Basic Quantum Teaching & Accelerated Learning

dokumen-dokumen yang mirip
Universitas Negeri Malang

BAB II LANDASAN TEORI. Slameto (2010:2), bahwa belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan

II. TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR DAN HIPOTESIS

BY: METTY VERASARI MENGENAL TIPE BELAJAR ANAK (AUDITORY, VISUAL, & KINESTETIK)

TINJAUAN PUSTAKA. seseorang dalam proses pembelajaran (Suparlan, 2004: 31). Di dunia

PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF

II. TINJAUAN PUSTAKA. Nasution (2008: 93) mengemukakan bahwa gaya belajar atau learning style

MENGENAL GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK. Oleh Mansur HR Widyaiswara LPMP Provinsi Sulawesi Selatan

BAB II KAJIAN TEORITIK. a. Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita

PEDOMAN OBSERVASI GAYA BELAJAR. Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Pengembangan Instrumen dan Media Bimbingan Konseling

MODALITAS BELAJAR. Nama : Faridatul Fitria NIM : Prodi/SMT : PGMI A1/ V. : Ringkasan :

Belajar yang Efektif dan Kreatif

PERSUASIVE SELLING TECHNIC. FREDDY LIONG,MBA,CBA, ACMC

Cara setiap siswa untuk berkonsentrasi, memproses dan menyimpan informasi yang baru dan sulit

ABSENSI SISWA DAFTAR ABSEN XI IPS-4 DAFTAR ABSEN KELAS XI IPS-3

Available online at Jurnal KOPASTA. Jurnal KOPASTA, 2 (2), (2015) 13-17

BAB II KAJIAN PUSTAKA

KUESIONER PENELITIAN. Gambaran Gaya Belajar Dan Indeks Prestasi Mahasiswa Akademi Keperawatan Sri Bunga Tanjung Dumai

Jurnal Akademis dan Gagasan matematika Edisi Ke Dua Tahun 2015 Halaman 45 hingga 53

BAB II KAJIAN PUSTAKA. siswa. Kemampuan seseorang untuk memahami dan menyerap pelajaran sudah

BAB II KAJIAN TEORI. 1. Kemampuan Representasi Matematis. a) Pengertian Kemampuan Representasi Matematis

KARAKTERISTIK DAN PERILAKU AWAL SISWA. Langkah-langkah sistematis pembelajaran secara keseluruhan terdiri dari:

BAB II KAJIAN TEORITIK

MYERSS BRIGGS TYPE INDICATOR

IDENTIFIKASI GAYA BELAJAR (VISUAL, AUDITORIAL, KINESTETIK) MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS BUNG HATTA

LEARNING STYLE INVENTORY SYSTEM BERBASIS FUZZY LOGIC UNTUK MENENTUKAN TIPE BELAJAR SISWA

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB 2 TEKNIK SNOWBALL THROWING DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA. Kiranawati (dalam /2007/11/19/snowballthrowing/)

Kelas 4 SDN 1 Selodoko. LAMPIRAN 1 Daftar Siswa SDN 1 Selodoko Kelas 3 SDN 1 Selodoko

Ketrampilan Memfasilitasi dan Mendengarkan

GUMGUM GUMILAR, S.SOS., M.SI Jurnalistik Fikom Unpad

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

JUDUL : Pembelajaran Dengan Multimedia

MEMAHAMI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK BAGI PENGEMBANGAN ASPEK SENI ANAK USIA DINI Oleh: Nelva Rolina

Psikologi Konseling. Psikologi Konseling. Psikologi Psikologi

PENERAPAN PEMBELAJARAN SAINS DENGAN QUANTUM TEACHING M.Gade*

KOMUNIKASI DAN WAWANCARA KLINIS

PROFESSIONAL IMAGE. Etiket dalam pergaulan (2): Berbicara di depan Umum, etiket wawancara. Syerli Haryati, S.S. M.Ikom. Modul ke: Fakultas FIKOM

BAB II GAYA BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR

KONSEP dan MAKNA BELAJAR Belajar dan Pembelajaran Tahun 2013

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil

Bab 2. Landasan Teori. Menurut Mathias dan Habein (Mathias & Habein, 2000:15), mempelajari huruf kanji

LAMPIRAN A. Angket Penelitian

TEKNIK PRESENTASI YANG BAIK

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Pengajaran yang banyak menggunakan verbalisme atau ceramah

Kata kunci : Gaya Belajar, Siswa Kinestetik, Hasil Belajar

FORUM DIKLAT Vol 13 No. 03 MENGENAL GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK AGAR PEMBELAJARAN MENJADI DINAMIS DAN DEMOKRATIS. Oleh : M. Hasan Syukur, ST *)

