RENSTRA- SKPD BAPPEDA KABUPATEN KARANGASEM

dokumen-dokumen yang mirip
PEMERINTAH KABUPATEN KARANGASEM

RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

RENSTRA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA TAHUN

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN BOYOLALI

RENCANA STRATEGIS SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( RENSTRA SKPD ) TAHUN ANGGARAN

RENCANA STRATEGIS SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RENSTRA-SKPD) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MUSI RAWAS

BUPATI KARANGASEM PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 40 TAHUN 2014 TENTANG URAIAN TUGAS LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN KARANGASEM

2.1. TUGAS, FUNGSI, DAN STRUKTUR ORGANISASI SKPD

BAB I PENDAHULUAN. Sesuai amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem. Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 32 Tahun

BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang

Renstra Dinas Pertanian Kab. Soppeng KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Bab I. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang

Renstra Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PASURUAN TAHUN ANGGARAN 2016

RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KABUPATEN BADUNG TAHUN

BAB II GAMBARAN UMUM PELAYANAN SKPD Tugas Pokok, Fungsi, dan Struktur Organisasi SKPD

Bab II GAMBARAN PELAYANAN BAPPEDA KOTA BANDUNG

RENCANA STRATEGIS

BUPATI PURWOREJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJO NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

KEPUTUSAN KEPALA BAPPEDA KABUPATEN BLORA NOMOR /2033 TAHUN 2011

PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 20 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA

TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG

PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN MALANG TAHUN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

BAB I PENDAHULUAN. Rencana Kerja (Renja) SKPD adalah dokumen perencanaan. SKPD untuk periode satu (1) tahun, yang memuat kebijakan,

PEMERINTAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG

PEMERINTAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG

GAMBARAN UMUM. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Bappeda

BAB I PENDAHULUAN. Renstra BPM, KB dan Ketahanan Pangan Kota Madiun I - 1

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

PEMERINTAH KABUPATEN MUKOMUKO

GAMBARAN PELAYANAN, TUGAS DAN FUNGSI

Rencana Strategis BAB I PENDAHULUAN Latar belakang

RENCANA KERJA (RENJA) DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN PURWOREJO

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL TAHUN PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL KECAMATAN SLAWI

efektivitas dan efisiensi. Dengan modal tersebut diharapkan pemerintahan

BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Soppeng

PERUBAHAN RENCANA STRATEGIS

RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN GARUT TAHUN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SUMATERA SELATAN,

BAB I PENDAHULUAN. Hal. I - 1

RENCANA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN GARUT TAHUN 2015

BAB I PENDAHULUAN RENCANA STRATEGIS PERUBAHAN TAHUN BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA BLITAR 1

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

LAPORAN KINERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN GRESIK TAHUN 2016 BAB I PENDAHULUAN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIJUNJUNG NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLUNGKUNG NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN KLUNGKUNG TAHUN

PERUBAHAN PERTAMA RENCANA STRATEGIS BADAN LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KABUPATEN MUSI RAWAS

BAB I PENDAHULUAN. Renstra Badan Kepegawaian Daerah Kab. Barru Tahun

I - 1 BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2016

BAB I PENDAHULUAN. Page 1

OUTLINE RENCANA STRATEGIS PERANGKAT DAERAH KABUPATEN PURWOREJO TAHUN

RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2017

RENCANA STRATEGIS DINAS TATA BANGUNAN DAN PEMUKIMAN KABUPATEN BOGOR TAHUN BAB I PENDAHULUAN

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MUSI RAWAS

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR. No. 1, 2013 Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 0085

PEMERINTAH KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG

LAMPIRAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN PROBOLINGGO NOMOR : 07 TAHUN 2013 BAB I PENDAHULUAN

GAMBARAN PELAYANAN SKPD

KATA PENGANTAR. Soreang, Desember 2011 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG Kepala,

BAPPEDA PROVINSI BANTEN

Bab 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BUPATI MALUKU TENGGARA

RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( B A P P E D A ) PROVINSI BANTEN TAHUN

BAB II GAMBARAN PELAYANAN

Review RENCANA STRATEGIS (RENSTRA SKPD) TAHUN

WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU

RENCANA STRATEGIS

BUPATI MALANG PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG MEKANISME TAHUNAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN KABUPATEN MALANG BUPATI MALANG,

RENCANA KERJA (RENJA) PEMBANGUNAN DINAS PU. PENGAIRAN KABUPATEN MUSI RAWAS

BUPATI BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA PERATURAN DAERAH KABUPATEN BULUNGAN NOMOR 6 TAHUN 2016 TENTANG

PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN SEMARANG NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SEMARANG

GUBERNUR GORONTALO PERATURAN GUBERNUR GORONTALO NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG

RANCANGAN AKHIR RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BOGOR TAHUN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

KAIDAH PERUMUSAN KEBIJAKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

BUPATI ROKAN HULU PROVINSI RIAU

LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2008 NOMOR : 07 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 07 TAHUN 2008 TENTANG

BAB I PENDAHULUAN. Renstra BAPPEDA I - 1

Pemerintah Kota Bengkulu BAB 1 PENDAHULUAN

RENCANA KERJA BAGIAN ADM. PEMERINTAHAN SETDAKAB. JOMBANG. Tahun 2015 B A G I A N A D M I N I S T R A S I P E M E R I N T A H A N

BUPATI SERDANG BEDAGAI PROVINSI SUMATERA UTARA

BAB I PENDAHULUAN. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karawang Tahun merupakan tahap ketiga dari

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Pemerintah Kabupaten Wakatobi

WALIKOTA CIREBON PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KOTA CIREBON NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA CIREBON

BUPATI TEMANGGUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

Transkripsi:

RENSTRA- SKPD 2016-2021 2016-2021 [Type the abstract of the document here. The abstract is typically a short summary of the contents of the document. Type the abstract of the document here. The abstract is typically a short summary of the contents of the document.] BAPPEDA KABUPATEN KARANGASEM

1 PEMERINTAH KABUPATEN KARANGASEM BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) JALAN DIPONEGORO NOMOR 52, TELP. (0363) 21013 FAX (0363) 22352 AMLAPURA KEPUTUSAN KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGASEM NOMOR : 050/2024/BAPPEDA TENTANG PENETAPAN RENCANA STRATEGIS SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGASEM TAHUN 2016-2021 KEPALA BADAN, Menimbang Mengingat : a. bahwa berdasarkan Pasal 15 ayat (3) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah menyiapkan Rancangan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra-SKPD) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya; b. bahwa berdasarkan Pasa 97 ayat (6) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Berdasarkan Keputusan Kepala Daerah tentang Pengesahan Renstra SKPD, Kepala SKPD menetapkan Renstra SKPD sebagai Pedoman Unit Kerja di Lingkungan SKPD dalam menyusun Rancangan Renja SKPD; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem tentang Penetapan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021; : 1. Undang Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah daerah Tingkat II dalam Wilayah Daerah daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655); 2. Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

2 3. Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 5679); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4405); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817); 7. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3); 8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 310); 9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 517); 10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam Penyusunan atau Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 67); 11. Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Bali Tahun 2013-2018 (Lembaran Daerah Provinsi Bali Tahun 2014 Nomor 1); 12. Peraturan Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 7 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2006-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2006 Nomor 7);

3 13. Peraturan Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 17 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karangasem Tahun 2012-2032 (Lembaran Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2012 Nomor 17, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 15); 14. Peraturan Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2016 Nomor 7, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 6); Memperhatikan : Keputusan Bupati Karangasem Nomor 485/HK/2016 tanggal 6 Oktober 2016 tentang Pengesahan Rancangan Akhir Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021; MEMUTUSKAN : Menetapkan : KESATU : Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021. KEDUA : Rencana Strategis sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU dijadikan pedoman dalam menyusun Rancangan Renja SKPD Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem. KETIGA : Dalam rangka pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan, pelaksanaan Renstra SKPD berpedoman kepada kaidah sebagai berikut : a. Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem melakukan pengendalian dan evaluasi terhadap pelaksanaan Renstra dimaksud dengan memastikan indikator kinerja serta rencana program, kegiatan, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif serta visi, misi, tujuan dan sasaran Renstra tersebut telah dipedomani dalam penyusunan Renja-SKPD Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem; b. Hasil pengendalian dan evaluasi pelaksanaan Renstra dimaksud jika ditemukan adanya ketidaksesuaian/penyimpangan, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem melakukan tindakan perbaikan/penyempurnaan dan melaporkannya kepada Bupati melalui Kepala Bappeda Kabupaten Karangasem. KEEMPAT : Renstra SKPD sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem ini.

4 KELIMA Keputusan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Amlapura pada tanggal 13 Oktober 2016 KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGASEM I KETUT SEDANA MERTA, ST., MT Pembina Tk. I NIP 19670120 199703 1 003

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan di dalamnya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu. Sesuai dengan amanat Undang - Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, setiap Perangkat Daerah (PD) harus memiliki r encana Strategis (Renstra - PD) yang berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Renstra - PD disusun untuk mewujudkan capaian visi dan misi serta tujuan setiap organisasi pemerintahan dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing - masing Perangkat Daerah. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, menegaskan bahwa untuk mencapai keterpaduan Perencanaan Pembangunan Daerah Lima Tahunan dengan Perencanaan Pembangunan yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah, perlu disusun Rencana Strategis (Renstra-PD). Rencana Strategis (Renstra -PD) adalah dokumen perencanaan teknis operasional PD yang merupakan penjabaran RPJMD secara sistematis untuk kurun waktu 5 (lima) tahun. Dokumen Renstra PD memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, indikasi program/kegiatan, target indikator kinerja dan pagu dana indikatif serta sumber - sumber pembiayaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun, yang mengacu pada tugas pokok dan fungsi masing-masing Perangkat Daerah. Rencana Strategis (Renstra -PD) disusun dengan tahapan yaitu (1) persiapan penyusunan Renstra - PD; (2) Peny usunan rancangan Renstra - PD; (3) Penyusunan Rancangan Akhir Renstra - PD; dan (4) Penetapan Renstra PD. Dalam sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang merupakan instrumen pertanggungjawaban, perencanaan strategis merupakan langkah awal untuk melakukan pengukuran kinerja perangkat daerah yang disusun dengan memperhatikan kondisi lingkungan internal maupun eksternal. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) adalah unsur penunjang urusan pemerintahan, merupakan lembaga teknis yang mempunyai tugas pokok dan fungsi dalam perumusan perencanaan pembangunan daerah memiliki peran dan fungsi strategis dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian pembangunan dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah. Bappeda sebagai Perangkat Daerah dalam upaya mencapai Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 1

keberhasilannya perlu didukung dengan perencanaan yang baik sesuai dengan visi dan misi organisasi. Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2016 2021 merupakan tolok ukur pengendalian dan evaluasi capaian kinerja Perangkat Daerah dalam melaksanakan misi, mencapai tujuan dan sasaran berdasarkan strategi, kebijakan program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif Satuan Kerja Perangkat Daerah setiap tahun selama 5 (l ima) tahun, dalam mewujudkan visi, melaksanakan misi dan program Kepala Daerah. Pelaksanaan lebih lanjut Rencana Strategis (Renstra) Bappeda Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021, diwujudkan melalui penyusunan Rencana Kerja (Renja) Bappeda Tahunan dan pelak sanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perangkat Daerah (DPA-PD) Bappeda Kabupaten Karangasem. 1.2 Landasan Hukum Landasan hukum penyusunan Renstra Bappeda Kabupaten Karangasem 2016-2021 adalah sebagai berikut : 1. Undang Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah daerah Tingkat II dalam Wilayah Daerah daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655); 2. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 3. Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); 4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700); 5. Undang Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundangundangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234); 6. Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 2

7. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4405); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 97, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4664); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817); 11. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3); 12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 310); 13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 517); 14. Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Bali Tahun 2013-2018 (Lembaran Daerah Provinsi Bali Tahun 2014 Nomor 1); 15. Peraturan Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 7 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2006-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2006 Nomor 7); 16. Peraturan Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 17 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karangasem Tahun 2012-2032 (Lembaran Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2012 Nomor 17, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 15); Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 3

17. Peraturan Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2016 Nomor 7, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 6). 1.3 Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan disusunnya Renstra Bappeda Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut : 1. Maksud adalah sebagai penjabaran secara operasional visi, misi dan program Kepala Daerah yang digambarkan dalam bentuk program, kegiatan Bappeda Kabupaen Karangasem selama 5 (lima) tahun sesuai masa periode kepemimpinan Kepala Daerah. 2. Tujuan disusunnya Renstra Bappeda Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021 adalah : a. Merumuskan gambaran umum kondisi pelayanan yang akan dilaksanakan/diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Karangasem sebagai penjabaran visi misi Kepala Daerah terpilih selama 5 (lima) tahun; b. Merumuskan gambaran ketersediaan anggaran yang dapat dibelanjakan dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan disertai sasaran dan lokus program/kegiatan selama 5 (lima) tahun ke depan; c. Menterjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam tujuan dan sasaran pembangunan daerah selama 5 (lima) tahun sesuai dengan tugas dan fungsi Bappeda Kabupaten Karangasem dengan berpedoman kepada Perda tentang RPJMD periode berkenaan; d. Menetapkan berbagai program dan kegiatan prioritas yang disertai dengan indikasi pagu anggaran dan target indikator kinerja yang akan dilaksanakan selama periode RPJMD berkenaan. 1.4 Sistematika Penulisan Rencana Strategis (Renstra) Bappeda Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021 disusun berdasarkan sistematika sebagai berikut : BAB I P E N D A H U L U A N Pada bab ini berisi tentang Latar Belakang yang mengemukakan secara ringkas : Pengertian Renstra PD, Peran PD dalam penyelenggaraan pembangunan daerah, Proses penyusunan Renstra PD, Keterkaitan Renstra PD dengan RPJMD, Renstra K/L dan Renstra Kabupaten/Kota, dan dengan Renja PD. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 4

Landasan Hukum memuat : Memuat penjelasan tentang Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Daerah, dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang SOTK, kewenangan PD, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran PD. Maksud dan Tujuan Penyusunan Renstra berisi tentang: penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Renstra PD;Sitematika Renstra memuat tentang; pokok bahasan dalam penulisan Renstra PD, serta susunan garis besar isi dokumen. BAB II GAMBARAN PELAYANAN PD Pada bab ini menguraikan tentang; informasi tentang peran (tugas dan fungsi) PD dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, mengulas secara ringkas apa saja sumber daya yang dimiliki PD dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya, mengemukakan capaian-capaian penting yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan Renstra PD periode sebelumnya, mengemukakan capaian program prioritas PD yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan RPJMD periode sebelumnya, dan mengulas hambatan-hambatan utama yang masih dihadapi dan dinilai perlu diatasi melalui Renstra PD ini. Bab ini juga memuat Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi PD. Tugas, Fungsi, dan menguraikan secara singkat; Memuat penjelasan umum tentang dasar hukum pembentukan PD, struktur organisasi PD, serta uraian tugas dan fungsi sampai dengan satu eselon di bawah Kepala PD. Uraian tentang struktur organisasi PD ditujukan untuk menunjukkan organisasi, jumlah personil, dan tata laksana PD ( proses, prosedur, mekanisme). Sumber daya memuat : penjelasan ringkas tentang macam sumber daya yang dimiliki PD dalam menjalankan tugas dan fungsinya, mencakup sumber daya manusia dan asset/modal. Kinerja PD memuat : tingkat capaian kinerja PD berdasarkan sasaran/target Renstra PD periode sebelumnya, menurut SPM untuk urusan wajib Layanan Dasar, dan/atau indikator kinerja pelayanan PD dan/atau indikator lainnya seperti MDGs atau indikator yang telah diratifikasi oleh Pemerintah. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan PD : Bagian ini mengemukakan hasil analisis terhadap Renstra PD, hasil telaahan terhadap RTRW, dan hasil analisis terhadap Kajian Lingkungan Hidup Strategis yang berimplikasi sebagai tantangan dan peluang bagi pengembangan pelayanan PD pada lima tahun mendatang. Bagian ini mengemukakan macam pelayanan, perkiraan besaran kebutuhan pelayanan, dan arahan lokasi pengembangan Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 5

pelayanan yang dibutuhkan. BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI Bab ini memuat : Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan PD; Pada bagian ini dikemukakan permasalahan-permasalahan pelayanan PD beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih : Bagian ini mengemukakan apa saja tugas dan fungsi PD yang terkait dengan visi, misi, serta program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih. Selanjutnya berdasarkan identifikasi permasalahan pelayanan PD dipaparkan apa saja faktor-faktor penghambat dan pendorong pelayanan PD yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tersebut Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis memuat : apa saja faktor-faktor penghambat dan pendorong dari pelayanan PD yang mempengaruhi permasalahan pelayanan PD ditinjau dari implikasi Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis. Penentuan Isu-isu Strategis : Pada bagian ini direview kembali faktor-faktor dari pelayanan PD yang mempengaruhi permasalahan pelayanan PD ditinjau dari gambaran pelayanan PD, sasaran jangka menengah pada Renstra PD, dan implikasi RTRW bagi pelayanan PD, implikasi KLHS bagi pelayanan PD. Strategi Kebijakan memuat; rumusan pernyataan strategi dan kebijakan PD dalam lima tahun mendatang. BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN Bab ini menjelaskan pernyataan visi dimana visi ditetapkan oleh PD. Visi pada hakikatnya merupakan pernyataan kehendak tentang apa yang ingin dan mungkin dapat dicapai dalam kurun waktu lima tahun. Visi disusun mengacu pada visi RPJMD Kabupaten Karangasem 2016-2021. Misi disusun untuk menjabarkan visi yang telah ditetapkan. Misi dijabarkan menjadi tujuan dan sasaran. Untuk mencapai tujuan dan sasaran ditetapkan strategi yaitu cara mencapai tujuan dan sasaran, yang terdiri atas kebijakan, program dan kegiatan. Dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tidak dikenal Visi dan Misi PD, tetapi dalam Pearmen PAN dan RB no. 53 Tahun 2014 dikenal Visi dan Misi PD, dan merupakan penilaian. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 6

