RENCANA PEMBELAJARAN

dokumen-dokumen yang mirip
RENCANA PEMBELAJARAN

RENCANA PEMBELAJARAN

RENCANA PEMBELAJARAN

RENCANA PEMBELAJARAN

RENCANA PEMBELAJARAN

BAHAN KAJIAN (Materi Ajar)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

pendidikan seni tersebut adalah pendidikan seni rupa yang mempelajari seni mengolah kepekaan rasa, estetik, kreativitas, dan unsur-unsur rupa menjadi

Pengembangan Modul Mata Kuliah Aksesori Busana Program Studi Pendidikan Teknik Busana

MATERI AJAR & KONTRAK PERKULIAHAN A. MATERI AJAR & TUGAS: KRIYA KULIT I,

1. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

BAB I PENDAHULUAN. gagasan, ekspresi atau ide pada bidang dua dimensi.

ISSN : Vol. 5, No. 2, Desember

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI SILABUS MATA KULIAH : GAMBAR ORNAMEN FRM/FBS/19-00 Revisi : Juli 2008 Hal

SILABUS MATA KULIAH : SENI LUKIS I. Semester I Judul Praktek Jam Pertemuan

KONTRAK KULIAH I. MANFAAT PERKULIAHAN

2015 PENCIPTAAN KARAKTER SUPERHERO SEBAGAI SUMBER GAGASAN BERKARYA SENI LUKIS

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penciptaan

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

SILABUS MATA KULIAH : GAMBAR BENTUK. Semester I Judul Praktek Jam Pertemuan

KONTRAK PERKULIAHAN. 1. Manfaat Matakuliah. Nama Matakuliah : Kriya Kulit II Kode Matakuliah : MKB 06203

Kontrak Perkuliahan/Pedoman Perkuliahan Mahasiswa DESAIN INTERIOR III MKB07103 PROGRAM STUDI DESAIN INTERIOR JURUSAN DESAIN ISI SURAKARTA

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN NIRMANA II

BAB III PROSES PENCIPTAAN KARYA. memberikan ingatan segar kembali akan pengalaman-pengalaman kita dimasa

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

BAB V KESIMPULAN. Berdasarkan uraian pada bab-bab sebelumnya, kiranya. telah cukup menjawab berbagai permasalahan yang diajukan

RENCANA PROSES PEMBELAJARAN MATA KULIAH KRIYA LOGAM I

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN NIRMANA II

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

BUKU TUTORIAL PEMBUATAN WAYANG BEBER KERTAS KORAN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM EKONOMI KREATIF DI SURAKARTA

SOAL PENGAYAAN A. FLORA, FAUNA DAN ALAM BENDA

SILABUS DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN

JURUSAN PENDIDIKAN SENI TARI Alamat: Karangmalang, Yogyakarta (0274) , Fax. (0274) http: //

RPP ORNAMEN II (hasil revisi)

KARYA ILMIAH : KARYA SENI MONUMENTAL

BAB III METODE PENCIPTAAN. Batik Lukis (Batik Tulis) diajukan konsep berkarya. Pada dasarnya, manusia baik

KONTRAK PEMBELAJARAN. : Ariesa Pandanwangi, M.Sn. Hari Pertemuan/ Jam : / Tempat Pertemuan : Ruang Teori 1

BAB III PROSES DAN TEKNIK PENCIPTAAN

SILABUS KHAT WA IMLA AR102

PROGRAM STUDI S1 - SENI KARAWITAN PROGRAM STUDI S1 - SENI PEDALANGAN

BAB III PROSES DAN TEKNIK PENCIPTAAN. kebenaran, hal ini terkait sekali dengan realitas.

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Mata kuliah Kriya Tekstil dan Batik III ini merupakan mata kuliah lanjutan dari Kriya

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATA KULIAH: GAMBAR ANATOMI. Semester Judul Praktek Jam pertemuan

PROSES PEMBELAJARAN MATA KULIAH DRAWING 2 SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2012/2013

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATA KULIAH : FIKSI

BAB III METODE PENCIPTAAN. cm, karya ke dua berukuran 120 cm X 135 cm, karya ke tiga berukuran 100 cm X

Deskripsi Perkuliahan

RENCANA PEMBELAJARAN MATA KULIAH FESYEN DASAR PROGRAM STUDI BATIK JURUSAN KRIYA

III. PROSES PENCIPTAAN

AKTIVITAS SEHARI-HARI DI RUMAH SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