PERSIAPAN UNTUK PUBLIC SPEAKING

Interpersonal Communication Skill

KETERAMPILAN PEMIMPIN KELOMPOK S I T I R O H M A H N U R H A Y A T I

BAB II KAJIAN PUSTAKA. a. Pengertian Pembelajaran Langsung

Panduan Sukses Menjalani Assessment Centre. Copyright Andin Andiyasari Mei 2008

O u t l I n e. T P U & T P K P e n d a h u l u a n P e m b a h a s a n

ali muqoddas, S.Sn, M.Kom

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. seseorang sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungan dalam memenuhi

APLIKASI KOMUNIKASI NON-VERBAL DI DALAM KELAS

V. KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan temuan yang diperoleh dari hasil penelitian, didapat kesimpulan

This study entitled "Analysis of Student Learning Styles And Regular Featured In SMP N 2 Bangkinang"

DIRJEN PMPTK DEPDIKNAS.R.I YAYASAN PENGEMBANGAN PEREMPUAN DAN ANAK AMRIHSAE

BAB IV ANALISIS IMPLIKASI METODE CANTOL ROUDHOH TERHADAP KEMAMPUAN KEGIATAN BELAJAR MEMBACA DAN MENULIS ANAK DI LEMBAGA PENDIDIKAN PRA SEKOLAH ROUDHOH

BAB V HUBUNGAN MOTIVASI BERKOMUNIKASI DENGAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTAR ETNIS

BAB II KAJIAN TEORITIK. 1. Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis. menciptakan sesuatu yang baru, sebagai kemampuan untuk memberikan

TEKNIK PRESENTASI. Lantas, Bagaimana mempresentasikan proposal hingga hasil penelitian anda?

NAMA : INDANA MARDIANI NIM : KELAS : C PERANAN GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP

DASAR PRESENTASI. Kunci presentasi yang sukses adalah persiapan yang baik.

Komunikasi Interpersonal. Dwi Kurnia Basuki

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS MELALUI PENDEKATAN SAVI (SOMATIS, AUDITORI, VISUAL, INTELEKTUAL)

Pengertian Bentuk komunikasi yang dilakukan oleh individu, khususnya profesi (konselor, guru, relawan, rohaniawan) dalam membantu & mendampingi klien

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DENGAN PENERAPAN PENDEKATAN VISUAL AUDITORI KINESTETIK (VAK) Hafiz Faturahman MAN 19 Jakarta

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB IV ANALISIS DATA. sebuah penelitian, khususnya dalam penelitian kualitatif. Dalam sebuah

HypnoSelling: Hipnotis dalam Penjualan. Yassin

PROMOSI KESEHATAN. P. Lutfi Ghazali 1/22/2016

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk mencerdaskan kehidupan

BAB III METODE PENELITIAN

Tahap-tahap Tumbuh Kembang Manusia

copyright 2014 copyright KIAT CEPAT AKRAB

PRESENTASI ILMIAH. Oleh: Suci Sundusiah, M.Pd. Rika Widawati, S.S., M.Pd. Disampaikan dalam mata kuliah bahasa Indonesia

BAB V PENUTUP KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

KETERAMPILAN KONSELING : KLARIFIKASI, MEMBUKA DIRI, MEMBERIKAN DORONGAN, MEMBERIKAN DUKUNGAN, PEMECAHAN MASALAH DAN MENUTUP PERCAKAPAN

Perkembangan Emosi Anak

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 DATA DAN ANALISA. Untuk mempelajari perkembangan anak dari usia 2 tahun, ada baiknya

Cara Membaca Bahasa Tubuh

73 Perpustakaan Unika LAMPIRAN

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING

individu dengan lingkungannya (Sugihartono, 2007: 74).

Menstimulasi Kecerdasan Kinestetik dan Musikal pada Anak-anak Prasekolah

Pedoman Identifikasi Anak Autis. Sukinah jurusan PLB FIP UNY

II. TINJAUAN PUSTAKA. salah satunya adalah teknik Numbered Head Together (NHT). Menurut

KOMUNIKASI DAN ETIKA PROFESI

Transkripsi:

Basic Quantum Teaching & Accelerated Learning

Insight Institute Memulai Pengajaran/ pelatihan

Kunci Mulailah tepat waktu Perlakuan dengan semua audience

Membangun Hubungan baik Bangun kredibilitas anda. Outframe untuk audience yang expert (ahli) Reframe untuk audience yang enggan Lihatlah perbedaan kultur dan ikuti mereka. Gunakan Yes set

Latihan Pembukaan Pemanasan. Latihan untuk menaikkan kondisi mood. Belajar nama

Insight Institute Kondisi emosi peserta

Pembelajar bukanlah bejana kosong; dan training adalah dua arah. Hindari frame menyalahkan dan ambil tanggung jawab pribadi. Jika apa yang anda lakukan tidak berhasil, teruslah rubah sampai berhasil. Untuk menari kondisi belajar positif : Berikan contoh Berikan cerita Gunakan nada bicara Minta grup untuk berpindah. Berikan tugas Lakukan sesuatu yang dapat membangkitkan kondisi secara normal

