BAB III METODOLOGI PENELITIAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengumpulkan data penelitiannya (Arikunto, 2006:160). Sehingga penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah tatacara bagaimana suatu penelitian dilaksanakan. (method =

BAB III PROSES PENELITIAN. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperiment.

BAB III METODE PENELITAN

PROGRAM TAHUNAN. Kompetensi Dasar Materi Pokok Alokasi Waktu. Salam. Mengucapkan salam : おはようございます こんにちは こんばんは. Mengucapkan salam ketika berpisah :

BAB III METODE PENELITIAN

TEMA 5 JADWAL PELAJARAN じかんわり

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini, penulis akan menguraikan data-data yang diperoleh dari hasil

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2007/2008

UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) : X MIA 6 (kelas Eksperimen)

Pre test-post test Design, dikenal juga dengan eksperimen semu. Menurut

BAB II SOFTWERE JLOOK UP. Softwere kamus Jlook up adalah softwere kamus Jepang yang cukup

3. Dimasa mendatang, saya bermaksud menjadi pelukis terkenal. ~ つもりです. 4. Sekarang, pertandingan baseball dapat ditonton di televisi.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode

BAB III METODE PENELITIAN. perencanaan, pengumpulan data, pengolahan data, sampai tahap pengambilan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian merupakan prosedur dan langkah kerja yang digunakan dalam

BAB III METODE PENELITIAN. dari tahap perencanaan, pengumpulan data, pengolahan data sampai pada tahap. pengambilan kesimpulannya (Sutedi, 2009: 53).

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. eksperimen ini belu memenuhi persyaratan seperti cara eksperimen yang dapat

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian adalah suatu proses mencari sesuatu secara sistematis dalam

Bab 2. Landasan Teori. Dalam KBBI, definisi dari tanda baca adalah tan da n 1 yang menjadi alamat

BAB III METODE PENELITIAN DAN ANALISIS DATA

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ular naga dalam menghafal dan mengerti arti kosakata bahasa Jepang. Untuk

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode quasi

BAB III METODE PENELITIAN. masalah penelitian. (Sudaryanto dalam Sutedi, 2009:53)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian merupakan prosedur dan langkah kerja yang digunakan

UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN PERCAKAPAN BAGI PENGAJAR BAHASA JEPANG

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pada dasarnya segala bentuk penelitian memerlukan metode yang tepat untuk

BAB 1 PENDAHULUAN. Pengertian bahasa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1989) adalah sistem

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode adalah cara teratur untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Metode Penelitian dan Desain Penelitian. mengumpulkan data penelitiannnya (Arikunto, 2006: 160).

BAB I PENDAHULUAN. Bahasa adalah sebuah sistem dari simbol vokal yang arbiter yang

Pergi kemana? どこへ行きますか

BAB III METODE PENELITIAN DAN ANALISIS DATA

Bab 3. Analisis Data. Bab ini berisikan tentang hasil analisis yang telah penulis lakukan pada bulan Maret

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. 23

SILABUS. Kegiatan Pembelajaran

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian merupakan prosedur dan langkah kerja yang digunakan

BAB III METODE PENELITIAN. Metode adalah cara kerja yang bersistem untuk memudahkan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. data, teknik pengolahan data dan tahap-tahap penelitian.

BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Atria Ramadhanty Irawan, 2014 Pengaruh evaluasi formatif pop test terhadap penguasaan huruf hiragana

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah cara ilmiah yang digunakan oleh peneliti untuk

Bab 3. Analisis Data. Sebagaimana yang telah diceritakan secara singkat mengenai dongeng Urashima

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Semua kegiatan yang kita lakukan di dunia ini memerlukan metode yang

1. Identitas a. Nama Mata Pelajaran : Bahasa Jepang b. Semester : 1 c. Kompetensi Dasar : 3.3 dan 4.3

(Asari-chan buku no: 28, halaman: 40) あさり ガンバレ! bersemangat. Berusaha Asari! Pada situasi di atas, penggunaan katakana ada pada kata ガンバレ.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Berdasarkan tujuan penelitian ini metode penelitian yang digunakan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ditempuh untuk menjawab masalah penelitian. Metode ini sangat erat kaitannya

