TRANSPORTASI & PENUGASAN

dokumen-dokumen yang mirip
#6 METODE TRANSPORTASI

Area Pasar. Gambar 1. Alokasi Masalah/Metode Penugasan

Pembahasan Materi #14

Materi #13. TKT306 Perancangan Tata Letak Fasilitas T a u f i q u r R a c h m a n

Perencanaan Fasilitas

TIN314 - Perancangan Tata Letak Fasilitas Materi #11 Genap 2015/2016. TIN314 - Perancangan Tata Letak Fasilitas

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

PENELITIAN OPERASIONAL PERTEMUAN #9 TKT TAUFIQUR RACHMAN PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI

TIN102 - Pengantar Teknik Industri Materi #8 Ganjil 2016/2017 TIN102 PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI

Prof. Dr. Ir. ZULKIFLI ALAMSYAH, M.Sc. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi

Model Transportasi /ZA 1

BAB VII METODE TRANSPORTASI

Operations Management

Prof. Dr. Ir. ZULKIFLI ALAMSYAH, M.Sc. Program Magister Agribisnis Universitas Jambi

Riset Operasional TABEL TRANSPORTASI. Keterangan: S m = Sumber barang T n = Tujuan barang X mn = Jumlah barang yang didistribusikan

MODEL TRANSPORTASI. Sesi XI : Model Transportasi

MODEL TRANSPORTASI OLEH YULIATI, SE, MM

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Pengertian Program Linier (Linear Programming)

TRANSPORTASI, PENUGASAN, PEMINDAHAN

OPERATIONS RESEARCH. Industrial Engineering

BAB 2 LANDASAN TEORI

MODEL TRANSPORTASI - I MATAKULIAH RISET OPERASIONAL Pertemuan Ke-7. Riani Lubis Program Studi Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia

TRANSPORTASI, PENUGASAN, PEMINDAHAN

Metode Transportasi. Rudi Susanto

Team Dosen Riset Operasional Program Studi Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia

biaya distribusi dapat ditekan seminimal mungkin

MASALAH TRANSPORTASI

PERSOALAN TRANSPORTASI

Tentukan alokasi hasil produksi dari pabrik pabrik tersebut ke gudang gudang penjualan dengan biaya pengangkutan terendah.

ASSIGNMENT MODEL. Pertemuan Ke-10. Riani Lubis. Universitas Komputer Indonesia

ASSIGNMENT MODEL MATAKULIAH RISET OPERASIONAL Pertemuan Ke-12

MODEL TRANSPORTASI - I MATAKULIAH RISET OPERASIONAL Pertemuan Ke-6

Model Transportasi 1

MODEL TRANSPORTASI MATAKULIAH RISET OPERASIONAL Pertemuan Ke-12 & 13. Riani Lubis Jurusan Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia

TEKNIK RISET OPERASI UNDA

Operations Management

PROGRAM MAGISTER TEKNIK SIPIL UNLAM

Modul 10. PENELITIAN OPERASIONAL MODEL TRANSPORTASI. Oleh : Eliyani PROGRAM KELAS KARYAWAN PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Pengertian Penjadwalan

BAB III MODEL TRANSPORTASI. memperkecil total biaya distribusi (Hillier dan Lieberman, 2001, hlm. 354).

UMMU KALSUM UNIVERSITAS GUNADARMA

METODE TRANSPORTASI Permintaan Masalah diatas diilustrasikan sebagai suatu model jaringan pada gambar sebagai berikut:

BAB 2 LANDASAN TEORI

TRANSPORTASI APROKSIMASI VOGEL

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

#8 Operation Research : Assignment

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. berhubungan dengan pendistribusian barang dari sumber (misalnya, pabrik) ke

Makalah Riset Operasi tentang Metode Transportasi

TRANSPORTATION PROBLEM. D0104 Riset Operasi I Kuliah XXIII - XXV

ASSIGNMENT MODEL MATAKULIAH RISET OPERASIONAL Pertemuan Ke-10. Riani Lubis Program Studi Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Pengertian Model dan Metode Transportasi

BAB 2 LANDASAN TEORI

Analisis Biaya Distribusi Tas Dengan Menggunakan Metode Transportasi Solusi Awal Pada CV. Nabilah Putri.

