KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SASAK RANAH PASISIE KABUPATEN PASAMAN BARAT DENGAN TEKNIK MENJAWAB PERTANYAAN Oleh Defa Juli Lestar, Wirnita Esk, Trisna Held 1) Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat 2) 3) Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat ========================================================== ABSTRACT Ability Reading Comprehension Seventh Grade Students of SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie West Pasaman Regency with Questions Answering. This research is quantitative descriptive method. The study population was all students in class VII SMP by the number of students 141 people. Sample this reseach was 30 people on the number of students, is the class VII2, because it represents a sample taken using purposive sampling technique. The instrument used is objective test with answer technical questions. Based on the data analysis and discussion described in chapter IV some conclusions can be drawn, namely: (1) reading comprehension class VII student of SMP West Pasaman with the technical of questions answering for the content of reading comprehension indicators classified as More Than Enough (LDC) with a mean of 74.5 rounded to 74 contained in the range of 65-75 %. (2) reading comprehension class VII student of SMP West Pasaman with the technical the questions answering for appropriateness indicator reading the contents classified as Good (B) with a mean of 79.6 rounded to 79 contained in the range of 76-85 %. (3) the ability of reading comprehension class VII student of SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie West Pasaman with the technical of answering questions for both indicators classified as Good (B) with a mean of 77 contained in the range of 76-85 %. Relevant to this, the researchers put forward several suggestions, which are as follows: First, that students of class VII SMP more reading so that it can increase knowledge. Second, in order to subject teachers Indonesian language and literature at SMP further improve the learning techniques of variation in reading comprehension. Key Words : Reading Comprehension, Answer the Questions
KEMAMPUAN MENBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SASAK RANAH PASISIE KABUPATEN PASAMAN BARAT DENGAN TEKNIK MENJAWAB PERTANYAAN Oleh Defa Juli Lestar, Wirnita Esk, Trisna Held 1) Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat 2) 3) Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat ========================================================== ABSTRAK Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat dengan Teknik Menjawab Pertanyaan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP dengan jumlah siswa 141 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang dari jumlah siswa, yaitu kelas VII2, karena sampel di ambil secara mewakili dengan menggunakan teknik Purposive sampel. Instrumen yang digunakan adalah tes objektif dengan teknik menjawab pertanyaan. Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang diuraikan pada bab IV dapat diambil beberapa kesimpulan, yaitu: (1) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VII SMP Kabupaten Pasaman Barat dengan teknik menjawab pertanyaan untuk indikator pemahaman isi bacaan tergolong Lebih dari Cukup (LdC) dengan mean 74,5 dibulatkan menjadi 74 yang terdapat pada rentangan 65-75%. (2) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VII SMP Kabupaten Pasaman Barat dengan teknik menjawab pertanyaan untuk indikator kesesuaian isi bacaan tergolong Baik (B) dengan mean 79,6 dibulatkan menjadi 79 yang terdapat pada rentangan 76-85%. (3) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat dengan teknik menjawab pertanyaan untuk kedua indikator tergolong Baik (B) dengan mean 77 yang terdapat pada rentangan 76-85%. Relevan dengan hal tersebut, maka peneliti mengemukakan beberapa saran, yaitu sebagai berikut: Pertama, agar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie lebih banyak membaca sehingga dapat menambah pengetahuan. Kedua, agar guru mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie lebih meningkatkan variasi teknik pembelajaran dalam membaca pemahaman. Kata Kunci : Membaca Pemahaman, Menjawab Pertanyaan
