GITA VINDI HARDIANIDA

dokumen-dokumen yang mirip
MANAJEMEN LALU LINTAS AKIBAT PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT TIPE C DESA PILANG - SIDOARJO

EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG TIGA JL. KUPANG INDAH JL. RAYA KUPANG JAYA JL. DUKUH KUPANG UTARA 1 SURABAYA

SEMINAR TUGAS AKHIR MANAJEMEN LALU LINTAS AKIBAT PEMBANGUNAN SURABAYA ORGAN TRANSPLANT CENTER (SOTC) RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA

EVALUASI KINERJA DAN KOORDINASI SIMPANG BERSINYAL JL.EMBONG MALANG JL.TIDAR & JL.BLAURAN JL.KEDUNG DORO DAN JL.BLAURAN JL.BUBUTAN & JL.

MANAJEMEN LALU LINTAS AKIBAT PEMBANGUNAN APARTEMEN DE PAPILIO TAMANSARI SURABAYA

Manajemen Lalu Lintas Akibat Pembangunan Surabaya Organ Transplant Center (SOTC) RSUD Dr. Soetomo Surabaya

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

ANALISA A KINERJA SIMPANG DAN RUAS JALAN AKIBAT PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT ROYAL DI KAWASAN RUNGKUT INDUSTRI SURABAYA

DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL HALAMAN PENGESAHAN. ABSTRAK... i. ABSTRACT... iii. KATA PENGANTAR...v. DAFTAR ISI... vii. DAFTAR TABEL...

Oleh: QOMARUDIN SHOLEH Dosen Pembimbing MACHSUS, ST. MT NIP

ANAMBI MONO YUDIANTO ACHMAD AFANDI SIDDIQ

Aditya Putrantono Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember

MANAJEMEN LALU LINTAS AKIBAT BEROPERASINYA TERMINAL PESAPEN SURABAYA

PROYEK AKHIR EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG EMPAT JL. URIP SUMOHARJO JL. RAYA DARMO JL. PANDEGILING SURABAYA

KATA PENGANTAR. penyusunan tugas akhir ini dengan judul Evaluasi Kinerja Simpang Bersinyal

BAB I PENDAHULUAN. Pertambahan jumlah kepemilikan kendaraan dewasa ini sangat pesat.

BAB 3 METODOLOGI Metode Pengamatan

PROYEK AKHIR RC EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL JL.SEMOLOWARU UTARA JL. SEMOLOWARU JL. SEMOLOWARU TENGAH JL. SUKO SEMOLO

STUDI ARUS JENUH PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL JALAN ACEH JALAN BANDA BANDUNG

MANAJEMEN LALU LINTAS AKIBAT BEROPERASINYA TERMINAL TIPE C KENDUNG BENOWO SURABAYA

PRESENTASI TUGAS AKHIR

MANAJEMEN LALU LINTAS PADA

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1. Lokasi rumah sakit Royal. Rencana Royal. PT. Katrolin. Bank Central Asia. Jl. Rungkut. Industri I

BAB III LANDASAN TEORI. lintas (traffic light) pada persimpangan antara lain: antara kendaraan dari arah yang bertentangan.

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL... i. LEMBAR PENGESAHAN... ii. LEMBAR PERSEMBAHAN... iii. KATA PENGANTAR... iv. DAFTAR ISI... v. DAFTAR TABEL...

BAB IV METODE PENELITIAN. Mulai. Lokasi Penelitian. Pengumpulan Data

BAB IV METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI Lokasi Studi

METODE BAB 3. commit to user Metode Pengamatan

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN. A. Data Hotel Malioboro. yang menampung sebanyak 12 unit kendaraan mobil penumpang. Luas lahan. B. Data Geometri Jalan

MANAJEMEN LALU LINTAS AKIBAT PEMBANGUNAN KOMPLEK INDUSTRI DAN PERGUDANGAN PT. WINSTAR KECAMATAN BUDURAN KABUPATEN SIDOARJO

STUDI EVALUASI KINERJA JARINGAN JALAN PADA RUAS JALAN WARU - SIDOARJO. Kata Kunci: Permasalahan Transportasi, Sistem Transportasi, Volume Lalu-lintas

