Teori Barang Publik (I)
|
|
|
- Hamdani Sumadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Teori arang Publik (I) Sayifullah, SE., M.kt Materi Presentasi Sistem perekonomian dan siapa yg menghasilkan barang? arang publik, siapa yg menyediakan? Teori Pigou Teori owen Teori Erick Lindahl 1
2 Sistem Ekonomi dan Penghasil arang Kapitalis Sosialis Sebagian besar barang dihasilkan swasta. Sebagian besar barang dihasilkan pemerintah. Termasuk barang publik. Termasuk barang swasta. arang Publik yg Disediakan Pemerintah arang milik pemerintah yg dibiayai melalui anggaran belanja negara tanpa melihat siapa yg melaksanakan pekerjaannya. 2
3 arang pemerintah K 100% Titik L, alokasi sumber-sumber ekonomi sebesar 100% digunakan oleh sektor swasta. Titik K, alokasi sumber-sumber ekonomi sebesar 100% digunakan oleh sektor publik. 75 Titik, dianggap sebagai titik optimal. 25 pabila alokasi yg sebenarnya ada di titik, maka realokasi sumber-sumber ekonomi dari titik ke titik akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat % arang swasta L lokasi Sumber-sumber Ekonomi Untuk arang Swasta dan arang Publik Pemilihan Masyarakat akan Kombinasi arang Swasta dan arang Publik Untuk membahas pemilihan masyarakat akan kombinasi barang swasta dan barang publik dapat dilakukan dengan fungsi kesejahteraan masyarakat. Fungsi kesejahteraan masyarakat (W) menunjukan kepuasan (utilitas) semua anggota masyarakat. Fungsi kesejahteraan masyarakat (FKM) mencerminkan kehendak atau keinginan anggota masyarakat atas barang swasta dan barang publik yg ditentukan oleh distribusi pendapatan; distribusi kekayaan, dan serta kehendak wakilwakil rakyat. FKM mencerminkan tingkat pertukaran marginal antara konsumsi masyarakat terhadap barang publik dan barang swasta yg menghasilkan tingkat kepuasan yg sama bagi masyarakat. 3
4 arang pemerintah Titik, masyarakat memiliki barang publik terlalu banyak (0P 0 ) dan barang swasta terlalu sedikit (0T 0 ). P 0 Dengan kepuasan yg sama masyarakat bersedia mengorbankan barang publik sebesar P 0 P 1 agar dapat memiliki satu unit tambahan barang swasta (T 0 T 1 ). Dari titik ke X. P 1 P 2 P 3 X S 1 S 2 S 3 0 T 0 T 1 T 2 T 3 arang swasta Fungsi Kesejahteraan Masyarakat (FKM) atau Kurva Indiferens Sosial Pada titik, masyarakat sudah terlalu banyak memiliki barang swasta (0T 2 ) dan barang publik sangat sedikit (0P 2 ). Karena itu untuk menambah barang swasta sebesar satu unit (T 2 T 3 ), masyarakat hanya bersedia mengorbankan barang publik dalam jumlah kecil yaitu P 2 P 3. FKM menunjukan preferensi masyarakat terhadap barang publik dan barang swasta. erapa Jumlah arang yg dpt Dihasilkan oleh Masyarakat Untuk menentukan berapa jumlah barang yg dapat dihasilkan oleh masyarakat dgn sumber-sumber ekonomi yg ada, maka kita menggunakan Kurva Kemungkinan Produksi. Kurva kemungkinan produksi menunjukan berbagai jenis barang swasta dan barang publik yg dpt dihasilkan dgn faktor-faktor produksi yg tersedia. 4
5 arang publik P 1 P 2 P 3 P 4 Kurva kemungkinan produksi menunjukan berbagai jenis barang swasta dan barang publik yg dpt dihasilkan dgn faktor-faktor produksi yg tersedia. Pada titik F, terlalu banyak barang publik yg dihasilkan, sehingga perubahan alokasi sumber ekonomi untuk F menghasilkan barang publik sebanyak P 1 P 2 unit akan C menambah barang swasta yg dihasilkan sebanyak L 1 L 2. Pada titik E, barang publik yg dihasilkan terlalu sedikit, atau dengan kata lain sumber ekonomi yg digunakan untuk menghasilkan barang swasta terlalu banyak. Terjadi penggunaan faktor produksi yg tidak efisien di sektor swasta. D 0 L 1 L 2 L 3 L 4 arang swasta E Pengurangan produksi barang swasta dari L 4 ke L 3 menyebabkan barang publik bertambah sebanyak P 3 P 4. Gambar Kurva Kemungkinan Produksi Titik, apakah titik yg optimum? arang pemerintah Dari titik ke titik C, bagaimana tingkat kesejahteraan? pakah titik C, titik yg optimum? P E F C E Dari titik C ke titik E, bagaimana tingkat kesejahteraan? pakah titik E, titik yg optimum? Dari titik E ke titik D, bagaimana tingkat kesejahteraan? pakah titik D titik yg optimum? S 4 O L E D S 2 S 1 G S 0 S 3 Titik E merupakan titik yg optimum. Mengapa? agaimana dgn kurva S 4. Dapatkah dicapai? arang swasta??? Gambar lokasi Sumber yg Optimum 5
