NASKAH UJIAN UTAMA MATA UJIAN

dokumen-dokumen yang mirip
UNIVERSITAS GUNADARMA

NASKAH UJIAN UTAMA. JENJANG/PROG. STUDI : DIPLOMA TIGA / MANAJEMEN INFORMATIKA HARI / TANGGAL : Kamis / 18 FEBRUARI 2016

UNIVERSITAS GUNADARMA

Struktur dan Organisasi Data 2 G R A P H

BAB 2 LANDASAN TEORI

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH LOGIKA DAN ALGORITMA (MI/D3) KODE: IT SKS: 3 SKS. Kemampuan Akhir Yang Diharapkan

LOGIKA DAN ALGORITMA

Teori Dasar Graf (Lanjutan)

Bagaimana merepresentasikan struktur berikut? A E

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH GRAPH & ANALISIS ALGORITMA (SI / S1) KODE / SKS : KK / 3 SKS

Teori Dasar Graf (Lanjutan)

Pertemuan 11 GRAPH, MATRIK PENYAJIAN GRAPH

TEORI DASAR GRAF 1. Teori Graf

GRAF. Graph seperti dimaksud diatas, ditulis sebagai G(E,V).

Gambar 6. Graf lengkap K n

Graf Berarah (Digraf)

Graph seperti dimaksud diatas, ditulis sebagai G(E,V).

CRITICAL PATH. Menggunakan Graph berbobot dan mempunya arah dari Critical Path: simpul asal : 1 simpul tujuan : 5. Graph G. Alternatif

Graf dan Analisa Algoritma. Pertemuan #01 - Dasar-Dasar Teori Graf Universitas Gunadarma 2017

LANDASAN TEORI. Bab Konsep Dasar Graf. Definisi Graf

BAB 2 LANDASAN TEORI

Pohon (Tree) Universitas Gunadarma Sistem Informasi 2012/2013

Penggunaan Algoritma Greedy dalam Membangun Pohon Merentang Minimum

merupakan himpunan sisi-sisi tidak berarah pada. (Yaoyuenyong et al. 2002)

2. Sebuah prosedur langkah demi langkah yang pasti untuk menyelesaikan sebuah masalah disebut : a. Proses b. Program c. Algoritma d. Prosesor e.

Analisa dan Perancangan Algoritma. Ahmad Sabri, Dr Sesi 2: 16 Mei 2016

x 6 x 5 x 3 x 2 x 4 V 3 x 1 V 1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

7. PENGANTAR TEORI GRAF

SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA 2012/2013. Graf Berarah

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

GRAF. V3 e5. V = {v 1, v 2, v 3, v 4 } E = {e 1, e 2, e 3, e 4, e 5 } E = {(v 1,v 2 ), (v 1,v 2 ), (v 1,v 3 ), (v 2,v 3 ), (v 3,v 3 )}

ALGORITMA GREEDY : MINIMUM SPANNING TREE. Perbandingan Kruskal dan Prim

Dasar-Dasar Teori Graf. Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2012/2013

BAB II LANDASAN TEORI

Aplikasi Algoritma Dijkstra dalam Pencarian Lintasan Terpendek Graf

Kode MK/ Matematika Diskrit

Pertemuan 15 REVIEW & QUIS

BAB 2 LANDASAN TEORI

Penyelesaian Traveling Salesman Problem dengan Algoritma Heuristik

Matematik tika Di Disk i r t it 2

LATIHAN ALGORITMA-INTEGER

BAB II LANDASAN TEORI

Algoritma Brute-Force dan Greedy dalam Pemrosesan Graf

Penerapan Algoritma Backtracking pada Pewarnaan Graf

TINJAUAN PUSTAKA. Pada bab ini akan dijelaskan beberapa konsep dasar teori graf dan dimensi partisi

TERAPAN POHON BINER 1

MATEMATIKA DISKRIT II ( 2 SKS)

BAB 2 LANDASAN TEORI

Logika dan Algoritma Yuni Dwi Astuti, ST 2

Pohon (Tree) Contoh :

BAB 2 LANDASAN TEORI. yang tak kosong yang anggotanya disebut vertex, dan E adalah himpunan yang

ALGORITMA RUNUT-BALIK UNTUK MENGGANTIKAN ALGORITMA BRUTE FORCE DALAM PERSOALAN N-RATU

Lecture Note Logika & Algoritma. Jurusan Manajemen Informatika Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi Universitas Gunadarma

Soal dan Jawaban Materi Graf, Pohon, dan Kompleksitas Algoritma

Penerapan Pohon dengan Algoritma Branch and Bound dalam Menyelesaikan N-Queen Problem

STRATEGI DIVIDE AND CONQUER

LANDASAN TEORI. Pada bab ini akan diberikan beberapa konsep dasar teori graf dan bilangan. kromatik lokasi sebagai landasan teori pada penelitian ini.

