CONTOH LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN KUR INSTIUSI

dokumen-dokumen yang mirip
RANAH RANAH. Misalnya : istilah fakta aturan urutan metode

RANAH-RANAH TAKSONOMI BLOOM RANAH KOGNITIF-PENGETAHUAN (KNOWLEDGE) Kategori Kemampuan Internal Kata-kata Kerja Operasional Jenis Perilaku

RANAH-RANAH TAKSONOMI BLOOM

Taksonomi Perilaku. 1.mengidentifikasikan. C1 Pengetahuan Mengatahui... Misalnya: istilah, kata benda, kata kerja

MATERI SIDANG PENDIDIKAN GRUP II PROGRAM PELATIHAN BERKOMPETENSI ANGGOTA AFFAVETI

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian pada Bab IV, maka hasil penelitian ini dapat

REFLEKSI PENYELENGGARAAN KURIKULUM DIII KEPERAWATAN

KURIKULUM INSTITUSI PROGRAM DIPLOMA III GIZI JURUSAN GIZI

PADA TAHUN 2020 MENHHASILKAN PERAWAT PROFESIONAL, PENUH CINTA KASIH DAN MAMPU BERSAING SECARA NASIONAL.

PROFIL SARJANA SENI. Pencipta seni. seni. Pengkaji. Pengelola. Pendidik PENCIRI LEMBAGA/ INSTITUSI PENCIRI PROGRAM STUDI KOMPETENSI

Dasar Pengembangan Kurikulum Inti

BAB II KAJIAN TEORI. Menurut arti leksikal Hasil adalah sesuatu yang diadakan. 10 Sedangkan belajar

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH: Keperawatan Jiwa

METODOLOGI KEPERAWATAN

No Mata Kuliah SKS T P K KODE 1 Agama Bd Pancasila Bd Kewarganegaraan Bd

INDONESIA NATIONAL NURSES ASSOCIATIONS COMPETENCIES FRAMEWORK

MODUL KEPERAWATAN JIWA I NSA : 420 MODUL DISTRES SPIRITUAL DISUSUN OLEH TIM KEPERAWATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

REKAP KERJA KELOMPOK

PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN (PERAWAT AHLI MADYA) SIKAP

Ketentuan Akademik 1. Kurikulum Kepmendiknas nomor 232/U/2000

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN DHARMA HUSADA BANDUNG. Konsep Keperawatan

Isi Praktika/Praktik klinik/ kom.

BAB I PENDAHULUAN. memecahkan masalah kesehatan di masyarakat sesuai tugas-tugas di bidang

LOGBOOK MAHASISWA BIMBINGAN AKADEMIK

STRUKTUR PROGRAM DAN DISTRIBUSI MATA KULIAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

BAB I PENDAHULUAN. tingkat diploma. Pemikiran dasar jenjang pendidikan ini adalah untuk

MODUL KEPERAWATAN JIWA I NSA : 420 MODUL ANXIETAS DISUSUN OLEH TIM KEPERAWATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

STIKes Nurliana Medan (STIKNA)

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) MATA KULIAH: ILMU KEPERAWATAN DASAR III. Koordinator Nelwati, S.Kp, MN

Visi Visi Universitas Dhyana Pura adalah Perguruan Tinggi Teladan dan Unggulan.

DOKUMEN PEMBELAJARAN KONSEP DASAR KEPERAWATAN SEMESTER GASAL TAHUN AJARAN 2017/2018

WORKSHOP RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) USAHID. Agustina Zubair

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Berdasarkan hasil penelitian, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PSIKOLOGI KEPERAWATAN. Tim: AKADEMI KEPERAWATAN KESDAM II PALEMBANG

Tabel Struktur Kurikulum Program Studi Magister Keperawatan Minat Medikal Bedah

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

DOKUMENTASI KEPERAWATN

DIAGRAM ALUR PENYUSUNAN KURIKULUM PT

STRUKTUR KURIKULUM DIV KEBIDANAN JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

MODUL KEPERAWATAN JIWA I NSA : 420 MODUL ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN RESIKO BUNUH DIRI DISUSUN OLEH TIM KEPERAWATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

MODUL KEPERAWATAN JIWA I NSA : 420 MODUL KEPUTUSASAAN DISUSUN OLEH TIM KEPERAWATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

4.6 PRODI FARMASI PROFIL LULUSAN PRODI FARMASI 1. Akademisi 2. Saintis 3. Enterpreneur 4. Apoteker 5. Quality Controller

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER KEPERAWATAN GERONTIK

MODUL KEPERAWATAN JIWA I NSA : 420 MODUL ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN WAHAM DISUSUN OLEH TIM KEPERAWATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. kedudukan sosial. Teori peran menggambarkan interaksi sosial dalam. dimasyarakat yang ditetapkan oleh budaya.