PENDAHULUAN Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah diarahkan kepada keterampilan berbahasa Indonesia. Keterampilan berbahasa terdiri atas empat komponen yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Sesuai dengan kurikulum bahasa dan sastra Indonesia, dicantumkan tujuan pembelajaran, diantaranya adalah agar siswa mengetahui apa yang dipelajarinya sehingga siswa mampu berkomunikasi dengan baik, secara lisan maupun tulisan. Dari tujuan tersebut, jelas bahwa siswa dituntut untuk memahami dan menguasai setiap materi pokok yang diberikan agar dapat mengaplikasikannya di dalam kehidupan. Dalam komponen membaca terdapat keterampilan dalam memahami bacaan. Keterampilan membaca merupakan keterampilan yang berperan penting bagi manusia, terutama bagi pendidikan. Dengan membaca, pembaca dapat mengetahui informasi yang ada di dalam bacaan serta membaca dapat menambah ilmu pengetahuan. Menurut Agustina, (2008:15) aktivitas membaca pemahaman menggunakan mata untuk melihat dan hati serta pikiran untuk memahami. Karena itu, melalui pembelajaran membaca pemahaman siswa selalu dilatih agar terbiasa berpikir secara logis dan sistematis. Melalui membaca pemahaman tersebut, diharapkan siswa mampu memahami dan mampu mengungkapkan kembali hasil bacaan. Keterampilan membaca bagi siswa disekolah sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dalam membaca pemahaman siswa. Namun, ada pemicu kurangnya keterampilan membaca siswa dalam membaca pemahaman yaitu kurangnya kosentrasi siswa dalam membaca. Siswa tidak konsentrasi disebabkan oleh suasana belajar. Jika suasana belajar nyaman, siswa akan konsentrasi dalam membaca dan dapat memahami isi bacaan yang dibaca. Oleh karena itu, guru harus aktif dalam meningkatkan minat baca siswa terutama untuk membaca pemahaman di sekolah. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan dengan Zaimarni,
S.Pd., guru bidang studi bahasa Indonesia di SMP N 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat pada tanggal 8 Januari 2013, bahwa peneliti menemukan beberapa masalah dalam pembelajaran membaca, terutama dalam membaca pemahaman. Pembelajaran bahasa Indonesia khususnya keterampilan membaca kurang diminati oleh siswa. Siswa berpikir membaca adalah suatu kegiatan yang membosankan. Salah satu teknik yang digunakan untuk memahami bacaan adalah teknik menjawab pertanyaan. Penggunaan teknik menjawab pertanyaan bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa, melatih keterampilan, dan kemampuan menbaca siswa. Teknik ini juga mengarahkan pembaca mengetahui sejauh mana mampu memahami bacaan tersebut. Pertanyaan-pertanyaan inilah nantinya yang akan menjadi acuan untuk mengukur daya serap pemahaman pembaca. Berdasarkan uraian di atas, maka masalah dalam penelitian ini penting untuk diteliti agar mengetahui Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VII SMP Kabupaten Pasaman Barat dengan Teknik Menjawab Pertanyaan. METODE Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan pemahaman bacaan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat dengan teknik menjawab pertanyaan. Waktu dan tempat penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2013 pada kelas VII tahun ajaran 2012/2013 di SMP Kabupaten Pasaman Barat. Populasi penelitian ini siswa kelas VII SMP Kabupaten Pasaman Barat yang terdaftar pada tahun 2012/2013 yang terdiri dari 5 kelas sebanyak 141 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sampel penelitian ini di ambil secara mewakili yaitu lokal VII.2 dengan jumlah siswa 30 orang.
HASIL PENELITIAN No Tingkat Nilai Ubahan Kualifikasi Frekuensi % Penguasaan Skala 1 96%-100% 10 Sempurna 1 3% 2 86%-95% 9 Baik Sekali 3 10% 3 76%-85% 8 Baik 14 46% 4 66%-75% 7 Lebih dari Cukup 9 30% 5 56%-65% 6 Cukup 3 10% 6 46%-55% 5 Hampir cukup - - 7 36%-45% 4 Kurang - - 8 26%-35% 3 Kurang Sekali - - 9 16%-25% 2 Buruk - - 10 0%-15% 1 Buruk Sekali - - Jumlah 30 100% PEMBAHASAN Peneliti melakukan penelitian pemahaman bacaan dengan teknik menjawab pertanyaan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat dengan tujuan untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap bacaan. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa siswa kelas VII SMP Kabupaten Pasaman Barat membaca pemahaman pada dua indikator yang meliputi: 1. Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat dengan Teknik Menjawab Pertanyaan pada Indikator Pemahaman Isi Bacaan. Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VII SMP Kabupaten Pasaman Barat dengan Teknik Menjawab Pertanyaan pada indikator pemahaman isi bacaan untuk skala 10 yaitu, pembaca pada tingkat pemahaman bacaan kualifikasi sempurna sebanyak 2 orang dengan persentase (6,66%). Tingkat pemahaman bacaan pada kualifikasi baik sekali sebanyak 1 orang dengan persentase (3,33%).