JADWAL KULIAH SEMESTER GENAP JURUSAN KRIYA SENI TAHUN AKADEMIK 2011/2011 FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN INSTITUT SENI INDONESIA (ISI) SURAKARTA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

SILABUS. Apresiasi Bahasa dan Seni BS300. Drs. Dudung Gumilar, M.A., M.Sc.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Seni Budaya dalam Kurikulum 2013 dirumuskan untuk mencakup

LAPORAN AKHIR PENELITIAN HIBAH BERSAING

Lampiran INSTRUMEN PENELITIAN PEDOMAN WAWANCARA

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

DKV-101 Gambar Bentuk

ISSN : Vol. 8, No. 1, Juli 2016

MATERI AJAR MK KRIYA KULIT I Prodi S1-Kriya Seni, Smt III, 4 Sks, FSRD ISI Surakarta Pengampu: Drs. Agus Ahmadi, M.Sn.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATA KULIAH : KOMPOSISI 2

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

BAB III. METODE PENCIPTAAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP 02)

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN NIRMANA II

STRUKTUR KURIKULUM TAHUN 2012 SENI RUPA (KONS. DESAIN KOMUNIKASI VISUAL) S1

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Kegiatan melukis realis merupakan bentuk ekspresi jiwa seseorang dalam

BAB I PENDAHULUAN. Batik buatan Indonesia sudah terkenal ke seluruh penjuru dunia. Artis

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penciptaan

III. METODE PENCIPTAAN. A. Implementasi Teoritik

Bagan 3.1 Proses Berkarya Penulis

DESKRIPSI KARYA SENI KRIYA BERJUDUL: PRADA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Bhineka Tunggal Ika

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. kebudayaan, maupun lingkungan kehidupan masyarakat. Alam dapat dikatakan. terpisahkan antara manusia dengan lingkungan alam.

ALFABET SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KARYA BATIK

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

BAB III METODE PENCIPTAAN

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

GAMBAR ORNAMEN. Dwi Retno SA., M.Sn

SOAL UAS SENI BUDAYA KLS XI TH Kegiatan seseorang atau sekelompok dalam upaya mempertunjukan suatu hasil karya atau produknya kepada

III. METODE PENCIPTAAN. A. Implementasi Teoritis

BAB I PENDAHULUAN. banyaknya kosmetik yang tersedia. Spesifikasi produk kosmetik juga menjadi

VISUALISASI PERMAINAN BONEKA DALAM KARYA SENI LUKIS

III. METODE PENCIPTAAN TOPENG SEBAGAI TEMA DALAM PENCIPTAAN KARYA SENI RUPA. A. Implementasi Teoritis

I. PENDAHULUAN. pengalaman dan pengamatan penulis dalam melihat peristiwa yang terjadi

mewujudkannya. Demikian halnya dengan pembuatan seni lukis prasi menggunakan alat yang

Transkripsi:

RENCANA PEMBELAJARAN MATA KULIAH : Teknik Seni Rupa Etnik SEM: IV KODE : MKB07109 SKS : 4 JURUSAN : SENI RUPA MURNI DOSEN : Drs. Henri Cholis, M.Sn KOMPETENSI : Mahasiswa mampu menciptakan karya seni lukis dengan media kertas, kain dan kaca menggunakan teknik dan metode lukis etnik, penekanan pada teknik pada seni lukis gaya Kamasan dan seni lukis wayang beber. (1) MINGGU KE (2) KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN 1 Mahasiswa mampu menjelaskan ruang lingkup pengertian Teknik Seni Rupa Etnik. (3) BAHAN KAJIAN (materi ajar) 1.Ruang lingkup teknik seni rupa etnik. 2.Pengertian tentang alat bahan dan proses untuk seni rupa etnik. 3. Kontrak perkuliahan (4) BENTUK PEMBELAJA RAN 1.ceramah 2.Tanya jawab (5) KRITERIA PENILAIAN (indikator) -Ketepatan jawaban terkait alat serta teknik dan proses garap 2 Mahasiswa mampu 1. Tentang Seni Lukis Wayang Beber. 1.ceramah - 10 10 (6) BOBOT NILAI

menjelaskan seni rupa etnik khususnya lukis Kamasan dan wayang beber. 2. Tentang Seni Lukis Kamasan. 3. Apresiasi tentang karya seniman yang bernuansa etnik. 2.Tanya jawab - Ketelitian proses pembuatan karya. - ketepatan aplikasi unsur rupa - dan estetik komposisi. 3-4 Mahasiswa mampu menjelaskan dan seni rupa etnik khususnya berkaitan dengan unsur unsur rupa dan strategi kreatifnya. Mengaplikasinnya lewat ornamen tema flora dan fauna. 1.Pengertian unsur unsur rupa : sawen, sawut, cecek,sungging. 2. Pengertian destorsi, stilasi, deformasi dan transformasi. 3.Komposisi seni rupa etnik. 4.Praktik membuat ornamen tema flora fauna. i -. - Ketelitian dan ketepatan merespon komposisi bidang- 10