Mulai. Studi pustaka. Observasi awal. Proposal disetujui. Survei pendahuluan. Pelaksanaan survei dan pengumpulan data Rekapitulasi data

ANALISIS PANJANG ANTRIAN SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE MKJI 1997 (STUDI KASUS SIMPANG GAPLEK JALAN R.E MARTADINATA,TANGERANG SELATAN)

SIMPANG TANPA APILL. Mata Kuliah Teknik Lalu Lintas Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, FT UGM

Dari gambar 4.1 maka didapat lebar pendekat sebagai berikut;

ANALISIS SIMPANG BERSINYAL JL. RADEN MOHAMMAD MANGUNDIPI - JL. LINGKAR TIMUR SIDOARJO TUGAS AKHIR SARJANA STRATA SATU

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Perumusan Masalah 1.3. Tujuan Penulisan

dan crossing dengan Ramp TOL Waru Juanda, sehingga terdapat persimpangan seperti pada Gambar 1.2.

Studi Pemindahan Lokasi Parkir dari On-street Parking Menjadi Offstreet. (Studi Kasus Jalan Dhoho Kediri)

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

STUDI PUSTAKA PENGUMPULAN DATA SURVEI WAKTU TEMPUH PENGOLAHAN DATA. Melakukan klasifikasi dalam bentuk tabel dan grafik ANALISIS DATA

ANALISA DAMPAK LALU LINTAS PEMBANGUNAN PARAGON CITY DI KOTA SEMARANG

EVALUASI KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL DENGAN METODE MKJI 1997 (Studi Kasus Simpang Tiga Jalan Ketileng Raya-Semarang Selatan)

Analisa Dampak Lalu Lintas Terhadap Kinerja Simpang dan Ruas Jalan Akibat Pembangunan Rumah Sakit Royal Di Kawasan Rungkut Industri Surabaya

TUGAS AKHIR EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA JALAN RAYA GEDANGAN JALAN LETNAN JENDERAL S. PARMAN JALAN RAYA KETAJEN JALAN KH.

III. METODOLOGI PENELITIAN. memperoleh kesimpulan yang ingin dicapai dalam penelitian. Metodologi yang

BAB III LANDASAN TEORI. lebih sub-pendekat. Hal ini terjadi jika gerakan belok-kanan dan/atau belok-kiri

ANALISIS KINERJA SIMPANG EMPAT BERSINYAL (STUDI KASUS SIMPANG EMPAT TAMAN DAYU KABUPATEN PASURUAN)

ANALISIS EFEKTIVITAS ZONA SELAMAT SEKOLAH DAN KINERJA RUAS JALAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

PERBANDINGAN KARAKTERISTIK ARUS LALU LINTAS DI RUAS JALAN GUNUNG SARI (STA STA 2+820) KOTA SURABAYA DENGAN MODEL UNDERWOOD DAN MODEL GREENSHIELD

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian yang dijabarkan dalam sebuah bagan alir seperti gambar 3.1.

METODOLOGI PENELITIAN. Metodologi penelitian ini bertujuan untuk mempermudah

BAB IV PENGOLAHAN DATA DAN ANALISA

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. 5.1 Ruas Jalan A. Data Umum, Kondisi Geometrik, Gambar dan Detail Ukuran

MANAJEMEN LALU LINTAS DI SEKITAR PERSIMPANGAN JL. PASARMINGGU - JL. KALIBATA - JL. DUREN TIGA JL. PANCORAN TIMUR DI JAKARTA

EVALUASI KINERJA SIMPANG HOLIS SOEKARNO HATTA, BANDUNG

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

DAFTAR ISI. Halaman HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERSETUJUAN HALAMAN PERSEMBAHAN ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR

Studi Pengaruh Simpang Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu lintas di Ruas Jalan Bendungan Sigura gura Kota Malang

EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL (Studi Kasus Simpang Bangak di Kabupaten Boyolali)

BAB I PENDAHULUAN. penarik (attractive) dan kawasan bangkitan (generation) yang meningkatkan tuntutan lalu lintas (

NASKAH SEMINAR TUGAS AKHIR DAMPAK LALULINTAS AKIBAT AKTIVITAS MALIOBORO MALL DAN RENCANA PEMBANGUNAN HOTEL MALIOBORO YOGYAKARTA