BAB 1 PENDAHULUAN. sosial tidak dapat hidup tanpa adanya komunikasi dengan sesama. seseorang dengan status sosial dan budaya dalam masyarakat itu

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN DAN ANALISIS DATA

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

1. Identitas a. Nama Mata Pelajaran : BAHASA JEPANG PEMINATAN b. Semester : Genap c. KompetensiDasar : 3.5 dan 4.5

Bab 2. Landasan Teori. perubahan dan dengan sendirinya dapat menjadi predikat. Contoh : 歩く 倒れる 話す.

BAB I PENDAHULUAN. perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam

membahas dari penggunaan dan arti tiga kata kerja tersebut,...ok,...he,.,he,.,he,.,.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

SILABUS MATA KULIAH PROGRAM STUDI MANAJEMEN RESORT & LEISURE

KISI KISI SOAL POSTTEST. Kompetensi Dasar 毎日の生活

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Campbell & Stanley dalam Arikunto (2006 : 84) mengelompokkan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen

BAB I PENDAHULUAN. dapat menyampaikan informasi yang ingin disampaikan kepada orang. salah satunya adalah mempelajari bahasa Asing.

PDF created with FinePrint pdffactory trial version YUK BELAJAR NIHONGO

BAB III METODE PENELITIAN. eksperimen semu (quasi experiment). Menurut Suryabrata (2010 : 92) tujuan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. proses pembelajara, sampai pada hasil belajarnya. (Sutedi, 2009 : 25).

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Pada penelitian eksperimen murni, kelompok subjek penelitian ditentukan secara

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan metode

BAB III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Bahasa merupakan sistem informasi dan sistem komunikasi. Dengan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian deskriptif analisis. Metode penelitian ini diambil karena berkesesuaian

BAB III METODE PENELITIAN. eksperimen semu (Quasi Experiment). Menurut Syaodih (2011:59), bahwa :

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di SDN Gegerkalong KPAD yang tepatnya terletak

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Experimental Design

Transkripsi:

35 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian 3.1.1 Metode Dalam kegiatan penelitian metode dapat diartikan sebagai cara atau prosedur yang harus ditempuh untuk menjawab masalah penelitian (Sutedi, 2011:53). Metode yang dipilih harus tepat agar tujuan dari suatu penelitian bisa tercapai. Penelitian ini bersifat eksperimen. Dalam Fathoni (2006:99) metode eksperimen berarti metode percobaan untuk mempelajari pengaruh dari variabel tertentu terhadap variabel yang lain, melalui uji coba dalam kondisi khusus yang sengaja diciptakan. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental atau eksperimen semu dikarenakan karena penulis hanya diberikan satu kelas untuk mengajar bahasa Jepang pada saat PPL. Karena itulah penulis memutuskan untuk hanya menggunakan eksperimen semu. Dalam Suryabrata (2004:2) tujuan dari eksperimental semu adalah untuk memperoleh informasi yang merupakan perkiraan bagi informasi yang dapat diperoleh dengan eksperimen yang sebenarnya dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk mengontrol dan/ atau memanipulasikan semua variabel yang relevan. 3.1.2 Desain Eksperimen Desain eksperimen yang digunakan yaitu One Group Pretest Postest Design. Menurut Arikunto (2006:85) makna dari pre test post test one group before efter design adalah desain yang diadakan dengan melakukan penelitian langsung terhadap satu kelompok subjek dengan dua kondisi observasi yang dilaksanakan tanpa adanya kelompok pembanding, sehingga setiap subjek merupakan kelas kontrol untuk dirinya sendiri. Dalam rancangan ini terdapat satu kelompok subjek penelitian yang

