BAB V RINGKASAN, KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN PENELITIAN YANG AKAN DATANG

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

BAB II TELAAH PUSTAKA

BAB III METODE PENELITIAN

Jenis Pekerjaan 39 Pengeluaran Rata Rata Responden Per Bulan 39 Kunjungan Ke Coffee shop Lain 40 Waktu Berkunjung Rata Rata 40 Belanja Rata Rata 41

ANALISA PENGARUH BAURAN PEMASARAN DAN PERILAKU PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELING

TUGAS AKHIR. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Borneo Delight di Samarinda

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPERCAYAAN, DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA PT. KHARISMA GAMABA JAYA SURABAYA SKRIPSI

TUGAS AKHIR. Ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan akademik guna mempeorleh gelar Sarjana Ekonomi Strata Satu

TUGAS AKHIR ANALISIS PENGARUH VARIABEL ENVIRONMENT CONSTRUCTS TERHADAP STORE LOYALTY

Tesis. Diajukan sebagai salah satu syarat Untuk menyelesaikan Program Pasca Sarjana Pada Program Megister Manajemen Universitas Diponegoro

ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang. Asosiasi Perusahaan Retail Indonesia (APRINDO), mengungkapkan bahwa pertumbuhan bisnis retail di indonesia

VIII. ANALISIS STRUCTUAL EQUATION MODEL (SEM)

BAB V. Kesimpulan dan Saran

Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Kualitas Layanan, Kualitas Produk, Minat Pembelian Ulang.

III KERANGKA PEMIKIRAN

BAB III METODE PENELITIAN. permasalahan yang akan diteliti. Penelitian yang akan dilakukan yaitu jenis

Kata kunci: Relationship Quality, Service Quality, Loyalty, Structural Equation Modeling (SEM).

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dan

BAB 5 ANALISIS HASIL STUDI. responden yang berada di Sumatera Utara. Karakteristik responden merupakan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENGARUH BRAND TRUST, CUSTOMER SATISFACTION TERHADAP LOYALITAS MEREK PRODUK KECAP ABC (Studi Kasus Di Pasar Taman Sepanjang Sidoarjo) SKRIPSI

DAFTAR ISI. Halaman DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... I PENDAHULUAN... 1

PENGARUH KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP WORD OF MOUTH BENGKEL KELUD MOTOR KEDIRI

PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN KECAP ABC DI SURABAYA (Studi Pada Giant Margerejo Surabaya)

BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN, DAN IMPLIKASI PENELITIAN

I. PENDAHULUAN. rangka teoritis untuk menjelaskan kepuasan pelanggan. pelanggan memang berkaitan dengan penilaian kualitas jasa yang dirasakan oleh

TUGAS AKHIR. Ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan akademik guna memperoleh gelar Strata Dua

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen. Diajukan Oleh :

TUGAS AKHIR. Ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan akademik Guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Strata Satu

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN. Hal tersebut ditunjukkan dengan indikator-indikator goodness of fit model struktural

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan

BAB V SIMPULAN DAN IMPLIKASI. menyajikan simpulan dan implikasi atas permasalahan mengenai kesadaran UKM

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh

TUGAS AKHIR. Analisis Pengaruh Lifestyle dan Service Quality Melalui Customer Satisfaction Terhadap Repurchase Intention Fenny Butik di Sidoarjo

24 melalui aplikasi OLX.co.id. Sugiyono (2013) menyarankan bahwa ukuran sampel minimum adalah sebanyak 5-10 kali jumlah indikator yang diestimasi. Jum

BAB III METODE PENELITIAN. kepuasan pelanggan berbelanja di Tokopedia. Proses penelitian akan

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan landasan yang valid dan reliabel untuk

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR TABEL... vi DAFTAR GAMBAR... viii DAFTAR LAMPIRAN... ix

VIII ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM)

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. A. Deskripsi Obyek Penelitian. Universitas Trisakti angkatan sebagai respondennya. Dari penyebaran kuesioner

Pengaruh Customer Relationship Management (CRM) Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Nasabah Pada PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Jember

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN. berada di Jl. M.I Ridwan Rais No. 1 Gambir Jakarta Pusat.

