STRATEGI DAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan ilmu pengetahuan yang diperoleh

Semua informasi tentang buku ini, silahkan scan QR Code di cover belakang buku ini

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DAN AKTIVITAS

SKRIPSI. Disusun oleh : YUNITA RUSILA YANTI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

Semua informasi tentang buku ini, silahkan scan QR Code di cover belakang buku ini

BAB I PENDAHULUAN. Prestasi Pustaka, 2007), hlm Trianto, Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstrutivistik, (Jakarta:

BAB I PENDAHULUAN. Kemajuan ilmu pendidikan dan teknologi menuntut pengembangan

BAB I PENDAHULUAN. penunjang roda pemerintahan, guna mewujudkan cita cita bangsa yang makmur dan

SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Program Strata 1 (S 1) Ilmu Tarbiyah Jurusan PAI

LAPORAN TUGAS AKHIR Topik Tugas Akhir Penelitian Pendididkan Matematika

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap percaya diri. 1

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ALQUR AN HADIST MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DI MTsS BUSTANUL HUDA KOTA LANGSA SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN. dirinya yang memungkinkannya untuk berfungsi secara baik dalam kehidupan

PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI THINK PAIR SHARE

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MATERI PERJUANGAN MELAWAN PENJAJAH DAN PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA DENGAN PENERAPAN METODE TALKING STICK

PENGANTAR PENDIDIKAN, oleh Nanang Purwanto, S.Pd., M.Pd. Hak Cipta 2014 pada penulis

SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Dalam Ilmu Pendidikan Matematika

oleh: ARFI AH RAHMAH RAMADHONA NIM:

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS MELALUI METODE TANYA JAWAB DIKELAS V SDN TEGALGONDO KARANGPLOSO KEBUPATEN MALANG SKRIPSI

OLEH : KHOIRUN NIKMAH NIM

SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PAIKEM STRATEGI INDEX CARD MATCH DAN SMALL GROUP DISCUSSION PADA MATA PELAJARAN QUR AN HADITS

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) ZAWIYAH COT KALA LANGSA 2014 M / 1435 H

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PKn MELALUI STRATEGI MIND MAPPING DI KELAS IV SDN 03 KARANGTALUN KABUPATEN TULUNGAGUNG SKRIPSI.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Mutu lulusan pendidikan sangat erat kaitannya dengan proses

BAB I PENDAHULUAN. Menurut UU No.20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional menyatakan. bahwa:

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN METODE RESITASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN FIQH TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH

BAB 1 PENDAHULUAN. 1999), hlm. 4 2 Trianto, Model-model pembelajaran inovatif berorientasi kontruktivistik, (Jakarta: Prestasi Pustaka, 2007), hlm.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pendidikan adalah suatu tindakan (action) yang diambil oleh suatu

Semua informasi tentang buku ini, silahkan scan QR Code di cover belakang buku ini

PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI ASRAMA DAN DI RUMAH PADA PELAJARAN FIQIH DI SMP ISLAM RAUDHATUR RAHMAH SUNGAI LOBAN TANAH BUMBU

ANALISIS RPP TEMATIK KURIKULUM 2013 KELAS 4 DI SDN PURWANTORO 2 KECAMATAN BLIMBING MALANG SKRIPSI OLEH RIZKY OKTAVIANI NIM

UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENCAPAI VISI DAN MISI SEKOLAH (Studi di SD Negeri 03 Pododadi Karanganyar)

PENGGUNAAN METODE SPELLING BEE DALAM MENINGKATKAN MUFRADAT BAHASA ARAB MATERI POKOK ت ق د ي م ال أ س ر ة KELAS IV MI SALAFIYAH KENDAL

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

KATA PENGANTAR. Alhamdulillah penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berbentuk tesis.

