Hlm. 1 No Revisi Bagian Yang Diubah Disetujui 01 1. Prosedur pengajuan insentif karya ilmiah disesuaikan dengan hibah dalam Peraturan Yayasan Nomor 5 Tahun 2013 dan Peraturan Rektor Nomor III/PRT/2013-01/014 2. Penomeran prosedur dan formulir disesuaikan dengan dokumen lainnya Ka., Sem. Ganjil 2012-13 02 1. Perubahan formulir pengajuan insentif Ka., 1 Januari 2014 03 1. Penambahan referensi (surat edaran DIKTI) 2. Penambahan wewenang dan tanggung jawab dosen 3. Perubahan digram alir dengan menambahkan keputusan untuk memberikan insentif atau tidak 4. Perubahan penomeran formulir pengajuan insentif menjadi F-19A dan F-19B 04 1. Perubahan bentuk pengajuan dari manual ke online (silppm.unpar.ac.id) 2. Perubahan alur pengajuan (alur pengajuan insentif buku & alur pengajuan non buku) 3. Penambahan lampiran panduan pengajuan insentif online untuk user (dosen) 4. Perubahan pada ruang lingkup 5. Penambahan pada devinisi karya ilmiah Ka., Januari 2015 Ka., 1 September 2015
Berlaku 1 Desember 2OtG Hlm. 2 tppm Diperiksa oleh: Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kerja Sama Jrltii!
Hlm. 3 1. TUJUAN Prosedur pengajuan insentif karya ilmiah ini bertujuan untuk menerangkan cara pengajuan insentif karya ilmiah dosen yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (), Universitas Katolik Parahyangan. 2. RUANG LINGKUP Prosedur pengajuan insentif karya ilmiah dosen ini berlaku terhitung mulai tanggal 1 Desember 2016. Karya ilmiah yang dapat diajukan adalah karya ilmiah yang terbit pada tahun berjalan atau selambatnya 1 tahun sebelum pengajuan dilakukan. Karya ilmiah yang dapat diajukan tersebut hendaknya merupakan karya ilmiah yang: penerbitannya tidak dibiayai oleh Universitas Katolik Parahyangan, bukan dibuat untuk memperingati suatu kegiatan (contoh: dies, kenangan terhadap suatu tokoh, dll), bukan merupakan hasil dari satu event atau kegiatan yang tidak berbasis penelitian atau proses pembelajaran (contoh: bunga rampai kegiatan), menyebutkan afiliasi UNPAR, belum pernah didanai oleh UNPAR, untuk karya ilmiah buku, sudah memiliki sertifikat atau minimal bukti pengajuan pencatatan hak cipta yang pengurusannya dapat dilakukan sendiri oleh dosen bersangkutan atau melalui dengan mengikuti prosedur P-10 Prosedur Pencatatan Hak Cipta. Apabila karya ilmiah yang dimintakan insentifnya merupakan bab dalam buku, maka nilai insentif untuk setiap artikelnya adalah sebesar-besarnya Rp 1.000.000,- untuk buku nasional atau Rp 2.000.000,- untuk buku internasional. Jika ada lebih dari 6 (enam) penulis yang berafiliasi UNPAR atau jumlah bab yang diajukan untuk insentif
Hlm. 4 lebih besar dari 6 (enam) bab, maka nilai insentif per bab buku adalah nilai insentif jenis buku referensi dibagi dengan jumlah bab dalam buku tersebut. 3. REFERENSI 3.1. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 26/D/O/2001 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penilaian Angka Kredit Jabatan Dosen. 3.2. Surat Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Nomor 3931/D/T/2001, Perihal Persyaratan menulis artikel di Jurnal Ilmiah Terakreditasi Untuk kenaikan Jabatan dosen. 3.3. Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen ke Lektor Kepala dan Guru Besar. 3.4. Peraturan Yayasan Universitas Katolik Parahyangan Nomor 5 Tahun 2013 tentang Insentif Karya Ilmiah Dosen Universitas Katolik Parahyangan. 3.5. Peraturan Rektor Nomor III/PRT/2013-01/014 tentang Tata Laksana Pemberian Insentif Karya Ilmiah. 3.6. Surat edaran Direktorat Jenderal DIKTI pada 31 Januari 2013 tentang jurnal yang perlu dipertimbangkan untuk kenaikan pangkat / jabatan dosen (http://pak.dikti.go.id/portal/?p=41) 3.7. Surat edaran nomor: III//2016-11/413-I tentang Revisi Prosedur Desember 2016 1. ISTILAH DAN DEFINISI 1.1. Karya Ilmiah adalah laporan yang dipublikasikan berisi pemaparan hasil penelitian atau kajian dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan; 1.2. Insentif adalah sarana dalam bentuk finansial untuk menghargai dan mendorong para dosen supaya lebih berprestasi bagi universitas;