TUGAS AKHIR ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELI VALUE PLUS HYPERMART DI SURABAYA

ABSTRAK. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh product customization (X 1 ) dan

TUGAS AKHIR. Ditulis untuk memenuhi sebagai persyaratan akademik Guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Strata Satu

DAFTAR SIMBOL γ Besarnya pengaruh variabel eksogen terhadap variabel endogen β Besarnya pengaruh variabel endogen terhadap variabel endogen...

VII. ANALISIS HUBUNGAN KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN RESTORAN PIA APPLE PIE BOGOR

ANALISIS PENGARUH KOMPENSASI DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KUALITAS LAYANAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

BAB 4 METODE PENELITIAN

PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN NILAI PELANGGAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dalam rangka membandingkan penelitian ini dengan penelitianpenelitian

Dommy Dyotama Satria

VIII ANALISIS SERVICE QUALITY DALAM MEMBENTUK KEPUASAN DAN LOYALITAS

TINJAUAN PUSTAKA Pemasaran

PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI PELANGGAN ATAS KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KECAP ABC DI SURABAYA SELATAN SKRIPSI

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Karakterisitik Responden. dapat di jelaskan pada tabel sebagai berikut;

BAB I PENDAHULUAN. Dalam perusahaan, para karyawan merupakan salah satu aset inti yang penting

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... PERNYATAAN KEASLIAN DISERTASI... KATA PENGANTAR... ABSTRACT... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. perbedaan yang mendukung penelitian ini. Berfokus pada pengaruh citra Ali Türkyılmaz and Coskun Ozkan, et al (2007)

DAFTAR ISI. x xi xii xiii DAFTAR ISI... xiv DAFTAR TABEL... xvi DAFTAR GAMBAR... xviii DAFTAR LAMPIRAN... xix

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... iv DAFTAR GAMBAR... v DAFTAR LAMPIRAN... vii

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan tujuannya penelitian ini termasuk applied research atau

PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PT. GARAM (PERSERO) DI JAWA TIMUR SKRIPSI

ABSTRAK. Kata Kunci: Faktor-Faktor Suasana Toko, Kualitas Pelayanan yang Dipersepsikan, Perilaku Pendekatan

PENGARUH HARGA, LEBEL DAN KEMASAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN ROKOK A MILD DI SURABAYA. Disusun Oleh /FE/EM

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Penelitian ini bertujuan untuk menguji, menganalisis dan

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, obyek yang akan diteliti adalah. SMA Negeri 1 Sumbawa Besar, SMA Negeri 1 Lape dan

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

PERAN KUALITAS LAYANAN DAN KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP BEHAVIORAL INTENTION ( Studi pada Fakultas Ekonomi UPN Veteran Jawa Timur ) SKRIPSI.

BAB III METODE PENELITIAN. menjelaskan bahwa populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Populasi

BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar yang valid dan reliabel untuk

PENGARUH CUSTOMER SATISFACTION TERHADAP BRAND TRUST SERTA DAMPAKNYA PADA BRAND LOYALTY PRODUK SUSU CAIR FRISIAN FLAG DI GIANT MARGOREJO SURABAYA

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. berganda dan path analysis adalah customer loyalty dijelaskan sebesar 26,2% oleh

DAFTAR ISI. xxi. Halaman DAFTAR TABEL... xxv DAFTAR GAMBAR... xxvii DAFTAR LAMPIRAN... xxix

PENGARUH PERSEPSI HARGA, KEPUASAN PEMBELANJAAN DAN KEPUASAN PROSES PENGIRIMAN TERHADAP PEMBELIAN ULANG PADA CV ABDUL JAYA DI SIDOARJO SKRIPSI

PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Nusantara Tour di Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pelanggan

Transkripsi:

BAB V RINGKASAN, KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN PENELITIAN YANG AKAN DATANG 5.1. Ringkasan Penelitian Model ini dikembangkan dalam rangka penelitian dalam meningkatkan repetitive buying di Alex s Salon Embong Kenongo Surabaya. Model penelitian ini dibentuk oleh hubungan pengaruh antara empat konstruk, yaitu Repetitive Buying, Customer Satisfaction, Service Quality dan Customer Relationship Management. Dengan penelitian ini diharapkan dapat manjawab pertanyaan penelitian yaitu: Apakah Service Quality, Customer Relationship Management, dan Customer Satisfaction berpengaruh positif terhadap Repetitive Buying di Alex s Salon Surabaya? Berdasarkan proses analisa data yang telah dibahas pada bab sebelumnya, maka hasil pengujian dan analisa model dapat diringkas sebagai berikut: Model diuji berdasarkan data kuesioner yang terkumpul. Data yang digunakan dalam pengujian ini berjumlah 110. Berdasarkan hasil pengolahan statistik deskriptif, diketahui bahwa nilai rata-rata untuk variabel repetitive buying adalah sebesar 3.7757, customer satisfaction mempunyai nilai rata-rata 4.0061, service quality mempunyai nilai rata-rata 4.0331, dan customer relationship management memiliki nilai rata-rata 4.1182. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum responden memiliki repetitive buying di Alex s Salon yang cukup baik. Hal ini menandakan bahwa rata-rata persepsi konsumen pada masing-masing konstruk tersebut cukup tinggi. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan, terlebih dahulu dilakukan evaluasi-evaluasi terhadap data yang digunakan dalam penelitian, apakah data tersebut memenuhi asumsi-asumsi SEM yang terdiri dari asumsi normalitas, outliers, multikolinearitas dan singularitas. Dari evaluasi-evaluasi tersebut, diketahui bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini telah memenuhi semua asumsi tersebut. Kemudian, pengujian hipotesis dilakukan dengan melakukan analisis confirmatory factor analysis untuk menguji unidimensionalitas serta mengukur 62

63 kekuatan dari dimensi-dimensi yang menjelaskan factor latennya masing-masing. Dari indeks goodness of fit test yang dilakukan dalam analisis ini, dihasilkan indeks-indeks yang menyatakan bahwa baik untuk konstruk eksogen maupun endogen secara keseluruhan memenuhi syarat dan dapat diterima. Selanjutnya melalui analisis factor loading dan regression weight, diperoleh bahwa semua observe variables pada konstruk eksogen dan endogen dipandang berdimensi dengan variabel lainnya dalam menjelaskan variabel latennya dan secara signifikan merupakan dimensi dari faktor laten yang dibentuk. Sementara itu, dari analisis full structural equation model, indeks goodness of fit yang dihasilkan menunjukkan bahwa model secara keseluruhan memenuhi syarat dan dapat diterima. Dari hasil pengujian kausalitas, diperoleh bahwa semua hubungan kausalitas yang disajikan dalam model penelitian dapat diterima. Selanjutnya, dengan mengamati standardized residual covariance matrix, diketahui bahwa model dapat diterima dan tidak diperlukan modifikasi lebih lanjut terhadap model penelitian. 5.2. Kesimpulan 5.2.1. Kesimpulan Atas Hipotesis 5.2.1.1 Pengaruh Customer Satisfaction terhadap Repetitive Buying H1 : Customer Satisfaction berpengaruh positif terhadap Repetitive Buying. Customer satisfaction dibentuk oleh indikator Alex s Salon memenuhi harapan dibandingkan salon-salon lainnya, pelanggan merasa puas dengan layanan dari Alex s Salon, dan Alex s Salon memenuhi harapan sebelum pembelian. Sedangkan repetitive buying dibentuk oleh indikator pelanggan melakukan frekuensi pembelian yang berulang-ulang di Alex s Salon, pelanggan memiliki komitmen untuk menerima produk baru yang ditawarkan oleh Alex s Salon, dan pelanggan memberikan rekomendasi positif kepada orang lain mengenai Alex s Salon. Oliver (1993) mengatakan bahwa dalam banyak penelitian yang membahas mengenai kepuasan konsumen atau pelangan terlihat adanya hubungan