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 PENGERTIAN MODEL DAN METODE TRANSPORTASI

Artinya : penugasan adalah sub bagian dari program linier.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

MODEL TRANSPORTASI MATAKULIAH RISET OPERASIONAL Pertemuan Ke-11

TRANSPORTASI NORTH WEST CORNER (NWC)

MASALAH TRANSPORTASI

BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem dan Model Pengertian sistem Pengertian model

METODE VOGEL S APPROXIMATION (VAM) METODE TRANSPORTASI

Metode Transportasi. Muhlis Tahir

Masalah Penugasan (Assignment Problem) Bentuk khusus metode transportasi

TEKNIK RISET OPERASI UNDA

Manajemen Sains. Eko Prasetyo. Teknik Informatika UMG Modul 5 MODEL TRANSPORTASI. 5.1 Pengertian Model Transportasi

Pemodelan Programasi Linier dan Solusi Manual Model Assignment

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB V PROGRAMA LINIER : MODEL TRANSPORTASI

BAB II KAJIAN TEORI. yang diapit oleh dua kurung siku sehingga berbentuk empat persegi panjang atau

Pertemuan 3 Transportasi Tanpa Dummy

Masalah Penugasan. Tujuan : Memahami dan membuat formulasi model dari permasalahan alokasi sumber daya yang ada dan solusinya

BAB 2 LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN

CONTOH MODEL TRANSPORTASI DAN PENYELESAIAN DENGAN NORTH WEST CORNER DAN MODI

METODE TRANSPORTASI. Gudang A Gudang B Gudang C Kapasitas pabrik Pabrik W. Rp 20 Rp 5 Rp Rp 15 Rp 20 Rp Rp 25 Rp 10 Rp 19 50

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

METODE TRANSPORTASI. GUDANG A GUDANG B GUDANG C KAPASITAS PABRIK PABRIK W. RP 20 RP 5 RP RP 15 RP 20 RP RP 25 RP 10 RP 19 50

ANALISA PERBANDINGAN METODE VAM DAN MODI DALAM PENGIRIMAN BARANG PADA PT. MITRA MAYA INDONESIA

Pokok Bahasan VI Metode Transportasi METODE TRANSPORTASI. Metode Kuantitatif. 70

MODEL TRANSPORTATION 2014

CONTOH MODEL TRANSPORTASI DAN PENYELESAIAN DENGAN NORTH WEST CORNER DAN STEPPING STONE

Pertemuan 4 Transportasi Dengan Dummy

METODE TRANSPORTASI. Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma

PERTEMUAN 10 METODE PENDEKATAN VOGEL / VOGEL S APPROXIMATION METHOD (VAM)

BAB 2 LANDASAN TEORI

PERTEMUAN 9 MENENTUKAN SOLUSI FISIBEL BASIS AWAL

PENDISTRIBUSIAN PRODUK YANG OPTIMAL DENGAN METODE TRANSPORTASI

Manajemen Sains. Model Transportasi. Eko Prasetyo Teknik Informatika Univ. Muhammadiyah Gresik 2011

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

Metode Kuantitatif Manajemen, Kelompok 5, MB IPB E49, 2014 OPERATION RESEARCH - TRANSPORTATION MODELS. Presented by Group 5 E49

Optimasi Pendistribusian Barang Menggunakan Metode Stepping Stone dan Metode Modified Distribution (MODI)

BAB 2 LANDASAN TEORI

TRANSPORTATION PROBLEM

PENDISTRIBUSIAN BBA DENGAN METODE PROGRAMA LINIER (PERSOALAN TRANSPORTASI) Oleh : Ratna Imanira Sofiani, S.Si Dosen Universitas Komputer Indonesia

BAB VII. METODE TRANSPORTASI

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pemilihan Judul

MENGOPTIMALKAN BIAYA DISTRIBUSI PAKAN TERNAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE TRANSPORTASI (Studi Kasus di PT. X Krian)

BAB 2 LANDASAN TEORI

METODE IMPROVED EXPONENTIAL APPROACH DALAM MENENTUKAN SOLUSI OPTIMUM PADA MASALAH TRANSPORTASI

Transkripsi:

TRANSPORTASI & PENUGASAN 66 - Taufiqurrahman

Metode Transportasi Suatu metode yang digunakan untuk mengatur distribusi dari sumbersumber yang menyediakan produk yang sama, ke tempat-tempat yang membutuhkan secara optimal Metode transportasi berhubungan dengan distribusi suatu produk tunggal dari beberapa sumber, dengan penawaran terbatas, menuju ke beberapa tujuan dengan permintaan tertentu. Asumsi dasar model ini adalah biaya transport pada suatu rute tertentu proporsional dengan banyaknya unit yang dikirimkan. Pada model transportasi, yang harus diperhatikan adalah bahwa total kuantitas pada seluruh baris harus sama dengan total kuantitas pada seluruh kolom, jika tidak, maka perlu ditambahkan kuantitas dummy. Karakteristik Metode Transportasi ) Suatu barang dipindahkan (transported), dari sejumlah sumber ke tempat tujuan dengan biaya seminimum mungkin, dan ) Atas barang tersebut tiap sumber dapat memasok suatu jumlah yang tetap dan tiap tempat tujuan mempunyai jumlah permintaan yang tetap. 4 66 - Taufiqurrahman

