BAB VII METODE PENGAMBILAN DATA

dokumen-dokumen yang mirip
Adapun tiga teknik pengumpulan data yang biasa digunakan adalah angket, observasi dan wawancara.

BAB IV ELEMEN DARI RANCANGAN PENELITIAN

Mengapa Kita Perlu Melakukan Sampling?

Merencanakan Penelitian Information Economics

Tahapan. Desain dan Perencanaan. Tahap Analisis Data. Tahap Pengumpulan Data

Analisis Proses Bisnis TA NTRI HIDAYAT I S I NAG A, M.KO M

Metode Penelitian Bisnis

ANALISA PROSES BISNIS Mia Fitriawati, S.Kom, M.Kom

Perancangan Kuisioner Survei Galangan

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

Teknik Pengumpulan Data. M. Choirur Roziqin

Lampiran 1 Pertanyaan Kuesioner

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian

Observasi dan Wawancara

BAB III METODE PENELITIAN. kelas VIII-H di SMP IPIEMS Surabaya serta faktor yang mendukung dan. menghambat dalam penerapan pendekatan tersebut.

Hanif Fakhrurroja, MT

SILABUS DAN SAP Berdasarkan KKNI September SILABUS METODE PENELITIAN Dosen: Dr. Virgo Simamora, MBA dan Sihar Tambun, SE, M.Si, Ak.

J. Suasana Akademik 1. Sarana yang Tersedia untuk Memelihara Interaksi Dosen-Mahasiswa

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Rumusan Masalah

TKS Dr. AZ Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

BAB IV ANALISIS DATA. Humas merencanakan beragam jenis program Corporate Social

Observasi dan Wawancara

Bab III. Metode Penelitian

DAFTAR PERTANYAAN EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT KE-2 (ACQUIRE AND IMPLEMENT)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Sumber Data. Sumber data penelitian terdiri atas sumber data sekunder dan primer data sekunder.

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN. dengan misi menyediakan software yang bermutu tapi terjangkau oleh

Mengelola Informasi Pemasaran

METODE-METODE PENGUMPULAN DATA

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) LABUHAN BATU

BAB I LATAR BELAKANG KULIAH KERJA PRAKTEK. 1.1 Alasan Ketertarikan Terhadap Obyek Kuliah Kerja Praktek

IFA HANIFAH MISBACH, S.Psi, Psikolog UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN

pertama di lapangan. Dalam penelitian ini, untuk mengetahui informasi terkait strategi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Materi siklus II. Macam-Macam Wawancara. 1. Wawancara Tidak Terstruktur/Tidak Terpimpin

META TOR KEGIATAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI TAHUN KEMENKO POLHUKAM

PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT MENGGUNAKAN METODE WARD DAN PEPPARD (STUDI KASUS BANK BPR JAWA TIMUR)

PROSES WAWANCARA. Penjelasan Materi 15/04/2016

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

KUESIONER PENELITIAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PEMAKAI SISTEM E.D.I DI PELABUHAN LAUT TANJUNG PRIOK

BAB III METODE PENELITIAN. Obyek dalam penelitian ini adalah pelaporan Corporate Social

BAB. II. RISET PEMASARAN DAN SISTEM INFORMASI PEMASARAN SISTEM INFORMASI PEMASARAN ARTI SISTEM INFORMASI PEMASARAN (SIP)

KUESIONER Analisis Efektifitas Knowledge Management System pada KAP Siddharta Siddharta & Widjaja

Beberapa Teknik Fasilitasi* *Mengacu pada bahan bacaan yang disusun Dani Wahyu Munggoro dan Budhita Kismadi atas budi baik Bp.

Tata Tulis dan Komunikasi Ilmiah

Metodologi Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

Sumber dan Teknik Pengumpulan Data

LAMPIRAN 1. Kuesioner KUESIONER PT. MERPATI NUSANTARA AIRLINES PERSPEKTIF ORIENTASI PENGGUNA

BENTUK BENTUK WAWANCARA Berdasarkan bentuk kegiatan yang dilakukan, wawancara dapat dibedakan : Man in the street interview

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah cara melakukan suatu kegiatan untuk mencari,

III. METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif

Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Pengelolaan Strategik SI/TI

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN. PT MNC (Media Nusantara Citra) adalah sebuah perusahaan yang bergerak

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN. Kesimpulan dapat dideskripsikan dalam bentuk tabel yang menunjukan. yang dihadapi dengan sistem yang dibuat (tabel 5.