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGUNAN JALAN TOL GEMPOL PASURUAN

EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS : JLN. RAYA KARANGLO JLN. PERUSAHAAN KOTA MALANG)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dijabarkan dalam sebuah bagan diagram alir seperti gambar 3.1. Gambar 3.1. Diagram alir pelaksanaan studi

UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SAMARINDA FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL

DAFTAR ISI. Halaman Judul Pengesahan Persetujuan Motto dan Persembahan ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN. Kota Medan merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang sangat

III. METODOLOGI PENELITIAN. yang dibutuhkan yang selanjutnya dapat digunakan untuk dianalisa sehingga

METODOLOGI PENELITIAN. Metodologi penelitian ini bertujuan untuk mempermudah

Kata kunci : Simpang Bersinyal, Kinerja, Bangkitan Pergerakan

BAB IV METODOLOGI. Mulai. Studi Literatur. Pengumpulan Data

KAJIAN MANAJEMEN LALU LINTAS SEKITAR KAWASAN PASAR DAN RUKO LAWANG KABUPATEN MALANG

TUGAS AKHIR EVALUASI DAN PENINGKATAN KINERJA PERSIMPANGAN SEBIDANG PURI KEMBANGAN

BAB I PENDAHULUAN. dengan pesatnya pembangunan yang berwawasan nasional maka prasarana

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Data hasil pengamatan dari studi kasus Jalan Ngasem Yogyakarta

KAJIAN PERBAIKAN KINERJA LALU LINTAS DI KORIDOR GERBANG PERUMAHAN SAWOJAJAR KOTA MALANG

TINJAUAN EFEKTIFITAS PELAYANAN LAMPU PENGATUR LALULINTAS PADA PERSIMPANGAN PAAL DUA MENGGUNAKAN METODE MKJI 1997

ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL (Studi Kasus : Simpang Jalan Kemuda 3 Jalan Padma Jalan Seroja Jalan Kemuda)

MANAJEMEN LALU LINTAS DI PUSAT KOTA JAYAPURA DENGAN MEMPERTIMBANGKAN PENATAAN PARKIR

TUGAS AKHIR : ANALISIS SIMPANG BERSINYAL

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

EVALUASI DAN PERENCANAAN LAMPU LALU LINTAS KATAMSO PAHLAWAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Analisa Dampak Lalu Lintas Terhadap Kinerja Simpang dan Ruas Jalan Akibat Pembangunan Apartemen Guna Wangsa Di Kawasan Menur Surabaya

SIMPANG BER-APILL. Mata Kuliah Teknik Lalu Lintas Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, FT UGM

BAB III METODE PENELITIAN. Sebelum dimulainya penelitian terlebih dahulu dibuat tahapan-tahapan dalam

EVALUASI SIMPANG BERSINYAL ANTARA JALAN BANDA JALAN ACEH BANDUNG

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN. mengenai rekapitulasi untuk total semua jenis kendaraan, volume lalulintas harian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. simpang terutama di perkotaan membutuhkan pengaturan. Ada banyak tujuan dilakukannya pengaturan simpang sebagai berikut:

STUDI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL YANG TIDAK SEBIDANG DI KOTA MAKASSAR: STUDI KASUS SIMPANG JALAN URIP SUMOHARJO-JALAN LEIMENA

ANALISA KINERJA LALU LINTAS SIMPANG BERSINYAL, STUDI KASUS SIMPANG EMPAT SRIKANDI DAN SIMPANG TIGA KARANGJATI, KECAMATAN PANDAAN KABUPATEN PASURUAN

BATASAN MASALAH. Arah pergerakan lalu lintas adalah sama dengan existing. Ruas jalan, persimpangan dan jalinan yang ditinjau adalah sekitar lokasi

Transkripsi:

GITA VINDI HARDIANIDA 3112 105 008 PROGRAM STUDI LINTAS JALUR TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 2014

Latar Belakang Kondisi simpang di sekitar Desa Pilang pada saat ini terlihat bermasalah pada jam puncak pagi, siang, dan sore, antrian kendaraan panjang akan terjadi. Dengan dibangunnya Rumah sakit Tipe C di Desa Pilang tentu mengakibatkan adanya bangkitan dan tarikan pada simpang. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka diperlukan manajemen lalu lintas yang lebih optimal.