Insight Institute Skill Presentasi

Communication Pie Bahasa Tubuh 55 % 7 % 38 % Nada dan Suara Kata-kata

Bahasa Tubuh Kontak mata Postur tubuh Gestur Jarak Suara Kata-kata Vocabulary Multi sensorys

Insight Institute Gaya Belajar

Representational System Ke-3 input VAK ini merupakan coding system otak untuk membuat peta mental Coding system ini disebut sebagai representational system (rep system)

3 Cara Mendeteksi Pref System

Kuisioner

Untuk setiap pertanyaan berikut ini, pilihlah angka untuk setiap kalimat. Gunakan sistem penilaian berikut ini untuk mengetahui pilihan anda. 4 = Sangat dekat menjelaskan diri anda 3 = Lebih dekat menjelaskan diri anda 2 = Dekat menjelaskan diri anda 1 = Sedikit menjelaskan diri anda

1. Saya membuat keputusan penting berdasarkan : Insting Mana yang terdengar paling bagus Apa yang terlihat terbaik untuk saya Mempelajari, selanjutnya menarik kesimpulan yang tepat dari masalah yang bersangkutan

2. Dalam argumentasi, saya lebih dipengaruhi oleh : Tinggi rendahnya suara seseorang Bisa atau tidak saya melihat argumentasi seseorang Logika dari argumen seseorang Bisa atau tidaknya saya merasakan kebenaran perasaan orang tersebut.

3. Saya sangat mudah untuk menunjukkan apa yang terjadi pada diri saya dengan: Cara saya berpakaian dan ekspresi wajah saya Perasaan yang saya utarakan Pilihan kata yang saya gunakan Tinggi rendah suara saya

4. Sangat mudah bagi saya untuk : Menemukan volume suara yang tepat dan men-set suatu stereo system Memilih secara cerdas point yang relevan mengenai suatu objek yang menarik Memilih furnitur yang paling nyaman Memilih kombinasi warna yang menarik

5. Yang paling sesuai dengan saya : Saya dapat mendengar suara-suara disekeliling saya dengan baik. Saya ahli dalam mengerti suatu data dan fakta-fakta baru Saya sangat sensitif terhadap suatu bahan/nyaman atau tidaknya suatu pakaian yang saya pakai Saya mempunyai respon yang sangat kuat terhadap warna dan bagaimana suatu ruangan di tata

Copi jawaban anda ke kolom dibawah ini sesuai dengan urutan yang anda isi 1 2 3 4 5 K= A= V= A= A= A= V= K= D= D= V= D= D= K= K= D= K= A= V= V=

No V K A D 1 2 3 4 5 Total

Ciri-ciri orang visual Rapi, teratur dan teliti terhadap detail Berbicara dengan cepat, berfikir dalam gambar Mementingkan penampilan, dalam hal pakaian Mengingat dengan melihat kata-kata dalam pikiran Mengingat yang dilihat / ditulis daripada yang didengar Pembaca cepat, lebih suka membaca daripada dibacakan Lebih suka menunjukkan daripada menceritakan Mengetahui apa yang dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata

Ciri-ciri orang Auditorial Berbicara kepada diri sendiri saat tertentu Mudah terganggu oleh keributan suara Menggerakkan bibir / mengucapkan saat membaca Senang membaca dengan keras untuk mendengar- kan sendiri Dapat mengulangi dan menirukan nada, irama Berbicara dalam irama yang terpola dan fasih Lebih ingat yang didengar daripada yang dilihat Suka berbicara / berdiskusi & menjelaskan panjang lebar Sulit membayangkan

Ciri-ciri orang Kinestetik Berbicara dengan perlahan dan biasanya dengan perasaan Menanggapi perhatiaan fisik / menyentuh untuk perhatian Berdiri dekat ketika berbicara dengan orang Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca Tidak dapat duduk diam utnuk waktu lama Mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca Biasanya tulisannya jelek

1. Memperhatikan Predikat Pernahkah Anda mendengar kata-kata ini: Tampaknya itu cocok untukku, Kedengarannya itu cocok untukku Rasa-rasanya hal itu berat bagiku Kalimat semacam itu merupakan petunjuk kecenderungan cara berfikir seseorang Perhatikan predikatnya! Tampaknya Visual Kedengarannya Auditorial Rasa-rasanya Kinestetik

VISUAL Nampak Pandangan Melihat Nyata Visi Pamer Ruang lingkup Seindah lukisan Samar Dalam cahaya Gemerlapan Mata hati Citra diri mirip AUDITORIAL Mendengar Berirama Menyuarakan Jelas Diungkapkan Mengatakan Menyeru Harmoni Pesan Percakapan Tegas Terus terang Mengoceh merdu KINESTETIK Rajin Mempersingkat Rahasia Sangat rapi Merasakan / terasa Berhubungan / kontak Menangkap alur Bertahanlah Datar saja Berat sekali Hancur berantakan Ringan tangan Pemarah halus