JUDUL PROPOSAL (MAKSIMAL 12 KATA)

Modul ke: Produksi Berita TV. Wawancara Dalam Berita TV. Fakultas Ilmu Komunikasi. Program Studi Broadcasting.

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan

BAB 3 METODE PENELITIAN

Sebelum dihidangkan, masakan anda perlu diketahui rasanya. Apa yang harus anda lakukan? Mencicipi, artinya mengambil. yang akan dihidangkan

III. METODE PENELITIAN. dalam mengolah dan menyimpulkan serta memecahkan suatu masalah.

TUGAS PENDAHULUAN MODUL

BAB III METODE PENELITIAN. langkah-langkah yang antara lain : pendekatan penelitan, penentuan objek

Tugas Etika Profesi. Nama : Fabiola Ratih P.U NPM : Kelas : B. Jenis-jenis Profesi di bidang IT :

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. permasalahan yang terjadi di kantor tersebut. Waktu penelitian dimulai dari akhir

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB 3 OBJEK DAN DESIGN PENELITIAN

Format Aitem. Pernyataan dengan Pilihan Pertanyaan. Gambar-gambar atau figur-figur sebagai stimulusnya

Scale Variance if. Cronbach s Item Deleted. Item Deleted. Deleted X1.916 X X X X X6 117.

BAB III METODE PENELITIAN. disusun sedemikian rupa sehingga peneliti akan memperoleh jawaban untuk

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 3 PERUMUSAN OBYEK PENELITIAN. pertambangan di Halmahera Timur, Buli. PT. Sinar Putih Cemerlang didirikan oleh

SILABUS DAN SAP Berdasarkan KKNI September SILABUS METODE PENELITIAN Dosen: Sihar Tambun, SE, M.Si, Ak.

Transkripsi:

BAB VII METODE PENGAMBILAN DATA Buku: Research Methods for Business, Uma Sekaran, John Wiley & Sons, New York, 1992 Dosen: Arrianto Mukti Wibowo Metode pengambilan data: 1. interview tatap muka 2. interview via telepon 3. interview lewat e-mail 4. personally administered questionnaires 5. kuesioner lewat e-mail dan telepon 6. observasi, bisa dengan mencatat atau dengan alat rekam seperti video 7. membaca dokumen yang sudah ada Dimana? Dimana saja Sumber data Bisa primer dan bisa sekunder. Primer: ambil data langsung ke sumber data Sekunder: dari bacaan, seperti: - catatan perusahaan - publikasi pemerintah / lembaga - tulisah berupa analisis pakar - media research: koran, majalah - publikasi ilmiah Wawancara Wawancara tidak terstruktur Tidak perlu membawa panduan wawancara. Cukup ngobrol saja. Berguna untuk mendapatkan kesan awal atau rasa. Kalau perlu, untuk mendapatkan rasa dalam organisasi itu, sebaiknya kita mewawancarai tidak hanya pimpinan saja, tetapi pegawai pada berbagai tingkatan. Misalnya, Bisakah bapak bercerita sedikit mengenai bagian IT perusahaan ini, misalnya sejarahnya, apa yang dilakukan, dsb? Atau apa yang Bapak bisa ceritakan mengenai bagian IT yang Anda pimpin ini? Interviewer harus bisa menggali, misalnya Maksud bapak bagaimana? 1

Dibandingkan dengan bagian lain dari organisasi ini, seberapa besar peranan divisi IT ini? Kalau interviewee hanya cerita yang bagus-bagus saja maka pancing lagi, Wah nampaknya canggih aplikasi yang dikembangkan oleh divisi IT Anda? Namun apakah kecanggihan aplikasi baru itu tidak menimbulkan masalah pada sisi user, Pak? Ingat pertanyaan untuk bawahan bisa sangat berbeda dengan atasan. Misalnya kita mungkin bisa mendapatkan gambaran kepuasan kerja karyawan TI dari para staf TI, bukan manager-nya. Jangan lupa membuat catatan-catatan kecil! Wawancara terstruktur Dilengkapi dengan panduan wawancara. Tips dalam Wawancara Bias, yakni terjadinya eror atau ketidakakuratan data yang diambil. Penyebabnya bisa interviewer dan interviewee. Bias oleh interviewer: - tidak ada kepercayaan interviewee kepada interviewer - interviewer baik sengaja atau tidak, menyebabkan interviewer menjadi condong terhadap jawaban tertentu. Bias oleh interviewee: - tidak memberikan data sebenarnya, karena merasa lebih enak kepada interviewer kalau memberikan jawaban normatif - kalau tidak mengerti pertanyaannya, maka jawaban asal-asalan - lagi sibuk atau lagi nggak mood Beberapa tips dalam wawancara: a. Funneling: broad to narrow b. Pertanyaan tidak bias c. Harus ada klarifikasi terhadap hal yang tidak jelas d. Membantu responden untuk memikirkan isu, mungkin dengan rephrase pertanyaan e. Mencatat! Bisa juga dengan rekaman Pembuatan Kuesioner Ada beberapa tips: 1. Isi dan Tujuan dari Pertanyaan Harus merujuk pada konsep yang akan diteliti. 2. Pembahasaan pertanyaan 2