STANDAR AKADEMIK STIKES RS BAPTIS KEDIRI. Standar 3 Kompetensi Lulusan

KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

PENJABARAN KKNI JENJANG KUALIFIKASI V KE DALAM LEARNING OUTCOMES DAN KURIKULUM PROGRAM KEAHLIAN PARAMEDIK VETERINER PROGRAM DIPLOMA IPB 2012

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN DHARMA HUSADA BANDUNG. Konsep Keperawatan

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN DHARMA HUSADA BANDUNG. Konsep Keperawatan

PENGERTIAN FILOSOFI DAN DEFENISI BIDAN

DESKRIPSI KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA PENDIDIKAN KEDOKTERAN

A. Program Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) 1. Standar Kompetensi Lulusan Jenjang Strata Dua (S2) Progam Magister

2). Fokus pada kesadaran pada proses pembelajaran dan tanggung jawab. 3). Peran dosen tidak mengajari tetapi menstimulasi proses yang aktif.

TELAAH KOMPETENSI DIII KEPERAWATAN

KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA

SILABUS PRE KLINIK KEPERAWATAN JIWA PROGRAM A 2011

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA D3 KEPERWATAN JALUR REGULER KEPERAWATAN KELUARGA TA. 2015/2016 GENAP SEMESTER IV

KEPUTUSAN DIREKTUR TETANG TIM PENYUSUN KURIKULUM INSTITUSI

SILABUS DAN KONTRAK BELAJAR

policy? pedoman? metoda? model belajar? ?...?...?

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER NURSING IN ISLAMIC

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN (PROFESI NERS) SIKAP

PROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

EVALUASI AKHIR SEMESTER (mg ke 16) [C6, A3]: 6. Mahasiswa mampu menjelaskan pengaruh budaya, sosial, contohnya (mg ke 10-11)

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) DASAR-DASAR BIOPROSPEKSI. BIO 4007 (3 SKS) Semester III

underline;"><span style="font-size: 16pt">TUJUAN PENDIDIKAN</span></span></p> <p class="msonormal"><span>menghasilkan PERAWAT PROFESIONAL PEMULA YANG

PEDOMAN UMUM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN FAKULTAS KEPERAWATAN TAHUN AKADEMIK 2016/2017

KOMPETENSI PERAWAT R. NETY RUSTIKAYANTI

PENYUSUNAN KURIKULUM PROGRAM SARJANA (S1) BERBASIS KKNI

INFORMASI SPESIFIK PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN

HUBUNGAN ANTARA MINAT DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PRAKTIK DILABORATORIUM KETERAMPILAN KEPERAWATAN

SILABUS MATA KULIAH A. IDENTITAS MATA KULIAH

III. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN IPA. A. Identitas Program Studi

Pancasila. Agama. Materi ajar (v)

BAB 1 PENDAHULUAN. berbentuk pelayanan bio-psiko-sosio-spiritual yang komprehensif ditujukan

Nama Pelamar: FORMULIR ASESMEN MANDIRI. :1. Ilmu Biomedik Dasar ( 4 SKS)

KURIKULUM PROGRAM STUDI PSIKOLOGI PENDIDIKAN JENJANG MAGISTER (S2) SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

BUKU PEDOMAN KERJA MAHASISWA MATA AJAR KEPERAWATAN KOMUNITAS II TAHUN AKADEMIK

PENGARUH PELATIHAN KADER TERHADAP KEMAMPUAN KADER MELAKUKAN PERAWATAN PASIEN GANGGUAN JIWA DIRUMAH

BAB I PENDAHULUAN. Keperawatan sebagai bagian intergral dari pelayanan kesehatan, ikut menentukan mutu dari pelayanan kesehatan.

