Risiko dan Keberlanjutan (Risk and Sustainability)

dokumen-dokumen yang mirip
Rantai Pasokan Global (Global Supply Chains)

Disain Jejaring (Network Design)

Kolaborasi (Collaboration)

Pengukuran Kinerja (Performance Measurement)

LANDASAN TEORI. Enterprise Resource Planning (ERP) adalah sebuah aplikasi bisnis yang

SAP PRODUCT LIFECYCLE MANAGEMENT

SMT KODE NAMA MATA KULIAH SKS PRASYARAT

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Di zaman yang global ini persaingan bisnis berjalan cukup ketat dan mengharuskan

@UKDW BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Tujuan utama dari sebuah perusahaan adalah untuk memaksimalkan laba,

COBIT 5 SEBAGAI FRAMEWORK TATA KELOLA TI Titien S. Sukamto

BAB 1 PENDAHULUAN. tanggung jawab sosial atau biasa dikenal dengan Corporate Social Responsibility

I. PENDAHULUAN Latar Belakang

PERFORMANCE MEASUREMENT (Pengukuran Kinerja) Supply Chain Management. Ir. Dicky Gumilang, MSc. Universitas Esa Unggul July 2017

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Semakin ketatnya persaingan di dunia bisnis menyebabkan setiap perusahaan

BAB II TELAAH KEPUSTAKAAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

7 Prinsip Manajemen Mutu - ISO (versi lengkap)

RANGKUMAN SIM Ch. 9 MENCAPAI KEUNGGULAN OPERASIONAL DAN KEINTIMAN PELANGGAN MELALUI APLIKASI PERUSAHAAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini menjadikan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB II LANDASAN TEORI

Pertemuan. Customer Relationship Management (CRM)

Copyright Rani Rumita

BAB I SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

SISTEM INFORMASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Green Information System : Innovation for Environmental Sustainability

PT SARASA NUGRAHA Tbk NERACA Per 31 Desember 2004 dan 2003 (Dalam Ribuan Rupiah, Kecuali Data Saham)

TINJAUAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

BAB I PENDAHULUAN. adalah pihak yang menjalankan dan mengendalikan jalannya perusahaan.

PERTEMUA N 4-6. Sistem Informasi untuk Competitive Advantage

SCM dalam E-Business. 1. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang SCM pada e-business

Kerangka Kerja Sistem Manajemen Kinerja

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pertumbuhan dalam dunia bisnis dan ekonomi yang pesat,

BAB 1 PENDAHULUAN. perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Lebih dari 40% di BEI adalah industri manufaktur.

BAB 2 PEMASOK SUSTAINABEL

Siklus Adopsi & Model Operasi e-bisnis

BAB I PENDAHULUAN. Perencanaan Strategik (Strategic Planning) merupakan salah satu kunci

Penyusunan Rencana dan Strategi Pemasaran DOSEN : DIANA MA RIFAH

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER - 32/PJ/2011 TENTANG

Mendefinisikan dan menggambarkan proses bisnis dan hubungan mereka dengan sistem informasi. Menjelaskan sistem informasi yang mendukung fungsi bisnis

KURIKULUM MAGISTER MANAJEMEN

LAMPIRAN LEMBAR KUESIONER PEMBOBOTAN COORPORATE VALUE. Petunjuk: Berilah nilai bobot antara 0-5 dimana:

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

Kotler Keller. Marketing Management. Donald Picauly, S.E., M.M.

BAB 1 PENDAHULUAN. Analisis efektivitas..., Maulana Abdillah, FE UI, Universitas Indonesia

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada dasarnya setiap perusahaan memiliki tujuan yang sama yaitu

Pusat Pertanggung Jawaban Pusat Laba dan Pusat Investasi

Strategic Management of IS/IT. Aspek Manajemen IS / IT 11/23/2011. O rganization and R esources Chapter 8. Context of This Session

BAB I PENDAHULUAN. Maraknya pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR),

BAB I PENDAHULUAN. dana. Tempat penawaran penjualan efek ini dilaksanakan berdasarkan satu

kinerja keuangan, diperlukan tolak ukur tertentu.