Peta Situasi Simpang 4 Bersinyal Wonoayu Simpang 4 Tak Bersinyal Pilang Lokasi Proyek Simpang 3 Tak Bersinyal Cemeng

Mulai Pengambilan dan pengumpulan data Analisa kondisi eksisting simpang Memprediksi bangkitan dan tarikan akibat pembangunan RS tipe C dengan menggunakan data survey RS analog Analisa kondisi simpang pasca pembangunan RS Tipe C Data primer - Data geometrik - Data kondisi lingkungan / tata guna lahan - Data arus lalu lintas - Data keluar masuk kendaraan di RS analog Data sekunder : - Data jumlah penduduk - Data PDRB - Data spesifikasi gedung RS tipe C - Data spesifikasi RS analog Analisa kinerja simpang setelah beroperasinya RS tipe C sampai 5 tahun kedepan DS < 0,85 yes no Manajemen lalu lintas Analisa parkir Manajemen Internal Traffic Flow Kesimpulan Metodologi Selesai

Pengumpulan Data Volume Lalu Lintas Survey Traffic Counting

Hasil dari survey Traffic Counting Jam Puncak

Geometrik Kondisi Geometrik Pengukuran di Lapangan

GEOMETRIK

Analisa Kinerja Derajat Kejenuhan (DS) Derajat kejenuhan merupakan rasio arus terhadap kapasitas, yang digunakan sebagai faktor utama dalam penentuan tingkat kerja simpang. Dimana, DS = Q / C DS = Derajat Kejenuhan Q C = Arus lalu lintas (smp/jam) = Kapasitas (smp/jam)

Kinerja pada kondisi Eksisting Simpang 4 Bersinyal Wonoayu Simpang 4 Tak Bersinyal Pilang Simpang 3 Tak Bersinyal Cemeng Pagi Siang Sore U 0,351 0,292 0,338 S 0,646 0,496 0,595 T 0,527 0,369 0,390 B 0,535 0,334 0,339 Pagi 1,048 Siang 0,685 Sore 0,780 Pagi 1,117 Siang 0,595 Sore 0,847

Bangkitan dan Tarikan Untuk menentukan besarnya bangkitan dan tarikan digunakan data kendaraan keluar dan masuk dari bangunan analog. Bangunan analog yang digunakan : 1. RS. Siti Khodijah 2. RS. Mata Fatma 3. RSIA. Soerya

Lokasi Bangunan Analog RS TIPE C DI SIDOARJO Lokasi Proyek

Diasumsikan Rumah Sakit Tipe C mulai beroperasi tahun 2016. Kondisi eksisting proyek di Tahun 2014

Asumsi kendaraan keluar masuk RS. Tipe C Asumsi kendaraan keluar masuk RS

Dari data kendaraan keluar masuk diperoleh rekapitulasi kendaraan keluar masuk per hari sebagai berikut Nama RS Jumlah Pelayanan Spesialis Jumlah Bed Tarikan Bangkitan LV MC LV MC X1 X2 Y1 Y2 Y3 Y4 Rumah Sakit Analog RS. SITI KHODIJAH 12 91 20 64 12 67 RS. MATA FATMA 10 35 14 99 12 95 RSIA. SOERYA 10 74 9 103 8 98 Rumah Sakit Yang Akan Dibangun RS. WONOAYU 10 70???? Dengan melakukan regresi berganda, diperoleh persamaan sebagai berikut Kend Persamaan R 2 Tarikan RS.Wonoayu (kend/hari) Kend Persamaan R 2 Bangkitan RS.Wonoayu (kend/hari) LV y = 1,3952X 1-0,0045X 2 0,95 14 MC y = 12,4018X 1-0,6774X 2 0,94 77 LV y = 1,4334X 1-0,0683X 2 0,99 10 MC y = 11,6585X 1-0,5850X 2 0,96 76

Kinerja pada saat RS Beroperasi Simpang 4 Bersinyal Wonoayu Simpang 4 Tak Bersinyal Pilang Simpang 3 Tak Bersinyal Cemeng Pagi Siang Sore U 0,411 0,341 0,388 S 0,734 0,575 0,683 T 0,589 0,419 0,446 B 0,597 0,381 0,378 Pagi 1,116 Siang 0,736 Sore 0,835 Pagi 1,184 Siang 0,634 Sore 0,926

