Entrepreneurship and Inovation Management

dokumen-dokumen yang mirip
MERINTIS USAHA DAN MODEL PENGEMBANGANNYA

MERINTIS USAHA DAN MODEL PENGEMBANGANNYA. Tatap muka ke /03/2015 KwuAgroind/MerintisUsaha.2013

Entrepreneurship and Inovation Management

Entrepreneurship and Inovation Management

Cara Untuk Memasuki Dunia Usaha

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 3 FINAL DESIGN OF BUSINESS MODEL

DAFTAR ISI. 1.1 Latar Belakang Rumusan Masalah Pertanyaan Penelitian Tujuan dan Kegunaan Penelitian 11

MENGENAL BUSSINESS MODEL CANVAS (BMC) DALAM DUNIA START UP

Tuangkan Ide Bisnis mu di Business Model Canvas

a home base to excellence Mata Kuliah : Rancangan Bisnis (Kewirausahaan Lanjut) Kode : LSE 304 Review BMC Pertemuan - 1

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Entrepreneurship and Inovation Management Berisi : Pengertian Business Plan Format Business Plan

KEWIRAUSAHAAN-I MENGENALI PELUANG DAN MEMILIH JENIS USAHA. Didin Hikmah, SE, MM. Modul ke: Fakultas Ekonomi Bisnis. Program Studi Manajemen

Kewirausahaan II. Memulai Usaha dan Pengembangannya. HARTRI PUTRANTO,SE.MM HP : : Modul ke:

DAFTAR ISI. Lembar Judul... i Lembar Pengesahan... ii. Lembar Pernyataan... iii Kata Pengantar... iv Daftar isi... v

1 PENDAHULUAN Latar Belakang

Menyusun Model Bisnis dengan Puzzle (1/2)

PELUANG BISNIS DALAM BISNIS WARALABA (FRANCHISE) Erwandy S1-SI-2L STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

BAB 11 JENIS WIRAUSAHA

MENJALANKAN BISNIS. Menurut Suryana (2003) Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memulai suatu usaha atau memasuki dunia usaha, yaitu :

BAB I PENDAHULUAN. penjualan mesin jahitnya. Walaupun usaha Isaac Singer tersebut gagal, dialah yang

Memasuki DUNIA USAHA PRESENTED BY : M ANANG FIRMANSYAH

PENGANTAR BISINIS INFORMATIKA. Komang Anom Budi Utama, SKom

BAB 3 METODOLOGI. 1. Identifikasi business model saat ini : dimana penulis akan malakukan

BUSINESS MODEL CANVAS

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. Waralaba (franchise) merupakan suatu sistem bisnis yang telah lama dikenal

BAB I PENDAHULUAN. Republika.co.id, Jakarta)

03PASCA. Modul Pertemuan 3. Berisi : Kesempatan Bisnis Keluarga, Kesempatan Franchise, Kesempatan Membeli Bisnis yang sudah ada

BAB III DESAIN AKHIR

SCM dalam E-Business. 1. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang SCM pada e-business

BUSINESS TECHNOLOGY INCUBATION CENTER

BAB I PENDAHULUAN. kesehatan mereka. Ada beberapa cara untuk menjaga kesehatan salah satunya adalah

BAB 1 PENDAHULUAN. 240,559 juta penduduk Indonesia jumlah daftar angkatan kerja mencapai 116

MENJALANKAN BISNIS. Ade Rismanto, ST.,MM.

Ganjil 2017/2018 Jurusan Teknik Industri UB

BAB I PENDAHULUAN. globalisasi dan industrialisasi dewasa ini menimbulkan banyak permasalahan,

BAB I PENDAHULUAN. 11,47 Triliun atau tumbuh sebesar 25,1% dibandingkan laba akhir tahun 2015 sebesar Rp.

BAB 1 LATAR BELAKANG

Kewirausahaan atau Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, membawa visi ke dalam kehidupan.

