang. 8. Terdapat jenis bahan makanan yang memerlukan cara penanganan yang baik untuk menjaga kualitas makanan agar tetap segar dan kualitas makanannya tidak rusak. 9. Barang yang sudah di periksa oleh bagian penerima barang, terkadang tidak diperiksa lagi oleh bagian yang meminta barang. 10. Faktur, surat jalan dan nota merupakan bukti transaksi pembelian yang sangat penting. 11. Dalam memesan barang purchasing selalu mengutamakan harga, kualitas barang dan waktu pengiriman barang. 2
V.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas, maka saran yang dapat penulis ambil adalah sebagai berikut: 1. Purchasing department harus dapat dengan cermat dan teliti lagi dalam menjalankan tugasnya, serta harus mengikuti aturan dan sistem yang berlaku, agar proses penyediaan barang atau pengadaan barang untuk department lain tidak menjadi terganggu. 2. Purchasing harus bisa memberitahu atau mempertegaskan kepada department lainnya untuk tidak terbiasa membeli barang secara mendadak, apalagi barang yang dibeli itu adalah untuk kegiatan operasional hotel yang sedang berjalan, serta department lainnya harus lebih teliti lagi dalam mempersiapkan kebutuhan yang mereka perlukan, agar tidak mendadak dalam pembelian barang. 3. Purchasing department harus selalu menjadi pengingat bagi department lainnya, jika stock persediaan barang dari department tersebut sudah mau habis, seperti housekeeping dan engineering. 4. Purchasing harus selalu dapat memberikan informasi yang dibutuhkan oleh department lain tentang barang pesanan mereka, serta purchasing dan receiving harus lebih bertanggungjawab lagi terhadap barang yang telah dipesan oleh department lainnya, agar tidak mangalami kerusakan pada barang pesanan tersebut. 5. Jika supplier mengirim barang dalam jumlah yang tidak sesuai dengan yang diminta oleh pihak hotel, sebaiknya supplier berusaha untuk membeli 3
kekurangannya dipasar terdekat, agar barang yang diminta oleh hotel sesuai dengan jumlahnya. 6. Bagian penerima barang sebaiknya mengecek barang keperluan operasional hotel, terutama bahan makanan yang dikemas dalam kaleng diperiksa secara keseluruhan, agar tidak ada kaleng yang penyok atau rusak, sehingga tidak akan merusak kualitas dari makanan kaleng tersebut. 7. Bagian kitchen harus bisa mengikuti SOP dari purchasing yaitu mengirim daily market list paling lambat jam 12 siang, agar bahan-bahan makanan yang sangat diperlukan untuk esok harinya supplier masih bisa mencarinya dan bahan-bahan makanan yang diperlukan secara mendadak bisa dikiriman oleh supplier yang bersangkutan. 8. Jika ada bahan makanan yang membutuhkan penanganan secara baik, sebaiknya pihak supplier memberitahukan kepada pihak yang meminta barang, agar kualitas bahan makanan bisa tetap terjaga dan dilakukan dengan penanganan yang sungguh-sungguh. 9. Bukan hanya penerima barang saja yang harus mengecek barang, tetapi bagian yang meminta barang juga harus ikut mengecek barang yang dimintanya, supaya tidak terjadi masalah atau kesalahan ketika hendak mau dipergunakan. 10. Penerima barang harus menjaga faktur atau surat jalan yang diberikan oleh pihak supplier, supaya ketika penerima barang mau menginput data atau memasukkan data barang yang dikirim tidak mengalami masalah dalam hal jumlah barang yang diterima dan harga barang. 4
11. Barang yang dikirim oleh supplier untuk keperluan operasional hotel harus dilihat dari segi kualitas barang yang dikirim bagus atau tidak, jumlah barang yang diminta sesuai atau tidak dan waktu pengirimannya membutuhkan waktu yang lama atau tidak. Karena jika kualitas barang jelek dan tetap diterima, maka akan ada masalah dengan pihak tamu hotel yang nantinya akan membuat penilaian hotel menjadi jelek dimatanya. Selain itu harga barang sesuai dengan dipasaran atau lebih mahal, karena jika harga barang lebih mahal, maka akan membuat hotel menjadi rugi. Sedangkan waktu pengiriman barang harus datang tepat waktu, tidak boleh terlambat, terutama untuk supplier yang mengantarkan sayuran ke hotel, karena sayuran akan diolah menjadi masakan atau makanan yang nantinya akan disajikan untuk tamu hotel. 5