Seminar Nasional IENACO ISSN:

dokumen-dokumen yang mirip
PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN KRITERIA MALCOLM BALDRIGE GUNA MENENTUKAN LEVEL KEUNGGULAN

Pengukuran Performansi Di PT XYZ dengan MBCfPE Pada Kriteria Pengukuran, Analisis, dan Manajemen Pengetahuan *

BAB III SOLUSI BISNIS

Pengukuran Performansi di PT XYZ dengan MBCfPE pada Kriteria Pengukuran, Analisis, dan Manajemen Pengetahuan

Pengukuran Performansi di PT. XYZ dengan Pendekatan MBCfPE Pada Kriteria Fokus Tenaga Kerja dan Hasil Bisnis *

Pengukuran Performansi di PT. XYZ dengan Pendekatan MBCfPE Pada Kriteria Fokus Pelanggan dan Hasil Bisnis *

BAB II KAJIAN LITERATUR...

BAB II KAJIAN PUSTAKA

PENGUKURAN PERFORMANSI DI PT XYZ DENGAN PENDEKATAN MBCFPE

Mencapai Kinerja Unggul Dengan Menggunakan Kriteria Baldridge

PENGUKURAN KINERJA FAKULTAS DI PERGURUAN TINGGI X MENGGUNAKAN PENDEKATAN MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE (EDUCATION CRITERIA)

AGENDA. Pendahuluan MBNQA Pelaksanaan Hasil Penelitian Kesimpulan

III. METODE PENELITIAN

Prosiding Teknik Industri ISSN:

ANALISIS PROSES INTERNALISASI ASPEK-ASPEK STRATEGIS ORGANISASI PADA PERKUMPULAN TELAPAK BOGOR. Oleh JURIAWATI H

Pengukuran Performansi di PT XYZ dengan Pendekatan MBCFPE Pada Kriteria Kepemimpinan dan Hasil Bisnis

BAB II TINJAUAN KEPUSTAKAAN. Grizzel dan Blazey (2004) dalam Kumpulan Jurnal Insights to

PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN METODE MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE DI PT. DAIDO METAL INDONESIA

BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian adalah sesuatu yang akan kita ukur. Dalam penelitian ini

Pengukuran Performansi Di PT. XYZ dengan Pendekatan MBCfPE Pada Kriteria Fokus Operasi dan Hasil Bisnis *

PENGUKURAN PERFORMANSI BERDASARKAN MBCfPE PADA KATEGORI KEPEMIMPINAN SERTA KATEGORI HASIL KEPEMIMPINAN DAN TATA KELOLA DI YAYASAN X *

PENGUKURAN PERFORMANSI BERDASARKAN MBCFPE PADA KATEGORI 5 PROSES FOKUS TENAGA KERJA DAN KATEGORI HASIL FOKUS TENAGA KERJA DI HOTEL X *

EVALUASI MANAJEMEN MUTU INTERNAL DI PROGRAM STUDI

Reka Integra ISSN: Jurusan Teknik Industri Itenas No.01 Vol. 02 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Juli 2014

Pengukuran Performansi di PTXYZ dengan Pendekatan MBCFPEP ada Kriteria Kepemimpinan dan Hasil Bisnis

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... iv DAFTAR GAMBAR... v DAFTAR LAMPIRAN... vi

ANALISIS SISTEM MANAJEMEN MUTU DENGAN MALCOLM BALDRIGE NATIONAL QUALITY AWARD

: IRWAN PURNOMO H

ANALISIS TINGKAT KELARUTAN CORE VALUES & CONCEPTS MALCOLM BALDRIGE DI PT X. Sugih Arijanto, Ambar Harsono, Harsono Taroepratjeka

PENGUKURAN MALCOLM BALDRGIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENT KATEGORI PROSES FOKUS PELANGGAN DAN HASIL ITEM FOKUS PELANGGAN DI HOTEL X *

Jurusan Teknik Industri Itenas No.03 Vol.03 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Juli 2015

