Refining Key Resources and Partnerships week 12 (11 Mei 2016):

dokumen-dokumen yang mirip
Tuangkan Ide Bisnis mu di Business Model Canvas

PENGANTAR BISINIS INFORMATIKA. Komang Anom Budi Utama, SKom

Key Ac;vi;es week 11 (4 Mei 2016): Champion s BMC Airplane Factory Simula;on

BMC Summary and Simple Example for E2

WEEK 5 1 st IDEATION BRAINSTORMING and BMC INSPIRATION FOR RIGHT BLOCKS REFINING

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

RANGKUMAN BMC DALAM BAHASA INDONESIA

Discovery Phase week 2 and 3: Champion s BMC Benchmarking and SWOT

BAB II BUSINESS CANVAS

UJIAN AKHIR SEMESTER

BAB II LANDASAN TEORI

ANALISA PENERAPAN BUSINESS MODEL CANVAS PADA TOKO MOI COLLECTION

BAB II LANDASAN TEORI

MENGENAL BUSSINESS MODEL CANVAS (BMC) DALAM DUNIA START UP

BUSINESS MODEL CANVAS

Menyusun Model Bisnis dengan Puzzle (1/2)

PENGEMBANGAN BISNIS PADA DEPOT DAHLIA MENGGUNAKAN BUSINESS MODEL CANVAS

BAB V KESIMPULAN. V.1 Kesimpulan Model Bisnis Distro Dista. Distro merupakan industri kreatif yang dijalankan oleh anak muda

a home base to excellence Mata Kuliah : Rancangan Bisnis (Kewirausahaan Lanjut) Kode : LSE 304 Review BMC Pertemuan - 1

BAB 3 FINAL DESIGN OF BUSINESS MODEL

PLANNING- IMPLEMENTATION- REFINING CYCLE STAGE week 6 EMPHATY MAP FOR BMC S RIGHT BLOCKS REFINING

RANGKUMAN BMC DALAM BAHASA INDONESIA

Refining Phase week 14: Finance for Start- ups and Bootstrapping

LAMPIRAN 1 DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA BUSINESS MODEL. business model canvas untuk melihat kondisi instansi saat ini :

BAB II LANDASAN TEORI

CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT UNTUK MEMENANGKAN PERSAINGAN BISNIS

serta kemampuan membangun volume sales yang banyak - Kemampuan menciptakan switching cost yang mengikat konsumen

BAB II LANDASAN TEORI

BAGIAN 4 STRATEGI BISNIS ECERAN (RETAIL MARKET STRATEGY)

BAGIAN 4 STRATEGI BISNIS ECERAN (RETAIL MARKET STRATEGY)

BAB III BUSINESS MODEL CANVAS

BAB III BUSINESS MODEL CREATION

BAB III DESAIN AKHIR

Kewirausahaan 1. Mengetahui Peluang dan Memilih Jenis Usaha. Henry Mappesona, MSc. Modul ke: Fakultas Ekonomi. Program Studi ausahaan

BAB I PENDAHULUAN. Republika.co.id, Jakarta)

DAFTAR ISI. 1.1 Latar Belakang Rumusan Masalah Pertanyaan Penelitian Tujuan dan Kegunaan Penelitian 11

BAB 2 VALUE PROPOSITION

Entrepreneurship and Inovation Management Berisi : Pengertian Business Plan Format Business Plan

BAB II VALUE PROPOSITION

ANALISA PROSES BISNIS

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan pada Bab IV dan diperoleh hasilnya, maka

Teori Ketergantungan Terhadap Sumber Daya (Resource Dependence Theory)

BAB III METODOLOGI. Market Assessment. Marketing Strategy. Business Plan. Conclusion

Enterprise Resource Planning

STRATEGI RANTAI PASOKAN

BAB 3 FINAL DESIGN OF BUSINESS MODEL

LAMPIRAN 1 LEMBAR KUESIONER PEMBOBOTAN SWOT. Kuesioner ini digunakan untuk mendapatkan nilai yang nantinya berpengaruh terhadap

BAB 3 METODOLOGI. 1. Identifikasi business model saat ini : dimana penulis akan malakukan

PANDUAN UAS PAMERAN dan LAPORAN E2 GENAP

BAB 2 LANDASAN TEORI

Road to PMW UB. Nadiyah Hirfiyana Rosita, MM.