6 Teori Pigou Menurut Pigou : barang publik harus disediakan sampai suatu tingkat di mana kepuasan marginal akan barang publik sama dengan ketidakpuasan marginal (marginal disutility) akan pajak yg dipungut untuk membiayai program-program pemerintah atau untuk menyediakan barang publik. Kepuasan batas akan barang pemerintah Kepuasan marginal Ketidakkepuasan marginal 0 P U Di titik D, kepuasan marginal barang publik > ketidakpuasan marginal pembayaran pajak. Di titik F, ketidakpuasan marginal pembayaran pajak > kepuasan marginal barang publik. G D Penyediaan dan pembiayaan barang publik yg Optimal menurut Pigou H E C I F U agaimana dgn titik E? udget pemerintah P??? Kurva UU : kurva kepuasan marginal Kurva PP : kurva ketidakkepuasan marginal 6
7 Kelemahan Teori Pigou Kelemahan teori Pigou adalah karena teori tsb didasarkan pada rasa ketidakpuasan marginal masyarakat dalam membayar pajak dan rasa kepuasan marginal akan barang publik. Kepuasan dan ketidakpuasan adalah sesuatu yg tidak dapat diukur secara kuantitatif. Teori owen Teori owen mengenai penyediaan barang publik didasarkan pada teori harga. 7
8 Harga Kurva SS : Kurva penawaran sepatu Kurva D : Kurva permintaan sepatu oleh Kurva D : Kurva permintaan sepatu oleh Kurva D + : Kurva permintaan pasar Harga 0P 0 : Harga sepasang sepatu bagi dan E S P 0 D (+) S 0X : Permintaan sepasang sepatu bagi 0X : Permintaan sepasang sepatu bagi D D Dalam hal barang swasta, individu dan menghadapi harga yg sama (0P 0 ). X X (+) 0 Jumlah sepatu Penentuan Jumlah dan Harga arang Swasta X Teori owen owen mendefinisikan barang publik sebagai barang di mana pengecualian tidak dapat ditetapkan. Sekali barang publik tersedia maka tidak seorang pun dapat dikecualikan dari manfaat barang tsb. Jadi menurut owen, jumlah barang publik yg dikonsumsikan individu sama dengan jumlah barang publik yg dikonsumsikan, atau Y =Y. 8
9 Harga D + Kurva S : Kurva penawaran barang publik Kurva D : Kurva permintaan barang publik oleh Kurva D : Kurva permintaan barang publik oleh Kurva D + : Kurva ini diperoleh dgn menjumlahkan secara vertikal kurva D dan kurva D. P + P S arang publik sebanyak 0Y yg disediakan oleh pemerintah dapat dinikmati oleh dan dalam jumlah yg sama, akan tetapi kepuasan dan terhadap barang tsb berbeda. Perhatikan perbedaan harga bagi (0P ) dan (0P )! P Dalam hal barang publik, individu D D dan menghadapi harga yg berbeda. 0 Y Jumlah barang publik Harga dan Jumlah arang Publik owen : Perbedaan arang Swasta dan arang Publik arang Swasta arang Publik Harga : P=P =P P=P +P Jumlah arang : X=X +X G=G =G 9
10 Kelemahan Teori owen Kelemahan teori owen adalah karena owen menggunakan analisis permintaan dan penawaran. Pada barang publik tidak ada prinsip pengecualian sehingga masyarakat tidak mau mengemukakan kesenangan (preferensi) mereka akan barang tsb sehingga kurva permintaannya menjadi tidak ada. Teori Erick Lindahl Erick Lindahl mengemukakan analisis yg mirip dgn teori yg dikemukakan owen, hanya saja pembayaran masingmasing konsumen tidak dalam bentuk harga absolut akan tetapi berupa persentase dari total biaya penyediaan barang publik. 10
11 Proporsi biaya h 2 (1-h 2 ) Proporsi biaya a 3 b 1 h 1 (1-h 1 ) (1-h 0 ) b 2 a 2 b 3 h 0 a G 0 G 0 Q 0 -- Kurva Indiferens Q Sumbu mendatar : jumlah barang publik Kurva dan kurva : kurva permintaan Individu akan barang publik O K 100% O K Z T 2 =70% D X T E T 3 =60% E Defisit pemerintah Y T 1 K 100% H O F L L 1 L E L 2 D Jumlah barang pemerintah Solusi Erick Lindahl 11
12 Teori Erick Lindahl Pada titik F, konsumen bersedia membayar 100% dari biaya total penyediaan barang publik, untuk barang publik sebanyak 0 F. Pada titik H, jumlah barang publik yg diminta konsumen adalah 0 L dan ia bersedia membayar 100% dari biaya total penyediaan barang publik, sedangkan konsumen bersedia membayar 0 T 1 persen untuk jumlah barang publik yg sama. Penerimaan pemerintah lebih besar dari biaya yg dikeluarkan, yaitu 100%+0 T 1 persen. Kelebihan penerimaan ini dapat digunakan pemerintah untuk menambah barang jumlah publik. Pada jumlah barang publik sebanyak 0 L 1, konsumen bersedia membayar 70% dari biaya penyediaan barang publik, sedangkan konsumen bersedia membayar 60% dari biaya penyediaan barang publik. erapa penerimaan pemerintah? andingkan dengan biaya penyediaan barang publik oleh pemerintah! agaimana kemungkinan pemerintah untuk menyediakan tambahan barang publik? Pada titik E, konsumen bersedia membayar 0 T E persen dan konsumen bersedia membayar 0 T E Persen. Pada titik E, pembayaran dari dan adalah 100% (0 T E + 0 T E ) atau sama dengan biaya yg dikeluarkan untuk menghasilkan barang publik sebesar 0L E. Pada penyediaan barang publik sebanyak 0L 2, biaya yg diperlukan adalah L 2 Z. Individu hanya bersedia membayar L 2 Y dan individu hanya bersedia membayar ZX, sehingga pemerintah defisit sebesar XY persen dari total biaya. Kelemahan Teori Erick Lindahl Kelemahan teori Lindahl adalah karena teori ini hanya membahas barang publik tanpa membahas mengenai penyediaan barang swasta. Kelemahan utama adalah penggunaan kurva indiferens. arang publik mempunyai sifat tidak dapat dikecualikan yg menyebabkan tidak ada seorang individu yg bersedia menunjukan preferensinya terhadap barang publik. 12
13 Terima Kasih Sampai nanti 13
Dalam system perekonomian yang demokratis melalui wakil di DPR harus nbisa mengalokasikan sumbersumber ekonomi yang ada untuk menghasilkan barang
TEORI BARANG PUBLIK Dalam system perekonomian yang demokratis melalui wakil di DPR harus nbisa mengalokasikan sumbersumber ekonomi yang ada untuk menghasilkan barang public dan barang swasta. Barang pemerintah
Kelompok 4. Opissen Yudisyus Muhammad Nur Syamsi Dessy yana Enra Sari LOGO
Eksternalitas Kelompok 4 Opissen Yudisyus Muhammad Nur Syamsi Dessy yana Enra Sari Pengertian Eksternalitas Eksternalitas adalah Keterkaitan suatu kegiatan dengan kegiatan lain yang tidak melalui mekanisme
Teori Barang Publik (II)
Teori Barang Publik (II) Sayifullah, SE, M.Akt [email protected] Materi Presentasi Teori Samuelson Teori Anggaran 1 Teori Samuelson Teori yg menyempurnakan teori pengeluaran pemerintah dgn sekaligus menyertakan
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI. mempunyai kebutuhan sehingga disebut permintaan absolut atau potensial. Dengan
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Pengertian Permintaan Menurut pengertian sehari-hari permintaan diartikan sebagai jumlah barang yang dibutuhkan. Permintaan ini hanya didasarkan
Teori Barang Swasta. Materi Presentasi
Teori Barang Swasta Sayifullah, SE., M.Akt Materi Presentasi Barang swasta? Efisiensi konsumen Kondisi pareto optimun bagi konsumen Efisiensi produsen Alokasi optimum konsumen dan produsen Kriteria kompensasi
Teori Pengeluaran Pemerintah. Sayifullah, SE., M.Akt. Materi Presentasi. Teori Makro Rostow dan Musgrave Wagner Peacock dan Wiseman Teori Mikro
Teori Pengeluaran Pemerintah Sayifullah, SE., M.Akt Materi Presentasi Teori Makro Rostow dan Musgrave Wagner Peacock dan Wiseman Teori Mikro 1 Rostow dan Musgrave : Perkembangan Pengeluaran Pemerintah
KEBIJAKAN FISKAL. Sayifullah, SE., M.Akt
KEBIJAKAN FISKAL Sayifullah, SE., M.Akt Materi Presentasi Asal mula kebijakan fiskal Macam kebijakan fiskal Tujuan kebijakan fiskal Konflik antara stabilitas harga dan kesempatan kerja Kaitan antara kebijakan
Teori Perilaku Konsumen MILA SARTIKA, SEI MSI
Teori Perilaku Konsumen MILA SARTIKA, SEI MSI Teori Perilaku Konsumen Adalah analisis yang menerangkan : 1. Alasan para pembeli/konsumen untuk membeli lebih banyak barang atau jasa pada harga yang lebih
Teori Pemungutan Suara
Teori Pemungutan Suara Sayifullah, SE., M.Akt Materi Presentasi Pemungutan suara sebagai alternatif penentuan barang publik Penentu hasil pemungutan suara Simple majority Inefisiensi dan keterpaksaan Teori
Ruang Lingkup Ekonomi Publik. Individu, Masyarakat dan Pemerintah
Ruang Lingkup Ekonomi Publik, Individu, Masyarakat dan Pemerintah Sayifullah, SE., M.Akt [email protected] Materi Presentasi Ruang Lingkup Ekonomi Publik Perbedaan cara berpikir individu, organisasi swasta
Materi Presentasi. Teori Perilaku Konsumen dan Pilihan Konsumen. Sayifullah Analisis Utilitas
Teori Perilaku Konsumen dan Pilihan Konsumen Sayifullah [email protected] Materi Presentasi Analisis Utilitas Pengukuran Utilitas dgn Pendekatan Kardinal Preferensi, Utilitas Ordinal dan Indifference
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TEORI TINGKAH LAKU KONSUMEN Teori tingkah laku konsumen dapat dibedakan dalam dua macam pendekatan : Pendekatan nilai guna (utility) kardinal dan pendekatan nilai guna ordinal.