PERANCANGAN MODEL PRE ASSESMENT MANAJEMEN KINERJA UNIVERSITAS MENGGUNAKAN KRITERIA MALCOLM BALDRIGE (STUDI KASUS : UNIVERSITAS STIKUBANK SEMARANG)

Pengukuran Performansi Berdasarkan MBCFPE Pada Kategori Proses Fokus Tenaga Kerja dan Hasil Fokus Tenaga Kerja di Perguruan Tinggi X *

Jurusan Teknik Industri Itenas No.02 Vol.03 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional April 2015

BAB II EKSPLORASI ISU BISNIS

BAB I PENDAHULUAN. Untuk memasuki lingkungan bisnis yang kompetitif, manajemen

KONSEP PERANCANGAN PTPN VII INTEGRATED management system

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. Mutu sudah menjadi isu penting dalam menciptakan keunggulan perusahaan di

BAB 6 KESIMPULAN 6.1 Kesimpulan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Masalah Pada era globalisasi saat ini persaingan bisnis antar industri ritel sangat ketat, baik di pasar

Jurusan Teknik Industri Itenas No.01 Vol.02 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Januari 2014

RANCANGAN PENILAIAN MANAJEMEN KINERJA BERDASARKAN KRITERIA MALCOLM BALDRIGE UNTUK KINERJA TERBAIK (STUDI DI PT. INDONESIA POWER) PROJEK AKHIR

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. Total Quality Management dengan siklus PDCA (Plan Do Check Action)

BAB I PENDAHUALAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Kemajuan dibidang perekonomian selama ini telah banyak

Oleh ADE YOLARDI SAPUTRA H

Performance Evaluation using Malcolm Baldrige National Quality Award for Improving Quality Service

Jurusan Teknik Industri Itenas No.2 Vol.03 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional April 2015

Jurusan Teknik Industri Itenas No.04 Vol.03 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional 2015

- Simple - Inspiring - Performing - Phenomenal -

Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Organisasi dengan Pendekatan Malcolm Baldrige Health Care Criteria for Performance Excellence

Pengukuran Performansi Berdasarkan MBCFPE Pada Kategori Proses Kepemimpinan dan Kategori Hasil Item Kepemimpinan Di Perguruan Tinggi X *

Oleh : DHIKA YUDHA PERDANA H

BAB I PENDAHULUAN. bisnis ritel, juga disebabkan oleh semakin banyaknya bisnis ritel luar negeri

ABSTRAK. Kata kunci : produktivitas, Malcolm Baldrige dan continuously improvement. Universitas Kristen Maranatha

USULAN MEKANISME PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS PERGURUAN TINGGI X

Analisis Pengukuran Kinerja Perusahaan Dengan Konsep. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Cabang Kebon Jeruk. Yhana Kusuma Respati 3EB

Reka Integra ISSN : Jurusan Teknik Industri Itenas No.04 Vol. 01 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional April 2014

Rancangan Sistem Perangkat Lunak Untuk Internal Assessment Pengukuran Kinerja MBCfPE Berbasis KPKU - BUMN

BAB 1 PENDAHULUAN. dibidang perdagangan eceran yang berbentuk toko, minimarket, departement

Upaya Peningkatan Kinerja Puskesmas di Kota Surabaya Berdasarkan Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence

PERTAMINA QUALITY ASSESSMENT TAHUN

PENGUKURAN PERFORMANSI BERDASARKAN MBCfPE PADA KATEGORI PENGUKURAN, ANALISIS, DAN MANAJEMEN PENGETAHUAN DI YAYASAN X

: IRWAN PURNOMO H

Pengukuran Kinerja Perusahaan Hotel Berdasarkan Kriteria Malcolm Baldrige

BAB I PENDAHULUAN. sektor) menuntut pihak-pihak pelaksana konstruksi meningkatkan mutu dan caracara

Program Reguler Mandiri Fakultas Ekonomi dan Bisnis

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN UKDW. bertahan dan memenangkan persaingan di dalam bisnis ritel. bisnis yang melakukan penambahan nilai terhadap produk-produk dan

ANALISIS KINERJA ORGANISASI BERDASARKAN KRITERIA MALCOLM BALDRIGE DI UNIT RAWAT INAP RSUD DR. H. MOH. ANWAR SUMENEP

BAB I PENDAHULUAN. sedang berlangsung dan yang akan datang, Indonesia diperkirakan akan. agar mampu memenangkan persaingan dan memperoleh profit atau

PENILAIAN KINERJA MALCOLM BALDRIDGE

BAB II KAJIAN LITERATUR...