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF Bab ini menguraikan pengertian program yaitu instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh PD untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Bab ini juga berisi rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif (Perumusan rencana program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif). BAB VI INDIKATOR KINERJA PD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD Penetapan indikator kinerja PD yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD. Pada bagian ini dikemukakan indikator kinerja PD yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai PD dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD. BAB VII PENUTUP Bab ini menguraikan tentang kaidah pelaksanaan dan penutup. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 7

BAB II GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH Tujuan pelaksanaan sistem perencanaan pembangunan nasional, sesuai amanat UU No. 25 Tahun 2004, adalah: a) untuk mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan; b) menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi antar daerah, antar ruang, antar waktu, dan antar fungsi pemerintah, serta antar pusat dan daerah; c) menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan penagawasan; d) mengoptimalkan partisipasi masyarakat; dan e) menjamin tercapainya penggunaan sumberdaya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Bappeda Kabupaten Karangasem harus melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara optimal dan akuntabel. 2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi PD 2.1.1 Kedudukan Tugas Pokok dan Fungsi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Karangasem Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Karangasem. Dalam pasal 14 Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Karangasem Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Karangasem disebutkan bahwa Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem merupakan unsur perencanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah, dipimpin oleh seorang Kepala Badan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Tugas Pokok Badan Perencanaan Pembangunan Daerah adalah melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang perencanaan pembangunan daerah. Untuk melaksanakan tugas pokok dimaksud Badan Perencanaan Pembangunan Daerah menyelenggarakan fungsi sebagai berikut : 1) Perumusan kebijakan teknis dibidang perencanaan daerah 2) Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan daerah 3) Pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang perencanaan pembangunan daerah 4) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan 2.1.2 Susunan Organisasi Sesuai dengan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Karanga sem Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Karangasem, Susunan Organisasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem terdiri dari : Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 8

1) Kepala Badan Kepala Badan memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. 2) Sekretariat Sekretariat pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem dipimpin oleh seorang Sekretaris yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan, membawahi 3 (tiga) Sub Bagian yaitu : a. Sub Bagian Umum b. Sub Bagian Keuangan c. Sub Bagian Penyusunan Program, Evaluasi dan Pelaporan Masing-masing Sub Bagian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Sekretaris. 3) Bidang Tata Ruang dan Prasarana Wilayah Bidang Tata Ruang dan Prasarana Wilayah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan, membawahi 2 (dua) Sub Bidang yaitu : a. Sub Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup b. Sub Bidang Prasarana Wilayah Masing-masing Sub Bidang dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang. 4) Bidang Penanaman Modal Bidang Penanaman Modal pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan, membawahi 2 (dua) Sub Bidang yaitu : a. Sub Bidang Pengembangan Penanaman Modal b. Sub Bidang Pengendalian Penanaman Modal Masing-masing Sub Bidang dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang. 5) Bidang Perekonomian Bidang Perekonomian pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan, membawahi 2 (dua) Sub Bidang yaitu : a. Sub Bidang Perekonomian b. Sub Bidang Pengembangan Agribisnis Masing-masing Sub Bidang dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 9

6) Bidang Sosial Budaya Bidang Sosial Budaya pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan, membawahi 2 (dua) Sub Bidang yaitu : a. Sub Bidang Pendidikan dan Kesenian b. Sub Bidang Adat dan Budaya Masing-masing Sub Bidang dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang. 7) Bidang Monitoring dan Penelitian Bidang Monitoring dan Penelitian pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan, membawahi 2 (dua) Sub Bidang yaitu : a. Sub Bidang Statistik dan Monitoring b. Sub Bidang Penelitian dan Pengembangan. Masing-masing Sub Bidang dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang. 8) Unit Pelaksanan Teknis Badan (UPTB) Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem, ditetapkan dengan Keputusan Bupati, dan Pembentukan Unit Pelaksanan Teknis Badan disesuaikan dengan kebutuhan. 9) Kelompok Jabatan Fungsional a. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas sebagian tugas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem sesuai dengan keahlian dan kebutuhan. b. Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga yang diatur dan ditetapkan berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. c. Jabatan Fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk, dan jumlah tenaga ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja, jenis dan jenjang diatur berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. 2.1.3 Uraian Tugas Pokok Dan Fungsi Uraian tugas pokok dan fungsi Kepala Badan, Sekretaris dan Kepala bidang adalah sebagaimana ditampilkan pada tabel 2.1 berikut : Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 10

Tabel 2.1 Uraian tugas pokok dan fungsi Kepala Badan, Sekretaris dan Kepala bidang Pada Bappeda kabupaten Karangasem 1. KEPALA BADAN a. Memimpin dan mengkoordinasikan perumusan Rencana kegiatan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; b. Mempersiapkan petunjuk pelaksanaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. c. Merumuskan kebijakan teknis operasional Badan Perencanaan Pembangunan Daerah meliputi Bidang Tata Ruang dan Prasarana Wilayah, Bidang Penanaman Modal, Bidang Perekonomian, Bidang Sosial Budaya dan Bidang Monitoring dan Penelitian; d. Memimpin dan membina pelaksanaan tugas-tugas dibidang administrasi umum meliputi : ketata usahaan, kepegawaian, keuangan, organisasi dan tata laksana kearsipan, perlengkapan dan urusan rumah tangga Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; e. Mengkoordinasikan Perencanaan Pembangunan Daerah dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah/Satuan Organisasi lain berdasarkan kewenangan yang ada; f. Mengkoordinasikan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda); g. Mengkoordinasikan atau mengadakan survey dan penelitian untuk kepentingan penyusunan perencanaan pembangunan daerah; h. Mengkoordinasikan dan atau mengadakan monitoring mengenai persiapan dan perkembangan pelaksanaan rencana pembangunan daerah untuk penyempurnaan perencanaan lebih lanjut; i. Membuat laporan pertanggungjawaban kinerja kepada Kepala Daerah; Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 11

j. Membina Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB); k. Membina pelaksanaan program waskat di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; l. Memimpin, Mengkoordinasikan dan mendistribusikan pelaksanaan tugas kepada bawahan; m. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier; n. Mengevaluasi dan membina penyusunan laporan kegiatan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; o. Memberikan saran dan Pertimbangan Teknis kepada atasan; p. Melaksanakan tugas dinas lainnya yang diberikan oleh atasan. 2. SEKRETARIS a. Mengkoordinasikan perumusan rencana kegiatan Sekretariat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; b. Mengkoordinasikan penyiapan petunjuk pelaksanaan Sekretariat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; c. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas-tugas di bidang administrasi umum meliputi : organisasi dan ketatalaksanaan, kepegawaian, keuangan, kearsipan, perlengkapan dan urusan rumah tangga Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; d. Menyusun laporan pertanggungjawaban kinerja Badan berdasarkan hasil kegiatan masing-masing Bidang dan Sekretariat; e. Membina dan mendistribusikan pelaksanaan tugas kepada bawahan; f. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier; g. Mengevaluasi dan merumuskan laporan kegiatan Sekretariat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah sebagai pertanggungjawaban kepada atasan; h. Memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan; i. Melaksanakan tugas dinas lainnya yang diberikan atasan Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 12

3. KEPALA BIDANG TATA RUANG DAN PRASARANA WILAYAH a. Mengkoordinasikan perumusan rencana kegiatan Bidang Tata Ruang dan Prasarana Wilayah; b. Mengkoordinasikan penyiapan petunjuk pelaksanaan Bidang Tata Ruang dan Prasarana Wilayah; c. Mengkoordinasikan kegiatan perencanaan pembangunan di bidang pengairan, perhubungan, pariwisata, pos dan telekomunikasi, tata ruang dan tata guna tanah, sumber alam serta lingkungan hidup; d. Mengkoordinasikan pemecahan masalah penyusunan perencanaan pembangunan bidang Tata Ruang dan Prasarana Wilayah; e. Menetapkan keserasian pengembangan perkotaan dan perdesaan skala kabupaten; f. Menetapkan petunjuk pelaksanaan manajemen dan kelembagaan pengembangan wilayah dan kawasan dan pengembangan pembangunan perwilayahan skala kabupaten; g. Mengkoordinasikan pengembangan kawasan prioritas, cepat tumbuh dan andalan skala kabupaten; h. Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan; i. Membina dan mendistribusikan pelaksanaan tugas kepada bawahan; j. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier; k. Mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi dan perumusan laporan hasil kegiatan Bidang Tata Ruang dan Prasarana Wilayah, sebagai pertanggung jawaban kepada atasan; l. Memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan; m. Melaksanakan tugas dinas lainnya yang diberikan oleh atasan. 4. KEPALA BIDANG MONITORING DAN PENELITIAN a. Mengkoordinasikan perumusan rencana kegiatan Bidang Monitoring dan Penelitian; b. Mengkoordinasikan penyiapan petunjuk pelaksanaan Bidang Monitoring dan Penelitian; Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 13

c. Mengkoordinasikan pelaksanaan pengumpulan data, analisa data dan menyusun statistik serta dokumentasi potensi Kabupaten Karangasem; d. Mengkoordinasikan kegiatan penelitian dan pengembangan Kabupaten Karangasem; e. Mengkoordinasikan pemecahan masalah penyusunan perencanaan pembangunan Bidang Monitoring dan Penelitian; f. Menkoordinasikan pelaksanaan konsultasi perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah; g. Konsultasi pengelolaan kawasan dan lingkungan perkotaan dan pelayanan perkotaan; h. Perencanaan kelembagaan dan manajemen pengembangan wilayah dan kawasan di kecamatan/desa; i. Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan; j. Membina dan mendistribusikan pelaksanaan tugas kepada bawahan; k. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier; l. Mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi dan perumusan laporan hasil kegiatan Bidang Monitoring dan Penelitian, sebagai pertanggung jawaban kepada atasan; m. Memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan; n. Melaksanakan tugas dinas lainnya yang diberikan oleh atasan. 5. KEPALA BIDANG EKONOMI a. Mengkoordinasikan perumusan rencana kegiatan Bidang Perekonomian; b. Mengkoordinasikan penyiapan petunjuk pelaksanaan Bidang Perekonomian; c. Mengkoordinasikan kegiatan perencanaan pembangunan di bidang pertanian, kelautan, perindag, koperasi dan jasa kepariwisataan; d. Mengkoordinasikan pemecahan masalah penyusunan perencanaan pembangunan bidang Bidang Perekonomian; Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 14

e. Kerjasama pembangunan antar daerah dan antara daerah dengan swasta, dalam dan luar negeri; f. Bimbingan, surpervisi dan konsultasi kerjasama pembangunan antar kecamatan/desa dan antara kecamatan/desa dengan swasta, dalam dan luar negeri; g. Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan; h. Membina dan mendistribusikan pelaksanaan tugas kepada bawahan i. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier; j. Mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi dan perumusan laporan hasil kegiatan Bidang Perekonomian, sebagai pertanggung jawaban kepada atasan; k. Memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan; l. Melaksanakan tugas dinas lainnya yang diberikan oleh atasan. 6. KEPALA BIDANG SOSIAL BUDAYA a. Mengkoordinasikan perumusan rencana kegiatan Bidang Sosial Budaya; b. Mengkoordinasikan penyiapan petunjuk pelaksanaan Bidang Sosial Budaya; c. Mengkoordinasikan kegiatan perencanaan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, Adat dan budaya, agama, kesejahteraan rakyat, kependudukan dan keluarga berencana; d. Mengkoordinasikan pemecahan masalah penyusunan perencanaan pembangunan Bidang Sosial Budaya; e. Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan; f. Membina dan mendistribusikan pelaksanaan tugas kepada bawahan; g. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier; h. Mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi dan perumusan laporan hasil kegiatan Bidang Sosial Budaya, sebagai pertanggung jawaban kepada atasan; Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 15

i. Memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan; j. Melaksanakan tugas dinas lainnya yang diberikan oleh atasan. 7. KEPALA BIDANG PENANAMAN MODAL a. Mengkoordinasikan perumusan rencana kegiatan Bidang Penanaman Modal Daerah; b. Mengkoordinasikan penyiapan petunjuk pelaksanaan Bidang Penanaman Modal Daerah; c. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas-tugas dibidang Penanaman Modal Daerah; d. Mengkoordinasikan promosi dan analisa pengembangan investasi dan penanaman modal daerah; e. Mengkoordinasikan pengendalian pembuangan limbah; f. Mengkoordinasikan pemecahan masalah penyusunan perencanaan pembangunan bidang Penanaman Modal Daerah; g. Mengkoordinasikan pelaksanaan kerjasama pembangunan antar daerah kabupaten dan antara daerah kabupaten dengan swasta, dalam dan luar negeri h. Mengkoordinasikan, menyusun dan menetapkan kebijakan pengembangan penanaman modal daerah kabupaten dalam bentuk rencana umum penanaman modal daerah dan rencana strategis daerah sesuai dengan program pembangunan daerah kabupaten, berkoordinasi dengan pemerintah propinsi; i. Merumuskan dan menetapkan pedoman, pembinaan dan pengawasan dalam skala kabupaten terhadap penyelenggaraan kebijakan dan perencanaan pengembangan penanaman modal, berkoordinasi dengan pemerintah provinsi; j. Mengkoordinasikan, merumuskan, menetapkan dan melaksanakan kebijakan daerah kabupaten dibidang penaman modal; k. Mengkoordinasikan dan menetapkan peraturan daerah kabupaten tentang penanaman modal dengan berpedoman Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 16

pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; l. Mengkaji, merumuskan dan menyusun kebijakan teknis pelaksanaan pemberian bimbingan dan pembinaan promosi penanaman modal ditingkat kabupaten dan kebijakan teknis pengendalian pelaksanaan penanaman modal di kabupaten; m. Mengkaji, merumuskan dan menyusun pedoman tata cara dan pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu kegiatan penanaman modal yang menjadi kewenang kabupaten berdasarkan pedoman tata cara dan pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu kegiatan penanaman modal yang ditetapkan oleh pemerintah dan pedoman tata cara pembangunan dan pengembangan sistem informasi penanaman modal skala kabupaten; n. Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis serta pengawasan kepada bawahan; o. Membina dan mendistribusikan pelaksanaan tugas kepada bawahan; p. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier; q. Mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi dan perumusan laporan hasil kegiatan Bidang Penanaman Modal Daerah, sebagai pertanggung jawaban Bagan Struktur Organisasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem sebagaimana bagan 2.1 di bawah ini : Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 17

BAGAN 2.1 STRUKTUR ORGANISASI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KARANGASEM KEPALA BADAN JABATAN FUNGSIONAL SEKRETARIAT SUB BAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAG KEUANGAN SUB BAG SUNPROG EVALUASI DAN PELAPORAN BIDANG TATA RUANG & PRASARANA BIDANG PENANAMAN MODAL BIDANG PEREKONOMI AN BIDANG SOSIAL BUDAYA BIDANG MONITORING DAN PENELITIAN SUB BID TATA RUANG & LINGKUNGAN HIDUP SUB BID PENGEMBANGAN PENANAMAN MODAL SUB BID PEREKONOMIAN SUB BID PENDIDIKAN DAN KESEHATAN SUB BID STATISTIK DAN MONITORING SUB BID PRASARANA WILAYAH SUB BID PENGENDALIAN PENANAMAN MODAL SUB BID PENGEMBANGAN AGRIBISNIS SUB BID ADAT DAN BUDAYA SUB BID PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN UPTB Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 18

2.2 Sumber Daya SKPD 2.2.1 Sumber Daya Manusia Pemerintah Daerah adalah implementator kebijakan publik yang mengemban tugas dan fungsi-fungsi pelayanan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintahan di masa mendatang adalah pemerintahan yang cerdas, yang mampu menerjemahkan kebijakan publik ke dalam langkah-langkah operasional yang kreatif dan inovatif dengan orientasi pada kepentingan masyarakat. Pemerintahan yang cerdas hanya bisa diwujudkan jika aparaturnya cerdas. Oleh karena itu, peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan khususnya sumberdaya aparatur menjadi salah satu prioritas penting dan strategis. Peran dan tugas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah sebagai fasilitator dalam mengarahkan proses pembangunan dapat berjalan efektif dan efisien akan berjalan optimal apabila ditunjang oleh sumberdaya yang memadai. Salah satu sumberdaya penentu adalah tersedianya sumberdaya aparatur dengan latar belakang pendidikan yang memadai. Tabel 2.2 memberikan gambaran tentang profil sumberdaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem berdasarkan golongan dan tingkat pendidikan. Kapasitas dan kapabilitas karyawan berkaitan erat dengan tingkat pendidikannya. Jumlah Sumber daya Manusia di Bappeda Kabupaten Karangasem sebanyak 41 Orang yang terdiri dari 29 orang pegawai laki-laki dan 12 orang Perempuan. Berdasarkan data yang ditampilkan pada Tabel 2.2, tingkat pendidikan pegawai Bappeda Kabupaten Karangasem yang paling banyak adalah pendidikan S-1 sebanyak 17 orang (41,46%), pendidikan S -2 tercatat sebanyak 9 orang (21,95%) dan sisanya berpendidikan Diploma, SMA, dan SMP. Sebagai lembaga yang memposisikan dirinya menjadi Think Tanknya Pemerintah Kabupaten Karangasem, ketersediaan personil ini menjadi modal dasar dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi Bappeda sebagai lembaga perencana secara optimal. Namun demikian, kendala dalam ketersediaan SDM yang menjadi isu strategis di Bappeda Kabupaten Karangasem adalah mengenai kualitas dan kuantitas SDM Perencana khususnya ketersediaan pejabat fungsional perencana dan peneliti yang berkompeten dalam penyusunan perencanaan pembangunan. Sampai saat ini Bappeda Kabupaten Karangasem belum memiliki pejabat fungsional perencana. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 19