Hlm. 5 1.3. Dosen adalah dosen tetap dan dosen kontrak dengan kualifikasi minimal 12 jam per minggu yang mempublikasikan karya ilmiah. 1.4. Buku adalah suatu karya ilmiah tertulis, yang bisa merupakan pegangan untuk suatu mata kuliah, dengan substansi pembahasan pada suatu bidang ilmu, ditulis dan disusun oleh pakar bidang ilmu terkait, diterbitkan secara resmi dengan ISBN dan disebarluaskan; 1.5. Buku monograf adalah buku yang berisi satu topik atau sejumlah topik penelitian yang berkaitan dalam satu bidang ilmu, dan didasarkan pada penelitian, serta menunjukkan peta jalan penelitian atau mencantumkan peta jalan penelitian, yang merupakan terbitan tunggal yang selesai dalam satu jilid (tidak berseri); 1.6. Buku referensi adalah buku yang disusun dan diolah sedemikian rupa seperti kamus, eksiklopedia, bibliografi dan almanak untuk digunakan sebagai sumber menemukan informasi tertentu dan tidak untuk dibaca secara keseluruhan; 1.7. Buku ajar adalah buku yang berisi teks pelajaran atau bahan ajar dari suatu cabang ilmu atau bidang studi, dan digunakan di perguruan tinggi untuk mendapatkan sertifikat atau gelar, menyebutkan capaian pembelajaran atau tujuan pembelajaran dan dilengkapi dengan contoh studi kasus dan atau soal latihan; Untuk lebih jelas, perbandingan jenis buku point 4.5., 4.6., dan 4.7. dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Substansi Pembahasan Sumber Monograf Referensi Ajar Satu topik dalam suatu bidang ilmu yang dibahas mendalam Hasil penelitian / pemikiran yang bersifat original Satu bidang ilmu yang dibahas sangat mendalam Hasil penelitian / pemikiran yang bersifat original > 1 jumlah topik, tetapi tidak mendalam Gabungan / kompilasi dari berbagai sumber
Hlm. 6 Alur buku Tujuan Monograf Referensi Ajar Mengikuti alur penelitian, mencantumkan peta keilmuan Menggambarkan kegiatan penelitian mulai dari awal, langkah, analisis hingga kesimpulan Mengikuti alur penelitian, mencantumkan peta keilmuan Menyediakan bahan lengkap terhadap suatu bidang ilmu Lanjutan Tersusun berdasarkan topik berdasarkan kebutuhan dan kompetensi yang diharapkan, biasanya memiliki contoh soal / kasus maupun latihan Memberikan pemahaman suatu topik terhadap murid ajar 1.8. Buku terjemahan/saduran adalah buku hasil menterjemahkan / menyadur buku dalam bahasa asing kedalam bahasa Indonesia atau sebaliknya yang diterbitkan secara resmi dan disebarluaskan; 1.9. Buku Suntingan adalah buku hasil suntingan/editing terhadap isi buku orang lain untuk memudahkan pemahaman bagi pembaca dan diterbitkan secara resmi dan disebarluaskan; 1.10. Buku pengetahuan populer adalah buku berisi pengetahuan yang ditulis dengan cara yang mudah dipahami oleh orang awam; 1.11. Jurnal adalah media komunikasi ilmiah berkala yang untuk merekam dan menyebarluaskan perkembangan ilmu pengetahuan, diterbitkan secara resmi dengan ISSN dan disebarluaskan; 1.12. Jurnal internasional adalah jurnal yang melibatkan pakar sebagai mitra bestari dari berbagai negara, diminati pakar dari berbagai negara sebagai penulis dan pelanggan, dan didistribusikan ke berbagai negara dan menggunakan salah satu bahasa internasional; 1.13. Jurnal nasional terakreditasi adalah jurnal yang melibatkan pakar nasional sebagai mitra bestari, diminati pakar dari luar lingkungan sendiri, dan
Hlm. 7 didistribusikan secara nasional dan diakreditasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; 1.14. Jurnal Nasional Tidak Terakreditasi adalah jurnal yang melibatkan pakar sebagai mitra bestari, ada penulis dari luar lingkungan sendiri, distrubusi nasional, dan belum memenuhi syarat diakreditasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; 1.15. Media non ilmiah adalah media komunikasi berkala seperti koran dan majalah yang didistribusikan sekurang-kurangnya di tingkat lokal; 2. TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG 2.1. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat () bertanggung jawab atas pelaksanaan pelayanan dan tersedianya sumber daya untuk terjaminnya pemberian insentif untuk karya ilmiah dosen. Ketua juga berhak untuk memastikan bahwa insentif diberikan untuk karya ilmiah yang diterbitkan pada lembaga penerbitan yang kredibel. 2.2. Dekan bertanggung jawab atas rekomendasi yang diberikan untuk karya ilmiah dosen. 2.3. Ketua Jurusan bertanggung jawab atas kebenaran data dan rekomendasi yang diberikan untuk karya ilmiah dosen. 2.4. Dosen bertanggung jawab atas substansi dan mutu karya ilmiah serta bebas dari plagiat. Dosen bertanggung jawab sepenuhnya untuk pemilihan lembaga penerbitannya. 2.5. Biro Keuangan bertanggung jawab atas kelancaran proses pemberian insentif kepada dosen.