Syarat dan Ketentuan yang berlaku:

GRAF BERARAH Definisi, Matriks, dan Relasi

Sirkuit Euler & Sirkuit Hamilton SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA 2012/2013

II. TINJAUAN PUSTAKA. kromatik lokasi pada suatu graf sebagai landasan teori pada penelitian ini

Penggunaan Algoritma Backtracking Untuk Menentukan Keisomorfikan Graf

8/29/2014. Kode MK/ Nama MK. Matematika Diskrit 2 8/29/2014

Aplikasi Graf pada Persoalan Lintasan Terpendek dengan Algoritma Dijkstra

Penggunaan Perwarnaan Graf dalam Mencari Solusi Sudoku

Kecerdasan Buatan. Penyelesaian Masalah dengan Pencarian... Pertemuan 02. Husni

Pertemuan 12. Teori Graf

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

PENGETAHUAN DASAR TEORI GRAF

BAB 2 LANDASAN TEORI

HAND OUT MATA KULIAH TEORI GRAF (MT 424) JILID SATU. Oleh: Kartika Yulianti, S.Pd., M.Si.

v 3 e 2 e 4 e 6 e 3 v 4

ALGORITMA RUNUT-BALIK (BACKTRACKING ALGORITHM) PADA MASALAH KNIGHT S TOUR

Bab 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 DEGREE CONSTRAINED MINIMUM SPANNING TREE. Pada bab ini diberikan beberapa konsep dasar seperti beberapa definisi dan teorema

ANALISIS ALGORITMA. Disusun Oleh: Analisis Masalah dan Running Time. Adam Mukharil Bachtiar Teknik Informatika UNIKOM

TINJAUAN PUSTAKA. Pada bagian ini akan diberikan konsep dasar graf dan bilangan kromatik lokasi pada

ALGORITMA PENCARIAN SIMPUL SOLUSI DALAM GRAF

Permodelan Pohon Merentang Minimum Dengan Menggunakan Algoritma Prim dan Algoritma Kruskal

KONSEP DASAR GRAF DAN GRAF POHON. Pada bab ini akan dijabarkan teori graf dan bilangan kromatik lokasi pada suatu graf

Graph. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Penggunaan Algoritma Dijkstra dalam Penentuan Lintasan Terpendek Graf

Deteksi Wajah Menggunakan Program Dinamis

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Penugasan Sebagai Masalah Matching Bobot Maksimum Dalam Graf Bipartisi Lengkap Berlabel

Oleh Lukman Hariadi

Penerapan Algoritma Runut-balik pada Permainan Math Maze

Kecerdasan Buatan Penyelesaian Masalah dengan Pencarian

Decrease and Conquer

BAB 2 LANDASAN TEORI

Konsep. Graph adalah suatu diagram yang memuat informasi tertentu. Contoh : Struktur organisasi

Sebuah graf sederhana G adalah pasangan terurut G = (V, E) dengan V adalah

2. TINJAUAN PUSTAKA. Chartrand dan Zhang (2005) yaitu sebagai berikut: himpunan tak kosong dan berhingga dari objek-objek yang disebut titik

Catatan Kuliah (2 sks) MX 324 Pengantar Teori Graf

Graph. Rembang. Kudus. Brebes Tegal. Demak Semarang. Pemalang. Kendal. Pekalongan Blora. Slawi. Purwodadi. Temanggung Salatiga Wonosobo Purbalingga

Pendahuluan. Sebuah algoritma tidak saja harus benar, tetapi juga harus efisien. Algoritma yang bagus adalah algoritma yang efektif dan efisien.