.................. Gambar Model Transportasi Sumber () c A : x A Tujuan () a A b A Supply a B b B Demand a m m n b n c mn : x mn c = biaya yang terjadi akibat perpindahan dari sumber ke tujuan 5 Tabel Transportasi A B... n Demand c A c B... x A x B x n c n b A c A c B... x A x B x n c n b B m c ma c mb... x ma x mb x mn Supply a A a B... a m Ʃb Ʃa c mn b n 6 66 - Taufiqurrahman

Metode North West Corner (NWC). Mulai dari sudut kiri atas (x A ), dialokasikan sejumlah maksimum produk dengan melihat kapasitas dan kebutuhan (atau supply dan demand).. mudian, bila x mn merupakan kotak terakhir yang dipilih, lanjutkan dengan mengalokasikan pada x m,n+ bila m mempunyai kapasitas yang tersisa.. Bila tidak, alokasikan ke x m+,n dan seterusnya sehingga semua kebutuhan telah terpenuhi. 7 Contoh #6 Ada kota tempat penyimpanan beras yaitu,, dan, yang akan mengirim ke tempat penggilingan beras yang berlokasi di A, B, dan C dengan menggunakan kereta api, dimana tiap gerbongnya memuat ton beras. Data pasokan beras dan data permintaan beras untuk setiap bulannya adalah sbb.: Data Pasokan Beras Data Permintaan Tempat Penyimpanan Jumlah Tempat Penggilingan Jumlah Kota 50 Lokasi A 00 Kota 75 Lokasi B 00 Kota 75 Lokasi C 00 Total ton Total ton 8 66 - Taufiqurrahman 4

Contoh #6 (Lanjutan) Sedangkan data biaya pengiriman adalah sbb.: Tempat Penyimpanan Biaya Pengiriman ( $ ) Tempat Penggilingan Lokasi A Lokasi B Lokasi C Kota 6 8 0 Kota 7 Kota 4 5 Permasalahannya adalah untuk menentukan banyak beras (ton) yang harus dikirim dari tiap kota tempat penyimpanan ke tiap lokasi penggilingan setiap bulannya agar total biaya transportasi minimum. 9 Jawaban Contoh #6... Metode NWC Distribusikan data yang ada di soal ke dalam tabel transportasi. A B C Demand 6 8 0 x A x B x C 50 7 x A x B x C 75 4 5 x A x B x C 75 Supply 00 00 00 0 66 - Taufiqurrahman 5

Jawaban Contoh #6... Metode NWC Lihat metode NWC nomor yang dapat dialokasikan pada x A = 50 (sejumlah demand), sehingga x B dan x C tidak perlu di alokasikan (=0). A B C Demand 6 8 0 50 x A x B x C 50 7 x A x B x C 75 4 5 x A x B x C 75 Supply 00 00 00 Jawaban Contoh #6... Metode NWC Karena baris sudah memenuhi demand, maka lanjut ke metode NWC nomor yang dapat dialokasikan pada x A = 50 (sejumlah sisa dari supply), sehingga x A tidak perlu dialokasikan (=0). A B C Demand 6 8 0 50 50 7 50 x A x B x C 75 4 5 x A x B x C 75 Supply 00 00 00 66 - Taufiqurrahman 6

Jawaban Contoh #6... Metode NWC 4 Karena baris belum memenuhi demand, maka lakukan metode NWC nomor yang dapat dialokasikan pada x B = 00 (sejumlah supply), sehingga x B tidak perlu dialokasikan (=0). A B C Demand 6 8 0 50 50 7 50 00 x B x C 4 5 x B x C Supply 00 00 00 75 75 Jawaban Contoh #6... Metode NWC 5 Karena baris belum memenuhi demand, maka lakukan metode NWC nomor yang dapat dialokasikan pada x C = 5 (sejumlah sisa demand). A B C Demand 6 8 0 50 50 7 50 00 x5 C 4 5 x C Supply 00 00 00 75 75 4 66 - Taufiqurrahman 7