BAB I. mendorong tumbuhnya berbagai industri sebagai upaya dalam memenuhi. Persaingan dalam dunia industri sebagai dampak dari beragamnya

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Gambar1.1

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

PENGUKURAN KINERJA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UPH SURABAYA BERDASARKAN KRITERIA MALCOLM BALDRIGE NATIONAL QUALITY AWARD

BAB II KAJIAN LITERATUR

BAB 1 PENDAHULUAN. investasi ini, keberhasilan dan kegagalan suatu perusahan tidak dapat diukur

SKRIPSI. ANALISIS PENERAPAN BALANCED SCORECARD (Studi Kasus pada PT. Telkom Divisi Consumer Service Barat )

KRITERIA PENILAIAN SNI AWARD 2016

MODEL INTEGRASI BALANCED SCORECARD DENGAN SIX SIGMA MOTOROLA

BAB II KAJIAN TEORI. bagi suatu perusahaan untuk tetap survive di dalam pasar persaingan untuk jangka panjang. Daya

PENGUKURAN PERFORMANSI BERDASARKAN MBCFPE PADA KATEGORI PROSES FOKUS PELANGGAN SERTA KATEGORI HASIL ITEM FOKUS PELANGGAN DI YAYASAN X *

BAB I PENDAHULUAN. Kepraktisan sudah menjadi tuntutan utama masyarakat perkotaan saat ini.

Analisis Balanced Scorecard Sebagai Alat Pengukuran Kinerja Perusahaan Pada PT. Taspen (Persero) Kcu Bandung

Transkripsi:

Seminar Nasional ENAO - 2017 SSN: 2337-4349 PENGUKURAN KNERJA PERUSAHAAN ENGAN MENGGUNAKAN KRERA MAOM BARGE GUNA MENENUKAN EVE KEUNGGUAN PERUSAHAAN Risma Adelina Simanjuntak 1, Kadek Agus Budiastawa 2 Jurusan eknik ndustri nstitut Sains & eknologi AKPRN Yogyakarta Email : rismastak61@gmail.com Abstrak Pengukuran kinerja (performance measurement) ialah penggunaan bukti secara statistik untuk memutuskan kemajuan yang sudah ditentukan oleh tujuan organisasi. Pada kesempatan ini penulis mencoba mengukur sistem kinerja berdasarkan kriteria Malcolm Baldrige pada epertment Store & Supermarket. Malcolm Baldrige adalah salah satu tools untuk peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan dan terus menerus (continously improvement). ujuh kriteria Malcolm Baldrige yang digunakan adalah Kepemimpinan, Perencanaan Strategis, Fokus Pasar dan Pelanggan, Pengukuran, Analisis dan Manajemen Pengetahuan, Fokus Sumber aya Manusia, Manajemen Proses dan Result. Ketujuh kriteria tersebut dievaluasi melalui A--- (Approach, eployment, earning, ntegration) dan untuk kriteria hasil dievaluasi melalui --- (evel, rend, omparation, ntegration), sehingga diperoleh skor total yang menunjukkan posisi perusahaan. Berdasarkan hasil penilaian dari ketujuh kriteria di atas perusahaan memperoleh poin sebesar 341,4 poin. Hal tersebut menunjukan posisi perusahaan berada pada level keunggulan Early Result Kata kunci : A,, Malcolm Baldrige, Performance Measurement. 1. PENAHUUAN Kemajuan ilmu pengetahuan serta peradaban manusia menyebabkan kegiatan di bidang industri dihadapkan pada tantangan yang berat, para pelaku bisnis yang ingin memenangkan persaingan akan memberikan perhatian penuh pada mutu produk atau jasa yang dihasilkan. Jasa yang diberikan menjadi salah satu faktor yang sangat penting yang tidak dapat dipisahkan dari proses keberhasilan suatu perusahaan. untutan konsumen untuk memperoleh barang atau jasa yang berkualitas mendorong para pemilik perusahaan untuk lebih memperhatikan kualitas barang atau jasa tersebut, dengan memperbaiki sistem kinerja organisasinya. Kinerja organisasi perusahaan yang baik memberikan kontribusi yang sangat besar dalam memajukan perusahaan tersebut. Sebaliknya kinerja perusahaan yang kurang baik atau yang tidak baik secara tidak langsung akan menghambat proses pertumbuhan dan perkembangan perusahaan. epartment Store & Supermarket merupakan salah satu toko serba ada yang berada di Yogyakarta yang bergerak dalam bidang penjualan atau penyampaian produk ke tangan konsumen akhir. engan infrastruktur yang memadai, perusahaan memberikan standar pelayanan yang akan membuat pengunjung merasa aman dan nyaman ketika berbelanja.untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pengunjung, semua infrastruktur penunjang baik kelengkapan gedung dan standar keamanan bangunan juga mendapatkan perhatian serius. Untuk kelengkapan produk, di hadirkan untuk memenuhi semua kebutuhan para konsumennya mulai dari kebutuhan keluarga, pelajar sampai mahasiswa. epartment Store & Supermarket memiliki banyak pesaing, agar mampu bersaing perusahaan memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk keinginan konsumen, senyum ramah karyawan dan karyawati perusahaan menyambut kedatangan konsumen. Perusahaan, memberikan suasana dan nuansa berbeda, setiap berbelanja maupun berekreasi. Setiap lantai memberikan program masing-masing yang diperuntuk bagi pelanggan setia. 430