Kadang-kadang ada suatu istilah yang sulit dimengerti responden. Misalnya menanyakan mengenai istilah teknis kepada responden yang hanya casual user. Misalnya Apakah koneksi TCP/IP di workstation Anda sering mengalami congestion? 3. Pertanyaan terbuka vs pertanyaan tertutup Pertanyaan terbuka misalnya, Apa jenis layanan yang disediakan oleh IT Department kantor Anda? Pertanyaan tertutup misalnya, Apa jenis layanan yang disediakan oleh IT Department kantor Anda? SQL query report Help desk & PC troubleshooting Custom program development Corporate anti virus & security monitoring Keuntungan pertanyaan tertutup: - responden bisa menjawab cepat Kelemahan pertanyaan tertutup: - kalau jawaban tidak lengkap bisa mis-informasi - kalau jawaban ada yang overlap, maka responden bisa bingung Ada solusi yang menggabungkan pertanyaan tertutup dan terbuka, tapi bagian yang terbuka harus di-code ulang saat pengolahan data. 4. Positive & negatively worded question Dalam membuat pertanyaan, sebaiknya ada pertanyaan yang negatif. Maksudnya kalau kita bertanya secara positif terus, mungkin responden aka menjawab Sangat setuju terus menerus (dalam skala Likert misalnya). Ini perlu dilakukan agar menghindari responden cenderung mengisi ujung tertentu saja dari suatu kuesioner. Tetapi jangan buat kalimat yang doble negative atau multiple negative misalnya Apakah anda menolak pendapat bahwa dengan tidak melakukaan proses requirement berarti tidak mengancam manajemen pengembangan software? 5. Double barreled question Dalam 1 pertanyaan harus hanya ada 1 hal yang ditanyakan, tidak boleh ada 2 pertanyaan. Contoh yang salah, Apakah sistem pergudangan dan sistem procurement di perusahaan Bapak sudah menggunakan sistem informasi? 6. Ambigous question Pertanyaanya sumir atau tidak jelas. Hal ini bisa disebabkan: - konsep tidak di-operasionalisasikan - memang tidak mengerti konsepnya sehingga pertanyaannya tidak jelas - memang bego bikin pertanyaanya, - bisa multiple context konteks harus jelas! Contoh yang salah, Bagaimana privasi di tempat Anda? 3

7. Recall Dependant Questions Hati-hati bias karena sang responden tidak bisa mengingat hal-hal yang sudah lama. Mungkin lebih baik cari data dari dokumen-dokumen perusahaan yang diarsipkan. 8. Leading Question Jangan sampai pertanyaan dapat mempengaruhi opini responden. Misalnya, Wah dengan kinerja mini computer kuno yang sedemikian lambat, tentu sangat menjengkelkan ya? Apa Anda tidak mau beli yang baru? 9. Loaded Question Lihat di buku, mirip dgn no.8 10. Social Desireability Orang akan menjawab sesuai norma yang ada dalam masyarakat/komunitas atau jawaban yang kira-kira diinginkan oleh orang umum. Misalnya, Apakah menurut Bapak IT diperlukan dalam perusahaan Bapak? 11. Panjang pertanyaan Sebaiknya pendek-pendek saja. 12. Sequencing of question - funneling - pertanyaan yang paling mudah ke pertanyaan yang paling sulit - untuk cek reliability, dengan menanyakan hal yang sama dalam pertanyaan yang berbeda, jarak pertanyaan harus jauh 4

BAB VIII SAMPLING Untuk MTI pada umumnya, perlu mengetahui 2 jenis sampling yang termasuk kategori Purposive Sampling : 1. Judgement sampling: pertimbangan memilih responden berdasarkan pertimbangan dari peneliti 2. Quota sample: membatasi jumlah sample dalam penelitian. 5