PENGEMBANGAN APLIKASI MESSENGER Hi! PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID

dokumen-dokumen yang mirip
LAMPIRAN KUESIONER ANALISIS KEBUTUHAN USER

BAB 1 PENDAHULUAN. semakin meningkat. Hal ini menyebabkan para pengembang smartphone. memenuhi kebutuhan dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI KELILING INDONESIA BERBASIS ANDROID

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI MONITORING AREA DENGAN WEBCAM PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID

APLIKASI PENCARIAN RUMAH MAKAN BERBASISKAN GPS PADA PERANGKAT MOBILE ANDROID

APLIKASI E-LEARNING BERBASIS WEB PADA SMK TELKOM JAKARTA

APLIKASI PESAN ANTAR MAKANAN DENGAN MENGGUNAKAN LBS PADA SMARTPHONE ANDROID

Prosedur Menjalankan Program. Prosedur menjalankan program dijelaskan melalui tujuh bagian umum yaitu prosedur

ANALISIS DAN PERANCANGAN PERANGKAT AJAR BAHASA MANDARIN BERBASIS MULTIMEDIA PADA KELAS X SMAK SANG TIMUR

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA UNTUK APLIKASI BANK SOAL PADA BINUS SCHOOL SERPONG

APLIKASI PENDISTRIBUSIAN INFORMASI GANGGUAN LISTRIK BERBASIS ANDROID PADA PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG

ABSTRAK. Kata Kunci: Virtual Meeting, Smartphone, Android, VoIP, SIP ABSTRACT

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PADA APLIKASI IT HELP DESK BERBASIS WEB DI PT. PANEN LESTARI INTERNUSA (SOGO)

GAME 2D UNIQUIZ BERBASIS ANDROID DENGAN MENGGUNAKAN GAME ENGINE UNITY

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Perancangan Aplikasi Pencarian Tempat Wisata Berbasis GPS

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM E-LEARNING PADA SMA PGRI CIKAMPEK

PENGEMBANGAN APLIKASI DIET BERDASARKAN GOLONGAN DARAH DENGAN TEKNOLOGI RESTFUL BERBASIS ANDROID

PENGEMBANGAN SISTEM PEMBELAJARAN ONLINE PADA SOFTWARE LABORATORY CENTER BINUS UNIVERSITY

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

APLIKASI PEMESANAN MAKANAN DAN LAYANAN RESTORAN PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN QR CODE

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

SISTEM PENGELOLAAN FILE-FILE PROYEK BERBASIS WEB PADA PT. MITRA INTI PRANATA

PERANCANGAN PROTOTIPE APLIKASI PARIWISATA BERBASIS MULTIMEDIA

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KULINER BERBASIS WEB

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

SISTEM BASIS DATA APLIKASI PEREKRUTAN KARYAWAN BERBASIS WEB PADA PT. ASTRA INTERNATIONAL, Tbk

APLIKASI DATABASE RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP BERBASIS WEB PADA RSUD SEKADAU

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN KUALITAS PADA PT. MAYORA INDAH, TBK MENGGUNAKAN SISTEM OPERASI ANDROID

PENGEMBANGAN APLIKASI PELATIHAN WAWANCARA KERJA UNTUK MAHASISWA DAN LULUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS BINA NUSANTARA

PENGEMBANGAN APLIKASI FACEBOOK UNTUK ALUMNI PADA BINA NUSANTARA INTERNATIONAL SCHOOL SERPONG

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI PERANGKAT AJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA DASAR UNTUK SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM DATABASE PENJUALAN UNTUK PT. SCORPIO SPORTS INDONESIA

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI GAME MULTIPLAYER TRAP N TREASURE MENGGUNAKAN GAME ENGINE UNITY 3D BERBASIS ANDROID

BAB 1 PENDAHULUAN. Faktanya, jalan-jalan besar kota Jakarta khususnya di wilayah Jakarta Barat

APLIKASI PENCARI LOKASI DAN INFORMASI DI BIDANG KULINER PADA PERANGKAT MOBILE BERBASIS ANDROID

ANALISA DAN PERANCANGAN APLIKASI E-MARKET DENGAN LOCATION SEARCHING DAN SISTEM TRACKING MENGGUNAKAN GOOGLE MAPS PADA PLATFORM ANDROID

ANALISIS DAN PERANCANGAN PERANGKAT AJAR MATEMATIKA UNTUK KELAS 5 SEMESTER 2 BERBASIS MULTIMEDIA PADA SD TARAKANITA 4

PENGEMBANGAN APLIKASI PEMESANAN MAKANAN PADA SISTEM OPERASI ANDROID SEBAGAI MEDIA PERANTARA CUSTOMER DENGAN OUTLET MAKANAN