BAB I PENDAHULUAN. keamanan rumah. Namun, sebagai makhluk hidup, anjing memerlukan

Entrepreneurship and Inovation Management

BAB 1 LATAR BELAKANG

memberi kebebasan kepada para pihak. Hakikat dari pengertian franchise adalah

PENGANTAR BISNIS MEMAHAMI KEWIRAUSAHAAN DAN KEPEMILIKAN BISNIS BARU. Catur Widayati, SE.,MM. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek penelitian Sejarah Resto Rumah Soto Padang Gambar 1. 1 Logo Resto Rumah Soto Padang

BAB III BUSINESS MODEL CANVAS

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia bisnis semakin pesat membuat orang berpikir lebih

Merintis Usaha Baru dan Model Pengembangannya

Modul ke: Pengantar Bisnis. Motif dan Fungsi dari suatu Bisnis. Fakultas Ekonomi. Yennida Parmariza S.Sos, MM. Program Studi Akuntansi

PERENCANAAN USAHA MODEL CANVAS

BAB I PENDAHULUAN. melatih personel-personel jasa yang terampil, berpengetahuan dan menarik. Namun

PERAN, SEJARAH DAN ARAH AKUNTANSI MANAJEMEN

BAB I RINGKASAN EKSEKUTIF

KEWIRAUSAHAAN MENGENALI PELUANG DAN MEMILIH JENIS USAHA. Melisa Arisanty. S.I.Kom, M.Si. Modul ke: Fakultas FASILKOM PSIKOLOGI

BAB I PENDAHULUAN. Organisasi bisnis saat ini telah mendapat tantangan besar dari persainganusaha

BAB II LANDASAN TEORI

Teori Ketergantungan Terhadap Sumber Daya (Resource Dependence Theory)

KEWIRAUSAHAAN PERTEMUAN 6

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN

Chp.5 Bentuk Usaha dari Sebuah Kepemilikan Bisnis

Entrepreneurship and Inovation Management

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

Merintis Usaha Baru dan Model Pengembangannya

BAB 1 LATAR BELAKANG

BUSINESS PLAN. 27 Juni 2014 (RENCANA BISNIS)

Pengantar Analisis Bisnis

BAB I PENDAHULUAN. berkembang menjadi convenience store, serta banyaknya kompetitor membuat

LAMPIRAN 1 DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA BUSINESS MODEL. business model canvas untuk melihat kondisi instansi saat ini :

BAB I PENDAHULUAN. Kecenderungan manusia yang selalu tidak puas itulah yang membuat sebuah

I. PENDAHULUAN. Di Indonesia, industri kreatif dibagi menjadi 15 subsektor, diantaranya: mode,

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 3 FINAL DESIGN OF BUSINESS MODEL

Entrepreneurship and Inovation Management

Ketika Memutuskan untuk Berbisnis

BAB I PENDAHULUAN. tesis, ruang lingkup, tujuan dan manfaat dari penulisan tesis serta sistematika

BAB I PENDAHULUAN. ditandai dengan semakin ketatnya persaingan antar tiap bidang bisnis di setiap negara

STUDI KELAYAKAN BISNIS

Kewirausahaan 1. Mengetahui Peluang dan Memilih Jenis Usaha. Henry Mappesona, MSc. Modul ke: Fakultas Ekonomi. Program Studi ausahaan

II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Restoran

Modul ke: Pengantar Bisnis. Merencanakan Bisnis. Fakultas FEB. Irwan Mangara Harahap, SE, MSi. Program Studi Manajemen

MEMBANGUN BISNIS MAKANAN MELALUI MEDIA ONLINE

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Dalimunthe dengan

OUTSOURCING SISTEM INFORMASI DAN PERKEMBANGANNYA DI INDONESIA

Desain Struktur Organisasi: Spesialisasi dan Koordinasi

Universitas Katolik Parahyangan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis

BAB I PENDAHULUAN. Era globalisasi yang tidak mengenal batas membuat dunia bisnis harus dapat

PEMASARAN, STRATEGI BERSAING, MARKETING MIX, KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN

AKUNTANSI UNTUK SUMBER- SUMBER ALAM DAN ASET TAK BERWUJUD

BAB I PENDAHULUAN. bentuk kebutuhan sandang. Kehidupan sehari hari manusia tidaklah pernah terlepas

STRATEGI UNTUK BERWARALABA

Entrepreneurship and Inovation Management

BAB V KESIMPULAN. V.1 Kesimpulan Model Bisnis Distro Dista. Distro merupakan industri kreatif yang dijalankan oleh anak muda

Transkripsi:

Modul ke: 03 Entrepreneurship and Inovation Management Memulai bisnis dengan membeli bisnis yang sudah ada, bisnis keluarga, atau Franchise Fakultas Ekonomi Dr. Tukhas Shilul Imaroh,MM Program Studi Paska Sarjana www.mercubuana.ac.id

Konsep & Teori 1. Kesempatan Bisnis Keluarga 2. Kesempatan Membeli Bisnis Yang Sudah Ada 3. Kesempatan Franchise