BAB I PENDAHULUAN. guru, isi atau materi pelajaran, dan siswa. 1

SKRIPSI. Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Kependidikan Jurusan Pendidikan Matematika

SKRIPSI OLEH: ADIB KHOLIFATULLAH NIM:

BAB I PENDAHULUAN. Peningkatan kualitas pada berbagai jenis dan jenjang pendidikan termasuk

Anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah dan Penegasan Judul. metode. Metode digunakan untuk merealisasikan strategi yang telah ditetapkan.

kata kunci : konstruktivistik, media gambar, hasil belajar, IPS

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EDUTAINMENT (EDUCATION AND ENTERTAINMENT)

BAB I PENDAHULUAN. Pembelajaran, Prestasi Pustaka, Jakarta, 2013, hlm Muhammad Rohman dan Sofan Amri, Strategi & Desain Pengembangan Sistem

UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS VII DI SMP ISLAM TERPADU UKHUWAH BANJARMASIN

ANALISIS STRATEGI BELAJAR MENGAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI)

SKRIPSI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Oleh SRIYANI A 54B

Diajukan Oleh: Lenni Wulandari A

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan di Indonesia dalam masa perkembangan, sehingga perlu

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) Lokasi MAN YOGYAKARTA IIII TAHUN 2015

PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA LINGKUNGAN KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN DAU SKRIPSI

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAERAH S I L A B U S

BAB I PENDAHULUAN. Menengah Kejuruan (SMK). Posisi SMK menurut UU Sistem Pendidikan. SMK yang berkarakter, terampil, dan cerdas.

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA POKOK BAHASAN TATA SURYA PADA SISWA KELAS VI SD. K. ABDULLAH UBAID II SURABAYA

SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

BAB I PENDAHULUAN. faktor yang mendukung perkembangan tersebut adalah pendidikan. pembelajaran, sumber-sumber belajar dan lain sebagainya.

PENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE INKUIRI MATA PELAJARAN PKn KELAS IV SD NEGERI KOTA TEBING TINGGI

PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT

SKRIPSI. Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi Syarat-syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan. Oleh ERAWATI NIM :

PENINGKATAN KEDISIPLINAN DAN KEAKTIFAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI STRATEGI GENIUS LEARNING

UPAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMPN 2 SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG

SKRIPSI. Diajukan oleh: Program Studi Pendidikan Agama Islam

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA GARIS SINGGUNG LINGKARAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE

Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung, 2013

PENERAPAN MODEL SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE)

SKRIPSI. Oleh : Donny Youngki Rangkuti NIM

UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN MUSLIM PADA SISWA DI SDN KACANGAN II TAHUN 2015 SKRIPSI

: INDAH WULANDARI A410

SKRIPSI FARIS TAMIMY NIM Oleh

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam Program Strata I (S1) Dalam Ilmu Tarbiyah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH MIN II KONAWE SELATAN

SKRIPSI Disusun untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Matematika

Sutriari Astati. Widyaiswara LPMP. D.I. Yogyakarta.

SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Matematika

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 08 DAU MALANG

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA NASKAH PIDATO SISWA SEMESTER 2 KELAS VIIIA SMP AISYIAH MUHAMMADIYAH 3 MALANG MELALUI TEKNIK PEMODELAN S K R I P S I

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN SOAL CERITA MATEMATIKA DENGAN STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING

Vol. 4, No. 1, Maret 2017 ISSN:

PENERAPAN SHALAT DHUHUR BERJAMAAH DI SD KI AGENG GIRING SINGKIL PALIYAN SKRIPSI


MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF MATEMATIKA PADA MAHASISWA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. merupakan ilmu yang mempelajari benda-benda beserta fenomena dan

PERBANDINGAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIK SISWA SMP ANTARA YANG PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DENGAN SETTING

BAB I PENDAHULUAN. diri siswa supaya dapat meningkatkan prestasi belajarnya. 1. dan menyukainya. Dengan kreatifitas guru dalam mengajar itulah yang

BAB I PENDAHULUAN. wawasan, ketrampilan dan keahlian tertentu kepada individu guna. diyakini mampu menanamkan kapasitas baru bagi semua orang untuk

APLIKASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS 2 SMP / MTS BERBASIS ANDROID

Transkripsi:

STRATEGI DAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN

STRATEGI DAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN Anissatul Mufarokah, S.Ag, M.Pd STAIN Tulungagung Press