NOSQL TECHNOLOGY IN ANDROID BASED MOBILE CHAT APPLICATION USING MONGODB

IMPLEMENTASI MULTIMEDIA CONFERENCE BERBASIS WEB 3.0

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB UNTUK SEBARAN RUMAH SAKIT DI WILAYAH JAKARTA BARAT

PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN APLIKASI ORDER TRACKING UNTUK BAGIAN PURCHASING BERBASIS WEB PADA PT.ABC

Kuisioner Survey Penggunaan Aplikasi Mobile Messenger Kuesioner ini ditujukan untuk mengetahui fitur-fitur utama yang diharapkan pada

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

GAME Petualangan Bima Mengenal Rumah Adat di Indonesia berbasis Android

BAB I PENDAHULUAN. Strategic Analytics dimana terdapat peningkatan adopsi smartphone secara global

PERANGKAT AJAR IPA SEMESTER 1 BERBASISKAN MULTIMEDIA PADA MURID KELAS IV SD STRADA WIYATASANA

Sistem Informasi Geografis Sekolah Berbasis Android

BAB 1 PENDAHULUAN. Source : Strategy Analytics. Gambar 1.1 : Market Share Mobile Phone berdasarkan sistem operasi

SISTEM APLIKASI POINT OF SALES BERBASIS WEB PADA PT. DIGITAL SYSTEM TECHNOLOGY

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. mengangkat kasus dan penggunaan teknologi yang berbeda-beda, pada table 2.1

BAB I PERSYARATAN PRODUK

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN AKTIVITAS BISNIS AGEN ASURANSI BERBASIS ANDROID PADA PT. BNI LIFE INSURANCE

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PERANCANGAN DAN REALISASI APLIKASI SOFTPHONE PADA JARINGAN VOIP BERBASIS SIP UNTUK SMARTPHONE ANDROID

PERANCANGAN JARINGAN NIRKABEL PADA PT CONSULTING SERVICES INDONESIA MENGGUNAKAN MIKROTIK ROUTEROS DAN RADIUS SECURITY

DATABASE DESIGN PADA PT. CAKRA PRIMA PERKASA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI BASIS DATA UNTUK SISTEM PELAPORAN PADA LKPM BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL

APLIKASI EDUKASI UNTUK ANAK ANAK USIA DINI BERBASIS ANDROID

APLIKASI SISTEM AGENDA, EVENT INVITATION, LOCATION BASED REMINDER, DAN PENJADWALAN PESAN SINGKAT BERBASIS ANDROID

BAB I BAB 1 PENDAHULUAN

PERANCANGAN SISTEM APLIKASI TELEMEDIKA BERBASIS ANDROID UNTUK PENDERITA SERANGAN JANTUNG

APLIKASI DAN PERANCANGAN SISTEM PENGADUAN MASYARAKAT TERHADAP PEMKAB MERANGIN BERBASIS WEB

PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN PROYEK PADA BINUS CREATES

PENGEMBANGAN APLIKASI E-COMMERCE UNTUK KONSULTASI ASMARA BERBASIS ANDROID PADA PT TRANS REALITA UTAMA

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

SISTEM BASIS DATA MANAJEMEN AKADEMIK BERBASIS WEB PADA SMA MUHAMMADIYAH 4 BANDUNG

APLIKASI PENGENALAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MY PICTURE DICTIONARY UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR BERBASIS ANDROID

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

IMPLEMENTASI PUSH DATA SERVER PADA JARINGAN SIP

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. universitas pilihan bagi para siswa/i Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMTA)

Pembelajaran Jarak Jauh dengan Penerapan Konsep Web 2.0

PERANCANGAN APLIKASI DATABASE PERPUSTAKAAN BERBASIS WEBSITE DI SEKOLAH TUNAS BANGSA

BAB 1 PENDAHULUAN. Tabel 1. 1 Tabel Perkembangan Jaringan Perangkat Mobile (C.S. Patil, 2012: 1)

SISTEM INFORMASI USAHA KECIL MENENGAH (UKM) BERBASIS CLOUD COMPUTING

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Pengembangan Aplikasi Perpustakaan Sekolah

Pengembangan Game Turn Based Strategi Guardian Legend Berbasis Android

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB UNTUK PENGALAMATAN JEMAAT DENGAN GOOGLE MAPS API

PERANCANGAN SISTEM RESERVASI ONLINE BERBASIS WEB PADA RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA PONDOK KOPI

EVALUASI ANTARMUKA WEBSITE SMK MUHAMMADIYAH 2 SRAGEN MENGGUNAKAN METODE USABILITY TESTING

PERANCANGAN SISTEM E-OFFICE PEMERINTAH DAERAH (Studi Kasus: Pemerintah Kota Salatiga)

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI E- LEARNING BERBASIS WEB PADA SMAN 101 JAKARTA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