64 yang positif antara kepuasan dan pembelian ulang, dimana apabila konsumen memperoleh kepuasan akan pelayanan dan jasa yang dikonsumsi maka akan cenderung untuk melakukan konsumsi ulang. Berdasarkan penjelasan di atas maka secara signifikan customer satisfaction akan mempengaruhi repetitive buying. Hasil analisis model yang telah dilakukan pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa customer satisfaction berpengaruh positif terhadap repetitive buying. Hal ini berarti bahwa hipotesis pertama dapat diterima. 5.2.1.2 Pengaruh Service Quality Terhadap Customer Satisfaction H2 : Service Quality berpengaruh positif terhadap Customer Satisfaction. Service quality dibentuk oleh indikator Alex s Salon menyediakan karyawan yang professional, karyawan Alex s Salon memiliki sopan santun, karyawan Alex s Salon ramah tamah, suasana Alex s Salon yang nyaman, adanya meja kursi di Alex s Salon yang nyaman digunakan, udara ruangan di Alex s Salon yang sejuk, karyawan Alex s Salon mampu melayani dengan cepat, karyawan Alex s Salon mampu melayani dengan tepat (tidak membuat kesalahan), karyawan Alex s Salon mampu berkomunikasi dengan jelas dan dimengerti, karyawan Alex s Salon memahami kebutuhan pelanggan, dan karyawan Alex s Salon bertanggungjawab dari awal hingga akhir. Sedangkan customer satisfaction dibentuk oleh indikator Alex s Salon memenuhi harapan dibandingkan salon-salon lainnya, pelanggan merasa puas dengan layanan dari Alex s Salon, dan Alex s Salon memenuhi harapan sebelum pembelian. Menurut Kotler (2009), antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan dan memperkirakan bahwa kepuasan pelanggan keseluruhan menjadi positif dan substansial ketika konsumen merasakan kualitas pelayanan yang tinggi, penyampaian pelayanan yang dirasakan pelayanan yang tinggi, penyampaian pelayanan yang dirasakan sama atau lebih baik dari yang diharapkan. Dari penjelasan di atas maka service quality akan mempengaruhi customer satisfaction. Hasil analisis model yang telah dilakukan pada penelitian ini juga

65 menunjukkan bahwa service quality berpengaruh positif terhadap customer satisfaction. Hal ini berarti bahwa hipotesis kedua dapat diterima. 5.2.1.3 Pengaruh Customer Relationship Management Terhadap Customer Satisfaction H3 : Customer Relationship Management berpengaruh positif terhadap Customer Satisfaction. Customer Relationship Management dibentuk oleh indikator adanya variasi penawaran yang menarik dari Alex s Salon kepada pelanggan, Alex s Salon memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, adanya program-program dari Alex s Salon kepada pelanggan, adanya feedback yang diberikan Alex s Salon kepada pelanggan, dan Alex s Salon menggunakan berbagai media untuk menjalin hubungan yang lebih erat kepada pelanggan. Sedangkan customer satisfaction dibentuk oleh indikator Alex s Salon memenuhi harapan dibandingkan salon-salon lainnya, pelanggan merasa puas dengan layanan dari Alex s Salon, dan Alex s Salon memenuhi harapan sebelum pembelian. Menurut Kotler & Armstrong (2006), Customer Relationship Management adalah suatu proses keseluruhan untuk membangun dan memelihara hubungan dengan konsumen dengan cara menyampaikan nilai superior untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Hasil dari analisa model yang telah dilakukan pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa Customer Relationship Management secara signifikan berpengaruh positif terhadap Customer Satisfaction. Hal ini berarti bahwa hipotesis ketiga dapat diterima. 5.2.2 Kesimpulan Atas Masalah Penelitian Penulisan ini disusun sebagai usaha untuk melakukan pengujian terhadap faktor-faktor Service Quality, Customer Relationship Management, dan Customer Satisfaction dalam meningkatkan Repetitive Buying. Sesuai uraian pada bab I telah dikemukakan bahwa kualitas pelayanan dan hubungan yang dekat dengan pelanggan dapat memberikan kepuasan sehingga berpengaruh terhadap minat beli ulang pelanggan yang harus terus ditingkatkan oleh Alex s Salon Embong