CARA MEMASUKI DUNIA USAHA Ada empat cara yang dapat dilakukan untuk memulai suatu usaha atau memasuki dunia usaha, yaitu : 1. Merintis usaha baru (starting), 2. Memasuki Bisnis Keluarga 3. Kerja sama manajemen (franchising), 4. Membeli perusahaan orang lain (buying). 3

MEMBENTUK & MENDIRIKAN USAHA BARU (Starting) Yaitu membentuk dan mendirikan usaha baru dengan menggunakan modal, ide, organisasi, dan manajemen yang dirancang sendiri. Ada tiga bentuk usaha baru yang dapat dirintis 1. Perusahaan milik sendiri, yaitu bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola sendiri oleh seseorang, 2. Persekutuan (partnership), yaitu suatu kerja sama dua orang atau lebih yang secara bersama-sama menjalankan usaha 3. Perusahaan berbadan hukum (corporation), yaitu perusahaan yang didirikan atas dasar badan hukum dengan modal saham-saham. 4

5 DUA PENDEKATAN DASAR PENDIRIAN USAHA Ada dua pendekatan utama yang digunakan para wirausaha untuk mencari peluang dengan mendirikan usaha baru, yaitu : 1. Pendekatan berdasarkan pengalaman, ketrampilan, kemampuan, dan latar belakangnya sendiri dalam menentukan jenis usaha yang akan dirintis 2. Pendekatan berdasarkan kebutuhan pasar, yaitu pendekatan yang menekankan pada pengamatan lingkungan tentang kebutuhan pasar ditransfer menjadi peluang-peluang bisnis

KOMPETENSI WIRAUSAHA Seorang wirausaha membutuhkan kompetensi sebagai berikut : Kemampuan Teknik, yaitu kemampuan tentang bagaimana memproduksi barang dan jasa serta cara menyajikannya. Kemampuan Pemasaran, yaitu kemampuan tentang bagaimana menemukan pasar dan pelanggan serta harga yang tepat Kemampuan Finansial, yaitu kemampuan tentang bagaimana memperoleh sumber-sumber dana dan cara menggunakannya Kemampuan Hubungan, yaitu kemampuan tentang bagaimana cara mencari, memelihara dan mengembangkan relasi dan kemampuan komunikasi serta negosiasi 6

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merintis usaha baru : 1. Bidang dan jenis usaha yang akan dimasuki 2. Bentuk usaha dan bentuk kepemilikan yang akan dipilih 3. Tempat usaha yang akan dipilih 4. Organisasi usaha yang akan digunakan 5. Jaminan usaha yang mungkin diperoleh 6. Lingkungan usaha yang akan berpengaruh 7

MEMBELI PERUSAHAAN ORANG LAIN (Buying) Yaitu dengan membeli perusahaan yang telah didirikan atau dirintis dan diorganisir oleh orang lain dengan nama dan organisasi usaha yang sudah ada. Hal ini dilakukan karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya : Resiko lebih sedikit Lebih mudah, karena perusahaan sudah berjalan sehingga ada jalinan dengan pelanggan dan pemasok Memiliki peluang untuk membeli dengan harga yang bisa ditawar

FAKTOR NON KUANTITATIF DALAM MANILAI SEBUAH BISNIS 1. Persaingan 2. Pasar 3. Pengambangan komunitas dimasa yang akan datang 4. Komitmen hukum 5. Kontrak serikat pekerja 6. Harga produk 9

Kerja Sama Manajemen (Franchising) Yaitu kerja sama antara entrepreneur (franchisee) dengan perusahaan besar (franchisor/parent company) dalam mengadakan persetujuan perjanjian untuk menyelenggarakan usaha. Bentuk usaha fanchisee adalah duplikasi dari perusahaan franchisor. Kerja sama ini biasanya dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, advertensi, pembukuan, pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standar, promosi, pengendalian kualitas, riset, nasihat hukum, dan sumber-sumber permodalan. 1 0

GAMBAR SISTEM FRANCHISING FRANCHISOR ADALAH PRODUSEN/PENCIPTA FRANCHISOR ADALAH PENJUAL 1 1 Franchisee adalah penjual Seperti minuman dingin botolan Misalnya : COCA COLA PEPSI Franchisee adalah pendiri retail, seperti minimarket/toko Misalnya : INDOMART SUPERINDO ALFAMART