Kinerja Lalu Lintas Tahun 2021 NO KABUPATEN PDRB /KOTA 2007 2008 2009 2010 2011 1 Surabaya 67.695.819,92 71.913.820,46 82.014.713,94 87.828.841,77 94.471.049,66 2 Sidoarjo 22.349.583,76 23.609.043,24 24.768.319,21 26.161.060,47 27.961.435,08 3 Pasuruan 5.737.510 6.075.292 6.397.872,16 6.790.942,48 7.267.978,60 4 Kota Pasuruan 954.628,55 1.006.823,61 1.057.446,45 1.117.313 1.187.592 5 Malang 12.325.656,70 13.034.488,46 13.718.799,10 14.578.967,81 15.624.096,52 6 Probolinggo 5.742.265,63 6.073.913,66 6.421.273,08 6.752.163,38 7.172.491,08 HV NO KABUPATEN PDRB Perkapita /KOTA 2007 2008 2009 2010 2011 1 Surabaya 28.097,21 29.846,28 31.210,17 33.370,80 35.723,52 2 Sidoarjo 13.266,56 13.628,02 13.928,83 14.468,92 15.388,23 3 Pasuruan 3.975,97 4.169,42 4.336,72 4.566,79 4.867,96 4 Kota Pasuruan 5.415,23 5.679,58 5.907,11 6.206,54 6.563,43 5 Malang 5.132,03 5.400,03 5.656,51 5.957,77 6.351,31 6 Probolinggo 5.501,35 5.774,56 6.020,35 6.348,96 6.712,84 LV MC

PDRB per kapita PDRB sidoarjo Dengan melakukan regresi didapatkan grafik pertumbuhan sebagai berikut : PDRB SIDOARJO 30.000.000,00 25.000.000,00 20.000.000,00 15.000.000,00 10.000.000,00 5.000.000,00 0,00 0 1 2 3 4 5 6 Tahun ke-n y = 1.377.571,99x + 20.837.172,39 R² = 0,99 Jumlah HV Linear (Jumlah HV) PDRB Per kapita 16.000,00 15.500,00 15.000,00 14.500,00 14.000,00 13.500,00 y = 508,424x + 12.610,840 R² = 0,945 Jumlah LV dan MC Linear (Jumlah LV dan MC) 13.000,00 0 1 2 3 4 5 6 Tahun ke-n

Perhitungan Untuk menggambarkan tentang arus lalu lintas yang melewati persimpangan jalan yang ditinjau pada tahun 2021, maka digunakan model bunga majemuk dengan rumus: F = P ( 1 + i ) n Dimana: F = jumlah kendaraan pada tahun 2021 P = jumlah kendaraan pada tahun 2014 i = rata-rata prosentase pertumbuhan kendaraan tiap tahunnya.

Kinerja pada saat tahun 2021 Simpang 4 Bersinyal Wonoayu Simpang 4 Tak Bersinyal Pilang Simpang 3 Tak Bersinyal Cemeng Pagi Siang Sore U 0,509 0,519 0,452 S 0,670 0,652 0,780 T 0,682 0,474 0,521 B 0,682 0,433 0,433 Pagi 1,184 Siang 0,634 Sore 0,926 Pagi 1,325 Siang 0,713 Sore 1,014

Rekapitulasi DS Lokasi Studi Simpang Simpang 3 Tak Bersinyal Cemeng Kalang DS Kondisi Eksisting DS Setelah Beroperasi RS. Tipe C DS Setelah 5 Tahun Pagi Siang Sore Pagi Siang Sore Pagi Siang Sore 1,117 0,595 0,847 1,183 0,633 0,904 1,326 0,714 1,015 Simpang 4 Tak Bersinyal Pilang 1,048 0,685 0,780 1,115 0,737 0,836 1,258 0,865 0,947 U 0,351 0,292 0,338 0,411 0,341 0,388 0,509 0,519 0,452 Simpang 4 Bersinyal Wonoayu S 0,646 0,496 0,595 0,734 0,575 0,683 0,670 0,652 0,780 T 0,527 0,369 0,390 0,589 0,419 0,446 0,682 0,474 0,521 B 0,535 0,334 0,339 0,597 0,381 0,378 0,682 0,433 0,433

Rekomendasi Manajemen Lalu Lintas Simpang 3 Tak Bersinyal Cemeng 1. Direncanakan sebagai simpang bersinyal. 2. Pemasangan rambu dan pemberian marka 3. Pelebaran perkerasan sebesar 1,00 m di masing-masing pendekat.