Hlm. 8 3. RINCIAN PROSEDUR 3.1. Prosedur Pengajuan Insentif Karya Ilmiah 3.1.1. Dosen mempersiapkan berkas pengajuan karya tulis ilmiah. 3.1.2. Dosen login ke silppm.unpar.ac.id dan mengisi form pengajuan insentif karya tulis ilmiah. 3.1.3. Dosen mengunduh Formulir F-19A (Pengajuan Insentif Karya Ilmiah berupa buku) atau Formulir F-19B (Pengajuan Insentif Karya Ilmiah berupa artikel) dan Formulir F-20 Pernyataan Bebas Plagiat. 3.1.4. Dosen menyerahkan Formulir F-19 A atau F-19 B disertai lampiran karya ilmiah yang diajukan insentifnya kepada Ketua Jurusan. Apa bila disetujui, Ketua Jurusan melakukan verifikasi data dan membubuhkan tanda tangan di Formulir F-19. Pengajuan Insentif Karya Ilmiah. Apa bila tidak disetujui, Ketua Jurusan mengembalikan Berkas pengajuan ke dosen bersangkutan. 3.1.5. Dosen memproses ke Dekan untuk mendapatkan persetujuan terhadap karya ilmiah yang diajukan insentifnya. 3.1.6. Dekan menandatangani Formulir F-19. Pengajuan Insentif Karya Ilmiah sebagai persetujuan terhadap pengajuan insentif karya ilmiah. 3.1.7. Dosen mengunggah cover buku atau artikel karya ilmiah, Formulir F-19, dan Formulir F-20 ke SI. 3.1.8. Khusus untuk pengajuan insentif penulisan buku, dosen mengirimkan 1 hardcopy dan bukti pengajuan pencatatan Hak Cipta. 3.1.9. memeriksa semua kelengkapan pengajuan insentif karya ilmiah dosen sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan ini. berhak untuk memastikan bahwa jurnal dan lembaga penerbitan tempat mempublikasikan karya ilmiah kredibel.
Hlm. 9 3.1.10. Setelah disetujui ketua, memproses pencairan insentif karya ilmiah ke Biro Keuangan. 3.1.11. membuat rekapitulasi, secara berkala setiap semesternya, semua karya ilmiah yang memperoleh insentif karya ilmiah dosen dari Universitas Katolik Parahyangan. 3.1.12. PROSES SELESAI
Hlm. 10 Bagan P-03-01 Diagram Alir Prosedur Pengajuan Insentif Karya Ilmiah Buku Dosen Ketua Jurusan Dekan Menyiapkan Berkas pengajuan Melakukan Pengajuan Insentif secara Online Mengunduh Form F-19A dan F20 Menyerahkan Buku dan Form F-19A Verifikasi Data Tidak Ya Revisi Menandatangani Form F-19A Menandatangani Form F-19A Unggah Cover Buku, Form F-19A, F-20 dalam Sistem Mengembalikan Berkas ke Dosen Mengirimkan Buku, Bukti pengajuan Hak Cipta ke Memeriksa Kelangkapan Tidak Diberi Insentif? Ya Pengajuan Dana Insentif Menerima Surat Pemberitahuan Cetak Surat Pemberita huan Proses Selesai Phase
Hlm. 11 Bagan P-03-02 Diagram Alir Prosedur Pengajuan Insentif Karya Ilmiah Non-Buku Dosen Ketua Jurusan Dekan Menyiapkan Berkas pengajuan Melakukan Pengajuan Insentif secara Online Mengunduh Form F-19B dan F20 Menyerahkan Makalah dan Form F-19B Revisi Verifikasi Data Tidak Ya Menandatangani Form F-19B Menandatangani Form F-19B Unggah Makalah/artikel, Form F-19B, F-20 dalam Sistem Mengembalikan Berkas ke Dosen Memeriksa Kelangkapan dalam Sistem Tidak Diberi Insentif? Ya Menerima Surat Pemberitahuan Cetak Surat Pemberita huan Pengajuan Dana Insentif Proses Selesai Phase