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN FRANCHISING KELEBIHAN Pelatihan formal Batuan manajemen keuangan Metode pemasaran yang telah terbukti Bantuan manajemen operasional Jangka waktu permulaan bisnis lebih cepat Tingkat kegagalan keseluruhan lebih rendah KEKURANGAN Pajak Franchise Royalti Batas pertumbuhan Kurangnya kebebasan dalam operasi Franchisor mungkin penyalur tunggal dari beberapa perlengkapan 1 2

MEMASUKI BISNIS KELUARGA Bisnis keluarga adalah sebuah perusahaan yang anggota keluarganya secara langsung terlibat dalam kepemilikan dan/atau jabatan/ fungsi. Setiap bisnis keluarga mengembangkan cara tertentu di dalam mengerjakan segala sesuatu dan prioritas tertentu sehingga memberikan keunikan pada tiap perusahaan. Pola perilaku dan kepercayaan yang khusus ini membentuk budaya organisasi perusahaan. 1 3

BUDAYA DALAM BISNIS KELUARGA Konfigurasi Budaya dalam bisnis keluarga merupakan keseluruhan budaya dari perusahaan keluarga yang terdiri dari bisnis perusahaan, keluarga dan pola pemerintah. POLA BISNIS KONFIGURASI BUDAYA PERUSAHAAN KELUARGA POLA PEMERINTAH POLA KELUARGAA 1 4

KEUNGGULAN PERUSAHAAN KELUARGA Memelihara nilai kemanusiaan di tempat kerja, bisnis keluarga dapat dengan mudah menunjukkan tingkat perhatian yang lebih tinggi bagi tiap orang dari pada perusahaan-perusahaan pada umumnya Memfokuskan pada pelaksanaan jangka panjang, manager keluarga dapat mengambil pandangan jangka panjang yang lebih mudah dari pada manager perusahaan yang dinilai hasilnya tiap tahun Memperluas kualitas, karena mereka memiliki taruhan di dalam memelihara reputasi keluarga, anggota keluarga mungkin mempertahankan tradisi memberikan kualitas dan nilai bagi konsumen. 1 5

1 6 FAKTOR YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBAGAI WIRAUSAHA Keberhasilan atau kegagalan wirausaha sangat tergantung pada kemampuan pribadi wirausaha. Ada beberapa faktor-faktor yang menyebabkan wirausaha gagal dalam menjalankan usaha barunya, adalah : a. Tidak kompeten dalam manajerial. Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil. b. Kurang berpengalaman Baik dalam kemampuan teknik, kemampuan memvisualisasikan usaha, kemampuan mengkoordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya manusia, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan.

1 7 c. Kurang dapat mengendalikan keuangan. Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik faktor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas. Mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. d. Gagal dalam perencanaan. Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan. e. Lokasi yang kurang memadai. Lokasi usaha yang strategis merupakan faktor yang menentukan keberhasilan usaha. Lokasi yang tidak strategis dapat mengakibatkan perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien.

1 8 f. Kurangnya pengawasan peralatan. Pengawasan erat kaitannya dengan efisiensi dan efektifitas. Kurang pengawasan dapat mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan tidak efektif. g. Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha. Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal. Dengan sikap setengah hati, kemungkinan gagal adalah besar. h. Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan. Keberhasilan dalam berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu.

Beberapa potensi yang membuat seseorang mundur dari kewirausahaan yaitu : a. Pendapatan yang tidak menentu. Baik pada tahap awal maupun tahap pertumbuhan, dalam bisnis tidak ada jaminan untuk terus memperoleh pendapatan yang berkesinambungan. Dalam bisnis, sewaktu-waktu kita dapat rugi atau untung. Kondisi ketidaktentuan ini menjadi potensi seseorang mundur dari kegiatan berwirausaha. b. Kerugian akibat hilangnya modal investasi. Tingkat kegagalan bagi usaha baru sangatlah tinggi. Dari data diketahui bahwa tingkat mortalitas/ kegagalan usaha kecil di Indonesia mencapai 78 persen. Kegagalan investasi mengakibatkan seseorang mundur dari kegiatan berwirausaha. Padahal bagi seorang wirausaha, kegagalan sebaiknya dipandang sebagai pelajaran berharga.

c. Perlu kerja keras dan waktu yang lama. Wirausaha biasanya bekerja sendiri mulai dari pembelian, pengolahan, penjualan, dan pembukuan. Waktu yang lama dan keharusan bekerja keras dalam berwirausaha mengakibatkan orang yang ingin menjadi wirausaha menjadi mundur. d. Kualitas kehidupan yang tetap rendah meskipun usahanya mantap. Kualitas kehidupan yang tidak segera meningkat dalam usaha, akan mengakibatkan seseorang mundur dari kegiatan berwirausaha. Misalnya, pedagang yang kualitas kehidupannya tidak meningkat, maka akan mundur dari usaha dagangnya dan masuk ke usaha lain. 2 0