BAB I PENDAHULUAN. tersebut, namun disisi lain penggunaan financial leverage dapat berpotensi

Information Systems. Sistem Informasi untuk Keuntungan Kompetitif 16/10/2012 8:56

BAB I PENDAHULUAN. perangkat lunak inti yang digunakan oleh perusahaan untuk mengintegrasikan dan

SOAL. No Nama Afiliasi Bidang Usaha Kepemilikan Lokasi 1 PT. Berlian Pemegang hak 27% Balikpapan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. finansial (financial assets) dan investasi pada aset riil (real assets). Investasi pada

BAB 1 PENDAHULUAN. profitabilitas yang tinggi. Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan

BAB V RENCANA AKSI. model bisnis makanan sehat cepat saji Manahipun sebagaimana telah dirancang. tanggung jawab, dan evaluasi pengukuran kinerja.

BAB I PENDAHULUAN. Sebagian besar organisasi mengukur kinerjanya dengan menitik beratkan

BAB I PENDAHULUAN. imbalan dari investasinya tersebut. Investasi yang akan dilakukan oleh investor

BAB II LANDASAN TEORI

PERTUMBUHAN LEBIH BAIK, IKLIM LEBIH BAIK

Materi 14 EVALUASI STRATEGI DAN KINERJA. deden08m.com 1

SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social

BAB 2 KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

PERANAN JASA DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI SEKTOR ENERGY

3 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Metodologi Penelitian Perencanaan Strategi Sistem Informasi

RINGKASAN EKSEKUTIF AS AT SUPRIYANTO.

BAB 5 SIMPULAN, KETERBATASAN, DAN SARAN

Pengantar. Sekilas E-Bisnis. Fungsi E-Bisnis. Komponen-komponen E-Bisnis. Hubungan E-Bisnis dengan E-Commerce

MENGELOLA SUPPLY CHAIN (RANTAI PASOKAN)

Metodologi Pemeringkatan Perusahaan Kelapa Sawit

Transkripsi:

Risiko dan Keberlanjutan (Risk and Sustainability) McGraw-Hill/Irwin Copyright 2013 by The McGraw-Hill Companies, Inc. All rights reserved.

Gambaran tentang risiko rantai pasokan dan Perkembangan tanggung jawab profesional rantai pasokan Proses dan sumber daya Risiko dan manajemen keamanan Keberlanjutan keberlanjutan 16-2

Risiko rantai pasokan meningkat untuk mendukung strategi bisnis Balanced scorecards memperluas pengukuran kinerja rantai pasokan dengan memasukkan aspek pengembalian investasi (ROI) Introduksi produk-produk baru di pasar setiap tahun Keberlanjutan operasi bisnis adalah penting untuk mendukung fokus strategi pengembangan jangka panjang 16-3

Perkembangan tanggung jawab profesional rantai pasokan Fungsi: Pengadaan Manufaktur Logistik 16-4

Perkembangan tanggung jawab profesional rantai pasokan Fungsi: Pengadaan Manufaktur Logistik Proses dan Sumber daya 16-5

Perkembangan tanggung jawab profesional rantai pasokan Fungsi: Pengadaan Manufaktur Logistik Proses dan Sumber daya Risiko dan Keamanan 16-6

Perkembangan tanggung jawab profesional rantai pasokan Fungsi Pengadaan Manufaktur Proses dan Sumber daya Risiko dan keamanan Keberlanjutan Logistik 16-7

Kompleksitas produk adalah jumlah variasi disain produk perusahaan yang ditawarkan Meningkatnya kompleksitas akan meningkatkan biaya rantai pasokan Bertambahnya persediaan, rendahnya skala ekonomi dan meningkatnya perhatian manajemen Meningkatnya kompleksitas kadang dapat meningkatkan pendapatan Dapat meningkatkan kemampuan menghasilkan laba dan penggunaan aset Berkurangnya kompleksitas akan mengurangi biaya rantai pasokan Berkurangnya variasi produk bisa menurunkan penjualan 16-8

Aktivitas yang didukung Mendorong aktivitas di negara atau wilayah tertentu dengan menyediakan insentif pajak dan keuangan Aktitas yang dihambat Membatasi aktivitas yang dapat dilakukan di suatu negara atau wilayah Contoh: Regulasi dapat mendukung atau menghambat aktivitas rantai pasokan Aspek lingkungan Keuangan dan pajak 16-9

