Teori Pemungutan Suara

dokumen-dokumen yang mirip
TEORI PEMUNGUTAN SUARA

Teori Barang Publik (II)

Teori Barang Publik (I)

Teori Pengeluaran Pemerintah. Sayifullah, SE., M.Akt. Materi Presentasi. Teori Makro Rostow dan Musgrave Wagner Peacock dan Wiseman Teori Mikro

Teori Barang Swasta. Materi Presentasi

Analisis Manfaat Biaya (AMB) Sayifullah

KEBIJAKAN FISKAL. Sayifullah, SE., M.Akt

Materi 2: Matriks dan Operasi Matriks

Model Perilaku Oligopoli

18/09/2013. Ekonomi Teknik / Sigit Prabawa / 1. Ekonomi Teknik / Sigit Prabawa / 2

Struktur, Pengukuran dan Perilaku Oligopoli

Biaya produksi jangka pendek vs biaya produksi jangka panjang. Biaya produksi jangka pendek (satu input bersifat variabel)

II. PARETO OPTIMALITY (PO) & CRITERION (PC)

Pertemuan 8 Aljabar Linear & Matriks

II. POLA PIKIR PENELITIAN ILMIAH. Oleh Bambang Juanda

Sayifullah. Teori Perusahaan

Struktur Pasar dan Conduct

Bab VIII Penetapan Risiko Pengendalian dan Pengujian Pengendalian

Pendekatan Kebijakan Publik

PRODUK BERSAMA DAN PRODUK SAMPINGAN (Joint. dan By Product)

Prof. Dr. Ir. ZULKIFLI ALAMSYAH, M.Sc. Program Magister Agribisnis Universitas Jambi

Logika Klasik Misalkan himpunan klasik A dan B. P adl nilai kebenaran bahwa x A dan Q adl nilai kebenaran bahwa x B. jika x A maka T(P) = 1, jika x A

Aspek Finansial. Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana Yogyakarta

SUBYEK DAN OBYEK HUKUM ASPEK HUKUM DALAM EKONOMI, ANISAH SE.,MM.

V. Consumer Surplus and Consumer Welfare

Pengujian Hipotesis. 1. Pendahuluan. Topik Bahasan:

ANALISIS DATA KATEGORI

HIDROMETEOROLOGI Tatap Muka Ke 6 (KELEMBABAN UDARA)

Penerimaan Pemerintah

Hubungan ekonomi dapat digambarkan dalam bentuk persamaan, tabel, atau grafik.

Model Linear Programming:

REPLACEMENT ANALYSIS REPLACEMENT ANALYSIS CAPITAL BUDGETING

TUJUAN & TANGGUNG JAWAB AUDIT

SRI REDJEKI KALKULUS I

EKONOMI KUALITAS LINGKUNGAN

PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA (BMN) DISUSUN SECARA GARIS BESAR

EKONOMI KUALITAS LINGKUNGAN

Hipotesis Statistik. 3. Terima H 1 (tolak H 0 ) dan populasi sebenarnya. memang H 0 benar = P(terima H 0 / pop H 0 )= 1-α

MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI CHAPTER 4 TAKSONOMI VARIABEL DAN POLA-POLA INSTRUKSIONAL PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN

BAGIAN III: EKONOMI POLITIK SEKTOR PUBLIK

PILIHAN AWAM DAN POLITIK FISKAL

Ahmad Nasrulloh

METODE PENDIDIKAN KESEHATAN. Disampaikan oleh : Nurul Aini, S.Kep.Ns. M.Kep.

MILITARY STANDARD (MIL-STD) Ganda Marulitua Simbolon ( )

KESALAHAN DAN KEAKURATAN

Bab IV. Pengantar Peluang. Pengantar Peluang. Eksperimen. Aturan Menghitung Kombinasi Permutasi. Keluaran Eksperimen

Teknik-teknik Analisis Rangkaian

APA Yg dimaksud derajat kedua dlm AFELIASI

EFISIENSI PENDIDIKAN M.D.Niron

Sekretari

INVESTASI JANGKA PANJANG. Rini Handayani, SE.,M.Si STIE Atma Bhakti Surakarta

Teori dlm ekonomi: 1. Teori klasik Keinginan masyarakat untuk menabung dan keinginan pengusaha untuk meminjam dana modal untuk investasi ditentukan

KALKULUS PERNYATAAN. Totologi & Kontradiksi. Tingkat Kekuatan Operator. Tabel Kebenaran 9/30/2013. Nur Insani, M.Sc

Operations Management

Materi UAS: 1. Indeks 2. Trend Linear dan Non Linear 3. Regresi dan korelasi sederhana