Perencanaan Simpang Cemeng

Pola Fase Simpang Cemeng Fase 1 Fase 2 Fase 3

Cycle Time = 78 detik FASE 1 63 3 12 FASE 2 43 3 29 FASE 3 26 3 24 Memenuhi karena menurut MKJI waktu siklus yang layak untuk pengaturan 3 fase adalah 50 100 detik

Kinerja Simpang Cemeng setelah dimanajemen Simpang Simpang 3 Bersinyal Cemeng Kalang DS Setelah Manajemen DS Setelah Manajemen Tahun 2016 Tahun 2021 Pagi Siang Sore Pagi Siang Sore T 0,780 0,433 0,716 0,822 0,493 0,748 U 0,717 0,425 0,432 0,822 0,484 0,528 S 0,780 0,643 0,716 0,822 0,711 0,748 DS sampai tahun 2021 kurang dari 0,85

Rekomendasi Manajemen Lalu Lintas Simpang 4 Tak Bersinyal Pilang 1. Direncanakan sebagai simpang bersinyal. 2. Pemasangan rambu dan pemberian marka. 3. Pelebaran perkerasan sebesar 1,00 m di pendekat selatan

Perencanaan Simpang Pilang

Pola Fase Simpang Pilang Fase 1 Fase 2 Fase 3

Kinerja Simpang Pilang setelah dimanajemen Simpang Simpang 4 Bersinyal Pilang DS Setelah Manajemen DS Setelah Manajemen Tahun 2016 Tahun 2021 Pagi Siang Sore Pagi Siang Sore U 0,827 0,250 0,409 0,85 0,429 0,417 S 0,827 0,827 0,819 0,85 0,843 0,849 T 0,827 0,827 0,819 0,85 0,843 0,849 B 0,558 0,620 0,542 0,633 0,680 0,590 DS sampai tahun 2021 kurang dari 0,85

Rekomendasi Manajemen Lalu Lintas Simpang 4 Bersinyal Wonoayu 1. Pemasangan rambu dan pemberian marka. 2. Pengaturan APILL.

Kinerja Simpang Wonoayu setelah dimanajemen Simpang Simpang 4 Bersinyal Wonoayu DS Setelah Manajemen DS Setelah Manajemen Tahun 2016 Tahun 2021 Pagi Siang Sore Pagi Siang Sore U 0,379 0,212 0,245 0,544 0,343 0,314 S 0,704 0,356 0,426 0,717 0,431 0,542 T 0,667 0,630 0,653 0,717 0,673 0,696 B 0,704 0,591 0,523 0,717 0,615 0,578 DS sampai tahun 2021 kurang dari 0,85

ANALISA PARKIR SURVEY PLAT KENDARAAN DI BANGUNAN PEMBANDING RS. Siti Khodijah RS. Mata Fatma RSIA. Soerya Untuk memperoleh nilai kebutuhan parkir di RS yang akan dibangun

Untuk memperoleh kebutuhan ruang parkir di RS yang akan dibangun Mencari nilai akumulasi maximum Luas lahan parkir di bangunan pembanding Luas lahan parkir yang dibutuhkan di RS yang akan dibangun

Nama RS Rumah Sakit Analog Luas Lahan Luas Bangunan SRP (m 2 ) LV MC X1 X2 Y1 Y2 RS. SITI KHODIJAH 12987,45 7865 162,5 28,5 RS. MATA FATMA 1050 827 112,5 55,5 RSIA. SOERYA 2118,5 1279 87,5 66 Rumah Sakit Yang Akan Dibangun LV 363 m² RS. WONOAYU 25925,82 14538 dicari MC 198 m²

Denah Proyek

Mampu menampung sebanyak 100 Mobil

Kapasitas parkir motor di RS yang akan dibangun Mampu menampung sebanyak 134 Motor

Terima Kasih.