Tabel 2.2 Profil sumberdaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem berdasarkan golongan dan tingkat pendidikan NO GOLONGAN PENDIDIKAN S2 S1 DIII DII DI SLTA SLTP TOTAL 1 IV/e - - - - - - - - 2 IV/d - - - - - - - - 3 IV/c - - - - - - - - 4 IV/b 1 1 - - - - 2 5 IV/a 3 1 1 - - - - 5 Total Gol. IV 4 2 1 - - - - 7 1 III/d 4 2 - - - - - 6 2 III/c 1 5 - - - - - 6 3 III/b - 2 - - - - - 2 4 III/a - 6 - - - - - 6 Total Gol. III 5 15 - - - - - 20 1 II/d - - - - - - - - 2 II/c - - - - - 5-5 3 II/b - - - - - 6-6 4 II/a - - - - - 2-2 Total Gol. II - - - - - 13-13 1 I/d - - - - - - - - 2 I/c - - - - - - 1 1 3 I/b - - - - - - - - 4 I/a - - - - - - - - Total Gol. I - - - - - - 1 1 TOTAL 9 17 1 - - 13 1 41 Sumber : Bappeda Kabupaten Karangasem Selanjutnya, Tabel 2.3 memberikan gambaran tentang keadaan potensi sumberdaya aparatur yang ada di Bappeda kabupaten Karangasem berdasarkan Jabatan, Golongan dan Pendidikan. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 20

Tabel 2.3 Profil sumberdaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem berdasarkan Jabatan, golongan dan tingkat pendidikan No Jabatan Gol A STRUKTURAL Pendidikan S2 S1 DIII TOTAL 1 Kepala Badan (Eselon IIa) IV/b 2 Sekretaris (Eselon IIIa) IV/b 3 Kepala Bidang (Eselon Eselon IIIb) IV/a III/d 4 Kasubbid, Kasubbag (Eselon IVa) III/c B FUNGSIONAL Total 1 - - 1-1 - 1 3 1 1 5 4 2-6 1 5-6 - - - - 9 9 1 19 Sumber : Bappeda Kabupaten Karangasem 2.2.2 Sarana dan Prasarana Bappeda Kabupaten Karangasem menempati kantor yang berdiri diatas lahan seluas 1.312 m 2 yang berada di Jl. Diponegoro No. 52 Amlapura, Bali. Ketersediaan peralatan dan mesin sangat dibutuhkan sebagai prasarana penunjang dalam mendukung pelaksanaan suatu pekerjaan. Secara umum, kondisi Sarana dan prasarana yang ada pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem dapat dilihat pada tabel 2.4. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 21

Tabel 2.4 Sarana dan Prasarana Bappeda Kabupaten Karangasem No Nama Barang Jumlah Kondisi 1 Kendaraan Roda 4 5 Unit Baik 2 Kendaraan Roda 2 6 Unit Baik 3 AC Split 20 Buah Baik 4 Alat Pemadam Kebakaran 4 Buah Baik 5 Laptop/Notebook 33 Unit Baik 6 PC 30 Unit Baik 7 Printer 30 Buah Baik 8 Meja komputer 25 Buah Baik 9 Lemari 26 Buah Baik 10 Meja Kerja 36 Buah Baik 11 Meja Rapat 15 Buah Baik 12 Kursi Kerja 52 Buah Baik 13 Kursi rapat 250 Buah Baik 14 Mesin Ketik 2 Buah Baik 15 Mesin Hitung 9 Buah Baik 16 Camera/Video 15 Buah Baik 17 Kipas angin 7 Buah Baik 18 Filling Kabinet 13 Buah Baik 19 Telepon 1 Buah Baik 20 faximilli 1 Buah Baik Sumber : Bappeda Kabupaten Karangasem 2.2.3 Anggaran Belanja Jika dilihat dari penyerapan anggaran selama lima tahun terakhir, terjadi peningkatan serapan keuangan dari tahun ke tahun walaupun capaiannya masih di bawah 95%. Permasalahan penyerapan anggaran seringkali disebabkan karena beberapa kegiatan dilaksanakan pada APBD perubahan di Bulan Oktober sehingga ada keterbatasan waktu dalam melaksanakan kegiatan dan penyerapan anggarannnya. Kecermatan dalam menyusun Rencana Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 22

Kegiatan dan Anggaran (RKA) yang menjadi pedoman pelaksanaan program/kegiatan baik dari sisi anggaran maupun dari indikator kinerja turut menentukan serapan dan alokasi anggaran yang dibutuhkan. Permasalahan anggaran di Bappeda juga berkaitan dengan belum di implementasikannya Analisis Standar Biaya (ASB) untuk Program/kegiatan yang dilaksanakan, sehingga tidak ada standar baku yang dapat diterapkan dalam alokasi anggaran untuk tiap Kegiatan penyusunan dokumen perencanaan maupun kegiatan kajian, sehingga penentuan alokasi anggaran untuk kegiatan tersebut tidak memiliki dasar yang secara normatif maupun akademik dapat dipertanggungjawabkan. Belum terintegrasinya Perencanaan dan penganggaran dalam satu sistem, manjadi titik lemah selanjutnya, dimana otoritasnya tidak berada pada institusi Bappeda sehingga menyebabkan banyak kegiatan yang sudah direncanakan, tereduksi pada proses penganggaran, demikian juga banyak kegiatan yang dilaksanakan diluar rencana yang telah ditetapkan. Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Bappeda Kabupaten Karangasem Tahun 2012-2015 sebagaimana Lampiran I. 2.3 Kinerja Pelayanan SKPD Kinerja pelayanan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem berkaitan dengan urusan yang menjadi kewenangannnya yaitu urusan perencanaan pembangunan daerah, Penataan Ruang, dan penanaman modal. Secara lebih terinci capaian kinerja pelayanan Bappeda Kabupaten Karangasem sebagaimana tabel 2.5. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 23

Tabel 2.5 Review Pencapaian Kinerja Pelayanan SKPD Bappeda Kabupaten Karangasem No Indikator Kinerja Sesuai Tugas dan Fungsi SKPD Target SPM Target IKK Target Indikator lainnya Target Renstra SKPD Tahun ke Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian Tahun ke- 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 Persentase 75% 75% 85% 85% 90% 79,40% 100% program/kegiatan yang terealisasi dengan program kegiatan yang direncanakan 93,41 117,65 2 Persentase programprogram dengan capaian kinerja minimal 90% 75% 75% 85% 85% 90% 75,41% 78,74% 88,72 92,64 3 Persentase SKPD dengan dokumen perencanaan yang baik 75% 80% 90% 95% 100% 75% 80% 83,33 84,21 4 Tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yg telah ditetapkan dgn PERDA 5 Tersedianya Dokumen Perencanaan : RPJMD yg telah ditetapkan dgn PERDA/PERKADA ada ada ada ada ada ada ada ada ada 100 100 100 100 ada ada ada ada ada ada ada ada ada 100 100 100 100 Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 24

6 Ada/tidak ada PERDA RTRW 7 Tersedianya Dokumen Perencanaan : RKPD yg telah ditetapkan dgn PERKADA ada ada ada ada ada ada ada ada ada 100 100 100 100 ada ada ada ada ada ada ada ada ada 100 100 100 100 8 Penjabaran Program RPJMD kedalam RKPD 9 Buku kabupaten dalam angka 10 Buku PDRB kabupaten 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100 100 100 100 ada ada ada ada ada ada 100 100 100 ada ada ada ada ada ada 100 100 100 Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 25

Secara umum, pelayanan yang dilakukan oleh Bappeda Kabupaten Karangasem pada dasarnya adalah penyediaan dokumen perencanaan pembangunan daerah serta penyediaan data/ informasi penunjang kebutuhan penyusunan dokumen perencanaan. Selain itu informasi mengenai tata ruang wilayah Kabupaten Karangasem termasuk didalamnya pemanfaatan ruang dan pengendaliannya adalah salah satu jenis pelayanan yang dilakukan walaupun bukan merupakan pelayanan langsung kepada masyarakat. 2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi utamanya berkaitan dengan penyusunan dokumen perencanaan, kebijakan penanaman modal, perencanaan tata ruang dan penyediaan data/informasi perencanaan, tantangan dan peluang pengembangan pelayanan Bappeda Kabupaten Karangasem yaitu : A. Tantangan 1. Terdapat ketidakserasian antara peraturan perundangan yang mengatur mekanisme perencanaan dengan peraturan perundangan lainnya yang terkait dan berdampak terhadap mekanisme perencanaan 2. Munculnya kebijakan nasional yang berdampak pada perubahan kebijakan di daerah sehingga mengakibatkan inkonsistensi perencanaan 3. Belum optimalnya pelaksanaan evaluasi pembangunan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan selanjutnya 4. Belum diimplementasikannya Analisis Standar Biaya (ASB) untuk Program/kegiatan yang dilaksanakan, sehingga tidak ada standar baku yang dapat diterapkan dalam alokasi anggaran untuk tiap Kegiatan penyusunan dokumen perencanaan maupun kegiatan kajian, sehingga penentuan alokasi anggaran untuk kegiatan tersebut tidak memiliki dasar yang secara normatif maupun akademik dapat dipertanggungjawabkan. 5. Belum optimalnya perencanaan yang berdasarkan tata ruang dan pelestarian lingkungan hidup berkelanjutan 6. Masih lemahnya proses pengolahan dan pemanfaatan data sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan daerah 7. Koordinasi antar SKPD yang belum optimal B. Peluang 1. Adanya dukungan pemerintah pusat terhadap perencanaan pembangunan di daerah 2. Adanya kesempatan yang luas dalam meningkatkan mutu SDM perencana melalui penawaran diklat perencanaan gelar maupun non gelar Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 26

3. Perkembangan sistem informasi dan teknologi yang mendukung system perencanaan pembangunan daerah, sehingga proses perencanaan lebih cepat, transparan dan akuntabel 4. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan daerah sebagai akibat meningkatnya pemahaman masyarakat akan arti pentingnya perencanaan 5. Ketersediaan LSM, Perguruan Tinggi, Pihak Swasta, yang terlibat sebagai mitra kerja dalam proses perencanaan pembangunan di daerah. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 27

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD Permasalahan yang dihadapi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem berdasarkan pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanannya sebagaimana dirangkum dalam tabel 3.1 di bawah ini. Aspek Kajian Tabel 3.1 Identifikasi Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi Bappeda Kabupaten Karangasem Standar yang Digunakan Faktor yang Mempengaruhi Permasalahan Pelayanan PD Eksternal Capaian/Kondisi Saat ini Internal (Diluar (Kewenangan PD) Kewenangan PD) (1) (2) (3) (4) (5) (6) Kesekretariatan Perencanaan Daerah Penataan Ruang Data/ Statistik Penanaman Modal Peningkatan Kualitas aparatur yang menunjang kinerja PD Telah tersusun LAKIP, Bahan LPPD, LKPJ, dan Renja SKPD Ketersediaan data/informasi Ketersediaan dokumen perencanaan PP no. 3 Tahun 2007 PP No 6 Tahun 2008 Permen PAN dan RB No. 29 Th 2010 Undang-Undang statistic Permendagri Dokumen RTRW UU No. 26/2007 Perda RTRW Ketersediaan data/informasi Berbagai kajian potensi Penanaman Modal Promosi Penanaman Modal Undang- Undang statistik UU 25 th 2007 tentang penanaman Modal Jumlah SDM Ketersediaan anggaran Jumlah SDM Ketersediaan anggaran Jumlah SDM Ketersediaan anggaran Jumlah SDM Ketersediaan anggaran Jumlah SDM Ketersediaan anggaran Dukungan dari Pimpinan Dukungan dari SKPD terkait Dukungan dari SKPD Dukungan dari SKPD Dukungan dari SKPD Dukungan dari berbagai pihak Terbatasnya anggaran Terbatasnya Kualitas SDM Terbatasnya anggaran Terbatasnya SDM Terbatasnya anggaran Terbatasnya SDM Terbatasnya data yang tersedia Terbatasnya anggaran Terbatasnya SDM Terbatasnya investor yang mau menanamkan modal Terbatasnya anggaran Terbatasnya SDM Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 28

3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih Visi Pemerintah Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 yaitu : " KARANGASEM CERDAS, BERSIH DAN BERMARTABAT BERLANDASKAN TRI HITA KARANA" Cerdas mengandung makna terwujudnya masyarakat yang merniliki kemampuan intelektual, emosional dan spiritual yang seimbang. Bersih mengandung makna terwujudnya Tata Kelola Pemerintahan Yang Bersih dan Bebas dari KKN. Bermartabat mengandung makna terwujudnya Karangasem yang Bangkit, Berwibawa dan memiliki Daya Saing. Visi Pemerintah Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021 kemudian dijabarkan ke dalam 6 misi sebagai berikut : 1. Membentuk sumber daya manusia yang cerdas, sehat, bermartabat dan unggul melalui pencapaian wajib belajar 9 (sembilan) tahun dan pelayanan kesehatan yang terjangkau, murah, ramah dan paripurna. 2. Mewujudkan kultur masyarakat dan tata kelola pemerintahan yang berkarakter melayani, bebas dari praktik korupsi, kolusi, nepotisme, budaya suap. 3. Menurunkan angka kemiskinan dengan menitikberatkan pada penyiapan lapangan kerja, pengembangan sektor ekonomi kerakyatan berbasis pertanian dalam arti luas, usaha kecil dan menengah. 4. Meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat dengan menitikberatkan pada program perluasan kesempatan kerja, pariwisata kerakyatan dan peningkatan investasi yang berwawasan lingkungan. 5. Membangun infrastruktur wilayah yang merata, berkeadilan dan tepat guna serta mengembangkan wilayah berbasis potensi lokal perdesaan. 6. Mengembangkan perikehidupan rakyat yang religius, toleran, berkarakter dan bermartabat melalui peningkatan program pembangunan di bidang keagamaan. sosial budaya, politik dan kesejahteraan sosial. Dengan melihat tugas pokok dan fungsi Bappeda Kabupaten Karangasem, dan dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran pembangunan yang telah dtetapkan dalam RPJMD Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021, maka Bappeda Kabupaten Karangasem mendukung Misi 2 yaitu Mewujudkan kultur masyarakat dan tata kelola pemerintahan yang berkarakter melayani, bebas dari praktik korupsi, kolusi, nepotisme, budaya suap. Keterkaitan tersebut dapat dilihat pada gambar 3.1. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 29

Gambar 3.1 Keterkaitan Visi, Misi,Tujuan dan Sasaran Bappeda Kabupaten Karangasem terhadap Visi dan Misi Kepala Daerah Tahun 2016-2021 RPJMD KAB. KARANGASEM VISI : " KARANGASEM CERDAS, BERSIH DAN BERMARTABAT BERLANDASKAN TRI HITA KARANA" Misi II : Mewujudkan kultur masyarakat dan tata kelola pemerintahan yang berkarakter melayani, bebas dari praktik korupsi, kolusi, nepotisme, budaya suap. RENSTRA BAPPEDA Visi : MEWUJUDKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH YANG BERKUALITAS, KOMPREHENSIF DAN BERKELANJUTAN Misi : 1. Meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah 2. Meningkatkan ketersediaan dan kualitas data dan informasi pembangunan daerah 3. Meningkatkan kualitas pelayanan Bappeda Kabupaten Karangasem Tujuan : Meningkatnyaperan pelayanan aparatur sipil negarayang berkarakter, bersih, berwibawa dan profesional. Tujuan : 1. Menjamin konsistensi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah 2. Tersedianyadatadan informasi pembangunan daerah yang berkualitas 3. Meningkatkan akuntabilitas kinerja dan Pelayanan BappedaKabupaten Karangasem Sasaran Pemerintah Kab. Karangasem: 1. Meningkatnyaakuntanbilitas kinerja perangkat daerah. Sasaran Pemerintah Kab. Karangasem: 2. Meningkatnyakinerja laporan keuangan perangkat daerah. Sasaran : 1. Meningkatnyakeselarasan perencanaan pembangunan daerah 2. Efektifitas pelaksanaan rencana pembangunan daerah 3. Data dan informasi pembangunan daerah yangaktual dan dapat dipertanggungjawabkan 4. Akuntabilitas kinerja Bappeda Kabupaten Karangasem yang optimal 3.3 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis A. Rencana Tata Ruang Wilayah Ruang merupakan komponen lingkungan hidup yang bersifat terbatas dan tidak terbaharui yang harus dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai satu kesatuan ruang dalam tatanan yang dinamis berlandaskan kebudayaan Bali yang dijiwai oleh Agama Hindu sesuai dengan falsafah Tri Hita Karana. Dalam rangka mewujudkan keterpaduan pembangunan antar sektor, daerah, dan masyarakat maka rencana tata ruang wilayah merupakan arahan lokasi investasi pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, masyarakat, dan/atau dunia usaha. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 30

Pelaksanaan penataan ruang mencakup proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang kabupaten diwujudkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten, sebagai matra ruang dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah. Tujuan penataan ruang Kabupaten Karangasem adalah Terwujudnya Wilayah Karangasem yang sejahtera melalui pengembangan agribisnis dan pariwisata yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan dalam pemanfaatan ruang yang menerapkan aspek mitigasi bencana. Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten berfungsi sebagai: a. penyelaras kebijakan penataan ruang Nasional, Provinsi dan Kota; serta b. acuan bagi Pemerintah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk mengarahkan lokasi kegiatan dan menyusun program pembangunan yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang kota. FTAR ISI Kedudukan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten yaitu sebagai pedoman bagi: a. penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), b. rencana rinci tata ruang dan rencana sektoral lainnya; c. pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang; d. perwujudan keterpaduan, keterkaitan, dan keseimbangan antar sektor, antar daerah, dan antar pemangku kepentingan; e. penetapan lokasi dan fungsi ruang untuk investasi; dan f. penataan ruang kawasan strategis. Kebijakan penataan ruang kabupaten, terdiri atas : a. penetapan pusat-pusat kegiatan dengan pendekatan pengembangan wilayah dan dukungan prasarana wilayah guna mengatasi dan mengurangi ketimpangan pertumbuhan antar wilayah; b. pengembangan kawasan budidaya dengan pendekatan budaya lokal serta mitigasi bencana; c. peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui pengembangan sektor unggulan agribisnis dan pariwisata; d. pemerataan pembangunan wilayah Utara, Selatan, Timur, dan Barat Karangasem yang melestarikan lingkungan hidup, budaya, dan pariwisata yang berkelanjutan; e. pengembangan agribisnis dalam mewujudkan kegiatan ekonomi berbasis pertanian organik dengan minimal 90% dari luas kawasan pertanian ditetapkan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan; f. penataan wilayah pesisir untuk mewujudkan keselarasan dan kesinambungan antara pemanfaatan ruang daratan dan pemanfaatan ruang kawasan pesisir; g. penerapan kearifan lokal dalam pengendalian pemanfaatan ruang; dan h. peningkatan fungsi kawasan untuk pertahanan dan keamanan negara Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 31