Department of Business Adminstration Brawijaya University

HARGA TRANSFER / TRANSFER PRICING

Materi 3: Teori Dioda


Peran Pemerintah dalam Perekonomian

Perusahaan dan produksi

SAMPLING PENERIMAAN ( ACCEPTANCE SAMPLING )

Persediaan. by R.A.H

Aljabar Linier & Matriks

Ukuran Dispersi (Variasi, atau Penyimpangan) untuk Data Tunggal

TEORI KONSUMSI DAN TEORI INVESTASI. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

1. Metode Langsung. 2. Metode tidak Langsung. 3. Metode Campuran. 4. Metode LQ

Ps 16 ayat (1) huruf b Diatur dalam Ps 28 sampai dg Ps 34 UUPA Ps 50 ayat (2) ketetuan lebih lanjut diatur dengan peraturan perundangan. PP No.

BAB 10. DESAIN RANGKAIAN BERURUT

PENDEKATAN ERGONOMIS DALAM PERANCANGAN STASIUN KERJA. Nama: Siti Krisnawati (12-039)

1. Konsep dasar yg berguna dlm studi ekonomi meliputi Konsep Nilai dan Kegunaan Nilai adalah ukuran harga atas barang dan jasa.

Ekonomi Mikro. Monopoli

UPAH DAN JAMINAN SOSIAL

UANG DAN INSTITUSI KEUANGAN PENAWARAN UANG PROGDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Kegiatan investasi dilakukan oleh para pemilik dana, yang bertujuan untuk

Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan. Pengantar Ilmu Ekonomi TIP FTP UB

Materi 2: Operasi Terhadap Himpunan

PERSAMAAN, FUNGSI DAN PERTIDAKSAMAAN KUADRAT

KOMBINATORIKA. (Latihan Soal) Kus Prihantoso Krisnawan. August 30, 2012 PEMBINAAN OLIMPIADE MATEMATIKA SMA 1 KALASAN

Definisi Ilmu Ekonomi

Fungsi Dua Peubah dan Turunan Parsial

Pertemuan 11 GRAPH, MATRIK PENYAJIAN GRAPH

Materi Presentasi. Teori Perilaku Konsumen dan Pilihan Konsumen. Sayifullah Analisis Utilitas

Model van Horn & van Metter dan Marlee S. Grindle

Manajemen Persediaan

Kewarganegaraan. Pengembangan dan Pemeliharaan sikap dan nilai-nilai kewarganegaraan. Uly Amrina ST, MM. Kode : Semester 1 2 SKS.

PENDIRIAN DAN KEANGGOTAAN KOPERASI

Aljabar Linier & Matriks

Pertemuan ke-3. Oleh : Winda Aprianti, M.Si

Sistem Transmisi Telekomunikasi. Kuliah 6 Jalur Gelombang Mikro

Keseimbangan Ekonomi Empat Sektor. Oleh: Ruly Wiliandri, SE., MM

Sifat-sifat Fungsi Keanggotaan, Fuzzifikasi, Defuzzifikasi. Logika Fuzzy

Basis dan non basis. Cara memilah

Pengertian, Batasan dan Ruang Lingkup Administrasi Publik (Negara)

PENYELESAIAN MODEL LINEAR PROGRAMMING SECARA GRAFIK

PENGUAT DAYA KELAS A

Transkripsi:

Teori Pemungutan Suara Sayifullah, SE., M.Akt Materi Presentasi Pemungutan suara sebagai alternatif penentuan barang publik Penentu hasil pemungutan suara Simple majority Inefisiensi dan keterpaksaan Teori Wicksell Teori Buchanan dan Tullock Teori pemungutan suara Arrow paradoks Logrolling

Teori Pemungutan Suara Merupakan alternatif dalam menentukan kesukaaan dan ketidaksukaan masyarakat akan barang publik termasuk pembiayaan akan barang publik. Pemungutan suara dilakukan karena sistem harga tidak dapat dipakai untuk menunjukan kesukaan masyarakat akan barang publik. Penentu Hasil Pemungutan Suara Distribusi suara di antara para pemilih Cara penentuan hasil pemungutan suara 2

Simple Majority Dalam simple majority (suara mayoritas sederhana) untuk menunjukan kesukaan masyarakat terhadap barang dan jasa maka pemenang akan ditentukan dgn rumus (M/2)+. Di mana M adalah banyaknya orang dalam masyarakat. Namun simple majority merupakan cara yg tidak tepat. Ilustrasi dalam Simple Majority Terdapat jumlah pemilih sebanyak 000 orang yg terdiri dari 500 petani dan 500 pedagang. Pemerintah akan membangun dam dengan biaya Rp 5.000.000 dan setiap orang harus ikut menanggung biaya pembangunan dam sebesar Rp 5.000. Satu suara = satu orang Setelah dilakukan pemungutan suara dengan cara single majority : 50 orang setuju dan 499 orang tidak setuju. Menurut Wiksell cara ini tidak efisien karena mereka yang tidak setuju harus ikut menanggung biaya pembangunan dam. 3