Jawaban Contoh #6... Metode NWC 6 Lakukan metode NWC nomor yang dapat dialokasikan pada x C = 75 (sejumlah demand dan sisa supply). Solusi optimal: x A = 50, x B = 0, x C = 0, x A = 50, x B = 00, x C = 5, x A = 0, x B = 0, dan x C = 75 A B C Demand 6 8 0 50 50 7 75 50 00 5 4 5 75 x C Supply 00 00 00 75 5 Jawaban Contoh #6... Metode NWC 7 Maka biaya pengiriman (transportasi) yang harus dikeluarkan adalah: Min. Z = 6x A + 8x B + 0x C + 7x A + x B + x C + 4x A + 5x B + x C Min. Z = Min. Z = 595 6(50) + 8(0) + 0(0) + 7(50) + (00) + (5) + 4(0) + 5(0) + (75) Jadi biaya pengiriman (transportasi) adalah sebesar $595 6 66 - Taufiqurrahman 8

Metode Least Cost (LC) Metode ini jauh lebih baik secara umum jika dibandingkan dengan metode NWC. Hal ini karena dalam metode LC mempertimbangkan halhal yang ada dalam metode transportasi, yaitu biaya selnya, sehingga mendekati solusi optimal yang diinginkan. Sel yang memiliki biaya-biaya yang tertinggi otomatis tidak akan terpakai, tetapi jika ada sel yang memiliki biaya yang sama, maka penentuan sel yang akan di isi dapat dilakukan secara bebas. 7 Jawaban Contoh #6...(Metode LC ) A B C Demand 6 8 0 x A 5 x B 5 x C 7 x A x B 75 x C 4 5 00 x A 75 x B x C Supply 00 00 00 50 75 75 8 66 - Taufiqurrahman 9

Jawaban Contoh #6...(Metode LC ) Solusi optimal: x A = 0 ; x B = 5 ; x C = 5 ; x A = 0 ; x B = 0 ; x C = 75 ; x A = 00 ; x B = 75 ; x C = 0 Maka biaya pengiriman (transportasi) yang harus dikeluarkan adalah: Min. Z = 6x A + 8x B + 0x C + 7x A + x B + x C + 4x A + 5x B + x C Min. Z = Min. Z = 4550 6(0) + 8(5) + 0(5) + 7(0) + (0) + (75) + 4(00) + 5(75) + (0) Jadi biaya pengiriman (transportasi) adalah sebesar $4550 9 Metode VAM Metode Vogel s Approximation Method (VAM). Bila dibandingkan dengan dua metode sebelumnya, metode ini jauh lebih baik lagi (lebih mendekati solusi optimal). Namun metode ini relative lebih rumit dalam menentukan solusi. 0 66 - Taufiqurrahman 0

Langkah-langkah Metode VAM. Susunlah kebutuhan, kapasitas masing-masing sumber, dan biaya pengangkutan ke dalam matrik.. Carilah perbedaan dari dua biaya terkecil (dalam nilai absolut), yaitu biaya terkecil dan terkecil kedua untuk tiap baris dan kolom pada matrik (C mn ).. Pilihlah nilai perbedaan-perbedaan yang terbesar di antara semua nilai perbedaan pada kolom dan baris. 4. Isilah pada salah satu segi empat yang termasuk dalam kolom atau baris terpilih, yaitu pada segi empat yang biayanya terendah di antara segi empat lain pada kolom/baris itu. Isiannya sebanyak mungkin yang bisa dilakukan. Jawaban Contoh #6.. (Metode VAM ) A B C Demand Beda 6 8 0 x A x B x C 50 7 75 x A x B x C 75 4 4 5 x A x B x C 75 Supply 00 5 00 00 Beda Cat.: x A dipilih karena memiliki beda kolom/baris terbesar dan biaya terendah 66 - Taufiqurrahman

Jawaban Contoh #6.. (Metode VAM ) A B C Demand Beda 6 8 0 50 x A x B x C 75 4 5 x A 00 x B x C 75 75 Supply 5 00 00 Beda Cat.: x B dipilih karena memiliki beda kolom/baris terbesar dan biaya terendah Jawaban Contoh #6.. (Metode VAM ) A B C Demand Beda 6 0 x A x C 50 4 75 4 x5 A 00 x C 75 50 8 Supply 5 00 Beda Cat.: x A dipilih karena memiliki beda kolom/baris terbesar dan biaya terendah 4 66 - Taufiqurrahman

Jawaban Contoh #6.. (Metode VAM 4) A B C Demand Beda 50 x C 0 50 75 5 00 x C 50 Supply 50 00 Beda Cat.: x C dipilih karena memiliki beda kolom/baris terbesar dan biaya terendah 5 Jawaban Contoh #6.. (Metode VAM 5) A B C Demand Beda 50 75 5 00 50 x C 50 Supply 50 Beda Cat.: Isi pada x C dengan nilai terbesar yang mungkin. Solusi optimal diperoleh 6 66 - Taufiqurrahman

Jawaban Contoh #6.. (Metode VAM 6) A B C Demand 6 8 0 50 50 7 75 75 4 5 5 00 50 75 Supply 00 00 00 Solusi optimal: x A = 0 ; x B = 0 ; x C = 50 ; x A = 75 ; x B = 0 ; x C = 0 ; x A = 5 ; x B = 00 ; x C = 50 7 Jawaban Contoh #6.. (Metode VAM 7) Maka biaya pengiriman (transportasi) yang harus dikeluarkan adalah: Min. Z = 6x A + 8x B + 0x C + 7x A + x B + x C + 4x A + 5x B + x C Min. Z = Min. Z = 55 6(0) + 8(0) + 0(50) + 7(75) + (0) + (0) + 4(5) + 5(00) + (50) Jadi biaya pengiriman (transportasi) adalah sebesar $55 8 66 - Taufiqurrahman 4

Contoh #6 Agar total biaya transportasi minimum, berapa alokasi yang dapat dilakukan jika diketahui biaya, permintaan dan penawaran dari pasar dan pabrik seperti dalam tabel berikut ini. Pabrik Pasar Biaya ( $ ) Penawaran 8 5 6 0 5 0 80 9 0 80 Permintaan 50 70 60 80 9 Jawaban Contoh #6.. (Metode NWC) 0 A B C Penawaran 8 5 6 5 0 0 50 9 0 0 60 0 Permintaan 50 70 60 80 Jadi total biaya transportasi sebesar $690 0 80 80 66 - Taufiqurrahman 5

Jawaban Contoh #6.. (Metode LC) A B C Penawaran 8 5 6 70 50 5 0 70 0 80 9 0 0 Permintaan 50 70 60 80 Jadi total biaya transportasi sebesar $060 80 80 Jawaban Contoh #6.. (Metode VAM) A B C Penawaran 8 5 6 70 50 80 5 0 70 0 9 0 0 Permintaan 50 70 60 80 Jadi total biaya transportasi sebesar $90 80 80 66 - Taufiqurrahman 6

Metode Penugasan Motode penugasan adalah suatu model yang berhubungan dengan jaringan. Metode ini merupakan model khusus dari suatu program linear yang serupa dengan metode transportasi. Perbedaan metode penugasan dengan metode transportasi adalah dalam metode penugasan, kuantitas setiap pinggir kolom maupun pinggir baris dibatasi hanya sebanyak satu unit. 4 66 - Taufiqurrahman 7

Masalah Penugasan Tenaga Penjual Area Pasar Asep Chepy Ruhyana Bageur I II III IV Garis tipis berhubungan dengan masalah alokasi Garis tebal solusi dari permaslahan alokasi 5 Langkah Solusi (Metode Hungarian). Mengubah matriks awal menjadi matriks opportunity cost (reduced cost matrix/rcm). Caranya: Pilih elemen terkecil dari setiap baris, kurangkan pada seluruh elemen baris tersebut.. RCM terus dikurangi untuk mendapatkan total-opportunitycost matrix/tocm. Caranya: Pilih elemen terkecil dari setiap kolom pada RCM yang tidak mempunyai nilai nol, kurangkan pada seluruh elemen dalam kolom tersebut. 6 66 - Taufiqurrahman 8

Langkah Solusi (Metode Hungarian). Melakukan test optimality (TOP) dengan menarik sejumlah minimum garis horisontal dan/atau vertikal untuk meliput seluruh elemen bernilai nol. Penugasan optimal adalah feasible jika: Jumlah garis = Jumlah baris atau kolom. 4. Jika belum optimal, lakukan revisi TOCM dengan memilih elemen terkecil yang belum terliput garis untuk mengurangi seluruh elemen yang belum terliput. mudian tambahkan jumlah yang sama pada seluruh elemen yang mempunyai dua garis yang saling bersilangan. Setelah itu lakukan kembali langkah, sampai solusi optimal. 7 Contoh #6 : Meminimumkan Berikut ini adalah data lamanya waktu yang dibutuhkan (menit) oleh seorang operator menghasilkan satu unit barang dari setiap mesin dengan tipe berbeda di perusahaan tersebut : Operator Mesin I II III IV A 0 9 B 5 0 7 8 C 4 D 8 5 9 Dengan melihat data diatas, tentukanlah operator mana yang cocok untuk setiap mesin agar waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu barang adalah minimal! 8 66 - Taufiqurrahman 9