Pembahasan Materi #11

PENGANTAR E-BUSINESS

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek penelitian Sejarah Resto Rumah Soto Padang Gambar 1. 1 Logo Resto Rumah Soto Padang

Analisis industri..., Hendry Gozali, FE UI, 2009 Universitas Indonesia

Bab 9 KONSEP e SUPPLY CHAIN DALAM SISTEM INFORMASI KORPORAT TERPADU

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

BUSINESS MODEL CANVAS PADA UD SVASTIKA JAYA

PENGEMBANGAN BISNIS BABAL AKI DENGAN SISTEM INFORMASI DAN PERLUASAN JARINGAN TUGAS AKHIR DESYANA

DESKRIPSI MODEL BISNIS PADA PT JOYO BEKTI INDAH MENGGUNAKAN BUSINESS MODEL CANVAS

BAB 1 LATAR BELAKANG

Pembahasan Materi #2

Market Development. Produk lama/sedikit modifikasi, wilayah atau segmen pasar baru.

BAB I PENDAHULUAN. Hongkong, dan Australia. Selama periode Januari-November 2012, data

PERANCANGAN BUSINESS MODEL CANVAS EUNIQE PICNICROLL

BAB I PENDAHULUAN. baik internal maupun eksternal untuk melakukan inovasi dalam. mengembangkan produk dan servisnya. Bank diharapkan dapat merespons

BAB 4 HASIL PENELITIAN

BAB III BUSINESS MODEL

KONSEP SISTEM INFORMASI

BAB I PENDAHULUAN. mampu bersaing dalam mencapai tingkat kompetitif jangka panjang. Untuk

BAB III BUSINESS MODEL CANVAS

Internal Value Chain Starbucks

FORMULASI BUSINESS MODEL CANVAS PADA SIFU PUDDING CREAM JAKARTA

Bab I Pendahuluan. Willcocks [24] membagi pendekatan outsourcing dibagi menjadi empat:

BAB 1 LATAR BELAKANG

ANALISIS MODEL BISNIS KANVAS GEPREK EXPRESS SAMARINDA

Kotler Keller. Marketing Management. Donald Picauly, S.E., M.M.

Penerapan Bisnis Model Kanvas Dalam Penentuan Rencana Manajemen Usaha Jasa Pengiriman Dokumen Di Denpasar

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Level-Level strategi Internasional

THE VISIONING PHASE PART 2

BAB V KESIMPULAN. HOMÉ merupakan sebuah e-commerce produk home & living yang berfokus pada

Modul Latihan Penyusunan Model Bisnis

BAB 2 LANDASAN TEORI

BUSINESS TECHNOLOGY INCUBATION CENTER

Week 7 Materi Kelas Channel (Online) dan Persiapan UTS

I. PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Industri properti di Indonesia walaupun mengalami guncangan pada tahun

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM)

MODEL BISNIS COLLEGES NEED MENGGUNAKAN PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN. Kesimpulan yang didapat dari analisis adalah :

BAB VI KESIMPULAN. photography, wedding, bahkan ATPM yang ingin launching mobil. terbaru, kegiatan komunitas mobil dan sebagainya.

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN. Relationships, Channel, Customer Segments, Cost Structure, dan Revenue Stream.

Transkripsi:

Refining Key Resources and Partnerships week 12 (11 Mei 2016):

Learning Outcomes week 12 dan 12a Team mampu mengembangkan desain blok key partnership dan key resources BMC dengan menggunakan feedback and development tools Team mampu mengimplementasikan rencananya tersebut sambil mengembangkan high resolution prototype untuk persiapan UAS

Indikator penilaian 1. Konsep/ alasan logis yang mengkaitkan pengembangan key resources dan partnershipnya dengan: Kebutuhan implementasi dari blok lain di BMC team. Hasil evaluasi team terhadap key resources dan partnership versi UTS (alat evaluasi: SWOT dan Detail BMC) 2. Keunikan pengembangan key resources dan key partnership 3. Kelengkapan rencana pengembangan misal: daftar calon suplier, daftar calon partner, calon lokasi dll

Rundown week 12 Presensi dan persiapan (10 menit) Team mentoring PR Key Activities Refining (60 menit) Penjelasan Refining Key Resources (KR) and Partnership (KP) (20 menit) Diskusi dan mentoring rencana Refining KR dan KP dengan mencoba mengisi SWOT dan Detail worksheet (4.2 dan 2.3) blok KR dan KP (50 menit) Penjelasan PR 12a: (10 menit)

Step by step Refining Key Partnership and Resources Refresh KP and KR inspiration Evaluate your KP and KR using BMC SWOT and Detail Design or develop your KP and KR

Refresh Key Resources InspiraHon

Blok Key Resources Key Resources mendeskripsikan sumber daya yang paling penting yang dibutuhkan sebuah perusahaan untuk bisa mengoperasikan semua bloknya. Sumber daya utama (SDU) ini bisa berupa SDU intelektual (Intellectual), SDU fisik (physical), SDU finansial (financial) dan SDU manusia (Human).