36 mendapatkan perlakuan atau treatment. Untuk selanjutnya diberikan pengukuran sebanyak dua kali sebelum dan sesudah perlakuan (post test dan pretest). Dari data penelitian yang diperoleh, maka hasil tes sebelum dan setelah diberikan perlakuan akan dibandingkan untuk melihat apakah ada pengaruh yang signifikan antara tingkat kemampuan siswa dalam mengingat kosakata bahasa Jepang, setelah dan sebelum menggunakan teknik permainan Pinoy Henyo. Tabel 3.1 Desain Penelitian Pretest Treatment Posttest T 1 X T 2 T 1 = Kemampuan awal dengan pemberian pre-test X = Treatment dengan menggunakan permainan Pinoy Henyo T 2 = Hasil post-test kelas eksperimen Prosedur 1. Kenakan T 1, yaitu pretest untuk mengukur mean prestasi belajar sebelum subjek diajar dengan suatu metode. 2. Kenakan subjek dengan X, yaitu suatu metode untuk jangka waktu tertentu. 3. Berikan T 2, yaitu post test untuk mengukur mean prestasi belajar setelah subjek dikenakan variabel eksperimental X. 4. Bandingkan T 1 dan T 2 untuk menentukan seberapakah perbedaan yang timbul, jika sekiranya ada, sebagai akibat dari digunakannya variabel ekperimental X.

37 5. Terapkan test statistik yang cocok dalam hal ini t-test untuk menentukan apakah perbedaan itu signifikan. Suryabrata (2004: 102) Suryabrata (2004:103) mengungkapkan bahwa keuntungan dari One Group Pretest Posttest Design adalah pretest itu memberikan landasan untuk membuat komparansi prestasi subjek yang sama sebelum dan sesudah dikenai X (experimental treatment). Rancangan ini juga memungkinkan untuk mengontrol selection variable dan mortality variable, jika subjek yang sama mengambil T 1 dan T 2 kedua-duanya. 3.1.3 Variabel Penelitian Dalam Suryabrata (2004:25) variabel penelitian dinyatakan sebagai faktorfaktor yang berperan dalam peristiwa atau gejala yang akan diteliti. Variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Variabel (X) : yaitu hasil dari pembelajaran kosakata sebelum menggunakan teknik permainan Pinoy Henyo. b. Variabel (Y) : yaitu hasil dari pembelajaran kosakata setelah menggunakan teknik permainan Pinoy Henyo. 3.2 Waktu dan Tempat penelitian Penelitian ini dilakukan di SMA PGRI 1 Bandung Jl. Sukagalih No.80 Bandung yang merupakan tempat dimana penulis melaksanakan PPL. Penelitian dilakukan dalam 5 kali pertemuan.

38 Tabel 3.2 Jadwal Kegiatan Penelitiaan NO Kegiatan Penelitian Waktu Penelitian 1. Pemberian pre test 27 Maret 2013 2. Perlakuan Pertama (nama-nama mata pelajaran) 3. Perlakuan kedua (nama tempat dan bendabenda di kelas) 3 April 2013 10 April 2013 4. Perlakuan ketiga (nama-nama anggota 17 April 2013 keluarga) 5. Post test dan angket 1 Mei 2013 3.3 Populasi dan Sampel Noor (2011:147) menjelaskan bahwa populasi digunakan untuk menyebutkan seluruh elemen atau anggota dari suatu wilayah yang menjadi sasaran penelitian atau merupakan keseluruhan (universum) dari obyek penelitian. Populasi adalah keseluruhan siswa yang dijadikan objek dalam penelitian. Dalam penelitian ini, populasinya adalah seluruh siswa SMA PGRI 1 Bandung tahun ajaran 2012/2013. Sedangkan sampel adalah bagian dari populasi yang dianggap mewakili untuk dijadikan sumber data penelitian. Sampel dari penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas X SMA PGRI 1 Bandung tahun ajaran 2012/2013. Teknik penyampelan yang digunakan adalah teknik penyampelan secara random dimana sampel dipilih secara acak.