Seminar Nasional ENAO - 2017 SSN: 2337-4349 Sebagai swalayan yang sedang berkembang, maka perkembangan tersebut akan diikuti dengan kompleksitas dalam pengenalan organisasi baik secara intern maupun ekstern. Sistem pengukuran kinerja yang sistematik dan terorganisir dengan baik sangat diperlukan karena dengan adanya perencanaan, pengukuran serta proses implementasi yang baik diharapkan organisasi dapat mencapai sukses secara berkesinambungan. Berdasarkan latar belakang di atas maka permasalahan yang akan dibahas adalah mengukur kinerja perusahaan dan Menganalisis faktor-faktor kunci yang memiliki dampak terbesar terhadap kinerja organisasi perusahaan dengan menggunakan kriteria Malcolm Baldrige. ujuan penelitian yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor kunci yang memiliki dampak terbesar terhadap kinerja organisasi perusahaan, memperkirakan posisi perusahaan melalui proses penilaian Malcolm Baldrige riteria For Performance Excellence (MBfPE) dan mengetahui kinerja perusahaan secara umum. Manfaat yang dihasilkan dari penelitian ini adalah dari hasil pengukuran kinerja perusahaan yang didapat biasa digunakan sebagai bahan untuk evaluasi bagian-bagian di perusahaan yang kinerjanya diindikasikan belum mencapai target perusahaan dan yang kurang baik, sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan, bagi perusahaan, diharapkan dapat memperkirakan posisi perusahaan, meningkatkan kinerja dan daya saing serta sebagai acuan untuk peningkatan kinerja secara terus-menerus dan sebagai bahan pertimbangan perusahaan untuk meningkatkan kinerja di dalam perusahaannya. 2. MEOOOG Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA) merupakan salah satu tools untuk peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan dan terus menerus (continously improvement) dengan menggunakan pengukuran dan memberikan feedback mengenai kinerja organisasi secara keseluruhan dalam menyediakan produk dan jasa yang berkualitas. Malcolm Baldrige terdiri dari tujuh kriteria yaitu sebagai berikut : 1. Kepemimpinan Kriteria kepemimpinan dalam Malcolm Baldrige terdiri dari dua item, yaitu : kepemimpinan senior serta Govermance dan anggung Jawab Sosial. 2. Perencanaan strategis Kriteria perencanaan strategis dalam Malcolm Baldrige terdiri dari dua item, yaitu : Pengembangan Strategis (Strategy epelopment) dan Penyebarluasan Strategi (Strategy eployment ). 3. Fokus pasar dan pelanggan Kategori fokus pasar dan pelanggan dalam MBfPE adalah menguji bagaimana organisasi menentukan persyaratan-persyaratan, kebutuhan-kebutuhan, ekspektasi, dan preferensi dari pelanggan dan pasar. Kategori ini menekankan hubungan sebagai suatu bagian penting dari strategi secara menyeluruh mulai dari mendengarkan pelanggan, pembelajaran, dan menetapkan keunggulan kinerja.erdapat dua item dalam kategori fokus pasar dan pelanggan, yaitu : tem pengetahuan pasar dan pelanggan serta item hubungan dan kepuasan pelanggan. 4. Pengukuran, analisis dan manajemen pengetahuan Kategori pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan dalam MBfPE menguji bagaimana organisasi memilih, mengumpulkan, menganalisis, mengelola, dan meningkatkan data, informasi dan pengetahuan, serta bagaimana organisasi itu mengelola teknologi informasi. 5. Fokus sumber daya manusia Kategori fokus sumber daya manusia dalam MBfPE menguji bagaimana organisasi melibatkan, mengelola, dan mengembangkan karyawan untuk menggunakan secara penuh kemampuan potensial dalam menyelaraskan dengan visi, misi, nilai-nilai, strategi, dan rencana tindakan (action plans) dari organisasi secara keseluruhan. 6. Manajemen proses Kategori manajemen proses dalam (MBfPE) menguji bagaimana organisasi menetapkan kompetensi inti (core competencies) dan sistem-sistem kerja, termasuk bagaimana mendesain, 431