Penerimaan Pemerintah
enerimaan emerintah Sayifullah, SE., M.Akt [email protected] Materi resentasi Sumber-sumber penerimaan negara Distribusi beban pemerintah Sistem perpajakan dan politik pajak enggeseran beban pajak Hubungan
BAB IV TEORI PERILAKU KONSUMEN
BAB IV TEORI PERILAKU KONSUMEN 4.1. Pendahuluan Konsumen adalah setiap pemakai atau pengguna barang atau jasa baik untuk kepentingan diri sendiri dan atau kepentingan orang lain. Namun secara sederhana
Teori Perilaku Konsumen (lanjutan) Bab IV Model Kurva Indiferens
Teori Perilaku Konsumen (lanjutan) Bab IV Model Kurva Indiferens Asumsi-asumsi model kurva indiferens Model utilitas secara ordinal (kepuasan konsumen tidak dapat diukur dalam satuan apapun) Utilitas Konsumen
TEORI PILIHAN KONSUMEN
TEORI PILIHAN KONSUMEN Salah satu dari Sepuluh Prinsip Ekonomi yg dibahas pada Bab 11 adalah bahwa setiap orang menghadapi Tradeoff. Teori pilihan konsumen menelaah Tradeoff yang dihadapi oleh setiap orang
TINJAUAN PUSTAKA. untuk membeli barang modal dan peralatan-peralatan produksi. dengan tujuan untuk mengganti dan terutama menambah barang-barang modal
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritik 1. Teori Investasi Teori ekonomi mengartikan atau mendefinisikan investasi sebagai: pengeluaranpengeluaran untuk membeli barang modal dan peralatan-peralatan produksi
Perilaku permintaan konsumen terhadap barang dan jasa Menjelaskan bagaimana seseorang dengan pendapatan yang diperolehnya, dapat membeli berbagai
Perilaku permintaan konsumen terhadap barang dan jasa Menjelaskan bagaimana seseorang dengan pendapatan yang diperolehnya, dapat membeli berbagai barang dan jasa tercapai kepuasan tertentu sesuai dengan
V. Consumer Surplus and Consumer Welfare
V. Consumer Surplus and Consumer Welfare o Definisi ukuran kesejahteraan konsumen merupakan salah satu masalah yg paling kontroversial dlm ilmu ekonomi. Tdk seperti kasus produsen dg ukuran (profit), tidak
adalah konsep umum yg dpt digunakan untuk mengkuantifikasi respon suatu variabel ketika variabel lain berubah.
Elastisitas Permintaan dan Elastisitas Penawaran Sayifullah [email protected] Konsep Elastisitas adalah konsep umum yg dpt digunakan untuk mengkuantifikasi respon suatu variabel ketika variabel lain berubah.
PERILAKU KONSUMEN DENGAN PENDEKATAN ORDINAL
PERILAKU KONSUMEN DENGAN PENDEKATAN ORDINAL PERILAKU KONSUMEN DENGAN PENDEKATAN KURVA INDIFEREN / ORDINAL Pendekatan ini mempunyai asumsi : Rationality ; konsumen diasumsikan rasional artinya ia memaksimalkan
Teori dlm ekonomi: 1. Teori klasik Keinginan masyarakat untuk menabung dan keinginan pengusaha untuk meminjam dana modal untuk investasi ditentukan
Teori dlm ekonomi: 1. Teori klasik Keinginan masyarakat untuk menabung dan keinginan pengusaha untuk meminjam dana modal untuk investasi ditentukan suku bunga. Makin tinggi tingkat bunga maka makin tinggi
BAB V TEORI (PERILAKU) KONSUMSEN
BAB V TEORI (PERILAKU) KONSUMSEN A. PENDEKATAN CARDINAL Pdkt. Marginal Utility (MU) 1. Anggapan yang dipakai dalam pendekatan ini adalah : Kepuasan konsumen dapat diukur, & diberi satuan ukur UTIL. Dalam
Maksimasi utilitas & pilihan
aksimasi utilitas & pilihan Hariyatno eet -4 Creat by HRY 3 September 211 1 Teori nilai guna kepuasan atau kenikmatan yg dipeoleh seseorang dari mengkonsumsi barang barang,jika kepuasan itu makin tinggi
Peran Pemerintah dalam Perekonomian
Peran Pemerintah dalam Perekonomian 1. Sistem ekonomi atau Politik Negara 2. Pasar dan peran Pemerintah 3. Jenis Sistem Ekonomi 4. Peran Pemerintah 5. Sumber Penerimaan Negara week-2 ekmakro08-ittelkom-mna
Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan. Pengantar Ilmu Ekonomi TIP FTP UB
Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan Pengantar Ilmu Ekonomi TIP FTP UB Bahasan Teori produksi (teori perilaku produsen) Bentuk-bentuk organisasi perusahaan Perusahaan ditinjau dari sudut teori ekonomi
MODUL EKONOMI PUBLIK BAGIAN IV: TEORI BARANG PUBLIK