Contoh Physical Resources for Indirect Channel in awareness to delivery phase berupa store/ toko/ outlet/ booth/ pop-up store, foodtruck Entrepreneurship 2, FEH, Universitas Ciputra, 2016

Human Resources Sales Forces Staff Labour Network Designer/ Artist Therapist Financial Resources Bank loan Family loan Shares Crowd funding

INTELLECTUAL KEY RESOURCES Intellectual Lisensi Resep rahasia keluarga Brand Patent Copyright Legal Software or Applications

Refresh Key Partnership InspiraHon

Blok Key Partnership Key Partnership adalah partner utama dari luar organisasi yang sangat dibutuhkan untuk beroperasi. Motivasi yang mendasari untuk berpartner ada tiga yaitu untuk mengoptimalkan skala bisnis, mengurangi resiko dan ketidakpastian atau mengakuisisi aktifitas dan sumber daya tertentu yang dibutuhkan. Berdasarkan jenis motivasi, pebisnis bisa menentukan siapa yang tepat dijadikan partner dan peran apa yang akan dijalankan oleh partner tersebut. Type partnership dengan non kompetitor disebut strategic alliance, dengan kompetitor disebut co-opetition, dengan penyedia disebut buyer-supplier, menggabungkan dua perusahaan menjadi satu disebut joint-venture

Konsep Partnerships Strategic alliances Co-opetition Joint-Ventures Buyer-Supplier Relationships

Tujuan Key Partnerships (Osterwalder 2010) Optimization and Economy of Scale Sebagian besar organisasi berfokus pada hal yang paling penting, biaya. Ada yang berfokus pada penghematan biaya dengan mengoptimalkan alokasi sumber daya atau kegiatan mereka. Ini adalah motivasi yang paling umum bagi orang untuk masuk ke dalam kemitraan dengan jenis yang berbeda. Ketika mencari efisiensi dalam perusahaan atau mengoptimalkan rantai produksi, bermitra dapat membantu mencapai tujuan ini. Tidak realistis untuk berpikir, sebagai pengusaha bisa memiliki sumber daya untuk melakukan semua aktivitas. Kemitraan kebanyakan organisasi memberikan kemampuan untuk berbagi infrastruktur mereka atau outsourcing beberapa kegiatan untuk lebih menghemat biaya. Contoh Daihatsu dan Toyota bergabung untuk menghasilkan produk mobil murah.produk ini tampak hampir sama kecuali pada bagian chassis dan beberapa detail internal and external.

Tujuan Key Partnerships (Osterwalder 2010) Reduction of Risk and Uncertainty Jika memiliki hubungan yang baik dengan key partner, Resiko yang melekat yang datang dengan melakukan bisnis sendiri dapat berkurang. Pasokan untuk bisnis juga akan lebih terjamin bukannya tergantung pada pemasok yang tidak menjadi mitra perusahaan. Banyak pesaing dapat membentuk kemitraan strategis untuk berbagi risiko membawa sesuatu yang baru ke pasar sementara masih bersaing di berbagai aspek dalam industri. Sebuah contoh dari hal ini adalah munculnya teknologi blu-ray yang dikembangkan bekerja sama dengan beberapa perusahaan elektronik terkemuka konsumen dan teknologi komputer dunia. Perkembangan teknologi ini mahal dan beberapa pesaing harus berkumpul dan memutuskan bahwa mereka semua akan menjual produk mereka didasarkan pada teknologi blu-ray; maka mereka perlu berkolaborasi untuk membuat teknologi blu-ray lebih dikenal. Kelompok ini bergabung tangan untuk membawa teknologi ke pasar massal tapi masih bersaing atas dasar berbagai produk mereka di pasar konsumen. Contoh lainnya adalah ponsel android.

Tujuan Key Partnerships (Osterwalder 2010) Acquisition of Particular Resources and Activities Jika ada hal-hal tertentu tidak dimiliki dan yang akan memerlukan investasi besar waktu, uang atau keduanya, key partner yang sudah memiliki hal ini dan infrastrukturnya akan datang sangat berguna. Model bisnis dapat menjadi gambaran yang luas dari berbagai kegiatan yang perlu berbagai kegiatan usaha atau sumber daya tak terbatas yang dibutuhkan untuk sebuah usaha agar berrhasil. Namun, sangat jarang untuk sebuah perusahaan baru untuk memiliki sumber daya atau kemampuan di tempat untuk memenuhi gambaran ditetapkan oleh model bisnis. Oleh karena itu, banyak perusahaan baru yang mulai perjalanan mereka dengan membentuk kemitraan yang memberi mereka akses ke sumber daya yang diperlukan atau proses yang mereka butuhkan, tetapi tidak dimiliki Contoh Heineken terkenal menciptakan hubungan yang sangat kuat dengan pemilik bar. Bahkan, Heineken sering berinvestasi di bar baru dengan menyediakan tidak hanya peralatan secara gratis tetapi juga berinvestasi dalam dekorasi bar. Sebagai imbalannya, bar menjual bir Heineken secara eksklusif. Oleh karena itu, Heineken mendapat pelanggan untuk bir mereka sementara pemilik bar dapat meminimalkan biaya mendirikan bisnis.