Seminar Nasional ENAO - 2017 SSN: 2337-4349 mengelola, dan meningkatkan proses-proses kunci untuk implementasi sistem-sistem kerja itu dalam menyerahkan nilai kepada pelanggan, mencapai keberhasilan dan keberlangsungan organisasi. 7. Hasil-hasil Kategori hasil-hasil dalam (MBfPE) menguji kinerja organisasi dan peningkatan dalam semua area kunci outcome : produk dan pelayanan, berfokus pelanggan, pasar dan finansial, berfokus sumber daya manusia, efektivitas proses, serta kepemimpinan dan tanggung jawab sosial. ingkat kinerja diuji secara relatif terhadap pesaing-pesaing dan organisasi lain yang menawarkan produk dan pelayanan serupa. Pendekatan yang digunakan dalam memberikan skor untuk kategori hasil-hasil adalah berkaitan dengan : ingkat kinerja (performance level) Kecenderungan (trend) Pembandingan (comparison), Kepentingan yang berhubungan dengan kebutuhan-kebutuhan utama dari pelanggan, pasar, proses, dan rencana tindakan. Pendekatan yang digunakan untuk implementasi kriteria Malcolm Baldrige adalah A yaitu : Aproach (pendekatan), eployment (penyebarluasan), earning (pembelajaran), dan ntegration (integrasi) 3. HAS AN PEMBAHASAN Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan pendekatan Approach, eployment, earning, ntegration (A) untuk kriteria proses dan pendekatan evel, rend, omparation, ntegration () untuk kriteria hasil-hasil. Berikut ini adalah pengolahan data setiap item kriteria berdasarkan A dan : abel 1. Pemberian Skor ari Kriteria 1-6 Berdasarkan Approach, eployment, earning, ntegration (A) Kriteria Faktor 0 5% 10 25% 30 45% 50 65% 70 85% 90 100% 1.2 Governance dan A anggung Jawab Sosial 2.1 Pengembangan Strategi A 2.2 Penyebarluasan Strategi A 3.1Pengetahuan Pasar dan Pelanggan 3.2 Hubungan dan Kepuasan Pelanggan 4.1 Pengukuran, Analisis dan Peningkatan Kinerja Organisasi A A A 432