5 Mahasiswa mampu melukis figur wayang beber sesuai karakter etniknya dengan media cat poster diatas kertas. 6 Mahasiswa mampu menggambar figur Kamasan sesuai karakter etniknya dengan media cat poster diatas kertas.. 1.Pengertian tentang karakter figur wayang beber. 2.proporsi dan anatomi figur wayang beber dan kamasan 3. Pewarnaan figur wayang beber. 4. Detail ornamen: busana, klat bahu, sumping dll. 5. Praktik melukis wayang beber. 1.Pengertian tentang karakter figur wayang Kamasan. 2.proporsi dan anatomi figur wayang Kamasan 3. Pewarnaan figur wayang Kamasan. 4. Detail ornamen: busana, klat bahu, sumping dll. 5. Praktik melukis wayang Kamasan. i 4.evaluasi Segi estetik dan -. ketepatan merespon karakter wayang beber.. ketepatan merespon karakter wayang 10

7-9 Mahasiswa mampu membuat membuat lukisan wayang beber sesuai dengan teknik lukis etnik. 1.Pengerian jagong wayang beber. 2. Komposisi tokoh utama dan 3. Detail ornamen dan ornamen 2. Praktik melukis wayang Beber satu jagonga. a. sket pada kertas. b. Coppy pada kain mori. c. Out line sket ( rancangan ) d. Pewarnaan figur figur. e. Pewarnaan Obyek f. Pewarnaan latar belakang. g. detail. h. Sentuhan akhir. beber. -Kelengkapan alat bahan. - ketepatan proporsi, komposisi,karakte r, teknik sungging sesuai dengan teknik melukis wayang beber. 10-11 Mahasiswa mampu membuat membuat lukisan wayang Kamasan sesuai dengan teknik lukis etnik. 1.Pengerian adegan wayang Kamasan. 2. Komposisi tokoh utama dan 3. Detail ornamen dan ornamen -Kelengkapan alat bahan. -

12-16 Mahasiswa mampu membuat membuat lukisan kaca dengann sentuhan kebaruan (kreasi baru ) dengan sumber penciptaan dari seni lukis Kamasan dan seni lukis Beber. 2. Praktik melukis wayang Kamasan. a. sket pada kertas. b. Coppy pada kain mori. c. Out line sket ( rancangan ) d. Pewarnaan figur figur. e. Pewarnaan Obyek f. Pewarnaan latar belakang. g. detail. h. Sentuhan akhir. 1.Pengerian kebaruan (kreasi baru ) penciptaan seni lukis kaca. 2. Praktik melukis gaya etnik dengan unsur kebaruan ( kreasi baru ). Dengan sumber ide teknik dan bentuk dari wayang Kamasan dan wayang Beber.. a. sket pada kertas. b. Coppy pada kaca. c. Out line sket ( rancangan ) d. Pewarnaan figur figur. e. Pewarnaan Obyek f. Pewarnaan latar belakang. h. Sentuhan akhir. ketepatan proporsi, komposisi,karakte r, teknik sungging sesuai dengan teknik melukis wayang Kamasanr. -Kelengkapan alat bahan. - ketepatan proporsi, komposisi,karakte r, teknik sungging sesuai dengan teknik melukis wayang Kamasandan

Beber.. - Segi estetik, dan kebaruan. 17 Ujian Ahir Semester Sketsa Murni Praktik Kelengkapan karya. - -Penyajian karya BUKU ACUAN 1. Ardus Sawega.2013. Wayang Beber Antara Inspirasi dan Transformasi. Yogyakarta : Bentara Budaya. 2. GM. Sudarta. 1957. Seni Lukis Bali 3 Generasi. Jakarta :Gramedia. 3. Hermanu. 2013. Pakuwon 3000. Yogyakarta : Bentara Budaya. 4. Hermanu.2006. Mengenang Citro Waloejo. Yogyakarta : Bentara Budaya. 5. Hermanu. 2013. Pakuwon 3000. Yogyakarta : Bentara Budaya. 6. Henri Cholis.2011. Gaya Seni Lukis Kaca Cirebon. Surakarta; ISI Pers.