1. SKS Mata Kuliah Tabel SKS Setiap Mata Kuliah

TAHAPAN PENYUSUNAN KURIKULUM

II. PROGRAM STUDI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN. A. Identitas Program Studi

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH: KEPERAWATAN GAWAT DARURAT DAN MANAJEMEN BENCANA

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER KEPERAWATAN KOMUNITAS

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) ANALISA OPTIMASI. EKM 204 (3 sks) Semester III. Pengampu mata kuliah

GAMBARAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN PRE OPERASI DI RUANG DADALI RSUD CIDERES KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN Oleh : Arni Wianti

D. Jumlah sks PS (minimum untuk kelulusan) : 146 sks yang tersusun sebagai berikut:

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS

Transkripsi:

CONTOH LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN KUR INSTIUSI MASUKAN STAKEHOLDER / USER / ASOSIASI Tuliskan harapan user Lakukan analisis kebutuhan lulusan Apa profil khas yang diperlukan CP BK PERHITUNGAN BOBOT RELATIF SKS MK A. Profil LulusanDiploma III Profil Lulusan Diploma III Indonesia adalah sebagai perawat pelaksana asuhan keperawatan pada individu, keluarga, dan kelompok khusus di tatanan klinik dan komunitas yang memiliki kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia yang meliputi aspek bio, psiko, sosio, kultural, dan spiritual dalam kondisi sehat, sakit serta kegawatdaruratan berdasarkan ilmu dan teknologi keperawatan dengan memegang teguh kode etik perawat. (Care Provider) Care Provider (Pemberi Asuhan ) Adalah memberi asuhan keperawatan bersifat rutin maupun tidak rutin pada semua tingkat usia dalam rentang sehat sakit secara menyeluruh (holistik) pada tatanan klinik dan komunitas. Pengembangan Profil lain sesuai dg standar Perawat Indonesia: 1. Community Leader (Penggerak Masyarakat/Pemberdaya Masyarakat) Adalah menggerakkan masyarakat untuk berbudaya sehat melalui upaya promotif dan preventif untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatanannya. 2. Educator (Pendidik) Adalah mendidik klien (individu, keluarga, dan kelompok/masyarakat) melalui kewenangannya untuk memberikan informasi / pengetahuan dan kemampuan praktis agar klien lebih sadar pada budaya sehat serta mampu mandiri dalam menjaga dan merawat kesehatanya. 3. Manager (Pengelola) Adalah mengelola asuhan keperawatan pada tatanan pelayanan di rumah sakit, keluarga dan kelompok serta mengambil keputusan dalam konteks asuhan dan pelayanan

keperawatan di RS dan masyarakat yang berdampak pada pencapaian hasil kerja kelompok. 4. Researcher (Asisten Peneliti) Adalah membantu melakukan penelitian bidang keperawatan dan menerapkan cara atau metode pelayanan kesehatan yang baru dengan memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) B. CONTOH PENGEMBANGAN CP BERDASARKAN PROFIL Profil dan Capaian Pembelajaran Lulusan Diploma III NO PROFIL PARA METER 4. Edukator Kemampuan Kerja Penguasa an Pengeta huan Hak- Wewe nang dan tanggung jawab DISKRIPSI KODE PROFIL / CP CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) LULUSAN DIPLOMA III KEPERAWATAN.4.01 Mampu memberikan pendidikan kesehatan dan melatih kemampuan praktis kepada klien (individu,keluarga, kelompok) agar mandiri dalam menjaga kesehatannya melalui upaya promotif dan preventif..4.02 Mampu menguasai teori bidang pendidikan kesehatan, pendidikan ketrampilan praktis untuk meningkatkan pengetahuan pasien agar dapat mandiri dalam menjaga dan merawat kesehatannya sendiri..4.03 Mampu bekerja dalam kelompok untuk memberikan pendidikan kesehatan, menyusun laporan secara tertulis dan melaporkan pencapaian hasil kerjanya. C. CONTOH PENGEMBANGAN BAHAN KAJIAN DAN PENGKODEAN BAHAN KAJIAN (BK) BERDASARKAN CP N O KODE PROFIL / CP 4.. 4.01 DISKRIPSI CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) LULUSAN DIPLOMA III KEPERAWATAN Mampu memberikan pendidikan kesehatan dan melatih kemampuan praktis kepada klien (individu,keluarga, kelompok) agar mandiri dalam menjaga kesehatannya. BAHAN KAJIAN (BK) Identifikasi kebutuhan pendidikan kesehatan Rancangan pendidikan kesehatan Komunikasi individu, keluarga, kelompok / masyarakat Hubungan antar manusia KODE BK.4.01.1.4.01.2.4.01.3.4.01.4