Strategi penetapan pusat-pusat kegiatan dengan pendekatan pengembangan wilayah dan dukungan prasarana wilayah guna mengatasi dan mengurangi ketimpangan pertumbuhan antar wilayah, terdiri atas: a. meningkatkan fungsi dan pelayanan jalan yang menghubungkan wilayah Utara dan wilayah Selatan Karangasem; b. mempertegas dan menetapkan pusat-pusat permukiman yang memenuhi kriteria sebagai Pusat Pelayanan Kawasan (PPK) dan Pusat Pelayanan Lingkungan (PPL) dengan memperhatikan fungsi utamanya; c. meningkatkan keterkaitan antar kota, baik secara fungsional dengan pengembangan fungsi pelayanan kota yang terintegrasi satu sama lain maupun secara spasial dengan meningkatkan aksesibilitasnya terutama melalui pengembangan prasarana perhubungan; d. mengembangkan sistem transportasi laut yang terpadu untuk mendukung rencana pengembangan Pelabuhan Amed dengan memperhatikan keberadaan Pelabuhan Padangbai; e. mengembangkan pelabuhan pariwisata di Tanah Ampo untuk mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten; f. mengharmonisasikan pemanfaatan ruang Pelabuhan Amed dan sekitarnya untuk mencegah kerusakan ekosistem perairan laut sekitarnya yang unik dan khas; g. mengharmonisasikan pemanfaatan ruang Labuhan Amuk dan sekitarnya sebagai pelabuhan bahan bakar untuk menghindari terjadinya kerusakan lingkungan akibat pencemaran minyak, limbah cair lainnya dan B3. h. mengembangkan kegiatan yang disesuaikan dengan potensi yang ada untuk meningkatkan perekonomian desa; i. pengembangan PPL dengan memperhatikan karakter desa-desa sekitar yang cenderung menyatu dengan desa pusatnya; j. melestarikan Ruang Terbuka Hijau di kawasan perbatasan antar desa dengan konsep karang bengang; Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 32

k. meningkatkan pelayanan listrik terutama pada daerah-daerah yang baru berkembang; mengembangkan sumber-sumber energi terbarukan bagi cadangan pasokan listrik seperti energi tenaga surya, pembakaran sampah, energi air, dan uap; dan l. menyiapkan ruang untuk rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Kecamatan Kubu. Strategi pengembangan kawasan budidaya dengan pendekatan budaya lokal serta mitigasi bencana, terdiri atas : a. mengembangkan kawasan budidaya yang diarahkan untuk mengakomodasikan kegiatan produksi (pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan), permukiman, kegiatan pertambangan, pariwisata, industri, serta hankam; b. mengendalikan pemanfaatan ruang pada kawasan budidaya untuk mencegah konflik antar kegiatan/sektor; c. mengembangkan permukiman eksisting untuk menghindari pola perkembangan linier, serta diarahkan mengikuti pola klaster; d. mengembangkan kawasan permukiman baru diarahkan di semua kecamatan, disesuaikan dengan daya dukung lahan masing-masing kecamatan, khusus untuk permukiman di sekitar wilayah pegunungan dan perbukitan (wilayah dengan kemiringan lebih dari 30%) hanya untuk pengembangan permukiman eksisting dan pertumbuhan alami, dengan batas ketinggian bangunan sesuai dengan ketentuan yang ada yaitu 15 m; e. memanfaatkan kawasan lindung sesuai dengan fungsinya masing-masing; f. mengendalikan pemanfaatan ruang pada kawasan lindung agar sesuai dengan fungsi lindung yang telah ditetapkan dengan kriteria kawasan lindung; g. menerapkan konsep karang bengang yang berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau, terutama yang melalui jalur pariwisata dengan tujuan menjaga kualitas ruang dan estetika lingkungan; h. menerapkan mitigasi bencana untuk mendeliniasi kawasan rawan bencana alam dalam rangka menentukan arahan pemanfaatan ruang pada kawasan tersebut; dan i. mengembangkan permukiman untuk menghindari alih fungsi lahan sawah; j. pengembangan kawasan budidaya didukung dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Strategi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui pengembangan sektor unggulan agribisnis dan pariwisata, terdiri atas : a. mengintegrasikan kebijakan yang berkaitan dengan pemanfaatan kekuatan sektor pariwisata untuk mempercepat peningkatan produktivitas sektor pertanian baik yang bersifat teknis, kelembagaan, dan sosial ekonomi; Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 33

b. memprioritaskan peningkatan pendidikan penduduk untuk mengurangi angka buta huruf dan mengurangi angka putus sekolah; c. meningkatkan derajat kesehatan penduduk dengan pemerataan sarana dan prasarana kesehatan maupun tenaga medis dan paramedis; dan d. meningkatkan kesadaran penduduk mengenai lingkungan hidup dengan jalan memberikan motivasi dan pembinaan mengenai lingkungan hidup. Strategi pemerataan pembangunan wilayah Utara, Selatan, Timur, dan Barat Karangasem yang melestarikan lingkungan hidup, budaya, dan pariwisata yang berkelanjutan, terdiri atas: a. mengembangkan wilayah Utara yang mempunyai keunggulan komparatif terkait dengan ketersediaan potensi mineral bukan logam dan batuan, potensi untuk pengembangan kegiatan pertanian lahan kering, kepariwisataan yang cukup spesifik, adanya rencana pengembangan Pelabuhan Amed dan rencana pengembangan listrik tenaga uap dikembangkan sebagai pendorong pemerataan pembangunan; b. mengembangkan wilayah Selatan dan Timur yang mempunyai keunggulan komparatif terutama dari kelengkapan sarana dan prasarana pariwisata dan kegiatan perkotaan, dikembangkan sebagai pusat pelayanan pariwisata dan pengembangan industri kepariwisataan yang dapat mendorong pertumbuhan sektor kepariwisataan secara keseluruhan di Kabupaten Karangasem; c. mengembangkan wilayah Barat yang mempunyai keunggulan komparatif dan kompetitif, terkait dengan ketersediaan air, potensi pertanian yang telah berkembang, kepariwisataan yang telah berkembang dan aksesibilitasnya yang relatif dekat dengan pusat Wilayah Pengembangan Bali Timur (WPBT), dikembangkan sebagai pusat pendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karangasem secara keseluruhan; d. memantapkan kawasan-kawasan pariwisata yang telah ditetapkan sebagai kawasan strategis Provinsi Bali; e. memantapkan Kawasan Suci Besakih sebagai salah satu kawasan strategis yang skala pelayanannya tidak hanya untuk Kabupaten Karangasem dan Provinsi Bali pada umumnya namun juga untuk wilayah Nasional; dan f. mengembangkan kawasan strategis Kabupaten Karangasem harus dapat melestarikan budaya masyarakat yang telah berkembang dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup secara keseluruhan. Strategi pengembangan agribisnis dalam mewujudkan kegiatan ekonomi berbasis pertanian organik dengan minimal 90% dari luas kawasan pertanian ditetapkan sebagai lahan pertanian berkelanjutan, terdiri atas : Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 34

a. mengembangkan sektor pertanian yang menitikberatkan pada upaya menyediakan keanekaragaman jenis bahan pangan untuk memantapkan ketahanan pangan wilayah dan mendukung pengembangan industri pengolahan hasil pertanian; b. mengembangkan kawasan pertanian tanaman pangan lahan basah diarahkan pada wilayah-wilayah yang memiliki potensi/kesesuaian lahan serta dukungan prasarana irigasi melalui intensifikasi dan pembatasan secara ketat alih fungsi lahan basah; c. mengarahkan kawasan pertanian lahan kering pada wilayah-wilayah yang memiliki potensi/kesesuaian lahan sesuai zonasi agroekologi; dan d. mengendalikan laju alih fungsi lahan sawah dalam rangka melestarikan Budaya Bali yang identik dengan budaya agraris. Strategi penataan wilayah pesisir untuk mewujudkan keselarasan dan kesinambungan antara pemanfaatan ruang daratan dan pemanfaatan ruang kawasan pesisir, terdiri atas : a. mewujudkan kesinambungan pemanfaatan ruang antara kawasan pesisir dan daratan; b. mengembangkan wilayah pesisir sesuai dengan karakteristik wilayah pesisir; c. mengendalikan pembangunan di wilayah pesisir untuk menjaga kelestarian ekosistem alamiah pesisir; d. meningkatkan peran serta masyarakat dalam rangka menjaga dan melestarikan ekosistem wilayah pesisir; dan e. mengembalikan kondisi rona lingkungan wilayah pesisir yang rusak agar fungsi ekologisnya dapat berjalan secara optimal. Strategi penerapan kearifan lokal dalam pengendalian pemanfaatan ruang, terdiri atas : a. menentukan arahan pengaturan pada masing-masing zona pemanfaatan ruang; b. menentukan ketentuan tentang persyaratan pemanfaatan ruang dan ketentuan pengendaliannya; c. mengembangkan sistem perizinan dalam pemanfaatan ruang; d. mengembangkan sistem insentif dan disinsentif yang merupakan acuan untuk pengembangan perangkat atau upaya memberikan imbalan terhadap pelaksanaan kegiatan yang sejalan dengan rencana tata ruang; e. mengarahkan sanksi yang merupakan acuan dalam tindakan penertiban atas pelanggaran terhadap penataan ruang; f. menyelaraskan tata ruang dengan sistem dan kelembagaan masyarakat setempat sehingga rencana tata ruang wilayah kabupaten dapat diimplementasikan sesuai dengan ruang (desa), waktu (kala), dan keadaan setempat (patra); g. memberdayakan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang menunjang keajegan Bali dan kesejahteraan masyarakat Karangasem; dan Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 35

h. pengembangan struktur tata ruang yang menampilkan identitas budaya Bali. Strategi untuk peningkatan fungsi kawasan untuk pertahanan dan keamanan Negara, terdiri atas: a. mendukung penetapan kawasan peruntukan pertahanan dan keamanan; b. mengembangkan kegiatan budidaya secara selektif di dalam dan di sekitar kawasan pertahanan dan keamanan untuk menjaga fungsi dan peruntukannya c. melestarikan kawasan lindung dan mengembangkan kawasan budi daya tidak terbangun di sekitar kawasan pertahanan dan keamanan sebagai zona penyangga yang memisahkan kawasan tersebut dengan kawasan budidaya terbangun, dan d. menjaga dan memelihara aset-aset pertahanan/tni. Penyusunan rencana pembangunan harus disesuaikan dengan perencanan tata ruang sebagai wadah dimana perencanaan tersebut akan diimplementasikan, sehingga lokasi dimana kegiatan akan dijalankan dapat diarahkan. B. Kajian Lingkungan Hidup Strategis Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Bappeda Kabupaten Karangasem disajikan pada tabel 3.2 berikut : Tabel 3.2 Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) No HasilKLHSTerkait Tugas danfungsipd Permasalahan Pelayanan PD Penghambat SebagaiFaktor Pendorong 1 Pertumbuhanekon omi tidak merata. Pemerataan pembangunan masih belum optimal Sebaranpenduduk kur angmerata, moda transportasiantarkota yangbelummemadai. Mobilitas penduduk makintinggi dan komunikasimakin lancar. 2 Perencanan tidak berjalan dengan optimal Rendahnya SDM bidang perencanaan Banyak kepentingan yang mempengaruhi realisasi perencanaan Peningkatan SDM bidang perencanaan 3 Pemanfaatan tata ruang yang tidak sesuai zonasi Rendahnya penegakan hukum terkait tata ruang Kepentingan terkait perekonomian selalu menjadi prioritas Kesadaran hukum aparat dan masyarakat 3.4 Penentuan Isu-isu Strategis Analisis isu-isu strategis merupakan bagian penting dan sangat menentukan dalam proses penyusunan rencana pembangunan daerah untuk melengkapi tahapan-tahapan yang telah Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 36

dilakukan sebelumnya. Identifikasi isu yang tepat dan bersifat strategis meningkatkan akseptabilitas prioritas pembangunan, dapat dioperasionalkan dan secara moral serta etika birokratis dapat dipertanggungjawabkan dan menjawab persoalan nyata yang dihadapi dalam pembangunan. Isu-isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi Perangkat Daerah adalah kondisi yang menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan karena dampaknya yang signifikan bagi Perangkat Daerah di masa datang. Suatu kondisi/kejadian yang menjadi isu strategis adalah keadaan yang apabila tidak diantisipasi akan menimbulkan kerugian yang lebih besar atau sebaliknya, dalam hal tidak dimanfaatkan, akan menghilangkan peluang untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat dalam jangka panjang. Berdasarkan hasil analisis terhadap isu strategis dalam perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Karangasem dapat diidentifikasi beberapa hal sebagai berikut : Tabel 3.3 Identifikasi Isu-Isu Strategis dalam Perencanaan Pembangunan Daerah NO ASPEK ISU STRATEGIS 1 Koordinasi dan Kualitas Perencanaan 2 Sistem perencanaan/sistem pengelolaan data Koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergi antar berbagai kepentingan dan tingkatan belum optimal Optimalisasi koordinasi antara institusi perencana dengan pemegang otoritas penganggaran, untuk menjaga konsistensi/kontinyuitas perencanaan dan penganggaran, sehingga program dan kegiatan yang telah direncanakan tidak tereduksi di dalam proses penganggaran Belum optimalnya ketersediaan, validitas, pemanfaatan, pengelolaan dan pengintegrasian data yang tersusun secara sistematis dan akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah Sinkronisasi perencanaan dan penganggaran serta monitoring dan evaluasi yang masih rendah Belum optimalnya perencanaan pembangunan yang berdasarkan perencanaan tata ruang dan Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 37

lingkungan hidup 3 Sumber daya manusia Terbatasnya kuantitas dan kualitas SDM 4 Investasi dan Penanaman Modal Perencana Kebijakan Pemerintah Kabupaten Karangasem yang belum mendukung terbentuknya jabatan fungsional Perencana Realisasi investasi yang belum optimal sebagai akibat informasi tentang potensi penanaman modal dan peluang investasi belum akurat dan tersedia secara optimal Iklim investasi yang belum kondusif Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 38

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.1 Visi Bappeda Kabupaten Karangasem Visi adalah gambaran kondisi ideal tentang masa depan yang realistik, yang ingin diwujudkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem. Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai institusi perencana pembangunan dan dengan mengacu kepada terwujudnya visi dan misi Kepala Daerah terpilih, maka visi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem adalah MEWUJUDKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH YANG BERKUALITAS, KOMPREHENSIF DAN BERKELANJUTAN Berkualitas megandung makna bahwa : a. Perencanaan pembangunan daerah disusun melalui pendekatan teknokratik, politik, partisipatif, bottom up dan top down serta dapat dipertanggungjawabkan b. Perencanaan pembangunan daerah mampu menjawab permasalahan dan isu yang berkembang di masyarakat c. Perencanaan pembangunan daerah dapat memberikan arah yang tepat bagi proses pembangunan daerah Komprehensif dimaksudkan yaitu Perencanaan pembangunan daerah disusun secara menyeluruh/holistik dengan melibatkan partisipasi aktif stakeholders pada seluruh aspek pembangunan. Berkelanjutan dimaksudkan yaitu Hasil-hasil perencanaan pembangunan daerah dapat diterapkan/diimplementasikan untuk mewujudkan tujuan pembangunan daerah. 4.2 Misi Bappeda Kabupaten Karangasem Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan sebagai penjabaran dari visi yang telah ditetapkan. Misi harus jelas dan disesuaikan dengan tugas, pokok dan fungsi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem. Misi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 yang merupakan penjabaran dari visi yaitu : 1. Meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah 2. Meningkatkan ketersediaan dan kualitas data dan informasi pembangunan daerah 3. Meningkatkan kualitas pelayanan Bappeda Kabupaten Karangasem. 4.3 Tujuan dan Sasaran jangka Menengah Bappeda Kabupaten Karangasem Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 ( satu ) sampai dengan 5 ( Lima ) tahunan, yang mengacu pada Visi dan Misi serta didasarkan pada isu- Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 39

isu dan analisis strategis. Tujuan harus dapat menunjukkan suatu kondisi yang ingin dicapai di masa mendatang, tujuan akan mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan dalam rangka merealisasikan Misi. Tujuan dan sasaran jagka menengah Bappeda Kabupaten Karangasem yaitu : 1. Menjamin konsistensi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, dengan sasaran : a. Meningkatnya keselarasan perencanaan pembangunan daerah b. Efektifitas pelaksanaan rencana pembangunan daerah 2. Tersedianya data dan informasi pembangunan daerah yang berkualitas, dengan sasaran Data dan informasi pembangunan daerah yang aktual dan dapat dipertanggungjawabkan. 3. Meningkatkan akuntabilitas kinerja dan Pelayanan Bappeda Kabupaten Karangasem, dengan sasaran Akuntabilitas kinerja Bappeda Kabupaten Karangasem yang optimal. 4.4 Strategi dan Kebijakan Bappeda Kabupaten Karangasem Strategi adalah cara untuk mewujudkan tujuan, dirancang secara konseptual, analitis, realistis, rasional, dan komprehensif. Strategi diwujudkan dalam kebijakan dan program Perangkat Daerah. Kebijakan adalah arah yang diambil oleh Perangkat Daerah dalam menentukan bentuk konfigurasi program dan kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh Perangkat Daerah. PENYUSUNAN STRATEGI Untuk merumuskan strategi dan kebijakan Perangkat Daerah, yang perlu diperhatikan adalah faktor-faktor internal (kekuatan, kelemahan) dan faktor -faktor eksternal (peluang dan tantangan) dalam mengembangkan kelembagaan secara menyeluruh, kemudian menganalisis faktor-faktor tersebut sesuai dengan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah dan menyusun strategi melalui : 1. Strengts - Opportunities Strategy, yaitu menggunakan kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal; 2. Weakness - Opportunities Strategy, yaitu memperbaiki kelemahan internal dengan mengambil keuntungan dari peluang eksternal; 3. Strengts - Threats Strategy, yaitu menggunakan kekuatan internal untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman eksternal; 4. Weakness - Treaths Strategy, yaitu merupakan strategi pertahanan untuk menghindari kelemahan internal dan menghindari ancaman eksternal. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 40