STRATEGI DAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN Penulis: Anissatul Mufarokah, S.Ag, M.Pd Cetakan, Mei 2012 Penerbit: STAIN Tulungagung Press Jl. Mayor Sujadi Timur 46 Tulungagung Telp. (0355) 321513, Fax (0355) 311656, E-mail: p3m@stain-tulungagung.ac.id ISBN xxx-xxx-xxxx-xx-x

KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Puji syukur kehadirat Allah SWT, berkat rahmat, hidayah dan inayah- Nya buku STATEGI & MODEL- MODEL PEMBELAJARAN (S&MP) ini dapat terselesaikan. Penulisan buku ini sebenarnya sudah terselesaikan sejak tahun 2010, namun barumemperoleh kesempatan dalam penerbitannya pada tahun 2013 ini. Dan semoga shalawat beserta salam tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar MuhammadSAW, beserta seluruh keluarga dan para sahabatnya. Salah satu masalah yang dihadapi oleh dunia pendidikan kita saat ini adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran anak kurang didorong untuk mengembangkan kemampuan berfikir. Secara umum proses pembelajaran di dalam kelas diarahkan kepada kemampuan anak untuk menghafal informasi tanpa memahami informasi tersebut dalam konteks yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Sehingga anak didik hanya pintar secara teoritis, akan tetapi mereka kurang mampu mengaplikasikan teori tersebut di dalam kehidupan sehari-harinya. v

Anissatul Mufarokah Guru adalah salah satu tenaga kependidikan yang secara professional-pedagodis mempunyai tanggung jawab besar di dalam proses pembelajaran menujukeberhasilan pendidikan, khususnya keberhasilan para siswanya untuk masa depannya nanti. Berdasarkan kompetensi profesional-pedagogisnya, seorang guru dituntut mampu mewujudkan proses pembelajaran yang efektif dan efisien, melalui pemahamam dan penguasaannya terhadap berbagai setrategi dan model pembelajaran yang diaplikasikan dalam proses pembelajaran. Pada dasarnya telah banyak buku-buku dan diktat teori dan konsep tentang Stategi & Model Pembelajaran yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam mempelajari ilmu pembelajaran, tetapi masih terasa kurang lengkap dan perlu pengembangan dari berbagai literatur, terutama S&MP dengan pendekatan proses pembelajaran konstruktivistik. Atas pertimbangan tersebut dan beberapa referensi dari kajian empiris hasil penelitian, buku S&MP ini dapat digunakan sebagai bahan belajar mahasiswa Program S-1 Jurusan Tarbiyah, khususnya prodi PAI yang nantinya akan menjadi guru di tingkat lanjutan baik di SLTP maupun di SLTA. Namun demikian buku ini bukanlah merupakan satu-satunya sumber bahan yang dipakai dalam perkuliahan mahasiswa S-1 Tarbiyah-PAI, tentu saja dosen dan mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan dan melengkapi materi yang telah ada. Setelah membaca dan mempelajari buku ini, penulis berharap kepada mahasiswa program S-1 Tarbiyah-PAI, agar dapat terpenuhi harapannya selama mengikuti perkuliahan Matakuliah S & MP. vi

Strategi dan Model-Model Pembelajaran Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan ini, oleh karena itu masukan, kritik dan saran serta komentar sangat penulis hargai demi kesempurnaan buku ini. Akhirnya penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan buku ini. Semoga buku ini bermanfaat, khususnya bagi mahasiswa program S-1 Tarbiyah- PAI dan para pembaca umumnya. Tulungagung, 2013 Penyusun, vii

DAFTAR ISI Kata Pengantar... v Daftar Isi... ix BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Pentingnya Strategi dan Model Pembelajaran... 1 B. Tujuan Mata Kuliah Strategi dan Model Pembelajaran... 3 C. Ruang Lingkup Setrategi dan Model Pembelajaran... 4 D. Sistematika Isi Buku... 6 BAB II PARADIGMA BARU PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN... 8 A. Konsep Pendidikan dan Pembelajaran... 10 1. Konsep Pendidikan... 10 2. Konsep Belajar dan Pembelajaran... 13 B. Proses Pembelajaran pada Pendidikan Formal... 17 C. Pembelajaran Sebagai Pilar Utama Pendidikan... 18 ix