66 Kenongo untuk terus berkembang demi kemajuan dan keberlangsungan perusahaan itu sendiri Melalui telaah pustaka yang dilakukan maka diperoleh dukungan yang signifikan bahwa Service Quality, Customer Relationship Management, dan Customer Satisfaction secara langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi Repetitive Buying. Dengan demikian variabel-variabel tersebut merupakan jawaban atas masalah penelitian ini yaitu apakah Service Quality, Customer Relationship Management, dan Customer Satisfaction berpengaruh positif terhadap Repetitive Buying di Alex s Salon Surabaya. Penelitian ini memberikan bukti yang signifikan bahwa bila service quality di Alex s Salon Embong Kenongo Surabaya lebih unggul dibandingkan salon lainnya, maka customer satisfaction akan meningkat dan repetitive buying di Alex s Salon akan terpengaruh secara positif. Service quality meliputi karyawan yang professional, karyawan yang memiliki sopan santun, karyawan yang ramah tamah, suasana salon yang nyaman, adanya meja kursi yang nyaman digunakan, udara ruangan yang sejuk, karyawan mampu melayani dengan cepat, karyawan mampu melayani dengan tepat (tidak membuat kesalahan), karyawan mampu berkomunikasi dengan jelas dan dimengerti, karyawan memahami kebutuhan pelanggan, dan karyawan bertanggungjawab dari awal hingga akhir. Dengan kata lain keunggulan-keunggulan tersebut dapat menjadi sebuah alat bersaing yang membedakan Alex s Salon dengan salon lain yang ada. Atribut-atribut customer satisfaction, seperti memenuhi harapan dibandingkan salon-salon lainnya, pelanggan merasa puas dengan layanan dari Alex s Salon, dan Alex s Salon memenuhi harapan sebelum pembelian. Customer satisfaction ini akan menyebabkan repetitive buying dari konsumen dengan menggunakan jasa Alex s Salon selama enam bulan secara berkala. Customer relationship management juga berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap repetitive buying. Customer relationship management dibentuk oleh indikator adanya variasi penawaran yang menarik dari Alex s Salon kepada pelanggan, Alex s Salon memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, adanya program-program dari Alex s Salon kepada pelanggan, adanya feedback yang diberikan Alex s Salon kepada pelanggan, dan Alex s Salon

67 menggunakan berbagai media untuk menjalin hubungan yang lebih erat kepada pelanggan. Hal ini yang dapat digunakan untuk meningkatkan customer satisfaction yang berpengaruh signifikan terhadap repetitive buying. 5.3 Implikasi 5.3.1. Implikasi Teoritis Literatur-literatur yang menjelaskan teori repetitive buying telah diperkuat keberadaannya oleh konsep-konsep teoritis dan dukungan empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi repetitive buying dalam kaitannya dengan Alex s Salon. Oliver (1993) mengatakan bahwa dalam banyak penelitian yang membahas mengenai kepuasan konsumen atau pelanggan terlihat adanya hubungan yang positif antara kepuasan dan pembelian ulang, dimana apabila konsumen memperoleh kepuasan akan pelayanan dan jasa yang dikonsumsi maka akan cenderung untuk melakukan konsumsi ulang. Penelitian oleh Kotler (1997) menjelaskan bahwa kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesan terhadap kinerja (hasil) suatu produk dengan harapan yang dimiliki. Dari beberapa uraian definisi mengenai kepuasan, maka secara umum kepuasan dapat diartikan sebagai suatu perbandingan antara layanan atau hasil yang diterima konsumen dengan harapan konsumen. Dimana layanan atau hasil yang diterima itu paling tidak harus sama dengan harapan konsumen, atau bahkan melebihinya. Menurut Kotler & Armstrong (2006), Customer Relationship Management adalah suatu proses keseluruhan untuk membangun dan memelihara hubungan dengan konsumen dengan cara menyampaikan nilai superior untuk meningkatkan kepuasan konsumen.