Lean Startup Toolkits

Canvas 기존의 Problem 해결책 / 대안은? Solution Unique Value Proposition Unfair Advantage Customer Segments Key Metrics Channels Cost Structure Revenue Streams

기존의 Problem 해결책 / 대안은? Cost Structure Canvas Problems 1 Adakebutuhan yg mendesak di: Key Metrics Unique Value Proposition - Moveable # 3 # 5 # 7 - Expert Design - Design; Material # 1 -Easily installed -Technology Based # 2 - Production Cap. and treatment -Waktu -Lahan; Status -Biaya -Tenaga Kerja -Idea / Design -Force Majeur Cost Structures : 8 Solution 3 CKD (Complete Knocked Down) -Construction System Key Metrics 4 Creative simple design Green lowcost material # 4 Short Production Chain (efficient) Simple Construction System -type 21 : 52.5 juta rupiah 3 x 7 m 2 Unique Value Preposition 5 -Light -Variative Material -Attractive Design -Reasonable Cost Channels Revenue Streams Channel 6 Online Store; Kemitraan # 6 (partnership); # 8 # 9 -type 36 : 90 juta rupiah 6 x 6 atau 4 x 9 m 2 -Kayu sengon : @ 2.5 juta /m 3 -Harga jual dg profit : 30 50 % Type 21 : 68.5 jt -> 70 juta; Type 36 : 117 juta Unfair Advantage Advantages 7 -Green Technology Direct Selling Revenue Stream 9 Customer Segments Segments 2 - Masyarakat Urban -Pemerintah -Petani penggarap -Korban bencana -Terkait dg biaya prod. : target laku 100 unit utk per tahun Type 21 : 60% dari 100 unit = 60 x 70 juta = 4.2 Milyar Type 36 : 40% dari 100 unit = 40 x 117 juta = 4.68 Milyar -Modal : Type 21 : 52.5 jt x 60 unit = 3.15 Milyar; Type 36 : 90 jt x 40 unit = 3.6 Milyar; Total = 6.75 Milyar Hasil Penjualan = 8.88 Milyar; Untung = 2.13 Milyar

Problem & Solution Canvas

Problem & Solution Canvas 기존의 Solution 해결책 / 대안은? WOW Problems/Needs Respond/As-Is Customer Value Proposition Expectation /Should be Problem & Solution Canvas Equal to Analisis Business Qualitative Activities Reasons

Complete Knocked Down Property Premium Product : Student Housing

Problem & Solution Canvas 기존의 Solution 해결책 / 대안은? WOW Value Proposition Problems/Needs 1 Ketidakpuasan customer menyebabkan kerugian : Respond/As-Is # 3 # 2 - Design, material - Harga# mahal 1 Kekurangan lahan/status Lahan Complete Knocked Down Property Expectation /Should be Customer Provider Value Customer Value Activities Reasons

Problem & Solution Canvas 기존의 Solution WOW 해결책 / 대안은? Value Proposition Problems/Needs 1 Ketidakpuasan customer menyebabkan kerugian : - Design, material - Harga mahal Respond/As-Is 1 2 Kekurangan lahan/status Lahan Complete Knocked Down Property Expectation /Should be Customer Customer 2 -Masyarakat Urban -Petani Penggarap -Pemerintah -Korban Bencana -Mahasiswa Baru ITI Activities Reasons

Problem & Solution Canvas 기존의 Solution WOW 해결책 / 대안은? Value Proposition Problems/Needs 1 Ketidakpuasan customer menyebabkan kerugian : - Design, material - Harga mahal Respond/As-Is 3 -Check Design 3 1 2 Kekurangan lahan/status Lahan Complete Knocked Down Property Respond / As is -Check Harga -Recalculating Harga -Sewa Lahan/Terapung Expectation / Should Be : 4 Expectation /Should be Customer Customer 2 -Masyarakat Urban -Petani Penggarap -Pemerintah -Korban Bencana -Mahasiswa Baru ITI 4 Customer satisfaction Longterm Life Cycle Easily Constructed Activities Reasons