KESIMPULAN DAN SARAN

REKAYASA PERANGKAT LUNAK. Ramadhan Rakhmat Sani, M.Kom

ANALISIS DAN PERANCANGAN BASIS DATA PEMBELIAN, PENJUALAN, DAN PERSEDIAAN PADA CV. DEWI BERSAUDARA

IMPLEMENTASI PUSH DATA SERVER PADA JARINGAN SIP SKRIPSI. Disusun oleh : MANUEL BAYU PERDANA PUTRA NPM

APLIKASI PENJUALAN ONLINE BERBASIS WEB PADA TOKO SEKHAR

Transkripsi:

PENGEMBANGAN APLIKASI MESSENGER Hi! PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID Rita Layona Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Yuhdy Budiarto Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Yovita Tunardi Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia dan Franky Hadinata Marpaung Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia ABSTRAK Komunikasi merupakan salah satu kebutuhan yang mendasar bagi manusia. Seiring dengan perkembangan zaman, muncullah kebutuhan untuk dapat berkomunikasi secara langsung walaupun terpisah jarak yang jauh. Didasari atas kebutuhan masyarakat untuk dapat berkomunikasi dimanapun lokasi mereka berada, instant messenger bukan hanya dikembangkan untuk dapat diakses melalui komputer atau laptop saja melainkan juga melalui smartphone. Tujuan dari skripsi ini adalah mengembangkan aplikasi chatting di sisi client pada smartphone berbasis sistem operasi Android dengan menggunakan Java Eclipse yang memiliki fitur-fitur tambahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis dan metode perancangan. Metode analisis terdiri dari studi literatur, analisis aplikasi sejenis, kuesioner, dan wawancara. Metode perancangan yang digunakan adalah Extreme Programming. Hasil dari skripsi ini adalah sebuah aplikasi messenger yang memiliki fitur-fitur tambahan seperti fitur penerjemahan pesan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya, sharing files, pengiriman feedback, pengaturan pesan seperti pengaturan suara dan getaran serta block broadcast message, dan pengaturan teman seperti pengaturan status keaktifan user serta block friends sehingga menunjang sarana komunikasi. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penulisan skripsi ini adalah aplikasi yang dikembangkan dengan fitur-fitur yang ada telah membantu sarana komunikasi serta memiliki penyimpanan data yang lebih ringan dan pengaksesan data yang lebih cepat dari client ke server. Kata kunci:, Smartphone, Android, Pengembangan, Aplikasi ABSTRACT Communication is one of the basic human needs. Along with the time, there is a need to be able to communicate directly even distance apart. Based on the needs of the society to be able to communicate wherever their location, instant messenger not only developed to be accessible via computer or laptop but also through smartphones. The purpose of this paper is to develop a chat application on the client side of the smartphone-based Android operating system using the Java Eclipse with additional features. The method used is the method of analysis and design method. The methods of analysis consist of literature study, analysis of similar applications, questionnaires, and interviews. Design method used is Extreme Programming. The results of this thesis is a messenger application which has additional features such as message translation feature from Indonesian to English and vice versa, sharing files, send feedback, message setting such as sound, vibration and block the broadcast message, and friend setting such as users activation status and block friends that support communication. The conclusion that can be drawn from the writing of this thesis is the application developed with the existing features have support communication and has a data storage that is lighter and faster data access from the client to the server. Keyword:, Smartphone, Android, Pengembangan, Aplikasi