Inefisiensi dan Keterpaksaan Pemilih Biaya Manfaat Adil Bei Surya 0 0 0 30 5 2 28 Manfaat Neto 5-8 -2 Setuju/ Tidak Setuju Setuju Tidak Teori Wicksell Cara pemungutan suara dgn suara mutlak 00 persen (unanimous) hasilnya akan sama dgn sistem harga pada pasar persaingan sempurna. Suara mutlak (00 persen) dapat menyamai hasil yg dicapai melalui sistem harga utk barang swasta. Wicksell menyadari bahwa suara bulat (mutlak) sulit utk diperoleh. Wicksell mengusulkan cara yg kedua yaitu relatif suara, di mana 5/6 suara yg menang. 4

Teori Buchanan dan Tullock Terdapat hubungan yg searah antara efisiensi dan biaya pemungutan suara. Semakin besar efisiensi hasil pemungutan suara (suara hampir bulat), semakin besar pula biaya pemungutan suara, begitu pula sebaliknya. Kurva DD : biaya yg diperlukan utk mendapatkan suara setuju. Ex : biaya mendatangkan org, biaya rapat dsb. Biaya T T S Kurva SS : biaya yg dipikul oleh golongan masy. yg tidak setuju D Kurva TT : biaya keseluruhan utk mendapatkan suara setuju. Penjumlahan secara vertikal kurva DD dan kurva SS Biaya minimum dicapai pada jumlah suara sebesar G0 persen menyatakan setuju D 0 G0 S A 00 % (semua orang setuju) Teori Buchanan dan Tullock 5

Biaya dan Efisiensi Pemungutan Suara Efisiensi Besar sekali orang (raja atau diktator) Nol Jumlah Suara Biaya Pemungutan 00 % setuju 2/3 stuju (n/2)+ Besar sekali Kekuasaan negara lain Nol Teori Pemungutan Suara Sistem pilihan berdasarkan suara bulat (aklamasi) Sistem pilihan berdasarkan suara terbanyak Sistem pilihan berdasarkan pilihan titik (point voting) Sistem pilihan berdasarkan pilihan ganda (plurality voting) Teori demokrasi perwakilan 6

Pilihan Berdasarkan Suara Bulat Pemungutan suara dgn suara bulat (00 persen suara) merupakan cara yg paling baik. Cara ini dapat melindungi golongan minoritas dlm suatu masyarakat. Tetapi dgn cara aklamasi sangat sulit untuk mencapai suatu keputusan, terutama apabila jumlah orang besar sekali. Pilihan Berdasarkan Suara Terbanyak Berdasarkan cara ini, keputusan diambil apabila jumlah orang yg setuju lebih besar daripada jumlah orang yg tidak setuju. Keputusan diambil bila suara setuju adalah 50 persen plus satu [(n/2)+] atau dua per tiga suara [(2/3)n] menyatakan setuju. 7

Arrow Paradoks Sistem pemungutan suara dgn cara mayoritas sederhana tampaknya akan dgn mudah mencapai keputusan. Namun menurut Arrow terdapat masalah yg timbul apabila pemungutan suara diadakan untuk menentukan pilihan tiga kegiatan atau lebih. 5 Syarat dari Arrow agar Pemilihan Suara dpt Mencapai Hasil yg Efisien Pilihan harus dilaksanakan secara konsisten. Misalnya ada 3 pilihan yaitu X, Y dan Z. apabila X lebih disukai dari Y; dan Y lebih disukai dari Z, maka X harus lebih disukai dari Z. Pilihan alternatif (yg kedua) tidak boleh ditekuk dgn berubahnya urut-urutan pilihan yg disukai. Misal ada lima jenis pilihan dgn urut-urutan dari yg disukai sampai paling tidak disukai yaitu sbb: X, Y, Z, W, N. X paling disukai dan N adalah yg paling tidak disukai. Rangking dari pilihan haruslah tidak berubah apabila urut-urutan diubah menjadi Y, X, Z, W, N oleh karena X tetap berada di atas Z, W, dan N. Urut-urutan pilihan tidak boleh berubah apabila satu atau lebih pilihan alternatif dihilangkan. Apabila pilihan Y dihilangkan, maka urut-urutan harus tetap, yaitu X, Z, W, N. Pemilih harus menentukan pilihannya dgn bebas. Penentuan pilihan tidak boleh dilaksanakan secara diktatorial. 8