Upaya-upaya kesehatan (promotif, preventif) Penerapan pendidikan kesehatan pada individu, keluarga, kelompok / masyarakat.4.01.5.4.01.6.4.02 Mampu menguasai teori pendidikan kesehatan, pendidikan ketrampilan praktis untuk meningkatkan pengetahuan pasien utk meningkatkan kemandiriannya dalam menjaga dan merawat kesehatannya sendiri. Konsep Perilaku kesehatan Konsep Pendidkan kesehatan Metoda Pembelajaran Media Pembelajaran Strategi Pembelajaran Tahapan Proses Pembelajaran.4.02.1.4.02.2.4.02.3.4.02.4.4.02.5.4.03 Mampu mengelola/bekerja dalam kelompok untuk memberikan pendidikan kesehatan pada pasien untuk menyelesaikan masalah kesehatannya secara mandiri dan menyusun laporan secara tertulis dan melaporkan pencapaian hasil kerjanya. Menyusun laporan Dokumentasi.4.03.1.4.03.2 Pelaporan dan Pertanggungjawaban.4.03.3 D. CONTOH: PENYUSUNAN Bahan Kajian, Kedalaman, Bobot Relatif, SKS, Nama Mata Kuliah dan Kode Mata Kuliah KODE BK 38. WAT D3.4.02.1.4.02.2.4.02.3 BAHAN KAJIAN BOBOT SKS MATA KULIAH KODE MK (BK) K A P RELATIF (MK) Konsep Perilaku 3 4 5 12 3 Promosi Kesehatan.3. kesehatan 38 Konsep Pendidkan 3 4 5 12 kesehatan Metoda Pembelajaran 3 4 5 12

.4.02.4.4.02.5.4.02.6.4.01.1.4.01.2.4.01.4.4.01.5.4.01.6 Media Pembelajaran 3 4 5 12 Strategi Pembelajaran 3 4 5 12 Tahapan Proses Pembelajaran 3 4 5 12 Mengkaji / 3 4 5 12 mengidentifikasi kebutuhan pendidikan kesehatan Rancangan pendidikan 3 4 5 12 kesehatan Hubungan antar manusia 3 4 5 12 Upaya-upaya kesehatan (promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif) Penerapan pendidikan kesehatan pada individu, keluarga, kelompok / masyarakat 3 4 5 12 3 4 5 12 132 CONTOH: Kelompok Mata Kuliah berdasarkan Diskriptor KKNI NO KKNI ELEMEN KOMPETEN SI 1. Sikap dan Tata Nilai 2. Kemamp uan Berkarya 1. Landasan Kepribadia n 2. Sikap dan Perilaku Berkarya Kemampuan Berkarya KELOMPOK MATA KULIAH 1. Mata Kuliah Pengembang an Kepribadian (MPK) 2. Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB) Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB) NUMEN- KLATUR DIKTI MK Wajib Umum MK Ilmu Klinik MATA KULIAH 1. Agama 2. Kewarganegar aan 3. Pancasila 4. Bahasa Indonesia 5. Kewirausahaan 6. Etika dan Hukum Kesehatan 7. Medikal Bedah I 8. SK S 2 2 2 2 2 2 KODE MK WAT D4.1.01 WAT D4.1.02 WAT D4.1.03 DST

3. Penguasa an Pengetah uan dan Ketrampi lan Penguasaan Pengetahuan dan Ketrampilan Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) Ilmu Komunitas MK Ilmu Alam Dasar dan Biomedik Dasar Ilmu Medikal Bedah II 9. Anak 10. Maternitas 11. Jiwa 12. Komunitas 13. Keluarga 14. Gerontik 15. Kegawatdarura tan 16. Manajemen Bencana 17. Manajemen dan Kepemimpinan dalam 18. Praktek KMB 19. Praktek Kegawatdarura tan dan Bencana 20. Praktek Keluarga 21. Praktek Gerontik 22. Anatomi Fisiologi 23. Fisika dan Biologi 24. Psikologi 25. Ilmu Gizi 26. Mikrobiologi & Parasitologi 34. 35.

4. Hak, Wewena ng dan Tanggun g jawab Kaedah Kehidupan Bermasyaraka t Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) Dasar Humaniora MK: Humaniora Ilmu Komunitas 27. Farmakologi 28. Biokimia 29. Patologi 30. Konsep Dasar 31. Kebutuhan Dasar Manusia 32. Komunikasi 33. Proses dan Dokumentasi 36. KTI