39 3.4 Instrumen penelitian Menurut Sugiyono (2012:148) instrument penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati. Instrumen penelitian diperlukan untuk mendapatkan data yang kemudian akan diolah sehingga hasilnya dapat digunakan untuk mengukur sejauh mana teknik permainan Pinoy Henyo memberikan pengaruh dalam pengajaran kosakata bahasa Jepang. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan adalah : 3.4.1 Tes Tes yang digunakan dalam penelitian ini berupa pre-test dan post- test. Pre test akan diberikan kepada sebelum pengajaran kosakata dengan permainan Pinoy Henyo, lalu proses pembelajaran diakhiri dengan post-test. Hasil dari kedua tes digunakan untuk melihat perbandingan kemampuan siswa dalam mengingat kosakata sebelum dan sesudah menggunakan teknik permainan Pinoy Henyo. Tabel 3.3 Kisi-Kisi Soal Pre test dan Post test NO Standar Kompetensi Indikator No.soal 1. Mampu memahami dan Mengidentifikasi namanama mata pelajaran,11 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 menyebutkan informasi mengenai kosakata meishi bahasa Jepang yang berkaitan dengan namanama mata pelajaran 2. Mampu memahami dan Mengidentifikasi namanama ruangan di 18,19,20,21,22,23, 12,13,14,15,16,17, menyebutkan informasi mengenai kosakata meishi sekolah dan bendabenda yang ada 24,25,26,27. bahasa Jepang yang di

40 berkaitan dengan namanama sekolah ruangan di sekolah dan benda-benda yang ada di sekolah 3. Mampu memahami dan Mengidentifikasi namanama 28,29,30,31,32,33, menyebutkan informasi anggota keluarga 34,35,36,37,38,39, mengenai kosakata meishi sendiri 40. bahasa Jepang yang berkaitan dengan namanama anggota keluarga sendiri Jumlah 40 3.4.2 Angket Angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara member seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab (Sugiyono, 2012:199). Angket dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui pendapat responden mengenai permainan Pinoy Henyo dalam pembelajaran bahasa Jepang, apakah permainan Pinoy Henyo ini dianggap menarik dan meningkatkan minat siswa terhadap bahasa Jepang atau tidak, dan apakah permainan ini dianggap bisa membantu siswa dalam mengingat kosakata bahasa Jepang. Angket dalam penelitian ini berupa pernyataan-pernyataan yang jawabannya telah ditentukan atau merupakan angket tertutup.

41 Tabel 3.4 Kisi-Kisi Angket Penelitian NO. Variabel Penelitian Indikator Nomor Soal 1. Bahasa Jepang Kesan dan 1,2,3 pendapat Siswa 2. Kosakata bahasa Jepang Penguasaan siswa 4,5,6 terhadap kosakata bahasa Jepang 3. Permainan Pinoy Henyo Kesan dan 7,8,9,10,11, dalam pembelajaran bahasa pendapat siswa 13,14,15 Jepang mengenai permainan Pinoy Henyo dalam pembelajaran kosakata bahasa Jepang 4. Motivasi Belajar Pengaruh 12 permainan Pinoy Henyo

42 3.5 Uji Kelayakan Instrument Instrumen penelitian yang baik harus diuji kelayakannya agar keefektivaan dari penerapan suatu metode atau teknik bisa jelas terllihat. Dalam uji kelayakan instrument itu sendiri ada tiga langkah yang bisa ditempuh, yaitu dengan menganalisis butir soal, uji validitas, dan uji reliabilitas. 3.5.1 Analisis butir soal Analisis butir soal mencakup tingkat kesukaran soal dan analisis daya pembeda. Analisis butir soal diperlukan untuk mengukur apakah soal yang diberikan sudah memenuhi kelayakan suatu instrumen untuk digunakan. a. Menghitung Tingkat Kesukaran Tingkat kesukaran soal dihitung menggunakan rumus : TK = Keterangan : TK BA BB N : Tingkat Kesukaran : Skor kelas atas : Skor kelas bawah : Banyaknya peserta kelompok Atas dan Bawah Tabel 3.5 Klasifikasi Indeks Kesukaran IK Klasifikasi 0,00 0,25 Sukar 0,26 0,75 Sedang 0,76 1,00 Mudah (Perhitungan tingkat kesukaran terlampir) (Sutedi, 2011 :214)