PENDAHULUAN Komunikasi merupakan salah satu kebutuhan yang mendasar bagi manusia. Seiring dengan perkembangan zaman, muncullah kebutuhan untuk dapat berkomunikasi secara langsung walaupun terpisah jarak yang jauh. Didukung dengan perkembangan teknologi informasi, komunikasi di dunia maya akhirnya menjadi salah satu solusi untuk kebutuhan tersebut dan menjadi salah satu aktivitas yang sering dijalani dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu sarana komunikasi di dunia maya yang cukup populer di kalangan masyarakat adalah instant messenger seperti Yahoo, Windows Live, dan Skype. Didasari atas kebutuhan masyarakat untuk dapat berkomunikasi dimanapun lokasi mereka berada, instant messenger bukan hanya dikembangkan untuk dapat diakses melalui komputer atau laptop saja melainkan juga melalui smartphone. Beberapa contoh instant messenger yang dapat diakses melalui smartphone adalah Blackberry, WhatsApp, dan Line. Berdasarkan hasil prediksi Juniper Research pada tanggal 21 Juni 2011, pengguna instant messenger akan bertambah sebanyak tiga kali lipat menjadi 1.3 miliar pada tahun 2016. Banyaknya pengguna instant messenger membuat kebutuhan pengguna semakin bertambah. Instant messenger digunakan bukan hanya untuk melakukan aktivitas chatting saja, tetapi diperlukan adanya fitur-fitur lain yang menarik dan dapat mendukung komunikasi dengan pengguna lainnya. Didasari kebutuhan di atas, aplikasi messenger Hi! dikembangkan dengan fitur-fitur tambahan yang menarik seperti penerjemahan pesan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya. Penerjemahan pesan tersebut diharapkan membantu dalam berkomunikasi seperti aplikasi Language Grid yang dikembangkan untuk chat multibahasa yang membantu anak-anak di sekolah-sekolah Jepang untuk berkomunikasi dengan guru dan staf atau aplikasi chat penerjemah bahasa Yoruba berbasis mobile yang dapat membantu komunikasi antara dokter dan pasien yang berbeda bahasa. Selain fitur tersebut terdapat juga sharing files dan block broadcast message sehingga membuat kebutuhan pengguna dapat terpenuhi. Aplikasi messenger Hi! akan dikembangkan pada sistem operasi Android dikarenakan Android bersifat open-source sehingga lebih mudah untuk dipelajari dan dikembangkan. Selain itu keberadaan smartphone untuk sistem operasi Android juga telah mendominasi penjualan smartphone dibandingkan dengan smartphone lainnya. Hal tersebut dapat dilihat dari data penjualan smartphone dalam jangka waktu satu tahun yaitu pada tahun 2011 kuartal pertama pada tahun 2012 yang mengalami kenaikan tinggi khususnya untuk sistem operasi Android yaitu sebesar 145%. Tabel 1 Data Penjualan Smartphone di Dunia (Sumber: www.idc.com, 2012) Aplikasi messenger Hi! akan dikembangkan menggunakan MongoDB sebagai media penyimpanannya. Salah satu keunggulan MongoDB adalah memiliki performa yang lebih cepat dibandingkan dengan database relasional pada umumnya seperti MySQL dan Microsoft SQL Server sehingga diharapkan pertukaran data pada aplikasi messenger Hi! akan menjadi lebih cepat. Selain itu MongoDB juga bersifat schema free, flexible document, dan horizontally scalable. Hasil skripsi ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang ada dan dapat menghasilkan sebuah aplikasi yang memberikan fitur-fitur menarik dan mendukung aktivitas komunikasi antar pengguna sehingga komunikasi di dunia maya menjadi lebih menarik.

METODE PENELITIAN Metode yang digunakan meliputi 2 (dua) bagian pokok yaitu metode analisis dan metode perancangan. 1. Metode Analisis a. Studi literatur Metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan teori-teori dan penelitian sebelumnya yang berhubungan dengan pengembangan aplikasi dari buku, artikel, dan jurnal. b. Analisis aplikasi sejenis Metode ini dilakukan dengan cara menganalisa fitur-fitur dari aplikasi sejenis sehingga dapat membantu pengembangan fitur-fitur pada aplikasi yang akan dikembangkan. Analisis dibagi menjadi analisis fitur private chat, analisis fitur conference chat, fitur group, pengaturan, dan fitur lainnya. Analisis dilakukan berdasarkan aplikasi per tanggal 1 Desember 2012. Aplikasi Tabel 2 Analisis Fitur Private Chat Terhadap Aplikasi Sejenis Private Chat Gambar Suara Video File Blackberry WhatsApp Line Berdasarkan tabel analisis fitur private chat pada aplikasi sejenis, ketiga aplikasi sejenis dapat melakukan pengiriman gambar dan suara. Namun untuk pengiriman video, tidak dapat dilakukan oleh Blackberry. Berbanding terbalik dengan hal tersebut, pengiriman file hanya terdapat pada Blackberry. Tabel 3 Analisis Fitur Conference Chat Terhadap Aplikasi Sejenis Conference Chat Aplikasi Gambar Suara Video File Blackberry WhatsApp Line Berdasarkan tabel analisis fitur conference chat pada aplikasi sejenis, aplikasi Blackberry memiliki fitur untuk mengirimkan gambar, suara dan file, tetapi tidak memiliki fitur untuk mengirimkan video. Untuk Aplikasi WhatsApp, tidak memiliki fitur conference chat. WhatsApp hanya memiliki fitur untuk private chat dan group chat. Aplikasi Line memiliki fitur untuk mengirimkan gambar, suara, dan video, tetapi tidak memiliki fitur untuk mengirimkan file pada Conference Chat. Aplikasi Tabel 4 Analisis Fitur Group Terhadap Aplikasi Sejenis Group Sharing Gambar Sharing Suara Sharing Video Sharing File Blackberry WhatsApp Line