Risiko dan manajemen keamanan Regulasi Keuangan dan pajak Keamanan 16-10

Peraturan lingkungan yang mendukung inisiatif hijau Inisiatif hijau termasuk peraturan dan kegiatan untuk mengurangi dampak langsung rantai pasokan terhadap lingkungan Contoh Aturan tentang batas maksimum emisi karbondioksida dari alat transportasi Aturan tentang batas penggunaan kemasan produk yang dapat mencemari lingkungan 16-11

Keamanan rantai pasokan meningkat karena Mengembangkan rantai pasokan yang aman Alasan untuk melindungi rantai pasokan Operasi melewati batas negara operasi global 16-12

Mengembangkan rantai pasokan yang aman Kemanan rantai pasokan adalah: penerapan kebijakan, prosedur, dan teknologi untuk melindungi aset, produk, fasilitas, peralatan, informasi dan personil dari pencurian, kerusakan, atau terorisme dan untuk mencegah masuknya ke rantai pasokan produk-produk yang tidak sah, orang, atau senjata pemusnah massal 16-13

Rantai pasokan harus aman dan tangguh Ketanggungan (Resiliency) adalah kemampuan rantai pasokan untuk menahan dan memulihkan diri dari sebuah insiden Ketangguhan rantai pasokan: Proaktif dalam mengantisipasi dan membangun langkah-langkah untuk mencegah dan menanggapi insiden keamanan Cepat dapat membangun kembali atau membangun kembali sarana alternatif operasi ketika mereka mengalami insiden keamanan 16-14

Alasan perlindungan rantai pasokan Proaktif meningkatkan ketahanan rantai pasokan melawan terorisme Konsekuensi dari kegagalan keamanan rantai pasokan: Serangan teroris menyebabkan gangguan yang luas untuk kemampuan pengiriman ke pelanggan Ekuitas merek berkurang jika pelanggan percaya serangan itu karena mengabaikan aspek keamanan Hilangnya pendapatan menyebabkan hilangnya kepercayaan investor dan penjualan saham Serangan teroris dapat mengakibatkan kewajiban hukum yang signifikan 16-15

Meningkatkan keamanan didorong oleh dua faktor utama Perlindungan merek adalah alasan utama Ketakutan kontaminasi produk akan merusak persepsi pelanggan Tekanan dari pemerintah 16-16

Kompetensi keamanan Kompetensi keamanan diciptakan melalui pengembangan kemampuan keamanan seperti Infrastruktur Proses Aktiva Sumber daya 16-17

Operasi lintas-perbatasan memerlukan kemampuan perusahaan untuk Memperbaiki proses internal Memperbaiki hubungan kolaboratif dengan mitra Memperbaiki hubungan dengan pemerintah 16-18

Dimensi dari Keberlanjutan Economic Offsets Substitutes Free Trade Wages & Benefits Social Responsibility Ethics Lean Energy Collaboration Geo-Politics Financial SUSTAINABILITY Communication Environment Waste Taxation Conservation Elimination Risk Security Life Cycle Technology Usage Cultural Awareness Global Knowledge Talent Development Education Source: David J. Closs, Cheri Speier, Nathan Meacham. Sustainability to support end-to-end value chains: the role of supply chain management. Journal of the Academy of Marketing Science 39:1 (February 2011). Pg. 103. 16-19

Contoh keberlanjutan rantai pasokan Manajemen talenta rantai pasokan Pengalaman dan kredibilitas Perubahan harga bahan bakar Peraturan lingkungan Mempertahankan rantai pasokan global 16-20

Eksekutif manajemen rantai pasokan harus memiliki keterampilan dan kemampuan di bidang Fungsional Pengadaan, transportasi, permintaan / perencanaan pasokan, persediaan, manufaktur, operasi global dan pemenuhan pelanggan Teknis Kemampuan untuk menerapkan solusi teknologi informasi secara efektif Kepemimpinan Komunikasi, negosiasi, pemecahan masalah, kepemimpinan tim dan manajemen proyek Manajemen Global Pengalaman perencanaan dan operasi global Pengalaman bekerja di luar negeri Pengalaman dan kredibilitas 16-21