Problem & Solution Canvas Solution 6 기존의 Solution 해결책 / 대안은? CKD - Design - Material choice - Production Capability - Construction System WOW Value Proposition Problems/Needs 1 Ketidakpuasan customer menyebabkan kerugian : - Design, material Respond/As-Is 3 -Check Design 6 - Harga mahal 1 2 Kekurangan lahan/status Lahan Complete Knocked Down Property Respond / As is 3 -Check Harga -Recalculating Harga -Sewa Lahan/Terapung Expectation / Should Be : 4 Expectation /Should be 4 Customer satisfaction Longterm Life Cycle Easily Constructed Customer Customer 2 -Masyarakat Urban -Petani Penggarap -Pemerintah -Korban Bencana -Mahasiswa Baru ITI Activities Reasons 5 Moveable Easily Installed & Treatment Light, Reasonable 5 Cost Variative Material & Attractive Design Reasons

Problem & Solution Canvas Solution 6 기존의 Solution 해결책 / 대안은? CKD - Design - Material choice - Production Capability Activities 6 - Construction WOW System Value Prop. 7 Value Proposition - Moveable -Easily Installed & treatment -Light 7 -Reasonable cost -Variative Material Choice -Attractive Design Problems/Needs 1 Ketidakpuasan customer menyebabkan kerugian : - Design, material - Harga mahal Respond/As-Is 3 -Check Design 3 1 2 Kekurangan lahan/status Lahan Complete Knocked Down Property Respond / As is -Check Harga -Recalculating Harga -Sewa Lahan/Terapung Expectation / Should Be : 4 Expectation /Should be 4 Customer satisfaction Longterm Life Cycle Easily Constructed Reasons 5 Moveable Easily Installed & Treatment Light, Reasonable 5 Cost Variative Material & Attractive Design Customer Customer 2 -Masyarakat Urban -Petani Penggarap -Pemerintah -Korban Bencana -Mahasiswa Baru ITI Reasons

Problem & Solution Canvas Solution 6 기존의 Solution 해결책 / 대안은? CKD - Design - Material choice - Production Capability 6 - Construction System WOW 8 Cheap and Easy Installed House 8 Value Prop. 7 - Value Moveable Proposition -Easily Installed & treatment -Light 7 -Reasonable cost -Variative Material Choice -Attractive Design Problems/Needs 1 Ketidakpuasan customer menyebabkan kerugian : - Design, material - Harga mahal Respond/As-Is 3 -Check Design 3 1 2 Kekurangan lahan/status Lahan Complete Knocked Down Property Respond / As is -Check Harga -Recalculating Harga -Sewa Lahan/Terapung Expectation / Should Be : 4 Expectation /Should be 4 Customer satisfaction Longterm Life Cycle Easily Constructed Customer Customer 2 -Masyarakat Urban -Petani Penggarap -Pemerintah -Korban Bencana -Mahasiswa Baru ITI Activities Reasons 5 Moveable Easily Installed & Treatment Light, Reasonable 5 Cost Variative Material & Attractive Design Reasons

Problem & Solution Canvas Solution 6 기존의 Solution 해결책 / 대안은? CKD - Design - Material choice - Production Capability 6 - Construction System WOW 8 Cheap and Easy Installed House 8 Value Prop. 7 - Value Moveable Proposition -Easily Installed & treatment -Light 7 -Reasonable cost -Variative Material Choice -Attractive Design Problems/Needs 1 Ketidakpuasan customer menyebabkan kerugian : - Design, material - Harga mahal Respond/As-Is 3 -Check Design 3 1 2 Kekurangan lahan/status Lahan Complete Knocked Down Property Respond / As is -Check Harga -Recalculating Harga -Sewa Lahan/Terapung Expectation / Should Be : 4 Expectation /Should be 4 Customer satisfaction Longterm Life Cycle Easily Constructed Customer Customer 2 -Masyarakat Urban -Petani Penggarap -Pemerintah -Korban Bencana -Mahasiswa Baru ITI Activities 9 - Change Design - Change Supplier 9 - Kemitraan dg Pemilik Lahan Reasons 5 Moveable Easily Installed & Treatment Light, Reasonable 5 Cost Variative Material & Attractive Design Reasons

PENUTUP Bisnis adalah PILIHAN Mulai dari SEKARANG SeKaRang PiLiH yang BISA DILAKUKAN Salah satu alat bantu mendeteksi Usaha dengan KANVAS METHODE Langkah yang terbaik adalah dengan belajar mulai, berlatih, bertindak, dan SUKSES tercapai Tujuan 3 4

Terima Kasih Dr Tukhas Shilul Imaroh,MM