II. KONSEP DASAR GRAF DAN GRAF POHON. Graf G adalah himpunan terurut ( V(G), E(G)), dengan V(G) menyatakan

BAB II LANDASAN TEORI. Teori graf dikenal sejak abad ke-18 Masehi. Saat ini teori graf telah

ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA SELECTION SORT DENGAN MERGE SORT

Transkripsi:

PROGRAM DIPLOMA TIGA TEKNOLOGI & INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA PANITIA UJIAN UTAMA PERIODE ITAHUN 2012 PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA REF. SK. REKTOR UNIVERSITAS GUNADARMA NOMOR : oos/sklrektvclzo12 NASKAH UJIAN UTAMA MATA UJIAN : LOGIKA DAN ALGORITMA JENJANGIPROG. srudl : DIPLOMA TtcA / MANAJEMEN tnformatika HARI/ TANGGAL : SENIN/6 PEBRUAR 2012 WAKTU : PK. 09.00-11"00 (120 MENTT) NASKAH UJIAN INI TERDIRI DARI 80 SOAL PILIHAN GANDA SETIAP SOAL PILIHAN GANDA HANYA ADA SATU JAWABANI YANG BENAR. PILIHLAH SATU DARI EMPAT JAWABAN YANG ADA. HITAMI{A.T{ LINGKARAN PADA LEMBAR JAWABAN SESUAI PILIHAN SAUDARA. 1. Pada graf berarah (directed graph), ruas-ruasnya disebut : A. Source C. Sink B. Region D. Arkus 2. Lintasan tertutup dengan semua simpul berderajat dua disebut : A. Walk C. Sirkuit B. Path D. Trail 3. Banyaknya simpul atau titik pada suatu graf disebut : A. Size C. Order B. Diameter D. Edge 4. Barisan simpul dan ruas di mana ruas hanya boleh dilewati satu kali disebut. A. Walk C, Sirkuit B. Path D. Trail 5. Barisan simpul dan ruas di mana simpul hanya boleh dilewati satu lri:ii disebut : A. Walk C. Sirkuit B. Path D. Trail 6. Perjalanan Euler adalah perjalanan yang melewati setiap A. Simpul C. Vertex B. Edge D. Node tepat satu kali. 7. Masalah seorang pedagang keliling yang mengunjungi tiap rumah satu kali dari suatu tempat dan kembali ke tempat semula dalam ilmu teori graf merupakan contoh klasik yang dapat diselesaikan dengan : A. Perjalanan Hamilton C. Max-Flow Problem B. Perjalanan Euler D. Pewarnaan Graf UNIVERSITAS {; (INADARMA I

8. Diketahui graf G(VE) sebagai berikut y={vl, v2, v3, v4, v5, v6} dan E=i(vl,v2), (vl,v5),(v1,vo), (v2,v3), (v2,v4), (v3,v4), (v4,v5), (v5,v6)). Order dari graf tersebut adalah : A.4 C.6 8.8 D. 10 9. Lihat graf pada soal no. 8. Size dari graf tersebut adalah : 4.6 C.8 8,7 D.9 10. Lihat graf pada soal no. 8. Derajat dari simpul v5 adalah : 4.3 C.5 8.4 D.6 11. Lihat graf pada soal no. 8. Diameter graf tersebut adalah : A.3 C.5 8,4 D.6 12. Lihat graf pada soal no. 8. Di dalam graf tersebutidak terdapat perjalanan Euler karena : A. Jumlah simpulnya genap C. Jumlah ruasnya genap B, Ada simpul derajat genap D. Ada simpul derajat ganjil 13. Subgraf terhubung dari suatu graf yang tidak terkandung dalam subgraf terhubung lain yang lebih besar disebut : A. Komponen C. Cut Set B. Trail D. Sirkuit 14. Jika diketahui graf G1 dan G2, maka operasi penjumlahan ring dari kedua graf tersebut adalah : A. (G1- G2) u (c2- c1) c. (c1- c2) n (G2- c1) B. (Gl n G2) u (c2- cl) D. (c1- c2) u (G2 n Gl) 15. Graf yang setiap simpulnya berderajat sama disebut : A. Graf Bipartisi C. Graf Planar B. Graf Sederhana D. Graf Reguler 16. Graf yang digambarkan tanpa adanya ruas yang berpotongan disebut : A. Graf Bipartisi C. Graf Planar B. Graf Sederhana D. Graf Reguler 17. Sebuah ruas yang kedua simpul ujungnya sama, yaitu el = (v, v) disebut : A. Ruas Terisolasi C. Ruas Sejajar B. Ruas Berganda D. Self loop 18. Matriks adjacency suatu graf bersifat : A. Simetris C. T erbuka B. Tertutup D. Asimetris 19, Pada matriksadjacency jika diagonal utama memiliki nilai selain 0 (not), maka graf tersebut memiliki : A. Ruas Terisolasi C. Ruas Sejajar B. Ruas Berganda D. Setf loop UNIVERSITAS GUNADARMA 2