Hlm. 12 3.2. Prosedur Pencairan dana Insentif Karya Ilmiah Prosedur Permohonan dan Pencairan Keuangan Untuk Insentif Penulisan Karya Ilmiah 6.2.1. Staf Keuangan menerima berkas Form F-19A (Pengajuan Insentif Karya Ilmiah berupa Buku) atau Formulir F-19B (Pengajuan Insentif Karya Ilmiah berupa Artikel) yang sudah ditandatangani Kepala. 6.2.2. Staf Keuangan membuat Permohonan di Aplikasi SIK sesuai dengan CoA Kegiatan dan mencetaknya. 6.2.3. Staf Keuangan menandatangani berkas permohonan. 6.2.4. KTU menandatangani berkas permohonan. 6.2.5. Staf Keuangan mengirimkan lembar SIK Permohonan (Asli+Kopi) beserta berkas permohonan pendukung ke Biro Keuangan. 6.2.6. Biro Keuangan melakukan proses verifikasi di Aplikasi SIK. 6.2.7. Staf Keuangan membuat pengajuan Pencairan dan Pesan Dana di Aplikasi SIK dan mencetaknya. 6.2.8. Staf Keuangan membuat Slip Permohonan Transfer dan melampirkannya di SIK Pencairan. 6.2.9. KTU menandatangani berkas pencairan. 6.2.10. Staf Keuangan mengirimkan lembar SIK Pencairan (Asli+Kopi) ke Biro Keuangan. 6.2.11. Biro Keuangan mencocokan berkas pencairan dengan berkas permohonan. 6.2.12. Biro Keuangan melakukan proses pencairan dana secara transfer ke Dosen Pemohon. 6.2.13. Staf Keuangan menyimpan bukti transfer dan berkas SIK serta menginformasikan ke Dosen pemohon perihal informasi transfer.
Hlm. 13 Bagan P-03-03 Diagram Alir Permohonan dan Pencairan Insentif Staf Keuangan KTU Biro Keuangan Terima berkas F-19A / F- 19B yang sdh disetujui K Membuat permohonan di SIK Mencetak berkas dari SIK dan menandatanganinya Menandatangani berkas dari SIK Mengirimkan berkas ke Biro Keuangan Melakukan proses verifikasi pada SIK Mengajukan pencairan dan pesan dana pada SIK Mencetak berkas dari SIK dan menandatanganinya Menandatangani berkas dari SIK Membuat slip permohonan transfer Mengirimkan berkas pencairan dan slip permohonan transfer ke Biro Keuangan Melakukan proses pencocokan berkas pencairan dengan permohonan Menyimpan berkas pencairan Melakukan pencairan dana dengan transfer PROSES SELESAI Phase
Hlm. 14 Prosedur Penyelesaian Keuangan Untuk Insentif Penulisan Karya Ilmiah 6.2.14. Kasir Universitas menyerahkan bukti transfer ke Staf Keuangan. 6.2.15. Staf Keuangan membuat SIK Penyelesaian sesuai sumber daya dan Input Debu di Aplikasi Web SIK. 6.2.16. Staf Keuangan menandatangani berkas penyelesaian. 6.2.17. KTU Menandatangani berkas penyelesaian. 6.2.18. Staf Keuangan mengirimkan lembar SIK Penyelesaian (Asli+Kopi) beserta berkas penyelesaian pendukung ke Biro Keuangan. 6.2.19. Selesai. Bagan P-03-04 Diagram Alir Penyelesaian Keuangan untuk Pencairan Insentif Staf Keuangan KTU Biro Keuangan Menginput penyelesaian pada SIK Menyerahkan bukti transfer ke Mencetak dan menandatangani berkas penyelesaian Menandatangani berkas penyelesaian Menyerahkan berkas dan bukti pendukungnya ke biro keuangan PROSES SELESAI Phase
Berlaku 1 Desember 2Ot6 Hlm. 15 4. KRITERIA KEBERHASILAN 4.1.. Proses pengajuan insentif karya ilmiah lancar sesuai prosedur ini. 5. TAMPIRAN 5.1. User ManualSl 2015 Kepala Lembaga Penelitian Bandung, 8 November 2016 bdian kepada Masyarakat Katolik Parahyangan Badra Nawangpalupi, Ph.D. : UNPAR Diperiksa oleh: Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kerja Sama Tanggal: