Penerapan Structural Equation Modeling (SEM) dalam Bidang Pendidikan

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODE PENELITIAN

Kata kunci: Relationship Quality, Service Quality, Loyalty, Structural Equation Modeling (SEM).

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN MAHASISWA DALAM PEMILIHAN JURUSAN MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING

VITA ANDYANI EA24. Dosen Pembimbing: Dr. Wardoyo, SE., MM

ANALISIS KINERJA DAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA CILACAP. M u t i a s a r i (ST IE Satri a P u rwokert o )

BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar yang valid dan reliabel untuk

ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN TELKOMSPEEDY DENGAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELING

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENGARUH KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH PERBANKAN SYARIAH

ANALISA PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA PT X DI SURABAYA

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dan

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan landasan yang valid dan reliabel untuk

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Purbalingga, Jawa

BAB I PENDAHULUAN. Dalam perusahaan, para karyawan merupakan salah satu aset inti yang penting

Pengaruh Strategi Marketing Mix Dan Kualitas Layanan Terhadap Dan Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pada Bengkel Sugali Nabire)

Peranan Matematika Dan Statistika Dalam Menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Pertumbuhan Usaha Industri Kecil Di Sulawesi Selatan

Matematika dan Statistika

BAB III DESAIN DAN METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian causal method yaitu

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. A. Deskripsi Obyek Penelitian. Universitas Trisakti angkatan sebagai respondennya. Dari penyebaran kuesioner

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

PENGUKURAN TINGKAT PENERIMAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK BAGI GURU DENGAN MENGGUNAKAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM)

PERAN KEPUASAN DALAM MEMEDIASI PENGARUH IMPLEMENTASI SERVICE EXCELLENCE TERHADAP LOYALITAS NASABAH PT.BANK MANDIRI, TBK KOTA BANYUWANGI

Analisis Pengaruh Kualitas Layanan, Kepercayaan dan Kepuasan Terhadap Loyalitas Pelanggan Telkomspeedy dengan Metode Structural Equation Modeling

ISSN: JURNAL GAUSSIAN, Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016, Halaman Online di:

BAB IV HASIL PENELITAN DAN PEMBAHASAN

BAB 3 METODE PENELITIAN

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KERIPIK KENTANG (Studi Kasus pada Agronas Gizi Food, Kota Batu) ABSTRAK

Pengaruh Kualitas Layanan dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Switching Intention Pengguna Jasa Rumah Kost di Wilayah Kecamatan Sumbersari Jember

ADLN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan tujuannya penelitian ini termasuk applied research atau

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Alasan

AL-ADZKA, Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Volume II, Nomor 02 Juli 2012

ANALISA PENGARUH BAURAN PEMASARAN DAN PERILAKU PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELING

Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Kualitas Layanan, Kualitas Produk, Minat Pembelian Ulang.

PENERAPAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELING UNTUK ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI AKADEMIK TERHADAP KUALITAS WEBSITE

x 1 x 3 x 4 y 1 x 5 x 6 x 7 x 8 BAHAN DAN METODE δ 1 λ 41 ξ 1 δ 4 λ 51 γ 21 δ 6 λ 61 ε 1 δ 3 η 1 γ 31 δ 7 λ 71 ξ 2 λ 81 ξ 3 λ 31 δ 5

JURNAL GAUSSIAN, Volume 2, Nomor 2, April 2013, Halaman Online di:

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

BAB III METODE PENELITIAN. permasalahan yang akan diteliti. Penelitian yang akan dilakukan yaitu jenis

Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Pelanggan Internet Service Provider dalam Layanan Fixed Broadband

BAB III METODE PENELITIAN. menjelaskan bahwa populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Populasi

Bab 3. Metode Penelitian

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

ANALISIS PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (Surve pada Cafe Kedai Mat Moen di Boyolali)

tidak mempengaruhi loyalitas pelanggan jasa transportasi udara.

PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DALAM MEMBENTUK LOYALITAS PELANGGAN PADA PENGGUNA JASA GARUDA INDONESIA DI SURABAYA

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Surabaya pada Januari 2014, sebagai repository. Website ini dibuat untuk

BAB 3 DESAIN PENELITIAN

BAB 5 ANALISIS HASIL STUDI. responden yang berada di Sumatera Utara. Karakteristik responden merupakan

Oleh : Muhammad Amin Paris, S.Pd., M.Si (Dosen Fak. Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin) Abstrak

BAB III METODE PENELITIAN

Ketakbiasan Dalam Model Analisis Faktor Konfirmatori Pada Metode Pendugaan Maximum Likelihood Untuk Data Ordinal

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. langsung kepada responden yang mengisi kuesioner pada aplikasi google form di

3. METODE PENELITIAN 3.1. Penentuan Waktu dan Lokasi 3.2. Jenis Penelitian 3.3. Teknik Pengambilan Sampel

1. Pendahuluan PENGARUH FASILITAS KESEHATAN DAN FAKTOR SOSIO-EKONOMI TERHADAP DERAJAT KELANGSUNGAN HIDUP ANAK MELALUI PEMODELAN PERSAMAAN TERSTUKTUR

Pengaruh Kepuasan dan Kepercayaan terhadap Loyalitas Konsumen Kedelai Jepang Edamame Pendekatan Structural Equation Modeling

ANALISIS JALUR TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) MAHASISWA STATISTIKA UNDIP

PENGARUH PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PROYEK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BANYUWANGI

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

BAB III METODE PENELITIAN. Objek pada penelitian ini adalah produk Fashion muslimah merek Rabbani.

BAB III METODE PENELITIAN. Kebayoran, Jakarta Selatan selama penelitian. Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang dipilih sebagai tempat penelitian.

BAB III METODE PENELITIAN

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SURAKARTA. Juni Trisnowati Fakultas Ekonomi Universitas Surakarta

PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN. Diah Yulisetiarini Fakultas Ekonomi Universitas Jember

III. METODE PENELITIAN

*Corresponding Author:

ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM)

BAB III METODE PENELITIAN

ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN RESTORAN CEPAT SAJI MENGGUNAKAN METODE PARTIAL LEAST SQUARE (Studi Kasus: Burger King Bali)

ANALISA KESETIAAN PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE SEM (STRUCTURAL EQUATION MODELING) PADA PERUSAHAAN DIGITAL PRINTING DI PT.

PEMODELAN HUBUNGAN IMT DAN DEPRESI DENGAN TEKNIK ANALISIS MULTIVARIAT PADA KASUS DATA TAK NORMAL

Analisis Prestasi Atlet Olah Raga Taekwondo Menggunakan Analisis Jalur (Studi Kasus Atlet Taekwondo-In di Karigamas Sport Club-Palembang)

III. METODE PENELITIAN

BAB V PENUTUP. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya dapat

BAB III METODE PENELITIAN

HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK, NILAI, DAN KEPUASAN NASABAH (Studi di PT Panin Bank Cabang Pembantu Boyolali)

BAB III METODA PENELITIAN. Rancangan Penelitian. Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Gambaran Umum Objek Penelitian. Susun Petamburan, Jakarta Pusat yang erat hubungannya terhadap

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS MAKANAN TERHADAP NIAT PERILAKU YANG DIMEDIASI OLEH KEPUASAN PELANGGAN

TESIS : ANALISIS PENGARUH RELATIONSHIP QUALITY DAN

JURNAL GAUSSIAN, Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013, Halaman Online di:

BAB VI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN HUTANG

III. METODOLOGI PENELITIAN

PEMODELAN STRUCTURAL EQUATION MODELLING PADA DATA ORDINAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED LEAST SQUARE (WLS)

BAB III METODE PENELITIAN. Kantor Cabang Yogyakarta Cik Ditiro, Depok, Sleman Yogyakarta. Waktu. pelaksanaan penelitian bulan Juni 2015.

Sumber Data & Metode Pengambilan Sampel

Transkripsi:

Jurnal Sainsmat, September 01, Halaman 15-11 Vol. I, No. ISSN 086-6755 http://ojs.unm.ac.id/index.php/sainsmat Penerapan Structural Equation Modeling (SEM) dalam Bidang Pendidikan Application of Structural Equation Modeling (S EM) in the Field of Education Faihatuz Zuhairoh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Yayasan Pendidikan Ujung Pandang (YPUP Makassar Received 0 Juli 01 / Accepted 7 September 01 ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang aplikasi SEM dalam bidang pendidikan yaitu hubungan antara kualitas layanan (ξ 1 ), kepuasan (η 1 ), kepercayaan (η ) dan loyalitas (η ) juga mengenai konsep dasar SEM, pemodelan persamaan struktural dan membuat diagram jalur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas layanan, kepuasan, kepercayaan dan loyalitas mahasiswa pada Jurusan Matematika FMIPA UNM serta mengetahui variabel intervening antara kualitas layanan dan loyalitas. Dengan menggunakan analisis SEM diperoleh bahwa kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan dan kepercayaan sedangkan kualitas layanan tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan dengan loyalitas. Kepuasan juga berpengaruh tidak signifikan pada loyalitas. Model persamaan struktural hasil penelitian adalah 1 0,9691 1 1, 0,8085 1, 0,507. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa loyalitas dapat dibangun dengan kualitas layanan yang baik dengan kepercayaan sebagai variabel intervening. Jadi, dengan pelayanan yang baik akan menimbulkan kepercayaan mahasiswa. Setelah ada kepercayaan maka timbullah loyalitas. Kata kunci: SEM, kualitas layanan, kepuasan, kepercayaan, loyalitas. ABSTRACT This study discusses the application of SEM in the field of education on the relationship between quality of service (ξ1), satisfaction (η1), confidence (η) and loyalty (η) are also basic concepts SEM, structural equation modeling and make a path diagram. This study aimed to determine the relationship of service quality, satisfaction, trust and loyalty student at UNM Department of Mathematics and knowing intervening variable between service quality and loyalty. Using SEM analysis found that the quality of service significantly influence satisfaction and trust while the quality of service does not have a significant direct influence loyalty. Satisfaction was also no significant effect on loyalty. Korenspondensi: email: faihatuz_zuhairoh@yahoo.com 15

Faihatuz Zuhairoh (01) Structural equation modeling results are 1 0,9691 1 1, 0,8085 1, 0,507. From the analysis it can be concluded that loyalty can be built with good quality service with confidence as an intervening variable. So, with good service will lead to student confidence. Once there is trust there arise loyalty. Key words: SEM, service quality, satisfaction, trust, loyalty. PENDAHULUAN Di era globalisasi sekarang ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat. Setiap aktivitas manusia tidak lepas dari peranan ilmu pengetahuan dan teknologi. Aktivitas manusia yang semakin kompleks memaksa manusia untuk berpikir lebih jauh dalam pengembangan IPTEK guna mendukung dan mempermudah kerja-kerja manusia. Sebuah institusi pendidikan tinggi dipandang sebagai institusi yang aktivitas intinya adalah memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang cara untuk mendapat pengetahuan secara kontinu, menginvestigasi dan menciptakan pengetahuan baru. Aktivitas tersebut dapat berjalan jika institusi memiliki resources (sumber daya) sebagai berikut: (1) mahasiswa; () reputasi; () sarana dan prasarana yang memadai; (4) pembiayaan. Sudut pandang para akademisi tentang realita institusi pendidikan tinggi saat ini dan di masa mendatang menunjukkan bahwa institusi pendidikan tinggi juga membutuhkan pelanggan yang setia (Indahwati, 008 Walaupun dunia pendidikan dikatakan berbeda dengan dunia bisnis, tetapi untuk menjalankan kegiatan akademis, dunia pendidikan membutuhkan dana operasional. Fakta yang terjadi di Indonesia, kebanyakan perguruan tinggi hanya mengandalkan dana yang bersumber dari mahasiswa. Hal ini diperparah dengan menjamurnya institusi pendidikan di Indonesia, ada 91 perguruan tinggi negeri dan 156 perguruan tinggi swasta (Dirjen Dikti, 008 Akibatnya, institusi yang tidak berhasil memperoleh mahasiswa dalam jumlah cukup terancam untuk ditutup. Berbagai studi empiris menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan, selanjutnya kepuasan memiliki potensi untuk membangun loyalitas. Oleh karena itu, kualitas layanan dan kepuasan diinvestigasi kontribusinya dalam membangun loyalitas. Dalam menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas mahasiswa pada suatu perguruan tinggi, peneliti mencoba menggunakan Structural Equation Modeling (SEM SEM adalah alat analisis yang semakin populer dewasa ini. Jika dilihat dari penyusunan model serta cara kerjanya, sebenarnya SEM adalah gabungan dari analisis faktor, analisis jalur dan analisis regresi (Santoso, 007 Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis hubungan kualitas layanan, kepuasan, kepercayaan, dan loyalitas mahasiswa di Jurusan Matematika FMIPA UNM juga mengetahui variabel intervening yang berpenguh antara kualitas layanan dan loyalitas dengan menggunakan analisis SEM. 16

Penerapan Structural Equation Modeling METODE 1. Sumber dan Teknik Pengumpulan Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang merupakan data yang diperoleh dari obyek yang diteliti secara langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner.. Populasi dan Sampel Dalam penelitian ini, populasinya adalah mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNM tahun 008 yang terdiri dari angkatan 005, 006, 007 dan 008. Kriteria pemilihan sampel adalah mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNM yang telah merasakan proses belajar minimal semester, mulai angkatan 005 sampai 007. Kriteria ini digunakan dengan pertimbangan responden membutuhkan waktu untuk merasakan dan menilai kualitas layanan, kepuasan, dan loyalitas mereka. Dalam penelitian ini menggunakan teknik stratified random sampling. Penentuan sampel dilakukan sesuai dengan angkatan. Alokasi sampel dikelompokkan terlebih dahulu menurut angkatan kemudian setiap angkatan dipilih secara acak (random sampling. Skala Pengukuran Variabel Dalam penelitian ini terdapat empat variabel yaitu kualitas layanan, kepercayaan, kepuasan dan loyalitas. pengukururan keempat variabel tersebut digunakan instrumen pengukur yang berupa pernyataan dari masing-masing indikator untuk tiap-tiap variabel yang diajukan kepada responden melalui kuesioner. Dalam penelitian ini menggunakan pernyataan yang nantinya akan dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan Skala Likert. 4. Klasifikasi dan Definisi Operasional Variabel Variabel dalam penelitian ini dapat diklasifikasikan menjadi: Variabel eksogen yaitu kualitas layanan ( 1 ) dan variabel endogen. Ada dua jenis variabel endogen dalam penelitian ini, yakni, variabel endogen intervening, yaitu kepuasan ( 1), dan tingkat kepercayaan ( ) dan variabel endogen tergantung yaitu loyalitas ( Kualitas Layanan ( 1 ) merupakan kemampuan Jurusan Matematika memberikan pelayanan yang berkualitas artinya pelayanan yang dapat memuaskan mahasiswa. Indikator-indikator yang terkait dengan kualitas layanan adalah keandalan ( X 1.1 ), daya tanggap ( X 1. ), jaminan ( X 1. ), empati ( X 1.4 ), dan bukti fisik ( X 1.5 Kepuasan ( 1) merupakan hasil penilaian mahasiswa terhadap layanan keseluruhan yang diberikan pihak jurusan. Indikatorindikator yang terkait dengan kepuasan adalah puas terhadap tenaga pengajar ( Y 1.1 ), puas terhadap penilaian ( Y 1. ), puas terhadap kualitas layanan ( Y 1. ), dan puas terhadap fasilitas yang tersedia ( Y 1.4 Kepercayaan ( ) adalah keyakinan mahasiswa bahwa jurusan dapat diandalkan dan memiliki integritas yang tinggi. Indikator-indikator yang terkait dengan kepercayaan adalah percaya akan kemampuan intelektual ( Y.1 ), percaya akan diterima di dunia kerja ( Y. ), percaya 17

Faihatuz Zuhairoh (01) bahwa jurusan dapat diandalkan ( Y. Loyalitas ( ) merupakan keyakinan mahasiswa untuk melanjutkan studi di Jurusan Matematika. Indikator-indikator yang terkait dengan kepercayaan adalah Say positive things ( Y.1 ), recommend friend ( Y. ), continue purchasing ( Y. 5. Teknis Analisis Penelitian ini menggunakan teknik analisis SEM dengan menggunakan paket program AMOS ( Analysis of Moment Structure) versi 6.0 dan SPSS versi 1.0. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Hasil Pengujian Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan, Kepercayaan dan Loyalitas Mahasiswa pada Jurusan Matematika FMIPA UNM Variabel Koef. Jalur CR Prob (p) Keterangan Kualitas layanan kepuasan 0,9691 4,70 0,000 Signifikan Kualitas layanan kepercayaan 0,8085 4,147 0,000 Signifikan Kualitas layanan loyalitas -0,85-0,17 0,808 Tidak Sig. Kepuasan loyalitas 0,8047 0,6064 0,544 Tidak Sig. Kepercayaan loyalitas 0,507,5586 0,0105 Signifikan Pengujian apakah hipotesis yang diajukan dapat diterima atau tidak dilakukan dengan jalan membandingkan nilai probabilitas (p) dengan taraf signifikan α yang ditentukan sebesar 0,05. Apabila nilai probabilitas (p) lebih kecil dari nilai α (0,05), maka hipo tesis tersebut dapat diterima. Begitu pula sebaliknya, jika nilai probabilitas (p) lebih besar dari nilai α (0,05), maka hipotesis tersebut tidak diterima. Koefisien jalur hubungan kualitas layanan, kepuasan, kepercayaan, dan loyalitas, dapat dituliskan persamaan strukturalnya sebagai berikut: 0,9691 1 1 1 0,8085 1 0, 85 0,8047 0,507 0,507 1 1 Kepercayaan 0,8085 (S) (Trust) 0,507 (S) Kualitas Layanan (Service Quality) -0,85 (TS) Loyalitas (Loyalty) 0,9691 (S) Kepuasan (Satisfaction) 0,8047 (TS) Gambar 1. Analisis SEM Tahap Akhir 18