20. Fanjang jalurr terpendek dari suatu simpul ke simpulainnya disebut : i{. Jarak C. Diameter E;. Cabang D. Daun 21. Diketahui graf lengkap 4 sinrpul, maka junnlah ruasny a,calah : ra,.4 C.6 8.5 n.7 22. Dua buah simpul yang dilrub,ungkan olelr lebih dari satu rua$, maka ruas-ruas itu disebut " A. Ruas Terisolasi C. Ruas Sejajar B. Ruas Berganda D. S;elf loop 23. Banyal<nya ruas yang menghubungkan siualtu simpul disebut : A,. Derajat region C, Eilangan kronnatis B. Sulbgraf D. ll]erajat \/ertex 24. Graf yarrg mempunyai self loop atau ruas s<1ajar disebut : l\. Simple graph C" t\iultigraph 13. Null grapl^r D C:ornplete Graph 25..Jialur antara suatu sinnpul dengan daun disebut : A. Akar C" Path B. Cabang D K.edalarnan 26..Iika diketahui graf G yang rnemiliki total derajat simprul = 24, maka size dad G adalah; A.6 C"12 8.8 D.4 27. Pernyataan berikut benar, kecuali: A. Ruas-ruasi yang menghubungi suatu simpul akan terhapus jika dilakukan penghapusan terhadarp sirnpul tersebt.tt. B. Peng;hapusan suatu ruas akan menghapus simpul yang terkait. C. Perrghapusan ruas ticjak rnenyebabkan simpul ikut terhapus" D. Peng;hapusan suatu sinnpul akan menghapus ruas-rlras yang berkaitan" 28. Pada pohon-2, simpul yang nremiliki 2 anak disebut : A. Sinrpul Internal C. SimpulTerisolir U. Sinrpul Eksternal D. Simpul Eluntu 29. Derajat sebuah region tergarntung dari panjang : A. Sirkuit C, Path B. Trail D" Walk 30. Matriks acljacency menyertakan : A. Hubungernr ruas dengan r;impul C Hubungan simpul dengan simpul t]. Hubungan simpul deng;an ruas D. Hubungan ruas dengan ruas 31. Suatu graf yarrg mennpurlyai v simpul dan e ruas akan rnembentuk graf plannar bila rnemiliki region sebanyak : A. 2-(e-v) C.2-e+v B, 2-(rr-er) D' '-v-e.*-- ut\tiverititas GaNAD.ARMA 3

32. Jika diketahui graf G dengan v = 4, e = 4, maka jumlah regionnya adalah : 4.1 c.3 8.2 D.4 33. Di bawah ini yang merupakan algoritma mencari minimum spanning tree adalah : A. Solin C. Welch-Powell B. Shamir D. Euclides 34. Pada matriks koneksi, jika terdapat elemen nol maka graf tersebut : A. Graf reguler C. Graf tidak terhubung B. Graf planar D. 'Graf terhubung 35. Pengaturan frekuensi radio siaran dapat diselesaikan dengan menggunakan algoritma: A. Solin C. Welch-Powell B. Shannir D. Euclides 36. Daerah yang dibatasi oleh suatu sirkuit disebut ; A. Arkus C. Sirkuit B. Trail D. Region 37. Kelemahan dari matriks ruas adalah : A. Tidak dapat menunjukkan adanya ruas berganda B. Tidak dapat menunjukkan adanya ruas sejajar C. Tidak dapat menunjukkan adanya selfloop D. Tidak dapat menunjukkan adanya simpulterisolir 38. Suatu graf yang diperoleh dengan cara membagi beberapa rlia$ Cari suatu graf lain oleh penambahan beberapa simpul pada ruas disebut : A. Homomorfisrna C. lsomorfisma B. Metamorfosis D. Dualmorfisma 39. Jika diketahui sebuah graf dengan order = v dan ruas = e, maka ukuran matriks adjacency dari graf tersebut adalah : A. exv C, exe B. vxv D. vxe 44. Daun memilikiderajat simpul sebanyak : A.1 C.3 B.2 D.4 41. Suatu graf dengan v simpul, e ruas danr region dikatakan planar biia memenuhi : A. V-r+e=2 C. v*e+r=z B. r-v+2=e D. v-r*e=z 42. Pada digraf, banyaknyarkus yang masuk ke suatu simpul diseliut : A. Source C. In degree B Sink D, Out degree 43. Bilangan kromatis pewarnaan simpul darigraf lengkap 3 simpul adalah : 4.4 C.2 B.3 D.1 A NIVE RS T TAS G U NADA RMA 4