Seminar Nasional ENAO - 2017 SSN: 2337-4349 4.2 Manajemen nformasi, A eknologi nformasi, dan Pengetahuan 5.1 Workforce Engagement A 5.2 Workforce Environment A 6.1 esain Sistem-Sistem A Kerja 6.2 Manajemen Proses A Kerja dan Peningkatan abel 2. Pemberian Skor ari Kriteria Hasil-hasil Berdasarkan evel, rend,omparation, ntegration ( ) Kriteria Faktor 0 5% 10 30 50 70 25% 45% 65% 85% 90 100% 7.2 Hasil-Hasil Berfokus Pelanggan 7.3 Hasil-Hasil Pasar dan Finansial 7.4 Hasil-Hasil Sumber aya Manusia 7.5 Hasil-Hasil Efektivitas Proses 7.6 Hasil-Hasil Kepemimpinan 433

Seminar Nasional ENAO - 2017 SSN: 2337-4349 abel 3. Posisi Bobot ari Ketujuh Kriteria Malcolm Baldrige Kriteria 0 5% 10 25% 30 45% 50 65% 70 85% 1.1 Kepemimpinan Senior 1.2 Governance dan anggung Jawab Sosial 2.1 Pengembangan Strategi 2.2 Penyebarluasan Strategi 3.1 Pengetahuan Pasar dan Pelanggan 3.2 Hubungan dan Kepuasan Pelanggan 4.1 Pengukuran, Analisis dan Peningkatan Kinerja Organisasi 4.2 Manajemen nformasi, eknologi nformasi, dan Pengetahuan 5.1 Workforce Engagement 5.2 Workforce Envirinment 6.1 esain Sistem-Sistem Kerja 6.2 Manajemen Proses Kerja dan Peningkatan 7.1 Hasil-Hasil Produk dan Pelayanan 72 Hasil-Hasil Berfokus Pelanggan 7.3 Hasil-Hasil Pasar dan Finansial 7.4 Hasil-Hasil Sumber aya Manusia 7.5 Hasil-Hasil Efektivitas Proses 7.6 Hasil-Hasil Kepemimpinan 90 100% abel 4. Hasil Pencapaian Nilai Kriteria Malcolm Baldrige No. Kriteria Max Skor % Nilai Kepemimpinan 120 poin 1.1 Kepemimpinan Senior 70 poin 15 10,5 1.2 Gvernance dan anggung Jawab Sosial 50 poin 25 12,5 Perencanaan Strategis 85 poin 2.1 Pengembangan Strategi 40 Poin 35 14 2.2 Penyebarluasan Strategi 45 Poin 30 13,5 Fokus Pasar dan Pelanggan 85 Poin 3.1 Pengetahuan Pasar dan Pelanggan 40 Poin 50 20 3.2 Hubungan dan Kepuasan Pelanggan 45 Poin 35 15,7 Pengukuran, Analisis dan Manajemen Pengetahuan 90 Poin V 4.1 Pengukuran, Analisis dan peningkitan 20 9 45 Poin Kinerja Organisasi 4.2 Manajemen nformasi, eknologi 35 15,7 45 Poin nformasi dan Pengetahuan Fokus Sumber aya Manusia 85 Poin V 5.1 Workforce Engagement 45 Poin 50 22,5 5.2 Workforce Environment 40 Poin 25 10 Manajemen Proses 85 Poin V 6.1 esain Sistem-sistem Kerja 35 Poin 20 7 6.2 Manajemen Proses Kerja dan 50 Poin 30 15 434