68 Tabel 5.1 Implikasi Teoritis Penelitian Terdahulu Penelitian Sekarang Implikasi Teoritis Oliver (1993) mengatakan Repetitive buying di Alex s Howard dan Sheth (1999) pun bahwa dalam banyak Salon sangat dipengaruhi oleh menyatakan bahwa jika suatu penelitian yang membahas customer satisfaction. Apabila merek mampu memberikan mengenai kepuasan konsumen pelanggan merasa puas maka kepuasan, maka potensi merek atau pelangan terlihat adanya pelanggan akan melakukan dalam memenuhi alasan hubungan yang positif antara pembelian ulang di Alex s keinginan membeli tersebut kepuasan dan pembelian Salon. pasti akan meningkat, dengan ulang, dimana apabila demikian kemungkinan konsumen memperoleh kepuasan akan pelayanan dan jasa yang dikonsumsi maka akan cenderung untuk melakukan konsumsi ulang. pembeli membeli merek tersebut juga akan meningkat. Penelitian oleh Kotler (1997) menjelaskan bahwa kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesan terhadap kinerja (hasil) suatu produk dengan harapan yang dimiliki. Dari beberapa uraian definisi mengenai kepuasan, maka secara umum kepuasan dapat diartikan sebagai suatu perbandingan antara layanan atau hasil yang diterima konsumen dengan harapan konsumen. Dimana layanan atau hasil yang diterima itu paling tidak harus sama dengan harapan konsumen, atau bahkan melebihinya. Menurut Kotler & Armstrong (2006), Customer Relationship Management adalah suatu proses keseluruhan untuk membangun dan memelihara hubungan dengan konsumen dengan cara menyampaikan nilai superior untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Service quality yang baik akan berpengaruh positif terhadap dengan peningkatan customer satisfaction di Alex s Salon. Apabila pelayanan Alex s Salon di bawah standar, maka pelanggan akan hilang kepuasannya, sebaliknya kepuasan akan mencapai titik optimalnya apabila apa yang didapatkannya sebanding atau lebih besar dari harapannya. Customer satisfaction juga dipengaruhi oleh customer relationship management. Customer relationship management digunakan untuk membentuk hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, dimana Alex s Salon dapat mengetahui kebutuhan dan keinginan pelanggan. Pengertian pelayanan yang baik menurut Kasmir (2005) adalah kemampuan perusahaan dalam memberikan pelayanan yang dapat memberikan kepuasan kepada konsumen atau pelanggan dengan standar yang telah ditentukan. Laudon (2006) mengemukakan bahwa Customer Relationship Management ditujukan untuk memaksimalkan manfaat dari pelanggannya. Customer Relationship Management merupakan suatu bisnis dan kegiatan menggunakan teknologi untuk mengelola hubungan dengan pelanggan agar dapat memaksimalkan pendapatan, laba, kepuasan konsumen, dan retensi konsumen. 5.3.2. Implikasi Manajerial Berdasarkan hasil penelitian, variabel service quality, customer relationship management, dan customer satisfaction merupakan variabel yang

69 penting dalam meningkatkan repetitive buying implikasi manajerial seharusnya lebih difokuskan pada variabel-variabel tersebut. Penemuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa secara umum yang memiliki pengaruh bagi konsumen dalam melakukan repetitive buying di Alex s Salon adalah customer satisfaction yang dipengaruhi oleh customer relationship management. Hal ini terlihat dari bobot regresi hubungan kausal untuk customer relationship management dan customer satisfaction. Dengan demikian hal ini mendukung bukti teoritik yang menyatakan bahwa customer relationship management merupakan suatu kegiatan untuk mengelola hubungan dengan pelanggan agar dapat memaksimalkan pendapatan, laba, kepuasan konsumen, dan retensi konsumen (Laudon, 2006). Implikasi kebijakan dari temuan ini dapat dilakukan berdasarkan teori yang telah dikembangkan, sebagai berikut: pertama, customer satisfaction merupakan hal yang penting dan mendasar dalam meningkatkan repetitive buying. Karena customer satisfaction ini yang menyebabkan konsumen melakukan pembelian ulang di Alex s Salon. Untuk itu Alex s Salon harus berusaha untuk dapat meningkatkan customer satisfaction dengan memenuhi harapan pelanggan. Misalnya dengan menyediakan layanan jasa kecantikan dengan lengkap sehingga dapat memenuhi harapan pelanggan sebelum pembelian dan menyediakan layanan yang tidak ada di salon-salon lainnya. Hal ini akan menciptakan kepuasan pelanggan yang akan mengakibatkan terjadinya pembelian ulang atau kesetiaan yang berlanjut. Kedua, service quality merupakan elemen penting yang menjadi indikator bagi kepuasan konsumen di Alex s Salon. Dengan adanya service quality yang baik maka konsumen akan merasa puas karena Alex s Salon memenuhi harapan. Untuk itu kualitas pelayanan baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana prasana di Alex s Salon lebih ditingkatkan. Misalnya dengan memberikan training terus menerus kepada karyawan sehingga karyawan dapat melebihi harapan pelanggan, menambah fasilitas dan interior yang lebih menarik, dan menciptakan atmosfer salon yang nyaman. Ketiga, customer relationship management merupakan elemen yang penting dalam meningkatkan customer satisfaction. Kepuasan pelanggan