MODUL EKONOMI PUBLIK BAGIAN IV: TEORI BARANG PUBLIK Dosen Ferry Prasetya, SE., M.App Ec FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012 I. Pendahuluan II. Pengertian Barang Publik a. Barang
Pengantar Ekonomi Mikro
Pengantar Ekonomi Mikro Modul ke: 06Fakultas Ekonomi & Bisnis Menjelaskan Teori Tingkah Laku Konsumen, Konsep Cardinal Utility Approach, Kurva Indeference Abdul Gani, SE MM Program Studi Manajemen TEORI
Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi
Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi Sayifullah, SE., M.Akt Materi Presentasi Ilmu Ekonomi? Pengelompokan ilmu ekonomi Mengapa belajar ilmu ekonomi Mikroekonomi dan makroekonomi Pelaku ekonomi dan aktivitasnya Peralatan
TEORI KONSUMSI DAN TEORI INVESTASI. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM
TEORI KONSUMSI DAN TEORI INVESTASI Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM Teori dlm ekonomi: 1. Teori klasik a. Keinginan masyarakat untuk menabung dan keinginan pengusaha untuk meminjam dana modal untuk investasi
Kuliah II-Teori Konsumen & Derivasi Kurva Permintaan
Kuliah II-Teori Konsumen & Derivasi Kurva Permintaan DIE-FEUI February 19, 2013 Kuliah II-Teori Konsumen & 1 2 3 4 Kuliah II-Teori Konsumen & Bacaan Pindyck Ch.3 & Ch.4 Nicholson Ch.3 Kuliah II-Teori Konsumen
PERILAKU KONSUMEN. A. Pengertian Konsumen dan Perilaku Konsumen
PERILAKU KONSUMEN A. Pengertian Konsumen dan Perilaku Konsumen Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang
TEORI TINGKAH LAKU KONSUMEN: TEORI NILAI GUNA (UTILITY) EKONOMI MIKRO 1
TEORI TINGKAH LAKU KONSUMEN: TEORI NILAI GUNA (UTILITY) EKONOMI MIKRO 1 Nilai guna atau utiliti, kepuasan atau kenikmatan yang diperoleh seseorang dalam mengkonsumsi barang-barang. Semakin tinggi tingkat
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Teori Perilaku Konsumen Perilaku konsumen menurut Kotler(2007) dapat didefinisikan bahwa seluruh individu dan rumah tangga yang dapat membeli atau dapat memperoleh
Memberi pengetahuan tentang teori permintaan konsumen dan teori utilitas. Memahami tingkah laku konsumen dalam pasar. Memahami konsep kurva
Teori Perilaku Konsumen: Teori Nilai Guna Kuliah 07 Universitas Komputer Indonesia Yang dipelajari pada bagian ini: Memberi pengetahuan tentang teori permintaan konsumen dan teori utilitas. Memahami tingkah
II. PARETO OPTIMALITY (PO) & CRITERION (PC)
II. PARETO OPTIMALITY (PO) & CRITERION (PC) o Lester Thurow: banyak proyek yg bagus tidak dilakukan hanya krn manajer proyek tidak mau membayar kompensasi kpd orang2 yg akan dirugikan dgn proyek tsb. Jika
II. TINJAUAN PUSTAKA
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teori 1. Definisi Swalayan Menurut Kotler dan Keller (2007), pasar swalayan adalah satu toko yang cukup besar yang menyediakan seluruh kebutuhan rumah tangga, barang-barang
TEORI PERILAKU KONSUMEN
TEORI PERILAKU KONSUMEN Teori Konsumsi adalah teori yang mempelajari bagaimana manusia / konsumen itu memuaskan kebutuhannya dengan pembelian / penggunaan barang dan jasa. Perilaku konsumen adalah bagaimana
Teori Perilaku Konsumen Ordinal Utility
Modul ke: Teori Perilaku Konsumen Ordinal Utility Fakultas FAK. EKONOMI & BISNIS Cecep W Program Studi S-1 Manajemen www.mercubuana.ac.id TEORI UTILITAS ORDINAL Kurva Indiferens Garis Anggaran Keseimbangan
Pertemuan Ke 4. Teori Tingkah Laku Konsumen
Pertemuan Ke 4 Teori Tingkah Laku Konsumen Ada dua pendekatan 1. Pendekatan nilai guna (Utiliti) kardinal Yaitu kenikmatan konsumen dapat dinyatakan secara kuantitatif 2. Pendekatan nilai guna (Utiliti)
BAB II LANDASAN TEORI
21 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Otonomi Daerah 2.1.1. Definisi Otonomi Daerah Secara filosofis otonomi daerah maksudnya adalah pemberdayaan dan intensifikasi sumber-sumber daya yang ada di daerah. Berdasarkan
BAGIAN IV: BARANG PUBLIK
BAGIAN IV: BARANG PUBLIK Dosen: Ferry Prasetyia a, SE., MAppEc JURUSAN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA i OUTLINE OUTLINE... ii I. PENDAHULUAN... 1 II. DEFINISI BARANG PUBLIK...