Seminar Nasional ENAO - 2017 SSN: 2337-4349 V Peningkatan Hasil-hasil 450 Poin 7.1 Hasil Produk dan Pelayanan 100 Poin 50 50 7.2 Hasil-hasil Berfokus Pelanggan 70 Poin 50 35 7.3 Hasil-hasil Pasar dan Finansial 70 Poin 30 21 7.4 Hasil-hasil Sumber aya Manusia 70 Poin 25 17,5 7.5 Hasil-hasil efektivitas Proses 70 Poin 40 28 7.6 Hasil-hasil Kepemimpinan 70 Poin 35 24,5 OA 1000 341,4 Berdasarkan hasil penilaian dari ketujuh kriteria Malcolm Baldrige di epartment Store & Supermarket yang dilakukan, secara keseluruhan kriteria proses berada pada range 15 sampai 25 %, 30% sampai 45 %, dan 50 % sampai 65 %. Hasil penilaian dari masing-masing kriteria adalah sebagai berikut : 1. Kriteria Kepemimpinan Kriteria kepemimpinan ini memiliki bobot 15 % dan 25 %, dimana untuk kepemimpinan senior 15 % dan Governance dan tanggung jawab sosial 25 %, hal ini menggambarkan : a. Approach berada pada tahap awal, dari pendekatan sistematis b. Pendekatan masih berada pada tahap awal penyebarluasan meskipun hanya masih beberapa area. c. ahap awal permulaan transisi dari pendekatan reaktif terhadap masalah ke orientasi peningkatan secara umum. d. Pendekatan diselaraskan atau diitegrasikan dengan area atau unit kerja yang lain melalui solusi maslaha bersama. 2. Kriteria Perencanaan Strategis Skor yang diperoleh pada kriteria perancanaan strategi adalah 30% dan 35%, yang mana item pengembangan strategi 35% dan item penyebarluasan strategi 30%. Hal ini mengambarkan: a. Approach efiktif, sistematis, rensponsif b. Pendekatan sudah disebarluaskan, meskipun masih pada beberapa area. c. Proses evaluasi sudah sistematis meskipun masih berada pada tahap permulaan. d. Pendekatan masih berada pada tahap awal penyelelarasan. 3. Kriteria fokus Pasar dan Pelanggan Kriteria fokus pasar dan pelanggan berada pada range skor 35% dan 50%. Untuk item pengetahuan pasar dan pelanggan memperoleh skor 50% sedangkan untuk item hubungan dan kepuasan pelanggan memperoleh skor 35%. Hal ini menggambarkan : a. Approach efektif, sistematis, responsif. b. Pendekatan sudah disebarluaskan dengan baik meskipun hanya beberapa area. c. Evaluasi sitematis dan peningkatan proses berdasarkan fakta. d. Pendekatan masih berada pada tahap awal penyelerasan. 4. Kriteria Pengukuran, Analisis, dan Manajemen Pengetahuan Kriteria pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan ini memiliki bobot 20% dan 35%, dimana pengukuran, analisis dan peningkatan kinerja organisasi memperoleh skor 20 % dan manajemen informasi, teknologi informasi dan pengetahuan memperoleh skor 35 %, hal ini menggambarkan : a. Permulaan (tahap awal) pendekatan sistematis b. Pendekatan disebarluaskan meskipun dibeberapa area. c. ahap awal transisi dan peningkatan secara umum. d. Pendekatan masih berada pada tahap awal keselarasan. 5. Kriteria fokus sumber daya manusia Kriteria fokus sumber daya manusia berada pada range skor 25% dan 50%. Untuk item Workforce Engagement memperoleh skor 50% sedangkan untuk item Workforce Environment memperoleh skor 25%. Hal ini menggambarkan : a. Approach berada pada tahap awal dari pendekatan sistematis. 435