Suatu graf dengan n simpul adalah tree jika : A. Terhubung dan tidak mengandung sirkuit B. mempunyai (n- 1) ruas C. Bennrarna 2 D. Semua benar 45. Berikut adalah pernyataan yang benar, kecuali: A. Sumber adalah simpul yang mempunyai in degree = 0 B. In degree suatu simpul adalah banyaknya ruas yang berakhir pada simpul tersebut C' Out degree suatu simpul adalah banyaknya ruas yang dimulai dari simpul tersebut. D. Source adalah simpul yang mempunyai out degree = 0 46. 47. 48. 49. 50. Diameter suatu graf terhubung adalah : A. Maksimum jarak antara sirnpul dari suatu graf B. minimum jarak antara simpul dari suatu graf C rata-rata jarak antara simpul-simpul dari suatu graf D. Kedalaman antara simpul-simpul suatu graf Pada digraf, simpul yang memiliki derajat kedalam = 0 disebut : A. Source C. Muara B. Sink D. Arkus Kedalaman pohon biner lengkap dengan 32 simpul adalah : A.5 c.z 8.6 D.B Sebuah graf T dikatakan Spanning Tree dari graf G jika : A. T adalah Tree C. T adalah subgraf dari G B. Semua benar D. T mengandung semua si,.npul G Teknik Backtracking pertama kalidiperkenalkan oleh : A. DH lehmer C. Golomb B. RJ Walker D. Baumert 51. Dasar dari teknik backtracking adalah : A. Sorting C. Mergesort B. Bubblesort D. Searching 52. Suatu fungsi yang diberikan untukwaktu tempuh dan atau kebutuhan memori denga n input data disebut : A. Running time C. Kompleksitas wakiu B. Compiler D. Waktu tunda 53. Urutan penyelesaian masalah yang benar: A. Masalah - algoritma - model- program - eksekusi- hasil B, Masalah. - model - semi algoritma - program - eksekusi - hasil C. Masalah - model - algoritma - program: eksekusi- hasil D. Masalah * model - program - algoritma - eksekusi - hasil 54. Suatu prosedur yang diharapkan disebut : A. Instruksi B. Semi algoritma hanya akan berhenti jika menghasilkan penyelesaian yang C. Algoritma D. Pseudo - code UNIVERSITAS GUNADARMA 5

55. Penghapusan ruas yang berbobot terbesar berturut-turut hingga membentuk spanning tree : A. Spanning tree minimal, algoritma Kruskal B. Spanning tree maksimal, algoritma Kruskal C. Spanning tree minimal, algoritma Solin D. Spanning tree maksimal, algoritma Kruskal 56. Simpul yang memiliki derajat = 0 disebut : A. Simpul bergantung C. Simpul cabang B. Simpul daun D. SimPulterisolir 57. Berikut pernyataan yang benar mengenai Tree pada graf G dengan v simpul dan e ruas, kecuali: A. G tidak mengandung sirkuit dan mempunyai (v- 1) ruas B. G terhubung dan tidadk mengandung sirkuit C. G tidak mengandung sirkuit dan mempunyai (e- 1) ruas D. G terhubung dan mempunyai (v- 1) ruas 58. Yang bukan dimiliki oleh dua buah graf yang isomorfis adalah : A. Jumlah simpulnya sama B. Jumlah ruasnya sama C. Jumlah simpul yang berderajat ganjil atau genap adalah sama D. Jumlah simpul = jumlah ruas 59. Pernyataan berikut benar, kecuali: A. Terhubung unilateral terjadijika diantara setiap dua simpul terdapat semijalur B. Terhubung lemah terjadijika diantara setiap dua simpul terdapat semijalur C. Terhubung kuat terjadi jika diantara dua simpul sembarang Ll dan V terdapat jalur dari U ke V dan dariv ke U D, Terhubung unilateral terjadi jika diantara dua simpul senr'narang U dan V terdapat jalur dari U ke V atau dari V ke U 60. Tahapan dalam teknik Divide and Conquer yang menyelesaikan masing-masing sub masalah sehingga membentuk solusi masalah semul adalah tahap : A. Conquer C. ldentifikasi B. Combine D. Divide 61. Tahapan dalam teknik Divide and Conquer yang membagi mnsalah menjadi beberapa sub masalah yang memiliki kemiripan dengan masalah semula namun berukuran lebih kecil adalah tahap : A, Conquer C. ldentifikasi B. Combine D. Divide 62. Jika cliketahui suatu himpunan ff = {5, 7, 9, 10, 13, 1Si, rnaka dengan menggunakan algoritma sum of subsets untuk jumtah seluruh elemennya = 25 akan diperoleh tupel : A. (1, 0, o, 1, 1, 0) c. (1, 1, 0, 0, 1, 0) B. (1, 0, 0, 1, 0, 0) D. (0, 0, 0, 1, 1, 0) 63. Solusi yang diperoleh dengan cara Depth Firsf Search berupa tupel yang : A. Sembarang C. Terurut B. Berbeda D. Sama UNIVER.STT, S GUNADARMA 6