Penjabaran faktor internal, faktor eksternal, serta penjabaran strategi dapat dilihat pada tabel 4.2 di bawah ini. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 41

Tabel 4.2 Penentuan Faktor Internal, Eksternal, dan Alternatif Strategi Faktor Eksternal Peluang (O) 1. Adanya dukungan pemerintah pusat terhadap perencanaan pembangunan di daerah 2. Adanya kesempatan yang luas dalam meningkatkan mutu SDM perencana melalui penawaran diklat perencanaan gelar maupun non gelar 3. Perkembangan sistem informasi dan teknologi yang mendukung system perencanaan pembangunan daerah, sehingga proses perencanaan lebih cepat, transparan dan akuntabel 4. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan daerah sebagai akibat meningkatnya pemahaman masyarakat akan arti pentingnya perencanaan 5. Ketersediaan LSM, Perguruan Tinggi, Pihak Swasta, yang terlibat sebagai mitra kerja dalam proses perencanaan pembangunan di daerah. Ancaman (T) 1. Terdapat ketidakserasian antara peraturan perundangan yang mengatur mekanisme perencanaan dengan peraturan perundangan lainnya yang terkait dan berdampak terhadap mekanisme perencanaan 2. Munculnya kebijakan nasional yang berdampak pada perubahan kebijakan di daerah sehingga mengakibatkan inkonsistensi perencanaan 3. Belum optimalnya pelaksanaan evaluasi pembangunan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan selanjutnya 4. Belum diimplementasikannya Analisis Standar Biaya (ASB) untuk Program/kegiatan yang dilaksanakan, sehingga tidak ada standar baku yang dapat diterapkan dalam alokasi anggaran untuk tiap Kegiatan penyusunan dokumen perencanaan maupun kegiatan kajian, sehingga penentuan alokasi anggaran untuk kegiatan tersebut tidak memiliki dasar yang secara normatif maupun akademik dapat dipertanggungjawabkan. 5. Belum optimalnya perencanaan yang berdasarkan tata ruang dan pelestarian lingkungan hidup berkelanjutan 6. Masih lemahnya proses pengolahan dan pemanfaatan data sebagai dasar penyusunan perencanaan Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 42

pembangunan daerah 7. Koordinasi antar SKPD yang belum optimal Faktor Internal Kekuatan (S) 1. UU 25/2004 tentang SPPN dan UU 23/2014 tentang Pemerintahan daerah, memeberikan kewenangan kepada Bappeda yang semakin kuat sebagai perangkat daerah yang menyelenggarakan fungsi penunjang urusan pemerintahan di bidang perencanaan, penganggaran, pengendalian dan evaluas pembangunan 2. Sinergitas perencanaan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten 3. Sistem perencanaan dan monitoring berbasis website 4. Data dan informasi serta dokumen hasil perencanaan dan evaluasi menjadi dasar/acuan dalam perencanaan pembangunan daerah 5. Sarana dan Prasarana penunjang operasional yang memadai 6. Komitmen pimpinan dan staf Bappeda dalam mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas Alternatif Strategi S-O 1. Memanfaatkan peraturan dan regulasi yang ada guna meningkatkan kapasitas kelembagaan bappeda dalam fungsi perencanaan, penganggaran, pengendalian dan evaluasi 2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas aparatur perencana melalui pendidikan teknis formal maupun non formal 3. Melibatkan masyarakat dan stakeholders lainnya dalam proses perencanaan pembangunan daerah 4. Mengembangkan system perencanaan dan monitoring evaluasi melalui penguatan system E-Planning dan e monev berbasis teknologi informasi Alternatif Strategi S-T 1. Memberdayakan SDM Perencana dalam menyingkapi kesalahan pemahaman terhadap mekanisme perencanaan 2. Efisiensi penggunaan anggaran melalui penerapan ASB dalam proses penyusunan anggaran 3. Pemanfaatan tata ruang dan kajian lingkungan sebagai dasar penyusunan perencanaan 4. Mengembangkan pengolahan data dan informasi pembangunan sesuai tugas dan fungsi SKPD sebagai pengelola data dan informasi pembangunan daerah 5. Meningkatkan dan menjaga komunikasi yang baik dan intensif dengan SKPD Kelemahan (W) 1. SDM Perencana terbatas secara kuantitas dan kualitas 2. Ego sektoral antar bidang yang bisa melemahkan team work 3. Belum tergalinya potensi SDM secara optimal 4. Sistem perencanaan yang belum terintegrasi dengan system monitoring dan evaluasi serta system penganggaran 5. Ketersediaan data dan informasi pendukung perencanaan dan hasil kajian pembangunan yang belum optimal Alternatif Strategi W-O 1. Mengembangkan jabatan fungsional perencana melalui peningkatan alokasi anggaran untuk mengikuti diklat perencanaan 2. Pengintegrasian system perencanaan, penganggaran, monitoring dan evaluasi berbasis teknologi informasi dalam upaya menciptakan konsistensi perencanaan dan penganggaran 3. Penyusunan data base perencanaan 4. Melakukan kajian-kajian terhadap permasalahan pembangunan sebagai dasar perencanaan Alternatif Strategi W-T 1. Mererapkan system award dan punishment untuk meningkatkan kinerja aparatur Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 43

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF Program yaitu instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Program disusun berdasarkan strategi dan kebijakan, yang ditetapkan dan akan dilaksanakan sesuai dengan peran dan fungsi Perangkat Daerah sebagai upaya untuk mewujudkan visi organisasi melalui perwujudan sasaran-sasaran misi yang telah ditetapkan. Rencana Program Bappeda Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 merupakan serangkaian langkah dari penjabaran strategi-strategi yang akan dilakukan dalam mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran. Rencana program kerja ini sendiri akan menjadi pegangan dan acuan bagi Bappeda Kabupaten Karangasem dalam melakukan kegiatan perencanaan pembangunan dengan lebih efektif dan efisien. Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi Bappeda Kabupaten Karangasem, dan dikaitkan dengan tujuan dan sasaran yang terkandung di dalam Renstra Bappeda Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021, maka rencana program kerja Bappeda Kabupaten Karangasem dapat diuraikan sebagai mana terlampir pada Lampiran II. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 44

BAB VI INDIKATOR KINERJA PD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD Bappeda Kabupaten Karangasem mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah yang bersifat spesifik di bidang perencanaan pembangunan daerah. Berdasarkan Permendagri No. 54 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 8 tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah bahwa Indikator kinerja PD yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD adalah indikator kinerja yang secara langsung menunjukkan kinerja yang ingin dicapai PD dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD. Indikator Kinerja Bappeda Kabupaten Karangasem yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD sebagaimana disajikan pada lampiran III. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 45

BAB VII PENUTUP Rencana Strategis (Renstra) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 merupakan panduan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Bappeda Kabupaten Karangasem untuk 5 (lima) tahun ke depan. Dokumen Renstra Bappeda Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 disusun sinergis dengan dokumen RPJPD Kabupaten Karangasem tahun 2006-2025 dan merupakan penjabaran dari dokumen RPJMD Kabupaten Karangasem. Dalam mewujudkan dan mencapai target dari indikator-indikator yang telah ditetapkan, sangat ditentukan oleh kesiapan Perangkat Daerah, ketatalaksanaan, SDM, dan sumber pendanaannya serta yang tidak kalah penting adalah komitmen pimpinan dan staf Bapppeda Kabupaten Karangasem. Selain itu, untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan Renstra Bappeda Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021, setiap tahun akan dilakukan evaluasi. Apabila diperlukan, dapat dilakukan perubahan/revisi muatan Renstra Bappeda Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 termasuk indikator-indikator kinerjanya yang dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan tanpa mengubah tujuan dari Bappeda Kabupaten Karangasem yang mengacu pada RPJMD. Renstra Bappeda Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 harus dijadikan acuan kerja bagi bidang-bidang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Diharapkan semua bidang dapat melaksanakannya dengan akuntabel serta senantiasa berorientasi pada peningkatan kinerja Bappeda Kabupaten Karangasem. Pembangunan Tanpa Perencanaan Salah Arah. Perencanaan Tanpa Pembangunan Tiada Arti Page 46

LAMPIRAN-LAMPIRAN

LAMPIRAN I

ANGGARAN DAN REALISASI PENDAPATAN DAN BELANJA TAHUN 2012-2015 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN KABUPATEN KARANGASEM NO URAIAN 2012 2013 2014 2015 ANGGARAN REALISASI % ANGGARAN REALISASI % ANGGARAN REALISASI % ANGGARAN REALISASI % 1 2 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 A PENDAPATAN DAERAH 1 Pendapatan Asli Daerah Rp - Rp - - Rp - Rp - - Rp - Rp - - Rp - Rp - - 2 Dana Perimbangan Rp - Rp - - Rp - Rp - - Rp - Rp - - Rp - Rp - - 3 Lain-lain Pendapatan Daerah yang Syah Jumlah Pendapatan Rp 8.000.000,00 Rp 8.000.000,00 100,00% Rp - Rp - Rp - Rp - Rp 8.000.000,00 Rp 8.000.000,00 100,00% Rp - Rp - Rp - Rp - Rp - Rp - B BELANJA DAERAH 1 Belanja Tidak Langsung Rp 2.552.953.544,88 Rp 2.311.068.460,00 90,53% Rp 2.753.756.253,50 Rp 2.454.109.065,00 89,12% Rp 2.789.570.736,50 Rp 2.544.903.074,00 91,23% Rp 3.487.474.615,70 Rp 3.293.287.845,00 94,43% 2 Belanja Langsung Rp 2.681.721.000,00 Rp 2.297.454.160,00 85,67% Rp 5.377.189.606,50 Rp 4.809.594.184,00 89,44% Rp 6.221.216.475,50 Rp 5.612.046.254,00 90,21% Rp 6.669.114.570,00 Rp 5.937.777.742,00 89,03% a. Belanja Pegawai Rp 524.650.000,00 Rp 507.824.000,00 96,79% Rp 782.340.000,50 Rp 692.905.000,00 88,57% Rp 516.810.000,00 Rp 424.712.000,00 82,18% Rp 596.732.000,00 Rp 498.497.000,00 83,54% b. Belanja Barang dan Jasa Rp 2.108.601.000,00 Rp 1.744.130.160,00 82,72% Rp 4.043.577.606,00 Rp 3.577.313.184,00 88,47% Rp 5.376.395.475,50 Rp 4.879.309.354,00 90,75% Rp 5.579.629.400,00 Rp 5.023.282.742,00 90,03% c. Belanja Modal Rp 48.470.000,00 Rp 45.500.000,00 93,87% Rp 551.272.000,00 Rp 539.376.000,00 97,84% Rp 328.011.000,00 Rp 308.024.900,00 93,91% Rp 492.753.170,00 Rp 415.998.000,00 84,42% Jumlah Belanja SURPLUS/DEFISIT Rp 5.234.674.544,88 Rp 4.608.522.620,00 88,04% Rp 8.130.945.860,00 Rp 7.263.703.249,00 89,33% Rp 9.010.787.212,00 Rp 8.156.949.328,00 90,52% Rp 10.156.589.185,70 Rp 9.231.065.587,00 90,89% Rp (5.226.674.544,88) Rp (4.600.522.620,00) 88,02% Rp (8.130.945.860,00) Rp (7.263.703.249,00) 89,33% Rp (9.010.787.212,00) Rp (8.156.949.328,00) 90,52% Rp (10.156.589.185,70) Rp (9.231.065.587,00) 90,89% Amlapura, 13 Oktober 2016 Kepala Bappeda Kab. Karangasem, I Ketut Sedana Merta, ST., MT Pembina Tk. I NIP. 19670120 199703 1 003

LAMPIRAN II

LAMPIRAN II Indikasi Rencana Program Prioritas yang Disertai Kebutuhan Pendanaan Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021. BAPPEDA KABUPATEN KARANGASEM Kode Bidang Urusan dan Program Indikator Kinerja Program (Outcome) Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan (dalam jutaan rupiah) 2017 2018 2019 2020 Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. 2021 Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021) Perangkat daerah 01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Persentase terpenuhinya pelayanan administrasi perkantoran 100% 100% 1.097,02 100% 1.108,00 100% 1.122,60 100% 1.135,20 100% 1.191,96 100% 5.654,78 BAPPEDA Penyediaan Jasa surat menyurat Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional Penyediaan Jasa Kebersihan kantor Penyediaan Alat Tulis Kantor Jumlah Materai yang diperlukan dalam Penyelenggaran Jasa Surat Menyurat Persentase air, listrik, telepon yang terbayar Jumlah kendaraan dinas/operasional yang disamsat/berijin Persentase alat kebersihan yang diadakan dan jasa cleaning service yang terbayar Persentase alat tulis kantor yang diadakan 800 Lembar 800 Lembar 4,20 800 Lembar 4,20 800 Lembar 4,20 800 Lembar 4,20 4000 Lembar 4,41 4000 Lembar 21,21 Bappeda 100% 100% 132,00 100% 135,00 100% 140,00 100% 140,00 100% 147,00 100% 694,00 Bappeda 14 Unit 18 Unit 14,00 18 Unit 15,00 18 Unit 15,00 18 Unit 17,00 86 Unit 17,85 86 Unit 78,85 Bappeda 100% 100% 37,44 100% 38,10 100% 38,70 100% 39,30 100% 41,27 100% 194,81 Bappeda 100% 100% 50,80 100% 51,00 100% 51,00 100% 51,00 100% 53,55 100% 257,35 Bappeda Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Persentase barang cetakan maupun penggandaan yang diadakan Persentase komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor yang diadakan 100% 100% 40,00 100% 40,00 100% 40,00 100% 45,00 100% 47,25 100% 212,25 Bappeda 100% 100% 8,82 100% 10,00 100% 10,00 100% 10,00 100% 10,50 100% 49,32 Bappeda Penyediaan bahan Jenis dan volume bahan bacaan dan peraturan bacaan yang tersedia perundang - undangan Penyediaan makanan dan minuman Volume makanan dan minuman rutin dan jamuan tamu yang tersedia 10 Jenis 10 Jenis 36,00 10 Jenis 36,00 10 Jenis 40,00 10 Jenis 40,00 10 Jenis 42,00 10 Jenis 194,00 Bappeda 700 Orang 925 Orang 40,05 925 Orang 45,00 950 Orang 50,00 950 Orang 55,00 4662 Orang 57,75 4662 Orang 247,80 Bappeda RPJMD Kab. Karangasem 2016-2021 VIII - 372

Kode Bidang Urusan dan Program Indikator Kinerja Program (Outcome) Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan (dalam jutaan rupiah) 2017 2018 2019 2020 Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. 2021 Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021) Perangkat daerah Rapat - rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi / Teknis/ Keamanan Penyediaan biaya canang, bebanten piodalan Frekuensi koordinasi dan konsultasi keluar daerah Volume tenaga kontrak yang terbayar Persentase canang dan banten yang tersedia untuk persembahyangan sehari-hari, piodalan dan persembahyangan ke pura sad kahyangan 30 Kali 25 kali 250,00 25 kali 250,00 25 kali 250,00 25 kali 250,00 125 kali 262,50 125 kali 1.262,50 Bappeda 384 OB 384 OB 386,10 384 OB 386,10 384 OB 386,10 384 OB 386,10 1920 OB 405,41 1920 OB 1.949,81 Bappeda 100% 100% 52,60 100% 52,60 100% 52,60 100% 52,60 100% 55,23 100% 265,63 Bappeda Rapat - rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah Frekuensi koordinasi dalam daerah yang dilaksanakan 72 kali 75 Kali 45,00 75 Kali 45,00 75 Kali 45,00 75 Kali 45,00 372 Kali 47,25 372 Kali 227,25 Bappeda 02 Program Peningkatan Persentase terpenuhinya Sarana dan Prasarana sarana dan prasarana Aparatur aparatur 100% 100% 763,11 100% 380,00 100% 410,00 100% 475,00 100% 455,00 100% 2.483,11 BAPPEDA Pengadaan Jumlah perlengkapan 2 Unit 4 Unit 8,00 - - - - - - - - 4 Unit 8,00 perlengkapan gedung gedung yang diadakan kantor Pengadaan peralatan gedung kantor Jumlah peralatan gedung kantor yang diadakan 0 4 Unit 45,32 - - - - 2 Unit 40,00 - - 8 Unit 85,32 Pengadaan mebeleur Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Jumlah meubeleur yang diadakan Volume gedung kantor yang dipelihara 9 Unit 57 Unit 104,79 - - - - - - - - 57 Unit 104,79 30,00 30,00 35,00 35,00-35,00 165,00 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas / operasional Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Jumlah kendaraan dinas/operasional yang dipelihara persentase peralatan gedung kantor yang dipelihara 14 unit 18 unit 275,00 18 unit 300,00 18 unit 325,00 18 unit 350,00 18 unit 367,50 86 Unit 1.617,50 100% 100% 50,00 100% 50,00 100% 50,00 100% 50,00 100% 52,50 100% 252,50 Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor Volume gedung kantor yang direhab 664,035 m2 250,00 - - - - - - - - 664,035 m2 250,00 RPJMD Kab. Karangasem 2016-2021 VIII - 373