2. Memperhatikan Bahasa Tubuh Visual Banyak menggerakkan tangan di sekitar depan atas badan Gerakkan tangan ingin menggambarkan sesuatu Cara bicara cepat (berfikir dalam gambar) Auditorial Gerakan tangan sedang, di sekitar depan perut atas Cara bicara menggunakan intonasi, nada, jeda yang serasi Kinestetik Jarang sekali menggerakkan anggota badan Bicara penuh perasaan, lambat.

3. Memperhatikan gerakan mata Arah mata menunjukkan bagian otak yang diakses Frekuensi akses menunjukkan cara berfikir yang dominan

Memfasilitasi dengan VAK

Dengan apa Anda memancing Ikan?

Menyamakan Cara Berfikir (Pacing) Orang menyukai cara berfikirnya sendiri Mudah menjelaskan sesuatu jika sesuai dengan cara berfikir lawan bicara Lawan bicara lebih mudah mengerti Tidak harus menerjemahkan ulang pada cara berfikirnya Contoh Orang Visual akan lebih senang dan mudah mengerti jika sesuatu dijelaskan secara visual

Memfasilitasi orang visual Kunci Kata-kata Fisiologis Suara Peraga : perlihatkan, kurangi bercerita : Memperlihatkan, jelas, melihat, bagus, gambar, perspektif : Buatlah gambaran di kertas atau di udara dengan kedua tangan saat bicara : Cepat : Brosur, grafik, gambar-gambar, slide, usahakan berwarna-warni

Memfasilitasi orang Auditorial Kunci Kata-kata Fisiologis Suara Peraga : Tekankan sisi auditorial dari konsep yang disampaikan : Menyatakan, kedengarannya, suara, membicarakan, kesaksian : Ciptakan irama badan sesuai dengan ritme kata-kata yang Anda ucapkan : Ritmis, berintonasi, rima kata : Musik, kaset, bunyi-bunyi pendukung cerita, singkatan jembatan keledai

Memfasilitasi orang Kinestetik Kunci Kata-kata Fisiologis Suara Peraga : Beri kesempatan mereka mencatat, meraba, menyentuh, mencium : Merasa, menangkap, memegang, menangani, memijit, kasar, kental : Suasana pembicaraan harus tenang. Sentuhan Anda akan menarik perhatiannya : Dalam : Buku, brosur atau sesuatu yang bisa dipegang, dipraktekkan.

Aplikasi VAK dalam Presentasi Kelompok Asumsikan peserta terdiri dari semua VAK Gunakan predikat VAK secara merata VAK tidak merata menyulitkan peserta tertentu (terutama audien type K) Menjawab pertanyaan, sesuaikan VAKnya Perhatikan juga mayoritas peserta

Insight Institute Menghadapi orang sulit

Cara menghadapi orang sulit Fokus pada perilaku, bukan pada orang. Tetaplah dalam posisi bersumber daya. Menghindari resistent jauh lebih mudah daripada menanganinya. Hormati semua sudut pandang dan hindari debat. Miliki rencana seandainya kasus terburuk terjadi. Arahkan komentar untuk topik yang didiskusikan Permudah pertanyaan atau pernyataan yang komplek Tujuan kelompok lebih penting daripada tujuan individu.

Pertanyaan Kualitas dari pikiran kita direfleksikan dari kualitas pertanyaan yang kita ajukan. Meta question : Pertanyaan apa yang paling bagus untuk dilontarkan saat ini?

Menjawab pertanyaan : Dengarkan pertanyaan atau maksud dibalik pertanyaan tersebut. Jangan menjawab pertanyaan tertutup. Perhatikan apa yang ada dibalik pertanyaan tersebut. Pertanyaan terbuka adalah untuk mencari informasi. Kalau anda mengetahui, katakan. Tapi kalau anda tidak mengetahui, lemparkan kepada audience. Perjelas tujuan dari pertanyaan. Kalau tidak jelas, mintalah klarifikasi. Kalibrasi fisiologi untuk mengetahui ketika pertanyaan atau grup telah puas dengan jawaban.

Insight Institute Penutupan

Langkah Penutupan Untuk menyediakan informasi mundur, pengaruh emosional, penyatuan, future pacing dan penutup. Mundur kembali secara sistematis menggunakan tampilan dan asosiasi yang telah dibuat. Gunakan pengaruh emosi, antara lain melalui : Mental rehearsal Guided relaxation Future Pace Rayakan, dan ucapkan terima kasih kepada audience, buat beberapa pengumuman dan tutup.

Selesai