10 april 2013 P3A RANAH RANAH TAKSONOMI PEMBELAJARAN Ranah Kognitif Kategori jenis perilaku Kemampuan internal Kata-kata kerja operasional (C1) Pengetahuan (C2) Pemahaman (C3) Penerapan (C4) Analisa Mengetahui. Misalnya : istilah fakta aturan urutan metode Menterjemahkan Menafsirkan Memperkirakan Menentukan.. misalnya : metode prosedur Memahami. misalnya : konsep kaidah prinsip kaitan antara fakta isi pokok Mengartikan/menginterpretasikan misalnya : tabel grafik bagan Memecahkan masalah Membuat bagan dan grafik Menggunakan.. misalnya : metode/prosedur konsep kaidah prinsip Mengenali kesalahan Membedakan.. Misalnya : fakta dari interpretasi data dari kesimpulan Mengidentifikasikan Menyebutkan Menunjukkan Memberi nama pada Menyusun daftar Menggarisbawahi Menjodohkan Memilih Memberikan definisi Menyatakan Menjelaskan Menguraikan Merumuskan Merangkum Mengubah Memberikan contoh tentang Menyadur Meramalkan Menyimpulkan Memperkirakan Menerangkan Menggantikan Menarik kesimpulan Meringkas Mengembangkan Membuktikan Mendemonstrasikan Menghitung Menghubungkan Memperhitungkan Membuktikan Menghasilkan Menunjukkan Melengkapi Menyediakan Menyesuaikan Menemukan Memisahkan Menerima Menyisihkan Menghubungkan [Type text] [Type text] STIE MUSI-LS

10 april 2013 P3A (C5) Sintesa (C6) Evaluasi (C7) Kreativitas Menganalisa.. Misalnya : struktur dasar bagianbagian hubungan antara Menghasilkan. Misalnya : klasifikasi karangan kerangka teoritis Menyusun Misalnya : rencana skema program kerja Menilai berdasarkan norma internal. misalnya : hasil karya seni mutu karangan mutu ceramah program penataran Menilai berdasarkan norma eksternal. Misalnya : hasil karya seni mutu karangan mutu pekerjaan mutu ceramah program penataran Mempertimbangkan Misalnya : baik-buruknya pro-kontranya untung-ruginya Menciptakan yang baru Berinisiatif Memilih Membandingkan Mempertentangkan Membagi Membuat diagram/skema Menunjukkan hubungan antara Membagi Mengkategorikan Mengkombinasikan Mengarang Menciptakan Mendesain Mengatur Menyusun kembali Merangkaikan Menghubungkan Menyimpulkan Merancangkan Membuat pola Memperbandingkan Menyimpulkan Mengkritik Mengevaluir Memberikan argumentasi Menafsirkan Membahas Menyimpulkan Memilih antara Menguraikan Membedakan Melukiskan Mendukung Menyokong Menolak Merancang Menyusun Menciptakan Mendesain Mengkombinasikan Mengatur Merencanakan [Type text] [Type text] STIE MUSI-LS

10 april 2013 P3A Ranah Afektif Kategori jenis perilaku Kemampuan internal Kata-kata kerja operasional (A1) Penerimaan (A2) Partisipasi (A3) Penilaian/Penentuan sikap (A4) Organisasi Menunjukkan. Misalnya : kesadaran Kemauan Perhatian Mengakui.. Misalnya : kepentingan perbedaan Mematuhi. Misalnya : peraturan Tuntutan Perintah Ikut serta secara aktif.. Misalnya : di laboratorium Dalam diskusi Dalam kelompok Belajar Dalam kelompok tentir Menerima suatu nilai Menyukai Menyepakati Menghargai Misalnya : karya seni Sumbangan ilmu Pendapat Bersikap (positif atau negatif) Mengakui Membentuk sistem nilai Menangkap relasi antara nilai Bertanggungjawab Mengistegrir nilai Menanyakan Memilih Mengikuti Menjawab Melanjutkan Memberi Menyatakan Menempatkan Melaksanakan Membantu Menawarkan diri Menyambut Menolong Mendatangi Melaporkan Menyumbangkan Menyesuaikan diri Berlatih Menampilkan Membawakan Mendiskusikan Menyelesaikan Menyatakan persetujuan Mempraktekkan Menunjukkan Melaksanakan Menyatakan pendapat Mengikuti Mengambil prakarsa Memilih Ikut Serta Menggabungkan diri Mengundang Mengusulkan Membela Menuntun Membenarkan Menolak Mengajak Merumuskan Berpegang pada Mengintegrasikan Menghubungkan Mengaitkan Menyusun Mengubah Melengkapi Menyempurnakan [Type text] [Type text] STIE MUSI-LS