Tingkat pemahaman bacaanpada kualifikasi baik sebanyak 16 orang dengan persentase (53,33%). Tingkat pemahaman bacaan pada kualifikasi lebih dari cukup sebanyak 4 orang dengan persentase (13,33%). Tingkat pemahaman bacaan pada kualifikasi cukup sebanyak 2 orang dengan persentase (6,66%), dan tingkat pemahaman bacaan pada kualifikasi hampir cukup sebanyak 5 orang dengan persentase (16,66%). 2. Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat dengan Teknik Menjawab Pertanyaan pada Indikator Kesesuaian Isi Bacaan. Kemampuan membaca pemahaman pada indikator kesesuian isi bacaan untuk skala 10 yaitu, tingkat kesesuaian isi bacaan pada kualifikasi sempurna sebanyak 1 orang dengan persentase (3,33%). Tingkat kesesuaian isi bacaan pada kualifikasi baik sekali sebanyak 7 orang dengan persentase (23,33%). Tingkat kesesuaian isi bacaan pada kualifikasi baik sebanyak 9 orang dengan persentase (30%). Tingkat kesesuian isi bacaan pada kualifikasi lebih dari cukup sebanyak 10 orang dengan persentase (33,33%), dan tingkat kesesuaian isi bacaan pada kualifikasi cukup sebanyak 3 orang (10%). 3. Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat dengan Teknik Menjawab Pertanyaan Secara Umum (Kedua Indikator) Secara umum berdasarkan rata-rata hitung (M) dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VII SMP Kabupaten Pasaman Barat dengan teknik menjawab pertanyaan adalah pembaca Baik (77) karena rata-rata hitung (M) berada pada rentangan 76-85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam membaca pemahaman dengan teknik menjawab pertanyaan untuk kedua indikator dikelompokkan menjadi 5 kelompok yaitu: pada kualifikasi Sempurna (S) sebanyak 1 orang dengan persentase (3%), kualifikasi Baik Sekali (BS) sebanyak 3 orang dengan persentase (10%), kualifikasi Baik (B) sebanyak 14 orang dengan persentase (46%), kualifikasi Lebih
dari Cukup (LdC) sebanyak 9 orang dengan persentase (30%), dan kualifikasi Cukup (C) sebanyak 3 orang dengan persentase (10%). Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VII 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat dengan Teknik Menjawab Pertanyaan secara umum di atas tergambar dalam grafik histogram berikut ini. Kualifikasi 15 10 5 0 S BS B LdC C KESIMPULAN Dari hasil penelitian tentang Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat dengan Teknik Menjawab Pertanyaan pada tahun 2012/2013, maka dapat diambil kesimpulan bahwaa kemampuan membaca pemahaman siswa tergolong pembaca baik dengan rata- rata (M) = (77) rata-rata hitung berkisar 76-85%. DAFTAR RUJUKAN Abdurrahman dan Ellya Ratna. 2003. Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra. Padang: Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBSS UNP. Agustina. 2008. Pembelajaran Keterampilan Membaca. Padang: FBSSS UNP. Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian. Yogyakarta: PT.Rineka Cipta. Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian. Yogyakarta: PT.Rineka Cipta. Ermanto. 2009. Keterampilan Membaca Cerdas. Padang. UNP Press. Nazir, Muhammad. Penelitian. Baru. 1983. Metode Jakarta: Sinar