Untuk fitur sharing gambar pada group, ketiga aplikasi sejenis memiliki fitur tersebut, tetapi fitur sharing suara dan video hanya dimiliki oleh WhatsApp dan Line. Sedangkan untuk fitur sharing file, tidak dimiliki oleh ketiga aplikasi sejenis. Tabel 5 Analisis Pengaturan Aplikasi Terhadap Aplikasi Sejenis Pengaturan Pesan Pengaturan Teman Aplikasi Block Broadcast Message Pengaturan Suara Pengaturan Getaran Block Friends Pengaturan Status Keaktifan User Blackberry WhatsApp Line Pada pengaturan aplikasi, ketiga aplikasi sejenis yang dianalsis memiliki pengaturan suara, getaran, dan block friends. Namun ketiga aplikasi sejenis yang dianalisis tidak memiliki pengaturan block broadcast message dan pengaturan status keaktifan user. Aplikasi Blackberry WhatsApp Line Tabel 6 Analisis Fitur Lainnya Terhadap Aplikasi Sejenis Lainnya Penerjemahan Bahasa Pemberian Feedback Free Call Pemberian Respons pada Aktivitas User Mengetahui Lokasi Teman Emoticon Berdasarkan tabel analisis fitur aplikasi sejenis, ketiga aplikasi yang dianalisis memiliki fitur untuk mengetahui lokasi teman dan emoticon. Untuk fitur free call dan pemberian respons pada aktivitas user hanya terdapat pada Line. Sedangkan fitur penerjemahan bahasa dan pemberian feedback tidak dimiliki oleh ketiga aplikasi sejenis. c. Kuesioner Metode ini dilakukan dengan cara membagikan kuesioner untuk mendapatkan informasi yang dapat membantu pengembangan aplikasi meliputi kuesioner kebutuhan user dan kuesioner evaluasi aplikasi. d. Wawancara Metode ini dilakukan dengan cara menyajikan sejumlah pertanyaan kepada pakar Information Technology (IT) sehingga dapat membantu evaluasi aplikasi. 2. Metode Perancangan Metode perancangan yang digunakan adalah Extreme Programming, salah satu pendekatan pengembangan software secara Agile (tangkas). Proses pengembangannya terbagi menjadi 4 (empat) aktivitas utama, yaitu:

1. Proses Planning 2. Proses Design 3. Proses Coding 4. Proses Testing Metode ini dipilih karena pengerjaannya yang refactoring sehingga memungkinkan untuk kembali ke proses sebelumnya, dapat menjamin real-time problem solving dan real-time quality assurance, dan dapat dikembangkan dengan sumber daya yang seminimal mungkin (Pressman, 2010). Gambar 1 Metode Pendekatan Extreme Programming (Sumber: Software Engineering: A Practitioners Approach, Pressman, 2010) HASIL DAN BAHASAN Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi chatting yang memiliki fitur-fitur tambahan yaitu penerjemahan pesan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya, feedback, free call, pemberian respons pada aktivitas user, mengetahui lokasi user lain, sharing files yang meliputi gambar, suara, video, dan dokumen pada private chat, conference chat, dan group, pengaturan pesan yang meliputi pengaturan suara dan getaran serta block broadcast message, dan pengaturan teman yang meliputi pengaturan status keaktifan user dan block friends. Aplikasi juga dapat melakukan pengiriman dan penerimaan pesan dengan lebih cepat dan memiliki penyimpanan data yang lebih ringan. Berikut merupakan beberapa contoh tampilan layar dari aplikasi messenger Hi! : Gambar 2 Halaman Awal Aplikasi

Gambar 3 Halaman Chatting dan Fitur Feedback Gambar 4 Halaman Sharing File pada Group dan Pengaturan Block Broadcast Message Dilakukan 6 (enam) jenis evaluasi pada hasil penelitian yaitu evaluasi berdasarkan delapan aturan emas, analisis aplikasi sejenis, kuesioner, wawancara, lima faktor manusia terukur, dan sepuluh prinsip perancangan mobile application berdasarkan Stark (2012). 1. Evaluasi Aplikasi Terhadap Delapan Aturan Emas Aplikasi messenger Hi! sudah memenuhi delapan aturan emas, yaitu: a. Berusaha untuk konsisten b. Menyediakan fungsi yang bersifat universal atau umum c. Memberikan umpan balik yang informatif d. Merancang dialog untuk menghasilkan penutupan e. Memberikan pencegahan terhadap kesalahan yang sederhana f. Memungkinkan pengembalian aksi yang sebelumnya g. Mendukung pengendalian internal h. Mengurangi beban ingatan jangka pendek 2. Evaluasi Aplikasi Terhadap Aplikasi Sejenis Analisis dilakukan dengan membandingkan fitur yang dimiliki aplikasi messenger Hi! dengan tiga aplikasi lainnya, yaitu Blackberry, WhatsApp, dan Line.