10 april 2013 P3A (A5) Pembentukan pola Menunjukkan Misalnya : kepercayaan diri disiplin pribadi kesadaran Mempertimbangkan Melibatkan diri Menyesuaikan Menyamakan Mengatur Memperbandingkan Mempertahankan Memodifikasikan Bertindak Menyatakan Memperlihatkan Mempraktekkan Melayani Mengundurkan diri Membuktikan Menunjukkan Bertahan Mempertimbangkan Mempersoalkan Ranah Psikomotorik Kategori kenis perilaku Kemampuan internal Kata-kata kerja operasional (P1) Persepsi Menafsirkan rangsangan Peka terhadap rangsangan Mendiskriminasikan Memilih Membedakan Mempersiapkan Menyisihkan Menunjukkan Mengidentifikasikan (P2) Kesiapan Berkonsentrasi Menyiapakan diri (fisik dan mental) Menghubungkan Memulai Mengawali Bereaksi Mempersiapkan Memprakarsai Menanggapi Mempertunjukkan (P3) Gerakan terbimbing Meniru contoh Mempraktekkan Memainkan Mengikuti Mengerjakan Membuat Mencoba Memperlihatkan Memasang Membongkar (P4) Gerakan terbiasa Berketerampilan Berpegang pada pola Mengoperasikan Membangun Memasang Membongkar Memperbaiki Melaksanakan [Type text] [Type text] STIE MUSI-LS

10 april 2013 P3A (P5) Gerakan kompleks Berketerampilan secara Misalnya : lancar luwes supel gesit lincah Mengerjakan Menyusun Menggunakan Mengatur Mendemonstrasikan Memainkan Menangani Mengoperasikan Membangun Memasang Membongkar Memperbaiki Melaksanakan Mengerjakan Menyusun Menggunakan Mengatur Mendemonstrasikan Memainkan Menangani (P5) Penyesuaian pola gerakan Menyesuaikan diri bervariasi Mengubah Mengadaptasikan Mengatur kembali Membuat variasi [Type text] [Type text] STIE MUSI-LS

2 No Mata Kuliah BahanKajian Bobot / Kedalaman Total Bobot SKS SMT 5. SusunStruktur Program KurikulumInstitusi (terdiridarikurikulumintidankurikuluminstitusional) No Kode MK Nama MK SKS Bobot SKS T P K

CONTOH PERHITUNGAN BOBOT SKS (JIKA SUDAH TERIDENTIFIKASI SEMUA MK --> LAKUKAN PERHITUNGAN) NO MATA KULIAH BEBAN SKS BEBAN SKS T P K 1 Manajemen Bencana 10 10 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 141 2,92 3,00 2 Bahasa Inggris 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 132 2,73 3,00 3 Bahasa Arab 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 121 2,50 2,00 4 Pengembangan Kepribadian 10 10 9 9 9 9 9 10 10 10 10 10 10 125 2,59 3,00 5 IT Kesehatan 10 10 11 11 10 10 10 10 10 11 10 113 2,34 2,00 6 Terapi Kompelemter / Hipnoterapi 10 10 10 10 10 10 10 10 10 11 11 112 2,32 2,00 7 Promosi Kesehatan 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 132 2,73 3,00 8 Metodologi Riset 9 9 9 9 9 10 10 10 10 10 10 10 10 10 135 2,79 3,00 9 Studi Diagnostik 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 117 2,42 2,00 10 Keselamatan kerja 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 180 3,72 4,00 11 Kritis 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 130 2,69 3,00 12 EPIDEMIOLOGI 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 110 2,28 2,00 JUMLAH ### 32 32

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) NAMA PROGRAM STUDI : PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN Nama Mata Kuliah Komunikasi Kode (sesuai institusi masing-masing) Semester 3 (Tiga) Beban Kredit 2 sks (T = 1, P = 1) (T = 14 mg x 50 menit, P = 14 mg x 160 menit) Tim Dosen 1. Ani 2. Adi 3. Ana Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini membahas tentang konsep, prinsip dan teknik terapeutik serta hambatannya untuk diterapkan dalam melaksakan asuhan keperawatan kepada klien pada berbagai tingkat usia (bayi, anak, remaja, dewasa dan lanjut usia), klien dengan kebutuhan khusus, keluarga, kelompok dan masyarakat, serta klien gangguan jiwa dalam rangka memenuhi kebutuhan dan meningkatkan derajat kesehatannya. Capaian Pembelajaran MK 1. Menguasai Konsep, prinsip dan teknik terapeutik serta hambatannya yang sering ditemui dalam pelaksanaan asuhan keperawatan 2. Mampu melakukan terapeutik dengan klien dan memberikan informasi yang akurat kepada klien dan / atau keluarga/ pendamping/ penasehat tentang rencana tindakan keperawatan yang menjadi tanggung jawabnya Capaian Pembelajaran Khusus 1. Menjelaskan konsep dasar 2. Menjelaskan terapeutik 3. Melakukan terapeutik pada setiap tahap proses keperawatan 4. Melakukan terapeutik pada bayi dan anak 5. Melakukan terapeutik pada remaja 6. Melakukan terapeutik pada orang dewasa 7. Melakukan terapeutik pada lanjut usia 8. Melakukan terapeutik pada pasien dengan kebutuhan khusus 9. Melakukan terapeutik pada keluarga, kelompok dan masyarakat 10. Melakukan terapeutik pada pasien dengan masalah fisik 11. Melakukan terapeutik pada pasien gangguan jiwa