Jawaban Contoh #6... () Matrix awal RCM Opr. Mesin I II III IV Opr. Mesin I II III IV A 0 9 B 5 0 7 8 C 4 D 8 5 9 A 0 B 0 5 C 0 D 0 7 9 Jawaban Contoh #6... () RCM TOCM Opr. Mesin I II III IV Opr. Mesin I II III IV A 0 B 0 5 C 0 D 0 7 A 0 0 B 0 C 0 0 D 0 4 40 66 - Taufiqurrahman 0

Jawaban Contoh #6... () TOCM TOP Revisi TOCM Opr. Mesin I II III IV Opr. Mesin I II III IV A 0 0 B 0 C 0 0 D 0 4 A 0 0 B 0 C 0 0 D 0 0 4 Jawaban Contoh #6... (4) Revisi TOCM Opr. Solusi Optimal Mesin I II III IV A 0 0 B 0 C 0 0 D 0 0 Solusi Operator Penugasan Mesin Waktu (menit) A III 9 B I 5 C II 4 D IV 9 Total 7 4 66 - Taufiqurrahman

Contoh #6 4 : Memaksimumkan Berikut ini adalah data banyaknya unit yang terjual oleh setiap salesman di setiap area pasar yang berbeda. Perusahaan ingin menempatkan salesman yang tepat di area pasar yang tepat agar keuntungan yang didapat perusahaan maksimal. Salesman Area Pasar I II III IV A 05 95 85 65 B 05 75 5 05 C 80 0 45 75 D 85 70 0 5 4 Jawaban Contoh #6 4... () -05-95 -85-65 -05-75 -5-05 -80-0 -45-75 -85-70 -0-5 Untuk fungsi tujuan memaksimumkan maka matrix awal dibuat dengan mengalikannya dengan minus ( ) Memilih nilai terkecil pada setiap baris -05-95 -85-65 -05-75 -5-05 -80-0 -45-75 -85-70 -0-5 44 66 - Taufiqurrahman

Jawaban Contoh #6 4... () 0 0 0 40 00 0 70 0 0 70 5 5 40 55 5 0 Mengurangkan nilai pada baris dengan nilai terkecil yang sudah dipilih sebelumnya Memilih nilai terkecil pada setiap kolom yang tidak mempunyai nilai 0 (nol) 0 0 0 40 00 0 70 0 0 70 5 5 40 55 5 0 45 Jawaban Contoh #6 4... () 0 55 5 40 00 75 55 0 0 5 0 5 40 0 0 0 Mengurangkan nilai pada kolom yang tidak mempunyai nilai 0 dengan nilai terkecil yang sudah dipilih sebelumnya Menarik garis horisontal dan/atau vertikal untuk meliput seluruh elemen bernilai nol 0 55 5 40 00 75 55 0 0 5 0 5 40 0 0 0 46 66 - Taufiqurrahman

Jawaban Contoh #6 4... (4) 0 55 5 40 00 75 55 0 0 5 0 5 40 0 0 0 Karena jumlah garis tidak sama dengan jumlah baris/kolom, maka pilih nilai terkecil yang tidak terliputi garis Mengurangkan nilai yang tidak terliputi garis dengan nilai terpilih, dan tambahkan nilai yang terliputi garis dua kali dengan nilai terpilih 0 50 0 40 00 70 50 0 0 0 5 5 45 0 0 5 47 Jawaban Contoh #6 4... (5) 0 50 0 40 00 70 50 0 0 0 5 5 45 0 0 5 Lakukan kembali penarikan garis horisontal dan/atau vertikal untuk meliput seluruh elemen bernilai nol Karena jumlah garis sama dengan jumlah baris/kolom maka solusi sudah optimal 0 50 0 40 00 70 50 0 0 0 5 5 45 0 0 5 48 66 - Taufiqurrahman 4

Solusi Contoh #6 4 Salesman Area Pasar Jumlah Unit A III 85 B IV 05 C I 80 D II 70 Total 640 49 50 66 - Taufiqurrahman 5