Tabel 7 Analisis Aplikasi Terhadap Aplikasi Sejenis Private Chat Conference Chat Group Pengaturan Pesan Pengaturan Teman Lainnya Fitur Blackberry WhatsApp Line Hi! Gambar Suara Video File Gambar Suara Video File Sharing Gambar Sharing Suara Sharing Video Sharing File Block Broadcast Message Pengaturan Suara Pengaturan Getaran Block Friends Pengaturan Status Keaktifan User Penerjemahan Bahasa Pemberian Feedback Free Call Pemberian Respons pada Aktivitas User Mengetahui Lokasi Teman Emoticon Berdasarkan tabel analisis aplikasi terhadap aplikasi sejenis, kelebihan yang dimiliki oleh aplikasi messenger Hi! adalah sebagai berikut: a. Sharing file pada group b. Block Broadcast Message c. Pengaturan Status Keaktifan User d. Penerjemahan Bahasa e. Pemberian Feedback 3. Evaluasi Aplikasi Berdasarkan Kuesioner Evaluasi dilakukan dengan cara memberikan demo aplikasi kepada responden yang meliputi pelajar, mahasiswa dan karyawan. Hasilnya sebanyak 113 berhasil diperoleh. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa responden sudah merasa puas dengan aplikasi Hi!, baik dari segi fitur baru yang ditawarkan, fitur pendukung lainnya, kecepatan, dan user interface. Help yang disediakan juga mendapat respon positif dari responden. Aplikasi dirasa mudah untuk digunakan dan responden tertarik untuk menggunakannya. Selain itu juga didapatkan komentar dan saran dari responden untuk pengembangan aplikasi selanjutnya.

4. Evaluasi Aplikasi Berdasarkan Hasil Wawancara Evaluasi dilaksanakan dengan melakukan analisis wawancara terhadap 10 pakar Information Technology (IT) dengan 5 buah pertanyaan, yaitu sebagai berikut: a. Menurut Anda apa kekurangan dan kelebihan aplikasi messenger Hi!? Berdasarkan hasil wawancara, kelebihan dari aplikasi messenger Hi! adalah fitur untuk memberikan feedback sebelum melakukan approve atau reject friend request, fitur untuk mengecek status keaktifan user, fitur block broadcast message untuk mengatur broadcast message yang masuk, dan fitur translate membantu user yang tidak terlalu baik dalam berbahasa Inggris untuk mengirimkan pesan berbahasa inggris. Selain itu aplikasi messenger Hi! juga memungkinkan untuk melakukan sharing activity. Fitur-fitur yang disediakan pada aplikasi messenger Hi! lebih lengkap jika dibandingkan dengan aplikasi sejenis. Selain itu, aplikasi ini dikembangkan di sistem operasi Android dimana OS Android banyak digunakan di berbagai jenis smartphone. Adapun kekurangan dari aplikasi messenger Hi! adalah tidak adanya fitur video call, tidak dapat melakukan comment pada sharing file, perlu diperhatikan ketika user gagal mengirim pesan. Akan lebih baik jika ditambahakan fitur untuk mengirimkan pesan kembali tanpa mengetik pesan berulang kali ketika pesan gagal kirim. Selain itu, aplikasi messenger Hi! dapat dikembangkan lagi agar dapat berjalan di sistem operasi yang lain seperti Blackberry dan IOS. Selain itu, untuk melihat image akan lebih baik jika aplikasi ini mengambil image yang telah disimpan di dalam local user (tidak dilakukan download dari server) agar tidak memakan paket data user. b. Secara keseluruhan bagaimana fungsionalitas dari aplikasi messenger Hi! Secara keseluruhan, seluruh responden mengutarakan bahwa fungsionalitas dari aplikasi messenger Hi! sudah cukup baik dan lengkap. Banyak yang bisa dilakukan seperti conference chat dan group, free call, dan sebagainya yang membantu dalam fungsionalitas dalam berkomunikasi. c. Secara keseluruhan bagaimana performa dari aplikasi messenger Hi! Jika dilihat dari segi kecepatannya, aplikasi messenger Hi! memiliki performa yang cukup baik, respon dan pengirimannya cepat, tidak terlalu berat. Selain itu, belum ditemukan masalah pesan tidak sampai atau terlalu berat dalam mengirim data. Namun masih dapat dioptimalisasi lagi untuk kecepatannya dan perlu diperhatikan faktor eksternal yaitu koneksi internet dari masing masing user. d. Menurut Anda apakah desain dari aplikasi messenger Hi! sudah sesuai? Untuk desain aplikasi messenger Hi! sudah sesuai, desainnya sudah bagus, dari segi warna dan icon. Namun harus juga diperhatikan apakah grafik yang digunakan support untuk smartphone yang low resolution atau tidak. Untuk desain dan emoticon masih dapat dikembangkan dengan memberikan fitur untuk dapat mengubah tema tampilan aplikasi. e. Apakah ada kritik dan saran untuk aplikasi messenger Hi!? Aplikasi messenger Hi! akan lebih baik jika dapat terintegrasi dengan aplikasi lain seperti Yahoo! atau Facebook, dapat berjalan di OS lain seperti IOS dan Blackberry, ditambahkan fitur video call, diberikan fitur untuk dapat mengubah tema tampilan aplikasi, dan dapat memberikan comment atau like pada sharing files dan pilihan bahasa untuk transalate ditambahkan. Selain itu, agar lebih komersil, aplikasi messenger Hi! dapat dikembangkan agar memiliki tema dan emoticon yang dapat dilakukan download dan diberi harga. 5. Evaluasi Aplikasi Terhadap Lima Faktor Manusia Terukur Aplikasi messenger Hi! sudah memenuhi lima faktor manusia terukur, yaitu: a. Waktu untuk belajar b. Kecepatan kinerja c. Tingkat kesalahan user d. Daya ingat e. Kepuasan subjektif 6. Evaluasi Aplikasi Terhadap Sepuluh Prinsip Perancangan Mobile Application