Kode Bidang Urusan dan Program Indikator Kinerja Program (Outcome) Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan (dalam jutaan rupiah) 2017 2018 2019 2020 Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. 2021 Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021) Perangkat daerah 06 Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikthisar realisasi kinerja SKPD 1 03 24 Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa, dan Jaringan Pengairan Lainnya Monitoring, Evaluasi dan pelaporan Nilai Evaluasi AKIP Bappeda Kabupaten Karangasem Jumlah Laporan (LKJIP dan LKPJ/LPPD dan laporan Keuangan) yang tersusun dan disampaikan tepat waktu Persentase Dokumen AMPL (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan) yang ditindaklanjuti Jumlah Buku Memorandum program sanitasi C B 6,00 B 7,00 A 7,00 A 7,00 A 7,35 A 34,35 BAPPEDA 70 Buku 70 Buku 6,00 70 Buku 7,00 70 Buku 7,00 70 Buku 7,00 70 Buku 7,35 350 Buku 34,35 Bappeda 100% 100% 380,00 100% 400,00 100% 605,00 100% 400,00 100% 420,00 100% 2.205,00 BAPPEDA 35 Buku 40 Buku 380,00 35 Buku 400,00 35 Buku 605,00 35 Buku 400,00 35 Buku 420,00 180 Buku 2.205,00 Bappeda 1 04 15 Program Pengembangan Perumahan Persentase Dokumen hasil pelaksanaan program pengembangan perumahan (Rumah Sehat) yang ditindaklanjuti 100% 100% 650,00 100% 900,00 100% 1.000,00 100% 1.020,00 100% 1.071,00 100% 4.641,00 BAPPEDA Monitoring dan evaluasi program perumahan Kabupaten Karangasem Jumlah Laporan semesteran pelaksanaan 40 Buku 30 Buku 30 Buku 30 Buku 30 Buku 30 Buku 150 Buku program Jumlah Buku perumahan Data Base Rumah Tidak Layak Huni - 650,00 900,00 1.000,00 1.020,00 1.071,00 4.641,00 Jumlah Buku data base blacklog perumahan - 5 Buku 5 Buku 5 Buku 5 Buku 5 Buku 25 Buku Jumlah Buku RP2KP yang tersusun 10 Buku 10 Buku 1 05 15 Program Perencanaan Tata Ruang Persentase hasil perencanaan tata ruang yang ditindaklanjuti 100% 100% 1.000,00 100% 1.000,00 100% 2.000,00 BAPPEDA Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Jumlah Dokumen Teknis, Rancangan Perda TR yang tersusun 2 Dokumen 2 Dokumen 1.000,00 2 Dokumen 1.000,00 0-0 - 0-4 Dokumen 2.000,00 Bappeda RPJMD Kab. Karangasem 2016-2021 VIII - 374

Kode Bidang Urusan dan Program Indikator Kinerja Program (Outcome) Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan (dalam jutaan rupiah) 2017 2018 2019 2020 Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. 2021 Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021) Perangkat daerah 1 05 16 Program pemanfaatan Ruang Persetase advice planning yang tertangani 100% 100% 600,00 100% 650,00 100% 800,00 100% 800,00 100% 840,00 100% 3.690,00 BAPPEDA Peningkatan Kelembagaan Tata Ruang Jumlah Laporan semesteran BKPRD Cakupan Peningkatan Pemahaman Tim BKPRD Tentang Tata Ruang Jumlah Sistem Informasi Tata Ruang Jumlah Laporan sosialisasi Ranperda Tata Ruang 50 Buku 50 Buku 600,00 50 Buku 650,00 50 Buku 800,00 50 Buku 800,00 50 Buku 840,00 250 Buku 3.690,00 20 Orang 20 Orang 1 1 3 laporan 1 laporan 1 laporan 1 laporan 1 laporan 7 Laporan 1 08 17 Program Perlindungan dan Konservasi sumber daya alam Peningkatan peran serta masyarakat dalam perlindungan dan konservasi SDA 1 19 17 Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan Perayaan hari-hari besar nasional dan daerah 1 22 15 Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan Luasan Lahan kritis berbasis masyarakat yang tertangani jumlah Laporan penanganan lahan kritis sumber daya air yang ada di Kabupaten Karangasem jumlah lahan kritis yang tertangani di Kabupaten Karangasem Persentase terlaksananya hari-hari besar nasional dan daerah Frekuensi Perayaan harihari besar nasional dan daerah Persentase Dokumen informasi penanggulangan kemiskinan daerah di Kabupaten Karangasem yang ditindaklanjuti 5,9 Ha 10 Ha 420,00 10 Ha 120,00 10 Ha 125,00 10 Ha 125,00 51 Ha 131,25 51 Ha 921,25 BAPPEDA 10 Buku 25 25 25 25 100 BAPPEDA 420,00 120,00 125,00 125,00 790,00 5,9 Ha 10,00 10,00 10,00 10,00 40,00 100% 100% 50,00 100% 50,00 100% 50,00 100% 50,00 100% 52,50 100% 252,50 BAPPEDA 1 Kali 2 Kali 50,00 2 Kali 50,00 2 Kali 50,00 2 Kali 50,00 10 kali 200,00 Bappeda 100% 100% 525,00 100% 125,00 100% 150,00 100% 150,00 100% 157,50 100% 1.107,50 BAPPEDA RPJMD Kab. Karangasem 2016-2021 VIII - 375

Kode Bidang Urusan dan Program Indikator Kinerja Program (Outcome) Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan (dalam jutaan rupiah) 2017 2018 2019 2020 Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. 2021 Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021) Perangkat daerah Penguatan kelembagaan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan (TKPK) Jumlah Laporan pelaksanaan penganggulangan kemiskinan daerah 60 Buku 60 Buku 525,00 60 Buku 125,00 60 Buku 150,00 60 Buku 150,00 60 Buku 157,50 300 Buku 1.107,50 BAPPEDA Jumlah Laporan evaluasi kinerja penanggulangan kemiskinan daerah per Jumlah data base keluarga miskin Kabupaten Karangasem Website informasi kemiskinan 0 10 Buku 10 Buku 10 Buku 10 Buku 10 Buku 50 Buku 0 1 Buah 0 0 0 0 1 Buah 0 1 Website 0 0 0 0 1 Website peta kemiskinan 0 1 Peta 0 0 0 0 1 Peta 1 16 15 Program peningkatan promosi dan kerjasama investasi Persentase tersebarnya informasi tentang potensi investasi, informasi pengembangan potensi sumber daya unggulan daerah di Kabupaten Karangasem dan terjalinnya kerjasama peningkatan investasi Frekuensi koordinasi dan terselenggaranya kerjasama di bidang koordinasi bidang penanaman modal penanaman modal dengan instansi antara Pemda dan Dunia pemerintah dan Usaha dunia usaha penyelenggaraan pameran investasi Frekuensi pameran investasi yang diikuti 100% 100% 705,00 100% 255,00 100% 305,00 100% 305,00 100% 320,25 100% 1.865,00 BAPPEDA 1 Kali 1 Kali 75,00 1 Kali 75,00 1 Kali 75,00 1 Kali 75,00 1 Kali 78,75 5 Kali 378,75 Bappeda 3 Kali 2 Kali 150,00 2 Kali 100,00 2 Kali 150,00 2 Kali 150,00 2 Kali 157,50 10 Kali 707,50 Monitoring dan evaluasi realisasi investasi di Kabupaten Karangasem Frekuensi terselenggaranya monev investasi di Kabupaten Karangasem 2 kali 2 kali 2 kali 2 kali 2 kali 10 Kali Jumlah perusahaan yang dimonitoring dan dievaluasi Jumlah laporan Penanaman Modal yang tersusun 90 Perusahaa n 90 Perusahaa n 80,00 90 80,00 90 80,00 90 80,00 90 84,00 400 378,75 Perusahaa Perusahaa Perusahaa Perusahaa Perusahaa n n n n n 30 30 30 30 30 30 150 RPJMD Kab. Karangasem 2016-2021 VIII - 376

Kode Bidang Urusan dan Program Indikator Kinerja Program (Outcome) Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan (dalam jutaan rupiah) 2017 2018 2019 2020 Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. 2021 Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021) Perangkat daerah Kajian Strategi Dokumen kajian Strategi Pengembangan Pengembangan Potensi Potensi Sumberdaya Sumber Daya Unggulan Unggulan Daerah Daerah melalui melalui Destination Destination Branding di Branding di Kabupaten Karangasem Kabupaten Karangasem 400,00 400,00 1 16 16 Program Peningkatan iklim investasi dan realisasi investasi kajian profil investasi unggulan sektor primer Kabupaten Karangasem kajian profil investasi unggulan sektor sekunder Kabupaten Karangasem kajian profil investasi unggulan sektor tersier Kabupaten Karangasem 1 06 15 Program Pengembangan Data/Informasi Penyusunan dan pengumpulan data/informasi kebutuhan penyusunan dokumen perencanaan Penyusunan Profile Daerah Persentase dokumen hasil kajian prospek investasi unggulan sektor di Kabupaten Karangasem yang ditindaklanjuti Jumlah buku hasil kajian tentang prospek investasi unggulan sektor primer di Kabupaten Karangasem Jumlah Buku hasil kajian tentang prospek investasi unggulan sektor sekunder di Kabupaten Karangasem Jumlah Buku hasil kajian tentang prospek investasi unggulan sektor tersier di Kabupaten Karangasem Persentase tersusunnya dokumen data dan informasi pendukung perencanaan pembangunan daerah tepat waktu dan ditindaklanjuti Jumlah data pembangunan yang tersusun (Karangasem Membangun, buku saku, dan penguatan sistem aplikasi database Kabupaten Karangasem) Profil Daerah Kabupaten Karangasem, SIPD yang tersusun 0% 100% 150,00 100% 150,00 - - - 100% 300,00 BAPPEDA 0 - - - - - - - - - - - - 0 50 Buku 150,00 - - - - - - - - 50 Buku 150,00 0 - - 50 Buku 150,00 - - - - - - 50 Buku 150,00 100% 100% 525,08 100% 628,59 100% 668,90 100% 692,95 100% 727,60 100% 3.243,12 BAPPEDA 220 Buku 260 Buku 284,63 260 Buku 368,00 260 Buku 386,40 260 Buku 386,40 260 Buku 405,72 1300 Buku 100 Buku 100 Buku 78,50 100 Buku 82,45 100 Buku 86,54 100 Buku 91,00 100 Buku 95,55 500 Buku 434,04 1.831,15 Bappeda Bappeda RPJMD Kab. Karangasem 2016-2021 VIII - 377

Kode Bidang Urusan dan Program Indikator Kinerja Program (Outcome) Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan (dalam jutaan rupiah) 2017 2018 2019 2020 Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. 2021 Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021) Perangkat daerah Monitoring dan evaluasi program CBD 1 06 16 Program Kerjasama Pembangunan Jumlah laporan hasil monitoring dan evaluasi CBD yang tersusun Cakupan Desa Pekraman yang dimonitoring program CBDnya Persentase inovasi masyarakat yang tersusun dan masuk nominasi ristek 30 Buku 30 Buku 0 188 Desa Pekraman 161,95 30 Buku - 178,14-30 Buku - 195,96-30 Buku 30 Buku 150 Buku - 215,55-226,33 188 Desa 977,93 Pekraman 100% 100% 200,00 100% 210,00 100% 320,05 100% 231,50 100% 243,08 100% 1.204,63 Bappeda Identifikasi dan inventarisasi inovasi masyarakat yang bisa menunjang perkembagan ristek inovasi masyarakat yang masuk nominasi ristek (Buku Ristek dan SIDA) Jumlah proposal lomba yang tersusun 1 06 21 Program Perencanaan Persentase dokumen Pembangunan Daerah perencanaan pembangunan daerah yang ditindaklanjuti Penyelenggaraan Musrenbang RKPD Penetapan RKPD Koordinasi Penyusunan Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Monitoring, Evaluasi, Pengendalian dan Pelaporan Pelaksanaan Rencana Penyusunan dan Penetapan KUA dan PPAS Koordinasi dan Evaluasi Dana Alokasi Khusus Jumlah dokumen perencanaan pembangunan daerah hasil musrenbang yang tersusun Jumlah dokumen RKPD maupun Perubahan RKPD yang tersusun Frekuensi koordinasi dengan TEPPA UKP4 Laporan hasil monitoring dan evaluasi yang tersusun Update program E- monev KUA/PPAS; KUPA/PPASP; DPA dan DPPA Jumlah buku Laporan Akhir DAK 10 Buku 10 Buku 200,00 10 Buku 210,00 10 Buku 320,05 10 Buku 10 Buku 50 Buku 10 Buku 10 Buku 10 Buku 10 Buku 10 Buku 10 Buku 50 Buku 100% 100% 1.966,74 100% 2.018,96 100% 1.989,21 100% 1.783,66 100% 1.977,84 100% 7.264,30 Bappeda 480 Buku 450 Buku 260,00 450 260,00 450 260,00 450 260,00 450 Buku 260,00 2280 Buku Buku Buku Buku 231,50 243,08 1.204,63 160 Buku 160 Buku 25,00 160 Buku 25,00 160 Buku 25,00 160 Buku 25,00 160 Buku 25,00 800 Buku 125,00 220 Buku 120 Buku 1.300,00 65,00 68,25 71,65 75,30 75,30 355,50 298,90 120 Buku 313,00 120 Buku 328,60 120 Buku 120 Buku 600 Buku 345,00 345,00 1.630,50 0 1 1 1 1 1 5 640 Buku 640 Buku 100,00 640 Buku 100,00 640 Buku 100,00 640 Buku 100,00 640 Buku 100,00 3200 Buku 70 Buku 70 Buku 150,00 70 Buku 150,00 70 Buku 155,00 70 Buku 70 Buku 350 Buku 500,00 155,00 155,00 150,00 Bappeda Bappeda RPJMD Kab. Karangasem 2016-2021 VIII - 378

Kode Bidang Urusan dan Program Indikator Kinerja Program (Outcome) Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan (dalam jutaan rupiah) 2017 2018 2019 2020 Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. 2021 Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021) Perangkat daerah Alokasi Khusus (DAK) Pengkajian dan Evaluasi Pembangunan Kabupaten Penyusunan Program E-Planning Penyusunan Renja SKPD Penyusunan RPJMD Kabupaten Karangasem Jumlah buku Laporan Kemajuan DAK per Triwulan Frekuensi asistensi dan evaluasi pembangunan Kabupaten Karangasem Penguatan program E- Planning 2016 Renja Bappeda dan Perubahan Renja Bappeda 72 Buku 72 Buku 72 Buku 72 Buku 72 Buku 155,00 72 Buku 155,00 360 Buku 150,00 3 Kali 3 Kali 158,30 3 Kali 160,00 3 Kali 175,00 3 Kali 185,00 3 Kali 185,00 15 Kali 863 1 Kali 1 Kali 50,00 - - 1 Kali 75,00 - - - - 2 Kali 125 20 Buku 20 Buku 5,00 20 Buku 5,00 20 Buku 5,00 20 Buku 5,00 20 Buku 5,00 100 Buku 25 Naskah teknokratik RPJMD 60 Buku - - - - - - - - - - - - Perda tentang RPJMD Kabupaten Karangasem tahun Review 2016-2021 RPJMD Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 0 150 Buku - 0 - - 100 Buku 250,00 - - - - - - 100 Buku 250 Penyusunan Renstra SKPD Revisi RPJPD Koordinasi dan evaluasi penyusunan matrik RAD SDGs Koordinasi dan evaluasi perencanaan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan Revisi RPJMD RPJMD Kab. Karangasem 2016-2021 Renstra Bappeda 2016-2021 Revisi RPJPD Kabupaten Karangasem tahun 2006-2025 Jumlah buku hasil Maping awal penyusunan matrik RAD SDGs Tahun 2017-2020 Matrik RAD SDGs Tahun 2017-2021 Jumlah Laporan hasil capaian Pelaksanaan SDGs Jumlah laporan hasil koordinasi dan evaluasi perencanaan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan Jumlah buku yang dicetak sebagai hasil Revisi Perda RPJMD Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 10 Buku - - - - - - - - - - 20 Buku - 0 - - 100 500,00 - - - - - - 100 Buku 500 Buku 0 - - - - - - - - - - 30 Buku - 0 30 Buku 100,00 - - - - - - - - 30 Buku 100 0 - - 30 Buku 100,00 30 Buku 100,00 30 Buku 100,00 30 Buku 100,00 90 Buku 400 0 25 Buku 85,00 25 Buku 85,00 25 Buku 90,00 25 Buku 90,00 25 Buku 90,00 125 Buku 440 0 150 Buku 500,00 - - - - - - - - 150 Buku 500 VIII - 379

Kode Bidang Urusan dan Program Indikator Kinerja Program (Outcome) Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan (dalam jutaan rupiah) 2017 2018 2019 2020 Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. 2021 Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021) Perangkat daerah 1 06 22 Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi Monitoring dan evaluasi program pembangunan pertanian dalam arti luas Persentase Dokumen hasil koordinasi perencanaan pembangunan Ekonomi yang ditindaklanjuti Jumlah Laporan hasil monitoring dan evaluasi program pembangunan pertanian dalam arti luas yang tersusun Koordinasi Jumlah laporan hasil perencanaan Koordinasi perencanaan pembangunan pembangunan bidang bidang ekonomi ekonomi kreatif di kreatif di Kabupaten Kabupaten Karangasem Karangasem Perencanaan pembangunaan pertanian berkelanjutan Iptek Bagi Wilayah 1 06 23 Program Perencanaan Sosial dan Budaya hasil Kajian tentang pengembangan pertanian organik Cakupan pelaksanaan Iptek Bagi Wilayah Persentase Dokumen hasil koordinasi perencanaan pembangunan sosial budaya yang ditindaklanjuti 100% 100% 371,44 100% 406,58 100% 444,79 100% 487,77 100% 467,77 100% 2.178,35 Bappeda 20 Buku 20 Buku 45,06 20 Buku 49,56 20 Buku 54,52 20 Buku 59,98 20 Buku 59,98 100 Buku 269,10 35 Buku 35 Buku 156,38 35 Buku 172,02 35 Buku 189,22 35 Buku 208,14 35 Buku 208,14 175 Buku 933,90 0 20 Buku 150,00 20 Buku 165,00 20 Buku 181,05 20 Buku 199,65 20 Buku 199,65 80 Buku 895,35 0 2 Kecamata n 20,00 2 Kecamata n 20,00 2 Kecamata n 20,00 2 Kecamata n 20,00 8 Kecamata n 100% 100% 285,00 100% 290,00 100% 290,00 100% 290,00 100% 290,00 100% 1.445,00 Bappeda 80,00 Bappeda Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Kesejahteraan Sosial, Adat dan Budaya Koordinasi, pengendalian dan evaluasi 1 06 24 perencanaan Program Perencanaan Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam Monitoring, evaluasi alam dan pelaporan Jumlah laporan hasil koordinasi perencanaan bidang kesejahteraan sosial, adat dan budaya Jumlah desa yang terfasilitasi Pembinaan pembangunan Desa Jumlah dokumen perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya Jumlah laporan akhir kegiatan prasarana wilayah 0 60 Buku 85,00 60 Buku 90,00 60 Buku 90,00 60 Buku 90,00 60 Buku 90,00 300 Buku 445,00 0 15 Desa 200,00 20 Desa 200,00 20 Desa 200,00 20 Desa 200,00 20 Desa 200,00 75 desa 1.000,00 45 Buku 45 Buku 100,00 45 Buku 200,00 45 Buku 110,00 45 Buku 110,00 45 Buku 110,00 225 Buku 630,00 Bappeda 35 Buku 35 Buku 100,00 35 Buku 200,00 35 Buku 110,00 35 Buku 35 Buku 175 Buku 110,00 110,00 630,00 RPIJM 2017-2021 10 Buku 10 Buku 10 Buku 10 Buku 10 Buku 10 Buku 50 Buku Bappeda Bappeda RPJMD Kab. Karangasem 2016-2021 VIII - 380