Seminar Nasional ENAO - 2017 SSN: 2337-4349 b. Pendekatan berada pada tahap awal penyebarluasan dalam banyak area kerja. c. Evaluasi sitematis dan peningkatan proses berdasarkan fakta. d. Pendekatan masih berada pada tahap awal penyelerasan. 6. Manajemen proses Skor yang diperoleh pada kriteria manajemen proses adalah 20% dan 30%, yang mana item desain sistem-sistem kerja 20 dan item manajemen proses kerja dan peningkatan 30%. Hal ini mengambarkan: a. Pendekatan sistematis meskipun masih berada pada tahap awal. b. Penyebarluasan masih berada pada tahap awal. c. ahap awal permulaan transisi dari pendekatan reaktif terhadap masalah ke orientasi peningkatan secara umum. d. Pendekatan diselaraskan dengan area atau unit kerja melalui solusi masalah bersama. 7. Hasil-hasil Secara umum kriteria hasil-hasil berada pada range 25% dan 50%. imana hasil untuk item hasil produk dan layanan sebesar 50%, hasil berfokus pelanggan 50%, hasil pasar dan finansial 30%, hasil sumber daya manusia 25%, hasil efektivitas proses 40%, dan hasil untuk kepemimpinan adalah 35%. Hasil evaluasi terhadap faktor evel, rend, omparation dan ntegration adalah : a. ingkat kerja yang baik dilaporkan dalam banyak area. b. ahap awal dari kecenderungan yang membaik. c. ingkat kinerja dievaluasi terhadap pembanding-pembanding. d. ntegration dilaporkan untuk banyak area Setelah melakukan analisa Malcolm Baldrige langkah selanjutnya adalah menentukan posisi perusahaan berdasarkan level keunggulan kinerja organisasi perusahaan sebagai berikut : abel 5. Posisi Perusahaan Berdasarkan evel Keunggulan Kinerja Organisasi Perusahaan evel Keunggulan Skor (Poin) Posisi Perusahaan Early evelopment 0-250 Early Result 251-350 Gardena epartement Store & Supermarket Early mprovement 351-450 Good to Excellence 451-550 Emerging ndustry eader 551-650 ndustry eader 651-750 Benchmark eader 751-875 Wolrd lass eader 876-1000 Berdasarkan hasil penilaian maka epartement Store & Supermarket termasuk ke dalam kategori Early Result, yang artinya perusahaan tersebut masih berada pada tahap awal pencapaian hasil-hasil kinerja yang sudah membaik dan masih memerlukan perbaikan kinerja untuk mencapai level yang lebih tinggi. 4. KESMPUAN 1. Penilaian kinerja epartment Store & Supermarket secara keseluruhan saat ini menggunakan sistem pengukuran berdasarkan standar perusahaan atau mandiri. 2. Berdasarkan hasil penilaian kinerja perusahaan, bobot untuk keenam kriteria proses berdasarkan Approach, eployment, earning, ntegration (A) berada pada range 15 persen sampai 50 persen, yang artinya kinerja perusahaan sebagian masih berada pada tahap awal dan sebagian sudah menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik. 3. Berdasarkan hasil evaluasi dengan evel, rend, omparation, ntegration (), untuk criteria hasil-hasil (result) bobot kriteria berada pada range 25 persen sampai 50 persen, yang artinya kinerja perusahaan sudaah menunjukan kinerja yang baik, dengan memperhatikan pesaingpesaingnya, bagian-bagian atau area kerja sudah saling terintegrasi. 436

Seminar Nasional ENAO - 2017 SSN: 2337-4349 4. Secara keseluruhan berdasarkan hasil pencapaian nilai kriteria Malcolm Baldrige, perusahaan memperoleh nilai total sebesar 341,4 p 5. oin dari sekor tertinggi 1000 poin. Hal ini menunjukan bahwa epartment Store & Supermarket berada pada level keunggulan Early Result, yang artinya perusahaan tersebut masih berada pada tahap awal pencapaian hasil-hasil kinerja yang sudah membaik dan masih memerlukan perbaikan kinerja untuk mencapai level yang lebih tinggi. AFAR PUSAKA Hardiman.A, 2006, PerancanganPengukuranKinerjadeenganPendekata Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA), http : //dewey.ptra.ac.id/dgt_directory_subtheme.php?cod+d1254 &npage=40,diakses tanggal 20 april 2012 Purnomo ahyo, 2009, PengukuranKinerja Perusahaan denganmenggunakanmetode ntegrated Performance Measurement System (PMS), Skipsi, S.AKPRN Yogyakarta. entang Gardena,http://gardenastore.blogspot.comdiaksestanggal 20 Agustus 2012 Vanany wan, 2009, Performance Measurement Model &Aplikasi, S Press, Surabaya Vincent Gasperz & Fontana Avanti, 2011, Malcolm Baldrige riteria for Performance Excelence, Vinchristo Publication, Bogor. http://id.wikipedia.org/wiki/pengukuran_kinerja 437