43 b. Analisis Daya Pembeda Perhitungan daya pembeda menggunakan rumus : DP = Keterangan : DP BA BB n : Daya Pembeda : Skor kelas atas : Skor kelas bawah : Banyaknya peserta kelompok atas atau bawah Tabel 3.6 Klasifikasi Daya Pembeda IK Klasifikasi 0,00 0,25 Lemah 0,26 0,75 Sedang 0,76 1,00 Kuat ( Sutedi, 2011:214) (Perhitungan Daya Pembeda Terlampir) 3.5.2 Uji Validitas dan Reliabilitas Validitas merupakan syarat terpenting dalam suatu alat evaluasi (Sudjianto, 2010:169). Suatu instrument dinyatakan valid apabila tes tersebut dengan tepat dapat mengukur apa yang akan diukur. Dalam penelitian ini yang akan diukur adalah tingkat penguasaan kosakata meishi maka instrument yang digunakan merupakan tes pilihan ganda yang berisi kosakata yang akan mengukur pemahaman siswa terhadap kosakata meishi.

44 Untuk menguji validitas dari instrument, penulis mengkonsultasikan soal yang akan diberikan kepada dosen pembimbing. Setelah mendapatkan beberapa revisi dari dosen pembimbing, kemudia penulis juga mengkonsultasikannya kepada dosen yang lain selaku expert judgement agar penilaian bersifat objektif. Oleh karena itu pernyataan dari expert judgement menyatakan bahwa instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini valid. (Surat pernyataan expert judgement terlampir). Dalam Sudjianto (2010:170) reliabilitas atau keandalan adalah ketepatan atau ketelitian suatu alat evaluasi. Suatu tes atau alat evaluasi dikatakan andal jika ia dapat dipercaya, konsisten atau stabil dan produktif. Uji reliabilitas menggunakan rumus : 1) Rumus Korelasi r xy = keterangan : r xy N X Y ( ) ( ) [ ( ) ( ) ] [ ( ) ( )] : Koefisien korelasi antara variabel X dan Y : Banyaknya siswa : Nilai jawaban benar pada soal genap : Nilai jawaban benar pada soal ganjil (Sutedi, 2011:220) 2) Rumus mencari reliabilitas penuh dalam teknik belah dua : r = (Sutedi, 2011:222)

45 Tabel 3.7 Penafsiran Angka Korelasi Rentang Angka Penafsiran Korelasi 0,00 0,20 Sangat Rendah 0,21 0.40 Rendah 0,41 0,60 Sedang 0,61 0,80 Kuat 0,81 1,00 Sangat Kuat (Perhitungan teknik belah dua terlampir) (Sutedi, 2011:220) 3.6 Teknik Pengumpulan Data 1. Melakukan pre test kelas eksperimen. 2. Melakukan post test pada kelas ekperimen. 3. Perlakuan atau treatment menggunakan permainan Pinoy Henyo. 4. Penyebaran angket pada responden. 5. Studi literatur untuk memperoleh bahan-bahan teoritis yang berhubungan dengan penelitian. 3.7 Teknik Pengolahan Data Dalam pengolahan data, penulis mengambil langkah-langkah sebagai berikut : a. Menentukan skor tes awal (pre test) dan skor akhir (post test) dengan menggunakan rumus : SkorTercapai x100 SkorIdeal