Anissatul Mufarokah D. Pembelajaran Sebagai Proses Pemberdayaan... 20 E. Paradigma Konstruktivistik dalam Proses Pembelajaran... 23 BAB III BAB IV KONSEP DASAR STRATEGI PEMBELAJARAN... 27 A. Pengertian Strategi, Metode dan Pendekatan Pembelajaran... 28 B. Klasifikasi dan Jenis-jenis Strategi Pembelajaran... 34 KONSEP DASAR MODEL PEMBELAJARAN... 63 A. Konsep Dasar Model Pembelajaran... 64 1. Pengertian dan ciri-ciri Model Pembelajaran... 64 2. Teori-teori Belajar Modern yang Melandasi Model Pembelajaran... 70 3. Klasifikasi dan Jenis-jenis Model Pembelajaran... 89 4. Kriteria Model Pembelajaran yang Baik... 92 B. Hubungan Model Pembelajaran Dengan Pendekatan, Strategi, Metode, dan Teknik Pembelajaran... 95 x

Strategi dan Model-Model Pembelajaran BAB V BAB VI MODEL PENGAJARAN LANGSUNG (DIRECT INTRUCTION)... 97 A. Istilah dan Pengertian... 97 B. Tujuan Pembelajaran dan Hasil belajar Siswa... 101 C. Sintaks atau Pola Keseluruhan dan Alur Kegiatan Pembelajaran...102 D. Lingkungan Belajar dan Sistem Pengelolaan... 106 E. Pelaksanaan Pengajaran Langsung...107 MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING)...111 A. Pengertian Pembelajaran kooperatif...111 B. Landasan Teoretis Pembelajaran kooperatif... 113 C. Tujuan Pembelajaran kooperatif...114 D. Komponen utama sebagai cirikhas Pembelajaran kooperatif...115 E. Langkah-langkah Pembelajaran kooperatif... 116 F. Variasi Model Pembelajaran kooperatif...117 G. Implementasi Cooperative Learning Dalam Pembelajaran... 124 xi

Anissatul Mufarokah BAB VII BAB VIII BAB IX MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED INSTRUKTION)... 1 2 6 A. Pengertian Pembelajaran Berbasis Masalah... 126 B. Landasan Teoretis Pembelajaran Berbasis Masalah...128 C. Karakteristik Pembelajaran Berbasis Masalah... 129 D. Manfaat Pembelajaran Berbasis Masalah... 130 E. Sintak Pembelajaran Berbasis Masalah...131 F. Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Masalah... 132 MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (Contextual Teachinh and Learning)... 1 3 5 A. Pengertian Pembelajaran kontekstual... B. Landasan Teoretis Pembelajaran kontekstual... 137 C. Komponen Pembelajaran kontekstual...138 D. SintakPembelajaran kontekstual...143 E. Pelaksanaan/Penerapan Pembelajaran kontekstual... 144 MODEL PEMBELAJARAN xii

Strategi dan Model-Model Pembelajaran QUANTUM... 1 4 6 A. Pengertian Pembelajaran Quantum...147 B. Landasan Teoretis Pembelajaran Quantum... 148 C. Prinsip Pembelajaran Quantum...151 D. SintakPembelajaran Quantum...153 BAB X BAB XI MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE)...154 A. Pengertian Model Learning Cycle (siklus belajar)... 154 B. Landasan Teoritis Model Pembelajaran Learning Cycle...155 C. Sintaks (tahap-tahap) Model Pembelajaran Learning Cycle dan Implementasinya dalam Pembelajaran...159 D. Perbedaan Model Learning Cycle dan pembelajaran Konvensional...165 MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI-DISCOVERI...168 A. Hakekat Pembelajaran Inkuiri-Discoveri 168 B. Landasan Teoretis Pembelajaran...172 C. Prinsip-prinsip Pembelajaran Inkuiri- Discoveri... 173 D. Sintaks Model Pembelajaran Inkuiri...174 E. Pelaksanaan/Penerapan Pembelajaran xiii