Keseimbangan Ekonomi Tiga Sektor. Oleh: Ruly Wiliandri, SE., MM
Keseimbangan Ekonomi Tiga Sektor Oleh: Ruly Wiliandri, SE., MM Pada perekonomian dua sektor, pendapatan nasional sama dengan pendapatan disposebel. Disposable Income adalah pendapatan pribadi dikurangi
GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Jurusan Manajemen/Akuntansi - Program Studi S1 Manajemen/Akuntansi Fakutas Ekonomi Universitas Gunadarma
GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Jurusan Manajemen/Akuntansi - Program Studi S1 Manajemen/Akuntansi Fakutas Ekonomi Universitas Gunadarma Nama Mata Kuliah/Kode Koordinator Deskripsi Singkat : Pengantar
Presentasi harus mencakup kisi-kisi yang sudah ditetapkan Boleh ditambahkan materi, JIKA DIBUTUHKAN Gunakan referensi seluas-luasnya Urutan
Presentasi harus mencakup kisi-kisi yang sudah ditetapkan Boleh ditambahkan materi, JIKA DIBUTUHKAN Gunakan referensi seluas-luasnya Urutan pembahasan boleh tidak berurutan, sesuaikan dengan alur dan logika
Teori Ekonomi Mikro Review 1-6
Modul ke: Teori Ekonomi Mikro Review 1-6 Fakultas FAK. EKONOMI & BISNIS Cecep W Program Studi S-1 Manajemen www.mercubuana.ac.id TEORI PERMINTAAN DAN PENAWARAN Definisi Permintaan Keinginan seseorang terhadap
III HASIL DAN PEMBAHASAN
7 III HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Perumusan Model Pada bagian ini akan dirumuskan model pertumbuhan ekonomi yang mengoptimalkan utilitas dari konsumen dengan asumsi: 1. Terdapat tiga sektor dalam perekonomian:
PEMBAHASAN SOAL UJI COBA PRA UN KABUPATEN
PEMBAHASAN SOAL UJI COBA PRA UN KABUPATEN 1. Berikut perilaku konsumen menggunakan pendekatan kardinal dan pendekatan ordinal: (1) Tingkat kepuasan konsumen hanya bisa dibandingkan (2) Kepuasan konsumen
Model Utilitas Kardinal dan teori permintaan
Model Utilitas Kardinal dan teori permintaan Asumsi dalam Model Utilitas Kardinal Kepuasan konsumen pada suatu barang dapat diukur dengan satuan uang. Konsumen berusaha memaksimumkan kepuasan total. MUx
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) LABUHAN BATU
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) LABUHAN BATU GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Nama Mata Kuliah / Kode Mata Kuliah : PENGANTAR EKONOMI MIKRO / MKKK 203 3 SKS Deskripsi Singkat : Mata Kuliah Keahlian
TEORI PERILAKU KONSUMEN DAN ANALISIS KURVA KEPUASAN SAMA
TEORI PERILAKU KONSUMEN DAN ANALISIS KURVA KEPUASAN SAMA TIU : Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat mengetahui pendekatan daya guna marginal, pendekatan indefferent, hukum guna batas yang
PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PRODUK PERTANIAN DAN DAMPAKNYA
PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PRODUK PERTANIAN DAN DAMPAKNYA SITI KHADIJAH H. NST Fakultas Pertanian Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Sumatera Utara I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Komitmen
Teori Ekonomi Mikro. Teori Permintaan Konsumen: Analisis Kurva Kepuasan Sama. (Indifference Curve)
Teori Ekonomi Mikro Teori Permintaan Konsumen: Analisis Kurva Kepuasan Sama (Indifference Curve) Arti Kurva Kepuasan Sama Kurva yang menunjukan berbagai kombinasi konsumsi dari komoditi x dan y yang menghasilkan
PENERAPAN KONSEP ELASTISITAS DALAM PERMINTAAN DAN PENAWARAN.
PENERAPAN KONSEP ELASTISITAS DALAM PERMINTAAN DAN PENAWARAN. Elastisitas merupakan salah satu konsep penting untuk memahami beragam permasalahan di bidang ekonomi. Konsep elastisitas sering dipakai sebagai
MIKROEKONOMI RESUME TEORI KESEIMBANGAN KONSUMEN
MIKROEKONOMI RESUME TEORI KESEIMBANGAN KONSUMEN Dibuat oleh: Wahyuli Ambarwati Wulandari 7211410094 Akuntansi S1, 2010 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG 2012 A. PENDEKATAN PERILAKU KONSUMEN Pendekatan
L/O/G/O TEORI PERILAKU KONSUMEN
L/O/G/O TEORI PERILAKU KONSUMEN Secara indivudial atau perilaku pelaku pelaku ekonomi, tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan kegiatan ekonomi adalah terpenuhinya setiap kebutuhan hidup dengan menggunakan
DAFTAR ISI. I. PENDAHULUAN Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian...4
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL...i HALAMAN PENGAJUAN...ii HALAMAN PENGESAHAN...iii PERNYATAAN KEASLIAN...iv KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii
Pengeluaran Agregat yang direncanakan (AE) dan Ekuilibrium Output
Pengeluaran Agregat yang direncanakan (AE) dan Ekuilibrium Output 1. Model Arus Lingkar Pendapatan (The Circular Flow of Income model) 2. Pengeluaran Agregate yang direncanakan (Agregate Expenditure, AE)
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PAJAK PENJUALAN BARANG MEWAH PPN dan PPnBM