70 dipengaruhi oleh hubungan yang baik dengan pelanggan, sehingga dengan adanya penawaran yang beragam, program yang menarik, dan layanan yang baik akan menungkatkan hubungan dengan pelanggan. Pelanggan akan memberikan informasi mengenai keinginan dan kebutuhan yang belum terpenuhi, sehingga Alex s Salon dapat memenuhi harapan pelanggan tersebut dan akan menciptakan kepuasan pelanggan. Penelitian Sekarang Repetitive buying di Alex s Salon sangat dipengaruhi oleh customer satisfaction. Apabila pelanggan merasa puas maka pelanggan akan melakukan pembelian ulang di Alex s Salon. Service quality yang baik akan berpengaruh positif terhadap dengan peningkatan customer satisfaction di Alex s Salon. Apabila pelayanan Alex s Salon di bawah standar, maka pelanggan akan hilang kepuasannya, sebaliknya kepuasan akan mencapai titik optimalnya apabila apa yang didapatkannya sebanding atau lebih besar dari harapannya. Tabel 5.2 Implikasi Manajerial Implikasi Manajerial Alex s Salon harus berusaha untuk meningkatkan repetitive buying pelanggannya. Misalnya dengan menyediakan layanan jasa kecantikan dengan lengkap sehingga dapat memenuhi harapan pelanggan sebelum pembelian dan menyediakan layanan yang tidak ada di salon-salon lainnya. Hal ini akan menciptakan kepuasan pelanggan yang akan mengakibatkan terjadinya pembelian ulang atau kesetiaan yang berlanjut. Service quality di Alex s Salon harus ditingkatkan untuk meningkatkan customer satisfaction. Misalnya dengan memberikan training terus menerus kepada karyawan sehingga karyawan dapat melebihi harapan pelanggan, menambah fasilitas dan interior yang lebih menarik, dan menciptakan atmosfer salon yang nyaman. Customer satisfaction juga dipengaruhi oleh customer relationship management. Customer relationship management digunakan untuk membentuk hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, dimana Alex s Salon dapat mengetahui kebutuhan dan keinginan pelanggan. Kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh hubungan yang baik dengan pelanggan, sehingga dengan adanya penawaran yang beragam, program yang menarik, dan layanan yang baik akan menungkatkan hubungan dengan pelanggan. Pelanggan akan memberikan informasi mengenai keinginan dan kebutuhan yang belum terpenuhi, sehingga Alex s Salon dapat memenuhi harapan pelanggan tersebut dan akan menciptakan kepuasan pelanggan. 5.4 Penelitian Yang Akan Datang Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melihat keterbatasanketerbatasan pada penelitian ini yaitu: Keterbatasan mengenai objek penelitian yang hanya menggunakan responden konsumen yang menggunakan jasa Alex s Salon Embong Kenongo Surabaya enam bulan terakhir secara berkala. Sehingga penelitian lanjutan yang dapat dilaksanakan dengan menggunakan objek penelitian yang lebih luas. Untuk

71 lebih mendapatkan hasil yang lebih general terhadap variabel-variabel yang dapat meningkatkan repetitive buying. Keterbatasan mengenai waktu penelitian sehingga tidak dapat menyebarkan kuesioner kepada semua konsumen, yang mana hal ini dapat mengakibatkan kurangnya kontrol oleh peneliti terhadap setiap jawaban yang diberikan oleh responden. Hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasikan untuk kasus diluar objek penelitian, karena hanya menggunakan obyek Alex s Salon Embong Kenongo Surabaya. Penelitian lanjutan yang melengkapi variabel-variabel yang sudah ada pada penelitian ini perlu dilakukan untuk semakin menyempurnakan pemahaman akan variabel-variabel yang dapat meningkatkan repetitive buying.