Aplikasi messenger Hi! sudah memenuhi sepuluh prinsip perancangan mobile application, yaitu: a. Mobile Mindset b. Mobile Contexts c. Global Guidelines d. Navigation Models e. User Input f. Gestures g. Orientation h. Communications i. Launching j. First Impressions SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan analisis terhadap hasil evaluasi, maka hal-hal yang dapat disimpulkan dari pengembangan aplikasi messenger Hi! ini adalah: 1. Aplikasi messenger Hi! memiliki kelebihan dibandingkan aplikasi lain yang sejenis dengan adanya fitur sharing file pada group, block broadcast message, pengaturan status keaktifan user, penerjemahan bahasa, dan pemberian feedback. 2. Aplikasi messenger Hi! telah menjawab permasalahan yang sering muncul pada suatu aplikasi messenger lainnya yaitu banyaknya broadcast message yang masuk, tidak ada penanda khusus untuk pesan yang penting, banyaknya permintaan teman dari orang yang tidak dikenal, tidak dapat mengetahui status keaktifan user, miscommunication dengan user yang berbeda bahasa, pengiriman/penerimaan pesan yang lambat, dan membutuhkan banyak memori penyimpanan. 3. Aplikasi messenger Hi! dikembangkan sesuai dengan delapan aturan emas, memenuhi lima faktor manusia terukur, dan prinsip perancangan mobile application berdasarkan Stark (2012). Berdasarkan simpulan yang didapat dan keterbatasan yang ada dalam pengembangan aplikasi, maka ada beberapa saran yang dipertimbangkan untuk pengembangan aplikasi selanjutnya yaitu: 1. Aplikasi dapat digunakan pada smartphone dengan sistem operasi selain Android seperti sistem operasi Blackberry dan IOS (IPhone Operating System). 2. Untuk kedepannya, aplikasi dapat ditambahkan dengan fitur untuk video call dan video conference. 3. Untuk kedepannya, aplikasi dapat dikembangkan agar dapat berintegrasi dengan aplikasi lain seperti Yahoo! atau Facebook. 4. Aplikasi diharapkan dapat dikembangkan dengan adanya penambahan pilihan bahasa untuk fitur translate. 5. Untuk ke depannya memungkinkan user untuk memilih warna atau theme aplikasi untuk menghindari kebosanan. Untuk emoticon diharapkan lebih bervariasi lagi dan dapat bergerak. Kedua hal tersebut dapat dipadukan dengan penambahan iklan untuk nilai komersil dari aplikasi. REFERENSI Adler, R., Rodman, G., & Hutchinson, C. C. (2006). Understanding Human Communication. New York: Oxford University Press, Inc. Android Open Source Project. Retrieved 11 10, 2012, from Android Developer: http://developer.android.com/google/gcm/index.html Arsenovski, D. (2009). Professional Refactoring in C# & ASP.NET. Indianapolis: Wiley Publishing, Inc. Ashdown, D. Retrieved 12 15, 2012, from Juniper Research: http://www.juniperresearch.com/viewpressrelease.php?id=311&pr=248 Bustamante, M. L. (2007). Learning WCF: A Hands-on Guide. Sebastopol: O'Reilly Media, Inc. Cibraro, P., Claeys, K., Cozzolino, F., & Grabner, J. (2010). Professional WCF 4: Windows Communication Foundation with.net 4. Indianapolis: Wiley Publishing, Inc. Darcey, L., & Conder, S. (2012). Learning Android Application Programming for the Kindle Fire. USA: Addison-Wesley. Deitel, P. J. (2012). Java : how to program 9th edition. USA: Prentice Hall. Fling, B. (2009). Mobile Design and Development. Sebastopol: O'Reilly Media, Inc. Gargenta, M. (2011). Learning Android. USA: O Reilly Media, Inc.