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PAJAK PENJUALAN BARANG MEWAH PPN dan PPnBM UU No.18 Tahun 2000 => 42 Th 2009 Tentang Pengenaan PPN dan PPnBM atas BKP dan JKP yang dikonsumsi di dalam negeri Definisi Pajak
Perusahaan dan produksi
Teori Produksi : Perusahaan dan Produksi Sayifullah [email protected] Materi Presentasi Perusahaan dan produksi Klasifikasi input Jangka pendek Vs jangka panjang Fungsi Produksi Produksi dgn satu input
Tabungan, Investasi dan Sistem Keuangan. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM
Tabungan, Investasi dan Sistem Keuangan Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM Untuk membuka Usaha membutuhkan Investasi. Definisi Investasi secara Makro adalah terkait dengan barang modal, diantaranya: a. Pembelian
Pengantar Ekonomi Mikro. Modul ke: 1FEB. Konsep Ilmu Ekonomi. Fakultas. Febrina Mahliza, SE, M.Si. Program Studi Manajemen
Pengantar Ekonomi Mikro Modul ke: Konsep Ilmu Ekonomi Fakultas 1FEB Febrina Mahliza, SE, M.Si Program Studi Manajemen www.mercubuana.ac.id Definisi Kegiatan ekonomi merupakan kegiatan individu/perusahaan/masyarakat
HOUSEHOLD EQUILIBRIUM
Minggu ke 2 HUSEHLD EQUILIBRIUM leh Dr.Ir. Istiqlaliyah Muflikhati, M.Si. 22 Februari 2013 1 Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: Menjelaskan dan menggambarkan
N I N A N U R H A S A N A H, S E, M M - U N I V E R S I T A S E S A U N G G U L
PENGERTIAN DAN ASUMSI UTAMA Barang (commodities ) adalah benda dan jasa yang di konsumsi untuk memperoleh manfaat atau kegunaan. Bila seseorang mengonsumsi lebih dari satu barang dan jasa, seluruh nya
KONSUMSI DAN INVESTASI. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM
KONSUMSI DAN INVESTASI Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM Penentuan Kegiatan Ekonomi: 1. Pandangan Klasik a. Di dalam perekonomian terjadi keadaan di mana jumlah keseluruhan penawaran barang- barang (penawaran
KEBIJAKAN FISKAL 30/04/2016. Kebijakan fiskal
KEBIJAKAN FISKAL KEBIJAKAN FISKAL Kebijakan Fiskal adalah kebijakan ekonomi yang digunakan pemerintah untuk mengelola atau mengarahkan perekonomian ke kondisi yang diinginkan dengan cara mengubah-ubah
TEORI KESEIMBANGAN UMUM DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI
TEORI KESEIMBANGAN UMUM DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah mikro ekonomi Disusun Oleh: 1) Irwan Sudara ( 41152010090149 ) 2) Sanda Nugraha ( 41152010090145) Universitas
TEORI KONSUMSI (PERILAKU KONSUMEN)
TEORI KONSUMSI (PERILAKU KONSUMEN) Prof. Dr. Ir. Zulkifli Alamsyah, M.Sc. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi TEORI KONSUMSI: Pendekatan Kardinal: UTILITY Definisi Utility (Total
Konsep Keuangan Publik
Modul 1 Konsep Keuangan Publik Dr. M. Ikhsan, M.Si. M PENDAHULUAN ateri yang akan kita bahas pada modul pertama ini adalah Konsep Keuangan Publik. Materi pada modul pertama ini mencakup fungsi pemerintah,
Pengantar Ekonomi Mikro
Modul ke: 05 Pusat Pengantar Ekonomi Mikro Teori Perilaku Konsumen Bahan Ajar dan E-learning TEORI PERILAKU KONSUMEN (Pendekatan Kardinal) 2 Pengertian dasar Perilaku konsumen dianalisa untuk mengetahui
Kebijakan Makro Ekonomi
EKONOMI MAKRO PENJELASAN Memberikan gambaran bagaimana suatu perekonomian berfungsi dan menjalankan kegiatannya Menerangkan bagaimana suatu masyarakat yang memiliki faktor produksiyang terbatas, tetapi
Dasar Bisnis & Manajemen. Bentuk Sistem Perekonomian dan Pengaruh Faktor Ekonomi terhadap Bisnis Domestik dan Global. Tatap Muka.
Tatap Muka Dasar Bisnis & Manajemen 2 Bentuk Sistem Perekonomian dan Pengaruh Faktor Ekonomi terhadap Bisnis Domestik dan Global Fakultas Ekonomi Bahan Kajian Sistem perekonomian merkantilisme, kapitalisme,
Rangkuman Ekonomi. By Shanisa Rahmaputri D X-IIS 1
Rangkuman Ekonomi By Shanisa Rahmaputri D X-IIS 1 Kisi-kisi Materi UHT 1. Pengertian: Produsen & Konsumen (Pelaku Ekonomi) 2. Contoh: Produsen & Konsumen 3. Faktor: Produksi & Imbalannya 4. Arus Pelaku
Pengantar: Perbedaan Sifat & Karakteristik Organisasi PUBLIK dengan SWASTA
Pertemuan ke: 03 Public Goods dan Private Goods POLITIK KEUANGAN NEGARA (3 SKS) Pengampu: Miftah Adhi Ikhsanto, S.IP, MiOP Amirudin, S.IP, M.Ec.Dev 1 Alamat: Jurusan Politik danpemerintahan Fisipol UGM
Pengantar Ekonomi Mikro
Pengantar Ekonomi Mikro Modul ke: 05Fakultas Ekonomi & Bisnis Menjelaskan Teori Tingkah Laku Konsumen, Karakteristik Prilaku Konsumen dan Konsep Implementasi Cardinal Utility Approach Abdul Gani, SE MM
Pertanyaan: Isi semua kolom tersebut (sertakan perhitungannya di bawah tabel)
Tugas PIE Makro 1. Diketahui: C = 50 + 0,8 Yd S = - 50 + 0,2 Yd I = 40 Pendapatan Nasional Konsumsi RT Tabungan RT Investasi Pengeluaran Agregat 0 150 200 450 600 750 Pertanyaan: Isi semua kolom tersebut
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. sendiri berdasarkan pada prinsip-prinsip menurut Devas, dkk (1989) sebagai berikut.