Penerapan Structural Equation Modeling Analisis Model Struktural Lengkap Pengukuran atas variabel kualitas layanan, kepuasan, kepercayaan, dan loyalitas dengan model persamaan struktural (structural equation modeling Hasil pengujian SEM dengan program AMOS 6.0 pada tahap akhir memberikan hasil seperti yang disajikan pada Tabel. dimana terlihat bahwa 8 kriteria yang digunakan untuk menilai layak tidaknya suatu model, semua telah dipenuhi. Oleh karena itu model dapat diterima karena adanya kesesuaian antara model dengan data. Tabel. Indeks Kesesuaian SEM Tahap Akhir Kriteria Nilai Cut-off Hasil Komputasi Keterangan Chi-Square Diharapkan kecil 46,870 Model Cukup Baik Significance probability 0,05 0,9906 Model Baik RMSEA 0,08 0,000 Model Baik GFI 0,90 0,977 Model Baik AGFI 0,90 0,896 Marginal CMIN/DF,00 0,6504 Model Baik TLI 0,95 1,0648 Model Baik CFI 0,95 1,0000 Model Baik Hubungan Kualitas Layanan, Kepuasan dan Kepercayaan Hubungan antara kualitas layanan dengan kepercayaan, kualitas layanan dengan kepuasan, dan kepercayaan terhadap loyalitas mendapat dukungan yang cukup kuat dalam penelitian ini, ditunjukkan dengan kesesuaian arah hubungan dengan arah hubungan yang dihipotesiskan dan pengaruhnya signifikan. Hal ini berarti semakin tinggi persepsi mahasiswa terhadap kualitas layanan, semakin tinggi kepercayaan dan kepuasan mahasiswa tersebut terhadap Jurusan Matematika. Tetapi, jika diteliti lebih lanjut pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan memiliki signifikansi lebih tinggi (critical ratio = 4,70) daripada pengaruh kualitas layanan terhadap kepercayaan (critical ratio = 4,147 Hal ini berarti kualitas layanan mempunyai pengaruh yang lebih signifikan terhadap kepuasan jika dibandingkan dengan kepercayaan. Jadi, pada dasarnya kepuasan merefleksikan dampak kinerja suatu perguruan tinggi terhadap perasaaan mahasiswa. Mahasiswa merasakan apakah pelayanan di jurusan yang diperoleh telah memenuhi kebutuhan dan keinginannya, apakah pelayanan tersebut menyenangkan atau tidak. Oleh karena itu, dengan kualitas layanan jurusan yang baik, maka mahasiswa akan merasa puas atas segala pelayanan jurusan. Hubungan Kualitas Layanan, Kepercayaan, Kepuasan dan Loyalitas Dari penelitian diperoleh bahwa kepercayaan memiliki pengaruh terhadap loyalitas ( critical ratio =,5586), kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas, sedangkan kepuasan berpengaruh tidak signifikan terhadap loyalitas. Hal ini berarti kepercayaan 19