46 Dalam penelitian ini ada 40 soal pilihan ganda yang diberikan sebagai pretest dan post test. Dimana setiap jawaban yang benar mendapat skor 1 dan jawaban yang salah mendapat skor 0. Dan jawaban yang benar semua akan mendapatkan skor 100. b. Mencari mean atau rata-rata dari variabel (x) dan variabel (y) X = Y = Keterangan : x y N : Jumlah nilai pre test : Jumlah nilai post test : Jumlah nilai siswa c. Menghitung nilai rata-rata selisih post test dan pre test : Md = Keterangan : Md Σd N : Mean antara pre-test dan post-test : Jumlah nilai selisih antara post test dan pre test : Banyaknya subjek d. Menghitung nilai derajat kebebasan db = n-1 e. Menghitung taraf signifikasi perbedaan 2 mean dengan menghitung nilai t hitung (uji- t). Hal ini dimaksudkan untuk menghitung efektifitas

47 teknik yang digunakan dalam pembelajaran yaitu teknik permainan Pinoy Henyo. Menggunakan rumus : t 0 = ( ) Keterangan : t 0 Md d 2 N = nilai t yang dihitung = nilai rata-rata selisih post test dan pre test = jumlah kuadrat deviasi = jumlah siswa (Sutedi, 2011:218-219) e. Memberi interpretasi terhadap nilai t-hitung f. Membandingkan nilai t-hitung dengan nilai t-tabel g. Untuk menghitung presentasi angket maka digunakan rumus : P = x 100% Keterangan : P f N : Persentase frekuensi dari tiap jawaban responden : Frekuensi tiap jawaban dari responden : Jumlah subjek 3.7 Prosedur Penelitian Prosedur penelitan merupakan suatu hal yang penting demi menjaga kelancaran penelitian yang akan dilakukan. Karena prosedur penelitian dapat menjadi

48 pedoman untuk melakukan sebuah penelitian. Ada tiga tahap yang dilakukan dalam penelitian ini. Yaitu tahap awal, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir. 1. Tahap Awal - Membuat proposal penelitian - Menentukan tempat penelitian - Melakukan observasi - Mengurus perizinan - Menyiapkan materi Tabel 3.8 Kosakata Pertemuan Pertama TEMA KOSAKATA ARTI Nihon go no jyugyou wa dou desu ka. Nama-nama mata pelajaran かもくえいごにほんごインドネシアごしゅうきょうれきしすうがくたいいくぶつりがくかがくせいぶつがくけいざいがく Mata pelajaran Bahasa Inggris Bahasa Jepang Bahasa Indonesia Agama Sejarah Matematika Olahraga Fisika Kimia Biologi Pel. Ekonomi

49 ちりじゅぎょう しみんけんきょういく Pel. Geografi PPKN Tabel 3.9 Kosakata Pertemuan Kedua TEMA KOSAKATA ARTI Tosho shitsu de hon o エルエルきょうしつ Laboratorium yomimasu きょうしつ Kelas Nama-nama tempat dan こうてい Lapangan barang-barang yang ada di sekolah ビデオ Video テ-プ Tape ラジオテレビスポ-ツべんきょうてがみしんぶんしょせつおんがくえいがさくぶんしゅくだい Radio Televisi Olahraga Belajar Surat Koran Novel Music Film Karangan Pekerjaan Rumah

50 Table 3.10 Kosakata Pertemuan Ketiga TEMA KOSAKATA ARTI わたし Saya Watashi no Kazoku あなた Kamu Nama-nama anggota そふ Kakek keluarga sendiri そぼ Nenek ちち Ayah ははあにあねおとうといもうとこどもかぞくきょうだいしまい Ibu Kakak laki-laki Kakak perempuan Adik laki-laki Adik perempuan Anak Keluarga Saudara Saudara perempuan - Menyusun instrument penelitian - Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) penelitian. - Expert Judgement - Studi literature - Menentukan waktu dan tempat penelitian - Menentukan sampel penelitian

51 2. Tahap Pelaksanaan Ada 4 kegiatan yang akan dilakukan dalam penelitian ini. Yaitu pre test,treatment, post test, dan pembagian angket. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 27 Maret 2013 sampai 1 Mei 2013 di SMA PGRI 1 Bandung. 3. Tahap Akhir - Melakukan pengolahan data - Menganalisis data - Menarik kesimpulan dari hasil analisis data penelitian