Griffiths, I. (2012). Building Windows 8, Web, and Desktop Applications for the.net 4.5 Framework. USA: O Reilly Media, Inc. Helal, S., Bose, R., & Li, W. (2012). Mobile Platforms and Development Environments. Pittsburgh: Morgan & Claypool. Helal, S., Bose, R., & Li, W. (2012). Mobile Platforms and Development Environments. Pittsburgh: Morgan & Claypool. Holzner, S. (2004). Eclipse. Sebastopol: O'Reilly Media, Inc. Idrees, M. (2012). MongoDB. Software Developer's New Ideas & Solutions for Professional Programmers, 3-4. Jayathiloha, D., Fernando, A., & Sooriyaarachchi, C. (2012). Thinking Big to Deal with Big Data A Practical Insight into MongoDB. Software Developer's New Ideas & Solutions for Professional Programmers, 44. Kalin, M. (2009). Java Web Services: Up and Running. USA: O Reilly. Karray, F., Alemzadeh, M., Saleh, J. A., & Arab, M. N. (2008). International Journal on Smart Sensing and Intelligent System. Human-Computer Interaction: Overview on State of the Art. Lowy, J. (2010). Programming WCF Services: Mastering WCF and the Azure AppFabric Service Bus. Sebastopol: O'Reilly Media, Inc. Meier, R. (2010). Professional Android 2 Application Development. Indianapolis: Wiley Publishing, Inc. Miller, L., & Gregory, P. H. (2009). SIP Communications For Dummies, Avaya 2nd Custom Edition. Indianapolis: Wiley Publishing, Inc. Pressman, R. S. (2010). Software engineering: a practitioner s approach 7th edition. New York: McGraw-Hill. Nakatsuka, M., Kuwabara, K., & Yasunaga, S. (2010). Extending a multilingual chat application: Towards collaborative language resource building. Cognitive Informatics (ICCI), 2010 9th IEEE International Conference on, 137-142. Oladosu, J. B., & Emuoyibofarhe, J. O. (2012). A YORUBA ENGLISH LANGUAGE TRANSLATOR FOR DOCTOR PATIENT MOBILE CHAT APPLICATION. International Journal of Computers and Applications, 34. Priyambodo, T. K. (2005). Implementasi Web-Service untuk Pengembangan Layanan Pariwisata Terpadu. Teknoin, 105-118. Purwanto, D. (2006). Komunikasi Bisnis. Jakarta: Erlangga. Rittinghouse, J., & Ransome, J. (2005). IM Instant Messanging Security. USA: Elsevier Digital Press. Schildt, H. (2011). Java A Beginner s Guide Fifth Edition. New York: McGraw Hill. Schmidt, A. D., Peters, F., & Lamour, F. (2009). Monitoring Smartphones for Anomaly Detection. Mobile Networks and Applications. Seguin, K. (2012). The Little MongoDB Book. San Francisco: GitHub Inc. Shneiderman, B., & Plaisant, C. (2010). Designing the User Interface: Strategies for Effective Human- Computer Interaction (5th Edition). USA: Addison-Wesley. Steinberg, S. (2007). An Introduction to Communication Studies. Cape Toen: Juta&Co. Sunarto. (2008). Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Grasindo. Suprapto, T. (2009). Pengantar Teori & Manajemen Komunikasi. Jakarta: Buku Kita. Stark,J. Retrieved 11 1, 2012, from netmagazine: http://www.netmagazine.com/features/10-principlesmobile-interface-design. Tiwari, S. (2011). Professional NoSQL. Indianapolis: John Wiley & Sons, Inc. Turban, E., Rainer, R. K., & Potter, R. (2005). Introduction to Information Technology. New York: John Wiley. Whitten, J., & Bentley, L. (2007). Systems Analysis and Design Methods. New York: McGraw-Hill. Yang, B., Zheng, P., & Ni, L. (2007). Professional Microsoft Smartphone Programming. Indiana: Wiley Publishing, Inc. RIWAYAT PENULIS Rita Layona lahir di kota Jakarta pada 24 Oktober 1991. Penulis menamatkan pendidikan S1 di Binus University dalam bidang Teknik Informatika pada 2013. Saat ini bekerja sebagai Assistant Supervisor di Software Laboratory Center, BinusUniversity. Yuhdy Budiarto lahir di kota Jakarta pada 4 Agustus 1991. Penulis menamatkan pendidikan S1 di Binus University dalam bidang Teknik Informatika pada 2013. Saat ini bekerja sebagai Subject Coordinator di Software Laboratory Center, BinusUniversity.

Yovita Tunardi lahir di kota Jakarta pada 23 September 1991. Penulis menamatkan pendidikan S1 di Binus University dalam bidang Teknik Informatika pada 2013. Saat ini bekerja sebagai Assistant Supervisor di Software Laboratory Center, BinusUniversity. Franky Hadinata Marpaung lahir di kota Aek Kanopan pada 20 Oktober 1987. Penulis menamatkan pendidikan S2 di Binus University dalam bidang Business Management pada 2010. Saat ini bekerja sebagai Subject Content Coordinator of Basic Programming di School of Computer Science, BinusUniversity.