Faihatuz Zuhairoh (01) merupakan anteseden loyalitas yang lebih tidak rentan terhadap serangan untuk berpindah ke perguruan tinggi lain, karena kepercayaan lebih sulit untuk dibentuk, sekali terbentuk akan menimbulkan komitmen yang tinggi terhadap sesuatu. Hal ini didukung oleh Indahwati (008), yang menyatakan bahwa kepercayaan seseorang terhadap suatu merek akan menimbulkan pengaruh positif terhadap merek tersebut. Setelah timbul kepercayan, maka pada akhirnya membentuk loyalitas seseorang. Sebaliknya, kepuasan memiliki kerentanan yang lebih tinggi terhadap serangan untuk berpindah merek (Oliver, 1999 Kerentanan itu terutama disebabkan oleh upaya persuasif dari pesaing agar berpindah merek, dan keinginan untuk mencoba merek lain. Hal ini didukung oleh studi Strauss dan Neuhaus menemukan bahwa sejumlah pelanggan yang mengekspresikan kepuasan, masih juga berpindah merek. Sama halnya yang terjadi di Jurusan Matematika, yang memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas hanya kepercayaan mahasiswa. Kualitas layanan terhadap loyalitas tidak mendapat dukungan dalam penelitian ini, karena kualitas layanan tidak memiliki pengaruh secara langsung terhadap loyalitas, sedangkan kepuasan berpengaruh terhadap loyalitas tetapi tidak signifikan. Jadi, hubungan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kualitas layanan yang baik akan menimbulkan kepercayaan sehingga akan melahirkan loyalitas, maka sebaiknya pihak jurusan lebih meningkatkan kualitas layanan sehingga mampu menumbuhkan kepercayaan mahasiswa. Setelah ada kepercayaan, maka secara otomatis akan timbul loyalitas. Kepercayaan 0,8085 (S) (Trust) 0,507 (S) Kualitas Layanan (Service Quality) Loyalitas (Loyalty) Gambar. Model Hasil Penelitian Jadi, dapat dituliskan persamaan strukturalnya sebagai berikut: 0,8085 1 0,507 KESIMPULAN Kualitas layanan yang baik akan menimbulkan loyalitas melalui kepercayaan. Jadi variabel perantara (intervening) dalam penelitian ini adalah kepercayaan (trust 10

Penerapan Structural Equation Modeling DAFTAR PUSTAKA Assael H. 1998. Consumer Behavior and Marketing Action. 6th ed. Cincinnati, OH: South-Western College Publishing. http://www.emeraldin sight.com/ Insight/viewContentItem.do?contentType=Article&hdAction=ln kpdf&contentid=85160. Tanggal diakses 18 Oktober 008. Bahan Kuliah Multivariat. 008. Structural Equation Modeling. UNM. Bloemer J, KD Ruyter, M Wetzels. 1998. Linking Perceived Service Quality and Service Loyalty: A Multi-dimensional Perspective. European Journal of Marketing, Vol., No. 11, pp. 108-1106. http://www.dsef.org/press/pdfs /Linking_perceived_service_quality_an d_service_loyalty_a_mult.pdf. Tanggal diakses 0 Oktober 008. Bollen KA. (1989), Structural Equation With Latent Variables. Wiley. New York. Dirjen Dikti, Departemen Pendidikan Nasional. 008. http://www.dikti.go.id. Tanggal akses 18 Oktober 008. Ferdinand A. (00), Structural Equation Modeling dalam Penelitian Manajemen. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang. Fox J. 006. Structural Equation Models. Journal Appendix to An R and S-PLUS Companion to Applied Regression. Ghozali I dan Fuad. 005. Structural Equation Modeling Teori Konsep & Aplikasi dengan Program Lisrel 8.54. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang. Indahwati L. 008. Hubungan Perceived Service Quality dan Loyalitas: Peran Trust dan Satisfaction sebagai Mediator. The nd National Conference UKWMS. http://lpks1.wima.ac.id/pphks /accurate/makalah/pr1.pdf. Tanggal diakses 0 Oktober 008. Jöreskog KG dan Sorbom D. (19 96), LISREL 8: User s Reference Guide. Scientific Software International. Chicago. Oliver RL. 1999. Whence Consumer Loyalty. Journal of Marketing, Vol. 6, pp. - 44. http://www.dsef.org/press/pdfs/ WhenceConsumerLoyalty.pdf. Tanggal diakses 0 Oktober 008. Pugesek B, Tomer A, Eye AV. 00. Structural Equation Modeling. Cambridge University Press. Australia. Raykov T dan Marcoulides GA. 000. A First Course In Structural Equation Modeling. Lawrence Erlbaum Associates. New Jersey. Santoso S. 007. Structural Equation Modeling Konsep dan Aplikasi dengan AMOS. PT. Elex Media Komputindo. Jakarta. Tiro A dan Ilyas B. 007. Statistika Terapan Untuk lmu Ekonomi & Ilmu Sosial. Edisi Kedua. Andira Publisher. Makassar. Tiro A dan Sukarna. 008. Meluruskan Konsep Pengembangan Instrumen Tipe Skala Likert. Makassar. 11