Metode Penilaian dan Pembobotan 1. UTS dan UAS (penguasaan pengetahuan) tes (30 %) 2. Ujian lab skill (penguasaan ketrampilan) Observasi (40 %) 3. Aktivitas dan kedisiplinan (sikap) penilaian diri dan teman sejawat (10 %) 4. Penyelesaian Tugas (pengetahuan dan sikap) ceklist (10 %) 5. Seminar / presentasi (pengetahuan dan sikap) ceklist (10 %) Daftar Referensi 1. DeVito, J.A. (1997). Komunikasi antar manusia. (ed. Indonesia). Jakarta : Professional Book 2. Engel, J (1998). Pengkajian pediatric. Jakarta : EGC 3. Keliat, B.A. (1996). Hubungan Terapeutik Perawat Klien. Jakarta : EG 4. Kozier & Erb (1999) Fundamental of Nursing : Concept and practice. St. Louis 5. Mundakir (2006). Komunikasi : Aplikasi dalam pelayanan. Yogjakarta : Graha Ilmu 6. Purwanto (1994) Komunikasi untuk perawat. Jakarta : EGC 7. Taylor, C; Lillis, C & LeMone, P. (1989). Fundamental of nursing : The art and science of nursing care. Philadelphia : J.B. Lippincott. 8. Stuard, GW & Laraia, M.L. (2001). Principle and practice of psychiatric nursing. Mosby year book6 th edition. St. Louis : Mosby 9. Suryani (2006). Komunikasi Terapeutik : teori dan praktek. Jakarta : EGC JADUAL PEMBELAJARAN HARI & TGL Pertemuan I WAKTU CAPAIAN PEMBELAJARAN (Tujuan) 1 x 50 1. Menjelaskan konsep dasar 3 x 50 2. Menggunakan konsep terapeutik BAHAN KAJIAN (Materi Ajar) 1. Tujuan 2. Model Komunikasi 3. Bentuk Komunikasi 4. Elemen Komunikasi 5. Proses Komunikasi 6. Faktor-2 yang mempengaruhi kom. 7. Tingkatan Komunikasi 1. Pengertian Kom Terapeutik 2. Kegunaan 3. Tujuan Kom Terapeutik 4. Sikap Perawat dalam ber : BENTUK PEMBELAJARAN (METODE) Ceramah Tanya jawab Ceramah Tanya jawab Penugasan INDIKATOR/KRITERIA PENILAIAN menjawab soal (test tulis) menjawab soal (test tulis) pengumpulan tugas BOBOT PENILAIAN 10 %

a. Sikap (kehadiran) secara fisik b. Sikap (kehadiran) secara psikologis (Dimensi respon & Dimensi tindakan) 5. Teknik-teknik Komunikasi terapeutik 6. Pengembangan diri perawat dalam menggunakan diri secaraterapeutik 7. Tahapan hubungan terapeutik perawat klien 8. Penerapan strategi dalam hubungan terapeutik perawat - klien 9. Hambatan Terapeutik II 160 3. idem Latihan sikap terapeutik 1. Sikap fisik 2. Sikap Psikologis 3. Pengembangan diri secara terapeutik III 160 4. idem Latihan menggunakan teknikteknik terapeutik 1. Membuat Strategi Pelaksanaan Komunikasi 2. Mempraktekkan SP terapeutik IV 160 5. idem Latihan Penerapan / implementasi SP kom sesuai tahapan terapeutik Demonstrasi Role play Penugasan Role Play Penugasan Role Play dalam bersikap fisik dalam dimensi respon dalam dimensi tindakan menerapkan strategi SP pelaksanaan SP SP