3. Bagi masyarakat, memberikan informasi yang jelas tentang pengelolaan keuangan di Provinsi Sumatera Utara BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 4. Prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah Pengelolaan
APAKAH SUBSIDI BBM BEBAN BERAT BAGI APBN?
APAKAH SUBSIDI BBM BEBAN BERAT BAGI APBN? Niat pemerintah untuk mengurangi beban subdidi BBM didasari alasan bahwa subsidi BBM semakin memberatkan APBN. Untuk mendukung penyataan tersebut Pemerintah mengajukan
III. KERANGKA TEORITIS
III. KERANGKA TEORITIS 3.1. Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter Kebijakan fiskal mempengaruhi perekonomian (pendapatan dan suku bunga) melalui permintaan agregat pada pasar barang, sedangkan kebijakan
Modul ke: Perilaku Konsumen. Fakultas EKONOMI. Triwahyono SE.MM. Program Studi Manajemen.
Modul ke: Perilaku Konsumen Fakultas EKONOMI Triwahyono SE.MM. Program Studi Manajemen www.mercubuana.ac.id Perilaku Konsumen Teori perilaku konsumen mencoba menerangkan perilaku konsumen dalam membelanjakan
UM UGM Kelompok Ujian : Tes Kemampuan Soshum. Pembahasan Soal. Ekonomi. Untuk Persiapan Ujian Tulis. UM UGM 2015 Oleh Team um.ujiantulis.
Pembahasan Soal UM UGM 2013 Kelompok Ujian : Tes Kemampuan Soshum Untuk Persiapan Ujian Tulis Mata Ujian : Ekonomi UM UGM 2015 Oleh Team um.ujiantulis.com @um.ujiantulis.com Pembahasan Soal Disusun oleh
Template Standar Powerpoint
Modul ke: Template Standar Powerpoint Pembuatan Template Powerpoint untuk digunakan sebagai template standar modul-modul yang digunakan dalam perkuliahan Fakultas FEB Ali Akbar Gayo, SE.,MM Program Studi
Teori Konsumsi dan Utilitas. Copyright 2004 South-Western
Teori Konsumsi dan Utilitas The Budget Constraint : Apa yang bisa didapatkan konsumen? Budget constraint menggambarkan batasan kombinasi konsumsi yang bisa dilakukan konsumen. Manusia mengonsumsi kurang
2 Masalah Ekonomi: Kelangkaan dan Pilihan
Ekonomi Mikro. program pascasarjana Unlam 2 Masalah Ekonomi: Kelangkaan dan Pilihan KELANGKAAN, PILIHAN, DAN BIAYA OPORTUNITAS 1 Kebutuhan manusia bersifat tak terbatas, namun sumber daya yang tersedia
TEORI PERILAKU KONSUMEN. Pertemuan 4 & 5 Izzani Ulfi
TEORI PERILAKU KONSUMEN Pertemuan 4 & 5 Izzani Ulfi Kandungan Analitis 1. Sebab-sebab konsumen membeli lebih banyak komoditi pada harga rendah dan mengurangi pembeliannya pada harga tinggi 2. Bagaimana
Ekonomi Mikro. Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan
Ekonomi Mikro Teori Produksi dan Kegiatan Perusahaan Bentuk-bentuk Organisasi Perusahaan 1. Perusahaan perseorangan 2. Firma 3. Perseroan terbatas 4. Perusahaan negara 5. Koperasi Perusahaan perseorangan
A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN. Lahirnya kebijakan ekonomi daerah yang mengatur hubungan pemerintah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Lahirnya kebijakan ekonomi daerah yang mengatur hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Kebijakan pemerintah Indonesia tentang otonomi daerah secara efektif
Pengantar Ekonomi Mikro
Pengantar Ekonomi Mikro Modul ke: 01Fakultas Ekonomi Pendahuluan - Deskripsi dan Konsep Ilmu Ekonomi - Definisi Mikroekonomi - Prinsip Ekonomi dan Manfaat dari Mempelajari Ilmu Ekonomi - Masalah pokok
Teori permintaan menerangkan tentang ciri hubungan antara jumlah. permintaan dan harga. Berdasarkan ciri hubungan antara permintaan dan harga
A. TEORI PERMINTAAN (DEMAND) Teori permintaan menerangkan tentang ciri hubungan antara jumlah permintaan dan harga. Berdasarkan ciri hubungan antara permintaan dan harga dapat dibuat grafik kurva permintaan
TEORI PERMINTAAN KONSUMEN PENDEKATAN UTILITY
TEORI PERMINTAAN KONSUMEN PENDEKATAN UTILITY TIU : Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan pengertian utilitas, menerangkan pengaruh utilitas dan permintaan serta menganalisisnya. TIK:
BAB I PENDAHULUAN. Keuangan pada tahun Pelaksanaan reformasi tersebut diperkuat dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pemerintah melakukan reformasi di bidang Pemerintah Daerah dan Pengelolaan Keuangan pada tahun 1999. Pelaksanaan reformasi tersebut diperkuat dengan ditetapkannya
SMA JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN X (SEPULUH) EKONOMI KEGIATAN EKONOMI DAN PELAKUNYA KEGIATAN PRODUKSI:
JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN SMA X (SEPULUH) EKONOMI KEGIATAN EKONOMI DAN PELAKUNYA Kegiatan Ekonomi: Segala tindakan yang dilakukan manusia sbg upaya untuk memenuhi berbagai kebutuhan. 3