Key Partnerships Strategic Alliance Jalan Tol dan E Toll Card Share E Bank Muamalat dan Kantor Pos Co Opetition Daihatsu dan Toyota Android Phone Blu Ray Optimization and Economy of Scale Acquisition of Particular Resources and Activities Optimization and Economy of Scale Reduction of Risk and Uncertainty Acquisition of Particular Resources and Activities

Key Partnerships Joint Venture Nestle dan Indofood PT. Nestle Indofood Buyer Seller Optimization and Economy of Scale Acquisition of Particular Resources and Activities Optimization and Economy of Scale Reduction of Risk and Uncertainty

EVALUATE YOUR KP AND KR

Terjemahan key partnerships evaluation dari detail dan SWOT worksheet Apakah semua resource dan aktivitas kami harus kami punyai sendiri Apakah semua aktivitas kami harus kami lakukan sendiri? Seperti apa bentuk konsep partnership kami? Siapa Key Partner kami? Siapa key suppliers kami? Apakah ada key resources atau activities atau channels yang bisa kami dapatkan dari partner?

LANJUTAN: Terjemahan key partnerships evaluation dari detail dan SWOT worksheet Rencana kerjasama kami ada yang beresiko konflik Ada peluang untuk melakukan outsourcing Ada peluang untuk cross selling dengan partner Ada peluang untuk berkolaborasi untuk membantu kami lebih fokus Channel milik partner justru lebih bisa menjangkau market kami Ada partner yang bisa melengkapi value proposition kami Ada Resiko kehilangan partner, partner berkolaborasi dengan pesaing Kami terlalu tergantung pada partner kami

Terjemahan key resources evaluation dari Detail dan SWOT worksheet Resources apa yang dibutuhkan supaya value proposition kami berhasil? Resources apa yang dibutuhkan supaya channels kami berhasil? Resources apa yang dibutuhkan supaya customer relationships kami berhasil? Resources apa yang dibutuhkan supaya revenue stream kami berhasil? Key resources kami sulit atau justru mudah ditiru pesaing? Kebutuhan resources kami bisa diprediksi atau justru tidak bisa?

LANJUTAN: Terjemahan key resources evaluation dari Detail dan SWOT worksheet Apakah resources kami selalu bisa diandalkan diakses tepat waktu dan sesuai jumlah kebutuhan atau malah sebaliknya? Apakah kami bisa menggunakan resource lebih sedikit atau lebih murah dengan hasil yang sama? Apakah ada resource yang lebih baik disediakan oleh partner daripada kami sediakan sendiri? Apakah ada resource yang kurang bermanfaat/ dimanfaatkan? Apakah kami bisa menghadapi apabila sewaktu waktu ada ketidaktersediaan resource? Apakah ada resiko kualitas yang tidak stabil dari resource kami?

Tuliskan hasil evaluasinya sementara di dua worksheet tersebut. Diskusikan solusi pengembangannya dengan fasilitator. Susun rapi dalam laporan sesuai format yang diminta, kumpulkan sesuai tanggal yang diminta Sertakan dua worksheet terisi tersebut sebagai lampiran

PR week 12a Mengumpulkan PR Refining KP dan KR: Softcopy laporan dikumpulkan tanggal 17 Mei 2016 Hardcopy laporan dikumpulkan tanggal 18 Mei 2016. Format refining KP dan KR: Menggunakan cover laporan E2 ukuran A4, ada pembahasan konsep key partnership dan key resources yang baru beserta penjelasan alasannya, ada daftar dan data alamat/ kontak calon partner, supplier, beserta rincian physical, financial, human dan intellectual resources yang akan digunakan oleh team. SWOT dan detail yang diisi saat diskusi kelas week 12 disertakan sebagai lampiran. Membawa form pengeluaran yang sudah terisi 1. semua pengeluaran dari week 2 sd 13 2. rencana pengeluaran yang akan datang

Happy Refining!