IV 1x 50 6. Melakukan terapeutik pada setiap tahap proses keperawatan 1. Fase orientasi 2. Fase kerja 3. Fase terminasi Komunikasi terapeutik pada setiap tahap proses keperawatan 1. Hubungan Komunikasi terapeutik dalam proses keperawatan 2. Penggunaan terapeutik dalam setiap tahap proses keperawatan 3. Penggunakan terapeutik dalam Wawancara keperawatan 160 mt idem 4. Penerapan Strategi Pelaksaan (SP) Komunikasi pada setiap tahap proses keperawatan: Tahap pengkajian, Diagnosa, Perencanaan, Implementasi dan Evaluasi V 1 x 50 7. Melakukan terapeutik pada bayi dan anak Komunikasi Terapeutik pada bayi dan anak 1. Perkembangan bayi dan anak 2. Bentuk prabicara 3. Peran bicara dalam 4. Teknik dengan bayi dan anak : 5. Teknik verbal 6. Teknik Non Verbal Ceramah Tanya jawab Penugasan kelompok Role Play Ceramah Penugasan kelompok Role Play pelaksanaan SP pada fase orientasi, kerja dan terminasi menjawab soal (test tulis) penyelesaian tugas Kemampuan/ ketepatan pelaksanaan SP pada setiap tahapproses keperawatan menjawab soal (test tulis) 10 % 10 %

160 mt idem Penerapan Strategi Pelaksanaan (SP) Komunikasi terapeutik pada bayi dan anak VI 1 x 50 8. Melakukan terapeutik pada remaja Komunikasi terapeutik pada klien remaja 1. Perkembangan remaja 2. Tujuan pada remaja 3. Faktor yang mempengaruhi pada remaja 4. Model pada remaja 160 idem Penerapan Strategi Pelaksanaan (SP) Komunikasi terapeutik pada remaja dan dewasa VII 3 x 50 9. Melakukan terapeutik pada orang dewasa VIII dst UTS Penugasan membuat SP Kom Role play Ceramah Tanya jawab Penugasan kelompok Role Play dst penyelesaian tugas Kemampuan/ ketepatan menjawab soal (test tulis) penyelesaian tugas Kemampuan/ ketepatan penyelesaian tugas Kemampuan/ ketepatan 10% 10 % IX 3x 50 10. Melakukan terapeutik pada lanjut usia X 3 x 50 11. Melakukan terapeutik pada pasien dengan kebutuhan 10 % 10 %

khusus XI 3 x 50 12. Melakukan terapeutik pada keluarga, kelompok dan masyarakat XII - XIII 6 x 50 13. Melakukan terapeutik pada pasien dengan masalah fisik XIV - XV 6 x 50 14. Melakukan terapeutik pada pasien gangguan jiwa 10 % 20 % 20 % UAS TUGAS-TUGAS YANG HARUS DISELESAIKAN MAHASISWA: 1. Mandiri : Mencari, membaca referensi lain dan membuat rangkuman terkait Capaian Pembelajaran Khusus untuk pengkayaan materi 2. Kelompok : a. Membuat skenario Pelaksanaan terapeutik perawat klien pada anak, remaja, dewasa, lansia, kebutuhan khusus, gangguan fisik dan gangguan jiwa b. Melakukan latihan interaksi dan terapeutik pada berbagai tingkat usia, kebutuhan khusus, gangguan fisik dan gangguan jiwa 3. Tugas Akhir Semester (membuat makalah dan presentasi/seminar) Mengetahui Direktur/Ketua Jurusan/Dekan/Ketua ST Ketua Program Studi Jakarta,.. Penanggung Jawab MK

CATATAN: (1) Proses pembelajaran harus dilaksanakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi mahasiswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan kesempatan atas prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis mahasiswa, termasuk mahasiswa berkebutuhan khusus. (2) Proses pembelajaran secara umum dilaksanakan dengan urutan: a. Kegiatan pendahuluan, merupakan pemberian informasi yang komprehensif tentang rencana pembelajaran beserta tahapan pelaksanaannya, serta informasi hasil asesmen dan umpan balik proses pembelajaran sebelumnya; b. Kegiatan inti, merupakan kegiatan belajar dengan penggunaan metode pembelajaran yang menjamin tercapainya kemampuan tertentu yang telah dirancang sesuai dengan kurikulum; c. Kegiatan penutup,merupakan kegiatan refleksi atas suasana dan capaian pembelajaran yang telah dihasilkan, serta informasi tahapan pembelajaran berikutnya.