Kode Bidang Urusan dan Program Indikator Kinerja Program (Outcome) Kondisi Kinerja Awal RPJMD (2015) Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan (dalam jutaan rupiah) 2017 2018 2019 2020 Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. 2021 Kondisi Kinerja pada Akhir RPJMD (2021) Perangkat daerah 1 20 17 Program peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan daerah Pengkajian/penyusu nan potensi pendapatan asli daerah Penyusunan Analisa Standar Belanja Kabupaten Karangasem 1..06.0 20 Program peningkatan 20 sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH Persentase dokumen hasil analisis keuangan daerah dan potensi PAD yang ditindaklanjuti jumlah Buku Hasil kajian terhadap potensi pendapatan asli daerah Jumlah Buku ASB yang tersusun persentase laporan aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang tersusun Rencana Aksi jumlah Laporan aksi Daerah pengawasan pencegahan dan dan pengendalian pemberantasan korupsi pembangunan yang tersusun daerah 0 70 Buku 325,00 70 Buku 75,00 70 Buku 75,00 70 Buku 75,00 70 Buku 78,75 360 Buku 625,00 Bappeda 0 10 Buku 250,00 - - - - - - - - 10 Buku 250,00 Bappeda 0 70 Buku 75,00 70 Buku 75,00 70 Buku 75,00 70 Buku 75,00 70 Buku 75,00 350 Buku 375,00 Bappeda 100% 100% 26,34 100% 27,00 100% 27,00 100% 27,00 100% 28,35 100% 135,69 Bappeda 28 Buku 32 Buku 26,34 32 Buku 27,00 32 Buku 27,00 32 Buku 27,00 32 Buku 28,35 160 Buku 135,69 Bappeda TOTAL 9.825,95 9.299,78 8.220,07 7.968,40 8.271,43 42.014,94 ` RPJMD Kab. Karangasem 2016-2021 VIII - 381

Indikasi Rencana Program Prioritas yang Disertai Kebutuhan Pendanaan Kabupaten Karangasem Tahun 2016 SASARAN KODE PROGRAM/KEGIATAN PROGRAM/ TARGET PAGU ANGGARAN 2016 KEGIATAN 1 2 3 4 5 1.06 PERENCANAAN PEMBANGUNAN 1.06 1.06.01 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH 1.06 1.06.01 01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Terselenggaranya pelayanan administrasi perkantoran 7.940.084.726,00 1.015.282.881,00 1.06 1.06.01 01 01 Penyediaan Jasa surat menyurat Terselenggaranya administrasi surat menyurat 12 Bulan 5.200.000,00 02 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik Terselenggaranya komunikasi dan terpenuhinya kebutuhan air dan listrik 12 Bulan 132.000.000,00 06 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional Terlaksananya samsat kendaraan dinas/operasional 5 Roda 4 10.500.000,00 dan 8 Roda 2 12 Bulan 31.937.000,00 08 Penyediaan Jasa Kebersihan kantor Terbayarnya upah cleaning service 10 Penyediaan Alat Tulis Kantor Tersedianya alat tulis kantor 12 Bulan 41.078.900,00 11 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 12 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor 15 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang - undangan Tersedianya barang cetakan dan penggandaan Tersedianya komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Tersedianya surat kabar/majalah serta peraturan perundangan lainnya 12 Bulan 40.000.000,00 12 Bulan 12.067.000,00 12 Bulan 30.000.000,00 17 Penyediaan makanan dan minuman Tersedianya makanan dan minuman untuk tamu dan rapat 12 Bulan 36.900.000,00 18 Rapat - rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah 19 Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi / Teknis/ Keamanan 20 Penyediaan biaya canang, bebanten piodalan 26 Rapat - rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah Tersedianya biaya perjalanan dinas luar daerah Tersedianya Jasa Tenaga Pendukung Administrasi / Teknis/ Keamanan (terbayarnya upah tenaga kontrak) Terselenggaranya upacara keagamaan serta terselengaranya upacara ngersigana Tersedianya biaya perjalanan dinas untuk rapat-rapat koordinasi & konsultasi dalam daerah 12 Bulan 250.000.000,00 12 Bulan 351.000.000,00 1 Paket 31.400.000,00 12 Bulan 43.199.981,00 1.06 1.06.01 02 Program Peningkatan Sarana dan Meningkatnya Sarana dan 794.043.400,00 Prasarana Aparatur Prasarana Aparatur 1.06 1.06.01 02 05 Pengadaan kendaraan Tersedianya kendaraan 1 unit 450.000.000,00 dinas/operasional dinas/operasional 09 Pengadaan peralatan gedung kantor Tersedianya peralatan gedung 6.204.400,00 kantor 10 Pengadaan mebeleur Tersedianya mebeleur 36.439.000,00

SASARAN KODE PROGRAM/KEGIATAN PROGRAM/ TARGET PAGU ANGGARAN 2016 KEGIATAN 1 2 3 4 5 22 Pemeliharaan rutin/berkala gedung Terpeliharanya gedung kantor 1 paket 34.000.000,00 kantor 24 Pemeliharaan rutin/berkala Terpeliharanya kendaraan 1 tahun 232.400.000,00 kendaraan dinas / operasional dinas operasional 28 Pemeliharaan rutin/berkala peralatan Terpeliharanya komputer 23 Unit 35.000.000,00 gedung kantor 1.06 1.06.01 06 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan 1.06 1.06.01 06 01 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikthisar realisasi kinerja SKPD Meningkatnya sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Tersusunnya laporan capaian kinerja dan ikthisar realisasi kinerja SKPD 6.000.000,00 1 paket 6.000.000,00 1.06 1.06.01 15 Program Pengembangan Data/Informasi 1.06 1.06.01 15 02 Penyusunan dan Pengumpulan Data/Informasi Kebutuhan Penyusunan Dokumen Perencanaan Berkembangnya data/iformasi Tersedianya data pokok pembangunan berupa buku karangasem membangun tahun 2014, Buku Saku dan sistem Aplikasi Database Kabupaten Karangasem 05 Penyusunan Profil Daerah Terlaksananya Penyusunan Profil Daerah Kabupaten Karangasem 07 Monitoring dan evaluasi program CBD Terlaksananya Monitoring dan evaluasi program CBD 576.806.650,00 260 Buku 351.080.000,00 90 Buku 78.500.000,00 20 Buku 147.226.650,00 1.04 1.06.01 15 Program Pengembangan Perumahan 1.04 1.06.01 15 09 Monitoring dan evaluasi program perumahan Kabupaten Karangasem Terlaksananya Program Pengembangan Perumahan Tersusunnya laporan pelaksanaan program perumahan swadaya dan buku data base rumah tidak layak huni 216.652.400,00 40 Buku 216.652.400,00 1.05 1.06.01 15 Program Perencanaan Tata Ruang Terlaksananya Program 599.999.925,00 Perencanaan Tata Ruang 1.05 1.06.01 15 05 Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Tersusunnya dokumen rinci kawasan terpadu BAN dan peta citra Kab. Karangasem 599.999.925,00 1.16 1.06.01 15 Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi 1.16 1.06.01 15 06 Peningkatan koordinasi dan kerjasama di bidang penanaman modal dengan instansi pemerintah dan dunia usaha Meningkatnya kerjasama promosi dan investasi Meningkatnya koordinasi bidang penanaman modal 8 Kecamata n 292.789.400,00 73.609.600,00 10 Penyelenggaraan pameran investasi Terselenggaranya pameran investasi 12 Monitoring dan evaluasi realisasi Terselenggaranya Monitoring investasi di Kabupaten Karangasem dan evaluasi realisasi investasi di Kabupaten Karangasem 3 kali 144.597.000,00 35 buku 74.582.800,00

SASARAN KODE PROGRAM/KEGIATAN PROGRAM/ TARGET PAGU ANGGARAN 2016 KEGIATAN 1 2 3 4 1.22 1.06.01 15 Program peningkatan keberdayaan Meningkatnya pemberdayaan masyarakat pedesaan masyarakat desa 5 107.473.900,00 1.22 1.06.01 15 05 Penguatan kelembagaan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan (TKPK) Terlaksananya koordinasi kelembagaan TKPK, Monev TPK Kec/Desa/Kel dan LP2KD 8 kali 107.473.900,00 1.06 1.06.01 16 Program kerjasama pembangunan Terselenggaranya Program kerjasama pembangunan 200.000.000,00 1.06 1.06.01 16 08 Identifikasi dan inventarisasi inovasi masyarakat yang bisa menunjang perkembangan ristek Jumlah Proposal dan Keikut sertaan dalam lomba ristek dan kajian sistem inovasi daerah 200.000.000,00 1.05 1.06.01 16 Program Pemanfaatan Ruang Terlaksananya Pemanfaatan 806.105.000,00 1.05 1.06.01 16 10 Peningkatan Kelembagaan Tata Ruang Jumlah Ruang laporan semesteran sosialisasi produk hukum tentang tata ruang yang berlaku 50 Buku 806.105.000,00 1.16 1.06.01 16 Program peningkatan iklim investasi dan realisasi investasi 1.16 1.06.01 16 03 Kajian Profil Investasi Unggulan Sektor Primer Kabupaten Karangasem Meningkatnya iklim investasi dan realisasi Tersedianya informasi investasi sektor primer Kab. Karangasem 150.030.000,00 50 buku 150.030.000,00 1.08 1.06.01 17 Program perlindungan dan konservasi sumber daya alam 1.08 1.06.01 17 14 Peningkatan peran serta masyarakat dalam perlindungan dan konservasi SDA Meningkatnya perlindungan dan konservasi sumber daya Tertanganinya lahan kritis yang ada di Kab. Karangasem 106.000.000,00 1 paket 106.000.000,00 1.19 1.06.01 17 Program Pengembangan Wawasan Kebangsaaan 1.19 1.06.01 17 04 Perayaan Hari-hari Besar Nasional dan Daerah Meningkatnya wawasan kebangsaan Terselenggaranya perayaan hari-hari nasional dan daerah 40.000.000,00 1 Paket 40.000.000,00 2.01 1.06.01 18 Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan 2.01 1.06.01 18 04 Penelitian Penggunaan Janggel Jagung sebagai Pakan Basal pada Penggemukan Sapi Potong Meningkatnya Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan Tersusunnya Buku penilitian Penggunaan Janggel Jagung sebagai Pakan Basal pada Penggemukan Sapi Potong 150.000.000,00 10 Buku 150.000.000,00 1.06 1.06.01 20 Program peningkatan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah 1.06 1.06.01 20 02 Sosialisasi kebijakan perencanaan pembangunan daerah Meningkatnya kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah Sosialisasi Kebijakan Perencanaan Pembangunan 26.370.000,00 1 Paket 26.370.000,00

SASARAN KODE PROGRAM/KEGIATAN PROGRAM/ TARGET PAGU ANGGARAN 2016 KEGIATAN 1 2 3 4 1.20 1.06.01 20 Program peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH Meningkatnya sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH 1.20 1.06.01 20 20 Rencana Aksi Daerah pengawasan dan pengendalian pembangunan daerah Pelaporan Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi 5 25.720.000,00 12 Bulan 25.720.000,00 1.06 1.06.01 21 Program Perencanaan Pembangunan Daerah 1.06 1.06.01 21 09 Penyelenggaraan Musrenbang RKPD Terlaksananya Perencanaan Pembangunan Daerah Terselenggaranya Musrenbang RKPD tahun 2015 2.370.463.770,00 490 Buku 231.257.400,00 10 Penetapan RKPD Terselenggaranya Penetapan RKPD Tahun 2016 dan penyusunan Renja Bappeda 2016 11 koordinasi penyusunan laporan kinerja pemerintah daerah 13 Monitoring, Evaluasi, Pengendalian dan Pelaporan Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Frekuensi Asistensi dan Evaluasi pembangunan kab. Karngasem Tersusunnya buku laporan hasli monotoring TA. 2015 dan update Program e-monev 100 Buku 21.195.600,00 12 Bulan 65.000.000,00 12 ulan 298.800.000,00 15 Penyusunan dan Penetapan KUA dan PPAS Tersusunnya KUA dan PPAS 2016 serta Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2015 640 Buku 582.200.000,00 16 Koordinasi dan Evaluasi dana Tersusunnya buku laporan 70 Buku 82.484.720,00 Alokasi khusus (DAK) Evaluasi DAK 17 Pengkajian dan evaluasi Prekuensi Asistensi dan 12 Bulan 158.300.000,00 pembangunan Kabupaten Karangasem Evaluasi pembangunan kab. Karngasem 24 Penyusunan Renja SKDP Tersusunnya Renja SKPD 1 paket 5.000.000,00 26 Penyusunan RPJMD Kabupaten Tersusunnya RPJMD 1 paket 755.015.000,00 Karangasem Kabupaten Karangasem 27 Penyusunan Renstra SKPD Tersusunnya Renstra SKPD 1 paket 20.000.000,00 28 Koordinasi dan evaluasi penyusunan matrik RAD SDGs 29 Koordinasi dan evaluasi perencanaan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan Terlaksananya Koordinasi dan evaluasi penyusunan matrik RAD SDGs Terkoordinasinya perencanaan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan 30 buku 98.104.000,00 25 buku 53.107.050,00 1.06 1.06.01 22 Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi 1.06 1.06.01 22 13 Monitoring dan evaluasi program pembangunan pertanian dalam arti luas 14 Koordinasi perencanaan pembangunan bidang ekonomi kreatif di Kabupaten Karangasem Terlaksananya Perencanaan Pembangunan bidang Ekonomi Terlaksananya Monitoring dan evaluasi program pembangunan pertanian dalam arti luas Terkoordinasinya perencanaan pembangunan bidang ekonomi kreatif di Kabupaten Karangasem 183.122.000,00 1 paket 40.958.000,00 142.164.000,00

SASARAN KODE PROGRAM/KEGIATAN PROGRAM/ TARGET PAGU ANGGARAN 2016 KEGIATAN 1 2 3 4 5 1.06 1.06.01 23 Program Perencanaan Sosial dan Budaya 1.06 1.06.01 23 03 Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Kesejahteraan Sosial, Adat dan Budaya Terlaksananya Perencanaan Sosial dan Budaya Tersusunnya buku hasil koordinasi perencanaan pembangunan bidang sosial dan budaya 69.000.000,00 1 paket 69.000.000,00 1.06 1.06.01 24 Program Perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam Terlaksananya Program Perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam 1.06 1.06.01 24 03 Monitoring, evaluasi dan pelaporan Tersusunnya dokumen kegiatan prasarana wilayah dan RPI2-JM 1.03 1.06.01 24 Program Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi, Rawa dan Terlaksananya Pengembangan Program dan Pengairan lainnya Pengelolaan Irigasi, Rawa 1.03 1.06.01 24 17 Monitoring, Evaluasi dan elaporan tersusunnya buku strategi sanitasi Kab. Karangasem dan memorandum program 91.709.800,00 45 buku 91.709.800,00 112.515.600,00 35 buku 112.515.600,00 Amlapura, 13 Oktober 2016 Kepala Bappeda Kab. Karangasem I Ketut Sedana Merta, ST, MT Pembina Tk. I NIP. 19670120 199703 1 003

LAMPIRAN III

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) TAHUN 2016-2021 1. Nama SKPD : 2. Tugas Pokok : 3. Fungsi : BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KABUPATEN KARANGASEM Melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang perencanaan pembangunan daerah 1. Perumusan kebijakan teknis dibidang perencanaan daerah 2. Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan daerah 3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang perencanaan pembangunan daerah 4. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/ FORMULA SUMBER DATA PENANGGUNGJAWAB KETERANGAN 1 Meningkatnya keselarasan perencanaan pembangunan daerah Tingkat kesesuaian antar Rata-rata dari jumlah indikator : dokumen perencanaan pembangunan daerah RPJPD dengan RPJMD : Perda No 7 /2006 tentang Rencana jml indikator sasaran RPJMD yang sesuai dengan RPJPD Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 100% Daerah Kabupaten Karangasem Tahun jml indikator sasaran RPJMD 2006-2025 RPJMD dengan Renstra : Perda No 7 /2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Jml indikatorsasaranrenstraskpd yang mendukungindikatortujuandansasaranrpjmd 100% (RPJM) Daerah Kabupaten Jml indikatorsasaranrenstra SKPD Karangasem Tahun 2016-2021 Jml Program RPJMD yang diakomod ir dalam Re nstra SKPD 100% Jml program dalam RPJMD RKPD dengan Renja : Jml programdan kegiatan dalam RKPD yang diakomod ir pada Renja SKPD 100% Jml Programdan kegiatan pada RKPD Perkada tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem Renstra SKPD Renja SKPD Kepala Bappeda, Sekretaris Bappeda, Subbag Sunprog Persentase Luas areal pemanfaatan lahan yang sesuai dengan Tata ruang Perencanaan pembangunan daerah mengintegrasikan rencana tata ruang dalam rencana pembangunan daerah guna menjaga keseimbangan dan pelestarian lingkungan berkelanjutan Perda 17/2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karangasem Tahun 2012-2032 Kepala Bappeda,Kabid TR dan Praswil, Kasubid TR dan LH Luas areal pemanfaa tan lahan Luas areal pemanfaa tan lahan yang sesuai dengan Tata Ruang 100% Persentase prioritas Perencanaan pembangunan daerah merupakan satu kesatuan RKPD Kabupaten Karangasem, RKPD pembangunan daerah dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, sehingga Provinsi dan NawaCita mendukung prioritas provinsi perencanaan pembangunan di daerah harus memperhatikan dan nasional adanya sinkronisasi, koordinasi dan integrasi dengan perencanaan pembangunan nasional. Tujuan pembangunan daerah harus mendukung tujuan pembangunan nasional. Jml program prioritas daerah yg mendukung prioritas nasional 100% Jml program prioritas daerah Kepala Bappeda,Sekretaris Bappeda, Subbag Sunprog Jml program prioritas daerah yang mendukung prioritas Jml program prioritas daerah provinsi 100% 1