Anissatul Mufarokah Inkuiri-Discoveri...176 F. Keunggulan Dan Hambatan Penggunaan Model Pembelajaran Inkuiri...177 BAB XII BAB XIII BAB XIV xiv MODEL PEMBELAJARAN TERPADU... 180 A. Definisi Model Pembelajaran Terpadu...181 B. Landasan Teoritik dan Empirik...183 C. Karakteristik-karakteristik pembelajaran terpadu... 189 D. Langkah-langkah (sintak) Pembelajara Terpadu... 190 E. Implementasi Model Pengembangan Pembelajaran Terpadu...193 F. Kelebihan dan Kelemahan Model Pembelajaran Terpadu...198 MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM GEMBROT... 2 0 3 A. Pengertian PAIKEM GEMBROT...203 B. Landasan Teori...204 C. Karakteristik PAIKEM GEMBROT...206 D. Prinsip PAIKEM GEMBROT...209 E. Arti penting PAIKEM GEMBROT...212 F. Sintaks PAIKEM GEMBROT...213 G. Kelebihan dan kekurangan PAIKEM GEMBROT... 216 MODEL PEMBELAJARAN

Strategi dan Model-Model Pembelajaran DISKUSI KELAS... 2 1 9 A. Pengertian Diskusi...220 B. Tujuan Pembelajaran Diskusi Kelas...222 C. Landasan Teoritis dan Empiris...223 D. Sintaks (langkah-langkah) Diskusi Kelas... 224 E. Penerapan Model Pembelajaran Diskusi Kelas... 225 F. Kelebihan dan Kelemahan Pembelajaran Diskusi... 227 Daftar Pustaka... 228 xv

BAB I PENDAHULUAN A. Pentingnya Strategi dan Model Pembelajaran Situasi dan kondisi masyarakat yang sering berubah-ubah, seharusnya pendididkan tidak hanya berorientasi pada masa lalu dan masa kini saja, tetapi harus berorientasi kemasa mendatang. Pendidikan seharusnya merupakan proses yang mengantisipasi dan membicarakan masa depan. Pendidikan hendaknya melihat jauh kedepan dan memikirkan apa yang akan terjadi atau yang akan dihadapi peserta didik di masa mendatang. Menurut Bukhori (2001) dalam Khabibah (2006) dalam Trianto (2010), bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang tidak hanya mempersiapkan para siswanya untuk sesuatu profesi atau jabatan, tetapi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari 1. Salah satu masalah yang dihadapi oleh dunia pendidikan kita saat ini adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran anak kurang didorong untuk mengembang- 1 Trianto, Mpd. 2010. Mendesain Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: KENCANA. hlm: 5. 1

Anissatul Mufarokah kan kemampuan berfikir. Secara umum proses pembelajaran di dalam kelas diarahkan kepada kemampuan anak untuk menghafal informasi tanpa memahami informasi tersebut dalam konteks yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Sehingga anak didik hanya pintar secara teoritis, akan tetapi mereka kurang mampu mengaplikasikan teori tersebut di dalam kehidupan sehari-harinya. Guru adalah salah satu tenaga kependidikan yang secara professional-pedagodis mempunyai tanggung jawab besar di dalam proses pembelajaran menuju keberhasilan pendidikan, khususnya keberhasilan para siswanya untuk masa depannya nanti. Berdasarkan kompetensi profesional-pedagogisnya, seorang guru dituntut untuk mampu mewujudkan proses pembelajaran yang efektif dan efisien, melalui pemahamam dan penguasaannya terhadap berbagai setrategi dan model pembelajaran yang diaplikasikan dalam proses pembelajaran. Menurut Soekamto dkk. (dalam Trianto, 2007) model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu, dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan aktivitas belajar mengajar 2. Sedangkan strategi pembelajaran menurut David, 1976 (dalam Sanjaya, 2011), merupakan perencanaan yang berisi rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan 2 Trianto, S.pd., M.Pd. 2007. Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik, Jakarta: Prestasi Pustaka. hlm.5. 2