Pilihan Pemilih terhadap Tiga Jenis Kegiatan Pilihan Adil (A) Bei (B) Surya (S) I Polisi Jalan Dam II Jalan Dam Polisi III Dam Polisi Jalan Proyek Dam dihapuskan Adil Bei Surya Hasil Pilihan Polisi 2 Jalan 9

Proyek Polisi dihapuskan Adil Bei Surya Hasil Pilihan Jalan 2 Dam Proyek Jalan dihapuskan Adil Bei Surya Hasil Pilihan Polisi Dam 2 0

Teorema Median oter Dalam hal pemungutan suara berdasarkan mayoritas sederhana untuk menentukan pelaksanaan proyek, pemilih yg bertindak sebagai median voter adalah yg paling diuntungkan. Median voter diuntungkan sebab pilihan yg disukainya pasti menang dalam suatu pemungutan suara dan kesejateraan masyarakat menjadi maksimum apabila preferensi setiap orang berpuncak satu. Harga S Median oter DA DB DS 0 Q Q2 Q3 F Jasa Polisi Jumlah Penyediaan Jasa Polisi yg Optimal

Pilihan Berdasarkan Pilihan Titik (Point oting) Cara pemilihan suara mayoritas memberikan nilai yg sama utk setiap jenis pilihan dan setiap pemilih hanya menyatakan preferensi mereka berdasarkan ranking yg paling disukai sampai ke proyek yg paling tidak disukai. Sistem suara mayoritas dianggap tidak baik karena tidak mencerminkan derajat kesukaan setiap pemilih atas berbagai jenis proyek. Pemungutan suara berdasarkan pilihan titik merupakan suatu cara utk mengatasi pilihan berdasarkan suara mayoritas tsb dgn cara memberikan angka tertentu (misal 00) kepada setiap pemilih yg dpt mengalokasikannya pada setiap jenis proyek. Distribusi Angka Berdasarkan Point oting Adil (A) Bei (B) Surya (S) Hasil Pilihan Polisi Dam 60 40 6 4 _25 _40 9 84 Jalan 0 90 _35 25 2

Strategi Surya Memenangkan Pilihannya Adil (A) Bei (B) Surya (S) Hasil Pilihan Polisi Dam 60 40 6 4 _0 _90 76 34 Jalan 0 90 0 90 Pilihan Berdasarkan Pilihan Ganda Pemungutan suara berdasarkan pilihan ganda dilakukan dgn memberikan angka berdasarkan urutan kesukaan. Untuk proyek paling disukai diberikan angka. Angka untuk proyek yg paling tidak disukai adalah 3. 3

Pilihan Berdasarkan Pilihan Ganda Jalan raya Dam Polisi Pemilih Adil Bei 3 2 2 3 Surya Total nilai 3 7 5 2 6 Teori Demokrasi Perwakilan Dalam kenyataan jarang terdapat cara pemungutan suara dgn melibatkan seluruh masyarakat utk menetapkan proyek-proyek pemerintah. Pemungutan suara umumnya dilakukan rakyat melalui wakil-wakil mereka. Tujuan para politisi atau wakil rakyat adalah mempertahankan kedudukan mereka. Ini dpt dilakukan apabila mereka menyuarakan kehendak masyarakat yg mereka wakili, sehingga tujuan wakil rakyat adalah memaksimalkan jumlah suara yg memilih. 4

Hasil Pemungutan Suara Kasus Kasus 2 I(B,C) II(A,C) III(A,D) I II III Paket Proyek A Proyek B 99 5 49 60 40 99 5 49 60 40 Paket 2 Proyek C Proyek D 5 49 52 48 45 55 5 49 52 48 20 80 Kombinasi Unggulan A dan C Kalah B dan D 52 48 03 97 05 95 52 48 03 97 80 20 Kombinasi terpilih (B,D) (A,C) (A,C) (B,D) (A,C) (B,D) Pemilihan Proyek Apabila proyek dipilih secara sendiri-sendiri. Apabila proyek dipilih berdasarkan kombinasi proyek-proyek yg menang dlm satu paket dan proyek-proyek yg kalah dlm satu paket. 5

Logrolling Logrolling merupakan suatu cara bagi pemilih untuk melakukan kolusi di antara para pemilih yg kalah dgn cara mempertukarkan suara agar mereka sama-sama memperoleh keuntungan. Hal ini dilakukan dgn cara memberikan nilai yg lebih banyak kepada proyek yg disukai pemilih lain apabila pemilih tersebut memberikan nilai yg lebih besar kepada proyek yg disukainya. Terima kasih 6