64. Pada kasus Menara Hanoi, jika terdapat 4 piringan maka pemindahan piringan yang dibutuhkan adalah sebanyak: A. 15 c. 16 8.31 D.8 65. 66. 67. 68. 69. 70. 71. 72. Suatu proses yang dapat memanggil dirinya sendiridisebut : A. Teknik Kompitasi C. Teknik Rekursif B. Teknik lteratif D. Teknik terstruktur pallm algoritma backtracking semua kemungkinan solusi dari persoalan disebut : A. Queue C. Ruang solusi B. Stack D.. Fungsi pembatas Berikut merupakan kriteri algoritma yang baik, kecuali: A. Ada output C. Jumlah langkahnya tak hingga B, Efisien D. Terstruktur Efisiensi suatu algoritma dilihat dari : A Running time dan kebutuhan memory B. ada output C. Validitasnya D. Banyak langkahnya terhingga Berikut merupakan keadaan dari kompleksitas algoritma, kecuali. A. Best case C. Worst case B. Average case D. Special case Jika diketahui kompleksitas algoritma A adalah O(n) dan kompleksitas algoritma B adalah O(n log n), maka: A. Algoritma A lebih lambat dari pada algoritma B B. Algoritma A lebih buruk dari pada algoritma B C. Algoritma A lebih cepat dari pada algoritma B D. Algoritma A sama dengan algoritma B Suatu keadaan yang merupakanilai maksimal dari kompleksitas waktu suatu algoritma disebut : A. Best case C. Worst case B. Average case D. Special case Jika diketahui T(n) = 200n2 dengan n input data, maka : A. T(n) = 911; B. T(n) = 91n; + 456n + 29876 merupakan fung,si waktu tempuh C' T(n) = O(n') D' T(n) = O(n2) 73. Diketahui suatu algoritma sebagai berikut : Set A[i,j], Bli,jl, Cli,jl fori=1 tondo for j* 1 to n do C= A+B end for end for UNIVERSITAS GU NADARMA 7

Algoritma di atas merupakan algoritma untuk: A. Melakukan penjumlahan matriks B. Mencari elemen terbesar dari suatu array C. Melakukan perkalian matriks D. Mengurutkan elemen dalam suatu array 74, Algoritma pada soal no. 73 mempunyai kompleksitas waktu sebesar : A. T(n) = 611; C. T(n) = O(nj) B. T(n) = O(n) D. T(n) = O(n') 75. Diketahui suatu algoritma sebagai berikut : function fak(n : integer) : integer ifn:=0 then fak := 1 else fak:= n"fak(n - 1) end function Jika algoritma diatas diberinput n = 6, maka pemanggilan functian fak adalah '. A. 54 kali C. 6 kali B. 87 kali D. 7 kali 76...!ika diketahui T(n) = 100 merupakan fungsi waktu tempuh dengan n input data, maka: A. T(n) = 911; c' T(n) = o(nl) B. T(n) = O(n) D. T(n) = O(n') 77. Jika diketahuit(n) = 100n + 75634562 merupakan fungsi waktu tempuh denga n input data, maka : A. T(n) = 911; C. T(n) = O(n') B. T(n) = O(n) D. T(n) = O(n2) 78. Kelebihan teknik Greedy adalah : A. Solusi lebih cepat ditemukan C. Solusi pasti ditemukar, B. Murah D. Semua benar 79. Kelebihan teknik Brute Force adalah : A. Solusi lebih cepat ditemukan C, Solusi pasti ditemukan B. Murah O. Semua benar 80" Teknik Brute Force kadang disebut : A. Naive method C. Backtracking B. Blunder method D. Semua salah ANIVERSITAS GUNADARMA 8