Strategi dan Model-Model Pembelajaran tertentu 3. Dengan demikian, model pembelajaran sangat bermanfaat bagi guru untuk memberikan kerangka dan arah di dalam mengajar atau proses pembelajaran, sedangkan strategi sangat bermanfaat bagi guru sebagai siasat untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien berdasarkan kerangka/model pembelajaran yang telah dipilihnya. B. Tujuan Mata Kuliah St rate gi dan M odel Pembelajaran Secara umum tujuan mata kuliah ini adalah agar mahasiswa memiliki kompetensi dalam memahami dan menguasai tentang kosep dasar pengetahuan mengenai strategi dan model pembelajaran, serta mampu mengaplikasikannya sekaligus mampu melatihkan ketrampilannya dengan cara melakukan pemilihan dan penyusunan/perencanaan strategi pembelajaran berdasarkan model pembelajaran yang ada. Sedangkan secara khusus, setelah mengikuti perkuliahan Strategi Dan Model Pembelajaran ini, diharapkan mahasiswa mempunyai kompetensi dasar sebagai berikut; 1. Memahami pentingnya mata kuliah Setrategi dan Model Pembelajaran dalam pendidikan 2. Memahami paradigma pendididkan dan pembelajaran saat ini. 3. Memahami konsep dasar setrategi pembelajaran 4. Memahami konsep dasar model pembelajaran 3 Prof. Dr. H. Wina Sanjaya. 2011. Strategi Pembelajaran Berorientasi standart Proses, Jakarta: Kencana. hlm. 126, 3

Anissatul Mufarokah 5. Memahami Model Pembelajaran Langsung 6. Memahami Model Pembelajaran Kooperatif 7. Memahami Model Pembelajaran Berbasis Masalah 8. Memahami Model Pembelajaran kontekstual. 9. Memahami Model Pembelajaran Quantum 10. Memahami Model Pembelajaran Inkuiri-Discoveri 11. Memahami Model Pembelajaran Terpadu. Adapun penulisan buku ini dimaksudkan, pertama; sebagai bahan ajar bagi pengembangan kegiatan perkuliahan para mahasiswa program S-1 jurusan Tarbiyah-PAI di dalam mengikuti mata kuliah Strategi Dan Model Pembelajaran (S&MP) yang diberikan pada semester 5 (lima) dengan bobot 2 sks di STAIN Tulungagung. Kedua; sebagai bahan referensi bagi guru, penulis dan peneliti dalam penerapan dan pengembangan ilmu pengetahuan terkait dengan proses pembelajaran. C. Ruang Lingkup Setrategi dan Model Pembelajaran Sebagian dari kita mungkin bertanya apakah Strategi dan Model Pembelajaran itu, atau lebih kongkrit lagi, Strategi dan Model Pembelajana itu membicarakan masalah apa saja? Maka akan kita dapatkan jawaban yang bermaca-macam sekali. Jika kita membuka-buka buku yang berjudul Strategi Belajar Mengajar (SBM) yang ditulis oleh Penulis yang berbeda-beda, maka akan kita dapatkan pengupasan masalah / ulasan yang berlainan-lainan pula. Demikian juga dengan beberapa buku yang berjudul Model pembelajaran yang ditulis oleh Penulis yang berbeda-beda, maka akan kita dapatkan pengupasan masalah ruang lingkup yang bervariasi pula. 4

Strategi dan Model-Model Pembelajaran Perbedaan ini bukalah hal yang substantif, tetapi terletak pada penekanan/kecenderungan penulis dalam mengulas Strategi dan Model pembelajaran. Untuk buku-buku Strategi Belajar- Mengajar (SBM) ada penulis yang cenderung mengupas habis secara detail tentang tehnik/metodenya, ada yang penekanannya pada klasifikasi SBM, ada yang lebih menekankan pada pendekatannya, ada yang cenderung pada psikologis anak, ada pula yang menekankan pada sumber media hasil tehnologi moderen, dan sebagainya. Perbedaan ini tergantung pada latar belakang dari profesionalisasi atau disiplin ilmu yang dikuasai penulis. Begitu pula dengan buku-buku Model Pembelajaran, perbedaan kupasan/ruang lingkup sangat tergantung pada pendekatan atau teori belajar dan pembelajaran digunakan. Pada dasarnya pengupasan Strategi pembelajaran memiliki pokok bahasan yang sama, yaitu bertujuan agar menemukan siasat/ rencana yang tepat dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran agar terjadi interaksi edukatif, berdasarkan model pembelajaran yang dipilihnya, sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran dan pendidikan yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan oleh peserta didik dalam belajar dan guru yang mengajar. Jadi wajar bila terjadi pengupasan yang berlain-lainan. Apalagi dalam perkembangan selanjutnya para ilmuwan dan peneliti pendidikan, masih terus meneliti, mencari dan mengadakan eksperimen agar dapat menemukan pendekatan, model, strategi, metode, dan tehnik-tehnik penyajian pembelajaran yang dipandang paling efektif untuk pelajaran-pelajaran tertentu. Apakah hal itu akan terjawab, kita serahkan saja pada hasil penelitian para ahli. Yang jelas Strategi dan Model pembelajaran 5