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA PENJELASAN/ FORMULA SUMBER DATA PENANGGUNGJAWAB KETERANGAN Persentase Target IKU yang ada di RKA-SKPD Penerapan UU 25/2004 menuntut setiap pemerintah daerah untuk melaksanakan perencanaan pembangunan dengan dukungan penganggaran secara efektif dan efisien. APBD sebagai instrumen penganggaran harus disusun berdasarkan perencanaan jangka panjang, menengah, dan tahunan. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas APBD diperlukan sinergi antara perencanaan dan penganggaran jml IKU SKPD yang diako jml IKU mod ir dalam RKA SKPD 100% SKPD IKU SKPD dan RKA-SKPD Kepala Bappeda,Sekretaris, Bidang Tata Ruang dan Praswil, Bidang Monitoring dan Penelitian, Bidang Ekonomi, Bidang Sosbud, Bidang Penanaman Modal 2 Efektifitas pelaksanaan rencana pembangunan daerah Persentase capaian target pembangunan daerah Terealisasinya rencana pembangunan daerah merupakan ukuran pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan daerah RealisasiindikatorsasaranRPJMD 100% T arget sasaranrpjmd Perda No. /2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2016-2021 Kepala Bappeda,Kabid Monitoring Penelitian, Kasubid statistik monitoring, dan kasubbid Litbang 3 Data dan informasi pembangunan daerah yang aktual dan dapat dipertanggungjawabk an Persentase responden yang puas dengan kualitas data dan informasi pembangunan daerah yang disajikan Bappeda Perencanaan pembangunan didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan (Pasal 31 UU 25/2004). Jml responden yang puas terhadap data dan inf ormasi Bappeda 100 % jml Re sponden Hasil Survey Kepala Bappeda,Kabid Monitoring Penelitian, Kasubid statistik monitoring, dan kasubbid Litbang 4 Akuntabilitas kinerja Nilai Evaluasi AKIP Bappeda Akuntabilitas kinerja adalah pertanggungjawaban pencapaian Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kepala Bappeda Kabupaten kabupaten Karangasem target kinerja dalam upaya pencapaian tujuan dan sasaran Bappeda Kabupaten Karangasem Bappeda,Sekretaris Karangasem yang strategis yang telah ditetapkan Bappeda, Subbag optimal Sunprog, subbag Nilai Evaluasi AKIP Bappeda keuangan, subbag umum kepegawaian Amlapura, 13 Oktober 2016 Kepala Bappeda Kab. Karangasem, I Ketut Sedana Merta, ST., MT Pembina Tk. I Nip. 19670120 199703 1 003 2

MATRIKS RENSTRA 2016-2021

RENCANA STRATEGIS TAHUN 2016-2021 INSTANSI VISI MISI TUGAS POKOK FUNGSI : BAPPEDA KABUPATEN KARANGASEM : MEWUJUDKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH YANG BERKUALITAS, KOMPREHENSIF DAN BERKELANJUTAN : 1 Meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah 2 Meningkatkan ketersediaan dan kualitas data dan informasi pembangunan daerah 3 Meningkatkan kualitas pelayanan Bappeda Kabupaten Karangasem : : Melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang perencanaan pembangunan daerah 1. Perumusan kebijakan teknis dibidang perencanaan daerah 2. Mengkoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan daerah 3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang perencanaan pembangunan daerah 4. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan TUJUAN SASARAN STRATEGIS TARGET KEGIATAN URAIAN INDIKATOR TUJUAN KET TARGET INDIKATOR KINERJA URAIAN INDIKATOR 2016 2017 2018 2019 2020 KEBIJAKAN PROGRAM URAIAN TUJUAN KELUARAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 100% Meningkatnya 100% 100% 100% 100% 100% Menyelaraskan Perencanaan Penyelenggaraan keselarasan perencanaan pembangunan Musrenbang RKPD pembangunan daerah daerah 1 Menjamin konsistensi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah Meningkatnya kesesuaian antara dokumen perencanaan, penganggaran, pelaksanaan rencana, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah Tingkat kesesuaian antar dokumen perencanaan pembangunan daerah CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN (STRATEGI) konsep program dengan instansi terkait, menyangkut segala bidang pembangunan Jumlah dokumen perencanaan pembangunan daerah hasil musrenbang yang tersusun Persentase Luas areal pemanfaatan lahan yang sesuai dengan Tata ruang 80% 85% 90% 90% 95% Penetapan RKPD Jumlah dokumen RKPD maupun Perubahan RKPD yang tersusun Persentase prioritas pembangunan daerah mendukung prioritas provinsi dan nasional Persentase Target IKU yang ada di RKA-SKPD 100% 100% 100% 100% 100% Penyusunan dan Penetapan KUA dan PPAS 100% 100% 100% 100% 100% Penyusunan Program E- Planning KUA/PPAS; KUPA/PPASP; DPA dan DPPA Penguatan program E- Planning 2016 Penyusunan Renja SKPD Penyusunan RPJMD Kabupaten Karangasem Renja Bappeda dan Perubahan Renja Bappeda Naskah teknokratik RPJMD Perda tentang RPJMD Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 1

TUJUAN SASARAN STRATEGIS TARGET CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN (STRATEGI) KEGIATAN URAIAN INDIKATOR TUJUAN TARGET INDIKATOR KINERJA URAIAN INDIKATOR 2016 2017 2018 2019 2020 KEBIJAKAN PROGRAM URAIAN TUJUAN KELUARAN KET 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Review RPJMD Kabupaten Karangasem tahun 2016-2021 Penyusunan Renstra SKPD Renstra Bappeda 2016-2021 Efektifitas pelaksanaan rencana pembangunan daerah Persentase capaian target pembangunan daerah 90% 90% 95% 95% 100% Mengoptimalkan fungsi koordinasi, pengendalian, monitoring dan evaluasi Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan Program Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi, Rawa dan Pengairan lainnya Pengembangan Perumahan Revisi RPJPD Revisi RPJMD Revisi RPJMD Sosialisasi kebijakan perencanaan pembangunan daerah Monitoring, Evaluasi dan pelaporan Monitoring dan evaluasi program perumahan Kabupaten Karangasem Revisi RPJPD Kabupaten Karangasem tahun Jumlah buku yang dicetak sebagai hasil Revisi Perda RPJMD Kabupaten Jumlah buku yang dicetak sebagai hasil Revisi Perda RPJMD Kabupaten Cakupan Sosialisasi kebijakan perencanaan pembangunan daerah Jumlah Buku Memorandum program sanitasi Jumlah Laporan semesteran pelaksanaan program perumahan swadaya di Kabupaten Karangasem Jumlah Buku Data Base Rumah Tidak Layak Huni Jumlah Buku data base blacklog perumahan Jumlah Buku RP2KP yang tersusun Program Perencanaan Tata Ruang Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan JumlahDokumen Teknis, Rancangan Perda TR yang tersusun Program pemanfaatan Ruang Peningkatan Kelembagaan Tata Ruang Jumlah Laporan semesteran BKPRD Cakupan Peningkatan Pemahaman Tim BKPRD Tentang Tata Ruang Jumlah Sistem Informasi Tata Ruang 2

TUJUAN SASARAN STRATEGIS TARGET CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN (STRATEGI) KEGIATAN URAIAN INDIKATOR TUJUAN TARGET INDIKATOR KINERJA URAIAN INDIKATOR 2016 2017 2018 2019 2020 KEBIJAKAN PROGRAM URAIAN TUJUAN KELUARAN KET 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Jumlah Laporan sosialisasi Ranperda Tata Ruang Perencanaan pembangunan daerah Koordinasi Penyusunan Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Frekuensi koordinasi dengan TEPPA UKP4 Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi Monitoring, Evaluasi, Pengendalian dan Pelaporan Pelaksanaan Rencana Pembangunan Koordinasi dan Evaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pengkajian dan Evaluasi Pembangunan Kabupaten Karangasem Koordinasi dan evaluasi penyusunan matrik RAD SDGs Koordinasi dan evaluasi perencanaan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan Monitoring dan evaluasi program pembangunan pertanian dalam arti luas Laporan hasil monitoring dan evaluasi yang tersusun Update program E- monev Jumlah buku Laporan Akhir DAK Jumlah buku Laporan Kemajuan DAK per Triwulan Frekuensi asistensi dan evaluasi pembangunan Kabupaten Karangasem Jumlah buku hasil Maping awal penyusunan matrik RAD SDGs Tahun 2017-2020 Matrik RAD SDGs Tahun 2017-2021 Jumlah Laporan hasil capaian Pelaksanaan SDGs Jumlah laporan hasil koordinasi dan evaluasi perencanaan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan Jumlah Laporan hasil monitoring dan evaluasi program pembangunan pertanian dalam arti luas yang tersusun 3

TUJUAN SASARAN STRATEGIS TARGET CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN (STRATEGI) KEGIATAN URAIAN INDIKATOR TUJUAN TARGET INDIKATOR KINERJA URAIAN INDIKATOR 2016 2017 2018 2019 2020 KEBIJAKAN PROGRAM URAIAN TUJUAN KELUARAN KET 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Koordinasi perencanaan pembangunan bidang ekonomi kreatif di Kabupaten Karangasem Jumlah laporan hasil Koordinasi perencanaan pembangunan bidang ekonomi kreatif di Kabupaten Karangasem Perencanaan pembangunaan pertanian berkelanjutan Iptek Bagi Wilayah hasil Kajian tentang pengembangan pertanian organik Cakupan pelaksanaan Iptek Bagi Wilayah Program Perencanaan Sosial dan Budaya Program Perencanaan Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam Program perlindungan dan konservasi sumber daya alam Program peningkatan promosi dan kerjasama investasi Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Kesejahteraan Sosial, Adat dan Budaya Koordinasi, pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan desa Monitoring, evaluasi dan pelaporan Peningkatan peran serta masyarakat dalam perlindungan dan konservasi SDA peningkatan koordinasi dan kerjasama di bidang penanaman modal dengan instansi penyelenggaraan pameran investasi Monitoring dan evaluasi realisasi investasi di Kabupaten Karangasem Jumlah laporan hasil koordinasi perencanaan bidang kesejahteraan sosial, adat dan budaya Jumlah desa yang terfasilitasi Pembinaan pembangunan Desa Jumlah laporan akhir kegiatan prasarana wilayah RPIJM 2017-2021 jumlah Laporan penanganan lahan kritis sumber daya air yang ada di Kabupaten Karangasem jumlah lahan kritis yang tertangani di Kabupaten Karangasem Frekuensi terselenggaranya koordinasi bidang penanaman modal antara Pemda dan Dunia Frekuensi Usaha pameran investasi yang diikuti Frekuensi terselenggaranya monev investasi di Kabupaten Karangasem 4

TUJUAN SASARAN STRATEGIS TARGET CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN (STRATEGI) KEGIATAN URAIAN INDIKATOR TUJUAN TARGET INDIKATOR KINERJA URAIAN INDIKATOR 2016 2017 2018 2019 2020 KEBIJAKAN PROGRAM URAIAN TUJUAN KELUARAN KET 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Jumlah perusahaan yang dimonitoring dan dievaluasi Program Peningkatan iklim investasi dan realisasi investasi Program Peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan daerah Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan kajian profil investasi unggulan sektor primer Kabupaten Karangasem kajian profil investasi unggulan sektor sekunder Kabupaten Karangasem kajian profil investasi unggulan sektor tersier Kabupaten Karangasem Pengkajian/penyus unan potensi pendapatan asli daerah Penyusunan Analisa Standar Belanja Kabupaten Karangasem Penguatan kelembagaan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan (TKPK) Jumlah laporan Penanaman Modal yang tersusun Jumlah buku hasil kajian tentang prospek investasi unggulan sektor primer di Kabupaten Karangasem Jumlah Buku hasil kajian tentang prospek investasi unggulan sektor sekunder di Kabupaten Karangasem Jumlah Buku hasil kajian tentang prospek investasi unggulan sektor tersier di Kabupaten Karangasem jumlah Buku Hasil kajian terhadap potensi pendapatan asli daerah Jumlah Buku ASB yang tersusun Jumlah Laporan pelaksanaan penganggulangan kemiskinan daerah Jumlah Laporan evaluasi kinerja penanggulangan kemiskinan daerah per semester Jumlah data base keluarga miskin Kabupaten Karangasem Website informasi kemiskinan peta kemiskinan Program peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH Rencana Aksi Daerah pengawasan dan pengendalian pembangunan daerah jumlah Laporan aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang tersusun 5

TUJUAN SASARAN STRATEGIS TARGET CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN (STRATEGI) KEGIATAN URAIAN INDIKATOR TUJUAN TARGET INDIKATOR KINERJA URAIAN INDIKATOR 2016 2017 2018 2019 2020 KEBIJAKAN PROGRAM URAIAN TUJUAN KELUARAN KET 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Meningkatnya ketersediaan dan 100% Data dan informasi 90% 95% 100% 100% 100% Meningkatkan Program kualitas data informasi pembangunan pembangunan daerah kualitas data Pengembangan daerah yang aktual dan dapat pendukung Data/Informasi dipertanggungjawabkan perencanaan daerah 2 Tersedianya data dan informasi pembangunan daerah yang berkualitas Persentase responden yang puas dengan kualitas data dan informasi pembangunan daerah yang disajikan Bappeda Penyusunan dan pengumpulan data/informasi kebutuhan penyusunan dokumen perencanaan Jumlah data pembangunan yang tersusun (Karangasem Membangun, buku saku, dan penguatan sistem aplikasi database Kabupaten Karangasem) Penyusunan Profile Daerah Monitoring dan evaluasi program CBD Profil Daerah Kabupaten Karangasem, SIPD yang tersusun Jumlah laporan hasil monitoring dan evaluasi CBD yang tersusun Cakupan Desa Pekraman yang dimonitoring program CBDnya Program Kerjasama Pembangunan Identifikasi dan inventarisasi inovasi masyarakat yang bisa menunjang perkembagan ristek inovasi masyarakat yang masuk nominasi ristek (Buku Ristek dan SIDA) Jumlah proposal lomba yang tersusun 3 Meningkatkan akuntabilitas kinerja dan Pelayanan Bappeda Kabupaten Karangasem Meningkatnya akuntabilitas kinerja dan pelayanan Bappeda kabupaten Karangasem A Akuntabilitas kinerja Bappeda Kabupaten Karangasem yang optimal Nilai Evaluasi AKIP Bappeda kabupaten Karangasem Program peningkatan penerapan teknologi pertanian/perkebun an B B A A A Penerapan SOP Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Penelitian Penggunaan Janggel Jagung sebagai Pakan Basal pada Penggemukan Sapi Potong Penyediaan Jasa surat menyurat Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional Penyediaan Jasa Kebersihan kantor Jumlah Buku hasil penelitian Penggunaan Janggel Jagung sebagai Pakan Basal pada Penggemukan Sapi Potong yang tersusun Jumlah Materai yang diperlukan dalam Penyelenggaran Jasa Surat Menyurat Persentase air, listrik, telepon yang terbayar Jumlah kendaraan dinas/operasional yang disamsat/berijin Persentase alat kebersihan yang diadakan dan jasa cleaning service yang terbayar 6

TUJUAN SASARAN STRATEGIS TARGET CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN (STRATEGI) KEGIATAN URAIAN INDIKATOR TUJUAN TARGET INDIKATOR KINERJA URAIAN INDIKATOR 2016 2017 2018 2019 2020 KEBIJAKAN PROGRAM URAIAN TUJUAN KELUARAN KET 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Penyediaan Alat Tulis Kantor Persentase alat tulis kantor yang diadakan Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang - undangan Penyediaan makanan dan minuman Rapat - rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi / Teknis/ Keamanan Penyediaan biaya canang, bebanten piodalan Rapat - rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah Pengadaan kendaraan dinas/operasional Pengadaan perlengkapan gedung kantor Pengadaan peralatan gedung kantor Pengadaan mebeleur Persentase barang cetakan maupun penggandaan yang diadakan Persentase komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor yang diadakan Jenis dan volume bahan bacaan yang tersedia Volume makanan dan minuman rutin dan jamuan tamu yang tersedia Frekuensi koordinasi dan konsultasi keluar daerah Volume tenaga kontrak yang terbayar Persentase canang dan banten yang tersedia untuk persembahyangan sehari-hari, piodalan dan persembahyangan ke pura sad kahyangan Frekuensi koordinasi dalam daerah yang dilaksanakan Jumlah kendaraan dinas yang diadakan Jumlah perlengkapan gedung yang diadakan Jumlah peralatan gedung kantor yang diadakan Jumlah meubeleur yang diadakan 7

TUJUAN SASARAN STRATEGIS TARGET CARA MENCAPAI TUJUAN DAN SASARAN (STRATEGI) KEGIATAN URAIAN INDIKATOR TUJUAN TARGET INDIKATOR KINERJA URAIAN INDIKATOR 2016 2017 2018 2019 2020 KEBIJAKAN PROGRAM URAIAN TUJUAN KELUARAN KET 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Volume gedung kantor yang dipelihara Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas / operasional Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikthisar realisasi kinerja SKPD Perayaan hari-hari besar nasional dan daerah Jumlah kendaraan dinas/operasional yang dipelihara persentase peralatan gedung kantor yang dipelihara Volume gedung kantor yang direhab Jumlah Laporan (LKJIP dan LKPJ/LPPD dan laporan Keuangan) yang tersusun dan disampaikan tepat waktu Frekuensi Perayaan hari-hari besar nasional dan daerah Amlapura, 13 Oktober 2016 Kepala Bappeda Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, ST., MT Pembina Tk. I NIP. 19670120 199703 1 003 8