Anissatul Mufarokah (S&MP) sebagai salah satu disiplin ilmu pendidikan yang telah berdiri sendiri selalu mengalami perkembangan. Dan mungkin masih akan banyak pula perbedaan-perbedaan yang akan kita temui dalam pengupasan masalah Strategi dan Model Pembelajaran. Oleh karena itu, perbedaan tersebut jangan dipertentangkan, justru jadikanlah hasanah keilmuan yang dapat memberikan kontribusi terhadap wawasan pengetahuan kita tentang S&MP, sehingga kita bisa memilih dan menemukan sendiri S&MP yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan anak seiring dengan perkembangan ilmu dan tehnologi yang semakin canggih. D. Sistematika Isi Buku Berdasakan uraian di atas apa yang disajikan dalam buku ini, penulis sesuaikan dengan tujuan dari penulisan itu sendiri, yaitu sebagai bahan ajar bagi pengembangan kegiatan perkuliahan para mahasiswa program S-1 jurusan tarbiyah-pai di dalam mengikuti mata kuliah Strategi Dan Model Pembelajaran (S&MP) yang diberikan pada semester 5 (lima) dengan bobot 2sks di STAIN Tulungagung. Buku ini terdiri dari 11 (dua belas) bab. Bab I merupakan pendahuluan yang menguraiakan tentang pentingnya Strategi dan Model Pembelajaran, maksud buku ini disusun, Ruang lingkup Strategi dan Model Pembelajaran dan sistematika isi/penyusunan buku. Bab II menerangkan paradigma pendidikan dan pembelajaran secara formal di sekolah. Pada bagian ini pembaca diajak untuk mengkaji dan membahas paradigma baru pembelajaran. Yakni, 6

Strategi dan Model-Model Pembelajaran semakin banyaknya pandangan yang memberikan arah baru terhadap proses dan dimensi-dimensi pendidikan, maka akan berimplikasi terhadap terjadinya cara pandang bahkan perubahan-konsep dalam makna eksistensi, prinsip-prinsip dan pendekatan-pendekatan pembelajaran; yakni konsep pembelajaran yang berorientasi pada teori konstruktivistik yang lebih inovatif. Bab III dan bab IV menguraikan tentang konsep strategi pembelajaran yang mengacu pada pencapaian tujuan pembelajaran secara efektif-efisien, dan konsep model pembelajaran sebagai kerangka acuan arah pembelajaran, serta hubungan model pembelajaran dengan pendekatan, setrategi, metode, tehnik dan istilah-istilah lain yang menyertainya. Selain itu, bab ini juga mengemukakan beberapa teori-teori modern yang melandasi munculnya jenis/klasifikasi strategi dan model pembelajaran dan langkah-langkah implementasinya. Macam-macam model pembelajaran yang harus diketahui dan dikuasai oleh guru atau calon guru (mahasiswa) dapat di pelajari pada sajian bab V sampai dengan bab X. Dalam bab ini memperkenalkan paling tidak ada 6 (enam) model pembelajaran, berikut dengan kajian teori dan empirik yang mendasarinya, sintak/fase pembelajarannya, serta contoh-contoh praktek implementasi/penerapannya di dalam proses pembelajaran. Akhirnya dengan mambaca teks (buku) ini, dan mempelajari isinya, melakukan latihan-latihan yang disarankannya, Anda diharapkan dapat menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan peserta didik dan dapat mencapai prestasinya yang gemilang. 7